Tag: BRI

  • 15 Cara Daftar BRI Mobile Lewat HP Tanpa Ke Bank

    15 Cara Daftar BRI Mobile Lewat HP Tanpa Ke Bank

    Hadirnya layanan BRI mobile banking memudahkan nasabah melakukan transaksi perbankan tanpa harus ke Bank. Setiap nasabah yang ingin menikmati layanan mobile bankig dari BRI, harus memulai dengan cara daftar BRI Mobile lewat HP dan bisa dilakukan tanpa harus ke Bank.

    Mobile banking yang dikembangkan oleh pihak bank BRI adalah BRImo. Setiap nasabah bisa membuka layanan dan daftar BRImo dengan mudah. Melalui BRI Mobile Banking BRImo, nasabah bisa melakukan transaksi perbankan seperti transfer, pembayaran, top up saldo dompet digital, dll.

    Meskipun mudah, namun sebagian nasabah belum memahami cara daftarnya terutama yang baru membuka rekening. Selain itu, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi nasabah saat mendaftar layanan BRI Mobile Bangking.

    Syarat Daftar BRI Mobile BRImo

    Sebelum mengikuti cara daftar BRI Mobile lewat HP, setiap nasabah harus memenuhi syarat berikut ini.

    • E-KTP dan Nomor Rekening.
    • Nomor Handphone dan Email aktif.
    • Perekaman Video, Foto Selfie dengan E-KTP.
    • Tanda tangan di atas kertas putih.
    • NPWP (optional).
    • Koneksi jaringan internet pada HP stabil.

    Baca Juga: Cara Daftar e Form BRI Online Lewat HP, Ini Syaratnya

    Cara Daftar BRI Mobile Lewat HP Tanpa ke Bank

    Cara daftar BRI Mobile lewat HP sangat mudah dilakukan tanpa harus ke Bank, sehingga setiap nasabah BRI bisa menikmati semua layanan perbankan dari bank BRI.

    Berikut cara daftar BRI Mobile lewat HP tanpa ke Bank:

    1. Install BRImo BRI

    Langkah pertama, kamu harus menginstal terlebih dahulu aplikasi BRImo BRI lewat Play Store. Caranya buka apliaksi Play Store pada smartphone kamu lalu cari “BRImo BRI”. Setelah muncul nama aplikasinya, klik nama aplikasi tersebut lalu klik Install.

    2. Buka Aplikasi BRImo

    cara daftar bri mobile

    Jika aplikasi BRImo sudah berhasil diinstall, selanjutnya buka aplikasi BRImo pada smartphone kamu. Lalu pada tampilan awal pilih “Belum Punya Akun”. Kemudian pada langkah berikutnya pilih “Ya, Saya Punya Rekening BRI”.

    3. Buat Akun BRImo

    Pada tampilan berikutnya akan muncul halaman daftar BRImo, buat akun dengan klik “Buat Akun BRImo”.

    Selanjutnya akan muncul pop up izinkan BRImo mengambil gambar dan merekam video, izinkan BRImo merekam audio, dan izinkan BRImo mengakses foto dan media di perangkat. Nah, kamu bisa memilih mengizinkannya saat aplikasinya digunakan, hanya kali ini, atau jangan izinkan.

    Selanjutnya akan muncul halaman yang menampilkan langkah-langkah daftar BRImo mulai dari persiapan dokumen, pengisian data, verifikasi diri, dan buat username. Untuk melanjutkan pendaftaran klik “Mulai Sekarang”.

    Baca Juga: Cara Setor Tunai BRI di ATM, Bisa Tanpa Kartu Loh!

    4. Ambil Foto e-KTP

    Dokumen pertama yang harus kamu siapkan adalah e-KTP. Jika sudah siap, lakukan perekaman foto KTP dengan klik “Ambil Foto”.

    Foto e-KTP harus secara langsung, asli dan bukan hasil foto copy. Pastikan seluruh KTP masuk ke dalam Frame dan tidak terpotong, serta usahakan foto dan data yang tertera pada KTP terbaca dengan jelas, tidak blur atau tertutup jari, dan terkena pantulan cahaya.

    5. Lengkapi Data Utama

    Setelah mengambil foto e-KTP, selanjutnya kamu akan diminta untuk melengkapi data utama sesuai yang tertera pada e-KTP seperti NIK, nama lengkap, tanggal lahir, dan nama gadis ibu kandung sesuai Kartu Keluarga. Jika data utama sudah diisi dan dipastikan sudah benar, klik “Lanjutkan”.

    5. Masukkan Nomor Rekening

    Langkah selanjutnya masukkan nomor rekening BRI yang aktif untuk melakukan verifikasi pada kolom “Nomor Rekening”. Pastikan nomor rekening yang kamu masukkan berisi 15 digit dan terdaftar pada bank BRI. Jika sudah, klik “Lanjutkan”.

    6. Masukkan Data Kontak

    Selanjutnya masukkan data kontak berupa nomor handphone dan alamat email yang telah terdaftar di BRI. Saat memasukkan nomor handphone pastikan sesuai format yang diminta dan pastikan juga email benar dan masih aktif. Setelah itu, klik “Lanjutkan”.

    7. Verifikasi Data Kontak

    Setelah memasukkan data kontak, sistem akan mengirimkan link untuk verifikasi nomor handphone melalui SMS. Silakan cek link tersebut pada kotak masuk smartphone kamu lalu klik link pada SMS tersebut.

    Setelah link tersebut terbuka, lakukan verifikasi untuk melanjutkan proses registrasi interne banking BRImo dengan cara klik “Verifikasi”. Selanjutnya lakukan verifikasi email dengan memasukkan 6 digit kode verifikasi yang dikirimkan ke email yang sudah terdaftar.

    8. Perekaman Video

    Langkah selanjutnya lakukan perekaman video untuk verifikasi diri dengan cara klik “Ambil Rekaman”.

    Beberapa hal yang perlu kamu perhatikan antara lain perekaman video akan berlangsung selama 8 detik, tidak diperkenankan menggunakan kacamata, topi, masker, dan benda yang menutupi wajah.

    Pastikan juga jaringan internet yang kamu gunakan stabil saat mengupload video yang sudah direkam. Jika perekaman video sudah sesuai, upload video dengan mengklik tombol “Gunakan Rekaman”.

    9. Foto Selfie dan KTP

    Jika proses perekaman video telah selesai, langkah selanjutnya klik “Ambil Foto” untuk melakukan foto selfie sambil memegang kartu identitas (KTP).

    Saat melakukan foto selfie, pastikan kartu identitas tidak menutupi wajah, kartu identitas yang digunakan sama dengan kartu identitas yang sudah terupload sebelumnya, serta pastikan juga foto selfie dan kartu identitas terlihat menyeluruh dan jelas.

    10. Tanda Tangan

    Langkah berikutnya yang harus kamu lakukan yaitu membubuhkan tanda tangan digital pada kolom yang sudah disediakan.

    Upayakan agar tanda tangan sesuai dengan KTP. Sebab, apabila tanda tangan yang kamu masukkan tidak sesuai KTP, maka tanda tangan akan di tolak oleh sistem.

    Jika ada kesalahan pada tanda tangan, kamu bisa mengulangi dengan klik “Ulangi Tanda Tangan“. Tetapi, jika kamu merasa tanda tangan sudah sesuai langsung klik “Gunakan Tanda Tangan”.

    11. Verifikasi Data

    Setelah semua langkah-langkahnya sudah kamu lakukan, tahapan selanjutnya adalah proses verifikasi data. Proses verifikasi ini memerlukan waktu beberapa menit agar bisa melanjutkan ke tahapan berikutnya.

    12. Konfirmasi Pendaftaran

    Nah, jika verifikasi data berhasil maka berikutnya lakukan konfirmasi dengan mengecek kembali data yang muncul pada layar. Apabila semua data dirasa sudah benar, silahkan klik tombol “Konfirmasi” untuk mengkonfirmasi pendaftaran.

    13. Masukkan Kode Tanda Tangan Digital

    Langkah selanjutnya masukkan 6 digit kode tanda tangan digital yang telah di kirim melalui SMS ke nomor handphone kamu. Kode tersebut digunakan sebagai proses validasi tanda tangan digital untuk pendaftaran akun BRImo.

    14. Masukkan Username

    Selanjutnya masukkan username yang akan kamu gunakan untuk logi ke aplikasi BRImo.

    Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memasukkan username yaitu harus terdiri dari minimal 12 karakter dan maksimal 23 karakter, berupa karakter alfanumerik, dan tidak boleh ada spasi.

    Jika sudah memasukkan username, klik “Lanjutkan”.

    15. Masukkan Password

    Pada langkah selanjutnya, silahkan membuat password untuk kode keamanan transaksi. Kamu akan diminta untuk memasukkan dua kali password sebagai konfirmasi.

    Hal yang perlu kamu perhatikan saat membuat password yaitu harus terdiri minimal 8 karakter dan maksimal 12 karakter.

    Pastikan password yang kamu gunakan mengandung huruf kapital, huruf kecil, dan satu angka. Serta pastikan juga, password tidak sama dengan username dan tidak boleh mengandung spasi.

    Jika sudah sesuai, klik “Lanjutkan”. Lalu akan muncul informasi Selamat User BRImo berhasil terbentuk. Silahkan login untuk melakukan transaksi perbankan digital melalui BRImo.

    Demikianlah cara daftar BRI Mobile lewat HP tanpa ke Bank, dengan membuat akun BRImo kini kamu bisa menikmati layanan perbankan digital dari bank BRI dengan mudah.

  • Cara Mengambil Uang di ATM BRI, Pakai Kartu dan Tanpa Kartu

    Cara Mengambil Uang di ATM BRI, Pakai Kartu dan Tanpa Kartu

    Cara mengambil uang di ATM BRI sangat mudah dilakukan, baik menggunakan kartu ataupun tanpa kartu. Meskipun mudah, sebagian orang belum mengetahui cara ambil uang di ATM BRI, terutama bagi orang yang baru membuka rekening BRI.

    Apakah ATM BRI bisa tarik tunai? Tentu saja bisa, karena mesin ATM disediakan khusus untuk nasabah agar dapat melakukan transaksi perbankan tanpa harus datang ke kantor cabang BRI.

    Akan tetapi, sebelum melakukan tarik uang melalui ATM BRI, kamu harus mengetahui beberapa syarat agar proses tarik tunai dapat berjalan lancar.

    Kelebihan Tarik Uang di ATM BRI

    Mengambil uang lewat ATM BRI tidak hanya mudah, tetapi juga mempunyai berbagai kelebihan. Beberapa kelebihan itu, antara lain:

    • Penarikan uang lewat ATM dapat dilakukan 1 x 24 jam, setiap waktu tanpa tergantung pada jam pelayanan bank atau hari libur.
    • Tidak perlu mengantri panjang dan menunggu lama untuk menarik uang.
    • Hemat waktu karena tidak lagi mengikuti prosedur administrasi.
    • Lebih mudah dijangkau karena ATM tersedi di berbagai lokasi strategis.
    • Dapat melihat informasi saldo setelah melakukan penarikan uang.

    Baca Juga: Cara Setor Tunai BRI di ATM, Bisa Tanpa Kartu Loh!

    Syarat Mengambil Uang di ATM BRI

    Penarikan uang melalui ATM memang sangat mudah dan menghemat waktu karena tidak perlu lagi menyiapkan adminstrasi seperti slip penarikan, buku tabungan, dan kartu identitas.

    Akan tetapi, bukan berarti mengambil uang di ATM BRI tidak memiliki syarat, berikut syaratnya:

    • Nasabah memiliki kartu debit ATM BRI atau punya akun BRImo yang sudah teraktivasi.
    • Pecahan uang yang bisa ditarik hanya Rp 50.000 dan Rp 100.000.
    • Minimal penarikan uang sebesar Rp 50.000.
    • Memiliki limit tarik tunai per hari, tergantung jenis kartu yang digunakan.

    Limit Tarik Tunai ATM BRI

    Tarik tunai melalui ATM BRI memiliki limit per hari, hal itu tergantung jenis kartu yang digunakan oleh setiap nasabah. Umumnya, nasabah BRI menggunakan jenis ATM Britama dan ATM Simpedes.

    Berikut batas penarikan per hari setiap jenis kartu:

    • Tarik tunai menggunakan kartu ATM Britama Silver maksimal Rp 5.000.000 per hari.
    • Limit tarik tunai menggunakan kartu ATM Britama Black adalah Rp 10.000.000 per hari.
    • Maksimal tarik tunai per hari dengan kartu ATM Simpedes adalah Rp 5.000.000 per hari.

    Jadi, jika kamu ingin melakukan penarikan uang lebih dari batas maksimal maka kamu bisa melakukan pada hari berikutnya.

    Cara Mengambil Uang di ATM BRI dengan Kartu

    cara tarik tunai di atm bri pakai kartu

    Pertama, cara mengambil uang di ATM BRI adalah menggunakan kartu ATM. Akan tetapi, pada saat memasukkan nomor PIN, nantinya usahakan jangan salah sampai tiga kali. Sebab, jika salah memasukkan PIN sebanyak tiga kali maka kartu ATM akan terblokir.

    Berikut cara mengambil uang di ATM BRI menggunakan kartu ATM.

    • Kunjungi ATM BRI terdekat.
    • Pastikan mesin ATM tersebut bisa beroperasi.
    • Pilih ATM sesuai dengan pecahan nominal uang yang kamu inginkan, seperti Rp 50.000 atau Rp 100.000.
    • Masukkan kartu ATM BRI dan pastikan posisinya sudah sesuai.
    • Pilih bahasa yang kamu inginkan, Indonesia atau English.
    • Masukkan PIN ATM yang terdiri enam digit angka.
    • Kemudian akan muncul beberapa pilihan nominal uang yang dapat kamu tarik.
    • Jika nominal yang kamu inginkan sesuai yang muncul pada layar, kamu bisa langsung menekan tombol di angka tersebut.
    • Apabila tidak sesuai, pilih transaksi lain tarik tunai lalu masukkan nominal uang yang ingin kamu tarik.
    • Setelah itu, akan muncul konfirmasi pilihan nominal yang akan ditarik.
    • Jika nominal yang kamu masukkan sudah benar maka pilih “Benar”.
    • Apabila, nominal yang kamu masukkan masih salah maka pilih “Salah”, lalu masukkan kembali nominalnya.
    • Tunggu beberapa saat hingga uang keluar dari mesin ATM bersamaan dengan struknya.
    • Biasanya, sebagian mesin ATM tidak mengeluarkan struk karena kehabisan kertas atau diatur sehingga saldo hanya muncul pada layar.
    • Setelah mesin mengeluarkan uang, akan muncul pesan di layar, apakah ada transaksi lain.
    • Jika masih ada transaksi lain pilih “Ya”.
    • Apabila tidak ada lagi transaksi maka pilih “Tidak” lalu mesin ATM akan mengeluarkan kartu.
    • Selesai.

    Baca Juga: 10 Contoh Nomor Rekening BRI, Jumlah Digit, dan Buku Tabungannya

    Cara Mengambil Uang di ATM BRI Tanpa Kartu

    cara tarik tunai di atm bri tanpa kartu

    Umumnya, orang mengambil uang di ATM BRI menggunakan kartu. Tetapi dengan adanya aplikasi mobile banking yang dikembangkan oleh Bank BRI yaitu BRImo, sekarang bisa melakukan penarikan uang tanpa kartu ATM.

    Cara mengambil uang di ATM BRI tanpa Kartu ATM, langkah-langkahnya sebagai berikut.

    • Datang ke mesin ATM terdekat.
    • Pilih mesin ATM sesuai pecahan nominal yang ingin kamu tarik.
    • Pecahan nominal yang bisa di tarik Rp 50.000 atau Rp 100.000, biasanya tertulis pada bagian mesin ATM.
    • Buka aplikasi BRImo dan login menggunakan akun yang sudah teraktivasi.
    • Pilih menu Tarik Tunai.
    • Kemudian pilih rekening sumber dana.
    • Selanjutnya pilih nominal uang yang kamu tarik.
    • Lalu Masukkan password BRImo.
    • Setelah itu akan tampil kode transaksi.
    • Selanjutnya, pada mesin ATM pilih menu “Tarik Tunai”.
    • Masukkan nomor ponsel yang terdaftar dank ode transaksi dari aplikasi BRImo.
    • Tunggu beberapa saat hingga mesin memproses penarikan uang.
    • Selesai.

    Tips Aman Mengambil Uang di ATM BRI

    Tips aman mengambil uang lewat ATM sama saja ketika melakukan setor tunai di ATM BRI. Agar lebih aman dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat mengambil uang di ATM, sebaiknya perhatikan beberapa tips berikut ini.

    1. Pastikan Lokasi ATM Aman

    Memilih lokasi ATM sangat penting ketika hendak mengambil uang di ATM BRI. Hal itu, agar meminimalisir terjadinya tindak kejahatan.

    Olehnya itu, cari mesin ATM yang lokasinya aman, tertutup, ada petugas keamanan, dan tidak terlalu sepi. Apalagi, jika menarik uang pada malam hari, kamu bisa mengajak teman untuk menemani.

    Selain itu, kamu juga bisa memilih mesin ATM yang berada didalam gedung, dibandingkan mesin yang berada dipinggir jalan jauh lebih aman.

    Baca Juga: Cara Daftar e Form BRI Online Lewat HP, Ini Syaratnya

    2. Kondisi Mesin ATM Baik

    Mesin ATM harus beroperasi dengan baik atau tidak dalam keadaan maintenance. Pastikan juga mesin ATM yang ingin kamu gunakan tidak ada benda mencurigakan yang menempel pada mesin.

    Mengingat, maraknya tindak kejahatan melalui ATM misalnya praktek skimming atau duplikasi kartu.

    3. Kerahasiaan PIN Terjaga

    Sebelum memasukkan kode PIN, periksa pada bagian tombol atau mesin ATM, pastikan tidak ada benda kecil yang mencurigakan atau kamera tersebut yang dapat merekam kode PIN.

    4. Koneksi Internet Stabil

    Jika kamu ingin melakukan penarikan uang di ATM BRI tanpa kartu melalui aplikasi BRImo, pastikan koneksi internet stabil dan tidak ada gangguan. Menarik uang tanpa kartu juga bisa menjadi pilihan yang tepat karena bisa kartu aman dari resiko tertelan mesin atau tertinggal.

    Sebab, untuk menjalankan aplikasi mobil banking BRImo membutuhkan koneksi jaringan internet.

    5. Jangan Langsung Meninggalkan ATM

    Setelah uang berhasil kamu tarik, sebaiknya jangan langsung meninggalkan mesin ATM, pastikan kartu ATM sudah berhasil kamu ambil dari mesin.ss

    Penarikan Uang di ATM BRI Gagal

    Meskipun cara mengambil uang di ATM BRI sangat mudah dilakukan, tetapi bisa saja terjadi kegagalan dan proses penarikan uang tidak bisa dilanjutkan.

    Ada beberapa penyebab gagal melakukan penarikan uang di ATM BRI seperti mesin ATM yang mengalami gangguan, salah memasukkan PIN, nominal penarikan melebihi limit, jumlah nominal tidak sesuai pecahan uang yang bisa ditarik, hingga saldo rekening tidak mencukupi.

    Nah, itulah cara mengambil uang di ATM BRI dengan mudah baik menggunakan kartu atau tanpa kartu. Sebelum melakukan penarikan, perhatikan juga beberapa tips yang sudah dijelaskan diatas agar aman dan menghindari terjadinya tindak kejahatan.