10 Contoh Peristiwa Mengembun Lengkap dengan Penjelasannya

Mengembun adalah salah satu perubahan wujud benda. Selain itu, mengembun juga bisa diartikan sebagai titik-titik air yang berkaitan dengan uap. Jadi, peristiwa ini merupakan perubahan wujud zat dari gas menjadi cair. Penasaran dengan contoh-contohnya? Simak selengkapnya di sini!

Pengertian Mengembun Secara Umum

Mengembun atau kondensasi merupakan proses perubahan wujud benda padat, seperti gas menjadi cairan. Kondensasi sendiri merupakan lawan dari penguapan yang mana merupakan proses pelepasan panas.

Selain itu, kondensasi terjadi apabila uap air di udara melewati permukaan yang lebih dingin. Dengan begitu, uap air ini akan terkondensasi menjadi titik-titik air atau yang disebut dengan embun.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti dari mengembun adalah menjadi embun. Selain itu, mengembun juga bisa diartikan sebagai titik-titik air.  Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, bahwa embun ini biasanya akan muncul ketika malam hari. 

Jadi, hal tersebut sesuai dengan pengertian embun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yang mengatakan bahwa embun merupakan titik-titik air yang jatuh dari udara. Terutama pada malam hari.

Secara garis besar, kondensasi merupakan peristiwa perubahan wujud zat yang terjadi ketika suatu gas melepaskan energi kalor. Hal tersebut terjadi karena adanya penurunan suhu yang terjadi.

Dalam kegiatan sehari-hari, ada banyak tempat yang memiliki kandungan air. Hal tersebut terjadi karena adanya uap air yang sampai ke permukaan udara. Jadi, kondensasi bukan suatu hal yang aneh. Sebab, hal ini sudah bisa dibuktikan melalui ilmu fisika. 

Pengertian Mengembun Menurut Para Ahli

Selain menurut KBBI, ternyata ada beberapa ahli yang mengungkapkan pengertian dari kondensasi. Beberapa ahli bahkan mengatakan bahwa kondensasi sulit dilepaskan dari presipitasi. Nah, berikut ini adalah pengertian kondensasi dari para ahli:

1. Triatmodjo (2008)

Kondensasi merupakan turunan air dari atmosfer yang jatuh ke permukaan bumi. Ini terdiri dari salju, hujan es, hujan, hingga embun. Hujan ternyata bisa memberikan fungsi yang besar atas presipitasi yang terjadi pada daerah tropis. Hal tersebut bisa Anda lihat dari biasanya bukan yang dianggap presipitasi. 

2. Wibowo Dkk (2016)

Menurut Wibowo Dkk, definisi dari mengembun adalah jatuhnya air dari atmosfer menuju ke permukaan bumi. Bentuk dari zat cair yang turun ini bisa berupa hujan, kabut, embun, dan salju. 

3. Karnaningroem (1990)

Menurut Karnaningroem, proses kondensasi merupakan proses perubahan wujud dari gas menjadi wujud cair. Hal tersebut disebabkan karena adanya perbedaan temperatur. Temperatur dari terjadinya kondensasi juga akan berubah selaras dengan adanya tekanan uap yang terjadi. 

Jenis Kondensasi

Perlu Anda ketahui, bahwa proses terjadinya embun memiliki beberapa jenis. Berikut adalah masing-masing penjelasan dari jenis kondensasi:

1. Kondensasi Eksterior

Kondensasi eksterior merupakan kondensasi yang terjadi ketika udara lembab bertemu dengan permukaan benda yang dingin. Kondisi ini bisa terjadi pada suhu permukaan kaca yang lebih rendah dari titik embun udaranya. 

Titik embun udara ini sendiri merupakan temperatur yang menyatakan uap air pada udara yang mengembun dan berubah menjadi air. Hal tersebut terjadi lewat kecepatan yang sama dengan kecepatan air itu sendiri. Selanjutnya, titik embun ini akan menguap dengan tekanan udara yang konstan. 

Kondensasi eksterior ini biasanya terjadi pada malam hari. Setelah itu, proses pengembunan ini juga mempengaruhi suhu siang hari menjadi hangat. 

2. Kondensasi Interior

Mengembun secara interior adalah jenis kondensasi yang terjadi pada sebuah ruangan yang tertutup. Hal tersebut terjadi jika ada kelebihan kelembaban udara yang ada pada ruangan tertutup tersebut. 

Nah, kelembapan udara yang berlebihan ini terkadang akan menyebabkan pengembunan yang terjadi di kaca jendela. Jadi, semakin banyak udara yang hangat, maka akan semakin banyak pula uap air yang dimiliki. 

Proses Terjadinya Pengembunan

Perlu Anda ketahui, bahwa proses terjadinya pengembunan ini adalah ketika uap air di udara sudah melewati permukaan yang jauh lebih dingin dari titik embun uap air yang ada. Hal inilah yang akan menyebabkan terjadinya uap air terkondensasi menjadi titik-titik air atau embun. 

Proses terbentuknya awan sendiri merupakan wujud dari proses kondensasi itu sendiri. Jadi, naiknya uap air merupakan akibat dari sinar matahari yang terkondensasi di udara. Ini terjadi karena udara di atas permukaan bumi yang jauh lebih rendah dari titik embun uap airnya. 

Mengembun adalah proses yang mengakibatkan terbentuknya awan. Umumnya, agar proses kondensasi ini terjadi, maka atmosfer harus sepenuhnya jenuh. Jadi, tekanan uap airnya harus mencapai batas maksimal. 

Selain awan yang jenuh, sifat dari airnya pun harus terdapat pada permukaan air yang bisa terkondensasi. Sementara itu, pada atmosfernya sendiri, kondensasi ini sering terjadi pada sekitar partikel berdebu. Salah satu contohnya adalah asap dan bakteri mikroskopis. 

Contoh-Contoh Peristiwa Kondensasi

Mengembun adalah perubahan wujud dari gas menjadi cair. Proses kondensasi ini bisa Anda lihat dari berbagai hal yang terjadi di lingkungan sekitar. Nah, berikut ini ada beberapa contoh dari kondensasi:

1. Gelas Berisi Es

Gelas Berisi Es
Freepik

Agar dapat mengetahui proses kondensasi, Anda bisa melakukan uji coba dengan menggunakan es batu dan gelas. Di mana es batu ini memiliki suhu yang cukup dingin. 

Apabila Anda amati, es batu yang terdapat di dalam gelas akan mulai mengembun. Embun ini akan terlihat seperti titik-titik air yang ada di sekeliling es batu itu sendiri. 

Ketika Anda memasukkan es batu ke dalam gelas dengan suhu ruang, maka lama kelamaan embun pada es batu ini pun akan menempel pada gelas tersebut. Jadi, ketika embun tersebut menempel pada dinding gelas, Anda akan melihat perubahan yang terjadi. 

Pada bagian luar gelas akan terlihat titik air yang berasal dari embun es batu. Nantinya, semakin lama bagian luar gelasnya akan terlihat basah. 

2. Terbentuknya Kabut

Terbentuknya Kabut
Pexels

Contoh kondensasi dalam kehidupan sehari-hari selanjutnya adalah terbentuknya kabut. Kabut in terbentuk ketika kelembapannya udara sangat tinggi yang mana mengandung banyak uap air.

Uap air akan terkondensasi dan menyatu untuk menciptakan tetes-tetes air yang menggantung di udara. Nah, kumpulan dari tetes-tetes air yang ada di udara inilah yang kemudian akan membentuk kabut. 

3. Tetesan Air di Daun

Tetesan Air di Daun
Pexels

Pada pagi hari ini juga sering ditemui peristiwa pengembunan. Indikasi mengembun adalah ketika Anda melihat adanya tetesan air yang berasal dari dedaunan. 

Kondisi adanya embun pagi ini wajar terjadi. Meskipun tidak ada hujan di malam hari, tapi pengembunan ini tetap bisa terjadi. Sebab, hal ini menjadi proses alami yang terjadi karena adanya perubahan wujud zat tersebut.

Berdasarkan beberapa penelitian, dikatakan bahwa proses pengembunan ini bisa muncul dengan cara yang alami tanpa adanya campur tangan dari manusia.

4. Terbentuknya Awan

Terbentuknya Awan
Freepik

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa, proses terbentuknya awan juga termasuk perubahan wujud benda dengan cara kondensasi. 

Jadi, awan yang terbentuk di atmosfer ini bisa terjadi karena air di permukaan bumi menguap dan udara yang naik ke atas. Hal inilah yang membuat udara mendingin di atmosfer dan terbentuklah awan. 

5. Penurunan Suhu di Malam Hari

Penurunan Suhu di Malam Hari
Pexels

Ketika malam dan pagi hari, suhu udaranya cenderung lebih dingin. Di mana udara mengandung uap air di dalamnya. Jadi, semakin banyak kandungan uap airnya, maka akan semakin lembab udara tersebut. 

Hal inilah yang membuat uap air yang tertahan di udara mengalami kondensasi, sehingga kemudian menghasilkan tetes-tetes embun.

6. Bernafas ke Cermin

Bernafas ke Cermin
Istockphoto

Contoh mengembun yang bisa Anda lihat pada kehidupan sehari-hari berikutnya adalah ketika bernafas ke cermin. Ketika mengeluarkan napas ke cermin melalui mulut, maka Anda akan melihat embun pada permukaan cerminnya. 

Hal tersebut terjadi karena udara dari paru-paru memiliki suhu yang lebih hangat daripada permukaan cermin. Dengan begitu, permukaan cermin pun akan mengembun. 

7. Kacamata yang Berkabut

Kacamata yang Berkabut
Istockphoto

Bagi para pengguna kacamata, pasti sudah sering mengalami kondisi di mana kacamatanya mengembun. Terutama ketika sedang makan makanan atau minuman yang hangat. 

Hal tersebut terjadi karena uap panas yang berasal dari makanan dan minuman tersebut naik ke arah wajah. Kemudian, uap bertemu udara yang lebih dingin dari kacamata. 

Kondisi inilah yang membuat uap air mengembun dan membentuk tetes-tetes uap air. Nah, tetes-tetes uap air inilah yang kemudian menempel pada kacamata dan membuatnya berkabut. 

8. Mobil yang Kehujanan

Mobil yang Kehujanan
Unsplash

Contoh peristiwa kondensasi selanjutnya adalah ketika mobil kehujanan. Ketika mobil terkena air hujan, pasti bagian luarnya akan basah. Hal inilah yang kemudian membuat sebagian kaca mobil menjadi basah juga. 

Kondisi ini yang menjadi bukti adanya proses penguapan. Sebab, hal ini terjadi akibat adanya pengaruh tekanan suhu terhadap suatu benda hingga menimbulkan embun pada bagian kaca mobil.

9. Kondensasi dalam Tenda

Kondensasi dalam Tenda
Istockphoto

Contoh peristiwa mengembun yang bisa Anda lihat secara langsung selanjutnya adalah kondensasi yang terjadi di dalam tenda. Hal tersebut terjadi karena adanya air berbentuk uap sebagai hasil dari proses pernapasan.

Jadi, semakin sesak kondisi di dalam tenda, maka akan semakin besar pula kemungkinan terjadinya kondensasi. Karena uap yang berasal dari hasil pernapasan ini akan tertahan di dalam tenda. 

10. Embun di Kaca Kamar Mandi

Embun di Kaca Kamar Mandi
Pexels

Anda pasti pernah melihat kaca kamar mandi yang berembun. Hal tersebut biasanya terjadi sehabis Anda mandi dengan air panas. 

Embun tersebut muncul karena suhu panas yang keluar dari air yang Anda gunakan. Sehingga muncul kabut di dalam kamar mandi yang menjadi cair karena menempel pada permukaan kaca yang dingin.

Sudah Tahu Apa Saja Contoh Peristiwa Kondensasi?

Intinya, mengembun adalah perubahan wujud dari zat gas menjadi zat cair. Di mana proses pengembunan ini bisa Anda lihat dari berbagai hal yang terjadi di lingkungan sekitar tanpa perlu melakukan uji coba terlebih dahulu. Semoga membantu!

Share:

Leave a Comment

You cannot copy content of this page