Mengenal Konsep Wilayah dan Tata Ruang: Materi Geografis Kelas 12

Sumber daya alam dan sumber daya manusia akan mendorong pertumbuhan ekonomi ke arah dan bentuk wilayah yang lebih maju. Selain itu, kegiatan ekonomi yang dijalankan memiliki peran penting dalam perkembangan konsep wilayah dan tata ruang yang ada di dalamnya.

Wilayah yang maju akan memiliki nilai yang lebih jika konsep tata ruang yang ada di dalamnya mumpuni. Lebih lanjut, wilayah dan tata ruang saling mempengaruhi dalam upaya perkembangan wilayah yang efektif. Perencanaan berdasarkan karakteristik pun akan menguntungkan perkembangan wilayah di masa depan. 

Apa itu Konsep Wilayah dan Tata Ruang?

Sebelum membahas pengertian konsep wilayah dan tata ruang, mari kita bedah satu persatu dari katanya. Wilayah merupakan tempat dalam permukaan bumi yang memiliki batas-batas tertentu dengan karakteristik yang khas dan membedakan dengan permukaan bumi lainnya. 

Wilayah permukaan bumi yang sangat luas memiliki perbedaan satu sama lain berdasarkan pembagian parameter tertentu. Hal tersebut akan menjadi ciri khusus yang melekat menjadi identitas wilayah. 

Sementara itu, tata ruang merupakan bentuk susunan sistem jaringan sarana prasarana yang mendukung kegiatan sosial ekonomi masyarakat dalam suatu wilayah.

Proses perencanaan tata ruang menjadi penting agar pemanfaatan sumber daya yang ada dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga membentuk jaringan yang sistematik. Dalam merencanakannya, tata ruang harus memperhatikan potensi hambatan yang muncul di masa depan sehingga dapat diselesaikan. 

Konsep Wilayah dan tata ruang merupakan satu kesatuan dalam upaya perencanaan tata ruang wilayah yang perlu dilakukan untuk membangun suatu lingkungan atau tempat yang baik.

Perencanaan tata ruang yang baik akan membangun sistem jaringan kehidupan yang tertata pada aspek komunikasi, transportasi dan sarana prasarana yang tersedia.

Meningkatnya populasi manusia dan kebutuhan ruang, memerlukan perencanaan wilayah dan tata ruang untuk antisipasi di masa depan. Berikut akan dijelaskan mengenai konsep wilayah dan konsep tata ruang.

Konsep Wilayah dan Tata Ruang: Wilayah

Dalam konsep wilayah dan tata ruang, mari kita bahas bagian wilayah terlebih dahulu. Wilayah merupakan bagian pada permukaan bumi yang memiliki karakteristik khusus. Setiap wilayah punya karakteristiknya masing-masing. Perbedaan ini dapat dilihat berdasarkan aspek aspek geografi.

Terdapat aspek fisik dan aspek sosial yang dapat membedakan karakteristik wilayah satu dengan lainnya. Perbedaan wilayah pantai dengan wilayah pegunungan merupakan contoh perbedaan berdasarkan aspek fisik atau topografi. 

Sedangkan perbedaan wilayah perkotaan dengan wilayah pedesaan merupakan contoh perbedaan berdasarkan aspek sosial. 

Berdasarkan klasifikasinya wilayah dibagi menjadi 5 macam, yaitu generic region, specific region, uniform region, functional region, dan vernacular region. Lantas apa yang membedakannya dari ke 5 macam wilayah tersebut.

1. Generic Region

Dalam konsep wilayah dan tata ruang bagian wilayah, terdapat klasifikasi bernama generic region. Generic region merupakan pengelompokan wilayah berdasarkan kondisi geografis yang melekat pada wilayah tersebut, seperti iklim, topografi, vegetasi. Pada generic region, hanya ditekankan pada jenis perwilayahannya saja.

2. Specific Region

Specific region merupakan wilayah yang memiliki karakteristik khas yang ditekankan pada lokasi absolut dan lokasi relatifnya. Sebagai contoh, Waktu Indonesia Timur (WIT) merupakan wilayah timur Indonesia. 

Wilayah ini memiliki ciri khusus berdasarkan garis bujur sebagai batas pertimbangan politis, kondisi sosial, tingkat ekonomi, aktivitas mayoritas penduduknya, budaya, suku dan agama. Di sini, karakteristik yang ditekankan lebih spesifik pada wilayah tertentu.

3. Uniform Region

Dalam konteks konsep wilayah dan tata ruang, uniform region merupakan wilayah yang memiliki karakteristik khusus yang homogen. Selain itu, uniform region menunjukkan satu ciri khas yang dimiliki dan bersifat statis, sehingga sifat utama dari wilayah tersebut tetap atau tidak cepat berubah. 

Misalnya, wilayah pegunungan ditinjau dari aspek fisiknya hanya dicirikan sebagai wilayah dengan banyak gunung. Sementara itu, wilayah Indonesia ditinjau dari aspek sosial dapat dicirikan sebagai wilayah yang menggunakan bahasa Indonesia.

Pada umumnya, yang menjadi ciri khas sebagai identitas ada pada kenampakan alam dan manusia. Kemudian, atribut yang digunakan di antaranya bangsa, budaya, iklim, penduduk, vegetasi, provinsi, atau identitas politik. Ini dapat juga dijadikan sebagai atribut konsep wilayah formal.

4. Functional Region (Nodal Region)

Functional region merupakan konsep wilayah (dalam konsep wilayah dan tata ruang) yang ditinjau berdasarkan adanya interaksi yang terjadi antar komponen di dalam wilayah. Lebih lanjut, functional region bersifat dinamis karena perubahan di dalam wilayah tersebut dapat berubah sewaktu waktu.

Pada umumnya functional region terbentuk pada wilayah pusat ekonomi dengan wilayah di sekitarnya. Interaksi yang terjadi akan membentuk sistem transportasi, ekonomi dan komunikasi antara wilayah sekitar dengan pusat pertumbuhan. Salah satu contohnya adalah Jabodetabek yang merupakan wilayah fungsional. 

Jakarta sebagai pusat dari wilayah jabodetabek dan kota di sekitarnya menjadi pendukung kegiatan utama yang ada di pusat. Interaksi yang terjadi bersifat kegiatan ekonomi di pusat Jakarta. Oleh karena itu, wilayah yang ada disekitar mendukung kegiatan di Jakarta.

Seiring berjalannya waktu kota seperti Tangerang dan Bekasi yang awalnya sebagai pendukung wilayah pusat Jakarta sekarang berkembang menjadi kota metropolitan sendiri. Hal ini akibat interaksi yang terjadi di antara wilayah fungsional sehingga turut mempengaruhi wilayah yang ada di sekitarnya.

5. Vernacular Region

Vernacular region merupakan konsep wilayah yang terbentuk berdasarkan persepsi orang-orang akan wilayah tertentu. Pada umumnya, seseorang akan memberikan persepsi menurut diri mereka dan mendapatkan persetujuan dari pihak lain, sehingga menjadi persepsi semua pihak. 

Salah satu karakteristik yang membekas dan berbeda dari daerah lain akan menjadi julukan bagi wilayah tersebut. Sebagai contoh, persepsi orang yang menjadikan Bogor sebagai Kota Hujan, persepsi orang akan Malang Kota Dingin, dan persepsi orang mengenai Bekasi sebagai planet lain karena memiliki suhu yang cukup panas. 

Konsep Wilayah dan Tata Ruang: Tata Ruang

Dalam konsep wilayah dan tata ruang, kali ini kita akan membahas bagian tata ruang itu sendiri. Tata ruang merupakan wujud struktur yang direncanakan melalui proses perencanaan, menentukan pola struktur, hingga menyusun menjadi rencana tata ruang.

Wilayah yang maju akan memiliki perencanaan tata ruang yang baik untuk mendukung peran dan fungsi yang dijalankan di dalam suatu wilayah. Penataan tata ruang diperlukan agar fungsi yang dikembangkan cocok dengan kondisi wilayah.

Perencanaan tata ruang yang dikembangkan meliputi susunan pemukiman, jaringan transportasi, jaringan komunikasi, sarana prasarana umum dan kegiatan ekonomi masyarakat.

Pengembangan konsep wilayah dan tata ruang memiliki beberapa masalah yang harus diperhatikan agar tidak menghambat pertumbuhan wilayah. Permasalahan yang sering dihadapi adalah sebagai berikut:

  • Banyaknya jumlah penduduk, tingginya angka kemiskinan dan ketimpangan tingkat ekonomi yang terjadi pada beberapa wilayah.
  • Belum seluruh wilayah mempunyai rencana tata ruang yang cocok dengan rencana tata ruang wilayah nasional.
  • Kurangnya menyiasati antisipasi permasalahan tata ruang yang memungkinkan akan terjadi di masa yang akan datang.
  • Perencanaan tata ruang dilakukan dengan dominasi kepentingan tertentu.
  • Adanya konflik kepentingan yang terjadi dalam perencanaan tata ruang sehingga tidak sesuai dengan tujuan utama.
  • Letak geografis rawan bencana alam.

Beberapa permasalahan yang ada mungkin dapat diantisipasi jika perencanaan yang dilakukan memperhatikan poin-poin tersebut dengan baik. Sehingga, pengaplikasiannya dapat sesuai dengan tujuan tata ruang.

Sudah Mengerti dengan Konsep Wilayah dan Tata Ruang?

Sekian penjelasan mengenai konsep wilayah dan tata ruang yang memiliki keterkaitan untuk dapat merencanakan tata ruang wilayah yang efektif dan efisien. Wilayah berdasarkan letak geografis memiliki karakteristik yang berbeda-beda antar satu wilayah dengan yang lainnya.

Maka dari itu konsep tata ruang yang akan dikembangkan dalam perencanaan memiliki perlakuan khusus berdasarkan perbedaan karakteristik yang dimiliki. Perencanaan konsep wilayah dan tata ruang yang tepat akan memberikan kemajuan jaringan transportasi, komunikasi dan perekonomian yang ada didalamnya. 

Dalam merencanakan tata ruang wilayah. Anda harus memperhatikan hambatan yang dihadapi sekarang dan potensi permasalahan yang muncul agar dapat diantisipasi jika muncul di masa depan. 

Share:

Leave a Comment

You cannot copy content of this page