Category: Umum

  • Kuliah Administrasi Publik: Ruang Lingkup & Prospek Kerjanya

    Kuliah Administrasi Publik: Ruang Lingkup & Prospek Kerjanya

    Dalam ruang lingkup pendidikan, ada banyak sekali bidang pembelajaran yang dapat dipilih. Khususnya pada tingkat perkuliahan yang menyediakan berbagai jenis jurusan. Nah, salah satu jurusan kuliah yang menarik untuk dibahas adalah administrasi publik. Lantas, apakah jurusan tersebut memiliki prospek yang bagus?

    Pengertian Jurusan Administrasi Publik

    Seperti namanya, jurusan ini akan mempelajari sistem pengelolaan administrasi dengan lebih spesifik. Salah satunya berkaitan dengan administrasi negara dan unsur-unsur yang ada di dalamnya. Jadi, mahasiswa akan berfokus pada aspek perencanaan, pengendalian, dan organisasi untuk mencapai tujuannya.

    Tidak sama seperti ilmu manajemen yang berfokus pada pengelolaan organisasi. Jurusan administrasi ini justru mempelajari perilaku birokrasi, tata laksana pemerintahan, manajemen sumber daya manusia, dan implementasi pemerintah dalam kebijakannya. Misalnya seperti lembaga legislatif, yudikatif, dan eksekutif.

    Jurusan ini akan lebih menekankan peraturan dan kebijakan yang memiliki hubungan erat dengan publik. Serta akan berfokus pada tujuan negara, pembangunan, dan etika penyelenggaraannya. Dengan mempelajari ilmu ini, mahasiswa dapat berpotensi untuk mengelola dan mengatur organisasi publik.

    Sebagai contoh, misalnya seperti kepemimpinan, manajemen sumber daya manusia, sistem pemerintah daerah, manajemen kinerja, opini, kebijakan publik, dan administrasi keuangan. Melalui jurusan ini, mahasiswa akan memiliki kemampuan etika, dan pengetahuan yang berkaitan dengan administrasi negara.

    Bagi Anda yang menyukai hal-hal tentang tata kelola negara, mungkin jurusan administrasi publik ini cocok untuk Anda pilih. Apalagi jika Anda memiliki keinginan untuk bekerja di ruang lingkup pemerintahan. Misalnya seperti menjadi anggota legislatif dan aparat pemerintahan lainnya.

    Bukan hanya itu saja, jurusan ini akan membantumu untuk menjadi teliti secara tinggi. Hal tersebut terjadi karena semasa perkuliahan, jurusan ini akan sering membahas tentang pendataan dan administrasi. Berkuliah di program studi seperti ini juga mampu membangun jiwa sosialisasi yang baik.

    Ruang Lingkup

    Jurusan administrasi publik memiliki ruang lingkup yang meliputi berbagai kebijakan, kajian, teori, dan konsepsi. Di mana ruang lingkupnya akan lebih fokus pada ilmu administrasi umum. Berikut adalah beberapa ruang lingkupnya menurut ahli:

    1. Henry

    Dalam Pasolong, 2019, hlm. 22, Henry menyatakan ruang lingkup jurusan ini dapat dilihat dari pembahasan topiknya. Selain membahas tentang perkembangan administrasi, ada juga beberapa pembahasan lainnya, antara lain sebagai berikut:

    • Organisasi publik: Pada bidang ini, mahasiswa dituntut untuk memahami prinsip-prinsip yang berkaitan dengan variasi model organisasi dan perilaku birokrasinya.
    • Manajemen publik: Berisi tentang sistem dan ilmu manajemen dalam negara. Selain itu, bidang ini juga membahas tentang evaluasi program, anggaran publik, produktivitas pemerintah, dan manajemen sumber daya manusia.
    • Implementasi: Hal yang berkaitan dengan kebijakan publik dan bagaimana cara implementasinya. Baik itu privatisasi, administrasi, dan etika. Baik itu antara pemerintahan dan birokrasi.

    2. Dimock & Dimock

    Selain pernyataan Henry, Dimock & Dimock juga berpendapat di dalam Pasolong, 2019, hlm. 22. Beliau membagi ruang lingkup administrasi publik dalam beberapa komponen, yakni sebagai berikut:

    • Hal yang dilakukan pemerintah: Antara lain pengaruh kebijakan serta tindakan politisnya, dasar-dasar, wewenang, lingkungan kerja, tujuan, dan kebijakan administrasi yang memiliki sifat dalam rencana pemerintahan. 
    • Cara pemerintah mengatasinya: Mulai dari organisasi, personal, dan pembiayaan usahanya, dan struktur administrasi berdasarkan bagian formal.
    • Cara administrator membangun kerja sama: Pada proses pelaksanaannya, administrator akan menitik beratkan kepada beberapa hal. Meliputi pimpinan, koordinasi, wewenang, tuntutan, hubungan pusat, moril, pengawasan, hubungan masyarakat umum, dan lain sebagainya.
    • Cara pemerintah dalam mempertanggungjawabkan: Pemerintah harus bisa memberikan pengawasan secara penuh kepada badan-badan eksekutif negara. Mulai dari badan perwakilan rakyat, yudikatif, dan berbagai organisasi negara lainnya.

    Mata Kuliah Jurusan Administrasi Publik

    Bagi Anda yang ingin berkuliah di jurusan ini, maka berikut beberapa materi pelajaran yang kemungkinan akan dipelajari:

    • Pengantar Ilmu Administrasi Publik
    • Administrasi Pembangunan
    • Sistem Administrasi Negara Indonesia
    • Teori Organisasi
    • Filsafat Ilmu
    • Manajemen Sumber Daya Manusia
    • Sistem Hukum Indonesia
    • Kebijakan Publik
    • Struktur dan Proses Organisasi Publik
    • Perilaku Organisasi
    • Perencanaan Sumber Daya Manusia
    • Sistem Pemerintahan Daerah
    • E-Government
    • Manajemen Aset
    • Formulasi Kebijakan Publik
    • Administrasi Pemerintahan Daerah dan Desa
    • Ekonomi Sektor Publik
    • Evaluasi Kebijakan Publik
    • Manajemen Pertumbuhan Wilayah
    • Etika Administrasi Publik
    • Isu-Isu Organisasi Publik
    • Governansi Publik
    • Studi Kependudukan
    • Manajemen Sumber Daya Aparatur
    • Ekologi Administrasi
    • Pembangunan Kapasitas dan Kelembagaan Sektor Publik
    • Implementasi Kebijakan Publik
    • Teori Birokrasi Publik
    • Politik Pemilihan Tingkat Nasional & Daerah
    • Manajemen Keuangan Publik
    • Manajemen Pelayanan Publik
    • Etika Administrasi

    Rekomendasi Universitas dengan Jurusan Administrasi Publik

    Di Indonesia, sudah banyak universitas yang menyediakan program studi satu ini dan telah memiliki akreditas A dari BAN-PT. Apa sajakah itu? Berikut ini beberapa rekomendasinya:

    • Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
    • Universitas Padjadjaran, Bandung
    • Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta
    • Universitas Diponegoro, Semarang
    • Universitas Brawijaya, Malang
    • Universitas Andalas, Padang
    • Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Jawa Timur
    • Universitas Katolik Parahyangan Bandung, Bandung
    • Universitas Negeri Makassar, Makassar

    Keuntungan Kuliah di Jurusan Administrasi Publik

    Setiap materi kuliah yang diajarkan untuk para mahasiswa, tentu saja akan mendatangkan manfaatnya tersendiri. Ada banyak keuntungan yang akan Anda dapatkan dari jurusan ini, berikut beberapa di antaranya:

    1. Prospek Kerja Luas

    Seperti jurusan lainnya, prodi ini juga mampu memberikan potensi pekerjaan yang luas. Bukan hanya menjadi PNS saja, karena banyak variasi pekerjaan lainnya. Seperti peneliti, dosen, politisi, tata usaha, dan lembaga penting sejenisnya. Selain itu, lulusan dari jurusan ini juga dapat bekerja sebagai karyawan bank.

    Supaya mendapatkan pekerjaan yang sesuai, itu tergantung dari pribadi masing-masing. Karena lulusan jurusan ini memiliki kemampuan untuk memilih bekerja di industri publik maupun swasta. Namun, organisasi pemerintah dan nirlaba sama-sama memiliki prospek kerja public administration yang menjanjikan.

    Posisi pekerjaan dari jurusan ini memang tersedia di banyak industri. Dengan demikian, lulusan mahasiswanya dapat memiliki potensi bidang yang sesuai keinginannya. Mulai dari kesehatan, transportasi umum, hukum, komunikasi, dan lain sebagainya. 

    2. Memiliki Peranan di Pemerintah

    Melihat mata kuliah yang diajarkan, otomatis jurusan ini memiliki dasar landasan untuk terjun ke pemerintahan. Oleh sebab itu, potensi pekerjaan di pemerintah sangat terbuka lebar. Sebagai contoh, misalnya menjadi komisaris polisi, kepala dinas pemerintahan, anggota kabinet presiden, dan lain sebagainya.

    Ada beberapa pejabat pemerintah yang memiliki background pendidikan dengan jurusan kuliah administrasi publik. Oleh sebab itu, pilihan jenjang karir jurusan ini cukup bervariasi. Bahkan ada juga lulusan ini yang bergelar MPA dan menjadi komisaris.

    3. Membangun Banyak Keahlian 

    Mengambil jurusan ini sebagai pendidikan yang ditempuh, akan menguntungkan karena dapat membangun banyak keahlian. Khususnya pada kemampuan kepemimpinan. Ini terbukti dari silabus yang menyediakan mata pelajaran tersebut. Sehingga mahasiswa dituntut untuk memiliki leadership skill yang bagus.

    Orang-orang yang memiliki gelar pendidikan ini akan mampu untuk mengelola pekerjaan secara tim. Bahkan menjadi kepala atau ketua dari program, sehingga mereka cenderung dapat mengelola orang lain. Orang seperti ini biasanya lebih senang bekerja sebagai manajerial.

    Selain itu, jurusan ini juga memberikan bekal kepada mahasiswa untuk mengerti bidang media dan hiburan. Secara umum, mereka akan memiliki jenjang karir sebagai wartawan yang membawakan berita analisis politik. 

    Bagi lulusan jurusan ini yang mengerti tentang bidang politik, maka keahlian ini akan membantu mereka untuk survive dalam bidangnya. Sehingga memungkinkan untuk mereka menganalisis situasi dari berbagai sudut pandang, terutama yang telah bekerja di industri media.

    Bukan hanya itu saja, jurusan kuliah ini juga akan mempelajari multi variasi subjek kurikulum yang dikhususkan untuk gelar MPA. Pada kurikulum ini, mahasiswa akan mempelajari berbagai materi pelajaran. 

    Dengan demikian, para mahasiswa dapat mengambil kelas administrasi, komunikasi, hukum, kesehatan, ekonomi, dan keuangan. Jika Anda tertarik untuk mempelajari beragam mata pelajaran yang berbeda, mungkin jurusan ini akan cocok untuk dipilih.

    Prospek Kerja Bidang Administrasi Publik

    Sebenarnya, jurusan ini tidak memiliki jenjang karir yang khusus seperti pengacara dan dokter. Jika Anda adalah lulusan dari prodi ini dan masih bingung ingin bekerja sebagai apa, maka beberapa daftar prospek kerja berikut bisa jadi solusinya:

    1. Peneliti

    Pada ruang lingkup pemerintahan, tidak menutup kemungkinan akan terjadi berbagai masalah. Terutama beberapa permasalahan yang berkaitan dengan sosial dan sistem pemerintah.

    Agar permasalahan tersebut dapat teratasi, maka harus ada staf ahli pemerintah yang mengatasinya. Staf tersebut perlu memiliki riset dan pengetahuan dalam tentang pemecahan melalui penelitian yang mereka lakukan. 

    Dengan demikian, evaluasi kinerja yang berasal dari data penelitian dapat dijadikan sebagai landasan kuat dan akurat untuk memajukan sistem negara. Ini karena luasnya cakupan pemerintah, mulai dari kelurahan, kecamatan, desa, daerah, kabupaten, provinsi, dan negara 

    Oleh sebab itu, penelitian dapat dilakukan dengan cara yang besar-besaran. Ini bertujuan agar roda pemerintah dapat berjalan dengan berkesinambungan antara lapisannya. 

    Inilah mengapa seorang asisten peneliti dibutuhkan di dalamnya untuk melakukan berbagai riset. Lulusan dari jurusan public administration cenderung memiliki teori pemerintah yang baik, sehingga cocok untuk berada di posisi ini.

    2. Aktivis Masyarakat

    Lembaga Swadaya Masyarakat atau LSM adalah sebuah lembaga yang menyediakan pelayanan secara sukarela untuk masyarakat umum. Lembaga ini tidak akan meminta imbalan dari kegiatan yang dilakukannya.

    Secara umum, kegiatan ini akan dilakukan untuk membela masyarakat yang tertindas dan membantu masyarakat untuk mencapai tujuan tertentu. Singkatnya, aktivis masyarakat berfungsi untuk membangun masyarakat yang lebih ideal, namun tetap dalam hukum pemerintah.

    LSM memiliki kemiripan dengan organisasi masyarakat atau ormas. Di mana ormas dibentuk dan dijalankan dengan basis yang lebih mengarah ke masyarakat. Dengan demikian, LSM tidak memiliki tujuan politis karena pembentukannya berdasarkan kesamaan suatu bidang. Misalnya seperti bidang pendidikan, agama, dan lain-lain.

    Melalui LSM, maka dana organisasi kemasyarakatan dapat dijalankan sesuai struktur. Inilah mengapa jurusan administrasi publik sangat cocok untuk melakukan prospek kerja tersebut.

    Karena pembekalan dari jurusan ini mampu memberikan pengetahuan kepada masyarakat untuk hidup lebih ideal. Sehingga akan membentuk kebijakan yang efektif dan tepat.

    3. Pegawai BUMN

    Bukan hanya pada industri pemerintahan saja, ternyata lulusan prodi ini juga dapat terjun ke perusahaan yang memiliki sertifikasi BUMN. Jadi, bagi Anda yang ingin bekerja BUMN tanpa harus terjun ke pemerintahan, mungkin mengambil jurusan ini sangat tepat.

    Meskipun BUMN memiliki kaitan yang erat dengan pemerintah, yakni seperti pajak, bank, dan lain sebagainya. Namun, ada juga perusahaan BUMN yang tidak terlalu memiliki campur tangan pemerintah. Oleh sebab itu, lulusan administrasi banyak yang bekerja di sektor keuangan dan perpajakan milik perusahaan BUMN.

    4. Lembaga Keuangan

    Lulusan public administration juga memiliki prospek kerja yang cukup bagus dalam lembaga keuangan, khususnya pada bidang Bank. Hingga saat ini, Indonesia memiliki banyak bank yang berkembang. Setiap bank pasti membutuhkan karyawan yang kompeten tentang keuangan.

    Pada dasarnya, program studi administrasi juga akan mempelajari materi tentang keuangan. Dengan demikian, lulusan jurusan tersebut sudah familiar untuk menangani masalahnya.

    5. Anggota Partai Politik

    Supaya ilmu dari materi administrasi publik dapat disalurkan dengan baik, Anda dapat mencoba menjadi anggota partai politik. Berkaitan dengan pemerintahan, jurusan ini mengerti bagaimana pola pemerintah Indonesia.

    Melalui kegiatan yang aktif untuk mewujudkan visi dan misi bangsa Indonesia, prospek kerja untuk lulusan ini terbuka secara luas. Melalui partai politik, Anda dapat ikut serta menjadi aktivis di dalamnya. 

    6. Jurnalis

    Pada jurusan public administration, mahasiswa akan dituntut untuk mampu melakukan analisis masalah dan melaporkannya secara baik. Dengan demikian, lulusan ini akan lebih peka terhadap isu-isu terkini terkait pemerintah maupun masalah masyarakat.

    Oleh sebab itu, lulusan jurusan ini  juga bisa bekerja sebagai jurnalis. Karena mereka telah dibekali dengan ilmu tambahan untuk memahami analisis data yang terjamin keakuratannya.

    Sudah Tahu Prospek Kerja Administrasi Publik?

    Melihat prospek kerja yang menjanjikan, tentu membuat orang-orang berbondong untuk kuliah di jurusan yang satu ini. Berbagai bidang pekerjaan itu bisa didapatkan, jika Anda mau belajar dengan sungguh-sungguh. Jadi, apakah Anda tertarik untuk berkuliah di jurusan administrasi publik?

  • Tugas Administrasi Perkantoran – Ruang Lingkup, Fungsi & Gaji

    Tugas Administrasi Perkantoran – Ruang Lingkup, Fungsi & Gaji

    Administrasi perkantoran merupakan suatu kegiatan perencanaan, pengelolaan, pengawasan, dan pengendalian pekerjaan dalam lingkungan perkantoran. Pekerjaan ini berhubungan erat dengan data dan informasi. Berikut adalah rincian tugas, tanggung jawab, fungsi, dan gaji seorang staf administrasi!

    Apa Itu Administrasi Perkantoran?

    Administrasi perkantoran merupakan suatu proses perencanaan, pengelolaan, pengawasan, dan pengendalian pekerjaan yang berhubungan dengan data dan informasi dalam suatu perkantoran. Pekerjaan administrasi kantor tersebut biasanya dikerjakan oleh seorang admin atau staf administrasi.

    Para staf administrasi tersebut biasanya mengerjakan segala bentuk tata usaha yang meliputi urusan kepegawaian, pelayanan, surat menyurat, dan pelaksanaan tugas administrasi kantor lainnya.

    Secara umum, tugas dari seorang staf administrasi kantor biasanya meliputi pengelolaan kegiatan operasional kantor, pembuatan laporan, dan juga berkoordinasi dengan departemen atau unit kerja lainnya.

    Tugas dan Ruang Lingkup Administrasi Perkantoran

    Untuk memahami apa saja ruang lingkup dari tugas seorang staf administrasi perkantoran, berikut ini adalah 10 tugas seorang admin kantor yang perlu kamu ketahui:

    1. Membuat Rencana Tugas dan Agenda

    Ruang lingkup dan tugas seorang staf administrasi kantor yang pertama, yaitu membuat rencana tugas dan agenda kantor. Staf administrasi kantor harus menyiapkan rencana tugas dan agenda kantor dalam waktu tertentu, misalnya dalam satu hari, satu minggu, atau satu bulan.

    Untuk menyiapkan rencana tugas dan agenda kantor, seorang staf administrasi harus berkomunikasi dengan pegawai kantor lainnya. Beberapa contoh rencana tugas dan agenda yang biasanya dibuat oleh seorang staf administrasi kantor, yaitu rencana rapat dengan klien, menyiapkan keperluan rapat, dan masih banyak lagi.

    2. Mengelola Surat Menyurat

    Ruang lingkup dan tugas selanjutnya yang biasanya dikerjakan oleh seorang staf administrasi kantor yaitu mengelola surat menyurat. Tugas pengelolaan surat menyurat biasanya dilakukan dengan membuat surat masuk dan surat keluar. 

    Selain itu, tugas pengelolaan surat menyurat juga termasuk tugas pencatatan surat masuk dan surat keluar serta pengarsipan surat-surat tersebut. Seorang staf admin kantor biasanya akan membuat beberapa surat yang berhubungan dengan administrasi kantor, seperti surat perpanjangan kontrak dan surat perintah kerja.

    Selain itu, beberapa surat lain, seperti surat pembelian, surat penjualan, surat izin pemakaian ruangan, surat penawaran produk, surat peminjaman, juga merupakan beberapa surat yang biasanya dibuat oleh seorang staf administrasi kantor.

    3. Mengelola Dokumen Kantor

    Selain membuat agenda dan mengelola surat menyurat, seorang staf administrasi kantor juga bertugas untuk mengelola segala bentuk dokumen yang ada di kantor. Setiap dokumen di kantor harus dikelola dan diarsipkan dengan baik, agar memudahkan untuk dicari dan diakses kembali.

    Dokumen kantor merupakan salah satu aset yang berharga untuk suatu perkantoran. Hal ini karena dokumen kantor biasanya memuat informasi-informasi penting seputar kegiatan operasional kantor.

    Beberapa contoh dokumen yang dikelola oleh staf administrasi kantor, yaitu laporan kinerja pegawai, laporan keuangan, notulen rapat, laporan absensi, dan lain-lain.

    4. Menginput Data

    Tugas lain dari seorang staf administrasi kantor yang tidak kalah penting, yaitu tugas menginput atau memasukkan data. Data merupakan salah satu elemen penting dalam suatu lingkungan perkantoran. Hal ini karena data merupakan representasi nyata dari sebuah kegiatan operasional yang ada di kantor.

    Input data atau entry data merupakan tugas untuk memasukkan data dalam suatu sistem tertentu. Tujuannya yaitu agar data tersebut bisa tersimpan dan terarsipkan dengan baik dan rapi. Data tersebut nanti juga akan digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan untuk level manajemen yang lebih tinggi.

    Seorang staf administrasi kantor biasanya akan menginputkan data yang didapatkan dari proses survey, hasil penjualan, hasil pembelian barang, dan lain sebagainya.

    5. Mengarsipkan Data

    Seperti ulasan sebelumnya, pengarsipan data memiliki peran yang penting untuk membuat data tersebut bisa tersimpan dengan baik. Data yang tersimpan dengan baik, maka akan mudah untuk dicari dan diakses kembali oleh staf administrasi perkantoran. 

    Selain itu, tujuan utama dari pengarsipan data yaitu untuk menata dan mengorganisir data agar lebih mudah untuk dikembangkan lagi kedepannya. Pengarsipan data harus dilakukan menggunakan sistem security yang aman dan terjamin. 

    Hal ini bertujuan agar suatu data tidak mudah bocor atau dibobol oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, dalam tugas pengarsipan data ini, perusahaan biasanya memberlakukan standar operasional prosedur atau SOP tertentu yang harus dijalankan dengan baik.

    6. Merekap Data

    Untuk memudahkan pencarian dan pembacaan suatu data, seorang admin juga harus pandai dalam membuat rekap data. Hasil rekap data tersebut akan digunakan oleh perusahaan untuk menentukan langkah kebijakan perusahaan ke depan dan mengambil keputusan.

    Proses merekap data juga harus dilakukan dengan benar dan aman. Seorang staf administrasi perkantoran membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi saat proses rekap data. Hal ini untuk memastikan agar data yang direkap sesuai dengan data sebenarnya.

    Merekap data bisa dilakukan secara fisik maupun digital. Rekap data fisik biasanya digunakan sebagai laporan ke atasan dan bahan untuk rapat. Sementara rekap data digital biasanya akan digunakan sebagai arsip dan bahan untuk presentasi.

    7. Menerima Telepon

    Seorang staf administrasi kantor juga bertugas untuk menjawab atau menerima telepon kantor. Dalam melakukan tugas tersebut, seorang staf administrasi kantor harus memiliki skill komunikasi yang bagus, karena admin yang menjawab telepon kantor merupakan representasi image dari suatu perusahaan.

    Selain memiliki skill komunikasi yang bagus, seorang staf administrasi kantor juga harus mampu menyampaikan informasi telepon tersebut kepada pihak yang bersangkutan secara baik.

    8. Menyiapkan Akomodasi

    Tugas selanjutnya dari seorang staf administrasi kantor yaitu menyiapkan akomodasi. Masih berhubungan dengan tugas staf administrasi kantor yang pertama, yaitu membuat agenda, seorang staf administrasi kantor juga harus menyiapkan akomodasi yang berkaitan dengan agenda tersebut.

    Misalnya terdapat agenda rapat dengan klien yang ada di luar kota, maka seorang staf administrasi kantor harus menyiapkan akomodasi yang berhubungan dengan agenda tersebut. Seperti, tiket perjalanan ke luar kota, tempat menginap, biaya tugas dinas ke luar kota, uang makan, dan lain sebagainya.

    9. Menyiapkan ATK

    Barang-barang alat tulis kantor atau ATK juga merupakan tanggung jawab seorang staf administrasi kantor. Seorang staf administrasi kantor harus mencatat semua barang yang keluar dan masuk kantor, termasuk ATK. 

    ATK merupakan salah satu perlengkapan kantor yang menunjang kegiatan operasional kantor. Pemenuhan ATK untuk operasional kantor tersebut merupakan salah satu tugas dan ruang lingkup seorang staf administrasi kantor.

    10. Membuat Laporan Secara Berkala

    Ruang lingkup tugas seorang staf administrasi kantor yang terakhir, yaitu membuat laporan perusahaan secara berkala. Laporan tersebut biasanya dibuat secara mingguan, bulanan, per kuartal, bahkan per tahun. Tujuan pembuatan laporan tersebut adalah untuk diberikan kepada manajer atau supervisor.

    Manajer atau supervisor akan melihat kinerja dan operasional perusahaan dari laporan yang dibuat oleh staf administrasi kantor. Laporan tersebut juga akan digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan dan penentu kebijakan perusahaan selanjutnya.

    Fungsi Admin Perkantoran

    Setelah mengetahui apa saja tugas dan ruang lingkup dari staf administrasi kantor, berikut adalah fungsi dari staf administrasi perkantoran yang perlu kamu ketahui: 

    • Menyediakan data dan keterangan yang lengkap terkait dengan kebutuhan perusahaan.
    • Memberikan laporan dan catatan yang komprehensif tentang segala bentuk kegiatan operasional yang dilakukan oleh perusahaan.
    • Membantu perusahaan dalam mengelola iklim kompetisi dengan perusahaan yang lain.
    • Melaksanakan tugas ketatausahaan secara sistematis dan mendetail.
    • Membuat catatan dan laporan secara berkala dari semua kegiatan operasional perusahaan.
    • Menangani setiap keluhan dari pihak luar, seperti konsumen, dengan menggunakan prosedur yang tepat sesuai kebijakan perusahaan.
    • Membimbing karyawan perihal tugas kepegawaian dan operasional perusahaan.
    • Menerapkan kebijakan perusahaan di setiap divisi atau departemen yang dimaksud.
    • Membantu memberikan standar pelayanan yang sesuai dengan kebijakan perusahaan.
    • Melatih karyawan dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
    • Membantu proses pencarian dan perekrutan karyawan, dengan mencari kandidat terbaik sesuai kebutuhan perusahaan..

    Skill yang Harus Dimiliki Admin Perkantoran

    Untuk menjalankan tugas dan fungsi tersebut, seorang staf administrasi perkantoran harus memiliki skill yang harus dikuasai. Berikut ini adalah beberapa skill atau kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang staf administrasi kantor:

    1. Skill Komunikasi yang Efektif

    Komunikasi merupakan salah satu skill wajib yang harus dimiliki oleh seorang staf administrasi kantor. Dengan kemampuan komunikasi yang baik, maka staf administrasi kantor akan bisa menyampaikan informasi, bekerja sama, dan berinteraksi dengan rekan kerja kantornya.

    Kemampuan komunikasi yang efektif, yaitu kemampuan menyampaikan informasi secara baik dan tepat kepada orang lain. Komunikasi yang efektif juga akan menghindarkan seseorang dari masalah miskomunikasi dan salah persepsi.

    Dalam menjalankan tugas sebagai seorang staf administrasi kantor, komunikasi yang efektif dibutuhkan dalam menjawab atau menerima telepon, meneruskan informasi telepon, menyampaikan laporan kepada atasan, dan memaparkan presentasi.

    Seorang staf administrasi kantor merupakan peran yang mengharuskan untuk berkomunikasi dengan banyak pihak. Seperti, rekan kerja satu departemen, rekan kerja departemen lain, atasan, klien, konsumen, dan pihak-pihak kantor lainnya.

    Selain komunikasi secara verbal atau lisan, seorang staf administrasi kantor juga harus memiliki kemampuan komunikasi secara tulisan. Skill komunikasi dalam tulisan yang harus dimiliki oleh seorang staf administrasi kantor bermanfaat dalam proses penulisan email, laporan, notulen, rekap data, dan surat menyurat.

    2. Manajemen Waktu

    Selain skill komunikasi yang efektif, seorang staf administrasi kantor juga harus memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik. Seorang staf administrasi kantor memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat banyak dan bermacam-macam. 

    Oleh karena itu, agar bisa menjalankan tugas dan tanggung jawab yang bermacam-macam tersebut, seorang staf administrasi kantor harus memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik. Seorang staf administrasi kantor harus bisa membagi waktunya dengan tugas dan tanggung jawab yang harus dijalankan.

    Ada berbagai macam cara manajemen waktu yang sudah terbukti efektif, seperti manajemen waktu time blocking, prioritisation dengan Matriks Eisenhower, dan menggunakan tools atau alat bantu manajemen waktu.

    Beberapa tools atau alat bantu yang berguna untuk memudahkan dalam manajemen waktu dan tugas, yaitu Trello dan Notion. Kedua tools tersebut akan membantu seorang staf administrasi kantor dalam membuat task atau pekerjaan yang harus dilakukan (to do list) dalam periode waktu tertentu.

    Seorang staf administrasi kantor bisa menuliskan daftar pekerjaan yang harus diselesaikan setiap harinya dalam aplikasi tersebut. Kemudian, staf administrasi kantor juga bisa menandai mana pekerjaan yang harus diselesaikan terlebih dahulu berdasarkan waktu dan urgensi pekerjaan.

    Setelah menyelesaikan pekerjaan tersebut, staf administrasi kantor bisa menandai pekerjaan tersebut dengan tanda selesai. 

    Dengan bantuan dari tools manajemen waktu dan kinerja tersebut, maka staf administrasi kantor akan bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan tepat waktu, meskipun jadwal pada hari tersebut sangat padat.

    Manajemen waktu yang baik akan membantu untuk meningkatkan produktivitas kerja. Selain itu, dengan manajemen waktu yang baik, seorang staf administrasi kantor tidak akan kesulitan dalam mengatur pekerjaan dan tanggung jawab yang bermacam-macam.

    3. Memperhatikan Setiap Detail Kecil

    Seorang staf administrasi kantor juga harus memiliki perhatian terhadap setiap detail kecil atau pay attention to detail. Arti dari perhatian terhadap setiap detail yang kecil, yaitu seorang staf administrasi kantor harus memiliki tingkat ketelitian dan kecermatan yang tinggi.

    Hal ini karena seorang staf administrasi kantor bekerja dengan data dan informasi yang membutuhkan tingkat ketelitian dan kecermatan yang tinggi. Tingkat ketelitian tersebut dibutuhkan saat pembuatan laporan, penyusunan agenda, input data, pengelolaan dokumen dan surat menyurat, serta pembuatan rekap data.

    Dengan memiliki tingkat ketelitian dan kecermatan yang tinggi, maka akan meminimalisir resiko kesalahan dalam penulisan surat, penginputan data, pembuatan laporan, dan pengelolaan dokumen. Tingkat ketelitian juga penting untuk menghindari resiko miskomunikasi dan salah persepsi yang mungkin terjadi.

    4. Mengetik dengan Cepat

    Kemampuan selanjutnya yang harus dimiliki oleh seorang staf administrasi perkantoran yaitu kemampuan mengetik dengan cepat. Seorang staf administrasi kantor memiliki tugas dan tanggung jawab yang berhubungan dengan data, informasi, dan dokumen.

    Seorang staf administrasi kantor juga harus bisa menyediakan data, informasi, dan dokumen dengan cepat, sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Hal inilah yang membuat seorang staf administrasi kantor harus memiliki skill atau kemampuan mengetik yang cepat.

    Kemampuan mengetik yang cepat juga sangat dibutuhkan saat staf administrasi kantor sedang mengikuti rapat dan menjadi notulen rapat. Setiap informasi yang disampaikan saat rapat tersebut, harus dicatat dengan cepat dan benar. 

    Selain itu, saat proses input data, seorang staf administrasi juga harus melakukannya dengan cepat dan tepat. Hal ini karena data yang diinputkan biasanya akan berjumlah sangat banyak, sehingga harus diinputkan dengan cepat, agar selesai dengan tepat waktu.

    5. Penyelesaian Masalah

    Kemampuan untuk menyelesaikan masalah atau problem solving juga merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang staf administrasi kantor. Dalam menjalankan tugas dan kewajiban kerja, seorang staf administrasi kantor mungkin saja akan menemui kendala atau masalah.

    Sebagai contoh, saat sedang menyusun agenda dan jadwal, tidak jarang seorang staf administrasi akan menemui beberapa kendala seperti perubahan jadwal. Kemudian, saat sedang menyiapkan akomodasi, mungkin saja staf administrasi kantor akan mengalami kesulitan dalam memesan tiket pesawat atau hotel.

    Ketika masalah-masalah tersebut terjadi, maka seorang staf administrasi kantor harus memiliki solusi penyelesaian masalah yang tepat. Sebagai contoh, jika terjadi perubahan jadwal, maka staf administrasi kantor harus menyusun ulang jadwal dan menginformasikan perubahan jadwal kepada pihak yang bersangkutan.

    Kemudian, ketika staf administrasi kantor mengalami masalah pada saat menyiapkan akomodasi kantor, seperti kesulitan memesan tiket pesawat dan hotel. Maka, staf administrasi kantor harus mencari opsi pilihan lain yang sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

    Hal ini merupakan beberapa bentuk masalah dan contoh problem solving yang bisa dilakukan oleh seorang staf administrasi kantor. Dalam proses pencarian problem solving tersebut, seorang staf administrasi kantor juga bisa meminta bantuan kepada rekan kerja lainnya dan mengkomunikasikan masalah yang dihadapi dengan baik.

    Kemampuan problem solving yang baik, maka akan mengurangi resiko masalah yang lebih besar. Selain itu, kemampuan problem solving yang baik juga akan membantu seorang staf administrasi kantor dalam menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.

    6. Menguasai Teknologi

    Menguasai beberapa teknologi yang dibutuhkan juga merupakan skill yang harus dikuasai oleh seorang staf administrasi kantor. 

    Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, seorang staf administrasi kantor kini diharuskan untuk bekerja dengan komputer dan menguasai beberapa teknologi yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pekerjaan.

    Beberapa perusahaan besar bahkan menggunakan berbagai macam teknologi dan aplikasi yang akan memudahkan kinerja staf administrasi kantor. 

    Oleh karena itu, jika ingin menjadi staf administrasi kantor yang baik, maka kamu harus selalu mempelajari teknologi-teknologi terkini yang berhubungan dengan pekerjaan administrasi. 

    Beberapa contoh teknologi atau aplikasi yang berhubungan dengan pekerjaan administrasi perkantoran yaitu aplikasi pengolah kata seperti Ms. Word, aplikasi pengolah angka seperti Ms. Excel, teknologi scanner, printer, dan masih banyak lagi.

    7. Manajemen Dokumen Administrasi

    Skill selanjutnya yang harus dimiliki oleh seorang staf administrasi kantor, yaitu kemampuan organisir atau manajemen dokumen administrasi. Dengan kata lain, seorang staf administrasi kantor harus memiliki kemampuan pengelolaan dokumen administrasi yang rapi dan terorganisir.

    Hal ini karena seorang staf administrasi kantor memiliki tugas yang berhubungan dengan dokumen perusahaan. Oleh karena itu, skill manajemen dokumen administrasi dibutuhkan untuk menjaga dokumen perusahaan tertata dan terarsip dengan rapi.

    Kemampuan manajemen dokumen administrasi yang rapi juga akan menghindarkan resiko dokumen yang hilang, terselip, rusak, dan masalah lainnya. Cara manajemen dokumen administrasi bisa dilakukan sesuai dengan kebijakan masing-masing perusahaan.

    Kamu bisa mengelompokkan dokumen perusahaan tersebut sesuai abjad, jenis dokumen, tahun dokumen, atau mengurutkannya berdasarkan nomor dokumen. Sebagai contoh, manajemen dokumen surat menyurat biasanya dikelompokkan berdasarkan jenisnya, yaitu surat masuk dan surat keluar.

    Selanjutnya, untuk memudahkan pencarian setiap kelompok surat menyurat tersebut, maka perlu diurutkan berdasarkan nomor surat yang ada di dalamnya. Kemudian, untuk dokumen laporan perusahaan, kamu bisa mengelompokkannya berdasarkan jenis laporannya atau periode waktunya.

    Kamu bisa mengelompokkan laporan berdasarkan jenisnya, kemudian mengurutkan laporan tersebut menurut waktu atau tahunnya. Manajemen dokumen administrasi yang baik akan memudahkan staf administrasi kantor dalam melakukan pencarian dokumen dan meningkatkan produktivitas kerja di kantor.

    Kisaran Gaji Admin Perkantoran

    Dengan tugas dan tanggung jawab yang dimiliki oleh staf administrasi kantor, kisaran gaji dari masing-masing staf administrasi kantor tersebut biasanya berada di antara gaji UMR dari masing-masing daerah. 

    Namun, hal ini bukan merupakan patokan dari gaji seorang staf administrasi kantor. Penyesuain kisaran gaji tersebut biasanya juga berkaitan dengan kebijakan dari masing-masing perusahaan tempat staf admin kantor tersebut bekerja.

    Selain itu, kisaran gaji seorang staf administrasi kantor biasanya juga disesuaikan dengan level karyawan dari masing-masing staf administrasi kantor tersebut. Jika level karyawan berada di tingkat junior, maka kisaran gaji yang didapatkan tidak akan lebih besar dari level karyawan yang sudah senior.

    Mengutip dari situs Prosple, rata-rata kisaran gaji seorang staf administrasi perkantoran di Indonesia pada tingkat junior atau fresh graduate yaitu antara Rp3.000.000,00 sampai dengan Rp5.000.000,00 per bulan.

    Untuk jenis perusahaan yang bergerak di bidang non profit, kisaran gaji seorang staf administrasi kantor juga mungkin bisa lebih rendah dari data Prosple tersebut. Hal ini berbeda dengan jenis perusahaan yang sudah besar, seperti perusahaan multinasional. 

    Selain gaji, staf administrasi kantor juga akan mendapatkan benefit lainnya dari perusahaan, seperti tunjangan, uang makan, uang transportasi, bonus, dan tambahan-tambahan lainnya.

    Kemudian, untuk staf administrasi kantor yang bekerja untuk perusahaan Negara atau jika di Indonesia disebut dengan BUMN, maka gaji dan tunjangan yang akan kamu dapatkan juga akan berbeda. 

    Selain gaji dan tunjangan, sebagai seorang staf administrasi kantor, kamu juga tidak boleh melewatkan kesempatan jenjang karir dan kesempatan untuk mengembangkan diri. Hal ini penting untuk meningkatkan nilai diri dan kemampuan atau skill.

    Jika nilai diri dan skill kamu meningkat, maka secara otomatis gaji atau pendapatan yang kamu terima juga akan mengalami peningkatan. Hal ini karena perusahaan akan membayar kamu sesuai dengan nilai diri dan kemampuan yang kamu miliki serta hal apa yang bisa kamu berikan untuk perusahaan.

    Sudah Tahu Tentang Administrasi Perkantoran?

    Itulah beberapa ulasan tentang administrasi perkantoran, mulai dari definisi, tugas dan ruang lingkup, fungsi, skill yang harus dimiliki, serta kisaran gaji yang diterima oleh staf administrasi kantor. 

    Setiap perusahaan memiliki berbagai kebijakan untuk menentukan tugas, fungsi, skill, dan gaji yang akan diterima oleh seorang staf administrasi kantor. Ulasan tersebut merupakan gambaran umum dari pekerjaan seorang administrasi kantor yang ada di berbagai perusahaan di Indonesia.Setelah membaca ulasan tersebut, jadi bagaimana? Apakah kamu tertarik bekerja sebagai staf admin perkantoran?

  • Ruang Lingkup Administrasi Kepegawaian: Pengertian, Tujuan, Fungsi, Sistem, & Perumusan

    Ruang Lingkup Administrasi Kepegawaian: Pengertian, Tujuan, Fungsi, Sistem, & Perumusan

    Kamu yang berencana untuk mendirikan perusahaan perlu mempelajari sistem administrasi kepegawaian mulai sekarang. Pasalnya, perusahaan tidak akan lepas dari hal-hal yang berkaitan dengan administrasi. Sistem tersebut akan mendukung kelancaran operasional perusahaan karena tertata dan terkelola dengan baik.

    Umumnya, administrasi yang khusus mengurusi kepegawaian terpisah dengan divisi lainnya, lantaran divisi tersebut mempunyai tanggung jawab kerja yang lumayan banyak. Kamu bisa mencari tahu informasi lebih dalam mengenai pembahasan ini dengan terus membaca artikel berikut sampai selesai.

    Pengertian Administrasi Kepegawaian

    Dunia bisnis lebih umum menyebut administrasi kepegawaian dengan istilah personnel management. Sedangkan negara Amerika Serikat menyebutnya dengan personnel administration dan penggunaannya lebih mengarah pada pemerintahan. 

    Indonesia sendiri kerap menggunakan istilah personnel administration untuk keduanya, yakni bisnis dan pemerintahan.

    Apabila mengartikan pendapat dari beberapa ahli, maka bisa disimpulkan bahwa personnel management adalah seni dalam menyeleksi pegawai baru pada suatu perusahaan atau pemerintahan.

    Setelah melalui proses seleksi, divisi kepegawaian akan mempekerjakan pegawai tersebut untuk mencapai tujuan perusahaan. Pekerja baru akan mendapatkan pelatihan kerja, sehingga bisa menyesuaikan tanggung jawab dan budaya kerja di perusahaan tersebut.

    Perusahaan akan sangat terbantu dengan adanya personnel administrator karena bisa mendapatkan pegawai yang bermutu. Dengan kata lain, divisi ini berfungsi sebagai manajemen kepegawaian yang memiliki tujuan untuk mencapai target perusahaan.

    Ruang Lingkup Sistem Administrasi Kepegawaian

    Divisi personnel administration mempunyai tugas utama untuk mengelola pegawai atau sumber daya manusia pada suatu perusahaan. Untuk menambah wawasan, kamu juga perlu mengetahui ruang lingkupnya sebagai berikut:

    1. Pengadaan Pegawai

    Ruang lingkup yang pertama adalah melakukan pengadaan pegawai. Proses merekrut pegawai ini tentu memerlukan proses yang panjang, sehingga diperlukan perencanaan yang matang.

    Sebelumnya, personnel administration akan memerhatikan kebutuhan perusahaan, apakah memerlukan tambahan pegawai baru atau tidak. Kebutuhan pegawai tersebut juga akan didalami lagi pada setiap divisi supaya bisa membuat perencanaan perekrutan yang efektif. 

    Hasil dari perencanaan tersebut memungkinkan perusahaan melakukan rekrutmen sekaligus, sehingga prosesnya lebih efektif dan efisien. Namun demikian, proses merekrut pegawai juga menyesuaikan urgensi perusahaan.

    2. Perencanaan dan Pengorganisasian Pegawai

    Personnel administration juga mempunyai ruang lingkup dalam perencanaan dan pengorganisasian pegawai. Maksudnya adalah bagian kepegawaian ini akan memberikan penjelasan tanggung jawab kerja terhadap pegawai baru yang terpilih. 

    Pegawai juga akan diberitahu tentang apa saja hak-hak dan kewajiban mereka ketika bekerja dengan perusahaan. Bagian kepegawaian juga akan melakukan pengorganisasian kebutuhan pegawai karena mungkin saja akan mengalami perubahan.

    Apabila kemungkinan tersebut terjadi, maka pegawai baru pun akan siap menghadapinya dan lebih mudah dalam menyesuaikan diri.

    3. Pengembangan Pegawai

    Administrasi kepegawaian tidak hanya berkutat pada perekrutan dan perencanaan pegawai saja, karena juga mempunyai ruang lingkup lainnya, yakni pengembangan pegawai. Perusahaan akan mendorong dan mendukung pegawainya agar skill mereka meningkat.

    Peningkat skill pada pegawai tentunya akan memberikan dampak positif terhadap perusahaan. Oleh sebab itu, perusahaan tidak keberatan menganggarkan dana untuk memberikan pelatihan, baik kepada pegawai lama maupun pegawai baru.

    Adapun beberapa pelatihan yang diberikan perusahaan untuk mengembangkan kemampuan para pegawainya antara lain workshop, seminar, pelatihan dasar, training, dan masih banyak lainnya.

    4. Pengarahan dan Pengendalian

    Guna terus meningkatkan mutu dan kinerja para pegawai, personnel administration akan melakukan pengarahan dan pengendalian. Pada ruang lingkup pengarahan dan pengendalian ini, biasanya mencakup monitoring kinerja para pegawai.

    Supaya para pegawai juga tidak keluar dari jalur tanggung jawab kerja yang harus dikerjakan, maka personnel administration akan memberikan pengarahan. Personnel administration melakukan hal ini supaya tujuan perusahaan lebih mudah dan cepat tercapai.

    5. Jaminan Kesejahteraan Pegawai

    Ruang lingkup personnel administration yang terakhir adalah memberikan jaminan kesejahteraan pegawai. Menghadirkan lingkungan kerja yang baik dan kondusif juga merupakan bagian dari jaminan kesejahteraan pegawai. Lingkungan kerja yang nyaman akan membuat pegawai betah dan fokus bekerja dengan baik.

    Adapun bentuk jaminan lain seperti memberikan kompensasi karena pegawai bisa saja sewaktu-waktu sakit atau izin untuk urusan yang mendesak. Selain itu, personnel administration juga dapat memberikan jaminan hari tua kepada pegawai yang telah habis masa kerjanya.

    Meskipun pegawai sudah tidak bekerja lagi karena pensiun, namun masih bisa menikmati hidup sejahtera dari jaminan hari tua tersebut.

    Tujuan Administrasi Kepegawaian

    Secara garis besar, personnel administration memegang peran dalam menyediakan pegawai sesuai yang dibutuhkan perusahaan. Selain itu, personnel administration juga akan memastikan pegawai yang mereka rekrut mampu menanggung beban kerja yang diberikan.

    Tujuan utama perusahaan membentuk personnel administration yaitu supaya dapat menyeimbangkan jumlah pegawai dengan kebutuhan perusahaan. Jumlah pegawai tersebut juga harus mempertimbangkan beban kerja yang diberikan perusahaan.

    Jika beban beban kerja perusahaan tidak terlalu berat namun kepegawaian merekrut banyak pegawai, tentu hal ini dapat menimbulkan kerugian karena tidak efisien. Kondisi ini membuat masing-masing pegawai mendapatkan tanggung jawab kerja yang sedikit.

    Sebaliknya, jika jumlah karyawan tidak sesuai dengan beban kerja yang diberikan, maka bisa menimbulkan kekacauan. Kondisi ini berpotensi banyak pekerjaan yang terbengkalai atau tidak diselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Sebab, setiap pegawai akan menanggung tanggung jawab kerja yang berlebihan.

    Itulah sebabnya personnel administration akan membuat perencanaan sehingga bisa mencapai efektivitas, efisiensi, dan produktivitas pada tingkat yang setinggi-tingginya. Dampak tersebut tentunya sangat baik untuk perusahaan dan para pegawai sehingga target pun bisa segera tercapai.

    Adapun beberapa tujuan personnel administration yang lebih spesifik, yakni seperti di bawah ini:

    1. Menguatkan Sistem Perencanaan dan Rekrutmen

    Setiap perusahaan pasti ingin meraup untung besar. Oleh karenanya, perusahaan akan membuat segalanya menjadi lebih efektif dan efisien untuk menekan biaya yang tidak perlu. Tujuan dari personnel administration adalah supaya dapat lebih menguatkan sistem perencanaan kepegawaian. 

    Semakin bagus sistem perencanaan kepegawain perusahaan, maka akan semakin tepat guna pula rekrutmen yang dilakukan. Alhasil, perusahaan akan mendapatkan pegawai sesuai kebutuhan sehingga dapat menghemat biaya gaji pegawai.

    2. Mengembangkan Sistem Manajemen Informasi Kepegawaian

    Perusahaan skala besar tentu mempunyai jumlah pegawai yang sangat banyak, bahkan mencapai ribuan. Supaya lebih mudah untuk mengelola dan mengawasi kinerja para pegawai tersebut, maka perusahaan perlu divisi personnel administration untuk mengurusnya.

    Tujuan adanya administrasi kepegawaian agar mengembangkan sistem manajemen informasi kepegawaian menjadi lebih baik. Apabila perusahaan memiliki informasi kepegawaian yang baik dan rapi, maka akan lebih mudah untuk mendapatkan informasi tersebut ketika sewaktu-waktu dibutuhkan.

    3. Meningkatkan Sumber Daya Aparatur

    Tujuan spesifik lainnya dari personnel administration adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya aparatur. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada perusahaan juga akan mendongkrak produktivitas mereka dalam bekerja. 

    Alhasil, pegawai dapat menyelesaikan tanggung jawab kerja dengan baik dan sesuai dengan yang ditargetkan. Perusahaan pun akan memfasilitasi dengan memberikan pelatihan dan pendidikan, meningkatkan keterampilan teknik, peningkatan pendidikan formal, dan masih banyak lainnya.

    4. Penataan Pegawai

    Tujuan lain dari personnel administration adalah untuk penataan pegawai. Penataan yang dimaksud adalah menempatkan pegawai sesuai dengan jabatan serta syarat jabatan. Sebelum melakukan penempatan, personnel administration juga akan mempertimbangkan pola karir perusahaan.

    Dengan adanya penempatan jabatan ini, maka akan memungkinkan pegawai dengan kinerja yang baik untuk menapaki tangga karir yang tersedia di perusahaan.

    5. Meningkatkan Pembinaan Pegawai

    Tak hanya memberikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan pegawai, perusahaan juga akan memberikan pembinaan untuk meningkatkan akuntabilitas. Apabila akuntanbilitas pegawai meningkat, tentu perusahaan akan berajalan dengan baik dan mudah berkembang.

    Tujuan personnel administration meningkatkan akuntabilitas pegawai yaitu untuk mendukung kesejahteraan pegawai itu sendiri.

    6. Meningkatkan Kinerja Pelayanan Kepegawaian

    Tujuan personnel administration yang terakhir dalam lingkup pemerintahan adalah untuk meningkatkan kinerja pelayananan kepegawaian. Sebab, melayani masyarakat sudah merupakan kewajiban dari pemerintah.

    Apabila kualitas pelayanan yang diberikan pemerintah terus mengalami peningkatan, maka itu artinya tata pemerintahan yang baik sudah terwujud.

    Fungsi Administrasi Kepegawaian

    Pada dasarnya, personnel administration mempunyai dua fungsi utama yaitu fungsi teknis atau operatif dan manajerial. Namun demikian, ada pula sejumlah hal lainnya yang juga termasuk fungsi personnel administration. Adapun beberapa fungsi tersebut, yakni sebagai berikut:

    1. Fungsi Teknis

    Pengertian fungsi teknis secara sederhana yaitu kegiatan kepegawaian yang dilakukan secara fisik karena bersifat teknis. Adapun cakupan fungsi teknis atau operatif yaitu pengadaan kepegawaian, kompensasi, pengembangan, integrasi, hingga pensiun.

    Contoh konkret pengadaan kepegawaiannya yaitu melakukan proses rekrutmen. Sedangkan contoh kegiatan pengembangan pegawai meliputi mengadakan seminar, workshop, training, dan kegiatan sejenisnya.

    Fungsi integrasi dan kompensasi berguna untuk memotivasi antar pegawai agar kooperatif dan bekerja lebih produktif dan efektif. Kedua fungsi ini juga dapat meningkatkan loyalitas pegawai terhadap perusahaan. 

    Dengan adanya fungsi teknis dari personnel administration, maka pegawai yang sudah pensiun pun akan mendapatkan perhatian sebagai bentuk balas jasa perusahaan. 

    2. Fungsi Manajerial

    Pengertian fungsi manajerial merupakan kebalikan dari fungsi teknis karena tidak melibatkan pekerjaan yang bersifat teknis. Sesuai dengan namanya, fungsi manajerial akan lebih fokus pada hal-hal yang bersifat manajemen. 

    Contoh fungsi manajerial yaitu pengorganisasian, perencanaan, pengendalian, dan pengarahan pegawai. Aspek perencanaan berfungsi untuk menentukan perekrutan pegawai sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Sebab, perusahaan bisa saja mengalami perubahan atau membutuhkan pegawai secara mendadak.

    Melalui fungsi manajerial ini pula, personnel administration dapat mengetahui posisi kursi kosong sehingga bisa segera mencarikan penggantinya yang kompeten. Adminsitrasi kepegawaian juga mempunyai aspek pengornanisasian yang fungsinya untuk memberikan wewenang dan pembagian tugas.

    Kegiatan pengorganisasian ini tentu dilakukan secara terstruktur berdasarkan hierarki struktur organisasi. Maksud dari aspek pengarahan pegawai yaitu memberikan apresiasi berupa reward supaya pegawai yang bersangkutan terus melakukan peningkatan kualitas dan kinerja. 

    Pegawai harus selalu mendapatkan pengawasan supaya tetap bekerja sesuai dengan tanggung jawab masing-masing dan tepat waktu dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut. Pengawasan tersebut merupakan bentuk kegiatan dari aspek pengendalian karyawan.

    3. Perencanaan Pegawai

    Personnel administration mempunyai tugas untuk membuat perencanaan kebutuhan pegawai di masa depan. Untuk membuat perencanaan ini, tim kepegawaian harus memperhatikan ketersediaan tenaga kerja lama di perusahaan serta perubahan-perubahan yang terjadi di perusahaan.

    Fungsi perencanaan pegawai ini bisa dikatakan krusial karena dalam perencanaan strategis akan berperan sebagai kontributor. Faktanya, fungsi perencanaan pegawai sangat membantu organisasi untuk menentukan sumber-sumber apa saja yang dibutuhkan. 

    Selain itu, melalui sumber-sumber yang telah tersedia, fungsi perencanaan pegawai juga dapat mengetahui poin-poin yang benar-benar bisa dicapai. Apabila fungsi perencanaan pegawai pada suatu perusahaan berhasil diterapkan dengan baik, maka perusahaan pun akan mendapatkan manfaat positifnya.

    Adapun manfaat positif yang dimaksud adalah pemanfaatan pegawai atau merekrut pegawai tepat guna, perusahaan dapat mempekerjakan jumlah pegawai sesuai dengan kebutuhan perusahaan sehingga dapat mencapai efektifitas. Manfaat lainnya adalah adanya efektivitas dalam perekrutan pegawai baru.

    Keberadaan fungsi perencanaan pegawai dalam administrasi kepegawaian yaitu lebih mudah mengetahui kekurangan tenaga kerja dengan yang dibutuhkan. Alhasil, tim kepegawaian bisa mengambil beberapa tindakan seperti merekrut pegawai baru, promosi, dan transfer jabatan tanpa perlu mengganggu organisasi perusahaan.

    Ketika akan membuat perencanaan pegawai, personnel administration akan memerhatikan sejumlah faktor eksternal dan internal organisasi perusahaan. Selain itu, personnel administration juga akan memerhatikan langkah-langkah yang akan ditempuh karena harus dilakukan secara teliti.

    4. Pengorganisasian Kepegawaian

    Fungsi personnel administration berikutnya adalah pengorganisasian kepegawaian. Pelaksanaan fungsi ini yaitu setelah terselesaikannya fungsi perencanaan pegawai. Pegawai yang sudah diterima dari perekrutan akan dikelompokkan atau digolongkan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

    Tim kepegawaian akan mendelegasikan wewenang kepada pegawai baru supaya dapat meraih tujuan yang harus dicapai.

    Proses pengorganisasian ini juga akan mengantarkan, baik sumber daya non manusia maupun sumber daya manusia, pada suatu pola tertentu dimana para pegawai tersebut dapat bekerja sama. Bisa dikatakan pegawai tersebut bekerja menyelesaikan tanggung jawab individu dalam sebuah tim.

    Dengan demikian, para pegawai akan lebih berdaya dalam bekerja sehingga bisa dengan mudah mendapatkan tujuan perusahaan. 

    Adapun hasil dari pengornanisasian yakni terbentuknya struktur organisasi. Jika diperhatikan lagi, kamu akan mendapati unit satu dengan unit lainnya yang saling berhubungan dalam struktur organisasi tersebut.

    Struktur organisasi akan memberikan pengaruh penting terhadap beberapa aspek seperti aliran kerja, sistem kontrol dan pengendalian, delegasi tanggung jawab dan wewenang serta arus pertanggungjawaban dan perintah.

    Mengingat pengaruhnya yang begitu luas, ketika personnel administration mendesain struktur organisasi kepegawaian akan melalui berbagai macam pertimbangan terhadap faktor yang memengaruhinya.

    5. Pengarahan Pegawai 

    Fungsi kelima dari administrasi kepegawaian yaitu pengarahan pegawai. Biasanya, kegiatan yang dilakukan oleh personnel administration adalah dengan memberikan motivasi kepada para pegawai.

    Walaupun demikian, belum ada data atau hasil analisis mendalam yang menunjukkan bahwa kegiatan memotivasi ini praktis untuk dilakukan. Adapun beberapa poin yang sering digunakan guna meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja pegawai. Kamu bisa mengetahuinya di bawah ini:

    • Perusahaan memastikan akan memberikan imbalan atau reward untuk pegawai yang kualitas kerjanya terus meningkat. Hal ini akan membuat para karyawan untuk lebih semangat dan meningkatkan kualitas kinerjanya supaya mendapatkan reward menarik.
    • Personnel administration akan memberikan pengertian kinerja efektif yang dimaksud oleh perusahaan. Alhasil, para pegawai pun dapat memahami dan mengetahui tentang apa menjadi capaian utama perusahaan.
    • Untuk meningkatkan semangat bekerja, personnel administration akan memastikan bawah semua pegawai mendapatkan perlakukan yang adil dan baik dari semua pegawai dan stakeholder. Ia juga akan memastikan pegawai mendapatkan penilaian objektif terhadap kinerja yang dilakukan.
    • Jika kondisi perusahaan memungkinkan, personnel administration dapat mengembangkan reward tersebut berupa promosi jabatan. Imbalan kenaikan kenaikan jabatan ini pun tentu ampuh untuk mendorong semangat para pegawai untuk memberikan performa terbaik mereka.
    • Supaya tidak terkesan kaku dan monoton, personnel administration bisa membuat gaya manajemen yang bisa berubah sesuai dengan kebutuhan perusahaan serta mudah untuk diserap para pegawai. Tindakan ini bisa menjadi alternatif untuk mendorong semangat dan produktivitas pegawai.
    • Kegiatan lainnya yang bisa dilakukan oleh personnel administration untuk mendorong semangat pegawai yaitu menetapkan sasaran yang harus dicapai. Kegiatan ini pun bisa mendorong pegawai untuk terus berkembang sehingga dapat memaksimalkan kemampuannya.
    • Adapun poin terakhir yang sangat memengaruhi semangat dan kinerja pegawai yaitu lingkungan kerja yang kondusif dan sarana yang nyaman. Dengan demikian, untuk meningkatkan semangat dan kinerja pegawai dapat dengan meminimalisir faktor penyebab munculnya ketidakpuasan pegawai.

    6. Pengendalian Pegawai

    Fungsi terakhir dari administrasi kepegawaian adalah pengendalian pegawai. Maksud dari pengendalian pegawai yaitu personnel administration akan melakukan pengawasan dan pengukuran pada pegawai. 

    Tujuannya adalah untuk mengetahui tingkat efisiensi dan efektivitas kerja pegawai dalam menggunakan sarana perusahaan.

    Selain itu, pengawasan dan pengukuran tersebut juga dapat mengetahui kontribusi yang diberikan karyawan dalam mencapai tujuan perusahaan. Proses pengukuran ini tentu menggunakan standar pekerjaan untuk mendapatkan hasil yang akurat.

    Sebab, perusahaan mempunyai banyak pegawai dari berbagai macam divisi yang mengemban tugas serta tanggung jawab yang berbeda-beda. Itulah sebabnya, pengukuran tidak bisa menggunakan satu jenis standar pekerjaan saja.

    Sistem Administrasi Kepegawaian

    Terdapat tiga sistem personnel administration dalam pemerintahan negara. Adapun sistem yang dimaksud adalah di bawah ini:

    1. Integrated System

    Jenis yang pertama yaitu sistem terintegrasi atau integrated system yang mana sangat umum digunakan pada negara berkembang. Alasan banyak negara berkembang yang menggunakan sistem ini adalah karena pemerintah daerah tidak mampu membayar gaji pegawai.

    Dengan demikian, penggajian dilakukan oleh pemerintah pusat. Sistem terintegrasi ini juga memiliki nilai positif karena dapat meningkatkan jalinan negara dan bangsa yang lebih erat.

    Adapun yang termasuk dalam sistem terintegrasi adalah perekrutan pegawai baru, penilian, penempatan, penggajian, pengembangan, dan pensiun. Semua aspek tersebut akan menjadi ketentuan dari pusat.

    2. Separated System

    Jenis sistem yang kedua adalah separated system atau sistem terpisah. Sistem ini merupakan kebalikan dari sistem integrasi karena pemerintah daerah mengambil alih tugas-tugas yang pada sistem integrasi ditangani oleh pemerintah pusat. Negara maju menggunakan pengguna terbanyak sistem terpisah.

    Kondisi ini ada pada setiap pemerintah daerah maju sudah memiliki keuangan yang sangat baik. Alhasil, pemerintah daerah pun dapat menggaji para pegawai sendiri. 

    Supaya pemerintah daerah tidak mengalami kerugian, maka poin yang ditekankan pada pegawainya adalah profesionalitas. Hal tersebut tentu kurang ditekankan pada negara berkembang. 

    3. Unified System

    Sistem personnel administration terakhir yang umum digunakan di pemerintahan yaitu unified system. Manajemen sistem ini tidak dilakukan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, melainkan satu lembaga khusus. Lembaga tersebut tentu dibentuk ada dasar kebutuhan personnel administration yang lebih efektif. 

    Selain itu, lembaga juga memiliki tingkat nasional. Dengan demikian, pemerintah pusat dan pemerintah daerah tidak akan mengurusi kegiatan perekrutan pegawai, penggajian, pensiun, dan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan kepegawaian.

    Perumusan Administrasi Kepegawaian

    Setelah membaca pengertian, tujuan, fungsi, dan jenis sistem personnel administration, kamu juga menambah wawasan mengenai perumusannya. Simak informasinya di bawah ini:

    1. Sebagai Ilmu

    Personnel administration merupakan bagian dari ilmu yang mempelajari tentang semua proses dalam menggunakan tenaga manusia. Ilmu ini memberikan manfaat yang sangat banyak untuk perusahaan atau pemerintahan.

    Sebab, ilmu personnel administration akan mempelajari bagaimana pegawai masuk ke dalam perusahaan atau pemerintahan hingga mereka berhenti atau pensiun. Personnel administration sebagai ilmu memudakan perusahaan untuk mengelola sumber daya manusia dengan struktur yang runtun.

    Selain itu, perumusan personnel administration sebagai ilmu juga memungkinkan perusahaan atau pemerintah untuk membuat perencanaan dengan mempertimbangan beberapa aspek. Alhasil, data yang didapat adalah data ilmiah dengan akurasi yang baik.

    2. Seni

    Personnel administration juga dirumuskan sebagai seni. Selama proses perekrutan, pegawai lama tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing.  Selanjutnya, tim kepegawaian akan mengenalkan pegawai baru kepada pegawai lama supaya dapat bersinergi dan memberikan kinerjanya untuk perusahaan.

    Agar semua pegawai dapat bersinergi, tentu perlu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan kondusif. Inilah alasannya mengapa personnel administration dirumuskan sebagai seni. 

    Pegawai lama dan pegawai baru harus mampu meredam ego masing-masing dan saling memberikan performa terbaiknya untuk perusahaan. Hasilnya akan menciptakan pegawai yang bermutu sehingga mendorong tercapainya tujuan perusahaan.

    3. Fungsi

    Maksud dari personnel administration sebagai perumusan fungsi adalah tim kepegawaian akan mengurus dan mengatur pemanfaatan tenaga kerja manusia dalam sebuah kelompok. Kelompok yang terdiri dari beberapa pegawai tersebut memilih tujuan pencapaian yang sama. 

    Adapun kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan bersama tersebut adalah merumuskan sasaran pokok dan tujuan kebijaksanaan politik serta menyusun organisasi. Tujuan menyusun organisasi adalah untuk kebijaksanaan politik, sasaran pokok, atau pelaksanaan tujuan.

    Sudah Paham Apa itu Administrasi Kepegawaian?

    Sekian pembahasan tentang administrasi kepegawaian yang meliputi pengertian, tujuan, fungsi, jenis sistem, dan perumusannya. Pada hakikatnya, personnel administration adalah ilmu untuk mengelola tenaga kerja pada suatu perusahaan atau pemerintahan.

    Tujuan utamanya adalah dapat menyediakan tenaga kerja dengan beban kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Keberadaan personnel administration akan membuat hal-hal yang berkaitan dengan kepegawaian bisa dilakukan lebih efektif dan efisien.

  • Administrasi Umum: Pengertian, Unsur, Ciri, dan Contohnya

    Administrasi Umum: Pengertian, Unsur, Ciri, dan Contohnya

    Dalam sebuah organisasi atau instansi tentunya terdapat bagian penting untuk mengurus berkas atau dokumen yang ada, yaitu administrasi umum. Kemudian dari bagian administrasi umum ini banyak hal yang bisa dicari tahu lebih dalam. Agar lebih paham mengenai bagian tersebut, simak penjelasan berikut ini.

    Pengertian

    Sebelum ke penjelasan lebih lanjut, perlu diketahui terlebih dahulu pengertian dari administrasi umum ini. Administrasi dalam artian secara luas adalah sebuah rangkaian kerja yang dilakukan sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu. 

    Kemudian administrasi secara sempit memiliki artian yaitu sebuah pekerjaan yang mengatur dan melakukan kegiatan tulis menulis, mencatat, dan pembukuan yang dilakukan dalam organisasi atau instansi. 

    Sehingga dapat disimpulkan bahwa administrasi umum merupakan pekerjaan yang dilakukan untuk mengorganisir, mengendalikan, mencatat, dan mengawasi sebuah organisasi atau instansi. Tentunya dalam melakukannya memanfaatkan sumber daya manusia secara maksimal agar tujuan bisa tercapai. 

    Unsur-Unsur di Dalamnya

    Lalu di dalam administrasi umum terdapat beberapa unsur agar terbentuk hal positif dan berkaitan dengan fungsinya demi kepentingan organisasi atau instansi. Unsur-unsur tersebut, antara lain:

    1. Organisasi 

    Dalam melakukan administrasi ini tentunya harus ada sebuah organisasi. Perlu diketahui bahwa organisasi bisa disebut tempat untuk melakukan pekerjaan administrasi. Dengan kata lain, organisasi tersebut bisa menjadi sebuah wadah untuk menghimpun para pekerjanya.

    2. Manajemen

    Unsur selanjutnya adalah manajemen. Dalam hal administrasi, manajemen merupakan sebuah alat untuk melaksanakannya. Lalu dalam pelaksanaannya meliputi pengatur, penggerak, tenaga operasional, dan manajer. Selain itu, manajemen juga dibagi 2 bagian, yaitu lower manajemen dan top manajemen.

    3. Kepegawaian

    Berikutnya yaitu unsur kepegawaian. Unsur ini berhubungan dengan pemanfaatan sumber daya manusia. Lalu dalam administrasi sendiri terdapat proses yang berkesinambungan antara penerimaan, penempatan, pendayagunaan, dan pengakhiran kerja. 

    4. Komunikasi

    Ada juga unsur komunikasi dalam administrasi umum. Unsur ini ada karena administrasi mengatur hubungan komunikasi divisi satu dengan lainnya dalam satu organisasi agar tidak terjadi miss komunikasi dan berita yang kurang benar.

    Nantinya untuk mengkomunikasikannya, administrasi bisa membuat surat atau warta. Dengan begitu informasi atau isu yang tersebar bisa jelas dan terjalin komunikasi yang baik dari manajemen, administrasi, dan klien.

    5. Perbekalan

    Unsur yang ada dalam administrasi umum lainnya adalah perbekalan. Nantinya administrasi ini akan mendata semua ketersediaan barang yang ada di dalam organisasi atau perusahaan. Sehingga akan berkaitan dengan pengadaan barang, penyimpanan, dan pemusnahan barang. 

    6. Keuangan

    Terdapat juga unsur keuangan yang dalam administrasi sendiri berkaitan dengan pembiayaan kontrak kerja sama untuk memperoleh pendanaannya hingga pertanggungjawabannya. Misalnya saja dengan melakukan proses administrasi pembelian, penjualan, sumber dana, kontrak, dan sewa. 

    7. Hubungan Masyarakat

    Salah satu unsur dalam administrasi umum adalah hubungan masyarakat. Hubungan masyarakat ini bisa juga dibilang public relation yang nantinya akan menjalin hubungan baik kepada klien, lalu membuat peraturan-peraturan yang berkaitan dengan bagaimana menjalin hubungan kepada mereka. 

    8. Tata Usaha

    Kemudian ada juga unsur tata usaha. Biasanya akan ada bagian tata usaha di sekolah, perkantoran, organisasi, dan lainnya. Nantinya dalam hal ini akan melakukan pencatatan, penyimpanan, dan pengiriman data atau informasi. Sehingga unsur ini penting karena menjadi sumber informasi organisasi atau perusahaan.

    Ciri-Ciri

    Adapun ciri-ciri dari administrasi umum yang perlu dipahami, yaitu:

    • Dalam administrasi terdapat sekelompok orang yang terdiri dari dua orang atau lebih.
    • Dalam administrasi ini memiliki tujuan yang jelas. 
    • Adanya proses atau usaha kerja di dalam administrasi.
    • Kegiatan administrasi selalu dilaksanakan dengan kerja sama. 
    • Untuk melakukan kegiatan administrasi terdapat pemimpin, pembimbing, dan pengawas.

    Tujuan Administrasi Umum

    Dari adanya administrasi ini, tentunya dalam pelaksanaannya terdapat tujuan yang akan dicapai, yaitu:

    1. Menyusun Program Usaha

    Tujuan pertama dalam administrasi adalah menyusun program usaha. Nantinya dalam menyusun program usaha ini akan diperlukan informasi dan data yang didapatkan dari aktivitas-aktivitas administrasi. Dengan begitu, administrasi harus dilakukan secara terukur agar data dan informasi mudah didapatkan. 

    2. Pemantauan Aktivitas AdministrasI

    Kegiatan atau aktivitas administrasi ini biasanya jumlahnya cukup banyak dan harus dilakukan secara sistematis serta teratur. Dengan begitu, pelaku administrasi yang baik harus bisa mengetahui apa, kapan, dimana, mengapa, dan bagaimana aktivitas tersebut dilaksanakan. 

    3. Evaluasi Kegiatan Organisasi

    Selanjutnya, tujuan dari administrasi adalah mengevaluasi kegiatan organisasi. Nantinya dengan adanya sistem organisasi yang baik akan mudah untuk melihat informasi dan data di dalamnya. Dengan begitu, ketika mendapati informasi dan data yang dirasa kurang, maka bisa melakukan evaluasi agar menjadi lebih baik. 

    4. Memastikan Keamanan Kegiatan

    Adapun tujuan dari administrasi adalah memastikan keamanan kegiatan di dalamnya. Dalam melaksanakan kegiatan, perusahaan atau organisasi harus memperoleh keamanan yang pasti. Sehingga perlu adanya sistem administrasi yang baik agar bisa mengecek keamanan perusahaan dari internal dan eksternal.

    Fungsi

    Perlu diketahui juga bahwa terdapat beberapa fungsi dari administrasi umum ini, antara lain:

    1. Perencanaan (Planning)

    Fungsi administrasi umum yang pertama adalah perencanaan yang akan menjadi menjadi langkah awal dalam melaksanakan kegiatan. Nantinya pada bagian administrasi akan melakukan pengumpulan data, mengolah datanya, dan menyusun perencanaannya.

    2. Penyusunan (Organizing)

    Dalam administrasi ini memiliki fungsi untuk mengorganisir agar membentuk komunikasi dan hubungan baik antar anggota. Dengan begitu dapat mencapai tujuan perusahaan atau organisasi secara lebih mudah.

    3. Mengoordinasi (Coordinating)

    Fungsi berikutnya adalah untuk mengoordinasi. Mengoordinasi ini bertujuan untuk membuat kegiatan organisasi atau perusahaan menjadi lancar dan terhindar dari hambatan serta masalah. 

    4. Laporan (Reporting)

    Fungsi selanjutnya dari administrasi umum adalah melaporkan yang nantinya akan menyampaikan seperti apa perkembangannya dan hasil kegiatan yang dilakukan di organisasi atau perusahaan. Selain itu, fungsi lainnya juga untuk melihat kinerja anggota dalam bagiannya masing-masing.

    5. Penempatan Posisi (Staffing)

    Untuk fungsi lainnya adalah penempatan posisi sumber daya manusia dalam organisasi atau perusahaan. Nantinya hal tersebut termasuk penerimaan tenaga ahli, perlengkapan, dan pengembangan.

    6. Bimbingan (Directing)

    Dalam administrasi ini juga memiliki fungsi bimbingan. Maksud dari hal tersebut yaitu dengan memberikan arahan, saran, atau perintah kepada anggota atau karyawan agar kegiatan berjalan lancar.

    7. Pembuatan Anggaran (Budgeting)

    Demi meningkatkan kinerja dan pengembangan organisasi atau perusahaan, perlu adanya anggaran. Dengan begitu, posisi administrasi ini memiliki fungsi untuk membuat anggaran yang akan digunakan kedepannya. 

    Contoh Kegiatan

    Agar lebih paham lagi, ada beberapa contoh kegiatan yang tergolong sebagai administrasi umum, yaitu:

    • Administrasi pendidikan: membuat jadwal pelajaran, mengatur kegiatan sekolah, dan mengurus surat.
    • Administrasi kependudukan: membuat KTP, akta, kartu keluarga, dan lainnya.
    • Administrasi keuangan: membuat faktur, laporan keuangan, dan lainnya.
    • Administrasi perkantoran: membuat surat masuk keluar barang, daftar hadir anggota atau pegawai, dan lainnya.
    • Administrasi negara: membuat tata cara pelayanan publik, aturan, dan lainnya.

    Kesimpulan

    Itulah beberapa penjelasan mengenai administrasi umum yang bisa dipahami. Harapannya, kamu jadi tahu bahwa kegiatan yang berhubungan dengan administrasi memiliki banyak sekali hal yang harus dilakukan.

  • Konsep Administrasi Pendidikan: Tujuan, Unsur, Peran & Fungsinya

    Konsep Administrasi Pendidikan: Tujuan, Unsur, Peran & Fungsinya

    Administrasi pendidikan menjadi sistem untuk mengatur serta menghubungkan berbagai sumber daya yang berkaitan. Melalui administrasi tersebut diharapkan mampu tercipta sebuah pembelajaran yang efektif serta efisien berdasarkan apa yang menjadi kebutuhan. Terkait pembahasan seputar topik kali ini, silakan menyimak informasi berikut.

    Definisi

    Administrasi pendidikan merupakan sebuah upaya atau proses untuk mencapai tujuan pendidikan. Caranya dengan memperhatikan beragam komponen pendidikan sehingga mampu menjalankan perbaikan sistem pendidikan, termasuk memanfaatkan beragam perangkat pendukung aktivitas belajar mengajar.

    Definisi lain yaitu upaya untuk menghubungkan antara aktivitas dengan program. Kegiatan tersebut harus saling berkaitan dengan individu maupun kelompok yang punya tujuan sama untuk kebutuhan peserta didik.

    Untuk bisa mencapai tujuan yang diharapkan, perlu adanya perencanaan, pengarahan, pengorganisasian, pemantauan, sampai penilaian. Administrasi ini juga berkenaan dengan sistem secara keseluruhan yang di dalamnya terdapat bagian yang saling berintegrasi dan berinteraksi. Tujuannya untuk mengecek apakah sudah sesuai sasaran yang telah ditetapkan atau belum.

    Pengertian Administrasi Pendidikan Menurut Ahli

    Berikut definisi lain dari beberapa ahli:

    1. Depdiknas RI

    Administrasi pendidikan merupakan semua proses yang berhubungan dengan aktivitas sekolah, mulai dari pengarahan, perencanaan, pembiayaan, koordinasi, pelaporan, sampai pengawasan, yang masih di dalam cakupan pendidikan.

    2. Drs. M. Ngalim Purwanto

    Menurut beliau, administrasi pendidikan adalah proses untuk menggabungkan atau mengintegrasikan tujuan pendidikan baik secara spiritual, personal, sampai material.

    3. Good Carter V

    Menurutnya, administrasi ini mencakup seluruh teknik maupun prosedur yang digunakan di dalam penyelenggaraan berbagai lembaga pendidikan sehingga kebijakannya sesuai dengan yang sudah ditentukan.

    4. Hadari Nawawi

    Hadari Nawawi mengungkapkan jika administrasi pendidikan merupakan rangkaian aktivitas bersama-sama. Tujuannya adalah demi mewujudkan pendidikan yang sistematis.

    5. Dasuqi dan Somantri

    Keduanya juga memberikan definisi terkait administrasi pendidikan. Menurutnya, ini merupakan berbagai proses atau upaya untuk menerapkan kaidah administrasi di bidang pendidikan.

    6. Knezevich

    Administrasi pendidikan merupakan proses yang di dalamnya mencakup penciptaan, pemeliharaan, penyatuan, serta pemeliharaan staf atau tenaga di dalam lembaga pendidikan tersebut sehingga apa yang menjadi tujuan pendidikan dapat terealisasikan.

    7. Nasution

    Nasution menjelaskan bahwa administrasi pendidikan adalah proses secara menyeluruh terkait berbagai aktivitas bersama di bidang pendidikan. Caranya dengan memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada, baik spiritual, personal, serta material. Dengan begitu, tujuan pendidikan pun bisa tercapai.

    8. Oteng Sutisna

    Menurutnya, administrasi pendidikan merupakan upaya untuk mengoordinasikan berbagai aktivitas yang saling berhubungan baik dari individu atau kelompok demi mencapai tujuan bersama.

    Selain memahami pengertian di atas, sebenarnya masih ada definisi lain jika melihatnya dari segi komunikasi dan kepemimpinan. 

    Dari segi komunikasi, administrasi ini adalah usaha agar bisa membuat orang lain saling memahami satu sama lain. Sementara segi leadership, administrasi pendidikan adalah upaya untuk menjawab berbagai pertanyaan seputar bagaimana administrasi tersebut mampu menjalankan tugasnya. Ini termasuk bagaimana proses pengambilan keputusan dari pemimpin kepada karyawannya. 

    Kemudian, jika mengacu pada segi ketatausahaan, administrasi pendidikan merupakan aktivitas rutin yang berkaitan dengan mendokumentasikan kegiatan, mencatat, sampai mempersiapkan laporan yang dibutuhkan.

    9. Aziz

    Administrasi pendidikan merupakan tindakan untuk mengoordinasikan aktivitas atau perilaku manusia. Tujuannya agar seluruh sumber daya bisa ditata sebaik mungkin. Dengan begitu, tujuan pendidikan mampu dicapai secara produktif.

    Tujuan

    Menurut Sergiovanni dan Carver, setidaknya terdapat empat tujuan administrasi pendidikan, di antaranya:

    • Efektivitas produksi
    • Efisiensi
    • Kepuasan kerja
    • Kemampuan untuk menyesuaikan diri

    Melalui keempat tujuan tersebut diharapkan bisa menjadi kriteria di dalam menentukan atau menilai keberhasilan dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikan pada setiap lembaga pendidikan atau organisasi. Selain itu, keempat tujuan tersebut adalah agar pendidikan dapat tercapai secara produktif.

    Adapun yang menjadi ukuran keberhasilan administrasi pendidikan yaitu produktivitasnya. Hal ini bisa dilihat berdasarkan produk, hasil, serta efektivitas proses. Selain itu, suasana di dalam menyelenggarakan pendidikan juga menjadi indikator lain untuk menilai keberhasilan dari penerapan administrasi tersebut.

    Sementara itu, Daryanto (dalam Aziz, 2016, hlm 11) mengungkapkan bahwa beberapa tujuan administrasi pendidikan yaitu:

    • Berusaha semaksimal mungkin agar tujuan tersebut tampil secara formal. Caranya lewat merumuskan, melakukan seleksi, menjabarkan, serta menetapkan tujuan yang ingin dan bisa dicapai berdasarkan kebutuhan lembaga pendidikan maupun organisasi.
    • Menyebarluaskan serta berusaha menanamkan tujuan tersebut kepada setiap anggota. Dengan begitu, tujuan tersebut akan menjadi kebutuhan sekaligus pendorong untuk meningkatkan dan mengarahkan kinerja para anggota lembaga atau organisasi tersebut.
    • Memilih, menyeleksi, membuat penjabaran, serta menetapkan proses yang mencakup kegiatan, tindakan, serta pola kerja yang sudah diperkirakan mampu memberi hasil sesuai tujuan yang sudah ditetapkan.
    • Melakukan pengawasan di dalam melaksanakan proses pendidikan baik dengan cara memantau, memeriksa, dan melakukan pengendalian terhadap setiap aktivitas maupun tindakan.
    • Memberikan penilaian terhadap hasil yang sudah dicapai maupun proses yang tengah berlangsung. Administrasi pendidikan juga bertujuan untuk mengusahakan agar informasi seputar proses dan hasil menjadi bahan untuk memberikan feedback yang sangat bermanfaat untuk perbaikan proses serta hasil selanjutnya.

    Unsur

    Setelah mengetahui definisi dan tujuan administrasi pendidikan, lalu bagaimana dengan unsur-unsurnya? Apa saja yang tergolong sebagai unsur-unsur administrasi? Sebenarnya ada beberapa unsur yang jumlahnya menyesuaikan pendapat siapa yang diambil.

    Misalnya Sondang P Siagian menjejaskan bahwa unsur-unsur tersebut antara lain:

    • Terdiri lebih dari 2 orang.
    • Mempunyai tujuan.
    • Terdapat tugas untuk dikerjakan.
    • Terdapat peralatan atau perlengkapan.

    Sementara itu, The Liang Gie memberikan penjelasan berbeda terkait unsur di dalam administrasi pendidikan. Bukan sekadar terbatas hanya empat melainkan ada delapan unsur dan semuanya saling bersinergi. Adapun kedelapan unsur tersebut yaitu:

    • Manajemen
    • Organisasi
    • Kepegawaian
    • Komunikasi
    • Perbekalan
    • Keuangan
    • Ketatausahaan
    • Hubungan masyarakat atau humas

    Kedelapan unsur tersebut kerap ditemukan di lembaga pendidikan. Bahkan mulai setingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi pun memiliki unsur-unsur tersebut.

    Peran

    Beberapa peran administrasi pendidikan antara lain:

    1. Perencanaan

    Untuk bisa mencapai tujuan pendidikan, maka perlu adanya perencanaan secara matang. Planning tersebut harus dibuat sebaik dan semaksimal mungkin sehingga mampu berjalan serta memberikan hasil maksimal. Perencanaan ini juga tidak boleh dibuat serta diputuskan begitu saja, melainkan harus ada kesepakatan bersama.

    2. Pengorganisasian

    Melakukan pengorganisasian menjadi hal yang sangat dibutuhkan agar bisa menjalin hubungan baik antara staf, pendidik, serta peserta didik. Untuk itu, semuanya harus saling bersinergi sehingga tujuan atau hasil pendidikan yang diinginkan dapat tercapai.

    3. Koordinasi

    Koordinasi harus berdasarkan komunikasi yang baik. Jika komunikasi yang terjalin tidak berdasarkan koordinasi, maka hasil tujuan pendidikan yang diinginkan cenderung sulit untuk dicapai. Seseorang yang menempati posisi ini harus punya tanggung jawab dalam hal:

    • Melahirkan ide.
    • Membentuk teknik.
    • Menghadirkan menciptakan pembelajaran interaktif.

    4. Komunikasi

    Cara untuk menjalin hubungan antara pendidik dengan peserta didiknya yaitu lewat komunikasi yang baik. Komunikasi merupakan sarana transformasi ilmu yang dilakukan pendidik ke peserta didik. Selain itu, komunikasi juga dibutuhkan untuk melaporkan hasil capaian pendidikan yang diterapkan dari unit daerah menuju unit pusat.

    5. Pengawasan

    Selama proses mencapai tujuan, maka harus ada pengawasan. Pengawasan ini perannya sangat penting. Ketika ada sesuatu yang terjadi tidak sesuai rencana seperti penyelewengan, maka bisa segera ditegur.

    Pada masing-masing unit lembaga pendidikan tentu sudah ada struktur kepengurusan. Pengawasan ini harus selalu diterapkan agar tidak terjadi masalah yang tak diinginkan sehingga berpotensi memberikan kerugian.

    6. Kepegawaian

    Peran administrasi pendidikan selanjutnya yaitu menjalankan fungsi staffing atau kepegawaian. Peran ini memiliki tanggung jawab di dalam membuat perencanaan serta pengorganisasian. Lewat kepegawaian tersebut, maka struktur kerja lebih mudah diterapkan sehingga tujuan pendidikan akan mampu dicapai.

    7. Penganggaran

    Untuk bisa mencapai tujuan pendidikan, maka harus ada biaya keluar serta biaya masuk. Budgeting juga perlu ada pengawasan karena sangat rentan terjadinya korupsi, baik yang dilakukan perorangan atau kelompok yang tak bertanggung jawab.

    8. Penilaian

    Dalam sebuah lembaga pendidikan atau organisasi, perlu adanya transparansi di dalam pengelolaannya. Misalnya dengan melakukan evaluasi, lalu mengecek apakah yang telah dikerjakan sudah mampu memberikan hasil efektif atau terdapat hal-hal yang perlu dikoreksi.

    Fungsi Pokok

    Hubungan yang terjalin antara penyelenggara pendidikan dengan pelajar di sekolah menghadirkan beberapa pokok serta fungsi administrasi pendidikan. Berikut penjelasannya.

    • Administrasi pendidikan adalah sistem yang berkaitan dengan tata kelola untuk mengintegrasikan seluruh jenis serta bentuk sumber daya. Semuanya berhubungan dengan efektivitas pembelajaran hingga mampu mencapai tujuan pendidikan sekolah. Pada pembukaan UUD 1945 terdapat keterangan secara jelas bahwa tujuan pendidikan nasional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.
    • Membentuk sistem pendidikan nasional dan otonomi pendidikan. Hal ini karena realitas sosial masyarakat Indonesia bersifat multikultural. Melalui sistem otonom tersebut, proses manajerial pendidikan pada masing-masing sekolah mampu berjalan secara efektif, intensif, maupun efisien.
    • Fungsi lainnya yaitu untuk membuat perencanaan pendidikan nasional secara jelas sehingga mampu mencapai dan menjabarkan tujuan pendidikan tersebut. Di dalam penerapannya, perlu adanya pengorganisasian serta koordinasi secara tepat. Perlu juga menerapkan sistem pengawasan sehingga pembelajaran di sekolah mampu berjalan sesuai tujuan sehingga dapat melahirkan sumber daya manusia yang kompeten sesuai kebutuhan nasional.
    • Berfungsi menghasilkan pembaharuan dalam ranah sosial sehingga mampu mencapai tujuan.

    Semua fungsi tersebut merupakan landasan dalam menghadirkan manajemen pendidikan serta menghasilkan pembelajaran efektif. Dalam praktiknya, fungsi-fungsi tersebut juga harus ada pertimbangan berdasarkan latar belakang masyarakat pada lingkungan sekolah, baik secara psikologis, sosiologis, maupun antropologis.

    Asas

    Setidaknya terdapat dua asas penting yang harus menjadi pegangan di dalam menerapkan administrasi pendidikan. Kedua asas tersebut yaitu asas operasional dan idiil. Berikut pembahasan selengkapnya.

    1. Asas Idiil

    Asas idiil merupakan asas yang menjadi pegangan di dalam menjalankan administrasi pendidikan di sebuah negara dengan menyesuaikan sistem pendidikan di negara tersebut. Misalnya, sistem pendidikan negara Indonesia adalah sistem pendidikan dengan berdasarkan Pancasila serta UUD 1945.

    Pada hakikatnya, administrasi tersebut merupakan sub sistem dari pendidikan secara luas. Jadi, landasan idiil yang diterapkan di sekolah yaitu Pancasila dan UUD 1945.

    2. Asas Operasional

    Asas prinsip atau asas operasional merupakan landasan yang diterapkan agar mampu mencapai tujuan pendidikan seperti yang tercantum pada UU Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003, sebuah sistem pendidikan yang sudah mengalami pembaruan.

    Tujuan melakukan pembaruan tersebut agar mampu meningkatkan mutu pendidikan sekolah. Ketika mutu pendidikan meningkat, maka sekolah mampu melahirkan berbagai generasi penerus bangsa yang hebat.

    Prinsip Administrasi Pendidikan di Kurikulum 2013

    Sementara itu, beberapa prinsip yang diterapkan pada kurikulum 2013 yangsekaligus menjadi landasan dalam mengaplikasikan administrasi pendidikan yaitu:

    1. Prinsip Fleksibilitas

    Penyelenggaraan pendidikan harus memberikan perhatian terhadap faktor ekosistem serta kemampuan dalam menyediakan fasilitas. Tujuannya untuk menunjang pelaksanaan pendidikan di sekolah.

    2. Efisiensi dan Efektivitas

    Prinsip ini bukan sekadar berkaitan dengan penggunaan atau manajemen waktu yang tepat. Akan tetapi, berkenaan dengan pendayagunaan tenaga dengan optimal.

    3. Berorientasi pada Tujuan

    Prinsip administrasi pendidikan berikutnya berorientasi pada tujuan. Administrasi tersebut adalah komponen di dalam sistem pendidikan dan tujuan operasionalnya perlu dirumuskan dan menjadi sandaran bagi para pelaksana atau pemangku kepentingan di sekolah.

    4. Prinsip Kontinuitas 

    Setiap jenjang pendidikan tentu harus memiliki hierarki dan semuanya harus saling berkesinambungan. Jadi, di dalam prinsip tersebut semuanya harus saling berhubungan dan berlangsung secara terus-menerus.

    5. Prinsip Long Life Education

    Setiap manusia diharapkan agar terus berkembang. Maka dari itu, pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan sebuah kondisi sehingga mampu mendukung proses pembelajaran.

    Ruang Lingkup

    Adapun yang menjadi ruang lingkup dari administrasi pendidikan yaitu:

    1. Bidang TU Sekolah

    Hal-hal yang dikelola oleh bidang TU terdiri dari:

    • Organisasi serta struktur pegawai TU (Tata Usaha).
    • Keuangan dan pembukuan.
    • Anggaran belanja sekolah.
    • Korespondensi atau surat menyurat.
    • Masalah terkait kepegawaian serta personalia sekolah.
    • Masalah pemindahan, pengangkatan, penempatan, pengisian buku induk, laporan, raport, dan sebagainya.

    2. Bidang Personalia Murid

    Ruang lingkup yang dikelola oleh bidang personalia murid terdiri dari:

    • Masalah kesehatan murid.
    • Organisasi murid.
    • Masalah kesejahteraan murid.
    • Evaluasi kemajuan murid.
    • Bimbingan dan konseling (BK) untuk murid.

    3. Bidang Personalia Guru

    Hal-hal yang dikelola oleh bidang personalia guru terdiri dari:

    • Pengangkatan serta penempatan guru.
    • Masalah kepegawaian.
    • Organisasi guru.
    • Masalah terkait kondisi serta evaluasi kemajuan guru.
    • Refreshing dan upgrading.

    4. Masalah Pengawasan

    Ruang lingkup dalam pengawasan terdiri dari:

    • Upaya untuk meningkatkan semangat guru serta pegawai TU.
    • Mengupayakan serta membuat pedoman terkait bagaimana cara menilai hasil pengajaran dan pendidikan.
    • Mengupayakan serta mengembangkan kerja sama secara baik di antara guru, murid, dan pegawai TU sekolah.
    • Upaya agar bisa meningkatkan mutu serta pengalaman guru.

    5. Bidang Pelaksanaan serta Pembinaan Kurikulum

    Hal-hal yang dilakukan oleh bidang ini terdiri dari:

    • Berpedoman serta berusaha untuk menerapkan kurikulum sekolah. Tujuannya agar dapat mencapai dasar serta tujuan pendidikan maupun pengajaran.
    • Berusaha untuk melaksanakan kurikulum beserta metode-metodenya. Dengan begitu, akan tercipta pembaharuan baik di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.

    Komponen

    Administrasi pendidikan mempunyai beberapa komponen pembentuk. Semua komponen tersebut saling berkaitan dengan bersinergi sehingga membentuk satu kesatuan. Adapun beberapa komponen di dalamnya yaitu:

    1. Administrasi Pendidikan Sekolah

    Komponennya terdiri dari pegawai sekolah atau tenaga pendidikan termasuk seluruh individu yang merupakan bagian di dalam kerja sama sekolah untuk melaksanakan tugas agar tujuan pendidikan dapat dicapai. 

    Menurut UU Sisdiknas (Sistem Pendidikan Nasional) No. 20 Tahun 2003, tenaga pendidikan merupakan anggota masyarakat di mana mereka mengabdikan dirinya serta diangkat demi tujuan agar menunjang terlaksananya pendidikan.

    Berdasarkan jabatannya, tenaga kependidikan tersebut bisa dibedakan menjadi 3 yaitu tenaga fungsional, tenaga struktural, serta tenaga penyelenggaraan pendidikan.

    • Tenaga struktural, tenaga pendidikan yang berada di jabatan-jabatan eksekutif umum seperti pimpinan. Tugasnya adalah bertanggung jawab secara langsung dan tak langsung terhadap satuan pendidikan.
    • Tenaga fungsional, tenaga kependidikan pada jabatan yang pelaksanaannya memerlukan keahlian atau skill akademis pendidikan.
    • Tenaga teknis kependidikan, tenaga kependidikan yang di dalam pelaksanaannya cenderung dituntut agar memiliki kecakapan teknis administratif dan teknis operasional.

    2. Administrasi Kurikulum

    Untuk komponen yang satu ini diterapkan untuk jenjang sekolah apa pun. Tugas kepala sekolah yaitu memberikan jaminan bahwa program pengajaran atau kurikulum dapat berjalan secara baik untuk para murid di sekolah tersebut. Ini merupakan tanggung jawab dari kepala sekolah yang sangat penting meskipun pada penerapannya memang banyak tantangan yang dihadapi.

    Sementara itu, staf memiliki tanggung jawab untuk membantu agar pelaksanaan serta pengembangan program sekolah berjalan efektif. 

    Para staf tersebut juga harus paham seperti apa teori kurikulum dan kaitannya dengan kebijakan serta langkah atau kebijakan administratif yang akan diambil. Hal tersebut akan membantu kepala sekolah dalam menghadirkan kepemimpinan yang efektif.

    Adapun langkah nyata yang diterapkan adalah melalui penyusunan kurikulum. Kurikulum adalah sebuah pedoman untuk seluruh guru di dalam menjalankan pekerjaannya. Untuk menerapkan kurikulum, bagi guru bukan sekadar mengikuti apa yang tertera di dalam kurikulum tersebut.

    Guru juga berhak dan bahkan dianjurkan untuk menambahkan materi, model, metode, media, maupun sumber-sumber apa saja yang dibutuhkan siswa sesuai kebutuhannya. Selain itu, guru juga berhak untuk mengurangi apa saja yang mungkin dianggap kurang relevan untuk perkembangan atau kemajuan pembelajaran di sekolah tersebut.

    3. Administrasi Pendidikan terkait Sarana dan Prasarana

    Prasarana merupakan alat yang tidak langsung dibutuhkan untuk menunjang tercapainya tujuan. Di dalam dunia pendidikan contohnya lapangan olahraga, bangunan sekolah, uang, dan lain-lain. 

    Sementara itu, sarana merupakan alat langsung yang dibutuhkan demi terciptanya tujuan pendidikan. Beberapa contoh sarana dalam pendidikan yaitu laboratorium, lab komputer, lab bahasa, perpustakaan, buku, dan lain-lain. Selain itu, sarana pendidikan dibedakan berdasarkan 3 kelompok besar, yaitu:

    • Bangunan serta perabotan sekolah.
    • Media pendidikan yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas pembelajaran.
    • Alat pelajaran seperti buku maupun alat-alat peraga.

    Administrasi sarana-prasarana memiliki tugas untuk mengatur serta menjaga sarana serta prasarana pendidikan sehingga mampu memberikan kontribusi lebih optimal. Hal tersebut membuat aktivitas pembelajaran akan lebih berjalan efektif.

    Untuk kegiatan pengelolaan tersebut bisa dalam bentuk perencanaan, pengadaan, penyimpanan inventaris, pengawasan, penghapusan, maupun penataan. Diharapkan sekolah menyediakan fasilitas yang memadai baik kuantitatif maupun kualitatif serta relevan berdasarkan kebutuhan siswa.  

    Tujuannya agar proses pembelajaran berlangsung baik dan memberikan manfaat secara nyata terhadap para siswa.

    4. Administrasi Siswa

    Pengelolaan dan kesiswaan menjadi program administrasi siswa yang tidak boleh dilewatkan. Setidaknya terdapat 3 jenis data yang harus dikelola, yaitu:

    • Data identitas murid.
    • Data hasil belajar.
    • Data kehadiran murid.

    Administrasi siswa mencakup semua proses aktivitas yang direncanakan serta diusahakan oleh sekolah. Selain itu, aktivitas tersebut juga mencakup pembinaan secara berkala pada semua siswa sehingga proses pembelajaran berlangsung efektif dan efisien. Dengan begitu, tujuan pendidikan pun mampu diterapkan secara baik dan dicapai para siswa tersebut.

    Adapun secara kronologis operasional, administrasi siswa berkaitan dengan penerimaan siswa baru hingga mereka lulus meninggalkan sekolah. Prosesnya memang panjang serta tanggung jawabnya juga besar sehingga memang betul-betul harus orang kompeten di bidangnya yang mampu menjalankan tugas sebagai administrasi siswa.

    5. Hubungan Sekolah dengan Masyarakat

    Untuk komponen yang satu ini berkaitan dengan relasi sekolah dengan masyarakat, sekolah dengan pemerintah di daerah tersebut, maupun instansi-instansi lainnya. 

    Semua hubungan tersebut harus terjalin secara baik dan bersifat sosiologis, pedagogis, dan produktif. Melalui hubungan ini akan saling menguntungkan demi perbaikan serta kemajuan kedua pihak.

    Terkait hubungan sekolah dengan masyarakat bisa diwujudkan lewat beberapa jalur, yaitu:

    • Memberikan laporan kemajuan murid.
    • Pertemuan formal.
    • Kontak formal.
    • Surat, selebaran, maupun buletin sekolah.
    • Memanfaatkan sumber yang ada di masyarakat.
    • Melalui badan penyelenggara pendidikan.

    Tugas

    Beberapa tugas administrasi pendidikan yaitu:

    • Berusaha agar pendidikan mampu terlaksana secara normal. Hal tersebut bisa dimulai dari merumuskan, menjabarkan, serta menetapkan tujuan pendidikan.
    • Menyebarluaskan serta berusaha untuk menanamkan tujuan di lembaga. Dengan begitu, tujuan pendidikan akan menjadi sebuah kebutuhan sekaligus motivasi yang akan mendorong para anggota di lembaga tersebut untuk mewujudkannya.
    • Tugas administrasi pendidikan juga untuk memilih, menyeleksi, memberikan penjabaran, maupun menetapkan proses yang bermuara pada hasil atau tujuan sesuai yang ditentukan.
    • Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proses pendidikan. Cara yang dilakukan yaitu dengan memeriksa, memantau, maupun mengendalikan setiap kegiatan. Upaya tersebut sering dikaitkan dengan pengawasan terkait pengendalian mutu pendidikan.
    • Menilai hasil yang sudah dicapai serta proses yang berlangsung. Administrasi pendidikan juga memiliki tugas untuk mengupayakan agar informasi mengenai proses dan hasil melahirkan feedback demi perbaikan proses dan hasil berikutnya.

    Kesimpulan

    Jadi itulah beberapa peran dari administrasi pendidikan. Memang menjalankan pendidikan bukan sesuatu yang mudah. Perlu banyak elemen dan unsur yang harus saling berintegrasi satu dengan yang lain.

    Selain itu, jangan sampai melupakan pengawasan karena monitoring perannya juga sangat penting untuk memastikan semuanya berjalan sesuai rencana. Semoga bermanfaat.

  • Termasuk Mahal? Simak Kisaran Biaya Sekolah Pramugari dan Syaratnya

    Termasuk Mahal? Simak Kisaran Biaya Sekolah Pramugari dan Syaratnya

    Profesi pramugari memiliki keterkaitan yang erat dengan orang yang bekerja di dalam pesawat. Apakah Anda penasaran berapa biaya sekolah pramugari pesawat? Secara umum, pramugari atau awak kabin merupakan orang yang bertugas untuk melayani penumpang selama di perjalanan menggunakan pesawat. 

    Oleh sebab itu, profesi ini tidaklah mudah dan membutuhkan pelatihan intensif di sekolah pramugari. Setiap training center dari maskapai penerbangan ataupun bukan juga menawarkan biaya yang berbeda. Simak lebih lanjut untuk mengetahui informasi seputar sekolah pramugari selengkapnya!

    Biaya Sekolah Pramugari

    Sekolah pramugari merupakan suatu lembaga pendidikan yang menawarkan program pendidikan khusus untuk calon pramugari. Anda yang ingin mengembangkan karir di bidang penerbangan bisa menempuh pendidikan di sekolah pramugari agar lebih unggul. Setiap sekolah pramugari mempunyai kisaran biaya tertentu seperti berikut ini:

    1. Flight Attendant and Airline Staff Training

    Flight Attendant and Airline Staff Training (FAAST) adalah salah satu sekolah pramugari dan staff penerbangan yang berkualitas di Indonesia. Sekolah yang berlokasi di Sendangadi, Sleman, Yogyakarta ini tidak hanya memberikan pendidikan untuk pramugari saja, tetapi juga pramugara dan staff penerbangan lainnya. 

    Waktu yang pendidikan yang harus Anda tempuh apabila bersekolah disini, yaitu 7 bulan. Ini terdiri dari 5 bulan masa pendidikan sekolah dan 2 bulan untuk pelaksanaan on job training. Menariknya, sekolah pramugari ini memiliki metode pelatihan yang singkat dan profesional dengan pelayanan yang sangat ramah.

    Selain itu, biaya pendidikan di FAAST juga cukup terjangkau yang terbagi menjadi beberapa tahap pembayaran. Rincian biaya FAAST antara lain, tahap pertama untuk daftar ulang sebesar Rp15.000.000,00. Lalu, tahap kedua atau angsuran pertama Rp12.000.000,00. 

    Selanjutnya, tahap ketiga Rp9.000.000,00 dan tahap keempat Rp3.500.000,00. Secara keseluruhan, total biaya sekolah pramugari di FAAST, yaitu sekitar Rp39.500.000,00.

    2. Jogja Flight Indonesia

    Jogja FLight Indonesia merupakan lembaga pendidikan untuk kru penerbangan dan pramugari yang telah mendapatkan lisensi dari kementerian perhubungan republik indonesia. Sekolah pramugari atau airlines crew ini bisa Anda temukan di berbagai kota, meliputi Yogyakarta, Balikpapan, Jakarta, Bandung, Lampung, dan Surabaya.

    Menariknya, Jogja Flight Indonesia mempunyai program pendidikan unggulan yang bervariasi. Antara lain program pendidikan Pramugari dan Pramugara, Staf Bandara, Staf Airlines. Ada pula Staf Cargo, Perhotelan Kapal Pesiar, Administrasi Penerbangan, Aviation Security, Aircraft Marshaller, dan Manajemen Udara.

    Biaya pendidikan untuk sekolah pramugari di Jogja Flight Indonesia secara keseluruhan sekitar Rp27.000.000,00 dengan 6 kali angsuran. Sementara biaya pendaftarannya hanya Rp150.000,00. Peserta didik akan mendapatkan fasilitas yang menguntungkan, seperti lisensi, praktik komputer, serta seragam termasuk sepatu dan tas.

    3. Pendidikan Staff Penerbangan dan Pramugari (PSPP)

    Sekolah pramugari selanjutnya, yaitu Pendidikan Staff Penerbangan dan Pramugari. Sekolah ini sudah tersebar di berbagai kota di Indonesia, seperti Jakarta, Yogyakarta, Lampung, dan Makassar. Lulusan terbaik dari PSPP banyak yang dipercaya untuk bekerja di berbagai Maskapai Penerbangan ternama di Indonesia.

    Masa pendidikan di PSPP ini adalah 6 bulan, yang terdiri dari 4 bulan masa pendidikan di sekolah dan 2 bulan untuk pelaksanaan on jobs training. Tidak hanya untuk pramugari dan staff penerbangan, ada pula kelas untuk berenang, modeling, make over, maupun komputer dasar. 

    Sementara itu, total biaya sekolah pramugari di PSPP adalah Rp42.000.000,00 dengan tiga kali angsuran. Rincian biayanya antara lain tahap daftar ulang sebesar Rp15.000.000,00, angsuran pertama Rp13.500.000,00, angsuran kedua Rp9.500.000, angsuran ketiga Rp3.500.000,00.

    4. Pelita Nusa Aviation

    Pelita Nusa Aviation yang berada di Yogyakarta ini juga termasuk sekolah pramugari yang berkualitas. Pendidikan pramugari di sekolah ini berlangsung selama 6 bulan. 

    Sementara untuk biaya pendidikannya sekitar Rp17.000.000,00 sampai Rp30.000.000,00. Kisaran biaya ini sudah mencakup biaya pendidikan, biaya pendaftaran, maupun asrama untuk peserta didiknya.

    5. Pelatihan Pramugari Pramugara (P3) Nusantara

    Lembaga pelatihan pramugari ini berlokasi di Yogyakarta. Tidak hanya khusus untuk pendidikan pramugari. P3 Nusantara juga menjadi tempat pelatihan untuk staf penerbangan dan frontliner perusahaan. Lembaga pelatihan ini mewajibkan setiap peserta didik untuk menguasai bahasa Inggris secara lisan maupun tertulis.

    Biaya sekolah pramugari di lembaga Pelatihan Pramugari Pramugara Nusantara ini sekitar Rp40.000.000,00 dengan biaya pendaftaran sebesar Rp200.000,00.

    6. Tamtama Training Center

    Yogyakarta rupanya memiliki banyak sekali sekolah pramugari yang berkualitas. Tamtama Training Center termasuk sekolah pramugari yang banyak peminatnya. Terdapat tiga kurikulum yang diterapkan di sekolah ini, antara lain ilmu kepramugarian, ground handling, dan ticketing service. Sementara biayanya sekitar Rp23.000.000,00.

    7. Airlines Crew Flight Surabaya

    Airlines Crew Flight Surabaya termasuk sekolah pramugari yang memiliki lisensi resmi dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Meski begitu, biaya sekolah pramugari di Airlines Crew Flight Surabaya masih terjangkau, yaitu sekitar Rp30.000.000,00. Ini termasuk biaya lisensi, seragam, praktikum, dan lain sebagainya.

    8. Total Outsource Development (TOD)

    Total Outsource Development juga berlokasi di Yogyakarta, tepatnya di Sleman. Sekolah pramugari ini memiliki empat jurusan, antara lain pendidikan pramugari, ground staff, aviation security, dan perhotelan. Anda perlu menyiapkan biaya sekitar Rp35.000.000,00 sampai Rp36.000.00,00 untuk bersekolah di TOD.

    Syarat Sekolah Pramugari

    Pramugari adalah garda terdepan untuk memastikan keselamatan penumpang di pesawat. Oleh sebab itu, seorang pramugari harus mengikuti serangkaian tes dan memenuhi persyaratan agar bisa bekerja dengan baik. Selain biaya sekolah pramugari, berikut ini beberapa syarat menjadi pramugari profesional yang perlu Anda ketahui:

    1. Syarat Fisik

    Sebagai orang yang berhubungan langsung dengan penumpang, wajar bila ada beberapa kriteria fisik yang harus dipenuhi oleh seseorang yang ingin menjadi pramugari. Persyaratan fisik yang dimaksud antara lain:

    • Tinggi badan minimal 170 cm untuk laki-lai dan 160 cm untuk laki-laki.
    • Memiliki berat badan yang proporsional.
    • Toleransi mata minus dan silinder maksimal 2 dan tidak buta warna.
    • Bentuk gigi yang rapi dan bersih.
    • Tidak merokok maupun mengonsumsi obat terlarang.

    2. Syarat Pendidikan

    Persyaratan kedua yang tidak kalah pentingnya untuk menjadi seorang pramugari, yaitu kualifikasi pendidikan. Syarat pendidikan yang paling umum, yaitu minimal SMA dan sederajat. Anda yang baru saja lulus bisa mendaftarkan diri untuk sekolah pramugari agar bisa bekerja menjadi bagian dari awak kabin pesawat.

    Anda juga harus mengambil program studi atau training pramugari dalam jangka waktu tertentu untuk mempelajari bagaimana menjadi seorang pramugari profesional. Hal-hal yang biasa diajarkan dalam training ini seperti prosedur pelayanan penumpang dan penanganan untuk situasi darurat di udara.

    Selain itu, Anda juga harus menguasai minimal satu bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Sehingga Anda bisa berinteraksi secara tepat dengan penumpang warga negara asing (WNA). Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah komunikasi antara pramugari dengan penumpang dari berbagai negara.

    3. Syarat Lisensi

    Menjadi seorang pramugari juga membutuhkan lisensi penerbangan. Seorang pramugari harus memiliki izin penerabngan dari dinas perhubungan dan transportasi udara. Ada beberapa tahapan training, mulai dari training simulasi di training center hingga training terbang bersama pramugari senior.

    Selain itu, ada pula serangkaian tes materi tertulis, psikologi, kesehatan, maupun wawancara pantukhir. Apabila seluruh rangkaian tes ini mampu Anda lewati, maka Anda berhak mendapatkan lisensi penerbangan yang sah. Rangkaian tes selama training ini sudah termasuk biaya sekolah pramugari yang Anda bayarkan sebelumnya.

    Jenjang Karir Pramugari

    Hampir sama dengan bidang profesi lainnya, pramugari juga mempunyai jenjang karir yang menjanjikan. Seorang pramugari harus lulus training dan memenuhi kualifikasi agar bisa naik ke jenjang yang lebih tinggi. Biasanya, Anda bisa mengenali jenjang karir pramugari berdasarkan warna seragamnya. Berikut ini daftar jenjang karirnya:

    1. Pramugari Junior

    Pramugari junior adalah tingkatan paling rendah dari jenjang karir seorang pramugari. Seorang pramugari junior bertugas sebagai pelaksana dalam penerbangan. Anda juga akan mendapatkan training terbang bersama pramugari senior untuk tes keahlian.

    2. Pramugari Senior

    Pramugari senior memiliki posisi yang lebih tinggi daripada pramugari junior. Meski demikian, tugasnya tetap sama, yaitu bertugas sebagai pelaksana dalam penerbangan. Pramugari senior juga terlibat bersama pramugari junior selama tes keahlian.

    3. Maitre D’Cabin

    Maitre D’Cabin adalah tingkatan jenjang karir pramugari yang lebih tinggi dari pramugari senior. Posisi ini memiliki tugas untuk mengoordinasikan masing-masing kelas penerbangan yaitu first class, business class, dan economy class. Pramugari yang menduduki posisi ini harus mampu mengoordinasikan semuanya sebaik mungkin.

    4. Flight Manager Service

    Flight manager service merupakan tingkatan tertinggi untuk jenjang karir profesi pramugari. Pramugari akan mendapatkan kesempatan bidding dan menjalani berbagai tes untuk training agar bisa mencapai posisi flight manager service.

    Keuntungan Sekolah Pramugari

    Setelah mengetahui berapa biaya sekolah pramugari di beberapa lembaga pendidikan di Indonesia. Maka, Anda juga perlu memahami berbagai keuntungan dari sekolah pramugari untuk masa depan karir di dunia penerbangan. Berikut ini beberapa keuntungannya:

    1. Memperoleh Pengetahuan Dasar Kepramugarian

    Keuntungan paling utama yang akan Anda dapatkan saat mengikuti pendidikan pramugari adalah mendapatkan pengetahuan dasar tentang kepramugarian. Pengetahuan dasar ini mencakup pengetahuan penerbangan, sikap saat melayani penumpang, cara memberikan arahan kepada penumpang, dan lain sebagainya.

    Sekolah pramugari juga memberikan berbagai ilmu lainnya, seperti adanya kelas kecantikan. Setiap peserta didik akan mendapatkan wawasan tentang make over, grooming, dan modeling. Jadi, berbagai keterampilan ini akan sangat membantu Anda saat bekerja di maskapai penerbangan nantinya.

    2. Menguasai Bahasa Asing

    Keunggulan lain yang bisa Anda dapatkan, yaitu kemampuan menggunakan bahasa asing yang baik dan benar. Setiap peserta didik akan mendapatkan kelas bahasa asing, terutama bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan berbahasa. Ini penting bagi pramugari mengingat penumpang pesawat akan berasal dari berbagai negara.

    3. Simulasi Keadaan Darurat

    Selain itu, sekolah pramugari juga akan mengajari peserta didiknya untuk memiliki kemampuan khusus dalam menghadapi keadaan darurat. Kemampuan ini antara lain teknik berenang, memadamkan api, teknik pernafasan atau CPR, dan lain-lain. 

    Dengan demikian, seorang pramugari harus siaga ketika pesawat terpaksa mendarat secara darurat. Anda tidak akan sia-sia mengeluarkan biaya sekolah pramugari yang cukup besar karena bisa mendapatkan banyak keahlian sekaligus.

    4. Informasi Pekerjaan

    Anda mungkin bertanya-tanya apakah setelah lulus dari sekolah pramugari bisa langsung bekerja di maskapai penerbangan. Sebagai informasi, sekolah pramugari tidak bekerja sama dengan maskapai penerbangan untuk perekrutan pramugari. Semua pramugari atau pramugara dan staff penerbanagan harus melewati tahap tes.

    Meski demikian, sekolah pramugari yang berkualitas biasanya menyediakan layanan bursa kerja yang bertugas untuk memberikan informasi pekerjaan kepada lulusannya. Anda bisa mendapatkan informasi perekrutan yang lebih mudah dan cepat saat menjadi alumni dari sekolah pramugari. 

    5. Mendapatkan On Jobs Training

    Setiap sekolah pramugari biasanya memberikan fasilitas on jobs training selama masa pendidikannya. Anda bisa mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan semua ilmu yang Anda dapatkan selama sekolah melalui on jobs training ini. Dengan demikian, Anda bisa menjadi tenaga kerja yang unggul dan siap untuk bekerja di penerbangan.

    6. Simulasi Tes Interview Pramugari

    Sekolah pramugari yang berkualitas biasanya memberikan simulasi tes interview untuk peserta didiknya. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran dan tips bagi calon pramugari sebelum memasuki dunia kerja. 

    Apalagi jika mengingat bahwa tes interview pramugari termasuk salah satu tes terpenting yang harus dijalani untuk bekerja sebagai pramugari. Jadi, simulasi ini akan sangat membantu peserta didik.

    Peran dan Tanggung Jawab Pramugari

    Setelah mengetahui biaya sekolah pramugari, syarat, jenjang karir, hingga keuntungan sekolahnya. Maka, tidak lengkap rasanya jika Anda tidak mengetahui peranan pramugari. Peran utama dari pramugari adalah menjaga keselamatan dan melayani penumpang sebelum berada di pesawat. 

    Seorang pramugari harus bisa menjaga kenyamanan penumpang selama perjalanan. Lebih lanjut, berikut ini beberapa peran dan tanggung jawab profesi pramugari:

    • Mengikuti pengarahan yang dilakukan sebelum penerbangan untuk memahami informasi detail penerbangan termasuk cuaca dan rencana layanan.
    • Melakukan pengecekan ketersediaan peralatan keselamatan penerbangan untuk penumpang dan kru pesawat.
    • Memastikan kondisi area kabin sudah bersih dan memenuhi standar untuk dimasuki oleh penumpang.
    • Memastikan persediaan makanan, minuman, dan lainnya dalam jumlah yang cukup untuk kebutuhan penumpang.
    • Menyambut penumpang dengan ramah dan mengecek tiketnya.
    • Membantu penumpang yang kesulitan untuk menemukan tempat duduknya.
    • Memberikan pelayanan prima kepada penumpang selama berada di dalam kabin pesawat.
    • Memberikan informasi penting kepada penumpang seputar fasilitas yang ada di pesawat beserta kegunaannya.
    • Mendemonstrasikan prosedur atau tata cara dalam menggunakan peralatan keselamatan penerbangan seperti penggunaan sabuk pengaman, masker oksigen, dan jaket pelampung. 
    • Membantu penumpang apabila mengalami kesulitan saat meletakkan barang bawaan di bagasi kabin pesawat.
    • Mengambil keputusan dan tindakan yang tepat apabila berada dalam situasi darurat. Serta berusaha sebaik mungkin untuk menjamin keselamatan dan keamanan penumpang pesawat.
    • Memberikan pertolongan pertama kepada penumpang yang sakit dan membuat laporan tentang insiden apapun yang terjadi di dalam kabin pesawat.
    • Memberikan pendampingan kepada penumpang dengan kriteria tertentu. Seperti bayi, anak-anak, lanjut usia, atau penumpang dengan penanganan khusus.
    • Menjawab pertanyaan penumpang terkait informasi perberbangan, seperti durasi, cuaca, maupun penundaan jam terbang.
    • Melakukan pemeriksaan kabin pesawat sebelum mendarat.
    • Memastikan penumpang bisa keluar dari pesawat dengan aman dan nyaman.
    • Menyiapkan laporan penerbangan.

    Sudah Tahu Kisaran Biaya Sekolah Pramugari?

    Demikian informasi seputar kisaran biaya sekolah pramugari. Anda bisa mempersiapkan berbagai persyaratan dan biaya yang dibutuhkan untuk menempuh pendidikan khusus pramugari. Selain itu, Anda juga bisa memahami apa saja tanggung jawab pramugari dan keuntungan menempuh sekolah pramugari. Semoga membantu!

  • Paspor Elektronik: Syarat Membuat, Tahapan, dan Kelebihannya

    Paspor Elektronik: Syarat Membuat, Tahapan, dan Kelebihannya

    Paspor merupakan sebuah dokumen yang Anda perlukan jika ingin jalan-jalan atau mencari kerja di luar negeri. Dokumen vital ini biasanya berbentuk buku, namun ternyata ada pula yang namanya paspor elektronik. Bacalah artikel ini supaya Anda tahu bentuk, syarat membuatnya, dan manfaatnya.

    Apa Itu Paspor Elektronik?

    Dokumen perjalanan ini sering pula disebut dengan nama e-paspor, meskipun bentuk dokumen ini tidak benar-benar digital. Wujud e-paspor ini juga berupa buku seperti pada paspor biasa. Namun, aspek yang membedakan kedua dokumen ini ialah chip atau alat khusus penyimpan data Anda.

    Sebagaimana paspor biasa yang berfungsi sebagai tanda bukti bahwa Anda bukan seorang pendatang ilegal, e-paspor ini juga mampu menunjukkan identitas Anda secara sah. Karena ada chip yang terpasang di bagian bawah sampul paspor, dokumen ini perlu metode khusus untuk memeriksa data-data di dalamnya.

    Di ranah internasional, sudah banyak negara yang menerapkan sistem e-paspor ini bagi kaum imigran dan turis yang datang berkunjung. Meskipun negara Indonesia belum banyak menerapkan sistem paspor dengan chip ini, namun kantor imigrasi kita siap untuk menerbitkannya jika Anda berminat.

    Perbedaan Paspor Elektronik dan Biasa

    Sekilas, e-paspor dan paspor biasa tampak sama persis. Jadi apa sebetulnya yang membuat e-paspor berbeda dari dokumen biasa yang serupa dengannya? Di bagian ini, Anda akan menemukan kurang lebih lima unsur yang menjadi ciri khas dokumen e-paspor ini.

    1. Chip Penyimpan Data Pemegang

    Seperti yang telah dijabarkan di bagian sebelumnya, ciri khas utama dari e-paspor ialah sebuah chip yang tampak berpendar. Anda bisa menemukan chip ini di bagian bawah sampul buku paspor Anda, tepat di bawahnya nama negara penerbit paspor tersebut.

    Sementara itu, bagi dokumen paspor biasa, Anda tak akan menemukan chip spesial dalam bentuk apapun. Itu karena semua data diri Anda beserta dokumen perjalanan lainnya telah tertera dalam buku dokumen paspor tersebut.

    2. Biometrik Sidik Jari dan Wajah

    Ciri khas kedua yang terdapat pada sebuah paspor elektronik ialah informasi tentang biometrik si pemegang dokumen yang juga tersimpan di dalam chip. Biometrik ini ialah tanda pengenal yang sifatnya ada pada diri kita, yaitu berupa raut wajah, sidik jari, dan bentuk mata.

    Paspor biasa tidak mengandung data biometrik ini, karena memang tidak ada chip di sampul dokumennya. Oleh karena itu, data diri si pemegang paspor hanya ada dalam bentuk tulisan biasa, beserta foto orang yang memegangnya.

    3. Biaya Penerbitan Dokumen

    Dokumen perjalanan ini sudah jelas tak akan langsung Anda miliki secara cuma-cuma, karena hanya lembaga keimigrasian yang berhak menerbitkannya. Anda juga wajib membayarkan sejumlah uang kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia untuk bisa mengurus pembuatan paspornya.

    Untuk satu dokumen paspor biasa, Anda harus membayar biaya penerbitan kurang lebih Rp350.000,00. Sementara itu, satu dokumen e-paspor membutuhkan biaya penerbitan sekitar Rp650.000,00 dan sudah termasuk chip di sampulnya.

    4. Sampul Dokumen Paspor

    Paspor elektronik memiliki sampul dokumen yang dilengkapi dengan chip yang dapat petugas terminal pindai dengan alat pemindainya. Chip inilah sarana utama untuk memeriksa paspor, dan jika chip ini sampai rusak atau tergores, maka pemeriksaan bisa-bisa jadi terganggu.

    Paspor biasa hanya sekadar memiliki sampul yang bertulisan kata “Passport” di bagian atasnya, beserta nama negara penerbitnya. Maka, Anda tak perlu memberikan perawatan istimewa kepada sampul paspor biasa ini sebab bahannya tak mudah rusak.

    5. Pemeriksaan di Terminal

    Terminal dalam situasi ini bukan hanya di bandara saja, tetapi juga di pelabuhan dan stasiun kereta api tergantung negara tujuan Anda. Pada terminal kedatangan ini akan terdapat sebuah area khusus untuk memindai data Anda sebagai seorang pendatang dalam chip di e-paspor.

    Tentu saja, hal ini hanya berlaku jika Anda membawa e-paspor, yang memang mengandung data diri Anda dalam chip spesialnya. Apabila Anda membawa paspor yang biasa saja, maka Anda wajib mendatangi petugas pemeriksaan imigrasi untuk menunjukkan semua dokumen perjalanan Anda.

    Syarat dan Tahapan Pembuatan

    Sekarang, Anda harus tahu apa-apa saja syarat dan langkah-langkah untuk mencetak sebuah paspor elektronik untuk kebutuhan perjalanan Anda di luar negeri. Ada langkah yang harus segera Anda selesaikan, tetapi juga ada tahapan yang perlu beberapa waktu untuk mengurusnya.

    1. Persyaratan Teknis

    Pertama, Anda siapkan berkas-berkas berikut ini, lalu Anda bawa ke kantor Direktorat Jenderal Imigrasi untuk mengajukan pembuatan e-paspor.

    • KTP asli atau surat pindah ke luar negeri sebagai penggantinya.
    • Dokumen Kartu Keluarga asli.
    • Akta Lahir dan Akta Nikah beserta buku nikahnya (bagi yang sudah menikah).
    • Ijazah pendidikan yang sudah Anda tamatkan.
    • Surat Baptis (bagi warga negara Indonesia yang beragama Kristen).
    • Jika Anda telah mengganti nama Anda secara resmi, bawa juga surat ketetapan dari pengadilan.

    2. Tahapan Mencetak Paspor

    Selanjutnya, Anda ikuti tahapan-tahapan untuk mencetak e-paspor di bawah ini dengan benar:

    • Pertama, unduh dulu aplikasi M-Paspor dan buat akun Anda.
    • Login ke akun tersebut, isilah data profil Anda, lalu klik menu “Pengajuan Paspor” dan pilih opsi paspor elektronik.
    • Di aplikasi itu, pilihlah kantor imigrasi yang bisa menerbitkan e-paspor dengan tepat karena belum tentu semuanya sanggup.
    • Jika sudah, segera transfer biaya pencetakan paspor melalui bank atau ATM.
    • Kantor imigrasi akan mengirimkan surat pengantar untuk wawancara ke akun e-mail Anda, maka unduhlah surat itu.
    • Selain surat pengantar itu, bawa juga dokumen persyaratan teknis diatas pada hari yang telah ditentukan.
    • Serahkan berkas-berkas Anda ke pejabat imigrasi dan ikuti sesi wawancara hingga selesai.
    • Jika semuanya telah Anda lakukan dengan benar, maka kantor imigrasi akan segera mencetak e-paspor Anda.

    Keuntungan Memiliki Paspor Elektronik

    Setelah Anda belajar tentang pengertian dan cara-cara menerbitkan sebuah e-paspor, Anda pasti punya pertanyaan. Apa manfaat memiliki dokumen canggih ini? Mengapa dokumen bergaya modern ini lebih baik daripada paspor biasa? Di bawah ini ialah sejumlah kelebihan dari dokumen e-paspor.

    1. Tingkat Keamanan yang Lebih Tinggi

    Data identitas Anda seperti nama dan nomor KTP rentan sekali mengalami pemalsuan dan penyalahgunaan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. Maka dari itu, Anda membutuhkan suatu metode pengamanan data yang kuat dan dijamin aman.

    Itulah sebabnya e-paspor ini menggunakan sarana pengamanan data pemegang paspor melalui teknologi chip-nya. Bukan hanya tingkat keamanan yang jauh lebih tinggi saja, melainkan juga jaminan keaslian data yang dapat selalu Anda andalkan.

    2. Bisa Mengajukan Visa dengan Cepat

    Berikutnya, apa lagi kelebihan yang paspor elektronik tawarkan untuk pemiliknya? Kelebihan itu adalah izin pengajuan visa yang bisa dipercepat. Bahkan di beberapa negara, pemegang e-paspor ini boleh datang berkunjung tanpa harus membawa serta dokumen visa.

    Pada masa kini, baru pemerintah negara Jepang saja yang mengizinkan warga negara Indonesia yang punya e-paspor untuk datang tanpa visa. Batas waktu kunjungan ini juga tergolong sempit, yaitu 15 hari. Lewat dari itu, Anda harus segera mengurus visa.

    3. Data Pemegang Paspor Mustahil Dipalsukan

    Kelebihan ketiga yang sangat penting bagi pemilik paspor elektronik ialah data diri Anda akan sulit untuk orang lain palsukan. Saking sulitnya, sampai-sampai identitas Anda dalam dokumen perjalanan ini mustahil untuk orang lain jiplak dan salahgunakan.

    Chip yang terdapat pada sampul dokumen perjalanan resmi ini hanya dapat orang baca dengan menggunakan mesin pemindai tertentu. Jika pihak pencuri data tidak punya mesin pemindai ini, maka informasi pribadi Anda akan tetap aman dan tak tersentuh oleh siapapun.

    4. Proses Imigrasi Tidak Berlama-Lama

    Apakah Anda pernah berwisata ke luar negeri lewat penerbangan atau pelayaran? Jika pernah, maka Anda bisa saja merasakan betapa rumit dan lamanya proses pengecekan dokumen di kantor pemeriksaan imigrasi bandara atau pelabuhan itu.

    Kemudahan lainnya yang e-paspor tawarkan kepada Anda ialah pemeriksaan dokumen perjalanan yang tidak memakan waktu lama. Jika paspor biasa perlu waktu lebih dari satu jam untuk memeriksanya, e-paspor hanya perlu sekitar lima belas menit.

    Sudah Tahu Apa Itu Paspor Elektronik?

    Demikianlah artikel ini membahas tentang e-paspor, beserta persyaratan, tahapan, dan manfaat memilikinya. Semua orang, baik itu pejabat, pengusaha, turis, dan juga imigran membutuhkan dokumen perjalanan yang tepat. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk mengetahui syarat mencetaknya.

  • Tetap Profesional, Inilah 5 Cara dan 9 Alasan Resign yang Tepat

    Tetap Profesional, Inilah 5 Cara dan 9 Alasan Resign yang Tepat

    Resign atau mengundurkan diri dari pekerjaan adalah hal yang sangat umum dalam kehidupan dunia kerja. Ini adalah sebuah keputusan besar yang dapat mempengaruhi kelanjutan masa depan karir seseorang.

    Setiap tahap dalam proses pengunduran diri perlu berjalan dengan baik. Agar, keputusan ini dapat menjadi batu loncatan karir yang baik. Alih-alih, justru menjadi bumerang yang merugikan diri sendiri baik dalam hal karir maupun sosial.

    Artikel ini akan mengulas terkait hal ini secara mendalam. Mulai dari alasan mengundurkan diri dan 5 cara mengundurkan diri yang profesional. Hingga, alasan tepat untuk disampaikan pada perusahaan atau tempat kerja.

    Mengapa Mengundurkan Diri?

    Pembahasan pertama adalah tentang alasan mengundurkan diri. Pada dasarnya, ada banyak alasan yang membuat seseorang akhirnya memutuskan untuk berhenti dari tempatnya bekerja. 

    Alasan tersebut dapat bersifat positif maupun terasa sebagai dorongan yang negatif. Alasan positif misalnya adalah mendapat tawaran kerja lain dengan kompensasi yang lebih baik atau memutuskan untuk menjadi pekerja mandiri dengan berwiraswasta.

    Sedangkan alasan yang terasa negatif misalnya adalah karena tidak betah dengan lingkungan yang toxic. Merasa mendapat pengaruh buruk dari rekan kerja maupun atasan kerap menjadi dorongan utama untuk mengundurkan diri.

    Alasan negatif semacam ini agaknya kurang tepat untuk diungkapkan secara gamblang kepada perusahaan tempat bekerja saat ini. Maupun, kepada perusahaan baru ketika sedang menjalani seleksi rekrutmen.

    Lantas, apa yang perlu seorang karyawan sampaikan pada perusahaan sebagai alasan pengunduran diri?

    Alasan Resign yang Tepat

    Berikut ini adalah beberapa alasan profesional untuk menyampaikan niat berhenti dari sebuah perusahaan. Sekaligus, dapat digunakan sebagai alasan kepada perusahaan baru, yaitu:

    1. Mendapatkan Tawaran Lebih Baik

    Seorang karyawan dapat menyampaikan bahwa dirinya telah menerima tawaran kerja dengan kompensasi yang lebih baik daripada perusahaan sekarang. Misalnya, bahwa nominal gaji lebih besar atau mendapatkan jabatan yang lebih menjanjikan.

    Ini adalah alasan yang sangat wajar dan mudah dalam hal penerimaannya. Sebab, semua orang tentu mengerti bahwa seorang pekerja akan berusaha untuk mengembangkan karirnya dengan baik.

    Bahkan, dengan alasan seperti ini, ada kemungkinan seorang pekerja justru mendapat tawaran balik dari perusahaannya, yaitu menaikkan kompensasi, agar pekerja tersebut membatalkan niatnya untuk berpindah pekerjaan.

    2. Melanjutkan Pendidikan

    Alasan kedua adalah hendak melanjutkan pendidikan. Alasan yang satu ini akan sangat menjaga citra diri seorang pekerja. Sebab, hal ini menunjukkan bahwa karyawan tersebut memiliki dorongan kuat untuk terus mengembangkan diri.

    Ini tentu adalah sifat alamiah yang positif. Semua perusahaan menyukai karyawan yang suka mengembangkan diri. Sifat ini sangat penting untuk terus beradaptasi dengan berbagai perubahan yang ada.

    Dengan alasan resign yang baik ini, karyawan juga akan dengan mudah untuk terus menjalin hubungan baik. Kedepannya, relasi yang terjaga ini dapat menjadi investasi tersendiri. Misalnya, jika ia ingin kembali bekerja pada kantor tersebut seusai studi lanjut.

    3. Menekuni Tantangan Baru

    Alasan ketiga adalah ingin menekuni tantangan baru. Hal ini dapat terjadi, misalnya jika seorang pekerja menemukan panggilan diri atau passion-nya. 

    Misalnya, ia ingin terjun menjadi content creator secara purna waktu, sehingga harus berhenti bekerja. Dimana sebelumnya, pekerja tersebut bekerja sebagai karyawan kantor. Tantangan baru semacam ini adalah alasan yang baik dan profesional.

    4. Alasan Kesehatan

    Berikutnya adalah adalah alasan kesehatan. Ini adalah alasan lain yang dapat sangat mudah untuk diterima. Sebab, semua orang tentu mengerti bahwa kesehatan adalah hal yang penting.

    Misalnya, seorang pekerja ternyata perlu menjalani pengobatan secara berkesinambungan. Sehingga, tidak memungkinkan baginya untuk masuk kantor dan mengerjakan tugas pekerjaan.

    Pada kondisi seperti ini, mengundurkan diri justru adalah alasan yang baik untuk menunjukkan tanggung jawab.

    5. Pindah Domisili

    Alasan resign yang profesional berikutnya adalah pindah domisili. Meskipun saat ini cukup banyak industri yang menerapkan sistem work from anywhere (WFA). Sebagian besar masih mengharuskan pekerja untuk datang ke kantor.

    Sebab itu, pindah domisili adalah alasan yang tepat. Seorang pekerja dapat menginformasikan pada perusahaan, bahwa ia telah pindah domisili. Sehingga, tak memungkinkan baginya untuk melanjutkan pekerjaannya pada kantor tersebut.

    6. Alasan Pribadi

    Selanjutnya, alasan pribadi juga dapat menjadi alasan berhenti kerja yang tetap profesional. Alasan ini kerap digunakan apabila seorang karyawan tidak ingin mengutarakan secara gamblang alasannya untuk mengundurkan diri.

    Namun, ada beberapa penyebab umum yang termuat pada alasan pribadi ini. Misalnya, ingin menjaga orang tua yang sudah lanjut usia. Alasan lain adalah seorang ibu yang ingin punya lebih banyak waktu untuk mengurus keluarga.

    7. Memutuskan Menjadi Wiraswasta

    Ingin menjadi seorang wiraswasta juga adalah alasan yang profesional. Sebab, keberanian ini sekaligus juga membuktikan daya juang pekerja tersebut.

    Pekerja tersebut dapat menyampaikan bahwa bisnis yang sedang ia bangun membutuhkan konsentrasi lebih. Sehingga, ia ingin mengundurkan diri, agar konsentrasinya tidak terpecah.

    Sebab, apabila ia bekerja pada perusahaan sambil membangun bisnis, justru akan merugikan bagi kedua belah pihak. Ia tidak dapat optimal memberikan kontribusi pada perusahaan. Sedang bisnisnya juga menjadi terbengkalai.

    8. Tidak Puas dengan Pekerjaan

    Alasan resign berikutnya adalah merasa tidak puas dengan pekerjaannya sekarang. Mengerjakan pekerjaan yang memuaskan memang adalah anugrah. Sayangnya, tidak semua orang dapat melakukannya.

    Sebab, ada kalanya pekerja menjadi bosan dan merasa kontribusinya tidak optimal. Hal ini dapat terjadi, misalnya jika ia bekerja tidak sesuai dengan bidang yang sebenarnya ia kuasai.

    Sehingga, mengajukan pengunduran diri untuk mencari pekerjaan lain yang lebih sesuai dengan dirinya adalah alasan yang baik.

    9. Tidak Cocok dengan Budaya Perusahaan

    Alasan terakhir adalah ketidakcocokan dengan budaya perusahaan. Seorang karyawan perlu menggunakan kata-kata yang bijak untuk mengundurkan diri. Terutama, apabila alasannya adalah hal ini.

    Sebab, ada kemungkinan alasan ini memicu ketersinggungan yang kemudian justru merugikan karyawan yang ingin berhenti tersebut. Misalnya, rekan kerja maupun atasan menjadi tersinggung karena dianggap sebagai budaya yang buruk.

    Ada contoh alasan yang cukup bijak terkait hal ini. Misalnya, bahwa pekerjaan ini membuatnya kesulitan meluangkan waktu berkualitas untuk keluarga dan beribadah.

    5 Cara Resign yang Profesional

    Setelah mengetahui tentang beberapa alasan mengundurkan diri yang tepat, berikut ini adalah 5 cara profesional untuk melakukannya:

    1. Waktunya Mengambil Keputusan

    Langkah pertama adalah menentukan waktu yang tepat untuk mengundurkan diri. Hal ini tentu cukup strategis. Sebab, waktu pengunduran diri dapat berdampak pada proses kerja yang sedang berlangsung.

    Jangan sampai, seorang pekerja memperoleh predikat tidak profesional, karena mengundurkan diri pada waktu yang tidak tepat.

    Waktu yang tidak tepat misalnya adalah pada pertengahan proyek yang sedang berlangsung. Ini adalah waktu yang buruk, sebab tentu akan merugikan tim kerja dan perusahaan. Sebab itu, menentukan waktu perlu pertimbangan yang matang.

    2. Mendiskusikan Rencana dengan Atasan

    Cara berikutnya adalah dengan mendiskusikan rencana pengunduran diri dengan atasan langsung. Umumnya, atasan akan memberi pertimbangan mengenai alasan pengunduran diri dan waktu yang tepat.

    Rencana pengunduran diri membutuhkan persetujuan dari atasan langsung. Sebab itu, ini adalah tahapan yang sangat vital. Ada kemungkinan atasan akan berupaya untuk mempertahankan karyawan atau menyetujui rencananya.

    Catatan penting adalah bahwa mengajukan surat resign tanpa persetujuan atasan langsung adalah tindakan yang buruk dan tidak profesional. Diskusi dengan atasan tidak hanya terkait keprofesionalan, tetapi juga sopan santun sosial.

    3. Membuat Surat Pengunduran Diri

    Berikutnya, setelah memperoleh persetujuan atasan melalui diskusi. Yang selanjutnya perlu pekerja lakukan adalah mempersiapkan surat pengunduran diri secara resmi.

    Dalam hal ini, pengunduran diri perlu mengikuti ketentuan yang berlaku pada perusahaan tersebut. Misalnya, ada peraturan bahwa pengunduran diri harus menginformasikan secara resmi pada perusahaan dalam jangka waktu 1 bulan.

    Maka, apabila pekerja mengajukan surat pengunduran dirinya hari ini. Hari terakhirnya untuk bekerja pada perusahaan tersebut adalah 1 bulan kerja dari hari ini. Tunduk pada peraturan ini menunjukkan hormat pada perusahaan.

    Surat pengunduran diri ini dapat ditujukan ke pihak HRD dengan juga ditembuskan pada atasan langsung dan pimpinan divisi.

    4. Menjalani Proses Pengunduran Diri

    Langkah profesional selanjutnya adalah mengikuti proses pengunduran diri dari perusahaan, antara lain tetap bekerja dengan baik untuk menyelesaikan tanggung jawab hingga hari terakhir bekerja.

    Selain itu, karyawan yang resign mungkin akan menerima panggilan dari HRD untuk pengurusan administrasi. Mengikuti dan tetap kooperatif dalam prosesnya adalah bentuk keprofesionalan dalam dunia kerja.

    Sayangnya, banyak pekerja yang enggan untuk melakukan hal ini. Misalnya, tidak bersedia bekerja hingga jangka waktu 1 bulan dari informasi pengunduran diri. Lalu, justru menghilang tanpa berpamitan dan meninggalkan tanggung jawabnya.

    5. Berpamitan

    Cara terakhir adalah berpamitan kepada atasan dan rekan kerja. Hal ini penting sebagai tanda untuk ingin terus menjalin hubungan baik. 

    Selain berpamitan secara langsung, pekerja juga dapat mengirim surel ke semua pihak yang selama ini terkait dengan dirinya. Ini diperlukan untuk menginformasikan bahwa ia sudah tidak bekerja pada posisi tersebut. 

    Serta, apabila akan ada orang lain yang akan menggantikan tugas tanggung jawabnya. Tindakan ini menunjukkan tanggung jawab kerja.

    Sudah Siap Resign dengan Terhormat

    Pengunduran diri adalah sebuah langkah besar yang dapat menjadi batu loncatan bagi seseorang dalam berkarir. Namun, apabila proses tidak berjalan dengan baik, hal ini justru dapat menjadi bumerang bagi dirinya sendiri.Misalnya, mendapat cap negatif sebagai pekerja yang tidak bertanggung jawab atau kurang tahan banting. Mengikuti informasi dan petunjuk pada artikel ini akan menjadi bantuan yang bermanfaat. Dengan demikian, resign atau pengunduran diri dapat dilakukan dengan terhormat dan profesional.

  • Tidak Sembarangan! Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Aturannya

    Tidak Sembarangan! Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Aturannya

    Pada dunia kerja, pemutusan hubungan kerja bukanlah hal yang baru. Akibatnya, tentu para karyawan harus meninggalkan posisinya di perusahaan. Namun, penetapan pemutusan kerja juga memiliki aturan tersendiri. Apa sajakah itu? Lalu, bagaimana ciri-ciri karyawan yang dapat terkena PHK? Simak di sini!

    Apa Itu PHK?

    Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa istilah ini dapat membuat karyawan merasakan keresahan. Bahkan perusahaan juga menjadikannya sebagai keputusan serius yang sangat sulit.

    Istilah ini digunakan untuk mengakhiri hubungan kerja antara perusahaan dan pekerja. Biasanya, pemutusan dapat terjadi karena suatu hal, sehingga ditakuti oleh banyak pekerja.

    Meskipun begitu, keputusan ini bersifat tidak mudah untuk dilakukan. Sehingga perusahaan akan melakukan banyak pertimbangan sebelum memutuskan. Selain itu, akan ada berbagai faktor yang membuat karyawan terkena PHK.

    Ketentuan tentang aturan pemutusan kerja juga telah tertuang dalam Undang-undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. Di dalamnya terdapat penjelasan tentang pesangon yang harus perusahaan berikan kepada karyawan sebagai uang pengganti atas masa kerjanya.

    Karena berfungsi sebagai pemutus hubungan kerja, maka perusahaan dan karyawan tidak memiliki hak dan kewajiban kerja bersama lagi. Namun, aturan ini tidak sama dengan pengunduran diri. Karena pemutusan kerja akan dilakukan oleh perusahaan bukan karyawan. 

    Sementara itu, pada pengunduran diri yang dilakukan oleh karyawan, maka perusahaan tidak diwajibkan untuk membayar uang kompensasi kepada pekerja yang keluar.

    Aturan PHK dalam Undang-undang

    Prinsip pemutusan kerja telah diatur dalam peraturan perburuhan nasional yang menyatakan berbagai pihak seperti pengusaha, pekerja, serikat pekerja, dan pemerintahan. Di mana semua pihak harus bisa mengupayakan agar pemutusan hubungan kerja tidak akan terjadi.

    Terdapat pada pasal 151 ayat 1 UU 1/2003 dan pasal 37 ayat 1 PP 35/2021. Pada PP 35/221 bab V, ada beberapa aturan khusus tentang pemutusan hubungan kerja, yakni sebagai berikut:

    • Pasal 36: Berkaitan dengan alasan yang menjadi dasar utama terjadinya pemutusan hubungan kerja kepada karyawan. Hal-hal yang menjadi alasan ditetapkannya pemutusan kerja masih berkaitan erat dengan pekerjaan.
    • Pasal 37 – Pasal 39: Berisi tentang tata cara untuk melakukan pemutusan hubungan kerja. Mulai dari tahap pemberitahuan hingga proses pemutusan berlangsung. 

    Jika pemutusan kerja tidak mencapai kesepakatan, maka perlu mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang.

    • Pasal 40 – Pasal 59: Isinya berkaitan dengan hak dan akibat dari terjadinya pemutusan hubungan kerja. 

    Biasanya berupa uang kompensasi, uang masa kerja, uang untuk mengganti hak pekerja, dan uang perpisahan. Akan tetapi, perhitungan dana tersebut akan disesuaikan dengan alasan dijatuhkannya pemutusan kerja.

    Standar Internasional Terkait PHK

    Terdapat hukum perburuhan internasional yang membahas tentang perlindungan pemutusan hubungan kerja. Khususnya pemutusan yang dilakukan dengan sewenang-wenang. Ada konvensi ILO No. 158 Tahun 1982 yang berkaitan dengan pemutusan hubungan kerja, terdapat hal yang harus diperhatikan, seperti:

    • Pada umumnya, melakukan pemutusan hubungan kerja harus hati-hati. Hal ini karena keputusan dapat mempengaruhi kehidupan anggota keluarga pekerja yang menjadi tanggungan. 

    Oleh sebab itu, pemutusan kerja akan memberikan efek sosial yang luas bagi kehidupan karyawan dan keluarganya. Sehingga prinsip kehati-hatian wajib untuk dilakukan.

    • Tanpa adanya alasan yang kuat, maka seorang pekerja tidak dapat mengalami pemutusan hubungan kerja. Kecuali jika memang ada alasan yang sah dan diatur dalam Undang-undang Negara.
    • Masing-masing Negara harus memiliki peraturan pemutusan hubungan kerja yang jelas. Di mana harus mencakup beberapa hal, mulai dari prosedur berlangsungnya pemutusan, alasan, dan kompensasi yang berhak diterima oleh karyawan. 

    Peraturan harus sesuai dengan jenis dan alasan yang mengakibatkan pemutusan hubungan kerja terjadi.

    4 Alasan Terjadinya PHK

    Melihat bagaimana prosesnya yang tidak sembarangan, tentu saja ada alasan tertentu yang mengharuskan perusahaan memberikan pemutusan hubungan kerja. Beberapa alasannya adalah sebagai berikut:

    1. Kondisi Tertentu

    Ada kemungkinan perusahaan akan melakukan PHK pada karyawan karena kondisi tertentu yang terjadi. Masalah dapat dialami oleh semua pihak, baik itu perusahaan maupun pekerjanya. 

    Sebagai contoh, karyawan yang mengalami sakit dalam jangka waktu lama, perusahaan yang mengalami kerugian terus menerus, kepailitan, bangkrut, efisiensi perusahaan, dan lain sebagainya.

    2. Pelanggaran Terhadap Perjanjian Kerja

    Pemutusan hubungan kerja dapat terjadi secara tiba-tiba, jika karyawan melanggar perjanjian kerja yang telah disepakati. Alasan ini bersifat sepihak, sehingga perusahaan akan memberikannya tanpa melalui proses hukum terlebih dahulu. Baik itu Lembaga Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial maupun lainnya.

    Meskipun terdengar sangat kejam, namun prosedur ini sudah tertera di dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004. Di mana peraturan tersebut berisi tentang penyelesaian yang ada dalam hubungan industrial. 

    Dengan demikian, karyawan dapat diperhatikan secara sepihak oleh perusahaan. Sebagai contoh, karyawan yang mengundurkan diri, melanggar perjanjian kerja, dan sejenisnya. Tindakan ini terjadi atas kemauan sendiri, tanpa adanya campur tangan aturan.

    3. Kesalahan Berat

    Kesalahan berat dapat menyebabkan terjadi PHK, khususnya pada karyawan yang telah melakukan pelanggaran berat terhadap aturan perusahaan.

    Secara umum, pelanggaran akan bersifat lebih berat dan kompleks. Misalnya seperti penipuan, pencurian, dan penggelapan aset perusahaan. Dengan demikian, perusahaan memiliki hak untuk memberhentikan karyawan.

    4. Pemberlakuan Hukum

    Pada alasan ini, penyebab utamanya adalah hukum yang berlaku. Misalnya seperti karyawan yang meninggal, perjanjian kerja yang sudah habis, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, tanpa perlu surat pemutusan hubungan kerja, secara otomatis karyawan akan keluar dari perusahaan.

    Aturan Kompensasi 

    Pada kasus PHK, perusahaan harus memberikan hak yang dimiliki karyawan. Mulai dari uang pesangon, penghargaan, dan hak lainnya. Oleh sebab itu, berikut beberapa kompensasi yang harus diberikan perusahaan kepada pekerja sesuai Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2020:

    1. Uang Pesangon Karyawan

    Karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja akan diberikan uang pesangon sesuai aturan berikut ini:

    • Jika bekerja kurang dari 1 tahun, maka uang pesangonnya setara 1 bulan gaji karyawan.
    • Jika bekerja 1 tahun atau lebih namun kurang dari 2 tahun, maka uang pesangonnya setara 2 bulan gaji karyawan.
    • Jika bekerja 2 tahun atau lebih namun kurang dari 3 tahun, maka uang pesangonnya setara 3 bulan gaji karyawan.
    • Jika bekerja 3 tahun atau lebih namun kurang dari 4 tahun, maka uang pesangonnya setara 4 bulan gaji karyawan.
    • Jika bekerja 4 tahun atau lebih namun kurang dari 5 tahun, maka uang pesangonnya setara 5 bulan gaji karyawan.
    • Jika bekerja 5 tahun atau lebih namun kurang dari 6 tahun, maka uang pesangonnya setara 6 bulan gaji karyawan.
    • Jika bekerja 6 tahun atau lebih namun kurang dari 7 tahun, maka uang pesangonnya setara 7 bulan gaji karyawan.
    • Jika bekerja 7 tahun atau lebih namun kurang dari 8 tahun, maka uang pesangonnya setara 8 bulan gaji karyawan.
    • Jika bekerja 8 tahun atau lebih namun kurang dari 9 tahun, maka uang pesangonnya setara 9 bulan gaji karyawan.

    2. Uang Penghargaan untuk Masa Kerja

    Selain uang pesangon saat melakukan PHK, karyawan yang memiliki masa kerja lama akan memiliki uang penghargaan. Berikut ini penjelasan lengkapnya:

    • Jika memiliki masa kerja 3 tahun atau lebih namun kurang dari 6 tahun, maka uang penghargaan setara dengan gaji 2 bulan.
    • Jika memiliki masa kerja 6 tahun atau lebih namun kurang dari 9 tahun, maka uang penghargaan setara dengan gaji 3 bulan.
    • Jika memiliki masa kerja 9 tahun atau lebih namun kurang dari 12 tahun, maka uang penghargaan setara dengan gaji 4 bulan.
    • Jika memiliki masa kerja 12 tahun atau lebih namun kurang dari 15 tahun, maka uang penghargaan setara dengan gaji 5 bulan.
    • Jika memiliki masa kerja 15 tahun atau lebih namun kurang dari 18 tahun, maka uang penghargaan setara dengan gaji 6 bulan.
    • Jika memiliki masa kerja 18 tahun atau lebih namun kurang dari 21 tahun, maka uang penghargaan setara dengan gaji 7 bulan.
    • Jika memiliki masa kerja 21 tahun atau lebih namun kurang dari 24 tahun, maka uang penghargaan setara dengan gaji 8 bulan.
    • Jika memiliki masa kerja 24 tahun atau lebih, maka uang penghargaan setara dengan gaji 10 bulan.

    3. Uang Pengganti Hak

    Jika ada beberapa hak yang belum karyawan ambil, maka perusahaan wajib menggantinya. Mulai dari:

    • Belum mengambil cuti tahunan.
    • Biaya untuk ongkos pulang pekerja.
    • Hal-hal yang telah disepakati sebelumnya dalam perjanjian kerja perusahaan.

    Tips Agar Tidak Mengalami PHK

    Meskipun pemutusan pekerjaan tidak dapat dikendalikan, namun Anda harus tetap berhati-hati. Ada beberapa tips yang bisa Anda coba untuk menghindar dari pemutusan hubungan kerja. Berikut rekomendasinya:

    1. Meningkatkan Keahlian

    Belajar adalah suatu hal yang dapat dilakukan tanpa ada kata terlambat. Keahlian spesifik menjadi keunggulan tersendiri untuk mengembangkan diri. Agar dapat mempertahankan karir di perusahaan, maka Anda harus meningkatkan keahlian tersebut.

    Membagi waktu antara belajar dan kesibukan kantor memang tidak mudah. Akan tetapi, terjadinya gelombang PHK di perusahaan secara otomatis akan memilih karyawan dan keahlian yang terbaik.

    2. Menerima Kritik dan Saran

    Setiap orang memiliki sudut pandang dan persepsi yang berbeda terhadap diri Anda. Oleh sebab itu, Anda perlu menghargai kritik dan saran yang diberikan oleh orang lain. Meski nantinya akan diterapkan atau tidak, namun sebaiknya Anda melakukan evaluasi diri. 

    Ketika mendapatkan kritik dan saran dari atas, Anda harus memberikan respons yang baik. Dengan menerima pendapat orang lain, hubungan rekan kerja dan atasan akan terjalin secara erat.

    Sudah Paham Tentang PHK dan Aturannya?

    Tidak bisa terjadi dengan sembarangan, pemutusan hubungan kerja akan dilakukan secara serius. Oleh sebab itu, siap atau tidak, sebagai karyawan Anda harus menerima PHK dengan lapang dada. Semoga membantu!

  • Akta: Pengertian, Jenis, Syarat, dan Prosedur Membuatnya

    Akta: Pengertian, Jenis, Syarat, dan Prosedur Membuatnya

    Akta merupakan salah satu dokumen wajib yang sering ada di kehidupan sehari-hari. Pentingnya dokumen ini membuat masyarakat mau tidak mau harus mempelajarinya, mulai dari pengertian hingga cara pembuatannya. Agar mengetahui lebih lanjut tentang dokumen satu ini, simak ulasan menarik berikut!

    Apa Itu Akta?

    Akta atau akte merupakan sebuah dokumen yang keberadaanya diperlukan sebagai bukti terjadinya suatu peristiwa oleh dua belah pihak berbeda atau lebih. 

    Adanya dokumen ini merupakan hal yang penting untuk membuat peristiwa tersebut sah dan legal di mata hukum negara. Sehingga, segala sesuatunya dapat dipertanggungjawabkan.

    Dokumen ini tidak bisa dibuat secara pribadi. Harus ada pihak atau pegawai berwenang yang membuat atau mengawasinya. Pihak berwenang tersebut antara lain seperti notaris, hakim, jaksa, dan sebagainya. Sehingga, ada bukti dan saksi atas sebuah peristiwa yang tertulis pada dokumen tersebut. 

    Menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, dokumen ini merupakan sebuah surat bukti. Di mana di dalamnya berisi tentang pernyataan terkait sebuah peristiwa hukum yang telah berlaku, serta telah disahkan oleh pejabat terkait.

    Jenis-Jenis Akta

    Setelah memahami pengertian dari dokumen, selanjutnya Anda akan mengetahui beberapa jenisnya yang ada. Secara umum, dokumen dibagi menjadi dua, yaitu resmi dan bawah tangan. Berikut adalah pengertian keduanya:

    1. Resmi

    Jenis yang pertama adalah resmi. Dokumen resmi ini juga dikenal dengan nama dokumen otentik. Jenis ini merupakan dokumen yang dibuat secara resmi oleh pihak atau pejabat yang memiliki wewenang. Pejabat yang memiliki wewenang ini adalah jaksa, pengadilan, pegawai kantor pencatatan sipil, notaris dan lain sebagainya.

    Jenis ini sebenarnya juga terbagi menjadi dua macam, yaitu notaris dan pembuatan usaha. Berikut ini merupakan penjabaran keduanya: 

    1. Notaris

    Jenis notaris merupakan akta resmi yang dibuat dan dikeluarkan oleh notaris sesuai dengan hukum yang berlaku, yaitu KUH perdata pasal 1870. Dokumen ini memiliki sifat pembuktian yang mutlak dan terikat. Jadi, tidak perlu ada pembuktian ulang atas dokumen ini. 

    Dokumen ini sendiri terbagi menjadi dua macam. Pertama, relaas acten, yaitu dokumen yang pembuatannya disaksikan oleh para pihak dan tidak dapat diganggu gugat kebenarannya. Kedua adalah partij acten, yaitu jenis dokumen notaris yang bisa diganggu gugat tanpa menuduh kepalsuan dari akte itu sendiri. 

    Beberapa contoh dokumen notaris antara lain adalah akte pendirian PT, pendirian yayasan, perjanjian sewa, kuasa menjual, wasiat, ahli waris, perjanjian kerja sama atau kontrak kerja, dan lain sebagainya.

    2. Pembuatan Usaha

    Sesuai dengan namanya, akte pembuatan usaha merupakan salah satu jenis resmi yang diperuntukkan untuk kepentingan pendirian usaha baik dalam bentuk CV atau PT. Akte ini berisi tentang kesepakatan berbagai pihak yang dituliskan di hadapan notaris untuk dilegalkan secara hukum. 

    2. Bawah Tangan

    Jenis kedua adalah akte bawah tangan. Jenis ini merupakan dokumen yang tergolong sederhana dan tidak memerlukan persyaratan rumit dalam pembuatannya. 

    Pengesahannya pun hanya perlu menggunakan tanda tangan kedua belah pihak tanpa ada pihak berwenang. Namun, hal tersebut membuat dokumen ini bisa jadi tidak memiliki kekuatan hukum yang kuat.

    Syarat Pembuatan Akta

    Sebenarnya, syarat pembuatan dokumen ini akan tergantung pada kebutuhan. Karena umumnya, masing-masing akte akan memiliki syarat berbeda. Sebagai contoh, berikut adalah syarat pembuatan akte untuk pendirian PT secara umum:

    • Foto e-KTP pengurus perusahaan dan pemegang saham (PMDN).
    • KTP WNI dan paspor atau KITAS untuk WNA (PMA).
    • Fotocopy NPWP pendiri dan pengurus.
    • Surat pernyataan setoran modal dengan materai dari perbankan.
    • Surat pernyataan domisili perusahaan dengan materai dari instansi.
    • Pernyataan KBLI dengan materai.
    • Dokumen susunan pemegang saham.

    Prosedur dan Cara Membuat Akta

    Setelah memahami beberapa jenis akte yang ada, pasti Anda ingin mengetahui bagaimana prosedur dan cara membuatnya. Berikut adalah sedikit gambaran terkait cara membuat dokumen ini:

    1. Mengunjungi Notaris 

    Notaris merupakan pihak berwenang yang dapat membantu Anda untuk melakukan pembuatan dokumen ini. Jadi, tahap pertama adalah mengunjungi notaris terdekat. Sampaikan kebutuhan Anda secara rinci dan jelas kepada notaris. Termasuk permasalahan serta dokumen apa saja yang Anda telah siapkan.

    2. Menyiapkan Keperluan Dokumen

    Tahap kedua adalah menyiapkan keperluan dokumen. Setelah mengunjungi notaris dan menyampaikan keperluan, Anda akan diarahkan untuk menyiapkan beberapa berkas dokumen sesuai ketentuan. Pastikan dokumen merupakan dokumen asli serta masa berlaku dokumen masih lama. 

    3. Menyerahkan Dokumen Kepada Petugas

    Setelah semua dokumen telah siap, serahkan dokumen keperluan akta kepada petugas atau karyawan yang ada di kantor notaris. Nantinya, karyawan tersebut akan membantu Anda untuk melakukan pengecekan terhadap dokumen yang ada. 

    Jika keperluan Anda adalah mengurus legalitas usaha, Anda dapat menyerahkan nama perusahaan yang akan Anda dirikan.

    4. Pembuatan Draft

    Setelah melakukan penyerahan dokumen, notaris akan melakukan pembuatan draft. Pembuatan draft ini seluruhnya dilakukan pihak notaris. Anda sebagai pelanggan bisa menunggu proses dalam kurun waktu tertentu. Umumnya adalah 5 hingga 10 hari kerja, bergantung pada tingkat kerumitan dokumen.

    5. Penandatanganan Resmi

    Tahap terakhir adalah penandatanganan. Notaris akan mengundang semua pihak yang terlibat untuk melakukan penandatanganan sebagai tanda bukti keabsahan dokumen. Jika ada yang berhalangan hadir, maka wajib untuk membuat surat kuasa kepada yang hadir. 

    Setelah melakukan penandatanganan, notaris akan memproses dokumen tersebut kembali untuk melakukan pendirian dokumen secara legal dan sah.

    Sudah Memahami Apa Itu Akta dan Cara Pembuatannya?

    Sekian ulasan mengenai apa itu akte, jenis, syarat, dan cara pembuatannya. Membuat dokumen ini memang memerlukan kesabaran karena prosesnya yang cukup lama. Semoga membantu!