Memahami 5 Faktor Penyebab Kemiskinan dan Dampaknya

Kemiskinan adalah kondisi di mana seseorang atau kelompok tidak memiliki akses yang cukup terhadap sumber daya material, sosial, dan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar. Faktor penyebab kemiskinan ini bisa berasal dari beragam halkompleks dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, kemiskinan pun dapat menyebabkan berbagai macam kondisi, seperti akses terbatas terhadap pangan, air bersih, hunian, layanan kesehatan, pendidikan, hingga pekerjaan yang layak. Lalu, faktor apa saja yang menjadi penyebabnya? Mari cari tahu jawabannya di sini!

5 Faktor Penyebab Kemiskinan dalam Kehidupan Sehari-hari

Kemiskinan bisa terjadi karena berbagai macam faktor, baik individual maupun lingkungan. Berikut adalah beberapa di antara penyebabnya yang perlu kamu ketahui:

1. Tingginya Laju Pertumbuhan

Laju Pertumbuhan yang Tinggi Menyebabkan Kemiskinan
Laju Pertumbuhan yang Tinggi Menyebabkan Kemiskinan | Sumber Gambar: Telegraph.co.uk

Laju pertumbuhan penduduk yang tinggi merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan kemiskinan. Ini karena dapat menimbulkan tekanan yang signifikan pada sumber daya yang terbatas. 

Pertumbuhan populasi yang cepat dapat mengakibatkan peningkatan persaingan dalam mendapatkan lapangan kerja, sumber daya alam, dan akses terhadap pelayanan dasar, seperti pendidikan dan kesehatan.

Sebagai akibatnya, peluang ekonomi bagi individu dan keluarga pun akan terbatas. Sehingga, pada akhirnya, kondisi ini dapat menyebabkan kemiskinan.

2. Kurangnya Lapangan Pekerjaan

Faktor penyebab kemiskinan yang kedua adalah kurangnya lapangan pekerjaan. Lapangan kerja yang kurang memadai bagi populasi akan berujung pada pendapatan keluarga yang terbatas. Ini sekaligus mengakibatkan tingginya angka pengangguran. 

Sebagai akibatnya, keterbatasan ekonomi ini dapat menghambat kemampuan individu untuk memenuhi kebutuhan dasar, seperti tempat tinggal yang layak dan pendidikan yang memadai.

3. Rendahnya Tingkat Pendidikan

Akses terbatas terhadap pendidikan yang berkualitas dapat mengurangi kesempatan bagi individu untuk memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk berkompetisi dalam pasar kerja. 

Oleh karenanya, rendahnya tingkat pendidikan sering berujung pada pekerjaan yang tidak stabil atau berpenghasilan rendah, yang memperburuk kondisi kemiskinan.

4. Adanya Bencana Alam

Bencana Alam Menyebabkan Kemiskinan
Bencana Alam Menyebabkan Kemiskinan | Sumber Gambar: Npr.org

Faktor penyebab kemiskinan berikutnya berhubungan dengan faktor lingkungan, yaitu terjadinya bencana alam. Baik itu gempa bumi, banjir, atau badai, yang dapat merusak infrastruktur, menghancurkan tanaman pertanian, dan mengganggu kehidupan sehari-hari masyarakat. 

Efek jangka panjang dari bencana alam ini juga bisa menghambat pertumbuhan ekonomi dan menyebabkan kemiskinan akibat kerugian finansial yang besar..

5. Pendistribusian Pendapatan yang Tidak Merata

Ketidakadilan dalam pendistribusian pendapatan dapat menyebabkan sebagian kekayaan yang signifikan dikonsentrasikan pada sejumlah kecil individu atau kelompok. Sementara itu, sebagian besar masyarakat tidak memiliki akses yang memadai terhadap sumber daya dan peluang ekonomi.

Fenomena ini dapat menjadi faktor penyebab kemiskinan, karena mengakibatkan terciptanya kesenjangan sosial dan ekonomi yang tajam antara kelompok yang kaya dan miskin. Artinya, orang-orang yang berada di puncak piramida ekonomi cenderung memiliki akses yang lebih baik.

Misalnya, akses terhadap pendidikan berkualitas, layanan kesehatan, peluang kerja, dan sumber daya lainnya. Sementara masyarakat yang berada di bawah sering terpinggirkan dan tidak memiliki akses yang memadai terhadap kebutuhan dasar.

Baca Juga : Memahami Pengertian Kemiskinan, Latar Belakang, dan Jenisnya

Apa Saja  Dampak Kemiskinan?

Setelah memahami faktor-faktor apa saja yang bisa menjadi faktor penyebab kemiskinan, ketahui pula dampak negatifnya dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:

1. Angka Kriminalitas Semakin Tinggi

Kita tahu bahwa keadaan miskin sangat sering dikaitkan dengan peningkatan kejahatan. Ini karena individu yang mengalami kesulitan ekonomi cenderung mencari cara alternatif untuk memenuhi kebutuhan mereka. 

Sehingga, hal ini dapat mengakibatkan peningkatan tindakan kriminalitas, seperti pencurian, perampokan, dan perdagangan narkoba yang merusak keamanan dan stabilitas sosial di suatu daerah.

2. Meningkatnya Angka Kematian

Tingginya Kematian sebagai Dampak Kemiskinan
Tingginya Kematian sebagai Dampak Kemiskinan | Sumber Gambar: Voxukraine.org

Hidup miskin juga dapat berdampak negatif pada kesehatan masyarakat. Sebagai contoh, faktor penyebab kemiskinan adalah kehilangan mata pencaharian yang akan mengakibatkan kehilangan stabilitas finansial tiap bulannya.

Kondisi finansial yang tak stabil ini akan berdampak buruk pada terbatasnya akses layanan kesehatan yang memadai. Ini dapat mengakibatkan peningkatan angka kematian akibat penyakit yang dapat dicegah, malnutrisi, dan kondisi kesehatan yang tidak terawat. Terutama di kalangan anak-anak dan kelompok rentan lainnya.

3. Terbatasnya Akses Pendidikan

Kemiskinan juga dapat menjadi penghalang serius bagi akses pendidikan yang layak. Sebab, keluarga dengan kondisi finansial yang tak memadai kemungkinan besar tidak mampu membiayai biaya pendidikan, buku, atau seragam sekolah. 

Inilah yang menyebabkan banyak anak terpaksa putus sekolah atau tidak mendapatkan pendidikan yang seharusnya, serta berujung pada peluang kerja yang terbatas di masa depan.

4. Angka Pengangguran yang Meningkat

Salah satu faktor penyebab kemiskinan adalah kurangnya lapangan pekerjaan. Sehingga, terbatasnya lapangan kerja akan berdampak pada peningkatan angka pengangguran yang terjadi karena sulitnya menciptakan lapangan kerja yang layak. 

Pada akhirnya, hal ini mengakibatkan kondisi di mana banyak individu tidak memiliki sumber pendapatan yang stabil. Yang kemudian dapat memperparah kesulitan ekonomi masyarakat.

5. Tingginya Konflik yang Terjadi di Masyarakat 

Kondisi miskin sering kali menciptakan ketegangan dan ketidakpuasan sosial yang dapat memicu konflik di antara masyarakat. Contohnya, ketidakadilan ekonomi, ketidaksetaraan akses terhadap sumber daya, dan ketidakpuasan terhadap kondisi hidup dapat memicu protes serta kerusuhan.

Apabila terus terjadi, kondisi ini dapat mengakibatkan konflik berskala lebih besar, yang dapat mengancam stabilitas sosial dan politik suatu daerah.

Cara Mengatasi Kemiskinan

Menilik dari dampak negatif yang terjadi akibat berbagai faktor penyebab kemiskinan di atas, maka perlu adanya langkah yang tepat untuk mengatasi kondisi ini. Adapun langkah-langkah yang dapat diterapkan meliputi:

1. Memperbarui Data Penduduk Secara Berkala

Melakukan pembaruan pada data penduduk secara berkala berguna untuk memastikan bahwa bantuan sosial dan program pemberdayaan tepat sasaran. 

Artinya, dengan memperbarui informasi demografi dan kondisi sosial ekonomi, pemerintah dapat merancang program yang lebih efektif untuk mengatasi kemiskinan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

2. Pengintegrasian Penyaluran Bantuan Sosial

Bantuan Sosial untuk Mengatasi Kemiskinan
Bantuan Sosial untuk Mengatasi Kemiskinan | Sumber Gambar: Kemensos.go.id

Mengintegrasikan penyaluran bantuan sosial (bansos) merupakan salah satu upaya memberantas faktor penyebab kemiskinan. Melalui langkah ini, pemerintah dapat menghindari tumpang tindih dan memastikan bantuan tepat sasaran dan efisien.

Beberapa langkah yang dapat pemerintah lakukan untuk mengintegrasikan penyaluran bantuan sosial antar program adalah dengan menyederhanakan proses administrasi, penyelarasan program banson, hingga peningkatan transparansi dan akuntabilitas. 

3. Pemberian Insentif di Bidang Pertanian, Peternakan, dan Perikanan

Langkah berikutnya yang bisa dilakukan adalah pemberian insentif, bantuan, dan pelatihan kepada petani, peternak, serta nelayan. Melalui langkah ini, pemerintah dapat meningkatkan produksi dan produktivitas sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. 

Dengan demikian, nantinya masyarakat pedesaan dapat memperoleh pendapatan yang lebih stabil dan berkelanjutan. Serta mengurangi tingkat kemiskinan di daerah tersebut.

4. Membantu Mengurangi Beban Pengeluaran Masyarakat dengan Finansial Rendah

Mengatasi faktor penyebab kemiskinan juga bisa dilakukan dengan cara mengurangi beban finansial bagi masyarakat ekonomi rendah. Dengan menyediakan akses yang lebih baik terhadap layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan, pemerintah dapat mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin. 

Selain itu, adanya program subsidi harga pangan dan bahan bakar juga dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga. Sehingga, mereka dapat fokus pada upaya peningkatan ekonomi.

5. Pengelolaan APBN yang Bijaksana dan Transparan 

Sementara itu, langkah terakhir untuk mengatasi kemiskinan adalah dengan mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara bijaksana dan transparan. Artinya, pemerintah dapat mengalokasikan dana untuk program-program anti-kemiskinan dengan efisien. 

Langkah ini mencakup peningkatan transparansi dalam penggunaan dana publik, pengurangan pemborosan, dan fokus pada investasi jangka panjang, yang akan memperkuat ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Baca Juga : Dampak Pertumbuhan Penduduk yang Kian Padat bagi Kehidupan

Sudah Lebih Tahu Apa Saja Faktor Penyebab Kemiskinan?

Kesimpulannya, kemiskinan tidak hanya terjadi akibat faktor tunggal, tetapi merupakan hasil dari keterkaitan beberapa faktor kompleks. Laju pertumbuhan penduduk yang tinggi, pendidikan rendah, hingga bencana alam berkontribusi terhadap permasalahan kemiskinan yang rumit.

Oleh sebab itu, penting bagi pemerintah dan lembaga terkait untuk mengadopsi pendekatan yang holistik dan terpadu dalam upaya mengatasi faktor penyebab kemiskinan tersebut.

Langkah-langkah seperti pengintegrasian penyaluran bantuan sosial, pengembangan berbagai sektor ekonomi, hingga pengelolaan APBN dengan bijak menjadi penting untuk meredam dan menghapus faktor penyebab kemiskinan.

Selain itu, perlu juga adanya komitmen yang kuat dari semua pihak, baik pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat sipil, dalam mendukung program-program ini, agar dapat berhasil secara berkesinambungan.

Share:

Leave a Comment

You cannot copy content of this page