12 Tips Memilih Lokasi Untuk Berjualan yang Mendatangkan Pelanggan!

Untuk kamu yang sedang bingung memilih lokasi untuk berjualan, artikel ini mungkin akan cocok dengan yang kamu butuhkan.

Memang, menetukan tempat untuk mulai berjualan tidaklah mudah, tidak juga sulit, lebih tepatnya susah-susah gampang. Karena memang banyak hal yang perlu dipertimbangkan agar tempat jualanmu punya potensi didatangi calon pembeli.

Nah, untuk membantu kamu dalam menentukan lokasi untuk berjualan, kami telah merangkum dua belas tips yang bisa kamu coba terapkan.

Tips Memilih Lokasi Untuk Berjualan Agar Banyak Pembeli

Lokasi berjualan setidaknya memegang peran hingga 80% dalam hal potensi mendatangkan pembeli. Oleh karena itu, kamu wajib memilihnya dengan bijak dan tepat.

1. Sesuaikan dengan Modal

Sesuaikan dengan Modal

Langkah pertama dalam memilih lokasi untuk berjualan tentu saja melakukan penyesuaian bujet atau modal yang dimiliki.

Terlepas dari biaya sewa atau beli properti untuk berjualan, tentu masih ada biaya tambahan lain untuk pengurusan berbagai surat perjinan yang sangat mungkin dibutuhkan.

Jangan lupa untuk menimbang jika nantinya lokasi yang dipilih ternyata menerapkan biaya sewa yang tak sedikit, missal pemilik properti hanya mau menyewakan propertinya dalam kurun waktu 1 tahun.

Modal yang kamu persiapkan juga akan punya pengaruh terhadap kualitas lokasi berjualan yang kamu pilih.

Umumnya, semakin besar dana yang kamu punya, maka kemungkinan untuk mendapatkan property yang berkualitas lagi strategis lokasinya semakin besar.

Berapapun bujet yang sudah kamu siapkan, ada baiknya dihitung dan dipersiapkan untuk kemungkinan tak terduga seperti yang disebutkan di atas.

Baca juga: 12 Aplikasi Kasir Android Terbaik Mudah dan Anti Ribet

2. Memilih Lokasi Untuk Berjualan Sesuai dengan Demografi Konsumen

Tips Memilih Lokasi Untuk Berjualan yang Berpotensi Mengundang Pelanggan

Mungkin hal ini seringkali terlewat Ketika seseorang hendak memilih lokasi jualan. Kamu perlu memahami Demografi calon konsumen yang menjadi target pasar nantinya.

Ada beberapa faktor penting dalam menentukan demografi konsumen yakni:

  • Gender
  • Usia
  • Tingkat Pendapatan

Pahami betul siapa target pasarmu!

Apakah produk yang hendak kamu jual hanya untuk kalangan Wanita saja? Kemudian di rentang usia berapa calon konsumenmu?

Contoh: Kamu hendak membuka Coffee Shop, tentu kamu mesti tahu apakah di sekitar lokasi lebih banyak remaja. Seperti yang diketahui, coffee shop menargetkan kalangan pemuda yang suka kongkow ataupun nongkrong Bersama teman-temannya.

Dengan memahami hal-hal tersebut, kamu akan lebih dimudahkan dalam menetukan lokasi berjualan.

Tak hanya itu, langkah pemasaran produk yang kamu jual juga semakin mudah dijalankan.

Baca juga: 12 Aplikasi Stok Barang Gratis Untuk Memudahkan Usahamu

3. Perhatikan Tingkat Keramaian Lingkungan

Perhatikan Tingkat Keramaian Lingkungan

Bukan rahasia lagi jika tempat yang sering dilalui banyak orang menjadi tempat yang strategis untuk berjualan.

Bukan tanpa alasan, semakin tinggi tingkat mobilitas di lokasi tersebut, maka semakin tinggi pula kemungkinan calon konsumen datang mengunjungi tempatmu berjualan.

Namun, kamu perlu ingat bahwa lokasi yang ramai tak selalu menjadi lokasi berjualan yang strategis.

Berada di dekat lampu merah memang ramai yang berlalu Lalang, namun dipastikan mereka akan kesulitan untuk berhenti ke lokasi jualanmu.

4. Pilih Lokasi Jualan yang Mudah Dilihat

Pilih Lokasi Jualan yang Mudah Dilihat

Lupakan dulu cerita tentang beberapa pedagang kuliner di Jogja yang tempatnya terselip dan susah diakses, namun tetap ramai pembeli. Sebab, cerita tersebut berada di kondisi yang sama sekali berbeda dengan kondisi normal.

Lokasi berjualan yang strategis adalah lokasi yang mudah dilihat oleh setiap orang yang berlalu Lalang.

Tentu saja menjadi sebuah keuntung dalam segi pemasaran. Kamu tak perlu repot memikirkan bagaimana caranya memperkenalkan “tokomu jualan apa” kepada calon pelanggan.

Sebab, hanya bermodalkan plang atau papan nama, tokomu calon konsumen dapat mengeti produk apa saja yang kamu jual.

5. Memilih Lokasi Berjualan yang Berdekatan dengan Kompetitor

Jika kamu beranggapan bahwa memilih lokasi untuk berjualan yang dekat dengan kompetitor adalah hal yang merugikan, tentu anggapan ini tidaklah benar.

Coba ingat kembali bagaimana duo minimarket Alfamart dan Indomaret lokasi selalau berdekatan. Keduanya berdekatan bukan tanpa sebab lho.

Memilih lokasi jualan yang berdekatan artinya kamu punya beberapa keuntungan:

  1. Kamu tak perlu melakukan riset pasar lagi, sebab kompetitor sudah lebih dahulu melakukannnya.
  2. Menarik pasar yang lebih luas, konsep ini disebut dengan teori Hotelling Theory.

Menentukan lokasi berjualan yang strategis dan dekat dengan kompetitor juga akan mendekatkan tempat berjualan pada target pasar yang dituju.

6. Pilih lokasi Untuk Berjualan dengan Luas yang Ideal

Luas dari tempat kamu jualan nantinya juga perlu dipertimbangan sebelumnya. Sebab, salah satu ciri tempat berjualan yang strategis adalah punya luas yang memadai.

Ideal dari berbagai aspek seperti:

  • Cukup memberikan ruang bagi konsumen untuk memarkirkan kendaraan
  • Tidak terlalu luas juga, sebab akan banyak ruang kosong yang tidak dapat dimanfaatkan.

Dari beberapa alasan tersebut, pastika kamu memilih lokasi berjualan yang memiliki luas ideal.

7. Memilih Lokasi Untuk Berjualan yang Sudah banyak Pedagang Lainnya

Jika opsi nomor 5 tidak dapat kamu temukan, maka kamu wajib mempertimbangkan banyaknya usaha atau pedagang lain yang ada di sekitar lokasi.

Semakin banyak yang membuka usaha dilokasi tersebut, maka calon konsumen yang datang juga semakin banyak.

Sebab, konsumen yang awalnya pergi ke toko lain akan melihat produk yang kamu jual dan mulai tertarik untuk mendatangi lokasi jualanmu.

Strategi ini juga membuat kegiatan pemasaran atau marketingmu semakin ringan.

8. Perhatikan Akses Transportasi

Selain memperhatikan tingkat keramaian dan lalu Lalang, kamu juka wajib memperhatikan lokasi untuk berjualan apakah sudah memiliki akses transportasi yang mudah.

Mudah artinya dapat dijangkau oleh calon konsumen yang menggunakan berbagai jenis transportasi, seperti kendaraan umum.

Tak hanya konsumen yang akan dimudahkan oleh pilihan lokasi jualan yang gampang di akses, kamu dan karyawan juga diuntungkan dengan akses pergi bekerja yang lebih mudah.

9. Cek Keamanan Lingkungan Lokasi Untuk Berjualan

Keamanan lingkungan juga sama pentingnya lho dengan semua hal yang sudah disebutkan di atas.

Kamu akan merasa tenang ketika tidak berada dilokasi, juga konsumen yang merasa nyaman dan Ketika hendak melakukan transaksi di tempat kamu berjualan.

Tanyalah dengan pemilik usaha yang sudah ada di sekitar lokasi untuk memastikan kondisi kemanan lingkungan lokasi jualan pilihanmu nantinya.

10. Perhatikan Jarak dengan Supplier

Perhatikan Jarak dengan Supplier

Tips memilih lokasi untuk berjualan selanjutnya adalah dengan memperhatikan jarak dengan supplier. Mungkin hal ini bukanlah masalah bagi kamu yang hendak membuat usaha yang bersifat jasa.

Beda halnya jika kamu jualan produk, memastikan kelancaran supply menjadi salah satu pertimbangan agar tidak terjadi pembengkakan biaya pengiriman/pembelian barang.

Jika supplier jaraknya terlalu jauh, kamu bisa mempertimbangkan opsi stocking, meski akan butuh ekstra tempat untuk penyimpanan.

11. Perhatikan Kebersihan Lokasi Untuk Berjualan

Jika lokasi untuk berjualan yang kamu pilih sudah bagus secara akses, dan sudah memenuhi ciri lokasi usaha yang strategis, maka jangan lupa untuk memastikan kebersihan lingkungan di sekitar lokasi.

Beberapa kondisi ini wajib kamu pertimbangkan:

  • Lokasi tidak berada di tempat yang dekat dengan sumber bau, misalnya TPS.
  • Lokasi untuk berjualan tidak terlalu dekat pabrik yang punya bau menyengat atau suara bising. (Pengecualian, jika kamu hendak berjualan untuk orang-orang yang bekerja di pabrik)

12. Perhatikan Resiko Bencana Alam

Yang terakhir namun tidak kalah penting dari semua tips di atas yakni faktor bencana alam yang mungkin saja terjadi.

Padahal, jika sudah dipertimbangkan dengan matang, kamu bisa meminimalisir kerugian di kemudian hari.

Menentukan lokasi untuk berjualan yang rawan banjir tentu akan memberikan dampak kerugian yang cukup besar.

Jadi Pastika, kamu paham betul kemungkinan-kemungkinan bencana yang dapat terjadi di lokasi julanan pilihanmu.

Penutup

Kamu sudah mengetahui 12 tips memilih lokasi untuk berjualan yang benar. Terlepas dari semua kondisi ideal yang ada, seringkali fakta di lapangan tidak bisa sempurna betul seperti yang diinginkan.

Oleh karena itu, cara terbaik adalah dengan memilih beberapa aspek saja kemudian membuat Langkah untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi.

Jangan lupa sebelum memilih lokasi untuk berjualan, mintalah petunjuk dan berdoa kepada yang Maha Kuasa agar semua keputusan yang dibuat adalah keputusan yang tepat.

Jika kamu suka artikel ini, jangan lupa untuk share ya..

SHARE:

Seorang lifestye enthusiast dan traveller Indonesia yang suka berbagi inspirasi melalui tulisan. Mari diskusi di kolom komentar ya...

Tinggalkan komentar

Konten dengan Hak Cipta Dilarang Copy-Paste