Category: Restoran

  • Kuliner Rawon Kekinian, Jadi Nasi Goreng dan Rasa Salted Egg

    Kuliner Rawon Kekinian, Jadi Nasi Goreng dan Rasa Salted Egg

    Salah satu kuliner khas Jawa Timur adalah rawon. Umumnya, rawon disajikan dengan nasi, tauge pendek, dan telur asin. Kini rawon telah bersalin rupa menjadi aneka penganan kekinian.

    Restoran Rawon Bar menyuguhkan cita rasa rawon masa kini yang diolah menjadi nasi goreng dan rawon ditambah saus telur asin atau salted egg yang sedang tren akhir-akhir ini.

    Terletak di area pusat kuliner lantai 2 Pasar Santa, Jakarta Selatan, Rawon Bar menghadirkan konsep meja penyaji terbuka sehingga pengunjung dapat melihat langsung proses penyajiannya.

    Baca juga: 12 Rekomendasi Seafood Enak di Jakarta Tahun 2022

    Seorang penyaji, Imam, mengatakan nasi goreng rawon adalah hidangan favorit pengunjung. “Nasi goreng dimasak menggunakan bumbu rawon, bukan disiram kuah rawon,” kata Iwan pada Senin, 9 Februari 2020. Nasi goreng rawon bisa diatur tingkat kepedasannya, tidak pedas, pedas, atau ekstra pedas.

    Warna nasi goreng rawon hitam pekat dengan tambahan telur dadar di atasnya. Di samping nasi goreng terdapat beberapa potong daging yang berwarna hitam. Mungkin kurang menarik untuk dipotret, tapi bumbu kluwak pada rawon pada nasi goreng ini sangat terasa. Rasanya agak kering seperti mekan nasi dengan serundeng. Sepiring nasi goreng rawon dibanderol Rp 38 ribu.

    Kuliner Nasi Goreng rawon

    Selain nasi goreng rawon, ada Rawon Don Salted Egg, Rawon Iga Klasik, Rawon Daging Klasik, dan Tahu Tek. Rawon Don Salted Egg disajikan bersama beberapa potong daging yang disiram dengan saus rawon dan saus telur asin, serta nasi putih dan telur mata sapi. Rasanya sedikit hambar meski masih tersisa aroma kluwak.

    Ketika menyantap Rawon Don Salted Egg, sebaiknya campur suapan dengan saus telur asin supaya cita rasanya lebih pas. Rasa asin dari telur membuat rasa hidangan menjadi lebih terasa. Harga hidangan ini Rp 48 ribu.

    Jikalau rindu dengan rawon berkuah, maka pilihannya adalah Rawon Daging Klasik dan Rawon Iga Klasik. Menu ini dibanderol Rp 45 ribu dan Rp 50 ribu. Rawon iga klasik terdiri atas empat potong iga sapi ukuran besar yang cukup membuat mangkuk penuh. Kuahnya agak encer dengan taburan tauge yang tersebar di permukaan.

    Sayangnya, kluwaknya kurang terasa sehingga kuah terasa hambar. Kuah yang gurih dengan kluak yang kurang kuat juga terasa pada hidangan rawon daging klasik. Meski begitu, dagingnya empuk.

    Rawon Bar di Pasar Santa ini adalah pindahan dari Rawon Bar di Jalan Senopati Nomor 22, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Selain di Pasar Santa, Rawon Bar juga memiliki cabang di Kebon Jeruk dan Tanjung Duren.

    Sebelum makan di sini, harap bersabar karena antrean pembeli melalui layanan online juga tak kalah banyak dengan pengunjung yang datang. Plus, sedia minum sendiri karena Rawon Bar tidak menjual minuman. Jika berada di daerah Jakarta Selatan, tak ada salahnya mencoba kuliner kekinian Nasi Goreng Rawon yang satu ini.

  • 8 Sate Kambing Terdekat dari Lokasi Saya Sekarang

    8 Sate Kambing Terdekat dari Lokasi Saya Sekarang

    Sate kambing merupakan salah satu sajian kuliner dengan potongan-potongan daging kambing yang ditusuk menjadi satu menggunakan sebatang kayu kecil dan dibumbui dengan kecap lalu dipanggang di atas bara api.

    Sate kambing juga sering disajikan dengan sambal kacang dan biasanya menjadi menu andalan untuk makan malam bersama keluarga atau bersama teman-teman.

    Nikmatnya rasa sate kambing ini ditandai dengan daging yang empuk dengan rasa yang gurih. Apalagi ditambah bumbu kecap yang khas dengan rasa pedas, manis dan asam, yang bisa menambah kenikmatan memakan sate kambing.

    Jika kamu sedang mencari warung atau restoran terdekat yang menyajikan menu sate kambing untuk berkumpul dan makan bersama keluarga dan teman-teman, kamu bisa ikuti langkah-langkah di bawah ini.

    Cara Mencari Warung Sate Kambing Terdekat

    Ada beberapa cara untuk mencari warung sate kambing terdekat, yaitu dengan menggunakan Google Maps, Google Search atau melalui website kuliner.

    Di bawah ini, kami akan berikan langkah-langkah penggunaan ketiga cara di atas untuk mencari warung sate kambing terdekat.

    1. Cari Sate Kambing Terdekat Melalui Google Maps

    Cara pertama adalah mencari sate kambing terdekat melalui aplikasi Google Maps. Pengguna android pasti sudah tidak asing dengan salah satu aplikasi navigasi milik Google ini.

    Cara penggunaan Google Maps ini cukup mudah. Cukup masukkan kata kunci tempat yang ingin kita cari dan Google Maps akan menampilkan daftar tempat dengan kata kunci tersebut.

    Berikut langkah-langkah cara penggunaan Google Maps untuk mencari sate kambing terdekat.

    • Pastikan koneksi data internet dan GPS Smartphone kamu menyala.
    • Buka aplikasi Google Maps yang ada di Smartphone kamu.
    • Ketikkan kata kunci “sate kambing terdekat” di kolom pencarian.
    • Google Maps akan menampilkan daftar warung sate kambing mulai dari yang terdekat dari lokasi kamu sekarang.
    • Klik pada salah satu nama warung sate kambing untuk melihat detail informasi.
    • Informasi yang ditampilkan berupa nama warung, alamat warung, nomor telepon, ulasan dan rating ulasan.
    • Kunjungi warung sate kambing terdekat sesuai petunjuk dan arahan dari Google Maps.

    2. Cari Sate Kambing Terdekat Melalui Pencarian Google

    Cara kedua untuk mencari sate kambing terdekat adalah melalui pencarian Google atau Google Search.

    Pengguna internet pasti sudah paham dengan cara kerja Google Search ini. Tinggal memasukkan kata kunci yang ingin kita cari, Google akan langsung menampilkan informasi yang kita cari.

    Cara menggunakan pencarian Google sebenarnya hampir sama dengan Google Maps, hanya saja berbeda aplikasi. Google Maps memiliki aplikasi sendiri sedangkan pencarian Google harus melalui aplikasi yang dinamakan browser.

    Berikut langkah-langkah penggunaan pencarian Google untuk mencari sate kambing terdekat.

    • Pastikan koneksi internet dan GPS perangkat kamu menyala.
    • Buka browser yang sering kamu gunakan, akan lebih mudah jika menggunakan chrome.
    • Ketikkan kata kunci “sate kambing terdekat” di kolom pencarian atau kolom address.
    • Layar akan langsung menampilkan hasil pencarian sate kambing terdekat.
    • Klik pada salah satu nama warung sate kambing untuk informasi lebih detail.
    • Informasi yang ditampilkan berupa alamat, nomor telepon, jam buka, ulasan, rating ulasan maupun foto tempat.
    • Kunjungi warung sate kambing yang sudah kamu pilih sesuai dengan alamat yang tertera.

    3. Cari Sate Kambing Terdekat Melalui Website Kuliner

    Cara ketiga untuk mencari sate kambing terdekat adalah melalui website kuliner. Dengan website kuliner, kamu tidak hanya akan mendapatkan satu menu rekomendasi tempat kuliner saja, tapi juga ada banyak rekomendasi kuliner dengan menu yang beragam yang akan kamu lihat.

    Salah satu website kuliner yang terkenal adalah pergikuliner. Bahkan pergikuliner sudah memiliki aplikasi tersendiri yang bisa kamu unduh melalui Playstore dan Appstore.

    Di bawah ini adalah langkah-langkah mencari sate kambing terdekat melalui website kuliner pergikuliner.

    • Pastikan koneksi internet perangkat kamu menyala dan stabil.
    • Pastikan pula GPS perangkat kamu menyala.
    • Buka browser yang sering kamu gunakan (contoh: Chrome).
    • Masuk ke situs pergikuliner di https://pergikuliner.com
    • Gunakan filer lokasi dan nama restoran/menu yang ada di bagian atas layar.
    • Masukkan kata kunci “sate kambing” dan lokasi kamu berada.
    • Klik tombol Search atau tekan Enter.
    • Klik pada salah satu daftar hasil pencarian.
    • Detail informasi tersedia untuk alamat, jam buka, kisaran harga, rating ulasan, dan ulasan pengunjung.
    • Kunjungi warung sate kambing sesuai dengan alamat yang tertera pada website.

    Sate Kambing Terdekat Yang Enak di Bandung

    Ada beberapa perbedaan sate kambing yang sering dijual oleh warung-warung sate kambing. Ada yang menggunakan daging kambing muda, dan ada juga yang menggunakan daging kambing berumur 1-2 tahun.

    Ditambah perbedaan dalam pengolahan daging kambing serta bumbu rahasia menjadikan beberapa warung sate kambing punya ciri khasnya sendiri.

    Kalau kamu sudah bosan dengan sate ayam atau sate sapi, kamu bisa mencoba sate kambing dari warung yang akan kami rekomendasikan berikut ini.

    1. Warung Sate Kambing HM Harris

    Warung Sate Kambing HM Harris

    Warung atau kedai sate kambing HM Harris sudah terkenal sejak tahun 1974. Bahkan warung sate satu ini sudah pernah dikunjungi beberapa tokoh penting negara seperti Presiden Jokowi dan Ridwan Kamil.

    Sate kambing HM Harris punya rasa yang spesial dengan tekstur daging yang garing di luar namun empuk dan juicy saat dimakan. Dengan cara mengolah daging kambing yang spesial pula, daging kambing tidak terasa bau.

    Sajian sate kambing ini juga tidak kalah spesial, disajikan di atas hot plate dengan tambahan bumbu kacang dan kecap yang diracik secara khusus.

    • Alamat: Jl. Asia Afrika no. 155, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung
    • Jam Buka: 10.00 – 16.00
    • No. Telepon: 022 4220717
    • Harga: Mulai dari Rp. 40.000,-/orang

    2. Warung Sate Kambing Hadori

    Warung Sate Kambing Hadori

    Warung sate kambing legendaris lainnya selain HM Harris adalah Sate Hadori. Warung sate Hadori bahkan sudah berdiri sejak tahun 1940.

    Sate kambing Hadori terasa istimewa karena potongan daging kambing yang digunakan memiliki ukuran yang besar namun tetap terasa empuk saat dimakan.

    Apalagi jika ditambah bumbu kecap dan bumbu kacang yang khas. Sate kambing akan terasa gurih, pedas dan nikmat.

    • Alamat: Di dalam Terminal St. Hall, Jl. Stasiun Barat Selatan No.11-12, Kebon Jeruk, Andir, Bandung
    • Jam Buka: 10.00 – 16.00
    • No. Telepon: (022) 4232312
    • Harga: Mulai dari Rp. 40.000,-/orang

    3. Warung Sate King Kong Kambing Muda Darmo

    Warung Sate King Kong Kambing Muda Darmo

    Rekomendasi warung sate kambing lainnya adalah warung Sate King Kong Kambing Muda Darmo. Pemilik warung sate ini pernah memenangkan juara sate kambing peringkat ke-2 se Nusantara.

    Rasa sate yang dimiliki warung sate kambing muda Darmo memiliki rasa yang lembut, lembap dan enak. Ditambah bumbu sambal khas sate yaitu sambal kecap dan sambal kacang yang disajikan terpisah menambah kenikmatan saat menyantap sate ini.

    Bagi kamu yang belum pernah mencoba sate kambing, warung sate kambing satu ini wajib kamu coba.

    • Alamat: Saung Awi, Jl. Golf Barat No. 53, Arcamanik, Bandung
    • Jam Buka: 11.00 – 23.00
    • No. Telepon: 081394652475
    • Harga: Mulai dari Rp. 40.000,-/orang

    4. Warung Sate Kardjan

    Warung Sate Kardjan

    Warung sate Kardjan sudah berdiri sejak tahun 1960. Sejak dulu, warung sate Kardjan memiliki cara pengolahan daging kambing yang khas dan menjadikan daging kambing hasil olahan warung sate kardjan tidak memiliki bau prengus.

    Mereka memiliki menu andalan sate buntel yang menggunakan daging kambing berumur 5 bulan. Sate buntel memiliki tekstur yang sangat empuk saat dikunyah, ditambah bumbu kecap dan kacang yang khas menjadikan sate ini makin nikmat saat dimakan.

    Penyajian sate kambing Kardjan menggunakan hotplate sehingga kehangatan makanan tetap terjaga.

    • Alamat: Jl. Pasir Kaliki No.32, Pasir Kaliki, Kec. Cicendo, Kota Bandung
    • Jam Buka: 11.00 – 22.00
    • No. Telepon: 0815-1756-9256
    • Harga: Mulai dari Rp. 40.000,-/orang

    5. Warung Sate dan Gule Kambing Leman’s

    Warung Sate dan Gule Kambing Leman’s

    Rekomendasi warung sate kambing lainnya adalah Warung Sate dan Gule Kambing Leman’s. Salah satu keistimewaan sate kambing Leman’s ada di potongan daging kambing yang besar namun tetap empuk dan juicy saat dikunyah.

    Keistimewaan lain dari warung sate kambing ini ada di penyajiannya. Sate kambing disajikan di atas hotplate dengan olesan lemak yang membuat rasa sate semakin gurih. Makan sate kambing ini tanpa bumbu cocol pun sudah nikmat.

    Apalagi jika ditambah bumbu kacang yang gurih dan sambal kecap yang pedas manis akan menambah kenikmatan saat memakan sate kambing Leman’s ini.

    • Alamat: Jalan Buah Batu No 116 A, Cijagra, Kec Lengkong, Kota Bandung
    • Jam Buka: 10.00 – 22.00
    • No. Telepon: 0813-2184-2236
    • Harga: Mulai dari Rp. 40.000,-/orang

    6. Warung Sate Sidareja Pak Gino

    Warung Sate Sidareja Pak Gino

    Warung Sate Sidareja Pak Gino sudah ada sejak tahun 1978 dan sangat terkenal serta ramai dikunjungi setiap harinya. Warung sate ini menyajikan menu sate kambing khas Sidareja, Cilacap dengan cita rasa yang berbeda dari sate kambing lainnya.

    Warung sate Sidareja menggunakan daging kambing yang berusia 1-2 tahun dengan pengolahan yang khusus. Menjadikan sate kambing hasil olahannnya memiliki tekstur padat dan empuk. Sate kambingnya juga terasa enak dan gurih berkat bumbu rahasia yang dicelupkan sebelum sate dipanggang.

    Seperti pada umumnya sate, sate kambing Sidareja Pak Gino menyajikan dua bumbu khas yaitu bumbu kecap dan bumbu kacang.

    • Alamat: Jl. Sunda No.76, Merdeka, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung
    • Jam Buka: 9.00 – 22.00
    • No. Telepon: (022) 4222532
    • Harga: Mulai dari Rp. 45.000,-/orang

    7. Kedai Rakha Sate Maranggi

    Kedai Rakha Sate Maranggi

    Kedai Rakha Sate Maranggi berada di jalan besar Arcamanik, Bandung. Kedai sate ini menyajikan berbagai macam menu sate yaitu sate kambing, sate sapi dan sate ayam dengan bumbu khas maranggi.

    Sate kambing marangginya sendiri memiliki rasa yang empuk dan gurih dengan wangi khas dari rempah dan bumbu yang digunakan.

    Jika berkunjung ke kedai sate ini, kamu tidak perlu khawatir akan tempat. Meski tempat makan tidak terlalu besar, namun cukup untuk makan bersama keluarga. Bahkan, area parkirnya pun cukup luas.

    • Alamat: Jl. Cisaranten Baru No.A 13, Cisaranten Kulon, Kec. Arcamanik, Kota Bandung
    • Jam Buka: 10.00 – 22.00
    • No. Telepon : –
    • Harga: Mulai dari Rp. 30.000,-/orang

    8. Warung Sate Maulana Yusuf

    Warung Sate Maulana Yusuf

    Rekomendasi warung sate kambing selanjutnya adalah Sate Maulana Yusuf. Bertempat persis di depan GKI Maulana Yusuf, warung sate ini tidak sulit ditemukan.

    Sate kambing Maulana Yusuf memiliki ciri khas daging kambing yang besar namun empuk juga gurih dan tidak bau. Makan sate kambing ini akan lebih nikmat jika ditambah bumbu kacang spesial yang gurih.

    Setiap orang yang memesan Sate Maulana Yusuf akan dilengkapi dengan bumbu yang lengkap seperti bumbu kacang, bumbu kecap, acar, bawang merah segar dan cabe rawit rebus yang cocok untuk pencinta pedas.

    • Alamat : Jl. Maulana Yusuf No. 21, Trunojoyo, Bandung
    • Jam Buka: 10.00 – 22.00
    • No. Telepon: 022 4234096
    • Harga: Mulai dari Rp. 50.000,-/orang

    Jadi itulah rekomendasi warung sate kambing enak di kota Bandung yang wajib kamu coba saat kamu sedang berada di kota Bandung.

    Kamu juga bisa mencari rekomendasi warung sate kambing lainnya melalui Google Maps, Google Search juga website kuliner yang sudah kami sebutkan di atas.

  • 21 Makanan Khas Padang selain Sate yang Wajib Dicoba

    21 Makanan Khas Padang selain Sate yang Wajib Dicoba

    Sumatera Barat termasuk salah satu daerah yang mempunyai kekayaan budaya kuliner melimpah. Bahkan, kamu dapat dengan mudah menemukan makanan khas Padang di berbagai penjuru tanah air. Oleh karenanya, tak heran kalau banyak orang Indonesia yang menjadikan kuliner khas Padang sebagai makanan favorit. 

    Salah satu kuliner Padang yang menjadi menu favorit banyak orang adalah sate padang. Sate padang bisa kamu jumpai dalam berbagai variasi bahan, seperti daging sapi, jeroan, serta lidah. Dalam penyajiannya, sate padang akan memperoleh siraman kuah kacang kental yang memiliki aroma rempah sangat kuat. 

    Rekomendasi Makanan Khas Padang

    Sate padang hanya satu dari sekian banyak makanan tradisional enak dari Padang. Selain sate, masih ada banyak lagi kuliner lain yang tidak kalah menggugah selera. Sebagai referensi, berikut ini adalah daftar 21 kuliner enak khas Padang yang harus kamu cicipi selain sate: 

    1. Rendang

    makanan khas padang

    Siapa yang tidak kenal dengan rendang. Masakan ini berasal dari daerah Minangkabau, Sumatera Barat dengan bahan utama berupa daging sapi atau kerbau. Cara pembuatannya memerlukan campuran berbagai jenis rempah dan santan. 

    Tidak hanya itu, proses pembuatan rendang butuh waktu yang lama, kurang lebih selama 4 jam. Proses memasak yang lama tersebut bertujuan untuk mengendapkan bumbu dan kental. Tak hanya itu, daging juga menjadi lembut dan bumbunya meresap. 

    Kalau menurut pada resep aslinya, ada beberapa ciri khas dari rendang yang telah melalui proses pemasakan yang benar, yaitu: 

    • Kering
    • Berwarna gelap

    Sebagai tambahan, rendang juga merupakan jenis makanan yang mempunyai tingkat ketahanan sangat lama. Kamu bisa menyimpan rendang dalam suhu ruangan dalam rentang waktu sampai beberapa minggu. 

    2. Dendeng Balado

    Selanjutnya, ada kuliner khas padang yang tak kalah terkenal, yakni dendeng balado. Dendeng balado merupakan potongan daging yang diiris tipis dan kering yang kemudian disertai dengan sambal cabai merah. 

    Dalam proses pembuatan dendeng balado, ada tiga tahapan pengolahan daging, yaitu: 

    • Direbus
    • Dijemur
    • Digoreng sampai garing

    Selanjutnya, ada penambahan bumbu balado yang bisa kamu buat dengan mencampurkan beberapa bahan seperti: 

    • Bawang merah
    • Cabai merah
    • Garam

    Ketiga bahan tersebut dapat melalui proses penumisan sampai muncul bau harum. Dalam penyajiannya, dendeng bisa kamu siram menggunakan sambal balado yang telah ditumis.

    3. Ayam Pop

    makanan khas padang

    Ketika berkunjung ke rumah makan Padang, kamu kerap pula menemukan sajian berupa ayam pop. Masakan ini mempunyai ciri khas pada penampilannya yang terlihat pucat. Namun, siapa yang menyangka kalau di balik tampilannya yang pucat tersebut, ayam pop memiliki rasa gurih dan manis. 

    Ayam pop merupakan sajian khas Sumatera Barat yang berasal dari daerah Bukittinggi. Proses pembuatannya unik karena melalui tahapan perebusan menggunakan air kelapa dan bumbu yang minimalis. Penggunaan air kelapa tersebut menimbulkan sensasi rasa legit asam yang terasa enak di lidah. 

    4. Itiak Lado Mudo

    Selanjutnya, ada kuliner yang tak kalah enak pada menu itiak lado mudo. Meski terkenal sebagai makanan khas Padang, itiak lado mudo sebenarnya adalah sajian khas dari daerah Bukittinggi. Oleh karena itu, menu ini bakal kerap kamu jumpai ketika berkunjung ke rumah makan kapau. 

    Secara harfiah, itiak lado mudo memiliki makna bebek cabai hijau. Jenis bebek yang digunakan untuk pengolahan makanan khas Bukittinggi ini tak boleh sembarangan. Kalau ingin itiak lado mudo yang enak, pilih bebek yang berusia maksimal 6 bulan. Tujuannya adalah untuk memudahkan proses pengolahan. 

    Selanjutnya, ada tambahan sambal cabai hijau yang menjadi daya tarik ekstra dari itiak lado mudo. Penggunaan sambal cabai hijau membuat makanan ini terasa pedas dan bikin nagih. 

    5. Lamang

    Makanan khas Padang selanjutnya bisa kamu jumpai pada kuliner lamang. Makanan ini terbuat dari bahan utama beras ketan yang kemudian dipadukan dengan santan dan garam. Kamu dapat menjumpai lamang dengan cita rasa asin, manis, dan bahkan asam. 

    Keunikan kuliner lamang khas Padang bisa kamu temukan pada proses pembuatannya. Alih-alih melalui proses pengukusan, lamang dibuat dengan cara memasukkan campuran beras ketan dan bahan lain dibungkus menggunakan daun kelapa dan dimasukkan ke dalam bambu. Setelah itu, lemang akan dibakar sampai matang. 

    6. Sala Lauak

    Kalau kamu mencari camilan khas dari Sumatera Barat, kamu bisa mencoba mencicipi sala lauak. Makanan ini merupakan salah satu gorengan yang banyak kamu temukan di Padang atau kota-kota lain di Sumatera Barat. 

    Sekilas, tampilannya mirip dengan comro dengan bentuk bulat dan memiliki warna kuning kecokelatan. Hanya saja, bahan pembuatannya jauh berbeda. Cara pembuatan sala lauak menggunakan tepung beras yang dipadukan dengan ikan. 

    Ada dua jenis ikan yang kerap digunakan untuk membuat sala lauak, yaitu: 

    • Ikan teri. Penggunaan ikan teri biasanya ditujukan untuk pembuatan sala lauak keras. 
    • Ikan stuhuak. Pemakaian ikan jenis ini bisa kamu temukan pada pembuatan sala lauak lunak. 

    7. Bika Talago

    makanan khas padang

    Saat berkunjung ke Tanah Minang, kamu dapat menemukan makanan khas Padang lainnya berupa bika talago—cocok bagi kamu yang mengaku suka dengan camilan gurih. Makanan ini merupakan salah satu kudapan tradisional yang unik, memiliki julukan sebagai kue neraka rasa surga. 

    Julukan tersebut berkaitan erat dengan proses pembuatannya yang masih menggunakan metode tradisional, yakni dengan memanfaatkan kuali tanah liat. Adonan kue diletakkan di atas kuali dengan terlebih dahulu dilapisi daun pisang. Selanjutnya, kuali berisi adonan tersebut ditutup dengan kuali lain yang berisi bara api panas. 

    8. Dendeng Batokok

    Ada dendeng balado, ada pula dendeng batokok. Ciri khas dari dendeng batokok adalah adanya proses pemukulan daging. Tahapan tersebut bertujuan untuk membuat tekstur daging jadi lebih lembut dan membantu proses peresapan bumbu. 

    Dalam penyajiannya, dendeng batokok dapat kamu nikmati bersama dengan cabai yang sengaja diiris kasar. Rasanya pedas, asam, dan gurih—cocok dengan lidah mayoritas orang Indonesia yang terkenal sebagai pencinta makanan pedas. 

    9. Soto Padang

    makanan khas padang

    Berikutnya, ada makanan khas Padang yang cocok bagi kamu pencinta makanan berkuah, yakni soto padang. Ciri khas kuliner soto padang ini terletak pada penggunaan kaldu daging sapi serta rempah yang kuat. 

    Terdapat beberapa fakta menarik terkait soto padang yang perlu kamu ketahui: 

    • Soto dengan bumbu paling banyak. Total, terdapat 16 jenis bumbu yang ada dalam semangkuk soto padang. 
    • Tak menggunakan campuran santan. Kontras dengan kuliner khas Padang lain yang rata-rata memiliki campuran santan di dalamnya. 
    • Terdapat tambahan berupa perkedel kentang. Tambahan seperti ini, tidak akan kamu jumpai pada soto lain

    10. Gulai Itiak

    Kunjungan ke Padang bisa menjadi kesempatan menarik bagi kamu untuk mencicipi kuliner khas selanjutnya, yakni gulai itiak. Sesuai namanya, pembuatan gulai ini memakai bahan utama daging bebek. Meski memiliki nama gulai, cara memasak gulai itiak tidak menggunakan campuran santan, jadi memiliki rasa yang segar. 

    Selain itu, gulai itiak juga memiliki cita rasa pedas karena menggunakan campuran cabai hijau yang cukup banyak. Proses memasaknya bisa sangat lama, mencapai 12 jam. Tujuannya adalah agar bumbu meresap dan daging bebek memiliki tekstur lunak. Dengan begitu, kamu bisa menyantapnya dengan mudah dan nikmat. 

    11. Kalio Daging

    makanan khas padang

    Ada rendang, ada pula kalio daging. Kedua makanan khas Padang ini mempunyai tingkat kemiripan tinggi. Bahkan, bumbu serta komposisi bahan pembuatannya bisa sama. Meski begitu, ada perbedaan mendasar yang perlu kamu pahami dari kedua makanan ini. 

    Ada fakta menarik yang perlu kamu ketahui terkait kalio daging. Ternyata, banyak orang Indonesia yang tidak memahami perbedaan kalio daging dengan rendang. Bahkan, banyak orang yang beranggapan bahwa makanan yang mereka santap adalah rendang, padahal itu adalah kalio daging. 

    Kalio dan rendang sama-sama dibuat dengan menggunakan kuah bersantan. Kalau kamu memasaknya sampai muncul minyak yang menggenangi masakan, maka namanya adalah kalio atau kerap pula dikenal sebagai rendang basah. 

    Jadi, perbedaan keduanya bisa kamu lihat dengan memperhatikan tingkat kekeringan masakan. Pada kalio, kamu dapat menjumpai adanya minyak yang muncul hasil dari pengendapan santan. Kalau sudah jadi rendang, kamu tidak akan lagi menemukan keberadaan minyak tersebut. 

    12. Gulai Tauco

    Sajian khas Padang yang bisa kamu cicipi selanjutnya adalah gulai tauco. Masyarakat Sumatera Barat biasa menyantap kuliner ini sebagai menu pelengkap saat Lebaran, bersama dengan ketupat. Rasanya gurih dan bisa kamu buat sendiri dengan cara memasak yang relatif cukup mudah. 

    Seperti halnya karakteristik makanan khas Padang lain, gulai tauco menggunakan campuran santan. Selain itu, ada bahan lain yang perlu kamu tambahkan dalam masakan ini, termasuk di antaranya adalah: 

    • Tauco
    • Buncis
    • Tahu

    13. Teh Talua

    makanan khas padang

    Ketika berkunjung ke warung tradisional Minangkabau, kamu dapat mencoba untuk memesan teh talua. Teh ini beda dengan teh biasa di tempat lain. Cara pembuatannya adalah dengan mencampurkan telur ayam kampung, gula, dan teh dan mengocoknya. Sebagai tambahan, kamu bisa menggunakan perasan jeruk nipis. 

    Teh talua mempunyai penampilan yang unik, terlihat berlapis-lapis. Di bagian atas, terdapat buih. Selanjutnya, ada lapisan berwarna putih pada bagian tengah dan warna kecokelatan pada lapisan paling bawah. Masyarakat Padang percaya, minum teh talua bisa menambah stamina dan lebih giat bekerja. 

    14. Galamai

    Di tanah Jawa, ada dodol khas Garut yang sudah sangat terkenal. Kalau di Sumatera Barat, kamu bisa menemukan makanan serupa, bernama galamai. Galamai merupakan dodol khas masyarakat Minang yang berasal dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota. 

    Dalam budaya Minang, galamai menjadi sajian penting dalam pesta pernikahan serta acara adat. Komposisi bahan untuk pembuatan galamai sangat sederhana, yaitu: 

    • Kelapa
    • Tepung ketan
    • Gula merah

    Meski begitu, proses pembuatan galamai bisa sangat lama. Alasannya, kamu harus mengaduk adonan galamai secara terus-menerus dan tanpa henti. Dengan begitu, terciptalah galamai yang memiliki cita rasa khas manis dan kenyal. 

    15. Asam Padeh

    makanan khas padang

    Makanan berkuah asli Padang yang tidak menggunakan santan bukan cuma soto padang. Kamu dapat pula menemukan pilihan lainnya pada menu asam padeh. Sajian ini merupakan sup yang mempunyai kuah kental dengan warna merah. 

    Kalau menurut bahasa, asam padeh dalam bahasa Indonesia mempunyai arti asam pedas. Nama tersebut pun selaras dengan cita rasa dari masakan ini, yakni perpaduan antara rasa asam serta pedas. 

    Perpaduan rasa asam dan pedas pada asam padeh membuat masakan ini memberi sensasi segar saat menyantapnya. Di Sumatera Barat, kamu dapat menemukan olahan asam padeh dalam dua variasi, yakni asam padeh daging sapi dan asam padeh tongkol. 

    Namun, kalau kamu ingin berkreasi sendiri, tak ada salahnya menggunakan bahan lain. Jenis bahan yang bisa kamu pakai ketika memasak asam padeh di antaranya adalah:

    • Ikan patin
    • Ikan salmon
    • Ikan tenggiri
    • Ikan mas

    16. Gulai Cancang

    Ada banyak variasi gulai dalam deretan makanan khas Padang. Selain gulai tauco dan gulai itiak yang telah disebutkan sebelumnya, kamu bisa pula mencicipi gulai cancang atau gulai cincang. Gulai ini dibuat dengan menggunakan potongan daging dan tetelan dengan ukuran kecil. 

    Jenis daging yang digunakan untuk membuat gulai cancang adalah daging sapi. Dalam proses pembuatannya, masyarakat Padang lebih suka menggunakan potongan daging yang mengandung lemak, seperti daging sandung lamur atau brisket. 

    Potongan daging dalam ukuran kecil tersebut akan berpadu dengan berbagai bumbu dengan cita rasa pedas. Terlebih lagi, gulai cancang dibuat dengan campuran cabe merah giling dalam jumlah yang cukup banyak. Sebagai tambahan, kamu perlu pula memasukkan santan yang merupakan karakteristik dalam setiap makanan khas Padang. 

    17. Lapek Bugih

    makanan khas padang

    Hajatan menjadi momen yang tepat bagi kamu kalau ingin mencicipi berbagai makanan tradisional khas Padang. Salah satu jenis makanan yang kerap hadir dalam setiap acara dalam budaya masyarakat Minang adalah lapek bugih atau lepat bugis. 

    Menurut sejarahnya, konon lapek bugih bukan merupakan makanan asli dari masyarakat Minangkabau. Makanan ini berasal dari orang-orang Bugis serta Makassar yang melakukan perjalanan merantau sampai ke Minangkabau.  

    Lapek bugih merupakan kudapan tradisional yang dibuat dengan bahan utama beras ketan. Jenis beras ketan yang digunakan bisa berupa ketan putih ataupun ketan hitam. Selanjutnya, bahan ketan tersebut perlu dicampur dengan santan dan diaduk rata. 

    Adonan lapek bugih selanjutnya diisi dengan campuran gula dan kelapa parut serta dibungkus menggunakan daun kelapa. Jenis gula yang dipakai untuk isian cukup variatif, baik gula putih maupun gula merah. 

    18. Lompong Sagu 

    Banyak camilan tradisional khas Sumatera Barat yang enak dan menarik untuk kamu cicipi. Hanya saja, tidak semua kudapan tersebut bisa kamu dapatkan dengan mudah. Salah satunya adalah makanan khas Padang bernama lompong sagu yang saat ini keberadaannya mulai langka. 

    Cara pembuatan makanan tradisional Sumatera Barat ini menggunakan beberapa komposisi seperti: 

    • Gula merah
    • Santan
    • Parutan kelapa
    • Sagu
    • Pisang

    Ketiga bahan tersebut dicampur menjadi sebuah adonan dan kemudian dibungkus memakai daun pisang. Setelah itu, adonan akan melalui proses pembakaran memakai arang panas. Dengan cara pembuatan seperti itu, lompong sagu akan mempunyai aroma yang khas ketika dibuka. 

    Karena menggunakan campuran gula, lompong sagu memiliki cita rasa cenderung manis. Isi setiap bungkus lompong sagu yang cukup padat, membuat kudapan ini jadi salah satu jenis makanan yang mengenyangkan. Cara paling enak menikmatinya, kamu bisa menyantapnya bersama dengan secangkir kopi atau pisang goreng. 

    19. Palai Rinuak

    makanan khas padang

    Maninjau tidak cuma terkenal sebagai tempat kelahiran sosok terkemuka di Indonesia, Buya Hamka. Namun, daerah Maninjau di Kabupaten Agam, Sumatera Barat juga menjadi tempat asal kuliner tradisional bernama palai rinuak. 

    Palai rinuak adalah makanan yang dibuat dengan bahan utama berupa ikan rinuak yang hanya tinggal di Danau Maninjau. Masyarakat setempat biasa mengolah ikan rinuak dalam berbagai cara, termasuk di antaranya adalah mengukus dan menjadikannya sebagai palai rinuak. 

    Cara pembuatan palai rinuak berlangsung dengan mencampurkan ikan rinuak dengan bumbu serta parutan kelapa. Selanjutnya, ada tahapan pembungkusan adonan palai rinuak menggunakan daun pisang. Bungkus adonan palai rinuak kemudian dikukus kurang lebih selama 20 menit. 

    Karena menggunakan ikan endemik Danau Maninjau, kamu bakal mengalami kesulitan ketika ingin mencicipi palai rinuak. Satu-satunya cara yang bisa kamu lakukan kalau tertarik dengan makanan khas Sumatera Barat ini adalah dengan berkunjung secara langsung ke daerah Maninjau. 

    Di situ, kamu bisa dengan mudah menemukan warung pinggir jalan yang menjual dan menawarkan palai rinuak. Harganya relatif terjangkau, biasa dijual dengan banderol berkisar antara Rp5 ribu sampai Rp8 ribu untuk setiap bungkusnya. 

    20. Tumbang Pisang

    Jajanan tradisional khas Padang ini mempunyai nama yang unik, tumbang pisang. Sesuai namanya, bahan utama untuk pembuatan tumbang pisang adalah pisang. Semua jenis pisang dapat dipakai untuk bahan baku tumbang pisang. Namun, masyarakat Padang lebih suka menggunakan pisang gepok muda. 

    Langkah-langkah pembuatan tumbang pisang relatif mudah. Oleh karena itu, kamu tidak akan mengalami kesulitan ketika ingin membuatnya sendiri. Tahapan dalam cara pembuatannya bisa kamu ikuti sebagai berikut: 

    • Siapkan pisang gepok muda dan bersihkan dari kulitnya. Kalau sudah bersih, kukus pisang sampai matang. Di waktu yang bersamaan, kamu perlu pula mengukus kelapa parut dan gula aren. 
    • Kalau pisang sudah matang, segera pipihkan. 
    • Setelah itu, campurkan kelapa parut dan gula aren, aduk sampai rata. Taburkan campuran kelapa dan gula aren tersebut ke atas pisang yang telah dipipihkan. 
    • Tumpang pisang siap kamu santap

    21. Lontong Sayur

    makanan khas padang

    Terakhir, kamu bisa mencicipi makanan khas Padang yang berupa lontong sayur. Makanan ini menjadi menu keseharian masyarakat Padang. Lalu, apa beda lontong sayur khas Padang dengan lontong sayur biasa? Ada beberapa faktor pembeda yang menjadi ciri khas lontong sayur dari Padang, yakni: 

    • Kuah kaya rempah. Setiap makanan khas Padang mempunyai ciri unik berupa penggunaan bumbu rempah yang kuat. Karakteristik ini ada dalam kuah santan lontong sayur khas Padang.
    • Sambal lado merah. Dalam setiap penyajian lontong sayur, kamu akan menjumpai keberadaan sambal khas Padang di dalamnya, yakni sambal lado merah. 
    • Gulai nangka dan sayur kacang. Kuah lontong sayur tidak cuma memiliki campuran rempah yang kuat. Namun, kamu juga bakal menemukan adanya potongan gulai nangka serta sayur kacang. 
    • Kerupuk merah jambu. Terakhir, ada potongan kerupuk dengan warna merah jambu dalam setiap piring lontong sayur. Tambahan kerupuk seperti ini, tak akan kamu temukan pada lontong sayur dari tempat lain. 

    Nah, sekarang kamu jadi tahu kalau begitu banyak makanan khas Padang yang enak dan menggugah selera, kan? Untuk mencicipi deretan kuliner khas Sumatera Barat tersebut, kamu tidak perlu datang secara langsung ke tempat asalnya. 

    Sebagai gantinya, kamu bisa menikmati sajian khas Padang dengan mengunjungi rumah makan Padang atau rumah makan kapau terdekat. Hanya saja, kalau kamu ingin menu yang lebih lengkap, pilihan terbaiknya adalah datang secara langsung ke Kota Padang.

  • 20 Makanan Khas Riau Ini Tidak Boleh Dilewatkan

    20 Makanan Khas Riau Ini Tidak Boleh Dilewatkan

    Setiap daerah di Indonesia memiliki sajian kulinernya masing-masing. Pun begitu dengan Riau, provinsi yang berada di Pulau Sumatra. Mayoritas makanan khas Riau didominasi dengan cita rasa gurih dan bersantan, mirip seperti masakan Padang karena memang masih satu pulau.

    Kalau kamu berencana berkunjung ke Riau, kamu bisa mencicipi hidangan khas di sana. Tak hanya makanan berat, tapi juga makanan ringan yang bisa dijadikan buah tangan. Di bawah ini sudah 20 makanan berat dan ringan khas dari Riau yang wajib untuk kamu cicipi. Langsung saja ulasan selengkapnya berikut ini.

    Rekomendasi Makanan Berat Khas Riau

    Kuliner Riau terpengaruh oleh masakan Melayu yang umumnya menggunakan banyak santan. Nah, berikut adalah sejumlah kuliner yang sayang untuk dilewatkan saat datang ke Riau. Yuk simak!

    1. Gulai Belacan

    makanan khas riau

    Kuliner pertama yang wajib kamu cicipi di Riau adalah gulai belacan. Belacan di sini adalah udang besar segar yang dimasak dengan bumbu gulai. Jenis udang yang digunakan umumnya adalah udang laut atau udang air tawar. Keduanya sama-sama nikmat, namun mungkin para pengelana rasa bisa mengenali perbedaannya.

    Kuah gulai belacan memiliki cita rasa yang gurih dan sedikit pedas asam karena menggunakan asam Jawa, lada, cabai, dan kemiri. Tak lupa juga santan kental agar kuahnya makin kental dan tambah gurih. Gulai belacan umumnya disantap dengan nasi hangat. Hidangan ini bisa ditemukan dengan mudah di restoran atau warung-warung makan di Riau. 

    2. Sup Tunjang

    Nggak suka yang bersantan? Cobain sup tunjang saat kamu plesiran ke Riau. Tak sedikit lho wisatawan di Riau yang menjadikan makanan ini sebagai favorit mereka. Bagaimana tidak, kuahnya itu sangat gurih karena terbuat dari kaldu.

    Nah, tunjang di sini bukan cuma kikil seperti di warung makan nasi padang tapi disajikan utuh lengkap dengan tulang-tulangnya. Meski begitu, dagingnya tetap empuk dan juga lembut di mulut. Inilah yang menjadi salah satu ciri khas dari sajian kuliner asal Riau ini. Untuk kuahnya sendiri dibuat dengan beragam bumbu dan rempah, di antaranya ada:

    • bawang putih dan bawang merah
    • kemiri
    • ketumbar
    • jahe
    • kayu manis
    • pala
    • lada 
    • cengkih
    • daun bawang
    • garam

    Sup tunjang disajikan saat benar-benar masih panas. Selain itu juga disajikan bersama sepiring nasi hangat. Kalau daging pada tulang sudah bersih, kamu masih bisa menikmati bagian sumsumnya menggunakan sedotan. Pokoknya nikmat banget deh!

    3. Mi Lendir

    makanan khas riau

    Orang yang masih asing dengan makanan khas Riau yang satu ini mungkin akan bergidik saat mendengar namanya. Padahal, mi lendir adalah sajian kuliner berbahan dasar mi yang lezat. Rasanya gurih dengan kuah super kental menyerupai lendir. Nah, kuahnya inilah yang membuat makanan ini disebut mi lendir. 

    Kalau kamu pernah mencoba mi ongklok dari Wonosobo, seperti itulah kira-kira tampilan mi lendir dari Riau. Kuah kentalnya terbuat dari campuran ubi jalar kukus dan kacang tanah yang sudah dihaluskan. Kemudian ditambah larutan maizena agar makin kental.

    Penasaran dengan rasanya? Nggak perlu jauh-jauh ke Riau. Kamu bisa membuatnya sendiri di rumah karena bahan-bahannya relatif mudah didapat. Di antaranya ada:

    • mi kuning basah
    • daun salam
    • serai
    • kacang tanah goreng
    • ubi jalar
    • kaldu ayam
    • gula merah
    • bawang putih dan merah
    • cabai merah
    • kencur

    4. Mi Sagu

    Jika sagu umumnya dibuat menjadi papeda atau kapurung oleh masyarakat Indonesia Timur, maka tidak dengan di Riau. Masyarakat Riau umumnya mengolah tepung sagu menjadi mi. Tampilannya mirip seperti sohun yang sudah direbus namun warnanya agak sedikit pucat.

    Mi sagu umumnya diolah dengan cara digoreng atau masak kuah. Bumbu-bumbu yang digunakan tak berbeda jauh dari bumbu mi goreng atau mi rebus pada umumnya. Namun beberapa penjual biasanya mengolahnya dengan kecap asin, kecap ikan, saus tiram, dan minyak wijen.

    Oh iya, mi sagu juga disajikan bersama sayur-sayuran seperti tauge dan kucai. Selain itu juga diberi topping ikan teri. Buat yang sedang menjalani program diet, mi sagu bisa dijadikan pilihan. Sebab, olahan sagu termasuk bebas gluten sehingga juga bagus untuk yang memiliki intoleransi gluten.

    5. Cincalok

    makanan khas riau

    Cincalok adalah makanan tradisional yang berasal dari Kalimantan Barat, namun juga berkembang di Riau dan bahkan Malaysia. Cincalok merupakan sejenis lauk yang terbuat dari fermentasi udang rebon. Disebut lauk karena bisa dikreasikan menjadi beragam produk kuliner yang nikmat.

    Hanya dua bahan yang dibutuhkan, yakni udang rebon dan garam. Untuk ½ kg rebon membutuhkan kurang lebih 4 sdm garam. Cara membuatnya lumayan mudah, yakni dengan mencuci bersih rebon, tiriskan, lalu dicampur dengan garam. Selanjutnya, masukkan ke dalam wadah tertutup dan biarkan selama kurang lebih 5 hari.

    Cincalok bisa langsung disantap bersama nasi. Selain itu juga bisa dibuat menjadi sambal yang pembuatannya mirip seperti sambal dabu-dabu atau matah yang disiram dengan minyak goreng panas. Bahan-bahannya adalah:

    • cincalok
    • cabai rawit
    • bawang putih dan merah
    • tomat
    • gula
    • jeruk kasturi

    6. Sup dan Sate Rusa

    Mau nyobain makanan khas Riau yang nggak hanya lezat tapi juga unik? Cobain sup dan sate daging rusa. Memang terdengar agak aneh karena umumnya kita hanya menyantap sup dan sate dari daging ayam, sapi, atau kambing. 

    Namun buat kamu para pengelana rasa, wajib hukumnya untuk mencoba sate dan sup rusa ini. Daging rusa memiliki tekstur yang beda dari daging sapi dan kambing. Bisa dikatakan aroma dagingnya lebih enak dan tekstur seratnya lebih halus serta ramping.

    Baik sup atau sate rusa, keduanya sama-sama diolah menggunakan bumbu dan rempah pilihan. Jadi, sama-sama lezat dan sangat disayangkan jika kamu tidak mencoba dua-duanya. Apalagi jika menyantapnya saat cuaca sedang mendung, dijamin makin nikmat!

    7. Ikan Baung Asam Pedas

    makanan khas riau

    Riau merupakan provinsi yang terdiri dari beberapa kepulauan. Jadi, tidak heran bila sebagian besar sajian khas di sana berbahan dasar hasil laut. Salah satu yang cukup populer adalah ikan baung asam pedas. Ikan baung adalah jenis ikan air tawar yang bentuknya mirip seperti patin atau lundu.

    Ikan ini diolah dengan bumbu dan rempah khusus sehingga cita rasa ikannya benar-benar nikmat. Sebelum diolah, ikan terlebih dahulu dibersihkan dan direndam dengan air asam jawa atau kandis. Tujuannya adalah untuk menghilangkan bau pada ikan dan membuat rasanya lebih segar.

    Ikan baung asam pedas bisa dinikmati oleh segala usia, termasuk anak-anak. Pasalnya, ikan baung tidak memiliki sisik dan hanya memiliki duri tebal tanpa sedikit pun duri halus sehingga mudah dihilangkan. Selain itu tekstur dagingnya juga lembut begitu masuk di mulut. 

    8. Ikan Cuka

    Gurih dan asam, itulah cita rasa khas makanan di Riau. Bahkan hasil laut seperti ikan pun diolah dengan cita rasa asam, salah satunya adalah ikan cuka. Ada alasan mengapa olahan ikan masyarakat Riau memiliki rasa asam, yakni untuk menghilangkan amis dan memberi rasa segar.

    Ikan cuka dapat dibuat menggunakan beragam jenis ikan, seperti tenggiri, mackerel, dan tongkol. Pertama-tama, ikan dibersihkan, dipotong-potong, lalu digoreng. Jika sudah, ikan disajikan dengan kuah cuka yang terbuat dari bahan-bahan sebagai berikut:

    • cabai merah
    • tomat merah
    • lada
    • pala
    • daun jeruk
    • jahe
    • serai
    • garam
    • gula pasir

    Bahan-bahan di atas ditumis lalu ditambahkan sedikit air. Jika sudah, ikan yang sudah digoreng tadi baru dimasukkan. Ikan cuka siap dinikmati bersama nasi hangat. Hidangan ini diberi nama cuka bukan karena menggunakan cuka melainkan karena cita rasanya yang asam dan gurih.

    9. Nasi Lemak

    makanan khas riau

    Kamu pasti sudah pernah mendengar nama makanan nasi lemak. Tapi apakah kamu sudah pernah mencobanya? Nasi lemak merupakan sajian kuliner khas Melayu atau lebih tepatnya Malaysia. Makanan yang mirip seperti nasi uduk ini juga menjadi kuliner tradisional di Riau, Sumatra Utara, dan Pekanbaru.

    Disebut nasi lemak karena kata ‘lemak’ ada kaitannya dengan rasa gurih santan. Sementara, santan adalah salah satu bahan utama untuk membuat hidangan ini. Nasi lemak biasa disajikan dengan sambal, ikan teri goreng, telur, kacang tanah goreng, dan irisan timun.

    Selain beberapa kondimen tersebut, nasi lemak juga kerap didampingi dengan olahan daging, tempe, sayur-sayuran, dan lain sebagainya. Di Riau, makanan ini umumnya dihidangkan sebagai menu sarapan.

    10. Bacah Daging

    Jika Minang punya rendang, maka Riau punya bacah daging. Makanan khas Riau ini dibuat menggunakan bahan utama berupa daging sapi has dalam. Rasanya dominan gurih dan legit karena menggunakan bumbu-bumbu seperti:

    • air asam jawa
    • daun jeruk
    • santan
    • bawang merah dan putih
    • ketumbar
    • jinten
    • gula merah
    • garam dan kaldu bubuk

    Cara memasaknya sama seperti rendang, yakni daging dipotong-potong sesuai selera lalu direbus bersama bumbu-bumbu di atas. Masak hingga bumbu benar-benar meresap. Nah, bedanya dengan rendang adalah bacah daging yang sudah direbus harus dipanggang terlebih dahulu sebelum dihidangkan.

    10 Makanan Ringan Khas Riau

    Selain makanan berat, Riau juga memiliki beragam jenis makanan ringan yang cocok untuk dijadikan buah tangan. Berikut adalah beberapa yang cukup sering direkomendasikan.

    1. Keripik Nanas

    makanan khas riau

    Nanas adalah salah satu jenis buah yang cukup melimpah di Riau. Masyarakat setempat pun mengkreasikan buah berdaging kuning ini menjadi keripik layaknya keripik pisang. Dengan begitu, nanas menjadi lebih awet dan bisa digunakan sebagai buah tangan.

    Nanas khas Riau memiliki buah yang relatif besar, mengandung banyak air, dan pastinya lebih manis. Bagi masyarakat setempat, nanas segar dengan keripik nanas memiliki harga jual yang berbeda. Keripik nanas dianggap lebih bisa meningkatkan harga jual buah tropis ini.

    Cara membuatnya pun lumayan mudah namun membutuhkan proses yang lama. Pertama, nanas yang baru dipanen langsung dikupas kulitnya. Selanjutnya diiris tipis-tipis secara melingkar dan direbus. Kemudian nanas ditiriskan dan dijemur menggunakan sinar matahari langsung. Bila sudah kering sempurna, nanas digoreng hingga berwarna kuning agak kecokelatan.

    2. Bolu Kemojo

    Bolu kemojo merupakan makanan khas Riau yang menjadi favorit para pelancong untuk dijadikan oleh-oleh. Sekilas terlihat penganan ini memiliki permukaan tekstur yang kasar. Namun begitu masuk di mulut bakal langsung lumer. Rasanya dominan manis dan legit dengan aroma pandan yang cukup harum.

    Kalau kamu mau, kamu bisa lho membuatnya di rumah. Bahan-bahannya gampang didapatkan kok. Di antaranya adalah:

    • tepung terigu protein sedang
    • telur
    • gula pasir
    • santan
    • margarin
    • pasta pandan
    • vanili bubuk
    • garam
    • pewarna hijau tua

    Pertama, lelehkan margarin terlebih dahulu dengan api kecil. Selanjutnya, buat adonan kue dengan mengocok telur, garam, dan gula pasir menggunakan mixer berkecepatan rendah. Kemudian, tambahkan santan sambil diaduk perlahan. Lalu masukkan tepung dan vanili yang sudah diayak. Terakhir, tambahkan margarin, pewarna hijau tua, dan pasta pandan.

    Aduk hingga tercampur rata lalu panggang menggunakan oven dengan suhu 160°C hingga matang sempurna. Sebagai alternatif pasta pandan, kamu bisa menggunakan perisa lain, seperti rasa kacang hijau, keju, nangka, gula merah, dan lain sebagainya. Agar semakin autentik, gunakan loyang berbentuk bunga sebagai wadah untuk memanggang bolunya.

    3. Karipap Durian

    makanan khas riau

    Selain nanas, durian juga termasuk melimpah di daerah-daerah di Riau. Khususnya di Kabupaten Siak, buah durian dijadikan isian penganan bernama karipap. Kudapan bercita rasa manis dan gurih ini kerap menjadi buruan wisatawan lokal dan dari luar daerah yang plesiran kemari.

    Karipap sendiri adalah sejenis kudapan yang bentuknya mirip seperti pastel namun kulitnya berlapis-lapis. Disebut karipap durian karian isiannya adalah buah durian asli. Saat kulit karipapnya digigit, akan ada bunyi kres yang begitu renyah. Gurihnya kulit karipap berpadu sempurna dengan manis legitnya daging durian, apalagi jika masih panas.

    Oh iya, karipap durian kurang cocok untuk dijadikan oleh-oleh karena mudah basi. Jadi, kalau kamu penasaran seperti apa sih nikmatnya penganan satu ini, kamu harus mencobanya langsung di Riau. Mengenai masalah harga, jelas lebih tinggi dibanding karipap biasa karena hanya bisa diproduksi saat musim durian.

    4. Lempuk Durian

    Banyak makanan khas Riau yang cocok untuk dijadikan oleh-oleh bagi orang-orang terdekat. Salah satu yang wajib dicicipi dan dibeli adalah lempok atau lempuk durian. Sesuai namanya, makanan ini berbahan dasar durian yang diolah menjadi semacam dodol yang dibungkus dengan daun jagung kering.

    Meski tergolong sebagai dodol, ada sedikit perbedaan dari bahan-bahan yang digunakan. Bila dodol pada umumnya dibuat menggunakan campuran tepung ketan dan kelapa, maka tidak dengan lempuk durian. Penganan khas Bumi Lancang Kuning ini hanya terbuat dari tiga bahan utama, yakni:

    • daging durian
    • gula merah
    • garam

    Tiga itu saja bahan yang digunakan. Sederhana memang, namun cara mengolahnya membutuhkan keahlian khusus dan bisa memakan waktu hingga 4 jam. Rasanya dominan manis, legit, dan ada aroma gula merah yang begitu khas di setiap gigitannya.

    5. Dodol Kedondong

    makanan khas riau

    Bagi yang suka dodol, wajib banget coba dodol kedondong khas Riau. Bila kedondong biasanya dinikmati sebagai rujak atau asinan buah, maka beda dengan di Riau. Di sini, buah kedondong dijadikan bahan utama untuk membuat dodol yang dicampur dengan bahan-bahan lain. Di antaranya adalah tepung beras ketan, kelapa, dan gula pasir.

    Untuk mengolahnya, buah kedondong yang sudah tua terlebih dahulu dibersihkan dari kulit dan bijinya. Lalu direbus hingga hancur. Baru kemudian ditambahkan bahan-bahan lain dan terus diaduk hingga menjadi dodol.

    Penganan ini memiliki tekstur yang mirip seperti dodol pada umumnya. Hanya saja, warnanya lebih terang dan agak berserat. Mengenai rasa, dodol kedondong cukup manis dengan sedikit rasa asam dari kedondong. Bagi yang tidak suka manis, olahan kedondong ini bisa dijadikan alternatif.

    6. Lopek Bugi

    Dalam bahasa lokal di Riau, lopek memiliki arti lepat, sementara bugi berarti ketan. Jika digabungkan, lopek bugi berarti kue lepat ketan. Kabarnya, penganan ini menjadi camilan favorit para bangsawan di Riau pada zaman dahulu. Biasanya dihidangkan pada hari-hari besar keagamaan namun sekarang bisa ditemukan di pasar hampir setiap hari.

    Kue ini memiliki tampilan yang mirip dengan kue mendut. Bahkan bisa dibilang benar-benar sama karena bahan utama yang digunakan adalah tepung ketan. Kemudian isiannya adalah parutan kelapa yang dimasak manis menggunakan gula merah.

    Teksturnya kenyal dan rasanya manis legit dengan aroma earthy khas daun pisang. Meski lezat, kue ini mudah basi bila dijadikan oleh-oleh ke luar provinsi. Kalau penasaran dengan lopek bugi yang autentik, kamu harus mencicipinya langsung di Riau.

    7. Salai Ikan Patin

    makanan khas riau

    Bila Sulawesi terkenal dengan kuliner cakalang fufu, maka Riau terkenal dengan salai ikan patinnya. Keduanya sama-sama diolah dengan cara diasap, bedanya hanya terletak pada jenis ikan yang digunakan.

    Salai patin menjadi makanan khas Riau yang dibanggakan oleh masyarakat setempat. Ini lantaran aroma dan cita rasanya begitu autentik. Untuk mengolahnya, satu-satunya bahan yang dibutuhkan hanyalah ikan patin.

    Pertama, ikan dibersihkan terlebih dahulu dan direndam menggunakan larutan cuka selama kurang lebih 15 menit. Kemudian ditiriskan dan ditata di atas salayan (anyaman bilik bambu). Selanjutnya, ikan diasap menggunakan asap bara kayu selama kurang lebih 24 jam atau hingga daging ikan mengering dan berubah kecokelatan.

    8. Kue Asidah

    Sajian khas Riau yang berikut ini kerap hadir pada momen-momen istimewa atau upacara tertentu di Riau. Di antaranya kenduri adat, hari raya keagamaan, tunangan, dan lain sebagainya. Biasanya, masyarakat setempat menikmati kue asidah bersama dengan secangkir teh atau kopi.

    Meski disebut kue, kudapan satu ini tidak memiliki rasa manis yang begitu kuat. Karena masih terpengaruh budaya Melayu, kue asidah dibuat dengan banyak rempah, seperti cengkih dan kayu manis. Selain itu juga disajikan dengan taburan bawang merah goreng sehingga rasanya dominan gurih.

    9. Roti Jala

    makanan khas riau

    Roti jala adalah penganan khas Riau yang terbuat dari tepung terigu. Diberi nama jala karena menyerupai jala atau jaring-jaring. Roti ini umumnya dihidangkan sebagai camilan pada sore hari. Namun dulu roti jala hanya dihidangkan pada upacara-upacara tertentu seperti pesta pernikahan.

    Kalau berkunjung ke Riau, kamu bisa menemukan banyak penjual roti jala di berbagai sudut daerah. Roti ini biasanya dinikmati dengan cara dicocolkan pada kuah kari. Ada yang menggunakan kari daging ayam, sapi, atau kambing. 

    10. Amplang Udang

    Satu lagi produk kuliner khas  Riau yang tak boleh dilewatkan, yakni amplang udang. Sesuai namanya, camilan ini terbuat dari udang yang dicampur dengan bahan-bahan lain, seperti tapioka atau tepung sagu dan bumbu-bumbu khusus.

    Amplang udang bisa ditemukan di berbagai penjuru Riau namun yang paling banyak memproduksi adalah Kabupaten Indragiri Hilir. Camilan sejenis kerupuk ini memiliki rasa udang yang cukup kuat dan gurih. Karena tidak mudah basi, kamu bisa menjadikannya sebagai salah satu buah tangan untuk orang-orang terkasih.

    Itulah 20 makanan khas Riau yang wajib untuk dicoba atau dijadikan buah tangan. Dari rekomendasi di atas, apakah kamu sudah pernah mencoba salah satunya? Kalau belum ada, tak ada salahnya untuk mencoba membuatnya sendiri. Tapi kalau cari yang autentik, berarti kamu harus meluangkan waktu untuk wisata kuliner ke Riau.

  • 21 Rekomendasi Makanan Khas Solo yang Wajib Kamu Coba!

    21 Rekomendasi Makanan Khas Solo yang Wajib Kamu Coba!

    Jika ditanya tentang masakan khas daerah di Indonesia, biasanya kuliner Solo tak luput untuk disebutkan. Kota Solo, atau yang bernama resmi Surakarta, terkenal sebagai daerah dengan kekayaan kuliner yang memanjakan lidah. Mulai dari manis, gurih, hingga pedas, kuliner Solo mampu membuat siapa pun kangen dengan cita rasanya.

    Penasaran apa saja makanan khas Solo harus masuk ke wishlist-mu? Ini dia rekomendasinya!

    1. Nasi Liwet

    makanan khas solo

    Olahan nasi yang satu ini terbilang mudah ditemukan di Solo. Rasanya gurih dan wanginya bikin perut berbunyi. Nasi liwet biasanya disajikan dengan berbagai macam sayur dan lauk, seperti sayur labu siam, opor ayam berkuah kental, areh, dan telur rebus.

    Menurut Murdijati Gardjito, ahli gastronomi di Universitas Gadjah Mada, nama hidangan ini sebenarnya berasal dari proses memasaknya, yakni meliwet. Meliwet adalah teknik pengolahan beras dan air dalam wadah khusus, misalnya dandang, kastrol, atau ketel.

    Selama pengolahan, bumbu rempah-rempah akan dicampurkan ke dalam wadah. Beberapa bumbu yang biasa disertakan, antara lain, garam, lada, bawang putih, bawang merah, serai, dan daun salam. Supaya lebih gurih, pembuatan nasi liwet pun ditambah dengan santan.

    Temukan nasi liwet khas Solo di tempat-tempat berikut:

    • Nasi Liwet Bu Sarmi

    Alamat: Jalan Kapten Mulyadi, Kedung Lumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta

    • Nasi Liwet Bu Sri Pasar Gede Solo

    Alamat: Jalan Suryopranoto Jalan Timur Pasar Gede, Kepatihan Wetan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta

    • Nasi Liwet Ibu Rabiyem

    Alamat: Jalan Tanjunganom No. 361, Danukusuman, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta

    2. Timlo

    Sajian yang satu ini sekilas mirip soto atau sop. Namun, kalau dilihat lebih detail, timlo memiliki isian yang berbeda dari sop dan soto pada umumnya. Oleh karena pengaruh dari budaya Tionghoa, timlo dilengkapi dengan bihun, sosis, dan jeroan ayam.

    Kuliner ini juga diolah dengan sedikit bumbu karena masyarakat Tionghoa yang menciptakan timlo di masa lalu belum banyak mengenal rempah-rempah. Kuah timlo yang bening dan segar biasanya dibumbui dengan lada, garam, gula, kaldu ayam, bawang putih, dan bawang merah.

    Temukan timlo khas Surakarta di tempat-tempat berikut:

    • Warung Sastro

    Alamat: Jalan Kapten Mulyadi No. 8, Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta

    • Kwali Ayam Kampung Jempol

    Alamat: Jalan Raden Mas Said No. 9, Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta

    • Rumah Makan Timlo Solo

    Alamat: Jalan Jenderal Urip Sumoharjo No. 94, Purwodiningratan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta

    3. Serabi

    makanan khas solo

    Ada banyak daerah yang memiliki kuliner serabi. Namun, serabi Solo punya keunikan tersendiri. Serabi dari kota ini dibuat dari campuran santan dan tepung beras, menciptakan cita rasa gurih. Selain itu, serabi khas Solo biasanya bertekstur tebal dan lembut di tengah, sedangkan bagian pinggirnya bertekstur renyah.

    Adonan serabi dituang di atas cetakan bulat dan dimasak di atas tungku. Lalu, adonan akan diisi dengan pelengkap, seperti potongan nangka, pisang, dan meses cokelat. Beberapa tempat bahkan bereksperimen dengan pelengkap yang lebih kekinian, seperti kukis, keju mozarela, sosis, dan kornet.

    Temukan serabi khas Solo di tempat-tempat berikut:

    • Serabi Notosuman

    Alamat: Jalan Moh. Yamin No. 28, Kratonan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta

    • Srabi Solo Bu Widodo

    Alamat: Jalan Brigjen Slamet Riyadi, Pasar Kliwon, Kota Surakarta

    • Serabi Sorogenen

    Alamat: Jalan Ir. Juanda No. 101, Purwodiningratan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta

    4. Nasi Langgi

    Nasi langgi memiliki sejarah yang istimewa. Konon, kuliner ini termasuk sajian khas keraton yang hanya disuguhkan kepada tamu spesial. Bukan itu saja, pada masa penjajahan, hanya orang-orang kaya atau ningrat yang dapat menikmati nasi langgi.

    Sekilas, kuliner ini mirip dengan nasi liwet. Letak perbedaannya ada pada isian nasi langgi yang lebih komplet daripada nasi liwet. Nasi langgi dapat dilengkapi dengan telur dadar, terik daging sapi, perkedel kentang, kering kentang, sambal goreng tempe, serundeng kelapa, mi atau bihun goreng, dan kerupuk udang.

    Temukan nasi langgi khas Solo di tempat-tempat berikut:

    • Warung Makan Wora-Wari

    Alamat: Jalan Wora Wari No. 11, Laweyan, Kota Surakarta

    • Cafe Tiga Tjeret

    Alamat: Jalan Ronggowarsito No. 97, Banjarsari, Kota Surakarta

    5. Selat Solo

    makanan khas solo

    Asam, manis, segar, dan ringan. Itulah cita rasa yang akan menggoyang lidahmu ketika mencicipi selat solo. Hidangan klasik ini merupakan hasil adaptasi dari masakan Belanda. Namun, selat solo dahulu hanya bisa disantap oleh para bangsawan.

    Kata “selat” kemungkinan tercipta dari hidangan salad ala Belanda. Seperti halnya salad khas Barat, selat solo diisi dengan banyak sayuran. Perbedaanya, salad biasanya tidak berisi daging, sedangkan selat solo dilengkapi sedikit irisan daging semur.

    Temukan selat solo khas Surakarta di tempat-tempat berikut:

    • Selat Solo Tenda Biru

    Alamat: Jalan Dr. Wahidin No. 26, Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta

    • Omah Selat

    Alamat: Jalan Gotong Royong No. 13, Jagalan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta

    • Selat Gajahan

    Alamat: Jalan Padmonegoro No. 5, Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta

    6. Dawet Telasih

    Minuman dingin dan segar ini sangat melegenda. Sejak pertama kali Pasar Gede buka, atau lebih tepatnya di tahun 1930-an, warung penjual dawet telasih sudah ada. Artinya, minuman khas ini hampir berusia satu abad!

    Apa yang membuat dawet telasih berbeda dari dawet pada umumnya? Minuman ini menggabungkan cendol dengan bubur sumsum dan biji selasih. Untuk memperkaya cita rasa, dawet telasih diisi dengan nangka, kuah santan, ketan hitam, dan gula aren.

    Temukan dawet telasih khas Surakarta di tempat-tempat berikut:

    • Dawet Telasih Bu Dermi

    Alamat: Pasar Gede Hardjonagoro, Jalan Jenderal Urip Sumoharjo, Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta

    • Dawet Telasih Mbak Nanik

    Alamat: Pasar Gede Hardjonagoro (Pintu Masuk Utama Pasar Gede), Jalan Jenderal Urip Sumoharjo, Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta

    • Dawet Telasih Bu Darso

    Alamat: Pasar Gede Hardjonagoro, Jalan Jenderal Urip Sumoharjo, Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta

    7. Lenjongan

    makanan khas solo

    Cari camilan manis dan murah meriah? Beli saja seporsi lenjongan! Lenjongan merupakan jajanan khas Surakarta yang berisi aneka bahan, mulai dari tiwul, cenil, getuk, ketan putih, ketan hitam, jagung kelapa, klepon, sawut, jongkong, hingga gatot. Sebagai sentuhan akhir, lenjongan akan ditaburi gula merah dan parutan kelapa.

    Kamu bisa membeli seporsi lenjongan dengan harga Rp3 ribu saja. Murah sekali, kan? Makan seporsi pun rasanya sudah kenyang karena jajanan ini kaya akan karbohidrat dan gula.

    Temukan lenjongan khas Solo di tempat berikut:

    Lenjongan Yu Sum

    • Alamat: Pasar Gede Hardjonagoro, Jalan Jenderal Urip Sumoharjo, Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta
    • Jam Operasional: 7 pagi–3 sore

    8. Tahu Kupat

    Makan hidangan yang satu ini bisa disantap kapan saja, baik pagi, siang, sore, maupun malam hari. Cita rasanya yang gurih dan manis juga dapat dinikmati setiap kalangan, mulai dari muda hingga tua.

    Tahu kupat memiliki dua bahan dasar, yakni ketupat dan tahu putih. Berhubung ketupat lebih banyak diproduksi selama bulan Ramadan dan hari Idulfitri, sebagian pedagang biasanya akan menggantinya dengan lontong.

    Hidangan ini bisa dibarengi dengan bermacam-macam pelengkap, misalnya mi kuning, kol, irisan bakwan, dan taoge. Kemudian, semua bahan akan disiram dengan kuah yang dibumbui gula putih, gula merah, jeruk nipis, kecap manis, bawang putih, dan garam. 

    Temukan tahu kupat khas Surakarta di tempat-tempat berikut:

    • Tahu Kupat Sido Mampir

    Alamat: Jalan Gajah Mada No. 83, Punggawan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta

    • Tahu Kupat Pak Gombloh

    Alamat: Jalan Perintis Kemerdekaan No. 75, Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta

    • Tahu Kupat pak Hadi

    Alamat: Jalan Honggowongso No. 120, Panularan, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta

    9. Gudeg Ceker

    makanan khas solo

    Berbeda dengan gudeg pada umumnya, hidangan yang satu ini menjadikan ceker ayam sebagai bahan utama. Gudeg ceker adalah kuliner legendaris yang tidak boleh kamu lewatkan saat berkunjung ke Solo.

    Sajian ini biasanya ditemani sayur nangka muda dan disiram dengan kuah kaldu ayam. Kamu pun bisa menambah lauk lain, seperti telur bacem dan krecek pedas. Jika ingin lebih mantap, pilihlah gudeg ceker yang menggunakan ayam kampung.

    Temukan gudeg ceker khas Solo di tempat-tempat berikut:

    • Gudeg Ceker Bu Tini

    Alamat: Jalan Ir. Sutami, Kentingan, Kota Surakarta

    • Gudeg Ceker Bu Kasno

    Alamat: Jalan Jalan Wolter Monginsidi No. 41–43, Margoyudan, Srabulan, Banjarsari, Kota Surakarta

    10. Tengkleng Klewer

    Jalan-jalan ke Solo tidak lengkap rasanya jika belum mencicipi menu legendaris ini. Kata “Klewer” pada nama kuliner ini sebenarnya merupakan nama lokasi penjualannya, yaitu Pasar Klewer. Namun, karena keunikannya dibanding tengkleng lain, menu tengkleng dan kata “Klewer” seakan-akan sudah menjadi satu alias tak terpisahkan.

    Tengkleng Klewer dimasak selama berjam-jam hingga lemak dan dagingnya terurai. Kemudian, tengkleng yang sudah matang akan disiram dengan kuah rempah-rempah beraroma pekat. Rasa sedap dan hangatnya cocok dinikmati saat hujan!

    Temukan Tengkleng Klewer khas Surakarta di tempat berikut:

    Tengkleng Klewer Bu Edi

    • Alamat: Pasar Klewer, Jalan Dr. Radjiman, Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta
    • Jam Operasional: 11 pagi–4 sore

    11. Es Kapal

    makanan khas solo

    Minuman yang satu ini tidak hanya legendaris, tetapi juga sudah mulai langka. Es kapal sudah dikenal masyarakat Solo sejak tahun 1950-an. Sayangnya, hanya beberapa pedagang yang bertahan dengan menu ini.

    Es kapal terbuat dari olahan santan dan sirup gula jawa. Kemudian, menu ini akan ditambahkan parutan es dan selembar roti di atasnya. Rasa manis, gurih, dan segarnya berpadu menjadi satu. Sangat cocok diminum setelah beraktivitas melelahkan.

    Temukan kudapan legendaris dari Solo ini di tempat berikut:

    Es Kapal Baron

    • Alamat: Jalan Dr. Radjiman No. 353, Panularan, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta
    • Harga: Rp5 ribu

    12. Cabuk Rambak

    Kamu mungkin merasa aneh ketika mendengar nama makanan ini pertama kali. Tidak hanya bernama aneh, cabuk rambak dibuat dengan bahan yang unik, lho. Nama kuliner ini terdiri dari dua kata, yakni “cabuk” yang berarti wijen dan “rambak” yang artinya kerupuk kulit sapi.

    Konon, di masa lalu, penyajian cabuk rambak memang dibarengi dengan kerupuk kulit sapi. Namun, mengingat harga rambak yang semakin mahal dari tahun ke tahun, rambak pun diganti dengan karak.

    Cabuk rambak berbahan utama ketupat yang disiram saus wijen. Kedua bahan ini sangat serasi dan menghasilkan cita rasa yang nikmat!

    Temukan makanan khas Solo ini di tempat-tempat berikut:

    • Nasi Liwet dan Cabuk Rambak Bu Parmi

    Alamat: Jalan Yos Sudarso No. 241, Kratonan, Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta

    • Cabuk Rambak Bu Sastro

    Alamat: Jalan Untung Suropati No. 117, Pasar Kliwon, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta

    • Cabuk Rambak Bu Hartini

    Alamat: Depan Toko Limolasan, sekitar Jalan R.E. Martadinata, Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta

    13. Sate Buntel

    makanan khas solo

    Satu lagi menu khas Solo yang beda dari yang lain. Sate buntel merupakan sate daging cincang yang dibalut dengan lemak sapi atau kambing. Cara pengolahan ini sesuai dengan namanya karena “buntel” berarti membalut dalam bahasa Indonesia.

    Sate buntel biasanya dihidangkan tanpa tusukan. Hal ini karena ukuran daging lumayan besar sehingga sulit disantap jika disertai tusuk kayu. Tak ketinggalan, sate buntel akan disiram dengan sambal kecap pedas manis, lalu ditaburi irisan tomat, cabai rawit, bawang merah, kubis, dan perasan jeruk nipis.

    Temukan sate buntel khas Surakarta di tempat-tempat berikut:

    • Sate Kambing Pak H. Bejo

    Alamat: Jalan Sugiyopranoto, Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta

    • Sate Pak Narto

    Alamat: Jalan Kyai Mojo No. 121, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta

    • Sate Kambing Pak Mesran

    Alamat: Jalan Kapten Mulyadi, Kedung Lumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta

    14. Brambang Asem

    Pernah mencicipi pelecing? Nah, brambang asem agak mirip dengan kuliner tersebut. Brambang asem termasuk menu klasik yang kini agak sulit ditemukan. Terbuat dari daun ubi jalar, brambang asem merupakan hasil karya orang-orang terdahulu yang memanfaatkan bahan-bahan seadanya.

    Selain daun ubi jalar, kuliner ini dicampur dengan sambal brambang. Sambang brambang berbahan dasar gula jawa, asam jawa, cabai, dan bawang merah yang dibakar. Terkadang, brambang asem juga dapat ditemani tempe gembus.

    Temukan brambang asem khas Solo di tempat-tempat berikut:

    • Brambang Asem Yu Sum

    Alamat: Pasar Gede Hardjonagoro, Jalan Jenderal Urip Sumoharjo, Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta

    • Brambang Asem Bu Slamet Subari

    Alamat: Jalan Gatot Subroto, Gang Mpu Gandring,

    • Brambang Asem Mbah Wongso

    Alamat: Jalan Gatot Subroto, Gang Kemlayan Klien

    • Bakmi Toprak dan Brambang Asem Mbah Sar

    Alamat: Jalan Pringgading II, Banjarsari, Kota Surakarta

    15. Tahok

    makanan khas solo

    Tahok bisa dikatakan sebagai makanan, bisa pula minuman. Hal ini karena tahok terbuat dari kembang tahu yang direndam dengan kuah jahe. Tidak seperti wedang jahe yang pedasnya menyengat, rasa jase dalam tahok tidak terlalu pedas. Hidangan ini sangat dinikmati sebagai menu sarapan.

    Dikutip dari situs web Pemerintah Kota Surakarta, mengonsumsi tahok sangat bermanfaat untuk tubuh. Tahok dapat mengurangi kadar kolestrol dalam tubuh. Selain itu, kalsium dalam tahok juga bisa menguatkan tulang dan sendi.

    Temukan tahok khas Solo di tempat-tempat berikut:

    • Tahok Pak Wagiman

    Alamat: Jalan Kapten Mulyadi No. 76, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta

    • Tahok Pak Citro Pasar Gede

    Alamat: Pasar Gede Hardjonagoro, Jalan Jenderal Urip Sumoharjo, Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta

    16. Wedang Dongo

    Wedang dongo sebenarnya berasal dari budaya Tionghoa. Dahulu, kuliner ini sering disajikan dalam acara keagamaan, misalnya Imlek. Namun, di zaman modern, wedang dongo tidak berkaitan lagi dengan agama sehingga siapa pun boleh menikmatinya.

    Minuman hangat ini terdiri dari adonan bulat berisi tumbukan kacang halus, kacang-kacangan, dan kolang-kaling. Sekilas mirip wedang ronde, tetapi wedang dongo beraroma lebih kuat dan warnanya cenderung cokelat gelap. 

    Temukan wedang dongo khas Surakarta di tempat berikut:

    • Wedang Dongo Pak Untung

    Alamat: Jalan R.E. Martadinata No. 118, Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta

    • Wedang Dongo Mojosongo

    Alamat: Jalan Brigjen Katamso No. 86B, Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta

    17. Sup Matahari

    makanan khas solo

    Saat pertama kali melihat hidangan ini, kamu pasti paham kenapa namanya sup matahari. Ya, kuliner ini disajikan dengan cara menata bahan-bahannya hingga berbentuk matahari. Unik dan cantik, sup matahari sering dihidangkan saat acara-acara istimewa.

    Sup matahari berisi aneka bahan, mulai dari jagung manis, wortel, buncis, jamur, hingga daging ayam. Untuk adonan berbentuk matahari, diperlukan bahan-bahan seperti tepung terigu, lada, garam, dan air. Terakhir, adonan matahari beserta isiannya akan diletakkan di atas kuah kaldu gurih. 

    Temukan sup matahari khas Solo di tempat-tempat berikut:

    • VIEN’S Selat Segar & Sup Matahari

    Alamat: Jalan Hasanuddin, Srambatan, Kota Surakarta

    • Warung Selat Mbak Lies

    Alamat: Jalan Yudhistira No. 9, Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta

    18. Soto Gading

    Jangan berpikir kalau Soto Gading terbuat dari gading gajah, ya! Nama tersebut berasal dari nama tempat penjualannya. Soto Gading sangat populer di Solo karena sering didatangi tokoh-tokoh publik di Indonesia. Jika ingin mencicipi soto ini, kamu harus rela mengantre terlebih dahulu!

    Temukan soto khas Surakarta ini di tempat berikut:

    Soto Gading

    • Alamat: Jalan Brigjen Sudiarto No. 75, Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta
    • Jam Operasional: 6 pagi–3 sore
    • Harga: Rp11 ribu–13 ribu

    19. Sup Galantin

    makanan khas solo

    Sup yang satu ini unik karena berisi galantin, yaitu olahan daging ayam atau sapi yang dicampur dengan roti tawar atau tepung panir. Kuliner sup galantin terpengaruh budaya Belanda, tetapi bumbunya lebih kaya rempah.

    Temukan sup galantin khas Solo di tempat-tempat berikut:

    VIEN’S

    • Alamat: Jalan Hasanuddin No. 99C, Punggawan, Kota Surakarta
    • Jam Operasional: 10 pagi–9 malam
    • Harga: Rp14 ribu

    20. Bubur Tumpang

    Bubur gurih pastinya sudah biasa. Namun, bagaimana jika bubur ditemani dengan sambal tumpang? Kuliner khas Solo ini terbuat dari beras dan sambal dari tempe busuk. Eits, jangan khawatir! Tempe busuknya tidak berbau, malahan bikin sambalnya tambah gurih.

    Temukan bubur tumpang khas Surakarta di tempat-tempat berikut:

    • Bubur Tumpang Bu Patmi

    Alamat: Jalan Kahar Muzakir No. 96, Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta

    • Nasi dan Bubur Tumpang Bu Atin

    Alamat: Pasar Kliwon, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta

    • Bubur Tumpang & Gudeg Koyor Bu Titik

    Alamat: Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta

    21. Tahu Acar

    makanan khas solo

    Terakhir, ada sajian tahu acar yang cocok untuk menemani menu sarapan, makan siang, maupun makan malam. Tahu acar terbuat dari tahu pong goreng yang diberi siraman acar segar dan kuah pedas. Hidangan ini juga bisa ditambahkan taoge, mi, tempe goreng, kacang tanah, dan kubis.

    Temukan tahu acar khas Solo di tempat-tempat berikut:

    • Depot Eco Roso

    Alamat: Jalan Dr. Radjiman No. 181, Serengan, Kota Surakarta

    • Warung Lotek Nyuuss

    Alamat: Jalan Citandui II No. 5, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta

    • Omah Tahu Acar

    Alamat: Jalan Gayam No. 30, Karangasem, Laweyan, Kota Surakarta

    Bagaimana? Sudah tidak sabar mencicipi makanan khas Solo? Kalau mampir ke kota ini, jangan lupa mampir ke lokasi-lokasi yang direkomendasikan di atas, ya! Jangan lupa juga untuk memotret atau merekam pengalaman wisata kulinermu supaya menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Selamat berlibur!

  • 20 Makanan Khas Lampung Terkenal Paling Enak dan Bikin Kangen

    20 Makanan Khas Lampung Terkenal Paling Enak dan Bikin Kangen

    Kuliner pulau Sumatra kaya akan rempah, termasuk makanan khas Lampung. Provinsi ini juga terkenal sebagai penghasil buah seperti pisang dan durian serta ikan sungai. Tidak heran jika kuliner Lampung mencerminkan kekayaan rempah dan produknya.

    Buat kamu yang berkunjung ke Lampung, jangan lupa mencari beberapa jenis makanan khasnya. Inilah daftar untuk memulai petualangan kulinermu di Lampung.

    1. Seruit

    makanan khas lampung

    Seruit adalah hidangan gurih dan pedas yang terdiri dari ikan bakar atau goreng, sambal terasi, tempoyak durian, aneka rempah, dan perasan jeruk nipis. Ikannya biasanya berupa ikan sungai seperti baung atau belida.

    Seruit populer sebagai hidangan untuk acara seperti hajatan, pernikahan, dan kumpul-kumpul keluarga. Akan tetapi, hidangan ini bisa juga kamu temukan di warung atau restoran yang menyajikan makanan khas Lampung.

    Kamu bisa menemukan sambal seruit di beberapa tempat makan ini:

    • Sambal Seruit Buk Lin Pahoman

    Jalan Ir. H. Juanda nomor 8, Pahoman, Engal, Bandar Lampung

    Buka pukul 10:00 hingga 21:00 (kecuali Senin)

    • Sambal Seruit Buk Lin Korpri

    Jalan Ryacudu, Korpri Bandar Lampung, Harapan Jaya, Sukarame

    Buka pukul 11:00 hingga 20:30 (kecuali Senin)

    2. Gulai Taboh

    Penggemar masakan gurih dan bersantan bakal suka gulai taboh. Hidangan ini terdiri dari ikan, udang, rempah, dan sayuran yang dimasak dalam kuah santan. Ikannya biasanya berupa ikan sungai seperti gabus dan nila, tetapi sekarang ada varian ikan laut.

    Gulai taboh merupakan masakan khas Kabupaten Pesisir Barat di Lampung. Rasanya agak mirip sayur lodeh, tetapi dengan campuran terasi dan daun sirih. Uniknya, resep tradisionalnya biasanya menggunakan ikan yang sebelumnya diasapi selama berjam-jam.

    Walau agak langka, kamu tetap bisa menemukannya di sini:

    • Cikwo Resto and Coffee

    Jalan Kimaja, Sepang Raya, Labuhan Ratu, Bandar Lampung

    Buka pukul 10:00 hingga 22:00

    3. Umbu

    makanan khas lampung

    Tahu nggak kamu kalau rotan bisa dimakan? Umbu alias rotan muda adalah salah satu bahan makanan khas Lampung. Rotan yang masih mudah direbus sampai lunak sebelum diolah seperti layaknya sayur lain, misalnya ditumis atau dijadikan lalap.

    Walau mungkin bukan makanan yang biasa dinikmati orang luar Lampung, rasa umbu ternyata agak pahit mirip pare. Jadi, kamu bisa membayangkan rasanya ketika diolah.

    4. Locupan

    Penggemar masakan serba mi wajib coba locupan (lo chu pan). Mi yang dipopulerkan komunitas Tionghoa ini berbentuk panjang-panjang dan agak tebal, mirip udon. Warnanya putih pucat karena terbuat dari tepung beras.

    Penyajian locupan ala Lampung biasanya nyaris tanpa kuah, dicampur minyak dan diberi taburan daging ayam. Akan tetapi, locupan bisa juga dimasak seperti mi goreng atau ala mi ayam. Tekstur kenyal serta bentuknya yang tebal bikin locupan cukup mengenyangkan.

    Kamu bisa menemukan locupan di berbagai kedai atau restoran, terutama yang menyajikan resep ala Tionghoa. Buat yang Muslim, jangan lupa cari kedai yang halal, ya!

    Beberapa rekomendasi tempat makan locupan antara lain:

    • Mie Lampung I (halal)

    Jalan Ikan Tongkol nomor 57, Pesawahan, Teluk Betung, Bandar Lampung

    Buka pukul 06:00 hingga 14:00

    • Mie Lampung II (halal)

    Jalan Raden Intan nomor 99/3, Enggal, Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung

    Buka pukul 07:30 hingga 15:00

    • Locupan Ci Awan (non-halal)

    Jalan Ikan Kakap nomor 52, Pesawahan, Teluk Betung, Bandar Lampung

    Buka pukul 06:00 hingga 12:30 siang

    5. Kue Segubal

    makanan khas lampung

    Ketupat bukan satu-satunya hidangan yang identik dengan perayaan Idul Fitri. Lampung punya segubal, hidangan mirip lontong dari beras ketan yang dicampur santan. Beras tersebut kemudian dibungkus daun pisang dan dikukus.

    Sama seperti ketupat atau lontong, segubal dihidangkan dengan cara dipotong kecil-kecil dan dicampur hidangan sesuai selera. Kamu bisa makan segubal dicampur opor atau sayur berkuah lain. Segubal kerap dihidangkan untuk Ramadan dan Idul Fitri.

    6. Pisro

    Buat kamu yang suka hidangan bercita rasa gurih, asam, dan segar, pisro bisa jadi pilihan. Makanan khas Pepadun ini terdiri dari ikan bakar dalam campuran bumbu cabai, tomat, bawang, dan jeruk nipis.

    Uniknya, bumbu pisro cukup dimasak di dalam air panas sampai mendidih. Ikan yang sudah dibakar kemudian dimasukkan ke cairan bumbu. Hasilnya, bumbu meresap dan membuat ikan terasa gurih, asam, pedas, serta segar. 

    Ikan yang biasanya dijadikan bahan pisro adalah tembakang dan betok. Akan tetapi, ikan sungai berdaging tebal seperti mujair dan mas juga cocok untuk pisro.

    7. Kemplang

    makanan khas lampung

    Kemplang atau kempelang adalah makanan khas Lampung yang bisa jadi cemilan atau oleh-oleh. Sama seperti amplang, kemplang adalah kerupuk dari terigu dan daging ikan yang dihaluskan, biasanya tenggiri.

    Kemplang bisa dimasak dengan cara digoreng atau dibakar, tergantung pembuatnya. Kemplang berbentuk mirip kerupuk biasa tetapi sedikit tebal. Kemplang berkualitas biasanya samar-samar menguarkan aroma ikan.

    Pembuatan kemplang yang sederhana serta rasanya yang gurih membuatnya populer. Selain di Lampung, kamu bisa menemukan kerupuk ini di Sumatra Selatan dan Bangka Belitung. Kebanyakan kemplang di Lampung adalah hasil produksi UMKM.

    Mencari kemplang di Lampung gampang banget, apalagi kalau kamu berburu oleh-oleh. Kamu bisa membelinya di toko atau grosir kemplang, misalnya sebagai berikut:

    • Warung Diyan Kerupuk Kemplang

    Jalan Sam Ratulangi nomor 15/52, Penengahan, Bandar Lampung

    Buka pukul 09:00 hingga 18:00 (Minggu tutup)

    • Toko Kerupuk & Kemplang DH

    Campur Sari, Baradatu, Way Kanan, Lampung

    Buka 24 jam

    • Kerupuk Kemplang Siip

    Jalan Pulau Buton nomor 7, Jagabaya, Way Halim, Bandar Lampung

    8. Tempoyak

    Makan nasi pakai durian? Jangan bilang aneh dulu. Ada, lho, bumbu khas yang terbuat dari durian dan populer untuk lauk!

    Tempoyak adalah hasil olahan durian yang difermentasi untuk dijadikan campuran bahan masakan. Tempoyak berasal dari kata bahasa Melayu yang berarti “dikoyak”, merujuk pada cara pembuatannya. Proses fermentasi menciptakan cita rasa asam pada tempoyak.

    Setelah difermentasi, tempoyak tidak dimakan begitu saja. Tempoyak biasanya dicampur dengan sambal atau resep udang dan ikan. Tambahan tempoyak memberi cita rasa yang lebih kaya pada berbagai hidangan.

    Kamu bisa menemukan tempoyak di beberapa restoran yang memang menjual hidangan khas Lampung. Tempoyak biasanya dicampur dengan masakan, misalnya pepes ikan atau sambal udang. Inilah beberapa contohnya:

    • The Kitchen Girl

    Gang Sawo II, Jalan Panglima Polim, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung

    Buka pukul 10:00 hingga 22:00

    • Pondok Santap Raja Gurame

    Gang Sawo II nomor 33, Jalan Panglima Polim, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung

    Buka pukul 09:00 hingga 21:00

    9. Geguduh

    makanan khas lampung

    Kepingin makan yang manis-manis di Lampung? Kamu bisa coba geguduh, kue manis yang terbuat dari pisang kepok. Geguduh adalah salah satu contoh pemanfaatan komoditas populer di Lampung.

    Geguduh mirip gorengan, tetapi pisangnya dihaluskan dan dicampur tepung sebelum dibentuk bulat-bulat. Adonan ini kemudian digoreng dan dinikmati dengan teh atau kopi. Geguduh juga sering disajikan untuk tamu atau saat ada acara.

    Kamu bisa menikmati geguduh dengan berbagai cara. Selain dimakan begitu saja, geguduh enak dimakan dengan taburan cokelat, keju, atau kental manis. Resepnya pun gampang banget dan tersedia secara luas.

    Geguduh biasanya dibuat sendiri di rumah-rumah, tetapi kamu bisa menemukannya jika mampir di warung-warung kopi atau pasar. Bikin sendiri juga gampang banget, lho!

    10. Engkak

    Makanan khas Lampung lain yang manis adalah engkak. Tidak seperti geguduh, pembuatan engkak lebih rumit dan memakan waktu. Hasilnya, cita rasanya jauh lebih kaya, legit, dan lembut sehingga istimewa.

    Engkak adalah semacam lapis legit yang terbuat dari tepung ketan, telur bebek, mentega, santan, dan kental manis. Setiap lapisnya dibuat satu-persatu dalam loyang terpisah sehingga bisa memakan waktu hingga delapan jam.

    Engkak dulunya hanya bisa dinikmati kaum bangsawan. Akan tetapi, kamu nggak perlu jadi bangsawan atau repot-repot membuatnya! Engkak sekarang tersedia sebagai oleh-oleh atau jajanan populer. Kue ini juga tahan lama sehingga bisa kamu bawa naik pesawat.

    Kamu bisa berburu engkak di berbagai toko atau usaha rumahan yang khusus menjual engkak. Ada juga yang menggunakan cara tradisional, misalnya Kin’s Legit Lampung yang menggunakan arang dan pasir panas untuk memasak.

    Inilah beberapa tempat terbaik untuk membeli engkak:

    • Kin’s Legit Lampung

    Puri Tirtayasa Indah, blok E5 nomor 21, Sukabumi Indah, Bandar Lampung

    Buka pukul 09:00 hingga 17:00

    • MeRONAcakes Lampung

    Jalan Raden Gunawan, Hajimena, Negeri Katon, Lampung Selatan

    Buka pukul 08:00 hingga 21:00

    • Oemah Lapis Aliya

    Jalan Lintas Sumatra, Merak Belantung, Kalianda, Lampung Selatan

    Buka 24 jam

    11. Gabing

    makanan khas lampung

    Pernahkah kamu makan batang kelapa muda? Jika belum, kamu wajib mencoba gabing. Hidangan ini mirip sayur nangka, tetapi dengan batang kelapa sebagai ganti nangka muda. Rasa batang kelapa muda juga unik karena ada sensasi sedikit manisnya.

    Gabing adalah makanan yang biasanya hadir di acara spesial, misalnya hajatan atau pernikahan. Pasalnya, proses memotong batang kelapa harus mengorbankan satu pohon sehingga “ongkos” memasaknya lumayan besar.

    Karena pembuatannya yang agak rumit, gabing menjadi makanan langka. Kamu biasanya baru bisa menikmatinya saat hajatan. Jadi, coba tanyakan teman atau kenalan orang Lampung jika kamu ingin mencicipi, ya!

    12. Bekasam

    Tempoyak bukan satu-satunya makanan khas Lampung hasil fermentasi, lho! Bekasam atau pekasam adalah kuliner unik yang merupakan hasil fermentasi ikan. Makanan ini juga dikenal di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Sumatra Selatan dan Kalimantan.

    Bekasam merupakan ikan mentah yang difermentasikan menggunakan nasi dan garam. Metode ini dulunya diciptakan untuk mengawetkan ikan saat belum ada kulkas. Di Lampung, ikan yang biasanya difermentasikan adalah ikan sungai seperti gabus, mujair, dan mas.

    Bekasam difermentasikan selama beberapa hari hingga menghasilkan cita rasa sedikit asam dan asin yang unik. Bekasam bisa diolah dengan berbagai cara, misalnya digoreng, dibakar, atau dijadikan makanan berkuah.

    Uniknya, aktivitas mikroorganisme saat proses fermentasi juga membuat tulang ikan jadi lunak. Kamu pun bisa makan ikannya utuh-utuh tanpa khawatir tersedak duri.

    Berburu bekasam di restoran bisa agak rumit karena makanan ini langka. Penjual bekasam biasanya menawarkan dagangan mereka secara online. Akan tetapi, restoran seperti Cikwo Resto & Coffee menawarkan hidangan unik ini buat turis yang penasaran.

    13. Benjak Enjak

    makanan khas lampung

    Penggemar kue-kue serba ketan wajib mencoba benjak enjak. Kue khas Pepadun dan Lampung Pesisir ini legit dan manis karena terbuat dari ketan dan pisang. Walau tampilannya sederhana, rasanya lezat dan cocok dinikmati dengan kopi Lampung.

    Selain beras ketan dan pisang, benjak enjak diberi gula merah sebagai pemanis tambahan. Walau cara memasaknya cukup mudah yaitu dengan dibungkus daun pisang dan direbus, kue ini sempat jadi barang langka, lho!

    Kok bisa begitu? Rupanya, benjak enjak sempat hilang dari peredaran karena kalah saing dengan kue modern. Untungnya, sekarang semakin banyak orang yang mulai memasak benjak enjak sendiri atau membagikan resepnya di internet.

    14. Sambal Asam Kemang

    Nama sambal asam kemang cukup unik karena sama sekali tidak ada buah asamnya. Sambal khas Lampung ini dibuat dengan kemang, yaitu buah semacam mangga yang berukuran kecil, wangi, dan dagingnya pucat. 

    Cita rasa buah kemang asam bercampur sedikit manis, tetapi untuk sambal, biasanya kemangnya dipilih yang lebih asam. Campurannya sederhana karena hanya menggunakan cabai dan terasi. 

    Paduan rasa asam, pedas, dan segar membuat sambal ini cocok untuk berbagai hidangan gurih. Kamu bisa menikmatinya dengan ikan sungai yang dibakar atau digoreng. Biasanya sambal ini ada di restoran ikan bakar ala Lampung.

    15. Gulai Balak

    makanan khas lampung

    Siapa bilang makanan khas Lampung nggak ada yang terbuat dari daging? Gulai balak cocok jadi pilihan penggemar hidangan daging yang agak “berat”.

    Gulai balak adalah hidangan khas acara istimewa seperti pernikahan atau hajatan. Gulai ini terbuat dari daging sapi atau kambing yang dimasak dengan santan. Bumbunya menggunakan rempah lokal seperti cengkeh, kapulaga, biji pala, dan cabai.

    Cita rasa gulai balak gurih serta pedas, cocok dimakan dengan nasi hangat. Akan tetapi, kamu harus memakannya saat masih hangat. Jika sudah dingin, santannya akan menggumpal sehingga mengurangi kenikmatannya.

    16. Keripik Pisang

    Cari cemilan yang enak untuk menemani kerja, belajar, atau nonton serial kesukaan? Keripik pisang ala Lampung bisa jadi pilihan.

    Lampung terkenal dengan pisang sebagai salah satu komoditas utamanya. Keripik pisang khas Lampung juga terkenal dengan ukurannya yang besar, panjang-panjang, dan sedikit tebal sehingga teksturnya mantap.

    Keripik pisang Lampung tidak hanya terkenal sebagai cemilan, tetapi juga oleh-oleh. Variasi keripik pisang ini juga semakin beragam. Selain versi standar, kamu bisa menemukan keripik pisang aneka rasa, mulai dari pedas hingga manis karena bubuk cokelat.

    Karena keripik pisang adalah oleh-oleh populer, kamu bisa menemukannya di berbagai toko. Inilah beberapa rekomendasinya:

    • Keripik Pisang Kurnia

    Jalan Pagar Alam nomor 27, Kedaton, Bandar Lampung

    Buka pukul 06:00 hingga 22:00

    • Keripik Pisang Lampung Asya

    Gang Randu nomor 18, Segala Mider, Kecamatan Tanjung Karang, Bandar Lampung

    Buka pukul 07:00 hingga 21:00

    • Toko Keripik Ashka Jaya

    Jalan Pagar Alam, Segala Mider, Kecamatan Tanjung Karang, Bandar Lampung

    Buka pukul 07:00 hingga 22:00

    17. Brownies Kulit Pisang

    makanan khas lampung

    Brownies dicampur kacang atau keju sudah biasa, tetapi bagaimana jika campurannya kulit pisang? Brownies kulit pisang ternyata nggak hanya enak, tetapi juga sudah menjadi kue khas Lampung.

    Brownies kulit pisang adalah salah satu kreasi lokal untuk memanfaatkan limbah komoditas pisang Lampung. Diciptakan pada tahun 2013, brownies kulit pisang sekarang menjadi salah satu oleh-oleh khas Lampung.

    Kulit pisang melalui berbagai proses seperti pembersihan, sterilisasi, penjemuran, dan peracikan agar bisa diubah menjadi tepung. Hasilnya, kue brownies menjadi legit dan padat walau tidak sepenuhnya menggunakan terigu.

    Kue brownies kulit pisang juga mengandung lebih banyak serat dan vitamin A, lho! Kamu pun bisa membelinya sebagai oleh-oleh. Brokis adalah merek brownies kulit pisang pertama di Lampung, jadi coba cari di toko oleh-oleh.

    Kalau nggak bisa menemukannya? Datangi langsung pusat pembuatan Brokis di Gang Sukrawijaya nomor 83, Jalan Turi Raya, Tanjung Senang, Bandar Lampung.

    18. Lempok Durian

    Lempok adalah salah satu hasil olahan komoditas durian Lampung. Lempok mirip dodol, tetapi campurannya hanya durian dan gula pasir, tanpa ketan atau tepung. Setiap gigitan pun terasa legit, manis, dan kaya cita rasa durian.

    Lempok bisa tahan selama tiga bulan di lemari es dan satu bulan di suhu ruang. Nggak heran kalau lempok durian populer sebagai oleh-oleh. Kalau kamu suka dodol tapi ingin mencicipi rasa yang lebih legit dan manis, lempok bisa jadi pilihan.

    Kamu nggak perlu jauh-jauh ke Lampung buat berburu lempok, lho! Lempok durian asli Lampung sekarang banyak dijual secara online

    19. Pindang

    makanan khas lampung

    Pindang memang kuliner yang banyak tersedia di mana-mana, tetapi pindang ala Lampung punya keistimewaan. Pindang Lampung berkuah kuning pucat dan kaya rempah, dengan cita rasa gurih dan segar. Cocok banget untuk dinikmati dengan nasi.

    Pindang Lampung biasanya menggunakan ikan air tawar seperti baung, gabus, dan bawal. Uniknya, selain nasi, pindang ala Lampung biasanya disajikan bersama tempoyak durian. Cita rasa agak asam dari tempoyak cocok banget dengan kesegaran pindang.

    Karena pindang cukup populer, kamu bisa menemukannya di banyak sekali restoran di Lampung. Inilah beberapa contoh tempat makan pindang ikan yang enak:

    • Pondok Santap Raja Gurame

    Jalan Panglima Polim, Gang Sawo II, Segala Mider, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung

    Buka pukul 09:00 hingga 21:00

    • Pindang Palembang Hj. Anna

    Gang Terusan Pulau Hara nomor 3, Jalan Pulau Hara, Sukarame

    Buka pukul 09:00 hingga 19:00

    • Rumah Makan Pindang Atu Putri

    Jalan HOS Cokroaminoto nomor 54, Enggal, Bandar Lampung

    Buka pukul 16:00 hingga 21:00

    20. Ikan Tuhuk

    Pernah nggak kamu melihat ikan blue marlin? Ikan bertubuh panjang ini biasanya menjadi favorit pemancing di laut. Akan tetapi, ikan ini lebih dikenal dengan nama tuhuk di area Pesisir Barat Lampung, bahkan menjadi bahan makanan khas.

    Tuhuk digemari karena dagingnya lembut sehingga bumbu mudah meresap. Tuhuk juga mudah diolah menjadi berbagai menu. Makanya, ketika mengunjungi Pesisir Barat, kamu bisa menemukan banyak sekali ikan tuhuk dan hasil olahannya.

    Sup ikan tuhuk cocok buat kamu yang menyukai makanan segar dan gurih. Penggemar ikan bakar wajib mencoba tuhuk bakar dengan sambal terasi. Bahkan ada juga kreasi modern seperti tuhuk yang dipotong panjang-panjang dan digoreng crispy.

    Buat yang ingin mencicipi sambil jalan-jalan, kamu bisa mengunjungi Krui, destinasi wisata terkenal di Pesisir Barat. Ada beberapa restoran yang khusus menyajikan ikan tuhuk, misalnya sebagai berikut:

    • RM Pondok Kuring Krui

    Jalan Lintas Barat Sumatra nomor 204, Seray, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat

    Buka pukul 09:00 hingga 20:00

    • Pondok Salero Ummi Najelaa

    Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat

    Buka pukul 07:30 hingga 21:00

    • Bakso Ikan 2 Samudra

    Jalan Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat

    Buka pukul 09:30 hingga 21:00

    Gimana, penasaran ingin mencoba semuanya? Jangan lupa mencicipi makanan khas Lampung di atas jika kamu berkunjung, ya!

  • 7 Resto Ikan Bakar Terdekat dari Lokasi Saya Sekarang

    7 Resto Ikan Bakar Terdekat dari Lokasi Saya Sekarang

    Apakah kamu suka makan ikan bakar? Berikut ini restoran ikan bakar terdekat yang menjadi rekomendasi untuk di kunjungi.

    Ikan bakar menjadi kuliner yang banyak digemari oleh berbagai kalangan masyarakat. Bahkan cita rasa menu ikan bakar lengkap dengan sambal dan lalapan mampu menggoyang lidah hingga kelezatannya sulit ditolak.

    Tidak heran jika rumah makan yang menyediakan menu ikan bakar cukup mudah ditemui di berbagai kota di Indonesia. Perbedaannya mungkin hanya bumbu yang digunakan untuk menciptakan rasa khas.

    Nah, kalau kamu ingin makan ikan bakar tapi tidak tahu persis resto ikan bakar terdekat dari lokasimu, maka kamu bisa mengikuti panduan berikut ini.

    Cara Mencari Resto Ikan Bakar Terdekat dari Lokasi Saya

    Seperti yang sudah disebutkan di awal bahwa mencari resto ikan bakar terdekat bisa menggunakan layanan Google Search atau Google Maps.

    Meski kedua layanan tersebut sebenarnya serupa karena sama-sama milik Google, tetapi cara penggunaannya tidak persis sama. Simak penjelasannya berikut ini.

    1. Cari Ikan Bakar Terdekat Lewat Google Search

    Cara pertama yang bisa kamu gunakan untuk mencari lokasi resto ikan bakar terdekat adalah menggunakan Google Search atau Google pencarian.

    Sama seperti metode pencarian informasi pada umumnya, kamu hanya perlu memasukkan kata kunci pencarian sesuai informasi yang ingin dicari.

    Berikut langkah-langkah mencari resto ikan bakar terdekat lewat Google.

    • Buka aplikasi browser Google Chrome atau sejenisnya.
    • Masuk ke halaman pencarian google.
    • Ketikkan kata kunci pencarian “Ikan Bakar Terdekat” atau “Resto Ikan Bakar Terdekat”.
    • Selanjutnya, klik Search.
    • Kemudian, Google menampilkan daftar resto ikan bakar yang paling dekat.
    • Klik salah satu resto ikan bakar untuk melihat informasi detail.
    • Lihat alamat, jam operasional, nomor telepon, dan review pengunjung jika ada.
    • Jika ingin mencoba, kunjungi sesuai alamat yang tertera.

    2. Cari Ikan Bakar Terdekat Lewat Google Maps

    Cara kedua yang bisa kamu coba adalah menggunakan Google Maps, di mana bukan hanya menampilkan alamat dan jam buka, tetapi pengguna juga bisa melihat petunjuk atau rute menuju resto ikan bakar.

    Jadi, jika kamu ingin mengetahui alamat dan rute menuju lokasi resto ikan bakar, maka langsung saja buka Google Maps dan cari resto ikan bakar terdekat dari lokasi kamu.

    Simak langkah-langkah mencari resto ikan bakar terdekat dengan Google Mapas berikut ini.

    • Aktifkan fitur GPS di HP kamu.
    • Buka Google Maps lewat aplikasi atau browser.
    • Klik pada kolom pencarian.
    • Masukkan kata kunci “Ikan Bakar Terdekat dari Lokasi Saya”.
    • Klik Search.
    • Lalu, Google Maps menampilkan resto ikan bakar yang dekat dengan lokasi kamu.
    • Klik salah satu resto ikan bakar yang kamu inginkan.
    • Klik Directions untuk melihat rute menuju lokasi ke resto ikan bakar.
    • Kunjungi resto ikan bakar terdekat sesuai petunjuk arah Google Maps.

    3. Cari Ikan Bakar Terdekat Lewat Website

    Selanjutnya, cara yang bisa kamu gunakan untuk mencari informasi resto ikan bakar dekat sini adalah melalui website.

    Biasanya, orang akan memberikan rekomendasi resto ikan bakar yang enak berdasar pengalaman pribadi. Dari sini, kamu bisa melihat informasi tersebut melalui website yang membahas lokasi resto ikan bakar terdekat yang enak.

    Cara mendapatkan informasi ini pun tidak jauh dari cara pertama, yaitu dengan memanfaatkan layanan pencarian Google. Simak langkah-langkahnya berikut ini.

    • Buka aplikasi browser (Chrome atau Firefox).
    • Masuk ke laman pencarian Google.
    • Klik kata kunci pencarian “Ikan Bakar Terdekat”.
    • Lalu, klik search.
    • Lihat website yang membahas tentang ikan bakar terdekat yang masih buka.
    • Klik judul artikel pada website tersebut.
    • Lihat rekomendasi resto ikan bakar terdekat.

    Resto Ikan Bakar Terdekat yang Enak di Semarang

    Dikenal sebagai kota yang memiliki kuliner khas Lumpia dan Bandeng Presto, menu ikan bakar di Semarang juga tidak kalah digemari. Bahkan beberapa resto cukup banyak punya pelanggan setia, termasuk wisatawan.

    Buat kamu yang ingin mencicipi ikan bakar yang enak, berikut kami berikan beberapa rekomendasi ikan bakar terdekat di kota Semarang yang enak.

    1. Gama Ikan Bakar & Seafood

    Gama Ikan Bakar & Seafood

    Gama Ikan Bakar & Seafood menjadi salah satu resto ikan bakar di Semarang yang sudah dikenal luas. Bahkan banyak wisatawan yang mampir untuk berwisata kuliner dan merasakan cita rasa ikan bakar dan menu seafood yang memang jadi favorit.

    Selain ikan bakar dan seafood, ada menu lain seperti ayam goreng dan sayuran dengan pilihan nasi putih atau nasi uduk.

    • Alamat: Jl. MT. Haryono No.870A, Peterongan, Semarang Selatan, Kota Semarang
    •  Nomor Telepon: (024) 8455005 / 0856-9318-5670
    • Jam Operasional: 10.00 – 22.00 WIB
    • Harga: Rp9.000 – Rp13.000/ons

    2. Gama Candi Resto

    Gama Candi Resto

    Gama Candi Resto berbeda dengan Gama Ikan Bakar & Seafood meski punya kemiripan nama. Resto yang memiliki spesialisasi menu ikan bakar ini terletak di BSB Semarang.

    Selain menu ikan bakar, Gama Candi juga menyajikan cumi goreng mentega, ikan balado, bandeng keropok cabut duri, sop tomyam dan masih banyak lainnya lagi.

    • Alamat: Jl. West CBD 1 No. 3, BSB City, Pesantren, Mijen, Semarang
    • Nomor Telepon:  (024) 76670506
    • Jam Operasional: 10.00 – 22.00 WIB
    • Harga: Rp11.000 – Rp20.000/ons

    3. Ikan Bakar Cianjur

    Ikan Bakar Cianjur

    Jika bicara menu ikan bakar terdekat di Semarang, pasti akan selalu ingat dengan Ikan Bakar Cianjur. Salah satu cabang resto IBC yang tidak pernah sepi pembeli ada di daerah Jatingaleh.

    Jika pada umumnya harga ikan bakar di patok berdasar harga pasar, maka tidak dengan IBC. Sudah ada rentang harga yang diberikan setiap porsi menu, termasuk untuk ikan bakar.

    • Alamat: Jl. Teuku Umar No.8, Jatingaleh, Candisari, Kota Semarang
    • Nomor Telepon:  (024) 8503399
    • Jam Operasional: 10.00 – 22.00 WIB
    • Harga: mulai dari Rp23.000 – Rp123.000/porsi

    4. Ikan Bakar Cianjur – Kota Lama

    Ikan Bakar Cianjur - Kota Lama

    Buat kamu yang berada di area Semarang bawah, cabang IBC Kota Lama bisa jadi pilihan terbaik untuk menikmati menu ikan bakar. Lokasinya pun cukup mudah ditemukan, yaitu berseberangan dengan Gereja Blenduk dan bersebelahan dengan Gedung Jiwasraya. Untuk harga tidak jauh berbeda dengan IBC cabang Jatingaleh.

    • Alamat: Jl. Letjen Suprapto No.19, Purwodinatan, Semarang Tengah, Kota Semarang
    • Nomor Telepon:  (024) 3562333
    • Jam Operasional: 10.00 – 22.00 WIB
    • Harga: Rp23.000 – Rp123.000/porsi

    5. Ikan Bakar Semarangan

    Ikan Bakar Semarangan

    Mau makan ikan bakar berbagai jenis, mulai dari gurame, nila, bawal, belana, sampai bandeng kropok, semua ada di Ikan Bakar Semarangan.

    Soal harga tidak perlu khawatir sebab resto ikan bakar di Semarang ini punya standar harga yang tidak terlalu mahal. Bahkan ada paket hemat menu nasi dan ikan bakar lengkap dengan air mineral yang cukup untuk sekali makan.

    • Alamat:  Jl. Mintojiwo Dalam II 29-5, Gisikdrono, Semarang Barat, Kota Semarang
    • Nomor Telepon: 082233101373
    • Jam Operasional: 11.00 – 20.00 WIB
    • Harga: Rp12.000 – Rp43.000/porsi

    6. RM Baruna Indah Seafood

    RM Baruna Indah Seafood

    Cukup banyak rekomendasi untuk santap menu ikan bakar di RM Baruna Indah Seafood. Bukan hanya harganya yang masih terjangkau, tapi juga cita rasa bumbu yang meresap.

    Selain menu andalan ikan bakar dan olahan seafood, ada paket hemat rice box dan aneka menu sayuran yang bisa dipilih sesuai selera.

    • Alamat: Jl. Puri Anjasmoro A10 No.1, Tawangmas, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang
    • Nomor Telepon:  081575444424
    • Jam Operasional: 10.00 – 22.00 WIB
    • Harga: Rp55.000 – Rp65.000/porsi

    7. Pondok Ikan Bakar Dan Seafood Simon

    Pondok Ikan Bakar Dan Seafood Simon

    Selanjutnya, ada Pondok Ikan Bakar dan Seafood Simon yang wajib dikunjungi jika ingin menikmati gurame bakar yang nikmat. Menu di sini dijual per porsi, termasuk untuk ikan bakar dan menu seafood lainnya.

    Buat kamu yang ingin menikmati menu selain ikan juga bisa, karena Pondok Ikan Simon menyajikan menu sayur, cap jay, ifu mie, bistik, sampai nasi goreng.

    • Alamat: Jl. Tlogosari Raya II No.47, Tlogosari Kulon, Pedurungan, Kota Semarang 
    • Nomor Telepon: 081325330109
    • Jam Operasional: 10.15 – 20.30 WIB 
    • Harga: Rp70.000 – Rp100.000/porsi

    Itulah tadi beberapa rekomendasi resto ikan bakar terdekat yang enak dan wajib kamu kunjungi saat berada di Kota Semarang.

    Kamu juga bisa mencari ikan bakar terdekat dari lokasi sekarang melalui Google Search dan Google Maps, atau mencari rekomendasi resto ikan bakar di sekitar lokasi kamu melalui website.

  • 20 Makanan Khas Papua yang Terkenal Paling Enak

    20 Makanan Khas Papua yang Terkenal Paling Enak

    Sebagai salah satu pulau di bagian Timur Indonesia, Papua tak hanya dianugerahi keindahan alam yang memesona. Budaya Papua pun begitu unik dan tak jarang membuat kita berdecak kagum. Selain itu, makanan khas Papua terkenal lezat dan siap menggoyang lidah. 

    Kalau selama ini kamu hanya mengenal papeda sebagai menu kuliner khas Papua, kini saatnya mengenal lebih banyak makanan khas Papua yang terkenal akan kelezatannya. Mulai dari papeda yang paling terkenal hingga udang selingkuh dan cacing laut yang bernutrisi, yuk, kenali ragam kuliner Papua di artikel berikut!

    1. Papeda 

    makanan khas papua

    Nama makanan khas Papua yang satu ini sudah cukup populer di telinga kita. Sebenarnya, papeda tidak hanya bisa dijumpai di Papua. Kamu bisa menjumpai papeda di Maluku, bahkan ada juga di beberapa daerah di Sulawesi.

    Bentuk makanan berbahan dasar sagu ini menyerupai pasta atau gel. Warnanya putih keruh, dan teksturnya pun lengket seperti lem. 

    Biasanya, papeda disajikan bersama lauk dan sayuran. Terkadang, olahan sagu ini juga dibungkus daun pisang layaknya nasi dan ditambah dengan lauk, lho! 

    2. Sate ulat sagu 

    Makanan khas Papua selanjutnya adalah sate ulat sagu. Sesuai dengan namanya, makanan ini merupakan hidangan yang dibuat dari ulat sagu yang umum dijumpai di pohon sagu.

    Untuk mengolahnya, ulat sagu dibakar di atas arang. Proses bakarannya pun tidak lama—cukup 15-25 menit tergantung ukuran ulat sagunya. Bahan-bahan yang umumnya digunakan untuk membumbui ulat sagu ini tergolong sederhana, misalnya seperti:

    • Kecap
    • Bawang merah
    • Cabai

    Ketiga bahan tersebut akan dicampur jadi satu. Pada saat membakar ulat, bumbu tersebut akan dioleskan sebagai bumbu bakaran. Setelah mengoleskan bumbu, ulat dibakar kembali sampai matang.

    Sate ulat sagu biasanya juga akan disajikan bersama dengan sambal kecap sebagaimana bumbu bakarannya tadi. Kamu bisa memakan sate ulat sagu dengan papeda.

    3. Martabak sagu 

    makanan khas papua

    Tak terbuat dari tepung terigu, martabak ini justru dibuat dengan bahan utama sagu. Martabak khas Fakfak, Papua Barat ini memiliki cita rasa manis dan gurih. Cita rasa manis ini hadir berkat adanya gula merah yang menjadi isian dari martabak sagu.

    Adapun bahan yang dibutuhkan untuk membuat martabak sagu adalah:

    • Sagu
    • Kelapa parut
    • Gula merah kental

    Cara membuatnya cukup mudah. Pertama, masukkan sagu ke dalam wajan yang dipanasi api kecil (tanpa minyak), lalu tekan-tekan sagu agar menyatu. Lalu, taburkan kelapa parut dan beri gula merah kental secara merata di atas lempengan sagu tersebut. 

    Ketika pinggiran sagu sudah sedikit kecoklatan, itu artinya lempeng sagu sudah matang. Selagi ada di penggorengan, lipat dua lempeng sagu. Kamu bisa juga melipatnya beberapa kali sampai bentuknya menyerupai dadar gulung.

    4. Cacing laut 

    Selain ada ulat, ada juga cacing laut sebagai hewan unik yang menjadi makanan khas dari tanah Papua. Hewan ini disebut-sebut memiliki kandungan protein yang tinggi. Tak heran, banyak orang yang mengonsumsi cacing laut untuk meningkatkan stamina tubuh.

    Cacing laut sendiri memiliki bentuk yang mirip dengan cacing tanah. Hanya saja, ukurannya lebih panjang, yaitu sekitar 30 cm. Di Papua sendiri, biasanya spesies cacing laut bisa dijumpai dengan mudah di kawasan Kepulauan Ayau, Kabupaten Raja Ampat. 

    Cacing laut ini tidak didapatkan melalui mekanisme budidaya. Cacing laut harus diburu dengan cara mengeruk pasir laut. Ketika cacing laut sudah didapat, bagian kepala dan ekor akan dibuang sebelum diolah.

    Lantas, bagaimana cara pengolahan cacing laut? Ada berbagai cara yang bisa digunakan. Di antaranya adalah:

    • Digoreng biasa. Sebelum digoreng, biasanya cacing akan diberi bumbu terlebih dahulu seperti layaknya ikan.
    • Disate
    • Digoreng lalu dimasak dengan bumbu balado

    Tak perlu mahal-mahal membayar hidangan cacing laut ini. Tergantung olahannya, cacing laut dibanderol dengan harga Rp10 ribu hingga Rp25 ribu per porsinya.  Selain diolah dengan cara-cara di atas, kamu juga bisa menjumpai cacing laut yang diasap dan dijadikan keripik.

    5. Kue Bagea sagu 

    makanan khas papua

    Sesuai dengan namanya, olahan sagu yang satu ini dibuat dari tepung sagu serta tepung terigu. Kue ini tidak hanya dijumpai di Papua. Kamu juga bisa menjumpai kue dari tepung sagu ini di Maluku maupun Sulawesi Utara.

    Bentuk kue bagea ini bermacam-macam. Ada yang bulat, oval, bahkan ada juga yang dibentuk seperti kue lidah kucing tetapi sedikit tebal. 

    Tekstur dari kue bagea cukup keras ketika digigit. Oleh karena itulah, banyak orang yang mencelupkannya ke minuman terlebih dahulu supaya teksturnya jadi lembut. 

    Untuk membuat kue bagea sagu, kamu tidak hanya membutuhkan tepung sagu dan tepung terigu saja. Beberapa bahan lain yang dibutuhkan dalam pembuatan kue bagea sagu adalah sebagai berikut:

    • Telur
    • Gula
    • Minyak goreng
    • Kacang kenari cincang
    • Kelapa parut setengah tua
    • Kayu manis bubuk
    • Kacang mede utuh
    • Soda kue, dan
    • Vanili bubuk

    6. Udang selingkuh 

    Membaca namanya saja sudah bikin penasaran, ya! Memangnya, seperti apa sih udang selingkuh itu? 

    Sebenarnya, udang selingkuh bukanlah suatu jenis masakan. Udang selingkuh adalah satu jenis udang yang memiliki habitat air tawar, tetapi memiliki ukuran capit yang besar seperti lobster. Ukuran tubuh dari udang ini pun besar dan disebut-sebut hampir sama dengan kepiting.

    Nah, karena itulah masyarakat lokal menyebut udang ini sebagai udang selingkuh. Dalam artian, udang ini merupakan hasil ‘perselingkuhan’ antara udang dan kepiting. 

    Habitat udang selingkuh memang di air tawar, tetapi kamu tidak bisa menjumpai udang ini di semua daerah di Papua. Udang selingkuh bisa dijumpai di perairan Sungai Baliem, Danau Paniai, Danau Tigi, serta Danau Tage.

    Pengolahan udang selingkuh ini sama dengan jenis udang lainnya, yaitu rebus, goreng, maupun bakar. Dewasa ini, hidangan udang selingkuh sudah makin bervariasi. Ada yang memasak udang selingkuh dengan menggunakan saus tiram, saus lada hitam, asam manis, bahkan ada juga yang memasak dengan saus Padang.

    Tak lupa, sayuran seperti tumis kangkung dan tumis daun pepaya juga sering disajikan sebagai teman makan udang selingkuh. Siapkan sepiring nasi hangat dan es buah manis, hidangan udang selingkuh siap menggoyang lidah!

    7. Kue lontar 

    makanan khas papua

    Kue lontar merupakan kue khas Papua yang secara tampilan mirip dengan pai susu. Biasanya, kue ini disajikan pada hari-hari besar—misalnya seperti pada saat Lebaran maupun pada saat Natal. 

    Bagaimana rasa kue ini? Serupa dengan pie susu, kue lontar memiliki cita rasa manis dan gurih. Nikmat!

    Kue lontar merupakan kue yang dibawa masuk oleh serdadu Hindia Belanda yang menduduki Papua. Kata ‘lontar’ sendiri berasal dari kata ronde taart (kue bundar). Namun, warga lokal kesulitan melafalkan nama kue dalam bahasa asing tersebut sehingga mereka menyebutnya sebagai kue lontar. 

    Apa saja bahan pembuatan kue lontar? Menariknya, kue ini tidak dibuat menggunakan sagu sama sekali. Beberapa bahan yang digunakan dalam pembuatan kue lontar meliputi:

    • Tepung terigu
    • Margarin
    • Susu
    • Vanili
    • Telur

    Biasanya, kue lontar berukuran cukup besar dengan diameter 10 hingga 20 cm. Tak heran, kue ini biasanya disuguhkan untuk disantap bersama 8-10 orang. 

    Meski begitu, saat ini cukup banyak penjual yang menawarkan ukuran kue lontar yang lebih kecil. Ukuran diameter ‘kecil’ yang dimaksud adalah sekitar 8 cm, dan biasanya kue lontar berukuran kecil ini diproduksi untuk dijadikan sebagai oleh-oleh.

    8. Ikan bakar Manokwari

    Sesuai dengan namanya, ikan bakar Manokwari merupakan sajian ikan bakar yang berasal dari Manokwari, Papua Barat. 

    Ikan bakar Manokwari biasanya menggunakan ikan tongkol sebagai pilihan ikan utamanya. Sebelum dibakar, ikan akan dibalur bumbu yang terbuat dari:

    • Bawang merah
    • Bawang putih
    • Jahe
    • Ketumbar
    • Garam
    • Asam jawa
    • Kecap

    Setelah dilumuri, ikan akan dibakar langsung di atas arang. Setelah matang, ikan akan disajikan bersama sambal. Dimakan bersama nasi hangat, super lezat!

    9. Es buah matoa 

    makanan khas papua

    Matoa dikenal sebagai salah satu buah yang berasal dari tanah Papua dengan dominasi rasa manis dan asam. Karena perpaduan cita rasa inilah, buah matoa sering dibuat menjadi olahan es buah. Segar!

    Cara membuat es buah matoa sebenarnya tidak jauh berbeda dengan membuat es buah lain. Kamu cukup mencampurkan bahan-bahan seperti:

    • Kolang-kaling
    • Jelly/agar-agar
    • Cincau hitam
    • Biji selasih
    • Rempah-rempah seperti biji pala dan bubuk kayu manis
    • Perasan air jeruk limau

    Jika kamu kurang suka dengan perasan air jeruk limau, kamu bisa mencampurkan sirup—baik sirup gula biasa maupun sirup berperisa (misalnya sirup cocopandan). Paduan rasa manis dari sirup, aroma wangi dari rempah, rasa manis-asam buah matoa, dan es membuat dahaga jadi hilang seketika! Yakin, nih, nggak mau coba?

    10. Sambal colo-colo 

    Sambal colo-colo merupakan sambal khas Papua yang bercitarasa asam dan pedas. Biasanya, sambal ini dimakan bersama dengan ikan bakar dan nasi hangat. 

    Bahan dari sambal colo-colo adalah sebagai berikut:

    • Potongan cabai rawit
    • Potongan bawang merah
    • Potongan tomat
    • Perasan jeruk nipis

    Tidak hanya di Papua, sambal colo-colo juga populer di Ambon dan beberapa kawasan Maluku lainnya. Menariknya, sambal colo-colo tidak hanya digunakan sebagai sambal cocolan saat makan ikan saja. Sambal ini sering digunakan untuk memasak sate dan cocolan gorengan di Papua.

    Tertarik membuat sambal ini? Kamu hanya perlu mempersiapkan bahan-bahannya, memotongnya kecil-kecil, dan menggabungkannya jadi satu. Sangat mudah, bukan?  

    11. Keripik keladi 

    makanan khas papua

    Sesuai dengan namanya, keripik keladi merupakan keripik yang dibuat dengan bahan utama keladi. Selain disebut sebagai keripik keladi, keripik ini juga sering disebut sebagai keripik talas.

    Jenis keripik yang satu ini sudah cukup populer dan bisa dijumpai dengan mudah di berbagai tempat di Indonesia. Proses pembuatannya sangat mudah dan bahan yang dibutuhkan pun tidak banyak, yaitu:

    • Talas/keladi
    • Bawang putih
    • Garam
    • Air kapur sirih
    • Minyak goreng

    Pada proses pembuatannya, keladi yang diiris perlu direndam dalam air kapur sirih selama setengah jam untuk menghilangkan getahnya. 

    Nah, setelah itu, kamu tinggal mencuci bersih talas dan membumbuinya dengan garam dan bawang putih. Biarkan bumbu meresap, kira-kira kamu butuh waktu selama 10-15 menit.

    Terakhir, kamu bisa menggoreng talas sedikit demi sedikit dalam minyak panas hingga talas berwarna kecoklatan. Tiriskan keripik, lalu sajikan. 

    12. Sagu lempeng 

    Sagu lempeng bisa diibaratkan sebagai roti tawarnya orang Papua. Pasalnya, bentuk sagu lempeng ini pipih meski ukurannya jauh lebih kecil dibandingkan dengan roti tawar yang biasa kita jumpai. Biasanya, makanan khas Papua yang masuk kategori kue kering ini dikonsumsi bersama kopi, teh, maupun kuah ikan.

    Karena biasa dikonsumsi dengan berbagai macam minuman dan kuah, sagu lempeng dibuat tidak hambar sebagaimana roti tawar. Akan tetapi, saat ini sudah banyak sagu lempeng yang diproduksi dengan cita rasa manis berkat tambahan gula. Cara makannya tetap sama, yaitu dengan mencelupkannya ke teh maupun kopi.

    13. Aunu senebre 

    makanan khas papua

    Aunu senebre merupakan makanan khas Papua yang banyak dijumpai di Merauke dan daerah Papua bagian selatan lainnya. Masakan ini dibuat dengan menggunakan bahan utama berupa irisan daun talas yang dicampurkan dengan ikan teri nasi (ikan teri yang berbentuk mirip nasi).

    Kombinasi dua bahan ini membuat cita rasa aunu senebre menjadi unik—gurih dan sedikit pedas menyatu jadi satu. 

    Sekilas, sajian aunu senebre mungkin terlihat sedikit kering. Padahal, masakan ini cukup ‘basah’ (tetapi tidak sampai berair) sehingga cocok dimakan sebagai lauk. Tak heran jika menu masakan ini sering disantap bersama papeda maupun umbi-umbian rebus. 

    14. Aunuve habre 

    Sama seperti aunu senebre, aunuve habre juga merupakan masakan khas Papua yang dibuat dengan bahan utama ikan. Biasanya, ikan yang digunakan dalam pembuatan aunuve habre adalah ikan cakalang, tongkol, ataupun tuna. Bumbu yang dibutuhkan untuk mengolah aunuve habre pun tergolong sederhana, yaitu: garam, air, dan asam jawa.

    Nah, setelah ikan dibumbui dengan bumbu tradisional tersebut, kamu tinggal membungkus ikan dengan daun talas dan mengukusnya hingga matang. Hidangan ini mirip dengan ikan pepes, hanya saja menggunakan daun talas sebagai pembungkusnya. Selain itu, aunuve habre biasanya dimakan bersama papeda. 

    15. Norohombi

    makanan khas papua

    Pernah tahu makanan norohombi? Nama masakan khas Papua yang satu ini cukup unik, ya! Norohombi merupakan makanan khas Papua dengan bahan utama tepung sagu dan parutan kelapa.

    Lebih lengkapnya, berikut ini adalah bahan untuk membuat norohombi:

    • Tepung sagu
    • Parutan kelapa
    • Udang kering, bisa juga diganti dengan daging kerang
    • Daun pisang untuk membungkus

    Norohombi dibuat dengan cara menumpuk sagu, parutan kelapa, dan udang kering/daging kerang. Lalu, lapisan ini nantinya akan ditutup daun pisang dan dipanggang di antara dua plat seng yang sudah dipanaskan.

    16. Abon gulung Sorong 

    Abon gulung Sorong bisa menjadi rekomendasi makanan khas Papua yang bisa kamu cicipi selanjutnya. Memangnya, makanan seperti apakah abon gulung Sorong itu?

    Abon gulung Sorong adalah produk roti dengan abon di dalamnya. Singkatnya, abon gulung Sorong adalah roti abon yang berbentuk gulungan. 

    Untuk satu gulungnya, rata-rata ukuran diameternya adalah 10 cm. Cukup besar, bukan? Tak heran, makan satu potong saja bisa kenyang. Cocok untuk sarapan!

    Perpaduan antara roti bertekstur lembut dengan abon dengan cita rasa khas gurih dan agak manis pastinya bikin lidah jadi ketagihan! Selain abon ayam, biasanya jenis abon yang tersedia meliputi abon daging sapi, abon tuna, dan keju. Ada juga varian manisnya, yaitu roti gulung dengan isian meses. 

    17. Keladi tumbuk

    makanan khas papua

    Sesuai dengan namanya, keladi tumbuk merupakan makanan yang berasal dari talas atau keladi. Pada jenis hidangan ini, talas/keladi akan ditumbuk hingga lembut dan dijadikan sebagai sumber karbohidrat. Nantinya, kamu bisa makan keladi tumbuk ini dengan ikan suwir, sambal, dan sayur lodeh.

    Keladi tumbuk merupakan hidangan khas masyarakat Biak. Untuk membuatnya, kamu cukup merebus keladi/talas hingga matang. Jika sudah matang, keladi tinggal ditumbuk sesuai selera dan dicetak ke dalam wadah. Terkadang, keladi dicampur dengan sedikit mentega dan kelapa parut sangrai saat dicetak agar rasanya jadi lebih gurih. 

    18. Es sunset Papua 

    Satu lagi kuliner unik dari tanah Papua, yaitu es sunset Papua! Alasan minuman ini disebut sebagai minuman sunset Papua adalah karena warna jingganya yang tampak seperti sunset alias matahari terbenam. Menarik, ya! 

    Bahan utama pembuatan minuman ini adalah jeruk dan wortel. Selain itu, kamu juga membutuhkan bahan-bahan tambahan seperti:

    • Selasih
    • Gula pasir
    • Es batu

    Cara membuat es sunset ini cukup mudah, kok. Pertama, kamu perlu membuat jus wortel terlebih dahulu. Jangan lupa untuk menambahkan gula ketika membuat jus wortel. Lalu, padukan jus wortel manis tersebut dengan air perasan jeruk. Tambahkan selasih dan es batu, es sunset Papua siap disajikan!

    19. Sagu sep

    makanan khas papua

    Sagu sep merupakan salah satu makanan khas Papua—lebih tepatnya dari kawasan Merauke dan di sekitar kawasan Papua Selatan. 

    Sagu sep merupakan camilan yang dibuat dengan mencampurkan sagu dengan kelapa. Sagu dan kelapa ini selanjutnya akan dimasak dengan menggunakan alat bakar barapen yang terbuat dari batu.

    Alih-alih manis, jenis kudapan tradisional yang satu ini terkenal dengan cita rasa gurihnya. Pasalnya, sagu sep dibuat dengan bumbu seperti:

    • Bawang putih
    • Bawang merah
    • Lengkuas
    • Jahe
    • Serai

    Bumbu-bumbu ini nantinya dicampurkan dengan tepung sagu, kelapa parut, serta daging rusa. Begitu sudah tercampur rata, adonan akan diletakkan di atas daun pisang untuk selanjutnya dibakar selama 15-20 menit.

    Sayur pepaya tumis dan kangkung tumis biasanya disajikan sebagai teman makan kudapan gurih yang satu ini. Gimana, tertarik mencoba?

    20. Ikan asar

    Ikan asar merupakan hidangan ikan khas Papua, lebih tepatnya dari kota Jayapura. Hidangan ini dibuat dengan cara mengasapi ikan di atas bara. Biasanya, kegiatan mengasapi ikan ini berlangsung hingga 4-5 jam. Proses pengasapan ini tujuannya adalah untuk membuat ikan jadi kering dan tentunya matang sempurna. 

    Ikan seperti apa yang umumnya disajikan dalam hidangan ikan asar? Pada umumnya, ikan-ikan yang memiliki tekstur daging padatlah yang digunakan dalam hidangan ini. Beberapa contohnya seperti:

    • Ikan tongkol
    • Ikan cakalang
    • Ikan ekor kuning, dsb.

    Ikan asar biasanya disajikan dengan sambal kecap serta dimakan dengan menggunakan nasi. Ikan asar semakin mantap disantap dengan tumisan sayur—misalnya seperti tumis kangkung. 

    Nah, itulah dia 20 rekomendasi makanan khas Papua yang populer akan kelezatannya. Sebagian makanan asli Papua di atas bisa kamu jumpai dengan mudah di daerah lain. Akan tetapi, ada juga yang hanya bisa kamu dapatkan di Papua.

    Seandainya semua makanan bisa kamu dapatkan di kota domisilimu sekarang, kira-kira hidangan yang mana, nih, yang ingin kamu coba terlebih dahulu?

  • 13 Tempat Nongkrong di Jambi Murah, Life Music & buka 24 Jam

    13 Tempat Nongkrong di Jambi Murah, Life Music & buka 24 Jam

    Sebagai salah satu kota terbesar di Sumatera, tempat nongkrong di Jambi jumlahnya cukup banyak. Setiap tempat memiliki keunikan tersendiri mulai dari desain hingga jenis kuliner yang dijual di sana.

    Tidak mengherankan jika pusat kota Jambi menjadi salah satu spot yang menarik bagi wisatawan. Apalagi sebagian besar cafe buka mulai dari pagi hingga malam. Jadi kamu bisa nongkrong dengan nyaman kapanpun dan di mana pun.

    Apabila membutuhkan rekomendasi tempat untuk nongkrong, bisa menggunakan salah satu dari kafe di bawah ini. Umumnya tempat ini menawarkan makanan dengan harga standar, tetapi suasana yang ditawarkan sangat menarik.

    Rekomendasi Tempat Nongkrong di Kota Jambi

    Simak rekomendasi tempat kongkow dan nongki asik bersama teman di Jambi yang lagi hits dan wajib dicoba:

    1. Duniawi Coffee House

    Rekomendasi tempat nongkrong di Jambi yang pertama adalah Duniawi Coffee House.

    Cafe ini menghadirkan suasana yang cukup menarik, jadi cocok sekali untuk digunakan sebagai tempat nongkrong. Apalagi Cafe juga sudah buka mulai dari siang dan akan tutup pada malam hari.

    Baca juga: 10 Rekomendasi Toner untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat, Terbaik

    Sekitar cafenya dikelilingi banyak tanaman hijau sehingga suasananya tenang dan asri. Cocok juga untuk kamu yang ingin nongkrong sambil mengerjakan tugas atau kerja.

    Apabila datang ke sini ada beberapa menu yang bisa dipilih. Olahan dari kopinya cukup menarik untuk dipesan, serta beberapa kudapan lain mulai dari yang manis hingga kudapan yang asin.

    Untuk budget biasanya tidak terlalu tinggi, karena dengan hanya Rp20.000 saja sudah mendapatkan satu makanan atau minuman.

    • Alamat: Jl. Sumatera No.16, Kebun Handil, Kec. Jelutung, Kota Jambi, Jambi 36124
    • Jam buka: 07:00 – 17:00

    2. Cafe Buzz and Resto

    Cafe Buzz and Resto

    Cafe ini sedikit unik karena menggabungkan beberapa bus menjadi satu. Jadi, busnya sudah tidak dipakai disatukan untuk menjadi sebuah ruangan. Jadi kamu bisa masuk ke dalamnya untuk menikmati kopi ataupun bersantai.

    Dengan konsep yang cukup menarik ini, banyak sekali orang yang menjadikannya sebagai tempat untuk berfoto-foto.

    Apalagi lokasi di sekitarnya juga sangat mendukung. Jadi cuma datang ke sini kamu bisa menikmati suasana santai, sekaligus mendapatkan banyak stok foto.

    Untuk harga makanannya tidak perlu khawatir, karena dibanderol mulai dari Rp20.000 saja. Jadi, dengan budget sekitar Rp50.000 saja bisa mendapatkan makanan dan minuman secara lengkap sembari menikmati suasana sore.

    3. Collega Café

    Collega Café

    Cafe ini sebenarnya memiliki desain yang cukup klasik. Jadi cocok sekali untuk kamu yang menyukai suasana masa lalu. Namun, tidak perlu khawatir karena akan mendapatkan banyak sekali hidangan yang berkualitas.

    Ada kopi yang bisa dipesan dengan jenis apapun serta beberapa menu tradisional. Selain itu, juga ada beberapa menu tambahan yang bisa digunakan untuk teman nongkrong.

    Di masa lalu, tempat ini sering digunakan untuk tempat tampil dari beberapa band papan atas di Indonesia. Bahkan band ungu juga pernah tampil di sini, jadi biasanya pada saat akhir pekan akan selalu ramai.

    4. The Classio Café

    The Classio Café

    Tempat nongkrong di Jambi ini buka mulai dari pagi hari hingga tengah malam. Jadi cocok kunjungi kapanpun kamu mau. Apalagi lokasinya juga sangat lebar jadi bisa dikunjungi dengan banyak orang.

    Untuk jenis makanannya cukup bervariasi mulai dari makanan tradisional hingga makanan modern. Selain itu, juga tersedia beberapa camilan serta kopi dan olahan teh yang bisa dipesan secara terpisah.

    Suasana di tempat ini cukup nyaman sehingga bisa dimanfaatkan untuk tempat bersantai. Apalagi juga tersedia kawasan outdoor, jadi kamu bisa menikmati suasana santai sambil menikmati angin semilir.

    5. Simon & Sons Coffee Bakery

    The Classio Café

    Tidak suka pergi ke cafe ataupun tempat makan yang menghadirkan makanan berat? Tidak perlu khawatir karena tempat ini menyediakan aneka varian kopi. Selain itu juga tersedia roti yang masih fresh.

    Jadi sembari bersantai bisa menikmati kopi sambil makan roti. Selain itu, juga ada jenis kudapan manis lain yang dibanderol dengan harga cukup terjangkau. Kamu bisa mendapatkannya dengan harga sekitar Rp20.000 saja.

    Taman ini juga menyediakan oleh-oleh yang bisa dibawa pulang. Jadi, setelah selesai ngopi ataupun nongkrong bisa langsung membawa pulang beberapa makanan seperti kue.

    6. Casa De Alicia

    Casa De Alicia

    Casa de Alicia menjadi salah satu spot menarik yang wajib dikunjungi selama berada di Jambi. Selain menghadirkan suasana yang nyaman khususnya pada malam hari, tempat ini juga menawarkan makanan yang cukup terjangkau.

    Dengan budget sekitar rp50.000 saja kamu bisa mendapatkan makanan dan minuman utama. Selain itu, juga tersedia hiburan lain seperti musik serta beberapa pertunjukan pada hari khusus.

    7. Hangout

    Hangout

    Seperti namanya tempat ini memang ditujukan untuk mereka yang sedang hangout. Ada banyak sekali menu yang bisa didapatkan di sini, tetapi sebagian besar merupakan menu-menu yang tradisional.

    Jadi sangat cocok sekali untuk tempat bersantai bersama dengan keluarga. Foto kamu yang menginginkan menu modern tidak perlu khawatir, berbagai varian kopi juga masih bisa ditemukan dengan mudah.

    Selain itu juga ada beberapa menu internasional meski jumlahnya tidak terlalu banyak. Jadi masih bisa digunakan sebagai tempat yang nyaman, apalagi suasananya juga sangat mendukung.

    8. Rain Coffee and Eatery

    Rain Coffee and Eatery

    Ada dua jenis menu utama yang ada di cafe ini. Pertama adalah kopi yang diolah menjadi beberapa varian berbeda. Kedua adalah beberapa menu makanan berat mulai dari makanan Indonesia hingga beberapa makanan dari luar negeri.

    Foto harganya sebenarnya cukup terjangkau, kamu bisa mendapatkan dengan harga sekitar Rp25.000 satu porsi. Meski demikian untuk bisa menikmati menu andalan siapkan dana sekitar Rp50.000.

    Cafe ini memiliki suasana yang cukup nyaman, jadi cocok sekali untuk nongkrong mulai dari sore hari hingga malam hari. Biasanya saat akhir pekan Cafe sangat ramai karena tersedia live music.

    9. Waronk Mabes

    Waronk Mabes

    Konsep dari tempat nongkrong di Jambi ini ada dua. Pertama adalah outdoor dan yang kedua adalah indoor. Semua memiliki ukuran yang cukup besar sehingga tidak perlu khawatir apabila datang ke sini bersama dengan banyak orang.

    Untuk menu andalan sebenarnya cukup banyak, tetapi biasanya beberapa orang hanya memesan kopi. Selanjutnya, mereka juga bisa memesan kudapan lainnya seperti roti bakar ataupun makanan berat seperti nasi.

    Untuk harga makanan cukup bervariasi, ada yang harganya cukup tinggi tetapi sebagian besar mulai dari Rp15.000. Jadi, dengan budget terbatas masih bisa menikmati makanan yang sangat enak.

    10. Ice and Bean

    Ice and Bean

    Dari namanya sudah terlihat dengan sangat jelas,  tempat ini memang ditujukan untuk mereka yang tidak suka ngopi. Jadi apabila kamu tidak suka minum kopi, tapi suka es krim bisa langsung datang ke sini.

    Ada banyak sekali koleksi es krim yang bisa dipilih. Bahkan bisa dikombinasikan sesuai dengan kebutuhan. Harganya juga bervariasi dan semuanya masih di bawah Rp50.000 per porsi.

    Selain itu juga tersedia beberapa menu makanan berat yang bisa menjadi teman untuk bersantai. Itulah kenapa, tempat ini cocok sekali dikunjungi mulai dari siang hingga sore hari.

    11. Ruang Hijau Coffee Shop (Tempat Nongkrong di Jambi Untuk Keluarga)

    Tempat nongkrong di Jambi selanjutnya ada Ruang Hijau Coffee Shop. Tempat ini mulanya adalah area istirahat bagi karyawan PTPN yang berdinas di sana.

    Namun, kini disulap menjadi coffee shop yang dibuka untuk umum. Sesuai dengan namanya, tempat ini berada di ruang terbuka dan banyak sekali pepohonan di sekelilingnya.

    Bersantai sambil menikmati minuman seperti Kopis Susu dengan es, Espresso, dan Latte, dan berbagai minuman kekinian. Tak hanya itu, ada banyak menu makanan yang bisa kamu pesan lho, mulai dari Nasi Gila, Ayam asam manis, Mie Goreng, Mie Rebus, dan masih banyak lagi.

    Jika kamu hendak nongkrong bersama kuluarga, tempat ini juga sangat bagus. Sebab kamu bisa membawa si kecil duduk bersantai sambil melihat rusa dan burung kasuari di sekitar lokasi. Win-win solution bukan? Kamu bisa ngopi, si kecil bisa lihat rusa.

    Jika kamu tertarik untuk mencobanya, Ruang Hijau Coffee shop beralamat di Kenali Asam Bawah, Kec. Kota Baru, Kota Jambi. Buka mulai pukul 09:00 dan tutup pukul 19:00 WIB.

    12. Berteduh Backyard & Beverages

    Berteduh Backyard & Beverages

    Tempat nongkrong di Jambi selanjutny adalah Berteduh Backyard & Beverages. Cafe ini memang dibuat untuk dijadikan tempat hangout dan kongkow bersama teman.

    Cafe yang beralamat di Jl. Hibah Ibrahim Lorong Budaya, Rw. Sari, Kec. Kota Baru, Kota Jambi ini letaknya memang tersembunyi, tak heran jika kamu beru pertama kali ke sini akan sedikit kesulitan.

    Menu andalan tentu saja beragam varian kopi, dan pemandangan asri nan hijau. Pokoknya, tempat ini wajib dicoba jika kamu suka nongkrong.

    13. Little Talk Coffee Jambi

    Rekomendasi tempat nongkrong di Jambi yang terakhir ada Little Talk Coffee Jambi. Caffe ini cocok untuk semua kalangan dan kebutuhan.

    Baik itu nongkrong bersama teman, pasangan maupun keluarga, semua bisa diakomodir oleh kafe yang satu ini.

    Ada 3 area yang bisa kamu pilih jika hendak menikmati waktu di tempat ini yakni ruang indoor, pelataran, dan area garden.

    Biasanya ruang indor dan pelataran banyak yang memanfaat untuk bersantai bersama teman atau ngopi sambil kerja. Sedangkan di area garden ada barberque night setiap weekend.

    Pokoknya tempat ini wajib kamu coba jika sedang berada di kota Jambi. Little talk Coffee berlokasi di Jl. Raya Boulevard, Mendalo Darat, Kec. Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi (Teras Mendalo).

    Buka pada pukul 10:00 dan tutup pada pukul 00:00 WIB.

    Tempat nongkrong di Jambi cukup banyak, sebagian besar bisa dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan.

    Misal saat memiliki baja terbatas atau saat memiliki budget cukup banyak. Kamu bisa memilih di manapun tempat nongkrong yang disukai.

    Yang paling penting ketika sedang nongkrong, cek lokasi dari penginapan atau tempat tinggal. Usahakan yang cukup dekat agar akses ke lokasi bisa berjalan dengan mudah. Selain itu, pastikan juga jam bukanya terlebih dahulu.