{"id":12948,"date":"2024-08-03T17:50:12","date_gmt":"2024-08-03T10:50:12","guid":{"rendered":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?p=12948"},"modified":"2024-08-03T17:50:12","modified_gmt":"2024-08-03T10:50:12","slug":"perkembangan-alat-komunikasi-modern","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/","title":{"rendered":"Perkembangan Alat Komunikasi Modern"},"content":{"rendered":"\n<p>Perkembangan alat komunikasi modern saat ini dilatarbelakangi oleh pertumbuhan teknologi yang semakin canggih. Hal tersebut membuat alat komunikasi modern memiliki banyak keunggulan daripada alat komunikasi tradisional.<\/p>\n\n\n\n<p>Alat komunikasi merupakan media penting bagi manusia untuk menyebarkan dan mendapatkan pesan atau informasi secepat mungkin. Oleh karena itu, alat komunikasi memiliki peran penting bagi masyarakat sejak zaman dulu hingga sekarang. Mari simak perkembangan media komunikasi dari dulu hingga sekarang!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Alat Komunikasi?<\/h2>\n\n\n\n<p>Alat komunikasi merupakan media yang dimanfaatkan untuk mengirim atau menyampaikan pesan dari komunikator (pengirim pesan) kepada komunikan (penerima pesan).<\/p>\n\n\n\n<p>Karena fungsinya yang sangat penting, alat satu ini sudah muncul sejak lama dan mengalami kemajuan seiring pertumbuhan teknologi yang cepat. Sementara perbedaan alat komunikasi tradisional dan modern terletak pada fungsi serta teknologinya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sejarah Perkembangan Alat Komunikasi<\/h2>\n\n\n\n<p>Perkembangan alat komunikasi modern saat ini merupakan peningkatan dari alat komunikasi tradisional. Karena alat komunikasi mengalami perkembangan dari masa ke masa. Perkembangan ini terjadi karena munculnya teknologi yang membuat masing-masing alat komunikasi di setiap zamannya mengalami peningkatan. Berikut proses perkembangannya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Perkembangan Alat Komunikasi Tradisional<\/h3>\n\n\n\n<p>Dilansir dari Bisnis.com, komunikasi menjadi salah satu bagian penting bagi manusia untuk memenuhi segala kebutuhan. Di awal kemunculannya, manusia zaman dahulu berkomunikasi dengan cara bertatap muka atau komunikasi langsung.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, komunikasi tersebut memiliki banyak kelemahan dan tidak bisa menunjang kebutuhan manusia secara menyeluruh. Demi memenuhi kebutuhan hidupnya, munculah alat komunikasi tradisional sebagai media perantara pesan dari komunikator kepada komunikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di awal perkembangannya, alat komunikasi tradisional sangat berkaitan dengan letak geografis, suku adat, hingga peradaban. Di Indonesia, alat komunikasi tradisional kental dengan kearifan lokal di setiap daerahnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Perkembangan Alat Komunikasi Modern<\/h3>\n\n\n\n<p>Agar proses komunikasi menjadi lebih sempurna, maka inovasi pun bermunculan hingga menghasilkan alat komunikasi canggih yang lebih modern dan memiliki banyak keunggulan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemajuan alat komunikasi dari tradisional ke modern ini disebabkan oleh teknologi terkini yang semakin canggih. Dengan sentuhan teknologi tersebut, membuat alat komunikasi modern tidak terbatas, cepat, dan jangkauannya lebih luas.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, perkembangan alat komunikasi modern ditandai oleh munculnya teknologi di dalamnya yang semakin canggih.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Dennis L Wilcox, dalam bukunya yang berjudul <em>Public Relations Writing and Media Techniques<\/em>, media komunikasi modern memiliki beberapa karakteristik, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">a. Distance Insensitive<\/h4>\n\n\n\n<p>Pertama adalah <em>distance insensitive<\/em> atau tidak sensitif oleh jarak. Hampir semua media komunikasi modern tidak memiliki kesulitan dalam penyebaran informasi jarak jauh.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudahan penyebaran informasi membuat manusia lebih mudah dan cepat mendapat informasi atau menyebarkan kembali pesan tersebut kepada orang lain.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">b. Flattened<\/h4>\n\n\n\n<p>Media komunikasi modern bersifat non hirarkis atau datar. Ini berbeda dengan media komunikasi tradisional. Artinya, dalam media komunikasi modern ini, siapa saja berhak menjadi komunikator atau orang yang menyampaikan pesan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">c. Interaktif<\/h4>\n\n\n\n<p>Proses komunikasi menggunakan alat yang modern lebih interaktif, baik komunikator atau komunikan bisa memberikan <em>feedback<\/em>, seperti komentar, bertanya, atau memberikan respon terhadap pesan yang mereka terima.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Alat Komunikasi dari Tradisional hingga Modern<\/h2>\n\n\n\n<p>Tidak hanya memahami bagaimana perkembangan alat komunikasi modern, kamu juga harus mengetahui apa saja contoh alat komunikasi tradisional hingga modern beserta fungsinya. Berikut rangkumannya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Kentongan<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"620\" height=\"413\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1.-Kentongan.jpg\" alt=\"Kentongan \" class=\"wp-image-12951\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1.-Kentongan.jpg 620w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1.-Kentongan-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 620px) 100vw, 620px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Kentongan | Image source: SINDOnews.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Kentongan adalah contoh alat komunikasi tradisional yang terbuat dari bambu atau kayu jati. Ini merupakan alat komunikasi tradisional yang digunakan oleh masyarakat Indonesia pada zaman dulu, sebelum munculnya media komunikasi yang modern.<\/p>\n\n\n\n<p>Masyarakat zaman dulu menggunakan kentongan sebagai media penyampaian pesan jarak jauh. Adapun pesan-pesan yang disampaikan meliputi tanda adzan, tanda buka puasa, morse, dan tanda alarm lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Surat<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2.-Surat-1024x576.jpg\" alt=\"Surat\n\" class=\"wp-image-12952\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2.-Surat-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2.-Surat-300x169.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2.-Surat-768x432.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2.-Surat-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2.-Surat.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Surat | Image source: pexels.com <\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Contoh kedua adalah surat. Masyarakat menggunakan surat untuk memberi kabar kepada rekan atau kerabat jauh.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam prosesnya, surat tersebut akan dikirim melalui kantor POS yang kemudian dikirim ke alamat penerimanya. Proses pengiriman tersebut akan membutuhkan waktu beberapa hari, sehingga isi pesan tidak bisa tersampaikan secara cepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu tanda perkembangan alat komunikasi modern adalah munculnya surat kabar seperti koran atau majalah yang berisi berbagai informasi. Surat kabar menjadi media cetak yang sudah menggunakan kecanggihan teknologi.<\/p>\n\n\n\n<p>Isi surat kabar juga lebih menarik, karena menggunakan gambar grafis berupa foto yang berwarna. Dalam alur kerjanya, surat kabar dikelola secara profesional oleh sebuah kantor berita atau jajaran redaksi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Radio<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3.-Radio-1024x576.jpg\" alt=\"Radio\n\" class=\"wp-image-12953\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3.-Radio-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3.-Radio-300x169.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3.-Radio-768x432.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3.-Radio-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3.-Radio.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Radio | Image source: pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Berikutnya ada radio. Kemunculan radio juga menjadi tanda perkembangan alat komunikasi modern yang sudah menggunakan kecanggihan teknologi.<\/p>\n\n\n\n<p>Radio adalah media komunikasi yang berfungsi untuk menerjemahkan gelombang elektronik, yang kemudian menjadi sinyal. Nantinya, sinyal tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi atau pesan dalam bentuk suara.<\/p>\n\n\n\n<p>Masyarakat Indonesia sudah lama menggunakan radio sebagai media pengirim pesan. Misalnya, penyebaran informasi kemerdekaan Indonesia melalui radio oleh para Pahlawan Nasional dan berbagai berita juga disiarkan melalui radio.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, radio juga mengalami perkembangan dengan menghadirkan berbagai informasi seperti musik dan hiburan lainnya untuk para pendengar, agar tidak bosan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Umumnya, masyarakat bisa mengakses alat komunikasi ini dengan mencari stasiun radionya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Telepon<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"602\" height=\"339\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/4.-Telepon.jpg\" alt=\"Telepon\n\" class=\"wp-image-12954\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/4.-Telepon.jpg 602w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/4.-Telepon-300x169.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 602px) 100vw, 602px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Telepon | Image source: pexels.com <\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Telepon juga menjadi simbol perkembangan alat komunikasi modern. Alat satu ini bisa menghubungkan dua pengguna untuk berkomunikasi jarak jauh.<\/p>\n\n\n\n<p>Orang yang menemukan alat komunikasi ini adalah Alexander Graham Bell pada tahun 1876. Di awal kemunculannya, telepon menggunakan jaringan kabel, agar bisa terhubung lewat panggilan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain di rumah, terdapat pula telepon umum yang bisa digunakan oleh masyarakat umum. Untuk mengakses telepon umum ini, masyarakat harus memasukkan koin dalam jumlah tertentu. Durasi waktu panggilan juga terbatas, sehingga harus menyiapkan banyak koin, agar bisa melakukan panggilan yang lama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Televisi<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/5.-Televisi-1024x576.jpg\" alt=\"Televisi\n\" class=\"wp-image-12955\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/5.-Televisi-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/5.-Televisi-300x169.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/5.-Televisi-768x432.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/5.-Televisi-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/5.-Televisi.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Televisi | Image source: pexels.com <\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Televisi atau TV merupakan media komunikasi massa, karena memiliki jangkauan yang luas. Televisi merupakan media komunikasi modern pertama yang bisa membuat gambar jadi lebih bergerak dan hidup.<\/p>\n\n\n\n<p>Di antara media lainnya, televisi menjadi media visual paling sempurna, karena menggabungkan suara dan gambar dalam satu tayangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Televisi juga mengalami perkembangan. Dulu, media ini hanya menampilkan warna monokrom saja. Seiring berjalannya waktu, televisi sudah bisa menampilkan gambar video berwarna berkat kecanggihan teknologi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak hanya itu, bentuk televisi juga mengalami perubahan dari masa ke masa. Televisi dulu berbentuk tabung dan berukuran besar. Saat ini, televisi sudah lebih ramping dan hadir dalam berbagai bentuk ukuran layar.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan, televisi sekarang sudah bisa terhubung dengan internet. Sehingga, pengguna bisa mengakses YouTube melalui <em>smart tv<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Smartphone Jadi Ikon Perkembangan Alat Komunikasi Modern<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"599\" height=\"337\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/6.-Smartphone-Jadi-Ikon-Perkembangan-Alat-Komunikasi-Modern.jpg\" alt=\"Smartphone Jadi Ikon Perkembangan Alat Komunikasi Modern\n\" class=\"wp-image-12958\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/6.-Smartphone-Jadi-Ikon-Perkembangan-Alat-Komunikasi-Modern.jpg 599w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/6.-Smartphone-Jadi-Ikon-Perkembangan-Alat-Komunikasi-Modern-300x169.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 599px) 100vw, 599px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Smartphone Jadi Ikon Perkembangan Alat Komunikasi Modern | Image source: pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Kemunculan <em>smartphone<\/em> atau ponsel pintar jadi salah satu ikon perkembangan media komunikasi modern. Media komunikasi ini memiliki konsep yang sama dengan telepon. Namun, ponsel pintar tidak hanya bisa digunakan untuk panggilan, tapi juga mengirim pesan singkat.<\/p>\n\n\n\n<p>Fungsi <em>smartphone<\/em> saat ini jauh lebih berkembang dan canggih. Pengguna bisa mendapatkan berbagai informasi hanya dalam satu genggaman. Sebab, ponsel pintar saat ini sudah terhubung dengan internet, sehingga berbagai media sosial bisa diakses dengan mudah.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain fungsinya, bentuk ponsel pintar juga mengalami perkembangan. Dulu, <em>handphone<\/em> atau telepon genggam memiliki bentuk yang besar dan tebal. Kemudian, memiliki antena seperti radio untuk menangkap sinyal.<\/p>\n\n\n\n<p>Seiring berjalannya waktu, bentuk telepon genggam semakin tipis dan tidak lagi menggunakan <em>keypad<\/em> atau tombol. Hampir semua telepon genggam saat ini berbentuk <em>touchscreen<\/em> dan ukurannya lebih fleksibel.<\/p>\n\n\n\n<p>Fitur alat komunikasi modern satu ini juga semakin canggih. Setiap tipe <em>handphone<\/em> sudah dibekali kamera, perekam video, <em>bluetooth<\/em>, <em>water resistant<\/em>, dan fitur-fitur menarik lainnya untuk menunjang berbagai kebutuhan penggunanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan, saat ini masyarakat lebih nyaman menggunakan <em>handphone<\/em> untuk bekerja, mendapatkan informasi, dan mencari hiburan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari uraian contoh alat komunikasi beserta fungsinya di atas, menandakan bahwa perubahan alat komunikasi tradisional ke modern tidak lepas dari kemunculan teknologi. Kecanggihan teknologi mempermudah pekerjaan masyarakat, termasuk dalam menyebarkan dan mendapatkan informasi melalui media.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Teknologi Mempengaruhi Perkembangan Alat Komunikasi Modern<\/h2>\n\n\n\n<p>Di era serba digital saat ini, tentu alat komunikasi tradisional tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, baik dari segi fungsi dan kecepatannya. Namun, tidak semua alat komunikasi tradisional ditinggalkan. Beberapa daerah tentu masih menyimpan atau melestarikan alat komunikasi, seperti kentongan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, kemudahan dalam mendapatkan dan menyebarkan pesan melalui alat komunikasi modern juga harus diimbangi oleh pengetahuan tentang hak dan larangan privasi, khususnya di media sosial. Oleh karena itu, jadilah pengguna alat komunikasi yang bijak dan menyebarkan informasi yang <em>real<\/em>, bukan <em>hoax<\/em>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perkembangan alat komunikasi modern terjadi begitu cepat. Berikut sejarah alat komunikasi dari tradisional ke modern beserta contohnya!<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12949,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1857],"tags":[],"class_list":["post-12948","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ipa","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50","no-featured-image-padding"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perkembangan Alat Komunikasi Modern - Hotelier Studi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perkembangan Alat Komunikasi Modern - Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perkembangan alat komunikasi modern terjadi begitu cepat. Berikut sejarah alat komunikasi dari tradisional ke modern beserta contohnya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-03T10:50:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/pexels-pixabay-209695-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/\"},\"author\":{\"name\":\"Linda Yulita\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\"},\"headline\":\"Perkembangan Alat Komunikasi Modern\",\"datePublished\":\"2024-08-03T10:50:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/\"},\"wordCount\":1295,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/pexels-pixabay-209695-scaled.jpg\",\"articleSection\":[\"IPA\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/\",\"name\":\"Perkembangan Alat Komunikasi Modern - Hotelier Studi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/pexels-pixabay-209695-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2024-08-03T10:50:12+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/pexels-pixabay-209695-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/pexels-pixabay-209695-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1707,\"caption\":\"Perkembangan Alat Komunikasi dari Tradisional ke Modern\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perkembangan Alat Komunikasi Modern\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"description\":\"Media Digital Pendidikan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"width\":285,\"height\":70,\"caption\":\"Hotelier Studi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\",\"name\":\"Linda Yulita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Linda Yulita\"},\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perkembangan Alat Komunikasi Modern - Hotelier Studi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perkembangan Alat Komunikasi Modern - Hotelier Studi","og_description":"Perkembangan alat komunikasi modern terjadi begitu cepat. Berikut sejarah alat komunikasi dari tradisional ke modern beserta contohnya!","og_url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/","og_site_name":"Hotelier Studi","article_published_time":"2024-08-03T10:50:12+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/pexels-pixabay-209695-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Linda Yulita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Linda Yulita","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/"},"author":{"name":"Linda Yulita","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5"},"headline":"Perkembangan Alat Komunikasi Modern","datePublished":"2024-08-03T10:50:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/"},"wordCount":1295,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/pexels-pixabay-209695-scaled.jpg","articleSection":["IPA"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/","name":"Perkembangan Alat Komunikasi Modern - Hotelier Studi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/pexels-pixabay-209695-scaled.jpg","datePublished":"2024-08-03T10:50:12+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/#primaryimage","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/pexels-pixabay-209695-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/pexels-pixabay-209695-scaled.jpg","width":2560,"height":1707,"caption":"Perkembangan Alat Komunikasi dari Tradisional ke Modern"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perkembangan-alat-komunikasi-modern\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perkembangan Alat Komunikasi Modern"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","name":"Hotelier Studi","description":"Media Digital Pendidikan Terpercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization","name":"Hotelier Studi","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","width":285,"height":70,"caption":"Hotelier Studi"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5","name":"Linda Yulita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Linda Yulita"},"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12948","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12948"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12948\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12966,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12948\/revisions\/12966"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12949"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12948"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12948"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12948"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}