{"id":1246,"date":"2025-01-19T00:39:01","date_gmt":"2025-01-18T17:39:01","guid":{"rendered":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?p=1246"},"modified":"2025-01-19T00:39:01","modified_gmt":"2025-01-18T17:39:01","slug":"pantun-bahasa-cirebon","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/","title":{"rendered":"Kumpulan Pantun Bahasa Cirebon atau Wangsalan Lucu"},"content":{"rendered":"\n<p>Pantun di negara Indonesia memiliki beberapa nama unik yang tergantung dari daerah asalnya. Misalnya saja <em>wangsalan <\/em>atau pantun bahasa Cirebon yang dapat Anda temukan di wilayah Jawa Barat. Oleh sebab itu, bacalah artikel ini jika Anda ingin tahu pengertian dan contoh-contohnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu Wangsalan?<\/h2>\n\n\n\n<p>Pantun tidak hanya tertulis dalam bahasa Indonesia seperti di buku pelajaran, tetapi juga dalam banyak bahasa-bahasa daerah di Indonesia. Jika masyarakat lokal Banyuwangi punya pantun kebo-keboan, maka masyarakat di wilayah Cirebon punya <em>wangsalan <\/em>atau pantun bahasa Cirebon.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam budaya tradisional masyarakat Jawa, <em>wangsalan <\/em>kurang lebih berarti \u201cteka-teki\u201d atau tebak-tebakan. Isi dari tebak-tebakan itu bisa untuk menasehati pendengarnya, tetapi bisa juga untuk menyindir orang. Itu karena <em>wangsalan <\/em>atau teka-teki tersebut lebih banyak mengandung perumpamaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pantun-pantun biasa dalam bahasa Indonesia terdiri dari empat baris yang suku kata terakhirnya wajib berirama. Sementara itu, <em>wangsalan <\/em>hanya membutuhkan satu baris atau dua, dan suku kata terakhir dalam <em>wangsalan <\/em>tersebut dapat berirama atau tidak berirama.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis Pantun Bahasa Cirebon<\/h2>\n\n\n\n<p>Ada sekitar lima jenis <em>wangsalan <\/em>yang dapat Anda kenali dan pelajari. Masing-masing jenis pantun tersebut memiliki cirinya sendiri yang terbilang unik. Hanya saja, karena semua pantun ini tertulis dalam bahasa Cirebon, Anda mungkin akan kesulitan untuk menerjemahkannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Lamba<\/h3>\n\n\n\n<p>Mari mulai dengan pantun <em>lamba<\/em>, yang menggunakan satu buah objek sebagai sampiran atau perumpamaan dalam pantun. Dalam jenis pantun <em>lamba <\/em>ini, ada satu baris kalimat panjang yang penulisnya belah menjadi dua kalimat pendek.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalimat pertama menceritakan tentang teka-tekinya sambil menyebutkan objek dalam sampiran atau perumpamaan itu. Sedangkan kalimat yang kedua berisi jawaban teka-teki, yang mengikuti irama suku kata pada kalimat pertama..<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Rangkep<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika pantun bahasa Cirebon jenis <em>lamba <\/em>hanya terdiri dari satu kalimat yang dibelah dua, maka pantun <em>rangkep <\/em>memiliki kalimat penuh. Dalam bahasa Jawa, jenis <em>wangsalan <\/em>ini terkadang disebut juga dengan <em>comboran<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Sama seperti <em>wangsalan lamba<\/em>, <em>wangsalan rangkep <\/em>menggunakan kalimat pertama untuk menceritakan teka-tekinya. Kemudian kalimat kedua bertugas menjawab teka-teki itu beserta menjelaskan permainan kata di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Padinan<\/h3>\n\n\n\n<p>Pantun Cirebonan yang ketiga yaitu <em>wangsalan padinan<\/em>, yang cenderung memakai bahasa sehari-hari untuk menceritakan isinya. Jenis pantun ini tergolong mudah untuk pendengarnya tebak, sebab <em>wangsalan padinan<\/em> selalu menggunakan teka-teki yang sederhana dan tidak terlalu rumit.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Edi-peni<\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis keempat dari pantun bahasa Cirebon yaitu <em>edi-peni<\/em>, yang fokus utamanya jatuh pada pola bunyi vokal pada akhiran kalimat. Bunyi vokal di akhir kalimat tersebut wajib sepadan, supaya <em>wangsalan <\/em>ini bisa membentuk teka-teki dan jawaban yang masuk akal di benak pendengarnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Memet<\/h3>\n\n\n\n<p>Inilah jenis <em>wangsalan <\/em>Cirebonan yang paling rumit, sebab pantun <em>memet <\/em>ini memakai singkatan dan ungkapan dalam kalimatnya. Misalnya, dalam pantun <em>memet <\/em>ini ada kata \u201ctali\u201d, yang dalam bahasa Jawa berarti \u201c<em>alon-alonan<\/em>\u201d, yang maknanya kurang lebih \u201cbekerja sambil bersantai\u201d.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Pantun Bahasa Cirebon<\/h2>\n\n\n\n<p>Sekarang Anda akan membaca berbagai contoh <em>wangsalan <\/em>yang paling sering orang-orang asli Cirebon ceritakan di lingkungannya. Di bawah setiap <em>wangsalan <\/em>berikut, Anda bisa menemukan sedikit penjelasan mengenai contoh pantun Cirebonan tersebut supaya Anda mengerti.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Wangsalan Asli dalam Bahasa Cirebon<\/h3>\n\n\n\n<p>Berikut ini ialah sekumpulan pantun bahasa Cirebon asli yang belum diterjemahkan. Supaya Anda dapat memahaminya, mari baca contoh <em>wangsalan <\/em>asli Cirebonan di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<p>\u201c<em>Jenang gula, kowe aja lali<\/em>.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam bahasa Jawa, <em>jenang gula<\/em> adalah nama untuk kudapan gulali atau permen kapas. Kata \u201c<em>lali<\/em>\u201d di akhir wangsalan ini berirama dengan gulali, yang merupakan padanan kata \u201c<em>jenang gula<\/em>\u201d. Maka, <em>wangsalan <\/em>ini memberi pesan agar pendengarnya jangan cepat lupa akan hal-hal penting.<\/p>\n\n\n\n<p>Masih tertarik dengan contoh-contoh wangsalan asli Cirebon lainnya? Bacalah daftar singkat di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><em>Reca kayu, goleka kawruh rahayu<\/em>. (reca kayu: golekan = goleka).<\/li>\n\n\n\n<li><em>Ngembang garut nggremeng ora karuwan<\/em>. (kembang garut: gremeng = nggremeng).<\/li>\n\n\n\n<li><em>Ngembang kacang, mbesengut ora kalegan<\/em>. (kembang kacang: besengut =&nbsp; mbesengut).<\/li>\n\n\n\n<li><em>Kembang jambu, kemaruk duwe dolanan anyar<\/em>. (kembang jambu : karuk =&nbsp; kemaruk).<\/li>\n\n\n\n<li><em>Godhong garing, esuk-esuk kok wis nglaras<\/em>. (godhong garing: klaras)<\/li>\n\n\n\n<li><em>Mbalung geni, mbak menawa aku bisa teka<\/em>. (balung geni: mawa)<\/li>\n\n\n\n<li><em>Balung pakel, aja seneng alok-alok!<\/em> (balung pakel: pelok)<\/li>\n\n\n\n<li><em>Bayem arda, dhasar anteng kang adi luhung<\/em>. (bayem arda: lanteng)<\/li>\n\n\n\n<li><em>Kukus gantung, sawangan kang adi luhung<\/em>. (kukus gantung: sawang)<\/li>\n\n\n\n<li><em>Kancing gelung munggweng dadha, titenana!<\/em> (kancing gelung: peniti)<\/li>\n\n\n\n<li><em>Yen ora nesu, geneyo kowe kok mentil kacang, mrengut terus<\/em>. (mentil kacang: sungut)<\/li>\n\n\n\n<li><em>Nyaron bumbung, nganti cengklungen nggonku nggenteni<\/em>. (saron bumbung: angklung)<\/li>\n\n\n\n<li><em>Masjid alit, aja sok nglanggar aturan!<\/em> (masjid alit: langgar)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Wangsalan dalam Bahasa Indonesia<\/h3>\n\n\n\n<p>Kemudian ada pula sejumlah pantun bahasa Cirebon yang mendapat terjemahan ke dalam bahasa Indonesia, meskipun jumlahnya sangat sedikit. Anda tetap dianjurkan untuk membaca penjelasan di bawahnya supaya Anda lebih paham:<\/p>\n\n\n\n<p>\u201c<em>Ke Jatibarang beli buah-buahan, yang bawa barang kasih ongkos tambahan<\/em>.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Kata \u201cbuah-buahan\u201d di pantun terjemahan tersebut berirama dengan kata \u201ctambahan\u201d di akhir kalimat. Maksud dari pantun ini ialah jika Anda berjalan-jalan sambil membawa barang ekstra, maka Anda wajib mengeluarkan uang tambahan untuk mengangkutnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sudah Tahu Pengertian dan Contoh Wangsalan?<\/h2>\n\n\n\n<p>Dan itulah penjelasan singkat mengenai pantun bahasa Cirebon atau <em>wangsalan <\/em>yang agak berbeda dengan jenis pantun lainnya. Nilai-nilai kearifan lokal tidak melulu harus Anda ajarkan di sekolah saja. Ada cara-cara lain yang dapat Anda gunakan untuk mendidik anak sambil melestarikan budaya lokal.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pantun di negara Indonesia memiliki beberapa nama unik yang tergantung dari daerah asalnya. Misalnya saja wangsalan atau pantun bahasa Cirebon<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1247,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[286],"class_list":["post-1246","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahasa-indonesia","tag-pantun-bahasa-cirebon","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50","no-featured-image-padding"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kumpulan Pantun Bahasa Cirebon atau Wangsalan Lucu - Hotelier Studi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kumpulan Pantun Bahasa Cirebon atau Wangsalan Lucu - Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pantun di negara Indonesia memiliki beberapa nama unik yang tergantung dari daerah asalnya. Misalnya saja wangsalan atau pantun bahasa Cirebon\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-18T17:39:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/book-6709160__340.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"580\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"340\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/\"},\"author\":{\"name\":\"Linda Yulita\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\"},\"headline\":\"Kumpulan Pantun Bahasa Cirebon atau Wangsalan Lucu\",\"datePublished\":\"2025-01-18T17:39:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/\"},\"wordCount\":813,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/book-6709160__340.jpg\",\"keywords\":[\"pantun bahasa cirebon\"],\"articleSection\":[\"Bahasa Indonesia\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/\",\"name\":\"Kumpulan Pantun Bahasa Cirebon atau Wangsalan Lucu - Hotelier Studi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/book-6709160__340.jpg\",\"datePublished\":\"2025-01-18T17:39:01+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/book-6709160__340.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/book-6709160__340.jpg\",\"width\":580,\"height\":340,\"caption\":\"Kumpulan Pantun Bahasa Cirebon atau Wangsalan Lucu\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kumpulan Pantun Bahasa Cirebon atau Wangsalan Lucu\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"description\":\"Media Digital Pendidikan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"width\":285,\"height\":70,\"caption\":\"Hotelier Studi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\",\"name\":\"Linda Yulita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Linda Yulita\"},\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kumpulan Pantun Bahasa Cirebon atau Wangsalan Lucu - Hotelier Studi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kumpulan Pantun Bahasa Cirebon atau Wangsalan Lucu - Hotelier Studi","og_description":"Pantun di negara Indonesia memiliki beberapa nama unik yang tergantung dari daerah asalnya. Misalnya saja wangsalan atau pantun bahasa Cirebon","og_url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/","og_site_name":"Hotelier Studi","article_published_time":"2025-01-18T17:39:01+00:00","og_image":[{"width":580,"height":340,"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/book-6709160__340.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Linda Yulita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Linda Yulita","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/"},"author":{"name":"Linda Yulita","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5"},"headline":"Kumpulan Pantun Bahasa Cirebon atau Wangsalan Lucu","datePublished":"2025-01-18T17:39:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/"},"wordCount":813,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/book-6709160__340.jpg","keywords":["pantun bahasa cirebon"],"articleSection":["Bahasa Indonesia"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/","name":"Kumpulan Pantun Bahasa Cirebon atau Wangsalan Lucu - Hotelier Studi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/book-6709160__340.jpg","datePublished":"2025-01-18T17:39:01+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/#primaryimage","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/book-6709160__340.jpg","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/book-6709160__340.jpg","width":580,"height":340,"caption":"Kumpulan Pantun Bahasa Cirebon atau Wangsalan Lucu"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pantun-bahasa-cirebon\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kumpulan Pantun Bahasa Cirebon atau Wangsalan Lucu"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","name":"Hotelier Studi","description":"Media Digital Pendidikan Terpercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization","name":"Hotelier Studi","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","width":285,"height":70,"caption":"Hotelier Studi"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5","name":"Linda Yulita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Linda Yulita"},"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1246","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1246"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1246\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1248,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1246\/revisions\/1248"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1247"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1246"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1246"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1246"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}