{"id":14992,"date":"2024-09-16T05:48:17","date_gmt":"2024-09-15T22:48:17","guid":{"rendered":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?p=14992"},"modified":"2024-09-16T05:48:17","modified_gmt":"2024-09-15T22:48:17","slug":"contoh-alat-musik-chordophone","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/","title":{"rendered":"15 Contoh Alat Musik Chordophone serta Fungsi dan Cara Memainkannya"},"content":{"rendered":"\n<p>Pengelompokan alat musik dapat berdasarkan sumber bunyinya, antara lain <em>aerophone<\/em>, <em>membranophone<\/em>, <em>elektrophone<\/em>, dan <em>chordophone<\/em>. <em>Chordophone<\/em> adalah alat musik yang menghasilkan suara dari getaran dawai. Artikel ini menyajikan informasi contoh alat musik <em>chordophone<\/em> secara lengkap.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">15 Contoh Alat Musik Chordophone<\/h2>\n\n\n\n<p>Alat musik <em>chordophone<\/em> mengedepankan keragaman bentuk alat musik hingga cara bermainnya. Berikut adalah 15 contoh alat musik <em>chordophone<\/em> yang bisa kamu pelajari, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Gitar<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1.-Gitar-1024x576.jpg\" alt=\"Contoh Gitar\" class=\"wp-image-15018\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1.-Gitar-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1.-Gitar-300x169.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1.-Gitar-768x432.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1.-Gitar-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/1.-Gitar.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Contoh Gitar | Image source : Pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Gitar adalah alat musik melodis yang memiliki 6 dawai (senar). Biasanya, urutan penalaan gitar mulai dari senar yang terendah yaitu E-A-D-G-B-E. Gitar dimainkan dengan cara dipetik dan tak jarang juga <em>digenjreng<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Permainan gitar umumnya menggunakan dua tangan. Dalam permainan gitar klasik, gitar harus dipetik oleh tangan kanan sedangkan tangan kiri menekan senar pada papan fret.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tangan kiri bertugas untuk menekan dawai pada papan <em>fret<\/em> untuk mengurangi panjang dawai yang bergetar, dengan begitu senar gitar dapat berganti nada.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Gitar tidak terbatas sebagai alat musik melodis saja. Saat dua atau lebih dawai dimainkan bersamaan, gitar juga bisa menciptakan harmoni. Sementara di atas panggung, gitar dapat ditampilkan secara solo, ansambel, maupun <em>band<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Harpa<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2.-Harpa-1024x683.jpg\" alt=\"Contoh Harpa \" class=\"wp-image-15019\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2.-Harpa-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2.-Harpa-300x200.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2.-Harpa-768x512.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2.-Harpa-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/2.-Harpa-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Contoh Harpa | Image source : Pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Seperti gitar, cara memainkan harpa juga dengan dipetik. Harpa memiliki bentuk yang sangat khas, rangka harpa terbuat dari kayu dan dawainya membentangi rangkanya secara vertikal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dawai-dawai harpa biasanya berwarna berselang, hal ini untuk memudahkan harpis untuk mengidentifikasi nada setiap dawainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Harpa memiliki 47 dawai, yang mencakup nada C1 hingga G7. Permainan harpa menggunakan 2 tangan. Setiap jari mencakup 4 nada, tangan kiri biasanya menjangkau nada rendah, dan tangan kanan memetik nada tinggi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam perkembangannya, harpa saat ini memiliki pedal untuk mengubah beberapa dawai hingga penambahan efek. Permainan harpa biasanya bersama orkestra, namun bisa juga solo.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Piano<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"427\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3.-Piano.jpg\" alt=\"Contoh Piano\" class=\"wp-image-15020\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3.-Piano.jpg 640w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/3.-Piano-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Contoh Piano | Image source : Pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Piano adalah salah satu contoh alat musik <em>chordophone<\/em> yang dipukul. Pada saat menekan <em>tuts<\/em> piano, terdapat palu (<em>hammer)<\/em> yang memukul dawai. Piano memiliki 88 <em>tuts<\/em> dan banyak sekali dawai.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menghasilkan satu nada, <em>hammer<\/em> dapat memukul hingga 3 dawai sekaligus. Piano juga dilengkapi dengan 3 pedal untuk melembutkan <em>timbre<\/em>, menahan bunyi beberapa nada, dan menahan bunyi semua nada.<\/p>\n\n\n\n<p>Piano memiliki rentang nada yang luas sekitar 8 oktaf, mencakup nada A0 hingga C8. Permainan piano menggunakan 2 tangan dan setiap jari. Tangan kiri memainkan nada rendah, sementara tangan kanan memainkan nada tinggi. Pianis yang berpengalaman dapat menukar tugas setiap tangan bila perlu.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam perkembangannya, eksistensi piano akustik tak kalah tenar dengan penggunaan piano elektrik dan <em>keyboard<\/em>. Disebut sebagai \u201cibu alat musik\u201d, piano bisa tampil dalam format solo, orkestra, band, maupun sebagai pengiring.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Yangqin<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"736\" height=\"487\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/4.-Yangqin.jpeg\" alt=\"Contoh Yangqin \" class=\"wp-image-15021\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/4.-Yangqin.jpeg 736w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/4.-Yangqin-300x199.jpeg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 736px) 100vw, 736px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Contoh Yangqin | Image source : Pinterset<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Berasal dari Tiongkok, dawai <em>yangqin<\/em> juga dipukul. Berbeda dengan piano, pemain <em>yangqin <\/em>bertugas memukul dawai dengan akurat agar menghasilkan nada yang tepat. <em>Yangqin<\/em> memiliki rentang nada seluas 4 oktaf mulai dari F0 hingga F3.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemukul atau palu (<em>hammer<\/em>) yangqin berbentuk bulan sabit bergagang yang terbuat dari kombinasi bambu, karet, dan kayu. Pemukul <em>yangqin<\/em> memiliki 2 muka penampang, bagian karet pemukul menghasilkan bunyi yang halus, sedangkan bagian kayu menghasilkan bunyi yang lebih kasar.<\/p>\n\n\n\n<p>Tak hanya itu, bentuk gagang palu yang gepeng memungkinkan pemain yangqin memantulkan muka pemukul dawai berulang kali (<em>rolling<\/em>) serta memetik dawai. Alat musik tradisional ini bisa tampil secara solo dan juga orkestra.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Biola<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"427\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/5.-Biola-1.jpg\" alt=\"Contoh Biola\" class=\"wp-image-15022\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/5.-Biola-1.jpg 640w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/5.-Biola-1-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Contoh Biola | Image source : Pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Terdapat 2 alat musik yang biasa disebut biola, yakni violin dan viola. Kedua instrumen ini menghasilkan bunyi dari gesekan dawai dan <em>bow<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sekilas, keduanya memang terlihat mirip, namun terdengar berbeda. Dengan observasi yang lebih dekat, sebenarnya ukuran violin lebih kecil daripada viola.<\/p>\n\n\n\n<p>Violin memiliki nada yang lebih tinggi daripada viola. Begitu pula dengan partiturnya, penulisan partitur violin menggunakan clef G, sementara viola menggunakan clef C.<\/p>\n\n\n\n<p>Permainan kedua instrumen ini menggunakan 2 tangan. Tangan kiri bertugas menekan dawai dan tangan kanan menggesekkan rambut <em>bow<\/em> ke dawai.<\/p>\n\n\n\n<p>Violin dan viola termasuk alat musik yang unik karena kedua instrumen ini dimainkan di antara pundak kiri dan dagu. Masing-masing memiliki 4 dawai, violin G-D-A-E, viola C-G-D-A. Dengan segala perbedaannya ini, violin dan viola sejatinya adalah 2 instrumen yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Cello<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/6.-Cello-1024x683.jpg\" alt=\"Contoh Cello\" class=\"wp-image-15023\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/6.-Cello-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/6.-Cello-300x200.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/6.-Cello-768x512.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/6.-Cello-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/6.-Cello-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Contoh Cello | Image source : pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Masih dalam keluarga contoh alat musik <em>chordophone<\/em> gesek, <em>cello<\/em> memiliki perbedaan yang signifikan daripada violin dan viola. Mengingat ukuran <em>cello<\/em> yang besar, <em>cellis<\/em> memainkan cello di antara kaki dengan posisi dawai vertikal dan posisi <em>bow<\/em> horizontal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Cello<\/em> memiliki tuning yang sama dengan viola, yakni C-G-D-A namun dengan ranah oktaf yang jauh lebih rendah. Permainan <em>cello<\/em> menggunakan kedua tangan, tangan kiri menahan dawai di papan <em>fret<\/em> dan tangan kanan menggesek dawai (<em>arco<\/em>).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Di Indonesia, musik tradisional keroncong juga menggunakan <em>cello<\/em>, tetapi dawai <em>cello<\/em> keroncong berbeda. <em>Cello<\/em> keroncong tidak digesek, melainkan dibetot. Selain itu, <em>cello<\/em> keroncong tidak dimainkan di antara kaki, melainkan dipangku atau di depan perut seperti gitar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Contrabass<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"823\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/7.-Contrabass-1024x823.jpg\" alt=\"Contrabass \" class=\"wp-image-15026\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/7.-Contrabass-1024x823.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/7.-Contrabass-300x241.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/7.-Contrabass-768x617.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/7.-Contrabass-1536x1234.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/7.-Contrabass-2048x1646.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Contrabass | Image source : Pinterest<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Contrabass <\/em>atau <em>double bass<\/em> masih satu keluarga dengan violin, viola, dan <em>cello<\/em>. <em>Contrabass<\/em> memiliki bentuk paling besar dalam keluarga ini. Umumnya pemain <em>contrabass <\/em>harus berdiri demi memainkan alat ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Double bass<\/em> memiliki register nada yang rendah dengan <em>tuning<\/em> E-A-D-G. Saat di orkestra, pemain <em>contrabass<\/em> sering menggunakan <em>arco<\/em> (menggesekkan <em>bow<\/em> ke dawai).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, di luar orkestra seperti di <em>jazz band<\/em> dan format lain, lebih sering menggunakan teknik <em>pizzicato<\/em>. <em>Bow<\/em> pada violi, viola, <em>cello<\/em>, dan kontra bass perlu dilapisi rosin. Jika tidak, keduanya terlalu licin dan tidak dapat memproduksi bunyi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><a href=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-aerophone\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Baca Juga : 10 Contoh Alat Musik Aerophone dan Cara Memainkannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Bass Elektrik<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/8.-Bass-Elektrik-1024x683.jpg\" alt=\"Bass Elektrik \" class=\"wp-image-15025\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/8.-Bass-Elektrik-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/8.-Bass-Elektrik-300x200.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/8.-Bass-Elektrik-768x512.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/8.-Bass-Elektrik-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/8.-Bass-Elektrik-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Bass Elektrik | Image source : Unsplash.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Alat musik bass termasuk alat musik modern. Berangkat dari kontra bass yang klasik dan akustik, bass biasanya telah menggunakan listrik (elektrik).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Persamaan lainnya adalah <em>tuning<\/em> pada bass yakni E-A-D-G. Tak jarang juga, saat ini bass elektrik yang menggunakan lebih dari 4 dawai. Bass dengan 6 dawai <em>tuning<\/em>-nya B-E-A-D-G-C.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Teknik permainan bass elektrik menggunakan <em>apoyando<\/em> dan <em>slap<\/em>. Teknik permainan <em>apoyando<\/em> adalah menekan dawai yang akan dibunyikan, lalu menempelkan jari ke dawai sebelahnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara <em>slap<\/em> adalah teknik lanjutan yang memadukan pukulan jempol pada dawai dan betotan telunjuk pada senar lain.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">9. Cak dan Cuk<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"587\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/9.-Cak-dan-Cuk-1024x587.jpg\" alt=\"Cak dan Cuk\" class=\"wp-image-15027\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/9.-Cak-dan-Cuk-1024x587.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/9.-Cak-dan-Cuk-300x172.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/9.-Cak-dan-Cuk-768x440.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/9.-Cak-dan-Cuk.jpg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Cak dan Cuk | Image source : Pinterest.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Cak dan cuk adalah bagian dari musik keroncong, namun keduanya memiliki cara bermain yang berbeda. Cak dimainkan dengan digenjreng, sedangkan cuk dipetik setiap dawainya menyesuaikan tempo dan irama.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, cak memiliki 4 dawai dari baja dan bertugas memenuhi register atas. Tuning cak adalah A-D-F#-B. Permainan cak harus energik dan <em>up-beat<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Karakteristik dan susunan <em>tuning <\/em>dawai yang asing akan sangat sulit bagi pemula. Maka dari itu, perlu adanya pemahaman yang menyeluruh.<\/p>\n\n\n\n<p>Cuk juga memiliki 4 dawai, tapi terbuat dari nilon dan bertugas untuk memperindah register bawah. Tuning Cuk adalah G-C-E-A. Tak seperti gitar pada umumnya yang ukuran senarnya berurutan, senar cuk berselingan antara senar rendah dan tinggi. Meski sangat berbeda, cak dan cuk sangat harmonis saat dimainkan bersama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">10. Oud<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"427\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/10.-Oud.jpg\" alt=\"Oud\" class=\"wp-image-15028\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/10.-Oud.jpg 640w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/10.-Oud-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Oud | Image source : Unsplash.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Oud<\/em> adalah bapak dari semua alat musik yang berbentuk seperti gitar. Muncul di Persia pada abad ke-7. Di Eropa, <em>oud<\/em> berkembang menjadi <em>lute<\/em>. <em>Oud <\/em>biasanya memiliki 4 pasang dawai, namun ada juga yang menggunakan 5 hingga 6 pasang dawai.<\/p>\n\n\n\n<p>Berasal dari Timur Tengah, <em>oud<\/em> juga lengkap dengan <em>Arabic Tuning<\/em>, yakni C-G-D-A-F-C (dari dawai nada tinggi ke rendah). Meski begitu, karena alat musik ini sangat baru pada masanya, urutan <em>tuning<\/em> lain juga banyak berlaku tergantung dari pemain dan wilayah berkembangnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">11. Sasando<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"736\" height=\"490\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/11.-Sasando.jpeg\" alt=\"Sasando \" class=\"wp-image-15029\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/11.-Sasando.jpeg 736w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/11.-Sasando-300x200.jpeg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 736px) 100vw, 736px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sasando | Image source : Pinterest<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Sasandu<\/em> dalam bahasa Rote dan Sasando dalam bahasa Kupang adalah contoh alat musik <em>chordophone<\/em> dari Indonesia. Bagian utama sasando terbuat dari bambu panjang dengan bentangan dawai di sekelilingnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dawai tersebut disematkan pada bagian atas dan bawah bambu, lalu di tengahnya terdapat tonggak kayu untuk meragamkan panjang dawai. Tonggak kayu tersebut disusun spiral untuk menghasilkan nada yang berbeda-beda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">12. Harpejji<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"736\" height=\"516\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/12.-Harpejji.jpeg\" alt=\"Harpejji \" class=\"wp-image-15030\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/12.-Harpejji.jpeg 736w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/12.-Harpejji-300x210.jpeg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 736px) 100vw, 736px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Harpejji | Image source : Pinterest.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Alat musik <em>harpejji<\/em> yang muncul pada tahun 2007 ini sepenuhnya elektrik. <em>Harpejji <\/em>adalah gabungan dari gitar dan piano. Dawai <em>harpejji<\/em> ditekan hingga menyentuh garis <em>fret<\/em> yang nantinya akan menghasilkan getaran bunyi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Penyusunan dawai <em>harpejji<\/em> naik satu nada antara dawai satu dan lainnya, sementara naik setengah nada setiap garis fret menjauhi pemain. <em>Harpejji<\/em> adalah perkembangan dari alat musik <em>starboard<\/em> pada tahun 1980-an.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">13. Kecapi<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"612\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/13.-Kecapi-1024x612.png\" alt=\"Kecapi\" class=\"wp-image-15031\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/13.-Kecapi-1024x612.png 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/13.-Kecapi-300x179.png 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/13.-Kecapi-768x459.png 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/13.-Kecapi-1536x918.png 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/13.-Kecapi.png 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Kecapi | Image source : Pojok Seni<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Kecapi adalah contoh alat musik <em>chordophone<\/em> tradisional Indonesia yang dipetik. Alat musik ini adalah hasil adaptasi alat musik Tiongkok yakni <em>guzheng<\/em>. <em>Guzheng <\/em>adalah hasil adaptasi dari alat musik <em>dulcimer<\/em>. Ketiganya memiliki kemiripan dalam segi bentuk dan cara bermainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam permainan kecapi, terdapat tiga peran yang berbeda sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kecapi Tali Dua<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Bernada la-do-re-mi-sol-la dan merupakan kecapi induk pemberi arah untuk pemain kecapi rincik dan peniup suling.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kecapi Tali Tiga<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, ada kecapi tali tiga sebagai pengiring. Biasanya berbentuk seperti burung enggang.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kecapi Rincik<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Kecapi ini berukuran kecil, permainannya bernada tinggi, cepat, dan lincah. Pada dasarnya, permainan kecapi rincik adalah kelipatan dari kecapi induk.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">14. &nbsp; Rebab<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"720\" height=\"418\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/14.-Rebab.jpeg\" alt=\"Rebab\" class=\"wp-image-15032\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/14.-Rebab.jpeg 720w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/14.-Rebab-300x174.jpeg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Rebab | Image source : Pinterest<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Rebab adalah bagian dari gamelan Indonesia, terdapat hingga 3 dawai yang terbentang dari <em>pegbox<\/em> hingga bagian bawah badan. Alat musik rebab memiliki rentang nada sedikit melebihi satu oktaf yang berfungsi untuk kolaborasi dengan melodi dasar gamelan. Cara bermain rebab digesek.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">15. Banjo<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/15.-Banjo-1024x576.jpg\" alt=\"Banjo\" class=\"wp-image-15033\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/15.-Banjo-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/15.-Banjo-300x169.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/15.-Banjo-768x432.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/15.-Banjo-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/15.-Banjo.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Banjo | Image source : Pexels.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Banjo berakar dari Amerika Serikat. Seringkali berkaitan dengan genre musik <em>bluegrass<\/em>, <em>country<\/em>, dan <em>folk<\/em>. T<em>uning<\/em> dawai banjo adalah G-D-G-B-D. Salah satu hal unik dari banjo adalah <em>tuning peg<\/em> di tengah papan<em> fret<\/em> untuk memudahkan pemain banjo melakukan <em>glissando<\/em> tanpa gangguan garis <em>fret<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><a href=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-idiophone\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Baca Juga : 10 Contoh Alat Musik Idiophone serta Jenis dan Cara Memainkannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jadi Lebih Tahu Contoh Alat Musik Chordophone?<\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah mengetahui 15 contoh alat musik <em>chordophone<\/em> di atas, kamu tentu lebih mengenal beragamnya jenis alat musik ini. Beberapa wilayah yang memiliki alat musik serupa juga mengembangkannya sesuai budaya masing-masing.&nbsp;Contohnya kecapi, <em>guzheng<\/em>, dan <em>dulcimer<\/em> yang sangat mirip namun berbeda dalam segi permainannya. Nah, alat musik <em>chordophone<\/em> mana yang ingin kamu pelajari?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Contoh alat musik chordophone sangat beragam, mulai dari gitar hingga banjo. Yuk, cari tahu contoh lainnya serta fungsi dan cara memainkannya di sini!<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15017,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1897],"tags":[],"class_list":["post-14992","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesenian","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50","no-featured-image-padding"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>15 Contoh Alat Musik Chordophone serta Fungsi dan Cara Memainkannya - Hotelier Studi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"15 Contoh Alat Musik Chordophone serta Fungsi dan Cara Memainkannya - Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Contoh alat musik chordophone sangat beragam, mulai dari gitar hingga banjo. Yuk, cari tahu contoh lainnya serta fungsi dan cara memainkannya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-09-15T22:48:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/pexels-rombo-9987787.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/\"},\"author\":{\"name\":\"Linda Yulita\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\"},\"headline\":\"15 Contoh Alat Musik Chordophone serta Fungsi dan Cara Memainkannya\",\"datePublished\":\"2024-09-15T22:48:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/\"},\"wordCount\":1589,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/pexels-rombo-9987787.jpg\",\"articleSection\":[\"Kesenian\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/\",\"name\":\"15 Contoh Alat Musik Chordophone serta Fungsi dan Cara Memainkannya - Hotelier Studi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/pexels-rombo-9987787.jpg\",\"datePublished\":\"2024-09-15T22:48:17+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/pexels-rombo-9987787.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/pexels-rombo-9987787.jpg\",\"width\":640,\"height\":960,\"caption\":\"15 Contoh Alat Musik Chordophone serta Fungsi dan Cara Memainkannya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"15 Contoh Alat Musik Chordophone serta Fungsi dan Cara Memainkannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"description\":\"Media Digital Pendidikan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"width\":285,\"height\":70,\"caption\":\"Hotelier Studi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\",\"name\":\"Linda Yulita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Linda Yulita\"},\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"15 Contoh Alat Musik Chordophone serta Fungsi dan Cara Memainkannya - Hotelier Studi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"15 Contoh Alat Musik Chordophone serta Fungsi dan Cara Memainkannya - Hotelier Studi","og_description":"Contoh alat musik chordophone sangat beragam, mulai dari gitar hingga banjo. Yuk, cari tahu contoh lainnya serta fungsi dan cara memainkannya di sini!","og_url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/","og_site_name":"Hotelier Studi","article_published_time":"2024-09-15T22:48:17+00:00","og_image":[{"width":640,"height":960,"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/pexels-rombo-9987787.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Linda Yulita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Linda Yulita","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/"},"author":{"name":"Linda Yulita","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5"},"headline":"15 Contoh Alat Musik Chordophone serta Fungsi dan Cara Memainkannya","datePublished":"2024-09-15T22:48:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/"},"wordCount":1589,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/pexels-rombo-9987787.jpg","articleSection":["Kesenian"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/","name":"15 Contoh Alat Musik Chordophone serta Fungsi dan Cara Memainkannya - Hotelier Studi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/pexels-rombo-9987787.jpg","datePublished":"2024-09-15T22:48:17+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/#primaryimage","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/pexels-rombo-9987787.jpg","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/pexels-rombo-9987787.jpg","width":640,"height":960,"caption":"15 Contoh Alat Musik Chordophone serta Fungsi dan Cara Memainkannya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/contoh-alat-musik-chordophone\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"15 Contoh Alat Musik Chordophone serta Fungsi dan Cara Memainkannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","name":"Hotelier Studi","description":"Media Digital Pendidikan Terpercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization","name":"Hotelier Studi","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","width":285,"height":70,"caption":"Hotelier Studi"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5","name":"Linda Yulita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Linda Yulita"},"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14992","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14992"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14992\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15049,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14992\/revisions\/15049"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15017"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14992"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14992"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14992"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}