Doa Terhindar dari Fitnah Dajjal dan Amalan Sunnahnya

Kedatangan Dajjal di dunia merupakan salah satu tanda hari kiamat akan segera hadir, Rasulullah SAW pun pernah mengingatkan umatnya bahwa, akan terjadi hari dimana umatnya akan kebingungan karena hasutan Dajjal. Sebab tersebut, beliau membekali doa terhindar dari fitnah Dajjal.

Tentu, sebagai seorang muslim Anda perlu mengantisipasi dan memperkuat amalan Ibadan serta mempertebal iman.

Agar tidak tersesat, yuk simak bacaan doa terhindar dari fitnah Dajjal berikut ini.

Mengenal Dajjal dan Kemunculannya

Memahami apa itu fitnah Dajjal dan bentuknya menjadi salah satu cara untuk menghidarinya sebelum mengetahui apa saja bacaan doa terhindari dari fitnah Dajjal.

Mendekati akhir zaman, tanda kiamat kini mulai bermunculan satu persatu, dimana kemunculan Dajjal menjadi salah satu tanda akan terjadi kiamat dalam waktu dekat. Dajjal akan datang bersama dengan fitnah yang membuat umat manusia terombang-ambing.

Nabi Muhammad SAW pernah menceritakan mengenai ciri Dajjal yang akan muncul di akhir zaman. Dia akan menjadi seorang pemuda dengan kulit kemerahan, pendek, dengan rambut keriting tebal, dahi lebar, dan dada lebar, mata kiri buta atau cacat (mamsooh).

Mata ini tidak akan menonjol atau cekung, dan akan terlihat seperti buah anggur yang mengapung. Mata kirinya akan ditutupi dengan sepotong daging tebal yang tumbuh di ujung matanya.

Baca juga: Doa Khatam Quran 30 Juz: Arab, Latin dan Artinya!

Tertulis di antara matanya adalah “Kaaf faa’ raa’”, dalam huruf (Arab) yang terpisah, atau “kaafir”, dengan huruf-huruf yang digabungkan. Ketika huruf ini terbaca maka akan mandul baginya atau tanpa anak yang lahir darinya.

Hal ini diriwayatkan dalam Abu Dawud, Rasulullah SAW bersabda:

Saya telah memberi tahu Anda begitu banyak tentang Dajjal sehingga saya khawatir Anda tidak akan mengerti. Dajjal akan menjadi pria pendek, berjari merpati, dengan rambut keriting. Dia akan bermata satu, dengan matanya tidak menonjol atau cekung. Jika kamu bingung tentang dia, maka ingatlah bahwa Tuhanmu tidak bermata satu.” [Abu Dawud, tidak. 3763

Kemunculan Dajjal pertama kali juga beliau ceritakan. Bahwa Dajjal akan muncul dari arah timur dari khurasan dari kalangan Yahudi Isfahaan.

Dia kemudian akan melakukan perjalanan ke seluruh bumi dan tidak akan meninggalkan kota tanpa memasukinya, selain Makkah dan Madinah, yang tidak akan bisa dia masuki karena para malaikat menjaganya.

Hal ini diperkuat dengan hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

“Dia akan (muncul) dari arah laut Suriah atau dari arah laut Yaman … Tidak, melainkan dari timur …” – dan dia menunjuk ke arah timur.” [Muslim, tidak. 5228]

Doa Terhindar dari Fitnah Dajjal

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa Dajjal akan muncul di akhir zaman. Nabi Muhammad SAW menganjurkan kepada seluruh umatnya untuk senantiasa membaca doa terhindar dari fitnah Dajjal yang begitu keji.

Dajjal menjadi mahluk yang diciptakan Allah SWT untuk menguji manusia. Hal ini dijelaskan dalam salah satu hadis riwayat Imam Ahmad, Rasulullah SAW bersabda:

Semenjak Adam diciptakan sampai datangnya hari Kiamat, tidak ada cobaan yang lebih besar daripada Dajjal.” (HR Imam Ahmad)

Dalam hadis tersebut dijelaskan bahwa tidak ada cobaan yang paling berat bagi seorang muslim, selain fitnah Dajjal. Sebab tersebutlah, Rasulullah SAW menganjurkan seorang muslim senantiasa berdoa dan mengingat Allah SWT.

Dengan membaca doa terhindar dari fitnah Dajjal, diharapkan Allah SWT akan melindungi diri dari perbuatan-perbuatan fitnah serta menjauhkan diri dari orang-orang yang dengki dan hasad.

Untuk menghindari fitnah Dajjal, ada beberapa doa yang dapat dibaca. Adapun bacaan doanya adalah sebagai berikut:

1. Bacaan Doa Terhindar dari Fitnah Dajjal yang Umum Dipakai

Doa berlindung dari fitnah Dajjal ini salah satunya terdapat dalam kitab Shahih Muslim yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah. Ia mendengar Rasulullah SAW bersabda:

إذا فرغ أحدكم من التشهد ‏الآخر فليتعوذ بالله من أربع من عذاب جهنم، ومن عذاب ‏القبر ومن فتنة المحيا والممات، ومن شر المسيح الدجال” رواه مسلم

Artinya: “Jika kalian selesai melakukan tasyahud akhir, berlindunglah kepada Allah dari empat hal, azab neraka Jahanam, azab kubur, fitnah hidup dan mati, dan keburukan Dajjal yang terhapus dari rahmat Allah.” (HR Muslim)

Adapun bacaan doanya adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Allahumma inni audzubika min ‘adzabi jahannama wa min adzabil qabri wa min fitnatil mahya wal mamati, wa min syarri fitnatil masihid Dajjal.

Artinya: “Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari kejahatan fitnah al-masikh ad-Dajjal” (Hadits riwayat Imam Muslim dari Anas dan Abu Hurairah).

Setelah membaca doa berikut, lanjutkan dengan membaca doa sebagaimana dianjurkan Abu Hurairah RA setelah selesai membaca bacaan doa tahiyatul akhir. Doa ini dimaksudkan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT dari siksa neraka, bencana dan khusunya fitnah Dajjal.

Berikut bacaanya:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbana atinaa fiddunya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqina ‘adzabannaar

Artinya: “Ya Allah, berilah kami kebaikan dalam kehidupan di dunia dan kebaikan di akhirat dan lindungilah kami dari siksaan api neraka,” (HR Bukhari).

Baca juga: Hukum Musik dalam Islam Menurut 4 Mazhab, Halal atau Haram?

2. Bacaan Doa Terhindar dari Fitnah Dajjal dalam Surat Al-Kahfi 1-10

Sebetulnya, doa agar terhindar dari fitnah dajal juga bisa ditambahkan dengan membaca sepuluh  ayat pertama dalam surat Al-Kahfi. Pada dasarnya, setiap ayat dalam Al-Qur’an sendiri telah mengandng berbagai macam manfaat yang bisa didapatkan

Seperti dalam 10 ayat pertama surat Al-Kahfi yang di dalamnya terdapat banyak sekali keistimewaan, salah satunya terhindar dari fitnah Dajjal. Hal ini juga disebutkan dalam salah satu riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al Kahfi, maka ia akan terlindungi dari (fitnah) dajal,” (HR. Muslim).

Bacaan lengkap surah Al Kahfi ayat 1-10

1.اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ عَلٰى عَبْدِهِ الْكِتٰبَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَّهٗ عِوَجًا ۜ

al-ḥamdu lillāhillażī anzala ‘alā ‘abdihil-kitāba wa lam yaj’al lahụ ‘iwajā

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak menjadikannya bengkok”

2. قَيِّمًا لِيُنْذِرَ بَأْسًا شَدِيدًا مِنْ لَدُنْهُ وَيُبَشِّرَ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا حَسَنًا

qayyimal liyunżira ba`san syadīdam mil ladun-hu wa yubasysyiral-mu`minīnallażīna ya’malụnaṣ-ṣāliḥāti anna lahum ajran ḥasanā

Artinya: “sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksa yang sangat pedih dari sisi-Nya dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa mereka akan mendapat balasan yang baik”

3. مَاكِثِينَ فِيهِ أَبَدًا

mākiṡīna fīhi abadā

Artinya: “Mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.”

4. وَيُنْذِرَ الَّذِينَ قَالُوا اتَّخَذَ اللَّهُ وَلَدًا

wa yunżirallażīna qāluttakhażallāhu waladā

Artinya: Dan untuk memperingatkan kepada orang yang berkata, “Allah mengambil seorang anak.”

5. مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ وَلَا لِآبَائِهِمْ ۚ كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ ۚ إِنْ يَقُولُونَ إِلَّا كَذِبًا

mā lahum bihī min ‘ilmiw wa lā li`ābā`ihim, kaburat kalimatan takhruju min afwāhihim, iy yaqụlụna illā każibā

Artinya: “Mereka sama sekali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka hanya mengatakan (sesuatu) kebohongan belaka.”

6. فَلَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَّفْسَكَ عَلٰٓى اٰثَارِهِمْ اِنْ لَّمْ يُؤْمِنُوْا بِهٰذَا الْحَدِيْثِ اَسَفًا

fa la’allaka bākhi’un nafsaka ‘alā āṡārihim il lam yu`minụ bihāżal-ḥadīṡi asafā

Artinya: “Maka barangkali engkau (Muhammad) akan mencelakakan dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Qur’an).”

7. اِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْاَرْضِ زِيْنَةً لَّهَا لِنَبْلُوَهُمْ اَيُّهُمْ اَحْسَنُ عَمَلًا

innā ja’alnā mā ‘alal-arḍi zīnatal lahā linabluwahum ayyuhum aḥsanu ‘amalā

Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami menguji mereka, siapakah di antaranya yang terbaik perbuatannya.”

8. وَإِنَّا لَجَاعِلُونَ مَا عَلَيْهَا صَعِيدًا جُرُزًا

wa innā lajā’ilụna mā ‘alaihā ṣa’īdan juruzā

Artinya: “Dan Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang di atasnya menjadi tanah yang tandus lagi kering.”

9. اَمْ حَسِبْتَ اَنَّ اَصْحٰبَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيْمِ كَانُوْا مِنْ اٰيٰتِنَا عَجَبًا

am ḥasibta anna aṣ-ḥābal-kahfi war-raqīmi kānụ min āyātinā ‘ajabā

Artinya: “Apakah engkau mengira bahwa orang yang mendiami gua, dan (yang mempunyai) raqim itu, termasuk tanda-tanda (kebesaran) Kami yang menakjubkan?”

10. اِذْ اَوَى الْفِتْيَةُ اِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوْا رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا

iż awal-fityatu ilal-kahfi fa qālụ rabbanā ātinā mil ladungka raḥmataw wa hayyi` lanā min amrinā rasyadā

Artinya: “(Ingatlah) ketika pemuda-pemuda itu berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa, “Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.”

Demikianlah bacaan doa terhindar dari fitnah Dajjal serta ciri-ciri Dajjal dan kemunculannya. Insyallah jika kita selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menghindari larangan-larangannya, kita akan dijauhkan dari keburukan dunia. Aamiin.

Terimakasih sudah membaca. Assalamualaikum wr.wb

Share:

Seorang wanita akhir zaman yang menyukai sastra dan ingin menjadi penulis yang bermanfaat!

Leave a Comment