Fixed Cost dan Variable Cost di Dunia Hotel

Istilah Fixed cost dan Variable Cost (Biaya variabel dan biaya tetap) dalam operasi hotel digunakan untuk membedakan antara biaya yang memiliki hubungan langsung dengan hunian Hotel dan yang tidak terkait dengan hunian dan bisnis.

Fixed Cost Adalah

Biaya tetap biasanya tidak terpengaruh oleh perubahan hunian atau volume penjualan. Mereka dikatakan memiliki sedikit hubungan langsung dengan volume bisnis karena mereka tidak berubah secara signifikan ketika jumlah penjualan meningkat atau menurun.

Istilah tetap tidak boleh diartikan statis atau tidak berubah, tetapi hanya untuk menunjukkan bahwa setiap perubahan yang mungkin terjadi dalam biaya tersebut hanya terkait secara tidak langsung atau jauh dengan perubahan volume.

Contoh Fixed Cost:

  • Pajak Bumi, Bangunan kepada pemerintah.
  • Gaji kepada karyawan.
  • Premi kesehatan karyawan hotel.
  • Layanan yang bersumber dari luar dikontrak untuk jumlah tetap dalam satu bulan, misalnya: – layanan keamanan.
  • Biaya kontrak pemeliharaan tahunan ( AMC ) untuk semua peralatan, mesin dan perangkat lunak Manajemen Hotel.
  • Internet tetap, paket telepon.
  • Biaya iklan.
  • Biaya audit eksternal tahunan.
  • Daftar gaji.
  • Persediaan.
  • Di rumah bergerak / TV satelit.
  • Hiburan musik.
  • Biaya reservasi.
  • Berlangganan – Koran, majalah, dll.
  • Sumber daya manusia.
  • Penjualan & Pemasaran.
  • Bunga pinjaman.
  • Biaya tetap lainnya dll.

Variable Cost adalah

Variable Cost jelas terkait dengan hunian hotel dan volume bisnis. Ketika volume bisnis atau hunian meningkat, biaya variabel akan meningkat karena hunian hotel menurun, biaya variabel juga harus turun.

Contoh Variable Cost:

  • Makanan, minuman, perlengkapan kebersihan rumah tangga.
  • Rangkaian bunga.
  • Fasilitas kamar tamu.
  • Ruang tamu, restoran, dan linen perjamuan.
  • Biaya HVAC perjamuan.
  • Alat tulis yang digunakan di meja depan dan restoran.
  • Bahan kimia untuk laundry dan instalasi pengolahan air.
  • Komisi T/A.
  • Bunga & dekorasi.
  • Perlengkapan tamu – fasilitas.
  • Relasi tamu.
  • Operasi binatu.
  • Seragam Binatu.
  • Percetakan persediaan.
  • Hiburan.
  • Telepon & Faks.
  • Angkutan.
  • Perlengkapan operasi lainnya.
  • Administrasi & Umum.
  • Sumber daya manusia.
  • Penjualan & Pemasaran.
  • Biaya Manajemen dll.

Nah kira-kira demikianlah pengertian fixed cost and variable cost dalam dunia perhotelan. Ada banyak hal yang perlu diperhitungkan agar dapat mengalokasikan anggaran dengan sangat baik.

SHARE:

Seorang traveller, penyuka dunia perhotelan dan pariwisata Indonesia. Ingin berbagi inspirasi melalui tulisan.

Tinggalkan komentar