Category: Marketing

  • Tujuan Negosiasi Menurut Para Ahli & Faktor Keberhasilannya

    Tujuan Negosiasi Menurut Para Ahli & Faktor Keberhasilannya

    Dalam kehidupan sehari-hari, individu saling berinteraksi dengan berbagai tujuan. Bentuk interaksi yang ingin mencapai kesepakatan tertentu lewat tawar-menawar adalah tujuan negosiasi. Anda pastinya sering menjumpai fenomena tawar-menawar di lingkungan sekitar, misalnya seperti di pasar. 

    Apalagi, jika Anda berkecimpung ke dalam dunia bisnis, pastinya negosiasi sudah menjadi bagian pokok kegiatan komunikasi. Pihak penjual dan pembeli saling berunding untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. Pada dasarnya, sulit memisahkan kegiatan ini ketika berinteraksi dengan seseorang. 

    Pengertian Negosiasi Menurut Ahli

    Saat terjadi masalah atau pertentangan antara pihak satu dengan pihak lainnya, maka untuk menyelesaikannya bisa melalui negosiasi atau berunding. Hampir semua orang pernah berdiskusi dalam rangka mencapai kata mufakat yang sama. Baik itu dalam dunia sosial maupun bisnis. 

    Beberapa ahli memiliki pandangan terkait negosiasi. Berikut adalah pengertian negosiasi menurut ahli:

    • McGuire

    Negosiasi adalah proses interaktif yang berguna untuk mencapai persetujuan dengan melibatkan dua pihak atau lebih yang memiliki pandangan berbeda, tetapi ingin menyatukannya bersama-sama. 

    • Rubin dan Brown

    Menurut Rubin dan Brown, negosiasi merupakan sebuah proses penyelesaian sengketa masalah dengan merumuskan kesepakatan bersama. 

    • Ann Jackman

    Dalam bukunya yang berjudul How to Negotiate pada tahun 2005, Jackman memandang negosiasi sebagai suatu proses yang melibatkan dua pihak atau lebih yang awalnya memiliki pertentangan, sampai akhirnya mencapai mufakat. 

    Jadi, kesimpulan pengertian negosiasi berdasarkan pemikiran ahli di atas merupakan suatu proses diskusi yang melibatkan minimal dua pihak untuk membicarakan terkait perbedaan pemikiran atau sengketa masalah.

    Dalam proses diskusi tidak hanya melibatkan tawar-menawar, tetapi juga memberi dan menerima. Lalu, tujuan negosiasi sendiri adalah sebagai sarana menyelesaikan masalah antara beberapa pihak yang sedang mengalami perbedaan persepsi, perebutan sumber daya, dan lain sebagainya. 

    Tujuan Negosiasi beserta Manfaat Melakukannya

    Setiap orang melakukan diskusi dengan tujuan tertentu. Perlu ada topik yang melatarbelakangi pembicaraan agar komunikasi bisa berjalan secara bermakna. Karena pembicaraan tanpa arti akan sia-sia. Dalam pelaksanaan negosiasi sendiri, ada beberapa tujuan dan manfaat yang akan Anda raih, yakni sebagai berikut. 

    1. Menyelesaikan Masalah

    Negosiasi untuk Menyelesaikan Masalah
    Negosiasi untuk Menyelesaikan Masalah | Image Source: kitalulus.com

    Masalah menjadi sumber penyebab kedua belah pihak saling berunding untuk menyelesaikannya. Biasanya, masalah muncul ketika salah satu pihak merasa keberatan dengan suatu kondisi tertentu, sehingga meminta keringanan lewat jalur tengah yaitu saling berunding. 

    Harapannya, setelah berunding, maka akan menemukan jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak yang sama-sama menguntungkan. Jika masalah berhasil terselesaikan, Anda akan memperoleh keuntungan dari perundingan tersebut dan meminimalisir kerugian. 

    2. Tujuan Negosiasi untuk Mencapai Kesepakatan 

    Negosiasi untuk Mencapai Kesepakatan 
    Negosiasi untuk Mencapai Kesepakatan | Image Source: Pexels

    Intisari dari tujuan berdiskusi adalah mencapai kesepakatan yang disetujui bersama. Dari yang tadinya saling berbeda pendapat, berbeda persepsi, atau saling merebutkan sumber daya, kemudian akan saling bersatu. 

    Misalnya, Anda sedang menawar harga barang di pasar. Awalnya, antara Anda dan penjual sama-sama memiliki pendapat yang berbeda terkait harga. Namun, setelah melakukan negosiasi, akhirnya Anda bisa mencapai kata sepakat bersama pedagang. Suatu diskusi haruslah membuahkan hasil agar tujuan bisa tercapai. 

    3. Mengurangi Potensi Konflik Berkelanjutan

    Mengurangi Potensi Konflik
    Mengurangi Potensi Konflik | Image Source: Pexels

    Tujuan negosiasi berikutnya adalah mengurangi potensi konflik berkelanjutan. Pihak-pihak yang saling berbeda pendapat sangat mungkin untuk menimbulkan konflik lebih besar. Oleh sebab itu, sebelum konflik makin membesar dan membuat kerugian semakin banyak, perlu mengadakan diskusi sebagai jalur tengah. 

    Sebagai pihak yang terlibat masalah dengan pihak lain, mestinya Anda tidak ingin hubungan menjadi memburuk karena perbedaan pendapat, bukan? Nah, untuk mencegah potensi konflik berkelanjutan itulah Anda harus membuka ruang diskusi untuk mencapai mufakat. 

    4. Mendapatkan Keuntungan

    Berunding bisa mendatangkan keuntungan bagi Anda. Apalagi, jika Anda berhasil melakukan negosiasi dengan baik dan tepat sasaran. Kedua belah pihak yang menjalani diskusi akan berada dalam kondisi win-win solution. Kondisi tersebut saling menguntungkan tanpa ada pihak yang merugi. 

    Akan tetapi, pada beberapa jenis negosiasi, pihak yang berkepentingan tidak selalu mendapatkan keuntungan. Tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang merugi setelah melakukan diskusi. Misalnya, pada proses perundingan dalam pengadilan yang ingin memberikan hukuman kepada terdakwa dan keuntungan kepada korban. 

    Prosedur Tahapan Negosiasi

    Supaya proses diskusi atau perundingan berjalan lancar tanpa hambatan, Anda perlu melalui beberapa prosedur atau tahapan terlebih dahulu. Setiap tahapan memiliki fungsi masing-masing yang akan membantu Anda mencapai kesepakatan. Berikut adalah paparan penjelasannya. 

    1. Persiapan dan Perencanaan

    Pada tahap persiapan dan perencanaan, Anda perlu mempelajari terlebih dahulu materi diskusi serta mengenali siapa lawan Anda. Jangan lupa untuk mempersiapkan kondisi tubuh, baik fisik maupun mental dalam kondisi prima agar perundingan berjalan lancar sehingga tujuan negosiasi berhasil Anda capai. 

    Tanpa persiapan dan perencanaan yang matang, akan sulit bagi Anda mengikuti arus diskusi dengan baik dari awal sampai akhir. Oleh sebab itu, atur kondisi Anda seoptimal mungkin hingga siap mengikuti proses diskusi. 

    2. Pembukaan

    Ketika ruang diskusi telah terbuka, Anda bisa mengambil kesempatan untuk memimpin berbicara sambil memperhatikan situasi. Perhatikan setiap jawaban argumen dari para peserta yang hadir untuk melihat kekuatan dan kelemahannya. 

    Selain itu, Anda juga bisa membaca bahasa tubuh dari pihak lain untuk mengetahui makna tersirat yang tidak terucap oleh kata-kata. 

    3. Penawaran

    Tahap penawaran merupakan aktivitas inti dalam diskusi. Pihak-pihak yang bersangkutan akan saling mengajukan proposal atau usulan. Nah, dari usulan-usulan yang berbeda itulah, para partisipan saling tawar-menawar untuk mencapai kesepakatan. 

    4. Penutup 

    Setelah proses tawar-menawar selesai dan menghasilkan keputusan bulat yang semua pihak setujui, maka penutup diskusi tersebut bisa dituliskan ke dalam surat perjanjian atau MoU (Memorandum of Understanding). Menuangkan hasil kesepakatan dalam surat perjanjian bisa menjadi sumber bukti keputusan. 

    Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Negosiasi

    Ada berbagai faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi keberhasilan negosiasi. Jika Anda ingin proses perundingan berjalan lancar, sebaiknya pertimbangkan faktor-faktor di bawah ini. 

    1. Kehadiran Masing-Masing Partisipan

    Tanpa kehadiran pihak-pihak yang berkepentingan secara lengkap, maka mustahil suatu proses perundingan bisa berjalan sukses. Oleh sebab itu, pastikan bahwa Anda sudah mengumpulkan partisipan yang bersangkutan untuk memulai diskusi sesuai rencana awal. 

    2. Komitmen untuk Bekerja Sama

    Hanya hadir di tempat saja masih belum cukup untuk meningkatkan persentase keberhasilan diskusi. Masing-masing pihak harus saling berkomitmen dalam rangka menyelesaikan masalah bersama untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. 

    3. Komunikasi yang Jelas

    Tujuan negosiasi akan tercapai dengan mudah jika para partisipan melakukan komunikasi dengan jelas tanpa berbelit-belit yang berakibat menghambat kemajuan diskusi. Jika Anda sebagai pihak yang terlibat diskusi menyampaikan pendapat dengan jelas, tentunya akan meminimalisir risiko salah tafsir atau ambiguitas. 

    4. Adanya Data Faktual 

    Jika ingin orang lain menerima pendapat Anda, pastikan bahwa Anda memiliki dukungan berupa data faktual yang bisa pihak lain terima. Semakin kuat argumen yang Anda utarakan, semakin meyakinkan pihak lain untuk menerima kesepakatan yang Anda tawarkan. 

    Sudah Paham Apa Itu Tujuan Negosiasi?

    Jadi, tujuan negosiasi kurang lebih sebagai media menyelesaikan masalah, mengurangi potensi konflik berkelanjutan, mencapai kesepakatan, dan mendapatkan keuntungan. Anda bisa belajar cara berunding yang baik ketika berhadapan dengan situasi tawar-menawar sesuatu, agar bisa menjadi pihak yang menerima untung. 

    Namun, perlu Anda ketahui bahwa setiap perundingan tidak selalu berhasil mencapai kesepakatan. Terkadang, diskusi bisa berjalan berbelit-belit hingga sulit bermufakat. Maka dari itu, saat berunding, pastikan Anda sedang dalam pikiran yang jernih dan memberikan kesempatan yang lain untuk mengutarakan penawarannya.

  • Reklame: Pengertian, Ciri, Fungsi, Tujuan & Contoh

    Reklame: Pengertian, Ciri, Fungsi, Tujuan & Contoh

    Sebagian orang sudah tidak asing dengan istilah papan reklame atau billboard. Banyak pengusaha yang memanfaatkan media promosi ini untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Pemasaran cara ini dianggap efektif karena memiliki gambar dan tulisan yang bagus, sehingga dapat memikat calon pembeli.

    Artikel ini akan membahas mengenai reklame serta fungsi dan tujuan yang bisa Anda pertimbangkan.

    Apa itu Reklame?

    Ilustrasi Reklame
    Ilustrasi Reklame | Image Source: Pexels

    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), reklame berarti sebuah aktivitas untuk mempublikasi suatu produk dengan gambar dan kata-kata yang menarik. Istilah ini juga bisa disebut dengan iklan atau billboard.

    Maka dapat disimpulkan, istilah ini digunakan untuk menggambarkan sebuah teknik dalam mempromosikan barang dan jasa dengan dukungan tulisan dan gambar yang menarik.

    Reklame merupakan sebuah sarana untuk mengkomunikasikan informasi secara ringkas dan berkelanjutan kepada masyarakat, melalui teks, suara, atau gambar. Umumnya, iklan ini menyertakan pesan spesifik beserta ilustrasi yang menarik perhatian terkait produk yang dipromosikan.

    Selain itu, billboard juga bisa didefinisikan sebagai media visual yang menggabungkan gambar dan teks yang dirancang khusus untuk menyampaikan suatu pesan kepada masyarakat. 

    Biasanya, billboard dipasang di jalan atau luar ruangan yang berarti memiliki target audiens yang cukup luas.

    Tujuan dari pembuatan dan penyebaran iklan ini untuk mendapatkan respons dari banyak orang dan memotivasi mereka agar bertindak sesuai dengan pesan yang dikomunikasikan. 

    Contohnya, billboard yang menunjukan tentang produk dan kelebihannya. Maka pesan yang dimaksud adalah untuk membeli produk tersebut. Jika iklan tersebut berhasil membuat orang melakukan hal yang mereka inginkan, bisa dianggap iklan mereka berhasil.

    Selain itu, iklan berisi informasi yang mendetail. Berbagai informasi dasar mengenai manfaat produk dan keunggulannya bisa kita jumpai dalam iklan. Iklan juga memanfaatkan media cetak dan pamflet untuk mempromosikan produk yang mereka tawarkan.

    Berbeda dengan iklan, reklame memiliki font yang lebih terbatas. Font terbatas ini harus efektif dalam menyajikan informasi produk atau layanan yang diiklankan. Oleh karena itu, media ini memanfaatkan visual dan font yang menarik untuk menyajikan informasi produk atau layanan yang dipromosikan. 

    Baca Juga: 7 Unsur-Unsur Iklan yang Dasar beserta Contohnya

    4 Ciri-Ciri Reklame

    Adapun 4 ciri-ciri yang bisa diperhatikan dari media promosi billboard adalah sebagai berikut.

    1. Gambar yang Menarik

    Keunggulan utama yang dimiliki oleh reklame adalah gambar yang besar, menarik, dan sangat eye catching. Gambar biasanya lebih besar daripada tulisannya untuk menarik perhatian publik. 

    Pemilihan warna juga sangat eye catching dengan menggunakan gambar simbolis yang menggambarkan karakteristik produk.

    Penempatan billboard berada di pinggir jalan, sehingga membuat media ini bisa dengan mudah untuk menarik perhatian orang. 

    Dengan pengguna jalan yang mencapai puluhan ribu setiap harinya, diharapkan media promosi ini bisa menjangkau banyak audiens dengan ciri-ciri tersebut.

    2. Kalimat Jelas, Singkat, dan Mudah

    Dengan mempertimbangkan penempatannya yang berada di pinggir jalan, maka pesan yang Anda sampaikan harus jelas, singkat, dan mudah.

    Jika teks terlalu panjang, audiens akan kesulitan untuk memahami dan mencerna tujuan iklan tersebut. 

    Sedangkan, teks yang jelas akan sangat membantu orang lain untuk mengingat dan akan mencari tahu tentang barang dan jasa tersebut. 

    3. Informasi yang Jujur

    Informasi yang terkandung dalam media promosi ini harus berupa informasi yang jujur dan benar. Meskipun memiliki sifat untuk mempromosikan, segala kelebihan dan keuntungan tersebut harus berdasarkan kebenaran agar audiens bisa percaya dan membeli produk tersebut.

    4. Dilakukan Berulang-ulang

    Iklan semacam ini perlu muncul berkali-kali untuk menarik minat publik. Menampilkan reklame sekali saja bisa mengurangi efektivitas dalam menyebarkan informasi produk. 

    Namun, jika orang berkeinginan memasang hanya sekali dan bisa menjangkau banyak audiens, pilihlah lokasi di tepi jalan yang strategis dengan banyak orang yang menggunakan jalan tersebut. 

    Fungsi Reklame

    Ilustrasi Reklame di Tengan Kota
    Ilustrasi Reklame di Tengan Kota | Image Source: Pexels

    Billboard menawarkan berbagai manfaat dan tujuan dengan berada di pinggir jalan. Iklan tersebut memperkenalkan audiens pada barang dan jasa mereka, sehingga orang yang melihat akan menjadi lebih familiar dengan barang dan jasa tersebut.

    Fungsi reklame yang lain adalah memudahkan orang untuk mengetahui kapan barang dan jasa tersebut mereka butuhkan. 

    Berkat informasi yang ada dalam media promosi ini, orang akan memiliki pemahaman tentang barang dan jasa, sehingga bisa menentukan waktu yang tepat untuk membelinya. 

    Selain itu, ada beberapa fungsi lain dari billboard dalam dunia bisnis dan gerakan sosial. Berikut adalah beberapa fungsi dalam dunia bisnis.

    • Sebagai alat komunikasi antara penjual dan pembeli.
    • Menyajikan informasi tentang barang atau jasa yang mereka tawarkan secara ringkas dan jelas.
    • Mendorong calon pembeli untuk membeli barang atau jasa.
    • Membangun image positif tentang barang atau jasa di mata calon konsumen.
    • Menyampaikan jaminan kepuasan terhadap barang atau jasa kepada calon pembeli. 

    Berikut adalah beberapa fungsinya dalam gerakan sosial.

    • Meningkatkan kesadaran masyarakat agar mematuhi dan menghormati aturan atau himbauan.
    • Memperkuat kesadaran publik mengenai risiko, peringatan, kejadian, atau informasi penting lainnya. Contohnya adalah spanduk yang menghimbau agar tidak membuang sampah sembarangan atau menjaga ketertiban lingkungan.

    2 Tujuan Reklame

    Adapun tujuan utama papan billboard adalah membuat barang dan jasa yang mereka tawarkan menjadi lebih populer. Ada 2 jenis kategori reklame yang memiliki tujuan masing-masing. Berikut penjelasan selengkapnya, yaitu:

    1. Komersial

    Tujuan dari reklame komersial adalah untuk memasarkan barang dan jasa. Jenis billboard ini umumnya menyajikan informasi terkait barang dan jasa tersebut.

    Informasi tersaji secara ringkas. Pemilihan kata yang padat dan jelas menjadi ciri khas dari billboard komersial.

    Teks dalam media ini seringkali berbentuk ajakan. Penggunaan kata-kata kreatif akan memudahkan orang untuk mengenali dan mengingatnya. 

    Tujuan utama dari dari media promosi komersial ini untuk meningkatkan permintaan produk atau layanan, sehingga pemilik bisnis dapat meraih keuntungan lebih besar.

    2. Non Komersial 

    Berbeda dengan komersial, media billboard nonkomersial bertujuan untuk menjelaskan kesadaran di masyarakat tanpa menghasilkan keuntungan bagi pemiliknya. Bentuk yang satu ini biasa ada di sekolah dan berbagai macam instansi pemerintah.

    Reklame seperti ini umumnya bertujuan mengajak masyarakat dalam program-program pemerintah. Media ini akan menyampaikan informasi tentang program pemerintah dengan teks yang persuasif dan ringkas agar masyarakat mudah memahami.

    Selain program pemerintah, media ini juga bertujuan mengajak masyarakat untuk bergabung dalam suatu gerakan dalam kelompok masyarakat tertentu nonpemerintah. 

    Contohnya seperti gerakan membuang sampah pada tempatnya atau menanam pohon.

    4 Contoh Reklame

    Contoh Reklame
    Contoh Reklame | Image Source: Pexels

    Ada beberapa contoh reklame yang bisa Anda temukan di lingkungan sekitar. Berikut 4 contoh-contohnya, yaitu:

    1. Poster

    Poster merupakan salah satu contoh media promosi yang berbentuk gambar dari barang atau jasa yang mereka promosikan secara menarik agar menarik minat para audiens yang melihat.

    2. Spanduk

    Berbeda dengan poster, spanduk menggunakan bahan kain yang akan ada di pinggir jalan dengan kombinasi gambar dan tulisan yang menarik.

    3. Plakat

    Plakat ini merupakan sebuah media promosi yang menggunakan kertas sebagai medium dengan gambar dan tulisan dari barang dan jasa yang mereka tawarkan. 

    4. Baliho

    Baliho memiliki ukuran yang lebih besar daripada yang lain dengan tambahan kombinasi gambar dan tulisan yang menarik. 

    Ukuran yang sangat besar ini akan membantu orang lain untuk membaca jelas informasi mengenai barang dan jasa atau gerakan sosial.

    Ingin Gunakan Media Promosi Reklame?

    Jika Anda memiliki sebuah usaha, sudah pasti membutuhkan strategi pemasaran barang atau jasa yang dijual. Reklame adalah strategi pemasaran yang bisa Anda pertimbangkan untuk menggaet banyak pembeli karena jangkauannya yang luas.

    Namun, dalam membuat iklan dengan media billboard, pastikan Anda menggunakan visual yang memikat serta teks yang sugestif. Selain itu, pilihlah lokasi penempatan yang strategis. Misalnya, jalan yang sering dilewati, dekat lampu lalu lintas, atau jalan yang rawan macet.

  • Pengertian KOL: Jenis, Fungsi, Cara Memilih, dan Memaksimalkan

    Pengertian KOL: Jenis, Fungsi, Cara Memilih, dan Memaksimalkan

    Key Opinion Leader atau banyak yang lebih mengenal istilah tersebut sebagai KOL, merupakan elemen penting dalam dunia marketing. Kehadiran kemampuan tersebut membawa dampak positif bagi tingkat penjualan dengan menjalankan tugas sesuai dengan fungsinya. Ingin tahu lebih lanjut? Simak penjelasan lengkapnya di sini!

    Penjelasan Seputar Key Opinion Leader

    KOL atau kepanjangannya adalah Key Opinion Leader merupakan salah satu teknik pemasaran yang sudah banyak perusahaan menggunakan teknik tersebut. Key Opinion Leader sendiri memiliki pendapat kuat hingga dapat mempengaruhi banyak audiens untuk tertarik dengan produk salah satu perusahaan tersebut.

    Selain itu, pemilihan posisi ini tidak boleh sembarangan dan harus sesuai dengan kriteria. Kondisi ini akan memicu dampak pada hasil kinerja dari seorang Key Opinion Leader. Oleh karena itu, perusahaan harus memilih seseorang dengan kemampuan baik dalam pemasaran sehingga dapat memaksimalkan penjualan.

    Kemampuan dari seorang Key Opinion Leader dalam memberikan review sebuah produk tidak hanya sebatas berpendapat saja, namun juga harus menjadi ahli pada bidang tersebut. Kondisi ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan audiens terhadap brand awareness yang diberikan oleh seorang Key Opinion Leader.

    Singkatnya, Key Opinion Leader merupakan seorang ahli pada bidang tertentu yang memiliki kredibilitas tinggi terhadap pendapat mereka. Oleh karena itu, fokus kerja seorang KOL hanya pada bidang yang mereka kuasai saja. 

    Jadi, banyak audiens yang akan merujuk pada seorang Key Opinion Leader jika menginginkan review yang tepat untuk hal-hal tertentu.

    Selain itu, hubungan antara Key Opinion Leader dan influencer kurang lebih sama namun masih ada perbedaan yang mencolok antara kedua hal tersebut. Kesamaan yang mungkin Anda ketahui secara jelas adalah pada tugas mereka yang memberikan review terhadap suatu produk.

    Influencer bertugas memberikan pendapat terhadap banyak produk yang bekerja sama dengan mereka dan fokus pada interaksi media sosial. Influencer harus dapat membangun branding yang baik dengan para audiens di media sosial. Oleh sebab itu, influencer akan menyibukkan diri untuk berkomunikasi di media sosial.

    Tetapi sebaliknya, Key Opinion Leader tidak akan berkomunikasi pada platform media sosial karena konsep komunikasi dari seorang Key Opinion Leader hanya satu arah. Selain itu, seorang Key Opinion Leader memiliki keahlian yang setara dengan apa yang mereka jelaskan kepada para audiens.

    Jenis dari Key Opinion Leader

    Selanjutnya, jenis-jenis dari Key Opinion Leader dapat Anda ketahui melalui bidang yang para KOL kuasai. Seperti contohnya, Chef Arnold yang ahli memasak dan segala urusan dapur. Jadi, jika Anda memerlukan informasi seputar urusan dapur, Chef Arnold dapat menjadi salah satu Key Opinion Leader bagi Anda.

    Selain itu, penggunaan media sosial bagi Key Opinion Leader memang tidak sepenting influencer. Tetapi, faktor pembagian jenis elemen penting dalam dunia marketing ini juga dibagi berdasarkan banyak pengikut di jejaring media sosial. Berikut ini adalah jenis Key Opinion Leader berdasarkan jumlah angka followers.

    1. Nano-Influencer

    Tingkat pertama dari jenis Key Opinion Leader adalah Nano-Influencer. Jenis yang pertama dari pembagian KOL ini merupakan seorang influencer yang baru saja memasuki ranah Key Opinion Leader. Oleh karena itu, jumlah pengikut dari Nano-Influencer masih sangat kecil, yaitu kurang lebih 1.000 hingga 10.000.

    2. Micro-Influencer

    Selanjutnya, ada Micro-Influencer yang telah memiliki 10.000 hingga 50.000 pengikut di media sosial. Jenis dari Key Opinion Leaders satu ini telah berhasil membangun interaksi dengan para audiens dengan baik di jejaring media sosial.

    3. Mid Tier Influencer

    Ketiga, di posisi tengah terdapat Mid Tier Influencer yang sudah memiliki pengikut lebih dari 50.000 orang hingga 500.000. Key Opinion Leader dengan tingkatan ini telah membangun lingkaran interaksi yang masih berukuran sedang, namun sudah berdampak bagi lingkungan. 

    4. Macro-Influencer

    Memasuki ranah Key Opinion Leader yang memiliki dampak yang cukup baik dan signifikan terhadap pendapat mereka, yaitu Macro-Influencer. Key Opinion Leader jenis ini telah berhasil menggaet hingga 1.000.000 pengikut karena dampak baik yang mereka sebarkan.

    5. Mega-Influencer

    Lalu, tingkatan paling atas dari Key Opinion Leader, yaitu Mega-Influencer yang memiliki dampak sangat besar daripada jenis yang lainnya. Jenis satu ini telah memiliki pengikut lebih dari 1.000.000. Bahkan, banyak orang telah menjadikan Mega-Influencer ini sebagai “panutan” mereka.

    Fungsi dari Key Opinion Leader

    Kehadiran Key Opinion Leader bagi perusahaan merupakan suatu hal yang sangat penting demi perkembangan marketing yang maksimal. Berikut ini merupakan fungsi dari adanya KOL bagi perusahaan.

    1. Meningkatkan Brand Awareness

    Penggunaan media sosial bagi seorang Key Opinion Leader memang tidak seperti yang influencer lakukan. Tetapi, ketika para Key Opinion Leader melakukan promosi pada media sosial mereka, maka mereka sedang melakukan teknik pemasaran secara online

    Dengan begitu, para Key Opinion Leader sudah membantu dalam memasarkan produk yang sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki.

    2. Menunjukkan Kredibilitas Tinggi

    Kepercayaan pelanggan teramat penting bagi setiap bidang bisnis. Oleh sebab itu, hadirnya peran ini dengan keahlian yang lebih akan dapat menunjukkan kredibilitas bisnis Anda. Para konsumen akan dengan mudah percaya dengan produk Anda karena Key Opinion Leader menunjukkan kredibilitas yang tinggi.

    3. Memperluas Jangkauan Konsumen

    Selanjutnya, penggunaan KOL akan membantu bisnis Anda dalam menjangkau pasar konsumen. Key Opinion Leader akan terus memproduksi konten promosi yang menarik dan sesuai dengan kemampuan mereka, sehingga dapat menarik minat pelanggan baru. 

    4. Menjadikan Bisnis Lebih Unggul

    Selain itu, penggunaan Key Opinion Leader yang telah sukses menggaet kepercayaan konsumen dengan kemampuan mereka akan membantu bisnis Anda menjadi lebih unggul. Situasi ini terjadi karena konsumen telah mempercayai produk Anda dan akan terus memakainya hingga jangka waktu lama. 

    Di samping itu, kemampuan Key Opinion Leader yang jauh lebih baik dari yang kompetitor miliki akan membuat bisnis Anda semakin terpandang. Oleh sebab itu, sebagai pebisnis, Anda harus memperhatikan pemilihan Key Opinion Leader yang tepat.

    Tips Memilih Key Opinion Leader yang Tepat

    Anda harus mengetahui tips penting dalam memilih Key Opinion Leader untuk bisnis Anda. Tips tersebut diperlukan untuk memaksimalkan kinerja KOL bagi perkembangan bisnis yang sedang Anda jalankan. Lantas, bagaimana cara memilih Key Opinion Leader yang tepat agar marketing Anda dapat maksimal?

    1. Susun Rencana dan Tujuan

    Langkah paling awal sebelum menentukan Key Opinion Leader yang sesuai dengan bisnis Anda adalah dengan menyusun visi, misi, dan tujuan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan bisnis Anda dan penyesuaian Key Opinion Leader yang akan Anda pilih.

    2. Pilih Tempat untuk Berpromosi

    Setelah mengetahui kebutuhan bisnis Anda, tentukan di mana tempat yang akan Anda gunakan untuk memulai menyebarkan brand awareness. Key Opinion Leader akan menyesuaikan dengan hal ini, maka Anda harus mengerti pasar target dan karakteristik platform yang Anda pilih.

    3. Lakukan Riset Key Opinion Leader

    Lalu, Anda dapat melakukan riset seputar informasi tentang KOL yang sesuai dengan kriteria bisnis Anda. Usahakan untuk memilih Key Opinion Leader yang paling sesuai dengan konsep bisnis Anda. 

    Selain itu, pertimbangkan kembali jenis Key Opinion Leader yang Anda pilih agar dapat melakukan promosi dan brand awareness secara maksimal. 

    4. Pilih Strategi Pemasaran yang Tepat

    Setelah memilih dan menyesuaikan Key Opinion Leader untuk bisnis Anda, selanjutnya adalah menyusun strategi untuk pemasaran. Teknik marketing yang dapat Anda pakai bukan hanya sekedar memberikan informasi melalui konten menarik, namun juga cara lain.

    Cara tersebut meliputi kegiatan giveaway, membuka sesi tanya jawab seputar topik tertentu, dan interaksi lainnya di media sosial.

    5. Evaluasi Kinerja KOL

    Setelah semua tahapan sudah mulai berjalan, Anda dapat melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja Key Opinion Leader. Tahap ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Key Opinion Leader dalam menarik perhatian audiens. 

    Baca Juga: Pengertian Strategi Pemasaran, Tujuan, Fungsi, dan Contohnya

    Pentingkah Peran KOL Bagi Pemasaran?

    Dalam menjalankan sebuah bisnis, strategi pemasaran sangat penting agar dapat mengembangkan bisnis dengan maksimal. Salah satu teknik marketing yang memiliki dampak lebih besar dari influencer adalah dengan menggunakan KOL atau Key Opinion Leader. 

    Peran dari Key Opinion Leader sangat penting bagi segala bidang bisnis karena dapat menjadi representasi kuat bagi perusahaan. Selain itu, Key Opinion Leader dapat memberikan review yang kuat agar mendapat kepercayaan lebih dari konsumen.

  • Word of Mouth: Pengertian, Indikator, Tipe, Strategi, dan Manfaat

    Word of Mouth: Pengertian, Indikator, Tipe, Strategi, dan Manfaat

    Terdapat berbagai strategi pemasaran produk, salah satunya yaitu Word of Mouth. Strategi ini telah ada sejak lama dan masih sangat efektif untuk digunakan hingga sekarang. Cara ini bisa menjadi salah satu pilihan untuk memasarkan produk melalui konsumen lama kepada konsumen baru. Ikuti penjelasan lengkapnya di bawah ini.

    Pengertian Word of Mouth

    Word of Mouth adalah salah satu strategi pemasaran dengan cara mulut ke mulut. Strategi pemasaran ini dapat memicu adanya diskusi yang natural antara konsumen dengan penjual atau konsumen dengan konsumen melalui berbagai cara. 

    Contohnya antara lain membuat konten viral di media sosial, komunikasi lisan secara langsung, dan ulasan detail di sebuah situs. Word of Mouth termasuk strategi pemasaran yang sering digunakan karena bersifat personal dan tidak bersifat memaksa.

    Dengan begitu, konsumen secara sukarela mempromosikan produk yang mereka sukai. Konsumen bisa secara sadar atau tidak sadar melakukan aktivitas ini dan biasanya mereka ikut merekomendasikan produk tersebut kepada orang-orang terdekat.

    Selain itu, strategi pemasaran ini bisa dengan sengaja dilakukan dengan membuat iklan, campaign, press release, atau program yang mengundang pembicaraan yang baik mengenai produk.

    3 Indikator Word of Mouth

    Agar strategi pemasaran Word of Mouth dapat berjalan dengan baik, terdapat tiga indikator yang harus diperhatikan, yaitu:

    1. Kesediaan konsumen untuk membicarakan hal-hal positif tentang kualitas suatu produk atau layanan kepada orang lain.

    2. Memberikan rekomendasi kepada orang lain mengenai jasa maupun produk perusahaan.

    3. Adanya dorongan terhadap teman dan relasi untuk membeli atau menggunakan suatu produk maupun jasa.

    6 Tipe Word of Mouth

    Terdapat enam tipe strategi pemasaran Word of Mouth yang perlu untuk diketahui, antara lain:

    1. Organic

    Saat konsumen merasa puas setelah membeli atau menggunakan produk berupa barang atau jasa, mereka akan merekomendasikannya kepada orang yang dikenal. Kegiatan ini berlangsung secara sukarela dan konsumen yang melakukannya tidak mendapat imbalan apapun.

    2. Paid

    Salah satu tipe dari strategi ini dapat perusahaan lakukan ketika ingin menyebarkan informasi positif tentang perusahaan dengan cara membayar orang. Perusahaan juga perlu memberi perhatian lebih dalam memilih orang yang tepat untuk melakukannya.

    3. Positive

    Konsumen merasakan dampak atau perasaan yang positif setelah menggunakan suatu produk atau jasa. Kemudian, konsumen bisa merekomendasikannya ke orang-orang yang mereka kenal.

    4. Negative

    Sebaliknya, saat konsumen mendapatkan sentimen yang negatif dari suatu produk atau jasa, mereka merasa kecewa. Konsumen juga dapat mengkritik atau menjelek-jelekkan produk atau jasa tersebut karena kualitas yang didapat tidak sesuai dengan ekspektasi konsumen.

    5. Traditional

    Tipe Word of Mouth ini menggunakan komunikasi langsung secara lisan. Sesuai dengan namanya, konsumen secara lisan merekomendasikan suatu produk atau jasa yang menurut mereka bagus kepada orang lain.

    6. Electronic

    Selanjutnya, tipe ini menggunakan perantara seperti email atau media sosial untuk menyebarkan informasi produk atau jasa. Sebaiknya, perwakilan brand produk atau jasa di dalam komunitas online tersebut untuk memberi tahu informasi yang relevan.

    5 Strategi Word of Mouth

    Lalu, apa saja strategi yang digunakan dalam metode pemasaran satu ini? Simak di bawah ini. 

    1. Meminta Review atau Feedback dari Konsumen

    Perusahaan dapat menggunakan review atau feedback dari konsumen sebagai bahan evaluasi untuk mengembangkan produk menjadi lebih baik lagi. Selain itu, konsumen juga akan merasa terlibat dalam proses pengembangan produk yang ada.

    Kemudian, konsumen dapat menyadari bahwa perusahaan peduli dan menghargai masukan yang mereka berikan. Perusahaan bisa mendapatkan review atau feedback melalui interaksi langsung di media sosial, kotak saran, survei, atau media lain yang sering konsumen gunakan.

    2. Menggunakan Jasa Influencer

    Kini, perkembangan media sosial yang begitu pesat membuat jasa influencer untuk memasarkan produk kian dicari. Perusahaan dapat menggunakan jasa influencer ini agar dapat menjangkau para konsumen potensial.

    Selanjutnya, influencer yang terpilih mengiklankan produk atau jasa kepada para pengikutnya. Pastikan juga untuk melakukan riset terhadap influencer agar target pemasaran sesuai dan strategi yang berjalan menjadi efektif. 

    3. Mengadakan Acara yang Melibatkan Komunitas

    Dengan mengadakan acara yang mengikutsertakan komunitas-komunitas tertentu, konsumen akan merasa dihargai oleh perusahaan. Misalnya, konsumen akan mendapatkan undangan untuk menghadiri peluncuran produk terbaru dan diminta untuk membawa teman mereka.

    Teman yang ikut datang ini bisa menjadi calon konsumen loyal saat menceritakan pengalaman baik kepada teman yang lain. Selain itu, perusahaan bisa membangun rasa kedekatan dengan konsumen dan calon konsumen.

    4. Membuat Campaign yang Emosional

    Kampanye iklan dari sebuah brand produk atau jasa akan lebih dikenal jika mampu menyentuh emosional konsumennya. Ketika konsumen merasakan hubungan emosional yang positif, produk yang mereka suka akan menjadi perbincangan secara otomatis.

    Aksi tersebut juga bisa memperluas audiens. Oleh sebab itu, perasaan positif dari konsumen ini yang dapat membuat strategi pemasaran menjadi berhasil.

    5. Menjaga Hubungan Baik dengan Konsumen

    Strategi yang terakhir adalah perusahaan harus bisa menjaga hubungan baik dengan konsumen. Walaupun terdengar sepele, strategi ini perlu perusahaan lakukan untuk memiliki konsumen yang loyal.

    Perusahaan dapat melakukan strategi ini dengan menyediakan layanan pelanggan yang tersedia selama 24 jam. Layanan yang bisa perusahaan tawarkan seperti direct message media sosial, call center, dan live chat.

    4 Manfaat Word of Mouth

    Strategi pemasaran ini memiliki empat manfaat yang berdampak langsung kepada perusahaan. Manfaat-manfaat yang bisa perusahaan dapatkan antara lain:

    1. Membangun Nama Brand

    Bisnis yang baru saja dirintis perlu membangun nama brand agar masyarakat lebih mengetahui dan mudah dikenal. Selain mengupayakan strategi pemasaran melalui iklan di media sosial, strategi Word of Mouth dapat menjadi pilihan.

    Setelah orang-orang merasa puas dan percaya terhadap kualitas produk yang dikeluarkan, maka brand juga akan makin terkenal. Perusahaan juga perlu membuat brand identity agar masyarakat lebih mudah mengenali dan membedakan brand tersebut dengan berbagai brand lainnya.

    2. Meningkatkan Kepercayaan

    Manfaat yang selanjutnya yaitu meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap produk atau jasa yang telah digunakan. Konsumen yang telah mempercayai produk atau jasa tersebut akan merasa puas dan kemudian merekomendasikan ke orang lain.

    Jika kepuasan konsumen meningkat, tingkat kepercayaan yang mereka miliki juga ikut naik. Tentunya hal ini sangat berpengaruh terhadap tingkat penjualan dan dengan bertambahnya konsumen yang yakin untuk membeli maupun menggunakan produk atau jasa tersebut.

    3. Tidak Membutuhkan Banyak Biaya

    Selanjutnya, perusahaan juga akan mendapatkan manfaat dari strategi ini karena ia cukup terjangkau, sehingga tidak memakan terlalu banyak biaya. Strategi ini mengandalkan pengalaman konsumen yang telah menggunakan produk yang perusahaan keluarkan.

    Selain itu, agar strategi Word of Mouth dapat berjalan secara efektif, perusahaan juga perlu menghargai para konsumennya. Perusahaan bisa melakukannya dengan cara memberi insentif atau penghargaan berupa produk atau pelayanan gratis bagi mereka yang senantiasa loyal.

    4. Cerminan Performa Pelayanan

    Manfaat yang terakhir yaitu strategi ini dapat memberikan perusahaan gambaran mengenai performa layanan yang telah mereka berikan. Opini dan perkataan konsumen perlu untuk perusahaan dengar sebagai tolak ukur sejauh mana kualitas pelayanan yang ada.

    Berbagai opini atau masukan tersebut dapat perusahaan gunakan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas dari pelayanan. Ketika konsumen merekomendasikan produk atau jasa, perusahaan dapat menyimpulkan bahwa performa pelayanan termasuk baik.

    Baca Juga: Pengertian Strategi Pemasaran, Tujuan, Fungsi, dan Contohnya

    Sudah Tahu Cara Pemasaran Produk dengan Word of Mouth?

    Setelah mengikuti penjelasan di atas, berbagai informasi mengenai strategi pemasaran Word of Mouth menjadi kian jelas. Ia juga mudah dan tidak membutuhkan banyak biaya. Tertarik dengan strategi ini? Gunakan sekarang agar konsumen makin tertarik menggunakan produk atau jasa dari perusahaan Anda.

  • Sales Associate Adalah: Pengertian, Tugas, Syarat, Skill, dan Gaji

    Sales Associate Adalah: Pengertian, Tugas, Syarat, Skill, dan Gaji

    Salah satu profesi yang cukup banyak perusahaan butuhkan yaitu sales associate. Jenis jabatan yang berkaitan erat di bidang marketing ini seringkali menarik perhatian kaum muda yang masih menyandang status sebagai fresh graduate. Sehingga, sales associate adalah profesi yang bisa menjadi opsi karirmu.

    Takut terjun dalam dunia marketing dan bingung dengan apa saja skill yang harus jabatan ini miliki? Tenang saja. Kamu bisa mengetahui seluk-beluk mengenai sales associate, mulai dari pengertian, tugas, cara kerja, hingga gaji yang bisa kamu dapatkan dari bidang pekerjaan ini. Simak selengkapnya berikut ini.

    Definisi Sales Associate

    Sales Associate
    Sales Associate | Image Source: Freepik

    Bagi kamu, mungkin istilah sales hanya merujuk pada satu profesi saja. Akan tetapi, kenyataannya sales merupakan salah satu bagian dari aktivitas penjualan suatu barang atau jasa. Kemudian, saat melakukan aktivitas inilah sebuah perusahaan memerlukan tim yang mampu mengerjakan dan memantaunya.

    Oleh karena itu, dapat kamu simpulkan bahwa salah satu peran yang ada pada tim tersebut adalah sales associate. Mereka memiliki peran yang bertugas memandu pelanggan serta memahami kebutuhan pelanggan tersebut. Dengan demikian, peran ini sangat berguna dalam proses penjualan produk atau jasa.

    Tugas Sales Associate

    Tugas Sales Associate
    Tugas Sales Associate | Image Source: Freepik

    Dari pengertian sales associate tersebut, apakah kamu sudah bisa menyimpulkan berbagai tugas yang wajib dilakukan mereka? Setidaknya, ada 13 tugas yang wajib mereka lakukan sebagai berikut.

    1. Memberi sambutan kepada pelanggan yang baru datang ke toko.
    2. Berkomunikasi dengan pelanggan guna mencari tahu kebutuhan mereka.
    3. Mampu merekomendasikan beberapa produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
    4. Berusaha menjelaskan kegunaan serta manfaat produk kepada pelanggan.
    5. Mampu menjawab pertanyaan yang pelanggan lontarkan seputar produk.
    6. Menjelaskan dengan rinci keunggulan produk yang pelanggan pilih agar mereka tertarik untuk membelinya.
    7. Memberi tahu pelanggan, apabila terdapat promosi pada produk yang mereka pilih.
    8. Mencoba menawarkan produk tambahan lain kepada pelanggan yang sekiranya cocok dengan kebutuhan pelanggan tersebut atau memang ada produk berkaitan dengan barang yang dibeli oleh pelanggan.
    9. Memberi informasi lengkap mengenai diskon (apabila ada) beserta syarat, ketentuan pembelian, dan juga pengembalian barang.
    10. Melayani proses pembayaran pelanggan.
    11. Mendapatkan loyalitas pelanggan dengan mencoba menawarkan program keanggotaan (membership).
    12. Mencatat hasil penjualan beserta inventaris.
    13. Membantu dalam mengatur display toko dan juga stok barang.

    Tugas dari seorang sales associate memanglah banyak dan terkesan berat. Akan tetapi, peran ini juga amat perusahaan hargai. Sebab, peran inilah yang mampu memajukan penjualan produk atau jasa perusahaan. Oleh karena itu, seorang sales associate wajib memiliki dedikasi tinggi dan kepiawaian dalam bidang marketing.

    Syarat yang Wajib Dipenuhi

    Syarat Sales
    Syarat Sales | Image Source: Freepik

    Tugas yang perlu dilakukan oleh mereka yang menduduki peran ini cukup banyak, maka terdapat sejumlah syarat yang wajib dipenuhi. Dua syarat yang wajib dimiliki oleh sales associate adalah sebagai berikut.

    1. Pendidikan

    Syarat pertama yang wajib dimiliki oleh sales associate adalah pendidikan. Setidaknya, kamu wajib memiliki ijazah Sekolah Menengah Atas atau diploma untuk mampu mengemban peran ini.

    Akan tetapi, syarat ini bisa berubah, tergantung kebijakan perusahaan. Umumnya, perusahaan besar akan mewajibkan orang yang bekerja untuknya memiliki gelar sarjana marketing atau bisnis.

    2. Pelatihan atau Training

    Memiliki ijazah yang sesuai dengan syarat dari perusahaan tidaklah cukup. Kamu wajib menjalani pelatihan atau training yang perusahaan berikan supaya bisa menjalani tugas dengan baik kedepannya. 

    Pelatihan ini bertujuan agar kamu bisa memahami lebih dalam mengenai produk yang akan kamu tawarkan nantinya.

    Kamu juga akan mengetahui sejumlah kebijakan yang berlaku di perusahaan saat melakukan pelatihan tersebut. Harapannya, kamu dapat bertindak sesuai standar operasional yang perusahaan terapkan ketika berinteraksi dengan para pelanggan.

    Sementara itu, rentang waktu pelatihan yang harus dilakukan oleh sales associate adalah sekitar tiga bulan. Kamu juga tidak perlu khawatir, dalam masa training, kamu akan berhak menerima gaji, meskipun belum dalam jumlah yang seharusnya.

    6 Skill Wajib yang Harus Dimiliki Sales Associate

    Skill Wajib Sales Associate
    Skill Wajib Sales Associate | Image Source: Freepik

    Meskipun kamu telah memenuhi persyaratan yang perusahaan ajukan terhadapmu, kamu tetap harus memiliki atau setidaknya mempelajari beberapa skill penting. Sejumlah skill atau kemampuan yang penting untuk kamu asah, ketika menjadi sales associate adalah sebagai berikut.

    1. Kemampuan Mengorganisir

    Kemampuan mengorganisir pada konteks ini cukup banyak macamnya. Tidak hanya kemampuan dalam mengorganisir inventaris, namun juga membuat sejumlah surat penting berkenaan dengan penjualan dan mengingat preferensi pelanggan. Untuk memudahkan tugas, kamu bisa membuat jadwal dan sistem secara mandiri.

    Apabila kamu baru ingin mencoba melamar pekerjaan ini, kamu bisa menunjukkan bahwa kamu telah menguasai kemampuan ini. 

    Caranya adalah dengan membagikan pengalaman dalam membagi waktu saat kuliah atau memberikan informasi bahwa kamu berpengalaman dalam berorganisasi.

    2. Keahlian dalam Berkomunikasi

    Sesungguhnya keahlian dalam berkomunikasi dapat dipelajari dimanapun kamu berada. Keahlian ini juga dapat untuk terus berkembang, terlebih apabila kamu berperan sebagai sales associate

    Sebab, salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh sales associate adalah kepiawaian dalam berkomunikasi.

    Menjalankan profesi ini berarti kamu harus terampil dalam menyambut pelanggan, mencoba akrab dengan mereka dengan menginisiasi obrolan. Mendengarkan pelanggan beserta kebutuhannya juga merupakan kemampuan yang wajib kamu miliki.

    Namun tidak hanya terhadap pelanggan, profesi ini juga mewajibkan untuk mampu berkomunikasi secara efektif dengan manajer serta rekan kerja. Sebab kemampuan ini dapat sangat membantu ketika kamu harus menghadapi situasi tertentu.

    3. Kemampuan Memecahkan Masalah

    Kemampuan berikutnya yang wajib dimiliki oleh sales associate adalah keahlian dalam memecahkan masalah. Memang, setiap orang memiliki caranya sendiri untuk memecahkan masalah. 

    Namun, seorang sales associate wajib paham cara memecahkan masalah dalam waktu yang singkat dan efektif. Dengan demikian, kepercayaan yang pelanggan miliki terhadap perusahaan akan meningkat.

    Apabila sales associate yang bertugas mampu menyelesaikan masalah dengan cepat, tentu akan sangat menguntungkan perusahaan.

    4. Keahlian Mengatur Waktu

    Keahlian yang wajib kamu miliki untuk bisa bekerja dengan baik di posisi ini berikutnya adalah keahlian mengatur waktu. Jumlah pelanggan banyak dan beragam, sehingga peran ini harus mampu mengatur waktu dengan efektif.

    Dengan begitu, kamu akan mampu mengerjakan berbagai tugas secara tepat waktu tanpa merasa terbebani. Selain itu, kemampuan ini dapat meningkatkan kepercayaan dari atasan. 

    Pekerjaan kamu menjadi mudah untuk kamu lakukan, kamu juga mampu untuk terus fokus, dan kamu juga bisa mendapatkan kepercayaan tinggi dari pihak atasan maupun kolega.

    5. Kemampuan Mengenali Produk

    Salah satu kemampuan penting dari sales associate adalah mengenali karakteristik produk yang perusahaan jual dengan lengkap dan mendalam. Dengan mengetahui karakteristik produk secara lengkap, kamu bisa menjawab pertanyaan pelanggan dengan mudah dan percaya diri.

    Selain itu, kamu juga bisa memberikan informasi akurat mengenai produk yang perusahaan jual. 

    Misalnya, informasi mengenai after-sale service (pelayanan pasca pembelian), atau pemberitahuan mengenai diskon yang mungkin membuat pelanggan semakin tertarik untuk membeli produk.

    6. Piawai dalam Penggunaan Software Retail

    Siapa bilang hanya ahli IT yang wajib menguasai berbagai jenis teknologi? Untuk mendalami posisi ini, setidaknya kamu harus mampu menjalankan perangkat lunak yang perusahaanmu miliki. 

    Umumnya, perangkat lunak yang perusahaan miliki akan kamu ketahui saat wawancara kerja berlangsung. Kemampuan tersebut juga wajib kamu imbangi dengan kepiawaian dalam penggunaan berbagai platform pendukung.

    Misalnya, produk Microsoft Office, seperti Word dan Excel. Beberapa perusahaan juga mungkin akan memintamu untuk mampu memakai mesin kartu kredit atau komputer yang khusus untuk keperluan kasir.

    Kisaran Gaji Social Associate

    Gaji Social Associate
    Gaji Social Associate | Image Source: Freepik

    Sebagai referensi, rata-rata gaji per tahun dari profesi ini adalah Rp38.250.000,00 per tahun. Apabila kamu bagi dengan 12 atau jumlah bulan selama setahun, per bulannya pekerjaan ini bisa menghasilkan Rp3.187.500,00.

    Gaji ini merupakan besaran yang umumnya pemula dapatkan. Jika kamu berpengalaman di bidang marketing, kamu bisa mendapatkan Rp51.750.000,00 per tahunnya. Dengan kata lain, kamu bisa menghasilkan Rp4.312.500,00 per bulannya.

    Baca Juga: Apa Itu Direct Sales: Pengertian, Tugas, Cara Kerja, dan Contoh

    Tertarik untuk Jadi Sales Associate?

    Menjalankan peran sebagai sales associate adalah pekerjaan yang membutuhkan banyak skil. Namun, kamu bisa mempersiapkan diri mulai dari sekarang. Salah satu keahlian penting yang dapat kamu latih adalah kemampuan berkomunikasi dengan efektif.

    Cobalah untuk terus melatih public speaking dan melihat segala sesuatu dari perspektif orang lain. Selain itu, kamu juga bisa mulai disiplin waktu dan hidup dengan terorganisir. Dengan begitu, kamu sudah mencicil berbagai skill yang harus dimiliki untuk pekerjaan ini.