Cara Membuat Lulur Bedda Lotong, Cara Pakai, dan Manfaatnya

Apakah Anda sedang mencari cara membuat lulur bedda lotong atau lulur bedak hitam? Produk kecantikan alami ini banyak dipakai oleh kaum hawa, terutama masyarakat di daerah Sulawesi Selatan.

Lulur bedak hitam ini memiliki beragam manfaat untuk kulit. Misalnya saja merawat, memutihkan, mencerahkan hingga melembabkan kulit. Manfaat ini tidak hanya bisa dirasakan oleh kaum hawa namun juga kaum adam.

Meskipun sudah cukup populer, belum banyak orang yang tahu cara membuatnya secara mandiri. Mengingat banyaknya manfaat dari produk kecantikan tersebut, mari mempelajari cara membuatnya di artikel ini.

Apa itu Lulur Bedda Lotong?

Produk kecantikan ini merupakan lulur tradisional khas wanita Bugis yang sudah dikenal sejak lama. Bahkan, konon katanya pada zaman dahulu lulur ini digunakan oleh kalangan bangsawan dan kerajaan.

Di masa sekarang, produk kecantikan ini sudah menyebar luas di tanah air. Melalui peran media digital, masyarakat dari berbagai daerahnya mengenalnya. Sehingga bukan hanya masyarakat Bugis yang memakainya.

Baca juga: 10 Produk untuk Menghilangkan Bruntusan di Wajah Terbaik

Pada mulanya, lulur bedda lotong dipakai oleh kaum hawa dari suku Bugis yang akan  melangsungkan pernikahan. Karena produk kecantikan ini mampu mengeluarkan aura dan aroma wangi si calon pengantin.

Adat tersebut membuat masyarakat Bugis tidak asing dengan cara membuat lulur bedda lotong secara mandiri. Sementara di masa sekarang, produk kecantikan ini mulai dipakai untuk perawatan kulit sehari-hari.

Mengapa namanya bedda lotong? Nama tersebut diambil dari bahan baku lulurnya, yakni ketan hitam. Jadi, sangat wajar apabila Anda melihatnya berupa warna hitam. Berbeda dengan lulur pada umumnya yang biasanya berwarna cerah.

Jika zaman dahulu, lulur bedda lotong masih dipakai untuk keperluan pribadi seperti kebutuhan calon pengantin. Namun sekarang ini sudah banyak pihak yang memproduksinya untuk dijual ke seluruh Indonesia, jadi tak perlu repot lagi untuk meraciknya sendiri.

Namun, untuk Anda yang hendak membuatnya sendiri, mari simak cara membuat lulur Bedda lotong ini.

Bahan Untuk Membuat Lulur Bedda Lotong

Bahan Untuk Membuat Lulur Bedda Lotong

Sebelum menerapkan cara membuat lulur bedda lotong, tentu perlu menyiapkan bahan-bahannya. Sebenarnya, produk kecantikan ini mudah dicari terutama secara online.

Namun, karena bahan-bahannya tergolong mudah didapatkan, membuat sendiri terasa lebih mudah dan seru.

Jika Anda tidak tinggal di daerah asal suku Bugis juga bukan masalah. Karena bahan bakunya benar-benar mudah dijumpai di berbagai kota di Indonesia. Ini dia beberapa bahan bakunya.

1. Beras Ketan Hitam

Sangat mudah untuk menemukan bahan bernama beras ketan hitam. Indonesia sendiri merupakan negara yang mampu menghasilkan beras ketan hitam sendiri. Jadi, tidak perlu repot jika ingin menemukan beras ketan hitam.

Beras ketan hitam juga menjadi ciri khas lulur bedda lotong karena menghasilkan warna gelap. Jangan salah sangka warna gelapnya berasal dari bahan kimia atau pewarna buatan, karena faktanya warna yang dikeluarkan alami.

Baca juga: 10 Tips Memilih Skincare yang Tepat Untuk berbagai Jenis Kulit

2. Asam Jawa

Bahan asam Jawa juga tergolong mudah dijumpai. Biasanya asam Jawa dipakai sebagai salah satu bumbu masakan. Bahan ini biasanya mudah ditemui karena tersedia di toko tradisional hingga penjual sayur keliling.

Mungkin Anda sendiri juga pernah memakai asam Jawa ketika memasak sayur. Selain mudah didapat, harga asam Jawa juga tergolong murah. Jadi, tidak perlu takut kehabisan dana hanya untuk membeli asam Jawa.

3. Daun Pandan

Jika asam Jawa lebih akrab digunakan sebagai bumbu masakan, daun pandan lebih sering dipakai untuk membuat jajanan. Misalnya saja membuat minuman, jajanan tradisional, dan lain sebagainya.

Ketika menerapkan cara membuat lulur bedda lotong, nantinya Anda perlu mengiris kecil-kecil daun pandan ini. Mungkin Anda juga akan mencium aroma harumnya ketika proses mengiris daun pandan.

4. Temulawak

Bahan baku terakhir yang diperlukan ialah temulawak. Temulawak ini nantinya perlu diparut untuk membuat lulur bedda lotong. Jangan hanya diiris karena manfaatnya akan lebih terasa ketika diparut.

Cara Membuat Lulur Bedda Lotong dan Cara Pakai

Cara Membuat Lulur Bedda Lotong dan Cara Pakai

Di zaman sekarang, ada banyak sekali pilihan produk kecantikan. Namun, produk dengan tambahan bahan kimia bisa menyebabkan efek negatif pada kulit. Tidak heran jika banyak orang yang mulai beralih ke cara alami.

Salah satu produk kecantikan alami yang menjadi favorit masyarakat Indonesia ialah lulur bedda lotong. Cara membuat lulur bedda lotong juga terbilang mudah seperti panduan di bawah ini.

1. Sangrai Beras Ketan Hitam dan Daun Pandan di Wajan

Pertama-tama, siapkan dahulu wajan untuk menyangrai. Lantas, masukkan beras ketan hitam dan irisan daun pandan ke dalamnya. Anda cukup menabahkan sangrai saja hingga hangus dan merata.

Jangan keliru menggorengnya. Aktivitas menyangrai tidak membutuhkan minyak goreng. Jadi, langsung masukkan beras ketan hitam dan daun pandannya ke dalam wajan. Maka tahap pertama telah selesai.

2. Angkat Beras dan Daun Padan

Apabila sudah hangus semuanya, maka angkat beras ketan hitam dan daun pandan yang sudah disangrai tersebut. Lantas simpan dahulu pada sebuah wadah. Tunggu sampai menjadi dingin.

3. Campurkan Asam Jawa dan Parutan Temulawak

Ketika beras ketan hitam dan daun pandan yang sudah disangrai tadi menjadi dingin, campurkan asam Jawa serta parutan temulawak ke dalamnya. Pastikan suhunya sudah dingin ketika mencampurkan semuanya.

4. Tambahkan Air

Lanjutkan cara membuat lulur bedda lotong dengan menambahkan air sembari diremas-remas sehingga seluruh bahan bakunya tercampur secara merata. Simpan ke dalam wadah lantas biarkan dahulu semalaman. Setelah itu baru bisa digunakan.

Cara menggunakan bedda lotong ini sangat mudah. Anda hanya perlu mengoleskannya pada seluruh kulit tubuh dan wajah secara merata.

Lantas tunggu hingga mengering dan bilas memakai air bersih. Tidak perlu memakai sabun untuk membersihkan sisa lulurnya.

Manfaat Lulur Bedda Lotong Untuk Kulit

Setelah mengetahui cara membuat lulur bedda lotong, mari mengenali manfaat lulur kecantikan khas Bugis ini.

Bahan alami bukan hanya menyehatkan kulit. Namun juga menghindarkan dari efek negatif produk kecantikan yang bahannya berupa bahan kimia.

1. Mencerahkan Kulit

Apabila Anda mempunyai kulit kusam, lulur bedda lotong mampu mengatasinya. Produk kecantikan ini mengandung vitamin C sehingga mampu membuat kulit tampak lebih cerah. Ucapkan selamat tinggal pada kulit kusam yang mengganggu penampilan.

2. Membersihkan Kulit

Lulur bedda lotong juga membantu mengangkat daki, kotoran hingga sel kulit mati. Sel kulit mati yang tidak dibersihkan pada kulit akan menyebabkan kulit menjadi kusam karena mengalami hiperpigmentasi.

Ketika sel kulit mati terangkat, proses regenerasi kulit kulit juga berjalan lebih cepat. Sehingga kulit akan tampak jauh lebih muda dan bersih. Point ini dinilai sebagai yang paling banyak dicari, sehingga lulur ini semakin banyak diminati.

3. Mengatasi Bau Badan

Ketika Anda menerapkan cara membuat lulur bedda lotong, terdapat beberapa jenis rempah yang digunakan. Beberapa rempah tersebut mampu membantu menurunkan produksi keringat berlebih sehingga mengurangi bau badan.

Ketika tubuh mengeluarkan keringat berlebih umumnya diiringi dengan bau. Oleh sebab itu, ketika produksi keringatnya bisa dikurangi, bau badan juga bisa dicegah. Gunakan lebih sering untuk hasil yang maksimal.

4. Memudarkan Bekas Luka

Lulur bedda lotong juga mampu menyamarkan bekas luka pada kulit. Misalnya bekas luka berupa stretch mark. Nantinya tampilan kulit akan tampak lebih halus dan mulus. Penting untuk menggunakannya secara rutin.

Ada banyak sekali jenis produk kecantikan di pasaran yang yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti lulur bedda lotong.

Karena bahan bakunya sangat mudah ditemukan, akan lebih menguntungkan jika menerapkan cara membuat lulur bedda lotong daripada membelinya.

FAQ

Apakah lulur bedak lotong bisa dipakai di wajah?

Selain menjadi lulur, Bedda’ Lotong bisa juga dijadikan masker wajah. Bahan-bahannya yang alami tidak membahayakan wajah.

Berapa hari sekali memakai bedak lotong?

Agar hasil maksimal usahan untuk menggunakannya secara rutin. Namun juga tidak berlebihan, idealnya digunakan 1-2 kali salam satu minggu sudah sangat baik.

SHARE:

Seorang lifestye enthusiast dan traveller Indonesia yang suka berbagi inspirasi melalui tulisan. Mari diskusi di kolom komentar ya...

Tinggalkan komentar

Konten dengan Hak Cipta Dilarang Copy-Paste