{"id":1465,"date":"2024-07-03T14:46:21","date_gmt":"2024-07-03T07:46:21","guid":{"rendered":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?p=1465"},"modified":"2024-07-03T14:46:21","modified_gmt":"2024-07-03T07:46:21","slug":"contoh-kalimat-tunggal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/","title":{"rendered":"Contoh Kalimat Tunggal yang Mudah Dipahami, Serta Definisi &amp; Cirinya"},"content":{"rendered":"\n<p>Kamu yang sedang duduk di bangku sekolah, pasti akan mempelajari mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pelajaran ini adalah materi yang wajib dipelajari dari sekolah dasar hingga menengah atas. Kamu akan mempelajari berbagai macam kalimat, seperti contoh kalimat tunggal, kalimat majemuk, dan masih banyak lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lantas, sudahkan kamu mengerti apa yang dimaksud dengan kalimat tunggal? Jika belum, maka tidak perlu khawatir karena artikel ini akan membahas lengkap tentang kalimat tunggal. Silakan <em>scroll <\/em>terus untuk mendapatkan informasi lengkapnya!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pengertian Kalimat Tunggal<\/h2>\n\n\n\n<p>Kalimat tunggal adalah kalimat yang mempunyai susunan subjek, predikat, objek, dan keterangan (SPOK). Mengingat syarat untuk membuat kalimat tunggal tidak terlalu rumit atau banyak, maka kalimat ini juga sering disebut sebagai kalimat sederhana.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, kalimat tunggal tidak menggunakan kata penghubung untuk menggabungkan peristiwa karena memang hanya terdiri dari satu peristiwa saja. Kalimat ini tentu lebih mudah untuk dipahami oleh siapapun karena strukturnya yang sederhana.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain terdiri dari SPOK, kalimat tunggal juga bisa hanya terdiri dari objek dan predikat saja. Sebagai contoh: ayah makan, ibu memasak, adik belajar. Nah, walaupun sangat sederhana namun informasi yang disampaikan sangat jelas, <em>kan<\/em>? Alhasil, pembaca pun dapat memahaminya dengan mudah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ciri-ciri Kalimat Tunggal<\/h2>\n\n\n\n<p>Supaya kamu lebih familiar dengan kalimat tunggal, maka ada baiknya mengetahui ciri-cirinya. Berikut merupakan 3 ciri kalimat tunggal:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Diawali Huruf Kapital<\/h3>\n\n\n\n<p>Ciri utama yang paling jelas dari kalimat tunggal yakni selalu diawali dengan huruf kapital. Meskipun kalimat tunggal hanya terdiri dari satu objek dan predikat saja, namun penulisannya tetap harus diawali dengan huruf kapital.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh kalimat tunggal dengan penulisan yang benar yaitu Adik menangis, Nenek menyulam, Paman berkebun, Ayah menyiram tanaman, dan berbagai contoh lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Terdiri dari Satu Peristiwa<\/h3>\n\n\n\n<p>Ciri kedua dari kalimat tunggal adalah hanya fokus membahas satu peristiwa saja. Dengan demikian, kalimat sederhana tidak akan membahas peristiwa lainnya dalam satu kalimat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tidak Menggunakan Kata Penghubung<\/h3>\n\n\n\n<p>Ciri terakhir kalimat sederhana yakni tidak memiliki kata penghubung. Faktanya, kalimat ini hanya terdiri dari satu peristiwa saja, sehingga tidak membutuhkan penghubung untuk menghubungkan peristiwa satu dengan peristiwa lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain tidak memerlukan kata penghubung karena hanya terdiri dari satu peristiwa, alasan lainnya adalah karena strukturnya yang tunggal. Berbeda dengan kalimat majemuk yang struktur kalimatnya lebih dari satu kalimat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis-jenis Kalimat Tunggal<\/h2>\n\n\n\n<p>Selain mempunyai beberapa ciri, kalimat tunggal juga terdiri dari beberapa jenis. Yuk, lihat jenis-jenisnya di bawah ini agar kamu semakin mudah memahaminya!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Verbal<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Verb <\/em>dalam istilah Bahasa Inggris merupakan kata kerja. Kalimat tunggal verbal adalah kalimat yang mengandung predikat dan bersifat sebagai kata kerja. Fungsi kata kerja dalam kalimat tunggal tersebut yaitu untuk menjelaskan kegiatan yang dilakukan oleh subjek.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun contoh kalimat tunggal verbal yang bisa kamu simak seperti dibawah ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Aku <em>bermain<\/em> sepak bola.<\/li>\n\n\n\n<li>Ayah <em>mencuci<\/em> motor.<\/li>\n\n\n\n<li>Mama <em>memandikan<\/em> adik.<\/li>\n\n\n\n<li>Martin <em>membaca<\/em> buku.<\/li>\n\n\n\n<li>Reno <em>bermain<\/em> <em>game.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Mereka <em>mencari <\/em>kupu-kupu.<\/li>\n\n\n\n<li>Adik <em>belajar <\/em>mengaji.<\/li>\n\n\n\n<li>Rosa <em>menggunakan laptop.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Kucing <em>makan <\/em>ikan.<\/li>\n\n\n\n<li>Petani <em>menanam <\/em>padi.<\/li>\n\n\n\n<li>Guru <em>mengajar <\/em>murid.<\/li>\n\n\n\n<li>Kakek <em>membaca <\/em>koran.<\/li>\n\n\n\n<li>Kita <em>membakar <\/em>ikan.<\/li>\n\n\n\n<li>Jefry <em>menangkap <\/em>burung.<\/li>\n\n\n\n<li>Ferdy <em>menendang <\/em>bola.<\/li>\n\n\n\n<li>Anjing <em>menggigit <\/em>tulang.<\/li>\n\n\n\n<li>Kuli <em>memanggul <\/em>beras.<\/li>\n\n\n\n<li>Shinta <em>mencuci <\/em>sayur.<\/li>\n\n\n\n<li>William <em>menyetir <\/em>mobil.<\/li>\n\n\n\n<li>Bibi <em>menyetrika <\/em>baju.<\/li>\n\n\n\n<li>Kakak <em>memarut <\/em>kelapa.<\/li>\n\n\n\n<li>Tania <em>melipat <\/em>kertas.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Adjektival<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Adjective <\/em>juga berasa dari Bahasa Inggris yang mempunyai arti kata sifat. Pada kalimat tunggal adjektival juga hanya terdiri dari satu predikat saja. Predikat yang digunakan yaitu berupa kata sifat. Fungsi kata sifat yaitu untuk menerangkan sifat dari objek atau subjek pada suatu kalimat.<\/p>\n\n\n\n<p>Supaya tidak bingung membayangkannya, silakan lihat contoh kalimat tunggal adjektival di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Baju adik sangat <em>kotor.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Mobil itu <em>mahal.&nbsp;<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Rumah kami <em>baru.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Gelas itu <em>mudah pecah.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Bunga mawar sangat <em>indah<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>Pohon pinus <em>tinggi lurus.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Ibuku orang yang <em>sabar.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Adik <em>marah-marah.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Kamus Bahasa Inggris sangat <em>tebal.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Kakakku <em>cantik.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Paman merasa <em>lelah.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Tisu ini <em>tipis.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Rumah itu <em>seram.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Aku <em>bahagia<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Badanku <em>besar.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Baju ayah sudah <em>kotor.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Kucingku <em>sangat lucu.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Kamarnya <em>rapi<\/em>.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Numeral<\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis kalimat tunggal yang berikutnya adalah numeral, yaitu terdapat bilangan yang menginformasikan jumlah benda. Predikat yang digunakan pada kalimat tunggal numeral adalah kata bilangan. Selain untuk menginformasikan jumlah suatu benda, predikat kata bilangan juga digunakan untuk menginformasikan harga.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh kalimat tunggal numeral berikut bisa kamu simak dan menjadikannya sebagai referensi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Cabang Mixue di Indonesia sudah lebih dari <em>300<\/em> toko.<\/li>\n\n\n\n<li>Ibu membeli <em>5<\/em> kg kentang.<\/li>\n\n\n\n<li>Aku punya <em>2<\/em> ekor kucing.<\/li>\n\n\n\n<li>Rumah mewah itu seharga <em>1 milyar<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>Kami tinggal di Bandung selama <em>seminggu.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Kakek dan nenek pergi haji selama <em>sebulan.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Ada <em>6 <\/em>buah apel di atas meja.<\/li>\n\n\n\n<li>Pasangan itu menggunakan <em>sepasang <\/em>cincin.<\/li>\n\n\n\n<li>Ayah menggunakan motor itu selama <em>bertahun-tahun<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>Temanku pinjam uang sebesar <em>1 juta <\/em>Rupiah.<\/li>\n\n\n\n<li>Korban penipuan mencapai <em>100 <\/em>orang.<\/li>\n\n\n\n<li>Kerugian kebakaran mencapai <em>ratusan juta.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Sekolah menyediakan <em>50 <\/em>unit komputer.<\/li>\n\n\n\n<li>Aku akan merayakan ulang tahun ke-<em>17<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>Mereka mengambil <em>selembar <\/em>kertas.<\/li>\n\n\n\n<li>Ibu memasak <em>3 butir <\/em>telur.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Penonton mendapat hadiah sebesar <em>Rp100.000,00<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>Kereta akan tiba pukul <em>10.00 <\/em>WIB.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Nominal<\/h3>\n\n\n\n<p>Pengertian kalimat tunggal nominal adalah kalimat yang menggunakan kata benda sebagai predikat. Adapun yang termasuk ke dalam kategori nominal antara lain manusia, benda, binatang dan objek lainnya yang dibendakan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Supaya lebih jelas memahami kalimat tunggal nominal, langsung saja simak contoh kalimat tunggal nominal sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Hewan yang tidur di bawah meja adalah <em>kucing.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Ibu adalah <em>pengajar <\/em>tari tradisional.<\/li>\n\n\n\n<li>Aku ingin menjadi seorang <em>pelaut.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Zayn Malik adalah seorang <em>penyanyi.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Ayahnya adalah seorang <em>jenderal TNI.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Dokter itu adalah <em>ayah Marina.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Laki-laki yang memakai kacamata hitam itu adalah <em>pamanku.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Adik ingin menjadi seorang <em>pelukis.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Keanu Reeve adalah <em>aktor <\/em>terkenal.<\/li>\n\n\n\n<li>Hewan berbadan besar adalah <em>dinosaurus.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Cita-citanya adalah menjadi <em>pengusaha ekspor impor.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Kakek Anita seorang <em>pemahat patung.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Aku diterima menjadi <em>mahasiswa baru.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Kakakku adalah seorang <em>pramugari.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Wanita paruh baya itu dikenal sebagai <em>penipu.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Jaket kulit ini <em>buatan Bandung.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Karyawan yang duduk di warung adalah <em>pegawai kantoran.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Keluarga Romeo adalah <em>pejuang kemerdekaan<\/em><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Preposisional<\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis kalimat tunggal yang terakhir yakni kalimat tunggal preposisional. Sudah tahu belum apa itu preposisional? Kamu juga bisa menyebut preposisional dengan istilah yang lebih sederhana, yaitu preposisi. Preposisi adalah jenis kata yang umum digunakan sebelum nominal atau kata benda.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun contoh preposisi dalam Bahasa Indonesia yang perlu kamu ketahui seperti oleh, di, dengan, antara, untuk, tentang, demi, pada, lewat, semenjak, kecuali, serta, bagi, dan masih banyak lagi lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Di bawah ini adalah kumpulan contoh kalimat tunggal preposisional yang bisa kamu pelajari:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Rumahku <em>di<\/em> belakang pasar baru.<\/li>\n\n\n\n<li>Ibu pergi <em>ke <\/em>warung dekat rumah.<\/li>\n\n\n\n<li>Pak pos <em>akan <\/em>mengantar surat.<\/li>\n\n\n\n<li>Mereka datang <em>tanpa <\/em>oleh-oleh.<\/li>\n\n\n\n<li>Aku tidak paham <em>tentang <\/em>pelajaran ini.<\/li>\n\n\n\n<li>Rezy jalan <em>ke <\/em>arah barat<em>.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Bajuku <em>di <\/em>dalam lemari.<\/li>\n\n\n\n<li>Paket ini <em>dari <\/em>sahabatku.<\/li>\n\n\n\n<li>Tamu harus membayar biaya menginap <em>per <\/em>malam.<\/li>\n\n\n\n<li>Ali berangkat <em>menuju<\/em> London.<\/li>\n\n\n\n<li>Rani duduk <em>diantara <\/em>dua bangku.<\/li>\n\n\n\n<li>Puisi ini <em>untuk<\/em> kekasihku.<\/li>\n\n\n\n<li>Materi sulit itu dijelaskan <em>oleh<\/em> guru.<\/li>\n\n\n\n<li>Pencuri beraksi <em>pada <\/em>malam hari.<\/li>\n\n\n\n<li>Aku berkendara sendiri <em>dari <\/em>Malang <em>hingga<\/em> Surabaya.<\/li>\n\n\n\n<li>Wajahnya mirip <em>seperti<\/em> ibunya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pola Kalimat Tunggal<\/h2>\n\n\n\n<p>Mempelajari kalimat tunggal akan terasa kurang lengkap jika tidak mempelajari pola-polanya. Meskipun disebut sebagai kalimat sederhana namun kalimat tunggal mempunyai beberapa pola, seperti di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Subjek \u2013 Predikat (SP)<\/h3>\n\n\n\n<p>Pola kalimat tunggal pertama yang sangat sederhana yaitu menggunakan subjek dan predikat. Adapun predikat yang mungkin digunakan yaitu seperti kata kerja, kata benda, kata bilangan, kata sifat, atau preposisi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Silakan lihat contoh kalimat tunggal pola SP di bawah ini beserta pembahasannya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Laisa sedang memasak.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Laisa : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Sedang memasak : predikat (kata kerja)<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mobil itu sangat mewah.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Mobil itu : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Sangat mewah : predikat (kata sifat)<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Korban bencana mencapai 40 orang.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Korban bencana : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        40 orang : predikat (kata bilangan)<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Ayahku seorang pelaut<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Ayahku : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Seorang pelaut : predikat (kata benda)<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kado untuk adek.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Kado : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Untuk : predikat (preposisi)<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang sudah bisa membuat kalimat tunggal sendiri dengan pola SP, \u2018<em>kan<\/em>?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Subjek \u2013 Predikat \u2013 Objek (SPO)<\/h3>\n\n\n\n<p>Kalimat tunggal juga mempunyai pola struktur SPO atau terdiri dari subjek, predikat, dan objek. Pola kalimat tunggal SPO ini menggunakan verba transitif sehingga objek akan didahului dengan verba pada kalimat aktif.<\/p>\n\n\n\n<p>Apabila kalimat tunggal pola SPO diubah menjadi kalimat pasif, maka objek kalimat bisa diubah menjadi subjek.<\/p>\n\n\n\n<p>Di bawah ini adalah contoh dan pembahasan kalimat tunggal pola SPO:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jerry sedang mencuci motor<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Jerry : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Sedang mencuci : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Motor : objek.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Ketua kelas sedang memimpin diskusi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>         Ketua kelas : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>         Sedang memimpin : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>         Diskusi : objek<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Nenek menyapu halaman rumah.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Nenek : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Menyapu : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Halaman rumah : objek<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kiki memancing ikan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>         Kiki : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>         Memancing : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>         Ikan : objek<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Petani menanam padi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Petani : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Menanam : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Padi : objek<\/p>\n\n\n\n<p>Jika ingin mengubah contoh kalimat tunggal pola SPO diatas, makan hanya perlu menempatkan objek di awal kalimat. Dengan demikian, posisinya akan berubah menjadi subjek. Sedangkan predikat kata kerja menggunakan awalan <em>di <\/em>atau <em>ter. <\/em>Berikut contoh kalimat pasif sederhana:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Motor sedang <em>dicuci <\/em>Jerry.<\/li>\n\n\n\n<li>Diskusi sedang <em>dipimpin <\/em>ketua kelas.<\/li>\n\n\n\n<li>Halaman rumah <em>disapu <\/em>nenek.<\/li>\n\n\n\n<li>Ikan <em>dipancing <\/em>Kiki.<\/li>\n\n\n\n<li>Padi <em>ditanam <\/em>petani.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Subjek \u2013 Predikat \u2013 Pelengkap (SP Pel)<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika pola kalimat tunggal SPO menggunakan verba transitif, maka kalimat tunggal pola SP Pel menggunakan verba intransitif. Dengan demikian, pola ini akan menggunakan kata kerja pasif.<\/p>\n\n\n\n<p>Fungsi pelengkap dalam kalimat yaitu sebagai informasi tambahan untuk mempertegas kalimat tersebut. Selain itu, kata pelengkap juga tidak bisa diubah menjadi bentuk pasif:<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh kalimat tunggal pola SP Pel yakni sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Para karyawan sudah bekerja dengan keras.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>         Para karyawan : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Sudah bekerja : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Dengan keras : pelengkap<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Aku berjalan dengan hati-hati.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Aku : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Berjalan : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Dengan hati-hati : pelengkap<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Rumah itu berharga fantastis.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Rumah itu : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Berharga : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Fantastis : pelengkap<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Subjek \u2013 Predikat \u2013 Objek \u2013 Pelengkap (SPO Pel)<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika pola kalimat tunggal SP Pel menggunakan kata kerja pasif, maka berbeda dengan pola SPO Pel. Pola ini menggunakan kata kerja aktif dan strukturnya terdiri dari subjek, predikat, objek, dan pelengkap.<\/p>\n\n\n\n<p>Supaya kamu bisa membuat kalimat pola SPO Pel sendiri, silakan lihat dulu contohnya dibawah ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Aku membuatkan ayah kopi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Aku : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Membuatkan : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Ayah : objek<\/p>\n\n\n\n<p>        Kopi : pelengkap<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mama membelikan adik buku.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Mama : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Membelikan : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Adik : objek<\/p>\n\n\n\n<p>        Buku : pelengkap<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Rendy memesankan nenek kue.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Rendy : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>         Memesankan: predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Nenek :&nbsp; objek<\/p>\n\n\n\n<p>        Kue : pelengkap<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mereka memakaikan kucing kalung.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Mereka : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Memakaikan : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Kucing : objek<\/p>\n\n\n\n<p>        Kalung : pelengkap<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Guru menyiapkan materi siswa.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Guru : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Menyiapkan : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Materi : objek<\/p>\n\n\n\n<p>        Siswa : pelengkap<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Subjek \u2013 Predikat \u2013 Keterangan<\/h3>\n\n\n\n<p>Pola kalimat tunggal berikutnya yang perlu kamu ketahui adalah SPK atau terdiri dari subjek, predikat, dan keterangan. Fungsi dari keterangan pada kalimat tunggal pola SPK yaitu menginformasikan tempat.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun contoh kalimat tunggal pola SPK yang bisa kamu pelajari seperti di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Bibi sedang memasak di dapur.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Bibi : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Sedang memasak : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Di dapur : keterangan<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Buah apel berasal dari Kota Batu.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Buah apel : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Berasal : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Dari Kota Batu : keterangan<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Para siswa sedang senam di lapangan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Para siswa : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Sedang senam : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Di lapangan : keterangan<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Ayah sedang memancing di sungai.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Ayah : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>       Sedang memancing : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Di sungai : keterangan<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Adik makan di ruang makan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Adik : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>       Makan : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>       Di ruang makan : keterangan<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mereka melukis di taman.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Mereka : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Melukis : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Di taman : keterangan<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Nenek merajut di rumah.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Nenek : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Merajut : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Di rumah : keterangan<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Subjek \u2013 Predikat \u2013 Objek \u2013 Keterangan (SPOK)<\/h3>\n\n\n\n<p>Pola kalimat tunggal yang terakhir yakni SPOK. Dengan kata lain, pola keenam ini mempunyai struktur yang paling lengkap. Walaupun mempunyai struktur lebih lengkap dan panjang, namun pola SPOK tetap terdiri dari satu peristiwa.<\/p>\n\n\n\n<p>Keterangan pada kalimat tunggal pola SPOK dapat menginformasikan keterangan waktu atau tempat. Supaya tidak bingung dan salah memahami pola SPOK, kamu bisa melihat contoh kalimat tunggal SPOK di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Ibu menyimpan sayuran ke dalam kulkas.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Ibu : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Menyimpan : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Sayuran : objek<\/p>\n\n\n\n<p>        Ke dalam kulkas : keterangan<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Ayah mencuci motor tadi pagi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Ayah : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Mencuci : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Motor : objek<\/p>\n\n\n\n<p>        Tadi pagi : keterangan<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Aku mengerjakan tugas kemarin malam.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Aku : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Mengerjakan : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>         Tugas : objek<\/p>\n\n\n\n<p>         Kemarin malam : keterangan<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Yasmin memetik bunga di taman.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Yasmin : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Memetik : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Bunga : objek<\/p>\n\n\n\n<p>         Di taman : keterangan<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pak pos mengantar surat ke rumah.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Pak pos : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Mengantar : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Surat : objek<\/p>\n\n\n\n<p>        Ke rumah : keterangan<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mazaya meletakkan buku di atas rak.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>        Mazaya : subjek<\/p>\n\n\n\n<p>        Meletakkan : predikat<\/p>\n\n\n\n<p>        Buku : objek<\/p>\n\n\n\n<p>        Di atas rak : keterangan<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Kalimat Tunggal<\/h2>\n\n\n\n<p>Meskipun pada masing-masing jenis dan pola kalimat tunggal diatas sudah diberikan contoh, namun kamu bisa melihat kumpulan contoh di bawah ini. Kumpulan contoh kalimat berikut merupakan gabungan dari semua jenis dan pola kalimat tunggal.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan, kamu bisa menggunakannya sebagai sarana latihan mengidentifikasi jenis dan pola kalimat tunggal yang sudah dibahas sebelumnya. Silakan simak contohnya berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Almira juara pertama lomba renang.<\/li>\n\n\n\n<li>Buku itu mahal.<\/li>\n\n\n\n<li>Kakek meletakkan koran di atas meja.<\/li>\n\n\n\n<li>Pacarku seorang gitaris.<\/li>\n\n\n\n<li>Fika adalah anak pintar.<\/li>\n\n\n\n<li>Big Ben Tower berada di Inggris.<\/li>\n\n\n\n<li>Aku membeli sepasang sepatu.<\/li>\n\n\n\n<li>Bening pulang kerja pukul 17.00 WIB.<\/li>\n\n\n\n<li>Timo berjalan dengan pelan.<\/li>\n\n\n\n<li>&nbsp;Petani mencangkul di sawah.<\/li>\n\n\n\n<li>&nbsp;Guru fisikaku sangat galak.<\/li>\n\n\n\n<li>&nbsp;Masakan ibu enak.<\/li>\n\n\n\n<li>&nbsp;Mobil itu seharga 500 juta Rupiah.<\/li>\n\n\n\n<li>&nbsp;Kue ini untuk kamu.<\/li>\n\n\n\n<li>&nbsp;Shallom membuat brownies di dapur.<\/li>\n\n\n\n<li>&nbsp;Ronald anak percaya diri.<\/li>\n\n\n\n<li>&nbsp;Evan mengerjakan 50 soal bahasa Inggris.<\/li>\n\n\n\n<li>&nbsp;Gubuk itu rapuh.<\/li>\n\n\n\n<li>&nbsp;Nelayan menjaring ikan di laut.<\/li>\n\n\n\n<li>&nbsp;Bajunya berwarna merah mudah.<\/li>\n\n\n\n<li>Guru matermatika itu adalah Mama Jonathan.<\/li>\n\n\n\n<li>&nbsp;Paman mencabut rumput di halaman.<\/li>\n\n\n\n<li>&nbsp;Dira memakaikan dasi adik.<\/li>\n\n\n\n<li>&nbsp;Jillian menggambar di kamar.<\/li>\n\n\n\n<li>&nbsp;Santi memasukkan buku ke dalam tas.<\/li>\n\n\n\n<li>&nbsp;Andrea pulang sekolah pukul 14.00 WIB.<\/li>\n\n\n\n<li>&nbsp;Suaranya sangat keras.<\/li>\n\n\n\n<li>&nbsp;Orangutan berasal dari Indonesia.<\/li>\n\n\n\n<li>Aku berangkat ke sekolah pagi hari.<\/li>\n\n\n\n<li>Jericho anak pemalu.<\/li>\n\n\n\n<li>Keju ini asin.<\/li>\n\n\n\n<li>Mereka menyiram tanaman di halaman rumah.<\/li>\n\n\n\n<li>Lekadan itu sangat nyaring.<\/li>\n\n\n\n<li>Gunung Semeru meletus di sore hari.<\/li>\n\n\n\n<li>Aya memelihara sepasang merpati.<\/li>\n\n\n\n<li>Masakanku enak.<\/li>\n\n\n\n<li>Kakakku berasal dari Jerman.<\/li>\n\n\n\n<li>Gedung-gedung itu sangat tinggi.<\/li>\n\n\n\n<li>Nenek sudah tua.<\/li>\n\n\n\n<li>Ayah membeli baju seharga Rp500.000,00.<\/li>\n\n\n\n<li>Aku mendapat nilai 95.<\/li>\n\n\n\n<li>Kita sedang di rumah.<\/li>\n\n\n\n<li>Sepatu ini untuk adik.<\/li>\n\n\n\n<li>Ayah menjemput kakak di bandara.<\/li>\n\n\n\n<li>Nelayan menangkap ikan di malam hari.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sudah Paham dengan Pembahasan Contoh Kalimat Tunggal?<\/h2>\n\n\n\n<p>Demikian pembahasan lengkap tentang contoh kalimat tunggal mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis-jenis, dan polanya. Pengertian sederhana kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya terdiri dari satu peristiwa saja. Syarat minimal untuk membuat kalimat tunggal yaitu terdiri dari subjek dan predikat.<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga pembahasan ini dapat membantumu lebih mudah dalam mempelajari kalimat tunggal lebih dalam.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamu yang sedang duduk di bangku sekolah, pasti akan mempelajari mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pelajaran ini adalah materi yang wajib<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1466,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[337],"class_list":["post-1465","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahasa-indonesia","tag-contoh-kalimat-tunggal","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50","no-featured-image-padding"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh Kalimat Tunggal yang Mudah Dipahami, Serta Definisi &amp; Cirinya - Hotelier Studi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Kalimat Tunggal yang Mudah Dipahami, Serta Definisi &amp; Cirinya - Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kamu yang sedang duduk di bangku sekolah, pasti akan mempelajari mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pelajaran ini adalah materi yang wajib\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-07-03T07:46:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/pexels-evan-white-11208862.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"427\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/\"},\"author\":{\"name\":\"Linda Yulita\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\"},\"headline\":\"Contoh Kalimat Tunggal yang Mudah Dipahami, Serta Definisi &amp; Cirinya\",\"datePublished\":\"2024-07-03T07:46:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/\"},\"wordCount\":2222,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/pexels-evan-white-11208862.jpg\",\"keywords\":[\"contoh kalimat tunggal\"],\"articleSection\":[\"Bahasa Indonesia\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/\",\"name\":\"Contoh Kalimat Tunggal yang Mudah Dipahami, Serta Definisi &amp; Cirinya - Hotelier Studi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/pexels-evan-white-11208862.jpg\",\"datePublished\":\"2024-07-03T07:46:21+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/pexels-evan-white-11208862.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/pexels-evan-white-11208862.jpg\",\"width\":640,\"height\":427,\"caption\":\"Contoh Kalimat Tunggal yang Mudah Dipahami, Serta Definisi & Cirinya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Kalimat Tunggal yang Mudah Dipahami, Serta Definisi &amp; Cirinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"description\":\"Media Digital Pendidikan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"width\":285,\"height\":70,\"caption\":\"Hotelier Studi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\",\"name\":\"Linda Yulita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Linda Yulita\"},\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Kalimat Tunggal yang Mudah Dipahami, Serta Definisi &amp; Cirinya - Hotelier Studi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Contoh Kalimat Tunggal yang Mudah Dipahami, Serta Definisi &amp; Cirinya - Hotelier Studi","og_description":"Kamu yang sedang duduk di bangku sekolah, pasti akan mempelajari mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pelajaran ini adalah materi yang wajib","og_url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/","og_site_name":"Hotelier Studi","article_published_time":"2024-07-03T07:46:21+00:00","og_image":[{"width":640,"height":427,"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/pexels-evan-white-11208862.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Linda Yulita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Linda Yulita","Est. reading time":"11 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/"},"author":{"name":"Linda Yulita","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5"},"headline":"Contoh Kalimat Tunggal yang Mudah Dipahami, Serta Definisi &amp; Cirinya","datePublished":"2024-07-03T07:46:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/"},"wordCount":2222,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/pexels-evan-white-11208862.jpg","keywords":["contoh kalimat tunggal"],"articleSection":["Bahasa Indonesia"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/","name":"Contoh Kalimat Tunggal yang Mudah Dipahami, Serta Definisi &amp; Cirinya - Hotelier Studi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/pexels-evan-white-11208862.jpg","datePublished":"2024-07-03T07:46:21+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/#primaryimage","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/pexels-evan-white-11208862.jpg","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/pexels-evan-white-11208862.jpg","width":640,"height":427,"caption":"Contoh Kalimat Tunggal yang Mudah Dipahami, Serta Definisi & Cirinya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-kalimat-tunggal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Kalimat Tunggal yang Mudah Dipahami, Serta Definisi &amp; Cirinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","name":"Hotelier Studi","description":"Media Digital Pendidikan Terpercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization","name":"Hotelier Studi","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","width":285,"height":70,"caption":"Hotelier Studi"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5","name":"Linda Yulita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Linda Yulita"},"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1465","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1465"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1465\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1749,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1465\/revisions\/1749"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1466"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1465"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1465"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1465"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}