{"id":27454,"date":"2023-12-08T00:34:38","date_gmt":"2023-12-07T17:34:38","guid":{"rendered":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?p=27454"},"modified":"2023-12-08T00:34:38","modified_gmt":"2023-12-07T17:34:38","slug":"transmitter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/","title":{"rendered":"Transmitter: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Transmitter<\/em><em> <\/em>adalah perangkat yang sering kali terabaikan tetapi memegang peran sangat penting dalam komunikasi modern yang mana semakin terhubung. Tanpa alat tersebut, sebagian besar teknologi komunikasi yang kita nikmati hari ini seperti televisi hingga perangkat <em>wireless <\/em>tidak akan mungkin berfungsi dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebab, sejatinya perangkat pemancar ini merupakan alat pendukung utama proses pengiriman data jarak jauh. Anda bisa memahami semua teori dasar, fungsi, dan prinsip kerjanya dengan membaca artikel di bawah ini sampai selesai, ya!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Transmitter?<\/h2>\n\n\n\n<p><em>Transmitter<\/em><em> <\/em>atau pemancar<em> <\/em>adalah sebuah instrumentasi yang memiliki kemampuan menerima sinyal atau data, memproses, dan mengubahnya menjadi arus listrik. Sehingga data bisa terkirim melalui suatu media (<em>wireless<\/em> atau kabel), walaupun jaraknya jauh.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam bidang komunikasi, <em>transmitter<\/em><em> <\/em>merupakan alat pemancar sinyal seperti gelombang radio. Pemancar mengubah data, suara, tulisan, hingga bahkan gambar menjadi arus listrik, kemudian mengalir melalui kabel telepon hingga bisa terkirim ke penerima.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan dalam bidang sensor atau sistem kendali, <em>transmitter<\/em><em> <\/em>adalah alat yang menstandarkan sinyal transduser, sehingga kontroler bisa menerimanya. Baik itu sinyal radio atau telepon, temperatur, tekanan, hingga bahkan kelembapan udara.<\/p>\n\n\n\n<p>Transduser adalah alat pengubah energi fisik (suhu dan tekanan) menjadi listrik. Misalnya, setiap pengukuran sensor 1\u00baC membuat transduser mengeluarkan output 10 mV (milivolt). Kemudian kontroler akan menerjemahkan <em>output <\/em>tersebut menjadi nilai suhu 1\u00baC.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fungsi Transmitter<\/h2>\n\n\n\n<p>Alat pemancar ini menjalankan berbagai fungsi penting, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mengirimkan data, sinyal elektrik, atau berbagai macam informasi yang manusia butuhkan.<\/li>\n\n\n\n<li>Melengkapi teknologi informasi yang mana dapat mengirimkan gelombang sinyal melalui gelombang radio atau elektromagnetik.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengirimkan berbagai macam informasi yang berkaitan dengan kondisi Bumi. Contohnya seperti suhu, kelembapan udara, tinggi air laut, hingga risiko bencana alam.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengirimkan berbagai data di bidang industri, seperti kelistrikan, pengolahan minyak bumi, kepadatan bahan baku, hingga bahkan data cairan pada produksi makanan atau minuman.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Prinsip Kerja Transmitter<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Prinsip-Kerja-Transmitter-1024x683.jpg\" alt=\"Prinsip Kerja Transmitter\" class=\"wp-image-27456\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Prinsip-Kerja-Transmitter-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Prinsip-Kerja-Transmitter-300x200.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Prinsip-Kerja-Transmitter-768x512.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Prinsip-Kerja-Transmitter-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Prinsip-Kerja-Transmitter.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Prinsip Kerja Transmitter | Sumber Gambar: blog.indonetwork.co.id<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Pada umumnya, alat pemancar menggunakan dua macam sinyal untuk mentransmisikan data, yaitu sistem <em>pneumatic <\/em>dan elektronik (<em>electric<\/em>). Berikut ini penjelasan cara kerja dari masing-masing jenis sinyal:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Prinsip Kerja Transmitter Pneumatic<\/h3>\n\n\n\n<p>Transmitter <em>pneumatic <\/em>adalah perangkat transmisi yang menggunakan udara bertekanan sebesar 3 sampai 15 psi (<em>pound-force per square inch<\/em>) untuk mengirim sinyal ke <em>receiver<\/em>. Pemancar <em>pneumatic <\/em>memiliki prinsip kerja mekanis dengan memanfaatkan bagian berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">a. Sensing Element<\/h4>\n\n\n\n<p>Elemen <em>sensing <\/em>adalah komponen yang bertugas menerima tekanan dari fluida yang diukur. Secara umum, terdapat dua elemen <em>sensing <\/em>yang beroperasi, yaitu elemen <em>sensing high side<\/em> dan elemen <em>sensing low side<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tekanan dari kedua elemen tersebut kemudian berguna untuk menggerakkan <em>flapper <\/em>yang mengendalikan aliran udara keluar. Contoh dari <em>sensing element<\/em> adalah <em>remote seal diaphragm<\/em> pada <em>pressure <\/em><em>transmitter<\/em><em>, <\/em>RTD (<em>resistance temperature <\/em><em>detector<\/em>) dan <em>thermocouple<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">b. Flapper dan Nozzle<\/h4>\n\n\n\n<p><em>Flapper <\/em>dan <em>nozzle <\/em>adalah dua komponen kunci dalam pemancar tekanan yang berperan dalam mengubah tekanan menjadi sinyal mekanis dengan <em>range<\/em> tertentu. Caranya adalah dengan membuka atau menutup udara yang keluar dari <em>nozzle<\/em> sesuai besar tekanan yang diterima oleh <em>sensing element<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">c. Air Relay<\/h4>\n\n\n\n<p><em>Air relay<\/em> adalah sebuah komponen yang digunakan untuk mengatur aliran udara dalam sistem transmisi tekanan. Tujuan penggunaannya adalah agar keluaran udara bisa terkendali melalui <em>flapper<\/em> dan <em>nozzle<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">d. Span dan Zero Adjuster<\/h4>\n\n\n\n<p><em>Span <\/em>dan <em>zero adjuster<\/em> adalah dua komponen penting dalam <em>transmitter<\/em><em> <\/em>tekanan yang memungkinkan pengaturan dan kalibrasi yang tepat agar memberikan hasil pengukuran yang akurat sesuai dengan kebutuhan aplikasi. Fungsi <em>span<\/em> dan <em>zero adjuster<\/em> yaitu untuk menentukan <em>range<\/em> pada suatu pemancar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">e. Belows<\/h4>\n\n\n\n<p><em>Belows <\/em>adalah bagian tabung fleksibel terbuat dari bahan khusus yang dapat melengkung atau mengembang dan mengempis ketika menerima tekanan atau terisi udara. Bagian ini bertugas untuk melawan hasil gaya dari <em>sensing element<\/em> terhadap <em>flapper,<\/em> supaya <em>flapper<\/em> tidak bergerak secara berlebihan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Prinsip Kerja Transmitter Elektronik<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Transmitter<\/em><em> <\/em>elektronik adalah transmisi yang menggunakan sinyal elektrik untuk mengirim sinyal. Transmisi ini menggunakan <em>range <\/em>sebesar 4-20 mA (miliampere) dan 1-5 VDC (<em>volt direct current<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p>Prinsip kerja perangkat pemancar elektronik hampir sama dengan <em>pneumatic<\/em>. Hanya saja pemancar elektronik menggunakan prinsip kerja elektrik dengan kabel biasa atau listrik.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan pemancar <em>pneumatic <\/em>menggunakan prinsip kerja mekanis yaitu dengan udara bertekanan. Jadi respon yang lebih cepat adalah pemancar elektronik, bukan <em>pneumatic<\/em>. Bagian-bagian <em>transmitter<\/em><em> <\/em>elektronik adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><em>Sensing element<\/em> sebagai pengukur besaran.<\/li>\n\n\n\n<li><em>Displayer screen<\/em> sebagi penampil hasil pengukuran.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li><em>Filter current<\/em> sebagai penerima tegangan <em>input<\/em>.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Sejumlah pemancar menggunakan tegangan masukan dari sumber daya sebesar 110\/220\/240 VAC (arus bolak-balik) sebagai masukan dan menghasilkan keluaran sebesar 24 VDC (arus searah) ke sistem pengendali terdistribusi (DCS) serta mengonversi besaran yang diukur menjadi keluaran arus sebesar 4-20 mA ke DCS.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pemrosesan pada Transmitter<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Fungsi-Transmitter.png\" alt=\"Perangkat Pemroses pada Transmitter\" class=\"wp-image-27457\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Fungsi-Transmitter.png 800w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Fungsi-Transmitter-300x225.png 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Fungsi-Transmitter-768x576.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Perangkat Pemroses pada Transmitter | Sumber Gambar: Wikipedia.org<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Ada beberapa proses yang terjadi pada <em>transmitter<\/em>, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Input atau Sensor<\/h3>\n\n\n\n<p>Transformasi data menjadi sinyal listrik sebenarnya dilakukan di luar pemancar melalui penggunaan komponen transduser atau sensor. Sensor mentransformasi suara, tekanan, dan elemen lainnya menjadi sinyal listrik yang kemudian diterima oleh pemancar sebagai sinyal AC yang membawa informasi yang ingin dikirimkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Modulasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Proses selanjutnya adalah modulasi, yang melibatkan penggabungan informasi ke dalam sinyal <em>carrier <\/em>sehingga dapat dipancarkan ke dalam medium terbuka. Data mengenai frekuensi, amplitudo, dan panjang gelombang digunakan untuk mengubah karakteristik sinyal <em>carrier<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Encoding<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Encoding <\/em>adalah tahap transformasi sinyal listrik menjadi kode biner. Dalam modulasi langsung, pemancar hanya memiliki satu <em>port <\/em>input, yang berarti ia hanya mengirimkan informasi dari satu kanal. Penerapan <em>encoding<\/em> memungkinkan <em>transmitter<\/em><em> <\/em>untuk memproses lebih dari satu sumber informasi secara bersamaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Mixer<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Mixer <\/em>berfungsi untuk menggabungkan dua atau lebih <em>input <\/em>menjadi satu <em>output<\/em>. Bagian ini sangat berguna pada pemancar yang memiliki beberapa sumber informasi yang perlu digabungkan. Namun, beberapa pemancar mungkin tidak memerlukan penggunaan perangkat <em>mixer<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Amplifier<\/h3>\n\n\n\n<p>Sinyal <em>carrier <\/em>setelah proses modulasi sering kali memiliki frekuensi yang rendah sehingga memerlukan penguatan untuk memastikan bahwa sinyal tersebut dapat dipancarkan dengan baik. Semakin kuat sinyal, semakin jauh jarak yang dapat dicapai. Proses penguatan ini dilakukan menggunakan perangkat <em>amplifier<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Antena Tuner<\/h3>\n\n\n\n<p>Penyesuaian impedansi antara pemancar dan antena diperlukan untuk memastikan pengiriman daya ke antena optimal dan mencegah terjadinya <em>standing waves<\/em>. <em>Standing waves<\/em> merupakan kondisi di mana daya dipantulkan kembali dari antena ke pemancar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Alat Pemrosesan dari Transmitter<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"892\" height=\"534\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Screenshot-2023-11-10-191635-1.jpg\" alt=\"Contoh Alat Transmitter\" class=\"wp-image-27459\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Screenshot-2023-11-10-191635-1.jpg 892w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Screenshot-2023-11-10-191635-1-300x180.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Screenshot-2023-11-10-191635-1-768x460.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 892px) 100vw, 892px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Contoh Alat Transmitter | Sumber Gambar: Gesainstech.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Ada beberapa alat yang menjadi contoh pemrosesan pada sebuah pemancar. Untuk lebih jelasnya, berikut daftar alat-alatnya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Mikrofon<\/h3>\n\n\n\n<p>Mikrofon memiliki fungsi untuk mengubah suara menjadi sinyal listrik yang lebih kuat. Prosesnya melibatkan pengubahan getaran suara melalui udara menjadi sinyal listrik. Getaran suara yang tertangkap oleh mikrofon kemudian ditransmisikan ke pemancar, di mana sinyal tersebut akan direspon.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Amplifier<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Amplifier <\/em>adalah perangkat yang digunakan untuk memperkuat sinyal yang masih lemah menjadi lebih kuat. Bagian <em>amplifier <\/em>memiliki berbagai jenis tergantung pada kebutuhan spesifiknya. Selain itu, perangkat ini juga dilengkapi dengan <em>tuner<\/em>, <em>filter audio<\/em>, dan <em>equalizer<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Antena<\/h3>\n\n\n\n<p>Antena yang digunakan pada perangkat radio dan televisi berperan penting dalam menangkap sinyal dan memastikan kualitas siaran menjadi jelas. Jenis antena bervariasi, dan pemilihan tergantung pada kesesuaian dengan perangkat elektronik untuk penerimaan siaran.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><a href=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pasteurisasi-adalah\" target=\"_blank\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/pasteurisasi-adalah\" rel=\"noreferrer noopener\">Baca Juga : Pasteurisasi Adalah: Pengertian, Cara Kerja, dan Produknya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sudah Paham dengan Fungsi Transmitter?<\/h2>\n\n\n\n<p>Secara umum, perangkat yang mampu mengirimkan dan mengolah data atau informasi bisa terkategori sebagai <em>transmitter<\/em>. Hanya saja, sistem kerja dan fungsinya yang berbeda satu sama lain.&nbsp;Dengan adanya pemancar sinyal ini tentu sangat membantu kerja alat-alat elektronik sehingga penggunaannya lebih optimal. Anda bisa mendapatkan perangkat ini dengan membelinya secara <em>online<\/em>, dengan rentang harga jutaan rupiah. Karena memang perangkat ini berguna untuk kebutuhan komersial besar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam pengiriman sinyal dan komunikasi modern, transmitter adalah perangkat yang sangat krusial. Pahami fungsi hingga cara kerjanya di sini!<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":27455,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2067],"tags":[],"class_list":["post-27454","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknologi","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50","no-featured-image-padding"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Transmitter: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh - Hotelier Studi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Transmitter: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh - Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam pengiriman sinyal dan komunikasi modern, transmitter adalah perangkat yang sangat krusial. Pahami fungsi hingga cara kerjanya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-07T17:34:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Featured-Image.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1124\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/\"},\"author\":{\"name\":\"Linda Yulita\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\"},\"headline\":\"Transmitter: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh\",\"datePublished\":\"2023-12-07T17:34:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/\"},\"wordCount\":1188,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Featured-Image.jpeg\",\"articleSection\":[\"Teknologi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/\",\"name\":\"Transmitter: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh - Hotelier Studi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Featured-Image.jpeg\",\"datePublished\":\"2023-12-07T17:34:38+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Featured-Image.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Featured-Image.jpeg\",\"width\":1124,\"height\":750,\"caption\":\"Transmitter: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Transmitter: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"description\":\"Media Digital Pendidikan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"width\":285,\"height\":70,\"caption\":\"Hotelier Studi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\",\"name\":\"Linda Yulita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Linda Yulita\"},\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Transmitter: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh - Hotelier Studi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Transmitter: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh - Hotelier Studi","og_description":"Dalam pengiriman sinyal dan komunikasi modern, transmitter adalah perangkat yang sangat krusial. Pahami fungsi hingga cara kerjanya di sini!","og_url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/","og_site_name":"Hotelier Studi","article_published_time":"2023-12-07T17:34:38+00:00","og_image":[{"width":1124,"height":750,"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Featured-Image.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Linda Yulita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Linda Yulita","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/"},"author":{"name":"Linda Yulita","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5"},"headline":"Transmitter: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh","datePublished":"2023-12-07T17:34:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/"},"wordCount":1188,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Featured-Image.jpeg","articleSection":["Teknologi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/","name":"Transmitter: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh - Hotelier Studi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Featured-Image.jpeg","datePublished":"2023-12-07T17:34:38+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/#primaryimage","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Featured-Image.jpeg","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Featured-Image.jpeg","width":1124,"height":750,"caption":"Transmitter: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/transmitter\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Transmitter: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","name":"Hotelier Studi","description":"Media Digital Pendidikan Terpercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization","name":"Hotelier Studi","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","width":285,"height":70,"caption":"Hotelier Studi"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5","name":"Linda Yulita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Linda Yulita"},"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27454","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27454"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27454\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27462,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27454\/revisions\/27462"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27455"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27454"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27454"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27454"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}