Tag: pantun penutup pidato

  • 100+ Pantun Penutup Pidato yang Bikin Audiens Berkesan

    100+ Pantun Penutup Pidato yang Bikin Audiens Berkesan

    Dalam melakukan pidato dan bahasan yang serius tentunya akan membuat audiens fokus mendengarkannya. Namun untuk mengakhiri sesi pidato tersebut, bisa menggunakan kalimat yang berbeda yaitu dengan pantun. Nah, jika ingin melakukan hal itu, simak beberapa referensi dari pantun penutup pidato di bawah ini.

    Contoh Pantun Penutup Pidato

    Terdapat beberapa contoh pantun penutup pidato yang unik dan lucu, antara lain:

    1. Pergi ke sungai menangkap ikan

    Sungai jauh di balik gunung merbabu

    Sampai jumpa lagi kawan-kawan

    Semoga bertemu kembali di lain waktu

    1. Kembali berkebun menanam kentang

    Tidak lupa membawa nasi ketan

    Pidato saya memang terdengar panjang

    Meskipun panjang terasa menyenangkan

    1. Berani meminjam harus membayar utang

    Memberikan ikhlas dengan penuh hati

    Jika diberi umur yang panjang

    Semoga bisa membuka pidato lagi

    1. Membeli buah dengan jalan kaki

    Terjual habis tinggal lima

    Saya ingin pamit undur diri

    Terima kasih atas perhatian semuanya

    1. Hamparan sawah tampak tumpukan padi

    Melihat indahnya dengan orang terkasih

    Pidato saya cukup sampai di sini

    Saya ucapkan cukup dan terima kasih

    1. Memotong rumput untuk makan sapi

    Malam datang ketika sampai rumah

    Ambil banyak hikmah dari pidato ini

    Sekian, wabillahi taufik walhidayah

    1. Kakek berdiri sedang terlihat resah

    Anak melamun memakan buah naga

    Semoga pidato ini bisa membawa berkah

    Akan membawa rahmat untuk kita bersama

    1. Pergi tamasya ke taman mini

    Hati riang bermain sambil jalan kaki

    Saya sudahi pidato sampai disini

    Lain waktu kita akan sambung lagi

    1. Anak kucing terlihat bingung dan resah

    Kaki gemetar di atas tanah

    Semoga pidato ini bisa membawa berkah

    Sebagai lentera di alam barzah

    1. Nama besar terpampang di spanduk

    Mengingatkan puasa di hari Kamis

    Saya lihat teman-teman semua sudah mengantuk

    Tenang saja, pidato ini sudah habis

    1. Duri mawar tertusuk di kaki

    Sedang berjalan-jalan di pagi hari

    Pidato ini saya cukupkan sampai di sini

    Jika kalian rindu harap hubungi

    1. Tupai melompat mengambil kacang

    Terjungkal ke tanah tertipu lukisan

    Mohon maaf jika dirasa ada yang kurang

    Mungkin lisan sayang kurang berkesan

    1. Di lantai atas bermain catur

    Melempar tanah hingga hancur

    Mohon maaf untuk segala tutur

    Pidato ini mungkin sedikit ngelantur

    1. Mencuci baju hingga bersih

    Pergi liburan ke negara Qatar

    Ucapkan sekian dan terima kasih

    Mohon maaf jika pidatonya panjang lebar

    1. Daki gunung susuri jalan tak rata

    Pemandangan indah memanjakan mata

    Mohon maaf atas segala kata

    Terima kasih saya ucap ‘tuk Anda

    1. Bermain bola bersama teman

    Fokus cetak gol dalam pertandingan

    Sampai jumpa di lain kesempatan

    Semoga pidato ini mendapat perhatian

    1. Menonton film bersama sang kekasih

    Adegan yang indah tiada duanya

    Saya ucapkan banyak terima kasih

    Semoga kalian tak ada yang bertanya

    1. Membuat meja dengan papan

    Kayu bagus mahal sekali harganya

    Dari puluhan menit saya berdiri di depan

    Berharap pidato ini bisa memberi makna

    1. Dari mata turun ke hati

    Saling menatap terlihat indah sekali

    Semua hadirin yang paling dihormati

    Saya ucap terima kasih sudah simak pidato ini

    1. Menjelajah jauh ke dalam hutan

    Hati terkejut banyak buah delima

    Semua fakta telah saya sampaikan

    Semoga berguna bagi hadirin semuanya

    1. Angin kencang melintasi kereta

    Menepikan kendaraan roda dua

    Mohon maaf jika terdapat salah bicara

    Mari tutup pidato dengan doa

    1. Ibu memasak ayam kubis

    Dibuat dengan kuah asam manis

    Mengingat waktu telah habis

    Pidato ditutup dengan semangat optimis

    1. Adik bernyanyi dan menari asik

    Melihat ayah menonton bola yang sengit

    Melihat ketua acara yang berisik

    Ternyata waktu menunjukkan kurang semenit

    1. Membuat perahu dari bahan kertas

    Hati senang melihat telur ayam menetas

    Mengingat waktu yang cukup terbatas

    Mari tutup pidato dengan sekilas

    1. Melihat pegunungan hijau yang indah

    Luasnya sungai di dataran rendah

    Janganlah kesal apalagi merasa gundah

    Cukup sekian pidato berakhir sudah

    1. Makan pedas ditemani segelas air

    Hujan lebat turun terdengar petir

    Jangan cemas atau merasa khawatir

    Pidato saya cukup sudah berakhir

    1. Melihat kerbau berlari balapan

    Masuk jalur finish di urutan kedelapan

    Saya tutup pidato ini dengan ucapan

    Semoga para hadirin memiliki hidup yang mapan

    1. Desa konoha tempat tinggal Naruto

    Melihat banyak orang berdagang soto

    Izinkan saya untuk menutup pidato

    Meskipun isinya lebih banyak intermezo

    1. Dari jauh seperti planet pluto

    Perut kenyang dengan memakan bakso

    Mohon izin untuk menutup pidato

    Semoga mendapatkan sambutan seantero

    1. Makan nasi dicampur dengan rendang

    Tidak lupa dibanyakin kuahnya

    Agar pidato menjadi seimbang

    Kita akhiri dengan membaca doa bersama

    1. Kayu dipotong rapi dengan gergaji

    Adik bergoyang melihat acara televisi

    Izinkan saya menutup pidato ini

    Harapannya bisa mudah untuk dipahami

    1. Memanggang daging rasanya gurih

    Jangan lupa minum es teh tawar

    Sekian saya ucapkan terima kasih

    Jangan lupa untuk selalu bersabar

    1. Melihat film dengan kacamata

    Larut malam bioskop mulai sepi

    Tidak terasa sampai penghujung acara

    Mari kita sudahi pidato ini

    1. Ke Palembang makan pempek kapal selam

    Masakan wangi diberi daun salam

    Saya ucapkan dari lubuk hati paling dalam

    Saya tutup pidato ini dengan salam

    1. Kakek nenek pergi naik haji

    Melihat tanah suci hati jadi tersentuh

    Saya pamit undur diri

    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    1. Seluruh badan terasa lemah

    Berkeliling menikmati keindahan kota tua

    Semoga pidato ini bisa membawa berkah

    Dan membawa rahmat untuk kita

    1. Melihat pohon saling melompat bekantan

    Dengan lincahnya mereka bergelantungan

    Kurang lebihnya mohon dimaafkan

    Semoga diberkati rahmat Tuhan

    1. Memakai jaket tebal hingga berlapis

    Pergi berkemah di pantai Parangtritis

    Bukan karena materi sudah habis

    Namun waktu ternyata sangat menipis

    1. Gigi putih terlihat berseri

    Rajin digosok memakai pasta gigi

    Saya cukupkan pidato sampai di sini

    Besok-besok mari kita sambung lagi 

    1. Selagi hidup jangan perbanyak hutang

    Sudah berumur seharusnya berpikir dewasa

    Ingin hati berpidato yang panjang

    Namun apa daya masih banyak acara

    1. Pergi beribadah di pagi hari

    Berdoa dengan khusyuk dan hikmat

    Kami ucapkan banyak terima kasih

    Semoga besok dapat berjumpa lagi

    1. Pergi ke hutan bertemu sigung

    Nikmat rasanya beli jajan telur gulung

    Janganlah marah dan tersinggung

    Ini pidato bukanlah manggung

    1. Merpati terbang melintasi pari

    Ayah pulang dari kebun siang hari

    Usai kata cukup sampai di sini

    Jika ada salah dan janggal mohon dimaklumi

    1. Pergi ke Bali melihat dupa

    Bermain di pantai hati riang gembira

    Mohon maaf jika ada salah kata

    Yang mungkin saja mengusik telinga Anda

    1. Menabung banyak untuk membeli rumah

    Akuarium besar diisi banyak ikan

    Mohon maaf jika ada salah

    Adapun khilaf mohon dimaafkan

    1. Ke kebun binatang melihat kura-kura

    Berkeliling tempat bersama kakak tercinta

    Silakan, jangan malu untuk bertanya

    Sebelum kita menutup acaranya

    1. Membersihkan lantai dengan sapu

    Bingung mencari ada di kolong meja

    Mohon maaf jika ada salah kata-kataku

    Namanya juga manusia biasa

    1. Makan roti tawar dengan susu

    Jangan makan mie campur nasi

    Mohon maaf jika saya malu-malu

    Karena di depan terlihat pujaan hati

    1. Ingin berbuka dengan buah semangka

    Nenek ke warung lupa membeli kecap

    Para hadirin sibuk entah mengapa

    Hingga ucapan penutup tidak ada jawabannya

    1. Adik menangis meminta hewan peliharaan

    Mampir ke toko membeli roti buaya

    Jika ada yang kalian tanyakan

    Silakan saja, sebelum saya lupa materinya

    1. Makan kenyang sisa kue lapis

    Habis makan nasi sayur dan lele

    Saya tutup pidato karena waktu habis

    Melihat bapak acara sudah mengkode

    1. Melipat kertas dengan berbagai bentuk

    Adik terjatuh dari lalu menangis

    Saya lihat hadirin semua sudah mengantuk

    Tenang saja pidato saya sudah habis

    1. Jauh-jauh pergi ke Lumajang

    Nelayan pulang pagi dari berlayar

    Jika dirasa pidato kurang panjang

    Silakan undang lagi tapi jangan lupa bayar

    1. Melihat seniman bermain dengan kuas

    Terlihat menawan bunga mekar di pagi hari

    Jika teman-teman belum merasa puas

    Besok kita akan mengulang kembali

    1. Indonesia banyak pulau dan berbeda suku

    Terlihat jelas pada Bhineka Tunggal Ika

    Saya harap jangan bubar dahulu

    Mari kita panjatkan doa bersama

    1. Ke kalimantan melihat orang utan

    Memanjat pohon hingga berlari-lari

    Hanya itu yang bisa saya sampaikan

    Karena saya sudah lelah untuk berdiri

    1. Pergi makan banyak di hajatan

    Jangan lupa membersihkan piringnya

    Salam penutup saya ucapkan

    Semoga para hadirin dalam lindungan-Nya

    1. Melihat kartun banyak karakter kurcaci

    Terlihat jatuh sakit karena basah

    Semoga kita bisa bertemu lagi

    Saya ucapkan salam penutup sebagai pemisah

    1. Hati terasa kaget melihat lepasnya rantai

    Berkeliling kota di sore hari

    Perpisahan bukanlah arti bercerai

    Semoga salam ini bisa mempertemukan lagi

    1. Daun diguyur hujan terlihat basah

    Hewan berkeliaran keluar seperti katak

    Jika bertemu pasti akan berpisah

    Ucapan salam terakhir hanya untuk penjarak

    1. Pulang ke kampung tak tahan rindu

    Masakan rumahan ibu enak sekali

    Sampai jumpa di lain waktu

    Semoga ada salam pembuka mempertemukan kembali

    1. Pergi berbuka dengan nasi padang

    Perut kurang kenyang minta tambah nasi

    Jika ingin hadirin pulang

    Waktu pidato saya sebentar lagi

    1. Anak menangis meminta lato-lato

    Jangan makan banyak nanti bikin ngantuk

    Jika saya sedang melakukan pidato

    Tolong tahan sebentar jika mengantuk

    1. Membantu kakak membuat rambut keriting

    Banyak melihat referensi dari lukisan

    Setelah acara selesai janganlah overthinking

    Marilah tutup dengan saling memaafkan

    1. Pulang pergi jauh sampai Kediri

    Tidak lupa untuk pergi berbelanja

    Jangan lupa untuk mengakhiri ini

    Dengan tampak senyum yang bahagia

    1. Melihat abang jualan bakso datang

    Mendengar kakek sedang memukul paku

    Kita akhiri saja pidato sekarang

    Semoga kebahagiaan mendatangi kalian selalu

    1. Pesta besar datang memotong lembu

    Adik ketakutan kaki terkena kaki seribu

    Saya katakan cukup sampai di sini dulu

    Semoga bisa bertemu di lain waktu

    1. Membeli cat tembok berwarna merah

    Samakan dengan kemauan orang tua

    Jangan sampai para hadirin menyerah

    Ayo mulai dari sekarang kita berusaha

    1. Tangan terhempas mendekap menjadi satu

    Banyak tumbuhan di kebun memegang talas

    Jika ada salah bukan dari kalbu

    Hanya sebatas bercanda dengan lepas

    1. Membatasi lemari dengan dua garis

    Agar lebih teratur gunakan penggaris

    Wahai adik-adikku yang sangat manis

    Sampai jumpa lagi di hari Rabu dan Kamis

    1. Menjemur baju yang basah

    Jangan langsung terkena sinar matahari

    Jika terdapat kata yang salah

    Jangan sampai tersimpan di dalam hati

    1. Memilih Trans 7 melihat Bolang

    Menonton bersama adik tersayang

    Pidato ini memang cukup panjang

    Tidak apalah asalkan kalian kenang

    1. Memburu kelelawar pergi ke gua

    Memasak daging nikmat dengan arang

    Wahai hadirin jangan malu bertanya

    Karena saya tidak memakan orang

    1. Sarapan telur dadar dengan nasi

    Dimasak gurih jadi enak sekali

    Sekian pidato pendidikan sampai di sini

    Semoga nanti kita bisa berjumpa lagi

    1. Memasak sayur sop dengan ikan 

    Paling enak makan dengan kuah

    Sudah banyak yang saya sampaikan 

    Semoga pidato ini membawa berkah

    1. Jalan ke museum bersama pasangan

    Banyak galeri yang memajang lukisan

    Dari pidato ini saya ucapkan sekian

    Semoga acara ini memberikan banyak kesan

    1. Ibu sangat sayang dengan buah hati

    Selalu menimang dan diberi ASI

    Saya sudahi pidato yang lama ini

    Jika ada yang kurang mohon panggil kembali

    1. Membeli makan jangan lupa kuaci

    Agar habis membeli yang mini

    Jika ada yang tidak kalian pahami

    Jangan sungkan untuk bertanya lagi

    1. Adik menangis keras jatuh tergelincir

    Ingin sembuh datanglah ke bidan

    Terima kasih sudah menyempatkan hadir

    Berikan tepuk tangan untuk kalian

    1. Daging sapi banyak mengandung lemak

    Paling enak dimakan pakai ketupat

    Para hadirin yang sudah menyimak

    Kami ucapkan terima kasih dengan hormat

    1. Jauh menari di hulu pandang

    Tidak terasa sudah jauh pergi

    Semoga saya dan semua diberi umur panjang

    Jika dirasa kurang, saya datang kembali

    1. Kapal besar ingin merubah haluan

    Dikemudikan oleh kapten besar sulaiman

    Sampai jumpa lagi kami ucapkan 

    Semoga kita dapat bertemu di lain kesempatan

    1. Roti harum baunya dari pandan

    Jauh ke Jogja untuk ke Kaliurang

    Wahai teman-teman yang hadir sekalian

    Terima kasih menyempatkan diri untuk datang

    1. Ibu ke dapur memasak kubis

    Masakan matang tercium harum baunya

    Bukan bahan materi yang sudah habis

    Namun kita sudah berada di ujung acara

    1. Menonton film barat bagus alurnya

    Adegan menarik sampai tak bisa berkata

    Kami ucapkan kepada kaum muda

    Semoga kelak cerah masa depannya

    1. Makanlah dengan cara teratur

    Agar dewasa nanti bisa terlatih

    Tidak apa banyak yang tidur

    Kami sangat ingin mengucapkan terima kasih

    1. Ikat pohon muda dengan tali

    Tumbuh di halaman berukuran dua jari

    Dari pidato yang membosankan ini

    Kami harap paparan ini menggugah hati

    1. Pengusaha kaya membeli banyak sapi

    Dimasak ramai dibagikan ke warga

    Jika para hadirin berbesar hati

    Kita sudahi dan berdoa bersama

    1. Pohon tinggi jadi rumah jalak

    Angin besar datang kokoh akarnya

    Wahai hadirin kita diam sejenak

    Untuk memanjatkan doa sebagai akhirannya

    1. Jauhi rasa iri dan dengki

    Itu hanya menjadi penyakit hati

    Jika ada paparan yang ingin diulang lagi

    Saya tidak keberatan untuk datang kembali

    1. Wajah sedih makanan habis

    Meskipun kenyang tidak terasa bahagia

    Waktu temu kita sudah habis

    Penggalan pidato ini tiada duanya

    1. Pergi ke Jepang membeli mainan

    Tidak lupa berfoto di Akihabara

    Pidato di depan ini sangatlah berkesan

    Semoga bisa bermanfaat semua ilmunya

    1. Rumah apung banyak warnanya

    Tinggal di desa asri suasananya

    Untuk para hadirin semuanya

    Terima kasih telah memberikan sebagian waktunya

    1. Kucing liar berlarian membuat gaduh

    Masuk ke kamar mencuri ikan asin

    Dari rasa syukur kami yang utuh

    Diucapkan terima kasih dan mohon izin

    1. Pergi jalan-jalan ke Arab Saudi

    Sepanjang jalan melihat banyak unta

    Semoga dari yang saya sampaikan ini

    Akan berguna hingga tutup usia

    1. Mengambil makanan dengan wadah

    Tidak cukup satu dibagi jadi dua

    Saya melihat para hadirin mulai lelah

    Jangan khawatir, kita sampai penghujung acara

    1. Melihat nenek yang baik hati

    Sangat ramah dan sering membantu

    Mari kita berjumpa di kemudian hari

    Agar bisa memberi pidato selalu

    1. Kepiting laut besar ukurannya

    Dimakan habis dengan nasi hangat

    Terima kasih atas kehadiran semuanya

    Semoga perjalanan pulang kalian selamat

    1. Rumput tinggi tumbuh di halaman

    Melintang daun menghalangi kaca mobil

    Semua ilmu yang bisa saya sampaikan

    Ada pembelajaran hidup yang bisa diambil

    1. Kuat menanjak pegal kaki ini

    Minum air jernih dari sumbernya

    Bagi yang telah hadir di sini

    Silakan jika ada yang ingin bertanya

    1. Tamasya riang ke Gunung Jati 

    Menikmati libur dengan suasana senang

    Saya pamit undur diri

    Semoga pidato ini membuat hadirin senang

    1. Pergi menjelajah ke Kuala Lumpur

    Tidak lupa membawa oleh-oleh khas Malaysia

    Jika dirasa ada yang salah dalam bertutur

    Semoga hadirin bisa memaafkannya

    1. Sampah berserakan penuh daun kering

    Menyapu bersih hingga siang hari

    Jika ada kata yang tak enak di kuping

    Mohon maaf untuk pidato ini

    1. Bunga kamboja indah dan harum baunya

    Rasanya hati ingin pergi memetiknya

    Jika ada salah kata silakan berbicara

    Saya akan menerima dengan lapang dada

    1. Lentera indah banyak di langit

    Orang datang melihat upacara keagamaan

    Memang menerima perbedaan cukup sulit

    Semoga pidato ini bisa memberikan jalan

    1. Banyak orang pergi menonton bola

    Melihat tim kalah hati tak apa

    Mohon maaf jika pidato ini bikin sakit kepala

    Semoga hadirin bisa memahaminya

    1. Lemari kotak berwarna putih

    DIbuat dengan ukiran naga terbang

    Pidato ini memang membuat letih

    Semoga bertemu di waktu yang akan datang

    1. Batok kelapa bulat bentuknya

    DIbelah dua enak daging buahnya

    Saya ucapkan terima kasih atas partisipasinya

    Semoga berkah datang kepada kita semua

    1. Cabai pedas membuat sakit perut

    Bingung ke apotek mencari obatnya

    Terima kasih sudah menemani sampai larut

    Semoga ilmu ini dapat bermanfaat kedepannya

    1. Siang hari paling enak makan rujak

    Duduk di bawah pohon yang asri

    Mendengarkan pidato tidak dikenai pajak

    Semoga ada kesempatan untuk datang lagi

    Manakah Pantun Penutup Pidato Pilihanmu?

    Itulah beberapa referensi untuk pantun penutup pidato. Kemudian nantinya bisa kamu kembangkan dan cari berbagai macam kalimat yang unik dalam membuat pantun penutup tersebut, lalu bisa menyesuaikan dengan kondisi dan audiens pidato agar pantun yang dibuat lebih tepat serta menarik.