Begini Cara Kerja dan Manfaat Retinol untuk Kulit Wajah

Retinol merupakan salah satu retinoid yang berasal dari turunan vitamin A. Karena dianggap memiliki banyak manfaat untuk kulit, retinol sering ditemukan di berbagai macam produk perawatan kulit, contohnya produk retinol untuk kulit wajah.

Bahan aktif ini disebut juga dengan nama retinyl linoleate, retinyl palmitate, dan retinyl acetate. Bagi kamu yang masih ragu mengenai cara kerja dan manfaat dari kandungan ini, kamu bisa melihat penjelasannya di artikel ini.

Cara Kerja Retinol

Retinol adalah bahan aktif yang aman untuk digunakan sehingga mereka sering dijadikan bahan utama dari produk perawatan kulit. Untuk cara kerjanya, retinol akan merangsang bagian sel kulit paling luar kemudian mempercepat perputaran peremajaan atau regenerasi kulit. Proses regenerasi ini memberikan tekstur yang lembut dan merata pada tampilan kulit.

Ada beberapa jenis retinol berdasarkan tingkat kekuatannya. Retinol yang biasa dibeli dengan bebas adalah retinol, retinaldehyde, retinyl palmitate, dan adapalene. Sementara itu, beberapa jenis retinol yang lebih kuat adalah tazarotene dan tretinoin. Kedua jenis retinol kuat itu membutuhkan resep sebelum digunakan karena cara kerjanya yang cepat terhadap kulit.

Sebanding dengan efek yang cepat, risiko terkena iritasi juga sama cepatnya. Rata-rata retinol mulai menunjukkan hasilnya pada kulit kurang lebih setelah tiga bulan pemakaian produk.

Baca Juga: 3 Efek Samping Retionl Pada Skincare

Manfaat Retinol untuk Kulit Wajah

Terdapat banyak manfaat retinol untuk kulit wajah yang membuatnya menjadi bahan populer di produk kecantikan. Biasanya retinol ini akan ditemukan pada produk serum, toner, dan pelembap.

Berikut ini adalah 5 manfaat retinol untuk kulit wajah:

1. Meningkatkan Produksi Kolagen di Kulit

Manfaat retinol untuk kulit wajah yang paling diminati adalah kemampuannya dalam melawan penuaan dini. Hal ini karena retinol mampu meningkatkan produksi kolagen. Bila produksi kolagen meningkat, kulit akan terhindar dari kekeringan dan elastisitasnya terjaga. Kandungan antioksidan yang tinggi dalam retinol mampu melindungi kulit dari radikal bebas.

Penggunaan retinol dengan benar dan teratur dapat mengurangi munculnya kerutan dan garis halus. Itu sebabnya tidak baik menggunakan retinol dengan sembarangan. Gunakanlah retinol dengan konsentrasi rendah di awal penggunaan.

2. Mempermudah Proses Regenerasi Kulit

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, retinol sangat baik dalam membantu kulit melawan penuaan dini. Salah satunya adalah dengan meningkatkan produksi kolagen di kulit. Namun, bukan itu saja, retinol juga mampu menjaga kulit agar tetap awet muda dengan menjaga kulit agar terus terhidrasi dan melindungi lapisan epidermis kulit.

Mereka juga memiliki peran dalam regenerasi kulit. Retinol akan masuk ke bagian bawah epidermis lalu menyebabkan efek pengelupasan saat retinol sudah berada di tengah lapisan kulit. Efek dari pengelupasan ini menciptakan lapisan baru pada kulit yang lebih halus.

3. Menangani Jerawat

Jerawat memang bisa hilang sendiri. Akan tetapi, jika jerawat itu bertambah parah dan terus muncul, hal ini tentunya akan menjadi masalah. Kehadiran jerawat biasa disebabkan oleh penumpukan minyak, kotoran, dan sel kulit mati di pori-pori kulit.

Retinol akan membuka pori-pori sehingga obat jerawat dapat memasuki kulit dengan mudah. Jerawat pun dapat dicegah karena retinol dapat meredakan peradangan dan mengurangi produksi minyak berlebih.

4. Mengatasi Milia

Manfaat retinol untuk kulit wajah lainnya adalah mengatasi milia. Jika kamu belum tahu, milia adalah benjolan putih kecil yang tumbuh di sekitar permukaan dahi, kelopak mata, dan hidung. Secara umum, mulia bukanlah penyakit yang berbahaya. Namun, kondisi ini sering kali sulit dihilangkan sehingga dibutuhkan obat untuk menghilangkan milia.

Milia itu dapat dihilangkan dengan memakai serum retinoid, utamanya adalah yang berjenis tretinoin. Senyawa retinoid ini mampu mengikis milia yang sudah tumbuh di permukaan kulit serta mencegah pertumbuhan-pertumbuhan baru supaya kulit menjadi rata dan bebas milia.

5. Mengurangi Hiperpigmentasi Kulit

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan munculnya hiperpigmentasi atau bintik hitam pada kulit. Faktor-faktor itu adalah bekas jerawat atau kerusakan sel kulit akibat paparan sinar matahari. Bintik hitam ini membuat warna kulit wajah menjadi tidak rata dan kusam.

Proses regenerasi kulit yang dibantu oleh retinol tidak hanya baik untuk peremajaan kulit, tetapi juga berguna untuk memudarkan hiperpigmentasi yang muncul di kulit. Retinol juga akan memperlambat produksi tyrosinase, enzim yang berperan dalam perkembangan bintik hitam.

Begitulah cara kerja dan manfaat produk-produk berbahan dasar retinol untuk kulit wajah. Ayo, mulai merawat keremajaan kulit mulai dari sekarang!

SHARE:

Seorang lifestye enthusiast dan traveller Indonesia yang suka berbagi inspirasi melalui tulisan. Mari diskusi di kolom komentar ya...

Tinggalkan komentar

Konten dengan Hak Cipta Dilarang Copy-Paste