{"id":18513,"date":"2025-04-25T21:50:09","date_gmt":"2025-04-25T14:50:09","guid":{"rendered":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?p=18513"},"modified":"2025-04-25T21:50:09","modified_gmt":"2025-04-25T14:50:09","slug":"jenis-jenis-senam-lantai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/","title":{"rendered":"Jenis-Jenis Senam Lantai dan Teknik yang Benar"},"content":{"rendered":"\n<p>Banyak orang yang sudah tidak asing dengan olahraga senam lantai. Olahraga ini banyak peminatnya karena fleksibilitas yang ditawarkan serta memiliki beberapa jenis-jenis senam lantai. Selain itu, manfaat yang akan kamu dapatkan cukup banyak.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel ini akan membahas senam lantai secara mendalam untuk bahan pertimbangan kamu dalam memilih olahraga yang cocok.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu Senam Lantai?<\/h2>\n\n\n\n<p>Senam lantai merupakan salah satu jenis senam yang sudah sangat umum di kalangan masyarakat sebagai olahraga yang mereka pilih.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Istilah senam berasal dari bahasa inggris yang memiliki nama <em>gymnastic<\/em>, yang artinya senam melibatkan koordinasi gerakan, tempo, harmonisasi, serta kekuatan fisik.<\/p>\n\n\n\n<p>Di samping itu, senam lantai adalah bentuk aktivitas fisik yang memiliki gerakan sistematis dan terencana.<\/p>\n\n\n\n<p>Senam lantai melibatkan berbagai gerakan seperti mengguling, melompat, berputar di udara, serta bertumpu pada tangan atau kaki untuk menjaga keseimbangan dan melompat ke depan dan belakang.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan berbagai gerakan-gerakan tersebut, senam jenis ini membutuhkan matras sebagai alas. Selain itu, biasanya senam lantai memerlukan ruang seluas 12 x 12 meter. Tujuannya agar orang yang melakukan aktivitas ini bergerak secara leluasa, karena gerakannya sangat lincah.<\/p>\n\n\n\n<p>Senam lantai diyakini telah ada sejak era Yunani Kuno. Pada masa itu, masyarakat Yunani Kuno sudah sangat mengenal aktivitas ini dan menjadi bagian dari kegiatan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi masyarakat Yunani, senam berfungsi sebagai pemanasan sebelum melakukan olahraga yang lebih berat. Apalagi, pada era tersebut, Yunani sangat terkenal dengan Olimpiade Kuno yang menampilkan berbagai kompetisi olahraga seperti gulat, tinju, pentathlon, dan balap kereta.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, dalam perkembangannya senam lantai mengalami banyak perubahan. Dua tokoh penting dalam perubahan ini adalah Adolf Spiess dan Justus Carl Lion. Kedua orang tersebut memasukkan berbagai gerakan senam, khususnya senam akrobatik, sebagai gerakan dasar senam lantai<\/p>\n\n\n\n<p>Di Indonesia senam lantai mulai populer sekitar tahun 1912. Dr. H. F. Minkema dari angkatan laut Belanda memainkan peran penting dalam menyebarkan olahraga ini di Tanah Air.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Minkema mengenalkan berbagai bentuk senam, termasuk senam lantai, di lembaga pendidikan yang dikelola oleh Belanda. Oleh karena itu, senam lantai perkembang secara cepat dan kemudian memunculkan Persatuan Senam Indonesia (Persani) pada tahun 1963.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis-Jenis Senam Lantai yang Wajib Kamu Ketahui<\/h2>\n\n\n\n<p>Pada dasarnya senam lantai ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu&nbsp; senam yang menggunakan alat dan yang tidak menggunakan alat. Berikut penjelasan mengenai jenis-jenis senam lantai tersebut, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Senam Lantai Tanpa Alat<\/h3>\n\n\n\n<p>Senam lantai yang dilakukan di atas matras tanpa menggunakan peralatan apapun. Oleh karena itu, senam ini biasa disebut dengan senam bebas karena tidak menggunakan peralatan apapun.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa contoh dari senam bebas ini adalah sikap lilin, guling ke depan, guling ke belakang, guling dengan loncatan, <em>handstand<\/em>, <em>headstand<\/em>, dan kayang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Senam Lantai dengan Alat<\/h3>\n\n\n\n<p>Senam ini dilakukan dengan menggabungkan berbagai gerakan untuk menciptakan sebuah rangkaian yang terus berlanjut. Dalam senam lantai dengan alat, beberapa peralatan juga ada dengan tujuan untuk menambah unsur artistik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa contoh gerakan senam dengan peralatan meliputi: loncat harimau, lompat kangkang, dan lompat jongkok.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">8 Gerakan Senam Lantai dan Teknik yang Benar<\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah mengetahui jenis-jenis senam lantai, sekarang kamu juga perlu memahami berbagai gerakannya. Semua gerakan tersebut dilakukan di atas matras. Berikut adalah 8 macam gerak dari senam lantai yang bisa kamu coba di rumah, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Sikap Lilin (Shoulder Stand)<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"960\" height=\"640\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/1.-Sikap-Lilin-Shoulder-Stand.jpg\" alt=\"Gerakan Sikap Lilin \" class=\"wp-image-18521\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/1.-Sikap-Lilin-Shoulder-Stand.jpg 960w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/1.-Sikap-Lilin-Shoulder-Stand-300x200.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/1.-Sikap-Lilin-Shoulder-Stand-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gerakan Sikap Lilin | Sumber gambar: Mufit.id<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Sikap lilin atau <em>shoulder stand<\/em> merupakan salah satu gerakan senam lantai yang bermanfaat untuk melatih keseimbangan dan ketenangan dalam tubuh.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pada sikap lilin, kaki hingga pinggang ditegakkan ke atas sementara kepala, lengan, dan punggung berada di bawah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Gerakan ini mengandalkan punggung bagian atas dan siku tangan sebagai tumpuan untuk menjaga posisi agar tegak lurus.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Gerakan Headstand<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/2.-Gerakan-Headstand-1024x576.png\" alt=\"Ilustrasi Gerakan Headstand  \" class=\"wp-image-18522\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/2.-Gerakan-Headstand-1024x576.png 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/2.-Gerakan-Headstand-300x169.png 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/2.-Gerakan-Headstand-768x432.png 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/2.-Gerakan-Headstand.png 1070w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Ilustrasi Gerakan Headstand | Sumber gambar: Yogajournal.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Gerakan <em>headstand <\/em>merupakan gerakan yang cukup menantang senam lantai. Dalam posisi ini, tumpuan utamanya adalah kepala dan telapak tangan, yang membuat tubuh berdiri lurus dan terbalik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Saat melakukan <em>headstand<\/em>, ubun-ubun kepala dan telapak tangan menjadi penopang, sementara bagian tubuh lainnya mengarah ke atas dengan posisi vertikal.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, <em>headstand<\/em> memberikan banyak manfaat pada tubuh. Salah satunya adalah melancarkan aliran darah dan oksigen ke otak yang berpotensi meningkatkan sistem kerja saraf otak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Gerakan Handstand<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/3.-Gerakan-Handstand.png\" alt=\"Ilustrasi Gerakan Handstand  \" class=\"wp-image-18524\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/3.-Gerakan-Handstand.png 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/3.-Gerakan-Handstand-300x169.png 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/3.-Gerakan-Handstand-768x432.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Ilustrasi Gerakan Handstand | Sumber gambar: Crossfit.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Gerakan <em>handstand <\/em>memiliki kesamaan dengan <em>headstand<\/em>, namun dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Perbedaan utamanya terletak pada tumpuan, gerakan ini hanya menggunakan telapak tangan yang menopang seluruh berat tubuh.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, kekuatan lengan dan telapak tangan sangat penting dalam gerakan ini. Lengan dan telapak tangan tersebut menjadi tumpuan utama yang menahan berat tubuh.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan dari gerakan <em>handstand<\/em> adalah untuk mempermudah aliran darah dan oksigen ke otak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Gerakan Roll ke Depan&nbsp;<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"399\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/4.-Gerakan-Roll-ke-Depan-.png\" alt=\"Gerakan Roll Depan \" class=\"wp-image-18525\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/4.-Gerakan-Roll-ke-Depan-.png 640w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/4.-Gerakan-Roll-ke-Depan--300x187.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gerakan Roll Depan | Sumber gambar: Yes4all.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p><em>Roll<\/em> ke depan atau <em>forward roll<\/em> termasuk ke dalam salah satu gerakan dasar dalam senam lantai. Gerakan ini bermula dari tengkuk, berlanjut ke punggung, pinggang, dan berakhir di panggul. Otot tangan dan kaki menjadi unsur paling utama dalam gerakan ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Gerakan Roll ke Belakang<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/5.-Gerakan-Roll-ke-Belakang.png\" alt=\"Roll Belakang \" class=\"wp-image-18527\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/5.-Gerakan-Roll-ke-Belakang.png 750w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/5.-Gerakan-Roll-ke-Belakang-300x200.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Roll Belakang | Sumber gambar: Kompas.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Meski ada 2 jenis-jenis senam lantai, orang lebih banyak memilih gerakan senam ini tanpa alat. Misalnya dengan gerakan <em>roll <\/em>ke belakang.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Roll<\/em> ke belakang, atau <em>backward roll <\/em>memiliki kemiripan dengan guling ke depan. Perbedaan dari keduanya terletak pada tumpuannya. Pada gerakan ini tumpuan utamanya adalah bokong dan panggul.<\/p>\n\n\n\n<p>Gerakan ini bertujuan melatih keseimbangan dan fleksibilitas tubuh. Secara umum, gerakan berguling ke belakang lebih menantang daripada ke depan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Gerakan Push Up<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/6.-Gerakan-Push-Up-1024x683.jpg\" alt=\"Push Up\" class=\"wp-image-18530\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/6.-Gerakan-Push-Up-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/6.-Gerakan-Push-Up-300x200.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/6.-Gerakan-Push-Up-768x512.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/6.-Gerakan-Push-Up-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/6.-Gerakan-Push-Up-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Push Up | Sumber: <em>paxels.com<\/em><\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Gerakan<em> push up <\/em>merupakan salah satu gerakan yang paling sering dilakukan pada saat kegiatan olahraga. Dalam <em>push up<\/em>, tumpuan berada pada telapak tangan dan ujung kaki.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Saat melakukannya, hanya lengan yang melakukan gerak naik turun. Sementara itu, seluruh bagian tubuh lainnya tetap lurus dengan kaki sebagai penopang.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan dari<em> push up<\/em> adalah untuk mengembangkan kekuatan otot. Otot-otot yang dilatih melalui gerakan ini meliputi otot dada, trisep, dan bahu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Gerakan Kayang<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/7.-Gerakan-Kayang.png\" alt=\"Gerakan Kayang\" class=\"wp-image-18532\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/7.-Gerakan-Kayang.png 750w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/7.-Gerakan-Kayang-300x200.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Gerakan Kayang | Sumber gambar: Verywellfit.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Gerakan kayang merupakan salah satu gerakan yang cukup sulit karena tubuh bertumpu pada tangan dan kaki dalam keadaan terbalik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Terdapat dua cara untuk memulai gerakan kayang, yaitu dari posisi berdiri atau dari posisi berbaring. Namun, bagi pemula, biasanya memulai dari posisi berbaring untuk mengurangi resiko cidera<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Gerakan Plank<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"689\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/8.-Gerakan-Plank-1024x689.jpg\" alt=\"Plank\" class=\"wp-image-18534\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/8.-Gerakan-Plank-1024x689.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/8.-Gerakan-Plank-300x202.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/8.-Gerakan-Plank-768x517.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/8.-Gerakan-Plank-1536x1034.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/8.-Gerakan-Plank-2048x1378.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Plank | Sumber gambar: Paxels.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Gerakan <em>plank <\/em>menyerupai posisi awal pada saat <em>push up<\/em>, perbedaannya adalah kamu perlu mempertahankan posisi tubuh tetap lurus tanpa melakukan gerakan lain selama mungkin.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan dari <em>plank <\/em>adalah memperkuat otot inti, membentuk postur tubuh ideal, dan membantu pembentukan otot perut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun gerakannya nampak sederhana daripada gerakan senam lantai lainnya, melakukan gerakan ini dalam durasi yang panjang bukanlah hal yang mudah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Gerakan ini memerlukan energi yang banyak, terutama pada lengan dan kaki sebagai penopang tubuh.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">12 Jenis-Jenis Senam yang Populer dan Mudah Dilakukan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Siap Lakukan Senam Lantai untuk Membentuk Postur tubuh?<\/h2>\n\n\n\n<p>Jenis-jenis senam lantai ada 2, tetapi memiliki berbagai gerakan yang beragam. Meskipun membutuhkan tempat yang cukup luas, tapi kamu bisa menyiasatinya dengan memilih gerakan sederhana. Dengan demikian, kamu bisa melakukan gerakan ini kapanpun.Selain itu, gerakan senam lantai juga sangat <em>simple<\/em>. Namun, banyak orang percaya gerakan-gerakan tersebut bisa membuat postur tubuh lebih bagus. Jadi, kamu bisa memilih olahraga ini, jika tidak punya waktu yang cukup untuk melakukan kegiatan olahraga lain.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelajari berbagai jenis-jenis senam lantai sebagai pertimbangan memilih olahraga untuk membentuk postur tubuh. Cari tahu selengkapnya di sini!<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18518,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-18513","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penjas","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50","no-featured-image-padding"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Jenis-Jenis Senam Lantai dan Teknik yang Benar - Hotelier Studi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jenis-Jenis Senam Lantai dan Teknik yang Benar - Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari berbagai jenis-jenis senam lantai sebagai pertimbangan memilih olahraga untuk membentuk postur tubuh. Cari tahu selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-25T14:50:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/pexels-elina-fairytale-3823063-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/\"},\"author\":{\"name\":\"Linda Yulita\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\"},\"headline\":\"Jenis-Jenis Senam Lantai dan Teknik yang Benar\",\"datePublished\":\"2025-04-25T14:50:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/\"},\"wordCount\":1170,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/pexels-elina-fairytale-3823063-scaled.jpg\",\"articleSection\":[\"Penjas\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/\",\"name\":\"Jenis-Jenis Senam Lantai dan Teknik yang Benar - Hotelier Studi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/pexels-elina-fairytale-3823063-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2025-04-25T14:50:09+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/pexels-elina-fairytale-3823063-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/pexels-elina-fairytale-3823063-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1707,\"caption\":\"Jenis-Jenis Senam Lantai dan Teknik yang Benar\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jenis-Jenis Senam Lantai dan Teknik yang Benar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"description\":\"Media Digital Pendidikan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"width\":285,\"height\":70,\"caption\":\"Hotelier Studi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\",\"name\":\"Linda Yulita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Linda Yulita\"},\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jenis-Jenis Senam Lantai dan Teknik yang Benar - Hotelier Studi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jenis-Jenis Senam Lantai dan Teknik yang Benar - Hotelier Studi","og_description":"Pelajari berbagai jenis-jenis senam lantai sebagai pertimbangan memilih olahraga untuk membentuk postur tubuh. Cari tahu selengkapnya di sini!","og_url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/","og_site_name":"Hotelier Studi","article_published_time":"2025-04-25T14:50:09+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/pexels-elina-fairytale-3823063-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Linda Yulita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Linda Yulita","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/"},"author":{"name":"Linda Yulita","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5"},"headline":"Jenis-Jenis Senam Lantai dan Teknik yang Benar","datePublished":"2025-04-25T14:50:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/"},"wordCount":1170,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/pexels-elina-fairytale-3823063-scaled.jpg","articleSection":["Penjas"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/","name":"Jenis-Jenis Senam Lantai dan Teknik yang Benar - Hotelier Studi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/pexels-elina-fairytale-3823063-scaled.jpg","datePublished":"2025-04-25T14:50:09+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/#primaryimage","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/pexels-elina-fairytale-3823063-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/pexels-elina-fairytale-3823063-scaled.jpg","width":2560,"height":1707,"caption":"Jenis-Jenis Senam Lantai dan Teknik yang Benar"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/jenis-jenis-senam-lantai\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jenis-Jenis Senam Lantai dan Teknik yang Benar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","name":"Hotelier Studi","description":"Media Digital Pendidikan Terpercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization","name":"Hotelier Studi","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","width":285,"height":70,"caption":"Hotelier Studi"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5","name":"Linda Yulita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Linda Yulita"},"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18513","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18513"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18513\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18535,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18513\/revisions\/18535"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18518"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18513"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18513"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18513"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}