{"id":6365,"date":"2024-10-20T19:23:57","date_gmt":"2024-10-20T12:23:57","guid":{"rendered":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?p=6365"},"modified":"2024-10-20T19:23:57","modified_gmt":"2024-10-20T12:23:57","slug":"bisnis-retail","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/","title":{"rendered":"Bisnis Retail: Pengertian, Klasifikasi, Fungsi, dan Karakteristiknya"},"content":{"rendered":"\n<p>Anda mungkin sudah cukup familiar dengan istilah bisnis ritel atau <em>retail<\/em>. Singkatnya, bisnis ritel merupakan salah satu jenis usaha yang bisa Anda temukan dengan mudah di Indonesia dengan berbagai skala, mulai skala besar hingga skala kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan saat ini, mulai banyak bisni ritel yang hadir dalam bentuk waralaba. Jika Anda lihat berdasarkan pengertiannya, maka bisnis ini melibatkan kegiatan pemasaran barang atau jasa yang dilakukan secara eceran atau satuan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Bisnis Retail?<\/h2>\n\n\n\n<p>Seperti pada penjelasan di atas, bisnis ritel atau <em>retail<\/em><em> <\/em>adalah jenis usaha yang berfokus menjual produk atau jasa secara langsung kepada konsumen akhir. Harapannya, mereka bisa menggunakan barang atau jasa tersebut untuk memenuhi kebutuhannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam arti lain, bisnis ritel merupakan pihak yang memasarkan barang dan jasa secara eceran atau satuan untuk kebutuhan pribadi ataupun rumah tangga. Sehingga, bisnis <em>retail<\/em> juga sering dikenal dengan sebutan bisnis eceran.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam prosesnya, setiap pemilik bisnis ritel akan membeli produk atau jasa yang akan mereka jual dari produsen atau distributor dalam jumlah banyak. Kemudian, barang tersebut akan mereka jual kembali ke konsumen akhir secara langsung dalam bentuk satuan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Umumnya, jumlah barang yang dijual dalam jumlah kecil atau satuan, sehingga proses jual beli yang terjadi tidak ditujukan untuk pembeli jual kembali. Hal itulah yang membuat produsen yang mana menjual barang dalam jumlah banyak tidak termasuk bisnis ritel atau eceran.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Klasifikasi Bisnis Retail<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam pelaksanaanya, bisnis <em>retail<\/em> memiliki banyak klasifikasi. Ada beberapa perbedaan untuk tiap jenis bisnis tersebut, berikut ini penjelasannya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Berdasarkan Status Kepemilikan<\/h3>\n\n\n\n<p>Klasifikasi pertama bisnis ritel dibedakan berdasarkan siapa pemilik bisnis tersebut. Adapun perbedaan tiap jenis bisnis tersebut adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">a. Ritel Independen<\/h4>\n\n\n\n<p>Ritel independen merupakan jenis bisnis <em>retail<\/em> yang berdiri sendiri dan dimiliki oleh perorangan. Bisnis ini biasanya memiliki skala kecil, di mana pemilik akan mengerjakan semua proses bisnis di dalamnya seorang diri.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">b. Dealer<\/h4>\n\n\n\n<p>Jenis kedua adalah <em>dealer<\/em>. Bisnis ini umumnya berbentuk badan usaha perorangan yang mana akan menjadi jaringan distribusi dari produsen ke konsumen akhir.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">c. Waralaba<\/h4>\n\n\n\n<p>Jenis bisnis ritel berdasarkan kepemilikan lainnya adalah waralaba atau <em>franchise<\/em>. Bisnis waralaba mengharuskan pemilik untuk menyewa atau membeli hak dalam menggunakan <em>brand <\/em>dari orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Konsep bisnisnya mirip dengan <em>dealer<\/em>, di mana pelaku bisnis ritel harus memiliki izin untuk menggunakan nama <em>brand<\/em>, menjual produk, dan menggunakan konsep yang sama dengan perusahaan induk. Namun, pelaku bisnis ritel harus membayar sejumlah uang ke perusahaan induk untuk bisa menggunakan semua hal tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">d. Network Marketing<\/h4>\n\n\n\n<p>Bisnis <em>network marketing<\/em> yang juga dikenal sebagai bisnis <em>Multi Level Marketing<\/em> (MLM) adalah jenis bisnis di mana distributor akan merekrut pelaku bisnis ritel yang akan menjual produk mereka. Pelaku bisnis tersebut juga bisa merekrut pemilik bisnis lainnya, sehingga ia nantinya akan menjadi distributor.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">e. Corporate Chain<\/h4>\n\n\n\n<p>Bisnis <em>corporate chain<\/em> adalah bentuk bisnis <em>retail<\/em><em> <\/em>di mana kepemilikannya terdiri dari beberapa individu yang tergabung dalam sebuah perusahaan. Jenis bisnis ini biasanya dilakukan oleh perusahaan besar yang menjual lebih dari dua lini usaha.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Berdasarkan Skala Usaha<\/h3>\n\n\n\n<p>Selain berdasarkan kepemilikan, bisnis ritel juga dibedakan berdasarkan skala usaha yang mereka punya. Berikut adalah penjelasannya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Bisnis ritel berskala besar akan menjual barang dalam jumlah besar dan beragam. Contohnya seperrti toko serba ada, <em>department store<\/em>, <em>chain store<\/em>, dan lainnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Bisnis ritel berskala kecil akan menjual barang dalam jumlah kecil dan biasanya tidak beragam. Contohnya adalah pedagang kaki lima atau kios.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Berdasarkan Jenis Produk<\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis bisnis <em>retail<\/em><em> <\/em>yang terakhir akan dibedakan berdasarkan jenis produk yang mereka jual, misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><em>Product retail<\/em>: Merupakan jenis bisnis ritel yang menjual barang, contohnya toko baju.<\/li>\n\n\n\n<li><em>Service retail<\/em>: Merupakan jenis bisnis ritel yang menjual jasa, contohnya bisnis <em>service <\/em>barang elektronik.<\/li>\n\n\n\n<li><em>Non-store retail<\/em>: Merupakan jenis bisnis ritel yang menggunakan media tertentu untuk menjual barang atau jasa, contohnya toko <em>online<\/em>.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fungsi dan Manfaat Bisnis Retail<\/h2>\n\n\n\n<p>Perkembangan bisnis ritel di Indonesia relatif cukup pesat, sebab bisnis jenis ini memang memiliki banyak manfaat, seperti:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Memudahkan Konsumen<\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu peran utama bisnis ritel adalah menyediakan kemudahan bagi konsumen untuk memperoleh barang atau produk yang mereka butuhkan. Konsumen bisa membeli barang tersebut dengan jumlah kecil, sesuai yang mereka perlukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, konsumen juga dapat menjangkau bisnis ritel dengan lebih mudah daripada harus datang ke distributor besar. Hal ini juga yang membuat proses belanja bisa menjadi lebih cepat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Kanal untuk Melakukan Promosi<\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam bisnis ritel skala besar, keuntungan lainnya yang juga bisa Anda dapatkan adalah sebagai kanal untuk melakukan promosi. Cara ini cukup efektif mengingat bisnis <em>retail<\/em><em> <\/em>bisa langsung menjangkau konsumen akhir.<\/p>\n\n\n\n<p>Nantinya, produsen bisa memberikan edukasi produk secara langsung kepada konsumen. Nantinya, produsen juga bisa lebih memahami apa saja yang memang konsumen butuhkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Banyak Barang dengan Harga Bervariasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Bagi konsumen, keuntungan lainnya dari bisnis ritel adalah bisa mendapatkan banyak pilihan barang dengan harga yang bervariasi. Bisnis ritel biasanya tidak hanya menjual satu barang dari satu produk saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Variasi ini bisa membuat konsumen bebas memilih dan menentukan mana produk yang sesuai dengan kebutuhannya. Kondisi ini juga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kepuasan konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, dengan semakin banyaknya pilihan, konsumen bisa membandingkan mana produk yang terbaik yang bisa mereka pilih dan sesuai dengan kemampuannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Keuntungan bagi Produsen<\/h3>\n\n\n\n<p>Tidak hanya bagi konsumen, bisnis <em>retail<\/em><em> <\/em>juga akan mendatangkan keuntungan tersendiri bagi produsen. Keberadaan bisnis ini tentu saja cukup penting untuk menjangkau konsumen akhir.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih dari itu, pelaku bisnis ritel akan membeli produk dalam jumlah besar ke produsen. Uang hasil penjualan itu bisa produsen gunakan untuk melakukan produksi selanjutnya. Semakin cepat barang di toko ritel habis, maka semakin cepat pula perputaran uang pada produsen.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Karakteristik Bisnis Retail<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam pengaplikasinnya, ada sejumlah karakteristik binsnis ritel yang akan membedakannya dengan jenis bisnis lainnya. Beberapa karakteristik tersebut antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Menjual Produk dalam Jumlah Satuan<\/h3>\n\n\n\n<p>Karakteristik utama dari bisnis ritel adalah jumlah produk yang mereka jual umumnya dalam skala kecil atau satuan. Hal ini berkaitan dengan konsumen yang mereka tuju adalah konsumen akhir yang menggunakan produk tersebut untuk kebutuhan pribadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun menjual produk dalam jumlah satuan, stok tetap merupakan hal penting dalam bisnis ritel. Artinya, pelaku bisnis harus bisa menyediakan stok barang tersebut dalam jumlah berapa pun ketika konsumen membutuhkannya kapan saja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Berhadapan Langsung dengan Konsumen<\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam rantai penyediaan barang, maka bisnis <em>retail<\/em><em> <\/em>berada pada posisi akhir, tepat sebelum barang tersebut berada di tangan konsumen akhir. Inilah mengapa bisnis ritel akan berhadapan langsung dengan pengguna produk tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda harus bisa menyediakan proses bisnis yang cepat. Mulai dari proses pembayaran yang cepat dan mudah, sampai harus bisa memahami persaingan harga pasar agar bisa memberikan harga terbaik bagi konsumen namun tetap mendapatkan untung.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Menyediakan Berbagai Produk<\/h3>\n\n\n\n<p>Lantaran menjual barang dengan sistem satuan, maka sangat mungkin bagi bisnis ritel untuk menjual barang dengan produk yang beragam. Hal ini bertujuan agar konsumen bisa mendapatkan banyak pilihan. Selain itu, hal ini juga agar konsumen bisa berbelanja semua kebutuhannya di satu tempat saja.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Sistem Kerja Bisnis Retail?<\/h2>\n\n\n\n<p>Sistem kerja dari bisnis <em>retail<\/em><em> <\/em>sendiri sebenarnya tidak begitu rumit. Jika Anda menggunakan sistem <em>franchise<\/em>, <em>chain store<\/em>, <em>network marketing<\/em>, dan sejenisnya, maka produk yang Anda jual akan berasal dari perusahaan induk. Anda tidak perlu pusing untuk mencari bahan mentah, Anda hanya perlu mencari konsumen akhir.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, jika Anda membuka bisnis ritel perorangan di mana Anda adalah pemilik, maka sistem kerja yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Carilah apa saja yang konsumen butuhkan.<\/li>\n\n\n\n<li>Selanjutnya, carilah suplai barang tersebut langsung dari produsen atau dari distributor. Anda juga bisa menjalin kerja sama dengan pihak lain untuk mendapatkan barang yang Anda perlukan.<\/li>\n\n\n\n<li>Nantinya, barang tersebut bisa Anda langsung jual ke konsumen dalam jumlah satuan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Seberapa Penting Bisnis Retail?<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam kesimpulannya, bisnis retail merupakan posisi terakhir sebelum produk tersebut berada di tangan konsumen. Hal ini menunjukan seberapa pentingnya bisnis ritel dalam rantai pasokan produk dari produsen ke konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi produsen, bisnis ritel merupakan cara yang tepat untuk memasarkan produk mereka ke konsumen. Sementar bagi konsumen, bisnis ini merupakan cara yang memudahkan untuk mendapatkan produk yang mereka butuhkan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anda mungkin sudah cukup familiar dengan istilah bisnis ritel atau retail. Singkatnya, bisnis ritel merupakan salah satu jenis usaha yang<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6366,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[1393],"class_list":["post-6365","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bisnis","tag-bisnis-retail","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50","no-featured-image-padding"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bisnis Retail: Pengertian, Klasifikasi, Fungsi, dan Karakteristiknya - Hotelier Studi<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bisnis Retail: Pengertian, Klasifikasi, Fungsi, dan Karakteristiknya - Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Anda mungkin sudah cukup familiar dengan istilah bisnis ritel atau retail. Singkatnya, bisnis ritel merupakan salah satu jenis usaha yang\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hotelier Studi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-20T12:23:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/grocery-g2df5a0523_640.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"427\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Linda Yulita\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/\"},\"author\":{\"name\":\"Linda Yulita\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\"},\"headline\":\"Bisnis Retail: Pengertian, Klasifikasi, Fungsi, dan Karakteristiknya\",\"datePublished\":\"2024-10-20T12:23:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/\"},\"wordCount\":1280,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/grocery-g2df5a0523_640.jpg\",\"keywords\":[\"bisnis retail\"],\"articleSection\":[\"Bisnis\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/\",\"name\":\"Bisnis Retail: Pengertian, Klasifikasi, Fungsi, dan Karakteristiknya - Hotelier Studi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/grocery-g2df5a0523_640.jpg\",\"datePublished\":\"2024-10-20T12:23:57+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/grocery-g2df5a0523_640.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/grocery-g2df5a0523_640.jpg\",\"width\":640,\"height\":427,\"caption\":\"Bisnis Retail: Pengertian, Klasifikasi, Fungsi, dan Karakteristiknya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bisnis Retail: Pengertian, Klasifikasi, Fungsi, dan Karakteristiknya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"description\":\"Media Digital Pendidikan Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization\",\"name\":\"Hotelier Studi\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png\",\"width\":285,\"height\":70,\"caption\":\"Hotelier Studi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5\",\"name\":\"Linda Yulita\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Linda Yulita\"},\"url\":\"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bisnis Retail: Pengertian, Klasifikasi, Fungsi, dan Karakteristiknya - Hotelier Studi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bisnis Retail: Pengertian, Klasifikasi, Fungsi, dan Karakteristiknya - Hotelier Studi","og_description":"Anda mungkin sudah cukup familiar dengan istilah bisnis ritel atau retail. Singkatnya, bisnis ritel merupakan salah satu jenis usaha yang","og_url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/","og_site_name":"Hotelier Studi","article_published_time":"2024-10-20T12:23:57+00:00","og_image":[{"width":640,"height":427,"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/grocery-g2df5a0523_640.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Linda Yulita","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Linda Yulita","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/"},"author":{"name":"Linda Yulita","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5"},"headline":"Bisnis Retail: Pengertian, Klasifikasi, Fungsi, dan Karakteristiknya","datePublished":"2024-10-20T12:23:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/"},"wordCount":1280,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/grocery-g2df5a0523_640.jpg","keywords":["bisnis retail"],"articleSection":["Bisnis"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/","name":"Bisnis Retail: Pengertian, Klasifikasi, Fungsi, dan Karakteristiknya - Hotelier Studi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/grocery-g2df5a0523_640.jpg","datePublished":"2024-10-20T12:23:57+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/#primaryimage","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/grocery-g2df5a0523_640.jpg","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/grocery-g2df5a0523_640.jpg","width":640,"height":427,"caption":"Bisnis Retail: Pengertian, Klasifikasi, Fungsi, dan Karakteristiknya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/bisnis-retail\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bisnis Retail: Pengertian, Klasifikasi, Fungsi, dan Karakteristiknya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#website","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","name":"Hotelier Studi","description":"Media Digital Pendidikan Terpercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#organization","name":"Hotelier Studi","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","contentUrl":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Logo-Hotelier-PNG.png","width":285,"height":70,"caption":"Hotelier Studi"},"image":{"@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/8b00debc255b2b67a22d845cf6521ae5","name":"Linda Yulita","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc2d42f7dcc39baf1f053b7ebcd7105e797581b24faee33da4849f37e889b56a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Linda Yulita"},"url":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/author\/linda\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6365","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6365"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6365\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6367,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6365\/revisions\/6367"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6366"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6365"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6365"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hotelier.id\/studi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6365"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}