{"id":25817,"date":"2023-12-08T00:28:49","date_gmt":"2023-12-07T17:28:49","guid":{"rendered":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?p=25817"},"modified":"2023-12-08T00:28:49","modified_gmt":"2023-12-07T17:28:49","slug":"perbedaan-moral-dan-etika","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/","title":{"rendered":"Perbedaan Moral dan Etika, Ciri, Jenis, serta Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Meski saling berkaitan, perbedaan moral dan etika memang nyata adanya. Bahkan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari sangatlah berbeda. Keduanya sendiri merupakan cara masyarakat dalam menilai dan melakukan hal yang benar. Artikel ini akan membahas perbedaannya dari segi pengertian, ciri, jenis, hingga contohnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Moral?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"765\" height=\"478\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Apa-Itu-Moral_.jpg\" alt=\"Pendidikan Moral dalam Keluarga \" class=\"wp-image-25821\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Apa-Itu-Moral_.jpg 765w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Apa-Itu-Moral_-300x187.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 765px) 100vw, 765px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Pendidikan Moral dalam Keluarga I Sumber gambar: Apahabar.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), moral merupakan ajaran baik dan buruk yang diterima secara umum terkait perbuatan, sikap, kewajiban, dan sebagainya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Secara etimologi, kata moral berasal dari bahasa latin <em>mos<\/em> yang berarti kebiasaan atau adat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, moral lebih banyak masyarakat kenal sebagai hukum perilaku manusia dalam bersosialisasi dalam kehidupan bermasyarakat. Moral dalam diri individu merupakan sikap patuh terhadap nilai dan norma yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pengertian Moral Menurut Para Ahli<\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk memahami lebih lengkap terkait pengertian moral, berikut adalah pendapat beberapa ahli:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Russel Swanburg<\/h3>\n\n\n\n<p>Menurut Russel, moral merupakan gagasan, ide, dan pikiran yang berhubungan dengan dorongan pada seorang individu dalam bekerja. Di sisi lain, moral juga berfungsi menjadi aspek dalam membangkitkan perilaku individu tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Elizabeth B. Hurlock<\/h3>\n\n\n\n<p>Elizabeth B. Hurlock menganggap moral sebagai tatanan kebiasaan dan kebudayaan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan, moral juga merupakan adat istiadat yang pada suatu masyarakat yang telah menjadi kebiasaan dan menjadi peraturan terhadap perilaku masyarakatnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Maria J. Wantah<\/h3>\n\n\n\n<p>Menurut Maria J. Wantah, moral berkaitan erat dengan kemampuan individu dalam menentukan nilai benar maupun salah suatu perilaku yang dilakukan. Perilaku tersebut biasanya melekat pada diri setiap individu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Imam Sukardi<\/h3>\n\n\n\n<p>Menurut Imam Sukardi, moral adalah suatu karakteristik yang melekat mengandung nilai kebaikan yang dijunjung tinggi dalam masyarakat berdasarkan pada nilai dan norma yang melekat dalam kehidupan bermasyarakat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ciri-Ciri Moral<\/h2>\n\n\n\n<p>Perbedaan moral dan etika yang terdapat dalam masyarakat juga dapat terlihat dalam ciri-cirinya. Moral memiliki karakteristiknya tersendiri, diantaranya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Berkaitan dengan Tanggung Jawab<\/h3>\n\n\n\n<p>Nilai moral pada dasarnya berkaitan erat dengan rasa tanggung jawab. Keberadaan moral dalam diri seorang individu mengakibatkan ia merasa bersalah saat melakukan perilaku menyimpang. Artinya, individu tersebut merasa bertanggung jawab atas perilakunya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Berkaitan dengan hati nurani<\/h3>\n\n\n\n<p>Nilai moral juga berkaitan dengan hati nurani manusia. Pasalnya, nilai moral mengakibatkan munculnya suara hati. Bisa saja berprasangka terhadap seseorang yang menentang nilai maupun memberikan pujian kepada seseorang yang menjalankannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Memiliki sifat formal<\/h3>\n\n\n\n<p>Ciri lain dari nilai moral yaitu memiliki sifat formal yang berlaku di dalamnya. Pasalnya, nilai moral juga mengikutsertakan nilai lain di dalamnya salah satunya adalah sifat formal. Ketika merealisasikan nilai moral dalam perilakunya, seorang individu juga akan berlaku formal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis-Jenis Moral<\/h2>\n\n\n\n<p>Nilai moral memiliki 4 jenis yang terdapat dalam masyarakat, yakni:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Moral Ketuhanan<\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis moral ketuhanan biasanya berkaitan erat dengan nilai keagamaan. Perwujudannya bisa melalui rasa toleransi terhadap agama lainnya, yakni dengan saling menghargai setiap perbedaan beragama.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Moral Ideologi dan Filsafat<\/h3>\n\n\n\n<p>Moral ideologi dan filsafat berkaitan dengan rasa nasionalisme dan semangat kebangsaan. Hal tersebut dapat terlihat dengan adanya perilaku individu dalam menjunjung tinggi nilai Pancasila dan menolak ideologi asing.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Moral Etika dan Kesusilaan<\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis moral ini membahas etika masyarakat dalam menjunjung tinggi nilai berbangsa dan bernegara. Selain itu, moral kesusilaan juga berkaitan dengan tradisi budaya yang berlaku dalam masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Moral Disiplin dan Hukum<\/h3>\n\n\n\n<p>Moral disiplin dan hukum biasanya berhubungan dengan sikap seseorang yang patuh terhadap hukum yang berlaku dalam lingkungan masyarakat dan negara.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pengertian Etika Menurut Ahli<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"625\" height=\"331\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pengertian-Etika-Menurut-Ahli.jpg\" alt=\"Ilustrasi Etika Bekerja \" class=\"wp-image-25822\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pengertian-Etika-Menurut-Ahli.jpg 625w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pengertian-Etika-Menurut-Ahli-300x159.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 625px) 100vw, 625px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Ilustrasi Etika Bekerja I Sumber gambar: Portal TahuPedia<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Perbedaan moral dan etika bisa kamu perhatikan dari pengertiannya. Secara etimologis, etika berasal dari kata<em> ethos<\/em> yang berarti susila atau kelakuan. Berikut adalah pengertian etika yang para ahli kemukakan, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Aristoteles<\/h3>\n\n\n\n<p>Menurut Aristoteles, etika merupakan studi ilmu pengetahuan yang membahas perilaku perbuatan manusia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, etika juga berkaitan dengan adat istiadat yang berlaku dalam masyarakat dan melekat dalam diri individu. Hal ini juga memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap perilaku individu tersebut&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. W.J.S Poerwadarminta<\/h3>\n\n\n\n<p>Poerwadarminta berpendapat, etika merupakan pengetahuan yang berhubungan dengan perilaku baik dan buruk setiap manusia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Louis O. Kattsoff<\/h3>\n\n\n\n<p>Menurut Kattsoff, etika merupakan suatu hal yang berhubungan dengan hukum dasar pembenaran relasi perilaku seorang individu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Sumaryono<\/h3>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, Sumaryono berpendapat etika sebagai suatu studi yang mengenai kebenaran dari suatu perilaku yang dilakukan manusia berdasarkan pada kodrat. Perilaku tersebut biasanya telah melekat dalam diri seseorang.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/teori-konflik-menurut-para-ahli\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Teori Konflik Menurut Para Ahli: Jenis, Faktor Penyebab, dan Dampaknya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ciri-Ciri Etika<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"665\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Ciri-Ciri-Etika.jpg\" alt=\"Membantu Teman \" class=\"wp-image-25823\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Ciri-Ciri-Etika.jpg 1000w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Ciri-Ciri-Etika-300x200.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Ciri-Ciri-Etika-768x511.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Membantu Teman | Sumber gambar: Freepik.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Ada 3 ciri atau karakteristik utama etika yang membedakannya dengan moral, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Bersifat Mutlak atau Absolut<\/h3>\n\n\n\n<p>Etika bersifat mutlak atau absolut, artinya sikap ini tidak mengenal waktu, tempat, dan siapa pelakunya. Sebab, etika merupakan prinsip yang tidak dapat terabaikan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Etika Tetap Berlaku di Berbagai Kondisi<\/h3>\n\n\n\n<p>Perbedaan moral dan etika dapat terlihat pada ciri ini. Seperti yang disebutkan sebelumnya, etika berlaku di berbagai tempat dan kondisi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, meski tidak ada orang lain yang melihatnya, berperilaku sesuai dengan etika dan norma yang berlaku tetaplah penting.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Berkaitan dengan Hati Nurani<\/h3>\n\n\n\n<p>Seperti halnya nilai moral, etika juga memiliki hubungan erat dengan hati nurani manusia. Setiap individu tumbuh dengan perspektif yang berbeda dalam menilai sesuatu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Akan tetapi, pandangan baik dan buruk yang tertanam dalam masyarakat memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap perspektif tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Kondisi ini mengakibatkan dalam hati nurani manusia tumbuh cara pandang terkait baik dan buruk perilaku yang dilakukannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika hendak melakukan kegiatan yang salah, maka hati nurani akan secara tanpa sadar memberikan peringatan. Oleh karena itu, setiap individu akan memepertimbangkan segala perilakunya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis-Jenis Etika<\/h2>\n\n\n\n<p>Adapun jenis-jenis etika yang terdapat dalam masyarakat adalah sebagai berikut, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Etika Filosofis<\/h3>\n\n\n\n<p>Etika jenis filosofis merupakan etika yang muncul akibat adanya aktivitas berpikir dalam diri manusia. Kegiatan ini mengakibatkan munculnya nilai filsafat dalam diri.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Etika Deskriptif<\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis selanjutnya adalah etika deskriptif. Artinya, sebuah usaha dalam menilai perilaku manusia sesuai dengan norma yang berlaku dalam masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Etika Normatif<\/h3>\n\n\n\n<p>Etika jenis ini berhubungan dengan sifat kesusilaan. Pasalnya, pada perilaku individu terdapat tanggapan yang menjadikannya suatu norma sebagai panutan. Norma tersebut merupakan aturan yang menentukan suatu perilaku baik atau buruk.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Etika Deontologi<\/h3>\n\n\n\n<p>Deontologi merupakan kegiatan yang menilai sesuatu baik atau buruk berdasarkan kewajiban yang telah dilakukan. Etika jenis ini juga lebih fokus terhadap motivasi dalam menjalani kewajiban sebagai manusia.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Etika Teleologi<\/h3>\n\n\n\n<p>Etika teleologi berkaitan dengan suatu penilaian baik dan buruk yang berdasarkan pada sebab akibat dari perilaku tersebut. Kegiatan yang bertujuan dan berakibat baik akan dinilai baik oleh masyarakat begitu pula sebaliknya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Moral dan Etika dalam Kehidupan Sehari-hari<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"533\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Contoh-Moral-dan-Etika-dalam-Kehidupan-Sehari-hari.jpg\" alt=\"Jalan dengan Rambu Lalu LIntas \" class=\"wp-image-25824\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Contoh-Moral-dan-Etika-dalam-Kehidupan-Sehari-hari.jpg 800w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Contoh-Moral-dan-Etika-dalam-Kehidupan-Sehari-hari-300x200.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Contoh-Moral-dan-Etika-dalam-Kehidupan-Sehari-hari-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Jalan dengan Rambu Lalu LIntas I Sumber gambar: DisHub Kulon Progo<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Setelah mengetahui berbagai perbedaan modal dan etika, berikut contoh perilaku yang terdapat dalam kehidupan masyarakat yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tidak berlaku rasis terhadap siapapun.<\/li>\n\n\n\n<li>Mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan peraturan berkendara dengan benar.<\/li>\n\n\n\n<li>Mematuhi peraturan yang berlaku dalam masyarakat.<\/li>\n\n\n\n<li>Saling membantu terhadap sesama.<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak mementingkan kepentingan pribadi daripada kepentingan bersama.<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak mengambil apa yang bukan menjadi haknya.<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak menindas yang lemah dan melakukan kekerasan.<\/li>\n\n\n\n<li>Bersyukur atas nikmat Tuhan Yang Maha Esa.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/mengapa-kita-harus-hidup-rukun\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Mengapa Kita Harus Hidup Rukun? Arti, Manfaat &amp; Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sudah Tahu Perbedaan Moral dan Etika Secara Umum?<\/h2>\n\n\n\n<p>Moral dan etika menjadi pedoman manusia utama menjalani hidup yang baik dan benar dalam kehidupan sosial masyarakat. Perbedaan moral dan etika memang ada, namun keduanya penting untuk kamu pelajari.<\/p>\n\n\n\n<p>Moral merupakan ajaran kebenaran, sedangkan etika perilaku yang benar. Apabila moral menjadi pelajaran hidup yang benar, etika adalah tindakan dalam melaksanakan moral tersebut. Moral menilai perilaku secara khusus, sedangkan etika memandang perilaku secara umum.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memiliki hubungan yang erat, nyatanya terdapat beberapa perbedaan moral dan etika yang perlu untuk dipelajari. Cari tahu di sini!<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":25820,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"class_list":["post-25817","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sosiologi","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50","no-featured-image-padding"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perbedaan Moral dan Etika, Ciri, Jenis, serta Contohnya - Hotelier Studi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan Moral dan Etika, Ciri, Jenis, serta Contohnya - Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Memiliki hubungan yang erat, nyatanya terdapat beberapa perbedaan moral dan etika yang perlu untuk dipelajari. Cari tahu di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-07T17:28:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/ethics-2991600_640.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"453\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/\"},\"author\":{\"name\":\"Linda Yulita\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\"},\"headline\":\"Perbedaan Moral dan Etika, Ciri, Jenis, serta Contohnya\",\"datePublished\":\"2023-12-07T17:28:49+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/\"},\"wordCount\":1198,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/ethics-2991600_640.jpg\",\"articleSection\":[\"Sosiologi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/\",\"name\":\"Perbedaan Moral dan Etika, Ciri, Jenis, serta Contohnya - Hotelier Studi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/ethics-2991600_640.jpg\",\"datePublished\":\"2023-12-07T17:28:49+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/ethics-2991600_640.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/ethics-2991600_640.jpg\",\"width\":640,\"height\":453,\"caption\":\"Perbedaan Moral dan Etika, Ciri, Jenis, serta Contohnya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perbedaan Moral dan Etika, Ciri, Jenis, serta Contohnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"description\":\"Media Digital Pendidikan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"width\":285,\"height\":70,\"caption\":\"Hotelier Studi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\",\"name\":\"Linda Yulita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Linda Yulita\"},\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan Moral dan Etika, Ciri, Jenis, serta Contohnya - Hotelier Studi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perbedaan Moral dan Etika, Ciri, Jenis, serta Contohnya - Hotelier Studi","og_description":"Memiliki hubungan yang erat, nyatanya terdapat beberapa perbedaan moral dan etika yang perlu untuk dipelajari. Cari tahu di sini!","og_url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/","og_site_name":"Hotelier Studi","article_published_time":"2023-12-07T17:28:49+00:00","og_image":[{"width":640,"height":453,"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/ethics-2991600_640.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Linda Yulita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Linda Yulita","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/"},"author":{"name":"Linda Yulita","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5"},"headline":"Perbedaan Moral dan Etika, Ciri, Jenis, serta Contohnya","datePublished":"2023-12-07T17:28:49+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/"},"wordCount":1198,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/ethics-2991600_640.jpg","articleSection":["Sosiologi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/","name":"Perbedaan Moral dan Etika, Ciri, Jenis, serta Contohnya - Hotelier Studi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/ethics-2991600_640.jpg","datePublished":"2023-12-07T17:28:49+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/#primaryimage","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/ethics-2991600_640.jpg","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/ethics-2991600_640.jpg","width":640,"height":453,"caption":"Perbedaan Moral dan Etika, Ciri, Jenis, serta Contohnya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/perbedaan-moral-dan-etika\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan Moral dan Etika, Ciri, Jenis, serta Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","name":"Hotelier Studi","description":"Media Digital Pendidikan Terpercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization","name":"Hotelier Studi","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","width":285,"height":70,"caption":"Hotelier Studi"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5","name":"Linda Yulita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Linda Yulita"},"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25817","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25817"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25817\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25827,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25817\/revisions\/25827"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25820"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25817"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25817"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25817"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}