Wisata Pulau Belitung merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara.
Ya memang tak bisa dipungkiri, film Laskar Pelangi yang diangkat dari novel karya Andrea Hirata memberikan pengaruh besar terhadap dunia wisata Pulau Belitung.
Sejak novel dan film ini booming, keindahan pulau ini mulai dikenal banyak orang. Tak heran pula pulau ini dikenal sebagai pulau Laskar Pelangi.
Terlepas dari uniknya kisah film yang telah menginspirasi banyak orang tersebut, Bangka Belitung memang memiliki kekayaan alam bahari yang ciamik dan memukau.
Pantai-pantai dengan formasi batuan nan unik, pulau-pulau kecil nan menawan lengkap dengan pasir halus nya dan bawah lautnya yang juga layak buat wisatawan snorkling.
Tak hanya wisata bahari, Belitung juga menyuguhkan kekayan wisata lain seperti wisata sejarah, budaya, kuliner dan bahkan literasi.
Kekayaan wisata yang lengkap ini pun sudah didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. Beberapa maskapai pun melayani penerbangan menuju Tanjung Pandan.
Bandara H. As. Hanandjuddin merupakan pintu gerbang kedatangan wisatawan di pulau ini.
10 Wisata Pulau Belitung yang Mempesona
Wisata bahari adalah wisata yang paling utama di Belitung. Untuk dapat menikmati keindahan wisata Bahari tersebut wisatawan harus mengunjungi tempat-tempat berikut ini:
1. Pantai Tanjung Tinggi
Pantai ini merupakan salah satu lokasi syuting film Laskar Pelangi yang paling banyak mencuri perhatian.
Pantai dengan formasi batuan-batuan utuh besar dengan jumlah sangat banyak sepertinya memang hanya ditemui di sini.
Masih segar dalam ingatan dalam film itu anak-anak SD N Muhammadiyah Gantong berlarian di antara batuan-batuan itu.
Uniknya kadang, wisatawan yang datang ke pulau ini pun menirukan beberapa adegan–adegan dalam film tersebut.
Untuk mendapatkan pemandangan pantai dan batuan yang indah, pengunjung harus menaiki batuan-batuan tersebut.
Namun perlu kehati-hatian terutama pada saat hujan. Jangan memaksakan diri jika memang terlalu sulit.
Tak jauh dari pantai ini kadang ada beberapa penduduk yang menjajakan souvenir kecil dari karang atau bahan lainnya.
Tak ada salahnya mencoba membeli dagangan mereka. Ini merupakan salah satu kontribusi nyata para pengunjung dalam menumbuhkan ekonomi masyarakat setempat.
Pantai Tanjung Kelayang memiliki pasir yang sangat halus. Airnya pun sangat jernih. Sepanjang mata memanjang yang terlihat hanyalah biru yang sangat memukau.
Dari pantai ini juga para pengunjung dapat menikmati gugusan batuan dan yang paling mencuri perhatian adalah gugusan batuan seperti burung garuda.
Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata juga telah menetapkan kawasan ini sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berbasis pariwisata.
Pantai ini juga biasanya adalah titik pemberangkatan wisatan yang hendak mendatangi pulau-pulau wisata Belitung.
Banyak kapal-kapal kecil ditambatkan di sini. Begitu menginjakkan kaki di pantai ini, wisatawan akan disambut dengan sebuah tulisan raksasa“ Welcome to Belitung”.
Berfoto dengan latar belakang tulisan ini seolah menjadi wajib hukumnya sebagai bukti bahwa sudah pernah ke Belitung.
3. Pulau Lengkuas
Pulau ini juga merupakan salah satu lokasi syuting film Laskar Pelangi. Pantai di salah satu sisi pulau ini pun memiliki formasi batuan yang unik.
Namun yang paling terkenal dari pulau ini adalah sebuah mercusuar tua yang sudah dibangun sejak tahun 1882.
Dari lantai tertinggi mercusuar 18 lantai ini, pemandangan indah yang tak ada tepinya tersuguhkan.
Laut biru yang bergradasi dari biru tua sampai hijau tosca adalah lukisan alam nan menyegarkan mata.
Perahu-perahu nelayan yang berjajar rapi di pinggir pantai menjadi pemandangan lain yang menakjubkan. Usaha menaiki anak tangga yang terbuat dari besi dengan bentuk melingkar ini, rasa-rasanya akan terbayar lunas dengan pemandangan indah yang diperoleh dari titik tertinggi mercusuar ini.
Berfoto dengan latar mercusuar ini adalah hal wajib yang harus dilakukan. Untuk mendapatkan landscape pulau ini dengan bagus, ada baiknya mengambil foto dari beberapa gugusan batuan yang ada di salah satu sisi pulau ini.
Saat ini di pulau ini juga terdapat gubug-gubug pedagang yang menjajakan makanan dan minuman. Kelapa muda adalah minuman khas pantai yang wajib di coba di sini. Di sekitaran Pulau Lengkuas ini juga terdapat beberapa spot untuk bersnokling.
4. Pulau Kepayang
Pulau Kepayang sangat ciamik dengan pasirnya. Di pulau ini terdapat sebuah restoran yang menyajikan menu sea food yang sangat yummi.
Ikan dan seafood yang disajikan di sini sudah barang tentu adalah ikan-ikan segar yang baru saja ditangkap di lautan.
Di restorant ini juga terdapaat kamar mandi dan toilet. Pada umumnya wisatawan membersihkan diri di sini dengan air tawar setelah seharian bermain air garam di lautan.
Menikmati seafood yang dimasak dengan bumbu berkualitas sambil menikmati pemandangan pantai, sensasinya luar biasa.
Ikan kuah kuning adalah makanan khas Pulau Belitung, dan yang menjadi menu utama di sini. Kepiting, udang dan cumi-cumi adalah makanan lain yang wajib dicicipi.
Pemandangan pantai dengan langit biru yang kadang di hiasi dengan lukisan awan yang unik adalah hal lain yang bisa dinikmati di sini.
5. Pulau Pasir atau Pulau Gusong
Wisata Pulau Belitung selanjutnya adalah pulau unik yang hanya ditemui di kepulaun Belitung.
Sekilas memang tidak bisa dikatakan sebagai sebuah pulau.
Tempa ini lebih mirip gugusan pasir dan hanya bisa dinikmati jika air lautnya sedang surut.
Air lautnya sangat bening, kadang beberapa hewan laut seperti bintang laut pun terlihat. Gradasi warna laut pun bisa dinikmati di sini.
Jika beruntung, pulau ini kadang dilewati rombongan burung-burung. Berada di gugusan pasir ini berasa berdiri di tengah lautan yang tak bertepi.
Di salah satu sisi lain terlihat salah satu pulau yang menyempurnakan lukisan alam. Tempat ini paling cocok untuk berjemur atau burn skin.
6. Pulau Batu Berlayar
@w_azuma
Jika pulau pasir hanyalah gugusan pasir, maka lain lagi dengan Pulau Batu Berlayar. Pulau ini adalah kumpulan batuan granit yang indah.
Dari kejauhan formasi batuan ini seperti layar. Dari bentuknya itulah maka pulau ini diberi nama Pulau Batu Berlayar.
Pulau ini lebih besar dibandingkan dengan Pulau Pasir. Tempat ini sangat ciamik untuk dijadikan sebagai salah satu spot berfoto.
Air nya pun sangat bening, ikan-ikan kadang terlihat jelas. Perlu ekstra hati-hati berjalan di atas batuan ini. Banyak batu yang licin karena adanya lapisan lumut.
7. Pulau Burung
Pulau Burung dikelilingi oleh formasi batuan granit berbagai bentuk. Pantainya pun sangat jernih dengan pasir yang sangat halus.
Menyaksikan batuan dengan warna dominan putih diantara gradasi birunya air laut dan cerahnya langit itu adalah pemandang sempurna yang meninggalkan decak kagum.
Beberapa batuan yang sangat terkenal di sini adalah batu burung karena memang bentuknya seperti burung. Jika air sedang surut wisatawan bisa mendatangi batuan ini yang jaraknya tidak terlalu jauh dari bibir pantai.
Ada juga sekelompok batuan yang tersusun rapat dan rapi. Masyarakat di Belitung menyebutnya Batu Becinte.
Bermain di atas pasirnya yang halus atau berlarian kecil dan berlompatan diatara gugusan batuan adalah pilihan aktivitas yang jangan dilewatkan di pulau ini. Bagi penggemar snorkling, ada beberapa spot snorkling di sekitar pulau ini.
8. Menikmati Senja dan Sunsetdi Pantai Tanjung Pendam
Suasana senja ketika matahari terbenam memang telah menghipnotis banyak orang. Suasana ini selalu diburu dan dirindu.
Demikian pula dengan Belitung, di sini terdapat beberapa pantai dimana pengunjung dapat menikmati sunset nan indah. Pantai Tanjung Pendam satu diantaranya.
Letak pantai ini tidak jauh dari pusat kota, banyak penjual makanan dan warung kopi berjajar di pantai ini.
Karena letaknya yang tidak terlalu jauh dari pusat kota maka pantai ini memang rame pada sore hari, sekedar menikmati sunset atau menikmati jajanan pinggir pantai.
Tempat lain yang cukup ciamik untuk menikmati sunset adalah di Pantai Bukit Berahu. Pantai ini suasananya agak sepi terletak tidak jauh dari Kampung Nelayan Bugis Tanjung Binga. Ini merupakan perpaduan bukit dan pantai.
Di pinggir Pantai Bukit Berahu ini terdapat bangunan cottage dan bungalow dengan pasir putih serta pohon-pohon rindangnya.
9. Kawah Kaolin / Danau Kaoling Belitung
Kawah Kaolin atau ada juga yang menyebutnya Danau Kaolin adalah danau yang terbentuk dari bekas penambangan.
Salah satu tempat wisata di Pulau Belitung yang satu ini sempat viral di Instagram lho.
Di Pulau Belitung ini kita akan banyak menemukan danau-danau yang terbetuk dari galian penambangan. Namun Kaolin menjadi unik karena ukurannnya yang besar dan air danaunya yang berwarna hijau tosca.
Pingggiran danau ini adalah pasir yang warnanya agak keputihan. Jika dapat mengambil anggle foto yang bagus, Danau Kaolin ini mirip dengan Pamukkale di Turki.
Ada juga yang menyebut seperti Kawah Putih di Bandung dan bahkan ada yang menyamakannya dengan Iceland karena pasir putihnya kadang terlihat seperti salju
Siang hari, suhu sangat panas di sini, sangat disarankan untuk menggunakan penutup kepala seperti topi atau payung dan jangan lupa membawa sunglass agar matanya tidak silau.
10. SD Muhammadiyah Gantong (Tempat Syuting Film Laskar Pelangi)
@atlaloan
Jika masih memiliki waktu maka perjalanan dapat dilanjutkan dengan wisata budaya dan sejarah diantaranya di rumah adat Belitung dan Museum Tanjung Pandan.
Atau bisa juga melanjutkan perjalanan ke Belitung Timur. Replika SD Muhammadiyah Gantong adalah destinasi favorite di sini.
Bagi yang pernah menonton film laskar pelangi tentu ingat adegan-adegan di sekolah ini. Bagi penggemar literasi, bisa mengunjungi museum Andrea Hirata.
Wisata lain yang tak boleh dilewatkan adalah wisata kuliner. Mencicipi masakan khas Belitung tentu wajib hukumnya.
Beberapa makanan yang wajib di coba mie Belitung, Gangan ikan( ikan kuah kuning), kopi belitung, dan kepiting isi.
Kepiting isi ini merupakan salah satu oleh-oleh khas belitung yang banyak di buru.
TIPS berwisata ke Pulau Belitung:
Pilih penerbangan paling pagi. Sehingga punya banyak waktu untuk menikmati Pulau Ini
Susun itinerary dengan baik. Ada baiknya menggunakan jasa biro travel agar tidka dipusingkan dengan urusan akomodasi seperti penyewaan kapal, mencari hotel dan penjemputan dari dan ke bandara
Persiapan pakaian topi, sunglasses, dan payung
Perhatikan musim dan cuaca. Ada baiknya mengunjungi pulau ini pada musim panas. Agar cuaca cerah dengan langitnya yang biru dapat dinikmati dan bisa mengunjugi pulau pulau kecil seperti Pulau Pasir dan Pulau Batu Berlayar
Itulah rekomendasi terbaik dari kami mengenai tempat wisata Pulau Belitung terbaik. Semua tempat tersebut wajib Anda kunjungi ketika bertandang di negeri Laskar Pelangi ini…
Pada artikel ini, kamu akan menemukan 30 Makanan Khas Bangka Belitung yang paling wajib dicoba ketika berwisata ke negeri Laskar Pelangi. Kepulauan Bangka Belitung sangat terkenal di Indonesia sejak ditayangkannya film Laskar Pelangi yang fenomenal.
Masyarakat Indonesia jadi mengenal provinsi yang ada di Selat Karimata ini dengan baik. Banyak juga para wisatawan yang jadi tertarik untuk berkunjung ke Bangka Belitung, karena keindahan alam dengan pantainya yang eksotis nan unik.
Berkunjung ke Bangka Belitung bukan hanya tentang keindahan alam, nyatanya Bangka Belitung juga menyuguhkan wisata budaya.
Salah satunya adalah kekayaan kuliner khasnya. Bangka Belitung punya segudang kuliner lezat yang wajib dicoba oleh para wisatawan. Kuliner di provinsi ini adalah perpaduan budaya dari Melayu, China, hingga Belanda.
Makanan Khas Bangka Belitung yang Paling Direkomendasikan
Meski ada banyak ragam kuliner Bangka yang bisa kamu coba, kami mencoba merangkumnya mulaid ari yang paling digemari hingga yang masih jarang didengar.
1. Lempah Kuning (Sup Gangan)
@warkoppapa_
Daerah kepulauan memang dikenal kaya akan hasil lautnya. Tak terkecuali Provinsi Bangka Belitung yang dikelilingi oleh perairan laut yang tenang. Hasil tangkapan nelayan di provinsi ini sangat berlimpah.
Salah satu makanan yang dimasak dari hasil laut adalah lempah kuning. Makanan ini sangat terkenal dan biasa disantap oleh masyarakat lokal Bangka Belitung.
Lempah kuning adalah istilah yang biasa digunakan oleh masyarakat di Pulau Belitung. Sedangkan di Pulau Bangka, makanan ini biasa disebut dengan gangan.
Lempah kuning biasanya dibuat dari ikan kakap merah atau tenggiri. Dua jenis ikan ini memang tersedia melimpah dan jadi tangkapan utama nelayan di Bangka Belitung.
Ikan yang sudah dibersihkan, kemudian dimasak dengan kuah kuning. Kuah ini dibumbui dengan berbagai macam rempah-rempah seperti lengkuas dan kunyit.
Bumbu dasar yang digunakan dalam lempah kuning adalah bawang merah, bawang putih, cabe rawit, dan juga terasi.
Bisa dibilang di daerah Jawa, masakan ini mirip dengan gulai ikan, tapi kuahnya sedikit lebih encer.
2. Mie Belitung
Jika wisatawan sedang berkunjung ke Pulau Belitung, jangan lupa untuk mencicipi hidangan mie Belitung. Menu makanan ini sangat terkenal dan bisa dengan mudah ditemukan di berbagai sudut Kota Belitung.
Mulai dari warung tenda kaki lima, sampai restoran terkenal pun menjajakan menu satu ini.
Mie Belitung terbuat dari mie kuning yang disiram dengan kaldu udang. Bumbu yang digunakan sebenarnya cukup sederhana yaitu bawang merah, bawang putih, jahe, dan lada bubuk.
Semua bahan tersebut direbus bersama dengan udang dalam waktu yang lama, agar citarasanya keluar. Setelah matang, kuah udang ini berubah warna jadi kekuningan.
Mie Belitung biasa disajikan dalam mangkok. Mie ditambah dengan berbagai topping seperti udang, acar mentimun, kentang rebus, emping melinjo, dan kuah udang panas.
Para wisatawan bisa mencoba mie Belitung yang paling legendaris di Warung Mie Belitung Nyonya Atep, Jalan Sriwijaya, Tanjungpandan, Kota Belitung.
3. Berego
Makanan khas Bangka Belitung selanjutnya adalah Berego. Masyarakat di Pulau Jawa memang sudah cukup familiar dengan lontong.
Makanan ini biasa disantap dengan kuah kari, soto, bakso, pecel, dan lain sebagainya. Babel punya lontong dengan versinya sendiri yang diberi nama berego.
Bedanya, berego tidak diolah dari beras. Tapi, makanan ini dibuat dari tepung beras dan tapioka.
Berego juga dibalut dengan daun pisang, saat akan dimasak. Bentuknya bulat memanjang dan harus dipotong-potong dulu sebelum dihidangkan.
Berego biasanya disajikan bersama dengan mie Belitung, sop sangan, lempah kuning, atau lakse.
Berego bisa dengan mudah ditemukan di warung tenda kaki lima sepanjang jalanan Bangka Belitung.
4. Lakse
Lakse memang memiliki nama yang sangat mirip dengan laksa. Tapi, ternyata lakse sangat berbeda dengan laksa khas Sumatera.
Jadi, para wisatawan harus ekstra hati-hati saat memesan makanan. Bisa jadi, jika salah mengucapkan kata, para wisatawan akan mendapatkan menu makanan di luar ekspektasinya sendiri.
Lakse adalah kuliner yang berbahan dasar mie. Konon katanya, lakse adalah makanan yang terinspirasi dari spagheti.
Lakse awalnya dibuat oleh masyarakat suku Melayu yang mendiami Pulau Belitung. Tapi, seiring perkembangan zaman, lakse banyak dimasak oleh kalangan Tionghoa Belitung.
Lakse biasanya disantap bersama dengan makanan berkuah, misalnya sop gangan atau lempah kuning.
5. Mie Ayam Bangka
Makanan yang satu ini sudah tidak diragukan lagi kenikmatannya. Bahkan, makanan ini sudah menyebar di berbagai wilayah lain di Indonesia.
Mie ayam Bangka, bahkan sudah menjelma menjadi kuliner khas Bangka yang banyak diburu masyarakat. Mie ayam Bangka dibuat dari mie kuning yang kenyal dan tebal.
Kuah mie ayam Bangka, biasanya dibuat dari kaldu yang kental. Perbedaan dari mie ayam di daerah lain adalah penggunaan tauge dalam penyajian mienya.
Selain itu, mie ayam ini tetap menggunakan beberapa bahan khas lainnya seperti suwiran daging ayam, bakso, dan juga pangsit basah. Tetapi, keunggulan mie ayam ini terletak pada bumbu kuah yang penuh dengan rempah-rempahnya.
Mie ayam Bangka bisa dengan mudah ditemukan di daerah Bangka Belitung. Para wisawatan bisa mencoba makanan satu ini di warung kaki lima hingga restoran terkenal. Mie ayam Bangka biasanya dijajakan pada sore sampai malam hari.
6. Martabak Bangka (Hok Lo Pan)
Ada satu lagi kuliner khas Bangka yang sangat melegenda yaitu martabak. Kudapan manis ini bahkan sudah bisa dengan mudah ditemui di berbagai kota besar di Indonesia.
Jadi, masyarakat yang belum punya kesempatan pergi berkunjung ke Bangka Belitung pun bisa mencicipi manisnya martabak ini.
Apa keistimewaan martabak Bangka sampai makanan ini begitu populer? Martabak ini punya citarasa yang sangat manis. Martabak dibuat dari adonan tepung terigu, mentega, dan telur.
Adonan dibuat dalam bentuk bulat seperti mangkok dan dipanggang diatas pan panas. Martabak Bangka punya berbagai topping seperti coklat, keju, kacang tanah, mete, wijen, atau meses.
Awalnya, martabak ini disebut dengan Hok Lo Pan. Istilah ini konon berasal dari penyebutan orang Hakka.
Martabak ini dulunya banyak dijajakan oleh masyarakat Tionghoa yang mendiami Pulau Bangka. Tapi kini, siapapun bisa mengolah dan menjual martabak ini dengan berbagai kreasi dan variasi topping mereka sendiri.
7. Sambal Rusip
Indonesia memang jadi salah satu negara dengan kekayaan kuliner yang melimpah. Hampir di setiap wilayah di Indonesia memiliki makanan khasnya sendiri.
Salah satu yang sangat erat dengan lidah orang Indonesia adalah sambal. Banyak daerah di Indonesia yang punya sambal versinya sendiri, seperti Bali dengan sambal matah, Lombok dengan sambal plecingnya, dan lain-lain.
Begitu juga dengan daerah Bangka Belitung, yang juga punya olahan sambal sendiri. Namanya adalah sambal Rusip.
Uniknya, bahan untuk membuat sambal rusip adalah fermentasi ikan.
Bagaimana caranya?
Pertama, ikan yang sudah dibersihkan kemudian direndam dalam larutan gula merah dan garam. Kemudian, rendaman ini dibiarkan selama 7 hari sampai ikan terfermentasi alami.
Campuran semua bahan ini kemudian dibungkus dengan daun pisang dan dikaitkan dengan tusuk lidi pada kedua ujungnya. Otak-otak kemudian dibakar di atas bara api sampai matang.
Jika bau asam yang sangat kuat sudah tercium, maka proses fermentasi berhasil. Fermentasi ikan ini kemudian dicampur dengan cabe rawit, bawang merah, dan jeruk kunci.
Sambal rusip punya bau yang sangat tajam dan bercita rasa asam pedas. Biasanya, sambal ini disajikan bersama dengan olahan ikan dan lalapan.
8. Otak-Otak Bangka
Makanan khas Bangka Belitung selanjutnya adalah Otak-otak.
Otak-otak adalah salah satu bentuk kuliner di Bangka Belitung yang memanfaatkan hasil laut. Otak-otak dibuat dari campuran daging ikan, tepung, dan bumbu-bumbu.
9. Belacan Belitung
Belacan sebenarnya hampir mirip dengan terasi di Jawa. Hanya saja, belacan dibuat dari olahan fermentasi udang segar yang baru saja ditangkap oleh nelayan Belitung.
Sentral pengolahan belacan di Pulau Belitung terletak di Desa Sijok atau biasa dikenal juga dengan Desa Sijuk.
Jika terasi biasanya dikemas dalam kondisi kering, maka berbeda dengan belacan. Lantaran masih terbuat dari udang rebon segar, maka tekstur belacan mirip dengan pasta.
Jika udang sudah terfermentasi sempurna, maka belacan siap dikemas dalam plastik-plastik kecil. Belacan banyak dijadikan sebagai buah tangan para wisatawan yang berkunjung ke Belitung.
10. Mie Koba
@marhezaayu
Satu lagi olahan mie dari Pulau Bangka yang tak boleh dilewatkan oleh wisatawan. Namanya adalah mie koba. Sajian ini terbuat dari mie kuning yang kenyal dan padat. Mie disiram dengan kuah kaldu ikan tenggiri.
Kaldu tenggiri dimasak bersama dengan berbagai macam rempah-rempah, bawang merah, bawang putih, merica, dan lain-lain.
Selain mie dan kuah, mie koba juga dilengkapi dengan topping lain seperti daging ikan tenggiri, telur rebus, bawang goreng, dan irisan daun seledri segar.
Agar sajian ini tetap terasa gurih dan segar, para penjual biasanya akan menambahkan air perasan jeruk nipis pada kuahnya. Mie koba biasa dijajakan di warung tenda. Sajian ini banyak ditemukan di daerah Bangka Tengah.
11. Pletek
Wisatawan yang ingin membawa makanan ringan dan tahan lama dari Bangka Belitung, bisa memborong pletek. Sebenarnya, pletek adalah istilah jajanan kerupuk khas Pulau Belitung.
Teksturnya renyah, berwarna putih pucat, dan rasanya gurih. Pletek adalah kerupuk yang dibuat dari ikan tenggiri, tepung, dan juga bumbu-bumbuan.
Pletek banyak dijual di toko oleh-oleh di Pulau Belitung. Wisatawan bisa dengan mudah menemukannya di dekat lokasi wisata seperti pantai.
Pletek paling cocok dijadikan sebagai camilan teman minum teh atau kopi hangat. Pletek juga bisa dijadikan sebagai lauk makan bersama dengan nasi hangat dan sayur berkuah.
12. Getas Bangka Belitung
Istilah getas ada di dua tempat yaitu Jawa dan Bangka. Getas di Pulau Jawa identik dengan camilan dari tepung ketan yang bercita rasa manis gurih. Sedangkan getas dari Pulau Bangka justru sebaliknya. Getas dari Bangka hampir mirip dengan pletek.
Getas terbuat dari daging tenggiri, tepung, dan juga bumbu-bumbu yang diolah menjadi kerupuk renyah.
Masyarakat Bangka biasa menyebut getas dengan istilah kretek gurih. Tekstur getas sangat renyah dengan rongga-rongga di bagian dalamnya.
Citarasanya sangat gurih dan bisa dijadikan sebagai lauk makan nasi hangat dan sayur kuah.
Ada satu daerah di Bangka yang sangat terkenal dengan olahan getas berkualitasnya. Para wisatawan bisa berkunjung ke sentra pengolahan getas di daerah Belinyu.
Menurut masyarakat dan wisatawan, getas dari Belinyu cenderung lebih enak, gurih, renyah, dan tahan lama. Getas bisa dijadikan sebagai buah tangan saat pulang berwisata dari Bangka.
13. Kue Rintak
Kue rintak adalah jajanan kue kering yang berbahan dasar sagu. Kue rintak biasanya dicetak dalam bentuk bunga bermahkota lima.
Lantaran terbuat dari bahan dasar tepung sagu, kue rintak punya tampilan yang cenderung putih pucat. Kue rintak punya tekstur yang lembut dan rasa yang manis gurih.
Kue rintak biasa muncul saat bulan puasa, apalagi menjelang hari raya Idhulfitri, banyak sekali pedagang kue yang menjajakan olahan satu ini.
Masyarakat biasa membeli kue rintak sebagai hidangan untuk menyambut tamu saat Idhulfitri. Tapi jangan khawatir, wisatawan tetap bisa mendapatkan kue ini di pusat jajanan/oleh-oleh khas Bangka Belitung.
14. Teri Krispi
Foto: Indonesiakaya.com
Menu yang satu ini memang cukup sederhana, tapi banyak sekali orang yang meminatinya. Teri krispi berasal dari Desa Sijuk yang memang ada di pinggir pantai utara Pulau Belitung.
Teri segar yang baru ditangkap nelayan Sijuk diolah bersama dengan tepung dan bumbu. Masyarakat Sijuk gemar mengonsumsi teri krispi ini sebagai lauk yang kaya protein dan kalsium.
Teri sijuk kini sudah menjelma menjadi buah tangan khas Belitung. Banyak toko oleh-oleh yang menyediakan produk ini. Bahkan, kini teri sijuk sudah tersedia berbagai macam varian rasa. Ada rasa original, balado, keju, dan lain sebagainya.
15. Kemplang
Makanan khas Bangka Belitung lainnya yang terbuat dari bahan dasar ikan tenggiri adalah kemplang. Makanan ini punya tekstur layaknya kerupuk, tetapi punya aroma ikan yang sangat kuat.
Kemplang banyak dijual di pusat oleh-oleh Bangka Belitung. Kini seiring perkembangan zaman, sudah ada varian rasa kemplang dari udang dan juga cumi-cumi.
Uniknya, kemplang dari daerah Bangka Belitung ini tidak begitu lebar ukurannya. Berbeda dengan kerupuk kemplang dari Palembang yang punya ukuran lebar seperti piring.
Tapi proses pengolahan kemplang memang hampir sama. Satu persatu kerupuk dipanggang di atas bara api panas sampai mengembang dan krispi.
16. Siput Gong Gong
Bangka Belitung memang tak henti-hentinya menghadirkan sajian kuliner yang berbahan dasar seafood. Salah satunya adalah siput gong gong.
Jangan salah, siput ini sama sekali tidak menjijikkan seperti jenis siput lainnya. Lantaran siput ini berasal dari laut dan diolah dalam kondisi yang masih segar.
Masyarakat Bangka Belitung sangat menyukai hidangan satu ini. Mereka biasa menyantap siput gong gong dengan nasi hangat dan juga sambal.
Proses pengolahannya juga cukup mudah. Siput yang sudah dibersihkan dari kotoran kemudian direbus sampai matang, kemudian siput gong gong dihidangkan bersama dengan sambal khas Bangka Belitung.
17. Kericu
Makanan ini termasuk salah satu jenis snack yang biasa dibuat camilan oleh masyarakat Bangka Belitung.
Kericu bentuknya mirip dengan telur gabus, bertekstur renyah, dan berwarna putih terang. Masyarakat setempat biasa menyebut kericu dengan istilah telur cumi-cumi.
Kericu memang terbuat dari bahan dasar telur cumi-cumi atau sotong. Telur ini diolah bersama dengan tepung dan bumbu-bumbu untuk menghasilkan keric bertekstur renyah.
Banyak sekali industri rumahan yang mengolah kericu di Bangka Belitung. Wisatawan yang ingin memborong kericu sebagai buah tangan bisa datang ke pusat oleh-oleh di Pangkalpinang, Belinyu, dan Sungailiat.
Nyatanya, banyak sekali pecinta kuliner ringan yang satu ini. Masyarakat Bangka Belitung bahkan sudah biasa membeli otak-otak dalam jumlah banyak untuk dikonsumsi ramai-ramai.
Banyak juga wisatawan yang membeli otak-otak sebagai oleh-oleh khas. Otak-otak paling cocok disantap bersama dengan sambal terasi, saos tomat, maupun saos cabe pedas.
18. Lempah Darat
Selain lempah kuning, ada makanan lain yang sangat populer di Pulau Bangka. Namanya adalah lempah darat. Seperti namanya, sayur lempah ini tidak terbuat dari bahan dasar seafood.
Lempah darat dibuat dari berbagai macam sayuran hasil perkebunan masyarakat. Uniknya, mereka memasak lempah dari sayuran yang tidak terlalu dibutuhkan dan diperhatikan.
Bahan utama untuk membuat sayur ini, biasanya adalah daun pepaya muda, akar keladi, pucuk idat, dan lain-lain. Sayuran ini dimasak dalam kuah yang kaya akan rempah-rempah.
Berbeda dengan lempah kuning, di masakan lempah darat ini tidak dibumbui dengan kunyit. Jadi, kuahnya tidak berwarna kuning terang. Kuahnya justru berwarna kecoklatan dan lumayan bening.
Sayur lempah darat sudah menjadi makanan sehari-hari masyarakat Bangka. Mereka memadukan berbagai macam sayur yang ada untuk dibuat jadi lempah. Biasanya, sayur ini dimakan bersama nasi hangat. Bagi yang suka pedas, biasanya mereka menambahkan sambal terasi. Sebagai penyedap, mereka juga biasa memakannya dengan lauk ikan asin.
19. Sambelingkung
Ada satu lagi makanan Khas Bangka Belitung. Namanya adalah sambelingkung atau ada juga yang menyebutnya sambal ingkung. Sekilas, kita bisa menyebutnya dengan abon ikan.
Teksturnya seperti serabut berwarna coklat terang. Tapi ternyata sambelingkung punya perbedaan yang mendasar dengan abon pada umumnya.
Abon biasanya dibuat dari daging sapi, kerbau, atau ayam. Tapi, sambelingkung terbuat dari daging ikan atau udang segar.
Ikan atau udang ini dicampur dengan bumbu dan rempah-rempah, kemudian campuran ini dimasak sedemikian rupa, sampai hancur menjadi serabut-serabut tipis. Citarasa sambelingkung begitu gurih dan sedap dengan bau kuat.
Masyarakat biasa menjadikan sambelingkung sebagai teman makan sayuran pedas, nasi hangat, dan juga sambal.
Di Bangka Belitung sendiri, banyak industri rumahan yang memproduksi sambelingkung. Wisatawan yang berkunjung juga bisa membeli sambelingkung untuk oleh-oleh.
20. Lepet Bangka Belitung
Foto: @ciencien_76
Sebenarnya, lepet ada di berbagai wilayah di Indonesia. Ada lepet dari Sunda, Jawa, dan juga dari Bangka Belitung.
Tapi, semua daerah memiliki ciri khasnya masing-masing. Seperti lepet di Bangka Belitung. Lepet dibuat dari beras ketan yang dikukus dalam sebuah wadah. Uniknya, wadah ini terbuat dari daun kelapa yang masih muda atau janur.
Untuk mengikat janur digunakan daun pandan hutan atau dalam bahasa setempat disebut jelutuk. Lepet dari daerah Bangka Belitung bercita rasa gurih.
Di dalamnya dicampurkan sedikit garam dan juga santan untuk menambah citarasa lepet. Masyarakat setempat biasa menyajikan lepet pada hari-hari besar seperti pesta rakyat atau Idhul Fitri.
21. Soto Bangka
@dewfoodgasm
Jika di Jakarta atau daerah Jawa lainnya, masyarakat biasa mengonsumsi soto bersama dengan nasi, berbeda dengan di Bangka Belitung.
Masyarakat setempat biasa mengonsumsi soto dengan irisan ketupat sebagai pengganti nasi.
Layaknya soto pada umumnya, soto ketupat di Bangka Belitung ini juga menggunakan irisan daging ayam sebagai isiannya. Soto ditambah dengan mie kuning, kerupuk merah, daun bawang, daun seledri, dan juga bawang goreng.
Ada juga sebagian masyarakat yang menambahkan kecambah untuk menyegarkan soto. Kuah soto ketupat ini coklat bening dan terasa nikmat.
Masyarakat setempat biasa menyantap soto ketupat saat hari besar keagamaan. Biasanya, soto ketupat menjadi sajian wajib saat Idhulfitri atau Idhul Adha.
Tapi tenang saja, saat ini juga sudah ada warung atau rumah makan yang menyajikan sajian soto ketupat bagi para wisatawan.
22. Lokan Laut
Lokan adalah kerang yang biasa hidup di daerah rawa atau muara sungai yang berpapasan dengan laut. Lokan bisa hidup di daerah yang terdapat vegetasi air. Misalnya, pada hutan rawa atau hutan mangrove.
Rokan punya bentuk yang menyerupai tiram. Ukurannya lumayan besar dan berwarna putih terang.
Masyarakat Bangka Belitung biasa memasak rokan menjadi hidangan yang lezat. Cara memasaknya sebenarnya cukup mudah, rokan yang baru saja dijaring oleh nelayan kemudian dibersihkan.
Rokan kemudian direbus bersama dengan air serai. Ada juga yang merebusnya bersama santan dan bumbu saos tiram.
Seiring perkembangan zaman, kini bumbu untuk memasak rokan semakin bervariasi. Masyarakat mulai memasukkan bawang merah, bawang putih, merica, dan lain sebagainya.
Masyarakat sangat suka kuah rokan laut yang terasa asam pedas. Kuah ini begitu nikmat dipadukan dengan kaldu dan daging rokan yang gurih lezat.
23. Cacak Ikan
Pernah menyantap bakso ikan? Makanan yang terasa sangat lezat ini ternyata juga ada di Bangka. Cacak ikan adalah makanan khas Bangka Belitung yang sangat digemari oleh masyarakat lokal.
Di daerah Kabupaten Belinyu, cacak ikan disebut juga sebagai bakso ikan. Meskipun disebut sebagai bakso, tapi bentuk cacak ikan tidak bulat sempurna.
Ada beberapa jenis ikan yang digunakan untuk membuat cacak ikan. Tapi, cacak yang paling populer di sana berbahan dasar ikan tenggiri. Citarasa ikan tenggiri yang gurih dan dagingnya yang empuk membuat cacak ikan begitu digemari masyarakat Bangka.
Proses pengolahan cacak ikan biasa dilakukan oleh industri rumahan. Awalnya, ikan dibersihkan dan diambil dagingnya saja.
Daging ini kemudian dihaluskan dan dicampur tepung serta bumbu-bumbu lainnya. Adonan ini harus diuleni lebih dulu sampai kenyal dan kalis. Setelah itu, barulah adonan dibentuk bulat-bulat seukuran bola pingpong.
Bakso ikan harus direbus sampai matang dan ditiriskan lebih dulu. Biasanya, bakso ikan digunakan sebagai bahan membuat makanan seperti sup, bakso pedas manis, dan lain sebagainya. Cacak ikan juga bisa dimakan langsung bersama dengan saos tomat atau sambal.
24. Kue Jungkong
Kue jungkong adalah salah satu makanan tradisional yang masih lestari dan digemari hingga kini. Bentuknya hampir mirip dengan kue talam di Jawa, tapi rasanya jelas berbeda. Kue jungkong terbuat dari tepung beras dan tapioka.
Biasanya, dua bahan tersebut ditambah dengan santan, gula, dan garam agar rasanya semakin gurih.
Kue jungkok biasanya terdiri dari tiga lapis warna. Pada bagian dasarnya biasa berwarna coklat, kemudian hijau, dan putih.
Ada juga variasi kue jungkong yang menggunakan gula merah dan parutan kelapa muda. Kue ini dimasak dengan cara dikukus.
Kalau ingin mencicipi kelezatan kue Jungkong, para wisatawan bisa berkunjung ke pasar tradisional di Banga Belitung.
25. Pempek Panggang
Sebenarnya, pempek antara Bangka dan Palembang itu menggunakan bahan baku yang sama. Hanya saja, proses memasaknya yang berbeda.
Pempek panggang dimasak dengan cara dibakar di atas bara api panas.
Biasanya, bagian tengah pempek diisi dengan abon ikan, kecap manis, dan cabe rawit. Pempek panggang biasa disantap bersama dengan kuah cuko.
28. Lempah Kulat
@rinakhosasi_dc
Kulat adalah bahasa lokal masyarakat untuk menyebut jamur. Tapi, jamur ini adalah jamur alami yang tumbuh di alam, bukan jamur tiram hasil budidaya.
Biasanya, jamur akan mudah ditemukan saat memasuki musim penghujan. Jamur yang paling umum adalah jenis kedidir atau pelawan.
Jamur yang sudah dibersihkan, kemudian dimasak bersama dengan kuah santan dan bumbu halus.
Biasanya, masakan lempah kulat ini punya citar asa gurih pedas. Para wisatawan bisa mencoba menu ini.
Banyak sekali restoran dan juga warung tenda kaki lima yang menjajakan lempah kulat dengan harga sekitar Rp40.000 saja.
Itulah semua kuliner dan makanan khas Bangka Belitung yang wajib kamu coba setidaknya sekali ketika berkunjung ke sana.
Kalau kamu suka dengan artikel ini, jangan lupa untuk sahre ke sosial media ya. Sampai jumpa..