{"id":2676,"date":"2025-01-02T00:25:11","date_gmt":"2025-01-01T17:25:11","guid":{"rendered":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?p=2676"},"modified":"2025-01-02T00:25:11","modified_gmt":"2025-01-01T17:25:11","slug":"wawancara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/","title":{"rendered":"Wawancara: Pengertian, Jenis, Teknik, Langkah &amp; Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Wawancara atau <em>interview<\/em> adalah kegiatan tanya jawab yang melibatkan pewawancara dan narasumber atau informan. Kegiatan ini berisi percakapan yang bersifat dua arah, artinya pewawancara dan narasumber saling memberikan <em>feedback<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengenal Apa Itu Wawancara?<\/h2>\n\n\n\n<p>Seperti penjelasan sebelumnya, kegiatan satu ini berisi percakapan formal dan non-formal, tergantung pada topik dan narasumber yang diwawancarai. Kegiatan ini bisa melibatkan lebih dari dua orang untuk saling bertukar informasi yang dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya, kegiatan <em>interview<\/em> dilakukan secara langsung atau tatap muka. Namun, karena sudah ada teknologi dan media sosial, kegiatan ini bisa dilakukan secara tidak langsung, yaitu melalui panggilan telefon, video, dan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Wawancara adalah salah satu bentuk komunikasi lisan yang terstruktur. Artinya, kegiatan ini tidak boleh dilakukan secara sembarangan dan harus mengikuti kaidah atau teknik <em>interview<\/em> yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski terlihat mudah, tidak semua orang bisa melakukan kegiatan <em>interview<\/em> secara baik dan benar berdasarkan ketentuan yang berlaku. Sebab, dalam kegiatan <em>interview<\/em> harus menghasilkan data atau informasi untuk mencapai tujuan tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis-Jenis Wawancara<\/h2>\n\n\n\n<p><em>Interview<\/em> terbagi dalam dua jenis kategori. Dua jenis kategori <em>interview<\/em> tersebut meliputi kategori pelaksanaan dan kategori narasumber atau sasaran penjawab. Berikut rangkumannya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Jenis Interview Berdasarkan Kategori Pelaksanaan<\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam kategori pelaksanaannya, <em>interview<\/em> terbagi menjadi 7 jenis. Di mana masing-masing jenis tersebut memiliki fungsi dan penerapan yang berbeda-beda. Berikut 7 jenis <em>interview<\/em> berdasarkan kategori pelaksanaannya:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Interview Bebas<\/h4>\n\n\n\n<p>Pertama ada jenis <em>interview<\/em> bebas. Seperti namanya, pewawancara memiliki kebebasan untuk mengajukan pertanyaan apa saja kepada narasumber atau responden.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski memiliki kebebasan, pewawancara harus memperhatikan keterkaitan topik dengan isi pertanyaan yang diajukan. Jika tidak, maka arah pertanyaan menjadi tidak terkendali dan tujuan dari <em>interview<\/em> pun tidak maksimal.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Interview Terpimpin<\/h4>\n\n\n\n<p>Kedua, ada jenis <em>interview<\/em> terpimpin, yaitu pewawancara sudah dibekali oleh pertanyaan yang lengkap dan terperinci sesuai dengan topiknya. Bisa dikatakan, <em>interview<\/em> terpimpin ini berbeda dengan <em>interview<\/em> bebas yang isi pertanyaannya tidak terperinci dengan jelas.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menerapkan jenis <em>interview<\/em> satu ini, pewawancara harus menulis beberapa pertanyaan yang nantinya akan diajukan kepada narasumber atau responden. <em>List<\/em> atau daftar pertanyaan <em>interview<\/em> ini akan diseleksi untuk mendapatkan pertanyaan yang berbobot dan bisa menggali informasi lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Interview Bebas Terpimpin<\/h4>\n\n\n\n<p>Ketiga, ada wawancara bebas terpimpin, yaitu gabungan antara jenis <em>interview<\/em> bebas dengan <em>interview<\/em> terpimpin. Jadi, nantinya pewawancara akan menggabungkan <em>interview<\/em> bebas dan terpimpin saat pelaksanaannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Supaya tidak keliru, dalam pelaksanaan <em>interview<\/em> bebas terpimpin ini pewawancara harus membuat daftar pertanyaan sesuai dengan topik dan informasi yang ingin digali. Setelah itu, pewawancara bebas mengembangkan pertanyaan tersebut agar data yang didapatkan semakin lengkap.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Interview Panel<\/h4>\n\n\n\n<p>Selanjutnya ada jenis <em>interview<\/em> panel, yaitu <em>interview<\/em> yang dilakukan oleh beberapa orang atau sekelompok yang berisi banyak orang. Jenis <em>interview<\/em> ini bertujuan untuk mendapatkan data informasi atau pendapat narasumber lebih luas, kemudian mengevaluasi para narasumber dari berbagai sudut pandang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">5. Interview Individual<\/h4>\n\n\n\n<p>Jenis kelima ada <em>interview<\/em> individual. Seperti namanya, jenis satu ini dilakukan secara individu atau sendiri, tanpa melibatkan banyak orang. Sederhananya <em>interview<\/em> individual kebalikan dari <em>interview<\/em> panel.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Interview<\/em> yang masuk ke dalam jenis individual adalah <em>interview<\/em> kerja. Proses wawancara ini hanya melibatkan satu orang, yaitu HRD atau supervisor perusahaan dengan para calon karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan dari <em>interview<\/em> kerja tersebut adalah untuk mencari kecocokan calon karyawan dengan posisi yang dilamar. Selain itu, tujuan kegiatan <em>interview<\/em> ini juga mengenal pribadi calon karyawan secara langsung.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">6. Interview Melalui Telepon<\/h4>\n\n\n\n<p>Dalam pelaksanaannya, jenis <em>interview<\/em> satu ini dilakukan melalui sambungan telepon antara pewawancara dengan narasumber atau responden.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Interview<\/em> melalui sambungan telepon digunakan jika narasumber dan pewawancara berada di lokasi yang berbeda dan tidak memungkinkan untuk bertemu langsung karena alasan tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis <em>interview<\/em> ini sudah banyak digunakan, karena dianggap lebih efektif menggali informasi dari narasumber yang jauh. Bahkan, acara-acara di TV sudah lama menggunakan jenis <em>interview<\/em> ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu kelebihan dari jenis <em>interview<\/em> melalui sambungan telepon adalah tidak terbatas oleh ruang dan waktu.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan kekurangan dari jenis <em>interview<\/em> ini adalah koneksi telepon seluler yang jelek, sehingga menimbulkan <em>noise<\/em> atau terputusnya panggilan telepon. Hal ini akan mengharuskan pewawancara untuk melakukan panggilan ulang dan mengajukan pertanyaan yang belum terjawab.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">7. Interview Melalui Video<\/h4>\n\n\n\n<p>Selain sambungan telepon, wawancara juga bisa dilakukan melalui panggilan video, seperti Zoom, Skype, Google Meet, atau melalui WhatsApp.<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis <em>interview<\/em> ini hampir sama seperti <em>interview<\/em> melalui sambungan telepon. Hanya saja dalam praktiknya, panggilan video akan menampilkan wajah narasumber atau responden.<\/p>\n\n\n\n<p>Wajah narasumber yang muncul akan membuat kegiatan <em>interview<\/em> lebih kredibel dan jawaban dari narasumber bisa dipertanggung jawabkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski begitu, <em>interview<\/em> melalui panggilan video ini juga memiliki kekurangan yang harus diketahui oleh pewawancara, agar bisa mengatasi permasalahan yang mungkin terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu masalah yang bisa menjadi kekurangan dari jenis <em>interview<\/em> ini adalah koneksi internet yang tidak bagus. Koneksi internet yang terganggu bisa membuat panggilan video terjeda atau bahkan terputus.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Jenis Interview Berdasarkan Narasumber atau Responden<\/h3>\n\n\n\n<p>Kategori kedua ada <em>interview<\/em> berdasarkan narasumber atau responden. Jenis ini juga bisa ditentukan berdasarkan tujuan <em>interview<\/em>. Dalam kategori ini, <em>interview<\/em> terbagi menjadi 5 jenis, yaitu<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Research Interview<\/h4>\n\n\n\n<p><em>Research<\/em> atau riset <em>interview<\/em> digunakan oleh pewawancara untuk mendapatkan data riset atau penelitian. Karena sifatnya sangat penting, jenis wawancara ini harus terstruktur dan penerapannya cenderung formal.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, narasumber atau responden <em>research interview<\/em> adalah orang-orang yang memiliki informasi penting yang terkait dengan data riset atau penelitian yang sedang dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Diagnostic Interview<\/h4>\n\n\n\n<p>Kedua, ada <em>diagnostic interview<\/em>. Jenis <em>interview<\/em> ini hanya digunakan di dalam dunia medis atau kesehatan. Sebab, tujuan dari <em>diagnostic interview<\/em> adalah memahami bagaimana gejala-gejala yang dialami oleh pasien untuk mendiagnosis suatu penyakit.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena hanya bisa digunakan dalam lingkungan medis atau kesehatan, biasanya pewawancara memiliki latar belakang atau tujuan tentang dunia kesehatan. Sedangkan narasumber atau responden dari <em>diagnostic interview<\/em> adalah para pasien, baik yang rawat inap atau rawat jalan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Consultation Interview<\/h4>\n\n\n\n<p>Ketiga, ada jenis <em>consultation <\/em>atau konsultasi <em>interview<\/em>. Seperti namanya, <em>consultation interview<\/em> berbentuk konsultasi yang biasa dilakukan oleh lingkungan pendidikan hingga perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan dari konsultasi <em>interview<\/em> ini adalah menemukan solusi untuk mengatasi sebuah masalah. Contohnya, konsultasi yang dilakukan oleh Guru Bimbingan Konseling (BK) kepada siswa yang memiliki masalah.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Screening Interview<\/h4>\n\n\n\n<p>Keempat, ada jenis <em>screening interview<\/em>, yaitu wawancara yang digunakan untuk tujuan seleksi beberapa orang hanya dalam waktu singkat. Jenis <em>interview<\/em> satu ini biasanya digunakan oleh perusahaan untuk mencari karyawan yang sesuai dengan kandidat perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">5. Intake Interview<\/h4>\n\n\n\n<p>Terakhir, ada jenis <em>intake interview<\/em>. Jenis <em>interview<\/em> ini digunakan untuk mengetahui apa saja keinginan atau motivasi narasumber sebelum mengikuti <em>treatment<\/em> yang ditawarkan. Contoh penerapan dari <em>intake interview<\/em> yaitu <em>interview<\/em> dokter kecantikan dengan pasiennya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fungsi dan Tujuan dari Wawancara<\/h2>\n\n\n\n<p><em>Interview <\/em>adalah kegiatan yang digunakan untuk mengumpulkan informasi atau data dengan cara bertanya kepada narasumber yang dipilih. Hal-hal yang melibatkan <em>interview<\/em> adalah seleksi kerja, jurnalisme, riset, konseling, dan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan utama <em>interview<\/em> adalah mendapatkan informasi yang berguna untuk berbagai kepentingan yang sudah ditentukan. Selain itu, <em>interview<\/em> juga bisa berfungsi untuk mengetahui jati diri seseorang, mulai dari kemampuan, minat, dan pengalaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui <em>interview<\/em> ini, pewawancara akan memberikan penilaian atau pendapat tentang narasumbernya. Misalnya, cocok atau tidaknya dengan posisi kerja yang ditawarkan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika dalam dunia kerja, <em>interview<\/em> digunakan untuk mendapatkan karyawan yang sesuai. Maka, dalam dunia riset, <em>interview<\/em> digunakan untuk mengumpulkan data seseorang atau suatu kelompok yang bertujuan untuk mengetahui pengalaman, pendapat, dan sikap narasumber terhadap masalah atau isu yang diteliti.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan dalam dunia jurnalisme, <em>interview<\/em> digunakan untuk mengumpulkan informasi mengenai isu atau topik berita yang akan dimuat dalam artikel atau dinaikkan menjadi berita TV.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, <em>interview<\/em> dalam dunia terapi digunakan untuk mendapatkan informasi tentang masalah yang dihadapi oleh narasumber, dalam hal ini sebagai klien. Tujuan <em>interview<\/em> ini untuk membantu mereka menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, fungsi atau tujuan dari wawancara setiap bidang berbeda-beda. Sebab, kegunaan <em>interview<\/em> akan disesuaikan dengan tujuan dari pewawancara.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3 Teknik Melakukan Interview<\/h2>\n\n\n\n<p>Melakukan <em>interview<\/em> harus berpatokan pada teknik-teknik dasar, agar <em>interview<\/em> berjalan lancar dan informasi yang didapatkan pun sesuai harapan. Agar tidak keliru, berikut 3 teknik <em>interview<\/em> yang bisa ditiru:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pemilihan Responden atau Narasumber<\/h3>\n\n\n\n<p>Teknik pertama adalah menentukan atau memilih siapa narasumber yang akan diwawancarai. Jika pemilihan narasumber dilakukan tidak tepat, maka hasil <em>interview<\/em> yang diperoleh pun tidak sesuai dengan harapan.<\/p>\n\n\n\n<p>Menentukan narasumber memang tidak mudah. Pastikan narasumber atau responden yang akan diwawancarai bisa memberikan informasi atau data-data penting.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemilihan narasumber juga berperan penting dalam seleksi kerja. Jika pemilihan narasumber sudah tepat, maka HRD tidak perlu membuang banyak waktu dan tenaga dalam proses perekrutan karyawan baru.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Mempersiapkan Wawancara dengan Baik<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika pemilihan responden atau narasumber sudah tepat, teknik selanjutnya adalah menyiapkan daftar pertanyaan yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Pastikan daftar pertanyaan berisi poin-poin penting yang berkaitan dengan tujuan <em>interview<\/em>. Contoh, pertanyaan dalam <em>interview<\/em> kerja bisa mencakup pengalaman, kemampuan, dan motivasi narasumber.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan untuk <em>interview<\/em> jurnalistik, pertanyaan harus meliputi unsur 5W+1H dan berkaitan dengan berita yang akan diangkat menjadi artikel atau berita TV.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara dalam riset atau penelitian, pertanyaan yang bisa diajukan oleh pewawancara meliputi pendapat, pandangan, dan sikap narasumber terhadap masalah yang dijadikan sebagai penelitian.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, di dalam dunia terapi, pertanyaan yang diajukan harus bisa menggali informasi narasumber sebanyak-banyaknya. Isi pertanyaan tersebut bisa berupa pengalaman hingga masalah yang dihadapi.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika pertanyaan-pertanyaan tersusun dengan benar, maka informasi yang didapatkan pun bisa dijadikan sebagai acuan untuk penilaian dan mengambil keputusan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Memperhatikan Hal-Hal saat Interview<\/h3>\n\n\n\n<p>Teknik terakhir adalah memperhatikan hal-hal saat melakukan <em>interview<\/em>. Tujuannya agar <em>interview<\/em> berjalan dengan nyaman, baik untuk pewawancara dan narasumbernya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal pertama yang harus diperhatikan oleh pewawancara adalah bersikap sopan dan menggunakan bahasa yang santun. Hindari kata-kata yang bisa menyinggung perasaan narasumber, karena bisa mempengaruhi suasana <em>interview<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Kedua adalah membuat narasumber nyaman. Jangan mengajukan pertanyaan yang bersifat menekan atau membuat narasumber tidak nyaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ketiga adalah melibatkan narasumber untuk aktif selama wawancara berlangsung. Buatlah suasana <em>interview<\/em> berjalan dua arah atau <em>feedback<\/em> dari narasumber.<\/p>\n\n\n\n<p>Terakhir adalah melakukan analisis hasil <em>interview<\/em> yang diperoleh. Analisis dilakukan dengan mengumpulkan atau mengelompokkan data dari narasumber. Selanjutnya, membuat kesimpulan dari hasil <em>interview<\/em> tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Teks Wawancara<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"725\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Contoh-Teks-Wawancara-725x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2677\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Contoh-Teks-Wawancara-725x1024.jpg 725w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Contoh-Teks-Wawancara-212x300.jpg 212w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Contoh-Teks-Wawancara.jpg 750w\" sizes=\"auto, (max-width: 725px) 100vw, 725px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Dokumen.Tips<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sudah Siap Melakukan Wawancara?<\/h2>\n\n\n\n<p><em>Interview <\/em>adalah kegiatan yang banyak digunakan oleh berbagai bidang, mulai dari dunia kerja, terapi, jurnalistik, hingga riset atau penelitian. Setiap bidang memiliki tujuan yang berbeda-beda, sehingga penerapannya juga tidak sama.Secara umum, wawancara terbagi menjadi dua kategori, yaitu berdasarkan pelaksanaannya dan berdasarkan narasumber atau tujuannya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wawancara atau interview adalah kegiatan tanya jawab yang melibatkan pewawancara dan narasumber atau informan. Kegiatan ini berisi percakapan yang bersifat<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2678,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[586],"class_list":["post-2676","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bahasa-indonesia","tag-wawancara","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50","no-featured-image-padding"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Wawancara: Pengertian, Jenis, Teknik, Langkah &amp; Contohnya - Hotelier Studi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Wawancara: Pengertian, Jenis, Teknik, Langkah &amp; Contohnya - Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Wawancara atau interview adalah kegiatan tanya jawab yang melibatkan pewawancara dan narasumber atau informan. Kegiatan ini berisi percakapan yang bersifat\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-01T17:25:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/pexels-george-milton-6953853.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"427\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/\"},\"author\":{\"name\":\"Linda Yulita\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\"},\"headline\":\"Wawancara: Pengertian, Jenis, Teknik, Langkah &amp; Contohnya\",\"datePublished\":\"2025-01-01T17:25:11+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/\"},\"wordCount\":1623,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/pexels-george-milton-6953853.jpg\",\"keywords\":[\"wawancara\"],\"articleSection\":[\"Bahasa Indonesia\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/\",\"name\":\"Wawancara: Pengertian, Jenis, Teknik, Langkah &amp; Contohnya - Hotelier Studi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/pexels-george-milton-6953853.jpg\",\"datePublished\":\"2025-01-01T17:25:11+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/pexels-george-milton-6953853.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/pexels-george-milton-6953853.jpg\",\"width\":640,\"height\":427,\"caption\":\"Wawancara: Pengertian, Jenis, Teknik, Langkah & Contohnya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawancara: Pengertian, Jenis, Teknik, Langkah &amp; Contohnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"description\":\"Media Digital Pendidikan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"width\":285,\"height\":70,\"caption\":\"Hotelier Studi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\",\"name\":\"Linda Yulita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Linda Yulita\"},\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Wawancara: Pengertian, Jenis, Teknik, Langkah &amp; Contohnya - Hotelier Studi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Wawancara: Pengertian, Jenis, Teknik, Langkah &amp; Contohnya - Hotelier Studi","og_description":"Wawancara atau interview adalah kegiatan tanya jawab yang melibatkan pewawancara dan narasumber atau informan. Kegiatan ini berisi percakapan yang bersifat","og_url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/","og_site_name":"Hotelier Studi","article_published_time":"2025-01-01T17:25:11+00:00","og_image":[{"width":640,"height":427,"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/pexels-george-milton-6953853.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Linda Yulita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Linda Yulita","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/"},"author":{"name":"Linda Yulita","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5"},"headline":"Wawancara: Pengertian, Jenis, Teknik, Langkah &amp; Contohnya","datePublished":"2025-01-01T17:25:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/"},"wordCount":1623,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/pexels-george-milton-6953853.jpg","keywords":["wawancara"],"articleSection":["Bahasa Indonesia"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/","name":"Wawancara: Pengertian, Jenis, Teknik, Langkah &amp; Contohnya - Hotelier Studi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/pexels-george-milton-6953853.jpg","datePublished":"2025-01-01T17:25:11+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/#primaryimage","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/pexels-george-milton-6953853.jpg","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/pexels-george-milton-6953853.jpg","width":640,"height":427,"caption":"Wawancara: Pengertian, Jenis, Teknik, Langkah & Contohnya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wawancara\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawancara: Pengertian, Jenis, Teknik, Langkah &amp; Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","name":"Hotelier Studi","description":"Media Digital Pendidikan Terpercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization","name":"Hotelier Studi","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","width":285,"height":70,"caption":"Hotelier Studi"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5","name":"Linda Yulita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Linda Yulita"},"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2676","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2676"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2676\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2679,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2676\/revisions\/2679"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2678"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2676"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2676"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2676"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}