Tag: modernisasi

  • Pengertian Modernisasi: Tujuan, Dampak, Gejala, Syarat & Contoh

    Pengertian Modernisasi: Tujuan, Dampak, Gejala, Syarat & Contoh

    Salah satu dampak dari modernisasi yang paling banyak dirasakan oleh masyarakat adalah kemajuan yang ada pada bidang teknologi. Kehidupan modern yang dijalani saat ini tidak hanya berkaitan dengan teknologi. Namun juga pola pikir, sosial, budaya, hingga ekonomi.

    Lantas, apa itu kehidupan modern? Apa saja tujuan dan dampaknya bagi kehidupan masyarakat? Simak selengkapnya dalam artikel berikut!

    Pengertian Modernisasi

    Modernisasi merupakan proses berubahnya hal yang belum maju menjadi lebih maju. Selain itu, pembaharuan atau pemodernan ini juga bisa dikatakan sebagai proses meningkatnya berbagai aspek kehidupan. 

    Pembaharuan ini sendiri berasal dari bahasa latin, yakni “modernus”. Sedangkan, “modernus” berasal dari kata ‘modo’ yang artinya adalah cara. Sementara ‘ermus’ memiliki arti menunjukkan periode waktu pada masa kini. 

    Beberapa ahli bahkan turut mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian dari pemodernan ini. Berikut adalah daftarnya untuk Anda:

    1. Harold Rosenberg: Pembaharuan merupakan tradisi baru yang mengacu pada urbanisasi serta pengikisan sifat pedesaan yang ada pada suatu kelompok masyarakat itu bisa terjadi.
    2. Soerjono Soekanto: Pemodernan merupakan proses perubahan yang awalnya dari cara tradisional berubah menjadi cara yang lebih maju. Proses perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 
    3. Ogburn dan Nimkoff: Pemodernan merupakan usaha untuk bisa mengarahkan masyarakat menuju masa depan yang lebih baik.
    4. Abdul Syam: Pembaharuan merupakan suatu proses transformasi ke perubahan yang lebih maju. Selain itu, hal ini juga bisa membawa peningkatan ke berbagai macam aspek kehidupan. 
    5. Neil Smelser: Pemodernan merupakan tidak adanya aturan dalam struktur masyarakat yang melakukan fungsi berbeda pada saat yang sama. Hal tersebut kemudian dibagi menjadi beberapa sub struktur untuk bisa menjalankan fungsi yang lebih khusus. 

    Ciri-Ciri Modernisasi

    Perlu Anda ketahui, bahwa adanya pembaharuan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, proses terciptanya kehidupan modern ini juga diharapkan bisa memperbaiki pola pikir masyarakat agar menjadi lebih baik. Hal tersebut bisa Anda lihat dari ciri-ciri pemodernan seperti berikut ini:

    1. Masyarakatnya bisa bersikap heterogen.
    2. Mobilitas masyarakat cukup tinggi.
    3. Tidak adanya ikatan masyarakat terhadap adat.
    4. Tindakan masyarakat dalam kehidupan modern bersifat rasional.
    5. Memiliki tingkat organisasi yang tinggi, terutama dalam hal kedisiplinan.
    6. Sentralisasi kewenangan berada dalam pelaksanaan perencanaan sosial.
    7. Memiliki sistem pengumpulan data yang teratur.
    8. Pola pikir ilmiah dalam masyarakat dalam kehidupan modern.
    9. Penggunaan alat komunikasi massa untuk menciptakan iklim baru dalam kehidupan modern.

    Selain ciri-ciri tersebut, masyarakat modern juga menjadi salah satu ciri dari terjadinya sebuah proses modernisasi. Nah, berikut ini adalah ciri-ciri dari masyarakat yang sudah modern:

    1. Heterogen: Masyarakat yang sudah modern akan bercampur dan membentuk kesatuan dan persatuan dalam proses pembangunan. 

    Selain itu, masyarakat heterogen juga sangat erat kaitannya dengan masyarakat multikultural. Masyarakat multikultural adalah masyarakat yang terdiri dari etnis dan suku berbeda yang mendiami suatu wilayah tertentu.

    1. Sistem pelapisan terbuka: Dipengaruhi oleh adanya globalisasi. Hal inilah yang menyebabkan memudarnya pengelompokan lapisan sosial.
    2. Mobilitas tinggi: Masyarakat pada kehidupan modern juga memiliki mobilitas yang tinggi. Hal tersebut terjadi karena adanya perpindahan penduduk yang sangat tinggi dari desa ke kota.
    3. Pemikiran objektif: Masyarakat pada kehidupan modern memiliki pemikiran yang objektif, karena melihat adanya banyak perubahan dan bisa menerima perbedaan yang ada.

    Dampak Modernisasi

    Pemodernan pada umumnya bisa memberikan berbagai dampak sebagai bentuk dari proses perubahan suatu lingkungan di masyarakat. Selain memberikan dampak positif, ternyata kehidupan modern juga memberikan dampak yang negatif pada masyarakat. Apa saja dampak dari pemodernan? Simak penjelasannya berikut ini:

    1. Dampak Positif dari Pemodernan

    Ada beberapa dampak positif yang bisa masyarakat rasakan dari adanya pemodernan, antara lain adalah sebagai berikut:

    • Terjadi perubahan pada tata nilai dan sikap masyarakat. Hal tersebut terjadi karena masyarakat terbukti memiliki pola pikir yang terus berubah.
    • Adanya perkembangan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal inilah yang kemudian membuat masyarakat lebih mudah beraktivitas dan berpikir lebih maju.
    • Berkembangnya ilmu pengetahuan yang terjadi di masyarakat.
    • Adanya peningkatan hidup masyarakat yang berubah menjadi lebih baik. Hal tersebut terjadi karena adanya penggunaan teknologi dan perkembangan pengetahuan, sehingga membuat masyarakat menjadi lebih baik.
    • Masyarakat mengalami perubahan perilaku dan cara hidup. Ini karena adanya ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang.
    • Modernisasi bisa meningkatkan efektivitas serta efisiensi pada pekerjaan masing-masing masyarakat.
    • Efektivitas dan efisiensi pada kehidupan modern ini bisa memberikan dampak yang baik pada proses produksi, sehingga bisa meningkatkan perekonomian negara.
    • Adanya sikap terbuka dari masyarakat terhadap perubahan maupun keinginan untuk selalu berinovasi. Hal tersebut bertujuan agar masyarakat bisa mencapai kesejahteraan yang diinginkan.

    2. Dampak Negatif dari Pemodernan

    Selain berdampak positif, ternyata adanya kehidupan modern ini juga memberikan dampak negatif bagi masyarakat. Berikut beberapa di antaranya:

    • Adanya kesenjangan sosial. Hal tersebut bisa Anda lihat dari adanya kelompok sosial. Seperti pengangguran, pedagang kaki lima, dan lain sebagainya.
    • Menguatnya jurang pemisah antara masyarakat yang berpendidikan dengan masyarakat yang tidak berpendidikan. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya perubahan pada tatanan sosial pada masyarakat.
    • Terjadi kesenjangan ekonomi melalui perbedaan antara masyarakat kaya dan miskin. Hal inilah yang kemudian memicu timbulnya budaya konsumtif serta demonstration effect.
    • Menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan. Ini terjadi akibat pembangunan, salah satunya adalah pembangunan pabrik industri.
    • Pemodernan bisa meningkatkan kriminalitas. Sebab, setiap orang memiliki keinginan untuk lebih unggul dari orang lain dan berusaha untuk mencapai tujuannya dengan cara apapun.
    • Terjadinya pergeseran nilai budaya.
    • Hilangnya adat istiadat dan kebudayaan lokal yang sebelumnya diturunkan secara turun temurun.
    • Menimbulkan timbulnya kiblat kebarat-baratan yang berlebihan, baik dalam gaya hidup maupun cara pandang seseorang.
    • Terjadinya kesenjangan teknologi.

    Gejala dari Modernisasi

    Sebelum terjadinya proses pemodernan, tentunya akan melalui beberapa gejala terlebih dahulu. Nah, berikut ini ada beberapa gejala yang bisa Anda tinjau dari berbagai bidang yang ada pada aspek kehidupan masyarakat:

    1. Bidang Ekonomi

    Pada bidang ekonomi ini, gejala kehidupan modern bisa dilihat dari semakin kompleksnya kebutuhan masyarakat, terlebih pada barang maupun jasa. Inilah yang kemudian membuat sektor industri dibangun dalam skala yang besar agar bisa memproduksi permintaan konsumen dengan baik.

    2. Bidang Budaya

    Gejala yang satu ini bisa Anda lihat dari budaya tradisional yang mulai tergeser dengan masuknya pengaruh budaya luar. Selain itu, gejala pada bidang budaya ini juga bisa Anda lihat dari terjadinya akulturasi antar dua budaya yang berbeda.

    3. Bidang Politik

    Gejala yang terjadi pada kehidupan modern selanjutnya bisa dilihat dari bidang politik, yakni dari banyaknya negara yang mulai terlepas dari penjajahan. Serta munculnya negara baru yang sudah merdeka.

    Selain itu, gejala modernisasi ini juga bisa Anda lihat dari tumbuhnya negara demokrasi. Tidak hanya itu, diakuinya hak asasi manusia (HAM) juga merupakan salah satu gejala dari kehidupan modern.

    Gejala ini memang paling mudah dilihat dan dirasakan oleh masyarakat. Sebab, sistem demokrasi biasanya didukung dari pemilihan umum secara langsung dan rahasia yang melibatkan masyarakat.

    4. Bidang Sosial

    Gejala dari kehidupan modern yang terakhir adalah terbentuknya banyak kelompok baru dalam masyarakat. Kelompok yang dimaksud ini seperti kelompok buruh, hingga kelompok yang didasarkan pada kelasnya.

    Syarat Modernisasi

    Perlu Anda ketahui, bahwa untuk menerapkan kehidupan modern, maka dibutuhkan beberapa syarat. Nah, berikut ini adalah syarat-syarat terjadinya pemodernan:

    1. Berpikir Ilmiah

    Sebagai wilayah yang akan menerapkan teori pemodernan, maka masyarakatnya harus bisa berpikir ilmiah terlebih dahulu. 

    Sehingga, masyarakatnya bisa memilah informasi yang masuk ke lingkungannya dengan cara berpikir ilmiah. Tujuannya adalah agar terhindar dari berita hoax atau berita bohong yang menyesatkan.

    2. Sistem Administrasi Birokratis

    Birokratis ini adalah dimana sistem administrasi yang ada pada suatu wilayah harus mengikuti prosedur yang ada.

    3. Sistem Pengumpulan Data

    Syarat terciptanya modernisasi adalah jika suatu wilayah memiliki sistem pengumpulan data yang baik. Umumnya, ini berkaitan dengan kegunaan pengolahan data negara di masa yang akan datang.

    4. Lingkungan Mendukung

    Maksud dari lingkungan yang mendukung ini adalah di mana masyarakatnya bisa bersifat terbuka. Terutama atas perubahan yang mungkin akan terjadi pada masa mendatang.

    5. Kedisiplinan Tinggi

    Syarat terciptanya pemodernan selanjutnya adalah masyarakatnya harus memiliki kedisiplinan yang tinggi. Tujuannya adalah agar masyarakat bisa menerima perubahan dalam teori pemodernan tersebut.

    6. Wewenang yang Tidak Memihak

    Wilayah terbentuknya perubahan ini harus memiliki wewenang yang adil dan tidak memihak. Tujuannya adalah agar tidak ada kebijakan yang hanya menguntungkan masyarakat pusat saja. 

    Faktor Pendorong Terjadinya Modernisasi

    Pemodernan dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya adalah sebagai berikut:

    1. Sistem masyarakatnya terbuka, sehingga memungkinkan adanya gerak sosial.
    2. Pemikiran yang berorientasi pada masa depan, sehingga mendorong terciptanya penemuan baru. Di mana hal ini sudah sesuai dengan tuntutan zaman yang modern.
    3. Kontak dengan kebudayaan lain yang memungkinkan masyarakatnya saling berinteraksi serta membuat inovasi baru.
    4. Kenaikan tingkat pendidikan dan kesadaran akan HAM.
    5. Akses pendidikan yang lebih baik, sehingga memungkinkan masyarakatnya untuk mendapatkan pengetahuan. Selain itu, masyarakatnya juga bisa mendapatkan keterampilan baru yang dibutuhkan untuk beradaptasi dengan adanya perubahan.
    6. Kemudahan dan efisiensi dari teknologi baru.
    7. Adanya peranan pemerintah dalam menyediakan persyaratan yang diperlukan untuk menciptakan pemodernan.

    Contoh Modernisasi

    Agar dapat lebih memahami bagaimana pemodernan yang sebenarnya, Anda bisa simak beberapa contohnya berikut ini:

    1. Bidang Ekonomi

    Berkembangnya industri di lingkungan masyarakat ini bisa memperluas lapangan pekerjaan. Tidak hanya itu, karena perubahan sifat masyarakat yang semakin konsumtif, sehingga dibutuhkan banyak barang maupun jasa.

    Perkembangan dalam bidang teknologi ini juga mempengaruhi bidang ekonomi. Mulai dari pabrik yang memproduksi barang pun saat ini lebih banyak menggunakan mesin daripada manusia. Hal inilah yang membuat menyempitnya lapangan pekerjaan dan membuat banyaknya pemutusan hubungan kerja.

    2. Bidang Sosial

    Sekarang ini masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi secara cepat hanya melalui ponsel saja. Mereka bahkan bisa melakukan komunikasi jarak jauh tanpa susah payah. Ini juga merupakan contoh aspek modernisasi dalam bidang sosial. 

    3. Bidang Politik

    Hubungan antar negara yang tumbuh dan berkembang dalam skala internasional dan global merupakan salah satu contoh dari pemodernan dalam bidang politik. Selain itu, adanya visi dan misi yang membentuk organisasi internasional juga merupakan contoh aspek pembaharuan.

    Terjalinnya kerja sama juga merupakan salah satu contoh dari aspek pemodernan di bidang politik. Kerja sama dari berbagai bidang ini merupakan salah satu konsekuensi dari globalisasi. Harapannya, hal tersebut bisa memberikan keuntungan bagi kepentingan negara dalam menjalin kerja sama.

    Sudah Paham Apa Itu Modernisasi?

    Itulah hal-hal yang perlu Anda ketahui dan pelajari dari apa itu modernisasi. Selain itu, dari penjelasan ini juga Anda jadi lebih paham mengenai apa tujuan, dampak, gejala, syarat, dan contoh dari pemodernan. Semoga membantu!

  • Pengertian Modernisasi: Tujuan, Ciri, Syarat, Dampak, & Contoh

    Pengertian Modernisasi: Tujuan, Ciri, Syarat, Dampak, & Contoh

    Sudah menjadi hal yang umum terjadi dikalangan masyarakat perihal adanya modernisasi. Ini dilakukan dengan semata-mata bertujuan untuk sekedar merubah cerita kehidupan menjadi lebih baik ataupun untuk membangun lingkungan yang lebih maju. Mari pelajari lebih dalam lewat artikel berikut!

    Apa yang Dimaksud dengan Modernisasi?

    Awalnya, istilah ini lahir dari sebuah kata yang berasal dari bahasa Latin. Kata tersebut adalah “modernus” yang terbentuk hasil gabungan dari dua kata berbeda. Dua kata yang membentuk aspek tersebut adalah “modo” yang berarti cara dan “ermus” yang berarti periode waktu.

    Dengan demikian, secara garis besar pengertian dari modernisasi itu sendiri adalah sebuah proses yang menyebabkan adanya perubahan dari yang belum maju ke maju. Dampak perubahanya sendiri dapat dirasakan secara langsung maupun bertahap sesuai dengan tingkat perubahan yang ada.

    Pengertian dari Ahli

    Sementara itu, terdapat pendapat berbeda dari para ahli yang mengartikan dan menggambarkan kegiatan ini. Pengertian-pengertian ini dapat ditarik garis besar dan menjadi pengertian secara umum tentang pemodernan. Berikut uraiannya:

    1. Koentjaraningrat

    Salah satu antropolog ternama Indonesia, Koentjaraningrat berpendapat bahwa aksi massa ini merupakan suatu bentuk usaha penyesuaian. Penyesuaian ini terjadi di antara zaman dan tatanan aturan dunia yang secara tidak langsung mendorong akan adanya perubahan.

    2. Astrid S. Susanto

    Penggambaran dari tindakan masyarakat ini dari kacamata seorang profesor ternama, Astrid Susanto, menjelaskan bahwa modernisasi merupakan sebuah aksi pembangunan. Hasil dari gerakan perubahan ini adalah sebuah kemajuan dalam sistem kehidupan bermasyarakat.

    3. Harold Rosenberg

    Kegiatan urbanisasi yang dijelaskan oleh Harol Rosenberg adalah sebuah perubahan tradisi yang mulai pudar dan tergantikan oleh hal-hal yang bersifat lebih maju. Kemajuan ini terjadi akibat adanya gerakan massal yang dilakukan oleh masyarakat dalam kehidupan.

    Tujuan dari Terciptanya Kegiatan Modernisasi

    Segala macam kegiatan dapat terjadi dengan tujuan-tujuan tertentu. Tujuan tersebut tentunya dimaksudkan kepada hal baik yang mungkin terjadi. Demikian pula dengan tujuan utama dari kegiatan pemodernan. 

    Secara umum, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong dan menciptakan lingkungan baru yang lebih maju. Meski begitu, tidak senantiasa meninggalkan nilai moral dari tradisi yang sudah terbentuk sebelumnya. Tujuan baik tersebut dimaksudkan untuk terus berkembang dan mengikuti arahan dunia yang semakin makmur.

    Dengan begitu masyarakat masih bisa meneruskan kehidupan dengan aturan-aturan yang sudah di upgrade. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa tradisi lama berperan penting dalam perkembangan ini. Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan cenderung bervariasi. Ini tergantung oleh beberapa faktor.

    Salah satu faktor penting adalah adanya keinginan dari masyarakat itu sendiri. Keinginan untuk terus berproses menjadi lebih baik sepanjang waktu. Ada pula faktor pendorong terjadinya kegiatan ini seperti adanya kerja sama antar individu atau kelompok dalam mencapai tujuan bersama.

    Aksi ini juga bertujuan untuk meningkatkan tingkat edukasi di lingkungan masyarakat modern. Karena semakin maju zaman, manusia dituntut untuk memiliki kapabilitas lebih dalam pola pikir. Perubahan pola pikir inilah yang dapat terus mendorong terjadinya gerakan ini.

    Pemikiran yang terus berkembang itu digunakan untuk mengembakan sistem-sistem terbaru dalam berbagai aspek. Salah satu aspek yang menjadi tujuan perkembangan sistem ini adalah teknologi. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan efisiensi komunikasi jarak jauh dengan adanya internet dan teknologi pintar lainnya.

    Ciri-Ciri Modernisasi

    Sementara itu, ciri-ciri pemodernan tergambar secara umum dengan adanya aksi perubahan yang semakin modern pada lingkungan. Simak poin-poin di bawah untuk memahami ciri-ciri dari kegiatan tersebut:

    • Adanya gerakan adopsi pada sistem teknologi modern untuk aspek dalam kehidupan bermasyarakat pada masa sekarang.
    • Telah terjadi perpindahan penduduk desa secara massal menuju kota untuk merubah nasib dan mengembangkan kemampuan diri.
    • Lahirnya perasaan menerima akan hal-hal baru dan senantiasa bersemangat untuk melakukan perubahan lainnya yang lebih baik.
    • Menjadi lebih percaya diri akan kemampuan diri sendiri. Merasa mampu untuk memutuskan sebuah keputusan serta menjalankan visi dan misi kehidupan.
    • Perkembangan dalam daya pikir bermasyarakat yang lebih maju.
    • Terjadi perkembangan cukup pesat dalam sektor perdagangan yang menyebabkan kemajuan pada bidang ekonomi.
    • Kepercayaan lebih terhadap tingkat pengetahuan dan teknologi yang dapat membantu untuk melangkah maju.
    • Terdapat kemajuan keterampilan dalam diri dan berkeinginan untuk terus mengembangkannya.
    • Terjadi peningkatan mobilitas masyarakat dan alur komunikasi yang beragam menjadi lebih efisien.

    Dampak yang Ditimbulkan Modernisasi

    Di samping itu, aksi perubahan ini juga membawa berbagai dampak untuk kehidupan. Dampak tersebut dapat berupa dampak positif yang mana kebaikanlah yang dihasilkan. Selain itu, ada pula dampak negatif yang menghasilkan kekurangan dalam realisasinya. Berikut uraiannya:

    1. Dampak Positif

    Efek dari terjadinya kemajuan ini membawa hikmah positif bagi pelaku dan lingkungan. Efek-efek tersebut diharapkan bisa terus berkembang dan menjadi lebih baik dari sebelumnya. Lalu, apa saja dampak positif dari pemodernan? Simak di sini:

    • Terjadinya peningkatan kualitas kehidupan bermasyarakat menjadi lebih maju dengan tetap berpegang dengan tradisi.
    • Masyarakat dapat menikmati sebuah efisiensi dan efektivitas dalam kehidupan sehari-hari.
    • Keterbukaan pikiran dan daya pikir masyarakat dalam menyikapi suatu hal yang terjadi di lingkungan sekitar.
    • Peningkatan dalam berbagai aspek kehidupan mulai dari pengetahuan, teknologi, transportasi, dan industri.
    • Adanya kepedulian terhadap isu politik yang tengah beredar.

    2. Dampak Negatif

    Sayangnya, kegiatan perubahan yang mengarah pada kemajuan sistem ini juga menciptakan beberapa dampak negatif. Dampak-dampak ini dipercaya sebagai sebuah titik kegagalan dalam pelaksanaan kegiatan. Lantas, hal apa saja yang menjadi sebuah keburukan dari modernisasi? Berikut uraiannya:

    • Adanya kesenjangan terkait bidang sosial dan ekonomi antara masyarakat.
    • Terjadinya pencemaran lingkungan sekitar dikarenakan mobilitas yang cukup tinggi.
    • Penambahan angka kriminalitas dan konflik politik yang memperebutkan suara masyarakat.
    • Perubahan drastis terkait pola pikir kebaratan karena sifat terbuka masyarakat akan budaya luar.
    • Menghilangnya nilai moral yang kental dari tradisi yang sudah ada sejak lama dan tergeser oleh tradisi modern baru.
    • Terjadinya digital divide atau kesenjangan teknologi di lingkungan masyarakat.

    Meskipun demikian, dampak-dampak negatif di atas masih bisa diminimalisir dengan banyak cara. Misalnya, masyarakat dapat memutar otak untuk menghindari pencemaran lingkungan dengan cara membuat teknologi filter dan sebagainya.

    Syarat Modernisasi

    Pemodernan terjadi dengan syarat-syarat yang berlaku. Syarat tersebut diyakini harus ada dalam kehidupan bermasyarakat agar sistem perubahan dapat berjalan. Berikut ini adalah syarat terjadinya aksi perubahan tersebut:

    • Terdapat scientific thinking atau cara berpikir ilmiah yang tertanam dalam kehidupan.
    • Perubahan sistem administrasi negara yang semakin maju dan dapat mewujudkan birokrasi ideal.
    • Terjadi perubahan positif pada sistem pengumpulan data masyarakat yang menjadi lebih tertata dan terpusat pada satu titik.
    • Menciptakan lingkungan yang nyaman bagi masyarakat untuk melaksanakan aksi perubahan ini.
    • Adanya kesadaran tinggi pada diri untuk terus berkembang dan terjun langsung ke dunia organisasi masyarakat.
    • Mengesampingkan kepentingan golongan dan pribadi dalam rangka menetralisasi wewenang perencanaan sosial.

    Contoh Kegiatan

    Terdapat contoh-contoh kegiatan modernisasi yang telah terjadi di lingkungan masyarakat. Namun, masyarakat sendiri terkadang tidak menyadari akan adanya hal tersebut. Dalam pelaksanaanya, contoh kegiatan tersebut tercipta dalam berbagai aspek kehidupan. Berikut contoh kegiatan aksi perubahan tersebut:

    1. Kesehatan

    Adanya peningkatan kepercayaan terhadap dunia medis yang diakibatkan oleh perkembangan teknologi dalam bidang kesehatan. Contoh lainnya munculnya teknologi canggih mendiagnosis penyakit secara lebih modern dan akurat.

    2. Teknologi

    Hal paling mencolok dari contoh modernisasi merupakan lahirnya teknologi-teknologi pintar pada zaman milenial. Mempermudah masyarakat dalam menjalin komunikasi jarak jauh dan juga membuka jendela ilmu lebih lebar. Teknologi pintar ini berperan penting dalam perkembangan sistem di era modern seperti sekarang.

    3. Sosial Budaya

    Keterbukaan masyarakat terhadap banyak hal menyebabkan masuknya budaya-budaya baru di lingkungan masyarakat. Masyarakat dapat menerima budaya luar yang masuk meskipun dengan banyak pertimbangan. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga keaslian dari tradisi yang sudah ada turun-temurun. 

    Sudahkan Anda Merasakan Modernisasi?

    Faktanya, pemodernan telah banyak terjadi dan semakin berkembang dan mempengaruhi gaya hidup dan cara berpikir manusia. Perubahan ini terjadi karena masyarakat mulai memiliki pola pikir rasional dan bertujuan untuk hidup lebih layak. Hanya saja, Anda tetap harus menyikapi perubahan ini secara bijak.

    Selain itu, tradisi yang telah turun-temurun tidaklah dihapus seketika seakan-akan sudah tidak terpakai. Dalam menjalankan perubahan ini, nilai tradisi yang sudah turun-temurun juga masih memegang peran penting yang tak bisa Anda tinggalkan. Lantas, perubahan apa saja yang sudah Anda rasakan?