{"id":3552,"date":"2025-03-10T13:05:01","date_gmt":"2025-03-10T06:05:01","guid":{"rendered":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?p=3552"},"modified":"2025-03-10T13:05:01","modified_gmt":"2025-03-10T06:05:01","slug":"larutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/","title":{"rendered":"Pengertian Larutan: Konsep, Klasifikasi, Jenis serta Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Tahukah kamu apa salah satu bahasan yang sangat erat dengan kimia atau ilmu sains pada umumnya? Dia adalah larutan! Tidak hanya sering masuk dalam pembahasan secara teori maupun praktik, tetapi konsep tersebut juga sering kamu temukan bahkan lakukan di kehidupan sehari-hari, <em>lho<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Mari mengenal konsep kimia yang satu ini lebih dalam lewat pemaparan di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Konsep Dasar: Mengenal Apa itu Larutan, Rumus, dan Sifatnya<\/h2>\n\n\n\n<p>Pada dasarnya, dalam istilah ilmiah, bercampurnya zat pelarut dan zat terlarut dari dua atau lebih jenis zat homogen (yang memiliki kesamaan baik itu suhu, jenis pelarut, pH atau ion senama) merupakan penjabaran untuk larutan (<em>solution<\/em>).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Konsep yang tak boleh luput untuk membentuknya yaitu adanya zat yang melarutkan zat lain ketika dicampurkan dan disebut sebagai zat pelarut (<em>solvent<\/em>), contoh paling umumnya adalah air.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Di samping itu, pembentukan tersebut melibatkan zat yang yang dapat bercampur dengan pelarutnya, atau dikenal dengan sebutan zat terlarut (<em>solute<\/em>). Contoh zat terlarut sangat banyak, di antaranya garam dan gula.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Secara umum, jumlah substansi <em>solvent<\/em> lebih banyak daripada jumlah <em>solute<\/em>-nya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun contoh zat pelarut paling umum adalah yang berbentuk cair seperti air, namun faktanya, pelarut bisa saja berbentuk padat dan gas. <em>Solution<\/em> juga bisa saja berbentuk cair tetapi tersusun dari pencampuran pelarut cair dengan zat berbentuk padat, gas, dan cair pula.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam membuat <em>solution<\/em>, kamu perlu memerhatikan berbagai aspek dasar. Pertama, tentukan jenisnya, kemudian hitung volume zat jika wujudnya cair, dan hitung massa zat jika berwujud padat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pada praktiknya, kamu membutuhkan rumus untuk menentukan konsentrasi <em>solution<\/em>. Rumus ini terdiri dari konsentrasi (C), massa zat terlarut (m), dan volume (V) dengan susunan C=m\/V.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Sifat-sifat yang Larutan Miliki<\/h3>\n\n\n\n<p>Seperti zat lainnya, <em>solution<\/em> juga memiliki ciri atau sifat. Berikut ini adalah beberapa ciri yang paling signifikan.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Campuran bersifat homogen, sehingga tidak bisa kamu pisahkan menggunakan filtrasi,<\/li>\n\n\n\n<li>Terdiri dari partikel kecil (kurang dari 1 mm) dan tidak bisa kamu lihat dengan mata telanjang,<\/li>\n\n\n\n<li>Partikelnya tidak menyebarkan cahaya yang melewatinya,<\/li>\n\n\n\n<li><em>Solution<\/em> stabil pada suhu tertentu,<\/li>\n\n\n\n<li><em>Solute<\/em> atau zat terlarut tidak dapat kamu pisahkan dari campuran dan tidak mengendap.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Di samping lima sifat umum tersebut, ada sifat lain dari <em>solution<\/em>, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">a. Sifat Konstitutif<\/h4>\n\n\n\n<p>Merupakan karakter yang bergantung dan menunjukkan jumlah dan jenis atom penyusun molekul, serta aturan senyawa tunggal maupun kelompok molekul yang ada dalam sistemnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">b. Sifat Koligatif<\/h4>\n\n\n\n<p>Atribut ini terpengaruh oleh konsentrasi atau jumlah kandungan partikel yang ada dalam <em>solution<\/em>. Sederhananya, sifat ini didasari oleh kuantitas. Oleh karenanya, jika sebuah jumlah zat banyak terlarut, maka sifat koligatifnya pun makin besar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ada empat klasifikasi sifat koligatif <em>solution<\/em>, yaitu: penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, dan penurunan titik beku serta tekanan osmotik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">c. Sifat Aditif<\/h4>\n\n\n\n<p>Konsep atribut <em>solution<\/em> yang satu ini sedikit lebih rumit. Pasalnya, atribut ini bergantung pada jumlah sifat konstituen (bagian penting), yaitu atom dari larutan. Contohnya adalah jumlah massa atom.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">5 Klasifikasi Larutan yang Perlu Kamu Ketahui<\/h2>\n\n\n\n<p>Selain sifat dan unsur yang telah dijelaskan di atas, <em>solution<\/em> juga memiliki berbagai macam jenis. Mengapa demikian? Sebab, <em>solution<\/em> memiliki bentuk yang berbeda akibat berbagai faktor. Para ilmuwan telah mengklasifikasikannya dalam beberapa kategori sebagai berikut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tingkat kejenuhan larutan,<\/li>\n\n\n\n<li>Wujud <em>solvent<\/em> dan <em>solute,<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Kadar <em>solute,<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Kemampuan menghantarkan listrik,<\/li>\n\n\n\n<li>Keadaan fisik <em>solvent<\/em> dan <em>solute.<\/em><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Sebagai tambahan, ada pula klasifikasi <em>aqueous <\/em>(berair) dan <em>non-aqueous <\/em>(tidak berair). Dasar klasifikasi ini melihat apakah basis <em>solution<\/em> terdiri dari zat pelarut berupa air atau selain air.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Jenis-jenis Larutan Berdasarkan Klasifikasinya<\/h3>\n\n\n\n<p>Nah, supaya kamu bisa membedakan berbagai jenis solution, simak pemaparan jenis turunan berdasarkan klasifikasi yang sudah ada.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">a. Tingkat Kejenuhan<\/h4>\n\n\n\n<p>Klasifikasi ini mengelompokkan <em>solutions<\/em> menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Sangat Jenuh (Supersaturated Solution)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Setiap zat pelarut memiliki batas kemampuan untuk melarutkan <em>solute<\/em>, batas atau titik jenuh. Jika kandungan <em>solute<\/em> melebihi ambang batas jenuh yang dapat zat pelarut luruhkan, maka <em>solution<\/em> akan memiliki <em>solute<\/em> yang tingkatnya sangat jenuh dan tidak bisa lagi dilarutkan oleh <em>solvent<\/em> meskipun kamu bantu dengan memanaskannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Konsentrasi antara ion dan Ksp menjadi seperti ini: ion &gt; Ksp<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jenuh (Saturated Solution)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Pada tahap ini, perbandingan kandungan <em>solvent<\/em> dan <em>solute<\/em> adalah sepadan. Tetapi, zat pelarut tidak bisa melarutkan zat terlarut lagi, kecuali dengan bantuan proses pemanasan. Kondisi ini tergambar dengan ilustrasi ion = Ksp.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tidak Jenuh (Unsaturated Solution)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Sebuah larutan dikatakan <em>unsaturated<\/em> atau tidak jenuh ketika kandungan <em>solute <\/em>di dalamnya kurang dari ambang kebutuhan untuk membuat<em> solution<\/em>. Oleh karena itu, <em>solvent<\/em> masih dapat melarutkan zat.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk ketiga jenis <em>solution<\/em> berdasarkan tingkat kejenuhannya ini, kamu bisa mengambil contoh air garam. Jika tergolong <em>unsaturated<\/em>, air garam masih bisa melarutkan tambahan garam lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika kondisinya sudah saturated atau jenuh, kamu perlu memanaskan air untuk bisa melarutkan tambahan garam. Tetapi jika sudah mencapai tingkat <em>supersaturated<\/em>, air tidak bisa lagi melarutkan tambahan garam walaupun airnya dipanaskan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">b, Wujud Zat Pelarut (solvent)&nbsp;<\/h4>\n\n\n\n<p>Ada tiga jenis <em>solutions<\/em> yang terbentuk berdasarkan jenis zat pelarutnya, yaitu:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Cair&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Terbentuk dari zat pelarut yang berwujud cair, seperti air, alkohol, <em>white spirit<\/em>, atau aseton. Contohnya adalah air garam dan air gula.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gas&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Wujud zat pelarutnya berupa gas. Sebagai contoh adalah udara yang kita hirup. Selain itu juga ada gas nitrogen yang merupakan hasil campuran antara O2 (sebagai <em>solvent<\/em>) dan CO2 (sebagai <em>solute<\/em>nya).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Padat<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Tersusun dari <em>solvent<\/em> dengan wujud padat. Contohnya seperti logam kuningan yang merupakan campuran antara timah sari (Zu) dengan tembaga (Cu), atau emas 24 karat yang berasal dari campuran emas dengan logam lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">c. Kadar Solute<\/h4>\n\n\n\n<p>Sedikit banyaknya kadar solut dapat memengaruhi tingkat kekentalan larutan. Maka dari itu, kategori ini mengumpulkan dua jenis turunan <em>solutions<\/em>, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pekat<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Keadaan <em>solution<\/em> yang pekat merupakan akibat dari kadar <em>solute<\/em> (zat terlarut) yang cenderung lebih sedikit daripada kadar<em> solvent<\/em> (zat pelarut). Teh atau kopi kental merupakan contoh <em>solution<\/em> pekat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Encer<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Jika kadar <em>solute<\/em> cenderung lebih banyak daripada kadar zat pelarut, komposisi <em>solution<\/em> yang mereka hasilkan akan lebih encer. Coba cek produk perawatan wajah dan kosmetik, seperti <em>astringent <\/em>atau air mawar yang cocok menjadi contoh untuk jenis turunan ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">d. Kemampuan Menghantarkan Listrik<\/h4>\n\n\n\n<p>Kamu tidak salah baca! Dalam kelompok ini, ada 2 jenis <em>solutions <\/em>berdasarkan kemampuannya dalam menghantarkan listrik.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Non-elektrolit<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><em>Solution <\/em>non-elektrolit tidak memiliki kemampuan untuk menghantarkan listrik. Kondisi ini terjadi karena zat-zat penyusunnya tidak dapat menghasilkan ion yang dibutuhkan untuk menghantarkan listrik. Contohnya adalah air gula dan alkohol.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Elektrolit<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Nah, larutan elektrolit terbentuk dari zat-zat pelarut dan terlarut yang dapat menghasilkan ion positif dan ion negatif. Konsekuensinya, <em>solution <\/em>ini dapat menghantarkan listrik. Walaupun demikian, ternyata intensitasnya bisa saja lemah atau kuat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh <em>solution<\/em> elektrolit yang lemah adalah cuka, larutan amonia (ammonia encer), dan besi hidroksida. Sedangkan yang termasuk dalam elektrolit kuat diantaranya adalah asam sulfat, air laut, air aki, dan air kapur.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">e. Keadaan Zat Pelarut dan Zat Terlarut<\/h4>\n\n\n\n<p>Setiap wujud zat dapat berperan sebagai <em>solvent<\/em> maupun <em>solute<\/em> pada saat proses pembentukan <em>solution<\/em>. Menurut keadaan zat-zat tersebut, ada sembilan jenis turunan <em>solutions<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Padat-Padat<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Baik <em>solute <\/em>maupun <em>solvent<\/em> sama-sama berasal dari wujud zat padat. Contohnya adalah berbagai jenis logam, seperti perunggu, baja, timah, dan kuningan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Padat-Cair<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Pembentuknya adalah zat terlarut berwujud padat dengan zat pelarut cair. Contoh larutan ini banyak kamu temui sehari-hari, yaitu air gula, pasta gigi, teh atau kopi manis, dan air garam.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Padat-Gas<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Wujud zat pelarutnya adalah gas, sementara zat terlarutnya merupakan zat padat. Diantaranya adalah aroma kamper atau yodium akibat proses sublimasi kamper atau yodium ke udara.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Cair-Padat<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Zat pelarut yang membentuk <em>solution<\/em> berwujud padat, dengan zat terlarut berwujud cair. Contohnya mungkin tidak terlalu sering kamu perhatikan, seperti garam yang terhidrasi dan merkuri pada campuran seng.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Cair-Cair<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><em>Solute<\/em> dan <em>solvent<\/em> sama-sama berwujud cair, contohnya campuran alkohol dan air, cuka, cairan desinfektan, sabun cair, serta <em>mouthwash<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Cair-Gas<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Jika zat terlarut berbentuk cair bercampur dengan zat pelarut berwujud gas, maka keadaan <em>solution<\/em> cair juga dalam gas. Salah satu contoh yang paling umum adalah uap air dalam udara atau kabut.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gas-Padat<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Ketika zat berwujud padat melarutkan zat berwujud gas hasil <em>solution<\/em>nya adalah gas padat. Salah satu bentuknya adalah hidrogen yang berdifusi dengan logam palladium.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gas-Cair<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Untuk jenis turunan <em>solution<\/em> yang tersusun oleh <em>solvent<\/em> berwujud cair dan <em>solute<\/em> berwujud gas ini sangat mungkin pernah kamu konsumsi. Apa contohnya? Air berkarbonasi atau disebut juga <em>sparkling water<\/em>, dan air soda dalam Bahasa Indonesia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gas-Gas<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Terbentuk dari <em>solvent<\/em> dan <em>solute<\/em> berwujud gas, contoh yang paling dekat dengan manusia adalah udara. Di samping itu, ada aspirin yang terbentuk dari gabungan hidrogen, karbon, dan oksigen atau gas LPG dari gas butana dan propana.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sudah Paham tentang Larutan?<\/h2>\n\n\n\n<p>Melihat pemaparan di atas, ternyata larutan terjadi akibat proses kimia yang menarik dan memiliki beragam bentuk dan wujud zat penyusun.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun ada berbagai jenis <em>solution<\/em> dalam kehidupan sehari-hari yang tidak membutuhkan pengukuran tertentu, tetapi pada penerapan ilmiah, kamu perlu melakukan perhitungan yang jeli dan memperhatikan berbagai faktor untuk membuatnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Di samping itu, proses pembuatannya melibatkan berbagai metode perubahan molekul. Baik itu, penguapan, pemanasan, pencairan, evaporasi, kristalisasi, dan sebagainya.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah kamu apa salah satu bahasan yang sangat erat dengan kimia atau ilmu sains pada umumnya? Dia adalah larutan! Tidak<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3553,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[771],"class_list":["post-3552","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kimia","tag-larutan","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50","no-featured-image-padding"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Larutan: Konsep, Klasifikasi, Jenis serta Contohnya - Hotelier Studi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Larutan: Konsep, Klasifikasi, Jenis serta Contohnya - Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahukah kamu apa salah satu bahasan yang sangat erat dengan kimia atau ilmu sains pada umumnya? Dia adalah larutan! Tidak\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-10T06:05:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/chemistry-g4a9c1e492_640.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"420\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Linda Yulita\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\"},\"headline\":\"Pengertian Larutan: Konsep, Klasifikasi, Jenis serta Contohnya\",\"datePublished\":\"2025-03-10T06:05:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/\"},\"wordCount\":1471,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/chemistry-g4a9c1e492_640.jpg\",\"keywords\":[\"larutan\"],\"articleSection\":[\"Kimia\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/\",\"name\":\"Pengertian Larutan: Konsep, Klasifikasi, Jenis serta Contohnya - Hotelier Studi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/chemistry-g4a9c1e492_640.jpg\",\"datePublished\":\"2025-03-10T06:05:01+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/chemistry-g4a9c1e492_640.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/chemistry-g4a9c1e492_640.jpg\",\"width\":640,\"height\":420,\"caption\":\"Pengertian Larutan: Konsep, Klasifikasi, Jenis serta Contohnya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Larutan: Konsep, Klasifikasi, Jenis serta Contohnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"description\":\"Media Digital Pendidikan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"width\":285,\"height\":70,\"caption\":\"Hotelier Studi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\",\"name\":\"Linda Yulita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Linda Yulita\"},\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Larutan: Konsep, Klasifikasi, Jenis serta Contohnya - Hotelier Studi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Larutan: Konsep, Klasifikasi, Jenis serta Contohnya - Hotelier Studi","og_description":"Tahukah kamu apa salah satu bahasan yang sangat erat dengan kimia atau ilmu sains pada umumnya? Dia adalah larutan! Tidak","og_url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/","og_site_name":"Hotelier Studi","article_published_time":"2025-03-10T06:05:01+00:00","og_image":[{"width":640,"height":420,"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/chemistry-g4a9c1e492_640.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Linda Yulita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Linda Yulita","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/"},"author":{"name":"Linda Yulita","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5"},"headline":"Pengertian Larutan: Konsep, Klasifikasi, Jenis serta Contohnya","datePublished":"2025-03-10T06:05:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/"},"wordCount":1471,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/chemistry-g4a9c1e492_640.jpg","keywords":["larutan"],"articleSection":["Kimia"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/","name":"Pengertian Larutan: Konsep, Klasifikasi, Jenis serta Contohnya - Hotelier Studi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/chemistry-g4a9c1e492_640.jpg","datePublished":"2025-03-10T06:05:01+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/#primaryimage","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/chemistry-g4a9c1e492_640.jpg","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/chemistry-g4a9c1e492_640.jpg","width":640,"height":420,"caption":"Pengertian Larutan: Konsep, Klasifikasi, Jenis serta Contohnya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/larutan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Larutan: Konsep, Klasifikasi, Jenis serta Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","name":"Hotelier Studi","description":"Media Digital Pendidikan Terpercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization","name":"Hotelier Studi","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","width":285,"height":70,"caption":"Hotelier Studi"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5","name":"Linda Yulita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Linda Yulita"},"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3552","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3552"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3552\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3554,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3552\/revisions\/3554"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3553"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3552"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3552"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3552"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}