Tag: makanan khas bali

  • 8 Makanan Khas Denpasar Bali Yang Patut Kamu Coba dan Terkenal Lezat

    8 Makanan Khas Denpasar Bali Yang Patut Kamu Coba dan Terkenal Lezat

    Denpasar Bali merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak daya tarik, mulai dari wisata, budaya, hingga kulinernya. Banyaknya wisatawan dari mancanegara hingga lokal ternyata bisa menaikan pendapatan per kapita dari suatu daerah.

    Tidak banyak orang yang tahu jika Denpasar ternyata memiliki pesona kuliner makanan khas yang enak dan lezat. Ada banyak jenis makanan khas di Denpasar Bali yang patut kamu coba ketika berkunjung ke tempat ini.

    Makanan Khas Denpasar Bali

    Di setiap daerah pasti memiliki makanan khas yang menjadi daya tarik pariwisata dan icon daerah. Makanan menjadi salah satu item yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat hingga saat ini.

    1. Ayam Betutu

    Ayam Betutu merupakan salah satu makanan khas sajian Pulau Dewata yang sudah terkenal hingga ke seluruh Indonesia. Cita rasanya yang pedas dengan rasa yang kaya akan rempah membuat banyak orang terlena dengan kenikmatan hidangan Bali yang satu ini. 

    Makanan ini biasanya menggunakan bahan dasar ayam ataupun bebek. Dengan hasil akhir berupa tekstur daging yang empuk yang sudah dibumbuhi dengan cabai dan juga bumbu khas Bali. Ayam betutu menjadi salah satu menu makanan iconic asal dan pasar Bali yang banyak dikenal oleh wisatawan asing. 

    Dulunya masakan ini hanya disajikan ketika upacara adat, ayam betutu secara tradisional dimasak dengan cara yang unik dan juga rumit serta cukup memakan banyak waktu. Proses pengolahan ayam betutu ini menggunakan ayam utuh yang dilapisi daun pinang lalu di kubur di dalam tanah dengan bara sehingga menghasilkan temperatur yang panas. 

    Ayam ini akan dikubur selama 8 hingga 10 jam, hal ini menjadi salah satu oven alami karena pada zaman dulu belum ada penggunaan oven. Seiring perkembangan zaman, teknik tradisional ini juga sudah mulai jarang ditemukan karena kebanyakan orang memasak ayam itu menggunakan oven dan presto.

    Betutu sendiri merupakan proses pengolahan daging yang umumnya menggunakan daging ayam dan bebek. Sehingga kata betutu bukanlah nama untuk makanan melainkan proses pemasakan daging ayam ataupun bebek. 

    Salah satu rahasia yang membuat masakan ini memiliki rasa yang unik dan khas adalah adanya 15 bumbu dasar yaitu bawang merah, bawang putih, jahe, laos, kencur, kunyit, cabe rawit, kemiri, ketumbar, daun salam, daun sereh, jeruk limau, gula merah, terasi, hingga minyak kelapa. 

    Salah satu tempat makan yang menawarkan menu ayam betutu Bali dengan rasa original dan menjadi salah satu pelopor ayam betutu adalah rumah makan Men Tempeh. Rumah makan Ini masih menggunakan pengolahan ayam betutu yang sangat khas yang diberi oleh lapisan daun pinang dan dimasukkan ke dalam tanah dengan batu yang sudah dipanaskan.

    Makanan ini menjadi salah satu makanan yang enak disantap ketika hangat dan tidak bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama.  Ayam betutu merupakan hidangan yang bisa dimakan oleh semua etnis agama, suku, dan juga bangsa karena makanan ini terbuat dari bahan yang halal. 

    Untuk harga satu paket ayam betutu dibandrol sekitar Rp114.000 namun bisa dinikmati oleh 4 orang dengan isian 1 ekor ayam utuh, 1 populasi, satu porsi sayuran, sambal, dan juga kacang. Terdapat pula tambahan menu seperti tahu tempe dan ati ampela goreng.

    Rekomendasi tempat makan ayam betutu khas bali :

    • Ayam Betutu Men Tempeh berlokasi di Jl. Rajawali, Gilimanuk, Kec. Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali.
    • Buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 21.30 WIB.

    2. Babi Guling

    Babi guling merupakan salah satu makanan yang paling banyak ditemui di Pulau Bali. Makanan tradisional ini bahkan sudah tercatat sebagai warisan dunia tak benda Indonesia sejak tahun 2011, babi guling menjadi salah satu sajian yang wajib ada di setiap upacara adat atau keagamaan Hindu. 

    Kini babi guling sangat mudah ditemukan di berbagai rumah makan,  warung, dan juga hotel yang ada di Bali. Babi guling biasanya dibuat dari anak babi utuh yang perutnya diisi dengan bumbu rangkap yang terdiri atas bawang merah, bawang putih, kencur, jahe, isen, kunir, cabai rawit, gula aren, terasi, dan masih banyak lagi. 

    Bumbu itulah yang memberikan rasa dan aroma yang wangi bagi babi guling. Pada awalnya babi yang sudah disembelih akan disiram dengan menggunakan air panas untuk membersihkan kulitnya menjadi bersih. Setelah itu babi akan di bedah perutnya selebar 10 cm untuk mengeluarkan isi kemudian ditusuk dengan kayu tusukan yang sudah disiapkan sambil memasukkan bumbu yang sudah diulek ke dalam perut babi. 

    Setelah itu babi tersebut diguling atau dipanggang di atas api pemanggangan dengan cara memutar kayu penusuknya agar babi bisa matang secara merata. Pada saat proses ini nyala api sangat dikontrol dengan cara mengisi agar babi tidak lekas gosong. 

    Setelah daging babi terasa cukup kering, kemudian akan dimandikan dengan air kelapa supaya tidak cepat gosong dan apabila sudah agak matang kemudian diolesi dengan minyak kelapa. Warna babi akan berubah menjadi kuning kemerahan secara merata dan kayu produk menjadi longgar ketika sudah matang. 

    Rekomendasi tempat makan babi guling Denpasar :

    • Warung Babi Guling Swari berlokasi di Jalan Pulau Salawati No.38, Denpasar, Bali.
    • Buka setiap hari mulai pukul 07.30 WIB hingg 23.59 WIB.

    3. Ikan Bakar Jimbaran

    Ikan bakar jimbaran Bali menjadi salah satu menu andalan yang bisa disantap bersama keluarga ketika mengunjungi Pulau Bali. Resep ikan bakar jimbaran sangat gurih dengan bau yang tidak amis, menu ini juga menjadi favorit banyak orang saat berada di Pulau Dewata.

    Untuk membuat ikan jimbaran ala Bali maka kamu harus memastikan tingkat kesegaran ikan yang digunakan, karena ikan yang segar memiliki rasa yang manis dan gurih. Kamu juga bisa menggunakan ikan bawal, ikan nila, ikan mujair, ikan gurami, dan masih banyak lagi. 

    Bumbu spesial yang digunakan menjadi salah satu kunci utama ikan bakar jimbaran ini memiliki rasa dan bau yang khas. Ikan bakar jimbaran menggunakan bumbu khas Bali yang lengkap mulai dari bawang merah, bawang putih, cabe merah, ketumbar, kemiri, lengkuas, asam, dan juga kunyit.

    Semua bumbu tersebut akan dihaluskan kemudian disangrai hingga matang. Kemudian akan diolesi ke ikan secara merata saat pemanggangannya. Sedangkan dengan jeruk nipis dan juga kecap untuk melengkapi menu ikan bakar jimbaran ini. 

    Rekomendasi tempat makan ikan bakar jimbaran :

    • Warung Ramayana Ikan Bakar Jimbaran berlokasi di Jalan Pemelisan Agung, Jimbaran, Kec. Kuta Sel., Kabupaten Badung, Bali.
    • Buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 23.00 WIB.

    4. Nasi Campur Satria

    Nasi campur satria merupakan salah satu makanan yang cukup hits di daerah Denpasar Bali. Kamu bisa menemukan makanan ini di Warung Satria yang terletak di Jalan Kedondong, Denpasar. Memiliki tempat yang tidak terlalu luas namun tetap nyaman untuk kamu kunjungi bersama keluarga ataupun teman. 

    Tempat makan ini bahkan sudah berdiri lebih dari 20 tahun yang lalu dan masih tetap eksis hingga saat ini. Saat ini bahkan sudah memiliki tiga cabang di daerah Tohpati, kawasan Pantai Kuta, serta Cargo Permai.

    Warung Satria dibangun oleh ibu Ni Ketut Kerti, pada awalnya rumah makan ini berada di Jalan Veteran kemudian pada tahun 1975 terkena gusur sehingga pindahlah ke Jalan Kedondong. Nasi campur ini memiliki lauk-pauk yang sangat beragam dan bisa pengunjung pilih dengan bebas.

    Untuk nasinya juga bisa diganti dengan kupat, biasanya menu nasi campur terdiri atas sate lilit, sayur plecing, sayur kelapa, sate tusuk ayam, ayam suwir, ayam sambal matah, ayam goreng bumbu bali, dan masih banyak lagi. Sajian ini benar-benar cocok di lidah masyarakat nusantara.

    Rekomendasi tempat makan nasi campur satria Denpasar :

    • Warung Satria berlokasi di Jl. Kedondong No.11A, Dangin Puri Kauh, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali.
    • Buka setiap hari mulai pukul 08.30 WIB hingga 20.00 WIB.

    5. Ikan Sambal Matah

    Ikan sambal matah menjadi salah satu menu olahan yang terkenal di Pulau Dewata, olahan ikan merupakan salah satu sajian yang diminati oleh sebagian besar kalangan. Terdapat beragam jenis olahan dari hasil laut yang bisa kamu coba di Pulau Bali. 

    Salah satu menu sajian laut yang paling terkenal adalah ikan sambal matah. Ikan ini diolah dengan proses dipanggang menggunakan arang, namun sebelum itu sudah ditumbuhi dengan balutan resep spesial yang membuat rasa ikan ini menjadi semakin istimewa. Setelah proses pemanggangan ikan, kemudian akan ditambahkan sambal matah khas Bali di atasnya. 

    Tidak perlu khawatir karena sajian ini tidak memiliki rasa amis sama sekali, bahkan sudah melalui proses pencelupan ke dalam air perasan jeruk untuk menghilangkan rasa amis. Untuk memanggang ikan juga harus menggunakan arang dari batok kelapa agar menghasilkan rasa makanan yang lebih khas dan nikmat. 

    Rasa pedas khas sambal matah Bali membuat ikan ini menjadi salah satu kuliner yang diminati oleh sebagian besar kalangan penyuka pedas. Cara pembuatannya juga sangat sederhana, kamu bisa mempraktekkan sendiri di rumah. 

    Untuk pembuatan sambal matahnya kamu hanya perlu memakai irisan bawang merah, serai, irisan cabai rawit, dan terasi. Kemudian bahan-bahan tersebut akan disiram dengan minyak sesuai selera bisa dengan minyak segar ataupun minyak yang sudah dipanaskan terlebih dahulu. Sambal matah memiliki ciri khas rasa yang pedas dan segar karena menggunakan bahan-bahan mentah yang terjamin kebersihannya. 

    Rekomendasi tempat makan ikan sambal matah khas Bali :

    • Restoran Be Pasih berlokasi di Jalan Pemuda III No.24, Renon, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.
    • Buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 21.30 WIB.

    6. Tipat Cantok

    Berlibur ke Denpasar Bali rasanya tidak lengkap apabila kamu belum mencicipi kuliner khas Denpasar Bali. Salah satunya adalah tipat cantok merupakan salah satu makanan khas di Denpasar Bali yang tidak boleh kamu lewatkan. 

    Kuliner khas Bali ini bisa kamu temui hampir di seluruh wilayah pulau Bali tidak hanya di Denpasar saja. Makanan ini paling banyak dijual di warung-warung masyarakat lokal, selain memiliki rasa yang enak dan mengenyangkan harga yang ditawarkan juga sangat affordable mulai dari Rp6000-an saja. 

    Makanan ini sekilas memang mirip dengan gado-gado, namun memiliki cita rasa yang berbeda. Tipat cantok dibuat dari kupat yang dibungkus dengan janur, sebagian masyarakat Bali bahkan tidak mengenal istilah lontong yang dibungkus daun pisang. 

    Komponen utama pembuatan tipat cantok adalah kacang tanah yang sudah digoreng, ketupat, dan sayuran rebus. Sementara bahan sayuran yang sering digunakan untuk membuat menu ini adalah kacang panjang, toge, bayam, dan juga kangkung. Kamu juga bisa menambah komponen tipat cantok dengan tahu yang sudah digoreng.

    Kuliner ini sangat merakyat dan banyak memiliki penggemar, menjadi salah satu kuliner khas Denpasar Bali yang tidak membosankan. Untuk pembuatannya juga sangat sederhana karena menggunakan bahan-bahan yang mudah didapatkan. 

    Rekomendasi tempat makan tipat cantok khas Denpasar Bali :

    • Warung Tipat Cantok Bu Agung berlokasi di Gg. Rajawali No.1, Dauh Puri Klod, Kec. Denpasar Bar., Kota Denpasar, Bali.
    • Buka setiap Senin – Sabtu mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.

    7. Sate Kakul Pan Putu

    Sate kakul Pan Putu menjadi salah satu kuliner khas Denpasar Bali yang tidak boleh kamu lewatkan. Menu sate kakul adalah sejenis sate keong atau biasa disebut siput dan biasanya hidup di area persawahan. 

    Bagi kamu mungkin bosan untuk mengkonsumsi sate dari daging ayam, kambing, hingga sapi. Sate kakul pan putu bisa menjadi salah satu rekomendasi menu unik khas Bali dengan rasa yang lezat yang bisa kamu coba. 

    Di daerah Bali sendiri, keong sawah sering diolah menjadi campuran bahan makanan seperti untuk campuran serundeng kelapa, ares kakul,  dan masih banyak lagi. Daging kakul ternyata memiliki kandungan protein yang tinggi serta rendah lemak yaitu dengan 12% protein dan 1% lemak. 

    Menu ini dijamin tidak akan terasa amis ketika dikonsumsi, sebab keong yang akan dijadikan sate sebelumnya telah dicuci dan dibersihkan serta diberi campuran bumbu untuk menghilangkan rasa amisnya. Di Denpasar Bali kamu juga bisa dengan mudah menemukan soup kakul hingga tumis sayuran yang dicampur kakul.

    Harga yang ditawarkan untuk satu menu sate kakul pan putu ini juga cukup terjangkau dan bersahabat di semua kalangan. Mengkonsumsi kakul atau keong juga memiliki khasiat untuk membuat tekanan darah menjadi lebih rendah dan ramah bagi orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi. 

    Rekomendasi tempat makan sate kakul pan putu di Denpasar Bali : 

    • Warung Pan Putu berlokasi di Jalan Ahmad Yani No.187, Peguyangan, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali.
    • Buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB

    8. Ikan Bakar Bandega

    Ikan bakar bendega merupakan salah satu menu makanan khas Denpasar Bali yang menggunakan bahan dasar ikan laut. Ikan ini dibakar dengan menggunakan bumbu resep khusus yang membuat rasa ikan menjadi semakin lezat dan enak meresap hingga ke dalam dagingnya.

    Pada satu paket ikan bakar bandega juga dilengkapi dengan menu sambal dengan beberapa varian mulai dari sambal matah, sambal goreng, hingga sambal tomat. Menikmati suasana Denpasar Bali sambil menyantap menu ikan bakar bandega adalah salah satu hal yang menarik. 

    Tempat makan yang menawarkan ikan bakar bendega nomor satu di daerah Denpasar Bali adalah Warung Bendega. Tempat ini berada di tepi pantai sehingga para pengunjung bisa menikmati menu ikan bakar bendega sambil melihat view pantai yang indah. 

    Dengan icon patung ikan besar yang tergantung terbalik di depan restoran ini, membuat Warung Bendega lumayan mudah ditemukan oleh para pengunjung. Warung Bendega juga sering dikunjungi oleh artis-artis ibukota hingga tamu mancanegara yang sedang berada di Denpasar. 

    Tersedia pula paket ikan bakar yang dibanderol dengan harga mulai dari Rp20.000-an saja. Belum pas rasanya jika mengunjungi Denpasar Bali namun belum mencoba menu makanan khas ikan bakar bendega. 

    Rekomendasi tempat makan ikan bakar bendega di Denpasar Bali :

    • Warung Bendega berlokasi di Jalan Cok Agung Tresna No.37, Dangin Puri Klod, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali.
    • Buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB.

    Itulah 8 makanan khas Denpasar Bali yang wajib untuk kamu coba. Dengan menawarkan cita rasa makanan yang enak dan lezat, dijamin kamu akan ketagihan ketika mencoba deretan makanan di atas. Semoga bisa membantu kamu yang masih bingung untuk memilih kuliner khas Denpasar Bali. 

  • 6 Makanan Khas Karangasem Bali yang Terkenal Lezat

    6 Makanan Khas Karangasem Bali yang Terkenal Lezat

    Apa kamu berencana mengunjungi Karangasem saat liburan? Jika bicara liburan, tentunya tidak akan lengkap rasanya jika kamu tidak mencoba berbagai makanan khas Karangasem Bali, apalagi kebanyakan makanan khas itu tidak bisa kamu temukan di daerah lain.

    Selain memberikan rasa yang lebih autentik, wisata kuliner makanan khas dapat membantumu mengenali budaya daerah lain lewat makanannya. Ingin coba makanan khas Karangasem yang lezat? Cek daftarnya di sini!

    1. Sate Lilit

    Makanan Khas Karangasem Bali

    Makanan-makanan dari Bali memang terkenal cukup unik, begitu juga yang berasal dari Karangasem seperti sate lilit. Mungkin kamu tak akan bisa menemukan jenis sate ini di daerah lain. Jadi, sempatkan diri ke Karangasem untuk mencobanya.

    Bahan baku dari makanan khas Karangasem Bali ini adalah ikan dengan ukuran besar seperti ikan tuna. Lalu, ikannya dicampur dengan santan, bumbu, dan kelapa yang kemudian dihaluskan. Sesuai dengan namanya, satenya akan dililit hingga menempel dan dimasak dengan cara dibakar sampai matang.

    Proses memasak ini menimbulkan aroma yang sedap dan menggugah selera makan. Dari aromanya saja sudah menggugah selera. Saat memakan sate lilit, kamu akan merasakan tekstur lembut dengan bumbu yang meresap.

    Memakan sate sangat pas bila disandingkan dengan nasi atau menjadi camilan. Kamu tak harus menambahkan bumbu tambahan saat memakan sate lilit.

    Beberapa keunikan sate lilit adalah:

    • Sate berbahan dasar ikan
    • Mudah ditemukan di Karangasem
    • Sulit ditemukan di daerah lain

    Baca Juga: 6 Makanan Khas Bangli Bali yang Terkenal Lezat

    2. Tipat Blayag

    Untuk kamu yang senang memakan ketupat, tidak ada salahnya mencoba tipat blayag. Makanan khas Karangasem Bali ini memang tidak berbeda dari ketupat pada umumnya, yang membedakan adalah alat yang digunakan untuk memasak dan bentuknya. Ketupatnya dibungkus dengan daun kelapa yang disebut janur berbentuk memanjang.

    Agar tipat blayag tersaji dengan aroma yang harum, makanannya dimasak dengan memakai tungku bakar. Tipat blayag dapat bertahan dalam waktu yang lama apabila dimasak dengan cara yang tepat. Untuk memberikan nuansa yang lebih pada makanannya, kamu bisa menyajikan tipat blayag dengan berbagai makanan lainnya.

    Tipat blayag sangat cocok disajikan dengan ayam suwir, plalah ayam, ayam bumbu kuah, sayur potongan telur serta makanan berkuah lainnya. Meski lebih sering disajikan dengan makanan berkuah, tipat blayag juga dapat ditemani dengan makanan kering, seperti keripik kulit, urap, dan sate.

    Apa saja kelebihan yang ada di makanan khas Karangasem Bali ini?

    • Bisa disajikan dengan berbagai jenis makanan
    • Makanannya tahan lama
    • Bentuknya lebih unik dari ketupat biasa karena memanjang

    3. Plecing Telengis

    Makanan Khas Karangasem Bali

    Memakan daging memang nikmat, tetapi mungkin adakalanya kamu merasa jenuh jika terus memakan daging atau bisa saja kamu seorang vegetarian. Oleh karena itu, cobalah plecing telengis saat berkunjung ke Karangasem. Taoge merupakan bahan baku dari makanan khas Karangasem Bali ini.

    Bukan hanya taoge saja, makanannya juga dicampur dengan kangkung dan sayur bayam yang direbus atau dikukus. Lalu makanannya ditambah dengan bumbu khas yang diberi nama telengis. Cita rasa pedas dari plecing telengis terasa menyegarkan untuk orang yang mengonsumsinya.

    Rasa lezat itu tak terlepas dari bumbu pada plecing telengis. Bumbu ini terbuat dari endapan santan yang dimasak berupa minyak. Campuran bumbu dan sayuran ini membuat plecis telengis terasa lebih gurih dan nikmat. Pencinta makanan pedas akan menyukai makanan ini.

    Sensasi pedas dari plecing telengis memang membuat ketagihan. Akan tetapi, kamu tidak boleh memakannya dalam jumlah yang terlalu banyak karena dapat mengganggu pencernaan. Jangan sampai liburanmu menjadi terganggu karena merasa sakit perut.

    Poin-poin yang menjadikan plecing wajib untuk dicoba yaitu:

    • Cocok untuk pencinta makanan pedas
    • Menggunakan bumbu khas dari Karangasem
    • Aman dikonsumsi vegetarian 

    Baca Juga: 6 Makanan Khas Buleleng Bali yang Terkenal Lezat

    4. Nasi Sela

    Makanan khas Karangasem Bali ini memiliki sejarahnya tersendiri, lho. Nasi sela merupakan nasi yang dicampur dengan cacahan ubi kecil. Nasinya sangat populer di tahun 1970-an dahulu bahkan menjadi makanan pokok masyarakat Bali.

    Hal itu karena dahulu beras adalah bahan makanan yang langka di Bali sehingga masyarakat mencampurnya dengan sela (ubi/ketela) sebagai penambah volume. Awal mulanya nasi sela dianggap sebagai makanan untuk pertahanan di masa krisis, tetapi kini sudah menjadi makanan yang digemari orang-orang yang tinggal dan berkunjung ke Karangasem.

    Sekarang ini nasi sela tak hanya dicampur dengan ubi. Kamu bisa menemukan nasi sela yang dicampur dengan jukut bejek (sayur bejek), ayam betutu, kacang tanah, sambal bongkot, grago, dan lain-lain. Tambahan varian itu pasti akan membuat selera makanmu makin membesar.

    Hal-hal yang bisa kamu dapatkan dengan memakan nasi sela adalah:

    • Campuran makanan yang membuat kenyang
    • Mencicip beragam cita rasa dari campuran makanannya 
    • Nasi cocok dimakan siapa saja

    5. Pepes Telengis

    Makanan Khas Karangasem Bali

    Sama seperti plecing telengis, pepes telengis juga menggunakan bumbu telengis yang khas. Bumbu telengis inilah yang membuat makanan khas Karangasem Bali terasa berbeda dari pepes yang lainnya. Tambahan bumbu lainnya membuat pepesnya terasa lebih lezat.

    Pepesnya disajikan dengan berbagai jenis daging, seperti daging ayam, ikan, dan udang. Daging-daging itu dihaluskan dan dikukus kemudian dibalut dengan daun pisang. Cara pembuatannya memang sama saja dengan pepes-pepes yang lain, tetapi bumbu telengis membuatnya terasa lebih berbeda.

    Saat memakan pepes telengis, kamu akan merasakan kombinasi rasa gurih dan manis. Kenikmatan itu ditambah dengan baunya yang wangi. Bau itu berasal dari salah satu bahan pepesnya, yaitu minyak kelapa tradisional Bali atau disebut juga minyak tandusan.

    Apa kamu mulai tertarik memakannya? Ini dia beberapa keunggulan makanannya.

    • Menu makanan yang familier untuk orang di luar Bali
    • Bumbu telengis yang membuatnya terasa lebih unik
    • Wangi minyak tandusan yang menambah kenikmatan 

    6. Sate Serapah

    Saat memakan ayam, bagian mana yang kamu suka? Apakah kulit, usus, hingga bagian dalam ayam? Jika iya, sate serapah sangat cocok untuk kamu.

    Sate serapah adalah makanan khas Karangasem Bali yang tidak menjadikan daging ayam atau sapi sebagai bahan utama satenya. Hal itu tentunya berbeda dari kebanyakan sate yang biasa kamu temui.

    Sate ini terbuat dari rempela, usus, kulit, dan hati ayam. Bumbu yang digunakan untuk satenya juga tidak kalah unik. Berbeda dari bumbu kacang yang sering digunakan di sate biasa, sate serapah menggunakan bumbu kuning khas dari Karangasem.

    Karena kebanyakan warga Bali adalah non Muslim, tidak aneh jika kamu menemukan sate serapah yang berbahan babi. Namun, kamu yang beragama Islam tidak perlu merasa khawatir karena ada banyak tempat makan muslim yang menyediakan sate serapah halal. 

    Dari sini bisa terlihat beberapa kelebihan dari makanan ini, yaitu:

    • Bahan dasar sate yang unik
    • Saking khasnya, bumbu kuning untuk sate hanya bisa ditemukan di Karangasem
    • Sangat nikmat saat disajikan hangat

    Itu dia enam makanan khas Karangasem Bali. Setiap makanan di atas memiliki cita rasa unik dari bumbu-bumbu khas daerahnya. Bagi kamu yang baru pertama kali liburan ke Karangasem makanan-makanan tersebut bisa menjadi penyegar selama liburan. 

    Masih ada banyak makanan khas Karangasem Bali lainnya yang bisa menemani liburanmu selama di Karangasem. Pemandangan indah Karangasem dan makanan lezat akan menjadi kombinasi liburan yang menyenangkan.

  • 6 Makanan Khas Bangli Bali yang Terkenal Lezat

    6 Makanan Khas Bangli Bali yang Terkenal Lezat

    Bangli bisa dibilang merupakan salah satu kawasan yang unik di Bali. Pasalnya, pulau dewata terkenal dengan pemandangan pantainya yang memesona, tetapi Bangli menjadi satu-satunya daerah di Bali yang tidak memiliki kawasan pesisir ataupun berbatasan langsung dengan laut. 

    Meski demikian, daerah Bangli tetap menarik perhatian pengunjung dengan objek wisata lain yang dimilikinya. Tidak hanya objek wisata, daya tarik kawasan ini juga ada pada pilihan makanan khas Bangli Bali yang lezat dengan cita rasa autentik.

    Lantas, hidangan apa saja yang wajib dicoba selama berada di Bangli? Mulai dari nasi, lauk pendamping, hingga camilan semua bisa kamu temukan. Mari kita ulas referensi kuliner daerah ini yang pastinya juga banyak direkomendasikan di kalangan wisatawan.

    1. Ayam Be Keren

    makanan khas bangli bali

    Rekomendasi yang pertama adalah ayam be keren. Sebelum membahas komposisinya, ketahui dahulu fakta menarik di balik sajian ayam be keren.

    • Pada awalnya, hidangan ini hanya disajikan di lingkungan kerajaan. 
    • Istimewanya lagi, ayam be keren bukanlah makanan yang bisa ditemukan dalam menu sehari-hari karena khusus dihidangkan saat ada upacara atau ritual adat tertentu. 
    • Kini, tentu saja Anda dapat menemukan olahan ayam ini dengan mudah karena banyak restoran di kawasan Bangli yang menyajikannya.

    Seperti apa sebenarnya ayam be keren khas Bangli Bali? Ayam ini diolah dengan bumbu-bumbu tradisional warisan para leluhur. Bumbu yang digunakan merupakan campuran bumbu inti untuk mengolah daging ayam. Masyarakat setempat menyebut campuran bumbu tersebut basa gede.

    Seperti halnya komposisi bumbu yang diwariskan secara turun temurun, tahap-tahap dalam memasak pun tetap mempertahankan cara tradisional untuk menjaga keasliannya. Tidak main-main, proses pengolahan ayam be keren bisa memakan waktu hingga 12 jam. 

    Lalu, apa saja tahap-tahap tersebut? 

    • Pertama, baluri ayam dengan bumbu basa gede secara merata. 
    • Setelah diberi bumbu, daging ayam harus dibungkus rapat dahulu dengan menggunakan pelepah daun pinang. Hal ini dilakukan agar bumbu dapat meresap sempurna hingga ke bagian dalam daging. 
    • Langkah selanjutnya adalah ayam dibakar di dalam sekam. Pastikan seluruh permukaan ayam benar-benar tertutup sekam. 
    • Terakhir, ayam dibakar dengan menggunakan sabut kelapa. Tahap inilah yang konon membuat rasa ayam be keren sangat khas dan tentunya juga sedap.

    Baca Juga: 6 Makanan Khas Buleleng Bali yang Terkenal Lezat

    2. Nasi Kajeng

    Ingin berburu kuliner yang lezat sekaligus mengenyangkan? Nasi kajeng bisa jadi pilihan. Tapi ingat, makanan ini adalah rekomendasi non halal karena mengandung daging babi. Seperti apa nasi kajeng khas Bangli? Sajian ini serupa dengan nasi campur.

    Adapun komposisi dari hidangan nasi ini adalah sebagai berikut.

    1. daging babi
    2. sate lilit
    3. sayuran dari batang pohon pisang muda atau jukut ares
    4. lawar

    Tahukah kamu bahwa ada filosofi menarik di balik hidangan lawar? Di dalamnya terdapat sayuran, kelapa, terasi, daging cincang, dan bumbu tradisional Bali. Campuran tersebut dianggap sebagai cerminan dari keharmonisan dan keseimbangan.

    Perpaduan makanan dalam nasi kanjeng tentu saja dibumbui dengan racikan khas pulau dewata yang enak juga unik. Nasi kajeng pun mudah dijumpai di sekitar kawasan Bangli. Ini tentunya membuktikan bahwa makanan tersebut merupakan salah satu kuliner yang terkenal dan banyak disukai di daerah Bangli.

    3. Mi Babi

    makanan khas bangli bali

    Rekomendasi lainnya yang bisa jadi pilihan menu utama adalah mi babi. Makanan ini berupa mi instan yang dibuat di Bali. Keberadaan mi ini cukup terkenal karena rasanya yang enak dan tentu saja penyajiannya praktis. Kamu bisa menemukannya dengan mudah di daerah Bangli.

    Mi babi instan tersedia dalam beberapa pilihan dan semua rasanya enak. Kamu bisa menyantap seporsi mi instan ini dengan dilengkapi taburan abon agar lebih mantap rasanya. 

    Nikmati selagi hangat. Mudah dibuat dan enak, mi babi cocok jadi teman liburanmu selama di Bali. Makanan ini juga dapat dijadikan oleh-oleh karena kemasannya aman untuk dibawa dalam perjalanan.

    Baca Juga: 10 Wisata Kuliner di Bali yang Wajib Dicoba, Terbaru

    4. Be Jair Nyat-Nyat

    Makanan khas berikutnya memiliki bahan dasar berupa ikan mujair. Be jair nyat-nyat cukup mudah ditemui di Kawasan Bangli. Rasanya gurih dan khas sehingga digemari oleh banyak wisatawan, baik itu domestik ataupun mancanegara.

    Nama hidangan ini terdengar cukup unik. Kata nyat nyat memiliki arti susut. Kata ini merujuk pada kuah yang telah menyusut. Jadi, ikan mujair dimasak bersama kuah dengan bumbu berlimpah hingga airnya menyusut atau berkurang.

    Masakan ini memiliki cita rasa gurih dengan bumbu tradisional legendaris. Be jair nyat nyat sudah menjadi bagian dari kuliner setempat sejak lama hingga tidak heran bila keberadaannya selalu dicari.

    5. Sueg

    makanan khas bangli bali

    Setelah mengulas makanan utama dan beberapa lauk pendamping, kini saatnya membahas salah satu camilan tradisional asli Bangli, yaitu sueg. 

    Penganan ringan ini sungguh istimewa karena dibuat dari sejenis umbi yang waktu panennya hanya satu tahun sekali. Karena itu, bahan utama sueg ini bisa dikatakan jarang dapat dinikmati bahkan oleh penduduk setempat.

    Pengolahan sueg cukup sederhana, yakni:

    • Umbi yang telah dipanen harus dicuci lalu dipotong-potong. 
    • Kemudian, kukus potongan umbi. Pastikan umbi sudah benar-benar matang dan terasa empuk. 
    • Setelah matang, beri taburan parutan kelapa di atasnya. 
    • Umbi sueg juga bisa ditambah dengan lelehan gula merah atau taburan gula pasir.
    • Sajikan dengan alas atau bungkus daun pisang agar aromanya semakin sedap. Nikmati saat masih hangat.

    Jika waktu berkunjung kamu ke Bangli bertepatan dengan musim panen, jangan sampai kelewatan untuk mencicipi sueg, ya. Camilan ini cocok untuk menemani saat santai selagi mengeksplorasi kawasan Bangli. 

    6. Jaja Geti-Geti

    Makanan ringan lainnya yang harus kamu coba adalah jaja geti-geti. Konon, camilan ini hanya bisa didapat di Pasar Bangli. Kamu mungkin akan kesulitan mencarinya di tempat lain atau bahkan tidak ada sama sekali.

    Jaja geti-geti termasuk dalam camilan kue dan memiliki rasa yang manis. Bahan pembuatnya cukup unik, yaitu biji sawi yang warnanya hitam. Biji sawi ini kemudian diolah dengan cara serupa seperti membuat jagung brondong atau popcorn. 

    Camilan ringan jaja geti-geti pas dinikmati kapan saja untuk menemani aktivitasmu selama di Pulau Bali. Saat membeli makanan ini, jangan lupa juga untuk menyisihkan sebagian sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang. 

    Nah, itu tadi 6 makanan khas Bangli Bali yang terkenal lezat. Meski tidak memiliki wilayah perairan sebagai objek wisata, Bangli tetap menjadi tempat menarik bagi pengunjung salah satunya karena aneka kuliner yang dimilikinya. 

    Mulai dari menu utama hingga makanan ringan untuk oleh-oleh, Bangli menawarkan cita rasa khas tradisional yang akan membuat kamu rindu untuk kembali. Tidak perlu bingung lagi soal pilihan makanan jika akan berkunjung ke Bangli. Selamat berburu kuliner khas Bangli!

  • 6 Makanan Khas Buleleng Bali yang Terkenal Lezat

    6 Makanan Khas Buleleng Bali yang Terkenal Lezat

    Tidak hanya memanjakan mata lewat keindahan wisatanya, Buleleng Bali juga akan memanjakan lidahmu dengan ragam kulinernya. Ada 6 makanan khas Buleleng Bali yang populer di kalangan wisatawan.

    Konon, kunjungan ke Buleleng belum lengkap rasanya kalau belum mencicipi sajian-sajian khas berikut ini. Mulai dari nasi, hidangan pelengkap hingga aneka sate, semuanya sayang jika dilewatkan. 

    Jangan khawatir soal harga karena makanan-makanan tersebut dijual dengan harga yang ramah di kantong. Apa saja rekomendasi kuliner yang bisa dinikmati di seputar daerah Buleleng? Yuk, kita ulas satu demi satu.

    1. Blayang

    makanan khas buleleng bali

    Sajian pertama yang banyak direkomendasikan oleh para pelancong adalah blayang. Makanan ini hanya dapat ditemukan di daerah Buleleng. Blayang adalah hidangan berupa irisan ketupat yang disajikan dengan aneka sayur seperti tauge dan bayam. Agar lebih mantap, blayang dilengkapi juga dengan telur rebus dan irisan daging ayam. 

    Mungkin kamu akan teringat dengan petis saat melihat hidangan ini. Namun, blayang tidak disajikan bersama bumbu kacang layaknya petis melainkan dengan bumbu kuning khas Pulau Dewata.

    Harganya pun relatif murah, cukup dengan kisaran dua puluh ribuan saja sudah bisa menikmati blayang khas Buleleng.

    Baca Juga: Inilah 3 Restoran Paling Terkenal Di Bali, Wajib Dicoba!

    2. Nasi Morang 

    Rekomendasi berikutnya cocok untukmu yang tidak bisa jauh dari hidangan nasi. Makanan ini disebut nasi morang dan kini makin sulit ditemui. 

    Apa keunikan dari nasi morang? 

    • Makanan ini merupakan perpaduan dari beras dan singkong. Dua bahan tersebut diolah dengan cara dikukus dengan perbandingan yang sama. Jadi, bila beras yang digunakan sebanyak 100 gram, maka jumlah singkong yang dipakai juga harus sebanyak 100 gram. 

    Setelah diaron, nasi dikukus bersama cacahan singkong dengan campuran kulup. Setelah matang, hidangan ini disajikan dengan aneka sayuran serta daging sapi. 

    • Kombinasi nasi dengan singkong dipercaya menjadi alternatif yang lebih sehat ketimbang hanya nasi. Hal ini karena singkong memiliki kalori yang lebih rendah dibandingkan nasi. 

    Kamu tertarik mencoba makanan khas Buleleng Bali ini? Mencicipi nasi morang juga berarti membantu melestarikan hidangan tradisional yang kini makin langka, lho!

    3. Aneka Sate Khas Buleleng

    makanan khas buleleng bali

    Nah, ini referensi makanan khas Buleleng Bali selanjutnya yang pas untukmu yang gemar menyantap sate. Jika bosan dengan penyajian sate yang begitu-begitu saja, pilihan berikut ini layak untuk dicoba saat berkunjung ke daerah Buleleng Bali. 

    Sate kakul

    Seperti apa kuliner Buleleng yang disebut sate kakul ini? Sate kakul merupakan sajian dengan keong sebagai bahan utamanya. Keong yang digunakan berukuran kecil dan biasa ditemukan di area persawahan juga sungai. Jenis keong seperti ini juga disebut kerang darah oleh penduduk setempat. 

    Tahap pertama dalam pembuatan makanan ini adalah, keong atau kakul direbus dahulu dengan cangkangnya. Setelah itu, dagingnya dikeluarkan kemudian ditusuk bersusun seperti sate pada umumnya. Lalu, sate kakul dipanggang dan disajikan dengan bumbu yang serupa untuk sate ayam atau sate daging lainnya. 

    Sate lilit

    Sate lilit merupakan salah satu hidangan nusantara yang cukup dikenal. Dari penampakannya saja, kita akan langsung menemukan perbedaan dengan sate lainnya. 

    Jika kebanyakan sate disajikan dengan cara ditusuk, maka hidangan yang satu ini disajikan dengan cara dililit pada tusukan bambu atau tangkai daun kelapa. Tusuk sate lilit dikenal dengan sebutan katik.

    Bahan utamanya bisa dari daging ayam atau babi. Daging tersebut lalu dipotong-potong dan ditumbuk sampai halus sembari dibumbui. Lalu, adonan sate dililitkan pada tusukan kemudian dibakar di atas arang sampai matang merata. 

    Sate lilit memiliki cita rasa pedas karena menggunakan lombok merah sebagai campuran bumbu. Satu hal lagi yang membedakan sate lilit dengan sate lainnya, yakni tidak disajikan bersama bumbu. Walaupun demikian, rasanya tetap sedap karena bumbu yang sudah dicampur terlebih dahulu saat proses penumbukan. 

    Sate plecing

    Sajian kuliner berikutnya adalah sate plecing. Sate ini terbuat dari daging babi yang dibakar. Biasanya, sate plecing disantap dengan lontong atau juga nasi. Lantas, di mana letak keunikannya? 

    Sate khas Buleleng ini tidak disajikan dengan perpaduan bumbu kacang dan kecap tetapi saus cabai pedas dengan aroma khas terasi. Penasaran ingin mencoba? Kamu bisa menemukan penjual sate plecing di sekitar Pantai Lovina.

    Baca Juga: 10 Wisata Kuliner di Bali yang Wajib Dicoba, Terbaru

    4. Sayur Buangit

    Jika kamu menyukai cita rasa asam dan segar, coba cicipi hidangan sayur buangit. Sayur ini bahan utamanya adalah daun buangit. Apa saja keunikan dari hidangan tradisional khas Buleleng ini? 

    • Daun buangit pada dasarnya memiliki rasa pahit, tetapi jika diolah dengan baik, sayur ini bisa memberikan cita rasa yang lezat lho
    • Bumbu utama yang digunakan untuk sayur buangit adalah asam dan garam sehingga membuatnya terasa segar. Konon, takaran asam yang tepat akan menghilangkan rasa pahit dari daun buangit. 
    • Menariknya, hidangan sayur ini juga dilengkapi dengan kacang kedelai sangrai sehingga menciptakan sensasi renyah di balik kesegaran kuahnya. 
    • Sayur buangit sudah pasti memiliki khasiat untuk kesehatan karena berbagai kandungan bermanfaat dalam daunnya. 

    5. Siobak 

    makanan khas buleleng bali

    Konon, sajian siobak ini dibawa oleh orang Tionghoa yang masuk ke pulau Bali sekitar tahun 60-an. Siobak adalah makanan yang bahannya berasal dari babi, di antaranya bagian jeroan, usus, hingga bagian kulit yang dijadikan kerupuk. 

    Di daerah Buleleng, siobak disajikan dengan menggunakan campuran rempah ngoyang dan bumbu tauco. Campuran inilah yang membedakan siobak Buleleng berbeda dengan daerah lain. Jangan ketinggalan tambahan acar segar supaya siobak terasa makin mantap. 

    Kini, penjual siobak mudah ditemui di pusat-pusat kuliner di Bali, termasuk Buleleng. Ingin mencoba? Rekomendasi yang populer adalah siobak warung Khe lok.

    6. Jukut Undis dan Sudang Lepet

    Dua hidangan ini memang terasa mantap jika disajikan bersama. Jukut undis konon merupakan hidangan asli dari Buleleng. Kuahnya khas berwarna hitam. Warna pekat ini berasal dari kacang hitam yang direndam selama dua jam. Kemudian, kacang diberi kaldu sapi dan aneka macam bumbu rempah. 

    Selain sudang lepet, jukut undis juga sering dinikmati bersama nasi campur sebagai menu pendamping. Sajian lezat jukut undis kaya protein ini bisa kamu nikmati dengan kisaran harga tiga puluh ribuan saja. 

    Sementara itu, sudang lepet adalah penganan yang terbuat dari ikan asin. Sudang disajikan dengan cara ditumbuk lalu digoreng atau dipanggang hingga teksturnya garing. Bisa juga ditambah dengan bumbu agar rasanya semakin nikmat. 

    Sudang lepet cukup dikenal di antara para wisatawan. Rasanya enak dan harganya murah. Tetapi, butuh sedikit usaha untuk menemukan sudang lepet karena tidak banyak warung makan yang menyediakan hidangan renyah ini. Jadi makin penasaran, bukan?

    Demikian daftar rekomendasi makanan khas Buleleng Bali. Jadikan kunjunganmu ke Pulau Dewata lebih berkesan dengan menyantap makanan khas yang ada di sana. Beberapa di antaranya bahkan mulai dianggap langka. Tidak sekadar berburu kuliner lezat, kamu juga bisa sekaligus melestarikan hidangan asli nusantara dengan menyantap penganan tersebut.