Category: Desain

  • Pengertian Gambar Ilustrasi: Fungsi, Jenis, dan Langkah Membuatnya

    Pengertian Gambar Ilustrasi: Fungsi, Jenis, dan Langkah Membuatnya

    Salah satu jenis karya seni yang banyak orang sukai adalah gambar ilustrasi. Bahkan, tidak jarang orang lebih memilih jenis gambar ini untuk menyampaikan pendapat dan perasaan mereka daripada sebuah tulisan. 

    Oleh sebab itu, pada artikel berikut kami akan menguraikan pengertian, fungsi, jenis dan contohnya, serta langkah-langkah pembuatannya. Baca sampai habis, ya!

    Pengertian Gambar Ilustrasi

    Kata “ilustrasi” merupakan istilah dalam bahasa Latin “ilustrare” yang maknanya memberikan penjelasan tentang sesuatu. Sehingga, gambar ilustrasi adalah karya dua dimensi yang dapat membuat seseorang memahami suatu hal melalui visualisasi karya.

    Lebih lengkapnya, tujuan dari pembuatan karya ilustrasi adalah untuk menerangkan sebuah kejadian secara visual. Visualisasi karya yang dimaksud berupa gambar, fotografi, lukisan, atau teknik artistik lainnya yang  berhubungan dengan subjek dan teks tertentu.

    Fungsi Gambar Ilustrasi

    Umumnya, karya ilustrasi memiliki beberapa fungsi penting dalam berbagai konteks, baik itu dalam bidang desain hingga bahkan publikasi. Berikut adalah beberapa fungsinya:

    1. Memberikan Gambaran Singkat

    Sebuah gambar ilustrasi bisa memberikan gambaran singkat tentang suatu cerita. Untuk itulah, gambar ini juga sering digunakan sebagai cover berita atau cerita. 

    2. Nilai Tambah Untuk Memperindah Cerita

    Mungkin Anda pernah menemukan atau membaca buku cerita tentang suatu kejadian yang memiliki sebuah gambar, entah itu di tengah atau di awal cerita. Nah, inilah fungsi dari ilustrasi yaitu untuk memperjelas, memperkuat, dan memperindah suatu cerita. 

    3. Menarik Perhatian Pembaca

    Berhubung fungsi dari ilustrasi adalah untuk menggambarkan isi dari cerita, biasanya ilustrasi akan terletak di cover buku atau awal isi buku. Gambar itulah yang akan pertama kali dilihat oleh pembaca. 

    Oleh sebab itu, penulis buku umumnya juga akan membuat ilustrasi dengan resolusi dan gambar terbaik agar bisa menarik pembaca. Jika gambar tersebut menarik, maka kemungkinan besar pembaca akan memutuskan untuk membaca isi dari cerita secara keseluruhan.

    4. Memudahkan Untuk Memahami Sesuatu

    Jika membeli suatu barang, terkadang ada buku petunjuk dengan ilustrasi pemakaian atau penggunaan barang tersebut. Sebagai contoh adalah petunjuk memasak mie instan. 

    Saat Anda membeli mie instan, Anda pasti akan menemukan cara memasak mie instan di belakang kemasan. Kebanyakan petunjuk tersebut akan dilengkapi dengan gambar langkah memasak mie di atasnya. 

    Melalui gambar tersebut, tentunya Anda akan lebih mudah dalam memahami maksud dari proses memasak mie tersebut. Nah, inilah fungsi dari gambar ilustrasi yaitu untuk memudahkan dalam memahami sesuatu. 

    5. Sarana Ekspresi Suatu Kejadian

    Fungsi dari ilustrasi selanjutnya yaitu sebagai sarana ekspresi perasaan atau kejadian tertentu. Perasaan yang dimaksud bisa berupa kekecewaan, sedih, marah, hingga bahagia tentang suatu hal.  Contohnya, kekecewaan kepada koruptor dengan membuat ilustrasi tikus yang memakan uang. 

    Jenis Gambar Ilustrasi dan Contohnya

    Berikut adalah beberapa jenis gambar ilustrasi beserta contohnya yang mungkin akan Anda temui di sekitar:

    1. Kartun

    Pexels

    Jenis ilustrasi yang pertama adalah kartun. Umumnya, kartun akan disajikan dalam bentuk gambar-gambar lucu dan menarik. Sehingga, kebanyakan ilustrasi kartun ditujukan untuk anak-anak lantaran bersifat hiburan dan lucu.

    Walau begitu, kartun tidak hanya tentang hiburan, tetapi juga syarat akan makna. Banyak para pencipta kartun yang menyampaikan sebuah pesan dari kartun yang mereka buat. 

    2. Karikatur

    Pexels

    Kata karikatur berasal dari bahasa Italia “caricare” yang memiliki makna sebuah penggambaran akan suatu hal pasti. Gambar ilustrasi ini biasanya dibuat untuk menonjolkan kelebihan dari objek yang seniman buat. 

    Karikatur dibuat untuk hiburan sehingga biasanya bersifat lucu dan unik. Namun, tidak jarang juga karikatur dibuat sebagai sindiran atau kritikan terhadap penguasa.   

    3. Komik

    Pexels

    Jenis ilustrasi selanjutnya adalah komik. Singkatnya, komik merupakan kombinasi antara gambar dan teks yang biasanya memuat informasi tertentu. 

    Selain itu, ilustrasi yang ada pada komik juga biasanya lebih detail karena berisi satu cerita secara keseluruhan yang menggambarkan kegiatan dari tokoh yang penulis ceritakan. 

    Setiap adegan yang ada dalam komik akan penulis ceritakan dengan terstruktur sehingga pembaca mengerti apa yang penulis sedang coba sampaikan. Ilustrasi komik relatif menarik karena pembaca akan diajak menyelami isi cerita melalui gambar pada setiap lembaran komik. 

    4. Karya Sastra

    Pexels

    Jenis gambar ilustrasi yang terakhir adalah karya sastra. Umumnya, karya sastra berguna untuk mempertegas makna dari suatu cerita, puisi, hingga bahkan karya sajak. 

    Oleh karena itu, ilustrasi pada karya sastra juga sering dikatakan hanya sebagai media pelengkap agar pembaca lebih tertarik untuk membaca cerita tersebut. Selain itu, adanya gambar ini juga bisa membuat pembaca merasakan isi dari cerita yang penulis buat. 

    Nantinya, para pembaca bisa membayangkan setiap kejadian yang penulis buat dengan baik. 

    Langkah-langkah Membuat Gambar Ilustrasi 

    Jika Anda ingin membuat gambar ilustrasi, ikuti beberapa langkah membuatnya pada penjelasan berikut ini.

    1. Siapkan Alat dan Bahan

    Langkah pertama dalam membuat ilustrasi adalah menyiapkan alat dan gambar. Alat dan bahan ini tergantung dari teknik apa yang akan Anda gunakan dalam menggambar. 

    Jika Anda menggambar secara manual, maka tentunya Anda memerlukan alat tulis agar hasil gambar tersebut menarik. Mulai dari pensil warna, kertas atau buku gambar, cat air, kanvas, kuas, dan lain-lain.

    Namun, jika Anda menggambar secara digital, maka Anda memerlukan perangkat khusus mendesain dan aplikasi desain. Seperti aplikasi pen tablet atau drawing tablet, Adobe Illustrator, Adobe InDesign, CorelDraw, dan lain sebagainya.

    2. Menentukan Tema Gambar Ilustrasi

    Tahap berikutnya yaitu menentukan tema gambar. Tema ini bisa Anda sesuaikan dengan cerita atau peristiwa yang akan Anda ilustrasikan. 

    Selain itu, dalam menentukan tema ini, target pembaca perlu Anda perhatikan. Misalnya, jika Anda ingin membuat gambar ilustrasi tentang cerita anak, maka sebaiknya buat gambarnya sederhana saja agar mudah dipahami oleh anak-anak. 

    Alih-alih membuat gambar rumit yang tidak bisa pembaca pahami dengan mudah. Sebaiknya Anda membuat gambar sederhana, namun tetap menarik untuk dipandang dan pembaca paham apa pesan yang Anda sampaikan. 

    3. Menentukan Jenis Gambar Ilustrasi

    Tahap selanjutnya yaitu menentukan jenis gambar ilustrasi yang akan Anda buat. Seperti yang sudah kami paparkan sebelumnya bahwa gambar ini memiliki empat jenis, yaitu komik, kartun, karikatur, dan ilustrasi karya sastra. 

    Adapun dalam pemilihan jenis gambar ini sebaiknya Anda sesuaikan dengan cerita yang akan Anda ilustrasikan. Jika Anda akan membuat ilustrasi untuk cerita yang panjang dan keseluruhan, maka komik adalah pilihannya. 

    Selanjutnya, jika Anda sudah menemukan cerita yang tepat, dalam proses pembuatan ilustrasi ini sebaiknya Anda menandai bagian-bagian dari cerita. Misalnya ada teks tentang mobil, makan Anda bisa membuat gambar mobil pada atas teks untuk memperjelas teks tersebut. 

    4. Menentukan Irama dan Komposisi Objek Gambar

    Jika Anda sudah menentukan gambar apa yang akan dibuat, maka langkah selanjutnya adalah menentukan irama, komposisi, proporsi, keseimbangan, serta kesatuan pada objek gambar yang akan Anda buat. Hal ini penting agar maksud dari ilustrasi tersebut bisa tersampaikan kepada pembaca. 

    5. Membuat Sketsa 

    Sketsa dalam membuat sebuah gambar ilustrasi penting karena bisa menentukan hasil akhir dari gambar yang Anda buat. Sketsa yang baik akan mempermudah Anda dalam menggambar secara keseluruhan dari karya tersebut.

    Dalam hal ini, Anda disarankan untuk hanya membuat satu sketsa. Anda bisa membuat beberapa sketsa sebagai pilihan untuk menentukan sketsa terbaik, sehingga bisa menghasilkan gambar karikatur yang berkualitas. 

    6. Menggambar dan Memberi Warna

    Jika sketsa tersebut sudah jadi, selanjutnya bisa langsung menggambar keseluruhan dari ilustrasi tersebut. Tahap ini juga bisa dikatakan sebagai langkah menyempurnakan gambar yang Anda buat. 

    Dalam hal ini, Anda bisa menambahkan hingga menyederhanakan gambar sketsa yang sebelumnya telah Anda buat. Selain itu, Anda juga menambahkan beberapa warna agar gambar tersebut bisa tampil lebih menarik. 

    Sebaiknya, Anda benar-benar memperhatikan warna yang Anda pilih. Pilihlah warna yang cocok dengan cerita yang Anda buat sesuai dengan aslinya. Karena jika tidak, maka akan membuat gambar Anda terlihat aneh dan kurang menarik.  

    Sudah Tahu Apa Itu Gambar Ilustrasi?

    Pada intinya, gambar ilustrasi bisa Anda gunakan untuk berbagai hal, salah satunya yaitu dalam marketing sebuah buku. Buku dengan ilustrasi yang baik biasanya akan lebih banyak diminati oleh pembaca. Untuk itulah, sebaiknya Anda membuat gambar dengan sebaik-baiknya agar pembaca tertarik untuk membeli karya Anda. 

  • Pengertian Audio Visual: Manfaat serta Contohnya dalam Pembelajaran

    Pengertian Audio Visual: Manfaat serta Contohnya dalam Pembelajaran

    Teknologi bisa kita anggap sudah menjadi kebutuhan primer di era modern ini. Segala aktivitas manusia sudah mengandalkan teknologi demi kerja yang efektif dan efisien. Salah satu contoh teknologi yang sering dimanfaatkan adalah media audio visual.

    Media ini termasuk teknologi yang berguna di berbagai bidang. Contohnya saja, saat ini sudah banyak dimanfaatkan di instansi pendidikan, instansi pemerintahan, hingga perusahaan.

    Apa Itu Audio Visual?

    Secara definisi, audio visual adalah suatu media yang memanfaatkan unsur suara (audio) dan visual (gambar) yang bergerak ataupun tidak bergerak. Media ini bertujuan utama untuk menyampaikan ide, gagasan, informasi, dan pengetahuan kepada audiens.

    Kombinasi antara unsur suara dan gambar yang ada di media ini dikemas dalam berbagai bentuk yang nantinya dimanfaatkan oleh berbagai bidang untuk berbagai keperluan.

    Misalnya saja dalam bentuk video. Kamu dapat menemukan penerapan ini dengan mudah di industri hiburan. Film, iklan, ataupun video di internet adalah contoh nyata yang bisa kamu temukan.

    Presentasi juga merupakan contoh dari penerapan media ini. Penggunaan presentasi tidak hanya ada di instansi pemerintahan atau perkantoran saja. Tetapi, sekolah dan perguruan tinggi juga memanfaatkannya untuk kegiatan belajar mengajar

    Setelah membahas bersama bidang apa saja yang memanfaatkan media ini, kita bisa menyimpulkan jika media ini hampir tidak bisa lepas dari aktivitas sehari-hari. Saat menonton TV, berselancar di media sosial, ataupun kegiatan belajar mengajar.

    Manfaat Audio Visual

    Berikut adalah beberapa manfaat audio visual dalam proses pembelajaran:

    1. Meningkatkan Motivasi Belajar

    Motivasi yang baik adalah awal dari proses belajar yang baik. Inilah manfaat pertama yang bisa siswa peroleh dari pemanfaatan media ini dalam kegiatan belajar mengajar.

    Adanya tampilan visual yang bersamaan dengan audio, akan memberikan pengalaman belajar yang berbeda pada siswa.

    Pendekatan ini dianggap mampu membantu siswa mengaitkan materi pelajaran dengan dunia nyata. Karena proses belajar mengajar tidak hanya semata-mata dalam bentuk komunikasi verbal dari guru. Namun, juga ada gambarnya. Sehingga, ini akan mendorong kemauan siswa untuk belajar dengan antusias.

    2. Menghilangkan Kebosanan dalam Proses Belajar

    Bosan dan tidak antusias adalah momok yang harus dicegah dalam proses belajar. Jika siswa sudah merasa bosan dan tidak antusias, maka siswa akan kesulitan dalam menjaga fokus saat belajar.

    Selain itu, siswa juga akan merasa jika proses belajar adalah hal yang menjenuhkan. Kalau sudah seperti ini, guru pun juga akan merasa kesulitan saat mengajar.

    Adanya media audio visual dalam proses belajar mengajar bisa menjadi solusi atas masalah ini. Media ini bisa menjadi sarana belajar mengajar yang menyenangkan, karena bisa disajikan dengan sangat variatif. Tinggal sekarang bagaimana pihak guru mampu memaksimalkannya dengan sajian yang menarik dan kreatif.

    3. Mempermudah Proses Belajar Siswa

    Tidak hanya dari segi psikologis seperti menghilangkan rasa bosan ataupun memancing antusias, media ini juga bisa membantu siswa dalam memahami materi yang diberikan oleh guru.

    Tiap siswa itu unik dan punya kecepatan dalam memahami materi yang berbeda-beda. Media yang disajikan dengan gambar dan suara akan menguntungkan bagi siswa yang kecepatan memahami materinya lebih lambat.

    Keuntungan ini jelas akan diperoleh baik saat belajar di kelas ataupun saat belajar di rumah.

    Misalnya, tentu saja kita akan mengalami kesulitan saat membagi fokus untuk mendengar, membaca, dan mencatat sekaligus. Hal ini juga dirasakan oleh siswa. Pemanfaatan media gambar dan suara ini akan membantu siswa untuk lebih fokus mencatat penjelasan verbal dari guru. 

    Materi yang disajikan dengan media ini bisa muncul dalam wujud video ataupun presentasi. Lalu, guru bisa membagikan materinya untuk siswa pelajari di rumah.

    Saat belajar di rumah, siswa dapat membaca dan menonton ulang materi yang sudah mereka dapatkan guru. Proses belajar di rumah ini bisa siswa kombinasikan dengan membaca buku, mencari materi dari internet, dan melengkapi catatan.

    Sehingga, kualitas dan efektivitas belajar siswa makin meningkat. Tentu ini akan membantu siswa untuk mencapai prestasi terbaik di sekolah.

    4. Mempermudah Guru dalam Mengajar

    Para guru seringkali mengeluhkan keterbatasan mereka dalam proses mengajar. Hal ini tidak bisa dihindari, jika metode mengajar yang digunakan masih terbilang konvensional.

    Metode mengajar konvensional masih memiliki kekurangan, yaitu bisa menghadirkan hambatan bagi guru dalam proses mengajar siswa. Ini terjadi karena masing-masing siswa punya kemampuan dalam memahami pelajaran yang berbeda-beda. Ada siswa yang cepat paham, ada yang lebih lambat.

    Nah, media ini bisa membantu guru dalam proses mengajar di kelas, karena guru dapat menciptakan suasana yang lebih interaktif di kelas.

    Guru hanya perlu menjelaskan poin utama dari materi tanpa harus menjelaskannya panjang lebar. Karena, materi secara detail bisa guru sajikan di presentasi.

    Hal ini pastinya akan menghemat waktu dan tenaga guru dalam mengajar. Waktu yang ada untuk mengajar, bisa guru manfaatkan secara lebih efektif dan guru bisa menyimpan tenaga untuk mengajar di kelas-kelas berikutnya. 

    Selain itu, guru juga bisa lebih mudah menciptakan komunikasi dua arah ke para siswa.  Misalnya, seperti tanya jawab ataupun memberikan kesempatan pada siswa dalam menyampaikan pendapatnya terkait materi.

    Jadi, di sini guru bisa lebih memahami karakteristik dan kemampuan belajar dari masing-masing siswanya. Ini secara tidak langsung juga akan meningkatkan produktivitas dan kualitas guru dalam mengajar.

    Contoh Penerapan Audio Visual dalam Pembelajaran

    Setelah kita membahas manfaat yang bisa siswa dan guru rasakan dari media audio visual, berikut adalah beberapa contoh riil penerapan media ini dalam pembelajaran:

    1. Presentasi

    Ayoguruberbagi

    Presentasi di sini adalah alat yang terdiri atas tulisan dan gambar atau grafik. Manfaat presentasi adalah untuk memudahkan siswa dalam memahami materi.

    Pembuatan presentasi tidak terbatas hanya tulisan dan gambar statis. Guru bisa membuat presentasi yang menarik dengan memanfaatkan efek animasi ataupun menambahkan rekaman suara yang mendukung proses mengajar.

    2. Video Edukatif

    Dinas Koperasi NTB

    Sesuai namanya, video edukatif merupakan alat bantu yang tersusun atas gambar bergerak dan suara. Biasanya, guru juga menggunakan media video edukasi dalam proses mengajarnya.

    Video edukasi bertujuan untuk menjelaskan materi pelajaran yang sekiranya lebih mudah siswa pahami, jika ada ilustrasi bergeraknya. Misalnya, materi tentang metabolisme (biologi), teori fisika, ataupun ilustrasi sejarah. 

    3. Quiz

    Projects

    Penerapan media ini juga bisa guru terapkan dalam melaksanakan quiz di kelas. Quiz tidak hanya sebatas soal dalam bentuk tulisan, tapi juga bisa memanfaatkan gambar, video, dan suara.

    Contohnya, guru bisa menggunakan beberapa aspek suara dan gambar saat quiz listening Bahasa Inggris atau menggunakan video untuk pertanyaan spesies tertentu di mata pelajaran biologi.

    Kamu Tertarik Menggunakan Media Audio Visual?

    Nah, itu dia manfaat dan penerapan audio visual dalam proses pembelajaran. Kita bisa memahami kalau media ini memberikan manfaat yang besar bagi kualitas proses belajar mengajar di sekolah. Karena mampu menarik minat belajar siswa, mempermudah proses mengajar guru, dan mempercepat proses pemahaman.

  • 15 Contoh Desain Rumah Jepang Minimalis, Plus Konsepnya, Bisa Ditiru!

    15 Contoh Desain Rumah Jepang Minimalis, Plus Konsepnya, Bisa Ditiru!

    Selain Scandinavian, belakangan ini desain rumah Jepang juga sedang marak dan menjadi tren home decor di Indonesia. Arsitekturnya yang minimalis dan elegan dengan penggunaan palet warna alami, memancarkan keseimbangan dan kesederhanaan yang harmoni saat siapapun melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah.

    15 Contoh Desain Rumah Jepang yang Bisa Kamu Tiru

    Nah, kalau kamu juga berniat merenovasi rumah kamu menjadi gaya unik ala Japandi, berikut ini beberapa inspirasi desain rumah ala Jepang yang bisa kamu jadikan referensi:

    1. Konsep Minimalis untuk Keluarga

    Arch Daily

    Karakteristik dari desain rumah Jepang ini cocok untuk keluarga kecil yang memiliki 1 atau 2 orang anak. Pada contoh di atas, bisa kamu lihat bahwa arsitekturnya begitu minimalis, sama halnya dengan ciri khas hunian Jepang, “semakin minimalis, semakin baik”. 

    Jadi, pada bagian eksteriornya tidak mengandung corak atau motif apa pun, namun justru membuat rumah tampak simpel dan elegan. Desainnya yang minimalis dan fleksibel inilah yang memungkinkan penyesuaian seiring berjalannya waktu. Dengan mengusung konsep ini, rumah kamu bisa terus relevan selama bertahun-tahun.

    2. Konsep Modern Minimalis

    Arch Daily

    Desain hunian ini dirancang untuk membangkitkan citra rumah tradisional Jepang yang menjadi daya tarik lokasi sekaligus mewujudkan konfigurasi modern. Konfigurasi dinamis, yang bisa kamu lihat dari volume atap pelana yang tumpang tindih dengan volume atap gudang, secara langsung membentuk profil ruang internal. 

    Penggunaan jendela yang besar dan bukaan langit dengan skylight membuat bagian dalam rumah tetap terisi dengan cahaya alami.  Selain itu, ceiling yang tinggi juga memungkinkan ruangan di setiap rumah tetap terasa sejuk, meskipun menghadapi musim kemarau.

    3. Desain Rumah Jepang dengan Halaman Tengah

    Home Edit

    Jika kebetulan rumah kamu dibangun di atas kavling yang lumayan luas, coba pertimbangkan untuk menambahkan halaman tengah. Halaman tengah atau taman dalam (roji) merupakan salah satu elemen penting dalam arsitektur rumah Jepang. 

    Dalam filosofi Jepang, halaman tengah dianggap sebagai jantung rumah yang menghubungkan berbagai ruang di sekitarnya. Hal ini menciptakan keseimbangan dan harmoni antara ruang dalam dan luar rumah. Kamu bisa menambahkan elemen alami seperti bebatuan, pohon-pohon kecil, tanaman hias, atau bahkan bonsai. 

    4. Rumah Jepang dengan Atap Lebar

    Home Edit

    Buat kamu yang mencari desain rumah Jepang yang bergaya unik, mungkin contoh desain di atas bisa kamu pertimbangkan. Rumah ini memiliki atap yang lebar dan menjorok menaungi ruang tamu dan area taman outdoor. 

    Bisa kamu lihat, bahwa atapnya memanjang hingga batas jalan setapak yang ada di taman. Atap yang meluas dan memanjang ini juga bertujuan untuk memberikan kesan menyatu, antara ruang dalam dan ruang luar.

    5. Desain Rumah Jepang Private

    Rethinking the Future

    Buat kamu yang menginginkan rumah ala Jepang, tapi mengedepankan privasi, coba pertimbangkan desain ini, terutama jika kamu tinggal di wilayah yang padat. Rumah ini dirancang menjadi tiga kotak dengan rongga di antara keduanya yang difungsikan sebagai area sirkulasi dan pencahayaan. 

    6. Perpaduan Konsep Modern Tradisional

    In Design Live

    Desain rumah Jepang yang rapi ini menggunakan perpaduan konsep modern dan tradisional. Bisa kamu lihat pada contoh gambar di atas, fasad depan rumahnya menggunakan beton industrialis, tapi dikombinasikan dengan layar pintu shoji tradisional ala Jepang. 

    Pintu shoji adalah sejenis pintu geser yang terbuat dari kayu yang dilapisi dengan lembaran tipis kertas shoji. Dan seperti yang kamu tahu, bahwa pintu shoji merupakan salah satu aspek desain paling ikonik dari rumah Jepang. 

    7. Konsep Rumah Jepang Tahan Hujan

    Home Edit

    Desain rumah Jepang ini cocok untuk kamu yang tinggal di wilayah dengan curah hujan yang tinggi. Itu bisa dilihat dari bentuk atapnya yang curam, sehingga memungkinkan air hujan langsung mengalir ke bawah. 

    Meskipun begitu, sisi rumah lainnya tetap bisa menangkap sinar matahari alami melalui penggunaan jendela besar dan saling terhubung.

    8. Rumah Jepang Berelemen Kayu

    Arch Daily

    Hunian ala Jepang ini terbuat dari elemen kayu dan terdiri dari satu lantai, cocok untuk keluarga beranggotakan empat orang. Desain rumah ala Jepang ini cocok bagi kamu yang menginginkan hunian yang tak akan lekang oleh waktu. 

    Seperti contoh di atas, kamu bisa meletakkan sebuah halaman atau taman kecil di tengah, tepat di depan gerbang masuk untuk memastikan pencahayaan dan ventilasi yang cukup. Sementara itu, semua kamar dirancang menghadap ke halaman, sehingga menampilkan kesan ruang terbuka, begitu membuka mata di pagi hari.  

    9. Konsep Rumah Jepang Back to Nature

    Arch Daily

    Bagi kamu yang suka dengan hal-hal berbau alam, rumah bergaya Jepang yang satu ini mungkin cocok untuk kamu. Rumah ini sengaja dirancang memiliki tiga taman, yakni taman outdoor, taman utama, dan taman sekunder. 

    Karena terletak di dalam rumah alias indoor, taman utama dan sekunder bisa dilihat dari berbagai sudut ruangan di dalam rumah. Rumah ini dirancang untuk merangkul alam. 

    Bayangkan saja harimu yang dimulai di saat kamu bangun dengan sinar matahari yang menembus pepohonan di taman sekunder. Adapun ruang tamu outdoor tertutup pergola kaca yang bersebelahan dengan taman utama, menjadi tempat yang sempurna bagi kamu untuk bersantai sambil menikmati keindahan taman. 

    10. Rumah Ramping Bergaya Jepang

    Home Edit

    Siapa bilang tidak bisa merenovasi rumah ala Jepang di lahan sempit? Kalau kamu mengalami keresahan yang sama, coba pertimbangkan desain rumah Jepang ini. Minimalis namun berani, rumah ini dibangun dengan memanfaatkan sebidang tanah sempit.

    Rumah modern Jepang ini menampilkan volume berbentuk kotak dengan tata letak tiga modul yang dinamis. Fasad depan rumah yang tertutup, memberikan privasi, dengan penempatan jendela yang dilakukan dengan hati-hati. 

    Struktur beton yang sempit mencakup pintu masuk utama, balok yang menjorok, dan bagian kedua di bagian belakang yang dilapisi logam bergelombang. Karena terbuat dari beton dan logam, hunian ini memiliki palet warna gelap di bagian luarnya. 

    Akan tetapi, pada ruang tamunya, palet warna yang digunakan adalah dinding putih cerah dan permukaan beton bertekstur serta furniture dan lantai kayu berwarna coklat tua.

    11. Konsep Kontras dengan Alam

    Arch Daily

    Jika kamu suka dengan palet warna terracota atau merah bata, kamu bisa mengaplikasikan desain rumah Jepang ini. Ciri paling khas dari bangunan ini adalah warna merah tua yang digunakan untuk dinding luar. Ini adalah pigmen tahan cuaca yang telah lama digunakan sebagai cat rumah Jepang.

    Dinding eksterior berwarna coklat kemerahan kemudian dipadukan dengan atap perak dan atap yang terbuat dari lembaran baja galvalume. Untuk menambah kesan alami, kamu bisa menanam beberapa tanaman hijau dan pohon.

    12. Rumah Jepang Lantai 3

    Arch Daily

    Hunian ala Jepang ini dibangun tiga lantai, bertujuan supaya penggunaan lahan yang efisien. Lantai satu terdiri dari ruang tamu, kamar anak-anak, dan ruang keluarga yang terhubung dengan teras di lantai dua. 

    Di lantai dua dan tiga, terdapat ruang makan, teras, dan ruang observasi. Uniknya, semua level di rumah ini terhubung satu sama lain melalui atap yang dibuat tumpang tindih, sehingga memungkinkan aliran cahaya dan udara mengalir masuk.

    13. Konsep Rumah yang Fleksibel

    Dezeen

    Desain rumah Jepang ini menampilkan konstruksi kayu untuk menciptakan nuansa rumah yang lebih homey, hidup, dan serbaguna. Rumah ini juga sengaja dirancang dengan menyediakan berbagai ruang fleksibel yang memungkinkan penghuninya untuk bekerja (WFH) sekalian bersosialisasi di rumah.

    Dari contoh gambarnya, bisa kamu lihat bahwa rumah ini terdiri dari tiga volume yang saling berhubungan, yang dibedakan secara eksternal dan internal dengan ketinggian atap yang berbeda. 

    Adapun ruang tamunya dibuat semi-outdoor melalui penggunaan jendela kaca besar dan diposisikan di sebelah kanan pintu masuk di bagian rumah dengan atap tertinggi.

    14. Konsep Rustic ala Jepang

    Trend Hunter

    Rumah bergaya Jepang modern ini menampilkan kesan eklektik dan kasual dengan perpaduan yang seimbang. Nuansa kontemporer, edgy, dan chic melekat pada eksterior hunian ini. 

    Desainnya dibuat sedemikian rupa, agar terkesan kokoh, tapi tetap lembut dengan beberapa bagian rumah terbuat dari blok-blok kayu pilihan. Sementara itu, di bagian dinding lainnya dilengkapi beberapa fitur yang futuristik, sehingga menciptakan perpaduan harmonis antara konsep modern dan rustic.

    15. Konsep Clean dan Minimalis

    Last Sessio

    Bagi kamu yang menyukai kesederhanaan, desain rumah Jepang ini mungkin bisa jadi pilihan. Tidak terlalu mewah dan boros, sangat nyaman sebagai tempat untuk pulang setelah mengalami hari yang berat di luar. Desainnya begitu simpel dengan elemen dekorasi yang seperlunya saja.

    Selain itu, tone warna yang dipilih juga earth tone, yaitu putih dengan sedikit sentuhan coklat muda. Rumah ini sangat cocok bagi kamu yang lebih suka tinggal di rumah yang bersih, hangat, lapang, namun tetap nyaman.

    Desain Rumah Jepang Mana yang Jadi Favoritmu?

    Demikianlah beberapa desain rumah Jepang yang bisa kamu tiru saat hendak merenovasi rumah. Semoga membantu!