Author: Aris Susanto

  • Ukuran Kertas A1 dalam Cm, Mm, Inci, dan Pixel

    Ukuran Kertas A1 dalam Cm, Mm, Inci, dan Pixel

    Seperti yang kita ketahui kalau kertas memiliki beberapa seri ukuran berdasarkan standar ISO 216, salah satunya adalah ukuran kertas A1. Selain seri A1 terdapat beberapa ukuran lain seperti A2, A3, A4, A5, A6, A7, A8, A9, dan A10.

    Setiap seri ukuran kertas sudah ditetapkan dalam satuan ukuran seperti sentimeter, tetapi bisa juga dikonversi ke satuan ukuran lainnya seperti millimeter, inchi, dan pixel.

    Diantara beberapa ukuran kertas seri A yang akan dijelaskan pada artikel ini yaitu kertas ukuran A1. Namun, sebelum mengetahui berapa ukuran yang digunakan kertas A1, terlebih dahulu kita akan bahas apa itu kertas A1.

    Apa itu Kertas A1

    Apa itu kertas A1

    Kertas A1 adalah salah satu ukuran yang termasuk dalam seri A berdasarkan standar ISO 216. Ukuran kertas A1 adalah 59,4 x 84,1 cm. Dimana panjangnya adalah 84,1 cm dan lebarnya adalah 59,4 cm.

    Jenis kertas A1 biasanya digunakan untuk beberapa kebutuhan seperti amplop, alat tulis, dokumen cetak, atau untuk mencetak kartu.

    Kertas A1 memiliki ukuran setengah dari kertas A0 dan dua kali lipat dari ukuran kertas A2. Jadi, kamu juga bisa menggunakan kertas A0 atau A2 untuk mendapatkan kertas A1.

    Jika dibandingkan dengan kertas A4, kertas ukuran A1 delapan kali lipat dengan kertas A4.

    Untuk mengatur kertas A1 dalam aplikasi dapat diatur menggunakan beberapa nilai konversi satuan ukuran seperti Cm, Mm, Inchi, dan Pixel.

    Sedangkan untuk kebutuhan desain, satuan ukuran yang digunakan adalah pixel. Karena ukuran kertas A1 dalam satuan pixel disesuaikan dengan konfigurasi jumlah titik warna setiap inchi atau yang disebut DPI (dots per in).

    Ukuran Kertas A1 dalam Berbagai Satuan

    Ukuran Kertas A1 dalam Berbagai Satuan

    Ukuran kertas A1 dapat dikonversi ke berbagai satuan ukuran tergantung kebutuhan dari penggunanya. Namun, perlu untuk mengetahui nilai konversi yang digunakan kertas A6 dalam satuan karena kaitannya dalam pengaturan aplikasi.

    Satuan ukuran yang digunakan pada beberapa aplikasi tidak semuanya sama, mungkin ada pengaturan defaultnya adalah sentimeter atau inchi, ataukah ada yang menggunakan pixel seperti aplikasi Photoshop.

    Lalu, berapa ukuran A1 dalam berbagai satuan? Untuk mengetahuinya, simak informasi selengkapnya berikut ini.

    Ukuran Kertas A1 dalam Cm

    Ukuran kertas sudah diatur dalam standar ISO 216 termasuk dalam satuan sentimeter, dimana ukuran kertas A1 dalam sentimeter adalah 59,4 x 84,1 cm. Artinya lebar kertas A1 adalah 59,4 cm dan panjang kertas A1 adalah 84,1 cm.

    Ukuran Kertas A1 dalam Mm

    Selain sentimeter, untuk mengatur kertas ukuran A1 dapat juga dikonversi menjadi satuan millimeter. Nilai konversi kertas ukuran A6 dalam millimeter adalah 594 x 841 mm. Dimana lebarnya adalah 594 mm dan panjangnya adalah 841 mm.

    Ukuran Kertas A1 dalam Inci

    Biasanya, pengaturan satuan yang digunakan dalam aplikasi Microsoft Word dan Excel defaultnya adalah satuan inci. Namun, pengaturan kertas yang digunakan secara default bukanlah kertas ukuran A1.

    Untuk mengatur kertas A1 di Word menggunakan satuan inci, nilai konversi ukuran A1 dalam inchi adalah 23,39 x 33,11 inch. Artinya lebarnya adalah 23,39 inch dan panjangnya adalah 33,11 inch.

    Ukuran Kertas A1 dalam Pixel

    Sedangkan penggunaan kertas A1 untuk desain grafis, nilai ukurannya harus dikonversi menjadi pixel.

    Pixel adalah satuan ukuran yang digunakan dalam komputer, biasanya dikenal dengan pixel per inch disingkat dengan PPI.

    Ada juga menyebutnya sebagai DPI atau dot per inch, dimana satuan ini menunjukkan tingkat kerapatan titik atau pixel dalam 1 inci.

    Berikut adalah beberapa nilai konversi ukuran kertas A1 dalam satuan pixel.

    • Ukuran kertas A1 dalam pixel (72 DPI) : 1684 x 2384 pixel
    • Ukuran kertas A1 dalam pixel (96 DPI) : 2245 x 3179 pixel
    • Ukuran kertas A1 dalam pixel (150 DPI) : 3508 x 4967 pixel
    • Ukuran kertas A1 dalam pixel (300 DPI) : 7016 x 9933 pixel

    Penggunaan Kertas A1

    Kertas A1 merupakan bagian dari kertas seri A yang diatur dalam standar internasional. Kertas ini digunakan untuk beberapa keperluan seperti dokumen cetak, alat tulis, kartu, dan amplop.

    Cara Mengatur Kertas A1 di Word

    MS. Word adalah aplikasi yang paling sering digunakan untuk membuat dan mencetak dokumen penting. Didalamnya sudah terdapat beberapa pengaturan kertas, namun pengaturan default bukanlah kertas ukuran A1.

    Olehnya itu, untuk menggunakan kertas A1 harus diatur terlebih dahulu dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

    • Buka aplikasi Microsoft Word di komputer.
    • Pilih menu Page Layout pada tab paling atas.
    • Klik menu Size pada bagian Page Layout.
    • Lalu pilih More Paper Sizes dibagian paling bawah.
    • Selanjutnya pilih tab Paper.
    • Kemudian pilih Custom Size.
    • Masukkan nilai Width: 59,4 cm dan Height: 84,1 cm.
    • Jika sudah, klik tombol OK.
    • Selesai.

    Cara Mengatur Kertas A1 di Excel

    Biasanya, aplikasi Excel tidak hanya digunakan untuk membuat dokumen yang berkaitan dengan tabel atau pengolahan angka. Pengguna juga bisa membuat dokumen lainnya sesuai kebutuhan.

    Berikut adalah cara mengatur kertas A1 di aplikasi Microsoft Excel:

    • Buka aplikasi Microsoft Excel.
    • Pilih menu Page Layout.
    • Pilih menu Size.
    • Lalu pilih ukuran A1.
    • Sekarang sudah menggunakan kertas ukuran A1.
    • Jika tidak terdapat pilihan ukuran A1 klik More Paper Sizes.
    • Lalu klik tombol Options.
    • Pilih User Defined atau Custome Sizes.
    • Kemudian masukkan nilai ukuran konversi kertas A1.
    • Klik tombol OK.
    • Selesai.

    Cara Mengatur Kertas A1 di Photoshop

    Nilai konversi ukuran yang digunakan kertas A1 pada aplikasi Photoshop adalah satuan pixel. Setiap nilai konversi disesuaikan dengan tingkat DPI yang digunakan untuk sebuah desain.

    Berikut adalah cara mengatur kertas A1 di aplikasi Photoshop dengan satuan pixel:

    • Buka aplikasi Photoshop
    • Klik menu File, lalu pilih New.
    • Pilih Custom pada bagian Preset.
    • Pilih satuan pixels.
    • Masukkan nilai Width 9933 pixel dan Height 7016 pixel.
    • Masukkan angka 300 pada nilai resolusi dan pilih satuan pixels/inch.
    • Klik OK.

    Kesimpulan

    Ukuran kertas A1 dapat dikonversi dalam berbagai satuan ukuran seperti sentimeter, millimeter, inchi, dan pixel. Untuk itu, agar memudahkan dalam mengaturnya perlu mengetahui nilai konversi yang digunakan dalam berbagai satuan.

  • Back Office Hotel: Pengertian dan Perbedaan dengan Front Office

    Back Office Hotel: Pengertian dan Perbedaan dengan Front Office

    Jika terbiasa dengan lingkup kerja perusahaan, kamu pasti juga akan lebih mudah memahami apa itu back office di hotel yang konsepnya tidak jauh berbeda.

    Sesuai namanya, departemen back office yang ada di hotel bekerja untuk mendukung operasional hotel tanpa bersinggungan langsung dengan tamu.

    Nah, untuk memudahkan pemahaman, berikut pembahasan tentang back office hotel meliputi pengertian, departemen di dalamnya, dan perbedaan dengan front office hotel.

    Pengertian Back Office Hotel

    Back Office Hotel adalah bagian dari kantor hotel di mana para stafnya berfokus pada kelancaran operasional internal dan pengelolaan hotel.

    Umumnya, bagian back office hotel meliputi bagian manajemen, staf administrasi, marketing, pengelolaan data hotel, hingga human resources.

    Mengingat departemen back office hotel bertugas di kantor, tidak heran jika para stafnya tidak berinteraksi langsung dengan tamu yang menginap di hotel.

    Namun, staf back office tetap bekerja sama dan menjalin interaksi dengan staf front office yang menjadi garda terdepan hotel demi memberikan pengalaman terbaik untuk para tamu.

    Fungsi Back Office Hotel

    Fungsi back office hotel biasanya berkaitan dengan kontrol dalam bidang finansial, operasional, pengambilan keputusan, dan legal compliance.

    Kontrol finansial meliputi pelacakan dan pelaporan keuangan yang akurat untuk membantu membuat keputusan bisnis yang tepat, mengendalikan biaya, hingga memaksimalkan profit.

    Kontrol operasional berkaitan dengan efisiensi pengadaan, pengendalian inventaris, serta optimalisasi sumber daya dan cara menciptakan pengalaman tamu yang berkesan.

    Selain itu, ada juga fungsi pengambilan keputusan berdasarkan data akurat yang akan membantu dalam penyusunan strategi, alokasi SDM, dan peningkatan penawaran hotel.

    Sedangkan fungsi legal compliance back office hotel berkaitan dengan pemantauan aktivitas tiap departemen agar operasional hotel berjalan sesuai kebijakan dan prosedur yang berlaku.

    Departemen di Back Office Hotel

    Berikut beberapa departemen di back office hotel yang bekerja sama dan berkolaborasi untuk menjaga operasional hotel agar berjalan efisien.

    1. Departemen Accounting & Finance

    Departemen Accounting & Finance di back office hotel bertugas untuk mengelola keuangan hotel secara menyeluruh.

    Staf-staf di dalamnya bertanggung jawab dalam menangani penggajian, penganggaran, dan pelacakan pendapatan hingga laporan keuangan untuk manajemen maupun investor.

    2. Departemen Purchasing

    Di back office hotel juga terdapat Departemen Purchasing yang melakukan tugas pengadaan untuk kebutuhan operasional hotel, termasuk pencarian hingga pembelian barang.

    Biasanya tim Purchasing juga bertanggung jawab atas proses negosisasi dengan pemasok, inventaris, serta memastikan efektivitas biaya yang dikeluarkan.

    Beberapa kebutuhan hotel yang dimaksud meliputi bahan makanan dan minuman, linen kamar tamu, hingga perlengkapan kebersihan.

    3. Departemen Human Resources

    Departemen back office hotel bagian Human Resources merupakan tulang punggung manajemen staf yang mengawasi langsung urusan kepegawaian.

    Tim HR biasanya memegang wewenang dalam mengawasi perekrutan, pelatihan, tunjangan karyawan, jadwal kerja, dan kepatuhan terhadap UU ketenagakerjaan.

    Selain itu, Departemen HR juga memainkan peran penting dalam mempertahankan tenaga kerja yang terampil agar merasa nyaman selama bekerja di bagiannya masing-masing.

    4. Departemen IT

    Sama seperti Departemen IT di perusahaan pada umumnya, back office hotel juga memiliki staf IT yang bertugas menangani infrastruktur teknologi dan sistem informasi.

    Tugas ini mencakup maintenace jaringan, hardware, Property Management System (PMS), sistem point-of-sale (POS) untuk restoran, hingga keamanan siber.

    5. Departemen Sales & Marketing

    Di back office hotel juga terdapat Departemen Sales & Marketing dengan fungsi sebagai tim perencanaan penjualan dan pemasaran.

    Staf Sales & Marketing bertugas untuk menganalisis tren pasar, mengembangkan kampanye promosi, serta menyusun strategi untuk memaksimalkan hunian kamar dan pendapatan.

    6. Departemen Manajemen

    Departemen Manajemen di back office hotel merupakan tim eksekutif yang menetapkan arahan hingga mengawasi kinerja seluruh departemen.

    Selain itu, tim ini juga bertanggung jawab untuk membuat keputusan strategis yang berdampak bagi kesuksesan jangka panjang operasional hotel.

    Perbedaan Back Office Hotel dan Front Office Hotel

    Perbedaan back office dan front office hotel secara umum mencakup lingkungan kerja dan interaksi dengan tamu hotel.

    Sesuai namanya, back office hotel bekerja di lingkungan dalam kantor dan front office hotel berada di bagian depan.

    Jadi, tidak heran jika kemudian departemen front office hotel yang lebih sering bersinggungan langsung dengan tamu dibanding staf-staf back office hotel.

    Namun, untuk tugas masing-masing tetap berkaitan dengan kelancaran operasional hotel hingga perlu dibangun interaksi serta kerja sama antara back office dan front office hotel.

    Baik back office maupun front office hotel menjadi bagian yang saling membutuhkan dan memegang peranan penting dalam menjaga operasional hotel agar tetap berjalan lancar.

    Demikianlah pembahasan tentang back office hotel meliputi pengertian, departemen di dalamnya, dan perbedaan dengan front office hotel yang sudah kami rangkum.

    Berdasar informasi di atas, kamu akan semakin mudah memahami apa itu back office di hotel, terlebih jika terlibat langsung dalam bisnis perhotelan.

  • Room Service: Pengertian, Tugas, dan Kelebihan

    Room Service: Pengertian, Tugas, dan Kelebihan

    Kamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan pemahaman terkait apa itu room service yang memang sering menjadi salah satu fasilitas yang diunggulkan saat menginap di hotel.

    Biasanya, tamu akan meminta layanan room service jika membutuhkan makanan maupun minuman tanpa harus pergi ke restoran hotel.

    Sebagai gambaran umum untuk memudahkan pemahaman, berikut ini penjelasan tentang room service yang meliputi pengertian, tugas, kelebihan, dan tata cara order.

    Pengertian Room Service Hotel

    Room service hotel adalah fasilitas yang secara khusus disediakan oleh pihak hotel di mana tamu bisa memesan makanan, minuman, maupun layanan tertentu ke kamar.

    Layanan yang juga dikenal dengan istilah in room dining ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi tamu dalam menikmati aktivitas bersantap yang lebih nyaman dan privat.

    Tamu bisa memesan menu tertentu melalui telepon dan nantinya akan diantarkan ke kamar hingga tidak perlu meninggalkan ruangan atau restoran langsung.

    Bukan hanya hotel, beberapa tipe penginapan lainnya seperti vila hingga resort juga memanjakan tamu-tamu mereka dengan layanan ini.

    Meski terkesan sederhana, tetapi layanan ini juga bisa menjadi tolak ukur penilaian kualitas sebuah hotel.

    Artinya, semakin tinggi kelas hotel, biasanya akan semakin baik pula kualitas pelayanan yang diberikan kepada tamu.

    Sebagai gambaran, room service hotel bintang 5 tentunya memiliki kualitas yang relatif lebih memuaskan dibanding hotel dengan bintang 3 ke bawah.

    Tugas Room Service Hotel

    Tugas room service sendiri sebenarnya hampir mirip waiter/waitress yang ada di restoran di mana tamu akan mendapatkan penawaran makanan dan minuman untuk dipesan.

    Namun, petugas hotel umumnya memberikan layanan tersebut selama 24 jam melalui telepon atau door knob menu yang memanjakan tamu.

    Nantinya order taker atau petugas yang mengambil pesanan akan mencatat pesanan tersebut lalu menyiapkan dan mengantarkannya langsung ke kamar tamu.

    Misalnya, ada tamu tidak ingin sarapan atau makan malam di restoran hotel bisa meminta layanan room untuk membawakan menu ke kamar.

    Jadi, bisa dibilang layanan room service ini memungkinkan tamu mendapat kebutuhan konsumsi dari restoran hotel dengan mudah dari ruang privatnya.

    Bahkan pilihan menu yang ditawarkan pun sama beragamnya dengan hidangan yang disajikan di restoran hotel untuk dipilih sesuai selera tamu.

    Kelebihan Room Service Hotel

    Kelebihan room service hotel yang penting untuk diketahui sebagai layanan unggulan yang memudahkan tamu antara lain sebagai berikut.

    1. Memberi Kenyamanan, Kemudahan, dan Privasi

    Kelebihan utama room service hotel yaitu memberikan kenyamanan, kemudahan, dan privasi kepada tamu untuk memesan serta menikmati hidangan tanpa harus keluar dari kamar.

    Petugas juga memastikan tamu dilayani dengan profesional meski dilakukan melalui telepon dan tidak ada interaksi langsung saat order.

    2. Tolak Ukur Layanan Hotel

    Kelebihan layanan room service juga bisa menjadi tolak ukur layanan hotel atas kepuasan tamu hingga dijadikan acuan nilai tambah bagi calon tamu lainnya.

    Nilai tambah atas layanan dan fasilitas dari hotel ini merupakan bentuk perhatian serta kepedulian hotel atas kenyamanan tamu yang menginap.

    3. Efisiensi Waktu

    Efisiensi waktu juga menjadi kelebihan dari room service hotel yang memungkinkan tamu dalam menghemat waktu serta energi saat ingin memesan makanan atau minuman.

    Terlebih jika tamu yang menginap memiliki jadwal yang padat atau malah tidak leluasa datang ke restoran hotel, layanan ini terbilang cukup efektif dan hemat waktu.

    4. Fleksibilitas Layanan

    Kelebihan lainnya terlihat dari fleksibilitas layanan yang memudahkan tamu untuk memilih menu kapan saja selama 24 jam.

    Staf yang bertanggung jawab menerima order menu via telepon akan menyesuaikan kebutuhan makan tamu tanpa terpengaruh jam operasional restoran.

    Tata Cara Order

    Terkait tata cara order room service untuk memesan makanan atau minuman, tamu hotel bisa menggunakan telepon dan door knob.

    1. Via Telepon

    Cara umum yang sering digunakan biasanya melalui telepon di mana pesanan tamu akan diterima dan dicatat oleh order taker terlebih dahulu.

    Setelah itu, pesanan akan langsung dipersiapkan dan diantarkan ke kamar sesuai pilihan menu maupun waktu yang diminta oleh tamu.

    2. Via Door Knob

    Selain menelepon, tamu juga bisa memesan layanan melalui door knob dengan menulis orderan yang diinginkan pada menu list yang tersedia.

    Biasanya, cara ini lebih sering digunakan saat tamu ingin memesan sarapan untuk diantarkan langsung ke kamar.

    Hanya saja, permintaan pesanan tersebut harus menunggu diambil oleh petugas terlebih dahulu dan baru akan disajikan keesokan harinya pada waktu breakfast.

    Demikianlah penjelasan tentang room service yang meliputi pengertian, tugas, kelebihan, dan tata cara order yang sudah kami rangkum.

    Melalui informasi di atas, diharapkan muncul pemahaman terkait apa itu room service sebagai salah satu layanan yang bisa kamu manfaatkan saat menginap di hotel.

  • 11 Cara Top Up Saldo OVO di Alfamart, Via Pulsa, dan mBanking

    11 Cara Top Up Saldo OVO di Alfamart, Via Pulsa, dan mBanking

    Cara top up saldo OVO sedang banyak dicari oleh masyarakat Indonesia, mengingat OVO merupakan aplikasi dompet digital yang memiliki banyak fitur untuk memudahkan pengguna melakukan transaksi secara non tunai.

    Melalui aplikasi OVO, pengguna dapat melakukan transaksi seperti pembelian pulsa, paket data, pembayaran tagihan, pencairan insentif pra kerja, pembayaran di aplikasi Grab, asuransi, hingga investasi.

    Untuk bisa menikmati semua layanan dari OVO, maka setiap pengguna perlu melakukan top up saldo OVO dengan memilih metode top up yang tersedia di aplikasi OVO. Ada banyak pilihan metode top up, bisa lewat mbanking, Alfamart, dan via pulsa.

    Nah, bagi kamu yang belum mengetahui cara top up saldo OVO di Alfamart, via pulsa, atau lewat mbanking sebaiknya tidak perlu khawatir. Karena pada artikel ini kami akan menjelaskannya secara lengkap.

    Apa itu Aplikasi OVO?

    OVO adalah sebuah aplikasi dompet digital atau e-wallet yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai transaksi pembayaran, seperti pembelian pulsa, pembayaran tagihan, pembayaran transaksi online, pembayaran di toko offline, dan masih banyak lagi termasuk transfer saldo OVO ke DANA.

    Aplikasi OVO dikembangkan oleh PT Visionet Internasional, sebuah perusahaan teknologi keuangan (fintech) yang berkantor pusat di Jakarta, Indonesia.

    OVO dapat digunakan oleh siapa saja yang memiliki nomor handphone dan terdaftar sebagai pengguna OVO. Pengguna dapat mengisi saldo OVO melalui transfer bank, kartu kredit, atau gerai retail yang telah bekerja sama dengan OVO.

    Saldo OVO yang sudah diisi dapat digunakan untuk melakukan transaksi di berbagai merchant yang sudah bekerja sama dengan OVO, baik di toko online maupun offline.

    Selain itu, OVO juga menawarkan berbagai promo dan cashback menarik bagi pengguna. OVO juga bekerja sama dengan banyak merchant dan mitra usaha lainnya, sehingga pengguna dapat menikmati berbagai keuntungan dan kemudahan dalam melakukan transaksi.

    Bagaimana Cara Top Up Saldo OVO?

    Sebenarnya ada banyak pilihan metode yang bisa digunakan untuk melakukan top up saldo OVO, bisa dilakukan melalui toko retail, kartu debit, ATM, internet/mobile banking, Grab, Tokopedia, hingga merchant/mitra OVO.

    Dari beberapa pilihan metode tersebut, akan kami jelaskan beberapa diantaranya yaitu melalui Alfamart, via Pulsa, dan Mobile Banking.

    Cara Top Up Saldo OVO di Alfamart

    cara top up saldo OVO di Alfamart

    Untuk diketahui, cara top saldo OVO di Alfamart merupakan metode baru yang ditambahkan oleh OVO untuk pengisian saldo.

    Jadi, kamu akan lebih mudah melakukan top up saldo OVO jika didaerah tempat tinggal kamu terdapat toko Alfamart.

    Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan top up saldo OVO di Alfamart:

    • Kunjungi gerai Alfamart terdekat.
    • Sampaikan kepada kasir kalau kamu ingin melakukan top up saldo OVO.
    • Kasir akan meminta nomor ponsel yang terdaftar pada akun OVO kamu.
    • Sebutkan nomor HP terdaftar di aplikasi OVO yang ingin kamu isi saldo.
    • Beritahu juga nominal top up yang kamu inginkan.
    • Setelah itu, kasir akan memproses pembayaran melalui sistem kasir Alfamart.
    • Saldo OVO kamu akan langsung bertambah sesuai dengan nominal yang telah kamu bayarkan.
    • Perlu diketahui, OVO Cash kamu akan langsung dipotong sebesar Rp 1.500 untuk biaya top up.
    • Kamu akan menerima notifikasi dari OVO bahwa saldo telah bertambah.
    • Selesai.

    Cara Top Up Saldo OVO Via Pulsa

    cara top up saldo OVO via pulsa

    Jika kamu ingin melakukan top up saldo OVO via pulsa, maka kamu perlu menggunakan aplikasi pihak ketiga.

    Akan tetapi, kamu perlu selektif dalam memilih layanan konvert pulsa ke saldo OVO, mengingat ada banyak layanan yang menawarkan jasa konvert pulsa ke OVO namun belum terpercaya.

    Untuk itu, ada beberapa tips memilih layanan konvert pulsa menjadi saldo OVO yang bisa kamu perhatikan berikut ini.

    • Pastikan memilih jasa convert pulsa terpercaya yang memiliki rating bagus dengan melihat testimoni dari customer sebelumnya.
    • Pilih jasa convert pulsa yang merespon dengan cepat.
    • Pilih jasa convert pulsa yang menawarkan rate paling tinggi.
    • Lakukan transaksi pada jam operasional agar tidak menunggu lama.
    • Ikuti prosedur yang diberikan Customer Service dengan baik dan benar.

    Pada artikel ini kami akan memberikan salah satu rekomendasi jasa konvert pulsa terpercaya yang sering digunakan yaitu viapulsa.com, kamu bisa menggunakan layanannya melalui aplikasi atau website.

    1. Melalui Aplikasi Via Pulsa

    Simak langkah-langkah cara top up saldo OVO melalui aplikasi viapulsa berikut ini.

    • Unduh dan install aplikasi Viapulsa di Google Playstore atau Apple Appstore.
    • Lalu login dengan akun Google kamu dan pilih jenis pulsa yang akan di convert.
    • Isi formulir yang tersedia dengan nomor, nominal pulsa, dan tujuan akun OVO kamu.
    • Setelah pengisian formulir customer service akan segera memproses transaksi.
    • Tunggu beberapa saat hingga saldo OVO kamu otomatis akan terisi.

    2. Melalui Website Via Pulsa

    Selanjutnya, cara top up saldo OVO via pulsa adalah melalui website. Adapun langkah-langkahnya dapat kamu simak berikut ini.

    • Buka situs jasa convert pulsa di viapulsa.com.
    • Selanjutnya, lakukan scroll ke bawah lalu klik tombol WhatsApp, kemudian kamu akan diarahkan untuk berkomunikasi dengan admin melalui pesan.
    • Admin viapulsa.com akan mengirimkan format pesan, dan kamu diminta untuk mengisinya dengan lengkap sesuai format yang diberikan.
    • Kemudian, admin akan memberitahu ke kamu mengenai transaksi jumlah potongan, dan jika kamu setuju, maka bisa langsung mengisi format yang sudah disediakan dengan data yang lengkap dan sebenar-benarnya.
    • Pilih OVO sebagai tujuan transfer yang akan kamu lakukan.
    • Selanjutnya kamu bisa langsung mengirim pulsa ke admin viapulsa.com, dan lanjutkan dengan memberi konfirmasi.
    • Tunggu beberapa saat sampai uangmu masuk ke akun OVO yang kamu miliki.

    Cara Top Up Saldo OVO mBanking

    Cara Top Up Saldo OVO Via mBanking

    Jika kamu punya rekening Bank dan sudah melakukan aktivasi Mobile Banking, maka kamu bisa melakukan top up saldo OVO Via mBanking.

    Silahkan pilih salah satu cara top up saldo OVO berikut ini sesuai dengan rekening Bank yang kamu gunakan.

    1. Via BRIMO

    Untuk pengguna OVO yang memiliki rekening Bank BRI dapat melakukan top up saldo OVO lewat Mobile Banking BRIMO. Caranya sangat mudah dan praktis karena sudah tersedia fitur fast menu dompet digital.

    Berikut langkah-langkah untuk isi saldo OVO melalui mBanking BRIMO:

    • Buka aplikasi BRIMI di smartphone kamu.
    • Pilih fast menu Dompet Digital.
    • Klik tombol Top Up Baru.
    • Pilih jenis dompet digital OVO.
    • Masukkan nomor handphone kamu yang terdaftar di aplikasi OVO.
    • Masukkan atau pilih nominal top up (Minimal Rp 10.000 dan biaya admin Rp 1.000)
    • Klik Top Up dan periksa kembali data yang muncul pada layar.
    • Pilih Top Up dan konfirmasi dengan memasukkan PIN BRIMO kamu.

    2. Via m-BCA

    Selanjutnya, untuk pengguna rekening Bank BCA dapat melakukan pengisian saldo OVO melalui mBanking BCA dengan langkah-langkah berikut ini.

    • Buka aplikasi m-BCA lalu login menggunakan akun kamu.
    • Pilih menu m-Transfer.
    • Pilih BCA Virtual Account.
    • Masukkan kode Virtual Account 39358 + nomor handphone yang terdaftar di aplikasi OVO (Misalnya: 39358 082345148199).
    • Masukkan nominal Top Up (Minimal Rp 10.000 dan biaya admin Rp 1.000).
    • Ikuti instruksi selanjutnya untuk menyelesaikan transaksi.

    3. Via Livin’ By Mandiri

    Bagi pengguna rekening Bank Mandiri dapat melakukan pengisian saldo OVO lewat aplikasi Livin’ By Mandiri dengan langkah-langkah sebagai berikut:

    • Buka dan login ke aplikasi Livin’ By Mandiri.
    • Pilih menu Pembayaran.
    • Selanjutnya pilih menu Buat Pembayaran Baru.
    • Pilih menu Multipayment.
    • Selanjutnya pilih OVO.
    • Masukkan nomor handphone kamu yang terdaftar di aplikasi OVO.
    • Masukkan nominal Top Up (Minimal Rp 10.000 dan biaya admin Rp 1.000).
    • Ikuti instruksi selanjutnya untuk menyelesaikan transaksi.

    4. Via BNI Mobile

    Bank BNI merupakan salah satu yang paling banyak nasabahnya, sehingga bagi pengguna yang ingin melakukan isi saldo OVO dapat melalui layanan BNI Mobile.

    Berikut langkah-langkah pengisian saldo OVO lewat BNI Mobile:

    • Buka dan login ke akun BNI Mobile kamu.
    • Pilih menu Transfer.
    • Selanjutnya pilih menu Virtual Account Billing.
    • Masukkan kode virtual OVO + nomor handphone kamu (Misalnya: 8740 08234514899).
    • Jika nomor handphone kamu 10 digit gunakan kode 874000.
    • Nomor handphone 11 digit gunakan kode 87400.
    • Apabila nomor ponsel berjumlah 12 digit gunakan kode 8740.
    • Nomor ponsel 13 digit menggunakan kode 874.
    • Masukkan nominal Top Up (Minimal Rp 10.000 dan biaya admin Rp 1.000).
    • Lanjutkan transaksi dengan mengikuti instruksi selanjutnya.

    5. Via BSI Mobile Banking

    BSI Mobile Banking adalah layanan perbankan milik Bank Syariah Indonesia yang disediakan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi keuangan termasuk top up eWallet.

    Olehnya itu, jika kamu salah satu pengguna BSI Mobile Banking yang ingin melakukan top up saldo OVO, maka dapat kamu lakukan dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini.

    • Buka dan login ke akun BSI Online kamu.
    • Pilih menu Top Up eWallet.
    • Pilih menu OVO
    • Pilih menu Nomor Rekening.
    • Masukkan Nomor Ponsel Anda yang terdaftar pada aplikasi OVO.
    • Masukkan nominal Top Up (Minimal Rp 10.000 dan biaya admin Rp 1.500).
    • Ikuti instruksi selanjutnya untuk menyelesaikan transaksi.

    6. Via BTN Mobile Banking

    Umumnya, nasabah Bank BTN merupakan pemilik Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Jadi, jika kamu salah satu pengguna rekening Bank BTN selain dapat kamu gunakan untuk pembayaran rumah, juga dapat kamu gunakan untuk top up saldo OVO.

    Berikut langkah-langkah cara top up saldo OVO lewat BTN Mobile Banking.

    • Buka dan login ke BTN Mobile Banking kamu.
    • Pilih menu Pembelian.
    • Selanjutnya pilih menu Top Up OVO.
    • Masukkan nomor handphon kamu yang terdaftar di aplikasi OVO.
    • Masukkan nominal Top Up (Minimal Rp 10.000 dan biaya admin Rp 1.500).
    • Ikuti instruksi selanjutnya untuk menyelesaikan transaksi.

    7. Via Jenius

    Jenius adalah aplikasi perbankan digital yang memudahkan nasabahnya untuk melakukan aktivitas perbankan seperti menabung, mengatur keuangan, bertransaksi seperti transfer saldo ke aplikasi OVO.

    Jika kamu merupakan salah satu pemilik rekening Jenius yang ingin melakukan isi saldo OVO, silahkan ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

    • Buka aplikasi Jenius dan login menggunakan akun kamu
    • Pilih menu e-Wallet Center
    • Pilih menu Top-Up
    • Pada e-Wallet selection, pilih OVO.
    • Masukkan nomor handphone yang terdaftar di aplikasi OVO.
    • Masukkan nominal Top Up (Minimal Rp 10.000 dan biaya admin Rp 1.500)
    • Lanjutkan transaksi dengan mengikuti instruksi selanjutnya.

    Kesimpulan

    Cara top up salo OVO sangat mudah karena tersedia banyak pilihan metode, sehingga pengguna OVO bebas memilih metode top up sesuai yang diinginkan.

    Sedangkan minimal nominal top up dan biaya admin disesuaikan dengan metode yang dipilih oleh pengguna OVO. Umumnya, minimal top up untuk setiap metode transfer sebesar Rp 10.000, sedangkan biaya admin umumnya Rp 1.000 – Rp 1.500.

    Dengan demikian, setiap pengguna OVO yang ingin menikmati layanan yang ada di aplikasi OVO untuk bertransaksi dapat dilakukan dengan mudah, karena tersedia beragam metode top up yang dapat dipilih.

  • Cara Buka Rekening BRI Online Pakai HP Terbaru 2023

    Cara Buka Rekening BRI Online Pakai HP Terbaru 2023

    Sebelumnya, pembukaan rekening BRI hanya bisa dilakukan lewat kantor cabang BRI. Namun, dengan teknologi pembukaan rekening bisa dilakukan secara online. Meskipun mudah, masih banyak calon nasabah belum mengetahui cara buka rekening BRI online tanpa harus ke bank.

    Seperti yang diketahui, bank BRI merupakan perusahaan perbankan terbesar di Indonesia yang melayani masyarakat hingga ke pelosok desa.

    Untuk mempermudah calon nasabah membuka rekening baru, pihak bank BRI menyediakan layanan pembukaan rekening secara online.

    Nah, bagi kamu yang belum mengetahui cara buka rekening BRI online, selengkapnya akan dijelaskan syarat dan langkah-langkahnya pada artikel ini.

    Syarat Buka Rekening BRI

    Sebelum mengikuti cara buka rekening BRI online, terlebih dahulu kamu harus mengetahui syarat pembukaan rekening BRI.

    Adapun syarat buka rekening BRI berdasarkan jenis tabungan yang kamu pilih, antara lain:

    1. Tabungan BRI BritAma

    • Setoran awal: Rp 250.000
    • Biaya kartu: Rp 6.500
    • Biaya administrasi bulanan: Rp 12.000
    • Saldo minimum: Rp 50.000
    • Biaya penutupan rekening: Rp 50.000

    2. Tabungan BritAmaX

    • Setoran awal: Rp 100.000
    • Biaya kartu: Gratis
    • Biaya administrasi bulanan: Rp 6.000
    • Saldo minimum: Rp 50.000
    • Biaya penutupan rekening: Rp 50.000

    3. Tabungan BritAma Bisnis

    • Setoran awal: Rp 1.000.000
    • Biaya kartu: Gratis
    • Biaya administrasi bulanan: Gratis (ratas saldo min 5 Juta)
    • Saldo minimum: Rp 50.000
    • Biaya penutupan rekening: Rp 50.000

    4. Tabungan BRI Simpedes

    • Setoran awal: Rp 50.000
    • Biaya kartu: GPN Classic Rp 2.500, GPN Gold Rp 6.000
    • Biaya administrasi bulanan: Rp 5.500
    • Saldo minimum: Rp 25.000
    • Biaya penutupan rekening: Rp 25.000

    5. Tabungan Simpedes Bisa

    • Setoran awal: Rp 50.000
    • Biaya kartu: GPN Classic Rp 2.500, GPN Gold Rp 6.000
    • Biaya administrasi bulanan: –
    • Saldo minimum: –
    • Biaya penutupan rekening: Rp 25.000

    6. Tabungan BRI BritAma Pro

    • Setoran awal: Rp 100.000
    • Biaya kartu: Gratis
    • Biaya administrasi bulanan: Rp 6.000
    • Saldo minimum: Rp 50.000
    • Biaya penutupan rekening: Rp 50.000

    7. Tabungan Giro BRI

    • Setoran awal: Rp 500.000
    • Biaya kartu: Classic Rp 3.500, Gold Rp 4.500, Platinum Rp 6.500
    • Biaya administrasi bulanan: Gratis apabila saldo diatas Rp 10.000.000, Rp 31.000/bulan apabila dibawah Rp 10.000.000

    Cara Buka Rekening BRI Online

    Setelah mengetahui syarat pembukaan rekening tabungan BRI, selanjutnya kamu bisa membuka rekening sesuai dengan jenis tabungan yang kamu inginkan.

    Berikut cara buka rekening BRI online pakai HP tanpa harus ke kantor cabang Bank BRI.

    1. Install Aplikasi BRImo BRI

    1. Install Aplikasi BRImo

    Langkah pertama silakan install aplikasi BRImo BRI melalui Play Store, caranya buka Play Store lalu ketik “BRIMO” pada kolom pencarian. Selanjutnya klik “Instal” untuk memasang aplikasi BRImo pada smartphone kamu.

    2. Buka Aplikasi BRImo

    2. Buka Aplikasi BRImo

    Apabila aplikasi BRImo berhasil terinstall, buka aplikasi BRImo lalu akan tampil dua pilihan yaitu “Punya Akun” dan “Belum Punya Akun”. Karena kita ingin membuka rekening maka pilihannya adalah “Belum Punya Akun”.

    Jika muncul pesan Apakah kamu memiliki rekening BRI yang sedang aktif? Maka pilih “Belum Punya”, dan selanjutnya pilih “Buka Rekening”.

    3. Pilih Buka Rekening

    Selanjutnya akan muncul tampilan buka rekening baru dan menampilkan langkah-langkah pembukaan rekening. Silakan klik tombol “Buka Rekening” untuk melanjutkan proses pembukaan rekening BRI Online.

    4. Pilih Jenis Tabungan

    Pilih Jenis Tabungan

    Perlu kamu ketahui bahwa ada berbagai jenis tabungan BRI yang dapat dipilih sesuai keinginan. Kamu bisa memilih jenis tabungan sesuai kebutuhan.

    Untuk memilih jenis tabungan dapat dilakukan dengan cara klik pada jenis tabungan yang kamu inginkan. Kemudian lihat informasi terkait jenis tabungan yang kamu pilih seperti keuntungan dan persyaratannya.

    Jika sudah yakin dengan jenis tabungan yang kamu pilih, silakan klik “Pilih Rekening”.

    5. Pilih Kantor BRI Terdekat

    Pilih Kantor BRI Terdekat

    Selanjutnya, kamu akan diminta untuk memilih kantor BRI untuk pengelolaan rekening. Ketikkan nama kantor cabang BRI terdekat pada kolom pencarian. Setelah ditemukan, langsung klik pada nama kantor cabang BRI tersebut.

    6. Ambil Foto KTP

    Pilih Ambil Foto

    Langkah berikutnya yaitu lakukan perekaman foto e-KTP dengan mengklik tombol “Ambil Foto”.  Kemudian ambil foto e-KTP sebagai bukti identitas diri, jika sudah berhasil merekam foto KTP klik tombol “Gunakan”.

    7. Lengkapi Data Diri

    Selanjutnya silakan lengkapi data diri dengan memasukkan NIK, nama sesuai KTP, tanggal lahir, nomor HP, email, nama gadis ibu kandung, dan kode pos. Pastikan semua data yang kamu masukkan valid, karena data tersebut akan digunakan untuk verifikasi data diri.

    8. Masukkan Kode OTP

    Berikutnya lakukan verifikasi nomo HP dengan memasukkan kode OTP yang sudah dikirim ke nomor HP yang sudah kamu daftarkan. Jika sudah memasukkan kode OTP, klik tombol “Lanjut”.

    9. Ambil Video

    Ambil Video

    Selain foto KTP dan melengkapi data diri, kamu juga diminta melakukan perekaman video untuk verifikasi diri. Lakukan perekaman video dengan klik “Ambil Video”.

    Perlu kamu ketahui bahwa proses perekaman video akan berlangsung selama 8 detik. Disarankan tidak menggunakan benda-benda yang dapat menutupi wajah seperti kacamata, topi, dan masker.

    10. Ambil Foto Selfi dan KTP

    Foto Selfie dan KTP

    Selanjutnya klik tombol “Lanjutkan” lalu ambil foto selfi sambil memegang foto KTP. Pastikan e-KTP yang kamu gunakan sesuai yang sudah kamu daftarkan. Selain itu, pastikan e-KTP tidak menutupi wajah dan terlihat jelas dan menyeluruh.

    11. Bubuhkan Tanda Tangan

    bubuhkan Tanda Tangan

    Langkah berikutnya bubuhkan tanda tangan pada kotak yang sudah disediakan sesuai tanda tangan yang tertera pada e-KTP. Jika sudah membubuhkan tanda tangan, klik tombol “Gunakan Tanda Tangan”.

    12. Verifikasi Data

    Verifikasi data Berhasil

    Kemudian sistem akan melakukan verifikasi data. Jika data yang dimasukkan valid, maka akan muncul pesan “Verifikasi anda telah berhasil, silahkan untuk ke tahapan selanjutnya”. Klik “Selanjutnya” untuk melanjutkan proses pembukaan rekening.

    13. Lengkapi Data

    Selanjutnya, kamu akan diminta untuk melengkapi data pembukaan rekening seperti data diri, kontak, alamat sesuai KTP dan domisili, data pekerjaan, dan data keuangan.

    14. Setujui Syarat dan Ketentuan

    Centang Syarat dan Ketentuan

    Silahkan simak Syarat dan ketentuan yang tampil pada layar, untuk melanjutkan pembukaan rekening, ceklist semua item tersebut lalu klik tombol “Lanjut”.

    15. Verifikasi Nomor HP

    Kemudian kamu diminta untuk memasukkan 6 digit kode verifikasi yang dikirim ke nomor HP sebagai proses validasi tanda tangan digital. Setelah memasukkan kode verifikasi, klik tombol “Lanjut”.

    16. Konfirmasi Pendaftaran

    Periksa kembali data pendaftaran rekening baru seperti nama pemilik rekening, nomor KTP, jenis tabungan, dan kantor BRI pengelola rekening. Jika sudah sesuai silahkan klik “Konfirmasi”.

    17. Transfer Setoran Awal

    Setor dana Awal

    Terakhir untuk mengaktifkan rekening bank BRI kamu, silahkan lakukan penyetoran awal sesuai nominal setoran yang tertera pada layar. Pastikan menyetor sesuai batas waktu yang telah di tentukan.

    Jika sudah melakukan penyetoran saldo awal, maka rekening bank BRI kamu otomatis aktif dan sudah bisa melakukan transaksi.

    Keuntungan Memiliki Rekening BRI

    Ada berbagai keuntungan jika kamu memiliki rekening dan tabungan di Bank BRI, antara lain:

    • Mempunyai jangkauan yang luas
    • Memiliki layanan internet banking dan mobile banking
    • Bisa membuka rekening bri secara online
    • Mengirim uang secara rutin dan otomatis
    • Memberikan perlindungan dari resiko kecelakaan
    • Kemudahan menabung karena syarat menabung mudah
    • Setoran awal dan saldo minimum rendah
    • Kesempatan menang hadiah
    • Didukung automatic fund transfer (AFT)
    • Biaya administrasi perbulan rendah
    • Bisa menambah 3 rekening
    • Bisa buat belanja online

    Itulah cara buka rekening BRI online dengan mudah tanpa ke bank yang bisa kamu ikuti langkah-langkahnya. Dengan demikian, kamu bisa memiliki rekening dengan mudah dan praktis tanpa harus mengantri.

  • Apa Itu Extended Stay di Hotel dan Durasi Waktunya

    Apa Itu Extended Stay di Hotel dan Durasi Waktunya

    Buat kamu yang terbiasa bermalam di hotel dan pernah melakukan perpanjangan masa menginap pasti sudah paham dengan apa itu extended stay.

    Biasanya, hotel kelas menengah ke atas kerap menawarkan layanan ini untuk kenyamanan para tamu, bahkan di menit-menit terakhir waktu check-out awal.

    Nah, jika ingin mengetahui lebih lanjut, berikut ini penjelasan singkat apa itu extended stay di hotel dan durasi waktunya yang bisa dimanfaatkan tamu hotel.

    Apa Itu Extended Stay Hotel?

    Apa itu Extended Stay? Extended Stay Hotel adalah kondisi di mana tamu hotel melakukan perpanjangan masa menginap dalam durasi waktu tertentu sesuai kebutuhna.

    Umumnya, ketersediaan layanan extended stay ini difasilitasi oleh hotel kelas menengah ke atas untuk memudahkan tamu menambah durasi menginapnya.

    Bahkan, tidak jarang hotel juga memperbolehkan perpanjangan masa menginap di detik-detik terakhir waktu check-out yang sebelumnya direservasi saat awal check-in.

    Namun, sebenarnya istilah extended stay sendiri merupakan gabungan konsep hotel dan apartemen yang sebelumnya disebut apartment hotel atau aparthotel.

    Secara umum tamu mendapatkan fasilitas dan layanan dasar hotel, tetapi juga menikmati durasi menginap jangka panjang seperti apartemen versi tanpa kontrak berjangka.

    Cara Kerja Layanan Extended Stay di Hotel

    Cara kerja layanan extended stay di hotel sendiri sebenarnya hampir sama dengan reservasi kamar hotel biasa di awal, yaitu melalui front desk, telepon, maupun online.

    Untuk menambah masa perpanjangan menginap, umumnya pihak hotel memberlakukan aturan durasi waktu minimal tertentu.

    Hanya saja, tamu yang memperpanjang waktu menginap dalam satu kamar biasanya dihuni maksimal empat orang.

    Jika melebihi kapasitas tersebut, kemungkinan besar akan dikenakan biaya tambahan, kecuali untuk tamu anak-anak.

    Terkait harga kamar extended stay hotel, biasanya akan ada penawaran tarif khusus yang lebih rendah atau diskon jika memesan jumlah malam minimum sesuai kebijakan hotel.

    Menariknya, tamu bisa memesan tipe kamar apa saja untuk layanan extended stay hotel, termasuk Suite Room, sesuai ketersediaan setelah tanggal pemesanan.

    Namun, umumnya layanan ini akan sulit diberikan oleh hotel yang berada di area populer, terlebih selama high season.

    Fasilitas Extended Stay di Hotel

    Ada beberapa fasilitas extended stay di hotel yang umumnya akan didapatkan tamu yang memperpanjang masa menginapnya, antara lain sebagai berikut.

    • Akses WiFi gratis dalam kamar berkecepatan tinggi.
    • Televisi dengan dukungan Netflix dan layanan aplikasi sejenis lainnya.
    • Transportasi antar jemput ke bandara, pusat perbelanjaan besar, tempat wisata, dan pusat bisnis.
    • Laundry mandiri.
    • Fasilitas dapur lengkap dengan kulkas, microwave, dan oven.
    • Fasilitas rekreasi seperti kolam renang dan bak mandi air panas, lounge, bioskop, hingga gym.
    • Ruang konferensi dan pusat bisnis dengan akses printer.
    • Layanan sarapan, makanan ringan, dan mesin penjual otomatis.
    • Tempat parkir, taman, mini market, dan layanan tamu 24/7.

    Target Pasar Layanan Hotel Extended Stay

    Target pasar layanan hotel extended stay biasanya menyasar tamu yang melakukan perjalanan bisnis dan menginap di hotel kelas menengah atas yang nyaman.

    Selain itu, beberapa tipe tamu keluarga, baik pasangan maupun keluarga yang melakukan sedang liburan juga kerap membutuhkan layanan menginap yang diperpanjang ini.

    Tipe tamu tersebut biasanya membutuhkan kenyamanan rumah tanpa komitmen hipotek atau sewa di mana terdapat fasilitas dapur pribadi dan fasilitas terkait lainnya di hotel.

    Jadi, secara umum layanan extended stay hotel yang menawarkan masa menginap diperpanjang mampu menarik konsumen dari semua lapisan masyarakat.

    Durasi Menginap Extended Stay di Hotel

    Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, pihak pengelola penginapan akan memberlakukan kebijakan durasi menginap extended stay di hotel.

    Meski setiap hotel memiliki aturan masa menginap diperpanjang yang berbeda-beda, tetapi umumnya para tamu dapat menginap tanpa batasan maksimal.

    Hanya saja, tamu yang ingin memperpanjang masa menginap setidaknya sudah memesan kamar dengan durasi minimal 5 -7 malam.

    Jadi, tidak heran jika tamu hotel yang meminta extended stay bisa menikmati pengalaman menginap “bak di rumah sendiri” yang fleksibel dengan layanan dan fasilitas terbaik.

    Bahkan beberapa wisatawan yang melakukan perjalanan bisnis maupun liburan bisa menggunakan hotel extended stay sebagai tempat tinggal sementara yang nyaman.

    Itulah tadi penjelasan singkat apa itu extended stay di hotel dan durasi waktunya yang bisa dimanfaatkan tamu hotel yang kami rangkum untuk memudahkan pemahaman.

    Melalui informasi di atas, kamu bisa mengetahui apa itu extended stay dan menggunakan layanan tersebut jika dirasa membutuhkan.

  • Apa Itu Extra Charge di Hotel Beserta Fasilitasnya

    Apa Itu Extra Charge di Hotel Beserta Fasilitasnya

    Bagi kamu yang terlibat dalam bisnis perhotelan atau sering menginap di hotel, pasti sudah tidak asing lagi dengan apa itu extra charge.

    Biasanya, pihak manajemen hotel memberlakukan extra charge ini untuk beberapa fasilitas tertentu di luar pelayanan standar yang harus dibayarkan oleh tamu.

    Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini penjelasan tentang apa itu extra charge di hotel beserta fasilitasnya yang akan dikenai biaya tambahan.

    Apa Itu Extra Charge?

    Apa itu Extra Charge? Extra charge adalah biaya tambahan di luar tarif normal kamar yang harus dibayar tamu untuk pelayanan yang sudah diberikan oleh pihak hotel.

    Biasanya, staf front desk akan memberikan informasi terkait biaya tambahan atas beberapa fasilitas tertentu saat tamu membutuhkannya.

    Beberapa yang cukup umum dikenakan extra charge berupa kasur tambahan di mana terkadang tamu membutuhkan fasilitas ini saat kapasitas bed yang ada dirasa kurang.

    Namun, sebenarnya masih ada fasilitas maupun layanan dari hotel lainnya yang dikenakan extra charge hingga menimbulkan tagihan tambahan dalam billing saat akan check out.

    Fasilitas Hotel yang Dikenai Extra Charge

    Jika kamu cukup awam dengan tagihan biaya tambahan ini dan ingin mengetahui apa saja fasilitas hotel yang dikenai extra charge, simak penjelasan berikut ini.

    1. Extra Bed

    Fasilitas hotel yang paling umum dikenai extra charge adalah extra bed atau tambahan kasur yang biasanya diminta tamu saat membutuhkan.

    Kondisi ini sering terjadi saat tamu yang menempati satu kamar melebihi kapasitas standar hingga memutuskan untuk disediakan tempat tidur tambahan.

    Mengingat kasur tambahan ini memang menjadi salah satu fasilitas berbayar, pihak hotel pun memiliki kebijakan terkait penetapan biaya yang dikenakan.

    Namun, biasanya petugas hotel sudah memastikan kepada tamu bahwa ada kebijakan hotel biaya tambahan untuk extra bed saat check-in atau bahkan sejak melakukan reservasi.

    2. Extra Pillow

    Jika ada tamu yang menginap dan membutuhkan bantal tambahan hingga meminta kepada petugas hotel, bisa dipastikan layanan ini juga akan dikenakan extra charge.

    Fasilitas extra pillow di beberapa hotel memang akan dikenakan biaya tambahan, terlebih jika ada permintaan bantal dengan kebutuhan khusus.

    Namun, kebijakan extra pillow berbayar ini tidak selalu sama sebab ada juga hotel yang menyediakan bantal tambahan secara gratis.

    Oleh karena itu, penting bagi pihak hotel untuk selalu menyampaikan informasi terkait biaya bantal tambahan kepada tamu sejak awal.

    3. Minibar

    Hotel berbintang umumnya menyediakan fasilitas minibar di dalam kamar yang juga akan dikenakan extra charge.

    Layanan minibar sendiri berupa makanan dan minuman ringan yang jika diambil dan dikonsumsi tamu maka akan muncul biaya tambahan dalam billing check-out.

    4. Baby Cot

    Beberapa hotel berlabel child friendly tidak jarang juga menyediakan baby cot atau tempat tidur khusus bayi sebagai fasilitas yang dikenai extra charge.

    Hal ini diterapkan pihak hotel sebab ada tamu yang bepergian bersama bayi dan membutuhkan layanan khusus berupa ketersediaan baby cot.

    Mengingat fasilitas ini tidak masuk layanan standar kamar hotel, tidak heran jika muncul biaya tambahan yang akan ditagihkan kepada tamu dengan tarif sesuai kebijakan masing-masing hotel.

    5. Telepon Keluar Hotel

    Fasilitas lainnya yang mungkin akan dikenakan extra charge yaitu penggunaan telepon keluar hotel, terlebih jika melibatkan panggilan jarak jauh atau internasional.

    Penggunaan layanan telepon ini dari dalam kamar akan menimbulkan biaya tambahan bagi tamu hingga staf hotel harus memberikan informasi tersebut sejak awal.

    6. Layanan Room Service

    Room service juga menjadi fasilitas berikutnya yang dikenakan extra charge jika tamu memesan layanan ini melalui resepsionis.

    Di antaranya, layanan pesan antar makanan dan minuman ke kamar yang memang difasilitasi oleh hotel selama 24 jam.

    Tarif atau biaya room service sendiri bisa berbeda-beda di tiap hotel tergantung kebijakan manajemen yang diberlakukan.

    7. Layanan Spa Hotel

    Jika menginap di hotel dan ada penawaran layanan spa, kemungkinan besar fasilitas ini juga akan dikenakan extra charge.

    Biasanya layanan ini menawarkan pijatan hingga perawatan wajah dan kecantikan bagi tamu yang ingin lainnya memanjakan diri.

    Nantinya, pihak hotel akan menetapkan biaya terpisah untuk masing-masing layanan spa dengan biaya tambahan sesuai jenis dan durasi.

    8. Layanan Antar Jemput Bandara

    Hotel berbintang hingga resort yang kerap menjadi tujuan wisatawan domestik dan mancanegara seringkali menyediakan layanan antar jemput bandara.

    Wisatawan yang sudah melakukan reservasi kamar hotel bisa meminta layanan ini jika tidak membawa kendaraan pribadi untuk menuju ke hotel.

    Sering kali fasilitas airport shuttle ini juga akan dikenakan extra charge dengan tarif yang bervariasi sesuai kebijakan hotel.

    Itulah tadi penjelasan tentang apa itu extra charge di hotel beserta fasilitasnya yang sudah kami rangkum.

    Dengan mengetahui informasi tersebut, kamu akan bisa mempersiapkan biaya tambahan andai menggunakan fasilitas-fasilitas berbayar di hotel.

  • Perbedaan Check-in dan Check-out Hotel Beserta Prosesnya

    Perbedaan Check-in dan Check-out Hotel Beserta Prosesnya

    Jika kamu pernah menginap di hotel, tentu sudah tidak asing lagi dengan perbedaan check-in dan check-out dalam proses reservasi kamar sejak awal hingga akhir.

    Hotel yang merupakan penyedia hunian sementara bagi wisatawan saat liburan tentunya memiliki aturan tertentu terkait pemesanan kamar, termasuk perihal check-in dan check-out.

    Nah, untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini perbedaan check-in dan check-out hotel beserta kebijakan dan prosesnya yang akan memudahkan pemahaman.

    Pengertian Check-in dan Check-out Hotel

    Agar lebih dapat memahami dengan baik, penting untuk mengetahui pengertian check-in dan check-out hotel terlebih dulu.

    Check-in hotel adalah proses awal saat seseorang baru saja tiba di hotel dan menjalani tahapan pendaftaran diri untuk menginap di bagian resepsionis.

    Umumnya, proses ini akan melibatkan tahapan penyerahan identitas, pembayaran, hingga penerimaan kunci kamar yang direservasi.

    Sedangkan check-out hotel adalah proses di mana tamu mengakhiri masa menginap melalui tahapan pengembalian kunci kamar serta pembayaran tagihan yang belum dilunasi.

    Jadi, dapat disimpulkan jika check-in merupakan awal dari masa menginap dan check-in adalah masa akhirnya.

    Kebijakan Waktu Check-in dan Check-out

    Dalam proses reservasi kamar untuk menginap di hotel, terdapat aturan waktu check-in dan check-out yang secara umum diberlakukan dalam dunia bisnis perhotelan.

    Biasanya, hotel dengan jenis maupun kelas apa pun mengatur kebijakan waktu check-in pukul 14.00 dan waktu check-out pukul 12.00 keesokan harinya.

    Bukannya tanpa alasan, pengaturan jam check-in dan check-out tersebut berkaitan erat dengan proses pelayanan terbaik bagi tamu yang menginap.

    Aturan check-in pukul 14.00 akan memungkinkan petugas housekeeping memiliki waktu untuk membersihkan dan merapikan kamar setelah ditinggal tamu check out.

    Dengan jeda waktu yang cukup, tamu baru yang akan menempati kamar tersebut bisa menempati ruangan yang bersih, nyaman, serta wangi.

    Selain itu, petugas hotel juga bisa memastikan jika tidak ada barang milik tamu sebelumnya yang tertinggal di dalam kamar.

    Sedangkan alasan waktu check-out pukul 12.00 lebih kepada bentuk pelayanan kepada tamu agar mendapat kualitas tidur yang cukup.

    Di samping itu, tamu yang akan mengakhiri masa menginap juga memiliki waktu untuk mengemasi barang dengan leluasa.

    Istilah Khusus Check-in dan Check-out

    Meski sudah ada kebijakan dan aturan yang diberlakukan secara umum, tetapi dalam praktiknya muncul istilah khusus check-in dan check-out yang sering dijumpai.

    Ada early check-in dan late check-out yang juga sudah tidak asing lagi dalam dunia perhotelan di mana tamu tidak mengikuti kebijakan waktu yang berlaku.

    Secara harafiah, early check-in diartikan sebagai kondisi di mana tamu yang menginap masuk kamar sebelum waktu check-in.

    Sedangkan late check-out merupakan situasi saat tamu tidak meninggalkan kamar hotel sesuai waktu yang telah ditentukan karena alasan tertentu.

    Biasanya, tamu akan diminta melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak hotel jika berada dalam kondisi yang memaksa melakukan early check-in atau late check-out.

    Kondisi ini sebenarnya cukup berdampak pada sistem pengaturan kamar hotel, terutama late check-out  yang mengakibatkan penundaan proses check ini tamu selanjutnya.

    Bahkan early check-in sendiri juga berpotensi membuat tamu yang akan masuk tidak segera mendapat kamar apabila tingkat okupansi tinggi dan terjadi fully booked.

    Pihak hotel kemudian akan membebankan biaya tambahan dengan tarif sesuai kebijakan manajemen sebagai solusi atas situasi early check-in dan late check-out tersebut.

    Proses Check-in dan Check-out Hotel

    Terkait proses check-in dan check-in hotel sebenarnya tidak sulit dan cukup mudah dilakukan secara mandiri sebab staf front desk akan membantu dan memandu setiap tahapannya.

    Untuk proses check-in hotel, kamu bisa mengikuti panduan langkah berikut ini agar tidak merasa canggung saat akan memesan kamar.

    • Datangi resepsionis di front desk saat memasuki lobby hotel.
    • Lakukan pendaftaran dan serahkan data-data yang dibutuhkan petugas untuk proses identifikasi.
    • Staf front desk akan memberikan pengantar tentang hotel dan menjelaskan fasilitas serta peraturan hotel.
    • Jika sudah mendapat kamar sesuai pilihan, tamu akan mendapat kunci kamar dan barang-barang bisa dibawa ke kamar oleh tamu atau staf hotel.

    Sedangkan untuk proses check-out hotel, langkah-langkah mengakhiri masa menginap bisa dilakukan sebagai berikut.

    • Datangi resepsionis untuk melakukan proses check-out.
    • Setelah itu mendapat informasi ini, tamu akan diminta membayar tagihan yang belum dilunasi, termasuk biaya tambahan seperti laundry, minibar, dan lainnya.
    • Jika proses pembayaran sudah lunas, petugas front desk akan mencetak billing dan tamu siap untuk check-out.

    Demikianlah penjelasan tentang perbedaan check-in dan check-out hotel beserta kebijakan dan prosesnya yang kami rangkum untuk memudahkan pemahaman.

    Setelah mengetahui perbedaan check-in dan check-out, kamu akan bisa mengikuti tahapan-tahapannya sesuai aturan yang diberlakukan pihak hotel.

    Pastikan juga untuk memperhatikan waktu check-in dan check-out yang ditetapkan agar tidak perlu membayar biaya tambahan.

  • 56 Istilah dalam Perhotelan yang Wajib diketahui Hotelier

    56 Istilah dalam Perhotelan yang Wajib diketahui Hotelier

    Ada banyak istilah dalam perhotelan yang perlu diketahui oleh para hotelier yang bekerja di Industri Perhotelan, baik itu istilah khusus ataupun teknis yang menjadi bagian integral dari aktivitas di perhotelan.

    Sebagaimana yang diketahui, bahwa industri perhotelan merupakan bisnis yang mencakup pengelolaan hotel, seperti operasional, manajemen, dan pelayanan tamu.

    Dalam Industri Perhotelan melibatkan berbagai aspek seperti akomodasi, manajemen fasilitas, kebersihan, pemasaran, layanan pelanggan, makanan dan minuman.

    Sehingga, tentu saja ada banyak istilah-istilah yang perlu diketahui bagi para hotelier. Lalu, apa saja istilah dalam perhotelan yang perlu diketahui?

    Istilah dalam Perhotelan yang Wajib Diketahui Hotelier

    Berikut adalah istilah dalam perhotelan dan artinya yang wajib diketahui bagi para hotelier:

    1. Reservasi

    Reservasi merupakan istilah dalam perhotelan yang merujuk pada proses pemesanan kamar atau layanan hotel.

    2. Check-In

    Check-In merupakan proses pendaftaran tamu di hotel sebelum mendapatkan kunci kamar hotel.

    3. Check-Out

    Check-out merupakan proses yang dilakukan tamu hotel sebelum meninggalkan hotel setelah menginap, termasuk pengeluaran barang, pengembalian kunci kamar, dan pembayaran tagihan atau bill.

    4. Extra Charge

    Extra Charge merupakan biaya tambahan yang perlu dibayar oleh tamu ketika menggunakan layanan tambahan dari hotel.

    5. Extended Stay

    Extended Stay merupakan istilah yang digunakan untuk tamu yang melakukan perpanjangan menginap.

    6. Room Service

    Room Service merupakan layanan tamu hotel yang mencakup pesanan makanan dan minuman.

    7. Front Office

    Front Office merupakan departemen hotel yang berhubungan langsung dengan pelanggan, seperti resepsionis, pramutamu, porter, dan lainnya.

    8. Back Office

    Back Office merupakan divisi di sebuah hotel yang tidak berhubungan langsung dengan tamu hotel, seperti Executive chef, staf dapur, sous chef, HRD, dan lainnya.

    9. Single Bed

    Single Bed merupakan bentuk tempat tidur di hotel yang dikhususkan untuk satu orang, biasanya memiliki ukuran Kasur 100 x 200 cm.

    10. Double Bed

    Double Bed merujuk pada ukuran tempat tidur yang lebih besar, biasanya memiliki ukuran sekitar 120 x 200 cm, 140 x 200 cm, atau 160 x 200 cm.

    11. Twin Bed

    Twin Bed merujuk pada dua tempat tidur single bed yang tersedia di dalam kamar hotel. Untuk ukuran Twin Bed biasanya sekitar 90 x 200 cm atau 100 x 200 cm.

    12. Buffet

    Buffet merupakan bentuk penyajian dalam bentuk buffet dengan berbagai pilihan makanan atau bisa disebut dengan prasmanan.

    13. All You Can Eat

    All You Can Eat merujuk pada jenis makanan dimana tamu hotel dapat memilih menu yang disediakan dan mengkonsumsi sepuasnya.

    14. Early Check In

    Early Check In merujuk pada tamu yang melakukan Check-in lebih awal sebelum waktu yang telah ditentukan.

    15. Room Rate

    Room Rate adalah harga yang harus dibayarkan tamu saat menginap di hotel.

    16. Room Status

    Room Status merujuk pada status kamar apakah berstatus terisi atau kosong.

    17. Late Check Out

    Late Check Out merujuk pada tamu yang telat melakukan Check out sesuai waktu yang telah ditentukan.

    18. Fully Booked

    Fully Booked merujuk pada status kamar hotel yang sudah penuh atau tidak ada kamar yang kosong.

    19. Bar

    Bar merupakan area santai yang berbentuk resto.

    20. Minibar

    Minibar merupakan kulkas kecil di kamar hotel yang berisi makanan ringan dan minuman.

    21. Standard Room

    Standard Room merujuk pada jenis kamar hotel standard yang artinya memiliki fasilitas standard dan harga yang paling rendah.

    22. Superior Room

    Superior Room merujuk pada ukuran ruangan yang lebih luas dari Standard Room.

    23. Deluxe Room

    Deluxe Room adalah jenis kamar hotel yang memiliki ukuran yang lebih luas dari Superior Room dan fasilitas yang lebih tinggi.

    24. Suite Room

    Suite Room merujuk pada jenis kamar yang memiliki ukuran kamar tidur yang lebih luas, atau bisa juga disebut jenis kamar yang paling mahal di hotel.

    25. Family Room

    Family Room merupakan tipe kamar yang disediakan untuk tamu yang ingin menginap bersama dua orang lebih, atau bisa juga disebut tipe kamar untuk keluarga.

    26. Bell Boy

    Bell Boy merupakan petugas hotel yang memiliki tugas membantu tamu membawakan barang bawannya sampai di kamar.

    27. Extra Bed

    Extra Bed merupakan tempat tidur tambahan yang dipesan oleh tamu jika kekurangan tempat tidur.

    28. Rate Plan

    Rate Plan merujuk pada harga sewa kamar yang tersedia pada hotel.

    29. Contract Rate

    Contract Rate merupakan harga kamar yang diberikan pihak hotel kepada tamu dengan mengacu pada syarat dan ketentuan tertentu.

    30. Connecting Room

    Connecting Room merujuk pada dua kamar hotel saling terhubung yang dihubungkan dengan pintu khusus ditengah ruangan kamar tersebut.

    31. ETA

    ETA (Estimated Time Arrival) merupakan perkiraan waktu kedatangan.

    32. PAX

    PAX merujuk pada jumlah orang yang bisa ditampung dalam satu kamar hotel.

    33. OTA

    OTA (Online Travel Agent) merupakan aplikasi atau situs web yang menyediakan layanan pembelian dan reservasi perjalanan wisata, termasuk juga reservasi hotel. Contohnya: Traveloka,Tiket.com, Agoda, dll.

    34. VHO

    VHO merujuk pada perusahaan yang tidak memiliki bangunan hotel tetapi dapat menjual berbagai kamar dengan cara bekerjasama kepada para penyedia akomodasi.

    35. Amenitas

    Amenitas merupakan fasilitas di luar akomodasi, seperti restoran, taman, fasilitas umum, dll.

    36. Concierge

    Concierge merupakan staf hotel yang bertugas memberikan informasi dan bantuan terhadap tamu terkait kebutuhan di luar hotel.

    37. High Season

    High Season merujuk pada hari dimana biasanya jumlah orang meningkat mengunjungi tempat berlibur, termasuk juga hotel. Ketika High Season, biasanya harga sewa kamar hotel juga mengalami kenaikan.

    38. Low Season

    Low Season merupakan kebalikan dari High Season, dimana jumlah tamu hotel tidak banyak dan biasanya harga sewa kamar hotel juga lebih murah.

    39. Direct Booking

    Direct Booking merupakan proses pemesanan kamar hotel yang dilakukan secara langsung dari hotel, baik melalui website resmi hotel ataupun melalui nomor telepon.

    40. Occupancy Rate

    Occupancy Rate persentase jumlah kamar hotel yang sudah ditempati tamu dengan seluruh kamar yang tersedia di hotel.

    41. Guaranteed Reservation

    Guaranteed Reservation merujuk pada reservasi kamar yang dilakukan dengan mengharuskan adanya jaminan pembayaran.

    42. Tentative Reservation

    Tentative Reservation merupakan proses booking yang tidak mesti harus memberikan jaminan pembayaran.

    43. Overbooking

    Overbooking merupakan keadaan dimana hotel menerima tamu melebihi jumlah kamar yang tersedia.

    44. Rack Rate

    Rack Rate merupakan harga kamar standard yang diberlakukan sebelum diberlakukannya diskon.

    45. Upselling

    Upselling merupakan strategis menawarkan fasilitas atau layanan kepada tamu untuk meningkatkan pengalaman menginap mereka dengan biaya tambahan.

    46. All-Inclusive

    All-Inclusive merujuk pada layanan hotel yang mencakup hidangan makanan dan minuman, serta aktivitas yang dipaketkan dalam satu harga.

    47. Turndown Service

    Turndown Service merupakan layanan perapian kamar dan persiapan tidur pada malam hari.

    48. Valet Parking

    Valet Parking merujuk pada layanan parkir yang disediakan hotel dengan biaya tambahan.

    49. Booking Engine

    Booking Engine merupakan platform yang memungkinkan tamu melakukan reservasi online melalui situs web hotel.

    50. Room Block

    Room Block merujuk pada kamar hotel yang dipesan untuk keperluan tertentu, misalnya acara pernikahan atau acara penting lainnya.

    51. Complimentary

    Complimentary mengacu pada layanan atau barang yang disediakan oleh hotel yang dapat digunakan secara gratis oleh tamu.

    52. Conference Room

    Conference Room merupakan fasilitas berupa ruangan khusus yang disediakan untuk pertemuan atau konferensi di dalam hotel.

    53. Corporate Rate

    Corporate Rate merupakan harga khusus yang ditawarkan kepada para tamu yang datang atas nama perusahaan.

    54. Pillow Menu

    Pillow Menu merupakan layanan yang disediakan oleh hotel dimana tamu bisa memilih jenis bantal yang mereka inginkan untuk kenyamanan saat tidur.

    55. Buffet Breakfast

    Buffet Breakfast merupakan menu sarapan yang disajikan dalam bentuk buffet atau prasmanan.

    56. House Rules

    House Rules merupakan aturan atau kebijakan hotel yang harus di patuhi oleh para tamu dan staf.

    Jadi, itulah tadi beberapa istilah dalam perhotelan yang wajib diketahui ketika bekerja di Industri Perhotelan atau sebaga hotelier.

    Selain dari beberapa istilah dalam perhotelan yang sudah disebutkan diatas, tentu masih ada istilah lainnya yang belum kami cantumkan. Kamu bisa mencari referensi lainnya untuk mengetahui beberapa istilah lainnya yang belum ada di artikel ini.