8 Doa Akhir Ramadhan Sesuai Sunnah dan Amalan di Akhir Ramadhan

Setiap muslim yang ingin mendapatkan keberkahan bulan suci dan sebagai upaya untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT sebaiknya membaca doa akhir Ramadhan.

Beberapa orang mungkin juga penasaran apa yang dilakukan Rasul di akhir Ramadhan? Salah satunya tentu dengan membacakan doa kepada Allah SWT untuk memohon ampun atas kelalaian yang pernah dilakukan.

Oleh karena itu, sebagai umat Nabi Muhammad SAW sudah sepatutnya kita mengikuti setiap ajaran yang telah dicontohannya. Termasuk doa Ramadhan di akhir bulan sebelum perpindahan ke bulan Syawal.

Doa Akhir Ramadhan Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Ramadhan menjadi bulan mulia yang ditunggu kedatangannya oleh umat Islam dengan penuh kebahagiaan. Sehingga perlu ditutup dengan sesuatu yang mulia dan mengharapkan kesempatan di waktu mendatang untuk berjumpa kembali.

Membaca doa tutup puasa Islam di akhir bulan Ramadhan seakan menjadi sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Di mana, sudah sepatutnya kita mengikuti ajaran dengan turut mengamalkannya di akhir bulan Ramadhan.

Berdasarkan beberapa sumber Islami, ada setidaknya 8 doa akhir Ramadhan arab dan artinya yang bisa kita ikuti, antara lain:

1. Doa Akhir Ramdhan Pertama

Doa Akhir Ramdhan Pertama

Rasulullah SAW tidak pernah berhenti mengajarkan umatnya untuk selalu melakukan hal-hal baik yang menguntungkan. Salah satunya tercatat dari hadits akhir Ramadhan.

أَللَّهُمَّ لاَ تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَهْدِ مِنْ صِيَامِنَا إِيَّاهُ، فَإِنْ جَعَلْتَهُ فَاجْعَلْنِيْ مَرْحُوْمًا وَ لاَ تَجْعَلْنِيْ مَحْرُوْمًا

Allahumma laa taj’alhu aakhirol ‘ahdi min shiyaaminaa iyyaahu, fa’in ja’altahu faj’alnii marhuuman, wa laa taj’alnii mahruuman.

Artinya: “Ya Allah, janganlah Engkau jadikan bulan Ramadhan ini Bulan Ramadhan terakhir dalam hidupku. Jika Engkau menjadikannya sebagai Ramadhan terakhir bagiku, maka jadikan lah aku sebagai orang yang Engkau sayangi dan jangan jadikan aku orang yang Engkau murkai.”

Baca juga: 8 Doa Mohon Perlindungan dan Keselamatan pada Allah SWT

2. Doa Kedua

Apa doa Ramadhan selanjutnya yang bisa Rasulullah SAW panjatkan di akhir bulan suci ini? Nabi Muhammad SAW mengamalkan sebuah doa agar segala amal ibdahnya selama menjalankan puasa diterima oleh Allah SWT.

Doanya bisa kita ikuti sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِيْ فِيْهِ بِالشُّكْرِ وَ الْقَبُوْلِ عَلَى مَا تَرْضَاهُ وَ يَرْضَاهُ الرَّسُوْلُ مُحْكَمَةً فُرُوْعُهُ بِالأُصُوْلِ بِحَقِّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ الطَّاهِرِيْنَ وَ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ‏

Allahummaj’al shiyamii fiihi bisysyukri wal qabuuli ‘alaa maa tardhaahur Wayardlaahurrasuulu muhkamatan furuu’uhu bil ushuli bihaqqi sayyidinaa muhammadin wa aalihit Al-Thaahiriin wal hamdu lillahi rabbil’aalamin.

Artinya:

”Ya Allah, terimalah puasaku di bulan ini dengan rasa syukur. Jadikan lah puasaku ini mendatangkan keridhaan-Mu dan keridhaan para Rasul-Mu.

3. Doa Ketiga

اَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَـقَـبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَا مَنَا وَرُكُوْ عَنَا وَسُجُوْدَنَا وَقُعُوْدَنَا وَتَضَرُّ عَنَا

وَتَخَشُّوْ عَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَ نَا يَا اَلله يَا رَبَّ الْعَا لَمِيْنَ

Allahumma rabbana taqabbal minna shalatana wa shiyamana wa ruku’ana wa sujudana wa qu’udana wa tadharru’ana wa takhasysyu’ana wa ta’abbudana wa tammim taqshirana ya Allah ya rabbal alamin.

Artinya:

“Ya Allah, terimalah shalat kami, puasa kami, rukuk kami, sujud kami, duduk rebah kami, kerendahdirian kami, kekhusyukan kami, pengabdian kami, dan sempurnakanlah apa yang kami lakukan selama kami menunaikan shalat. Ya Allah, Tuhan seru sekalian alam.”

Pada doa satu ini Rasulullah SAW mendekatkan diri kepada Allah SWT dan berharap segala amal ibadahnya dapat diterima secara keseluruhan. Utamanya untuk puasa, sholat, hingga pengabdian yang dilakukan atas nama Islam.

4. Doa Memohon Ampunan

Tidak pernah berhenti memohon ampun kepada Allah SWT. Dari sekian banyak doa akhir Ramadhan yang Rasulullah SAW contohnya, 90% diantaranya memohon ampunan kepada Allah SWT sebagaimana dalam doa berikut ini.

Salah satunya dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Aisyah R.A

”Katakan padaku wahai Rasulullah, apa pendapatmu, jika aku mengetahui suatu malam adalah lailatul qadar. Apa yang aku katakan di dalamnya?.” Kemudian, beliau menjawab:

اللهم انك عفو كريم تحب العفو فاعف عنا يا كريم

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anna/Anni ya kariim.

Artinya:

“Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau Dzat Maha Pengampun, dan menyukai memberikan pengampunan kepada hamba-Nya, maka ampunilah kesalahan kami. Wahai Dzat Yang Maha Mulia”.

5. Doa Mendapatkan Surga Allah dan Terhindar dari Api Neraka

Renungan akhir Ramadhan paling baik adalah mengingat dosa yang pernah kita lakukan. Sehingga banyak sekali diantara doa dari Rasulullah SAW yang mengajak umatnya untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampunan.

Namun, tidak hanya itu saja, ada juga doa yang dipanjatkan untuk memohon surga Allah dan terhindar dari api neraka. Doa ini dilansir dari NU Online:

Asyhadu an laa ilaaha illallah, astaghfirullah, nas’alukal jannata wa na’udzubika minan nar.

Artinya: 

“Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan aku memohon ampunan pada Allah, aku meminta surga dan meminta perlindungan dari neraka.”

Baca juga: Cara Menjamak Sholat Dzuhur di Waktu Ashar dan Syarat Sahnya

6. Doa agar Puasa dan Sholat Diterima Allah SWT

Kapan baca doa akhir Ramadhan yang baik? Rasulullah SAW menyarankan bagi setiap muslim untuk terus mendekat di 10 akhir bulan Ramadhan. 

Namun, hari paling menyedihkan dan tidak ingin Rasulullah SAW tinggalkan adalah hari terakhir bulan Ramadhan.

Sehingga, kitab isa mulai membaca doa akhir Ramadhan ini sejak 10 akhir bulan suci berlangsung. Sehingga nikmat dan kekhusu’ an akan terbentuk sehingga kitab isa menjadi pribadi yang lebih dekat dengan Allah SWT.

َبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صِيَامَنَا وَقِيَمَنَا وَرُكُوْعَنَا وَسُجُوْدَنَا وَتِلَاوَتَنَا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ 

Robbanaa taqobbal Minnaa Shiyaamana waqiyamana wa ruku’ana wa sujudanaa wa tilaawatanaa Innaka Antas Samii’ul ‘Aliim.

Artinya:

“Ya Tuhan kami, terimalah puasa kami, sholat kami, rukuk kami, sujud kami dan tilawah kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

7. Doa Memohon Rahmat dan Taufiq

 اَللَّهُمَّ غَشِّنِيْ فِيْهِ بِالرَّحْمَةِ وَ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ التَّوْفِيْقَ وَ الْعِصْمَةَ وَ طَهِّرْ قَلْبِيْ مِنْ غَيَاهِبِ التُّهَمَةِ يَا رَحِيْمًا بِعِبَادِِ الْمُؤْمِنِيْنَ

Allaahumma ghasysyinii fiihi birrahmati warzuqnii fiihit tawfiiqa wal ‘ismata wa thahhir qalbii min ghayaahibit tuhmati yaa rahiiman bi’ibaadihil mukminiin.

Artinya:

“Ya Allah, lingkupilah aku di bulan ini dengan rahmat-Mu, anugrahilah aku taufik dan penjagaan-Mu. Sucikanlah hatiku dari benih-benih fitnah (kebencian), wahai yang Maha Pengasih terhadap hamba-Nya yang beriman.”

Rasulullah SAW membaca doa akhir Ramadhan ini tepat di tanggal 29. Di mana, isi permohonannya ingin Allah SWT memberikan Rahmat serta mensucikan diri manusia ini sebelum memasuki hari raya Idul Fitri.

8. Doa Hari ke 28 Bulan Ramadhan

Selanjutnya, Rasulullah di tanggal 28 Ramadhan juga membacakan doa khusus dengan permohonan agar Allah SWT mengabulkan setiap doa-doa yang dipanjatkan.

اَللَّهُمَّ وَقُرْحَفِّيْ فِيْهِ مِنَ النَّوَافِلَ وَأَكْرِمْنِي فِيْهِ بِاحْضَارِ الْمَسَائِلِ وَقَرَّبَ فِيْهِ وَسِيْلَتِي إِلَيْكَ مِنْ بَيْنِ الْوَسَائِلِ يَا مَنْ لَا يَشْغَلُهُ الْحَاحُ الْمُلِحِينَ.

Allahumma waqqir hazzii fihi min an-nawafila wa akrimnii fiihi bi ihdaari al-masaaila wa qarraba fiihi wasiilatii ilaika min baini al-wasaa’ili ya man laa yasyghulhu ilhaahu al-mulhiin.

Artinya:

“Ya Allah, penuhkanlah hidupku dengan amalan-amalan sunnah, dan muliakanlah Aku dengan terkabulnya semua permintaan. 

Dekatkanlah perantaraan ku kepada-Mu di antara semua perantara, wahai yang tidak tersibukkan oleh permintaan orang-orang yang meminta.”

Amalan di Akhir Ramadhan, Sebaiknya Tidak Ditinggalkan

Puasa Ramadhan merupakan salah satu ibadah wajib yang tidak boleh ditinggalkan oleh seorang Muslim. Namun, dibalik ibadah wajib ini, kita juga bisa mengikuti sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Di mana, ketika kita melaksanakannya akan membawa kebaikan dan meningkatkan amalan ibadah, tetapi jika tidak dilakukan pun sebenarnya tidak menambah dosa-dosa. 

Berikut beberapa amalan di akhir Ramadhan yang bisa kita lakukan, antara lain:

1. Kembali ke Masjid

Fokus pada ibadah di saat detik-detik penutupan Ramadhan merupakan amalan mulia yang sebaiknya tidak ditinggalkan. Apabila tidak bisa bermuhasabah di dalam masjid untuk waktu yang lama, minimal melaksanakan sholat berjamaah di masjid.

Terutama bagi kaum laki-laki yang memang wajib untuk sholat berjamaah di masjid. Apalagi jika ditambah I’tikaaf di dalam masjid.

Abu Sa’id Al-Khudri bahkan meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW melakukan I’tikaf di masjid sejak awal, pertengahan, dan paling sering 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Meskipun ibadah ini seringkali dianggap berat oleh kebanyakan muslim.

2. Qiyamul Ramadhan

Sering bolong saat sholat tarawih? Sebaiknya jangan lakukan itu jika sudah mendekati akhir bulan Ramadhan. Karena sholat ini sangat penting dilakukan. Apabila tidak sempat berjamaah, kita bisa melaksanakannya sendiri di rumah.

3. Memohon Ampun kepada Allah SWT

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang suci dan penuh rahmat. Allah SWT sendiri berjanji bahwa di bulan Ramadhan ini seluruh pintu ampunan akan dibuka untuk hambanya.

Hal ini membuat bulan Ramadhan merupakan kesempatan emas bagi seorang Muslim untuk kembali ke fitrah.

4. Menyediakan Makanan Berbuka untuk Orang Membutuhkan

Berbagi dalam keadaan apapun memang selalu Nabi Muhammad SAW ajarkan kepada umatnya. Mengingat bulan Ramadhan seluruh amal ibadah akan dilipatgandakan, maka sebaiknya jangan tinggalkan amalan berbagi ini, ya.

Kita bisa membagikan makanan berbuka untuk orang membutuhkan. Baik tetangga, anak yatim, maupun seseorang yang tidak sengaja kita temui di jalan. Tanpa kita sadari, hal tersebut justru meluaskan pintu rezeki kepada kita.

Pernyataan tersebut sesuai hadits yang diriwayatkan oleh Shahih Nasa’I dan Tirmidzi.

“Hal ini juga perlu dibiasakan, agar setelah selesai bulan Ramadhan, hal ini tidak hilang begitu saja. 

“Barang siapa yang memberikan makanan berbuka kepada orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa itu”

Nah, itulah beberapa contoh doa akhir Ramadhan yang dapat kita terapkan beserta amalan dari contoh Rasulullah SAW. Jangan lupa untuk terus berbuat baik, dan semoga kita masih dipertemukan lagi pada Ramadhan berikutnya.

Share:

Reskia pernah menjabat sebagai Sekretaris Divisi Media Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) Sumbagsel tahun 2020. Ia senang berbagi pengetahuan yang ia peroleh. Because sharing is caring.

Leave a Comment