{"id":5983,"date":"2024-08-28T19:48:17","date_gmt":"2024-08-28T12:48:17","guid":{"rendered":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?p=5983"},"modified":"2024-08-28T19:48:17","modified_gmt":"2024-08-28T12:48:17","slug":"daur-hidup-produk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/","title":{"rendered":"Pengertian Daur Hidup Produk: Jenis, Tahapan, Strategi, &amp; Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Mungkin, istilah daur hidup produk masih kurang familier, padahal memiliki peranan penting dalam kemajuan suatu bisnis. Memahami, mempelajari, serta mempraktikkan hal tersebut ke dalam operasional suatu usaha dapat memuluskan penjualan produk hingga menjadi produk populer atau <em>the most wanted item<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Daur Hidup Produk?<\/h2>\n\n\n\n<p>Secara sederhana, istilah yang diterjemahkan dari bahasa Inggris <em>Product Life Cycle <\/em>ini merupakan catatan perjalanan suatu produk. Terinspirasi dari makhluk hidup yang berproses mulai dari kelahiran hingga kematian, hal tersebut juga berlaku untuk produk dari sebuah perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tahapan Daur Hidup Produk<\/h2>\n\n\n\n<p>Sebuah produk memiliki proses yang bersifat tetap, mulai dari diperkenalkan hingga menghilang dari pasaran. Tahapan dari siklus daur hidup itu adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Tahap Pengenalan (<em>Introduction<\/em>)<\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika suatu produk baru dirilis ke pasaran, perkenalan menjadi proses pertama. Fokus utama dalam tahapan ini adalah membangun kesadaran (<em>awareness<\/em>) merek.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Bisa dikatakan menjadi salah satu fase terberat dan cenderung berpotensi merugi karena <em>branding<\/em>. Terlebih saat kompetitor sudah memiliki pengaruh yang kuat, jadi bukan hal mudah untuk menyainginya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Tahap Perkembangan (<em>Growth<\/em>)<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah berhasil membangun merek sehingga dikenali masyarakat, proses selanjutnya adalah pertumbuhan atau perkembangan. Produk mulai dilirik, penjualan meningkat, begitu pula dengan keuntungan yang dihasilkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kesulitan utama masih melawan kompetitor yang sudah stabil. Serta ditambah dengan kemungkinan pesaing baru yang melihat prospek bagus kemudian terjun dalam industri yang sama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tahap Pendewasaan (<em>Maturity<\/em>)<\/h3>\n\n\n\n<p>Fase berikutnya dalam daur hidup produk adalah pendewasaan. Penjualan sudah termasuk dalam kategori stabil dan memiliki pangsa pasar yang kuat. Tantangan dari tahapan ketiga ini adalah mencari cara untuk mempertahankan stabilitas yang sudah ada, salah satunya dengan menyusun strategi pemasaran baru.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Tahap Penurunan (<em>Decline<\/em>)<\/h3>\n\n\n\n<p>Proses terakhir, yaitu penurunan dari segi penjualan produk di pasaran hingga titik tidak ada lagi peminat. Hal tersebut menandakan minat konsumen berkurang secara drastis dan produk kemungkinan sulit untuk tetap bertahan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penerapan Strategi dalam Setiap Tahapan Siklus Hidup Produk<\/h2>\n\n\n\n<p>Guna membuat suatu produk sukses bisa di pasaran dan diminati dalam waktu yang lama. Maka, sudah menjadi suatu kewajiban pengusaha untuk memiliki strategi dalam setiap tahapan daur hidup produknya. Masing-masing fase memiliki metode berbeda agar terlampaui dengan sempurna. Berikut ini uraiannya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Strategi dalam Pengenalan<\/h3>\n\n\n\n<p>Mengingat fokus dari perkenalan produk adalah membangun <em>brand awareness, <\/em>maka ada beberapa cara yang bisa dicoba, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Promosi secara masif melalui media konvensional (TV, radio, surat kabar) serta <em>platform<\/em> jejaring sosial.<\/li>\n\n\n\n<li>Memberikan promosi diskon potongan harga atau pembelian <em>bundle<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>Menyertai produk dengan slogan yang unik sehingga mudah membekas dalam ingatan target konsumen.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Strategi dalam Pengembangan<\/h3>\n\n\n\n<p>Produk yang ada berarti sudah memiliki jumlah transaksi yang cukup tinggi dalam proses ini, meskipun sifatnya mungkin fluktuatif, alias naik turun. Metode-metode berikut cukup efektif untuk meningkatkan hingga menstabilkan selama proses pengembangan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Berikan diskon khusus dan <em>privilege <\/em>lain pada konsumen yang sudah pernah melakukan transaksi pembelian.<\/li>\n\n\n\n<li>Ajak kerja sama dengan sistem kemitraan untuk lebih melebarkan jangkauan pasar.<\/li>\n\n\n\n<li>Buat iklan baru yang lebih unik dari versi awal sehingga semakin membekas dalam ingatan masyarakat.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Strategi dalam Pendewasaan<\/h3>\n\n\n\n<p>Pada proses pendewasaan dalam daur hidup produk, fokusnya adalah mempertahankan barang produksi selama mungkin di pasaran. Berikut beberapa cara yang teruji sukses membuat suatu barang diminati masyarakat dalam jangka waktu lama:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jalin kedekatan emosional dengan konsumen agar semakin loyal.<\/li>\n\n\n\n<li>Tambahkan inovasi pada produk. Contoh, penambahan varian rasa, perubahan kemasan yang lebih segar, peningkatan kualitas, dan semacamnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Selalu ikuti topik viral di sosial media kemudian relasikan dengan produk untuk kebutuhan promosi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Strategi dalam Penurunan<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika sudah mencapai tahapan penurunan dalam siklus hidup produk, pemilik usaha harus menerapkan strategi yang jauh berbeda. Bukan fokus meningkatkan kembali penjualan produk, namun mempertahankan keberlangsungan perusahaan melalui metode berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Melakukan riset kebutuhan terkini pasar.<\/li>\n\n\n\n<li>Menciptakan produk baru untuk menggantikan produk sebelumnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Memperkenalkan dan mempromosikan produk pengganti sebelum produk lama hilang sepenuhnya dari pasaran.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Penerapan Strategi Daur Hidup Produk<\/h2>\n\n\n\n<p>Masih bingung dengan konsep yang dijabarkan di atas, khususnya untuk bagian strategi? Ini adalah contoh kasus implementasi strategi <em>product life cycle<\/em> yang bisa Anda jadikan referensi:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td>Produk<\/td><td><em>Smartphone <\/em>Android GARD<\/td><\/tr><tr><td>Keunggulan<\/td><td>RAM \/ internal besar : 16 + 256 GBKamera bagus : 64 MP sensor SONY IMX, perekaman 4K.Kapasitas baterai besar : 7000 mAHHarga murah : Rp3.600.000,- (disarankan)<\/td><\/tr><tr><td>Target Pasar<\/td><td>Kelompok <em>entry &amp; mid range<\/em> level.<\/td><\/tr><tr><td>Kompetitor<\/td><td>Seri NL dari perusahaan ECOSeri MXN dari perusahaan LSSeri XT dari perusahaan DK<\/td><\/tr><tr><td>Strategi Pengenalan<\/td><td><em>Grand launching <\/em>bersama media.Promo diskon perilisan perdana <em>up to <\/em>30% di marketplace.<em>Bundling <\/em>dengan operator seluler.<\/td><\/tr><tr><td>Strategi Perkembangan<\/td><td>Mengadakan <em>event-event <\/em>di berbagai mitra toko ponsel.Memberikan promo akun premium di aplikasi <em>streaming<\/em>.Buat iklan baru di media konvensional.<\/td><\/tr><tr><td>Strategi Pendewasaan<\/td><td>Berikan layanan <em>after sales <\/em>terbaik di <em>service center<\/em>.Sediakan pembaruan sistem operasi secara berkala.Buat unggahan-unggahan kreatif tentang isu viral dan hubungkan dengan produk.<\/td><\/tr><tr><td>Strategi Penurunan<\/td><td>Riset pasar dan kompetitor untuk menyiapkan produk baru.Buat promosi produk baru dengan sistem tukar tambah produk lama.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Cukup sederhana untuk dicoba agar sebuah produk diminati masyarakat sekaligus menjamin bisnis terus berjalan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Faktor-Faktor Penyebab Siklus Hidup Produk Menjadi Singkat<\/h2>\n\n\n\n<p>Meskipun demikian, tetap perlu diingat bahwa bisnis merupakan suatu industri yang bersifat dinamis. Sekalipun strategi telah dipraktikkan dengan baik, namun ada faktor-faktor yang kemudian membuat masa hidup produk menjadi singkat. Apa saja? Berikut uraiannya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Kegagalan Branding<\/h3>\n\n\n\n<p>Faktor utama tidak lain adalah kegagalan dalam membangun <em>awareness <\/em>terhadap merek. Kemungkinan, tidak ada hal istimewa yang membuat pasar teringat pada merek apalagi produk yang ditawarkan suatu perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal tersebut bisa terjadi akibat <em>branding <\/em>kompetitor yang terlalu kuat atau kurangnya kelebihan produk jika dibandingkan dengan <em>item<\/em> serupa yang juga beredar di pasaran.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Tidak Memenuhi Segmentasi Pasar<\/h3>\n\n\n\n<p>Konsumen Indonesia, khususnya di kalangan masyarakat umum, lebih memilih produk dengan harga terjangkau namun menawarkan kualitas premium. Jika barang ditawarkan murah, namun kualitasnya biasa saja. Maka, keinginan pasar tidak akan terpenuhi dan produk menjadi gagal bersaing.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Konsep Iklan Asal-Asalan<\/h3>\n\n\n\n<p>Baik di media konvensional maupun sosial media, iklan memberikan kontribusi yang cukup besar untuk daur hidup produk. Namun, hal ini justru seringkali disepelekan oleh pihak perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Iklan dibuat secara asal sehingga kurang membekas pada penonton dan berakhir pada <em>engagement <\/em>rendah. Padahal iklan tersebut bisa menghabiskan alokasi biaya paling tinggi dalam proses produksi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Pelayanan After Sales yang Buruk<\/h3>\n\n\n\n<p>Konsumen mengharapkan layanan pasca pembelian yang bagus, khususnya untuk produk yang dapat digunakan dalam waktu lama seperti barang elektronik. Jika pelayanan <em>after sales <\/em>kurang baik, konsumen enggan menjadi pelanggan setia dan memilih berpindah pada kompetitor.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Kemitraan Kurang Luas<\/h3>\n\n\n\n<p>Kerja sama dengan <em>marketplace<\/em> dan <em>reseller <\/em>juga berpengaruh pada singkat atau panjangnya suatu produk. Semakin banyak kemitraan, semakin luas pula jangkauan penjualan dan peluang kesuksesan <em>item<\/em> tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Manfaat Mempelajari Product Life Cycle<\/h2>\n\n\n\n<p>Luasnya pembahasan tentang daur hidup produk memberikan banyak manfaat bagi para pengusaha. Apa saja? Berikut beberapa di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Memahami dengan baik tantangan suatu produk di pasaran.<\/li>\n\n\n\n<li>Memaksimalkan kualitas produksi hingga pemasaran produk agar berhasil sukses dan bertahan lama.<\/li>\n\n\n\n<li>Membuat \u2018ramalan\u2019 yang lebih baik tentang produk yang dimiliki; kapan diperkenalkan hingga dihentikan dari pasar agar tidak memengaruhi laju bisnis perusahaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengatur strategi matang dalam memenangkan konsumen dari para kompetitor.<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki persiapan dan mengetahui waktu yang pas dalam memperkenalkan produk baru.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Siklus Hidup Produk, Sederhana Tapi Berperan Besar!<\/h2>\n\n\n\n<p>Itulah penjabaran lengkap tentang pengertian, tahapan, strategi, contoh penerapan, hingga manfaat dari mempelajari daur hidup produk. Konsepnya memang sederhana, namun memiliki peranan krusial.<\/p>\n\n\n\n<p>Memahami tentang <em>Product Life Cycle<\/em> tidak hanya membuat item dapat bertahan lama di pasaran, namun juga keberlangsungan bisnis secara general. Tentu hal itu menjadi idaman para pemilik usaha, bukan?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mungkin, istilah daur hidup produk masih kurang familier, padahal memiliki peranan penting dalam kemajuan suatu bisnis. Memahami, mempelajari, serta mempraktikkan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5984,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[1299],"class_list":["post-5983","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bisnis","tag-daur-hidup-produk","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50","no-featured-image-padding"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Daur Hidup Produk: Jenis, Tahapan, Strategi, &amp; Contohnya - Hotelier Studi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Daur Hidup Produk: Jenis, Tahapan, Strategi, &amp; Contohnya - Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mungkin, istilah daur hidup produk masih kurang familier, padahal memiliki peranan penting dalam kemajuan suatu bisnis. Memahami, mempelajari, serta mempraktikkan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-28T12:48:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-antoni-shkraba-4348404.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"435\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/\"},\"author\":{\"name\":\"Linda Yulita\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\"},\"headline\":\"Pengertian Daur Hidup Produk: Jenis, Tahapan, Strategi, &amp; Contohnya\",\"datePublished\":\"2024-08-28T12:48:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/\"},\"wordCount\":1189,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-antoni-shkraba-4348404.jpg\",\"keywords\":[\"daur hidup produk\"],\"articleSection\":[\"Bisnis\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/\",\"name\":\"Pengertian Daur Hidup Produk: Jenis, Tahapan, Strategi, &amp; Contohnya - Hotelier Studi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-antoni-shkraba-4348404.jpg\",\"datePublished\":\"2024-08-28T12:48:17+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-antoni-shkraba-4348404.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-antoni-shkraba-4348404.jpg\",\"width\":640,\"height\":435,\"caption\":\"Pengertian Daur Hidup Produk: Jenis, Tahapan, Strategi, & Contohnya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Daur Hidup Produk: Jenis, Tahapan, Strategi, &amp; Contohnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"description\":\"Media Digital Pendidikan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"width\":285,\"height\":70,\"caption\":\"Hotelier Studi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\",\"name\":\"Linda Yulita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Linda Yulita\"},\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Daur Hidup Produk: Jenis, Tahapan, Strategi, &amp; Contohnya - Hotelier Studi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Daur Hidup Produk: Jenis, Tahapan, Strategi, &amp; Contohnya - Hotelier Studi","og_description":"Mungkin, istilah daur hidup produk masih kurang familier, padahal memiliki peranan penting dalam kemajuan suatu bisnis. Memahami, mempelajari, serta mempraktikkan","og_url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/","og_site_name":"Hotelier Studi","article_published_time":"2024-08-28T12:48:17+00:00","og_image":[{"width":640,"height":435,"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-antoni-shkraba-4348404.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Linda Yulita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Linda Yulita","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/"},"author":{"name":"Linda Yulita","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5"},"headline":"Pengertian Daur Hidup Produk: Jenis, Tahapan, Strategi, &amp; Contohnya","datePublished":"2024-08-28T12:48:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/"},"wordCount":1189,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-antoni-shkraba-4348404.jpg","keywords":["daur hidup produk"],"articleSection":["Bisnis"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/","name":"Pengertian Daur Hidup Produk: Jenis, Tahapan, Strategi, &amp; Contohnya - Hotelier Studi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-antoni-shkraba-4348404.jpg","datePublished":"2024-08-28T12:48:17+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/#primaryimage","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-antoni-shkraba-4348404.jpg","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/pexels-antoni-shkraba-4348404.jpg","width":640,"height":435,"caption":"Pengertian Daur Hidup Produk: Jenis, Tahapan, Strategi, & Contohnya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/daur-hidup-produk\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Daur Hidup Produk: Jenis, Tahapan, Strategi, &amp; Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","name":"Hotelier Studi","description":"Media Digital Pendidikan Terpercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization","name":"Hotelier Studi","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","width":285,"height":70,"caption":"Hotelier Studi"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5","name":"Linda Yulita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Linda Yulita"},"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5983","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5983"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5983\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5985,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5983\/revisions\/5985"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5984"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5983"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5983"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5983"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}