Berwisata ke kompleks candi yang ada di daerah Yogyakarta memang selalu menarik untuk dikunjungi, salah satunya Candi Sambisari.
Bangunan candi yang dulunya tertimbun lahar Gunung Merapi akibat letusan besar pada abad ke-11 ini semakin mencuri perhatian wisatawan.
Jika kamu tertarik untuk berkunjung, berikut ulasan tentang Candi Sambisari yang meliputi daya tarik, tiket masuk, jam buka, fasilitas, dan lokasi.
Mengenal Candi Sambisari
Candi Sambisari adalah salah satu peninggalan sejarah di Kabupaten Sleman, Yogyakarta yang menggambarkan keindahan arsitektur Hindu.
Strukturnya mirip Candi Prambanan, kompleks candi ini awalnya tersembunyi di bawah permukaan tanah sedalam 6,5 meter pasca erupsi Gunung Merapi pada awal abad ke-11.
Awal penemuan candi terjadi secara tidak sengaja oleh seorang petani pada tahun 1966 saat sedang mencangkul sawahnya dan menghantam benda keras.
Penemuan Candi ini kemudian mengungkap sejarah di era Mataram Kuno dengan arsitektur Hindu yang memuat relief-relief Ramayana dan Krishnayan.
Menurut perkiraan para ahli, Candi Sambisari berada di masa yang sama dengan Candi Prambanan dan Candi Plaosan sekitar abad ke 9 -10 M.
Daya Tarik Candi Sambisari
Daya tarik Candi Sambisari antara lain keunikan arsitektur candi, relief dan arca khas candi Hindu, hingga suasana kompleks candi yang tenang.
1. Keunikan Arsitektur Candi
Daya tarik utama Candi Sambisari tidak lepas dari keunikan arsitektur candi yang memukau, baik dari sisi keindahan maupun kecanggihan.
Keindahan arsitektur yang terukir di batuan kaki candi menampilkan relief khas epos Ramayana dan Krishnayan.
Kelompok percandian Sambisari sendiri terdiri dari sebuah candi induk yang menghadap ke barat dan tiga buah candi perwara di depannya.
Bangunan candi induk terbuat dari batu andesit dengan dimensi 13,6 meter x 13,6 meter dan ketinggian mencapai 7,5 meter.
Di dalam bilik candi terdapat lingga-yoni dengan cerat yoni yang menghadap ke arah utara, sedangkan di kanan kiri pintu masuk terdapat relung Dewa Mahakala dan Nandiswara.
Di sisi luar dinding candi terdapat relung-relung Dewi Durga, Ganesha, dan Agastya dengan hiasan kepala kala.
Selain itu, di Candi ini terdapat juga lorong ritual dan sistem drainase yang tergolong canggih pada masanya.
2. Relief dan Arca Khas Candi Hindu
Sisi menarik lain dari Candi ini yaitu adanya sejumlah relief dan arca memesona dengan kisah-kisah sejarah yang penting di masa lampau.
Keindahan relief dan arca ini terlihat dari detail halus pada setiap ukuran di bagian dinding candi hingga memukau wisatawan, terutama pencinta sejarah dan budaya.
Bukan sekadar indah, pengunjung wisata juga disuguhkan dengan pengetahuan tentang sejarah Kerajaan Mataram Kuno.
3. Suasana Kompleks Candi
Terlepas dari sisi arsitektur, keindahan, dan kecanggihan teknologinya, suasana kompleks candi menawarkan ketenangan karena berada di kawasan pedesaan.
Suasana alam yang damai, udara yang menyegarkan dan jauh kebisingan perkotaan membuat wisatawan mendapat pengalaman baru.
Terlebih kompleks candi yang sudah mengalami pemugaran ini juga dihiasi rumput hijau di pelataran yang menambah asri suasana.
Bahkan wisatawan bisa duduk bersantai di area taman, berfoto dengan latar candi yang menawan, hingga berolahraga dan berwisata kuliner di sekitar kompleks candi.
Tiket Masuk Candi Sambisari
Tiket masuk Candi Sambisari yang diberlakukan sebesar Rp 5.000 per orang untuk wisatawan lokal, baik dewasa maupun anak-anak.
Namun, bagi wisatawan asing atau mancanegara akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang.
Selain itu, ada tarif parkir kendaraan dengan biaya Rp 2.000 untuk motor, Rp 5.000 untuk mobil, dan Rp 10.000 untuk bus wisata.
Jam Buka Candi Sambisari
Jam buka Candi Sambisari yaitu mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB dan berlaku setiap hari, termasuk saat akhir pekan dan hari libur nasional.
Jadi, pengunjung wisata bisa datang kapan pun sesuai jam operasional di kawasan wisata Sleman ini.
Fasilitas Candi Sambisari
Fasilitas Candi Sambisari meliputi toilet umum, mushola, area duduk, papan dan ruang informasi, tempat parkir yang memadai, hingga spot kuliner.
Tentunya dukungan fasilitas tersebut sudah cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan wisatawan agar merasa nyaman selama kunjungan.
Lokasi Candi Sambisari
Lokasi Candi Sambisari terletak di Jl. Candi Sambisari, Sambisari, Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Untuk menuju lokasi candi sebenarnya cukup mudah karena jarak tempuh dari Bandara Adi Sucipto tidak terlalu jauh sekitar 3 kilometer.
Rute yang bisa kamu tempuh juga ada beberapa pilihan, seperti via Jalan Adi Sucipto lalu mengarah ke persimpangan Pasar Sorogeneng.
Kamu juga bisa melalui rute dari Jogja Bay atau Stadion Maguwoharjo dan mengambil jalur yang searah dengan Candi Kadisoka.
Rute lainnya yaitu melalui Selokan Mataram dan ikuti petunjuk arah hingga sampai ke Jalan Candi Sambisari.
Namun, untuk memudahkan panduan arah terbaik, kamu bisa memanfaatkan fitur bantuan Google Maps atau aplikasi penunjuk jalan sejenisnya.
Demikian ulasan tentang Candi Sambisari yang meliputi daya tarik, tiket masuk, jam buka, fasilitas, dan lokasi yang kami rangkum.
Melalui gambaran umum di atas, kamu bisa merencanakan kunjungan ke tempat wisata ini bersama orang tersayang.
Selain itu, kamu juga bisa menemukan wisata di Sleman, Yogyakarta lainnya untuk dikunjungi saat akhir pekan atau pada momen hari libur tertentu.
Buat kamu yang sedang merencanakan wisata ke kawasan Yogyakarta, pastikan untuk memasukkan Monumen Jogja Kembali dalam daftar kunjungan.
Terlebih jika menyukai destinasi wisata museum dan wawasan sejarah, monumen ini akan menjadi pilihan terbaik yang memberikan pengalaman berkesan.
Nah, sebagai gambaran umum, simak ulasan tentang Monumen Jogja Kembali yang meliputi daya tarik, harga tiket masuk, jam buka, dan lokasi berikut ini.
Mengenal Monumen Jogja Kembali
Monumen Jogja Kembali adalah salah satu objek wisata di Yogyakarta yang menawarkan pengalaman kunjungan museum dengan sejarah menarik.
Populer dengan sebutan Monjali, monumen setinggi 31,8 meter ini berdiri di atas lahan seluas 49.920 meter persegi.
Monjali sendiri dibangun untuk memperingati keberhasilan para pejuang merebut Jogja dari Belanda dan kembali berfungsi sebagai ibukota negara Republik Indonesia.
Di dalamnya terdapat koleksi relief perjuangan, diorama penyerangan Belanda, hingga peringatan Proklamasi Kemerdekaan di Gedung Agung Yogyakarta.
Uniknya lagi, Monjali juga memiliki ruang hening di lantai teratas untuk merenungi perjuangan para pahlawan dan mendoakannya.
Daya Tarik Monumen Jogja Kembali
Daya tarik Monumen Jogja Kembali antara lain sejarah pendirian, bentuk bangunan yang unik, koleksi di Monjali, serta spot foto menarik.
1. Sejarah Pendirian
Daya tarik utama Monumen Jogja Kembali terletak pada sejarah pendirian yang berkaitan dengan kembalinya Yogyakarta di bawah kekuasaan Indonesia.
Jogja yang sempat Belanda berhasil direbut pada 29 Juni 1949 hingga akhirnya difungsikan kembali sebagai ibukota negara Repulik Indonesia.
Hal inilah yang melatarbelakangi pembangunan Monjali pada 29 Juni 1985 atas gagasan Kolonel Soegiarto yang kala itu menjabat sebagai Walikota Yogyakarta.
Selang 4 tahun, tepatnya pada 6 Juli 1989 pembangunan Monjali selesai dan diresmikan melalui penandatanganan prasasti oleh Presiden Soeharto.
2. Keunikan Bentuk Bangunan
Keunikan bentuk bangunan Monumen Jogja Kembali juga menjadi daya tarik lain yang tidak terpisahkan dan memikat wisatawan.
Bangunan monumen berbentuk gunung yang terdiri dari tiga lantai tersebut melambangkan kesuburan yang mengusung makna pelestarian budaya nenek moyang.
Menariknya lagi, letak bangunan Monjali ternyata tepat berada pada sumbu imajiner yang menghubungkan Kraton Jogja, Tugu, Merapi, Panggung Krapyak, dan Parangtritis.
3. Koleksi di Monjali
Koleksi di Monjali sudah menyambut wisatawan sejak memasuki area monumen dengan adanya replika replika Pesawat Guntai dan Pesawat Cureng di pintu timur.
Sedangkan di bagian dalam monumen, terdapat beberapa koleksi yang terbagi di setiap lantainya dengan keunikan masing-masing.
Lantai satu Monjali terdiri dari empat ruang museum yang menyimpan berbagai jenis koleksi sejarah yang beragam serta perpustakaan hingga auditorium.
Mulai dari koleksi proklamasi kemerdekaan Indonesia, perang gerilya dengan Sistem Pertahanan Rakyat Semesta, peristiwa Serangan Umum 1949, hingga koleksi Yogyakarta sebagai ibukota.
Di lantai dua Monumen Jogja Kembali terdapat 40 relief dan 10 diorama, sedangkan di lantai tiga paling atas menjadi ruang hening bernama Garba Graha.
4. Spot Foto Unik
Daya tarik berikutnya dari Monumen Jogja Kembali berupa spot foto unik dan menarik untuk diabadikan melalui bidikan lensa kamera.
Salah satunya yaitu spot-spot di pelataran monumen yang dikenal dengan nama Taman Pelangi atau Taman Lampion yang baru buka saat sore hari hingga malam hari.
Area pelataran Monjali pun dipenuhi lampion dalam berbagai bentuk dan warna, seperti flora, fauna, wajah pemimpin, hingga tokoh-tokoh kartun Jepang dan Disney.
Bahkan ada yang ditata di dalam tanah, bergantungan, menempel di dinding, dan berbaris seperti prajurit yang berjajar rapi.
Harga Tiket Masuk Monumen Jogja Kembali
Harga tiket masuk Monumen Jogja Kembali yaitu Rp 10.000 per orang yang berlaku untuk semua kalangan pengunjung wisata.
Tarif ini tergolong cukup murah mengingat wisatawan bukan hanya disediakan tempat rekreasi tetapi juga bisa sambil belajar tentang sejarah di Indonesia.
Menariknya lagi, pengelola wisata akan memberikan diskon sebesar 10% bagi wisatawan dengan pemesanan lebih dari 30 tiket.
Selain itu, pengunjung rombongan anak TK, yatim piatu, dan difabel juka akan mendapat potongan harga tiket sebesar 50%.
Jika ingin menyewa ruang serba guna indoor, pengunjung wisata akan dikenakan tarif sebesar Rp. 7.500.000 dan ruang serba guna outdo0r sebesar Rp. 10.000.000
Sedangkan tarif tiket parkir kendaraan di Monjali hanya Rp 2.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil.
Jam Buka Monumen Jogja Kembali
Jam buka Monumen Jogja Kembali mulai pukul 8 pagi sampai 4 sore setiap hari kecuali hari Senin karena Monjali menutup kunjungan wisata.
Jadi, kamu bisa memilih kunjungan kapan pun, baik saat hari biasa maupun hari libur nasional di luar hari Senin.
Lokasi Monumen Jogja Kembali
Lokasi Monumen Jogja Kembali terletak di Jl. Ring Road Utara, Jongkang, Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Untuk menuju ke Monjali tidak terlalu sulit karena lokasinya strategis dan mudah dijangkau dengan jarak tempuh sekuat 7,5 kilometer atau kurang lebih 16 menit dari pusat Kota Jogja.
Rute menuju Monumen Jogja Kembali bisa kamu ambil dengan melalui Tugu Jogja ke utara menuju ringroad utara.
Sesampainya di ringroad utara, ambil jalan ke arah kiri dan kamu akan sampai di lokasi Monjali yang ada di kiri jalan.
Jika membutuhkan panduan arah terbaik, kamu juga bisa menggunakan fitur Google Maps atau aplikasi penunjuk jalan sejenisnya.
Itulah tadi ulasan tentang Monumen Jogja Kembali yang meliputi daya tarik, harga tiket masuk, jam buka, dan lokasi yang sudah kami rangkum sebagai gambaran umum.
Dengan informasi di atas, kamu bisa merencanakan kunjungan wisata ke Monjali di momen liburan, akhir pekan, atau hari libur nasional.
Selain itu, kamu juga bisa menemukan wisata di Yogyakarta terdekat lainnya untuk dikunjungi dan dapatkan pengalaman berwisata yang seru, berkesan, serta menyenangkan.
Banjarnegara adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang dikenal dengan keindahan alam menakjubkan. Berkat lokasinya yang berada di dataran tinggi, pesona tempat wisata Banjarnegara meliputi beragam air terjun, danau, dan kawah yang dibingkai indahnya bentang pegunungan.
Bahkan, Banjarnegara juga punya situs sejarah yang ditetapkan sebagai cagar budaya, lho. Tidak heran jika Banjarnegara menjadi salah satu destinasi wisata yang diminati oleh pelancong.
Nah, kalau kamu termasuk pencinta alam, Banjarnegara wajib masuk dalam bucketlist untuk menikmati pengalaman liburan yang tak terlupakan. Berikut 19 tempat wisata di Banjarnegara yang tak boleh dilewatkan jika kamu berkunjung ke kabupaten ini.
1. Kawasan Candi Dieng
Kawasan Dieng terletak di dataran tinggi di Jawa Tengah. Mungkin ada yang bertanya-tanya, bukankah Dieng ada di Kabupaten Wonosobo? Ya, Dieng memang termasuk wilayah Kabupaten Wonosobo, tetapi juga Kabupaten Banjarnegara. Lebih tepatnya, wilayah Dieng terbagi antara kedua kabupaten tersebut.
Tempat wisata Banjarnegara yang satu ini wajib kamu kunjungi jika ada kesempatan. Pasalnya, kawasan Candi Dieng merupakan kawasan yang kaya akan peninggalan cagar budaya. Bagaimana tidak? Kumpulan candi yang terletak di kaki pegunungan Dieng ini didapuk sebagai bangunan keagamaan tertua di Jawa.
Status cagar budaya kawasan candi Dieng ditetapkan sekitar tahun 1970-an sebagai upaya untuk melindunginya dari kerusakan. Selain menikmati keindahan sebaran candi di areal yang cukup luas, kamu juga akan disambut dengan segarnya udara dataran tinggi dan barisan pegunungan yang memanjakan mata.
2. Padang Savana Dieng
Tidak berlebihan jika Dieng disebut sebagai negeri di atas awan. Dataran tinggi ini memang berada di 2.093 m dari atas permukaan laut. Dari sini, kamu bisa melihat dataran rendah yang terhampar di bawah. Terlebih, kabut tebal kerap menyelimuti di pagi hari sehingga terasa bak dikelilingi awan.
Nah, kamu bisa merasakan sensasi liburan di negeri atas awan dengan berkunjung ke Padang Savana Dieng. Lembah luas ini terletak di tengah-tengah Gunung Pangonan yang bentuknya menyerupai mangkuk raksasa seperti bekas kepundan kawah besar.
Keindahan yang ditawarkan Padang Savana ini akan memukau siapa saja. Namun, perlu upaya ekstra untuk mencapai lokasinya.
Untuk menuju ke Padang Savana Dieng dari Banjarnegara, kamu perlu menuju Desa Karangsari, Dieng Kulon, Kec. Batur, Kab. Banjarnegara yang berjarak sekitar 46 km dari alun-alun Banjarnegara. Setelah itu, perjalanan harus dilanjutkan dengan mendaki dari basecamp pendakian Gunung Pangonan.
3. Arung Jeram Sungai Serayu
Kondisi sungai yang cukup lebar dan panjang membuat arena arung jeram Serayu cukup populer di kalangan wisatawan. Laju debit air juga relatif stabil dan cukup merata sepanjang tahun sehingga terbilang aman. Terlebih, sepanjang perjalanan arung jeram yang memacu adrenalin, kamu juga akan dimanjakan oleh pemandangan alam yang memukau.
Titik awal wisata arung jeram sungai Serayu ada di Desa Randengan, Kec. Sigaluh, Kab. Banjarnegara. Di sana ada beberapa rafting service yang menawarkan paket arung jeram beserta perlengkapannya, seperti:
Pelampung
Helm
Raft/perahu karet
Pemandu
Jeep untuk mengantarkan ke titik awal
Lokasinya pun strategis di tepi jalan utama Wonosobo – Banjarnegara – Purwokerto. Kamu bisa menuju ke Desa Randengan dengan kendaraan pribadi atau kendaraan umum seperti bus atau travel.
4. Anglir Mendung
Anglir Mendung berada sekitar 18 km dari kota Banjarnegara melalui jalan naik turun dan berkelok. Namun, tak perlu khawatir, jalannya sudah bagus dan kamu akan mendapat bonus pemandangan indah di sepanjang perjalanan berupa sawah, hutan, dan sungai yang jernih.
Selain panorama alam yang indah dan udara yang sejuk berkat hutan lindung yang mengelilinginya, di sini juga ada kolam renang dengan kedalaman mencapai 3 meter untuk orang dewasa dan kolam dengan kedalaman mencapai 1 meter untuk anak-anak.
Selain itu, Anglir Mendung juga dilengkapi dengan taman bermain anak dan bumi perkemahan dengan kapasitas 200 tenda. Fasilitas yang tersedia di sini tergolong lengkap, mulai dari MCK atau kamar mandi umum, area parkir, dan penginapan.
Waktu terbaik untuk berkunjung ke Anglir Mendung Banjarnegara adalah pada musim kemarau atau sekitar bulan April hingga Oktober. Pada saat itu, cuaca cenderung cerah dan tidak terlalu dingin.
5. Curug Genting
Tempat wisata Banjarnegara selanjutnya yang sayang untuk dilewatkan adalah Curug Genting. Air terjun dengan ketinggian sekitar 70 meter ini punya aliran air yang deras, bersih, dan dingin. Selain menikmati keindahan air terjun, kamu juga bisa menikmati suasana yang sangat tenang dengan suara aliran air yang theraupethic.
Curug Genting terletak di Dusun Grogol, Kec. Pejawaran, Kab. Banjarnegara dengan jarak sekitar jarak sekitar 33 km dari pusat kota Banjarnegara. Curug Genting buka setiap hari Senin sampai dengan Minggu mulai pukul 08.00 hingga 17.00. Harga tiket masuknya pun sangat murah, yakni hanya Rp5.000 per orang.
Waktu terbaik untuk berkunjung ke Curug Genting adalah pada musim kemarau. Sebaiknya hindari berwisata ke air terjun di musim hujan karena debit air lebih besar dan risiko bencana pun lebih mungkin terjadi.
6. Curug Mrawu
Curug Mrawu memiliki keindahan alam yang menakjubkan dengan ketinggian sekitar 50 meter. Selain itu, di sekitar Curug Mrawu juga terdapat hutan yang masih asri dan alami sehingga membuat suasana menjadi lebih sejuk dan segar.
Curug Mrawu terletak di Desa Giritirta, Kec. Pejawaran, Banjarnegara. Dari Kota Banjarnegara, kamu bisa menuju Curug Mrawu dengan jarak sekitar 25 km saja. Kondisi jalannya pun sudah bagus dan bisa ditempuh dengan kendaraan bermotor. Apalagi, ada bonus pemandangan indah di sepanjang perjalanan.
Untuk keamanan selama perjalanan dan selama berwisata, waktu terbaik untuk berkunjung ke Curug Mrawu adalah pada musim kemarau. Pasalnya, di musim kemarau jalanan tidak licin dan debit air pun lebih kecil dan jernih.
7. Curug Pitu
Yang spesial dari Curug Pitu ini adalah kontur curug yang tidak biasa, yakni berupa terasering dengan tujuh undakan. Itulah kenapa dinamai Curug Pitu. Dalam bahasa Jawa, curug berarti air terjun dan pitu berarti tujuh.
Curug Pitu terletak di Desa Kemiri, Kec. Sigaluh, sekitar 10 kilometer ke arah timur laut dari pusat Kota Banjarnegara.
8. Curug Pletuk
Curug Pletuk adalah sebuah destinasi wisata di Banjarnegara yang masuk dalam kategori wisata Geologis Bentang Alam. Air terjun ini termasuk yang tertinggi di Banjarnegara dengan ketinggian mencapai120 meter.
Indahnya air terjun yang dibingkai hijaunya pepohonan tampak eksotis dan menawan. Kamu bisa menikmati keindahan yang mendamaikan ini di deretan Gazebo kayu berbentuk segitiga dengan aksen estetik di lokasi wisata Curug Pletuk ini.
Cukup dengan membayar tiket masuk Rp14 ribu rupiah, kamu sudah bisa menikmati semua fasilitas yang telah disediakan seperti toilet, kafetaria, dan tempat ibadah.
Curug Pletuk berada di Dukuh Pletuk, Desa Pesangkalan, Kec. Pagedongan, Kab. Banjarnegara. Perjalanan ke Curug Pletuk dari pusat kota Banjarnegara pun tidak lama, yakni bisa ditempuh dengan kendaraan bermotor selama 20an menit saja.
9. Curug Pundung Sewu
Curug Pundung Sewu juga terkenal dengan nama Curug Pundung Sewu Petir. Dinamai demikian karena lokasinya di Desa Petir.
Curug ini menyuguhkan keindahan alam yang asri dengan ketinggian sekitar 15 meter. Meski air terjunnya sendiri tidak terlalu tinggi, kamu akan dimanjakan dengan karakter alamnya yang masih asri seolah belum terjamah sama sekali.
Tebing-tebing di lokasi Curug Pundung Sewu yang dikelilingi dengan pepohonan lebat pun menambah nuansa eksotis. Kamu bahkan bisa berenang di kolamnya yang dangkal dan jernih berwarna toska.
Curug Pundung Sewu berlokasi kurang lebih 20 km ke arah selatan dari pusat Kota Banjarnegara. Tak sampai satu jam dari Alun-Alun Banjarnegara, kamu sudah bisa menikmati keindahan yang menakjubkan ini.
10. Curug Sikopel
Curug Sikopel memiliki ketinggian sekitar 70 meter dengan kolam air jernih di bawahnya. Kendati demikian, tidak disarankan untuk berenang di kolam ini terlebih saat musim hujan. Pasalnya, kedalaman kolam bisa mencapai 10 meter sehingga sangat berbahaya jika debit air tinggi.
Sebagai gantinya, kamu bisa menikmati keindahan bentang alam air terjun Sikopel dan suasana asri yang menyelimutinya di gardu pandang, gazebo, atau café yang tersedia di lokasi wisata.
Untuk menikmati semua ini, kamu cukup bayar tiket masuk ke curug sebesar Rp5.000 saja, lho. Sudah ada beberapa fasilitas pendukung lainnya seperti tempat parkir, musala, dan toilet. Untuk yang ingin menikmati sensasi menghabiskan malam di tengah suasana pegunungan, di sini juga ada penginapan.
Curug Sikopel terletak di Desa Babadan, Kec. Pagentan, Banjarnegara. Untuk menuju ke curug ini, kamu bisa mengikuti rute yang sama dengan rute menuju Curug Pundung Sewu. Kamu hanya butuh waktu 43 menit saja jika berangkat dari Alun-Alun Banjarnegara.
11. Curug Sirawe
Curug Sirawe memiliki daya tarik yang sangat unik serta lokasinya yang berada di kawasan lembah. Curug setinggi 80 meter ini menawarkan keindahan alam berupa air terjun yang begitu jernih berpadu dengan pemandangan alam eksotis.
Menariknya lagi, air terjun ini merupakan air hangat. Kok bisa? Hal ini karena air terjun Sirawe berasal dari 3 sumber aliran dan salah satunya merupakan aliran air panas.
Selain menikmati air hangat di dasar air terjun, di bagian atas curug juga ada sebuah pemandian air panas dengan tiket masuk sekitar Rp5.000 saja.
Soal fasilitas, tak perlu khawatir karena tempat ini terkelola dengan cukup baik. Di sekitar Curug Sirawe terdapat area parkir kendaraan yang cukup luas dan aman. Selain itu, di sekitar Curug Sirawe juga disediakan tempat istirahat atau gazebo yang dapat digunakan untuk bersantai.
Lokasi Curug Sirawe berada di Dusun Bitingan, Desa Kepakisan, Kec. Batur, Kab. Banjarnegara. Rute menuju Curug Sirawe dari pusat kota Banjarnegara cukup jauh dan memakan waktu 1 jam lebih dengan jarak tempuh sekitar 48 km.
12. Kawah Sileri
Selain punya sederet air terjun, tempat wisata Banjarnegara juga diperkaya dengan adanya kawah, salah satunya Kawah Sileri. Pesona keindahan alam kawah ini sangat menarik karena memiliki air yang berwarna putih keabu-abuan, seperti susu atau air cucian beras.
Keindahan panorama alamnya sungguh sayang untuk dilewatkan. Jadi, pastikan kamu menyempatkan diri untuk berfoto-foto, ya!
Meski terlihat cantik, air di Kawah Sileri terbilang berbahaya karena warna putihnya berasal dari kandungan belerang yang sangat tinggi. Suhunya pun cukup panas, yakni mencapai 50-60 derajat Celsius sehingga tidak disarankan untuk mandi atau berenang di kawah tersebut.
Saat berkunjung ke Kawah Sileri, ada baiknya kamu mengenakan masker karena aroma belerang cukup menyengat.
Kawah Sileri terletak di lereng barat kluster Gunung Pagerkandang – Sipandu dan berada di Desa Kepakisan, Kec. Batur, Kab. Banjarnegara. Tempat ini bisa dicapai dengan kendaraan bermotor selama 14 menit saja dari pusat Dieng.
13. Telaga Dringo
Nama Dringo diambil dari nama tumbuhan yang banyak tumbuh secara alami di dekat telaga, yang kemudian menjadi asal-usul nama Telaga Dringo. Pesona keindahan alam telaga ini sungguh menarik dengan air yang berwarna hijau kebiruan dan dikelilingi oleh perbukitan asri.
Telaga Dringo terletak di Dataran Tinggi Dieng, Kab. Banjarnegara dan dapat dicapai dengan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum dari terminal Banjarnegara ke arah Dieng. Tiket masuknya pun sangat murah, yakni Rp5.000 saja.
14. Telaga Merdada
Telaga Merdada memiliki luas lebih dari 25 hektare dan merupakan zona 2 obyek wisata dataran tinggi Dieng Banjarnegara. Di sini, kamu bisa menikmati keindahan Telaga Merdada dengan berkeliling menggunakan perahu. Selain itu, kamu juga bisa memancing dan menikmati ketenangan di tengah bentang alam yang asri.
Ada legenda menarik terkait Telaga Merdada ini. Konon, Resi Gautama memiliki 3 orang anak. Suatu ketika ketiga anaknya saling berebut cupu manikastagina yang kemudian dilempar oleh sang resi. Cupu manik tersebut lantas jatuh dan membentuk sebuah telaga yang kemudian diberi nama Telaga Merdada.
Telaga Merdada terletak di desa wisata Karang Tengah, Kec. Batur Kab. Banjarnegara. Harga tiket masuknya sangat murah, yakni Rp5.000 saja. Akan tetapi, jarak tempuh menuju ke sana cukup jauh dari pusat kota Banjarnegara, yakni sekitar 1,5 jam.
15. Waduk Mrica
Memiliki nama lain Bendungan Panglima Besar Jenderal Soedirman, Waduk Mrica sebenarnya merupakan sarana pembangkit listrik tenaga air yang melayani area Jawa dan Bali.
Kendati demikian, Waduk Mrica merupakan lokasi wisata yang sangat menarik. Bagaimana tidak? Selain hamparan air yang sangat luas, juga terdapat bukit-bukit yang rimbun oleh pepohonan nan indah dan asri.
Ada berbagai hal yang bisa kamu lakukan di Waduk Mrica, antara lain:
bersantai di tepian waduk
memancing
olahraga dayung
mengelilingi waduk dengan perahu motor
bermain di panggung terbuka
anak-anak bisa bermain di playground
bermain golf di padang golf dengan 8 hole.
Waduk Mrica terletak di arah barat sekitar 10 km dari Kota Banjarnegara. Untuk menuju ke Waduk Mrica, kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum seperti bus atau travel.
16. Surya Yudha Waterpark
Ini dia salah satu tempat wisata Banjarnegara yang family friendly. Surya Yudha Park adalah tempat wisata yang cocok untuk berbagai kalangan usia. Pasalnya, tempat wisata ini memadukan beberapa fasilitas dan wahana dalam satu lokasi.
Adapun wahana dan fasilitas yang ditawarkan, antara lain:
Kolam renang
Taman kaktus
Taman Teletubbies
Dinoland
Hotel
Sport center
Harga tiket masuk Surya Yudha Waterpark Banjarnegara bervariasi tergantung wahana yang ingin kamu kunjungi. Untuk Waterpark Anak, kamu hanya perlu membayar tiket seharga Rp15.000 per orang. Sementara itu, untuk Waterpark Dewasa, harganya sekitar Rp25.000 per orang.
Lokasinya sangat strategis, yakni di Jalan Raya Karangkobar Km 1, Desa Rejasa, Jaraknya cuma 1 sekitar 1 km saja dari pusat Kota Banjarnegara, atau bisa ditempuh dengan perjalanan 4 menit.
17. D’Qiano Hot Spring Waterpark
D’Qiano Hot Spring Waterpark memiliki beberapa fasilitas seperti waterpark yang dilengkapi dengan banyak wahana air seperti perosotan, ember tumpah, hingga air terjun mini dengan bentuk seperti jamur. Selain itu, kamu juga bisa menikmati pemandian air panas di sana.
D’Qiano Hot Spring Waterpark berlokasi di Krajan, Desa Kepakisan, Kec. Batur, Kab. Banjarnegara. Dari pusat kota Banjarnegara, jaraknya sekitar 44 km dan perlu waktu sekitar 1,5 jam untuk ke sana.
Harga tiket masuknya sekitar Rp50.000 per orang. Pengunjung yang dari luar kota bisa juga, lho, menginap di hotel D’Qiano yang ada di sini. Soal makanan pun tak perlu khawatir karena ada beberapa warung makanan dan minuman di sekitar area waterpark.
18. Serulingmas Zoo
Satu lagi wisata keluarga yang ramah anak. Selain sebagai tempat rekreasi, berkunjung ke kebun binatang juga memberikan manfaat edukatif mengenai keanekaragaman satwa. Dengan membawa si kecil ke kebun binatang, ia akan belajar lebih dekat dengan keanekaragaman hayati serta pentingnya menjaga lingkungan.
Kedekatan dengan orang tua pun akan semakin erat ketika orang tua menjelaskan tentang habitat satwa tersebut hingga makanannya.
Di sini ada sekitar 195 ekor satwa yang terdiri dari kelas aves, mamalia, hingga reptil. Beberapa hewan eksotis yang ada di Serulingmas Zoo antara lain:
Elang Brontok Hitam
Elang Brontok Terang
Elang Laut Perut Putih
Elang Ular Bido
Nuri Bayan
Dan masih banyak lagi.
Serulingmas Zoo Banjarnegara berlokasi di Kelurahan Kutabanjarnegara, Kec. Banjarnegara, Kab. Banjarnegara. Lokasinya pun sangat dekat dengan Alun-Alun Banjarnegara, hanya perlu waktu sekitar 4 menit saja.
Harga tiket masuk Serulingmas Zoo bervariasi sebagai berikut:
Rp20.000 di hari Senin – Jumat
Rp25.000 di hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional dan libur sekolah.
Ada banyak wahana dan fasilitas wisata seru yang bisa kamu nikmati selama berkunjung ke Serulingmas Zoo, antara lain:
Kolam renang dan area bermain anak yang dapat diakses secara gratis.
Kereta mini, bianglala, flying fox, dan omah terwelu dengan biaya Rp8.000
Komidi putar dan trampolin dengan biaya Rp10.000.
19. Wisata Tampomas
Tampomas Banjarnegara menawarkan keindahan alam yang menakjubkan, seperti air terjun yang jernih dan bebatuan andesit besar yang menghiasi sungai. Tempat ini cocok untuk dikunjungi bagi para pencinta alam dan orang-orang yang ingin berlibur dari hiruk-pikuk kehidupan kota.
Lokasi Tampomas Banjarnegara berada di Jl. Raya Brengkok – Banjarnegara, Binangun, Parakancanggah, Kec. Banjarnegara, Kab. Banjarnegara. Jaraknya cukup dekat dengan Alun-Alun Banjarnegara, yakni hanya sekitar 9 km dengan estimasi waktu perjalanan kurang dari 20 menit.
Di sini kamu bisa melakukan banyak hal seru, seperti:
Bersantai di pinggir danau
Memancing
Mengelilingi kawasan Tampomas dengan sepeda atau naik kuda
Mengeksplor danau dengan menyewa perahu
Anak-anak dapat bermain air di kolam renang
Menjelajah Tampomas dengan jeep.
Itulah sederet tempat wisata Banjarnegara yang sayang untuk dilewatkan. Kalau kamu punya kesempatan dan kelapangan waktu, sempatkan untuk mengunjungi semuanya, ya!
Yogyakarta selalu punya daya tarik wisata dengan objek yang beragam, termasuk wisata sejarah seperti Museum Ullen Sentalu.
Museum ini cukup banyak dikunjungi saat musim libur sekolah dan menjadi tempat rekreasi sambil mengenal budaya Jawa.
Jika kamu tertarik untuk berkunjung, berikut ulasan tentang Museum Ullen Sentalu yang meliputi sejerah, daya tarik, harga tiket masuk, dan lokasi.
Tentang Museum Ullen Sentalu
Museum Ullen Sentalu adalah tempat wisata edutainment di daerah Sleman, Yogyakarta yang kental dengan seni, budaya, dan sejarah Jawa.
Nama “Ullen Sentalu” merupakan akronim dari falsafah Bahasa Jawa “Ulating Blencong Sejatining Tataraning Lumaku” yang artinya “terang adalah penuntun jalan kehidupan”.
Secara umum, museum mengisahkan peradaban Kerajaan Mataram dari keraton Kasunanan Surakarta, Kadipaten Pakualaman, Kesultanan Yogyakarta, dan Praja Mangkunegaran.
Usut punya usut, awalnya Ullen Sentalu dimiliki oleh Keluarga Haryono hingga kemudian keempat keraton menghibahkan koleksi-koleksinya kepada Yayasan Ulating Blencong.
Museum Ullen Sentalu Sleman kemudian diresmikan pada 1 Maret 1997 oleh Gubernur DI Yogyakarta Sri Paduka Paku Alam VIII.
Di museum ini juga memperlihatkan koleksi lukisan, syair, patung, furniture Jawa, kain batik Yogyakarta-Solo, gamelan kuno, hingga arca-arca Hindu Budha.
Daya Tarik Museum Ullen Sentalu
Daya tarik Museum Ullen Sentalu antara lain gaya arsitektur, keindahan alam, koleksi seni bangsawan Jawa kuno, pilihan tur yang menarik, dan gelaran kegiatan seni.
1. Gaya Arsitektur
Daya tarik dari Museum Ullen Sentalu tidak lepas dari gaya arsitektur dengan perpaduan Jawa dan gotik Eropa pada abad pertengahan.
Mengusung konsep “In the Field Architecture Concept”, setiap bangunan museum didesain dan digarap secara langsung di lapangan.
Pembangunan kompleks museum juga mengedepankan harmonisasi alam dan ekologi lingkungan yang cukup indah.
Mulai dari dinding tembok, gapura, taman, hingga kolam tercermin keagungan budaya leluhur Jawa dengan layout uniknya.
2. Keindahan Alam
Area Museum Ullen Sentalu yang indah juga menjadi daya tarik lain yang memukau wisatawan lokal maupun mancanegara.
Kompleks museum ini bahkan dikenal dengan sebutan “Ndalem Kaswargan” atau “Rumah Surga” karena keindahan dan suasananya yang damai.
Ditambah lagi letak museum yang berada di pegunungan Kaliurang sekitar lereng Gunung Merapi semakin menciptakan kesan asri dan sejuk.
3. Koleksi Seni Budaya dan Sejarah
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, di Museum Ullen Sentalu terdapat berbagai macam koleksi seni budaya dan sejarah yang beragam.
Mulai dari lukisan, etnografi, foto-foto tokoh sejarah Dinasti Mataram, kain batik, alat musik, hingga arca dan patung dari kebudayaan Hindu Buddha.
4. Pilihan Tur yang Menarik
Pilihan tur yang menarik di area-area berbeda juga menjadi daya tarik lain dari Museum Ullen Sentalu, yaitu Tur Adiluhung Mataram, Tur Skriptorium, dan Tur Vorstenlanden.
Melalui Tur Adiluhung Mataram, wisatawan diajak untuk menyaksikan kisah hidup para bangsawan Kerajaan Mataram melalui koleksi foto, lukisan, syair, dan batik.
Tur yang menguak filosofi seni budaya Jawa yang penuh makna ini berada di area Guwa Sela Giri dan Kampung Kambang.
Untuk Tur Skriptorium yang berada di area Skriptorium, pengunjung wisata diajak mengenal sejarah, peradaban, serta budaya Jawa dan Nusantara melalui naskah akademis.
Ada informasi moyang manusia Nusantara, kemegahan arsitektur era Dinasti Sailendra, Kerajaan Singasari-Majapahit, Kerajaan Mataram, hingga perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.
Tur Vorstenlanden merupakan jelajah sejarah kekuasaan bumi Jawa dan masa emas Kasultanan Yogyakarta hingga Kasunanan Surakarta dalam koleksi lukisan masterpiece.
Selain itu, wisatawan juga diajak melihat koleksi kebaya, batik, dan hiasan antik hasil akulturasi Jawa-Belanda-Tionghoa di rumah bergaya Indies.
Tur ini berada di area Djagad Gallery, Esther Huis, dan Sasana Sekar Bawana yang akan diakhiri dengan sesi tea-coffee serta sajian homemade kukis Beukenhof Bakkerij.
5. Gelaran Kegiatan Seni
Menariknya lagi, Museum Ullen Sentalu juga menjadi lokasi untuk agenda gelaran kegiatan pertunjukan seni, seminar, workshop, hingga pameran tidak tetap.
Di antaranya, Festival Topeng Indonesia tahun 2019 hingga terpilih sebagai Travellers’s Choice Attraction teratas di Indonesia pada tahun 2013.
Tiket Masuk Museum Ullen Sentalu
Harga tiket masuk Museum Ullen Sentalu yaitu Rp 50.000 hingga Rp 100.000 per orang sesuai pilihan tur dengan rincian sebagai berikut.
Tur
Tarif
Tur Adiluhung Mataram
Rp 50.000
Tur Skriptorium
Rp 60.000
Tur Vorstenlanden
Rp 100.000
English Guided Tour
Rp 100.000
Bagi pengunjung perorangan bisa langsung membeli di loket tiket Museum Ullen Sentalu yang tersedia.
Namun jika rombongan lebih dari 25 orang, pengelola wisata mewajibkan reservasi terlebih dahulu ke bagian sekretariat melalui kontak telepon.
Jam Buka Museum Ullen Sentalu
Jam buka Museum Ullen Sentalu mulai dari pukul 08.30 – 16.00 WIB tetapi untuk tur yang disediakan hanya sampai pukul 15.15 WIB.
Selain itu, penting juga untuk memperhatikan hari kunjungan sebab museum hanya buka setiap hari Selasa sampai Minggu dan tutup di hari Senin.
Lokasi Museum Ullen Sentalu
Lokasi Museum Ullen Sentalu terletak di Jl. Boyong KM 25, Kaliurang, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dari pusat Kota Yogyakarta, kamu harus mengambil jalur ke arah utara melalui Jalan Kaliurang hingga sampai di TPR kawasan wisata Kaliurang.
Sesampainya di gerbang wisata, kamu hanya perlu melanjutkan perjalanan melewati Taman Kaliurang dan ikuti papan petunjuk jalan menuju lokasi museum.
Jika dirasa menyulitkan, manfaatkan fitur bantuan dari Google Maps atau aplikasi penunjuk jalan sejenis untuk mendapatkan panduan arah terbaik.
Demikianlah ulasan tentang Museum Ullen Sentalu yang meliputi sejerah, daya tarik, harga tiket masuk, dan lokasi yang kami rangkum sebagai gambaran umum.
Melalui informasi di atas, kamu bisa merencanakan kunjungan ke Museum Ullen Sentalu dan memilih tur yang diinginkan.
Selain itu, kamu juga bisa menemukan wisata di Sleman terdekat lainnya untuk dikunjungi demi mendapatkan pengalaman liburan yang berkesan.
Puncak Kai Santi adalah tempat wisata di Tomohon yang menyediakan beragam spot menarik dengan pemandangan panorama Gunung Lokon.
Tempatnya sejuk dan memiliki pemandangan yang indah sehingga sangat cocok sebagai destinasi berlibur bersama keluarga.
Ada sejumlah daya tarik yang ditawarkan, termasuk dari pemandangan yang disuguhkan dan fasilitas yang dimiliki.
Berikut ini hotelier mengulas daya tarik, fasilitas, harga tiket masuk, jam buka, dan lokasi wisata Puncak Kai Santi Tomohon.
Daya Tarik Puncak Kai Santi
Jika kamu mencari destinasi wisata puncak dengan pemandangan alam yang indah dan suasana sejuk, maka salah satu rekomendasi tempat yang bisa dikunjungi adalah Puncak Kai Santi.
Di puncak ini ada banyak tempat duduk yang disediakan di area terbuka, tempat duduk tersebut bisa digunakan oleh pengunjung untuk menikmati pemandangan alam disekitar, berfoto, dan menikmati kuliner.
Pemandangan yang disajikan dari bukit ini yaitu panorama Gunung Kulon dan area perkampungan warga di Desa Kayawu. Pengunjung bisa melihat pemandangan tersebut dari ketinggian sekitar 1100 meter.
Di Puncak Kai Santi banyak ditumbuhi tanaman hijau dengan bunga warna warni, ditambah lagi dengan pemandangan persawahan yang bagus sehingga sehingga tempatnya terlihat asri dan indah.
Tempat ini cocok dikunjungi bersama keluarga, pasangan, atau teman dekat karena suasananya sangat mendukung. Ada tempat untuk bersantai sambil menikmati kuliner dan pemandangan alam.
Ada banyak spot foto instagrammable yang bisa dijadikan tempat berfoto selfie untuk melengkapi keseruan liburan. Selain itu, bisa juga dipakai untuk tempat berfoto prewedding dan mengabadikan momen indah bersama pasangan.
Daya tarik lain dari wisata Puncak Kai Santi yaitu adanya kafe yang menyediakan makanan dan minuman kekinian. Harga makanan dan minumannya relatif terjangkau untuk semua kalangan.
Fasilitas Puncak Kai Santi
Untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung, pengelola objek wisata Kai Santi menyediakan beberapa fasilitas pendukung seperti café, musholla, toilet, area parkir, spot foto, rumah pohon, dan taman bunga.
1. Spot Foto
Salah satu fasilitas yang menjadi daya tarik wisatawan datang berkunjung di Puncak Kai Santi yaitu spot foto yang disediakan sangat beragam dan menarik.
Beberapa spot foto menarik di puncak Kai Santi yang bisa digunakan untuk berfoto-foto, seperti spot Cliffbar dengan pemandangan persawahan, sarang burung, kursi dengan latar bunga yang cantik, tempat duduk dengan background berbentuk love, dan berbagai spot menarik lainnya.
2. Café
Di puncak Kaisanti juga disediakan kafe dengan konsep yang unik dan kekinian, café ini sangat cocok sebagai tempat nongkrong anak-anak muda.
Selain menikmati makanan dan minuman yang disajikan oleh petugas café, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan alam yang indah dari café tersebut.
3. Musholla
Bagi pengunjung yang ingin shalat, ditempat wisata ini juga sudah disediakan musholla sebagai tempat shalat. Jadi, meskipun sedang berlibur tetap bisa melaksanakan shalat.
4.Toilet
Disini juga sudah disediakan fasilitas umum seperti toilet yang bisa dipakai ketika ingin buang air. Jadi, pengunjung akan merasa nyaman ketika berlibur.
5. Area Parkir
Karena tempat wisata ini tidak dijangkau kendaraan umum, maka dari itu pengunjung harus menggunakan kendaraan pribadi ketika berkunjung. Akan tetapi, tidak perlu khawatir karena sudah disediakan area parkir yang bisa menampung beberapa kendaraan.
6. Rumah Pohon
Puncak Kai Santi menyediakan beberapa fasilitas yang bisa digunakan untuk melihat pemandangan alam yang indah dari atas ketinggian, salah satunya adalah rumah pohon.
Untuk naik ke rumah pohon, pengunjung harus melewati tangga yang sudah disediakan. Setelah berada diatas rumah pohon, bisa langsung melihat pemandangan alam yang sangat memesona.
7. Taman Bunga
Selanjutnya, fasilitas yang dimiliki puncak Kai Santi yaitu taman bunga yang asri dan indah. Sebagian besar pengunjung terutama kaum perempuan menjadikan taman bunga tersebut sebagai tempat berfoto selfie.
Di area taman bunga disediakan pula tempat duduk dan beberapa fasilitas pendukung lainnya untuk dipakai berfoto-foto bersama keluarga, pasangan, atau teman dekat.
Harga Tiket Masuk Puncak Kai Santi
Harga tiket masuk Puncak Kai Santi yaitu sebesar 35.000 per orang. Pengunjung bisa menukarkan tiketnya dengan secangkir kopi atau teh.
Jam Buka Objek Wisata Puncak Kai Santi
Wisata Puncak Kai Santi beroperasi setiap hari Senin-Minggu mulai pukul 8.30 am – 20.00 pm WITA.
Lokasi Puncak Kai Santi
Objek wisata Puncak Kai Santi terletak di Kelurahan Woloan Dua, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.
Tempat wisata ini cukup dekat dengan pusat kota Tomohon, hanya memiliki jarak sekitar 5,3 km dengan waktu tempuh perjalanan kurang lebih 14 menit lewat Jl. Raya Tomohon – Tanawangko menggunakan motor ataupun mobil lewat.
Jika berangkat dari Tomohon barat, jarak tempuh hanya 5,1 km dengan waktu tempuh perjalanan kurang lebih 11 menit lewat Jl. Kayawu-Taratara.
Tuur Maasering merupakan lokasi wisata alam yang unik dengan konsep kafe bernuansa alam yang berada di tengah hutan pohon aren.
Kafe yang berada di Kelurahan Kemulembuai, Kecamatan Tomohon Timur, Sulawesi Utara ini suasana yang sejuk, dan menenangkan. Sangat cocok untuk kamu yang ingin refreshing dengan dikelilingi pohon aren yang tinggi.
Kafe ini juga mengusung tema kearifan lokal yang unik dan memiliki ciri khas yaitu bangunan rumah dari bahan kayu dan bambu.
Karena kafe ini berada di tengah hutan pohon aren, di sini juga merupakan tempat penyulingan, sehingga para pengunjung bisa melihat proses penyulingan secara langsung.
Berikut ini merupakan penjelasan lebih lanjut mengenai Tuur Ma’asering, mulai dari daya tarik, fasilitas, harga tiket, jam buka dan lokasi.
Daya Tarik Tuur Maasering
Daya tarik Tuur Maasering sebenarnya cukup banyak, sehingga bukan lagi rahasia jika tempat wisata di Tomohon ini menjadi favorit bagi masyarakat sekitar.
1. Lokasi di Tengah Hutan
Lokasinya yang berada di tengah hutan pohon aren membuat objek wisata dan kafe ini memiliki daya tarik yang istimewa. Pengunjung bisa menikmati suasana yang sejuk dan menenangkan serta menikmati objek bangunan dengan ciri khas kayu dan bambu.
2. Penyulingan Nira atau Saguer
Tempat ini juga merupakan lokasi penyulingan nira atau saguer. Saguer merupakan minuman khas hasil fermentasi dan destilasi air nira dari pohon aren.
Para pengunjung bahkan bisa melihat proses penyulingan yang sudah ada sejak dulu dan merupakan warisan leluhur Minahasa yang saat diangkat menjadi daya tarik wisata.
Minuman hasil fermentasi ini disajikan sebagai minuman penyambut tamu dan disajikan dalam tempurung. Perlu diketahui bahwa minuman memiliki kadar alkohol yang rendah.
3. Bangunan Kafe dengan Konsep Alam
Bangunan kafe dengan konsep alam menjadikan tempat ini memiliki keunikannya sendiri. Setiap bangunan terbuat dari bambu dan juga kayu sehingga menciptakan suasana yang hangat untuk para pengunjung.
4. Menu dan Minuman Khas
Selain minuman hasil fermentasi yang disebut cap tikus, ada hidangan khas lain yang wajib kamu coba.
Makanan khas yang disajikan mulai dari nasi goreng cakalang, mie kuah, dan aneka camilan. Sedangkan minuman yang tersedia mulai dari kopi, teh, dan minuman sachet lainnya.
Harga setiap hidangan juga tidak terlalu menguras kantong dengan harga menu mulai dari Rp. 7.500,- hingga Rp. 25.000,- saja.
Fasilitas Tuur Maasering
Fasilitas Tuur Ma’asering sebenarnya sudah sangat memadai dan juga lengkap. Berikut kami jelaskan fasilitas apa saja yang tersedia di lokasi ini.
1. Area Parkir
Area parkir kendaraan sudah cukup luas dan dapat menampung kendaraan roda empat dan roda dua para pengunjung dengan baik.
2. Toilet
Tersedia toilet yang bersih dan nyaman bagi para pengunjung. Pengunjung tak perlu lagi repot mencari toilet jika merasa ingin buang air kecil maupun buang air besar.
3. Live Music
Live Music disediakan pengelola agar para pengunjung mendapatkan hiburan ekstra dan merasa lebih betah berlama-lama berada di tempat ini.
4. Spot Foto
Terdapat beberapa spot foto unik dan instagramable yang tidak akan bisa kamu lewatkan. Nuansa alam akan menambah kecantikan foto kamu.
Harga Tiket Tuur Maasering
Harga tiket Tuur Maasering sangat terjangkau, yaitu sebesar Rp. 15.000,- per orang. Harga ini sudah termasuk minuman fermentasi bernama Cap Tikus yang terkenal. Kamu bisa menukarkan tiket masuk dengan minuman Cap Tikus saat mulai memasuki area.
Jam Buka Tuur Maasering
Jam buka Tuur Maasering mulai dari jam 11.00 hingga jam 21.00 WITA dan dibuka setiap hari. Para pengunjung dapat datang kapan pun selama datang saat jam operasional berlaku.
Lokasi Tuur Ma’asering
Lokasi Tuur Maasering berada di Kumelembuay, Tomohon Timur, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.
Kamu bisa menempuh perjalanan selama 15 hingga 20 menit perjalanan dari pusat kota untuk menuju ke tempat ini.
Jadi itulah penjelasan mengenai Tuur Ma’asering, mulai dari daya tarik, fasilitas, harga tiket, jam buka dan lokasi.
Tempat ini menjadi tempat yang cocok untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan juga teman. Menikmati keindahan alam yang indah serta menikmati minuman fermentasi yang khas.
Puncak Melbyls merupakan objek wisata alam dengan pemandangan yang menakjubkan saat berada di puncak ketinggian.
Udara puncak yang segar dan menyejukkan bisa membantu kamu melepas penat setelah bekerja seharian dan menembus hiruk pikuk perkotaan setiap harinya. Puncak ini cocok sebagai tempat kamu healing.
Terdapat beragam wahana seru yang bisa kamu mainkan, baik itu sendirian, bersama teman maupun bersama keluarga. Adanya wahana ini, kamu tidak akan merasa bosan selama berada di sini.
Selain sangat cocok sebagai tempat kamu menikmati kesendirian, Puncak Melbyls juga cocok untuk menjadi destinasi liburan di akhir pekan.
Di bawah ini akan kami jelaskan mengenai daya tarik, fasilitas, harga tiket, jam buka dan lokasi dari Puncak Melbyls.
Daya Tarik Puncak Melbyls
Daya Tarik Puncak Melbyls yang paling utama adalah pemandangan alamnya yang menyegarkan mata. Namun selain itu ada banyak daya tariknya yang wajib kamu ketahui.
1. Pemandangan Alam Menyegarkan
Seperti yang sudah disebutkan, daya tarik utama Puncak Melbyls adalah pemandangan alam yang menyegarkan sejauh mata memandang.
Panorama yang menyegarkan itulah yang membuat kamu akan merasa betah berlama-lama berada di area puncak.
Tidak heran jika objek wisata ini disebut-sebut sebagai spot healing paling ampuh. Angin sejuk yang berhembus dari pepohonan yang terasa menyegarkan ditambah dengan suasana yang sangat asri sangat bisa untuk menghilangkan penat yang mengganggu.
2. Wisata Outdoor Seru
Terdapat wisata outdoor seru yang bisa kamu coba mainkan dengan pilihan wahana yang juga lengkap. Berkat adanya wahana ini, kamu akan semakin betah bermain berlama-lama di objek wisata ini.
Terdapat berbagai jenis wahana yang dikategorikan untuk dewasa dan anak-anak juga dapat disesuaikan dengan umur. Wahana yang tersedia antara lain, kora-kora, halilintar mini, taman boneka, dan masih banyak lagi.
3. Destinasi Liburan Keluarga
Objek wisata ini digadang-gadang sangat cocok untuk dijadikan sebagai destinasi liburan keluarga. Pemandangan alam yang mumpuni bisa menjadi sarana edukasi alam yang menyegarkan bagi anak-anak.
Namun jika ingin merasakan keseruan lainnya, kamu bisa bermain di wahana outdoor yang sudah disediakan. Pilihan wahana yang lengkap bisa membuat kamu dan keluarga betah berlama-lama, anak-anak pun tidak akan mudah merasa bosan.
Fasilitas Puncak Melbyls
Fasilitas di Puncak Melbyls terbilang sudah sangat memadai kebutuhan para wisatawan. Berikut fasilitas yang tersedia di area wisata ini.
1. Toilet
Tidak perlu cemas jika kamu ingin buang air kecil karena sudah disediakan toilet yang terjaga kebersihannya oleh pengelola.
2. Area Parkir
Area parkir yang luas mampu menampung banyak kendaraan bermotor roda 2 dan roda 4. Sehingga kamu tidak lagi kesulitan mencari tempat parkir.
3. Kafe
Terdapat kafe dengan beragam menu pilihan untuk menghilangkan laparnya kamu. Selain itu, kafe ini pun bisa menjadi tempat singgah yang nyaman. Pemandangan dari kafe pun tampak memukau sehingga pas untuk kamu bersantai sejenak.
4. Wahana Seru
Ada banyak wahana seru yang bisa kamu coba mainkan, mulai dari permainan menantang seperti kora-kora, halilintar mini, ATV, hingga berkuda.
Semua wahana ini cocok untuk kamu yang ingin menghabiskan waktu dengan melakukan aktivitas seru dan menantang.
Harga Tiket Masuk Puncak Melbyls
Harga tiket masuk Puncak Melbyls terbilang cukup terjangkau, yaitu Rp. 10.000,- saja per orang. Harga yang tidak menguras kantong mengingat ada banyak hal yang bisa dieksplorasi di tempat ini.
Salah satunya yang menjadi daya tarik utama tempat ini, yaitu pemandangan dan selanjutnya ada wahana seru yang bisa kamu mainkan.
Namun, ada tambahan biaya jika kamu ingin mencoba wahana permainan. Harganya bervariasi mulai dari Rp. 20.000,- hingga Rp. 30.000,-.
Jam Buka Puncak Melbyls
Jam buka Puncak Melbyls adalah mulai dari jam 08.00 hingga jam 22.00 setiap harinya.
Kamu bisa datang di pagi hari untuk menikmati udara pagi yang menyegarkan atau datang di sore hari untuk menikmati suasana sore yang menghangatkan.
Lokasi Puncak Melbyls
Lokasi Puncak Melbyls berada di Kumelembuay, Kec. Tomohon Timur, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.
Lokasi objek wisata ini terbilang mudah dijangkau dan jalan untuk menuju kesana pun mudah diakses baik itu menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Waktu tempuh perjalanan dari kota Manado kurang lebih membutuhkan hingga 1 jam perjalanan.
Jadi itulah penjelasan mengenai Puncak Melbyls, mulai dari daya tarik, fasilitas, harga tiket, jam buka dan lokasi.
Puncak Melbyls sangat cocok menjadi destinasi wisata liburan akhir pekan kamu bersama keluarga ataupun bersama teman-teman.
Siapasih yang tidak suka liburan ke pantai? Setiap orang pasti senang mengunjungi pantai untuk melihat keindahan laut. Salah satu pantai indah yang bisa kamu kunjungi di Jogja adalah Pantai Nguluran.
Keunikan yang ditawarkan pantai ini yaitu setiap pengunjung bisa menikmati keindahan pantai dengan cara yang unik. Pasalnya setiap pengunjung tidak bisa mandi berenang di pantai atau bermain pasir, sebab pantai ini hanya bisa kamu nikmati dari tepi teras kaca yang ada di sampingnya.
Mengenal Pantai Nguluran
Salah satu destinasi pantai yang wajib kamu kunjungi adalah Pantai Nguluran. Pantai ini terletak di wilayah Gunungkidul. Pantai Nguluran dikenal sebagai pantai yang eksotis dengan pesona alam yang menakjubkan.
Pantai Nguluran memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari pantai-pantai lain di Jogja, pantai ini memiliki hamparan pasir putih yang halus dan air laut yang jernih. Di sepanjang pantai, kamu akan menemui bebatuan karst yang menjulang tinggi, memberikan suasana alam yang eksotis dan mempesona. Bebatuan karst ini menjadi ciri khas Pantai Nguluran dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pantai yang berbeda.
Salah satu kegiatan yang bisa kamu lakukan di Pantai Nguluran adalah berjalan-jalan di sepanjang pantai sambil menikmati pemandangan indah. Kamu juga bisa bermain air dan berenang di laut yang tenang. Pantai Nguluran juga menjadi tempat yang cocok untuk bersantai, bermain pasir, atau sekadar duduk menikmati suara ombak yang menghentak pantai. Jangan lewatkan juga momen indah matahari terbenam di Pantai Nguluran yang akan menghadirkan pemandangan spektakuler yang tak terlupakan.
Bagi penggemar fotografi, Pantai Nguluran juga merupakan tempat yang menarik untuk mengabadikan momen-momen indah. Dengan latar belakang bebatuan karst yang eksotis, pantai ini menjadi tempat yang instagramable dan cocok untuk berfoto. Kamu bisa berfoto dengan latar belakang bebatuan karst atau menjalani sesi foto prewedding yang romantis di pantai ini.
Daya Tarik Pantai Nguluran
Pantai Nguluran ternyata memiliki beberapa daya tarik yang berhasil menarik banyak perhatian pengunjung. Tidak hanya menawarkan panorama laut yang indah, namun kamu juga bisa menikmati
Teras Kaca
Teras Kaca di Pantai Nguluran merupakan destinasi wisata yang menawarkan pemandangan yang memukau dengan kombinasi antara pantai dan tebing karang yang indah. Namun, yang membuat tempat ini unik adalah teras kaca yang dibangun di atas tebing karang.
Seperti namanya, teras ini terbuat dari kaca sehingga pengunjung dapat menikmati pemandangan laut yang jernih dan karang yang indah dari ketinggian. Teras kaca ini berukuran sekitar 3 meter x 3 meter dan dapat menampung sekitar 10 orang. Meskipun terlihat menakutkan, teras kaca ini aman untuk dikunjungi karena dibangun dengan material yang kuat dan tahan lama.
Jogja Swing
Jogja Swing sendiri adalah sebuah ayunan raksasa yang terbuat dari kayu dan berada di tepi tebing Pantai Nguluran. Ayunan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin menikmati sensasi berayun di atas jurang dengan pemandangan pantai yang mempesona. Tak hanya itu, di Jogja Swing ini kamu juga bisa mengabadikan momen-momen indah dengan latar belakang pemandangan sunset yang cantik.
Bagi pengunjung yang ingin mencoba Jogja Swing, kamu tidak perlu khawatir akan keamanannya karena sudah ada sistem pengaman yang terpasang dengan baik. Kamu juga akan diberikan helm untuk menambah keamanan saat berayun. Namun, tentu saja bagi yang memiliki fobia ketinggian, Jogja Swing mungkin tidak cocok untuk dicoba.
Glass Boat
Glass Boat adalah kapal yang memiliki bagian dasar atau lantai yang terbuat dari kaca transparan, sehingga pengunjung dapat melihat ke bawah dan menikmati keindahan bawah laut tanpa harus menyelam atau memakai peralatan khusus. Glass Boat di Pantai Nguluran terdiri dari beberapa jenis dan ukuran, mulai dari yang kecil hingga yang besar yang dapat menampung hingga 20 orang.
Keunikan Glass Boat di Pantai Nguluran adalah pengunjung dapat melihat keindahan bawah laut yang cukup jernih dan banyak terumbu karang serta ikan-ikan yang berwarna-warni. Pengunjung juga dapat memberi makan ikan-ikan di sekitar kapal, sehingga pengalaman menjadi lebih menyenangkan dan interaktif.
Giant Chair
Ada satu objek wisata di Pantai Nguluran yang sedang hits dan menjadi sorotan pengunjung, yaitu Giant Chair. Seperti namanya, Giant Chair adalah sebuah kursi raksasa yang berlokasi di tepi pantai Nguluran. Kursi ini menjadi objek wisata yang populer dan menjadi tempat favorit untuk berfoto oleh pengunjung.
Giant Chair sendiri memiliki ukuran yang sangat besar. Dibuat dari bahan kayu, kursi raksasa ini memiliki konstruksi yang kuat dan kokoh sehingga bisa menahan beban yang cukup berat. Tak hanya itu, Giant Chair ini juga dilengkapi dengan tali pengaman yang cukup untuk memastikan keamanan pengunjung yang ingin berfoto di atasnya.
Ada banyak cerita yang beredar mengenai asal-usul Giant Chair ini. Beberapa orang mengatakan bahwa kursi ini dibuat oleh seorang seniman lokal yang ingin membuat karya seni yang unik dan menarik. Sementara itu, ada juga yang mengatakan bahwa Giant Chair awalnya dibuat sebagai properti untuk iklan sebuah produk, namun kemudian dijadikan objek wisata karena banyak diminati oleh pengunjung.
Apapun asal-usulnya, tidak bisa dipungkiri bahwa Giant Chair memang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Pantai Nguluran. Terlebih lagi, kursi raksasa ini juga memberikan pemandangan yang spektakuler ke arah pantai dan lautan yang indah. Jadi, tak heran jika banyak orang yang rela antre untuk berfoto di atas Giant Chair meskipun harus menunggu giliran yang cukup lama.
Giant Teras
Giant Teras adalah sebuah spot foto yang terletak di tepi pantai Nguluran. Tempat ini cukup terkenal di kalangan para pecinta fotografi dan traveller karena memiliki pemandangan yang indah. Pada Giant Teras ini terdapat tumpukan batu besar yang disusun sedemikian rupa sehingga terlihat seperti teras-teras besar yang membentuk tangga menuju ke arah laut.
Yang menarik dari Giant Teras ini adalah ukurannya yang sangat besar. Ukuran yang besar ini membuat tempat ini cocok dijadikan objek foto, baik itu selfie atau foto bersama teman-teman. Pengunjung juga bisa duduk atau berdiri di atasnya untuk mendapatkan sudut pandang yang lebih menarik.
Becak Terbang
Sudah pernah mendengar tentang becak terbang? Jika belum, kamu harus mencoba pengalaman unik ini di Pantai Nguluran. Becak terbang adalah jenis wahana baru yang memberikan pengalaman yang tak terlupakan untuk liburanmu.
Becak terbang terdiri dari sebuah kursi yang tergantung di atas sebuah becak, diikat dengan tali yang kuat. Kursi ini bisa menampung satu atau dua orang, tergantung pada berat badannya. Saat becak terbang melaju, kamu akan merasakan sensasi seperti terbang di atas lautan biru dan menikmati pemandangan yang indah di sekitarmu.
Pantai Nguluran adalah tempat yang sempurna untuk mencoba becak terbang. Pantai ini terletak di antara dua tebing yang indah dan ditumbuhi pepohonan rindang. Selain itu, di pantai ini kamu juga bisa menikmati pemandangan sunset yang spektakuler dan bermain di pasir putihnya yang lembut.
Fly Gliding
Fly gliding atau sering juga disebut paralayang, adalah olahraga yang melibatkan terbang menggunakan layang-layang yang dikendalikan. Di Pantai Nguluran, para pengunjung dapat menikmati sensasi terbang yang mengasyikkan sambil menikmati keindahan pantai dan pemandangan alam sekitarnya.
Salah satu keunikan dari fly gliding di Pantai Nguluran adalah karena tempat lepas landas dan mendarat yang berada di pantai. Pengunjung akan merasa seperti burung yang lepas dari sarangnya dan melayang-layang di atas pantai yang luas. Suara deburan ombak dan angin laut yang menyegarkan akan menyertai pengalaman terbang ini menjadi lebih menarik.
Tidak perlu khawatir jika kamu belum memiliki pengalaman dalam olahraga fly gliding sebelumnya. Di Pantai Nguluran, tersedia fasilitas fly gliding yang aman dan terpercaya, dengan peralatan yang lengkap dan pengawasan yang baik. Para instruktur yang berpengalaman akan membantu pengunjung untuk belajar dan menguasai teknik fly gliding dengan baik sebelum melakukan penerbangan.
Fasilitas yang Ada di Pantai Nguluran
Salah satu fasilitas yang paling menarik di pantai Nguluran adalah area piknik yang tersedia di sepanjang garis pantai. Area ini dilengkapi dengan tenda dan kursi yang nyaman, sehingga kamu bisa menikmati waktu bersantai dengan keluarga atau teman-teman tanpa harus khawatir kepanasan atau kehujanan. Selain itu, terdapat juga lapangan voli pantai dan bola pantai yang bisa digunakan untuk bermain bersama-sama.
Bagi kamu yang suka berenang atau snorkeling, pantai Nguluran juga menawarkan fasilitas penyewaan peralatan snorkeling dan kano. Jadi, kamu bisa mengeksplorasi keindahan bawah laut pantai Nguluran dengan nyaman dan aman.
Tidak hanya itu, bagi kamu yang ingin merasakan sensasi memancing di laut, di pantai Nguluran juga tersedia fasilitas untuk memancing. Kamu bisa menyewa peralatan memancing di sekitar pantai, atau jika sudah membawa peralatan sendiri, langsung memancing di tepi laut yang tenang.
Selain fasilitas-fasilitas di atas, di pantai Nguluran juga tersedia warung makan dan kafe yang menyediakan berbagai macam makanan dan minuman yang lezat. Kamu bisa menikmati hidangan laut segar sambil menikmati pemandangan pantai yang indah.
Lokasi dan Rute Pantai Nguluran
Pantai Nguluran berada di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai ini berlokasi dekat dengan Heha Ocean View, untuk rute menuju tempat ini juga sangat mudah.
Untuk pergi ke Pantai Nguluran Jogja, kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi menuju ke Jalan Wonosari dengan melewati Piyungan kemudian ke Patuk. Kamu bisa mengambil arah ke kanan hingga ke Pasar Playen, kemudian menuju ke Girikarto. Kamu bisa mencari lokasi wisata Teras Kaca yang ada di Pantai Nguluran, pantai ini berlokasi dekat pula dengan Pantai Gesing.
Harga Tiket Masuk Pantai Nguluran
Salah satu hal yang menjadi pertimbangan sebelum berkunjung ke Pantai Nguluran adalah harga tiket masuk yang terjangkau. Untuk bisa masuk ke Pantai Nguluran, pengunjung diwajibkan membayar tiket masuk. Harga tiket masuk Pantai Nguluran saat ini adalah sebesar Rp 10.000 per orang. Harga ini mungkin berubah sewaktu-waktu tergantung dari kebijakan pengelola.
Selain tiket masuk, pengunjung juga harus membayar biaya parkir. Biaya parkir kendaraan roda dua adalah Rp 2.000 per kendaraan, sedangkan kendaraan roda empat harus membayar Rp 5.000 per kendaraan.
Jam Operasional Pantai Nguluran
Sebelum mengunjungi Pantai Nguluran, ada baiknya kamu mengetahui jam operasionalnya terlebih dahulu. Pantai Nguluran buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Jam operasional ini bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada situasi dan kondisi di lapangan, jadi sebaiknya kamu selalu mengecek informasi terbaru sebelum pergi ke pantai ini.
Tips Berkunjung ke Pantai Nguluran
Jika kamu berencana untuk berkunjung ke Pantai Nguluran, berikut adalah beberapa tips yang perlu kamu ketahui:
1. Pilih Waktu yang Tepat
Saat berkunjung ke Pantai Nguluran, pastikan kamu memilih waktu yang tepat. Pantai ini biasanya penuh dengan pengunjung pada akhir pekan atau saat musim liburan. Jadi, jika kamu ingin menikmati pantai dengan lebih tenang dan bebas kerumunan, disarankan untuk mengunjungi pantai di hari kerja atau di luar musim liburan.
2. Persiapkan Perlengkapan
Sebelum pergi ke Pantai Nguluran, pastikan kamu membawa perlengkapan yang diperlukan seperti handuk, sunblock, dan sandal. Selain itu, juga disarankan untuk membawa pakaian ganti dan makanan ringan jika kamu ingin menghabiskan waktu lebih lama di pantai.
3. Patuhi Peraturan
Seperti pantai-pantai lainnya, Pantai Nguluran memiliki aturan yang perlu dipatuhi oleh pengunjung. Misalnya, larangan merokok di area pantai, tidak membuang sampah sembarangan, dan larangan memetik atau merusak flora dan fauna pantai. Pastikan kamu mematuhi aturan tersebut agar tetap menjaga keindahan pantai.
4. Nikmati Pemandangan
Pantai Nguluran memiliki pemandangan yang indah dengan pasir putih dan air laut yang jernih. Jangan lupa untuk menikmati pemandangan tersebut dan mengambil foto-foto yang cantik sebagai kenang-kenangan.
5. Jelajahi Sekitar Pantai
Selain menikmati pantai, kamu juga bisa menjelajahi sekitar pantai. Ada beberapa tempat menarik seperti Goa Nguluran dan Bukit Cemara yang bisa kamu kunjungi. Di sana kamu bisa menikmati pemandangan alam yang menakjubkan.
Itulah beberapa informasi mengenai Pantai Nguluran yang bisa kamu jadikan tempat referensi untuk berlibur bersama keluarga dan teman. Pantai Nguluran ternyata menyimpan banyak daya tarik dan dengan harga tiket masuk terjangkau.
Valentine Hills Tomohon merupakan sebuah bukit dengan spot foto keren berlatarkan Gunung Lokon yang memukau. Cocok untuk para pasangan yang ingin menciptakan momen romantis karena pemandangan alamnya yang begitu mempesona.
Bagi kamu yang suka berfoto selfie, menambah koleksi foto untuk diunggah di sosial media, tempat ini wajib kamu kunjungi.
Penampakan Gunung Lokon yang cantik akan selalu menjadi latar dari koleksi foto kamu yang cantik.
Ada banyak spot foto, mulai dari spot dengan tulisan Valentine Hills, ayunan kayu, hiasan berbentuk love, dan masih banyak lagi.
Namun, sayangnya bagi kamu yang ingin mengambil foto dengan keindahan alami dari Gunung Lokon, akan tertutupi dengan spot foto buatan yang tersedia.
Di bawah ini akan kami jelaskan mengenai daya tarik, fasilitas, harga tiket, jam buka dan lokasi dari Valentine Hills Tomohon.
Daya Tarik Valentine Hills Tomohon
Daya tarik Valentine Hills Tomohon yang utama adalah spot foto menarik, namun ada beberapa daya tarik lain yang menjadikan tempat ini difavoritkan pengunjung. Berikut diantaranya:
1. Area Camping
Bukit ini menyediakan area camping bagi kamu yang ingin mencoba berkemah dan menghabiskan malam berbintang.
Kamu bisa menikmati segarnya udara pegunungan dan merasakan suasana tenang dan nyaman jauh dari kesibukan perkotaan. Ajak teman atau keluarga untuk berkemah bersama agar suasana lebih menyenangkan.
2. Pemandangan Gunung Lokon
Dari bukit ini kamu bisa melihat Gunung Lokon dengan sangat jelas. Kabut tipis yang menyelimuti puncak gunung bahkan terlihat dikala pagi hari, menambah keindahan Gunung Lokon.
Selain itu, pepohonan hijau di sekitar Gunung Lokon menambah keindahan bukit-bukit yang ada di sekitarnya.
3. Udara Segar
Udara segar menjadi salah satu alasan para pengunjung pergi ke area pegunungan. Demi terbebasnya dari polusi perkotaan, kamu bisa menghirup udara segar dengan berkunjung ke bukit ini.
Selain itu, udara segar dan nuansa alami kehijauan bisa membantu kamu menenangkan pikiran akibat stress bekerja.
4. Spot Foto Instagramable
Spot foto menarik menjadi daya tarik utama bukit ini. Ada banyak sekali spot foto menarik yang dihiasi berbagai properti buatan. Berlatarkan Gunung Lokon, akan membuat foto kamu terlihat semakin cantik.
Kamu bisa berfoto di segala sudut untuk diunggah ke sosial media, seperti instagram dan menambah stok foto instagramable untuk diunggah di kemudian hari.
Fasilitas Valentine Hills Tomohon
Fasilitas Valentine Hills Tomohon sudah sangat memadai. Fasilitas yang disediakan pengelola mulai dari toilet, restoran kekinian, lahar parkir luas dan sebagainya.
Spot foto buatan yang bermacam-macam bentuk, mulai dari spot foto romantis yang cocok untuk pasangan dan spot foto unik lainnya yang tidak boleh kamu lewatkan sepanjang area bukit.
Jika sudah lelah berjalan-jalan, pengelola sudah menyiapkan gazebo yang cukup luas untuk bersantai melepas lelah.
Selain itu, terdapat juga ayunan yang dibuat dari material kayu yang dicat hijau sehingga terlihat menyatu dengan pemandangan disekelilingnya. Kamu bisa bermain ayunan sekaligus berfoto dengan latar Gunung Lokon.
Harga Tiket Valentine Hills Tomohon
Harga tiket Valentine Hills Tomohon adalah sebesar Rp. 15.000,- dan sudah termasuk biaya parkir kendaraan.
Biaya tiket ini sudah termasuk minuman. Minuman yang bisa kamu pilih mulai dari air mineral, teh, dan kopi.
Setelah itu, kamu bisa menghabiskan waktu untuk menjelajah seluruh area bukit ini sepuasnya.
Jam Buka Valentine Hills Tomohon
Jam buka Valentine Hills Tomohon adalah mulai dari jam 10.00 hingga jam 17.00 WITA setiap harinya.
Lokasi Valentine Hills Tomohon
Lokasi Valentine Hills Tomohon berada di Jl. Woloan Kayawu, Woloan Dua, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara. Letaknya yang cukup strategis, tidak akan sulit untuk menemukan lokasi bukit ini.
Kamu bisa menjadikan Gereja Eben Haezer Woloan sebagai patokan lalu teruskan perjalanan ke arah Kayawu di Kota Tomohon sampai ke Desa Woloan Dua. Lokasi bukit berada di dalam wilayah objek wisata tersebut.
Jadi itulah penjelasan mengenai Valentine Hills Tomohon, daya tarik, fasilitas, harga tiket, jam buka dan lokasi bukit ini.
Objek wisata ini, cocok untuk dijadikan tujuan saat liburan bersama keluarga, teman, maupun pasangan.