Puncak Anai bisa menjadi salah satu destinasi wisata di Padang yang cukup recommended karena menawarkan beragam aktivitas dan fasilitas yang mumpuni.
Mulai dari pemandangan asri, kolam renang, aktivitas outdoor, hingga penginapan yang bisa disewa untuk menikmati momen liburan dengan pengalaman baru.
Sebagai gambaran umum, berikut ulasan tentang Puncak Anai yang meliputi daya tarik, fasilitas, harga tiket masuk, dan lokasi.
Sekilas Tentang Puncak Anai
Puncak Anai adalah salah satu spot wisata favorit di Padang Pariaman yang berada di kawasan rekreasi Anailand atau Dempo Anailand.
Tempat wisata seluas 400 hektar ini terletak di kaki Gunung Tandikek pada ketinggian 600 hingga 700 mdpl dengan suhu sejuk juga relatif nyaman.
Tempat yang didominasi pemandangan alam yang asri ini juga memiliki area pemandian umum dan penginapan dalam beberapa tipe berbeda yang bisa disewa wisatawan.
Bahkan ada berbagai wahana wisata yang disuguhkan untuk pengunjung wisata, mulai dari aktivitas outbond, berkemah, bermain golf, hingga spot gembok cinta yang ikonik.
Tidak heran jika kemudian banyak wisatawan dari dalam maupun luar kota yang betah menikmati liburan di Puncak Anai Padang bersama teman atau keluarga.
Daya Tarik Puncak Anai
Daya tarik Puncak Anai antara lain pemandangan asri, pemandian umum, aktivitas outdoor, hingga spot gembok cinta.
1. Pemandangan Asri
Daya tarik utama Puncak Anai tidak lepas dari lanskap pemandangan alam yang masih sangat asri dengan suasana sejuk yang relatif dingin.
Pengunjung wisata bisa menyaksikan keindahan alam yang tersaji dari spot pandang rumah pohon atau dengan menjelajah area wisata dengan wahana yang disediakan.
2. Pemandian Umum
Pemandian umum Tirta Alami berupa kolam renang alami juga menjadi daya tarik lain yang banyak difavoritkan oleh pengunjung Puncak Anai.
Objek wisata berupa kolam renang yang dilengkapi air terjun berundak ini memiliki air yang jernih karena bersumber dari mata air pegunungan Tandikek.
Di sini wisatawan bisa berenang atau berendam di area kolam bebatuan alam yang terbagi menjadi 4 kolam dewasa dan 2 kolam anak-anak.
3. Aktivitas Outdoor
Menariknya lagi, Puncak Anai Padang Pariaman juga menyediakan wahana-wahana seru bagi para pencinta aktivitas outdoor.
Mulai dari naik perahu karet di danau buatan, bermain golf, berkemah di camping ground, hingga menikmati berbagai aktivitas memacu adrenalin dan outbond.
Pengunjung yang menyukai tantangan bisa mencoba area trekking seperti Komodo Offroad, ATV, Fun Bike, atau Mountain Bike melintasi kawasan hutan dan padang rumput luas.
Untuk aktivitas outbond, di sini terdapat wahana panahan, High Rope, Flying Fox, Skybike, dan Balon Air yang cocok untuk melatih ketangkasan.
4. Spot Gembok Cinta
Spot gembok cinta yang berada dekat dengan kolam air mancur juga tidak kalah mencuri perhatian wisatawan.
Area yang cukup mencolok ini didesain dengan ikon gembok dengan tulisan “love” berwarna merah menyala di mana pengunjung bisa meletakkan gembok cintanya.
Tampaknya, spot wisata ini memiliki konsep yang serupa dengan Jembatan Gembok Cinta – Pont des Arts di Paris yang ikonik.
Fasilitas di Puncak Anai
Fasilitas di Puncak Anai meliputi cafe, musala, penginapan dalam berbagai tipe,camping ground, serta meeting room dan aula yang bisa disewa untuk acara-acara tertentu.
Untuk fasilitas penginapan di Puncak Anai disediakan tipe club house, wisma, hingga villa dengan kapasitas kamar dan tarif yang berbeda-beda.
Sedangkan untuk menikmati sensasi bermalam di ruang terbuka, area camping ground juga dilengkapi fasilitas tenda dan breakfast menyesuaikan tarif berkemah yang dipilih.
Harga Tiket Masuk Puncak Anai
Harga tiket masuk Puncak Anai yaitu Rp 15.000 per orang yang berlaku setiap hari tanpa kecuali, termasuk saat akhir pekan dan hari libur nasional.
Sedangkan untuk tiket ke Tirta Alam, wisatawan dikenakan biaya yang sama atau bisa memilih tiket terusan Tirta & Puncak sebesar Rp 25.000 per orang.
Jika ingin menikmati keseruan permainan outdoor yang ada, berikut daftar tarif tiket yang diberlakukan sesuai jenis wahananya.
Wahana
Tarif
Perahu Karet
Rp 10.000/orang
Balon Air
Rp 25.000/orang
Sky Bike
Rp 30.000/orang
Permadani
Rp 10.000/orang
Flying Fox Anak
Rp 15.000/orang
Flying Fox Dewasa
Rp 25.000/orang
Panahan
Rp 10.000/4 anak panah
Kolam Pancing
Rp 20.000/1 set pancing/jam
Kemudian, untuk akomodasi penginapan ada pemberlakuan tarif menginap mulai dari Rp 180.000 – Rp 2.500.000 per malam sesuai tipe room yang dipilih.
Tipe
Kapasitas
Tarif per Malam
Wisma Tandikek
24 orang (12 kamar)
Rp 500.000
Club House (Golf View)
8 orang (4 kamar)
Rp 500.000
Club House (Singgalang)
52 orang (10 kamar)
Rp 180.000
Villa Type A
8 orang (4 kamar)
Rp 2.250.000
Villa Type B
4 orang (2 kamar)
Rp 1.000.000
Villa Type C
6 orang (3 kamar)
Rp 2.000.000
Villa Type D
8 orang (4 kamar)
Rp 2.500.000
Extra Person
Extra Bed
Rp 125.000
Sedangkan untuk berkemah, pengelola wisata menawarkan tarif hemat Rp 50.000 per orang/hari hingga Rp 115.000 per orang/hari dengan fasilitas tenda dan sarapan.
Lokasi Puncak Anai
Lokasi Puncak Anai terletak di Kawasan Wisata Anailand, Jalan Raya Padang – Bukittinggi Km. 60, Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Untuk menjangkau lokasi wisata ini, kamu hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 40 kilometer dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Dari arah bandara, kamu bisa melalui jalan provinsi yang mengarah ke Kota Wisata Bukittinggi untuk kemudian berbelok ke Dempo Anailand.
Jika dari rute Kota Pariaman, ambil jalur menuju Jalan Jend. Sudirman ke Gg. Damai untuk kemudian belok kanan ke Jalan Imam Bonjol.
Setelah itu, belok kiri ke Jalan Moh. Rasyid/Jalan Raya Pariaman dan kembali belok kiri ke Jalan Lintas Barat Sumatera/Jalan Raya Padang – Bukittinggi hingga sampai ke Puncak Anai.
Jika membutuhkan panduan arah terbaik dan tercepat, gunakan saja fitur Google Maps atau aplikasi penunjuk jalan lain sejenisnya.
Itulah tadi ulasan tentang Puncak Anai yang meliputi daya tarik, fasilitas, harga tiket masuk, dan lokasi yang sudah kami rangkum sebagai gambaran umum.
Mengingat lokasi Puncak Anai berjarak kurang lebih 3,5 kilometer dari gerbang loket, disarankan untuk datang menggunakan kendaraan pribadi.
Jika ingin menemukan tempat rekreasi air di Pekanbaru yang cukup terjangkau, kamu bisa memilih Waterpark Kuantan Regency sebagai alternatif tujuan wisata.
Selain pilihan kolam yang beragam, kolam renang di dalam kawasan kompleks perumahan ini juga dilengkapi dengan beberapa wahana permainan air yang cukup seru.
Sebagai gambaran umum, simak ulasan tentang Waterpark Kuantan Regency yang meliputi fasilitas, harga tiket masuk, jam buka, dan lokasi berikut ini.
Fasilitas Waterpark Kuantan Regency
Fasilitas Waterpark Kuantan Regency antara lain pilihan kolam renang, wahana permainan air, serta dukungan fasilitas umum lainnya untuk menunjang kenyamanan pengunjung.
1. Kolam Renang
Fasilitas utama Waterpark Kuantan Regency tentu saja adanya pilihan kolam renang yang terbagi menjadi area kolam dewasa, remaja, dan anak-anak.
Kolam dewasa merupakan area kolam dalam yang diperuntukkan bagi pengunjung orang dewasa di mana pengelola memberlakukan aturan minimum tinggi badan 150 centimeter.
Untuk anak-anak, sebaiknya diarahkan bermain air dan berenang di area kiddy pool dengan kolam berbentuk ikan yang relatif lebih dangkal serta aman.
2. Wahana Permainan Air
Konsep waterpark tampaknya membuat tempat rekreasi ini menyuguhkan fasilitas wahana permainan air yang seru dan menantang adrenalin.
Pengunjung dimanjakan dengan berbagai macam seluncuran air, mulai dari mini waterslider hingga seluncuran spiral setinggi 12 meter.
Selain itu, di Waterpark Kuantan Regency Pekanbaru juga memiliki wahana kolam arus dan kolam ombak untuk menambah keseruan momen rekreasi air.
3. Fasilitas Umum Lainnya
Fasilitas umum lainnya di Waterpark Kuantan Regency meliputi kantin, musala, kamar mandi, loker, serta area parkir kendaraan.
Meski kantin di waterpark ini menyediakan aneka makanan dan minuman, tetapi pengunjung tetap diperbolehkan membawa bekal sendiri dari rumah.
Sedangkan kamar mandi Waterpark Kuantan Regency Pekanbaru sudah dilengkapi dengan toilet dan kamar ganti yang cukup bersih.
Harga Tiket Masuk Waterpark Kuantan Regency
Harga tiket masuk Waterpark Kuantan Regency yaitu Rp 30.000 per orang pada hari biasa dan Rp 35.000 per orang saat akhir pekan serta hari libur nasional.
Kebijakan pengelola terkait tarif tiket ini berlaku untuk semua kalangan pengunjung, baik untuk orang dewasa maupun anak-anak.
Jam Buka Waterpark Kuantan Regency
Jam buka Waterpark Kuantan Regency mulai dari pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB pada hari Senin – Jumat.
Sedangkan saat akhir pekan dan hari libur nasional, berlaku jam operasional yang berbeda di mana waterpark buka lebih awal pukul 08.30 WIB dan tutup seperti hari biasa.
Pengunjung pun jadi lebih leluasa datang ke Waterpark Kuantan Pekanbaru saat pagi hari atau menjelang sore hari yang lebih teduh.
Lokasi Waterpark Kuantan Regency
Lokasi Waterpark Kuantan Regency terletak di Perumahan Kuantan Regency Jalan Satria No.1, Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau.
Untuk menjangkau lokasi kolam renang dari pusat Kota Pekanbaru, kamu hanya perlu menempuh perjalanan sejauh kira-kira 7 kilometer atau sekitar 17 menit berkendara.
Dari titik keberangkatan Jalan Klp, arahkan kendaraan ke timur laut lalu ambil belokan ke kanan menuju Jalan Wonorejo.
Setelah melewati Elementary School 114 Pekanbaru, lanjutkan perjalanan dengan membelok ke kiri di jalur Jalan Cempedak untuk mengarah ke Jalan Lintas Sumatera.
Di persimpangan Jalan Jend. Sudirman/Jalan Lintas Sumatra, ambil belokan ke kiri dan ikuti jalur ini hingga sampai di Bundaran Simpang Tiga Bersinyal.
Setelah itu, belok ke kanan menuju Jalan Gajah Mada hingga sampai di persimpangan Jalan Diponegoro lalu belok kiri.
Sesampainya di Tugu Bambu Runcing, arahkan kendaraan untuk belok kiri ke Jalan Hangtuah dan lanjutkan perjalanan dengan belok kanan ke Jalan Moh. Dahlan.
Kemudian, belok kanan ke Jalan Sisingamangaraja dan belok kiri ke Jalan Kuantan I lalu belok kanan ke Jalan Kampar/Jalan Sungai Kampar hingga ke Jalan Satria.
Barulah lanjutkan perjalanan dengan belokan terakhir ke kiri menuju Jalan Satria Kuantan Regency hingga sampai ke lokasi tujuan.
Jika dirasa menyulitkan, kamu bisa mendapatkan panduan arah terbaik dengan menggunakan fitur Google Maps atau aplikasi lainnya.
Demikianlah ulasan tentang Waterpark Kuantan Regency yang meliputi fasilitas, harga tiket masuk, jam buka, dan lokasi yang sudah kami rangkum.
Setelah mengetahui informasi tersebut, kamu bisa segera merencanakan kunjungan ke Waterpark Kuantan Regency bersama teman maupun keluarga.
Tempat wisata di Solo memang kental akan nuansa sejarah dan budaya. Di berbagai sudut kota Solo, kamu akan menemukan banyak spot dengan gaya Jawa ala keraton. Banyak juga bangunan dengan arsitektur khas Eropa peninggalan kolonial Belanda. Kamu ingin berwisata ke Solo? Simak 50 rekomendasi destinasinya di sini!
Rekomendasi Tempat Wisata di Solo
Berdirinya keraton Surakarta menjadi poros kebudayaan yang tetap lestari sampai sekarang. Selain itu, warga Solo juga terkenal ramah dan bersahabat. Sebagai salah satu kota paling murah di Indonesia, berwisata ke Solo tidak akan menguras isi kantongmu. Berikut ini beberapa destinasi terbaik di Solo yang bisa kamu kunjungi:
1. Keraton Surakarta Hadiningrat
Badan Otoritas Borobudur
Tempat wisata di Solo yang menjadi icon kebudayaan utama adalah Keraton Surakarta Hadiningrat. Di sini, kamu bisa melihat berbagai macam koleksi benda-benda kerajaan seperti pusaka, kereta kuda, hingga alat musik kerajaan.
Area Keraton juga sangat luas. Kamu bisa melihat berbagai jenis bangunan yang dahulu berfungsi sebagai tempat berjalannya pemerintahan kerajaan Surakarta. Harga tiket masuk ke Keraton Surakarta Hadiningrat hanya Rp15.000,00 per orang. Kamu juga bisa menyewa tour guide dengan biaya sekitar Rp70.000,00.
2. Museum Keris Nusantara
BPPD Surakarta
Destinasi wisata sejarah kedua di Solo adalah Museum Keris Nusantara. Sesuai namanya, museum ini berisi koleksi keris yang merupakan senjata adat Jawa. Total terdapat 233 keris, 38 tombak, dan benda-benda bersejarah lainnya. Akan tetapi, pengunjung hanya bisa melihat 233 item dalam sekali kunjungan.
Pengelola Museum Keris Nusantara memang memajang koleksi secara bergiliran. Bangunan museum terbagi menjadi 4 lantai dengan fungsi yang berbeda-beda. Jam operasional Museum Keris Nusantara, yaitu:
Senin: tutup
Selasa-Kamis: 08.30-15.00
Jumat: 08.30-11.30
Sabtu-Minggu: 08.30-15.00
Harga tiket masuk Museum Keris Nusantara yaitu:
Umum: hari biasa Rp7.500, hari libur Rp10.000,00.
Mahasiswa: hari biasa Rp5.000, hari libur Rp7.500,00.
Pelajar dengan KIA: hari biasa Rp.4.000, hari libur Rp5.000,00
Rombongan umum minimal 50 orang: hari biasa Rp5.000,00, hari libur Rp7.500,00.
Rombongan pelajar minimal 50 orang: hari biasa Rp4.000,00, hari libur Rp5.000,00.
Wisatawan asing: hari biasa Rp15.000,00, hari libur Rp20.000,00.
3. Taman Balekambang
Okezone
Taman Balekambang adalah tempat wisata di Solo yang berfungsi sebagai paru-paru kota. Di tempat ini, kamu bisa melihat pepohonan rindang dan tempat penampungan air yang meneduhkan hati. Taman Balekambang rupanya masih berhubungan dengan Keraton Surakarta Hadiningrat.
Dibangun pada tanggal 26 Oktober 1921, Taman Balekambang menjadi wujud kecintaan Raja Mangkunegara VII terhadap kedua putrinya. Tiket masuknya gratis, namun kamu harus membayar sekitar Rp5.000,00 hingga Rp10.000,00 untuk memasuki wahana di dalamnya.
4. Pasar Gede
Jateng Daily
Pasar Gede adalah sebuah pasar iconic dengan arsitektur lawas khas Belanda. Saat ini, Pasar Gede menjadi salah satu pusat kuliner favorit bagi para wisatawan. Beberapa spot kuliner terpopuler di Pasar Gede, yaitu:
Dawet Telasih Bu Dermi
Nasi Liwet Bu Sri
TFP Kopi Warung
Mie Gajah Mas
Uma Yum Cha Dimsum
Kamu tidak perlu membayar tiket masuk untuk menjelajah Pasar Gede. Harga kulinernya juga bervariasi. Namun tenang saja, makanan di Solo terkenal murah dan ramah di kantong. Kuliner tradisional bisa kamu nikmati dengan harga di bawah Rp20.000,00 per porsi.
5. Benteng Vastenburg
Jateng Daily
Benteng Vastenburg adalah tempat wisata di Solo yang menjadi bagian dari sejarah masa kolonial Belanda. Benteng ini dibangun pada tahun 1745 atas gagasan Baron Van Imhoff yang pada saat itu menjabat sebagai Gubernur Jenderal. Fungsi awal benteng ini adalah untuk mengawasi keraton Surakarta.
Pada 2010, Benteng Vastenburg mengalami restorasi dan menjadi Situs Cagar Budaya. Kamu tidak perlu membeli tiket masuk untuk memasuki Benteng Vastenburg. Biaya parkir kendaraan hanya Rp3.000,00 untuk motor dan Rp5.000,00 untuk mobil.
6. Pura Mangkunegaran
PLN
Selain Keraton Surakarta Hadiningrat, Solo juga punya bangunan serupa bernama Pura Mangkunegaran. Walaupun tidak seluas keraton, namun pura ini memiliki fasilitas lengkap, yaitu pringgitan, pendapa, dalem, keputren, dan pamedan. Pura ini belakangan viral karena menjadi lokasi Ngunduh Mantu Kaesang dan Erina.
Hanya dengan tiket masuk hanya seharga Rp20.000,00 (domestik) dan Rp40.000,00 (mancanegara), kamu sudah bisa menikmati nuansa pura yang tak kalah megah dari keraton utama Surakarta.
7. Alun-Alun Kidul
Solopos
Salah satu tempat wisata di Solo yang menjadi destinasi utama di kawasan Keraton Surakarta Hadiningrat adalah Alun-Alun Kidul. Lokasi ini menjadi pusat keramaian utama setelah Alun-Alun Lor sempat menjadi ‘Pasar Klewer Sementara’.
Ada beberapa aktivitas menarik yang hanya bisa kamu lakukan di sini. Pertama adalah memberi makan kerbau bule, salah satu ciri khas Alun-Alun Kidul. Kemudian, kamu bisa berkeliling kompleks keraton menaiki andong dengan tarif Rp35.000,00 untuk 2 orang.
Ada juga dua unit gerbong kereta yang dipajang di kedua sisi alun-alun. Salah satunya adalah kereta yang dahulu mengangkut jenazah Pakubuwono X. Terakhir, kamu bisa menikmati aneka kuliner lokal yang memenuhi hampir setiap sudut alun-alun. Harga tiket masuk ke Alun-Alun Kidul adalah Rp0,00, alias gratis.
8. The Heritage Palace
Super App
The Heritage Palace adalah bekas pabrik gula yang disulap menjadi tempat wisata Instagramable. Gaya arsitektur Eropa Klasik menjadi ciri khas tersendiri dari tempat ini. Diresmikan pada tanggal 9 Juni 2018, The Heritage Palace termasuk tempat wisata baru yang wajib kamu datangi.
Di halamannya, berjajar mobil antik yang bisa kamu pakai sebagai background foto. Terdapat museum 3D Trick Art yang menampilkan lukisan tiga dimensi realistis. Aneka kuliner pun tersaji di dalamnya dengan daftar menu yang berbeda-beda. Harga tiket masuknya Rp55.000,00 sudah termasuk tiket ke 3D Trick Art.
9. Museum Batik Danar Hadi
pegipegi
Solo juga terkenal dengan produk batiknya yang sudah mendunia. Salah satu buktinya adalah Museum Batik Danar Hadi yang menjadi primadona tempat wisata di Solo. Menjadi bagian dari House of Danar Hadi, museum ini menyimpan 10.000 koleksi batik lintas zaman hingga berhasil memecahkan rekor muri.
Museum Batik Danar Hadi beroperasi setiap hari. Jadi, kamu bisa mengunjunginya kapanpun. Sedangkan untuk harga tiket masuknya adalah Rp35.000,00 (umum) dan Rp8.000,00 (pelajar).
10. Museum Radya Pustaka
Kompas
Salah satu museum tertua di Indonesia adalah Radya Pustaka yang berlokasi di Solo. Museum ini didirikan oleh seorang patih bernama Sosrodiningrat IV pada tanggal 28 Oktober 1980. Sampai sekarang, gaya arsitektur khas Belanda dengan corak warna putih, biru tua, dan kuning keemasan masih menghiasi bangunan ini.
Di dalamnya, kamu bisa melihat berbagai koleksi sejarah dan kebudayaan. Mulai dari senjata, wayang, miniatur, patung, dan masih banyak lagi. Ada juga koleksi naskah kuno seperti Serat Yusuf, Pawukon Mawi Gambar, dan Kitab 04. Kamu tidak perlu membayar sepeser pun untuk masuk ke Museum Radya Pustaka.
11. Vihara Dhamma Sundara
Kelurahan Pucangsawit
Tempat wisata di Solo bukan hanya tentang sejarah dan budaya. Ada juga destinasi wisata religi, salah satunya adalah Vihara Dhamma Sundara. Tempat ibadah agama Budha ini berada di Pucangsawit, Jebres, Solo. Bangunan utamanya berbentuk limasan berukuran sangat besar dengan empat limasan kecil di sekelilingnya.
Ada dua pasang patung yang cukup menarik perhatian. Pertama adalah sepasang patung singa hitam. Patung ini berada di tangga utama. Sedangkan yang kedua adalah sepasang patung burung putih berkepala manusia. Tanpa membayar tiket masuk, kamu bisa melihat patung Budha besar berwarna emas di bagian dalam.
12. Kampung Batik Kauman
Bonepos
Berwisata ke Solo belum lengkap rasanya jika tidak membawa oleh-oleh kain batik. Masih di area Keraton Surakarta, terdapat sebuah sentra batik bernama Kampung Batik Kauman. Kampung ini menjadi pusat produksi dan pelestarian batik sejak tahun 2006.
Di Kampung Batik Kauman, kamu akan melihat puluhan butik berjajar di kiri-kanan jalan. Ada juga showroom dimana kamu bisa melihat proses pembuatan batik secara langsung. Bahkan, kamu bisa mencoba membuat batikmu sendiri.
Tidak ada tiket masuk ke kampung ini. Namun, kamu tetap harus menyiapkan uang jika memiliki keinginan untuk memborong batik. Harga batiknya sendiri berkisar dari puluhan ribu sampai jutaan rupiah.
13. Kampung Batik Laweyan
Intisari
Selain Kauman, ada juga Kampung Batik Laweyan. Kampung ini merupakan tempat wisata di Solo yang sudah menjadi sentra industri batik tulis sejak tahun 1546. Akan tetapi, seiring dengan masuknya teknologi printing dari Cina, aktivitas produksi di Laweyan pun mulai meredup.
Kampung Batik Laweyan kembali berproduksi pada masa pemerintahan Jokowi. Langkah pertama Jokowi adalah merestorasi 30 rumah kuno yang pernah menjadi pusat produksi batik di sana. Upaya ini rupanya cukup membuahkan hasil. Saat ini, Kampung Batik Laweyan telah menjadi destinasi populer di kalangan wisatawan.
Sama seperti Kauman, Kampung Batik Laweyan juga tidak mengenakan tiket masuk. Kamu bisa melihat-lihat koleksi batik dan suasana produksi di workshop yang tersedia. Jika berniat untuk membeli, siapkan dana mulai dari puluhan ribu rupiah untuk membawa pulang kain batik yang kamu taksir.
14. De Tjolomadoe
Museum Nusantara
Satu lagi pabrik gula yang beralih fungsi menjadi tempat wisata. Pabrik tersebut adalah De Tjolomadoe, bangunan kuno yang sempat terbengkalai namun kini menjadi spot foto favorit para kawula muda. De Tjolomadoe berada di titik yang strategis dengan jarak hanya sekitar 5 menit dari Bandara Adi Soemarmo.
Di De Tjolomadoe, terdapat museum, aula konser, aula serbaguna, hingga toko ritel dan restoran. De Tjolomadoe juga kerap menjadi lokasi penyelenggaraan event dan konser musik. Harga tiket masuknya berkisar antara Rp25.000,00 hingga Rp35.000,00.
15. Pasar Triwindu
Solopos
Pasar ini pada awalnya bernama Pasar Windujenar. Namanya berubah menjadi Pasar Triwindu sejak Juni 2011 dan menjadi tempat wisata di Solo yang identik dengan barang antik. Jika kamu gemar mengoleksi barang-barang kuno, maka Pasar Triwindu akan memanjakan selera klasikmu.
Pasar ini beroperasi dari pukul 09.00 hingga 17.00. Kamu bisa membawa pulang berbagai koleksi antik seperti uang, topeng, piring, batik, perabot, radio, lampu hias, dan masih banyak lagi. Harga barangnya juga bervariasi, mulai dari ribuan hingga jutaan rupiah.
16. Masjid Agung Surakarta
PUI Javanologi UNS
Surakarta juga berperan besar dalam penyiaran agama Islam di tanah Jawa. Masjid Agung Surakarta adalah wujud syiar yang berdiri sejak tahun 1749 pada masa pemerintahan Pakubuwono III. Lokasinya masih berada di kawasan keraton dengan arsitektur Jawa yang kental.
Masjid Agung Surakarta mampu menampung hingga 2.000 jamaah. Proses pembangunannya pun berjalan secara bertahap dari Pakubuwono III sampai era pemerintah kota Surakarta. Di dalamnya terdapat perpustakaan, klinik, dan kantor pengelola. Sebagai tempat ibadah, pengunjung tidak perlu tiket untuk bisa masuk.
17. Museum Tumurun
Tumurum Museum
Museum Tumurun adalah tempat wisata di Solo milik keluarga Lukminto, pengusaha tekstil ternama di kawasan Solo. Dari luar, museum ini tak ubahnya seperti rumah mewah berwarna dasar putih. Namun di dalamnya, terpampang koleksi karya seni peninggalan keluarga besar almarhum HM. Lukminto.
Museum ini terdiri dari dua lantai dengan jumlah koleksi hingga 150 karya seni, mulai dari lukisan, instalasi, hingga mobil antik. Lantai pertama berisi karya seni kontemporer milik Tisna Sanjaya, Rudi Mantofani, dan kawan-kawan.
Sedangkan lantai kedua berisi masterpiece legendaris milik Affandi, Raden Saleh, dan maestro lainnya. Setiap karya dilengkapi dengan barcode yang akan menampilkan informasi ringkas saat kamu memindainya.
Keluarga besar Lukminto membuka akses ke Museum Tumurun secara gratis. Akan tetapi, kamu perlu melakukan registrasi lewat situs resminya terlebih dahulu untuk menjadwalkan kunjungan.
18. Taman Sriwedari
Orami
Taman Sriwedari atau Taman Hiburan Rakyat (THR) adalah destinasi ideal untuk wisata keluarga. Terletak di pusat kota Solo, akses ke lokasi ini sangat mudah, baik dengan transportasi umum maupun kendaraan pribadi. Taman Sriwedari sudah berdiri sejak era Pakubuwono X, tepatnya pada tanggal 1 Januari 1902.
Di Taman Sriwedari, terdapat Gedung Wayang Orang yang rutin menampilkan pertunjukan untuk melestarikan kesenian wayang. Setiap malam ke-21 Ramadhan, ada tradisi keraton bernama Selikuran yang bermula dengan kirab 1.000 tumpeng dan berakhir dengan doa bersama.
Selain acara-acara khusus tersebut, di Taman Sriwedari juga tersedia banyak wahana permainan dan spot kuliner. Harga tiket masuknya hanya Rp7.000,00 per orang. Namun, jika kamu ingin menyaksikan pertunjukan wayang di GWO, maka kamu perlu menambah biaya sebesar Rp3.000,00 saja.
19. Pandawa Water World
Tokopedia
Sesuai namanya, tempat wisata di Solo yang satu ini mengusung tema tokoh pewayangan terkenal, yaitu Pandawa dalam epos Mahabarata. Destinasi ini menawarkan banyak wahana permainan air, yaitu:
Racer Slide
Black Hole Slide
Kunci Children & Toddler Pool
Tersedia juga arena olahraga tenis, fitness, dan futsal. Pada hari Senin sampai Jumat, Pandawa Water World buka dari pukul 12.00 hingga 18.00 dengan HTM Rp80.000,00. Sedangkan khusus Sabtu dan Minggu, jam operasionalnya mulai dari pukul 10.00 hingga 18.00 dengan HTM Rp100.000,00.
20. Pasar Klewer
Jateng Daily
Pasar Klewer adalah pusat belanja oleh-oleh di Solo. Tempat belanja satu ini selalu ramai pengunjung, terutama wisatawan dari luar kota dan mancanegara. Di Pasar Klewer, kamu bisa membeli aneka oleh-oleh. Mulai dari pakaian, kain, hingga aksesoris, semua tersedia di sini.
Setiap produknya juga menonjolkan motif tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Lokasi Pasar Klewer sangat dekat dengan Keraton Surakarta dan Masjid Agung Surakarta.
Sehingga kamu bisa mengunjungi tiga destinasi ini dalam sekali jalan. Agar dapat masuk ke Pasar Klewer, kamu hanya perlu membayar parkir kendaraan. Tips jitu saat kamu berbelanja adalah jangan sungkan untuk menawar hingga setengah harga.
21. Galabo
Wikipedia
Galabo adalah singkatan dari Gladag Langen Bogan. Gladag adalah nama wilayah tempat Galabo berdiri. Sedangkan Langen Bogan adalah istilah bahasa Jawa yang artinya makanan kesukaan. Benar, Galabo adalah tempat wisata di Solo berupa pusat kuliner yang menyajikan aneka menu lezat dan murah.
Galabo berlokasi tepat di sebelah selatan Benteng Vastenburg. Masih di jalan yang sama, terdapat destinasi wisata lain, yaitu Gedung Djoeang 45. Sehingga, kamu bisa mengunjungi beberapa spot sekaligus dalam satu area. Tidak ada tiket masuk ke Galabo. Kamu hanya perlu membayar parkir kendaraan dengan tarif standar.
22. Taman Satwa Taru Jurug
IDNTrip
Taman Satwa Taru Jurug adalah kebun binatang yang bersebelahan dengan sungai Bengawan Solo. Gibran, selaku Walikota Solo melakukan perombakan TSTJ dan memutuskan untuk mengubah namanya menjadi Solo Safari. Selama proses tersebut, TSTJ terpaksa tutup sejak 1 September 2022.
Gibran menuturkan bahwa harga tiket masuk Solo Safari tidak akan lebih dari Rp50.000,00. Pada tahap pembukaan, Gibran memasang target hingga 6.000 kunjungan per hari ke Solo Safari.
23. Ngarsopuro Night Market
Sikidang
Ngarsopuro Night Market adalah tempat wisata di Solo yang terkesan ‘Solo banget’. Bagaimana tidak? Pihak penyelenggara hanya memperbolehkan pedagang dengan KTP berdomisili Solo yang dapat berdagang di pasar ini. Tidak hanya itu, semua produk yang dijual di Ngarsopuro Night Market juga harus memiliki karakter Solo.
Jika kamu berniat untuk mengunjungi pasar ini, maka kamu harus bergegas karena durasi operasionalnya terbatas, yaitu hanya empat jam. Di dalamnya, kamu bisa menikmati aneka kuliner khas Solo dan produk-produk Solo seperti pakaian, aksesoris, hingga koleksi barang antik.
Jadi, jika kamu ingin mencicipi cita rasa street food khas Solo, maka kamu wajib berkunjung ke Ngarsopuro Night Market. Penting untuk dicatat bahwa, pasar ini hanya buka setiap hari Sabtu malam. Kamu hanya perlu membayar parkir kendaraan tanpa tiket masuk untuk berkunjung ke Ngarsopuro Night Market.
24. Tugu Lilin
Medcom
Sekilas, Tugu Lilin memang tidak memperlihatkan sesuatu yang istimewa. Hanya sebuah tugu berbentuk lilin di tepi jalan Penumping, Laweyan, Solo. Namun siapa sangka, sejarah tugu ini sangatlah panjang dan melibatkan PPKI, Keraton Surakarta, dan Pemerintah Hindia-Belanda.
Tugu Lilin berdiri pada tahun 1933 sebagai peringatan 25 tahun berdirinya Boedi Oetomo. Tokoh yang mengajukan konsep Tugu Lilin adalah Ir. Soetedjo yang berpendapat bahwa lilin mengandung makna filosofis yang dalam dan mudah dipahami.
Sejak proses pembangunannya, Tugu Lilin mendapat tantangan keras dari Pemerintah Hindia-Belanda. Perlu beberapa kali mediasi lewat Keraton Surakarta hingga akhirnya Tugu Lilin bisa berdiri dan bertahan sampai sekarang. Kamu bisa mengunjungi Tugu Lilin secara gratis tanpa perlu merogoh kocek.
25. Titik Nol Solo
Klik Solo News
Ada satu tempat wisata di Solo yang bahkan jarang diketahui oleh warga lokalnya sendiri. Tempat tersebut adalah Titik Nol Solo yang ditandai dengan Tugu Pemandengan. Lokasinya berada persis di depan Balaikota Surakarta dan hanya terpisah sebuah jembatan dari Pasar Gede.
Banyak orang menganggap Tugu Pemandengan sebagai hiasan kota biasa. Padahal, tugu ini merupakan penanda titik nol kilometer Solo. Dahulu, Raja Keraton Surakarta memusatkan perhatian pada tugu ini dalam mencari solusi atas suatu permasalahan. Tugu ini terletak di tengah jalan sehingga tidak memerlukan tiket.
26. Ndalem Gondosuli
Highend Magazine
Museum tidak harus kuno. Contohnya adalah Ndalem Gondosuli, sebuah museum batik yang berlokasi di Kampung Batik Laweyan. Museum ini menerapkan konsep modern kekinian dan menyediakan cafe khas anak muda. Tujuannya tentu saja untuk menarik minat kawula muda agar lebih mengenal budaya batik.
Di Ndalem Gondosuli, kamu bisa belajar membatik di workshop dan melihat-lihat koleksi di galeri batik digital. Ndalem Gondosuli juga menjadi pelopor batik berbasis digital yang lebih relevan dengan karakter anak muda. Kalau kamu penasaran, langsung saja berkunjung ke Kampung Batik Laweyan lalu mampir ke museum ini.
27. Monumen Pers Nasional
Manunggal Undip
Monumen Pers Nasional adalah tempat wisata di Solo yang menjadi tonggak sejarah pers di Nusantara. Tempat ini dulunya merupakan lokasi berdirinya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Saat ini, Monumen Pers Nasional memiliki banyak fungsi yang berhubungan dengan pers dan media.
Di bangunan lamanya, kamu bisa melihat aneka koleksi benda-benda antik. Seperti majalah dan koran masa lampau, patung para pendiri PWI, pemancar radio kuno, hingga mesin ketik kuno.
Tersedia juga fasilitas tambahan seperti Media Center, di mana pengunjung bisa mengakses internet secara gratis. Ada juga perpustakaan dengan jumlah koleksi hingga 15.000 buku. Harga tiket masuknya sangat murah, yaitu hanya Rp5.000,00 per orang.
28. Koridor Singosaren
Tribun Solo
Di kawasan Singosaren, tepatnya di Jalan Jenderal Gatot Subroto (Gatsu), terdapat sebuah koridor penuh mural estetik. Koridor ini sengaja disiapkan oleh Pemerintah Kota Surakarta untuk mewadahi hobi street art dari 20 komunitas mural di Solo. Dengan begitu, Solo bisa tampil lebih cantik berkat tangan piawai para senimannya.
Ada sekitar 40 pertokoan di sepanjang koridor yang menjadi media pembuatan mural. Saat toko-toko ini tutup, Koridor Singosaren mendadak berubah menjadi pusat mural yang menakjubkan. Proses pembuatannya melibatkan hingga 100 muralis dengan tema utama ‘Sumpah Pemuda’. Cocok sekali untuk jadi spot foto!
29. Bendung Tirtonadi
Jateng Daily
Begitu turun dari Terminal Tirtonadi, kamu akan langsung menemukan salah satu tempat wisata di Solo bernama Bendung Tirtonadi. Pada awalnya bendungan ini bertujuan untuk mengurangi resiko banjir seperti fungsi bendungan pada umumnya.
Namun, seiring berjalannya waktu, bantaran sungai pun disulap menjadi lokasi pedestrian dengan taman yang cantik. Tidak hanya itu, kedua sisi sungai juga terhubung melalui jembatan kaca yang estetik.
Tak heran jika Bendung Tirtonadi menjadi pusat keramaian setiap pagi dan sore hari dengan puluhan penjaja kuliner di sekitarnya.
30. Langgar Merdeka Laweyan
CNN Indonesia
Langgar Merdeka bukanlah langgar biasa. Sejarah panjang langgar ini punya peran penting dalam perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia. Dahulu, lokasi ini merupakan rumah orang Cina sekaligus tempat penjualan ganja. Almarhum H. Mashadi kemudian membeli tanah ini lalu menyerahkannya sebagai tanah wakaf.
Proses pembangunan Langgar Merdeka berawal dari tahun 1942 dan selesai pada tanggal 26 Februari 1946. Namanya sempat berubah menjadi Langgar Al Ikhlas karena Pemerintah Hindia-Belanda melarang penggunaan nama ‘Merdeka’. Bahkan langgar ini dua kali menjadi target serangan bom, namun gagal atas izin Allah SWT.
31. Dalem Kalitan
Tribunnews Wiki
Dalem Kalitan adalah tempat wisata di Solo yang dibangun oleh Pakubuwono X. Sang Raja membangun rumah ini sebagai tempat tinggal putri sulungnya, yaitu Gusti Kanjeng Ratu Alit. Rumah ini kemudian berpindah ke tangan keluarga Mangkunegaran dan sempat menjadi rumah kedua Presiden Soeharto.
Rumah ini telah menjadi warisan cagar budaya yang kondisinya tetap terjaga sampai sekarang. Dalem Kalitan juga menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai peringatan yang berhubungan dengan almarhum Presiden Soeharto. Tidak ada biaya untuk mengunjungi area ini. Namun, pastikan untuk selalu menjaga kebersihannya, ya!
32. Taman Cerdas Jebres
Turisian
Taman Cerdas Jebres adalah destinasi wisata Solo yang ramah untuk anak-anak. Bagi kamu yang ingin liburan bersama buah hati, tempat ini bisa menjadi solusi yang tepat. Pilihan aktivitasnya juga cukup lengkap dengan aneka permainan edukatif, seperti:
Ketangkasan
Perosotan
Jungkat-jungkit
Perpustakaan
Ruang IT
Radio anak
Ruang Gamelan
Ruang audio visual
Di Taman Cerdas Jebres, kamu tidak akan kesulitan dalam mengakses fasilitas publik. Tersedia area parkir yang luas, toilet, mushola, hingga kantin di lokasi yang sama. Jadi, kamu tidak harus berjalan kaki ke tempat lain hanya untuk buang air, makan, atau menunaikan sholat. Satu hal lagi, tiket masuknya gratis!
33. Ponten Ngebrusan
Trip Advisor
Tempat wisata di Solo yang satu ini cukup unik serta kaya akan nilai budaya dan sejarah. Namanya Ponten Ngebrusan, sebuah bangunan yang awalnya berfungsi sebagai fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) umum. Raja Mangkunegara VII membangun ponten ini pada tahun 1936 untuk masyarakat umum.
Bagian uniknya adalah gaya arsitektur yang sangat khas Eropa. Ponten ini tidak beratap dan tidak berpintu. Untuk menggunakannya, pengunjung harus melewati sebuah lorong seperti labirin. Ponten terbagi ke dalam dua ruangan, di mana setiap ruangannya terdiri dari satu kamar mandi besar dan tujuh kamar mandi kecil.
Kemudian, terdapat saluran air yang mengarah langsung ke Kail Pepe tepat di sebelahnya. Melalui ponten ini, Raja Mangkunegara VII berharap masyarakat dapat belajar hidup bersih dan sehat. Apalagi saat itu wabah pes dan kolera sedang menyebar. Kamu bisa mengunjungi spot ini secara gratis dan berfoto sepuasnya.
34. Stadion Manahan
Potensi Bandung
Stadion Manahan adalah stadion berkelas internasional yang terletak di Jalan Adi Sucipto, Surakarta. Stadion ini terlihat megah dengan fasilitas lengkap dan banyak daya tarik. Presiden Soekarno meresmikan Stadion Manahan pada tanggal 21 Februari 1998.
Nama Manahan sendiri berasal dari nama salah seorang tokoh Mataram bernama Ki Ageng Pamanahan. Sebelum berfungsi sebagai stadion, keluarga Mangkunegaran awalnya menggunakan Manahan untuk berlatih memanah. Terdapat sebuah patung Ir. Soekarno di bagian depan stadion yang bisa kamu pakai sebagai spot foto.
Harga tiket Stadion Manahan, yaitu:
Tiket masuk: gratis.
Lapangan basket: Rp228.000,00 hingga Rp964.000,00 (sewa 3 jam).
Velodrome: Rp50.000,00 hingga Rp2.400.00,00 untuk (sewa 3 jam).
Lapangan atletik: Rp2.175.000,00 hingga Rp25.756.000,00 untuk (sewa 3 jam).
Lapangan sepak bola: Rp8.413.000,00 hingga Rp100.605.000,00 (sewa 3 jam).
35. Lokananta
BPPD Surakarta
Lokananta adalah tempat wisata di Solo yang menjadi saksi sejarah penyiaran radio dan rekaman musik. Tiga tokoh yang memprakarsai berdirinya Lokananta, yaitu:
R. Maladi
Oetojo Soemowidjojo
Raden Ngabehi Soegoto
Tujuan awal pendirian Lokananta adalah untuk merekam materi siaran dalam bentuk piringan hitam. Radio Republik Indonesia (RRI) akan menyiarkan materi tersebut pada jadwal yang sudah ditentukan. Kemudian, Lokananta mulai berkembang menjadi stasiun rekaman musik.
Tercatat beberapa musisi besar pernah merekam lagu mereka di Lokananta, yaitu:
Gesang
Titiek Puspa
Bin Slamet
Kini, Lokananta juga berfungsi sebagai museum yang menampilkan barang-barang bernilai sejarah, yaitu:
Mesin quality control keluaran 1980.
Pattern generator keluaran 1980.
Mesin pemotong pita keluaran 1980.
Video recorder keluaran 1990.
Pemutar piringan hitam keluaran 1970.
Power amplifier keluaran 1960.
Beberapa kaset VHS dan siaran ketoprak TVRI.
Kamu tidak perlu membayar untuk mengunjungi Lokananta. Akan tetapi, untuk membawa rombongan, kamu harus membuat surat permohonan kepada pengelola Lokananta terlebih dahulu.
36. Masjid Laweyan
Radar Solo
Masjid Laweyan adalah masjid tertua di Solo, bahkan lebih tua dari Masjid Agung Surakarta sendiri. Berdiri pada tahun 1546, Masjid Laweyan menjadi bukti akulturasi Islam dan Hindu pada masa Kerajaan Pajang. Nama lain Masjid Laweyan adalah Masjid Ki Ageng Henis.
Ki Ageng Henis sendiri merupakan penasehat Kerajaan Pajang yang bersahabat dengan Ki Beluk, seorang pemuka agama Hindu. Berkat dakwah dari Ki Ageng Henis, Ki Beluk pun memutuskan untuk memeluk Islam dan mengajak seluruh pengikutnya.
Ki Beluk kemudian mewakafkan tempat ibadahnya yang kemudian beralih fungsi menjadi Masjid Laweyan. Jika kamu mencari wisata religi Islam di daerah Solo, maka masjid ini wajib kamu kunjungi.
37. Loji Gandrung
Tribunnews Wiki
Loji Gandrung adalah tempat wisata di Solo yang sekaligus berfungsi sebagai rumah dinas walikota. Bangunan ini sudah berdiri sejak 1830 dan memiliki sejarah panjang dari masa ke masa. Pada mulanya, Loji Gandrung adalah tempat tinggal seorang saudagar Belanda bernama Johannes Augustinus Dezentje alias Tinus
Nama Loji Gandrung sendiri berasal dari kesenangan Tinus mengadakan acara di tempat tersebut bersama para relasinya. Oleh karena itu, masyarakat sekitar kemudian menyebutnya sebagai Gandrungan yang berlanjut menjadi Loji Gandrung hingga sekarang.
Kamu bisa memasuki Loji Gandrung dengan membayar tiket masuk seharga Rp3.000,00 saja. Ada beberapa bagian bangunan yang terbuka untuk umum. Akan tetapi, jika sedang dipakai untuk penyelenggaraan event, maka Loji Gandrung tidak akan menerima kunjungan wisatawan.
38. Dermaga Kali Pepe
Solopos
Di Solo, kamu bisa menikmati sensasi menyusuri sungai dengan menaiki perahu di Dermaga Kali Pepe. Wisata ini sangat ramai saat event lampion menjelang Imlek. Kamu akan diajak menyusuri Kali Pepe dengan ornamen lampion di sana-sini.
Harga tiket untuk menaiki perahu hanya Rp10.000,00 saja per orang. Usai menaiki perahu, kamu bisa melanjutkan kesenangan dengan menikmati aneka kuliner di sekitar Pasar Gede yang berubah menjadi pasar malam.
39. Gereja Santo Antonius Purbayan
Wikipedia
Gereja Santo Antonius Purbayan sudah berdiri sejak 1916. Karena sejarahnya yang panjang, gereja ini pun mempunyai fungsi ekstra, yaitu sebagai tempat wisata di Solo. Romo Cornelis Stiphout S.J. adalah pastor paroki Solo pertama yang menggagas pendirian gereja ini.
Arsitektur khas Eropa terlihat jelas di seluruh bagiannya. Gereja Santo Antonius Purbayan menjadi tonggak berdiri dan berkembangnya agama Katolik di wilayah Solo pada masa kolonial Belanda. Karena fungsi utamanya sebagai tempat ibadah, maka kamu tidak perlu membayar tiket masuk untuk mengunjungi gereja ini.
40. Gua Maria Mojosongo
Trip Advisor
Bagi umat Katolik, Gua Maria Mojosongo ibarat oase untuk meneguk air ketenangan di tengah hiruk-pikuk kehidupan. Rm. Matius Puspo Sudarmo, Pr. meresmikan Gua Maria sebagai tempat ziarah pada 25 Desember 1983. Walaupun tidak jauh dari pusat kota, Gua Maria Mojosongo menawarkan ketenangan yang tiada duanya.
Di bagian tengah bangunan, terdapat sebuah teks bertuliskan Jesus Hominum Salvator yang artinya Yesus Sang Juru Selamat Manusia. Tempat ini sangat cocok untuk menenangkan diri bagi umat Katolik. Kamu bisa berkunjung ke gua ini tanpa perlu membayar alias gratis.
41. Monumen 45 Banjarsari
Tribunnews Wiki
Monumen 45 Banjarsari adalah tempat wisata di Solo yang kental dengan nuansa perjuangan melawan penjajah. Soepardjo Roestam meresmikan monumen ini pada tanggal 10 November 1976 guna memperingati peristiwa Serangan Umum Empat Hari.
Kini, Monumen 45 Banjarsari menjadi sebuah area terbuka hijau yang cocok untuk bersantai dan berolahraga. Tersedia juga area bermain anak, air mancur, hingga kolam ikan yang menambah suasana sejuk. Kamu hanya perlu membayar parkir kendaraan untuk masuk ke monumen ini tanpa perlu membeli tiket.
42. Kampung Baluwarti
BPPD Surakarta
Masih berada di kawasan Keraton Kasunanan Surakarta, Kampung Baluwarti merupakan sentra budaya yang komplit. Di kampung ini, terdapat berbagai macam aktivitas bertema kebudayaan Surakarta, yaitu:
Kelas memasak nasi liwet khas Solo.
Berlatih tarian khas Keraton Surakarta, lengkap dengan busananya.
Membatik.
Bermain gamelan.
Merangkai kembar mayang.
Membuat topeng.
Mengunjungi rumah produksi jamu.
Belajar membuat lulur alami.
Mengenal rempah-rempah khas Keraton Surakarta.
Sebelum pulang, kamu bisa membeli oleh-oleh berupa pernak-pernik yang dijajakan oleh penduduk sekitar. Kampung Baluwarti adalah tempat yang tepat untuk mempelajari kebudayaan Keraton Surakarta secara menyeluruh di satu tempat sekaligus.
43. Transformers Park
Daka Tour
Ada tempat wisata di Solo yang akan mengingatkanmu pada Optimus Prime dan kawan-kawannya. Ialah Transformers Park yang merupakan sebuah area dengan luas hingga 7.000 meter persegi berisi tumpukan bangkai mobil. Namun siapa sangka, rongsokan mobil ternyata bisa menjadi spot foto yang menarik.
Harga tiket masuk ke Transformers Park hanya Rp5.000,00 saja per orang. Kamu bisa berfoto sepuasnya dengan latar belakang mobil tua. Akan tetapi, kamu sebaiknya tidak menyentuh mobil-mobil tersebut karena sudah sangat berkarat.
44. Taman Sekartaji Solo
Okezone
Taman Sekartaji Solo adalah sebuah taman yang terletak tidak jauh dari Universitas Sebelas Maret (UNS). Taman ini berbentuk memanjang di sepanjang tepi sungai dan tidak luas seperti taman pada umumnya. Walaupun begitu, fasilitas di taman ini cukup lengkap, yaitu:
Gazebo
Bangku taman
Playground anak
Area refleksi
Toilet umum
Lahan parkir
Pada sore hari, Taman Sekartaji selalu penuh dengan pengunjung yang melakukan berbagai macam aktivitas. Ada yang jogging, memancing, atau sekedar duduk-duduk dan mengobrol di gazebo. Penjaja makanan juga bisa kamu temukan di area taman ini. Taman Sekartaji buka 24 jam tanpa mengenakan tarif masuk.
45. Bunker Balaikota Solo
Kompas
Di area Balaikota Surakarta, terdapat sebuah bunker tua peninggalan Belanda. Bunker ini telah menjadi salah satu tempat wisata di Solo yang mengundang rasa penasaran. Ditemukan pada tahun 2012, bunker ini telah mengalami restorasi yang menelan biaya fantastis hingga Rp747.800.000,00.
Tim arkeolog dari Jogjakarta memperkirakan bahwa bunker ini dulunya berfungsi sebagai tempat penyimpanan uang. Pendapat lain mengatakan bahwa bunker ini adalah tempat perlindungan. Kamu bisa melihat sendiri isi bunker ini tanpa harus membayar sepeser pun.
46. Patung Slamet Riyadi
BPPD Surakarta
Di jantung Kota Solo, terdapat sebuah patung bernama Slamet Riyadi. Patung ini merupakan wujud apresiasi terhadap jasa Ignatius Slamet Riyadi dalam melawan penjajah. Tokoh ini juga menjadi pencetus berdirinya Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Patung Slamet Riyadi memiliki tinggi 7 meter dengan tinggi landasan 4 meter, sehingga total tingginya ialah 11 meter. Terletak tepat di depan gapura Keraton Surakarta, pihak keraton menetapkan aturan bahwa patung tersebut tidak boleh lebih tinggi dari gapura keraton.
47. Rumah Budaya Kratonan
Tribun Solo Travel
Rumah Budaya Kratonan adalah tempat wisata di Solo yang menyimpan koleksi bertema politik sejak zaman penjajahan Belanda. Tempat ini mengemas wisata sejarah dalam balutan konsep kekinian. Di dalamnya, kamu bisa melihat berbagai benda-benda sejarah sejak masuknya VOC ke Surakarta hingga era revolusi.
Berbagai aktivitas pun bisa kamu lakukan di Rumah Budaya Kratonan, yaitu:
Latihan menari.
Belajar Bahasa Jawa.
Berlatih memainkan gamelan.
Diskusi budaya lewat buku dan film.
Harga tiket masuk ke Rumah Budaya Kratonan adalah sebesar Rp25.000,00 per orang. Waktu operasionalnya mulai dari pukul 08.00 hingga 16.00. Khusus hari Selasa, Rumah Budaya Kratonan buka hingga pukul 21.00.
48. Gedung Djoeang 45
Jateng Online
Gedung Djoeang 45 adalah cagar budaya peninggalan Belanda yang telah mengalami restorasi. Kini, Gedung Djoeang 45 menjadi area wisata kuliner dengan tampilan kekinian, namun tetap eksotis ala Eropa. Terlihat dari gaya arsitektur yang tetap berkiblat ke benua biru dan lampu remang-remang di seluruh area.
Gedung ini berdiri sejak tahun 1880 dengan fungsi awal sebagai kantin bagi pemukim Eropa. Gedung ini juga sempat menjadi poliklinik untuk penduduk Eropa yang tinggal di sekitar Benteng Vastenburg. Kamu bisa mengunjungi tempat ini untuk memanjakan lidah dan berfoto di salah satu spot terbaik Kota Solo.
49. Plaza Balaikota Solo
Surakarta Tourism Office
Siapa sangka, pelataran depan balaikota rupanya bisa menjadi tempat wisata di Solo yang selalu ramai pengunjung. Dari plaza ini, kamu bisa melihat pemandangan Tugu Nol Kilometer dan Pasar Gede. Saat event lampion, kamu juga bisa menggunakan plaza ini sebagai tempat beristirahat.
Di bagian depan, berjajar beberapa patung wayang, antara lain Punakawan, Gatotkaca, Kresna, dan Anoman. Agar dapat mengunjungi tempat ini, kamu hanya perlu membayar parkir kendaraan karena aksesnya tidak mengenakan tiket masuk.
50. Omah Lowo
Tribun Solo
Tempat ini dinamai Omah Lowo karena puluhan ribu kelelawar yang dulu hidup di sana. Memiliki luas sekitar 1.500 meter persegi, Omah Lowo merupakan bangunan peninggalan Belanda dengan arsitektur yang amat megah.
Kini, Omah Lowo menjadi museum Batik Keris yang merupakan salah satu brand batik terkenal di Solo. Namanya pun berubah menjadi Rumah Heritage Batik Keris. Akan tetapi, masyarakat sekitar tetap menyebutnya sebagai Omah Lowo.
Kamu bisa melihat koleksi batik dan berbagai kerajinan Nusantara di dalamnya. Agar dapat masuk ke Omah Lowo, kamu tidak perlu membeli tiket, namun wajib membeli setidaknya 1 produk.
Manakah Tempat Wisata di Solo Favorit Kamu?
Solo memang penuh dengan spot wisata. Mulai dari wisata sejarah, budaya, kuliner, hingga wisata kekinian, semuanya bisa kamu temukan di kota ini. Dari lima puluh destinasi yang kita bahas di atas, manakah tempat wisata di Solo yang paling ingin kamu kunjungi?
Kota Palembang memiliki sejumlah taman wisata air yang menarik dikunjungi bersama anak dan keluarga saat hari libur, salah satunya adalah Amanzi Waterpark.
Waterpark Amanzi biasanya ramai dikunjungi wisatawan ketika akhir pekan atau hari libur nasional. Pengunjung yang datang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga kalangan masyarakat pada umumnya.
Pengunjung yang datang juga tidak hanya berasal dari masyarakat yang tinggal di daerah Palembang, tetapi kadang juga ada pengunjung dari luar kota yang ingin menghabiskan hari liburnya.
Jika kamu salah satu orang yang tertarik mengunjungi Amanzy Waterpark, maka sebelum berkunjung simak beberapa informasi berikut ini.
Wahana Amanzi Waterpark
Ketika berkunjung ke Waterpark Amanzi, salah satu yang akan menarik perhatian kamu adalah wahana yang dimiliki. Ada sejumlah wahana yang akan menemani kamu saat berenang dan bermain air.
Wahana yang disediakan bisa digunakan oleh semua kalangan pengunjung, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Berikut adalah wahana yang bisa dinikmati saat berkunjung di Amanzi Waterpark:
1. Family Pool
Faimily pool atau yang disebut dengan kolam renang keluarga merupakan sebuah wahana yang bisa dinikmati bersama keluarga saat berada di Amanzi Waterpark.
Kolam renang keluarga ini cukup luas dan dilengkapi dengan wahana seperti seluncuran dan pancuran air. Sehingga para pengunjung bisa dengan leluasa bermain bersama keluarga ataupun teman-temannya.
Menariknya lagi, kolam renang ini dikelilingi dengan pepohonan hijau dan rindang yang membuat suasana di sekitarnya terlihat asri dan terasa sejuk.
2. The Raft
The Raft menjadi salah satu wahana pavorit bagi pengunjung yang suka dengan tantangan dan ingin menguji adrenalin.
Di wahana ini pengunjung akan merasakan sensasi berseluncur menggunakan ban pelampung bersama teman dengan melewati seluncuran panjang dan berkelok hingga tercebur ke area kolam renang.
3. The Cyclone
Walaupun sama konsepnya dengan seluncuran, tetapi The Cyclone berbeda dengan wahana The Raft.
The Cyclone ini merupakan wahana seluncuran yang memiliki beberapa jalur lintasan, lintasan pertama yaitu terowongan, kedua lingkarang seperti mangkok, dan lintasan terakhir seluncuran menuju ke kolam renang.
Wahana The Cyclone sangat cocok bagi yang menyukai tantangan dan ingin menguji adrenalin. Saat menggunakan wahana ini, kamu akan diberikan ban pelampung double yang bisa di naiki oleh 2 orang.
4. The Velocity
The Velocity merupakan wahana seluncuran yang terdiri dari 4 jalur lintasan dengan warna yang berbeda-beda, ada warna hijau, biru, merah, dan kuning.
Wahana yang satu ini bisa dinikmati untuk seru-seruan bersama keluarga atau teman-teman. Karena jalur lintasannya cukup banyak sehingga bisa digunakan untuk adu balap saat meluncur.
5. The Falls
The Falls mirip dengan wahana The Raft dimana pengunjung bisa berseluncur menggunakan seluncuran besar dan berkelok. Hanya saja wahana ini bisa digunakan tanpa memakai ban pelampung.
6. Lazy River
Bagi kamu yang ingin merasakan suasana santai sambil menikmati suasana di area waterpark, bisa mencoba wahana Lazy River.
Wahana Lasy River merupakan kolam arus yang akan membawa kamu berkeliling di area waterpark menggunakan ban pelampung yang di dorong dengan arus air.
7. Kidz Zone
Waterpark ini tidak dirancang hanya ramah keluarga tetapi juga ramah anak. Hal ini dikarenakan adanya wahana Kidz Zone yang menjadi area tempat bermain anak.
Kidz Zone ini merupakan kolam bermain yang dilengkapi dengan beberapa wahana permainan seperti seluncuran, ember tumpah, dan pancuran air.
8. Mini Outbound
Waterpark ini juga menyediakan mini outbound dengan wahana berupa jalur lintasan berbentuk jaring dan jembatan kayu kecil yang sudah tersusun dengan rapih.
Jalur lintasan tersebut akan menguji adrenalin setiap pengunjung yang melewatinya. Setelah melewati jalur lintasan ini, pengunjung akan naik ke seluncuran berwarna biru lalu berseluncur ke area kolam renang.
Fasilitas Amanzi Waterpark
Demi memberikan kenyamanan kepada pengunjung yang datang berlibur, pengelola waterpark Amanzi juga menyediakan beberapa fasilitas pendukung.
Adapun beberapa fasilitas yang ada di Amanzi Waterpark, yaitu:
1. Loker Penyimpanan Barang
Untuk menjaga keamanan barang bawaan pengunjung, disediakan fasilitas loker untuk menyimpan barang agar tidak hilang atau di ambil oleh orang tidak bertanggung jawab.
Ukuran lokernya ada dua jenis yaitu ukuran besar dan kecil, harga sewa loker cukup murah dan terjangkau untuk semua kalangan yaitu mulai Rp 10.000.
2. Kamar Mandi dan Toilet
Disediakan pula fasilitas kamar mandi dan toilet untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung saat melakukan aktivitas.
Bagi pengunjung yang bermain air atau berenang dan ingin membersihkan badan bisa mengguanakn fasilitas kamar mandi yang sudah disediakan secara gratis.
3. Kantin
Kantin juga ada di area waterpark ini, sehingga kalau merasa lapar ataupun haus bisa langsung membeli makanan atau minuman yang dijual di kantin tersebut.
4. Gazebo
Fasilitas gazebo tersedia di beberapa titik dan bisa digunakan untuk beristrahat atau bersantai bersama keluarga dan teman-teman.
Untuk menggunakan gazebo tersebut, pengunjung harus menyewa gazebo dengan harga mulai Rp 150.000 – Rp 250.000. Harga sewa gazebo tergantung dengan waktu kunjungan, yaitu saat hari biasa dan hari libur.
5. Penyewaan Ban
Sebagian wahana yang ada di waterpark ini bisa dinikmati dengan menggunakan ban pelampung. Namun, jangan khawatir karena disini sudah disediakan fasilitas penyewaan ban pelampung.
Harga sewa ban bervariasi disesuaikan dengan ukuran ban, untuk ban Single harga sewa mulai Rp 30.000 sedangkan ban double mulai Rp 40.000.
6. Tempat Parkir
Tempat parkir kendaraan juga disediakan dengan ukuran yang cukup luas. Sehingga pengunjung tidak perlu khawatir saat ingin memarkir kendaraannya, tersedia juga area parkri VIP.
Tiket Masuk Amanzi Waterpark
Tiket masuk Amanzi Waterpark harganya dibedakan berdasarkan waktu kunjungan seperti Weekday, Weekends, dan Libur Nasional.
Harga tiket masuk Amanzi Waterpark mulai dari Rp 60.000 – Rp 120.000 per tiket. Namun, harga tiket tersebut dapat berubah sewaktu-waktu karena terkadang juga sering ada promo.
Berikut rincian harga tiket Amanzi Waterpark:
Senin-Jumat: Rp 60.000 / tiket
Sabtu: Rp 80.000 / tiket
Minggu: Rp 100.000 / tiket
Libur Nasional: Rp 120.000 / tiket
Untuk pembelian tiket bisa dilakukan melalui beberapa platform dan outlet seperti Indomaret, Shopee, Traveloka, Tiket.com, dan Tokopedia.
Jam Buka Amanzi Waterpark
Amanzi Waterpark beroperasi setiap hari Selasa-Minggu, khusus hari Senin libur. Jam operasionalnya berbeda saat hari biasa dan hari libur.
Berikut informasi detail jam buka Amanzi Waterpark:
Selasa-Sabtu: buka mulai jam 10.00 am s.d 18.00 pm WIB
Minggu & Libur Nasional: buka mulai jam 9.00 am s.d 18.00 pm WIB
Lokasi Amanzi Waterpark
Lokasi Amanzi Waterpark terletak di Komp. CitraGrand City Copacabana Lifestyle Center Blok D No.38, Jl. Bypass Alang-Alang Lebar No.KM12, Talang Klp., Kec. Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Jarak lokasi Amanzi Waterpark dengan pusat Kota Palembang berjarak sekitar 16,8 km. Jika berangkat pusat kota memerlukan waktu tempuh perjalanan sekitar 30-40 menit.
Itulah beberapa informasi yang perlu diketahui sebelum berkunjung ke Amanzi Waterpark, mulai dari wahana, fasilitas, harga tiket, jam buka, dan lokasi.
Bagi warga Palembang jika ingin berlibur dengan mengunjungi wisata pemandian tidak selalu harus ke pantai. Alternatif lain bisa mengunjungi wisata pemandian yang ada didalam kota seperti kolam renang Gunung Hijau Lestari.
Wisata pemandian ini bisa menjadi alternatif jika ingin membawa anak-anak dan keluarga berlibur. Pasalnya, fasilitas yang dimiliki cukup lengkap dan harga tiket masuknya pun terbilang cukup terjangkau.
Lalu, apa saja fasilitas yang ada di kolam renang Gunung Hijau Letari dan berapa harga tiket masuknya? Untuk mengetahui informasi tersebut, kamu bisa menyimak penjelasan berikut ini.
Fasilitas Kolam Renang Gunung Hijau Lestari
Fasilitas yang dimiliki tempat wisata Gunung Hijau Lestari menjadi salah satu pertimbangan bagi wisatawan memilihnya sebagai tempat liburan.
Dengan dukungan fasilitas yang lengkap dan memadai sehingga dapat memberikan kenyamanan saat melakukan berbagai aktivitas liburan.
Jika kamu tertarik mengunjungi tempat wisata pemandian ini, ada baiknya mengetahui apa saja fasilitasnya agar dapat memberikan gambaran mengenai aktivitas yang bisa dilakukan dan kenyamanan yang didapatkan saat berlibur.
Berikut ini daftar fasilitas yang ada di kolam renang Gunung Hijau Lestari:
1. Kolam Renang Dewasa
Bagi pengunjung dewasa, fasilitas yang bisa membuatnya nyaman yaitu adanya kolam renang dewasa. Area kolam renang ini cukup luas dan memiliki kedalaman sekitar 1,3 meter dan 1,8 meter.
Di area kolam renang ini tidak ada wahana permainan karena memang hanya disediakan khusus untuk pengunjung yang ingin berenang.
Pada hari biasa atau weekdays biasanya kolam renang dewasa ini sering digunakan untuk kegiatan les renang oleh anak-anak sekolah.
2. Kolam Waterboom
Berbeda dengan kolam dewasa yang dibuat khusus untuk renang, kolam waterboom dirancang agar bisa melakukan dua aktivitas yaitu renang dan bermain.
Kolam waterboom ini dilengkapi dengan beberapa wahana permainan air seperti seluncuran, ember tumpah, dan pancuran air. Kedalaman kolamnya juga bervariasi mulai dari 0,6 meter hingga 0,8 meter.
Kedalaman kolamnya cukup dangkal sehingga bisa digunakan oleh semua kalangan pengunjung, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.
3. Loker Penitipan Barang
Demi memberikan kenyamanan kepada pengunjung ketika melakukan aktivitas, pengelola wisata GHL menyediakan loker tempat penitipan barang. Sehingga, pengunjung bisa menyimpan barang bawannya dan tidak perlu khawatir hilang.
Untuk menyimpan barang di area loker, pengunjung hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp 25.000.
4. Kamar Bilas dan Kamar Ganti
Kamar bilas dan kamar ganti merupakan fasilitas yang tidak terpisahkan dari wisata pemandian terutama pemandian kolam renang.
Sama halnya dengan kolam renang Gunung Hijau Lestari, menyediakan beberapa kamar bilas dan kamar ganti yang bisa digunakan oleh pengunjung ketika ingin membersihkan badan dan mengganti pakaian setelah berenang.
Ada beberapa kamar bilas dan kamar ganti yang disediakan dan kebersihannya juga tetap terjaga sehingga pengunjung terasa nyaman ketika menggunakannya.
5. Tempat Duduk
Di sekitar area kolam renang disediakan juga tempat duduk yang bisa digunakan oleh pengunjung ketika hendak bersantai.
Sambil bersantai di tempat duduk yang sudah disediakan, pengunjung juga bisa menikmati makanan atau minuman sambil menikmati suasana di area kolam renang Gunung Hijau Lestari.
6. Warung/Kantin
Warung atau kantin juga menjadi fasilitas yang melengkapi kolam Gunung Hijau Lestari. Dengan adanya kantin dapat memberikan kenyamanan kepada pengunjung yang merasa lapar ataupun haus.
Kantin ini menyediakan aneka makanan dan minuman yang bisa dinikmati oleh pengunjung untuk mengganjal perut ketika sedang lapar atau haus setelah melakukan aktivitas.
7. Tempat Parkir
Ketika berkunjung ke kolam renang Gunung Hijau Lestari, tidak perlu khawatir dengan tempat parkir. Karena kolam renang ini menyediakan area parkir yang luas dan bisa menampung banyak kendaraan baik motor ataupun mobil.
Tiket Masuk Kolam Renang Gunung Hijau Lestari
Agar bisa masuk ke area kolam renang GHL, pengunjung harus membayar biaya tiket masuk sesuai waktu berkunjung. Selain itu, ada juga tiket khusus yang diberlakukan untuk member.
Berikut rincian harga tiket masuk kolam renang Gunung Hijau Lestari:
Seni-Jumat: Rp 35.000
Sabtu, Minggu, Libur Nasional & Cuti Bersama: Rp 50.000
Member: Rp 325.000
Perlu diketahui bahwa harga tiket masuk tersebut dapat berubah sewaktu-waktu. Jadi, sebelum berkunjung selalu memastikan berapa biaya tiket masuk terbaru. Untuk melihat informasi harga tiket masuknya yang terbaru bisa mengunjungi media sosial resmi kolam renang GHl.
Jam Operasional Kolam Renang Gunung Hijau Lestari
Kolam renang Gunung Hijau Lestari beroperasi setiap hari, namun ada perbedaan jam operasional pada hari-hari tertentu. Jadi, sebelum kamu mengunjunginya perlu memastikan jam operasionalnya.
Selasa, Rabu, Jumat, Sabtu & Minggu: buka mulai pukul 6.00 am – 18.00 pm WIB
Lokasi Kolam Renang Gunung Hijau Lestari
Kolam renang Gunung Hijau Lestari beralamat di Jl. H. Abdul Rozak No.168, 2 Ilir, Kec. Ilir Tim. II, Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Lokasinya tidak jauh dari pusat kota, hanya berjarak sekitar 7,6 km. Untuk mencapai lokasi dari pusat kota hanya memerlukan waktu tempuh perjalan kurang lebih 18 menit.
Kolam Renang Pusri menjadi alternatif tempat rekreasi air di Palembang dengan kelengkapan fasilitas yang cukup nyaman.
Berada di dalam area perumahan, kolam renang ini disediakan untuk karyawan PT. Pupuk Sriwijaya (PUSRI) Palembang yang juga dibuka untuk masyarakat umum.
Nah, jika kamu juga tertarik untuk berkunjung, berikut ini ulasan tentang Kolam Renang Pusri yang meliputi fasilitas, harga tiket masuk, jam buka, dan lokasi.
Fasilitas Kolam Renang Pusri
Fasilitas Kolam Renang Pusri antara lain kolam renang dengan kedalaman bervariasi serta kelengkapan fasilitas umum lainnya untuk mendukung kenyamanan pengunjung.
Area kolam renang yang cukup nyaman memiliki kedalaman standar 1,5 meter dan area kolam anak yang relatif dangkal berkedalaman 0,7 meter.
Selain itu, Kolam Renang Pusri Palembang juga dilengkapi fasilitas olympic pool dengan kedalaman air terdalam mencapai 4 meter.
Untuk area kolam anak yang biasanya digunakan pengunjung anak-anak usia 5 – 10 tahun, pengelola menambahkan wahana perosotan.
Selain itu, pengunjung juga bisa mendaftar les renang bagi yang belum bisa berenang atau menggunakan area kolam dalam untuk latihan diving hingga loncat indah.
Sedangkan fasilitas umum lainnya di Kolam Renang PT Pusri Palembang meliputi kamar mandi, kamar bilas, toilet, tempat duduk, area playground, hingga tempat parkir yang luas.
Fasilitas khusus lainnya yang ditawarkan berupa membership yang awalnya hanya diperuntukkan bagi karyawan PT Pusri.
Sedangkan pengunjung umum yang ingin mendaftar menjadi member harus melalui karyawan PT Pusri dan anggota keluarga sebagai penanggung jawabnya.
Harga Tiket Masuk Kolam Renang Pusri
Harga tiket masuk Kolam Renang Pusri yaitu Rp 20.000 per orang pada hari biasa dan Rp 25.000 per orang saat akhir pekan.
Namun, tarif tersebut hanya berlaku untuk masyarakat umum sebab karyawan dan keluarga PT Pusri Palembang tidak dikenakan biaya alias gratis.
Jam Buka Kolam Renang Pusri
Jam buka Kolam Renang Pusri mulai dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB setiap hari, baik pada hari biasa maupun akhir pekan.
Kolam renang ini menutup jam operasional saat tanggal merah atau hari libur nasional hingga pengunjung perlu menunda kedatangannya untuk rekreasi.
Sebagai informasi tambahan, ada jadwal penggunaan area kolam untuk les renang yang dibagi untuk karyawan PT Pusri dan masyarakat umum.
Karyawan dan keluarga PT Pusri bisa menggunakan fasilitas kolam renang untuk kursus renang pada hari Senin, Kamis, dan Sabtu.
Sedangkan pengunjung umum pemegang kartu member bisa menggunakan kolam renang pada hari Selasa, Rabu, Jumat, dan Minggu.
Lokasi Kolam Renang Pusri
Lokasi Kolam Renang Pusri terletak di Jalan Melur No.7, Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Untuk menjangkau lokasi kolam renang tidaklah sulit karena berada di pinggir jalan kompleks Perumahan PT Pusri Palembang.
Jika berangkat dari titik Jembatan Musi IV, kamu harus menempuh perjalanan sejauh kira-kira 5,7 kilometer atau sekitar 15 menit berkendara.
Kamu harus mengarahkan kendaraan menuju barat daya Jalan Jemb. Musi IV untuk kemudian belok kiri ke Jalan Mayor Memet Sastra Wirya hingga Jalan Slamet Riady.
Setelah itu, ambil belokan ke kiri kembali ke arah Jalan Perintis Kemerdekaan lalu belok kanan ke Jalan Kolonel Nur Amin/Jalan Letkol Nuramin.
Kemudian, lanjutkan perjalanan dengan mengarahkan kendaraan untuk berbelok kiri menuju Jalan Laksamana Yos Sudarso hingga ke Jalan R. E. Martadinata dan Jalan May Zen.
Lalu, ambil belokan ke kanan menuju Jalan Brigjen H. Hasan Kasim melewati kompleks PT Pupuk Sriwijaya Palembang.
Setelah melewati Lapangan PT. Pupuk Sriwidjaja, ambil jalur membelok ke kiri menuju Jalan Bayam hingga Jalan Menur untuk sampai ke lokasi tujuan yang ada di sisi kiri jalan.
Jika masih merasa bingung dengan rute yang ada, kamu bisa menggunakan Google Maps untuk mendapatkan panduan arah terbaik.
Itulah tadi ulasan tentang Kolam Renang Pusri yang meliputi fasilitas, harga tiket masuk, jam buka, dan lokasi yang sudah kami rangkum.
Berdasar informasi di atas, kamu bisa mulai merencanakan kunjungan ke Kolam Renang Pusri bersama teman maupun keluarga.
Wisata Sungai Hijau merupakan salah satu tempat menarik yang terletak di Kampar, Riau. Tidak kalah dari destinasi perairan lainnya, Sungai Hijau juga menawarkan keindahan alam yang sangat menakjubkan dengan bebatuan kecil, pepohonan, serta deretan tempat istirahat.
Sungai ini sudah terkenal sebagai tempat wisata yang wajib dikunjungi, terutama oleh para wisatawan yang menyukai pemandangan alam. Suasananya yang sejuk membuat para pengunjung merasa betah untuk menghabiskan waktu santai atau liburan bersama keluarga.
Selain pemandangan yang indah dan udara sejuk, sungai ini juga memberikan daya tarik berupa air yang jernih. Hal ini yang membuat tempat ini sangat cocok jika kamu manfaatkan untuk menghilangkan kepenatan. Yuk, mengenal wisata ini lebih dalam lewat artikel berikut!
Daya Tarik Wisata Sungai Hijau
Sebelum mengunjungi tempatnya, sebaiknya kamu juga perlu mengetahui apa saja daya tarik dari Sungai Hijau Kampar ini. Sehingga bisa menjadi gambaran sebelum kamu memutuskan untuk berkunjung kesana. Berikut ini beberapa daya tarik dari Sungai Hijau:
1. Memiliki 4 Tingkatan
Wisata Sungai Hijau ini menawarkan pesona menarik. Karena tidak hanya terdiri dari satu sungai saja, melainkan terdapat empat tingkatan yang bisa kamu eksplor seluruhnya.
Setiap tingkatan sungai memiliki kedalaman yang berbeda. Bahkan, terdapat satu sungai yang kedalamannya dangkal sehingga tidak cocok kamu gunakan untuk berenang.
2. Memiliki Arti Nama yang Menarik
Nama Sungai Sijau sendiri juga bisa menjadi daya tarik tersendiri. Karena nama tersebut bukan mengartikan bahwa, air sungainya berwarna hijau.
Justru nama tersebut muncul karena pemandangan sekitarnya yang terdiri dari pepohonan alami dengan suasana hijau dan menyegarkan. Air dari sungai ini juga sangat jernih, sehingga bebatuan kecil yang ada pada kedalaman sungai juga terlihat jelas.
Kemudian terdapat tumbuhan lumut hijau yang hinggap di bebatuan, sehingga memancarkan warna hijau dari dalam air. Pemandangan tersebut tentu akan membuat kamu bisa menikmati alam dan setiap momen dari tempat wisata satu ini.
3. Wisata Alam yang Cocok untuk Refreshing
Terkadang kesibukan pekerjaan bisa membuat kamu merasa penat dan stres. Hal itu bisa kamu atasi dengan melakukan refreshing. Nah, wisata Sungai Hijau merupakan salah satu rekomendasi wisata alam yang tepat.
Rasa penat akan hilang saat kamu menikmati keindahan pemandangan alam yang menenangkan dan terasa sejuk di wisata Sungai Hijau. Air sungai yang mengalir jernih juga bisa memberikan ketenangan hati dan pikiran.
Alamat dan Rute Menuju Lokasi
Umumnya, destinasi wisata yang memiliki pemandangan indah sulit untuk dijangkau. Namun, berbeda dengan wisata Kampar satu ini, karena lokasinya cukup strategis, yaitu berada pada Desa Sawo Kecil, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Jarak wisata ke pusat kota bisa kamu tempuh hanya dalam waktu 20 menit saja.
Jarak tersebut tentu akan terasa sangat dekat, terutama jika tidak terjadi macet. Kamu bisa mengakses jalannya dengan mengendarai kendaraan pribadi maupun naik transportasi umum. Kemudian untuk menemukan titik lokasi, kamu bisa memanfaatkan Google Maps yang tersedia.
Namun, jika masih kebingungan untuk menemukan lokasi yang tepat, cobalah untuk bertanya kepada warga setempat. Karena jalur menuju destinasi tersebut memang terdiri dari beberapa macam. Jika ingin jalur yang paling strategis, maka kamu bisa melalui jalan lingkar Bangkinang lalu menuju Tugu Batu Belah.
Kegiatan Menarik di Wisata Sungai Hijau
Selain mengetahui daya tarik dan lokasinya, kamu juga perlu tahu apa saja kegiatan menarik yang bisa kamu lakukan jika berkunjung ke wisata tersebut. Berikut adalah beberapa di antaranya:
1. Melihat Pemandangan yang Menyegarkan
sengpaku
Terdapat banyak kegiatan menarik yang bisa kamu lakukan di wisata Sungai Hijau, salah satunya adalah aktivitas bersantai sambil melihat dan menikmati pemandangan alam yang menyegarkan. Kamu bisa menikmati pemandangan mempesona dengan duduk bersantai di tempat duduk yang sudah tersedia.
Setiap detail keindahannya, mampu memanjakan semua mata pengunjung yang berkunjung ke destinasi wisata satu ini. Kemudian semilir angin yang sepoi-sepoi akibat tanaman hijau bisa kamu manfaatkan untuk menenangkan hati dan pikiran
Banyak pengunjung yang memanfaatkan destinasi wisata ini sebagai tempat self healing. Karena terbukti dapat menghilangkan rasa penat maupun kondisi psikis yang mungkin kurang baik.
2. Berenang atau Bermain Air
backpackjakarta
Berkunjung ke sungai, tentu rasanya kurang lengkap jika tidak bisa berenang atau bermain air. Terutama jika destinasi tersebut menawarkan tempat mandi yang bersih dan nyaman, pasti para pengunjung akan tidak sabar untuk menceburkan diri. Air jernih dan tenang di Sungai Hijau bisa kamu manfaatkan untuk berendam.
Empat tingkatan sungai dari destinasi ini menjadikan para pengunjung tidak perlu bingung saat memilih tempat untuk berenang. Karena setiap tingkatan sungai memiliki kedalaman yang berbeda. Oleh karena itu, kamu bisa menyesuaikan sendiri dengan tinggi badan atau kemampuan renang kamu.
Tidak hanya berenang, kamu juga bisa bermain air sepuasnya dengan menyewa pelampung. Sehingga kamu bisa menikmati momen seru bersama keluarga dengan kesegaran air yang bening.
3. Piknik Bersama Keluarga atau Teman
kontinunews
Momen liburan akan semakin seru apabila kamu lakukan bersama teman atau keluarga. Apalagi sungai ini menawarkan berbagai spot menarik untuk melakukan berbagai macam aktivitas. Sehingga akan terasa kurang seru jika kamu berkunjung sendirian.
Oleh sebab itu, tidak ada salahnya untuk mengajak rombongan keluarga maupun teman. Kamu bisa menggunakan tempat ini sebagai tempat piknik. Kamu bisa membawa tikar atau tenda pribadi untuk tempat istirahat. Kemudian pastikan untuk membawa bekal yang bisa kamu nikmati bersama keluarga atau teman.
Namun jika tidak sempat menyiapkan bekal, kamu bisa membeli berbagai pilihan yang ditawarkan oleh penjual setempat. Mengobrol santai sambil menikmati bekal pasti akan menjadi momen yang hangat.
4. Hunting Foto Berkualitas
atourin
Jika kamu memiliki hobi fotografi, wisata Sungai Hijau ini bisa menjadi salah satu pilihan tempat yang wajib untuk kamu kunjungi.
Karena terdapat berbagai macam spot foto menarik dan berkualitas yang bisa kamu nikmati. Apalagi dengan latar belakang alam hijau yang alami, tentu membuat hasil jepretan semakin maksimal. Cocok untuk kamu tambahkan di feed media sosial agar semakin aesthetic.
5. Wisata Kuliner
andalastourism
Setelah melakukan banyak aktivitas, tentu kamu akan merasa lelah dan lapar. Nah, jangan khawatir. Karena tempat wisata ini juga cocok untuk kegiatan kuliner.
Hal itu karena ada banyak penjual yang menawarkan menu-menu lezat khas Indonesia, khususnya Riau. Berbagai makanan berat maupun makanan sederhana bisa kamu coba.
Harga Tiket Masuk Wisata Sungai Hijau
Selain tempat atau pemandangan yang menarik, kamu perlu mengetahui juga bahwa tempat wisata ini memiliki tiket masuk. Tenang, harga tiketnya sendiri sangat bersahabat, yaitu hanya Rp10.000,00 saja per orang. Hanya dengan tarif tersebut, kamu bisa bebas mengakses setiap keindahan alam di dalamnya.
Tertarik untuk Mengunjungi Wisata Sungai Hijau Kampar?
Itulah berbagai informasi menarik seputar wisata Sungai Hijau Kampar. Pastikan kamu datang ke destinasi wisata satu ini. Terutama saat momen liburan panjang bersama keluarga. Dijamin, kamu pasti betah dan tidak ingin pulang!
Narwastu Hills adalah destinasi wisata baru yang ada di Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Sebuah tempat wisata yang memiliki daya tarik utama yaitu spot foto menarik yang beraneka ragam untuk kebutuhan galeri media sosial kamu.
Selain itu, destinasi ini juga menjadi pilihan tempat nongkrong favorit dan penginapan yang memiliki pemandangan alam pegunungan yang luar biasa memanjakan mata. Cocok menjadi tempat “healing” dari sibuknya perkotaan.
Tempat ini juga menjadi salah satu tempat terbaik untuk menikmati pemandangan kota Tomohon dengan latar Gunung Lokon yang menjulang tinggi dan indah. Pada sore hari, kamu bisa menikmati pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan dan malam harinya, kamu bisa menikmati gemerlapnya lampu perkotaan.
Di bawah ini akan kami jelaskan tentang hal lain dari Narwastu Hills, mulai dari daya tarik, fasilitas, harga tiket, jam buka dan lokasi.
Daya Tarik Narwastu Hills
Salah satu daya tarik Narwastu Hills adalah spot fotonya yang instagramable. Namun selain itu, ada banyak daya tarik lainnya yang ditawarkan destinasi wisata satu ini.
1. Spot Foto Instagramable
Ada banyak spot foto instagramable yang bisa memenuhi stok foto unik dan menarik untuk kamu unggah di media sosial kamu. Beberapa diantaranya yakni papan catur besar, ayunan kelelawar, dan juga tangan raksasa.
Berlatarkan Gunung Lokon yang megah, foto-foto kamu akan terlihat sangat menawan dan bernuansa alam.
2. Udara Sejuk dan Nyaman
Udara sejuk dan nyaman khas pegunungan juga menjadi daya tarik dari destinasi wisata ini. Para pengunjung bisa menghirup udara sejuk sambil menikmati pemandangan alam yang menakjubkan.
3. Kafe Kekinian
Kafe kekinian yang cocok untuk nongkrong para gen milenial dan gen z juga ada di sini. Para pengunjung bisa mencicipi kuliner yang tersedia sambil menikmati suasana alam yang ada.
Menu makanan dan minuman tersedia dengan lengkap. Terdapat pula dekorasi bola lampu gantung yang memberikan kesan romantis saat malam tiba.
4. Penginapan
Bagi kamu yang ingin staycation, Narwastu Hills juga menyediakan penginapan dengan pemandangan Gunung Lokon yang menawan. Penginapan yang tersedia yaitu berupa cottage yang terbuat dari papan kayu.
5. Panorama Alam yang Indah
Tidak lupa, panorama alam yang indah menjadi daya tarik dari Narwastu Hills. Tempat ini berada di ketinggian 1000 mdpl sehingga kamu bisa melihat panorama alam yang memukau saat matahari terbenam dan panorama citylight saat malam tiba.
Fasilitas Narwastu Hills
Fasilitas Narwastu Hills sudah cukup memadai dan juga lengkap. Beberapa diantaranya sudah dijelaskan di atas dan menjadi daya tarik destinasi ini, yaitu spot foto, kafe dan penginapan.
Namun, selain itu, terdapat pula fasilitas pendukung lainnya yang dijamin membuat betah para pengunjung.
Fasilitas pendukung yang tersedia yaitu wedding venue untuk kamu yang ingin menggelar pesta pernikahan di tempat ini. Selanjutnya terdapat tempat parkir yang cukup luas, musholla untuk beribadah, dan toilet yang bersih.
Harga Tiket Narwastu Hills
Harga tiket masuk Narwastu Hills terbilang lumayan, yaitu hanya Rp. 30.000,- per orang. Namun, harga ini sebanding dengan apa yang ditawarkan objek wisata ini. Selain itu, harga tiket sudah termasuk teh, kopi dan air mineral.
Jam Buka Narwastu Hills
Jam buka Narwastu Hills mulai dari pukul 10.00 hingga 21.00 waktu setempat. Lokasi ini dibuka setiap hari, mulai dari Senin hingga Minggu.
Pastikan datang sesuai dengan waktu tersebut untuk menikmati keseluruhan pemandangan alam, dan berfoto di seluruh spot foto yang tersedia.
Lokasi Narwastu Hills
Lokasi Narwastu Hills berada di Puncak Wawo, Jalan Raya Wowo, Kelurahan Atani 3, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.
Lokasinya cukup strategis dan berada tidak jauh dari pusat kota Tomohon. Kamu cukup berkendara sekitar 3 menit saja dari kota Tomohon dengan jarak sekitar 3 km.
Jadi itulah penjelasan mengenai Narwastu Hills, sebuah destinasi wisata baru yang ada di kota Tomohon. Destinasi wisata ini cocok untuk dijadikan tempat “healing” ataupun sekedar menghabiskan waktu liburan.
Kamu bisa datang bersama pasangan, teman, dan keluarga untuk menikmati udara sejuk dan melihat pemandangan dari ketinggian.
Pulau Bali memang didominasi oleh umat Hindu, namun ada pula kehidupan masyarakat Islam di Bali. Bagi pengunjung yang tertarik dengan tempat-tempat bersejarah budaya Islam di Bali, perlu mencoba 5 rekomendasi tempat wisata religi Islam di Bali berikut ini.
1. Masjid Al-Hidayah Bedugul
Foto: @hendilinggar
Ketika liburan ke Bedugul, bisa mengunjungi Masjid Al-Hidayah Bedugul. Masjid tersebut terletak di lereng bukit yang menghadap ke arah Danau Berata. Masjid Al-Hidayah Bedugul ini cocok dikunjungi sebagai wisata religi Islam di Bali karena memiliki gaya arsitektur khas Bali.
Sebagian besar masyarakat muslim di Bali bertempat tinggal di kawasan Bedugul. Maka, tidak mengherankan terdapat bangunan masjid besar di sana.
Selain itu, terdapat pula pondok pesantren dan madrasah Aliyah di dalamnya. Ditambah lagi, ada agrowisata stroberi yang bisa dikunjungi.
Wisata religi Islam di Bali yang satu ini cocok bagi pengunjung yang ingin melihat keanekaragaman budaya dan nilai toleransi antar umat beragama. Di dalam area wisata Puja Mandala, pengunjung bisa menemukan beberapa tempat ibadah dari beragam agama.
Lebih menariknya lagi, pengunjung bisa melihat secara langsung Al-Qur’an terbesar yang ada di Bali. Al-Qur’an tersebut berada di kompleks pusat pendidikan dan perpustakaan. Jika sedang berwisata di sekitar Nusa Dua, maka wisata Puja Mandala layak didatangi karena berada di sana.
Kampung Gelgel memiliki daya tarik untuk dikunjungi karena di dalamnya terdapat sebuah masjid yang paling tua di Bali. Masjid tersebut bernama Masjid Nurul Huda. Sebagai masjid tertua yang ada di Bali, tentu saja bangunannya memiliki nilai historis.
Masjid tersebut juga dilengkapi dengan menara tua yang masih berdiri tegak dengan ketinggian mencapai 17 meter. Apabila tertarik dengan sejarah peradaban Islam, maka datang ke Kampung Gelgel adalah opsi terbaik.
Ditambah lagi, pengunjung bisa menikmati pertunjukkan Tari Rudat. Sebuah tarian yang membawa cerita antara kedekatan sang raja dengan para prajuritnya. Cerita ini sangatlah melekat dengan peradaban umat Islam yang ada di Bali tersebut.
4. Wisata Kampung Loloan
Foto: Gemabali.id
Selain Kampung Gelgel, kampung lainnya yang memiliki unsur wisata religi Islam di Bali adalah Kampung Loloan. Kampung ini berlokasi di Jembrana dengan jarak sekitar 90 km dari kota Denpasar, Bali.
Kampung tersebut dikenal sebagai kampung dengan populasi masyarakat Islam terbesar di Kabupaten Jembrana. Ketika datang ke sana, pengunjung akan belajar tentang perkembangan agama Islam yang dibawakan oleh masyarakat Bugis dan Melayu.
5. Wisata Desa Pegayaman
Apabila sedang berkunjung di Kabupaten Buleleng, maka tidak ada salahnya mencoba wisata religi yang ada di Desa Pegayaman. Salah satu hal yang menarik ketika berkunjung, yaitu kehidupan masyarakat Islam di desa tersebut yang tetap melestarikan budaya dan tradisi Bali.
Hal ini menunjukkan bahwa terdapat akulturasi budaya dalam kehidupan masyarakat Islam di sana. Tidak hanya itu, di dalamnya juga ada diversifikasi budaya dari ketiga suku, yaitu Suku Bali, Jawa, dan Bugis. Desa ini juga dianggap sebagai kampung muslim yang tertua di Bali.
Penutup
Itulah informasi tentang wisata religi Islam di Bali yang bisa menjadi tempat rekomendasi untuk dikunjungi. Keberadaan budaya dan tempat wisata religi Islam yang ada di Bali tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Bali tetap melestarikan nilai-nilai toleransi antar sesama.