{"id":5854,"date":"2024-08-23T15:32:49","date_gmt":"2024-08-23T08:32:49","guid":{"rendered":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?p=5854"},"modified":"2024-08-23T15:32:49","modified_gmt":"2024-08-23T08:32:49","slug":"hewan-avertebrata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/","title":{"rendered":"10+ Hewan Avertebrata: Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Lengkap!"},"content":{"rendered":"\n<p>Hewan avertebrata merupakan jenis hewan tidak bertulang belakang. Tulang belakang sendiri merupakan sederet ruas tulang yang rentangnya mulai dari leher hingga bagian ekor. Jadi, susunan organ tubuh dari avertebrata lebih primitif. Anda penasaran dengan apa saja contoh binatang avertebrata? Simak di sini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Hewan Avertebrata?<\/h2>\n\n\n\n<p>Avertebrata atau invertebrata merupakan jenis hewan tanpa tulang belakang. Anatomi dari hewan ini tidak serumit hewan vertebrata atau hewan bertulang belakang. Jadi, bisa dikatakan bahwa hewan tidak bertulang belakang ini dianggap sebagai hewan tingkat rendah atau hewan invertebrata.<\/p>\n\n\n\n<p>Perkembangbiakan dari hewan invertebrata ini terjadi secara seksual dan aseksual. Hewan invertebrata yang berkembang biak secara seksual tentunya membutuhkan peran dari sel kelamin jantan dan betina. Sementara untuk hewan invertebrata yang berkembangbiak secara aseksual tidak membutuhkan peran dari sel kawin.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ciri-Ciri dari Hewan Avertebrata<\/h2>\n\n\n\n<p>Ciri-ciri umum dari binatang avertebrata cukup mudah untuk dibedakan. Hal tersebut bisa Anda lihat dari lapisan tubuhnya, rongga tubuh, hingga cara reproduksinya. Namun, berikut ada beberapa ciri lain yang bisa Anda jadikan patokan sebagai pembeda hewan invertebrata dan jenis lainnya:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Hewan invertebrata memiliki rangka tubuh di luar tubuhnya atau yang disebut dengan <em>eksoskeleton<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>Sistem saraf dari hewan invertebrata ini masih sangat sederhana. Namun, ada beberapa jenis hewan yang terdiri dari kumpulan simpul saraf.<\/li>\n\n\n\n<li>Hewan invertebrata berkembang biak dengan dua cara, yakni secara kawin dan tidak kawin.<\/li>\n\n\n\n<li>Hewan invertebrata memiliki sistem peredaran darah yang bersifat terbuka. Di mana darah yang mengalir dari pembuluh darah akan masuk ke jantung. Sementara sebagian lainnya akan beredar dari pembuluh darah balik dan masuk ke bagian jantung lainnya.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Klasifikasi Hewan Avertebrata<\/h2>\n\n\n\n<p>Hewan invertebrata terbagi menjadi 9 klasifikasi. Mulai dari hewan berpori (<em>porifera<\/em>), hewan berongga (<em>coelenterata<\/em>), cacing gilig (<em>nemathelminthes<\/em>), cacing pipih (<em>platyhelminthes<\/em>), cacing beruas (<em>annelida<\/em>), hewan lunak (<em>mollusca<\/em>), hewan berkulit duri (<em>echinodermata<\/em>), protozoa, dan hewan berbuku (<em>arthropoda<\/em>). Ini uraiannya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Porifera<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"679\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Porifera-1024x679.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5855\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Porifera-1024x679.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Porifera-300x199.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Porifera-768x510.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Porifera-1536x1019.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Porifera.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">pexels<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Kebanyakan, hewan invertebrata jenis <em>porifera <\/em>tinggal di daerah perairan yang dangkal. Ada kurang lebih 98% spesies dari <em>porifera <\/em>yang hidup di laut. Sementara 2% lainnya hidup di air tawar.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Porifera <\/em>ini hidup dengan cara menempel pada berbagai macam substrat. Mulai dari batu, pasir, karang, hingga pecahan cangkang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Coelenterataj<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"702\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Coelenterata-1024x702.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5856\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Coelenterata-1024x702.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Coelenterata-300x206.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Coelenterata-768x526.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Coelenterata-1536x1052.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Coelenterata-2048x1403.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Freepik<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p><em>Coelenterata<\/em> merupakan salah satu jenis hewan yang hidup di air dan memiliki rongga pada tubuhnya. Tubuh dari <em>coelenterata<\/em> ini terdiri dari dua jenis bentuk, yakni polip dan medusa.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Coelenterata<\/em> dengan bentuk polip terlihat menyerupai tabung. Cara hidupnya sendiri adalah dengan menempel pada tempat hidupnya. Sementara untuk medusa sendiri memiliki bentuk tubuh seperti lonceng. Medusa memiliki tentakel yang mengelilingi tubuhnya untuk bisa melayang di dalam air.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentakel dari medusa bisa digunakan untuk menangkap mangsanya. Jadi, apabila ada mangsa yang mendekati tentakelnya, maka tentakelnya akan mengeluarkan racun. Dengan begitu, maka medusa pun akan dengan mudah melumpuhkan mangsanya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh hewan avertebrata dari <em>coelenterata<\/em> antara lain adalah <em>obelia, hydra, <\/em>ubur-ubur, dan anemon.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Platyhelminthes<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"612\" height=\"459\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Platyhelminthes.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5857\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Platyhelminthes.jpeg 612w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Platyhelminthes-300x225.jpeg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Istockphoto<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Sesuai dengan namanya, <em>platyhelminthes <\/em>ini adalah hewan yang memiliki tubuh pipih. Hewan ini terdiri dari atas kepala, ekor, punggung, bagian samping, dan perut. Hewan invertebrata ini hidup di air tawar, tempat lembab, dan air laut.<\/p>\n\n\n\n<p>Sistem pencernaannya sendiri belum sempurna, karena hanya dengan satu lubang. Hewan <em>platyhelminthes <\/em>ini bahkan juga belum memiliki sistem respirasi, sirkulasi, dan ekskresi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Mollusca<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Mollusca-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5858\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Mollusca-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Mollusca-300x200.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Mollusca-768x512.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Mollusca-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Mollusca-2048x1366.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Freepik<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p><em>Mollusca <\/em>merupakan hewan invertebrata yang memiliki tubuh lunak. Hal inilah yang menjadi penyebab sebagian besar jenis <em>mollusca <\/em>memiliki cangkang untuk melindungi dirinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Saluran pencernaan dari <em>mollusca <\/em>sendiri berkembang sangat baik. Selain itu, <em>mollusca <\/em>juga memiliki sistem peredaran darah dan jantung yang baik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Echinodermata<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Echinodermata-1024x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5859\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Echinodermata-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Echinodermata-300x300.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Echinodermata-150x150.jpg 150w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Echinodermata-768x768.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Echinodermata-1536x1536.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Echinodermata-2048x2048.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Freepik<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p><em>Echinodermata <\/em>merupakan salah satu jenis hewan avertebrata yang kulitnya berbentuk duri. Kulit hewan ini terdiri dari beberapa lempeng kapur dengan duri yang kecil dan berjumlah banyak.<\/p>\n\n\n\n<p>Tubuh <em>echinodermata <\/em>memiliki bentuk seperti bintang, bulat, pipih, bahkan ada juga yang bentuknya menyerupai tumbuhan. <em>Echinodermata <\/em>mampu bergerak dengan kaki ambulakralnya. Ambulakral sendiri menyerupai tabung yang dilengkapi dengan alat penghisap.<\/p>\n\n\n\n<p>Sistem pencernaan dari <em>echinodermata <\/em>terdiri dari mulut, lambung, kerongkongan, usus, dan anus. Untuk sistem sarafnya sendiri terdiri dari cincin saraf berbentuk melingkar pada bagian kerongkongannya. Selain itu, ada juga berbagai cabang dari lingkaran tersebut yang menuju ke setiap lengannya.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Echinodermata <\/em>berkembangbiak dengan cara sesksual atau kawin. Tidak hanya itu, hewan ini juga memiliki kemampuan untuk melakukan regenerasi. Beberapa contoh dari hewan yang termasuk dalam kelompok <em>echinodermata <\/em>adalah bintang laut, landak laut, dan teripang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Arthropoda<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"760\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Arthropoda-1024x760.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5860\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Arthropoda-1024x760.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Arthropoda-300x223.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Arthropoda-768x570.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Arthropoda-1536x1140.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Arthropoda-2048x1520.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Freepik<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p><em>Arthropoda <\/em>merupakan binatang avertebrata berbuku yang memiliki jenis paling banyak dalam dunia hewan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kelompok ini memiliki kaki yang berbuku atau beruas. Hewan ini juga memiliki rangka luar yang keras, di mana rangkanya ini mengandung zat kitin. Contoh hewan yang termasuk dalam kelompok <em>arthropoda <\/em>adalah berbagai macam serangga.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Nemathelminthes<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Nemathelminthes.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5861\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Nemathelminthes.jpeg 750w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Nemathelminthes-300x200.jpeg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Kompas.com<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p><em>Nemathelminthes <\/em>merupakan cacing yang berbentuk gilig atau seperti benang. Nama lain dari <em>nemathelminthes <\/em>ini adalah nematoda. <em>Nemathelminthes <\/em>terbagi menjadi 2 kelas, yakni <em>nematoda <\/em>dan<em> nematophora<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Hewan ini hidup sebagai parasit dalam tubuh makhluk hidup lain. Namun, ada juga <em>nemathelminthes <\/em>yang hidup secara bebas. <em>Nemathelminthes <\/em>ini memiliki bentuk tubuh simetri bilateral.<\/p>\n\n\n\n<p>Kelompok hewan ini juga<em> <\/em>memiliki lapisan kutikula yang berfungsi untuk melindungi dirinya. Sayangnya, hewan ini belum memiliki sistem pencernaan, pembuluh darah, dan sistem respirasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Annelida<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"681\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Annelida-1024x681.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5862\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Annelida-1024x681.jpeg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Annelida-300x200.jpeg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Annelida-768x511.jpeg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Annelida.jpeg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Wikipedia<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Tubuh dari hewan avertebrata jenis <em>annelida <\/em>berbentuk simetri bilateral. Selain itu, pada bagian tubuhnya juga dilapisi dengan kutikula tipis, jaringan, dan organ, serta memiliki lebih dari 2 lapisan sel. <em>Annelida <\/em>bisa hidup di berbagai lingkungan yang basah.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa klasifikasi dari <em>annelida<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><em>Polychaeta<\/em>: Memiliki rambut, banyak hidup di laut. Contohnya adalah cacing wawo atau <em>lysidice <\/em>dan cacing palolo atau <em>eunice.&nbsp;<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Oligochaeta<\/em>: Memiliki sedikit rambut, bisa hidup di air tawar, air laut, air payau, bahkan tanah. Contohnya adalah cacing tanah atau <em>lumbricus terrestris <\/em>dan <em>tubifex.&nbsp;<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Hirudinea<\/em>: Tidak memiliki rambut, hidupnya banyak di air tawar yang tenang. Contohnya adalah lintah air atau <em>hirudo medicinalis <\/em>dan pacet atau <em>haemadipsa.&nbsp;<\/em><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">9. Ctenophora<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"620\" height=\"413\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Ctenophora.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5863\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Ctenophora.jpeg 620w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Ctenophora-300x200.jpeg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 620px) 100vw, 620px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">zooplant<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p><em>Ctenophora <\/em>dikenal dengan sebutan ubur-ubur sisir. Hewan ini memiliki bentuk tubuh simetri radial dan tidak memiliki knidoblas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Hewan Avertebrata<\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah Anda mengetahui ciri-ciri dan klasifikasi dari binatang avertebrata. Maka, Anda juga harus mengetahui apa saja contoh yang tergolong hewan tanpa tulang belakang ini. Berikut beberapa di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Kupu-Kupu<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"732\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Kupu-Kupu-1024x732.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5864\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Kupu-Kupu-1024x732.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Kupu-Kupu-300x214.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Kupu-Kupu-768x549.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Kupu-Kupu-1536x1097.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Kupu-Kupu-2048x1463.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Freepik<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Kupu-kupu merupakan contoh hewan invertebrata yang dilengkapi dengan 6 kaki, 2 antena, dan 3 bagian tubuh. Jenis kupu-kupu ada yang memiliki sayap dan ada juga yang tidak memiliki sayap.<\/p>\n\n\n\n<p>Serangga yang mengalami metamorfosis sempurna ini bisa hidup di seluruh wilayah di bumi, kecuali di kawasan Antartika. Kupu-kupu berkembangbiak di berbagai habitat. Mulai dari rawa asin, bakau, bukit pasir, lahan basah, padang rumput, pegunungan, hingga hutan di dataran rendah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Lebah<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Lebah-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5865\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Lebah-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Lebah-300x200.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Lebah-768x512.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Lebah-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Lebah-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Freepik<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Contoh hewan avertebrata selanjutnya adalah lebah. Lebah merupakan hewan yang memiliki rangka luar tipis, layaknya cangkang. Tubuh dari lebah sendiri terbagi menjadi 3 bagian, yakni kepala dengan 2 antena, dada dengan 6 kakinya, dan perut.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebah juga memiliki 2 pasang sayap. Namun, hanya lebah betina saja yang memiliki alat penyengat. Spesies lebah liar hidup di setiap benua di dunia, kecuali dengan Antartika.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Semut<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"585\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Semut-1024x585.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5866\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Semut-1024x585.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Semut-300x171.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Semut-768x439.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Semut-1536x878.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Semut-2048x1170.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Freepik<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Semut merupakan contoh hewan invertebrata yang memiliki tubuh kecil. Tubuh semut terdiri dari 3 bagian, yakni kepala, dada, dan perut. Semut memiliki sarang yang terstruktur dan terletak di bawah tanah, pepohonan, bahkan gundukan permukaan tanah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Ubur-Ubur<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"585\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Ubur-Ubur-1024x585.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5867\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Ubur-Ubur-1024x585.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Ubur-Ubur-300x171.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Ubur-Ubur-768x439.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Ubur-Ubur-1536x878.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Ubur-Ubur-2048x1170.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Freepik<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Ubur-ubur merupakan hewan invertebrata laut yang tidak memiliki otak, jantung, tulang, dan mata. Hewan ini memiliki tubuh dan tentakel yang lembut dan transparan. Tentakel inilah yang digunakan ubur-ubur untuk melumpuhkan mangsa sebelum memakannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ubur-ubur sendiri terdiri dari 3 lapisan tubuh, yakni lapisan luar atau <em>epidermis, <\/em>lapisan tengah yang terbuat dari zat tebal atau <em>mesoglea, <\/em>dan lapisan dalam atau <em>gastrodermis.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Bintang Laut<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"591\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Bintang-Laut-1-1024x591.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5868\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Bintang-Laut-1-1024x591.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Bintang-Laut-1-300x173.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Bintang-Laut-1-768x443.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Bintang-Laut-1-1536x886.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Bintang-Laut-1-2048x1181.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Freepik<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Bintang laut menjadi salah satu contoh hewan avertebrata yang hidup di perairan. Binatang ini memiliki cakram pusat yang terbagi pada 5 lengannya. Meskipun beberapa spesies memiliki lebih banyak lengan, namun bintang laut memiliki penjepit dan penghisap.<\/p>\n\n\n\n<p>Spesies bintang laut hidup di seluruh lautan dunia, baik untuk yang berhabitat di daerah tropis maupun dasar laut bersuhu rendah. Spesies yang paling umum adalah bintang laut dengan 5 lengan. Selain itu, ada juga bintang laut yang memiliki lengan mencapai 10, 20, bahkan ada juga bintang laut dengan 40 lengan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Siput<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"512\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Siput-1024x512.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5869\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Siput-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Siput-300x150.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Siput-768x384.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Siput-1536x768.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Siput-2048x1024.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Freepik<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Siput merupakan hewan invertebrata yang memiliki tubuh lunak dengan tentakel di kepala. Fungsi dari tentakel ini adalah untuk merasakan keadaan di sekitarnya. Mulut siput sendiri terdiri dari radula. Radula ini merupakan alat untuk menggores makanan dari permukaan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Siput juga memiliki kaki yang berotot, kuat, dan berlendir tebal. Fungsinya untuk membantunya bergerak di permukaan kasar. Lendir ini juga berfungsi untuk mencegah siput kekeringan dan bisa mengeras membentuk sumbatan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Laba-Laba<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"585\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Laba-Laba-1024x585.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5870\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Laba-Laba-1024x585.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Laba-Laba-300x171.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Laba-Laba-768x439.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Laba-Laba-1536x878.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Laba-Laba-2048x1170.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Freepik<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Laba-laba merupakan salah satu hewan invertebrata yang memiliki eksoskeleton. Di mana eksoskeletonnya terdiri dari kutikula yang terbuat dari kitin. Tubuh laba-laba terbagi menjadi dua bagian utama, yakni <em>cephalothorax <\/em>dan <em>abdomen.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Sebagian besar laba-laba memiliki 8 mata dan mulut yang sering disebut dengan <em>chelicerae. <\/em>Dalam <em>chelicerae <\/em>ini terdapat taring yang bisa menyuntikkan racun pada mangsanya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Cacing<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"585\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Cacing-1024x585.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5871\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Cacing-1024x585.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Cacing-300x171.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Cacing-768x439.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Cacing-1536x878.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Cacing-2048x1170.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Freepik<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Cacing merupakan hewan avertebrata tanpa kaki yang memiliki tubuh datar dengan kepala dan ekor. Hewan ini tidak memiliki kerangka keras. Sebagian besar cacing hidup di air atau tanah yang basah. Selain itu, cacing juga biasanya bisa hidup di dalam hewan lain yang lebih besar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">9. Cumi-Cumi<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"682\" src=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Cumi-1024x682.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5872\" srcset=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Cumi-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Cumi-300x200.jpg 300w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Cumi-768x512.jpg 768w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Cumi-1536x1023.jpg 1536w, https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Cumi.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">nytimes<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Cumi-cumi menjadi salah satu hewan invertebrata yang masuk dalam filum <em>mollusca. <\/em>Spesies cumi-cumi sudah tersebar di seluruh lautan, mulai dari perairan paling dangkal hingga paling dalam.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Cumi-cumi juga memiliki tubuh menyerupai tabung. Cangkang internalnya kecil, layaknya batang. Cumi-cumi juga dilengkapi dengan 2 tentakel berukuran lebih panjang dari lengannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sudah Tahu Beragam Contoh Hewan Avertebrata?<\/h2>\n\n\n\n<p>Inilah penjelasan mengenai hewan avertebrata yang perlu Anda ketahui. Mulai dari pengertian, ciri, klasifikasi, hingga contohnya. Hewan mana yang paling sering Anda temui?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hewan avertebrata merupakan jenis hewan tidak bertulang belakang. Tulang belakang sendiri merupakan sederet ruas tulang yang rentangnya mulai dari leher<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5873,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[1281],"class_list":["post-5854","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-biologi","tag-hewan-avertebrata","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50","no-featured-image-padding"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>10+ Hewan Avertebrata: Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Lengkap! - Hotelier Studi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"10+ Hewan Avertebrata: Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Lengkap! - Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hewan avertebrata merupakan jenis hewan tidak bertulang belakang. Tulang belakang sendiri merupakan sederet ruas tulang yang rentangnya mulai dari leher\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-23T08:32:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/feature-image-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1556\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/\"},\"author\":{\"name\":\"Linda Yulita\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\"},\"headline\":\"10+ Hewan Avertebrata: Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Lengkap!\",\"datePublished\":\"2024-08-23T08:32:49+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/\"},\"wordCount\":1538,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/feature-image-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"Hewan Avertebrata\"],\"articleSection\":[\"Biologi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/\",\"name\":\"10+ Hewan Avertebrata: Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Lengkap! - Hotelier Studi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/feature-image-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2024-08-23T08:32:49+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/feature-image-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/feature-image-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1556,\"caption\":\"10+ Hewan Avertebrata: Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Lengkap!\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"10+ Hewan Avertebrata: Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Lengkap!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"description\":\"Media Digital Pendidikan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"width\":285,\"height\":70,\"caption\":\"Hotelier Studi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\",\"name\":\"Linda Yulita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Linda Yulita\"},\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"10+ Hewan Avertebrata: Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Lengkap! - Hotelier Studi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"10+ Hewan Avertebrata: Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Lengkap! - Hotelier Studi","og_description":"Hewan avertebrata merupakan jenis hewan tidak bertulang belakang. Tulang belakang sendiri merupakan sederet ruas tulang yang rentangnya mulai dari leher","og_url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/","og_site_name":"Hotelier Studi","article_published_time":"2024-08-23T08:32:49+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1556,"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/feature-image-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Linda Yulita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Linda Yulita","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/"},"author":{"name":"Linda Yulita","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5"},"headline":"10+ Hewan Avertebrata: Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Lengkap!","datePublished":"2024-08-23T08:32:49+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/"},"wordCount":1538,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/feature-image-scaled.jpg","keywords":["Hewan Avertebrata"],"articleSection":["Biologi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/","name":"10+ Hewan Avertebrata: Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Lengkap! - Hotelier Studi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/feature-image-scaled.jpg","datePublished":"2024-08-23T08:32:49+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/#primaryimage","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/feature-image-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/feature-image-scaled.jpg","width":2560,"height":1556,"caption":"10+ Hewan Avertebrata: Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Lengkap!"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/hewan-avertebrata\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"10+ Hewan Avertebrata: Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Lengkap!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","name":"Hotelier Studi","description":"Media Digital Pendidikan Terpercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization","name":"Hotelier Studi","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","width":285,"height":70,"caption":"Hotelier Studi"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5","name":"Linda Yulita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Linda Yulita"},"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5854","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5854"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5854\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5874,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5854\/revisions\/5874"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5873"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5854"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5854"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5854"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}