Setiap jenis tumbuhan mempunyai cara berkembangbiak yang berbeda-beda. Ada kelompok tumbuhan yang bereproduksi secara generatif maupun vegetatif. Vegetatif alami pada tumbuhan merupakan salah satu proses perkembangbiakan yang tidak melibatkan sel kelamin untuk berkembangbiak.
Ada beberapa bagian tubuh tumbuhan yang termasuk organ vegetatif, seperti batang, akar, dan daun. Tumbuhan menggunakan organ tersebut untuk memperbanyak diri secara alami. Artikel ini akan membahas secara lengkap, mulai dari pengertian, faktor yang mempengaruhi, dan macam-macam perkembangbiakan vegetatif secara alami.
Pengertian Vegetatif Alami pada Tumbuhan
Vegetatif alami merupakan proses perkembangbiakan yang terjadi secara aseksual dan tidak membutuhkan campur tangan manusia atau pihak lain. Tumbuhan bisa melakukan perkembangbiakan vegetatif secara alami dengan berbagai macam cara. Sementara organ reproduksi dalam vegetatif alami adalah akar, batang, dan daun.
Secara sederhana, perkembangbiakan vegetatif alami didasarkan pada kemampuan suatu tumbuhan dalam membentuk akar atau tunas adventif. Tumbuhan yang berkembangbiak secara vegetatif ini menggunakan organ tubuhnya untuk memperbanyak diri atau menghasilkan individu baru.
Baca Juga: Perkembangbiakan Vegetatif Tumbuhan: Pengertian, Jenis, & Contohnya
Faktor yang Mempengaruhi Perkembangbiakan Vegetatif Alami
Ada beberapa faktor baik faktor internal maupun eksternal yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangbiakan vegetatif alami pada tumbuhan:
1. Temperatur atau Suhu
Faktor pertama yang mempengaruhi perkembangbiakan vegetatif adalah suhu atau temperatur lingkungan. Suhu memegang peranan penting dalam menentukan pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan untuk menyelesaikan siklus hidupnya.
Secara umum, suhu yang baik untuk pertumbuhan tumbuhan adalah sekitar 22 derajat celcius hingga 37 derajat celcius. Apabila berada di bawah suhu tersebut, maka tumbuhan tidak bisa berkembang secara optimal atau terhambat.
2. Kelembaban Udara
Kelembaban udara juga dapat berpengaruh terhadap perkembangbiakan vegetatif alami pada tumbuhan. Beberapa jenis tumbuhan mampu berkembang di daerah yang lembab, karena bisa mengurangi penguapan. Hal ini karena penguapan yang terlalu sering bisa menyebabkan pembentukan sel yang lebih cepat.
Meski demikian, lingkungan dengan kadar air yang terlalu tinggi juga dapat menghambat pertumbuhan. Jadi, pastikan kelembaban udara sudah sesuai dengan kebutuhan setiap jenis tumbuhan yang kamu budidayakan.
3. Cahaya Matahari
Cahaya matahari merupakan faktor penting vegetatif alami pada tumbuhan yang dibutuhkan tumbuhan untuk proses pertumbuhan dan perkembangan secara keseluruhan. Tumbuhan hijau membutuhkan sinar matahari untuk melangsungkan proses fotosintesis.
Fotosintesis dibutuhkan tumbuhan untuk memproduksi energi dan cadangan makanan bagi tumbuhan. Tumbuhan yang tidak mendapatkan cahaya matahari yang cukup, akan mengalami etiolasi, sehingga berwarna pucat atau menguning.
4. Hormon
Hormon merupakan faktor internal yang memegang peranan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Ada beberapa macam hormon yang dibutuhkan tumbuhan, seperti hormon auksin, giberelin, sitokinin, dan etilen. Setiap jenis hormon ini mempunyai fungsi yang berbeda.
Hormon auksin berfungsi untuk membantu proses perpanjangan sel. Hormon giberelin berfungsi untuk pembelahan dan pemanjangan sel. Lalu, hormon sitokinin berfungsi untuk mendukung proses pembelahan sel tumbuhan. Sedangkan hormon etilen berguna untuk proses pematangan buah.
Jenis Vegetatif Alami pada Tumbuhan dan Contohnya
Jenis perkembangbiakan secara vegetatif alami, antara lain umbi, tunas, tunas adventif, rimpang, geragih, dan spora. Berikut ini penjelasan tentang macam-macam perkembangbiakan vegetatif alami beserta contoh tumbuhannya:
1. Geragih
Geragih atau stolon merupakan perkembangbiakan vegetatif alami dengan cara memodifikasi batang yang tumbuh di samping atau bagian cabang. Batang yang digunakan untuk stolon akan memiliki ruas yang bisa berkembang menjadi tumbuhan baru.
Tumbuhan yang berkembangbiak dengan geragih mempunyai batang yang tumbuh menjalar. Batang ini dapat tumbuh, baik di bawah maupun di atas permukaan tanah. Bagian batang bisa membentuk tunas dan akar tumbuhan yang baru, apabila menyentuh tanah.
Hubungan tumbuhan baru hasil stolon juga tidak akan terputus dari induknya. Jenis tumbuhan yang berkembangbiak dengan cara geragih adalah rumput teki, pegagan, eceng gondok, dan stroberi.
2. Akar Tinggal
Akar tinggal disebut juga sebagai rimpang. Rimpang ini termasuk perkembangbiakan vegetatif alami pada tumbuhan menggunakan akar yang menyebar di bawah permukaan tanah. Akar tinggal akan menghasilkan tunas baru yang bisa tumbuh menjadi tumbuhan baru.
Bagi tumbuhan, rimpang digunakan untuk menyimpan hasil metabolisme tumbuhan dan menyimpan cadangan makanan. Tidak hanya itu, akar tinggal juga mengandung alkaloid dan minyak atsiri. Golongan tumbuhan yang berkembangbiak dengan akar tinggal adalah tumbuhan rempah seperti jahe, lengkuas, kunyit, kencur, dan temulawak.
3. Tunas

Ada pula jenis perkembangbiakan vegetatif alami pada tumbuhan yang disebut tunas. Tumbuhan yang berkembangbiak secara tunas memanfaatkan bagian tunas atau individu yang baru tumbuh di sekitar induknya, tunas berada di bagian bawah tumbuhan induk dan muncul di atas permukaan tanah.
Bagian tunas bisa muncul dari organ tumbuhan, termasuk batang, daun muda, dan bunga atau buah. Beberapa tumbuhan yang berkembangbiak dengan tunas, antara lain pisang, tebu, dan bambu.
4. Tunas Adventif
Tidak hanya tunas, ada pula kelompok tumbuhan yang berkembangbiak dengan tunas adventif. Tunas adventif merupakan tumbuhan yang muncul dari bagian tumbuhan, seperti daun dan akar. Jenis tumbuhan yang dapat berkembangbiak dengan tunas adventif, antara lain sukun, pohon cemara, dan cocor bebek.
5. Spora

Spora merupakan organ reproduksi tumbuhan yang berguna untuk penyebaran sel atau benih pada tumbuhan berpembuluh dan tidak berbiji. Bagian spora ini biasanya mempunyai satu atau lebih dari satu sel yang tertutupi lapisan pelindung. Jenis tumbuhan yang berkembangbiak dengan spora adalah paku-pakuan, lumut, dan jamur.
6. Umbi Akar
Umbi akar merupakan jenis perkembangbiakan secara vegetatif alami pada tumbuhan yang memanfaatkan bagian akar. Akar tumbuhan di sini juga berperan sebagai tempat menyimpan cadangan makanan. Batang tumbuhan yang tersisa pada umbi akar, akan berkembangbiak menggunakan tunas.
Umumnya, ada dua jenis umbi akar, yaitu umbi akar berserat dan umbi akar tunggang. Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan umbi akar berserat adalah singkong. Sedangkan lobak dan wortel termasuk umbi akar tunggang.
7. Umbi Lapis
Umbi lapis merupakan organ reproduksi tumbuhan yang berasal dari sekumpulan daun tebal dan berlapis, dengan susunan seperti roset. Daun tersebut mengelilingi bagian batang pada bagian dalam bawah tumbuhan di dalam tanah. Umbi lapis bisa menebal, karena berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makanan.
Umbi lapis terdiri dari tiga bagian utama, yaitu pelat basal, sisik berdaging, tunik, pucuk, dan tunas lateral. Pelat basal merupakan bagian bawah umbi atau tempat tumbuhnya akar. Sisik berdaging adalah jaringan penyimpanan utama. Tunik merupakan bagian yang menutupi sisik berdaging. Pucuk adalah kuncup bunga yang bisa berkembang.
Jenis tumbuhan yang dapat berkembangbiak dengan umbi lapis adalah kelompok bawang, seperti bawang putih, bawang merah, dan bawang bombay. Selain itu, ada pula beberapa jenis bunga, seperti bunga tulip, bunga amarilis, bunga narsis, bunga bakung, dan bunga lili hujan.
8. Umbi Batang

Umbi batang merupakan organ reproduksi yang berasal dari bagian batang atau hasil modifikasi struktur batang yang berada di dalam tanah. Bagian ini biasanya juga digunakan sebagai tempat menyimpan cadangan makanan bagi tumbuhan. Kamu bisa menanam umbi batang untuk mendapatkan tumbuhan baru.
Umbi batang selalu mempunyai mata tunas yang akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. Beberapa contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan umbi batang adalah kentang, talas, bengkoang, ubi jalar, gadung, dan gembili.
Sudah Tahu Banyak Tentang Vegetatif Alami pada Tumbuhan?
Kesimpulannya, vegetatif alami pada tumbuhan merupakan jenis perkembangbiakan tumbuhan dengan memanfaatkan bagian tubuhnya sendiri tanpa campur tangan makhluk lain.
Perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan juga dipengaruhi oleh banyak faktor yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan baru, yakni cahaya matahari, suhu, hormon, serta kelembaban udara. Apabila tumbuhan tidak bisa tumbuh secara optimal, maka ada faktor yang tidak sesuai pada tumbuhan.