{"id":23711,"date":"2023-11-23T08:16:18","date_gmt":"2023-11-23T01:16:18","guid":{"rendered":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?p=23711"},"modified":"2023-11-23T08:16:18","modified_gmt":"2023-11-23T01:16:18","slug":"daftar-pahlawan-dari-sulawesi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/","title":{"rendered":"10 Daftar Pahlawan dari Sulawesi dan Perjuangannya"},"content":{"rendered":"\n<p>Siapa saja tokoh pahlawan perjuangan kemerdekaan Indonesia dari pulau Sulawesi? Kamu bisa berkenalan dengan profil mereka melalui daftar pahlawan dari Sulawesi berikut ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Daftar Pahlawan dari Sulawesi: 10 Sosok yang Patut Kamu Kenal!<\/h2>\n\n\n\n<p>Pulau Celebes ini mungkin tidak seluas pulau Jawa, tetapi&nbsp; perjuangan dan jasa para pahlawan dari Celebes tidak kalah besar dari pahlawan yang berasal dari penjuru Indonesia lainnya. Simak pembahasan profil singkat mereka berikut ini!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Sultan Hasanuddin<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"646\" height=\"363\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Sultan-Hasanuddin.png\" alt=\"Sultan Hasanuddin \" class=\"wp-image-23713\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Sultan-Hasanuddin.png 646w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Sultan-Hasanuddin-300x169.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 646px) 100vw, 646px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sultan Hasanuddin | Sumber Gambar: Suara.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Pahlawan yang sering kamu kenal dengan sebutan Ayam Jantan dari Timur ini merupakan salah satu pahlawan berjasa dari Sulawesi. Beliau berasal dari Kerajaan Gowa, dan merupakan Raja Gowa ke-16.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sultan Hasanuddin terkenal akan pemahaman ilmu berpolitik dan ilmu pemerintahannya yang luas. Selain itu, beliau juga piawai dalam berperang, sehingga wajar jika beliau menjabat sebagai bagian pertahanan di Kerajaan Gowa.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui peran tersebut, Sultan Hasanuddin berkontribusi merancang strategi untuk melawan serangan Belanda.<\/p>\n\n\n\n<p>Memang, meskipun Sultan Hasanuddin telah menyusun strategi sedemikian rupa, peperangan masih sulit untuk beliau taklukkan, sebab Belanda juga memiliki armada yang kuat. Belanda juga menemukan bahwa daerah kekuasaan Kerajaan Gowa mudah untuk mereka hasut dan pecah belah.<\/p>\n\n\n\n<p>Sultan Hasanuddin pun kesulitan karena beliau harus memerangi rakyatnya sendiri yang telah memberontak. Sayangnya, Sultan Hasanuddin berakhir tak dapat memenangi perang tersebut di tahun 1669, sehingga beliau memutuskan untuk mundur dari jabatannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Walaupun begitu, beliau bertekad kuat tidak tunduk pada Belanda hingga akhir hayat dan akhirnya meninggal pada tanggal 12 Juni 1670.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Dr. G.S.S.J. Ratulangi<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-G.S.S.J.-Ratulangi.png\" alt=\"Sam Ratulangi \" class=\"wp-image-23714\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-G.S.S.J.-Ratulangi.png 750w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Dr.-G.S.S.J.-Ratulangi-300x200.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sam Ratulangi | Sumber Gambar: manadonesia.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Pahlawan yang juga kerap masyarakat panggil sebagai Sam Ratulangi ini lahir pada tanggal 5 November 1890 di Sulawesi Utara. Salah satu sosok dalam daftar pahlawan dari Sulawesi ini merupakan seorang yang berpendidikan tinggi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Beliau sempat mengenyam pendidikan di Sekolah Dasar Belanda yang ada di Tondano, Sulawesi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sam Ratulangi kerap berhubungan dengan sejumlah tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia, seperti Douwes Dekker, Ki Hajar Dewantara, dan Cipto Mangunkusumo.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Relasi dengan rekan sesama pejuang tersebut membuat beliau tak pernah sekalipun menutup mata atas tindakan diskriminasi yang Belanda lakukan, walaupun beliau belajar di sekolah Belanda.<\/p>\n\n\n\n<p>Berbekal sikap nasionalisme yang tinggi, Sam Ratulangi pun memutuskan untuk kemudian terjun ke dunia politik. Beliau mengawali perjuangannya dengan menjabat sebagai sekretaris di Dewan Minahasa. Sam Ratulangi juga berhasil membuat Belanda menghentikan sistem kerja rodi yang terjadi di Minahasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Perjuangannya tidak pernah berhenti, meskipun ia sempat menjadi tahanan Belanda. Akan tetapi, kisahnya melawan Belanda harus berakhir karena beliau tutup usia pada tanggal 30 Januari 1949. Sam Ratulangi pun dikebumikan di Tondano, Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Robert Wolter Monginsidi<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Robert-Wolter-Monginsidi.jpeg\" alt=\"Robert Wolter Monginsidi\" class=\"wp-image-23715\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Robert-Wolter-Monginsidi.jpeg 750w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Robert-Wolter-Monginsidi-300x200.jpeg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Robert Wolter Monginsidi | Sumber Gambar: Kompas.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Daftar pahlawan di Sulawesi takkan lengkap tanpa adanya sosok Robert Wolter Monginsidi. Pahlawan yang lahir pada tanggal 14 Februari 1925 ini selalu memiliki motto bahwa semua orang wajib berlaku kasih kepada sesama anggota keluarga dan orang lain, terlepas dari suku, ras, atau agama tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Perjuangannya sungguh berat tetapi penuh dengan makna dan teladan yang bisa kamu ambil. Pasalnya, Monginsidi-lah yang dapat masyarakat percaya untuk memimpin pertempuran melawan Belanda. Monginsidi juga berperan sebagai ketua Laskar Pemberontak Rakyat Indonesia Sulawesi (LAPRIS) pada tahun 1946.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun Monginsidi pernah tertangkap oleh tentara Belanda di tahun 1947, beliau berhasil melarikan diri bersama Abdullah Hadade, HM Yosep, dan juga Lewang Daeng Matari. Akan tetapi, beliau tertangkap kembali, dan saat itu Belanda mengancamnya dengan vonis hukuman mati.<\/p>\n\n\n\n<p>Perjuangannya yang berat itu tidak menggoyahkan keinginan beliau untuk memperjuangkan kemerdekaan. Pada tanggal 5 September 1949, beliau meninggal di hadapan regu tembak, dengan Alkitab bertuliskan \u201cSetia Sampai Akhir Dalam Keyakinan\u201d yang terus beliau pegang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Bernard Wilhelm Lapian<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Bernard-Wilhelm-Lapian.jpg\" alt=\"Bernard Wilhelm Lapian \" class=\"wp-image-23716\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Bernard-Wilhelm-Lapian.jpg 750w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Bernard-Wilhelm-Lapian-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Bernard Wilhelm Lapian | Sumber Gambar: Kompas.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Salah satu individu berjasa yang termasuk dalam daftar pahlawan dari Sulawesi, Bernard Wilhelm Lapian, juga menjunjung kemerdekaan dengan perannya sebagai penulis surat kabar. Bernard lahir pada tanggal 30 Juni tahun 1892 di Minahasa, Sulawesi Utara, dan menyelesaikan pendidikan di ELS Amurang.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat Bernard bekerja di Batavia, beliau menulis berbagai surat kabar di Pangkal Kemadjoean untuk membebaskan warga Indonesia dari kolonialisme. Bernard juga terus berjuang mendapatkan kemerdekaan dengan berperan sebagai sekretaris gereja nasionalis pertama, Kerapatan Gereja Protestan Minahasa di tahun 1930.<\/p>\n\n\n\n<p>Bernard yang selalu aktif di bidang kepenulisan dan agama, rupanya juga terus aktif di bidang politik pula. Keaktifan di bidang politik ini Bernard tunjukkan melalui keanggotaannya di Volksraad yang tergabung di Fraksi Nasional. Bernard tidak menyerah walaupun ia pernah dipenjara dari 1946 hingga 1949 oleh NICA.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemerintah Republik Indonesia menghormatinya dengan memberikan gelar Pahlawan Nasional berdasarkan SK Presiden RI No.116\/TK\/2015 pada tanggal 4 November 2015 berkat perjuangannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Pierre Tendean<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"393\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pierre-Tendean.jpg\" alt=\"Pierre Tendean \" class=\"wp-image-23717\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pierre-Tendean.jpg 700w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pierre-Tendean-300x168.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Pierre Tendean | Sumber Gambar: Kompas.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Seorang pahlawan revolusi, Pierre Tandean, merupakan salah satu daftar pahlawan dari Sulawesi yang pada 21 Februari tahun 1939 di Jakarta. Beliau terkenal dengan sebutan Kapten Tendean.<\/p>\n\n\n\n<p>Pahlawan yang memiliki keturunan darah Perancis ini adalah seorang ajudan dari Jenderal TNI Abdul Haris Nasution. Pierre Tendean wafat pada tanggal 1 Oktober 1965 dini hari, saat terjadi sebuah kegaduhan di kediaman Jenderal Nasution yang berasal dari sejumlah pasukan Cakrabirawa.<\/p>\n\n\n\n<p>Pierre yang mengaku sebagai Jenderal Nasution kepada pasukan tersebut malah berakhir ditangkap dan terbunuh. Pasukan Cakrabirawa memasukkan jasad Pierre ke dalam sumur tua yang masyarakat kenal sebagai Lubang Buaya, Jakarta Timur.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Berkat keberaniannya itulah, setelah jasadnya ditemukan tiga hari kemudian, Pierre dipindah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata. Pierre juga mendapat kehormatan kenaikan pangkat satu menjadi kapten, dan memiliki gelar sebagai Pahlawan Revolusi Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Andi Djemma<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Andi-Djemma.jpeg\" alt=\"Andi Djemma \" class=\"wp-image-23718\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Andi-Djemma.jpeg 750w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Andi-Djemma-300x200.jpeg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Andi Djemma | Sumber Gambar: Kompas.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Pahlawan yang bernama Andi Djemma ini menunjukkan sikap nasionalismenya dengan memimpin Gerakan Soekarno Muda dan Perlawanan Semesta Rakyat Luwu pada tanggal 23 Januari tahun 1946. Perjuangan Andi&nbsp; tercetak dalam sejarah, sebab perlawanan rakyat Luwu yang beliau pimpin merupakan perlawanan terbesar.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain memimpin rakyat Luwu berperang dengan tentara sekutu, Andi juga sempat mengultimatum pihak Sekutu untuk melucuti tentara dan kembali ke tangsinya yang berada di Palopo. Akan tetapi, Gubernur Jendral Belanda, Van Mook, membalasnya dengan mengasingkan Andi Djemma ke Ternate.<\/p>\n\n\n\n<p>Sampai akhir hayatnya pada 23 Februari 1965, Andi Djemma tetap mempertahankan sikap nasionalismenya. Atas dasar jasa perjuangan beliau, nama Andi Djemma yang merupakan salah satu tokoh dalam daftar pahlawan dari Sulawesi ini dijadikan sebagai nama jalan di kota Makassar untuk mengenang beliau.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Pajonga Daeng Ngalle<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pajonga-Daeng-Ngalle.jpeg\" alt=\"Pajonga Daeng Ngalle \" class=\"wp-image-23719\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pajonga-Daeng-Ngalle.jpeg 750w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pajonga-Daeng-Ngalle-300x200.jpeg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Pajonga Daeng Ngalle | Sumber Gambar: Kompas.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Salah satu pahlawan dari Sulawesi, Pajonga Daeng Ngalle, termasuk sosok yang berjasa dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Beliau membentuk Laskar Gerakan Muda Bajoang dan menjabat sebagai ketua agar dapat berjuang bersama pasukan bersenjata.<\/p>\n\n\n\n<p>Pajonga juga beraksi membentuk Laskar Pemberontak Rakyat Indonesia Sulawesi (LAPRIS) ketika Van Mook memutuskan untuk membentuk negara boneka Indonesia Timur (NIT). Perjuangannya yang mengandung nilai-nilai persatuan berskala nasional ini membuatnya mendapatkan gelar pahlawan nasional.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Andi Mappanyukki<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Andi-Mappanyukki.png\" alt=\"Andi Mappanyukki \" class=\"wp-image-23720\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Andi-Mappanyukki.png 750w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Andi-Mappanyukki-300x200.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Andi Mappanyukki | Sumber Gambar: terasinfo.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Sejak menginjak usia ke-20, Andi Mappanyukki yang juga termasuk sosok dalam daftar pahlawan dari Sulawesi ini berjuang keras untuk mengusir penjajah dari Indonesia. Beliau betul-betul menolak bekerja sama dengan Belanda, dan bahkan pernah mengutarakan pendapatnya tersebut melalui surat kabar \u201cKebenaran\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Beliau berkata:<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cAku tidak buta dengan mentega, dan mulutku tak dapat tertutup dengan roti, apalagi menjadi licin karena susu.\u201d Ucapan berani itu pun menyebabkan surat kabar tersebut hanya bisa terbit sekali, sebab Belanda yang marah dengan sigap menutupnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Andi juga pernah diasingkan selama 3,5 tahun di Rantepao, Tanah Toraja. Beliau menghembuskan napas terakhirnya pada tahun 1967 masih dengan semangat dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari kuasa penjajah saat itu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">9. La Maddukelleng<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/La-Maddukelleng.jpeg\" alt=\"La Madukelleng \" class=\"wp-image-23721\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/La-Maddukelleng.jpeg 750w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/La-Maddukelleng-300x200.jpeg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">La Madukelleng | Sumber Gambar: Kompas.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>La Maddukelleng merupakan profil dalam daftar pahlawan dari Sulawesi yang&nbsp; berasal dari latar belakang bangsawan. Beliau berhasil membebaskan Wajo dan Sulawesi Selatan dari cengkeraman Belanda.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Berkat kiprah besarnya dalam pembebasan tersebut, pemerintah Indonesia pun memberikan gelar Pahlawan Nasional kepadanya pada tahun 1998.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">10. Andi Abdullah Bau Massepe<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Andi-Abdullah-Bau-Massepe.jpeg\" alt=\"Datu Suppa \" class=\"wp-image-23722\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Andi-Abdullah-Bau-Massepe.jpeg 750w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Andi-Abdullah-Bau-Massepe-300x200.jpeg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Datu Suppa | Sumber Gambar: Kompas.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Pahlawan asal Sulawesi yang memiliki julukan Datu Suppa, dengan nama asli Andi Abdullah Bau Massepe, lahir pada tahun 1918. Pria yang merupakan keturunan bangsawan ini merupakan pejuang heroik yang pernah menjabat sebagai panglima pertama Tentara Republik Indonesia (TRI) Divisi Hasanuddin.<\/p>\n\n\n\n<p>Putra dari sosok pejuang Andi Mappanyukki ini melanjutkan perjuangan ayahnya membela Indonesia lewat perannya sebagai Ketua Bunken Kanrekan Pare-Pare.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Beliau juga pernah menjabat sebagai Ketua Pusat Keselamatan Rakyat Penasehat Pemuda, dan&nbsp; Ketua Umum BPRI (Badan Penunjang Republik Indonesia).<\/p>\n\n\n\n<p>Sayangnya, beliau kemudian tewas karena ditembak oleh pasukan Mayor Raymond Westerling pada 2 Februari 1947 setelah ditahan selama 160 hari. Makamnya dapat kamu temukan di Taman Makam Pahlawan Pare-Pare, 110 km dari utara Kota Makassar.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-nasional-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">100+ Daftar Pahlawan Nasional Indonesia: Populer hingga Tidak<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apakah yang Para Pahlawan dari Sulawesi Perjuangkan?<\/h2>\n\n\n\n<p>Berdasarkan penjelasan singkat dari daftar pahlawan dari Sulawesi, kamu bisa menyimpulkan bahwa perjuangan para tokoh berjasa tersebut tidak berakhir ketika proklamasi kemerdekaan terjadi. Sebaliknya, mereka turut berjuang secara habis-habisan tanpa putus asa dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia setelah proklamasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pasalnya, di masa itulah pihak penjajah sangat ingin merebut dan menguasai Indonesia kembali.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak sedikit dari tokoh pejuang tersebut yang berasal dari keluarga kaya dan ditawari kerja sama oleh penjajah, tetapi menolak dan menentang pengkhianatan tanpa keraguan demi mempertahankan Indonesia dan rakyat dari penjajah.&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pahlawan perjuangan di Indonesia terdahulu tidak cuma dari Jawa saja, lo. Ini daftar pahlawan dari Sulawesi yang juga berjasa bagi negara!<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":23712,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-23711","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50","no-featured-image-padding"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>10 Daftar Pahlawan dari Sulawesi dan Perjuangannya - Hotelier Studi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"10 Daftar Pahlawan dari Sulawesi dan Perjuangannya - Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pahlawan perjuangan di Indonesia terdahulu tidak cuma dari Jawa saja, lo. Ini daftar pahlawan dari Sulawesi yang juga berjasa bagi negara!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-11-23T01:16:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/empat-tokoh-mulai-hari-ini-bergelar-pahlawan-nasional-thumbnail-550.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"360\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/\"},\"author\":{\"name\":\"Linda Yulita\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\"},\"headline\":\"10 Daftar Pahlawan dari Sulawesi dan Perjuangannya\",\"datePublished\":\"2023-11-23T01:16:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/\"},\"wordCount\":1448,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/empat-tokoh-mulai-hari-ini-bergelar-pahlawan-nasional-thumbnail-550.webp\",\"articleSection\":[\"Sejarah\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/\",\"name\":\"10 Daftar Pahlawan dari Sulawesi dan Perjuangannya - Hotelier Studi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/empat-tokoh-mulai-hari-ini-bergelar-pahlawan-nasional-thumbnail-550.webp\",\"datePublished\":\"2023-11-23T01:16:18+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/empat-tokoh-mulai-hari-ini-bergelar-pahlawan-nasional-thumbnail-550.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/empat-tokoh-mulai-hari-ini-bergelar-pahlawan-nasional-thumbnail-550.webp\",\"width\":640,\"height\":360,\"caption\":\"10 Daftar Pahlawan dari Sulawesi dan Perjuangannya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"10 Daftar Pahlawan dari Sulawesi dan Perjuangannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"description\":\"Media Digital Pendidikan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"width\":285,\"height\":70,\"caption\":\"Hotelier Studi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\",\"name\":\"Linda Yulita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Linda Yulita\"},\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"10 Daftar Pahlawan dari Sulawesi dan Perjuangannya - Hotelier Studi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"10 Daftar Pahlawan dari Sulawesi dan Perjuangannya - Hotelier Studi","og_description":"Pahlawan perjuangan di Indonesia terdahulu tidak cuma dari Jawa saja, lo. Ini daftar pahlawan dari Sulawesi yang juga berjasa bagi negara!","og_url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/","og_site_name":"Hotelier Studi","article_published_time":"2023-11-23T01:16:18+00:00","og_image":[{"width":640,"height":360,"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/empat-tokoh-mulai-hari-ini-bergelar-pahlawan-nasional-thumbnail-550.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Linda Yulita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Linda Yulita","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/"},"author":{"name":"Linda Yulita","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5"},"headline":"10 Daftar Pahlawan dari Sulawesi dan Perjuangannya","datePublished":"2023-11-23T01:16:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/"},"wordCount":1448,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/empat-tokoh-mulai-hari-ini-bergelar-pahlawan-nasional-thumbnail-550.webp","articleSection":["Sejarah"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/","name":"10 Daftar Pahlawan dari Sulawesi dan Perjuangannya - Hotelier Studi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/empat-tokoh-mulai-hari-ini-bergelar-pahlawan-nasional-thumbnail-550.webp","datePublished":"2023-11-23T01:16:18+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/#primaryimage","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/empat-tokoh-mulai-hari-ini-bergelar-pahlawan-nasional-thumbnail-550.webp","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/empat-tokoh-mulai-hari-ini-bergelar-pahlawan-nasional-thumbnail-550.webp","width":640,"height":360,"caption":"10 Daftar Pahlawan dari Sulawesi dan Perjuangannya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daftar-pahlawan-dari-sulawesi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"10 Daftar Pahlawan dari Sulawesi dan Perjuangannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","name":"Hotelier Studi","description":"Media Digital Pendidikan Terpercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization","name":"Hotelier Studi","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","width":285,"height":70,"caption":"Hotelier Studi"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5","name":"Linda Yulita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Linda Yulita"},"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23711","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23711"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23711\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23725,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23711\/revisions\/23725"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23712"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23711"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23711"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23711"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}