Tag: puisi lucu

  • 25+ Kumpulan Puisi Lucu Parah, Bikin Ngakak dan Mengocok Perut!

    25+ Kumpulan Puisi Lucu Parah, Bikin Ngakak dan Mengocok Perut!

    Siapa bilang puisi hanya bisa Anda buat untuk kebutuhan pementasan yang khidmat dan ataupun penuh motivasi? Nyatanya dalam seni bahasa ini, ada jenis puisi lucu yang jadi favorit banyak orang untuk menghilangkan stres. Contohnya seperti beberapa puisi kocak dalam artikel ini, yang menurut beberapa orang sangat mengocok perut!

    Kumpulan Puisi Lucu Mengocok Perut!

    Dalam pembuatan maupun proses menikmatinya, puisi lucu memang memiliki tempat tersendiri di hati para penggemarnya. Beberapa contoh puisi ini, agaknya sangat lucu menurut beberapa penikmatnya:

    1. Laptopku

    Laptop yang duduk di atas meja

    Menatapku dengan penuh arti

    Seolah-olah ingin bilang padaku

    Jangan terlalu sering main game, bosku!

    Kadang-kadang laptop ini suka rewel

    Lambat, panas, dan berisik seperti orang stres

    Tapi ternyata masalahnya hanya satu

    Terlalu banyak aplikasi yang terbuka, duh!

    Ketika deadline tiba, laptop jadi sahabat setia

    Namun, jangan sampai terlalu dekat atau jadi lelah

    Bisa-bisa nanti, dia malah mati sendiri

    Gara-gara terlalu sering digunakan olehmu sendiri

    Seringkali kita meremehkan kemampuan laptop

    Padahal dia sudah berusaha sebaik-baiknya

    Tapi kalau sudah waktunya pensiun, jangan dikeluhkan

    Karena, seperti manusia, semuanya akan berakhir juga.

    2. Tikus

    Tikus di rumah sering membuat repot

    Makanan di dapur jadi sering tergerogot

    Seringkali diam-diam muncul di malam hari

    Bikin kita jadi was-was, jangan sampai tergigit

    3. Bantal

    Di malam hari saat aku rebahan

    Menggunakan bantal yang empuk dan lembut

    Ku lupakan semua beban di pikiran

    Dan ku biarkan diri terlelap dalam mimpi yang indah

    Tapi suatu malam terjadi kejadian lucu

    Saat tiba-tiba bantalku menghilang entah ke mana

    Aku meraba di sekitar, ku cari di lantai

    Tapi tak kunjung kudapatkan, ini benar-benar menggelikan

    Ternyata, bantalku tertinggal di belakang punggungku

    Aku merasakan sensasi lucu dan aneh

    Saat bantal itu merangkul tubuhku yang gemuk

    Seolah-olah ada orang yang sedang memelukku dengan mesra

    4. Istri yang Merajuk

    Istriku merajuk, hatinya bengkak

    Tak terima aku tiba-tiba pulang terlambat

    Padahal ku sudah berusaha, aku kan sudah usaha

    Belikan dia hadiah, makanan enak, semua ku lakukan

    Tapi istriku masih saja merajuk

    Mungkin perlu aku belikan dia buku

    Mengenai cara merajuk yang efektif dan efisien

    Supaya diriku sebagai suaminya bisa lebih cepat mengerti

    5. Lampu Bohlam

    Kupandangi sejenak dalam keremangan

    Berharap ia dapat memecahkan dugaan

    Segala pertanyaan dan harapan yang mencengkeram

    Dan mengusik gelap dalam hati yang merenung

    Asa dan harapku tak pasti arahnya

    Berusaha mencari jalan yang terang benderang

    Namun waktu terus melaju tanpa henti

    Seakan aku tersesat di tengah oase yang menipu

    Tiba-tiba muncul senyum yang menghangatkan

    Membawa canda dan keceriaan dalam sepi malam

    Aku menulis surat dalam hati yang gelap

    Berharap bahwa harapanku tak akan mengkhianati

    Janganlah aku terlena dalam gelapmu

    Cahayalah aku dengan sinar indahmu

    Aku ingin merasakan kehangatanmu

    Dan berdoa agar listrikmu tak pernah padam, oh lampu bohlamku.

    6. Oh Jerawat

    Jerawat membandel tumbuh di wajahku

    Seolah-olah dia ingin tinggal selamanya

    Aku mencoba berbagai macam obat dan krim

    Namun ia tetap bersinar dengan cemerlangnya

    Jerawat yang kusebut si “Bintang Kilau”

    Muncul di keningku dengan gagahnya

    Dia merasa seperti selebriti dunia

    Dan menganggap dirinya sangat penting

    Ketika aku mencoba menghilangkannya

    Dia meronta dan berbicara dengan keras

    “Jangan menyentuhku! Aku adalah bintang!”

    Aku hanya bisa menggelengkan kepala dan berharap cepat hilang

    Jerawat itu memang konyol dan lucu

    Seperti boneka hidup di wajahku

    Tapi aku tak peduli, aku tetap berjuang

    Melawan jerawat yang bandel dan berisik ini

    Saat ini si “Bintang Kilau” sudah pudar

    Tak lagi bercahaya dengan gemerlapnya

    Aku bersyukur dan berdoa pada Tuhan

    Agar jerawat tak lagi tumbuh di wajahku.

    7. Cinta dan Persahabatan yang Berharga

    Kita tidak bisa menentukan harga dari cinta

    Karena ia lebih berharga dari emas yang tak ternilai

    Namun, persahabatan jauh lebih berharga

    Karena itu adalah harta yang paling berharga bagi manusia

    Kedua hal itu sangatlah berharga

    Jika saja kutahu itu dari dulu

    Kujual saja semua kekasih dan sahabatku

    Pasti aku akan kaya raya

    8. Sandalku yang Setia

    Sandalku yang setia menemaniku selalu,

    Teguh menopang tubuhku di setiap langkahku,

    Tak pernah berubah walaupun tak ku butuhkan,

    Meskipun terbuang, terbalik, atau terjepit di bawah lemari.

    Karena dia adalah sandalku yang sejati,

    Tak akan pernah berpaling atau meninggalkanku,

    Selalu di sampingku dalam segala situasi,

    Seperti teman yang setia dalam hidupku.

    9. Terbayang-Bayang Kamu

    Setiap malam, bayanganmu datang padaku

    Ketika suasana gelap dan menakutkan

    Kamu muncul dalam mimpiku

    Ketika aku dihantui mimpi buruk

    Bayanganmu selalu ada untuk menemaniku

    Ketika aku merasa kesepian dan takut

    Kadang-kadang, aku bertanya-tanya

    Kamu itu pacarku atau setan?

    10. Ikan Kembung

    Oh ikan kembung, si gemuk yang melenggang

    Mengapung-apung di tengah lautan biru

    Siapa yang sangka, ia punya kelebihan

    Mampu membesar tanpa takut obesitas kambuhan

    Tak hanya itu, ikan kembung juga suka fashion

    Punya warna-warna cerah yang mempesona

    Dan kadang-kadang, ia suka pamer kegembiraan

    Dengan mengembang-kembangkan perutnya yang besar

    11. Si Donat

    Donat, oh donat, si bundar yang lezat

    Penuh dengan gula dan taburan keju yang gurih

    Siapa yang bisa menolak kelezatannya

    Dan tak ingin segera melahapnya?

    Donat, si bundar yang serba bisa

    Bisa jadi sarapan, bisa jadi camilan di waktu senggang

    Bahkan bisa jadi hadiah untuk orang yang dicintai

    Agar hatinya merasa bahagia dan terhibur sepanjang hari

    Tapi hati-hati, jangan sampai kebanyakan makan

    Atau kamu akan menjadi bundar seperti donat yang sedang dimakan

    12. Bingung

    Bingung. . .

    Saya bingung ingin buat apa

    Saya bingung mau ngapain

    Saya sangat bingung

    Saya disuruh buat puisi

    Tapi tidak tahu bahkan tidak pandai 

    Akhirnya saya hanya termenung

    Menulis dengan otak kosong

    Karena ya… saya bingung

    13. Pacarku Hero ML

    Sebagai penggemar Mobile Legends

    Tentu aku harus selektif dalam memilih pacar

    Setelah sekian lama akhirnya kudapatkan

    Pacar yang mirip hero game kesukaanku

    Ia cantik jelita bagaikan Eudora

    Namun seringkali punya mood yang sulit dijaga

    Ia juga cerdas dan kuat seperti Kagura 

    Tapi jangan sampai mengganggunya ketika sedang belajar

    Ia juga lincah seperti Miya

    Namun hatinya lembut seperti bunga mawar

    Tapi jika sudah marah, bisa sangat menakutkan

    Sama seperti Alice sang Blood Demon

    14. Kentut yang Bikin Latah

    Di pagi hari yang cerah dan indah,

    Aku bangun dari tempat tidurku yang empuk,

    Ku buka jendela dan terlihat pemandangan,

    Ku lihat tetanggaku sibuk menyiram bunga sambil bersenandung

    Lirih kudengar alunan dangdut yang merdu dari mulutnya

    Namun seketika mataku terbelalak, ketika terdengar suara yang merusak alunan tersebut

    Suara nyaring dan terasa bergetar.

    Muncul dengan aroma tak sedap saat tetanggaku sedang kentut.

    Aku terkejut dan tak percaya,

    Tetanggaku yang nampak anggun

    Mengeluarkan bom waktu yang selama ini ia tahan

    Tak kuasa aku menahan tawa,

    Namun, dalam sekejap, aku merasakan sesuatu berontak dari dalam perutku

    Seketika aku juga mengalami hal yang sama,

    Namun dengan sedikit sisa nasi padang yang ikut keluar!

    14. Internet Ngadat

    Kumulai pagi itu dengan mata yang masih ngantuk,

    Seperti biasa sebagai pengangguran yang banyak acara, 

    Kulakukan ritual scroll sosmed

    Tak terasa waktu cepat berlalu

    Sampai-sampai lupa ada beberapa file yang harus kusetorkan pada klien

    Sambil menunggu file terkirim

    Ku masak beras putih menjadi nasi

    Sambil nyapu dan nyuci baju

    Tapi tiba-tiba telepon berdering,

    Tak ku angkat karena masih basah

    Puluhan kali ringtone yang sama terus berdering

    Tak tahu ternyata klien penting yang menelpon

    Kuangkat dengan hati gembira

    Sambil berharap invoice segera cair

    Bukan sanjungan, malah cacian yang kudapat

    Sambil bingung kulihat laptop

    Ku perhatikan dengan seksama ternyata file gagal terkirim

    Anehnya WiFi rumahku

    Lancar saat sosmed namun ngadat saat ada kebutuhan penting!

    15. Kucing Obesitas

    Ada seekor kucing gemuk

    Dia suka makanan yang enak-enak

    Saat ia duduk di depanku

    Matanya sayu meminta cemilan favoritnya

    Kian hari perut si kucing mulai melebar

    Aku terkejut ketika kucingnya berkata

    “Duh, aku sangat gemuk sekali”

    Aku pun terkejut, hampir tak percaya

    Namun kucing itu tak berhenti di situ

    Dia terus mengeluh tentang berat badannya

    Hingga akhirnya aku bertanya kepadanya

    “Kenapa kamu tak berolahraga?”

    Kucing itu menjawab dengan santai

    “Aku mencoba untuk berlari di pagi hari

    Tapi setelah dua langkah, aku merasa lelah

    Jadi aku memutuskan untuk beristirahat saja”

    Kucing gemuk itu memang lucu

    Dengan tubuhnya yang bulat dan lucu

    Namun ia tak bisa menahan godaan makanan

    Dan kini ia mengeluh tentang berat badannya lagi dan lagi.

    16. Pencuri Tomat

    Di sebuah desa kecil yang ramai,

    Ada seorang tukang kebun yang gembira,

    Dia bertanam tomat dengan semangat,

    Berharap akan panen yang menggembirakan.

    Namun suatu pagi, ia terkejut,

    Tomat-tomatnya dicuri orang,

    Dia tak bisa tinggal diam begitu saja,

    Maka ia memasang papan peringatan.

    “Siapa yang mencuri tomatku,

    Aku akan memberikan hadiah padamu!”

    Namun ketika malam tiba,

    Ia menemukan seember penuh dengan tomat.

    Dia tertawa terbahak-bahak,

    Ternyata pencuri tomatnya adalah anak kecil tetangganya,

    Mereka tertawa bersama sambil menikmati tomat,

    Dan tukang kebun pun merasa lega.

    17. Ingin Terkenal

    Di sebuah kota kecil yang sunyi

    Ada seorang pria yang bersemangat tinggi

    Dia ingin jadi pelawak ulung

    Dengan banyak pengikut yang mengidolakannya

    Dia latihan terus menerus, berulang kali

    Membuat lelucon, gurauan, dan pantun lucu

    Namun saat dia naik panggung, yang ada malah diam

    Tertawa terbahak-bahak? Sungguh harapan yang muluk!

    Akhirnya, sang pelawak pun pusing

    Mencari cara agar penonton bisa merespons

    Dia pun berinisiatif memberikan hadiah dan sejumlah uang

    Dengan seketika para penonton mulai tertawa terpingkal

    Hingga harta berharga sang pelawak itu habis terbagi

    Dan panggung mulai sunyi kembali

    Menyisakan pelawak, kaos dalam, dan boxer transformer kesayangannya

    18. Hilang (by Anne Scott)

    Dekat, jauh, sudah kucari

    Bahkan di dalam mobil sudah kutelusuri

    Saya kehilangan kacamata, saya membutuhkannya

    Ada surat cinta yang harus kubaca

    Tapi tak kunjung ketemu juga

    Segala sumpah serapah pun mengalir dari mulut saya

    Di mana?

    Apakah saya meninggalkannya di dompet?

    Apakah mereka di belakang sofa, di bawah tempat tidur?

    Oh itu dia—di kepalaku!

    19. Bersyukurlah Hidungmu Ada Di Wajahmu (by Jack Prelutsky)

    Bersyukurlah hidungmu ada di wajahmu

    Bukan ditempelkan di tempat lain

    Karena jika tidak di tempat lain

    Kamu mungkin sangat tidak menyukai hidungmu

    Bayangkan jika hidungmu yang berharga

    Terjepit di antara jari-jari kakimu

    Itu jelas bukan suguhan

    Karena kamu akan dipaksa untuk mencium bau kakimu.

    Hidungmu bakal menjadi sumber ketakutan

    Jika terpasang di atas kepalamu

    Kamu bakal dibuat sangat risih karenanya

    Karena selamanya akan digelitik oleh rambutmu

    Atau di dalam telingamu?

    Itu akan menjadi malapetaka yang mutlak

    Karena ketika kamu terpaksa bersin

    Otakmu akan bergetar karena angin sepoi-sepoi

    Hidungmu, meskipun mancung atau sempok

    Tetap berada di antara mata dan dagumu

    Tidak menempel di tempat lain

    Jadi bersyukurlah hidungmu ada di wajahmu!

    20. Teman Sempurna (by Shannen Wrass)

    Hari ini aku menemukan seorang teman

    Yang tahu semua yang aku rasakan

    Dia tahu kelemahanku

    Dan masalah yang telah kualami

    Dia mengerti potensiku

    Dan mendengarkan mimpiku

    Dia mendengarkan bagaimana perasaanku tentang kehidupan dan cinta

    Dan tahu apa artinya semua itu.

    Tidak sekali pun dia menyelaku

    Atau katakan padaku aku salah

    Dia mengerti apa yang saya alami

    Dan berjanji dia akan tinggal lama

    Jadi, saya menghubungi temanku ini

    Untuk menunjukkan padanya bahwa aku peduli

    Untuk menariknya mendekat dan memberi tahu dia

    Betapa aku membutuhkannya

    Aku mendekat untuk memegang tangannya

    Untuk menariknya sedikit lebih dekat

    Dan saya menyadari teman sempurna yang kutemukan ini

    Tidak lain adalah diriku di cermin

    21. Aku Bisa Tapi..

    Jika kamu kedinginan

    Aku bisa menghangatkanmu

    Jika kamu sedih

    Aku bisa menghiburmu

    Jika kamu lapar

    Kita bisa berbagi sepotong roti

    Tapi jika kamu butuh uang

    Maaf, aku harus kabur

    22. Jika Saya Adalah Ratu

    Jika saya adalah ratu di negeri ini

    Maka seorang pangeran tampan harus jadi temanku setia

    Tapi jika tak ada yang cocok untuk dipilih

    Mungkin seekor kucing besar bisa jadi pilihan yang tepat untuk dijadikan sahabat sejati

    Mahkota di kepala, pakaian yang mewah

    Tapi sepatu yang saya kenakan haruslah kets dan bersolek tipis

    Agar mudah untuk berlari dan bermain bersama rakyatku

    Tak perlu khawatir tentang penampilan, yang penting senyum selalu terpancar di wajahku

    Pernah terpikir olehku untuk bikin patung diriku yang besar

    Tapi lalu teringat, patung itu sulit dibawa-bawa

    Jadi mendingan dibuat patung yang lebih kecil

    Untuk jadi boneka voodoo jika ada masalah yang meruncing

    23. Kakiku

    Kakiku, oh kakiku, begitu aneh bentuknya

    Bahkan bebek di danau tak akan mengajaknya berenang

    Tak seimbang, tak proporsional, tapi tetaplah kakiku

    Dia selalu menemani dan tak pernah pergi dari sisiku

    Kakiku, oh kakiku, kadang membuatku terjengkang

    Saat aku berjalan, ia seperti ingin berlari terus tanpa henti

    Tak jarang juga ia membawa aku terjatuh ke dalam genangan air

    Ayolah, kau itu kaki, bukan ekor!

    24. Sendawa

    Keluar dari perutku dengan riang

    Membuat orang di sekitarku merasa risih dan tak nyaman

    Aku tak bisa menahannya, kau keluar dengan sendirinya

    Dan membawa aroma yang tak terduga, kadang sampai bikin orang mual

    Kadang kau terdengar begitu keras

    Seperti suara guntur di tengah keramaian pasar

    Aku mencoba menahan diri, tapi tetap saja kau tak berkompromi

    Membuatku merasa gugup dan malu tanpa bisa berkata apa-apa

    Tahu apa yang paling merepotkan?

    Saat aku menghadiri acara penting atau saat bersama orang yang aku sayangi

    Tapi aku tak bisa mengelak, sekali lagi kau datang dengan sendirinya

    Membuatku merasa seperti orang yang tak punya santun di depan umum

    Tapi, apa boleh buat?

    Kau adalah bagian dari diriku yang tak bisa dipisahkan

    25. Siapa Aku

    Siapa aku? Hah! Siapa yang tahu!

    Aku bisa jadi benda mati, aku bisa jadi hantu!

    Aku bisa jadi anak kucing, atau mungkin babi

    Atau mungkin aku hanya sekumpulan mikroba kecil yang tersembunyi

    Siapa aku? Jawabannya adalah apa saja

    Bisa jadi aku seperti burung, bisa terbang tanpa batas

    Atau mungkin aku seperti sayuran, tidak punya pikiran

    Tapi sebenarnya aku hanya seorang yang mencari-cari jalan keluar

    Siapa aku? Mungkin seperti bintang di langit

    Terlihat cantik dan menawan, tapi jangan terlalu peduli

    Atau mungkin aku seperti burung camar yang mencari makan

    Terbang kesana kemari, mencari-cari tempat yang cocok

    Siapa aku? Kadang-kadang tak penting

    Mungkin aku seperti jenglot yang bersembunyi dalam gelap

    Atau mungkin aku seperti lebah yang mencari sarang baru

    Terbang bebas, mencari tempat yang terbaik untuk bersarang

    Jadi siapa aku? Ah, biarkan saja menjadi misteri

    Siapa tahu nanti aku bisa jadi apa saja, atau mungkin tidak

    Tapi satu hal yang pasti, aku selalu berusaha untuk menjadi diri sendiri

    Siapa pun aku, aku tetap jadi diri sendiri yang seperti sekarang ini!

    26. Dua Lapis

    Suatu hari ketika saya pergi bekerja,

    Dia memutuskan untuk mengecat ulang dinding.

    Ketika saya kembali ke rumah pada malam itu,

    Dia sudah terlelap dalam posisi berkerut.

    Matanya tertutup, napasnya tersengal,

    Rambutnya terlihat sangat basah.

    Dari kepala hingga ujung jari kakinya yang elok,

    Tubuhnya ditutupi oleh lapisan keringat.

    Dia mengenakan jaket berbulu angsa,

    Ditambah dengan mantel bulu yang lain.

    Dinding baru yang berkilauan dengan cat baru,

    Sementara di lantai, ada bercak-bercak cat yang tercecer.

    “Sayang!” Saya teriak dengan penuh kekhawatiran,

    “Kamu baik-baik saja, cintaku?”

    Dia membuka matanya dengan malas dan tersenyum lebar,

    “Aku tahu aku bisa melakukannya,” katanya sambil tersenyum manis.

    “Catatan di kaleng cat sangat membantu,

    Disitu tertulis ‘Untuk hasil terbaik,

    lakukan dua lapis’.” begitu katanya dengan semangat.

    27. Gadget Baru

    Putra saya memberi saya smartphone baru, mengatakan itu smartphone keluaran terbaru

    Dia mengatakan itu akan mempermudah hidup saya, menjadi awal yang baru.

    “Terhubunglah ke internet, cari tahu apa saja yang ingin Anda ketahui”

    “Tidak perlu televisi, tontonlah acara favorit Anda di dalamnya” Ucapnya sambil semangat

    “Sudah saatnya membuang jam alarm tua Anda”

    “Anda bisa berbelanja segala macam barang, mulai dari kapal hingga kaos kaki”

    Sanggahnya kembali sambil berseru dengan mata berbinar

    “Sekarang Anda dapat berbicara dan bertatap muka dari kursi goyang kesayangan Anda”

    “Bahkan Anda bisa melihat dan membagikan foto cucu Anda di sosial media”

    Kini Anda memiliki dunia di ujung jari Anda, katanya,

    Ujarnya penuh harap sambil memberikan gadget baru itu

    Namun, sebenarnya saya kesulitan untuk membuat panggilan sederhana.

    Saya yang tua dan bodoh ini, bahkan tak tau cara mengirim pesan ke teman lama.

    Sekalinya berhasil terkirim, saya melakukan banyak kesalahan ketik dan mengirimnya

    Mengirimkan kabar yang tak jelas bahkan pengumuman kematian saya

    Saya mencoba menonton film, tetapi mata saya berputar.

    Sulit melihat figur mini di layar kecil.

    Saya mencoba menggunakan kalkulator

    Tetapi membutuhkan waktu satu jam untuk menemukannya.

    Bahkan saya bisa menambahkan angka lebih cepat dengan menggunakan otak saya.

    Semua hal terbuka dan dihidupkan tanpa keinginan saya.

    Saya merasa khawatir dengan tagihan data saya.

    Berhentilah mengirimkan “SMS selamat siang” ke saya, demi Tuhan.

    Ping dan dering membuat kepala saya sakit.

    28. Pacar Baru

    Pacarku begitu manis dan cantik,

    Sama seperti kue buatan nenekku yang terkenal.

    Saat aku bersamanya, hatiku berbunga-bunga,

    Tapi aku khawatir aku akan menjadi gendut seperti bola oleh kasih sayangnya.

    Dia selalu membuatku merasa istimewa,

    Tapi kadang-kadang aku merasa seperti boneka buatannya.

    Dia mengatur jadwalku dengan cermat,

    Sampai aku lupa apakah aku sedang menjalani hidupku atau hanya menuruti keinginannya.

    Tapi itu tidak masalah, karena dia memberi aku cinta yang tulus,

    Dan aku merasa seperti aku tidak pernah merasakan sebelumnya.

    Dia mengajarkan aku hal-hal baru setiap hari,

    Seperti bagaimana mengubah bunga menjadi menu diet yang lezat.

    Namun, kadang-kadang aku ingin menyerah padanya,

    Dan menjalani hidupku tanpa terikat oleh hubungan yang manis.

    Terutama saat kembali kuingat

    Paku emas yang masih tertancap di ubun-ubunnya.

    29. Batal Puasa

    Ketika di siang hari aku hendak puasa,

    Berdoa dan berjanji takkan makan apapun.

    Namun perutku mulai merengek dan terasa lapar,

    Sampai akhirnya aku tak tahan dan harus makan.

    Ternyata susah untuk menahan godaan,

    Ketika segala makanan begitu menggoda.

    Es krim, burger, dan pizza di depan mata,

    Terasa mustahil untuk ditolak sama sekali.

    Tapi begitu aku makan, rasa bersalah muncul,

    Merasa seperti mengkhianati janji yang telah kuucapkan.

    Sekarang aku hanya bisa berharap lebih kuat saat menghadapi godaan.

    Sambil menghabiskan sisa makanan yang tersaji di atas meja

    Mana Puisi Lucu yang Jadi Favorit Anda?

    Nah, itulah beberapa puisi lucu yang bisa bikin suasana hati lebih gembira. Beberapa orang bisa menghilangkan rasa sedih, gelisah, atau penat dengan membaca karya-karya tersebut. Jika harus dipilih satu, mana karya yang paling nyantol dengan selera humor Anda?