Tag: pantun pembuka acara

  • 80+ Pantun Pembuka Acara: Lucu, Bikin Suasana Jadi Meriah

    80+ Pantun Pembuka Acara: Lucu, Bikin Suasana Jadi Meriah

    Menjadi pembicara bukanlah hal yang mudah. Kamu harus menarik perhatian pendengar dan mampu menguasai forum. Maka dari itu, diperlukan kemampuan public speaking yang baik. Terutama dalam pembukaan acara, kamu harus membuat pendengar tertuju padamu.

    Ada beberapa cara untuk menarik perhatian pendengar, salah satunya adalah membaca pantun pembuka acara. Penggunaan pantun yang lucu akan membuat acara menjadi meriah. Jadi, apa kamu tertarik untuk berpantun? Baca lebih lanjut untuk menemukan beberapa pantun lucu untuk pembukaan berbagai acara!

    Pentingnya Baca Pantun di Pembukaan Acara

    Beberapa dari kalian mungkin ragu menggunakan pantun untuk pembukaan acara, tapi hal ini layak untuk dicoba. Pantun sendiri memiliki berbagai manfaat untuk kamu sebagai pembicara. Berikut ini beberapa manfaat pantun yang harus kamu ketahui:

    1. Menarik Perhatian Para Pendengar

    Menarik puluhan bahkan ratusan mata ke arahmu bukanlah hal yang mudah. Kamu membutuhkan strategi yang efektif untuk menarik perhatian mereka. Salah satu caranya adalah berpantun di awal untuk pembukaan. Jadi, mereka akan memalingkan mata ke arahmu dan tertarik dengan apa yang akan kamu sampaikan.

    Sebagai tambahan, berpantun pada saat pembukaan akan mencairkan suasana. Di saat audiens mulai jenuh atau sibuk berbicara satu sama lain, ini akan memberikan pemikiran bahwa acara akan berjalan lebih santai. Selain itu, interaksi antara pembicara dan audiens akan menjadi lebih baik dan ada timbal balik.

    2. Langkah Awal untuk Membuka Acara

    Jika kamu adalah pembawa acara, pastinya kamu tahu tentang adanya sebuah rundown acara. Kamu tidak dapat langsung menuju ke inti, sehingga kamu harus memberikan sambutan dan sapaan pada tamu undangan, hadirin, dan pihak lainnya. Oleh sebab itu, kamu perlu menggunakan sambutan yang berdampak.

    Pantun ini dapat kamu gunakan sebagai sambutan atau sapaan pada audiens. Biasanya, pembawa acara menggunakannya untuk menanyakan kabar. Selain itu, pantun juga bisa jadi solusi agar pembukaan acara lebih menyenangkan. Apa jadinya kalau pembukaan acara mu membosankan?

    3. Membuat Suasana Lebih Kondusif

    Dari pada memaksa pendengar untuk kondusif seperti upacara pada hari Senin, akan lebih baik untuk mengondisikan acara tapi tetap nyaman. Salah satu caranya adalah memberikan pantun yang humoris dalam bentuk pantun. Aksi ini dapat membantu audiens untuk menjadi lebih nyaman dan terbuka.

    Sebagai tambahan, cara jitu ini bisa membantu kamu untuk menguasai suasana dan membuat acara berjalan lebih efisien dan efektif. Dengan kata lain, semua tetap terkendali namun tetap memberikan kenyamanan, sehingga pendengar lebih terhibur dan tidak segan untuk menyampaikan pendapat mereka.

    4. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

    Apakah kamu sering gugup sebelum memulai acara? Hal ini memang sering terjadi. Jangankan membawakan acara, terkadang presentasi di depan kelas saja sudah cukup untuk membuat kita gugup. Oleh karena itu, kamu dapat mencoba untuk memberikan pantun saat pembukaan acara.

    Cobalah untuk rileks dan berikan pantun yang menurutmu lucu untuk diberikan pada penonton. Ketika pendengar merespon dengan baik, walau hanya dengan senyuman kecil, itu cukup untuk mengetahui bahwa pendengar merespon padamu. Jika pembukaan acaramu berhasil, maka kepercayaan dirimu akan meningkat.

    Contoh Pantun Pembuka Acara

    Nah, setelah kamu sudah tahu manfaat berpantun dalam pembukaan acara, apa kamu sekarang masih tertarik menggunakan pantun? 

    Pantun sangatlah berkesan untuk membuka sebuah acara dan menarik perhatian pendengar. Tapi, ada baiknya untuk memilih pantun sesuai dengan acara mu.

    Kamu harus tahu apa acara tersebut dan siapa target pendengarmu. Contohnya, kalau kamu di acara pengajian, kamu harus menggunakan pantun yang lucu tapi tetap sopan. Jadi, tanpa menunggu lebih lama, berikut adalah contoh pantun pembuka acara untuk berbagai acara.

    Pantun Pembuka untuk Webinar

    Saat dunia dilanda Covid-19, banyak kelas dibatalkan dan kebanyakan bekerja dari rumah. Kelas, rapat penting, dan berbagai acara lainnya mulai dilakukan secara daring. Salah satunya adalah seminar online atau webinar. Tapi, meskipun saat pandemi mulai mereda, masih banyak seminar yang dilaksanakan secara daring.

    Sebagai seorang pembawa acara, melakukan pembukaan acara sangatlah penting. Oleh karena itu, kamu dapat membacakan pantun sebagai langkah awal yang baik untuk menyatukan perhatian para peserta webinar. Berikut adalah beberapa contoh pantun pembuka acara webinar.

    1. Pantun 1

    Badan seksi bukan wanita

    Badan besar bukan lelaki

    Apa kabar peserta semua

    Selamat hadir di webinar ini

    2. Pantun 2

    Beli tepung buat bakwan

    Datang pembeli mencari pizza

    Selamat datang saya ucapkan

    Semoga webinar kali ini bermakna

    3. Pantun 3

    Disuruh ibu membeli kapas

    Sudah habis di toko sebelah

    Assalamualaikum tolong dibalas

    Mari kita buka webinar dengan bismillah

    4. Pantun 4

    Perut lapar belum makan

    Ke toko sebelah beli ubi jalar

    Assalammualaikum saya ucapkan

    Semoga webinar berjalan lancar

    5. Pantun 5

    Di Kota Malang ada goa keramat

    Goa itu dekat rumah Pak Camat

    Selamat datang hadirin yang terhormat

    Semoga senantiasa diberi rahmat

    6. Pantun 6

    Mentari terbit dari pagi hari

    Menunggu lama menjemput pacar

    Saya ucapkan selamat pagi

    Semoga webinar berjalan lancar

    7. Pantun 7

    Pagi hari makan kue basah

    Rasanya enak buatan mama

    Senang berjumpa dengan Anda

    Dalam acara webinar istimewa

    8. Pantun 8

    Ambil mangga pakai galah

    Terbelah dua jadi terpencar

    Mari kita baca bismillah

    Moga webinar berjalan lancar

    9. Pantun 9

    Sakit kepala harus ditahan

    Karena sedikitnya gaji kami

    Puji syukur kami panjatkan

    Kita berjumpa di webinar ini

    10. Pantun 10

    Sambal terasi campur nasi

    Dimakan siang sebelum bercukur

    Sebelum webinar ini dimulai

    Mari kita awali dengan bersyukur

    Pantun Pembuka untuk Pidato

    Terlalu sering melakukan pidato? Ada baiknya untuk mencoba sesuatu yang baru agar pendengar tidak jenuh. Meskipun pidato lebih cenderung dikenal dengan acara yang formal, tapi itu tidak harus membosankan. Di bawah ini, kami sudah mengumpulkan beberapa contoh pantun pembuka acara untuk pidato:

    11. Pantun 11

    Tidur siang di atas ranjang

    Dibangunkan suruh makan

    Pidato saya bisa saja panjang

    Tapi tetap akan menyenangkan

    12. Pantun 12

    Pergi ke warung beli nasi ketan

    Enaknya dimakan di sana

    Terima kasih atas kesempatan

    Saya berpidato tak akan lama

    13. Pantun 13

    Arema Malang lawan mitra kukar

    Dapat piala harus dipajang

    Tolong hadirin gelar tikar

    Pidato saya mungkin agak panjang

    14. Pantun 14

    Sinetron malam sudah mulai

    Harus siapkan cemilan

    Dengan bismillah mari mulai

    Pidato panjang tentang ujian

    15. Pantun 15

    Ikan kembung enak digulai 

    Makan bersama si pacar

    Dengan bismillah pidato dimulai 

    Semoga pidato saya lancar

    16. Pantun 16

    Makan roti bakar pakai selai

    Sisa banyak di atas nampan

    Pidato ini segera saya mulai

    Selamat mendengarkan

    17. Pantun 17

    Adik pergi pakai sepeda motor

    Dari Surabaya membawa gitar

    Terima kasih wahai moderator

    Saya akan berpidato sebentar

    18. Pantun 18

    Makan malam sendiri di resto

    Lanjut jajan camilan di toko

    Izinkan saya memulai pidato

    Secara singkat tidak neko-neko

    19. Pantun 19

    Malam dingin sama Dio

    Makan bareng sepiring soto

    Bila hadirin semua legowo

    Bolehkah saya berpidato?

    20. Pantun 20

    Lihat TV ada Mbak Andin

    Baru bangun pagi-pagi

    Saya berdiri di depan hadirin

    Semoga pidatonya diresapi

    Pantun Pembuka untuk Ceramah

    Sering kita temui banyak pendakwah terkenal memiliki rasa humor yang tinggi, seperti Ustaz Nur Maulana dan Habib Husein Ja’far. Mereka menyampaikan dakwah Islam yang lucu tetapi tetap informatif. Selain itu, mereka juga menyampaikan dengan cara yang gaul.

    Alhasil, para pendengar ceramah tidak jenuh dan terhibur sambil tetap mendapatkan pengetahuan baru. Pantun pembuka acara juga dapat memberikan kesan bagus dalam ceramahmu. Mari kita lihat beberapa contoh pantun di bawah ini:

    21. Pantun 21

    Hari Sabtu berangkat kemah

    Tempatnya jauh di seberang rumah

    Ini bukan sekedar ceramah

    Ceramah ini pasti yahud dan wah

    22. Pantun 22

    Minggu-minggu bersihin rumah

    Jangan lupa nyalain musik

    Di sini saya mau ceramah

    Yang pasti seru dan asyik

    23. Pantun 23

    Bangun pagi sholat subuh

    Setelah itu memasak bekal

    Mari mulai ceramah dengan teguh

    Semoga menjadi tidak nakal

    24. Pantun 24

    Ke kondangan dapat bolu

    Dibawa pulang dimakan semut

    Wahai jamaah semua

    Simaklah ceramah dari si imut

    25. Pantun 25

    Fatimah suka baca buku

    Makin seru didampingi cemilannya

    Dari tadi berpantun mulu

    Kapan dimulai ceramahnya?

    26. Pantun 26

    Cantiknya Jessica Iskandar

    Walaupun lihat dari TV di rumah

    Berdiri di sini, bukanlah yang paling benar

    Saya cuma mau berikan dakwah

    27. Pantun 27

    Pergi ke sekolah di hari Senin

    Mampir ke pasar beli pisang

    Assalamualaikum saya lantunkan

    Untuk Bapak Ibu yang berkenan datang

    28. Pantun 28

    Ke danau mencari teratai

    Ketemunya di dalam goa

    Sebelum acara ini kita mulai

    Marilah sama-sama ucapkan doa

    29. Pantun 29

    Pergi ibadah di Kota Makkah

    Senang hati dengarkan kultum

    Sebelum dimulai ceramah

    Pak Ustaz ucapkan Assalamualaikum

    30. Pantun 30

    Mulai bekerja di hari Senin

    Jangan sampai telat datang

    Assalamualaikum saya sampaikan

    Untuk para hadirin yang datang

    Pantun Pembuka untuk Presentasi

    Siapa nih yang tugasnya presentasi terus sampai bosan dengan yang gitu-gitu aja? Ini saatnya kamu tampil beda dari kelompok lain. Saat teman-teman atau rekan kerjamu jenuh dengan presentasi sebelumnya, pantun pembuka acara dapat membangunkan mereka kembali.

    Penggunaan pantun untuk memulai presentasi dapat membangun kembali minat para pendengar. Selain itu, ia dapat menjadi attention grabber yang baik sehingga kamu dapat membuat pendengar kembali fokus pada apa yang akan kamu sampaikan. Berikut adalah beberapa pantun untuk pembukaan presentasi:

    31. Pantun 31

    Remot rusak jangan dipukul

    Nanti jadi lebih parah lagi

    Karena kalian sudah berkumpul

    Maka akan kami mulai presentasi

    32. Pantun 32

    Ke sawah menanam kedelai

    Memacul naik turun

    Sebelum presentasi kita mulai

    Bolehkan saya membawakan pantun?

    33. Pantun 33

    Tanggal merah mari santai

    Sambil menjelajahi Kota Kediri

    Sebelum presentasi dimulai

    Saya akan memperkenalkan diri

    34. Pantun 34

    Dua tiga kapal nelayan

    Menuju laut menangkap ikan

    Salam hangat kami ucapkan

    Sebelum presentasi ini dilaksanakan

    35. Pantun 35

    Berlibur ke Ibu Kota Jakarta

    Mari berkunjung ke Kota Tua

    Dalam hitungan satu dua tiga

    Presentasi akan segera dibuka

    36. Pantun 36

    Ke toko buah mencari durian

    Habis di sana sini

    Terima kasih banyak atas kesempatan

    Untuk menyampaikan presentasi ini

    37. Pantun 37

    Ke sekolah naik sepeda

    Pulangnya mulai turun hujan

    Sebelum presentasi seru ini dibuka

    Kusampaikan salam untuk kalian

    38. Pantun 38

    Mencuri jambu di rumahnya Indah

    Ketahuan abang berbadan kekar

    Saya ucapkan basmallah

    Semoga presentasi kami lancar

    39. Pantun 39

    Jalan ke mall dengan teman

    Besok di sekolah bertemu lagi

    Kami berdiri di hadapan kalian

    Untuk menyajikan presentasi kami

    40. Pantun 40

    Memotong kayu untuk membuat meja

    Disatukan menggunakan paku

    Sebelum presentasinya dibuka

    Saya sampaikan salam terlebih dahulu

    Pantun Pembuka untuk Pernikahan

    Resepsi pernikahan adalah salah satu acara yang memerlukan pembawa acara agar suasana lebih meriah. Entah kamu sebagai MC pernikahan, teman, atau saudara yang akan memberikan pidato, ada baiknya kalau menyampaikan kalimat yang menarik.

    Kalian pasti sering melihat pembicara di resepsi menyampaikan ucapan selamat yang membuat pengantin merona. Maka dari itu, kamu dapat menggunakan pantun untuk memulainya. Dijamin, para pengantin dan audiens akan memberikan respons yang meriah. Di bawah ini adalah pantun pembuka acara untuk pernikahan:

    41. Pantun 41

    Rumah tetangga sangatlah mewah

    Dipandang jauh sangatlah indah

    Lihat pengantin senyumnya merekah

    Setelah penghulu katakan sah

    42. Pantun 42

    Orang tua buatlah bahagia

    Karena surga ada pada mereka

    Hari resepsi ini sangatlah indah

    Semoga keindahannya bertahan hingga tua

    43. Pantun 43

    Mampir ke Kota Bengkulu

    Wisata kuliner sepertinya seru

    Saling tatap tersipu malu

    Aduh, gemasnya pengantin baru 

    44. Pantun 44

    Hutan tropis sangatlah lebat

    Sangatlah enak untuk melepas lelah

    Selamat menikah wahai sahabat

    Harap sakinah, mawadah, dan warohmah

    45. Pantun 45

    Tenda kuning dipasang di depan rumahmu

    Hujan badai tak membunuh niatku

    Aduh, selamat buat pasangan baru

    Mudah-mudahan bahagia sepanjang usia

    46. Pantun 46

    Malam hari dingin sekali

    Pakai sweater untuk penghangat

    Ke pelaminan itu hanya sekali

    Yang kedua kelak di akhirat

    47. Pantun 47

    Tahun ini sudah mapan kerjanya

    Pangeran datang untuk meminang

    Sangatlah serasi mempelai berdua

    Seperti adam dan hawa di masa sekarang

    48. Pantun 48

    Aroma bunga mawar menusuk hidung

    Membuat pikiran sungguh tentramnya

    Inilah contoh lelaki pejuang

    Ijab kabul keluar dari mulutnya 

    49. Pantun 49

    Ada blewah panen di sawah

    Dibawa ke kota di truk habis terjual

    Jadilah istri yang selalu solehah

    Agar anakmu terlahir dengan berkah

    50. Pantun 50

    Bunga sepatu warnanya merah

    Dipandang sangatlah indah

    Kedua mempelai tersenyum indah

    Setelah jalani akad nikah

    Pantun Pembuka untuk Wisuda

    Sama seperti acara lainnya, jika kamu menjadi pembicara dalam acara wisuda, pasti sangat penting untuk meninggalkan kesan yang baik. Menggunakan pantun pembuka acara dapat menyorot hal yang ingin kamu sampaikan. Tidak hanya itu, pantun akan membuat temanmu mengingat waktu itu.

    Sebagai tambahan, karena saat wisuda suasana sangat ramai, pantunmu harus bisa menarik perhatian wisudawan lainnya agar mereka akan tertarik dengan apa yang kamu katakan. Untungnya, setiap pantun memiliki keunikan tersendiri. Di bawah ini adalah beberapa contoh pantun untuk pembukaan wisuda:

    51. Pantun 51

    Burung merpati terjerat tali

    Kakinya terlihat sakit sekali

    Mari kita mulai wisuda ini

    Jangan lupa senyum di hati

    52. Pantun 52

    Bermain di sawah sendiri

    Pak Tani menanam padi

    Ini bukan akhir pertemuan ini

    Janganlah terlalu bersedih hati

    53. Pantun 53

    Makan siang di ruang terbuka

    Melihat padang rumput hijau luasnya

    Belajar bersama cukup lama

    Datanglah hari untuk diwisuda

    54. Pantun 54

    Cantiknya taman tetangga

    Sedap dipandang mata

    Hari sangatlah istimewa

    Karena ayah dan ibu bangga

    55. Pantun 55

    Arloji besar harus dikecilkan

    Semoga pas di tangannya

    Hanya banyak doa yang dipanjatkan

    Semoga setelah ini kalian bahagia

    56. Pantun 56

    Masak telur campur tomat

    Paling enak hangat-hangat dimakan

    Jika banyak ilmu telah didapat

    Tolong jangan lupa untuk diamalkan

    57. Pantun 57

    Bunga kamboja mekar di taman

    Matahari mulai mengintai

    Mohon duduk hadirin sekalian

    Karena acara wisuda segera dimulai

    58. Pantun 58

    Daging sangat enak dimasak ala padang

    Apalagi dibumbui pakai merica

    Kami sampaikan selamat datang

    Di kampus kita tercinta

    59. Pantun 59

    Pergi bersama ke hutan

    Jangan bilang cari batu keramat

    Selamat datang kami sampaikan

    Untuk para rektor kami terhormat

    60. Pantun 60

    Gelang cantik dari perunggu

    Dipakai nona cantik jelita

    Lama sudah kami menunggu

    Akhirnya sukses menjadi sarjana

    Pantun Pembuka untuk Berbagai Acara

    Terlepas dari apa profesimu, beberapa dari kamu pasti sering menjadi pembicara utama di berbagai acara. Entah itu khitan, pernikahan, meeting, atau acara formal lainnya. Maka dari itu kamu perlu pantun pembuka lucu yang cocok untuk berbagai acara.

    Pantun ini sangatlah umum untuk digunakan di berbagai acara. Kamu bahkan tidak perlu memodifikasinya agar cocok dengan audiens. Jadi, mari kita lihat beberapa contoh di bawah ini:

    61. Pantun 61

    Menata rambut gunakan sisir

    Jangan lupa pakai pelembab bibir

    Terimakasih yang telah hadir

    Semoga rezeki kalian semua terus mengalir

    62. Pantun 62

    Sambal terasi pakai tomat

    Rasanya sangatlah nikmat

    Izinkan saya menyampaikan hormat

    Kepada pemirsa terhormat 

    63. Pantun 63

    Bintang-bintang bersinar terang

    Ditemani bulan dengan tenang

    Terimakasih hadirin yang berkenan datang

    Saya sampaikan selamat datang

    64. Pantun 64

    Hari raya telah tiba

    Jangan lupa saling bersua

    Wahai hadirin sekalian yang berbahagia

    Mari kita mulai acara

    65. Pantun 65

    Jalan-jalan ke Maluku

    Jangan lupa bawa bikini

    Selamat pagi Ibu-ibu

    Bagaimana kabarnya hari ini?

    66. Pantun 66

    Mari kita bepergian

    Jangan lupa makan kupang

    Selamat datang hadirin sekalian

    Semoga sehat dan selalu senang

    67. Pantun 67

    Biarkan kayu terbakar menjadi abu

    Abunya terbang tinggi terbawa angin

    Terimakasih sudah datang Bapak Ibu

    Meski cuaca sedang dingin

     68. Pantun 68

    Belanja ke pasar membawa tomat

    Tidak lupa membawa ikan matang

    Selamat datang hadirin yang terhormat

    Kusampaikan selamat datang

    69. Pantun 69

    Adik pergi membeli mainan

    Membawa pulang jajan satu nampan

    Puji syukur kami ucapkan kepada Tuhan

    Telah memberikan kesempatan

    70. Pantun 70

    Mentari sangatlah tinggi

    Di bawah pohon menunggu pacar

    Selamat datang dan selamat pagi

    Semoga hari ini berjalan lancar

    71. Pantun 71

    Tebing tinggi di dekat gunung

    Berhati-hatilah saat mendaki

    Hidup ini tidak bisa diulangi

    Mari segera mulai acara ini

    72. Pantun 72

    Wajah tampan ternyata duda

    Tidak masalah asal baik hati

    Apa kabar kalian semua

    Senang bertemu di acara ini

    73. Pantun 73

    Berlibur ke laut naik kapal selam

    Sedang menunggu di dermaga

    Ketika ada yang memberi salam

    Mohon dibalas dengan lantang dan bertenaga

    74. Pantun 74

    Bertemu sahabat yang lama tak sua

    Ternyata dia seorang sarjana hukum

    Selamat pagi kawan semua

    Semoga bibir selalu tersenyum.

    75. Pantun 75

    Bermain di kamar sambil makan

    Lauknya ikan dorang

    Banyak terima kasih kami haturkan

    Untuk saudara-saudari yang datang

    76. Pantun 76

    Sudah sampai di kasir

    Lupa membeli apel dan pepaya

    Teruntuk Anda yang sudah hadir

    Salam hangat dari saya

    77. Pantun 77

    Sakit perut susah ditahan

    Karena banyak makan spaghetti

    Terima kasih kepada Tuhan

    Untuk kesempatan di acara ini

    78. Pantun 78 

    Nasi pecel lauk tahu bali

    Buat ingin makan lagi

    Hadirin semua selamat pagi

    Semoga sehat dan bahagia hari ini

    79. Pantun 79

    Kalau mencatat harus dirangkum

    Agar tidak sia-sia

    Kuucapkan Assalamualaikum

    Pada hadirin hadirat yang berbahagia

    80. Pantun 80

    Ke Bandung beli kapal selam

    Udaranya sejuk dan lembab

    Kalau saya memberi salam

    Jangan sampai lupa menjawab

    81. Pantun 81

    Hari Sabtu mendung berawan

    Jangan sampai nanti kehujanan

    Salam hangat penuh cinta saya haturkan

    Untuk para hadirin terhormat sekalian

    82. Pantun 82

    Malam gelap tapi berbintang

    Lebih baik baca sholawat

    Terima kasih teman yang telah datang

    Meski cuaca tidak bersahabat

    83. Pantun 83

    Wanita cantik menjadi biduan

    Bingung sedang mencari alamat

    Selamat datang wahai tuan dan puan

    Semoga acara bermanfaat

    84. Pantun 84

    Petik sekuntum bunga liar di pematang

    Bunganya kecil disantap ngengat

    Assalamualaikum dan selamat datang

    Kusapa hadirin dengan sambutan hangat

    Yuk, Pakai Pantun Pembuka Acara agar Lebih Berkesan!

    Seperti yang kamu ketahui, sangatlah banyak pantun yang dapat kamu gunakan dalam berbagai acara. Mulai dari yang berirama a-b-a-b atau a-a-a-a. Namun harus kamu ingat bahwa penggunaan pantunya harus digunakan sesuai kebutuhan. Jika acara resmi, maka kamu harus menggunakan pantun yang sopan tetapi menghibur.

    Kamu juga harus berani untuk mencoba sesuatu baru. Selain itu, pertimbangkan pendengar dan acara kemudian ubah sedikit isi pantunnya. Hal ini dapat membantu agar lebih terhubung dengan pendengar dan mereka lebih terhibur.Nah, itulah beberapa informasi tentang pantun pembuka dan manfaatnya. Semoga contoh di atas dapat membantumu menjadi pembicara yang lebih baik dan bisa mengontrol audiens. Jadi, apakah kamu siap menggunakan pantun pembuka acara? Catat pantunnya dan bersiaplah mencuri perhatian audiens sekarang juga!