{"id":5191,"date":"2025-03-19T17:35:07","date_gmt":"2025-03-19T10:35:07","guid":{"rendered":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/?p=5191"},"modified":"2025-03-19T17:35:07","modified_gmt":"2025-03-19T10:35:07","slug":"hutang-piutang-dalam-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/","title":{"rendered":"Hutang Piutang dalam Islam: Pengertian, Rukun, Syarat dan Ketentuannya"},"content":{"rendered":"\n<p>Meminjam uang menjadi solusi cepat di saat keuangan sedang dalam keadaan tidak baik. Ditambah dengan membludaknya lembaga hutang yang bisa diakses secara offline maupun online dengan mudah. Lantas, bagaimana hukum hutang piutang dalam Islam?<\/p>\n\n\n\n<p>Meski dikatakan mudah dan cepat, sayangnya, banyak sekali lembaga yang memberikan syarat yang dapat memberatkan dikemudian hari seperti bunga yang kerap kali tidak masuk akal.<\/p>\n\n\n\n<p>Lantas, bagaimana kita seorang muslim menanggapi&nbsp; terkait hutang piutang? Mari simak penjelasannya di artikel ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengenal Hutang Piutang dalam Islam<\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum melangkah lebih jauh untuk mengenal hukum hutang piutang. Perlu diketahui makna dari hutang piutang itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Islam mengatur segala aspek kehidupan dalam Al-Qur&#8217;an dan hadis, termasuk mengenai perkara hutang piutang. <\/p>\n\n\n\n<p>Hutang piutang atau qard mempunyai istilah lain yang disebut dengan \u201cdain\u201d (\u062f\u064a\u0646). Istilah&nbsp; \u201cdain\u201d&nbsp; (\u062f\u064a\u0646)&nbsp; ini&nbsp; juga&nbsp; sangat&nbsp; terkait&nbsp; dengan&nbsp; istilah&nbsp; \u201cqard\u201d&nbsp; (\u0642\u0631\u0636)&nbsp; yang menurut bahasa artinya memutus.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan, menurut syari atau kaidah Islam, hutang piutang memiliki makna memberikan harta dengan dasar kasih sayang kepada siapapun yang membutuhkan dan dimanfaatkan dengan benar, serta akan dikembalikan lagi kepada yang memberikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-base-2-background-color has-background\"><strong>Baca juga: <span style=\"text-decoration: underline;\"><a href=\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/tata-cara-mengqodho-sholat-fardhu-yang-terlewat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Hukum dan Cara Mengqodho Sholat Fardhu yang Terlewat Sesuai Syariat<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Hukum Hutang Piutang dalam Islam<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"gb-block-image gb-block-image-9ac3b884\"><img decoding=\"async\" class=\"gb-image gb-image-9ac3b884\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hukum-Hutang-piutang-dalam-islam.jpg\" alt=\"Hukum Hutang Piutang dalam Islam\" title=\"Hukum-Hutang-piutang-dalam-islam\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Apakah seorang muslim boleh memiliki hutang? Sebenarnya, hukum dari hutang piutang dalam Islam sendiri adalah mubah, maksudnya yakni, apabila dikerjakan maupun ditinggalkan tidak berdosa dan tidak berpahala.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, hukum orang yang akan berhutang adalah mubah sedangkan orang yang memberikan hutang hukumnya sunnah sebab ia termasuk orang yang menolong.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun perlu diketahui bahwa hukum orang yang berhutang akan menjadi wajib dan hukum orang yang menghutangi juga wajib, jika peminjam itu benar-benar dalam keadaan terdesak, misalnya hutang beras bagi orang yang kelaparan, hutang uang untuk biaya pengobatan dan lainnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW: \u201c<em>Tidak ada seorang muslim yang memberi pinjaman kepada seorang muslim dua kali kecuali seolah-olah dia telah bersedekah kepadanya satu kali<\/em>\u201d. (HR. Ibnu Majah)<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, hukum memberi hutang bisa menjadi haram, jika terkait dengan hal-hal yang melanggar aturan syariat. Misalnya memberi hutang untuk membeli minuman keras, berjudi dan Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT yang berbunyi:&nbsp; &#8220;Dan Jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat berat siksa- Nya.\u201d (QS. Al-Maidah [5]: 2).<\/p>\n\n\n\n<p>Dari beberapa hal tersebut, kita dapat menentukan hukum hutang piutang dengan menyesuaikan kondisi orang yang sedang akan meminjam. Namun sebetulnya, hutang piutang termasuk ke dalam transaksi akad tabarry atau akad yang ditujukan untuk menolong-menolong.<\/p>\n\n\n\n<p>Sehingga, apabila kita menemui orang yang hendak meminjam uang dengan tujuan terdesak dan memenuhi syarat syar&#8217;i, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak meminjaminya padahal kita mampu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-base-2-background-color has-background\"><strong>Baca juga: <span style=\"text-decoration: underline;\"><a href=\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/tata-cara-sholat-istikharah-niat-doa-dan-waktu\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tata Cara Sholat Istikharah: Niat, Doa, dan Waktu Mustajab<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Rukun dan Syarat Hutang Piutang dalam Islam<\/h2>\n\n\n\n<p>Dengan mengetahui hukum hutang piutang dalam Islam, kita juga perlu mengetahui rukun dan syarat sah dalam melakukannya. Berikut ini rukun hutang piutang (qard) yakni sebagai berikut: &nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\">\n<li>Syarat pemberi hutang antara lain ahli&nbsp;<em>tabarru\u2019&nbsp;<\/em>(orang yang berbuat kebaikan) yakni merdeka, baligh, berakal sehat, dan&nbsp;<em>rasyid&nbsp;<\/em>(pandai serta dapat membedakan yang baik dan yang buruk).<\/li>\n\n\n\n<li>Syarat orang yang berhutang. Orang yang berhutang termasuk kategori orang yang mempunyai&nbsp;<em>ahliyah al-muamalah&nbsp;<\/em>(kelayakan melakukan transaksi) yakni merdeka, baligh dan berakal sehat.<\/li>\n\n\n\n<li>Harta yang dihutangkan berupa harta yang ada padanannya, seperti uang, barang-barang yang ditakar, ditimbang<\/li>\n\n\n\n<li>Harta yang dihutangkan diketahui kadarnya<\/li>\n\n\n\n<li><em>Sighat&nbsp;<\/em>ijab kabul atau perjanjian.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Apabila seseorang tidak memperhatikan rukun dan syarat sah dalam berhutang piutang, maka hukum dari akad ini akan menjadi haram dan dijadikan dosa, untuk itu mari pahami penjelasan terkait hutang piutang yang perlu diketahui: <\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\">\n<li>Uang atau harta berharga yang diutangi bersifat jelas dan murni<\/li>\n\n\n\n<li>Uang atau harta berharga yang diutangi adalah sesuatu yang halal.<\/li>\n\n\n\n<li>Pemberi utang tidak mengungkit perihal utang<\/li>\n\n\n\n<li>Pemberi utang tidak menyakiti orang yang berutang.<\/li>\n\n\n\n<li>Peminjam berniat mendapatkan ridho Allah dengan menggunakan utangnya dengan benar.<\/li>\n\n\n\n<li>Pemberi pinjaman tidak menaikkan total uang yang harus dikembalikan peminjam&nbsp;<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ketentuan-ketentuan Saat Melakukan Hutang Piutang dalam Islam<\/h2>\n\n\n\n<p>Meski diperbolehkan, namun penting bagi seorang muslim memperhatikan ketentuan-ketentuan terkait hutang-piutang. Hutang memang tidak dilarang dalam Islam, namun harus dipertimbangkan hal-hal berikut ini sebelum melakukannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\">1. Keadaan yang Terpaksa<\/h3>\n\n\n\n<p>Hal yang perlu diperhatikan pertamakali yakni berhutang karena kondisi yang terpaksa. Terutama untuk kebutuhan mendesak dan pokok yang sangat dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, usahakan untuk tidak berhutang demi memenuhi kebutuhan yang sifatnya hanya memenuhi keinginan konsumtif saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Pastikan dan hitung terlebih dahulu serta tentukan apakah kita benar-benar mampu membayarnya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\">2. Tidak Diperkenankan Mengambil Keuntungan dengan Pinjaman<\/h3>\n\n\n\n<p>Pemberi hutang tidak boleh mengambil keuntungan atau manfaat dari orang yang berhutang. Jika hal ini terjadi, maka termasuk kategori riba dan haram.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagaimana dijelaskan dalam al-Qur\u2019an surah al-Baqarah (2) ayat 275:<\/p>\n\n\n\n<p><em>\u201dPadahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba&nbsp;<\/em>(QS. Al-Baqarah [2]:275). Hal ini dikuatkan dengan hadis Nabi Saw.: Artinya<em>: \u201cSetiap hutang yang membawa keuntungan, maka hukumnya riba.\u201d&nbsp;<\/em>(HR. Al-Baihaqi). Hal ini terjadi jika salah satu pihak mensyaratkan atau menjanjikan penambahan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\">3. Beri Kabar Kepada Peminjam Saat Telat Mengembalikan<\/h3>\n\n\n\n<p>Apabila terjadi keterlambatan sebab kesulitan keuangan, maka hendaklah orang yang berhutang memberitahukan kepada orang yang memberikan hutang, karena hal ini termasuk bagian dari menunaikan hak orang.<\/p>\n\n\n\n<p>Sama halnya dengan yang memberikan jangan berdiam diri atau lari dari si pemberi hutang, karena akan memperparah keadaan, dan merubah tujuan menghutangkan yang awalnya sebagai wujud kasih sayang berubah menjadi permusuhan dan perpecahan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\">4. Melunasi Hutang dengan Cara yang Baik<\/h3>\n\n\n\n<p>Melunasi hutang dengan cara yang baik, Rasulullah SAW &nbsp;bersabda<em>:<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><em>&nbsp;\u201cDari Abu Hurairah Ra. ia berkata: \u201cNabi mempunyai hutang kepada seseorang, (yaitu) seekor unta dengan usia tertentu. Orang itupun datang menagihnya. (Maka) beliaupun berkata, \u201cBerikan kepadanya\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>kemudian mereka mencari yang seusia dengan untanya, akan tetapi mereka tidak menemukan kecuali yang lebih berumur dari untanya. Nabi (pun) berkata:<em> \u201cBerikan kepadanya\u201d, Dia pun menjawab, \u201cEngkau telah menunaikannya dengan lebih. Semoga Allah Swt. membalas dengan setimpal.\u201d&nbsp;Maka Nabi saw. bersabda,<\/em><em> \u201c<\/em><em>Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik dalam pengembalian (hutang).\u201d&nbsp;<\/em>(HR. Al-Bukhari).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\">5. Jangan Sampai Meninggal dengan Menyisakan Hutang Piutang<\/h3>\n\n\n\n<p>Jangan sampai kita sebagai seorang muslim meninggal dengan membawa hutang piutang. Islam sendiri melarang umatnya untuk meninggal dalam keadaan memiliki hutang.<\/p>\n\n\n\n<p>Hutang bisa menjadi pemberat dan penghapus kebaikan kita kelak ketika hisab di akhirat. Seperti yang disampaikan oleh hadis berikut.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201c<em>Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.<\/em>\u201d (HR. Ibnu Majah)<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\">6. Transaksi yang Tertulis<\/h3>\n\n\n\n<p>Usahakan dalam setiap transaksi hutang piutang maka harus ada saksi dan juga bukti tertulis. Hal ini agar tidak terdapat konflik atau permasalahan di waktu yang akan datang.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, tidak mengakui hutang, tidak merasa berhutang, atau hal-hal lain yang membuat hutang gagal bayar.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini turut dijelaskan dalam firman Allah SWT yang artinya<em>: \u201cHai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermuamalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar.\u201d<\/em>(QS. Al-Baqarah [2]: 282).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\">7. Jika Harus Berhutang, Niatkanlah untuk Membayarnya<\/h3>\n\n\n\n<p>Ketentuan selanjutnya yakni niatkan segalanya untuk segera membayar jika sudah mampu. Jangan sampai kita terjebak pada hutang dan menunda-nundanya sampai akhirnya ada godaan untuk tidak mau membayarnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini juga dijelaskan dalam hadis riwayat Abu hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:<\/p>\n\n\n\n<p>\u201c<em>Barang siapa yang mengambil harta orang lain (berhutang) dengan tujuan untuk membauarnya (mengembalikannya), maka Allah SWT akan tunaikan untuknya. Dan barangsiapa yang mengambilnya untuk menghabiskannya (tidak melunasinya), maka Allah akan membinasakannya\u201d. <\/em>(HR Bukhari)<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\">8. Memberi Tenggang Waktu Kepada Peminjam<\/h3>\n\n\n\n<p>Yanv memberikan pinjaman, hendaknya memberikan tenggang waktu kepada orang yang sedang kesulitan dalam melunasi hutangnya setelah jatuh tempo. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal tersebut pun dijelaskan dalam firman Allah SWT yang artinya<em>: \u201cDan jika (orang yang berhutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.\u201d&nbsp;<\/em>(QS. Al-Baqarah [2]: 280)<em>.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\">9. Hindari Riba<\/h3>\n\n\n\n<p>Riba adalah salah satu cara pengembangan harta yang diharamkan oleh Islam. Jangan sampai kita terjebak oleh riba. Riba adalah hal yang mencekik dan kita sebagai orang yang berhutang akan terlilit.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan bagi yang memberikan pinjaman, hendaknya perhatikan beberapa hal mengenai transaksi simpan pinjam, hindari mengambil keuntungan dari pinjaman dengan menambahkan bunga sehingga meraup keuntungan karenanya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\">10. Segera Lunasi Hutang<\/h3>\n\n\n\n<p>Rasulullah SAW bersabda: \u201c<em>Menunda (pembayaran) bagi orang yang mampu merupakan suatu kezaliman.\u201d <\/em>(HR Bukhari).<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itu sebelum kita menjadi golongan orang-orang yang dzalim, maka segera lunasi hutang kita. Apalagi jika kita memiliki kemampuan dan harta yang cukup untuk segera membayar hutang. Jangan tunda dan jangan biarkan hutang menumpuk dalam hidup kita.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Adab Hutang Piutang dalam Islam<\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah mengetahui hukum, syarat, rukun serta ketentuan-ketentuannya, berikut beberapa adab yang perlu diketahui seorang muslim di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\">\n<li>Ada pihak yang dapat dipercaya untuk menjadi saksi<\/li>\n\n\n\n<li>Pemberi hutang tidak mendapat uang selain jumlah yang telah ia pinjamkan atau memberikan bunga atas pinjaman yang diberikan<\/li>\n\n\n\n<li>Peminjam berniat melunasi utang dan membayar dengan cara yang halal bukan dengan mencuri atau merampok.<\/li>\n\n\n\n<li>Ajukan utang pada orang soleh yang berpenghasilan halal<\/li>\n\n\n\n<li>Mengajukan utang piutang hanya dalam kondisi darurat dan mendesak<\/li>\n\n\n\n<li>Hindari utang piutang yang diikuti dengan jual beli atau menguntungkan satu pihak saja<\/li>\n\n\n\n<li>Berikan kabar kepada pemberi pinjaman bila harus terlambat dalam melunasi hutang<\/li>\n\n\n\n<li>Gunakan uang atau harta berharga yang dipinjam dengan baik dan benar.<\/li>\n\n\n\n<li>Pemberi pinjaman dapat menangguhkan utang bila peminjam sedang kesulitan melunasi utangnya.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Nah, itu dia sedikit info mengenai hukum hutang piutang dalam Islam, rukun, syarat, adab dan ketentuannya. Semoga informasinya bermanfaat ya. Terimakasih sudah berkunjung.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meminjam uang menjadi solusi cepat di saat keuangan sedang dalam keadaan tidak baik. Ditambah dengan membludaknya lembaga hutang yang bisa<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":5478,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[636],"tags":[656],"class_list":["post-5191","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fiqih","tag-hukum-islam","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50","no-featured-image-padding"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Hutang Piutang dalam Islam: Pengertian, Rukun, Syarat dan Ketentuannya 2026<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hutang Piutang dalam Islam: Pengertian, Rukun, Syarat dan Ketentuannya 2026\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Meminjam uang menjadi solusi cepat di saat keuangan sedang dalam keadaan tidak baik. Ditambah dengan membludaknya lembaga hutang yang bisa\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hotelier Muslim\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-19T10:35:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hukum-Hutang-piutang.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadya Wirawan\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadya Wirawan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nadya Wirawan\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/#\/schema\/person\/9e85f83223d544bcc476242869302e0f\"},\"headline\":\"Hutang Piutang dalam Islam: Pengertian, Rukun, Syarat dan Ketentuannya\",\"datePublished\":\"2025-03-19T10:35:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/\"},\"wordCount\":1557,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hukum-Hutang-piutang.jpg\",\"keywords\":[\"Hukum Islam\"],\"articleSection\":[\"Fiqih\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/\",\"name\":\"Hutang Piutang dalam Islam: Pengertian, Rukun, Syarat dan Ketentuannya 2026\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hukum-Hutang-piutang.jpg\",\"datePublished\":\"2025-03-19T10:35:07+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hukum-Hutang-piutang.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hukum-Hutang-piutang.jpg\",\"width\":1280,\"height\":720,\"caption\":\"Hutang Piutang dalam Islam\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hutang Piutang dalam Islam: Pengertian, Rukun, Syarat dan Ketentuannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/\",\"name\":\"Hotelier Apps\",\"description\":\"Media Dakwah Islam Digital Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/#organization\",\"name\":\"Hotelier Apps\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"Hotelier Apps\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/#\/schema\/person\/9e85f83223d544bcc476242869302e0f\",\"name\":\"Nadya Wirawan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/73608ae964a247bb89e72553734fca08e78ce3e6ae78f45e562c1cba4b0d2de0?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/73608ae964a247bb89e72553734fca08e78ce3e6ae78f45e562c1cba4b0d2de0?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nadya Wirawan\"},\"description\":\"Seorang wanita akhir zaman yang menyukai sastra dan ingin menjadi penulis yang bermanfaat!\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/author\/nadya-wirawan\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hutang Piutang dalam Islam: Pengertian, Rukun, Syarat dan Ketentuannya 2026","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Hutang Piutang dalam Islam: Pengertian, Rukun, Syarat dan Ketentuannya 2026","og_description":"Meminjam uang menjadi solusi cepat di saat keuangan sedang dalam keadaan tidak baik. Ditambah dengan membludaknya lembaga hutang yang bisa","og_url":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/","og_site_name":"Hotelier Muslim","article_published_time":"2025-03-19T10:35:07+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hukum-Hutang-piutang.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadya Wirawan","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Nadya Wirawan","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/"},"author":{"name":"Nadya Wirawan","@id":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/#\/schema\/person\/9e85f83223d544bcc476242869302e0f"},"headline":"Hutang Piutang dalam Islam: Pengertian, Rukun, Syarat dan Ketentuannya","datePublished":"2025-03-19T10:35:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/"},"wordCount":1557,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hukum-Hutang-piutang.jpg","keywords":["Hukum Islam"],"articleSection":["Fiqih"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/","name":"Hutang Piutang dalam Islam: Pengertian, Rukun, Syarat dan Ketentuannya 2026","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hukum-Hutang-piutang.jpg","datePublished":"2025-03-19T10:35:07+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/#primaryimage","url":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hukum-Hutang-piutang.jpg","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hukum-Hutang-piutang.jpg","width":1280,"height":720,"caption":"Hutang Piutang dalam Islam"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/hutang-piutang-dalam-islam\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hutang Piutang dalam Islam: Pengertian, Rukun, Syarat dan Ketentuannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/#website","url":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/","name":"Hotelier Apps","description":"Media Dakwah Islam Digital Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/#organization","name":"Hotelier Apps","url":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"Hotelier Apps"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/#\/schema\/person\/9e85f83223d544bcc476242869302e0f","name":"Nadya Wirawan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/73608ae964a247bb89e72553734fca08e78ce3e6ae78f45e562c1cba4b0d2de0?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/73608ae964a247bb89e72553734fca08e78ce3e6ae78f45e562c1cba4b0d2de0?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadya Wirawan"},"description":"Seorang wanita akhir zaman yang menyukai sastra dan ingin menjadi penulis yang bermanfaat!","url":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/author\/nadya-wirawan\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5191","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5191"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5191\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5478"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5191"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5191"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/muslim\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5191"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}