Wisata Pulau Belitung merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara.
Ya memang tak bisa dipungkiri, film Laskar Pelangi yang diangkat dari novel karya Andrea Hirata memberikan pengaruh besar terhadap dunia wisata Pulau Belitung.
Sejak novel dan film ini booming, keindahan pulau ini mulai dikenal banyak orang. Tak heran pula pulau ini dikenal sebagai pulau Laskar Pelangi.
Terlepas dari uniknya kisah film yang telah menginspirasi banyak orang tersebut, Bangka Belitung memang memiliki kekayaan alam bahari yang ciamik dan memukau.
Pantai-pantai dengan formasi batuan nan unik, pulau-pulau kecil nan menawan lengkap dengan pasir halus nya dan bawah lautnya yang juga layak buat wisatawan snorkling.
Tak hanya wisata bahari, Belitung juga menyuguhkan kekayan wisata lain seperti wisata sejarah, budaya, kuliner dan bahkan literasi.
Kekayaan wisata yang lengkap ini pun sudah didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. Beberapa maskapai pun melayani penerbangan menuju Tanjung Pandan.
Bandara H. As. Hanandjuddin merupakan pintu gerbang kedatangan wisatawan di pulau ini.
10 Wisata Pulau Belitung yang Mempesona
Wisata bahari adalah wisata yang paling utama di Belitung. Untuk dapat menikmati keindahan wisata Bahari tersebut wisatawan harus mengunjungi tempat-tempat berikut ini:
1. Pantai Tanjung Tinggi
Pantai ini merupakan salah satu lokasi syuting film Laskar Pelangi yang paling banyak mencuri perhatian.
Pantai dengan formasi batuan-batuan utuh besar dengan jumlah sangat banyak sepertinya memang hanya ditemui di sini.
Masih segar dalam ingatan dalam film itu anak-anak SD N Muhammadiyah Gantong berlarian di antara batuan-batuan itu.
Uniknya kadang, wisatawan yang datang ke pulau ini pun menirukan beberapa adegan–adegan dalam film tersebut.
Untuk mendapatkan pemandangan pantai dan batuan yang indah, pengunjung harus menaiki batuan-batuan tersebut.
Namun perlu kehati-hatian terutama pada saat hujan. Jangan memaksakan diri jika memang terlalu sulit.
Tak jauh dari pantai ini kadang ada beberapa penduduk yang menjajakan souvenir kecil dari karang atau bahan lainnya.
Tak ada salahnya mencoba membeli dagangan mereka. Ini merupakan salah satu kontribusi nyata para pengunjung dalam menumbuhkan ekonomi masyarakat setempat.
Pantai Tanjung Kelayang memiliki pasir yang sangat halus. Airnya pun sangat jernih. Sepanjang mata memanjang yang terlihat hanyalah biru yang sangat memukau.
Dari pantai ini juga para pengunjung dapat menikmati gugusan batuan dan yang paling mencuri perhatian adalah gugusan batuan seperti burung garuda.
Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata juga telah menetapkan kawasan ini sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berbasis pariwisata.
Pantai ini juga biasanya adalah titik pemberangkatan wisatan yang hendak mendatangi pulau-pulau wisata Belitung.
Banyak kapal-kapal kecil ditambatkan di sini. Begitu menginjakkan kaki di pantai ini, wisatawan akan disambut dengan sebuah tulisan raksasa“ Welcome to Belitung”.
Berfoto dengan latar belakang tulisan ini seolah menjadi wajib hukumnya sebagai bukti bahwa sudah pernah ke Belitung.
3. Pulau Lengkuas
Pulau ini juga merupakan salah satu lokasi syuting film Laskar Pelangi. Pantai di salah satu sisi pulau ini pun memiliki formasi batuan yang unik.
Namun yang paling terkenal dari pulau ini adalah sebuah mercusuar tua yang sudah dibangun sejak tahun 1882.
Dari lantai tertinggi mercusuar 18 lantai ini, pemandangan indah yang tak ada tepinya tersuguhkan.
Laut biru yang bergradasi dari biru tua sampai hijau tosca adalah lukisan alam nan menyegarkan mata.
Perahu-perahu nelayan yang berjajar rapi di pinggir pantai menjadi pemandangan lain yang menakjubkan. Usaha menaiki anak tangga yang terbuat dari besi dengan bentuk melingkar ini, rasa-rasanya akan terbayar lunas dengan pemandangan indah yang diperoleh dari titik tertinggi mercusuar ini.
Berfoto dengan latar mercusuar ini adalah hal wajib yang harus dilakukan. Untuk mendapatkan landscape pulau ini dengan bagus, ada baiknya mengambil foto dari beberapa gugusan batuan yang ada di salah satu sisi pulau ini.
Saat ini di pulau ini juga terdapat gubug-gubug pedagang yang menjajakan makanan dan minuman. Kelapa muda adalah minuman khas pantai yang wajib di coba di sini. Di sekitaran Pulau Lengkuas ini juga terdapat beberapa spot untuk bersnokling.
4. Pulau Kepayang
Pulau Kepayang sangat ciamik dengan pasirnya. Di pulau ini terdapat sebuah restoran yang menyajikan menu sea food yang sangat yummi.
Ikan dan seafood yang disajikan di sini sudah barang tentu adalah ikan-ikan segar yang baru saja ditangkap di lautan.
Di restorant ini juga terdapaat kamar mandi dan toilet. Pada umumnya wisatawan membersihkan diri di sini dengan air tawar setelah seharian bermain air garam di lautan.
Menikmati seafood yang dimasak dengan bumbu berkualitas sambil menikmati pemandangan pantai, sensasinya luar biasa.
Ikan kuah kuning adalah makanan khas Pulau Belitung, dan yang menjadi menu utama di sini. Kepiting, udang dan cumi-cumi adalah makanan lain yang wajib dicicipi.
Pemandangan pantai dengan langit biru yang kadang di hiasi dengan lukisan awan yang unik adalah hal lain yang bisa dinikmati di sini.
5. Pulau Pasir atau Pulau Gusong
Wisata Pulau Belitung selanjutnya adalah pulau unik yang hanya ditemui di kepulaun Belitung.
Sekilas memang tidak bisa dikatakan sebagai sebuah pulau.
Tempa ini lebih mirip gugusan pasir dan hanya bisa dinikmati jika air lautnya sedang surut.
Air lautnya sangat bening, kadang beberapa hewan laut seperti bintang laut pun terlihat. Gradasi warna laut pun bisa dinikmati di sini.
Jika beruntung, pulau ini kadang dilewati rombongan burung-burung. Berada di gugusan pasir ini berasa berdiri di tengah lautan yang tak bertepi.
Di salah satu sisi lain terlihat salah satu pulau yang menyempurnakan lukisan alam. Tempat ini paling cocok untuk berjemur atau burn skin.
6. Pulau Batu Berlayar
@w_azuma
Jika pulau pasir hanyalah gugusan pasir, maka lain lagi dengan Pulau Batu Berlayar. Pulau ini adalah kumpulan batuan granit yang indah.
Dari kejauhan formasi batuan ini seperti layar. Dari bentuknya itulah maka pulau ini diberi nama Pulau Batu Berlayar.
Pulau ini lebih besar dibandingkan dengan Pulau Pasir. Tempat ini sangat ciamik untuk dijadikan sebagai salah satu spot berfoto.
Air nya pun sangat bening, ikan-ikan kadang terlihat jelas. Perlu ekstra hati-hati berjalan di atas batuan ini. Banyak batu yang licin karena adanya lapisan lumut.
7. Pulau Burung
Pulau Burung dikelilingi oleh formasi batuan granit berbagai bentuk. Pantainya pun sangat jernih dengan pasir yang sangat halus.
Menyaksikan batuan dengan warna dominan putih diantara gradasi birunya air laut dan cerahnya langit itu adalah pemandang sempurna yang meninggalkan decak kagum.
Beberapa batuan yang sangat terkenal di sini adalah batu burung karena memang bentuknya seperti burung. Jika air sedang surut wisatawan bisa mendatangi batuan ini yang jaraknya tidak terlalu jauh dari bibir pantai.
Ada juga sekelompok batuan yang tersusun rapat dan rapi. Masyarakat di Belitung menyebutnya Batu Becinte.
Bermain di atas pasirnya yang halus atau berlarian kecil dan berlompatan diatara gugusan batuan adalah pilihan aktivitas yang jangan dilewatkan di pulau ini. Bagi penggemar snorkling, ada beberapa spot snorkling di sekitar pulau ini.
8. Menikmati Senja dan Sunsetdi Pantai Tanjung Pendam
Suasana senja ketika matahari terbenam memang telah menghipnotis banyak orang. Suasana ini selalu diburu dan dirindu.
Demikian pula dengan Belitung, di sini terdapat beberapa pantai dimana pengunjung dapat menikmati sunset nan indah. Pantai Tanjung Pendam satu diantaranya.
Letak pantai ini tidak jauh dari pusat kota, banyak penjual makanan dan warung kopi berjajar di pantai ini.
Karena letaknya yang tidak terlalu jauh dari pusat kota maka pantai ini memang rame pada sore hari, sekedar menikmati sunset atau menikmati jajanan pinggir pantai.
Tempat lain yang cukup ciamik untuk menikmati sunset adalah di Pantai Bukit Berahu. Pantai ini suasananya agak sepi terletak tidak jauh dari Kampung Nelayan Bugis Tanjung Binga. Ini merupakan perpaduan bukit dan pantai.
Di pinggir Pantai Bukit Berahu ini terdapat bangunan cottage dan bungalow dengan pasir putih serta pohon-pohon rindangnya.
9. Kawah Kaolin / Danau Kaoling Belitung
Kawah Kaolin atau ada juga yang menyebutnya Danau Kaolin adalah danau yang terbentuk dari bekas penambangan.
Salah satu tempat wisata di Pulau Belitung yang satu ini sempat viral di Instagram lho.
Di Pulau Belitung ini kita akan banyak menemukan danau-danau yang terbetuk dari galian penambangan. Namun Kaolin menjadi unik karena ukurannnya yang besar dan air danaunya yang berwarna hijau tosca.
Pingggiran danau ini adalah pasir yang warnanya agak keputihan. Jika dapat mengambil anggle foto yang bagus, Danau Kaolin ini mirip dengan Pamukkale di Turki.
Ada juga yang menyebut seperti Kawah Putih di Bandung dan bahkan ada yang menyamakannya dengan Iceland karena pasir putihnya kadang terlihat seperti salju
Siang hari, suhu sangat panas di sini, sangat disarankan untuk menggunakan penutup kepala seperti topi atau payung dan jangan lupa membawa sunglass agar matanya tidak silau.
10. SD Muhammadiyah Gantong (Tempat Syuting Film Laskar Pelangi)
@atlaloan
Jika masih memiliki waktu maka perjalanan dapat dilanjutkan dengan wisata budaya dan sejarah diantaranya di rumah adat Belitung dan Museum Tanjung Pandan.
Atau bisa juga melanjutkan perjalanan ke Belitung Timur. Replika SD Muhammadiyah Gantong adalah destinasi favorite di sini.
Bagi yang pernah menonton film laskar pelangi tentu ingat adegan-adegan di sekolah ini. Bagi penggemar literasi, bisa mengunjungi museum Andrea Hirata.
Wisata lain yang tak boleh dilewatkan adalah wisata kuliner. Mencicipi masakan khas Belitung tentu wajib hukumnya.
Beberapa makanan yang wajib di coba mie Belitung, Gangan ikan( ikan kuah kuning), kopi belitung, dan kepiting isi.
Kepiting isi ini merupakan salah satu oleh-oleh khas belitung yang banyak di buru.
TIPS berwisata ke Pulau Belitung:
Pilih penerbangan paling pagi. Sehingga punya banyak waktu untuk menikmati Pulau Ini
Susun itinerary dengan baik. Ada baiknya menggunakan jasa biro travel agar tidka dipusingkan dengan urusan akomodasi seperti penyewaan kapal, mencari hotel dan penjemputan dari dan ke bandara
Persiapan pakaian topi, sunglasses, dan payung
Perhatikan musim dan cuaca. Ada baiknya mengunjungi pulau ini pada musim panas. Agar cuaca cerah dengan langitnya yang biru dapat dinikmati dan bisa mengunjugi pulau pulau kecil seperti Pulau Pasir dan Pulau Batu Berlayar
Itulah rekomendasi terbaik dari kami mengenai tempat wisata Pulau Belitung terbaik. Semua tempat tersebut wajib Anda kunjungi ketika bertandang di negeri Laskar Pelangi ini…
Sumatera Barat, sebagaimana provinsi lain di Indonesia, memiliki hidden gems yang perlu polesan dan promosi hingga menjadi lokasi wisata ikonik. Seperti pulau Mandeh, surga tersembunyi dengan sajian pesona alam yang cantik dan mengagumkan.
Saking cantiknya, pulau ini menjadi viral di media sosial dan sering disebut sebagai Raja Ampat-nya Sumatera Barat. Semakin menjadi viral ketika akun Instagram dan Twitter Bapak Presiden Jokowi pun mempromosikan kawasan kepulauan Mandeh ini.
Unggahannya memperlihatkan seseorang tengah melompat dari tebing ke laut atau cliff jump. Disertai caption lokasi cliff jump di Pulau Sironjong Kecil, Sumatera Barat, yang juga bagus untuk snorkeling, menyelam, pesiar, atau berperahu.
Mengenal Pulau Mandeh
Mandeh adalah kawasan kepulauan kecil dengan perbukitan hijau alami, berpadu dengan hamparan pasir dan menyatu dengan teluk yang cantik. Sungguh lanskap pemandangan yang memanjakan mata.
Kawasan Mandeh dapat dikunjungi kapan saja, konturnya sebagai teluk menyebabkan perairannya tetap tenang sepanjang tahun. Kawasan mandeh menjadi kawasan ekowisata bahari dan pada tahun 2015 lalu ditetapkan sebagai Kawasan Wisata Terpadu Indonesia.
Status tersebut ditetapkan karena kunjungan wisatawan yang meningkat pesat pada tahun 2013 dan 2014. Wisatawan domestik mencapai 80 persen dan wisatawan asing naik 5 persen.
Berikut beberapa fakta mengenai pulau Mandeh yang perlu kamu ketahui jika ingin berwisata ke sana:
Luas Kawasan Wisata Pulau Mandeh
Kawasan wisata ini memiliki Luas kurang lebih 18 hektar, meliputi 7 desa dan 3 nagari. Mayoritas penduduknya bekerja sebagai nelayan, peternak dan petani.
Kawasan Sisi Selatan
Di sisi selatan terdapat tanjung meliuk seperti sungai, membatasi teluk dan menciptakan ilusi akan danau yang cantik dengan riak-riak kecil.
Sedangkan di kawasan sebelah utara, terdapat gugusan pulau-pulau kecil melingkari. Mulai dari Pulau Bintangor, Pulau Pagang, Pulau Ular, Pulau Marak dan Pulau Sukuai.
Kawasan Mandeh
Kawasan Mandeh sendiri dilingkupi Pulau Traju, Sironjong Besar, Sironjong Kecil, Pulau Setan, dan Pulau Cubadak.
Aktivitas Yang Dapat Dilakukan
Kawasan wisata Mandeh dengan tujuh pulau yang mengelilinginya menawarkan beragam wisata. Contohnya, jet ski, banana boat, snorkeling, menyelam, cliff jumping, wisata mangrove, dan air terjun.
Transportasi Ke Wisata Pulau Mandeh
Untuk menyeberangi antar pulau di kawasan Mandeh, ada banyak pelabuhan yang bisa kamu pilih, namun yang terdekat dari desa Mandeh.
Di sepanjang jalan masuk kawasan Mandeh banyak jasa tur yang menawarkan pemandu dan penyewaan perahu untuk berkeliling Mandeh.
Paket Wisata Pulau Mandeh
Lokasi wisata ini menawarkan pesona pantai, laut, dan beberapa pulau disekitarnya yang sangat menawan. Masing-masing lokasi memiliki keunikannya tersendiri. Jika kamu mengunjungi pulau ini, pasti ingin menjelajahi pulau-pulau disekitarnya yang laksana magnet.
Oleh karena itu, berbagai biro wisata biasanya akan menawarkan paket wisata kepada konsumennya. Lokasi wisata berada di Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan, 56 km dari Kota Padang, dengan 2 jam perjalanan darat.
Kamu bisa menempuh beberapa rute jalan, dan sampai di Pelabuhan Bungus, Teluk Tarusan atau Teluk Bayur, lalu melanjutkan dengan kapal.
Lokasi wisata ini tidak memiliki jam operasional sehingga kamu bisa datang kapan saja. Selain itu juga tidak ada tiket masuk alias gratis. Berikut beberapa tujuan yang umumnya ada dalam paket wisata Mandeh:
1. Puncak Mandeh
Di Puncak Mandeh sudah disediakan tempat duduk untuk memandang ke arah Teluk Mandeh. Di sini, kamu bisa menikmati keindahan alam disekitar pulau dengan teluk yang berhiaskan pulau-pulau kecil.
Aktivitas warga lokal menangkap ikan atau perahu wisatawan berkeliling ke pulau-pulau di Mandeh menambah syahdu suasana alam yang tenang. Semua pesona alam yang terhampar di bawah terlihat begitu sempurna dari ketinggian ini.
2. Pulau Cubadak
Suasana makan malam di pulau mandeh
Penginapan di pulau ini mengusung tema tradisional dan ramah lingkungan, dengan dinding bambu dan kayu, juga atap dari daun palem. Hutan lebat di sekitarnya menjadikan udara segar alami dengan perairan di sekitar pulau yang tenang, jernih, dan bersih.
Kamu bisa melakukan beragam aktivitas yang menyenangkan di sini, seperti berlayar, ski air, banana boat, hingga canoeing. Jangan lupakan panorama bawah lautnya yang tak kalah indahnya, menjadi surga para pencinta snorkeling dan diving.
Karena keindahan alamnya yang begitu memesona, tak heran Pulau Cubadak mendapat julukan Pulau Surga atau Paradiso Village dalam bahasa Itali.
3. Pulau Setan
Jika kamu memulai perjalanan dari Dermaga Tarusan, Pulau Setan atau Pulau Sutan ini berjarak 30 menit perjalanan dengan perahu.
Sesampainya di sana, kamu bisa menikmati pasir di pesisir pantai yang putih dan lembut untuk menghilangkan penat selama perjalanan. Aktivitas lainnya adalah kegiatan main air seperti speedboat, banana boat, atau memancing.
Jika sudah tak lelah, kamu bisa hiking ke puncak bukit dan menikmati pemandangan laut yang tentunya sangat instagramable.
4. Pulau Sironjong Gadang
Pulau ini hanya berjarak 15 menit dengan perahu dari Pulau Setan. Aktivitas yang disarankan di pulau ini adalah snorkeling, karena pemandangan bawah lautnya memukau dengan karang indah dan biota laut berwarna-warni.
Kamu akan mudah menemukan Ikan Nemo juga beragam ikan eksotis lainnya yang cantik. Berenang bersama mereka akan menjadikan liburanmu menjadi semakin berwarna.
Jika kamu melakukan diving, berhati-hati di kedalaman sedang, karena terdapat banyak koral warna warni yang bertebaran.
Juga hindari menginjak atau mematahkan terumbu karang di sana, apalagi sampai membawanya pulang sebagai kenang-kenangan.
5. Pulau Sironjong Ketek
Selanjutnya, kunjungi Pulau Sironjong Ketek yang hanya berjarak 5 menit dari Pulau Sironjong Gadang. Hal pertama yang menyambutmu adalah rimbunnya pepohonan hijau berjejer sepanjang pantai bahkan sampai ke bukit, sangat menawan dan menyejukkan mata.
Pulau yang sangat Indah dan bersih ini mendukung kegiatan camping. Jika tidak lelah, kamu dapat menaiki bukit dan menuju spot Cliff Jumping di ketinggian 15 meter.
Terjun bebas dari atas tebing dan menceburkan diri ke laut yang jernih tentunya memacu adrenalin dan menghilangkan seluruh perasaan penat.
Selain itu, kamu juga bisa melakukan aktivitas lain seperti memancing dan olahraga air. Nikmati juga keindahan bawah laut dan beragam biotanya yang masih terjaga dengan snorkeling.
6. Pulau Kapo-Kapo
Pulau Kapo-Kapo menawarkan pantai yang sejuk dengan banyaknya pepohonan yang asri di sepanjang pantai. Di sini kamu bisa menikmati kuliner lokal dan kuliner laut yang menggugah selera.
Terdapat beberapa spot kegiatan bermain air di laut seperti berenang dan snorkeling di pulau ini. Kamu juga bisa menikmati sunset dari penginapan dengan gaya tradisional di Pulau Kapo-kapo.
7. Air Terjun Gemuruh
Air terjun ini biasanya dikunjungi paling akhir sebelum kembali ke dermaga Tarusan. Kamu akan sampai di air terjun setelah menyusuri hutan mangrove sekitar 15 menit. Di sini Kamu bisa mandi dengan curahan air terjun yang jernih dan bersih.
Setelah menikmati Mandeh dari dekat, kamu bisa kembali ke Puncak Mandeh dan menanti sunset atau sunrise di sini.
Pesona pulau mandeh begitu menakjubkan, bahkan investor asing pun berani membuat resort. Hidden gem dari Sumatra ini, kini telah bersinar.
Paket Wisata dan Biaya Penyebrangan ke Pulau Mandeh
Untuk kamu yang ingin menikmati wisata Pulau Mandeh Sumbar, kamu bia menggunakan jasa paket wisata agar lebih mudah.
Untuk rincian biaya yang dibutuhkan dan apa saja yang akan didapatkan, kamu bisa simak uraiannya di bawah ini:
1. Paket Tour 1 Hari di Kawasan Wisata Pulau Mandeh
Harga Paket One Day Tour Mandeh:
Minimal 02 orang : Rp. 600.000 / orang (tetap berangkat)
11:00 – 12:30 Perjalananan melewati Hutan Bakau menuju Desa Kapo – Kapo
12:30 – 13:00 Istirahat & Makan
13:00 – 14:00 Jelajahi Desa Kapo – Kapo
14:00 – 15:00 Jelajahi Pulau Sutan, Aktivitas: Banana Boat, Donat Boat, Jet Sky (biaya sendiri / paket luar)
15:00 – 16:00 Jelajahi Sungai Gemuruh
16:00 – 17:00 Kembali ke Dermaga / Anggar TPI CAROCOK TARUSAN
Fasilitas termasuk:
Transportasi kapal antar pulau kawasan wisata mandeh PP
Jaket pelampung
Tiket masuk ke pulau desa kapo kapo
Makan siang (nasi box / bungkus)
Mineral udara
Snorkling + foto bawah air
Crew boat / rombongan
Asuransi Perjalanan (asuransi)
Berangkat antara jam 08.00 – 09.00 pagi, di sesuaikan kedatangan Tamu
Pulang antara jam 16.00 – 17.00 sore
Jika jumlah penumpang di boat 10 orang, kami akan menyediakan Alat Snorkeling 5 Pcs, jika jumlah penumpang di boat 15 orang, akan disediakan Alat Snorkeling 7 pcs.
Fasilitas Tidak Termasuk:
Memori Card Untuk File Foto Underwater tidak di sediakan
Singgah ke puncak panorama Puncak Nona kalau yang belum ke puncak (dengan kendaraan sendiri)
Banana boat, donat boat, dan Jet Ski di pulau Sutan / Setan
Tour tambahan dan biaya pengeluaran pribadi dan parkir
Syarat dan ketentuan:
Anak anak umur dibawah 2 tahun free (tidak hitung makan)
Jadwal berangkat: Setiap Hari:
Mulai jam 08.00 / 09.00 pagi sampai jam 16.00 / 17.00 Sore
2. Paket Menginap di Resort Labuan Mandeh
Minimal 02 – 03 Orang : Rp.975.000 / Orang (tetap berangkat)
Minimal 04 – 06 Orang : Rp.750.000 / Orang (tetap berangkat)
Minimal 07 – 10 Orang : Rp.625.000 / Orang
Minimal 11 – Up Orang : Rp.575.000 / Orang
Paket Sudah Termasuk:
1. Penginapan sesuai pilihan kamar 2. 3 x Makan (1 x makan siang, 1 x makan malam, 1 x sarapan pagi) 3. Wisata Sehari Kawasan Mandeh 4. Foto Bawah Air, Snorkeling / Berenang 5. Crew yang berpengalaman 6. Snack, Coffe, Teh dan Air mineral 7. pulang antara jam 08.00 – 09.00 pagi 8. Pulang antara jam 10.00 – 11.00 hari kedua
Keterangan: Di kamar tidak tersedia Televisi, Radio, Tidak tersedia Jaringan WIFI, Tidak tersedia Fasilitas / Perlengkapan Mandi (Sabun, Shampo, Handuk), Tidak ada Pemanas Air.
Fasilitas Tidak Termasuk:
BANANA BOAT, DONAT dan Jet Ski di pulau Sutan / Setan
Tur tambahan dan biaya tambahan pribadi dan parkir
Syarat dan ketentuan:
Anak anak umur dibawah 2 tahun free
Anak- anak umur 3 – 9 Tahun Harga 50% dari dewasa
Lokasi Penyeberangan ke Pulau Mandeh Sumbar:
Dermaga TPI / Anggar Carocok Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan
Untuk pemesanan dan informasi:
PT. Duta Pesona Wisata Jl. Belanti Barat No.17 – Lolong Belanti Padang Utara – 25136 Padang, Sumatera Barat
Hubungi Kontak di bawah Untuk Reservasi:
Telepon: +62 751 7050036 Telepon / WA: +62 8153509983 / + 62 81266260009 (Bu Lili) Telepon / WA : +62 82174567000 (Bp Mulyadi), +6285274678788 (Sandi) Situs web: www.wisatapulausumaterateraratarat.com
Ketika berkunjung ke Sumbar dan tepatnya di Kota Sawahlunto, jangan sampai terlewah untuk berkunjung ke Museum Goeadang Ransoem.
Gedung Museum sendiri dibangun pada 1918 sewaktu penjajahan Belanda. Museum ini menempati sebuah kompleks bangunan bekas dapur umum para pekerja tambang batu bara yang ketika itu berjumlah ribuan.
Museum ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari proses pertambangan di Sawahlunto.
Rancangannya boleh dikatakan sempurna untuk masa itu.
Di Gudang Ransum (Makanan Pra-saji untuk tentara) ini terdapat berbagai ruangan dan peralatan memasak ukuran raksasa yang didatangkan khusus dari Eropa.
Ada kuali, panci, bahkan kompresor besar untuk mengalirkan uap ke dapur. Dapur besar ini bahkan dilengkapi dengan ruang bawah tanah, pemotongan hewan dan pembakaran.
Priuk Nasi super besar untuk produksi Ransoem
Karena dokumen tentang Sawah Lunto ini sedikit sekali, menurut cerita pemandu wisata di sana pada tahun 2005 dokumentasinya didatangkan dari Belanda.
Sudah pasti ceritanya menurut versi Belanda, di mana digambarkan seolah-olah para pekerja tambang disediakan makanan yang cukup.
Akan tetapi sesunggguhnya menurut para orang tua-tua yang mendapat cerita dari ayah mereka, keadaan tidak seperti itu. Bahwa Gudang Ransum tersebut hanyalah diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan orang Belanda.
Begitu kamu memasuki kawasan Gudang Ransum, yang kini namanya menjadi Museum Goedang Ransoem itu, suasana asri sudah terasa.
Setelah memasuki pintu utama, kamu akan diminta mengisi buku tamu dan ditawarkan untuk menonton video ringkasan cerita dalam ruangan home theatre mini. Ruangan home theatre ini cukup bersih dan nyaman.
Setelah itu kamu bisa berkeliling di dalam museum yang tidak terlalu besar ini. Berbagai dokumen yang tertata rapi bisa kamu baca.
Selain itu, hampir semua peralatan yang digunakan pada waktu itu masih ada dan bisa kamu lihat di sini. Kamu juga dibebaskan untuk berfoto di dalam museum yang diterangi oleh cahaya temaram.
Setelah selesai di dalam ruangan, kamu juga bisa berkeliling komplek museum untuk melihat-lihat bangunan lain yang ada di sana.
Jika ingin puas, luangkan waktu antara 1 sampai 2 jam di sini. Sedikit kekurangan yang saya temui adalah pemandu wisata dan penerima tamu yang agak kurang bergairah menjelaskan kepada pengunjung. Kelihatan agak seperti malas untuk bercerita kepada pengunjung.
Salah satu bangunan di komplek ini ternyata disulap menjadi showroom tenunan songket. Jadi, sekali ke sini selain kamu bisa mengetahui sejarah pertambangan, juga bisa melihat-lihat koleksi tenunan yang beraneka ragam dipajang dalam etalase.
Komplek Goedang Ransoem selain menyajikan sejarah masa lalu, juga merupakan tempat ke mana para pencari wangsit datang.
Menurut pemandu wisata, bahkan mereka sengaja ke sini untuk mencari peruntungan bahkan mencari batu akik. Buat yang suka berfoto, di sini adalah salah satu lokasi terbaik di Sawah Lunto.
Bahkan jika kamu ingin membuat foto prewedding, memilih museum ini sebagai salah satu lokasi tidaklah salah. Syukurnya pengelola memberi izin seluas-luasnya untuk sesi berfoto di komplek ini.
Alamat: Jl. Abdurrahman Hakim, Tanah Lapang, Lembah Segar, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat 27422
Pada artikel ini, kamu akan menemukan 30 Makanan Khas Bangka Belitung yang paling wajib dicoba ketika berwisata ke negeri Laskar Pelangi. Kepulauan Bangka Belitung sangat terkenal di Indonesia sejak ditayangkannya film Laskar Pelangi yang fenomenal.
Masyarakat Indonesia jadi mengenal provinsi yang ada di Selat Karimata ini dengan baik. Banyak juga para wisatawan yang jadi tertarik untuk berkunjung ke Bangka Belitung, karena keindahan alam dengan pantainya yang eksotis nan unik.
Berkunjung ke Bangka Belitung bukan hanya tentang keindahan alam, nyatanya Bangka Belitung juga menyuguhkan wisata budaya.
Salah satunya adalah kekayaan kuliner khasnya. Bangka Belitung punya segudang kuliner lezat yang wajib dicoba oleh para wisatawan. Kuliner di provinsi ini adalah perpaduan budaya dari Melayu, China, hingga Belanda.
Makanan Khas Bangka Belitung yang Paling Direkomendasikan
Meski ada banyak ragam kuliner Bangka yang bisa kamu coba, kami mencoba merangkumnya mulaid ari yang paling digemari hingga yang masih jarang didengar.
1. Lempah Kuning (Sup Gangan)
@warkoppapa_
Daerah kepulauan memang dikenal kaya akan hasil lautnya. Tak terkecuali Provinsi Bangka Belitung yang dikelilingi oleh perairan laut yang tenang. Hasil tangkapan nelayan di provinsi ini sangat berlimpah.
Salah satu makanan yang dimasak dari hasil laut adalah lempah kuning. Makanan ini sangat terkenal dan biasa disantap oleh masyarakat lokal Bangka Belitung.
Lempah kuning adalah istilah yang biasa digunakan oleh masyarakat di Pulau Belitung. Sedangkan di Pulau Bangka, makanan ini biasa disebut dengan gangan.
Lempah kuning biasanya dibuat dari ikan kakap merah atau tenggiri. Dua jenis ikan ini memang tersedia melimpah dan jadi tangkapan utama nelayan di Bangka Belitung.
Ikan yang sudah dibersihkan, kemudian dimasak dengan kuah kuning. Kuah ini dibumbui dengan berbagai macam rempah-rempah seperti lengkuas dan kunyit.
Bumbu dasar yang digunakan dalam lempah kuning adalah bawang merah, bawang putih, cabe rawit, dan juga terasi.
Bisa dibilang di daerah Jawa, masakan ini mirip dengan gulai ikan, tapi kuahnya sedikit lebih encer.
2. Mie Belitung
Jika wisatawan sedang berkunjung ke Pulau Belitung, jangan lupa untuk mencicipi hidangan mie Belitung. Menu makanan ini sangat terkenal dan bisa dengan mudah ditemukan di berbagai sudut Kota Belitung.
Mulai dari warung tenda kaki lima, sampai restoran terkenal pun menjajakan menu satu ini.
Mie Belitung terbuat dari mie kuning yang disiram dengan kaldu udang. Bumbu yang digunakan sebenarnya cukup sederhana yaitu bawang merah, bawang putih, jahe, dan lada bubuk.
Semua bahan tersebut direbus bersama dengan udang dalam waktu yang lama, agar citarasanya keluar. Setelah matang, kuah udang ini berubah warna jadi kekuningan.
Mie Belitung biasa disajikan dalam mangkok. Mie ditambah dengan berbagai topping seperti udang, acar mentimun, kentang rebus, emping melinjo, dan kuah udang panas.
Para wisatawan bisa mencoba mie Belitung yang paling legendaris di Warung Mie Belitung Nyonya Atep, Jalan Sriwijaya, Tanjungpandan, Kota Belitung.
3. Berego
Makanan khas Bangka Belitung selanjutnya adalah Berego. Masyarakat di Pulau Jawa memang sudah cukup familiar dengan lontong.
Makanan ini biasa disantap dengan kuah kari, soto, bakso, pecel, dan lain sebagainya. Babel punya lontong dengan versinya sendiri yang diberi nama berego.
Bedanya, berego tidak diolah dari beras. Tapi, makanan ini dibuat dari tepung beras dan tapioka.
Berego juga dibalut dengan daun pisang, saat akan dimasak. Bentuknya bulat memanjang dan harus dipotong-potong dulu sebelum dihidangkan.
Berego biasanya disajikan bersama dengan mie Belitung, sop sangan, lempah kuning, atau lakse.
Berego bisa dengan mudah ditemukan di warung tenda kaki lima sepanjang jalanan Bangka Belitung.
4. Lakse
Lakse memang memiliki nama yang sangat mirip dengan laksa. Tapi, ternyata lakse sangat berbeda dengan laksa khas Sumatera.
Jadi, para wisatawan harus ekstra hati-hati saat memesan makanan. Bisa jadi, jika salah mengucapkan kata, para wisatawan akan mendapatkan menu makanan di luar ekspektasinya sendiri.
Lakse adalah kuliner yang berbahan dasar mie. Konon katanya, lakse adalah makanan yang terinspirasi dari spagheti.
Lakse awalnya dibuat oleh masyarakat suku Melayu yang mendiami Pulau Belitung. Tapi, seiring perkembangan zaman, lakse banyak dimasak oleh kalangan Tionghoa Belitung.
Lakse biasanya disantap bersama dengan makanan berkuah, misalnya sop gangan atau lempah kuning.
5. Mie Ayam Bangka
Makanan yang satu ini sudah tidak diragukan lagi kenikmatannya. Bahkan, makanan ini sudah menyebar di berbagai wilayah lain di Indonesia.
Mie ayam Bangka, bahkan sudah menjelma menjadi kuliner khas Bangka yang banyak diburu masyarakat. Mie ayam Bangka dibuat dari mie kuning yang kenyal dan tebal.
Kuah mie ayam Bangka, biasanya dibuat dari kaldu yang kental. Perbedaan dari mie ayam di daerah lain adalah penggunaan tauge dalam penyajian mienya.
Selain itu, mie ayam ini tetap menggunakan beberapa bahan khas lainnya seperti suwiran daging ayam, bakso, dan juga pangsit basah. Tetapi, keunggulan mie ayam ini terletak pada bumbu kuah yang penuh dengan rempah-rempahnya.
Mie ayam Bangka bisa dengan mudah ditemukan di daerah Bangka Belitung. Para wisawatan bisa mencoba makanan satu ini di warung kaki lima hingga restoran terkenal. Mie ayam Bangka biasanya dijajakan pada sore sampai malam hari.
6. Martabak Bangka (Hok Lo Pan)
Ada satu lagi kuliner khas Bangka yang sangat melegenda yaitu martabak. Kudapan manis ini bahkan sudah bisa dengan mudah ditemui di berbagai kota besar di Indonesia.
Jadi, masyarakat yang belum punya kesempatan pergi berkunjung ke Bangka Belitung pun bisa mencicipi manisnya martabak ini.
Apa keistimewaan martabak Bangka sampai makanan ini begitu populer? Martabak ini punya citarasa yang sangat manis. Martabak dibuat dari adonan tepung terigu, mentega, dan telur.
Adonan dibuat dalam bentuk bulat seperti mangkok dan dipanggang diatas pan panas. Martabak Bangka punya berbagai topping seperti coklat, keju, kacang tanah, mete, wijen, atau meses.
Awalnya, martabak ini disebut dengan Hok Lo Pan. Istilah ini konon berasal dari penyebutan orang Hakka.
Martabak ini dulunya banyak dijajakan oleh masyarakat Tionghoa yang mendiami Pulau Bangka. Tapi kini, siapapun bisa mengolah dan menjual martabak ini dengan berbagai kreasi dan variasi topping mereka sendiri.
7. Sambal Rusip
Indonesia memang jadi salah satu negara dengan kekayaan kuliner yang melimpah. Hampir di setiap wilayah di Indonesia memiliki makanan khasnya sendiri.
Salah satu yang sangat erat dengan lidah orang Indonesia adalah sambal. Banyak daerah di Indonesia yang punya sambal versinya sendiri, seperti Bali dengan sambal matah, Lombok dengan sambal plecingnya, dan lain-lain.
Begitu juga dengan daerah Bangka Belitung, yang juga punya olahan sambal sendiri. Namanya adalah sambal Rusip.
Uniknya, bahan untuk membuat sambal rusip adalah fermentasi ikan.
Bagaimana caranya?
Pertama, ikan yang sudah dibersihkan kemudian direndam dalam larutan gula merah dan garam. Kemudian, rendaman ini dibiarkan selama 7 hari sampai ikan terfermentasi alami.
Campuran semua bahan ini kemudian dibungkus dengan daun pisang dan dikaitkan dengan tusuk lidi pada kedua ujungnya. Otak-otak kemudian dibakar di atas bara api sampai matang.
Jika bau asam yang sangat kuat sudah tercium, maka proses fermentasi berhasil. Fermentasi ikan ini kemudian dicampur dengan cabe rawit, bawang merah, dan jeruk kunci.
Sambal rusip punya bau yang sangat tajam dan bercita rasa asam pedas. Biasanya, sambal ini disajikan bersama dengan olahan ikan dan lalapan.
8. Otak-Otak Bangka
Makanan khas Bangka Belitung selanjutnya adalah Otak-otak.
Otak-otak adalah salah satu bentuk kuliner di Bangka Belitung yang memanfaatkan hasil laut. Otak-otak dibuat dari campuran daging ikan, tepung, dan bumbu-bumbu.
9. Belacan Belitung
Belacan sebenarnya hampir mirip dengan terasi di Jawa. Hanya saja, belacan dibuat dari olahan fermentasi udang segar yang baru saja ditangkap oleh nelayan Belitung.
Sentral pengolahan belacan di Pulau Belitung terletak di Desa Sijok atau biasa dikenal juga dengan Desa Sijuk.
Jika terasi biasanya dikemas dalam kondisi kering, maka berbeda dengan belacan. Lantaran masih terbuat dari udang rebon segar, maka tekstur belacan mirip dengan pasta.
Jika udang sudah terfermentasi sempurna, maka belacan siap dikemas dalam plastik-plastik kecil. Belacan banyak dijadikan sebagai buah tangan para wisatawan yang berkunjung ke Belitung.
10. Mie Koba
@marhezaayu
Satu lagi olahan mie dari Pulau Bangka yang tak boleh dilewatkan oleh wisatawan. Namanya adalah mie koba. Sajian ini terbuat dari mie kuning yang kenyal dan padat. Mie disiram dengan kuah kaldu ikan tenggiri.
Kaldu tenggiri dimasak bersama dengan berbagai macam rempah-rempah, bawang merah, bawang putih, merica, dan lain-lain.
Selain mie dan kuah, mie koba juga dilengkapi dengan topping lain seperti daging ikan tenggiri, telur rebus, bawang goreng, dan irisan daun seledri segar.
Agar sajian ini tetap terasa gurih dan segar, para penjual biasanya akan menambahkan air perasan jeruk nipis pada kuahnya. Mie koba biasa dijajakan di warung tenda. Sajian ini banyak ditemukan di daerah Bangka Tengah.
11. Pletek
Wisatawan yang ingin membawa makanan ringan dan tahan lama dari Bangka Belitung, bisa memborong pletek. Sebenarnya, pletek adalah istilah jajanan kerupuk khas Pulau Belitung.
Teksturnya renyah, berwarna putih pucat, dan rasanya gurih. Pletek adalah kerupuk yang dibuat dari ikan tenggiri, tepung, dan juga bumbu-bumbuan.
Pletek banyak dijual di toko oleh-oleh di Pulau Belitung. Wisatawan bisa dengan mudah menemukannya di dekat lokasi wisata seperti pantai.
Pletek paling cocok dijadikan sebagai camilan teman minum teh atau kopi hangat. Pletek juga bisa dijadikan sebagai lauk makan bersama dengan nasi hangat dan sayur berkuah.
12. Getas Bangka Belitung
Istilah getas ada di dua tempat yaitu Jawa dan Bangka. Getas di Pulau Jawa identik dengan camilan dari tepung ketan yang bercita rasa manis gurih. Sedangkan getas dari Pulau Bangka justru sebaliknya. Getas dari Bangka hampir mirip dengan pletek.
Getas terbuat dari daging tenggiri, tepung, dan juga bumbu-bumbu yang diolah menjadi kerupuk renyah.
Masyarakat Bangka biasa menyebut getas dengan istilah kretek gurih. Tekstur getas sangat renyah dengan rongga-rongga di bagian dalamnya.
Citarasanya sangat gurih dan bisa dijadikan sebagai lauk makan nasi hangat dan sayur kuah.
Ada satu daerah di Bangka yang sangat terkenal dengan olahan getas berkualitasnya. Para wisatawan bisa berkunjung ke sentra pengolahan getas di daerah Belinyu.
Menurut masyarakat dan wisatawan, getas dari Belinyu cenderung lebih enak, gurih, renyah, dan tahan lama. Getas bisa dijadikan sebagai buah tangan saat pulang berwisata dari Bangka.
13. Kue Rintak
Kue rintak adalah jajanan kue kering yang berbahan dasar sagu. Kue rintak biasanya dicetak dalam bentuk bunga bermahkota lima.
Lantaran terbuat dari bahan dasar tepung sagu, kue rintak punya tampilan yang cenderung putih pucat. Kue rintak punya tekstur yang lembut dan rasa yang manis gurih.
Kue rintak biasa muncul saat bulan puasa, apalagi menjelang hari raya Idhulfitri, banyak sekali pedagang kue yang menjajakan olahan satu ini.
Masyarakat biasa membeli kue rintak sebagai hidangan untuk menyambut tamu saat Idhulfitri. Tapi jangan khawatir, wisatawan tetap bisa mendapatkan kue ini di pusat jajanan/oleh-oleh khas Bangka Belitung.
14. Teri Krispi
Foto: Indonesiakaya.com
Menu yang satu ini memang cukup sederhana, tapi banyak sekali orang yang meminatinya. Teri krispi berasal dari Desa Sijuk yang memang ada di pinggir pantai utara Pulau Belitung.
Teri segar yang baru ditangkap nelayan Sijuk diolah bersama dengan tepung dan bumbu. Masyarakat Sijuk gemar mengonsumsi teri krispi ini sebagai lauk yang kaya protein dan kalsium.
Teri sijuk kini sudah menjelma menjadi buah tangan khas Belitung. Banyak toko oleh-oleh yang menyediakan produk ini. Bahkan, kini teri sijuk sudah tersedia berbagai macam varian rasa. Ada rasa original, balado, keju, dan lain sebagainya.
15. Kemplang
Makanan khas Bangka Belitung lainnya yang terbuat dari bahan dasar ikan tenggiri adalah kemplang. Makanan ini punya tekstur layaknya kerupuk, tetapi punya aroma ikan yang sangat kuat.
Kemplang banyak dijual di pusat oleh-oleh Bangka Belitung. Kini seiring perkembangan zaman, sudah ada varian rasa kemplang dari udang dan juga cumi-cumi.
Uniknya, kemplang dari daerah Bangka Belitung ini tidak begitu lebar ukurannya. Berbeda dengan kerupuk kemplang dari Palembang yang punya ukuran lebar seperti piring.
Tapi proses pengolahan kemplang memang hampir sama. Satu persatu kerupuk dipanggang di atas bara api panas sampai mengembang dan krispi.
16. Siput Gong Gong
Bangka Belitung memang tak henti-hentinya menghadirkan sajian kuliner yang berbahan dasar seafood. Salah satunya adalah siput gong gong.
Jangan salah, siput ini sama sekali tidak menjijikkan seperti jenis siput lainnya. Lantaran siput ini berasal dari laut dan diolah dalam kondisi yang masih segar.
Masyarakat Bangka Belitung sangat menyukai hidangan satu ini. Mereka biasa menyantap siput gong gong dengan nasi hangat dan juga sambal.
Proses pengolahannya juga cukup mudah. Siput yang sudah dibersihkan dari kotoran kemudian direbus sampai matang, kemudian siput gong gong dihidangkan bersama dengan sambal khas Bangka Belitung.
17. Kericu
Makanan ini termasuk salah satu jenis snack yang biasa dibuat camilan oleh masyarakat Bangka Belitung.
Kericu bentuknya mirip dengan telur gabus, bertekstur renyah, dan berwarna putih terang. Masyarakat setempat biasa menyebut kericu dengan istilah telur cumi-cumi.
Kericu memang terbuat dari bahan dasar telur cumi-cumi atau sotong. Telur ini diolah bersama dengan tepung dan bumbu-bumbu untuk menghasilkan keric bertekstur renyah.
Banyak sekali industri rumahan yang mengolah kericu di Bangka Belitung. Wisatawan yang ingin memborong kericu sebagai buah tangan bisa datang ke pusat oleh-oleh di Pangkalpinang, Belinyu, dan Sungailiat.
Nyatanya, banyak sekali pecinta kuliner ringan yang satu ini. Masyarakat Bangka Belitung bahkan sudah biasa membeli otak-otak dalam jumlah banyak untuk dikonsumsi ramai-ramai.
Banyak juga wisatawan yang membeli otak-otak sebagai oleh-oleh khas. Otak-otak paling cocok disantap bersama dengan sambal terasi, saos tomat, maupun saos cabe pedas.
18. Lempah Darat
Selain lempah kuning, ada makanan lain yang sangat populer di Pulau Bangka. Namanya adalah lempah darat. Seperti namanya, sayur lempah ini tidak terbuat dari bahan dasar seafood.
Lempah darat dibuat dari berbagai macam sayuran hasil perkebunan masyarakat. Uniknya, mereka memasak lempah dari sayuran yang tidak terlalu dibutuhkan dan diperhatikan.
Bahan utama untuk membuat sayur ini, biasanya adalah daun pepaya muda, akar keladi, pucuk idat, dan lain-lain. Sayuran ini dimasak dalam kuah yang kaya akan rempah-rempah.
Berbeda dengan lempah kuning, di masakan lempah darat ini tidak dibumbui dengan kunyit. Jadi, kuahnya tidak berwarna kuning terang. Kuahnya justru berwarna kecoklatan dan lumayan bening.
Sayur lempah darat sudah menjadi makanan sehari-hari masyarakat Bangka. Mereka memadukan berbagai macam sayur yang ada untuk dibuat jadi lempah. Biasanya, sayur ini dimakan bersama nasi hangat. Bagi yang suka pedas, biasanya mereka menambahkan sambal terasi. Sebagai penyedap, mereka juga biasa memakannya dengan lauk ikan asin.
19. Sambelingkung
Ada satu lagi makanan Khas Bangka Belitung. Namanya adalah sambelingkung atau ada juga yang menyebutnya sambal ingkung. Sekilas, kita bisa menyebutnya dengan abon ikan.
Teksturnya seperti serabut berwarna coklat terang. Tapi ternyata sambelingkung punya perbedaan yang mendasar dengan abon pada umumnya.
Abon biasanya dibuat dari daging sapi, kerbau, atau ayam. Tapi, sambelingkung terbuat dari daging ikan atau udang segar.
Ikan atau udang ini dicampur dengan bumbu dan rempah-rempah, kemudian campuran ini dimasak sedemikian rupa, sampai hancur menjadi serabut-serabut tipis. Citarasa sambelingkung begitu gurih dan sedap dengan bau kuat.
Masyarakat biasa menjadikan sambelingkung sebagai teman makan sayuran pedas, nasi hangat, dan juga sambal.
Di Bangka Belitung sendiri, banyak industri rumahan yang memproduksi sambelingkung. Wisatawan yang berkunjung juga bisa membeli sambelingkung untuk oleh-oleh.
20. Lepet Bangka Belitung
Foto: @ciencien_76
Sebenarnya, lepet ada di berbagai wilayah di Indonesia. Ada lepet dari Sunda, Jawa, dan juga dari Bangka Belitung.
Tapi, semua daerah memiliki ciri khasnya masing-masing. Seperti lepet di Bangka Belitung. Lepet dibuat dari beras ketan yang dikukus dalam sebuah wadah. Uniknya, wadah ini terbuat dari daun kelapa yang masih muda atau janur.
Untuk mengikat janur digunakan daun pandan hutan atau dalam bahasa setempat disebut jelutuk. Lepet dari daerah Bangka Belitung bercita rasa gurih.
Di dalamnya dicampurkan sedikit garam dan juga santan untuk menambah citarasa lepet. Masyarakat setempat biasa menyajikan lepet pada hari-hari besar seperti pesta rakyat atau Idhul Fitri.
21. Soto Bangka
@dewfoodgasm
Jika di Jakarta atau daerah Jawa lainnya, masyarakat biasa mengonsumsi soto bersama dengan nasi, berbeda dengan di Bangka Belitung.
Masyarakat setempat biasa mengonsumsi soto dengan irisan ketupat sebagai pengganti nasi.
Layaknya soto pada umumnya, soto ketupat di Bangka Belitung ini juga menggunakan irisan daging ayam sebagai isiannya. Soto ditambah dengan mie kuning, kerupuk merah, daun bawang, daun seledri, dan juga bawang goreng.
Ada juga sebagian masyarakat yang menambahkan kecambah untuk menyegarkan soto. Kuah soto ketupat ini coklat bening dan terasa nikmat.
Masyarakat setempat biasa menyantap soto ketupat saat hari besar keagamaan. Biasanya, soto ketupat menjadi sajian wajib saat Idhulfitri atau Idhul Adha.
Tapi tenang saja, saat ini juga sudah ada warung atau rumah makan yang menyajikan sajian soto ketupat bagi para wisatawan.
22. Lokan Laut
Lokan adalah kerang yang biasa hidup di daerah rawa atau muara sungai yang berpapasan dengan laut. Lokan bisa hidup di daerah yang terdapat vegetasi air. Misalnya, pada hutan rawa atau hutan mangrove.
Rokan punya bentuk yang menyerupai tiram. Ukurannya lumayan besar dan berwarna putih terang.
Masyarakat Bangka Belitung biasa memasak rokan menjadi hidangan yang lezat. Cara memasaknya sebenarnya cukup mudah, rokan yang baru saja dijaring oleh nelayan kemudian dibersihkan.
Rokan kemudian direbus bersama dengan air serai. Ada juga yang merebusnya bersama santan dan bumbu saos tiram.
Seiring perkembangan zaman, kini bumbu untuk memasak rokan semakin bervariasi. Masyarakat mulai memasukkan bawang merah, bawang putih, merica, dan lain sebagainya.
Masyarakat sangat suka kuah rokan laut yang terasa asam pedas. Kuah ini begitu nikmat dipadukan dengan kaldu dan daging rokan yang gurih lezat.
23. Cacak Ikan
Pernah menyantap bakso ikan? Makanan yang terasa sangat lezat ini ternyata juga ada di Bangka. Cacak ikan adalah makanan khas Bangka Belitung yang sangat digemari oleh masyarakat lokal.
Di daerah Kabupaten Belinyu, cacak ikan disebut juga sebagai bakso ikan. Meskipun disebut sebagai bakso, tapi bentuk cacak ikan tidak bulat sempurna.
Ada beberapa jenis ikan yang digunakan untuk membuat cacak ikan. Tapi, cacak yang paling populer di sana berbahan dasar ikan tenggiri. Citarasa ikan tenggiri yang gurih dan dagingnya yang empuk membuat cacak ikan begitu digemari masyarakat Bangka.
Proses pengolahan cacak ikan biasa dilakukan oleh industri rumahan. Awalnya, ikan dibersihkan dan diambil dagingnya saja.
Daging ini kemudian dihaluskan dan dicampur tepung serta bumbu-bumbu lainnya. Adonan ini harus diuleni lebih dulu sampai kenyal dan kalis. Setelah itu, barulah adonan dibentuk bulat-bulat seukuran bola pingpong.
Bakso ikan harus direbus sampai matang dan ditiriskan lebih dulu. Biasanya, bakso ikan digunakan sebagai bahan membuat makanan seperti sup, bakso pedas manis, dan lain sebagainya. Cacak ikan juga bisa dimakan langsung bersama dengan saos tomat atau sambal.
24. Kue Jungkong
Kue jungkong adalah salah satu makanan tradisional yang masih lestari dan digemari hingga kini. Bentuknya hampir mirip dengan kue talam di Jawa, tapi rasanya jelas berbeda. Kue jungkong terbuat dari tepung beras dan tapioka.
Biasanya, dua bahan tersebut ditambah dengan santan, gula, dan garam agar rasanya semakin gurih.
Kue jungkok biasanya terdiri dari tiga lapis warna. Pada bagian dasarnya biasa berwarna coklat, kemudian hijau, dan putih.
Ada juga variasi kue jungkong yang menggunakan gula merah dan parutan kelapa muda. Kue ini dimasak dengan cara dikukus.
Kalau ingin mencicipi kelezatan kue Jungkong, para wisatawan bisa berkunjung ke pasar tradisional di Banga Belitung.
25. Pempek Panggang
Sebenarnya, pempek antara Bangka dan Palembang itu menggunakan bahan baku yang sama. Hanya saja, proses memasaknya yang berbeda.
Pempek panggang dimasak dengan cara dibakar di atas bara api panas.
Biasanya, bagian tengah pempek diisi dengan abon ikan, kecap manis, dan cabe rawit. Pempek panggang biasa disantap bersama dengan kuah cuko.
28. Lempah Kulat
@rinakhosasi_dc
Kulat adalah bahasa lokal masyarakat untuk menyebut jamur. Tapi, jamur ini adalah jamur alami yang tumbuh di alam, bukan jamur tiram hasil budidaya.
Biasanya, jamur akan mudah ditemukan saat memasuki musim penghujan. Jamur yang paling umum adalah jenis kedidir atau pelawan.
Jamur yang sudah dibersihkan, kemudian dimasak bersama dengan kuah santan dan bumbu halus.
Biasanya, masakan lempah kulat ini punya citar asa gurih pedas. Para wisatawan bisa mencoba menu ini.
Banyak sekali restoran dan juga warung tenda kaki lima yang menjajakan lempah kulat dengan harga sekitar Rp40.000 saja.
Itulah semua kuliner dan makanan khas Bangka Belitung yang wajib kamu coba setidaknya sekali ketika berkunjung ke sana.
Kalau kamu suka dengan artikel ini, jangan lupa untuk sahre ke sosial media ya. Sampai jumpa..
Sebagai salah satu destinasi wisata di kawasan Sumatera, Padang tidak hanya menghadirkan wisata alam ataupun secara saja. Tempat nongkrong di Padang jumlahnya juga cukup banyak, jadi cocok sekali untuk mereka yang suka bersantai.
Tempat untuk bersantai di sini cukup bervariasi, ada yang menghadirkan minuman khas setempat dan ada juga yang menggunakan olahan modern. Tetapi tidak perlu khawatir karena harganya cenderung terjangkau.
Bahkan, sebagian besar cafe yang ada di sini menawarkan makanan yang cukup ramah bagi wisatawan. Jadi, sembari bersantai atau menikmati suasana kota, kamu masih bisa mencoba berbagai kuliner yang ditawarkan.
Tempat Nongkrong di Padang Asik Ditemani Live Musik
Ini dia pilihan tempat nongkrong di Padang yang asik, mulai dari yang klasik modern, hingga ditemani live music!
1. Rimbun Espresso & Brew Bar
Mendapatkan tempat nongkrong di Padang yang menghadirkan olahan kopi sebenarnya tidak sulit. Tetapi yang menghadirkan olahan kopi dengan kualitas tinggi, hanya beberapa yang bisa menyediakannya. Salah satunya adalah tempat ini.
Tempat ini menyediakan berbagai olahan kopi seperti espresso. Selain itu, jenis kopi yang digunakan bervariasi. Jadi, kamu bisa dengan mudah mendapatkan kopi yang sesuai dengan kebutuhan.
Selain itu apabila membutuhkan minuman yang sedikit lebih nyaman di lidah, juga ada varian lain. Selain kopi juga tersedia beberapa kue ataupun kudapan ringan lainnya. Untuk harga mulai dari Rp20.000.
Cafe ini memiliki konsep yang cukup unik yaitu memiliki meja yang cukup panjang. Dengan meja yang cukup panjang ini, beberapa orang bisa saling berkomunikasi. Bahkan meski sebelumnya belum pernah kenal.
Itulah kenapa, tempat ini dinamai merger atau menjadi satu. Tempat ini didatangi sendirian saja karena kamu akan bertemu dengan banyak orang.
Jadi meskipun sedang melakukan Solo travelling masih terasa nyaman.
Untuk menu yang ada di sini sebenarnya bervariasi, sebagian besar menunya merupakan kopi. Namun, beberapa varian lain adalah teh serta beberapa kudapan atau cemilan yang ringan.
3. Nongky Nongky
Bisa dilihat dari namanya tempat ini memang ditujukan untuk nongkrong. Tempat nongkrong di Padang ini bisa dikunjungi kapanpun kamu mau. Apalagi jam bukanya juga cukup fleksibel mulai dari siang hingga malam hari.
Apabila ingin berkunjung ke sini siapkan kamera yang baik. Karena dengan suasana yang cukup estetik, kamu bisa mendapatkan cukup banyak foto. Apalagi spot yang ada di sini sengaja disediakan oleh pemiliknya.
Untuk harga makanan tidak terlalu tinggi dibandingkan dengan yang lain. Kamu bisa mendapatkan berbagai jenis makanan dengan budget di bawah Rp50.000 saja. Tetapi, untuk beberapa harian makanan memang ada yang cukup tinggi.
4. Sate Manang Kabau
Jika biasanya kamu dapat menemui Sate Padang di berbagai daerah di Indonesia, tentu wajib dong coba langsung di daerah asalnya.
Sate Manang kabau adalah salah satu tempat kafe modern yang menu utama atau ikoniknya adalah sate padang.
Desain cafe yang modern, tak jarang banyak muda-mudi yang nongkrong di sini.
Berbagai menu khas padang bisa kamu cicip disini mulai dari:
Sate padang dengan berbagai jenis dan kuah, ada kuah kuning, coklat, dan merah
Tek Talua (teh telur) yang rasanya mantap
Cemilan seperti sala lauak juga ada di sini.
Untuk kamu pecinta kopi, di tempat ini juga ada kopi yang dimotori barista profesional lho
Tak hanya untuk orang dewasa, tempat ini juga ramah anak. Banyak tersedia menu bagi anak jika kamu hendak nongkrong di Padang berasama keluarga.
5. Level 8 Cafe & Lounge
Ada banyak sekali menu menarik yang bisa dicoba di sini. Mulai dari berbagai olahan kopi, teh, hingga beberapa camilan sederhana seperti kentang goreng. Olahan pisang dan juga es krim juga bisa ditemukan dengan mudah.
Tempat ini memang ditujukan untuk bersantai dan menikmati malam. Apalagi juga tersedia tempat untuk bersantai sekaligus mendengarkan hiburan. Di malam tertentu biasanya juga akan ada live music.
Untuk harga makanannya memang sedikit lebih tinggi. Tetapi tidak perlu khawatir, karena dengan budget sekitar Rp100.000 saja bisa mendapatkan makanan dan minuman utama yang diberikan.
6. El – Nino Coffee
Cafe ini menawarkan cukup banyak varian kopi yang diolah secara tradisional. Selain itu juga ada yang diolah secara modern sehingga menghasilkan rasa yang lebih nikmat.
Harga satu minuman di sini mulai dari Rp20 ribuan. Namun, ada juga beberapa menu yang lebih murah sehingga cocok sekali untuk semua orang. Sayangnya tempat ini tidak menyediakan makanan berat.
7. Pavilon Coffee
Biasanya dimiliki oleh tempat ini memang sangat tidak mengherankan jika sering dikunjungi oleh anak muda yang ingin bersantai mulai dari sore hingga malam hari.
Dengan harga yang cukup terjangkau, kamu hanya perlu menyiapkan budget sekitar Rp50.000 saja. Dengan uang itu kamu sudah bisa mendapatkan makanan dan minuman. Bahkan bisa mendapatkan pertunjukan live music secara gratis.
8. Coffee Theory
Tempat ini memang ditujukan untuk mereka yang hobi sekali dengan kopi. Ada banyak sekali varian kopi yang ditawarkan. Mulai dari kopi standar seperti espresso hingga beberapa varian lainnya.
Barangkali satu hal terpenting yang harus diperhatikan apabila datang ke sini adalah jenis kopinya. Tempat ini menyediakan banyak sekali varian kopi yang berasal dari Indonesia. Jadi, kamu bisa mencoba aneka kopi yang rasanya bervariasi.
Beberapa kopi yang berasal dari luar negeri juga tersedia di sini. Itulah kenapa sebelum memesan, pastikan untuk memilih jenis atau varian dari biji kopi yang nantinya akan dipakai.
9. Ateh Pagu Cafe & Resto
Tempat ini cocok sekali untuk lokasi nongkrong karena suasana yang sangat santai. Tetapi memang tidak akan suka sampai tengah malam. Jadi usahakan untuk datang ke sini mulai dari sore hingga malam hari.
Untuk menu makanan dan minumannya sebenarnya sangat standar. Kamu bisa mendapatkan dengan harga sekitar rp20.000 saja. Tetapi rasanya memang cukup enak sehingga disukai oleh banyak orang.
Apabila datang lebih awal biasanya bisa foto-foto di beberapa tempat. Tetapi jika datang lebih malam, tempatnya akan sedikit ramai sehingga sulit untuk mendapatkan gambar.
10. Mandy’s Ice Cream
Tidak semua orang menyukai kopi ketika mereka nongkrong. Terkadang ada beberapa yang lebih suka mengonsumsi ice cream atau sesuatu yang manis. Jika kamu tipe seperti itu, tempat ini adalah pilihan yang tepat.
Cafe ini menyediakan banyak sekali varian ice cream. Mulai dari es krim dengan rasa lokal hingga ice cream dengan rasa yang unik. Kamu bisa memilih jenis es krim yang akan dimakan atau bisa mengkombinasikan beberapa rasa.
Untuk harga masih terbilang terjangkau, dengan budget sekitar Rp50.000 saja sudah bisa mendapatkan es krim dalam jumlah banyak. Jadi, apabila ingin makan lebih banyak varian es krim, datanglah ke sini bersama beberapa orang.
11. V Coffee
Jika yang kamu ingingkan adalah Tempat nongkrong di Padang yang berada di tempat terbuka, maka V Coffee adalah yang paling cocok!
Sebab tempat ini salah satu tempat ngopi dan santai di Kota Padang yang cocok untuk kamu dan teman-teman bersantai.
Tersedia banyak minuman, dan makanan yang menggugah selera, ditemani live music, menjadikan acara nongkrong semakin asik.
Jika kamu datang rombongan, banyak juga disediakan beragam permainan lho. Bahkan kamu bisa menjadi kan tempat ini sebagai cafe Nobar jika ada pertandingan besar.
Alamat: Jl. Jaksa Agung R.Soeprapto No.3, Rimbo Kaluang, Kec. Padang Bar., Kota Padang
Tempat nongkrong di Padang jumlahnya memang cukup banyak, tapi usahakan untuk memilih yang terbaik. Lakukan pengecekan pada rating dan juga ulasan dari para wisatawan yang pernah datang ke sana.
Dengan begitu, kamu akan mengetahui kira-kira mana saja cafe yang memang terbaik. Karena jika kafe itu tidak menawarkan lokasi yang menarik, kamu jadi tidak memiliki tempat untuk bersantai sekaligus berfoto-foto. Selain itu, jangan lupakan makanannya.
Menikmati Solok dari Puncak Happy Guguak Sarai Kabupaten Solok. Tempat ini merupakan salah satu daerah terindah yang ada di Sumatera Barat. Selain terkenal dengan berasnya, Solok juga memiliki tempat wisata yang beragam.
Sehingga menjadikan daerah ini sebagai destinasi wisata favorit bagi para wisatawan. Karena wilayahnya yang terdiri dari perbukitan, Kabupaten Solok menyimpan banyak sekali keindahan panorama alam yang bisa kita nikmati dari atas puncak.
Salah satu objek wisata puncak yang wajib kamu kunjungi di sini adalah Puncak Happy.
Buat dunsanak yang aktif di media sosial seperti Instagram pasti pernah melihat foto seperti di atas, kan?.
Yap, foto-foto yang menakjubkan tersebut diambil di atas Puncak Happy yang sempat menjadi viral akhir-akhir ini.
Sesuatu yang viral pasti membuat seseorang penasaran untuk mengunjunginya, terutama kamu yang suka berfoto dengan latar belakang panorama alam.
Objek wisata yang tergolong baru ini memang sangat cocok bagi yang menyukai fotografi, karena tempat ini menyuguhkan pemandangan alam yang sangat memanjakan mata.
Nah, jika dunsanak ingin mengetahui lebih lanjut tentang keindahan alam yang satu ini, selengkapnya bisa dunsanak baca pada artikel berikut ini.
Puncak Happy Merupakan Spot Favorit Bagi Pemburu Extreme Photography
https://www.instagram.com/.aissworld
Buat kamu yang hobi menciptakan foto ekstrim dan penuh tantangan, berkunjung ke Puncak Happy merupakan hal yang wajib untuk kamu coba.
Yap, pemandangan alam yang eksotis akan mencipatakan foto dengan latar belakang luar biasa indah.
Karena dari ketinggian sekitar 800 mdpl mata kamu akan dimanjakan oleh hamparan sawah, rumah penduduk, serta hamparan bukit barisan yang berjejer sepanjang mata memandang.
Spot terbaik untuk berfoto di sini adalah di atas batu besar yang terdapat di atas puncak. Namun disarankan kepada dunsanak agar ekstra hati-hati saat berada di atas batu ini, karena batu tersebut berhadapan langsung dengan jurang yang sangat terjal, sedikit kesalahan saja bisa berakibat fatal.
Tempat ini tidak hanya surga bagi para pecinta fotografi saja, buat kamu yang menyukai panorama alam akan dibuat terpesona olehnya.
Pemandangan perbukitan yang hijau serta udara yang sejuk seakan menyapu semua rasa lelah dari rutinitas sehari-hari. Sehingga tempat ini sangat cocok untuk menenangkan diri sejenak dari hiruk pikuk perkotaan.
Banyak yang bilang tempat ini Puncak Guguak Sarai, ada juga yang menyebut Puncak Koto Laweh, Puncak Mob, dan akhir-akhir ini tempat ini lebih terkenal dengan sebutan Puncak Happy, hmm… semakin membingungkan ya, hehehe.
Namun setelah dikonfirmasi dari penduduk setempat, penamaan Puncak Happy sendiri dipilih oleh pemuda setempat atas kesepakatan bersama.
Pada awalnya jalan menuju lokasi ini berupa semak belukar dan pemuda setempat bergotong royong untuk membersihkannya untuk dijadikan sebuah objek wisata.
Setelah bersusah payah mereka akhirnya dihadiahi oleh pemandangan alam yang luar biasa indah dari ketinggian.
Sehingga mendatangkan perasaan Happy atau senang saat memandanginya, lalu muncul lah ide dari pemuda setempat untuk menamainya sebagai Puncak Happy.
Lokasi Puncak Happy Guguak Sarai Kabupaten Solok
Untuk mencapai lokasi yang indah ini dunsanak tidak perlu susah-susah menemukannya, karena tempat ini sangat mudah dijangkau dan tidak jauh dari permukiman penduduk.
Meskipun tempat ini lebih akrab disebut sebagai Puncak Happy Guguak Sarai, namun lokasi puncak ini bukanlah berada di Nagari Guguak Sarai, melainkan berada tepatnya di Nagari Koto Laweh, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok.
Untuk menuju ke sini sangat disarankan menggunakan kendaraan roda dua karena mengingat jalan menuju ke lokasi terbilang sempit.
Perjalanan menuju ke Puncak Happy bisa kita mulai dari Kota Solok menuju ke arah Sawahlunto, sekitar 15 menit berkendara kita akan tiba di Nagari Guguak Sarai.
Di sini kita menuju ke SDN 05 Guguak Sarai, jika dunsanak kesulitan untukmenemukannya bisa bertanya ke warga setempat. Dari SDN 05 Guguak Sari inilah terdapat simpang ke kiri persis sebelum SDN 05.
Ikuti jalan tersebut sampai kita melewati perkebunan kelapa sawit hingga nantinya kita tiba di lokasi parkir kendaraan.
Untuk harga tiket masuk, kita cukup membayar Rp 5.000 untuk biaya parkir motor, selanjutnya perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki (trekking) menuju ke puncak.
Sekitar 15-20 trekking menyusuri jalan setapak, kita akan tiba di lokasi Puncak Guguak Sarai dan semua rasa lelah akan terbayarkan oleh pemandangan alam yang akan menyambut kita.
Itulah sedikit ulasan tentang Objek Wisata Puncak Happy yang ada di Kabupaten Solok. Bagi dunsanak yang kebetulan berkunjung ke Solok jangan lewatkan tempat keren yang satu ini ya.
Silakan ditulis pendapatmu di kolom komentar di bawah ya dan jangan lupa di-share jika artikel ini bermanfaat untuk kamu.
Terima kasih atas kunjungannya dan semoga liburanmu menyenangkan.
Kabupaten Solok, Sumatera Barat adalah kabupaten yang kaya dengan danau. Mungkin banyak yang tidak tau bahwa kabupaten ini memiliki 4 danau yang menawan diantaranya Danau Singkarak, Danau Talang, dan Danau diateh Danau dibawah.
Danau-danau yang ada di kabupaten ini pada umumnya adalah danau vulkanik dan tektonik yang sudah terbentuk ratusan tahun lalu.
Masing-masing danau memiliki keindahan berbeda dengan sejarah dan latar belakang yang juga berbeda.
Namun yang unik dari keberadaan danau di Kabupaten ini adalah adanya danau kembar yaitu Danau Diateh dan Danau Dibawah.
Dua danau ini letaknya sangat berdekatan hanya dipisahkan oleh sebuah bukit kecil yang berjarak 2 km.
Itu alasan utama mengapa kedua danau ini pada akhirnya disebut danau kembar.
Danau Kembar tepatnya terletak di Alahan Panjang, kecamatan Lembah Gumanti, sekitar 60 km ke arah selatan Kota Padang.
Tentang Danau Diateh Danau Dibawah
Sekilas penamaan tempat wisata ini terkesan unik, Danau diateh (di atas) dan Danau dibawah (di bawah).
Bagi pengunjung yang baru pertama mengunjungi destinasi wisata ini pasti merasa penamaan danau ini salah. Namun faktanya tidak demikian.
Dari Danau Diateh pengunjung memang harus melewati jalan menanjak untuk mencapai danau Dibawah.
Terkesan bahwa nama posisi danau diateh ada dibawah dan danau dibawah ada di atas.
Namun jika diperhatikan lebih detail, ternyata penamaan danau ini berasal dari ketinggian danau di atas permukaan laut.
Danau Diatas berada pada ketinggian 1.531 m dpl (diatas permukaan laut), yang berarti memang lebih tinggi atau dari Danau Dibawah yang ketinggiannya 1.462 mdpl.
Kawasan wisata ini memang sedangkan dikembangkan sebagai salah satu wisata unggulan di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat.
Beberapa sarana dan prasarana sedang dibangun. Danau ini saat ini juga sedangkan dikembangkan sebagai sumber irigasi pertanian serta dikembangkan untuk pembangkit listrik.
Danau kembar ini berada di kawasan Bukit Barisan dengan iklim yang sangat basah dengan curah hujan yang tinggi yaitu 2500-3000 mm/tahun.
Udara wilayah ini sangat sejuk bahkan cenderung dingin yaitu sekitar 14-16 0 C. Tanah di wilayah ini sangat subur.
Kawasan Danau Kembar dikelilingi oleh lahan pertanian hortikultura sayuran dan buah-buahan. Daerah ini merupakan salah satu sentra sayur-sayuran Sumatera Barat.
Jangan heran di sekitar pekarangn penduduk terlihat hamparan perkebunan. Beberapa komoditas yang menjadi handalan adalah bawang, kentang, cabe, dan kol.
Rute Menuju Lokasi Danau
Akses menuju danau ini tidak terlalu susah. Dari Kota Padang menuju ke arah selatan dan akan melewati Pabrik semen terbesar dan tertua di Indonesia yaitu PT. Semen Padang.
Dari Pabrik ini jalanan mulai menanjak. Jalanan akan terus menanjak sampai kawasan Sitinjau Laut.
Jalanan di Sitinjau laut ini sangat ekstrim. Tanjakan tajam dengan bukit dan jurang di sisinya. Pada sore ini jalanan ini sering berkabut.
Jika cuaca cerah, Kota Padang akan terlihat dari sini. Di titik paling tinggi di Sitinjau Laut ini dibangun beberapa panorama.
Pengunjung bisa singgah sebentar di panorama ini, melepas lelah sambil menikmati pemandangan sekitar dan pemandangan kota pada dari ketinggian.
Di kawasan ini juga terdapat Taman Raya Bung Hatta yang juga bisa disinggahi sekedar untuk melepas penat, menikmati makanan atau menikmati bebarapa wahana wisata yag ada di kawasan ini.
Pesona Danau Kembar
Menghilangkan stress sejenak dari hiruk pikuk kota memang lebih cocok dilakukan di tempat yang tenang. Destinasi wisata yang satu ini menawarkan solusinya.
1. Bermalam di Villa Alahan Panjang
@sii.uni
Danau Diateh berada dipinggir jalan lintas Sumatera Barat – Muaralabuh. Bagi pengunjung yang hanya lewat, bisa menikmati keindahan danau ini hanya dari pinggir jalan.
Namun jika benar-benar menikmati keindahan ini bisa mampir di panorama danau ini. Pemerintah setempat sudah membangun vila-vila ciamik di pinggir danau yang dikelilingi oleh vegetasi hutan pinus.
Di Danau Diateh ini pengunjung bisa berperahu motor tradisional mengelili danau.
2. Menikmati Danau dari Masjid Ummi
Terdapat sebuah mesjid indah di dipinggir danau ini. Mesjid yang letaknya tepatnya di seberang SMU 1 Lebah Gumanti tidak jauh dari Panorama.
Bagi muslim ada baiknya sholat di mesjid ini. Berwudhu dengan air yang sangat dingin berasa air es, mampu menyegarkan kepala.
Mesjid kecil dengan desain yang unik dengan pemandangan lepas ke arah danau. Jika udara cerah Gunung Talang pun terlihat jelas.
3. Pemandangan Dari Atas Bukit
@mutiaraandivaa
Danau Dibawah juga memiliki view yang tak kalah dengan danau di atas.
Salah satu tempat yang sering dikunjungi untuk menikmati danau ini adalah di sebuah bukit yang memisahkan ke dunia danau ini.
Dari bukit ini Danau Diateh pun terlihat dengan jelas. Di puncak bukit ini terdapat beberapa sarana wisata untuk memberikan kenyamanan pengunjung seperti gazebo dan tempat duduk untuk bersantai.
Berbeda dengan Danau Diatas, di Danau Dibawah tidak diizinkan untuk berperahu motor mengelilinya kerena kedalaman yang membahayakan pengunjung.
Kedalaman Danau Dibawah mencapai 300 m sedangkan Danau Diateh hanya 47 m.
4. Camping
@jazilbatubara
Danau kembar ini juga dikelilingi oleh bukit dan pegunungan yang sangat cocok untuk hiking dan kemping.
Udaranya sangat segar dan tentu terbebas dari polusi. Sepanjang perjalanan menuju danau ini pengunjungi disuguhi dengan pemandangan perkebunan teh yang sangat hijau. Dari jauh perkeunan teh ini terlihat seperti karpet hijau nan alami.
Di pinggir jalan sepanjang perkebunan teh terdapat tenda-tenda yang menjual makanan.
Menu yang ditawarkan pada umumnya adalah makanan hangat yang tentu jadi pilihan untuk menghangat badan menyeimbangi udara yang sangat dingin.
Jangan lewatkan untuk mencicipi jagung bakar di sini.
5. Oleh-oleh Khas Danau
Disepanjang jalan sekitar Danau Kembar ini juga banyak ditemukan pedangan buah-buahan yang khas daerah ini yaitu markisa. Sayang sekali markisa yang ada di sini belum diolah menjadi sirup atau makanan lain.
Disini penduduk menjual markisa asli. Mungkin sebagian pengunjung dari luar Sumatera Barat malah belum pernah melihat bahkan mencicipi buah markisa asli.
Buah markisanya dijual dalam bentuk paket yang sudah digantung tali atau dalam bahasa Minang disebut Jarek. Markisa ini tentu juga bisa dijadikan oleh-oleh khas daerah ini.
Penduduk disekitar Danau Kembar juga memiliki keunikan dalam hal pakaian. Masyarakat di sini sangat identik dengan kain sarung.
Untuk melawan udara yang sangat dingin masyarakat disini menggunakan sarung, namun sarung tak hanya digunakan di dalam rumah namun juga sudah menjadi kebiasan digunakan di luar rumah.
Cara pemakainnya juga unik dengan melilitkannya di daerah leher atau dalam bahasa Minang disebut Bakaluntuang Kain sarung.
Jangan heran, Orang-orang yang bakaluntuang kain saruang akan banyak ditemukan di banyak tempat.
Cukup menarik bukan? Jika kamu sedang berkunjung di Kabupaten Solok, jangan melewatkan wisata Danau Diateh Danau Dibawah ya..