Category: Wirausaha

  • 10 Contoh Contoh Kerajinan Berbasis Media Campuran

    10 Contoh Contoh Kerajinan Berbasis Media Campuran

    Perkembangan seni membuat contoh contoh kerajinan berbasis media campuran serta praktiknya semakin banyak dan mudah ditemukan. Namun, apakah Anda sudah tahu pengertian dari kerajinan media campuran? Yuk, pahami dulu sebelum membahas contohnya secara mendetail!

    Pengertian Kerajinan Berbasis Media Campuran

    Maksud dari kerajinan di atas adalah karya seni yang menggunakan dua bahan berbeda, satu sebagai yang utama dan lainnya pelengkap. Aturan utama pembuatan kerajinan media campuran adalah tidak boleh sampai mengubah fungsi dari karya tersebut.

    Mengapa demikian? Sebab, bila fungsi suatu barang berubah, maka jenis dari kerajinan itu juga otomatis berbeda. Terlebih, tujuan dari modifikasi karya seni menggunakan media campuran adalah memberikan tampilan yang lebih estetik dan tidak monoton.

    Meskipun demikian, tidak semua benda dapat menjadi bahan utama dari kerajinan campuran. Ada lima item utama bahan baku dominan yang kemudian dapat saling dipadukan atau menggabungkannya dengan komponen lain sebagai bahan tambahan. Seperti batu, logam, keramik, kayu, dan plastik.

    Contoh Contoh Kerajinan Berbasis Media Campuran

    Setelah memahami pengertian dan konsepnya, berikut contoh kerajinan media campuran beserta cara pembuatannya secara lengkap:

    1. Kalung Bebatuan

    Kalung Bebatuan
    Kalung Bebatuan | Image Source: fimela

    Contoh pertama dari karya seni berbasis media campuran adalah kalung bebatuan. Jika kalung dari emas, perak, dan kuningan tergolong umum dan mudah ditemukan, berbeda dengan kalung dari bebatuan alam. Unik, anti mainstream, namun tetap estetik.

    Bahan pembuatan kalung bebatuan:

    • Bebatuan alam (coral) aneka warna untuk liontin.
    • Rantai besi yang kuat menopang berat batu.
    • Lempengan besi sebagai wadah bebatuan atau media liontin.
    • Lem batu alam sekucupnya.
    • Pengait rantai kalung dengan liontin.
    • Alat solder sederhana.

    Cara pembuatan kalung bebatuan:

    • Bentuk bebatuan alam hingga memiliki konsistensi ketebalan 2 mm dan diameter 8 mm. 
    • Tempa lempengan besi menggunakan alat solder hingga berbentuk bulat dengan lapisan rata dan semua tepian memiliki ketinggian 5 mm.
    • Oleskan lem ke seluruh permukaan lempengan, kemudian tempelkan satu per satu coral. Pastikan memiliki perpaduan warna yang cantik sehingga tampak sebagai item berkelas.
    • Sambungkan rantai besi dengan lempengan yang telah menjadi liontin.

    2. Miniatur Kendaraan Logam

    Miniatur Kendaraan Logam.
    Miniatur Kendaraan Logam | Image Source: Pexels

    Contoh kerajinan media campuran berikutnya adalah miniatur kendaraan logam. Berikut ini merupakan cara pembuatannya secara lengkap:

    Bahan pembuatan miniatur kendaraan logam:

    • Logam perak atau kuningan yang mudah dibentuk.
    • Ban imitasi mini.
    • Gergaji mini / alat pahat.
    • Amplas.
    • Cat semprot khusus logam.

    Cara pembuatan miniatur kendaraan logam:

    • Cari sketsa kendaraan yang ingin Anda jadikan sebagai miniatur.
    • Potong dan bentuk logam sesuai dengan sketsa tersebut.
    • Haluskan menggunakan amplas.
    • Pasangkan ban imitasi mini.
    • Semprot menggunakan cat hingga rata kemudian jemur hingga kering.

    3. Tas Daur Ulang Plastik

    Tas Daur Ulang Plastik
    Tas Daur Ulang Plastik | Image Source: bantulkab.go.id

    Ini merupakan salah satu dari contoh contoh kerajinan media campuran yang cukup mudah dibuat. Kerajinan ini juga membantu mengurangi limbah karena bahan utamanya dari bekas bungkus plastik atau kemasan produk.

    Bahan pembuatan tas daur ulang plastik:

    • Plastik bekas, bisa kantong kresek biasa atau kemasan produk yang memiliki bahan tersebut.
    • Kain lap.
    • Benang dan jarum jahit (manual), bila ada mesin jahit bisa menggunakannya agar lebih praktis.
    • Gunting.
    • Kain furing.
    • Lem plastik.
    • Rantai logam sebagai pegangan tas.

    Cara pembuatan tas daur ulang plastik:

    • Cuci plastik atau kemasan bekas agar bersih dan steril.
    • Keringkan dengan menjemurnya di bawah terik matahari.
    • Lipat plastik maupun kemasan produk, kemudian potong-potong dengan lebar 3 cm. Sedangkan panjangnya sesuaikan ukuran tas yang hendak Anda buat.
    • Anyam lipatan-lipatan tersebut secara vertikal hingga membentuk beberapa baling-baling (sesuai kebutuhan).
    • Satukan baling-baling anyaman hingga membentuk tas yang Anda inginkan. Gunakan lem khusus plastik sebagai perekat.
    • Jahit furing untuk melapisi bagian dalam tas.
    • Terakhir, jahit rantai logam ke kedua sisinya.

    4. Hiasan Dinding Daur Ulang Plastik

    Hiasan Dinding Daur Ulang Plastik
    Hiasan Dinding Daur Ulang Plastik | Image Source: urbanasia

    Terlalu sulit kalau membuat tas dari limbah plastik? Contoh kerajinan media campuran dengan bahan dominan plastik yang satu ini lebih mudah pembuatannya. Inilah cara membuat hiasan dinding daur ulang plastik:

    Bahan pembuatan hiasan dinding daur ulang plastik:

    • Botol minuman bekas aneka warna.
    • Kertas karton atau kain kanvas.
    • Gunting.
    • Kayu.
    • Gergaji mini.
    • Lem tembak.
    • Pensil.

    Cara pembuatan hiasan dinding daur ulang plastik:

    • Gambar pola hiasan dinding menggunakan pensil pada botol untuk memudahkan proses pemotongan.
    • Potong-potong botol minuman bekas sesuai dengan pola memakai gunting.
    • Lakukan pemotongan kayu menggunakan gergaji, bentuk menjadi pigura dengan memakai lem tembak.
    • Lekatkan kain kanvas atau kertas karton pada pigura. 
    • Lumurkan lem tembak pada potongan botol dan susun sesuai pola.

    5. Jam Dinding Kayu

    Jam Dinding Kayu
    Jam Dinding Kayu | Image Source: mybest

    Contoh kerajinan media campuran selanjutnya terbuat dari bahan dominan kayu, yaitu jam dinding. Adapun cara pembuatannya tergolong sederhana, namun efektif mengurangi limbah:

    Bahan pembuatan jam dinding kayu:

    • Kayu bekas, bisa palet maupun triplek.
    • Mesin jam – tersedia di toko bahan baku jam.
    • Kulit hewan imitasi (sintetis).
    • Pensil.
    • Gunting.
    • Cat.
    • Lem kayu.
    • Paku dan obeng.
    • Kuas.

    Cara pembuatan jam dinding kayu:

    • Buat dua buah lingkaran dari kayu, dengan salah satunya harus memiliki diameter lebih besar 5 cm.
    • Warnai kayu yang lebih kecil memakai cat, kemudian keringkan.
    • Setelah mengering sempurna, pasang mesin jam.
    • Ambil kayu dengan diameter lebih besar, lumuri lem di seluruh permukaannya. Kemudian, langsung rekatkan dengan kayu yang lebih kecil.
    • Potong memanjang kulit sintetis dengan lebar 2 – 3 cm.
    • Rekatkan pada separuh sisi jam kayu memakai lem.
    • Gunakan paku untuk menggantung bagian dengan kulit sintetis ke dinding.

    6. Aquarium Kayu

    Aquarium Kayu
    Aquarium Kayu | Image Source: rumah.com

    Bila Anda mempunyai kegemaran memelihara ikan, maka bisa mencoba salah satu contoh contoh kerajinan berbasis media campuran ini, yaitu akuarium. Bahan utamanya menggunakan kayu, sehingga pembuatannya mudah, biayanya pun murah.

    Bahan pembuatan aquarium kayu:

    • Kayu tebal.
    • Gergaji.
    • Amplas.
    • Cat kayu.
    • Paku.
    • Kaca.
    • Batu koral dan lampu tahan air untuk akuarium.
    • Alat filter air khusus aquarium.

    Cara pembuatan aquarium kayu:

    • Potong kayu tebal menggunakan gergaji dengan ukuran P x L yang sama. Pastikan untuk memberikan celah memanjang tepat di tengah-tengah tiap potongan untuk meletakkan kaca.
    • Haluskan permukaan kayu menggunakan amplas, kemudian warnai memakai cat, keringkan.
    • Sambungkan antara susuan kayu memakai paku, kemudian pasang kaca akuarium.
    • Susun lampu, filter air, dan batu koral di dalam akuarium.
    • Isi air, kemudian masukkan ikan koleksi Anda.

    7. Asbak Keramik

    Asbak Keramik
    Asbak Keramik | Image Source: Pexels

    Jika mendengar tentang keramik, Anda mungkin langsung terpikir karya seni yang sulit meskipun memiliki tampilan elegan dan mewah. Namun, salah satu contoh kerajinan media campuran dari keramik ini cukup mudah pembuatannya.

    Bahan pembuatan asbak keramik:

    • Serbuk keramik yang lebih mudah dan cepat dibentuk daripada tanah liat.
    • Air.
    • Besi untuk mencetak bentuk asbak.
    • Gunting, pisau, atau cutter.
    • Kain lap dengan tekstur permukaan halus.
    • Kuas.
    • Cat keramik.
    • Oven sebagai media pembakaran.

    Cara pembuatan asbak keramik:

    • Campurkan air dengan serbuk keramik hingga konsistensi yang mudah untuk dibentuk.
    • Mulai bentuk keramik sesuai sketsa asbak.
    • Rapikan bentuk menggunakan gunting atau alat tajam lainnya.
    • Hias asbak dengan lukisan buatan sendiri, keringkan.
    • Panggang asbak tersebut dalam oven, kemudian usap dengan lap hingga mengkilap.

    8. Lampu Gantung Kayu

    Lampu Gantung Kayu
    Lampu Gantung Kayu | Image Source: rumah.com

    Belum menemukan ide kerajinan media campuran yang lebih mudah? Mungkin contoh yang satu ini bisa Anda coba:

    Bahan pembuatan lampu gantung kayu:

    • Kayu tebal.
    • Bohlam warna kuning.
    • Kabel penghantar listrik.
    • Lem.
    • Palu.

    Cara pembuatan lampu gantung kayu:

    • Potong kayu memanjang tapi tidak beraturan.
    • Lubangi beberapa bagian tengah kayu menggunakan palu untuk memasukkan kabel.
    • Sambungkan kabel dengan bohlam.

    9. Patung Kayu

    Patung Kayu
    Patung Kayu | Image Source: Pexels

    Tidak habis-habis inspirasi yang bisa Anda dapatkan melalui contoh contoh kerajinan berbasis media campuran. Terlebih dengan bahan baku kayu, karena sangat mudah diperoleh maupun dikreasikan.

    Bahan pembuatan patung kayu:

    • Kayu yang tidak terlalu tebal.
    • Alat pahat.
    • Lem kayu.
    • Amplas.
    • Cat.

    Cara pembuatan patung kayu:

    • Buat sketsa patung dari kayu yang ingin Anda buat.
    • Mulai lakukan pemotongan dan pemahatan bagian-bagian kayu.
    • Rekatkan semua bagian hingga sesuai desain pada sketsa.
    • Haluskan menggunakan ampas, lalu cat dengan warna sesuai keinginan.

    10. Cincin Batu Akik

    Cincin Batu Akik
    Cincin Batu Akik | Image Source: Pexels

    Contoh terakhir yang bisa Anda buat sendiri adalah cincin batu akik yang sempat viral beberapa tahun silam dengan nilai fantastis. Ternyata, cara pembuatannya tidak serumit yang banyak orang pikirkan.

    Bahan pembuatan cincin batu akik:

    • Batu akik dengan motif sesuai keinginan.
    • Besi berbentuk silinder.
    • Kawat tembaga.
    • Tang.

    Cara pembuatan cincin batu akik:

    • Lubangi bagian tengah batu akik untuk memasukkan kawat tembaga.
    • Lilitkan tembaga yang sudah terpasang batu akik ke besi silinder. Ulangi lilitan sampai dua kali.
    • Putar lilitan kawat menggunakan tang hingga ujung-ujungnya tertutup sempurna di bawah batu akik.

    Mana Contoh Kerajinan yang Menarik Perhatian Anda?

    Rupanya banyak sekali bukan contoh contoh kerajinan berbasis media campuran yang proses pembuatannya sangat mudah? Anda bisa membuat kerajinan ini dengan bahan heterogen atau homogen, baik itu bahan dari alam maupun buatan. 

    Selain itu, perhatikan penggabungannya agar tidak akan menimbulkan reaksi kimia seperti karat. Kerajinan ini juga tidak mengalami perubahan fisik, seperti meleleh. Bagaimana, Anda tertarik membuat kerajinan sendiri? Yuk, kreasikan karya seni campuran milik Anda sekarang!

  • Apa Itu Bahan Pangan Hewani? Pengertian, Jenis, Manfaat & Contohnya

    Apa Itu Bahan Pangan Hewani? Pengertian, Jenis, Manfaat & Contohnya

    Protein adalah salah satu zat gizi yang kita butuhkan sehari-hari karena berfungsi sebagai zat pembangun dan pemelihara tubuh. Mempercepat penyembuhan luka, menambah massa otot, dan produksi sistem imun tubuh adalah contoh dari fungsi protein. Contoh makanan yang berupa sumber protein yaitu bahan pangan hewani.

    Bahan pangan ini bisa sangat mudah kamu temukan di lingkungan sekitar. Kamu bisa membelinya di pasar ataupun di pusat perbelanjaan terdekat. Namun, apa sebenarnya pengertian, jenis, manfaat, dan contoh-contohnya?

    Pengertian Bahan Pangan Hewani

    Bahan pangan hewani merupakan sekelompok sumber pangan atau makanan sebagai konsumsi manusia yang berasal dari hewan. Sumber makanan ini adalah sumber utama dari zat gizi seperti protein. Selain itu, zat gizi seperti lemak juga bisa kamu temukan di sumber makanan ini. 

    Protein yang terkandung di dalam sejumlah sumber pangan hewani terbilang cukup tinggi. Seperti yang sempat kita singgung di awal, protein punya peran sebagai zat pembangun dan pemelihara. Hal ini tentunya punya peran vital bagi keberlangsungan hidup seorang individu.

    Jika kita berbicara sumber protein, sebetulnya ada dua kelompok besar sumber pangan – hewani dan nabati. Apa perbedaanya?

    Perbedaan Sumber Pangan Hewani dan Nabati

    Bahan pangan nabati adalah sumber pangan yang asalnya dari tumbuh-tumbuhan. Beberapa contohnya seperti biji-bijian dan kacang-kacangan. Ada perbedaan kualitas protein antara bahan pangan hewani dan bahan pangan nabati meskipun sama-sama sebagai sumber zat gizi protein.

    Kualitas protein pada bahan makanan hewani terbilang lebih tinggi daripada sumber makanan nabati. Sumber makanan yang berasal dari hewan mengandung asam amino yang lebih lengkap jika kamu bandingkan dengan sumber makanan yang berasal dari kacang-kacangan atau biji-bijian.

    Karena asam amino pada sumber pangan hewani lebih lengkap daripada nabati, ada sejumlah asam amino esensial yang sumbernya dari makanan yang berasal pada hewan.

    Asam amino esensial ini berbeda dengan asam amino biasa. Badan tidak bisa memproduksi asam amino esensial secara alami di dalam tubuh. Padahal, ia punya manfaat yang sangat penting. Sehingga, satu-satunya cara untuk memperoleh asam amino esensial adalah melalui makanan.

    Protein yang ada pada sumber makanan dari hewan juga lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh. Hal ini menyebabkan tubuh lebih bisa memanfaatkan protein yang sudah tercerna dengan lebih maksimal.

    Bahan pangan hewani tidak hanya mengandung protein dan lemak saja. Ada banyak zat gizi lain yang ada pada sumber makanan ini seperti vitamin, mineral, dan asam lemak omega-3. Sumber protein hewani memang terdengar sangat bagus untuk tubuh. Namun, segala sesuatu yang berlebihan tidak akan pernah baik.

    Konsumsi sumber protein hewani secara berlebihan justru akan berdampak negatif bagi tubuh. Kandungan lemak yang cukup tinggi pada bahan makanan hewani punya potensi untuk meningkatkan risiko penyakit kronis jika dimakan berlebihan.

    Contoh penyakit kronis tersebut adalah obesitas, penyakit jantung, hingga kanker. Ada beberapa jenis bahan makanan hewani yang bisa kita temukan dengan mudah di lingkungan sekitar. Apa saja jenisnya?

    Jenis dan Manfaat Bahan Pangan Hewani, Apa Saja?

    Berikut adalah empat contoh jenis bahan makanan hewani beserta manfaatnya yang sering menjadi teman makan kita sehari-hari:

    1. Daging

    Daging
    Daging | Image Source: pexels

    Daging merupakan contoh bahan pangan hewani yang pertama. Jenis makanan ini sendiri masih bisa terbagi menjadi dua kategori, yaitu daging merah dan daging putih. Baik daging merah ataupun daging putih adalah makanan sumber protein yang sempurna bagi tubuh. Namun, ada yang membedakan kedua jenis daging ini.

    Daging putih mengandung kalori dan lemak yang lebih rendah jika kamu bandingkan dengan daging merah. Jenis daging ini juga mengandung asam lemak tidak jenuh dan omega-3 yang bagus untuk mencegah berbagai penyakit kronis.

    Beberapa zat gizi lain yang juga terkandung pada daging putih yaitu vitamin B6, vitamin B12, vitamin B kompleks, vitamin D, vitamin E, dan mineral seperti magnesium. Sedangkan daging merah terkenal akan kandungan asam amino esensialnya. Kandungan zat gizi lain juga bisa kamu temukan di daging merah. 

    Sama halnya dengan daging putih, daging merah mengandung vitamin B6, vitamin B12, vitamin B3, dan berbagai mineral seperti zat besi, zinc, fosfor, dan selenium. Namun, daging merah mengandung lemak jenuh yang lebih tinggi daripada daging putih.

    2. Susu

    Susu
    Susu | Image Source: pexels

    Susu juga merupakan contoh bahan pangan hewani atau yang berasal dari hewan. Tidak seperti bahan makanan dari hewan lainnya, susu bisa kamu konsumsi dengan cara diminum.

    Susu kaya akan kandungan gizi yang sangat bagus untuk menjaga kesehatan tubuhmu. Misalnya saja seperti protein, lemak, karbohidrat, kalsium, natrium, zat besi, fosfor, kalium, zinc, vitamin B2, vitamin B1, vitamin C, dan vitamin A. Susu bisa juga kamu nikmati dalam bentuk berbagai jenis hidangan seperti keju ataupun yogurt. 

    Manfaat susu yang paling terkenal yaitu membantu pertumbuhan tulang pada anak yang masih berada di masa pertumbuhan dan perkembangan. Manfaat ini tidak lepas dari kandungan protein, kalsium, dan fosfor yang terkandung di dalamnya.

    Tidak hanya itu saja manfaat susu. Ada sejumlah manfaat lain seperti meningkatkan kekuatan tulang dan gigi, menambah massa otot, meningkatkan kualitas sistem imun tubuh, sebagai sumber energi, serta meningkatkan kesehatan otak. 

    3. Telur

    Telur
    Telur | Image Source: pexels

    Telur adalah bahan pangan hewani yang paling mudah ditemukan dan paling sering jadi pilihan lauk bagi orang Indonesia. Sebetulnya, hal ini tidak mengherankan mengingat telur merupakan sumber makanan yang paling terjangkau jika kamu bandingkan dengan daging, susu, ataupun ikan.

    Masyarakat Indonesia biasa mengolah telur menjadi berbagai olahan lauk yang lezat dan menggugah selera. Misalnya saja seperti telur goreng, telur dadar, dan lain sebagainya. Meskipun harganya lebih murah daripada sumber makanan yang berasal dari hewan lainnya, bukan berarti kandungan gizi dan manfaatnya murahan. 

    Selain protein, telur mengandung banyak zat gizi penting seperti lemak, zat besi, fosfor, kalsium, natrium, zinc, selenium, vitamin K, vitamin E, vitamin A, vitamin B kompleks, dan vitamin D.

    Nah, kandungan gizinya yang kaya inilah membuat telur menyimpan banyak manfaat bagi tubuh. Manfaat telur yaitu menjaga kesehatan mata, menjaga kesehatan otak, menurunkan risiko penyakit jantung, dan memelihara sistem imun.

    Telur terbagi atas dua bagian – putih telur dan kuning telur. Baik putih dan kuning telur sama-sama mengandung protein. Namun, kandungan lemak dan kolesterol pada telur sebagian besar terdapat pada bagian kuningnya.

    Karena kuning telur sudah diketahui tinggi lemak dan kolesterol, maka penderita kolesterol tinggi perlu waspada jika ingin mengonsumsi telur.

    Bagi seseorang yang sudah punya kolesterol tinggi, sebaiknya batasi konsumsi kuning telur agar kadar kolesterol yang ada di dalam tubuh tidak semakin tinggi. Sebaiknya konsumsi putih telur yang tidak kalah bergizinya.

    Meskipun harganya terjangkau, bisa diolah menjadi berbagai lauk yang lezat, dan bernilai gizi tinggi, namun telur juga terkenal sebagai makanan yang mengundang reaksi alergi pada banyak orang.

    Jika seseorang yang alergi mengonsumsi telur, maka akan menimbulkan beberapa gejala seperti gatal-gatal, munculnya ruam pada kulit, hingga sakit perut.

    4. Ikan dan Seafood

    Ikan dan Seafood
    Ikan dan Seafood | Image Source: pexels

    Makanan laut atau seafood adalah contoh terakhir dari sumber makanan yang berasal dari hewan. Makanan laut tidak hanya terbatas pada ikan saja, namun ada juga seperti udang, cumi, kerang, lobster, dan lain sebagainya.

    Ada juga beberapa jenis hewan yang hidup di dalam air payau ataupun air tawar yang masuk ke dalam kategori bahan pangan hewani. Beberapa jenis seafood sangat terkenal akan kandungan asam lemak esensial omega-3. Contohnya seperti ikan salmon dan ikan kod.

    Asam lemak esensial omega-3 sangat bagus untuk kesehatan seperti meningkatkan kesehatan otak, menurunkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, serta menurunkan risiko terserang Alzheimer.

    Contoh Sumber Pangan Hewani

    Sebetulnya ada banyak sekali contoh sumber bahan pangan hewani berdasarkan jenisnya. Berikut adalah contohnya:

    1. Daging

    Daging terbagi menjadi dua jenis, yaitu daging merah dan daging putih. Beberapa contoh daging merah yaitu:

    • Sapi
    • Kambing
    • Domba
    • Babi

    Lalu, beberapa contoh daging yang termasuk daging putih yaitu:

    • Ayam
    • Kalkun
    • Bebek

    2. Susu dan Olahannya

    Susu yang paling sering dikonsumsi adalah susu sapi. Namun, ada beberapa jenis susu lain seperti susu kambing dan susu kerbau. Lalu, beberapa olahan susu yang merupakan sumber protein hewani yang bagus yaitu keju, yogurt, dan kefir.

    3. Telur

    Beberapa contoh jenis telur yaitu:

    • Telur ayam
    • Bebek
    • Telur puyuh
    • Ikan

    4. Ikan dan Seafood

    Berikut adalah beberapa jenis ikan yang bisa kamu nikmati:

    • Ikan nila
    • Lele
    • Kerapu
    • Gurame
    • Salmon
    • Kod
    • Teri
    • Tuna
    • Cakalang
    • Tenggiri, dan lain sebagainya

    Sedangkan, contoh seafood antara lain:

    • Lobster
    • Kerang
    • Udang
    • Cumi-cumi

    Konsumsilah Bahan Pangan Hewani untuk Kesehatan!

    Sumber makanan hewani mengandung tinggi protein yang berfungsi sebagai zat pembangun dan pemelihara tubuh. Tidak hanya protein saja, ada banyak jenis vitamin dan mineral yang ternyata juga terkandung pada sumber makanan ini.Bahan pangan hewani pun juga tidak sulit untuk kamu temui di pasar dan pusat perbelanjaan. Jadi, pastikan untuk konsumsi sumber pangan hewani untuk penuhi kebutuhan proteinmu dan rasakan manfaatnya!

  • Perbedaan Wirausaha dan Wiraswasta serta Contohnya

    Perbedaan Wirausaha dan Wiraswasta serta Contohnya

    Di era demografi seperti saat ini, mencari kerja menjadi tantangan tersendiri bagi generasi millenial. Ini terjadi karena jumlah usia produktif sangat tinggi yang tidak dibarengi dengan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia. Nah, untuk mengantisipasi pengangguran, Anda juga bisa menjadi wirausaha atau wiraswasta.

    Sekilas keduanya tampak sama, sama-sama mempunyai awalan kata wira. Namun, sebenarnya keduanya berbeda. Lantas, apa saja perbedaan wirausaha dan wiraswasta itu? Check this out!

    Pengertian Wirausaha

    Wirausaha berasal dari bahasa Perancis, yaitu entreprendre yang memiliki arti mencoba. Secara sederhana, wirausaha adalah seseorang yang memiliki kemampuan dalam mengambil risiko melakukan bisnis, baik barang maupun jasa.

    Pelaku wirausaha biasa disebut dengan pengusaha. Tahapan yang harus dilewati untuk menjadi pengusaha sendiri adalah memutuskan bidang yang akan digeluti, memulai bisnis, branding dan memasarkan produk atau jasa. 

    Wirausaha lebih ke menciptakan pekerjaan sehingga memiliki kebermanfaatan bagi orang lain. Sehingga dengan banyaknya kemunculan wirausaha dapat membantu menunjang kehidupan dalam masyarakat.

    Pengertian Wiraswasta

    Wiraswasta berasal dari kata wira dan swasta. Wira memiliki arti berani, sedangkan swasta memiliki arti berdiri sendiri. Jadi, wiraswasta adalah seseorang yang mempunyai usaha sendiri dan bisa menghasilkan sesuatu yang berguna untuk dirinya sendiri.

    Wiraswasta lebih menitikberatkan pada skill yang Anda miliki. Dengan memiliki banyak skill, Anda bisa menggeluti lebih dari satu jenis pekerjaan yang termasuk dalam kategori wiraswasta. Karena secara waktu yang dikeluarkan lebih sedikit dibandingkan dengan wirausaha. 

    Perbedaan Wirausaha dan Wiraswasta

    Masih merasa keduanya sebelas dua belas? Berikut merupakan perbedaan wirausaha dan wiraswasta secara lebih rinci: 

    1. Fokus Pekerjaan 

    Sebagaimana pembahasan pada poin sebelumnya. Wiraswasta memiliki waktu yang lebih pendek, sehingga Anda bisa mengambil lebih dari satu pekerjaan jangka pendek. 

    Sebagai contoh, Anda dapat menjadi freelance content writer dan freelance fotografer. Terdengar keren, bukan? Karena Anda bisa memiliki 2 sumber dana sekaligus. Namun, memanajemen waktu tentu sangat penting agar keduanya dapat berjalan tanpa terbengkalai. 

    Sedangkan wirausaha lebih berfokus pada pengembangan usahanya sehingga mungkin tidak ada waktu untuk melakukan pekerjaan yang lain. Selain mengembangkan, mengevaluasi juga menjadi hal yang sangat penting bagi wirausahawan agar usahanya tetap lancar. 

    2. Mindset 

    Perbedaan wirausaha dan wiraswasta selanjutnya terletak pada mindset. Mindset atau pola pikir seorang wirausaha yang memulai usahanya dari nol mulai dari membuat ide hingga produk jadi dan memasarkannya tentu berbeda dengan seorang wiraswasta. 

    Wirausaha memiliki risiko yang lebih besar. Misalnya, dalam membuat produk baru tentu belum tentu produk yang Anda buat bisa langsung berhasil dalam sekali percobaan. 

    Selain itu, wirausaha yang memiliki banyak karyawan tentu memikirkan keuntungan yang lebih besar untuk menutup biaya operasional, menggaji karyawan, dan lain-lain. 

    Sedangkan wiraswasta tidak memikirkan keuntungan untuk banyak orang. Apalagi mereka hanya meneruskan konsep yang sudah ada sebelumnya agar mendapat profit dan tidak memulai dari awal.

    3. Ruang Lingkup 

    Seorang wirausaha memiliki ruang lingkup yang lebih kecil. Setelah membuat satu produk, fokus seorang wirausaha pasti akan tertuju pada satu hal tersebut sampai produk tersebut berkembang dengan baik. 

    Sedangkan wiraswasta memiliki ruang gerak yang lebih fleksibel. Bisa ke kanan atau kiri untuk mengambil berbagai jenis pekerjaan, seperti pada narasi contoh perbedaan keduanya pada poin nomor 1. 

    4. Aset 

    Perbedaan wirausaha dan wiraswasta lainnya terletak pada aspek aset. Seorang wiraswasta akan bekerja mandiri sehingga tidak memiliki kepemilikan aset yang berurusan dengan orang lain. 

    Sedangkan wirausaha, mereka akan bekerja dengan banyak orang. Misalnya, Anda memiliki usaha souvenir pernikahan. Maka, Anda akan menyewa ruko untuk usaha sehingga memiliki tanggung jawab kepada pemilik ruko.

    Dalam pengadaan barang, Anda membutuhkan supplier. Dalam mengantar pesanan, Anda membutuhkan jasa kirim. Jadi, dengan menjadi wirausaha, Anda memiliki tanggung jawab yang besar dalam anggaran usaha. 

    5. Pengembangan Usaha 

    Perbedaan yang terakhir, yaitu dari segi pengembangan usaha. Wirausaha selalu memikirkan inovasi-inovasi dalam pengembangan usahanya. Seperti mulai menggunakan alat-alat yang canggih. Hal tersebut tentu dapat Anda lakukan jika usaha sudah mulai berkembang. 

    Intinya, seorang wirausaha memiliki pandangan pengembangan usaha lebih jauh daripada wiraswasta. Karena modal utama menjadi seorang wiraswasta adalah dirinya sendiri dan memiliki kemampuan untuk mandiri. Jadi, mereka cenderung tidak mengikuti trend, tapi berusaha untuk meningkatkan skill.

    Contoh Wiraswasta

    Setelah mengetahui perbedaan wirausaha dan wiraswasta, melihat contoh-contohnya pasti akan membantu pemahaman Anda. Nah, ada beberapa pekerjaan yang dapat dikategorikan dalam wiraswasta, yaitu sebagai berikut: 

    1. Freelancer 

    Freelancer 
    Freelancer | Image Source: Pexels

    Contoh wiraswasta pertama adalah freelancer atau pekerja lepas akhir-akhir ini sangatlah marak. Apalagi semenjak adanya virus corona, berbagai sektor memanfaatkan teknologi digital untuk dapat terus beradaptasi. 

    Anda dapat memanfaatkan potensi dan skill yang Anda miliki untuk mendapatkan klien baik dari lokal maupun mancanegara. Sehingga Anda memiliki kesempatan yang lebar untuk memiliki penghasilan dollar. 

    Dengan maraknya teknologi turut membuka kesempatan untuk menjadi freelancer. Platform-platform yang menjadi wadah bagi freelancer pun bermunculan. Skill yang bisa Anda tawarkan pun beragam. Mulai dari terjemah bahasa, content writer, copywriter, jasa website, dan lain-lain. 

    2. Content Creator 

    Content Creator 
    Content Creator | Image Source: Pexels

    Maraknya belanja online yang juga terjadi karena pembatasan akses keluar rumah saat pandemi virus corona. Hal tersebut membuat content creator muncul sebagai salah satu jenis pekerjaan baru. 

    Anda dapat membuat konten dari mana saja dan mengunggahnya pada media sosial, lalu Anda mendapatkan keuntungan dari sosial media tersebut. Anda juga bisa menjadi talent dari manajemen yang membutuhkan jasa untuk memasarkan produk atau jasa. 

    3. Host Live

    Host Live
    Host Live | Image Source: Pexels

    Selain content creator, host live juga menjadi jenis pekerjaan wiraswasta baru. Mengapa termasuk dalam wiraswasta? Karena dengan menjadi host live Anda dapat menjual produk Anda melalui live marketplace maupun sosial media lewat skill public speaking dan marketing.

    Sebenarnya ini cukup mirip dengan berdagang, jika berdagang Anda menawarkan produk secara langsung. Sedangkan host live menawarkan produk yang bisa saja merupakan milik orang lain melalui layar smartphone. Host live juga bisa dilakukan di rumah asalkan Anda memiliki properti yang mendukung.   

    Contoh Wirausaha

    Wirausaha
    Wirausaha | Image Source: Pexels

    Nah, setelah memahami perbedaan wirausaha dan wiraswasta dan contoh wiraswasta. Lantas, apa saja contoh dari pekerjaan wirausaha? Salah satu contoh wirausaha adalah bisnis rumahan.

    Bisnis rumahan atau yang biasa kita kenal dengan home industry ini menjadi salah satu bisnis yang memiliki perkembangan sangat cepat. Meskipun dijalankan dari rumah, omzet yang dihasilkan pun tak main-main. Contoh dari bisnis rumahan ini adalah menjual makanan, katering, sembako, percetakan, dan lain-lain. 

    Bisnis rumahan juga bisa menjadi solusi bagi Anda yang ingin tetap berkarya walaupun dari rumah saja. Dengan menjalani bisnis rumahan, Anda dapat memiliki gaya kerja yang dinamis dan fleksibel tanpa terikat waktu dan aturan baku lainnya. 

    Sudah Tahu Perbedaan Wirausaha dan Wirausaha? 

    Setelah mengetahui perbedaan wirausaha dan wiraswasta, Anda lebih tertarik menekuni yang mana? Apapun yang menjadi pilihan Anda, pastikan untuk tidak mudah patah semangat. Karena tentu keduanya memiliki plus minus yang harus kita dihadapi. 

    Secara umum, wiraswasta cenderung cocok untuk Anda yang tidak memiliki banyak modal. Karena beberapa jenis pekerjaannya hanya membutuhkan skill mumpuni. Sedangkan wirausaha cenderung membutuhkan modal lebih besar di awal. Jadi, Anda bisa pilih sesuai keadaan dan kemampuan Anda saat ini.

    Hal paling penting Anda harus siap dengan segala perubahan yang mungkin terjadi. Karena baik wirausaha dan wiraswasta harus memiliki sikap dinamis apalagi dengan perubahan teknologi yang sangat cepat sekarang. Bagaimana, sudah putuskan jenis pekerjaan yang ingin Anda geluti?

  • 8 Rekomendasi Buku Kepemimpinan yang Bisa Kamu Baca

    8 Rekomendasi Buku Kepemimpinan yang Bisa Kamu Baca

    Menjadi seorang pemimpin bukanlah hal yang mudah. Kamu harus melalui proses panjang demi mewujudkan kepemimpinan yang ideal. Seorang pemimpin harus bisa menjadi pemandu yang mengarahkan rekannya mencapai tujuan. Salah satu cara meningkatkan jiwa kepemimpinan kamu yaitu dengan baca buku kepemimpinan. 

    Lewat membaca buku ini, ada banyak pelajaran penting terkait kepemimpinan yang bisa kamu praktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Bisa memimpin adalah sebuah kemampuan yang hebat. Tidak semua orang mampu menjadi pemimpin. Tetapi, semua orang dapat belajar menjadi pemimpin yang baik selama mau berusaha. 

    Daftar Buku Kepemimpinan yang Dapat Menginspirasi

    Banyak penulis lokal maupun internasional yang membagikan cara dan pengalaman mereka terkait kepemimpinan lewat buku. Dari situ, kamu bisa mencontoh metode yang mereka gunakan sehingga dapat menjadi pemimpin yang baik. Berikut beberapa rekomendasi buku leadership yang bisa kamu jadikan bahan bacaan. 

    1. Start With Why

    Start With Why
    Start With Why | Image Source: siddhithakkar

    Start With Why merupakan buku best seller yang laku di berbagai negara. Penulisnya adalah Simon Sinek yang juga terkenal sebagai pembicara yang menginspirasi. Dalam buku tersebut, Simon Sinek membedah bagaimana cara pemimpin besar menginspirasi orang untuk bertindak. 

    Kunci dari buku ini menjelaskan makna kata “mengapa” yang bisa membantu kamu melakukan sesuatu dengan maksimal, baik itu dalam kehidupan pribadi maupun profesional. Selain itu, kamu juga akan mempelajari tentang cara pemimpin berpikir, bertindak, melakukan komunikasi, serta memotivasi orang-orang di sekitarnya. 

    Buku Start With Why sangat cocok buat kamu yang mau menjadi pemimpin yang bisa menginspirasi para pengikutnya. Ada banyak insight menarik untuk kamu terapkan saat menjadi leader di suatu organisasi atau perkumpulan tertentu. Kalau perlu, catat poin penting yang ada di setiap bab supaya makin meresap ilmunya.  

    2. The Book of Sukses Memimpin

    The Book of Sukses Memimpin
    The Book of Sukses Memimpin | Image Source: shopee

    Rekomendasi buku kepemimpinan selanjutnya adalah The Book of Sukses Memimpin karangan Mochtar Prakoso. Buku ini menerangkan bahwa sebaik apapun Sumber Daya Manusia dalam suatu perusahaan, tidak bisa bekerja secara optimal tanpa arahan yang hebat dari seorang pemimpin andal. 

    Hal itu sudah pernah terjadi pada perusahaan lain yang tidak bisa berkembang dengan baik setelah pemimpinnya pergi. Misalnya, setelah kepergian Steve Jobs dari Apple, perusahaan tersebut meski memiliki segudang Sumber Daya Manusia yang hebat, tetapi tidak meningkatkan tren perusahaan menuju puncak. 

    Kemudian, setelah Steve Jobs kembali ke Apple, perusahaan dapat meningkatkan tren positif secara signifikan. Peristiwa tersebut menggambarkan bahwa kehadiran seorang pemimpin walau hanya satu orang, tetapi berpengaruh besar dalam kemajuan suatu perusahaan atau organisasi. 

    Dengan membaca The Book of Sukses Memimpin, kamu akan mengetahui berbagai trik rahasia dari pemimpin serta metodenya untuk bisa menjadi leader yang andal. 

    3. Buku Kepemimpinan, Youth Leadership

    Buku Kepemimpinan, Youth Leadership
    Buku Kepemimpinan, Youth Leadership | Image Source: amazon

    Youth Leadership merupakan buku karangan Alwan Hafizh yang membagikan sebuah kiat bagi pemuda untuk menanamkan jiwa kepemimpinan sejak dini. Perlu kamu ketahui, untuk menjadi pemimpin tidak perlu menunggu sampai usia dewasa. Memulainya sejak dini justru membantu kamu membentuk diri menjadi pemimpin. 

    Memang ada kalanya beberapa orang terlahir sebagai pemimpin alami. Meskipun begitu, bukan berarti kamu tidak bisa melatih dan membentuk diri menjadi seorang pemimpin. Nah, lewat buku ini kamu akan mengetahui bagaimana cara menanamkan jiwa kepemimpinan sejak muda. 

    Pembahasan utama dalam Youth Leadership terbagi menjadi tiga segmen, yaitu sebelum memimpin, saat memimpin, dan setelah memimpin. Bagi para pemuda yang sedang mencari kiat untuk menjadi pemimpin di usia muda, bisa membaca buku satu ini. Buku ini akan memotivasi kamu untuk menjadi leader

    4. Leadership Mastery

    Leadership Mastery
    Leadership Mastery | Image Source: zoom

    Dale Carnegie merupakan seorang motivator terkenal. Beliau telah menulis beberapa buku terkait kepemimpinan seperti Leadership Mastery. Jika kamu memutuskan membaca buku ini, kamu akan mengetahui bagaimana prinsip-prinsip Dale Carnegie ketika memimpin.

    Buku kepemimpinan ini membahas tentang leadership bagi diri sendiri maupun orang lain. Kamu akan menjumpai beberapa kisah inspiratif dari tokoh dunia yang menginspirasi khususnya dalam hal memimpin. Selain itu, buku ini juga meyakinkan kamu bahwa leadership terjadi pada seluruh level kehidupan. 

    Mulai dari kehidupan keluarga, masyarakat, hingga pemerintah. Prinsip-prinsip kepemimpinan dalam buku ini bisa kamu jadikan sebagai panduan ketika memimpin suatu kelompok atau organisasi tertentu. 

    5. Strategic Leadership

    Strategic Leadership
    Strategic Leadership | Image Source: amazon

    Pemimpin bukan sekadar jabatan yang tertulis di kartu nama atau kertas dokumen. Dengan label sebagai leader, kamu harus menyadari bahwa kamu telah memikul tanggung jawab yang besar untuk mengarahkan anak buah. Setiap terjadi masalah internal atau eksternal, pemimpin harus sigap membantu dan menangani masalah.

    Oleh sebab itu, seorang leader harus memiliki strategi yang cerdas untuk menangani berbagai permasalahan yang mungkin menghadang. Buku yang membahas strategi kepemimpinan bisa kamu dapatkan lewat buku AB Susanto yang berjudul Strategic Leadership

    Terdapat banyak bab yang membahas tentang tata cara kepemimpinan, baik itu dari level perusahaan, lembaga, pemerintah, hingga negara. Buku ini sangat cocok bagi kamu yang ingin belajar terkait strategi efektif ketika memimpin khalayak ramai. 

    6. Ignite Millennial Leadership

    Ignite Millennial Leadership
    Ignite Millennial Leadership | Image Source: swa

    Ignite Millennial Leadership merupakan buku terbitan Gramedia karangan Andrew Senduk. Seperti yang kamu ketahui, setiap generasi bisa jadi memiliki cara memimpin yang bervariasi. Begitu pula dengan generasi milenial. Milenial merupakan sebutan bagi para pemuda yang lahir di era teknologi mulai berkembang. 

    Jadi karena itu, bagi kamu yang hendak memimpin generasi milenial, perlu memiliki sifat adaptif yang baik agar bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Sebab, memimpin generasi milenial dengan generasi sebelumnya tentu berbeda. Kedua generasi tersebut memiliki gaya bekerja dan pola pikir yang tidak sama. 

    Lewat buku Ignite Millennial Leadership, kamu akan mempelajari langkah-langkah strategis dalam memimpin generasi milenial. Buku ini mengajak kamu untuk mempersiapkan generasi berikutnya agar bisa menjadi pemimpin yang baik. Namun, bagi generasi tua mungkin sedikit kesulitan dengan kosa kata masa kini dalam buku.

    7. The Joy of Leadership

    The Joy of Leadership
    The Joy of Leadership | Image Source: kompasiana

    Buku kepemimpinan yang juga mengangkat topik psikologi diri adalah The Joy of Leadership karangan Tal Ben Shahar dan Angus Ridgway. Penulis buku ini pernah mengajar kelas Positive Psychology and The Psychology of Leadership di Harvard. Jadi, penulis memahami dengan baik terkait peran psikologi dalam memimpin. 

    Melalui buku ini, kamu akan mendapatkan pelajaran berharga terkait metode memimpin yang baik dan seimbang. Harapannya kamu bisa berbahagia, baik dalam urusan pekerjaan maupun hidup pribadi. Terkadang, orang-orang merasa kurang bergairah dan bahagia ketika menjalani pekerjaan mereka. 

    Namun, sekarang ada metode yang bisa Anda terapkan dalam buku The Joy Of Leadership untuk meraih kehidupan yang selaras antara pekerjaan dan orang-orang di sekitar. Kamu bisa menjadi lebih produktif menjalani hari setelah meresapi buku ini secara mendalam. 

    8. Leader Eat Last

    Leader Eat Last
    Leader Eat Last | Image Source: plopdo

    Selain buku Start With Why, Simon Sinek juga menulis buku tentang kepemimpinan yang berjudul Leaders Eat Last. Seperti makna dalam judulnya, buku ini mengajari kamu bagaimana cara seorang pemimpin rela mendahulukan orang lain dalam berbagai hal, misalnya mengemukakan pendapat atau berbicara. 

    Seringkali, kamu menjumpai lingkungan kerja yang kurang harmonis sebab pemimpin mendapatkan tekanan dari target perusahaan. Nah, untuk menghindari terciptanya lingkungan kerja yang kurang harmonis, buku ini memberitahu kamu bagaimana memimpin untuk membuat tim menjadi lebih kompak. 

    Salah satunya adalah dengan mendahulukan atau berkorban demi kepentingan bersama alih-alih mengutamakan kepentingan pribadi sebagai pemimpin. Jika menerapkannya, kamu bisa menjaga lingkungan kerja tetap positif dan harmonis. 

    Tertarik Membaca Salah Satu Buku Kepemimpinan di Atas?

    Rekomendasi buku kepemimpinan di atas bagus untuk membantu kamu menumbuhkan jiwa kepemimpinan sehingga dapat menjadi leader yang menginspirasi banyak orang. Melalui membaca, kamu akan mendapatkan berbagai pelajaran penting terkait leadership yang bisa kamu praktekkan ketika di lapangan. 

    Menjadi pemimpin yang baik tidak bisa kamu dapatkan secara instan. Perlu melalui pelatihan dan pembelajaran intensif hingga akhirnya kamu bisa memimpin orang banyak. Kumpulkan pengalaman terkait leadership sejak dini supaya kedepannya kamu semakin matang. 

    Sebab, kamu akan memikul tanggung jawab yang besar untuk membawa rekan atau tim supaya dapat mencapai tujuan yang telah ditentukan. Jangan lupa untuk terus belajar agar mampu menjadi pemimpin yang baik, adil, bijaksana, dan inovatif.

  • Industri Manufaktur: Pengertian, Jenis, Perkembangan, dan Contoh

    Industri Manufaktur: Pengertian, Jenis, Perkembangan, dan Contoh

    Industri manufaktur adalah sebuah industri yang sudah tidak asing untuk sebagian orang. Ia sangat berperan dalam mengolah bahan mentah menjadi barang jadi untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Kehadirannya memiliki peran yang penting dalam perekonomian. Inilah hal yang wajib diketahui tentang industri manufaktur.

    Pengertian Industri Manufaktur 

    Industri manufaktur adalah kumpulan perusahaan industri yang kegiatan utamanya adalah memproduksi dan mengolah bahan mentah atau setengah mentah menjadi bahan yang layak digunakan atau barang jadi. Perusahaan lain membeli barang tersebut untuk didistribusikan ke masyarakat luas.

    Kata manufaktur sendiri memiliki arti sebuah aktivitas untuk memproses bahan mentah menjadi bahan jadi, dengan memanfaatkan bahan alat, tenaga manusia, mesin, dan pemrosesan kimia. 

    Proses tersebut memanfaatkan peralatan yang cukup modern dalam bentuk mesin, dan juga prosesnya menggunakan program manajemen yang terstruktur dengan baik. Industri ini menjadi sebuah penopang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam sehari-hari.

    Industri ini juga memungkinkan untuk menjual sebuah produk dengan harga yang lebih tinggi, karena sudah mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi. Teknik manufaktur yang tepat dapat membuat keuntungan yang lebih banyak dari skala ekonomi, yaitu produksi lebih banyak dengan biaya lebih rendah. 

    Dalam praktiknya, perusahaan yang berskala besar memproduksi barang secara massal, sehingga memerlukan tenaga manusia yang besar. Hal tersebut berguna untuk menambah lapangan pekerjaan yang ada di masyarakat.

    Menurut para ahli, manufaktur adalah industri yang memiliki kegiatan utama untuk melakukan proses pengubahan bahan baku, komponen, dan bahan lainnya. Hasil dari manufaktur tersebut harus sesuai dengan standar spesifikasi yang sudah ditentukan.

    Jenis Industri Manufaktur

    Dalam perkembangannya, industri ini memiliki berbagai jenis produk manufaktur yang diproduksi dari waktu ke waktu. Dulu banyak sekali orang yang memproduksi barang langsung dari bahan bakunya. 

    Dalam beberapa kasus, saat ini beberapa orang masih melakukan proses langsung. Industri manufaktur terbagi lagi berdasarkan jenis, fungsi, dan proses. Berikut penjelasannya. 

    1. Berdasarkan Jenis

    Industri manufaktur memiliki berbagai macam jenis yang beragam. Berikut adalah jenis-jenis industri manufaktur.

    a. Industri Metalurgi

    Industri yang pertama adalah industri metalurgi yang fokus pada proses penyulingan, pengerjaan, dan pembuatan logam yang akan menghasilkan besi dan baja. Karena tingginya permintaan pasar atas bahan ini, maka industri ini bisa menghasilkan beberapa ribu ton besi dan baja untuk bahan baku.

    b. Industri Teknik

    Jenis industri ini merupakan salah satu jenis industri yang sangat bergantung kepada hasil dari industri metalurgi. Industri ini akan mengolah hasil dari industri metalurgi yang akan diproses menjadi peralatan transportasi, mesin industri, dan listrik.

    c. Industri Pengolahan Makanan

    Industri ini merupakan salah satu jenis industri ringan. Pengolahan makanan akan melibatkan proses produksi dari awal, yaitu dari masih menjadi bahan mentah sampai menjadi bahan makanan. Contohnya adalah mengolah gandum menjadi tepung, padi menjadi beras, dan masih banyak lagi. 

    d. Industri Tekstil

    Industri ini berfokus untuk untuk mengolah serat kayu, kapas, dan bulu binatang untuk dijadikan benang. Jenis yang satu ini merupakan jenis yang paling tua, dan sudah memiliki banyak perusahaan yang tersebar di setiap wilayah Indonesia.

    e. Industri Hi-tech

    Industri ini merupakan suatu pengembangan teknologi yang sudah banyak digunakan setiap tahunnya. Hi-tech ini harus berdasarkan pada penelitian yang sudah dilakukan dan pengembangannya bersifat modal. Industri ini juga bisa berjalan beriringan dengan industri transportasi atau energi.

    f. Industri Bahan Kimia 

    Yang terakhir adalah industri bahan kimia. Industri ini memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian. Industri ini dikategorikan menjadi tiga, yaitu bahan kimia berat yang menggunakan endapan mineral, obat-obatan, dan juga petrokimia yang merupakan bahan kimia yang berasal dari bahan bakar.

    2. Berdasarkan Fungsi

    Industri manufaktur memiliki berbagai macam peran penting dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Berikut adalah industri manufaktur berdasarkan fungsinya.

    a. Utama

    Industri manufaktur utama adalah mengolah bahan mentah menjadi bahan baku lainnya. Contohnya adalah mengolah serat kayu yang akan dijadikan papan untuk diolah kembali membentuk suatu produk baru. Sebagai contoh lemari, meja, dan kursi. Bahan baku tersebut juga bisa diproduksi kembali oleh perusahaan lain.

    b. Sekunder

    Jenis industri manufaktur ini memiliki cakupan kegiatan yang lebih luas karena terbagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu berat, ringan, dan berteknologi tinggi. Industri berat memiliki modal yang besar dan berskala besar seperti pemurnian dan peleburan.

    Sedangkan industri berteknologi tinggi merupakan industri yang memiliki sifat padat modal dan sangat bergantung dengan penelitian dan juga perkembangan yang efisien.

    3. Berdasarkan Prosesnya

    Industri manufaktur berdasarkan prosesnya terbagi menjadi dua, yaitu manufaktur tangan, dan mesin. Berikut penjelasan lengkapnya:

    a. Manufaktur Tangan

    Industri manufaktur yang satu ini hanya memanfaatkan penggunaan alat-alat dasar dan menggunakan proses yang lebih tradisional. Jenis yang satu ini sangat berkaitan dengan seni dekoratif, produk tekstil, kerajinan kulit, perkayuan, dan beberapa pengerjaan logam.

    b. Manufaktur Mesin

    Manufaktur ini merupakan industri yang memiliki skala lebih besar dengan menggunakan mekanisme produksi barang secara massal. Industri ini hampir keseluruhan menggunakan mesin dan hanya sedikit keterlibatan manusia dalam proses produksinya. 

    Perkembangan Industri Manufaktur di Indonesia

    Di Indonesia sendiri ada setidaknya sembilan sektor usaha dalam industri manufaktur. Hal tersebut tercantum dalam catatan Badan Pusat Statistik. Daftarnya ada industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian jadi, kertas dan barang dari kertas, kimia, karet, logam dasar, logam dan alat angkutan.

    Ketika pandemi, perkembangan manufaktur di Indonesia mencapai total investasi sebesar 64 triliun. Perkembangan ini menjadi perhatian pemerintah karena dapat menambah 30,4% investasi.

    Sebelum pandemi yang terjadi pada Maret 2020, industri manufaktur adalah salah satu industri di Indonesia yang mengalami peningkatan. Hal tersebut dapat terlihat dari capaian Purchasing Manager Index (PMI) yang meraih posisi tertinggi semenjak tahun 2015.

    Penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang mencapai 19,8 triliun dan juga adanya penanaman modal asing (PMA) yang mencapai angka 44,9 triliun. Dua penanaman modal tersebut adalah realisasi dari investasi sebesar 64 triliun. Jumlah ini sangat meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. 

    Sejak tahun 2020, Kementerian Perindustrian mencatat adanya kenaikan nilai investasi yang terjadi mencapai persentase sebesar 44,7% dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Pencapaian tersebut disinyalir merupakan sebab dari tekanan emosi dan pikiran akibat meningkatnya kasus positif virus corona.

    Melihat dari terus meningkatnya industri manufaktur dalam bentuk investasi dan daya beli masyarakat, pemerintah terus mendorong perusahaan yang bergerak di bidangnya untuk terus menstabilkan roda perekonomian di Indonesia.

    Contoh Industri Manufaktur

    Ada banyak perusahaan di Indonesia yang bergerak di bidang industri manufaktur yang bergerak di berbagai macam industri. Berikut adalah beberapa contoh perusahaan manufaktur yang ada di Indonesia.

    1. Otomotif

    Perusahaan di bidang otomotif adalah industri yang menggunakan teknologi tinggi. Hasil produksi dari perusahaan ini berupa alat transportasi seperti mobil dan motor. Perusahaan yang memproduksi alat-alat tersebut contohnya adalah Toyota Manufacturing Indonesia dan Astra Group.

    2. Elektronik

    Pada dasarnya, industri elektronik dan otomotif memiliki kesamaan, yaitu menggunakan teknologi tinggi. Industri ini menghasilkan produk elektronik seperti televisi, kipas angin, laptop, dan lain sebagainya. Salah satu perusahaan yang paling terkenal dalam bidang ini adalah Maspion Electronics.

    3. Makanan dan Minuman

    Industri ini mengolah bahan mentah menjadi suatu produk makanan atau minuman yang dapat dikonsumsi. Hasilnya bisa berupa makanan ringan ataupun minuman kemasan. Beberapa perusahaan yang bergerak di bidang ini adalah Mayora Group, Unilever Indonesia Tbk, dan Indofood CBP Sukses Makmur.

    4. Kimia

    Perusahaan yang bergerak di bidang kimia akan menghasilkan produk seperti semen, keramik, logam, kimia, plastik, pakan ternak, kertas dan pengolahan kayu. Perusahaan yang cukup terkenal dan bergerak di bidang ini adalah Holcim Indonesia Tbk dan Beton Jaya Manunggal Tbk.

    Industri Manufaktur Mengembangkan Perekonomian Indonesia

    Industri manufaktur adalah salah satu industri terbanyak yang berada di Indonesia yang memungkinkan untuk menaikkan roda perekonomian bangsa. Industri ini juga sangat berperan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Sehingga, pemerintah sangat mendukung dalam pengembangan industri manufaktur.

  • Perusahaan Manufaktur: Pengertian, Sistem Kerja dan Contoh Produknya

    Perusahaan Manufaktur: Pengertian, Sistem Kerja dan Contoh Produknya

    Seiring dengan berkembangnya teknologi, semakin banyak industri dan perusahaan yang beroperasi di Indonesia. Salah satu jenis perusahaan yang cukup banyak beroperasi adalah perusahaan manufaktur. Lalu, sebenarnya apa perusahaan manufaktur itu dan bagaimana cirinya? Simak ulasan menarik berikut ini!

    Apa itu  Perusahaan Manufaktur?

    Perusahaan manufaktur merupakan sebuah perusahaan yang memiliki fokus untuk memproduksi suatu bahan mentah menjadi bahan jadi yang lebih tahan lama dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Umumnya, proses produksi perusahaan tersebut cukup rumit, dan kompleks.

    Mereka menggunakan mesin skala besar dengan proses produksi secara berkelanjutan, maupun batch. Perusahaan ini melakukan produksi secara terus – menerus tanpa jeda karena umumnya permintaan pasar yang terlampau tinggi.

    Tidak sedikit perusahaan di bidang ini yang  memproduksi barang dengan jenis pergerakan distribusinya cepat atau Fast Moving Customer Goods (FMCG). Conto produk FMCG antara lain adalah makanan, minuman, toiletries, dan baju. 

    Di Indonesia sendiri, perusahaan tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

    4 Ciri Perusahaan Manufaktur

    Setelah mengetahui pengertian dari perusahaan manufaktur secara jelas, selanjutnya Anda akan memahami bagaimana ciri-ciri dari perusahaan tersebut dan yang membedakan dari perusahaan lainnya. Berikut ini adalah beberapa ciri dari perusahaan manufaktur:

    1. Laba Utama Berasal dari Penjualan

    Ciri yang pertama adalah bahwa laba utama dari perusahaan ini berasal sepenuhnya dari laba perusahaan yang merupakan hasil penjualan dari produk. 

    Berbeda dengan perusahaan lainnya, misal perbankan yang mendapatkan laba dari nasabah, investasi, dan penjualan produk, bidang jasa manufaktur justru memiliki sumber laba yang lebih homogen. 

    Artinya, perusahaan ini biasanya tidak memiliki sumber pendapatan lain selain penjualan produk. Oleh karena itu, dalam perusahaan ini, kualitas produk menjadi hal yang sangat penting dan kritis.

    2. Memiliki Stok Atau Persediaan Fisik

    Perusahaan manufaktur menghasilkan sebuah barang jadi dari barang mentah untuk proses pemasaran lebih lanjut. Oleh karena itu, perusahaan ini selalu memiliki stok barang secara fisik sehingga notabenenya, mereka melakukan proses produksi barang secara terus-menerus.

    Dengan demikian, stok produk akan selalu ada dan tersedia. Stok barang dalam bentuk fisik ini akan tersimpan dalam gudang penyimpanan jadi atau Finish Good Storage (FGS)

    Dalam perusahaan akan ada karyawan khusus yang mengelola stok barang, karena stok barang ini tidak sedikit. Biasanya, pengadaan stok dilakukan untuk kurun waktu satu tahun berikutnya.

    3. Terdapat Proses Produksi dari Raw Material

    Barang mentah yang perusahaan ini kelola disebut juga raw material. Sedangkan barang jadi adalah finish good. Dalam prosesnya, proses produksi membutuhkan serangkaian mesin dan tenaga kerja yang kompeten, dan dibagi dalam beberapa line atau lini tertentu. 

    Masing-masing line memiliki penanggung jawab kualitas, teknisi mesin dan operator-operator lain. Sistem produksi tersebut berkalan tanpa jeda di bawah pengawasan masing-masing penanggung jawab. 

    4. Analisis Bisnis Terstruktur Rapi

    Perusahaan manufaktur juga memiliki ciri tersendiri dalam aspek bisnis, di mana s analisa bisnis mereka terstruktur sangat rapi sebelum proses produksi berlangsung. Analisa tersebut berjalan sejak proses pengembangan produk baru mulai berjalan.

    Analisis bisnis sudah diterapkan semenjak tahap ide pengembangan produk baru. Pada fase awal ini, perusahaan biasanya menggunakan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity and Thread). 

    Berdasarkan analisis SWOT di awal tersebut, perusahaan akan menarik kesimpulan apakah produk layak diproduksi atau tidak. Setelah itu, rangkaian analisis bisnis lain juga turut mengikuti. 

    Sistem Kerja Perusahaan Manufaktur 

    Sistem kerja di perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur umumumnya terstruktur dan berorientasi kepada hasil. Untuk mengenal lebih lanjut, berikut ini adalah beberapa sistem kerja dari sebuah perusahaan manufaktur.

    1. Berfokus Pada Kualitas

    Perusahaan jenis ini sangat berfokus pada kualitas karena produk merupakan sumber laba utama bagi perusahaan ini. Kualitas produk akan ditentukan dalam sebuah standar kualitas khusus yang telah melewati serangkaian proses pengembangan dan pengkajian sesuai dengan berbagai regulasi yang ada.

    Dalam perusahaan jenis ini, terdapat tim khusus yang bertanggung jawab atas kualitas produk. Divisi atau tim tersebut dikenal dengan istilah quality control (QC) atau quality assurance (QA). Kedua divisi tersebut bertanggung jawab atas segala kualitas produk mulai dari bahan mentah, selama proses produksi hingga penyimpanan hasil jadinya.

    2. Terdapat Perencanaan Produksi

    Perencanaan produksi yang terdapat pada perusahaan manufaktur juga melewati serangkaian proses yang matang. Perencanaan tersebut meliputi proses penyusunan layout ruangan produksi, kapasitas jumlah produksi per batch, hingga perencanaan utilitas yang dibutuhkan selama proses produksi berlangsung.

    Tim yang bertanggung jawab atas perencanaan produksi ini bernama tim PPIC, atau Production, Planning and Inventory Control, yang bertanggung jawab atas semua lini produksi hingga pengecekan stok harian dan bulanan.

    3. Kemampuan Membuat Keputusan

    Layaknya perusahaan lain, perusahaan di bidang manufaktur juga mengalami banyak kendala, khususnya dalam melaksanakan proses produksi. Kendala tersebut bisa berasal dari faktor internal maupun eksternal. 

    Oleh karena itu, perusahaan ini umumnya memiliki kemampuan pengambilan keputusan yang sangat baik untuk menghindari adanya kerugian berlebih. Pengambilan keputusan ini dilakukan oleh para supervisor dalam setiap divisi, berdasarkan kondisi lapangan yang dilaporkan oleh pihak produksi itu yang terlibat dalam prosesnya.

    4. Memiliki Kerja Sama yang Baik dengan Pemasok

    Pabrik atau perusahaan manufaktur tentunya akan memproduksi barang dalam jumlah yang sangat besar. Untuk memenuhi kebutuhan produksi masif, maka pihak perusahaan harus memiliki pemasok bahan mentah yang berkelanjutan. 

    Oleh karena itu, hubungan kerja sama dengan pemasok atau supplier harus berjalan dengan baik. Biasanya, perusahaan ini akan menerapkan MoU atau sistem kontrak dengan pemasok yang bersangkutan. Kontrak tersebut merupakan kontrak berjangka dalam kurun waktu tertentu.

    3 Contoh Umum Produk Perusahaan Manufaktur

    Perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur tidak melulu memproduksi mesin atau spare part mesin, lo. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, FMCG juga merupakan salah satu jenis perusahaan ini. Nah, berikut ini adalah beberapa jenis produk manufaktur yang merupakan bagian dari kebutuhan sehari-hari manusia. 

    1. Makanan dan Minuman

    Contoh produk yang pertama adalah yang paling sering kita jumpai yaitu makanan dan minuman. Ada begitu banyak perusahaan manufaktur yang memproduksi produk makanan dan minuman, mulai dari bahan makanan mentah, setengah jadi, hingga bahan makanan dan minuman jadi.

    Beberapa perusahaan yang bergerak dalam bidang makanan dan minuman di Indonesia antara lain adalah PT. Mayora Indah Tbk. dan PT. Nestle Indonesia. 

    Selain itu, nama-nama seperti PT. Kaldu Sari Nabati, PT. Garuda Putra Putri Jaya, PT. Dua Kelinci, PT. Wings Food Indonesia, PT. Amerta Indah Otsuka tentu tidak asing di telinga Anda.

    2. Tekstil

    Tekstil juga merupakan salah satu produk yang banyak dihasilkan oleh perusahaan manufaktur. Bahan tekstil tersebut meliputi kain polos yang terbuat dari serat dan benang, hingga baju siap pakai yang terbuat dari kain tersebut. Perusahaan tekstil biasanya masih banyak mempekerjakan buruh atau karyawan kontrak.

    Beberapa perusahaan yang bergerak dalam bidang tekstil di Republik Indonesia antara lain adalah PT. Agro Pantes Tbk., PT. Trisula Textile Industries, dan PT. Saham Seri B.

    3. Sabun dan Produk Kebersihan

    Selain makanan dan minuman, sabun dan produk kebersihan tubuh dan rumah menjadi salah satu produk yang banyak dihasilkan oleh perusahaan di bidang manufaktur. Produknya pun sangat beragam mulai dari pasta gigi, detergen, sabun, hingga shampoo.

    Beberapa perusahaan yang terkait antara lain adalah PT. Unilever Indonesia., PT. WIngs Indonesia, PT. Kalbe Farma, PT. Johnson and Johnson Indonesia, serta PT. P&G Nusantara Jaya. 

    Apa Peran Perusahaan Manufaktur dalam Dinamika Ekonomi?

    Berikut tadi adalah ulasan mengenai pengertian, ciri, sistem kerja hingga contoh produk dari perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur. Adanya perusahaan tersebut di Indonesia merupakan salah satu aspek yang mampu memperkuat ekonomi bangsa. Pasalnya, laba dari perusahaan manufaktur umumnya cukup besar dan stabil. 

    Tidak hanya itu saja, tetapi proses produksi di perusahaan manufaktur juga biasanya membutuhkan jumlah tenaga kerja yang cukup banyak. Dengan demikian, keberadaan perusahaan manufaktur turut berperan dalam penyediaan lapangan kerja, baik itu di level pekerja lepas, honorer maupun kontrak hingga jenjang yang lebih tinggi. 

  • 10 Makanan Pokok di Indonesia Tidak Hanya Nasi, Apa Saja?

    10 Makanan Pokok di Indonesia Tidak Hanya Nasi, Apa Saja?

    Selain kaya akan keragaman budaya, Indonesia juga memiliki kekayaan kuliner yang tak tertandingi. Ini terbukti dari banyaknya ragam bahan makanan utama yang menjadi cerminan keanekaragaman pangan, rempah, dan tradisi lokal. Ketahui sepuluh makanan pokok di Indonesia selain nasi berikut ini!

    10 Makanan Pokok di Indonesia Selain Nasi

    Keragaman budaya di Indonesia tidak hanya terlihat dari tradisi, pakaian, hingga senjata adatnya. Namun, juga tercermin dari beragam jenis masakan tradisional dan bahan pangannya. Meskipun nasi telah lama menjadi bahan pangan utama, namun terdapat berbagai jenis sumber makanan lain bagi masyarakat Indonesia, yaitu:

    1. Jagung

    Jagung
    Jagung | Image Source: Unsplash

    Makanan pokok pengganti nasi yang pertama adalah jagung. Sejak ratusan tahun lalu, jagung memang menjadi satu sumber karbohidrat penting di Indonesia. 

    Jagung mengandung karbohidrat kompleks yang memberikan energi, serat yang baik untuk pencernaan, serta vitamin B kompleks seperti tiamin (vitamin B1) dan folat. Selain itu, jagung juga mengandung antioksidan seperti beta-karoten dan lutein.

    Biasanya, olahan jagung sering kita temui dalam hidangan sehari-hari seperti nasi jagung. Serta sebagai makanan ringan seperti jagung bakar, jagung rebus, popcorn, hingga keripik jagung. Tak hanya itu, jagung juga bisa diolah sebagai bubur jagung, kue, permen, hingga es krim.

    2. Kentang

    Kentang
    Kentang | Image Source: Unsplash

    Makanan pokok di Indonesia berikutnya adalah kentang. Kentang mengandung karbohidrat kompleks, serat, dan vitamin C yang baik untuk sistem kekebalan tubuh. Kandungan lainnya adalah vitamin B6, potasium, dan beberapa mineral seperti zat besi dan magnesium.

    Masyarakat tanah air sering mengolah tanaman umbi ini dalam berbagai macam hidangan lezat. Mulai dari hidangan pembuka, utama, hingga penutup. Contoh olahan makanan dengan bahan dasar kentang adalah sop, kari, perkedel, kentang goreng, kentang rebus, serta makanan ringan populer seperti keripik.

    Bukan hanya itu saja, tepung kentang juga bisa menjadi bahan dasar dalam pembuatan hidangan-hidangan lainnya. Umumnya, tepung kentang berguna sebagai pengental makanan. Sehingga, tepung kentang umumnya menjadi campuran dalam olahan pastry, roti, donat, kue, dan lain sebagainya.

    3. Sagu

    Sagu
    Sagu | Image Source: goodnewsfromindonesia.com

    Makanan pokok yang satu ini menjadi bahan pangan utama di Papua. Sagu sendiri adalah tepung yang dihasilkan dari pohon sagu, sejenis tanaman palem. Nah, tepung sagu inilah yang menjadi bahan utama untuk membuat papeda.

    Papeda sendiri adalah hidangan pokok di Papua dan terbuat dari tepung sagu yang dimasak dengan air hingga membentuk tekstur seperti jeli atau slime. Biasanya, papeda sering disajikan dengan kuah ikan atau sayuran sebagai hidangan utama.

    Sebagai makanan pokok, sagu memiliki kandungan karbohidrat yang memberikan energi, namun rendah dalam nutrisi lain. Pasalnya, sagu mengandung sedikit vitamin dan mineral, serta serat yang terbatas.

    4. Singkong

    Singkong
    Singkong | Image Source: Unsplash

    Salah satu makanan pokok nusantara yang sering kita jumpai adalah singkong. Tanaman umbi ini kaya akan karbohidrat kompleks, serat, dan vitamin C. Singkong juga merupakan sumber vitamin B kompleks seperti tiamin (vitamin B1) dan riboflavin (vitamin B2). Selain itu, singkong mengandung zat besi dan magnesium. 

    Bentuk olahan singkong sangat beragam dalam hidangan sehari-hari. Meliputi singkong goreng, singkong rebus, atau sebagai bahan dasar camilan. Misalnya, klepon, gethuk, hingga tape singkong.

    Tape singkong sendiri adalah makanan fermentasi yang sangat populer di Indonesia, bahkan menjadi ciri khas dari daerah-daerah tertentu. Terutama di wilayah Jawa Barat.

    5. Labu 

    Labu
    Labu | Image Source: Unsplash

    Makanan pokok di Indonesia berikutnya adalah labu, tepatnya labu kuning. Bahan pangan satu ini kaya akan vitamin A dalam bentuk beta-karoten yang penting untuk kesehatan mata dan kulit. Selain itu, labu juga mengandung serat, vitamin C, dan beberapa mineral seperti potasium.

    Ada berbagai macam bentuk olahan labu yang bisa Anda konsumsi. Biasanya, labu sering digunakan dalam hidangan berkuah atau saur seperti lodeh labu dan sayur bening labu. 

    Tak hanya itu, labu juga sering menjadi bahan utama dalam pembuatan kue-kue tradisional. Seperti bingka, kue bugis, talam, klepon, kue ku, puding, bubur, hingga kolak labu.

    6. Ubi Jalar

    Ubi Jalar
    Ubi Jalar | Image Source: Unsplash

    Ubi jalar adalah tanaman umbi yang memiliki rasa manis alami. Tanaman ini telah menyebar luas di seluruh dunia dan menjadi salah satu makanan pokok yang sangat populer dan bernilai gizi, termasuk di tanah air. 

    Bahan pangan satu ini mengandung karbohidrat kompleks, serat, dan vitamin A dalam bentuk beta-karoten. Selain itu, ubi jalar juga mengandung vitamin C, vitamin B6, dan beberapa mineral seperti potasium.

    Pengolahan ubi jalar dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti merebus, memanggang, membakar, atau menghaluskannya. Makanan yang terbuat dari ubi jalar biasanya memiliki rasa manis alami yang khas. 

    Di Indonesia, ubi jalar sering diolah menjadi makanan tradisional dan hidangan manis. Seperti kolak ubi, klepon isi ubi, atau kue-kue tradisional seperti kue talam ubi.

    7. Pisang

    Pisang
    Pisang | Image Source: Unsplash

    Selain umbi-umbian, pisang juga menjadi salah satu makanan pokok di nusantara. Pisang sendiri menjadi salah satu buah yang tumbuh di berbagai daerah di Indonesia, sehingga sangat mudah untuk Anda temukan sehari-hari. 

    Pisang mengandung karbohidrat yang memberikan energi, serat yang baik untuk pencernaan, serta vitamin B6 dan vitamin C. Bukan cuma itu saja, pisang juga mengandung potasium yang membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh.

    Selain dimakan langsung, pisang juga sering menjadi bahan dalam berbagai hidangan lainnya. Misalnya, pisang goreng, pisang bakar, pisang rebus, atau hidangan manis seperti es pisang ijo, molen, keripik, dan sale pisang.

    Selain itu, pisang juga digunakan dalam kue-kue tradisional seperti dadar gulung pisang dan isian nagasari.

    8. Talas

    Talas
    Talas | Image Source: eatthis.com

    Talas atau taro adalah umbi-umbian yang sering digunakan dalam berbagai hidangan di Indonesia. Salah satu makanan pokok di Indonesia ini memiliki bentuk bulat atau oval dan kulit yang kasar serta berwarna cokelat atau keunguan.

    Daging talas umumnya berwarna putih hingga krem dan memiliki tekstur yang lembut dan lunak saat dimasak. Jenis umbi satu ini mengandung karbohidrat kompleks, serat, dan vitamin C. Selain itu, talas juga mengandung vitamin B kompleks seperti tiamin (vitamin B1) dan vitamin B6.

    Umumnya, talas sering digunakan dalam hidangan berkuah seperti sayur asem dan bubur talas. Selain itu, talas juga digunakan dalam kue-kue tradisional seperti gethuk talas dan lupis talas. Kekinian, olahan talas pun semakin beragam. Misalnya, es krim, puding, bolu, donat, onde-onde, hingga keripik talas.

    9. Sukun

    Sukun
    Sukun | Image Source: Unsplash

    Makanan pokok di tanah air berikutnya adalah sukun. Salah satu tanaman tropis Asia Tenggara ini memiliki sejarah panjang sebagai bahan pangan dan merupakan bagian penting dari pola makan di banyak wilayah Indonesia.

    Sukun mengandung karbohidrat, serat, dan sedikit protein. Sukun juga mengandung vitamin B kompleks seperti tiamin (vitamin B1) dan riboflavin (vitamin B2), serta beberapa mineral seperti fosfor.

    Selain kandungan gizinya yang kompleks, sukun memiliki rasa yang lezat dan serbaguna dalam pengolahannya. Tanaman ini tidak hanya memberikan variasi dalam pola makan, tetapi juga memberikan manfaat gizi yang penting bagi kesehatan tubuh.

    Sukun bisa diolah menjadi berbagai hidangan seperti nagasari, gorengan sukun, keripik, getas, gethuk sukun, dan kue talam. Serta dapat Anda gunakan dalam hidangan penutup seperti kolak.

    10. Gadung

    Gadung
    Gadung | Image Source: tasteatlas.com

    Makanan pokok di tanah air yang terakhir adalah gadung yang tumbuh di berbagai wilayah di Indonesia. Tanaman ini memiliki kandungan karbohidrat dan serat, namun rendah dalam vitamin dan mineral lain. Gadung juga mengandung sedikit protein.

    Selain itu, penting untuk Anda ketahui bahwa sebagian jenis gadung mengandung senyawa kimia yang dapat mengandung racun jika proses pengolahannya salah atau tidak sesuai. Ini menjadi hal yang sangat penting untuk Anda perhatikan saat memasak atau mengolah gadung.

    Salah satu senyawa yang perlu Anda waspadai adalah sianogenik glikosida yang dalam kondisi tertentu dapat menghasilkan zat beracun. Namun, dengan pengolahan yang tepat, senyawa ini dapat dihilangkan atau dikurangi ke dalam tingkat aman untuk Anda konsumsi.

    Maka dari itu, untuk mengolah gadung, pastikan Anda telah mengupas dan mencucinya dengan bersih hingga getahnya hilang. Kemudian rendam gadung untuk membantu menghilangkan senyawa beracun, rebus, lalu bilas hingga bersih.

    Salah satu bentuk olahan gadung yang paling populer adalah keripik. Selain itu, umbi gadung sendiri dapat Anda olah menjadi tepung gadung yang berguna dalam pembuatan berbagai hidangan seperti kue-kue tradisional dan makanan penutup.

    Contoh hidangan yang menggunakan gadung sebagai bahan utama adalah kolak gadung, kue bika ambon, onde-onde.

    Sudah Tahu Apa Makanan Pokok di Indonesia Selain Nasi?

    Dari jagung hingga sukun, kini Anda tahu bahwa makanan pokok di Indonesia tidak hanya sekadar nasi. Keragaman bahan pangan dan olahan makanan ini mencerminkan kreativitas kuliner, serta kekayaan budaya dan tradisi yang masyarakat Indonesia miliki. 

    Setiap hidangan dari bahan pokok ini memiliki cerita dan nilai sejarah yang turut membentuk identitas kuliner Indonesia yang menarik dan patut untuk dilestarikan. Karena itu, tidak ada salahnya untuk mencoba beberapa makanan di atas dengan berbagai kreasi resep.

    Apalagi beberapa makanan di atas juga lebih sehat dari nasi putih karena kandungan gulanya lebih rendah. Contohnya seperti ubi dan jagung. Jadi, makanan mana saja yang sudah Anda sering konsumsi?

  • Proses Pembuatan Telur Asin serta Bahan yang Perlu Disiapkan

    Proses Pembuatan Telur Asin serta Bahan yang Perlu Disiapkan

    Proses pembuatan telur asin biasanya dilakukan selama 14 hari hingga 1 bulan perendaman di air garam. Salah satu metode pembuatan telur asin adalah dengan menggunakan abu gosok. Penasaran bagaimana prosesnya? Simak artikel berikut ini sampai selesai!

    Kalori dalam Telur Asin

    Mengutip data dari Data Komposisi Pangan Indonesia (DKPI), ada beberapa kandungan gizi dalam 100 gram telur asin. Berikut di antaranya:

    • Air: 66.5 gram.
    • Protein: 13.6 gram.
    • Lemak: 13.3 gram.
    • Karbohidrat: 4.4 gram.
    • Asam lemak jenuh: 3.18 gram.
    • Asam lemak tidak jenuh: 1.63 gram.
    • Kalsium: 120 mg.
    • Fosfor: 157 mg.
    • Zat besi: 1.8 mg.
    • Natrium: 483 mg.
    • Kalium: 140.1 mg.
    • Riboflavin: 0.98 mg.
    • Niacin: 0.6 mg. 
    • Selenium: 30.4 mcg.
    • Vitamin A: 253 mcg.
    • Beta-karoten: 13 mcg.
    • Thiamin: 0.28 mcg.

    Dalam 100 gram telur asin mengandung 179 kkal. Zat gizi penting yang terkandung dalam telur asin adalah protein, asam lemak tidak jenuh, vitamin, dan mineral.

    Cara dan Proses Pembuatan Telur Asin

    Proses pembuatan telur asin bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Bahkan, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat telur asin yang masir. Berikut beberapa caranya:

    1. Membuat Telur Asin Menggunakan Air dan Garam

    Membuat Telur Asin Menggunakan Air dan Garam
    Membuat Telur Asin Menggunakan Air dan Garam | Image Source: mialislam

    Anda tidak perlu menggunakan bubuk abu atau bubuk batu bata merah. Sebab, telur asih juga bisa dibuat menggunakan campuran air dan garam. Berikut adalah langkah-langkah pembuatannya:

    Bahan:

    • 2 liter air.
    • 500 gram garam kasar.
    • 17 butir telur bebek.

    Cara membuat:

    1. Pertama, cuci telur dan rebus air.
    2. Lalu, masukkan garam kasar ke dalam rebusan air hingga larut.
    3. Kemudian, letakkan telur bebek yang sudah bersih dalam sebuah wadah. Anda juga bisa menindih telur-telur tersebut menggunakan plastik yang berisikan air. Tujuannya adalah agar telur tidak mengambang.
    4. Selanjutnya, tuang air garam ke dalam wadah yang berisi dengan telur. 
    5. Tutup wadah, lalu biarkan selama kurang lebih 12 hari masa perendaman.
    6. Setelah 12 hari, keluarkan telur-telur tersebut dari wadah.
    7. Kemudian, rebus telur dalam panci bersama dengan air garam tersebut. Durasi perebusan kurang lebih adalah 1 jam.
    8. Setelah air menyusut, angkat telur dan tiriskan.

    2. Membuat Telur Asin Menggunakan Abu Gosok

    Membuat Telur Asin Menggunakan Abu Gosok
    Membuat Telur Asin Menggunakan Abu Gosok | Image Source: CNN Indonesia

    Selain hanya merendam telur asin dalam air garam, proses pembuatan telur asin juga bisa Anda lakukan dengan menggunakan media abu gosok. Berikut langkah-langkah yang perlu Anda lakukan:

    Bahan:

    • 50 butir telur bebek.
    • 1 kg garam krosok.
    • 2 kg abu gosok.

    Cara membuat:

    1. Pertama, cuci telur bebek hingga bersih menggunakan amplas atau kawat pencuci piring. Lakukan dengan hati-hati agar telur tidak sampai pecah.
    2. Selanjutnya, tumbuk halus garam krosok.
    3. Kemudian, campurkan garam yang sudah halus dengan abu gosok.
    4. Tambahkan air secukupnya hingga adonan mengental. 
    5. Kemudian, balurkan adonan tersebut pada telur dengan ketebalan 3 cm.
    6. Letakkan telur ke dalam wadah.
    7. Diamkan selama kurang lebih 15 hari.
    8. Setelah 15 hari, bongkar adonan menggunakan sedikit air. Tujuannya adalah agar telur tidak rusak.
    9. Kemudian, cuci telur hingga bersih.
    10. Terakhir, masukkan telur kedalam rebusan air selama 1 jam hingga matang.

    3. Membuat Telur Asin Menggunakan Batu Bata

    Membuat Telur Asin Menggunakan Batu Bata
    Membuat Telur Asin Menggunakan Batu Bata | Image Source: tabloidmatahati

    Tidak hanya membuat telur asin menggunakan abu gosok saja. Ada cara lain yang bisa Anda lakukan untuk membuat telur asin, yakni dengan menggunakan batu bata. Berikut adalah proses membuat telur asin menggunakan batu bata yang bisa Anda coba:

    Bahan:

    • 1 buah ember.
    • 500 gram garam.
    • 12 butir telur bebek.
    • 4 buah batu bata, hancurkan.
    • 1 liter air.

    Cara membuat:

    1. Langkah pertama, rendam telur dalam air. Durasi perendaman kurang lebih selama 2 menit. Perlu Anda ketahui bahwa, jika ada telur yang mengambang, maka telur tersebut tidak segar.
    2. Kemudian, bersihkan telur secara perlahan.
    3. Keringkan telur, lalu sisihkan.
    4. Campurkan remukan batu bata dengan air.
    5. Aduk rata, namun jangan sampai adonan encer.
    6. Masukkan garam, lalu aduk lagi.
    7. Lumuri telur dengan tanah. Ketebalannya sendiri kira-kira mencapai 3 cm.
    8. Masukkan telur ke dalam ember.
    9. Taburi telur dengan batu bata yang sudah dihancurkan.
    10. Diamkan selama kurang lebih 14 hari.
    11. Setelah itu, rebus telur dengan api kecil kurang lebih selama 1 jam perebusan.

    4. Membuat Telur Asin dengan Bumbu Rasa Bawang

    Membuat Telur Asin dengan Bumbu Rasa Bawang
    Membuat Telur Asin dengan Bumbu Rasa Bawang | Image Source: youtube

    Proses pembuatan telur asin juga bisa Anda kreasikan. Salah satunya adalah dengan menggunakan bumbu rasa bawang. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda coba:

    Bahan:

    • 100 telur bebek mentah.
    • 250 gram bawang putih kating.
    • 2 box besar garam batangan.
    • Air secukupnya.

    Cara membuat:

    1. Pertama, cuci telur hingga bersih.
    2. Masukkan telur ke dalam wadah.
    3. Selanjutnya, larutkan garam dengan air matang. Campurkan bawang putih halus. Anda juga bisa menambahkan bawang merah dan cabai agar rasanya lebih enak.
    4. Tuang larutan garam dan campuran bawang putih halus ke dalam wadah berisi telur.
    5. Pastikan semua telur terendam sempurna. Lalu, tutup bagian atas menggunakan papan. Kemudian berikan pemberat agar lebih rapat.
    6. Tunggu hingga 10 hari perendaman.
    7. Setelah 10 hari, angkat dan tiriskan telur.
    8. Rebus telur dengan api kecil selama 2 jam dan tutup panci secara rapat.
    9. Terakhir, tiriskan dan tunggu hingga telur dingin.

    5. Membuat Telur Asin dengan Rasa Pedas

    Membuat Telur Asin dengan Rasa Pedas
    Membuat Telur Asin dengan Rasa Pedas | Image Source: Paragram.id

    Ternyata, telur asin pun ada yang memiliki cita rasa pedas. Penasaran? Berikut adalah proses membuat telur asin dengan rasa pedas yang bisa Anda coba:

    Bahan:

    • Telur bebek.
    • Garam krosok secukupnya.
    • Batu bata secukupnya, hancurkan.
    • Abu gosok.
    • Air.
    • Bubuk cabai.

    Cara membuat:

    1. Pertama, pilih telur bebek yang bagus dan cuci hingga bersih.
    2. Selanjutnya, buat adonan menggunakan campuran dari batu bata, abu gosok, dan garam krosok. Perbandingannya sendiri adalah 1:1:1.
    3. Setelah itu, beri air secukupnya.
    4. Campurkan perasa pedas sesuai selera.
    5. Bungkus telur menggunakan adonan hingga tertutup seluruhnya. Simpan telur kedalam wadah.
    6. Diamkan selama kurang lebih 3 Minggu.
    7. Setelah 3 Minggu, keluarkan telur dan cuci bersih.
    8. Terakhir, rebus telur selama 15 menit hingga 30 menit.

    Manfaat Mengonsumsi Telur Asin 

    Setelah Anda mengetahui bagaimana proses pembuatan telur asin. Maka, Anda juga perlu mengetahui apa saja manfaat yang akan Anda dapatkan jika mengonsumsi telur asin. Berikut beberapa di antaranya:

    1. Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Tubuh

    Seperti yang Anda ketahui, telur asin yang terbuat dari telur bebek ini banyak mengandung zat penting bagi tubuh. Mulai dari protein, lemak, dan karbohidrat. Sebutir telur asin sendiri mengandung 0 gram protein berkualitas. 

    Hal tersebut akan menunjang kekebalan sistem imun, serta menjaga kulit agar tetap sehat. Jadi, memakan sebutir telur asin bisa memenuhi kurang lebih 15% protein untuk tubuh.

    2. Menjaga Kesehatan Tulang

    Selain proses pembuatan telur asin yang mudah, makanan ini juga bisa menjadi solusi kesehatan. Sebab, telur bebek mengandung sejumlah zat penting untuk tubuh. Salah satunya adalah fosfor dan kalsium yang baik untuk kesehatan dan pertumbuhan tulang. Terutama untuk mencegah osteoporosis.

    3. Meningkatkan Kesehatan Mata

    Telur bebek memiliki kandungan zeaxanthin dan lutein yang dapat melindungi mata dari penyakit tertentu. Kandungan tersebut merupakan antioksidan dari penyakit seperti degenerasi makula dan katarak. Asupan yang cukup dari dua kandungan tersebut juga akan mencegah mata lelah karena blue light.

    4. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

    Telur bebek memiliki kandungan selenium dan zat besi yang baik untuk tubuh. Kandungan selenium sendiri bisa menunjang fungsi kekebalan tubuh atau imun tubuh. Selain itu, selenium juga membantu memproduksi hormon tiroid.

    Sementara untuk zat besi yang terkandung dalam telur bebek ini sangat penting untuk tubuh. Sebab, zat besi akan membantu sel darah merah mengalirkan oksigen dan memproduksi energi dalam tubuh. Selain itu, zat besi juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya gejala anemia atau kekurangan darah.

    Tertarik untuk Membuat Telur Asin Sendiri?

    Itulah penjelasan mengenai proses pembuatan telur asin. Jika ingin membuat telur asin sendiri sebaiknya Anda memilih telur bebek berkualitas. Caranya dengan memperhatikan ciri tertentu, seperti tidak amis, terasa lebih berat, warnanya juga cerah, dan lainnya.

    Namun, Anda juga harus memahami bahwa telur asin dari bebek ini punya beberapa efek samping. Meliputi kolesterol yang tinggi, risiko hipertensi, bahkan stroke. Karena itu, Anda sebaiknya mengonsumsi secukupnya saja. Sehingga manfaat yang Anda dapat juga pas dan tidak memberi dampak negatif yang berarti.

  • 10 Contoh Contoh Kerajinan Bahan Keras Sederhana dan Mudah Dibuat

    10 Contoh Contoh Kerajinan Bahan Keras Sederhana dan Mudah Dibuat

    Mulai sekarang, coba isi waktu luang Anda dengan membuat berbagai macam kerajinan, misalnya yang terbuat dari bahan keras. Lantas, apa contoh kerajinan bahan keras yang cocok dan gampang dibuat oleh pemula? Pelajari info lengkapnya pada pembahasan berikut ini! 

    Apa Itu Kerajinan Bahan Keras? 

    Sebagian besar orang mungkin belum tahu apa itu kerajinan bahan keras. Menurut definisinya, kerajinan bahan keras merupakan produk hasil keterampilan yang terbuat dari material bersifat keras, padat, dan kuat. 

    Jenis material ini tidak terlalu sulit ditemukan, karena Anda bisa mencarinya di berbagai kota dan daerah. Bahkan, masing-masing daerah punya bahan keras khusus  untuk membuat produk-produk kerajinan khas mereka.  

    Selain itu, kerajinan dari bahan keras juga memiliki nilai jual yang tergolong tinggi. Oleh sebab itu, produk kerajinan bahan keras dapat memberi keuntungan bagi produsen yang menjualnya ke konsumen atau pasar. Salah satu contoh kerajinan bahan keras yang cukup laku di pasaran adalah kerajinan dari rotan dan kayu. 

    Ada Berapa Jenis Kerajinan yang Terbuat dari Bahan Keras? 

    Sebelum melanjutkan ke proses pembuatan kerajinan dari bahan keras, Anda harus mengetahui jenis-jenisnya terlebih dahulu. Secara umum, kerajinan bahan keras terdiri dari dua jenis seperti yang tertera pada pembahasan berikut ini. 

    1. Kerajinan yang Terbuat dari Bahan Keras Alami 

    Bahan-bahan keras yang tersedia di alam ternyata bisa Anda manfaatkan untuk membuat sebuah produk kerajinan yang unik dan menarik. Contoh kerajinan bahan keras yang terbuat dari bahan alami meliputi kayu, rotan, atau batu. 

    Jika Anda bisa memanfaatkannya dengan baik, maka bahan-bahan tersebut dapat menghasilkan suatu produk kerajinan bernilai jual tinggi. Namun, Anda juga harus memperhatikan kualitas bahan-bahan keras alami agar produk yang Anda hasilkan bermutu. 

    2. Kerajinan yang Terbuat dari Bahan Keras Buatan 

    Jenis kerajinan bahan keras buatan berasal dari olahan bahan-bahan khusus yang memiliki tekstur padat. Maka dari itu, kerajinan yang terbuat dari kaleng, kaca, dan botol plastik dapat disebut pula sebagai kerajinan dari bahan keras buatan. 

    Walaupun terbuat dari bahan keras buatan, jika Anda mampu mengolahnya dengan baik, maka akan menghasilkan kerajinan bernilai seni tinggi. Menariknya lagi, hasil kerajinan seperti ini bisa Anda labeli dengan harga yang cukup tinggi, lo

    Bagaimana Cara Membuat Kerajinan dari Bahan Keras Sederhana?

    Proses membuat kerajinan dari bahan keras ternyata tidak seindah hasilnya.  Butuh persiapan dan teknik yang cukup matang agar Anda bisa menghasilkan produk kerajinan bahan keras bernilai jual tinggi. Nah, berikut ini adalah cara-cara membuat kerajinan dari bahan keras yang bisa Anda tiru. 

    1. Menerapkan Teknik Etsa

    Apa itu teknik etsa? Teknik etsa adalah salah satu metode merendam logam menggunakan cairan etsa atau cairan asam. Teknik ini hanya bisa dipakai khusus untuk contoh kerajinan bahan keras dari material logam saja.  

    Anda dapat mengaplikasikan teknik ini untuk memindahkan gambar lukisan ke lempengan tembaga dengan merendamnya di cairan asam. Teknik ini akan menghasilkan karya seni beraliran etsa positif dan etsa negatif. 

    2. Menggunakan Teknik Anyaman

    Teknik selanjutnya yang bisa Anda terapkan adalah teknik anyaman. Teknik ini biasanya dipakai untuk membuat kerajinan yang terbuat dari bahan bambu atau rotan. 

    Nah, cara membuatnya adalah dengan menyilangkan atau menumpangtindihkan lembaran bambu atau rotan hingga menjadi anyaman yang kuat. Kerajinan anyaman dari bahan rotan rata-rata terjual dengan harga mahal, contoh produknya antara lain kursi anyaman rotan atau bilik bambu rotan. 

    3. Mengaplikasikan Teknik Ukir

    Kalau teknik yang satu ini biasanya, dipakai untuk membuat produk kerajinan berbahan dasar kayu, batu, atau tanah liat. Caranya adalah dengan mengukir atau memahat kayu berdasarkan pola-pola tertentu. 

    Membuat karya seni atau kerajinan menggunakan metode ukiran memang tergolong sulit, apalagi jika Anda belum mengetahui seluk-beluknya. Oleh sebab itu, Anda perlu mempelajari teknik ini secara khusus agar hasil ukirannya memuaskan dan mengandung nilai seni yang tinggi.  

    Inilah Macam-macam Contoh Kerajinan Bahan Keras yang Mudah Dibuat

    Jika Anda sudah menguasai teknik-teknik cara pembuatan kerajinan bahan keras di atas, maka pertimbangkan juga bahan yang akan digunakan. Sebagai permulaan, Anda bisa memilih salah satu contoh bahan keras di bawah ini untuk membuat produk kerajinan atau prakarya yang menarik dan membawa keuntungan. 

    1. Prakarya dari Logam 

    Prakarya dari Logam 
    Prakarya dari Logam  | Image Source: Pinterest

    Barangkali, inilah salah satu bahan kerajinan dengan proses pembuatan yang cukup kompleks. Bagaimana tidak? Agar bisa menghasilkan produk kerajinan bernilai jual mahal, Anda harus membakar atau memanaskan logam hingga leleh. 

    Ketika logam sudah leleh dan berbentuk cair, maka Anda bisa menuangkannya ke dalam cetakan khusus dengan pola-pola tertentu. Beberapa bahan logam yang sering dipakai untuk membuat produk kerajinan adalah perunggu, emas, perak, dan besi. 

    2. Kerajinan Bahan Keras dari Kayu

    Kerajinan dari Kayu
    Kerajinan dari Kayu | Image Source: Pinterest

    Ekspor produk-produk kerajinan dari bahan kayu memang cukup laris manis di pasar luar negeri. Tak heran bila ada banyak permintaan untuk membuat contoh-contoh kerajinan bahan keras seperti kayu. 

    3. Kerajinan dari Batu 

    Kerajinan dari Batu 
    Kerajinan dari Batu | Image Source: Pinterest

    Beberapa tahun ke belakang, kerajinan dari bahan batu sempat menjadi incaran banyak kolektor, salah satunya adalah cincin batu akik. Walaupun trennya sudah menurun, mengoleksi batu akik tetap bisa menghasilkan uang tambahan saat Anda jual. 

    Agar nilai jualnya tinggi, pastikan bahwa material batu yang Anda gunakan adalah batu-batu yang punya kualitas tinggi. Contoh batu akik yang dibanderol dengan harga mahal adalah jenis batu bacan, batu red raflesia, juga batu kalimaya. 

    4. Kerajinan dari Tanah Liat

    Kerajinan dari Tanah Liat
    Kerajinan dari Tanah Liat | Image Source: Pinterest

    Menurut Anda, berapa harga jual produk kerajinan dari tanah liat? Secara umum, produk kerajinan dari bahan tersebut dijual dengan harga yang cukup mahal, apalagi kalau motif dan bentuknya unik.  

    Salah satu kerajinan tanah liat yang cukup banyak peminatnya adalah guci. Beberapa kolektor barang antik juga sering menjadikan guci sebagai salah satu koleksi mereka. Maka, tak heran bila orang sering memperjual belikan hasil prakarya tanah liat tersebut dengan harga mahal.   

    5. Kerajinan Bahan Keras dari Kerang

    Kerajinan dari Kerang
    Kerajinan dari Kerang | Image Source: Pinterest

    Bagi Anda yang tinggal di pesisir pantai, membuat kerajinan dari material kulit kerang bisa menghasilkan uang yang cukup besar. Kerajinan seperti ini bisa dijadikan sebagai souvenir khas untuk para wisatawan yang datang berlibur. 

    Cara membuat kerajinan ini cukup mudah. Anda hanya perlu merangkai cangkang-cangkang kerang menggunakan benang layangan yang kuat. Nah, salah satu dari contoh-contoh kerajinan bahan keras dari kulit kerang adalah tirai dan bros kerang. 

    6. Kerajinan Bahan Keras dari Kaca 

    Kerajinan dari Kaca 
    Kerajinan dari Kaca | Image Source: Pinterest

    Karya seni apa yang bisa Anda buat dari kaca? Ternyata, bahan kaca yang bening dan transparan bisa Anda manfaatkan sebagai dasar untuk melukis sebuah lukisan. 

    Namun, Anda harus menggunakan cat khusus untuk melukis di atas permukaan kaca yang licin. Jenis cat yang direkomendasikan antara lain adalah cat akrilik atau cat gesso. Lalu, Anda bisa langsung mengaplikasikan pilihan cat di atas permukaan kaca untuk melukisnya. 

    7. Kerajinan dari Rotan 

    Kerajinan dari Rotan 
    Kerajinan dari Rotan | Image Source: Pinterest

    Tidak sedikit bengkel kesenian yang menjual produk kerajinan rotan dengan harga yang tidak murah! Bahkan, jenis kerajinan ini juga cukup populer di luar negeri dan menjadi salah satu produk ekspor yang punya banyak peminatnya. 

    Contoh-contoh kerajinan bahan keras dari bahan rotan yang cukup laris adalah keranjang anyaman, kursi anyaman, meja anyaman, maupun perabotan dapur. Walaupun bentuknya sederhana, tapi kualitas produknya cukup kokoh dan awet. 

    8. Kerajinan Bahan Keras dari Bambu 

    Kerajinan dari Bambu
    Kerajinan dari Bambu | Image Source: Pinterest

    Sama seperti rotan, kerajinan dari bahan bambu juga punya nilai jual dan permintaan yang cukup tinggi di industri ekspor dan impor. Peluang untuk berprofesi sebagai seorang pengrajin bambu pun masih terbuka lebar. 

    Jika Anda berminat, Anda bisa menghasilkan banyak uang dari membuat produk-produk kerajinan berbahan bambu. Nah, produk hasil kerajinan dari bambu yang cukup laris di pasaran saat ini antara lain adalah meja, tempat aksesoris, dipan, dan peralatan makan. 

    9. Kerajinan dari Kaleng Bekas 

    Kerajinan dari Kaleng Bekas 
    Kerajinan dari Kaleng Bekas | Image Source: Pinterest

    Mulai saat ini, jangan buang kaleng bekas minuman instan yang Anda beli di supermarket. Pasalnya, kaleng-kaleng bekas minuman ini bisa Anda sulap menjadi produk kerajinan bernilai seni tinggi. 

    Selain bisa meminimalisir sampah, membuat kerajinan dari bahan kaleng juga bisa menghasilkan uang tambahan. Anda dapat berkreasi dengan memodifikasi bentuk kaleng agar dapat berfungsi sebagai vas bunga, celengan atau tempat pensil di meja. 

    Supaya semakin menarik, ukirlah lempengan kaleng sesuai dengan pola yang Anda mau.

    10. Kerajinan Bahan Keras dari Botol Plastik 

    Kerajinan dari Botol Plastik 
    Kerajinan dari Botol Plastik | Image Source: Pinterest

    Limbah sampah seperti botol-botol plastik bekas minuman ternyata bisa Anda manfaatkan untuk membuat kerajinan unik. Botol plastik yang sudah tidak terpakai bisa Anda potong untuk membuat vas bunga, mobil-mobilan, hingga tempat tisu dan aksesoris, lo

    Jadi, Mengapa Anda Harus Membuat Kerajinan dari Bahan Keras? 

    Membuat kerajinan dari bahan keras ternyata bisa meningkatkan kreativitas dan mengasah cita rasa seni Anda. Di samping itu, Anda bisa mengolah sampah bahan keras menjadi produk-produk kerajinan bermutu dengan nilai seni dan estetis yang tinggi, sehingga menghasilkan keuntungan yang mungkin tak terbayang. Di antara contoh-contoh kerajinan bahan keras yang harganya tergolong mahal adalah guci, kursi rotan, dan miniatur logam. Biasanya, semakin unik jenis bahan keras yang Anda gunakan, semakin tinggi tingkat kesulitan pengolahannya, maka harga jualnya juga berbanding lurus.

  • Apa itu Pasar Oligopoli? Pengertian, Jenis, Ciri, Contoh, dan Kelebihan

    Apa itu Pasar Oligopoli? Pengertian, Jenis, Ciri, Contoh, dan Kelebihan

    Pasar oligopoli merupakan salah satu jenis pasar yang sudah tidak asing bagi sebagian orang. Namun, masih banyak yang masih belum mengenal mengenai pasar ini. Artikel ini akan membantu semua orang untuk mengetahui semua hal mengenai pasar ini. Mari kita simak sekarang juga! 

    Pengertian Pasar Oligopoli

    Pasar oligopoli merupakan pasar yang memiliki lebih banyak pembeli dibanding dengan jumlah penjual. Hal itu membuat pasar ini dijuluki sebagai pasar persaingan tidak sempurna. 

    Dengan penjual yang relatif sedikit, mereka dapat memengaruhi harga pasar atau keadaan pasar yang akhirnya mengakibatkan ketidakseimbangan persaingan harga. Hal tersebut juga didasari dengan penguasaan pasar oleh beberapa perusahaan dengan suatu komoditi.

    Masih belum bisa dipastikan berapa perusahaan yang bisa tergabung dalam pasar oligopoli. Tapi yang jelas, jumlahnya sangat rendah sehingga dapat menguasai pasar secara signifikan. 

    Ketidakseimbangan jumlah penjual dan pembeli membuat pasar ini memiliki persaingan yang sangat ketat, tidak jarang beberapa perusahaan banting harga. Harga yang mereka pakai memiliki jarak yang cukup tinggi terhadap satu dengan yang lain, sehingga mempengaruhi harga pasar. 

    Pasar ini menghasilkan jumlah produsen yang sedikit menguasai pasar dan juga berusaha untuk mendapatkan pembeli yang sebanyak-banyaknya. Sehingga, produsen baru akan susah untuk masuk ke dalamnya. 

    Pasar jenis ini juga merupakan suatu persaingan dagang yang tidak sehat karena sebagian produsen yang ada di dalamnya sudah memiliki banyak pembeli. Oleh sebab itu, di Indonesia, pemerintah melarang adanya pasar ini. Peraturan ini tercantum dalam Pasal 4 ayat 1 dan 2 Undang-Undang No.5 Tahun 1999.

    Jenis Pasar Oligopoli

    Pasar oligopoli masih dibedakan lagi menjadi beberapa jenis pasar yang berbeda. Adapun beberapa jenis pasar ini yang dipraktekkan di perekonomian masyarakat yaitu:

    1. Terdiferensiasi

    Istilah terdiferensiasi memiliki arti dapat dibedakan. Hal tersebut berarti pasar jenis ini menjual berbagai macam produk yang bisa dibedakan dengan yang lain. Contohnya adalah harga yang mereka tawarkan akan berbeda dari produsen satu dengan produsen yang lain.

    2. Non Kolusi

    Jenis pasar ini memungkinkan produsen untuk menetapkan harga dengan melihat perkembangan harga dari produsen lain. Hal ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah usaha, agar kompetitor tidak bisa bersaing dengan harga tersebut.

    3. Homogen

    Pasar ini juga disebut dengan pure oligopoly. Jenis pasar ini menjual berbagai macam produk yang identik namun sulit untuk dibedakan satu dengan yang lain. Contoh produk yang dipasarkan di pasar ini adalah air mineral, rokok, semen, dan lain sebagainya. 

    4. Kolusi

    Jenis pasar ini merupakan jenis pasar yang memungkinkan para produsen yang terlibat untuk  bekerjasama dalam menaikkan suatu harga. Hal tersebut bertujuan untuk membuat bisnis dapat berjalan dengan statis dan tidak memiliki persaingan yang ketat.

    Ciri-ciri Pasar Oligopoli

    Pasar ini juga memiliki beberapa ciri yang bisa terlihat dari sistem yang mereka jalankan. Adapun beberapa ciri-ciri tersebut, sebagai berikut.

    1. Terdiri Dari Dua atau Lebih Perusahaan yang Bergabung

    Ciri pertama yang bisa terlihat adalah pasar ini memiliki dua atau lebih perusahaan yang tergabung. Pasar ini bisa terwujud jika jumlah perusahaan atau produknya kurang dari 10%.

    Ciri-ciri ini mendukung fakta bahwa di pasar oligopoli terjadi persaingan yang tidak sehat. Hal tersebut terjadi karena produk yang banyak peminatnya hanya berasal dari perusahaan atau produsen yang sudah memiliki ”nama” dan juga banyak orang telah mengenal produk tersebut. 

    2. Produk Bersifat Homogen

    Produk yang diperjualbelikan di dalam pasar ini bersifat homogen. Perusahan atau produsen yang ada di dalamnya biasanya hanya menjual satu jenis produk saja. Oleh sebab itu, persaingan yang terjadi juga semakin ketat. 

    Dengan begitu produk yang lain bisa saling menggantikan, sehingga memudahkan pembeli untuk mendapatkan produk yang diinginkan dengan mudah karena produknya bersifat homogen. 

    3. Harga antar Produk Hampir Sama

    Selain produknya yang bersifat homogen, produknya juga memiliki harga yang hampir sama untuk setiap perusahaan atau produsen. Meskipun berbeda, tapi perbedaannya relatif sedikit. 

    Harga yang hampir sama ini adalah sebab dari jumlah produsen yang tidak begitu banyak sehingga membuat harganya tidak bervariatif dan juga menimbulkan persaingan. Persaingan terjadi karena jika salah satu produsen menaikkan atau menurunkan harga produk, maka produsen yang lain akan mengikuti jejeknya.

    4. Membutuhkan Strategi Pemasaran yang Matang

    Strategi pemasaran yang matang merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan bagi perusahaan yang akan memasarkan produknya di pasar oligopoli. Dalam pasar itu memiliki persaingan yang sangat ketat dan hanya sedikit produsen yang ada di dalamnya. Produk dan harga pun juga sangat bersaing.

    Maka untuk menghadapi hal tersebut, perusahaan harus memiliki strategi yang matang agar bisa bersaing dalam pasar tersebut. Jika berhasil, maka akan banyak pembeli yang tertarik untuk mencoba produk yang mereka pasarkan.

    5. Satu Produsen dapat Mempengaruhi Produsen Lain

    Kebijakan produsen utama memengaruhi produsen lain dalam memasang harga. Dalam pasar ini, produsen utama merupakan penentu kebijakan, sehingga semua produsen yang ikut dalam pasar tersebut akan mengikuti kebijakan yang sudah mereka buat. 

    Sebagai contoh, jika produsen utama menentukan harga suatu produk, maka semua produsen yang terlibat dalam pasar itu akan menyamakan harga yang produsen utama cantumkan.

    6. Produsen Baru akan Mengalami Kesulitan ke Pasar Oligopoli

    Ciri dari pasar oligopoli yang terakhir adalah produsen yang baru akan mengalami kesulitan untuk bersaing di pasar ini. Tak sedikit produsen baru yang pada akhirnya mempersempit jangkauan pasar, mendapatkan keuntungan kecil bahkan sampai mengalami kebangkrutan akibat bergabung di pasar ini.

    Nyatanya, mempertahankan perusahan yang ada dalam pasar oligopoli tidaklah mudah. Oleh sebab itu, banyak sekali produsen yang tidak bisa bertahan dengan kebijakan tersebut.

    Contoh Pasar Oligopoli

    Pasar ini merupakan tempat dengan penawaran yang sangat ketat. Sebagai konsumen pun tentunya akan memilih penawaran yang terbaik, terlebih jika perusahaan tersebut memiliki produk yang berkualitas dengan harga yang terjangkau. Adapun beberapa contoh pasar oligopoli yang ada di sekitar kita seperti

    • Perusahaan Rokok
    • Industri Semen
    • Jasa Penerbangan
    • Layanan Telekomunikasi
    • Pabrik Handphone
    • Produsen Mie Instan
    • Industri Kendaraan bermotor

    Kelebihan Pasar Oligopoli

    Dari penjelasan di atas, dapat dilihat bahwa pasar ini memiliki banyak tantangan bagi perusahaan yang akan memasarkan produknya. Meskipun begitu, pasar ini juga akan memberikan banyak manfaat kepada setiap perusahaan yang memperjualbelikan produknya. Berikut adalah beberapa kelebihan pasar ini:

    • Persaingan yang ketat membuat setiap perusahaan melakukan banyak inovasi terhadap produknya dan selalu menjaga kualitas produk yang mereka perjual belikan.
    • Harga produk bisa dibilang relatif sesuai dengan keinginan masyarakat. Hal itu terjadi karena persaingan yang ketat sehingga produsen tidak ingin mematok harga terlalu tinggi agar masih bisa bersaing dalam pasar. 
    • Meskipun barang yang dijual bersifat homogen, namun pembeli masih bisa untuk memiliki berbagai merek yang sesuai dengan apa yang mereka inginkan. 
    • Kegiatan produksi barang juga akan menjadi lebih efektif.

    Kekurangan Pasar Oligopoli

    Pasar ini juga pasti memiliki kekurangan yang harus perusahaan pahami agar masih tetap bisa bertahan dan akan mendapatkan pembeli yang banyak. Berikut adalah beberapa kelebihan pasar oligopoli.

    • Produsen baru memiliki kesulitan untuk masuk pasar ini sehingga membuat pertumbuhan ekonomi cenderung melambat. Hal tersebut terjadi karena hanya beberapa produsen yang mengalami persaingan pasar.
    • Kebijakan dari produsen utama atau biasanya yang terlaris sangat mempengaruhi pasar. Produsen di bawah mereka harus menyesuaikan perubahan yang mereka lakukan untuk tetap bertahan.
    • Modal untuk pemasaran sangat tinggi karena persaingan tersebut sehingga bisa menyebabkan pemborosan ekonomi jika pemasarannya tidak tepat sasaran.
    • Maraknya perang harga antar produsen.
    • Kemungkinan untuk mendapat konsumen yang loyal sangatlah tinggi, sehingga membuat produsen lain akan kesulitan bersaing di pasar dengan konsumen yang sama.
    • Banyak hak paten yang perusahaan besar sehingga membuat produsen yang baru harus membatasi pengembangan produk mereka.
    • Memiliki kesulitan untuk melakukan pemerataan pendapatan.
    • Tingginya peluang untuk memunculkan eksploitasi berlebihan dalam kegiatan pasar.
    • Perusahaan yang lebih besar memiliki peluang yang lebih tinggi untuk menikmati skala ekonomi karena mereka bisa menurunkan biaya produksi dan menurunkan harga pasar. Hal ini sangat merugikan perusahaan baru dan perusahaan yang skalanya di bawah mereka.

    Pasar Oligopoli, Menguntungkan atau Merugikan?

    Pada dasarnya, pasar ini sangat menguntungkan bagi perusahaan yang sudah lama di bidangnya dan memiliki banyak pembeli yang cukup loyal sehingga membuat mereka masih bertahan di pasar. 

    Sedangkan ia sangat merugikan perusahaan baru yang sedang merintis bisnis yang sama. Sebab, mereka sudah kalah dari pembeli yang loyal dan pasar sudah mengikuti harga yang perusahaan besar tetapkan.