Tag: Doa Sehari-hari

  • 8 Doa Dimudahkan Segala Urusan dan Dilancarkan Rezeki

    8 Doa Dimudahkan Segala Urusan dan Dilancarkan Rezeki

    Setiap orang pernah menghadapi masalah dalam hidupnya. Terkadang kita juga memiliki urusan dan keinginan yang ingin diwujudkan. Saat itulah dianjurkan untuk membaca doa dimudahkan segala urusan.

    Sebagai hamba yang beriman sudah sewajarnya kita memanjatkan doa kepada Allah SWT, terutama ketika memerlukan pertolongan.

    Berdoa bukan hal yang sulit dan yang paling penting kita bisa melakukannya di mana saja. 

    Doa Dimudahkan Segala Urusan

    Ada kalanya kita juga memiliki keinginan atau hajat, tapi merasa sulit untuk mewujudkannya. Bahkan ada juga yang sampai frustasi.

    Kadang kita dapat terserang perasaan berkecil hati ketika hendak melakukan urusan penting. Saat itulah umat muslim sebaiknya memperbanyak doa dan memohon pertolongan Allah SWT.

    Pasalnya, segala kemudahan datang dari Allah SWT. Demikian pula dengan kesulitan, apabila Allah menghendaki, maka segala kesulitan akan menjadi mudah.

    Berdoa juga akan membantu kita terhindar dari perasaan kecil hati maupun berputus asa. Maka dari itu, sikap seorang muslim saat berhadapan pada urusan maupun memiliki keinginan adalah terus berdoa kepada Allah.

    Hal tersebut sesuai dengan firman Allah SWT,

    وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

    Artinya: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku. 

    Baca juga: Ini 3 Doa yang Dikabulkan oleh Allah SWT, Sangat Mustajab!

    Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah: 186)

    Berikut beberapa doa dimudahkan segala urusan yang bisa kita baca:

    1. Doa Memohon Kemudahan

    Doa Memohon Kemudahan

    Melansir dari Rumaysho, doa dimudahkan segala urusan berikut merupakan doa shahih dari Rasulullah SAW.

    Berlandaskan hadits riwayat Ibnu Sunni, dari Anas bin Malik, Beliau berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,

    اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

    Latinnya: Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa

    Artinya: “Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah.”

    Doa memohon kemudahan ini bisa juga dibaca sebagai doa dimudahkan ujian.

    2. Doa Nabi Musa

    Nabi Musa AS mengalami banyak rintangan selama berdakwah. Beliau bahkan hendak dibunuh karena ingin mendakwahi Fir’aun, yang mana merupakan penguasa Mesir dengan hati kejam.

    Maka, Nabi Musa AS pun memohon kepada Allah supaya diberikan kemudahan.

    Adapun doa dimudahkan segala urusan dari Nabi Musa AS bacaannya yaitu sebagai berikut:

    رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

    Sementara bacaan doa dimudahkan segala urusan tulisan Arab tersebut dalam bacaan latin bunyinya;

    Rabbisy ra’hlii shodrii wassirlii amrii, wa’hlul u’qdatam millisaanii yafqohuu qoulii.

    Artinya: “Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku segala urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.” (QS. Taha: 25-28)

    3. Dzikir Dimudahkan Segala Urusan

    Doa berikutnya merupakan ajaran dari Rasulullah SAW kepada putrinya, Fatimah. Doa ini berisi permohonan untuk meminta pertolongan Allah supaya mendapatkan kemudahan dalam segala urusan.

    Sebagaimana tertera dalam riwayat hadits, doa ini sebaiknya dibaca sebagai dzikir setiap pagi dan petang.

    Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda pada Fatimah (puterinya).

    “Apa yang menghalangimu untuk mendengar wasiatku atau yang kuingatkan padamu setiap pagi dan petang yaitu ucapkanlah:

    يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا

    Dalam tulisan latin bacaannya: Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghiits, wa ash-lihlii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ainin abadan

    Artinya: “Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan.

    Perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata tanpa mendapat pertolongan dari-Mu selamanya.” (HR. Ibnu As Sunni).

    4. Doa Dimudahkan Segala Urusan dan Pekerjaan

    Doa berikut merupakan bacaan doa yang tercantum dalam kitab Ad Du’a karya Imam At Thabrani.

    Doa ini merupakan permohonan supaya mendapatkan kemudahan dalam pekerjaan dan menghasilkan keberkahan.

    Adapun bacaannya adalah sebagai berikut:

    َّأَللَّهٌمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ وَعَطَائِكَ رِزْقًا طَيِّبًا مٌبَارَكًا، اَللَّهُمَّ إِنَّكَ أَمَرْتَ بِالدُّعَاءِ وَقَضَيْتَ عَلَىَّ نَفْسَكَ بِالْاِسْتِجَابَةِ وَأَنْتَ لَا تٌخْلِفٌ وَعْدَكَ وَلَا تٌكَذِّبُ عَهْدَكَ اَللَّهُم مَا أَحْبَبْتَ مِنْ خَيْرٍ فَحَبِّبْهٌ إِلَيْنَا وَيَسِّرْهُ لَنَا وَمَا كَرَهْتَ مِنْ شَئْ ٍفَكَرِهْهُ إِلَيْنَا وَجَنِّبْنَاهُ وَلَا تُنْزِعْ عَنَّا الْإِسْلَامَ بَعْدَ إِذْ أَعْطَيْتَنَا

    Dalam tulisan latin, bacaannya: Allahumma innii as’aluka min fadhlika wa athaa’ika rizkan thayyiban mubaarakan. Allahumma innaka amarta bid du’aa’i wa qadhaita alayya nafsaka bil istijaabah wa anta laa tukhlifu wa’daka wa laa tukadzzibu ahdaka. 

    Allahumma ma ahbabta min khairin fa habbibhu ilaina wa yassirhu lanaa wa maa karahta min syaiin fa karihhu ilaina, wa jannibnaahu wa laa tunzi’ annal islaam ba’da iz a’thaitanaa.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku meminta dari keutamaanMu dan pemberianMu, rizki yang baik lagi berkah. 

    Ya Allah sesungguhnya Engkau memerintahkan untuk berdoa dan memutuskan atasku pengabulan doa, dan Engkau Dzat Yang tidak melanggar janji dan tidak mendustainya.

    Ya Allah, tidak ada kebaikan yang Engkau sukai, kecuali Engkau jadikan kami mencintai kebaikan tersebut dan mudahkan kami mendapatkannya. 

    Dan tidak ada sesuatu yang Engkau benci kecuali Engkau jadikan kami benci terhadap sesuatu tersebut dan jauhkanlah kami darinya. Dan janganlah Engkau cabut dari kami keislaman kami setelah Engkau berikan.”

    5. Doa Dilancarkan Rezeki

    Untuk memohonkan supaya hal yang kita ingin terkabul, dapat membaca doa meminta kelapangan rezeki.

    Doa dimudahkan segala urusan dan dilancarkan rezeki ini diajarkan oleh Rasulullah SAW. Berikut bacaannya:

    اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَاهْدِني ، وَعَافِني ، وَارْزُقْنِي

    Latinnya: Allahummaghfirlii, warhamnii, wahdinii, wa ‘aafinii, warzuqnii.

    Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, berilah petunjuk padaku, selamatkanlah aku (dari berbagai penyakit), dan berikanlah rezeki kepadaku.”

    6. Doa Dimudahkan Segala Urusan Dunia dan Akhirat

    Doa yang satu ini dikenal juga sebagai doa sapu jagad. Maksudnya yaitu merupakan doa yang ampuh dan sudah mencakup permintaan seluruh kebaikan di dunia dan akhirat.

    Kita dapat membaca doa ini untuk memohon kemudahan segala urusan dunia akhirat. Berikut bacaannya:

    رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

    Dalam tulisan latin, bacaannya yaitu:

    Robbanaa aatina fid dunyaa hasanah, wa fil aakhiroti hasanah, wa qinaa ‘adzaban naar.

    Artinya: “Ya Allah, berikanlah kepada Kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah Kami dari siksa neraka.”

    7. Doa Shalat Hajat

    Shalat hajat merupakan shalat yang dilakukan ketika kita memiliki suatu hajat atau keinginan. Dalam shalat hajat, kita memohon kepada Allah SWT supaya hal yang menjadi keinginan dapat terkabul.

    Melansir dari Rumaysho, shalat hajat merupakan shalat sunnah dua raka’at yang mana tidak memiliki waktu khusus untuk pelaksanaannya.

    Setelah melaksanakan shalat, ada baiknya untuk melengkapi dengan membaca doa berikut:

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِمُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ. يَا مُحَمَّدُ، إِنِّي قَدْ تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ لِتُقْضَى. اللَّهُمَّ فَشَفِّعْهُ فِيَّ

    Allahumma inni as aluka wa atawajjahu ilaika bi muhammadin nabiyyir rahmah, ya Muhammadu inni qad tawajjahtu bika ila Rabbi fi hajati hazdihi litaqdhi. Allahumma fa syaffi’hu fiyya.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan menghadap kepada-Mu dengan Muhammad Nabiyyurrahmah. Wahai Muhammad, sesungguhnya aku menghadap kepada Rabbku denganmu dalam kebutuhanku ini agar ditunaikan. Ya Allah, terimalah syafa’atnya untukku.”

    Doa setelah shalat hajat tersebut juga dapat dipanjatkan sebagai doa dimudahkan segala urusan dan hajat.

    8. Doa Kemudahan dalam Perjalanan

    Doa dimudahkan segala urusan yang berikutnya berisi permohonan untuk diberikan kemudahan selama perjalanan.

    Doa ini disebutkan dalam kitab Manaqib Ja’far bin Abi Thalib. Menurut riwayat, Rasulullah mengajarkan doa ini kepada Ja’far bin Abi Thalib saat hendak berangkat ke Negeri Habasyah.

    Berikut bacaan doanya:

    اللهمَّ الطفْ بي في تيسيرِ كلِّ عسيرٍ فإن تيسيرَ كلِّ عسيرٍ عليك يسيرُ وأسألُك اليسرَ والمعافاةَ في الدنيا والآخرةِ

    Latinnya: Allohummalthuf bii fii taisiiri kulli ‘asiir fa inna taisiiro kulli ‘asiirin ‘alaika yasiir. Wa as-alukal yusro wal mu’aafaata fid dunyaa wal aakhiroti.

    Artinya: “Ya Allah, lunakkanlah kepadaku dalam memudahkan setiap sesuatu yang sulit karena memudahkan setiap sesuatu yang sulit bagi-Mu sangat mudah. Dan aku memohon kepada-Mu kemudahan dan kesehatan di dunia dan akhirat.”

    Itulah beberapa doa dimudahkan segala urusan yang dapat kita amalkan. Waktu pengamalan doa di atas dapat berbeda antara satu sama lain. Semoga bermanfaat.

  • Jazakumullah Khairan Katsiran, Arti dan Cara Menjawabnya

    Jazakumullah Khairan Katsiran, Arti dan Cara Menjawabnya

    Ada banyak sekali ungkapan bahasa Arab yang sering terdengar di telinga kita. Salah satunya adalah jazakumullah khairan katsiran.

    Kalimat tersebut memang terdengar familiar, terutama saat seseorang mengucapkan rasa terima kasih kepada orang yang berbuat baik kepada kita.

    Lantas, apa arti sebenarnya kalimat jazakumullah khairan katsiran tersebut? Dan bagaimana membalasnya?.

    Apa itu Jazakumullah khairan katsiran?

    Kalimat Jazakumullah Khairan Katsiran mempunyai arti “Semoga Allah Membalas Kebaikanmu Dengan Banyak”. Kalimat ini menunjukan doa bagi orang yang telah berbuat baik namun bukan kepada satu orang saja, melainkan kepada banyak orang.

    Selayaknya kebaikan yang dibalas dengan kebaikan, kita dianjurkan untuk memberikan doa berupa kalimat jazakumullah khairan katsiran, sebagai balasan atas kebaikan orang terhadap kita.

    Hal di atas dijelaskan lebih lanjut dalam hadis yang diriwayatkan Rasulullah SAW. Dari Usamah bin Zaid Rasulullah SAW bersabda:

    مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرُوفٌ فَقَالَ لِفَاعِلِهِ جَزَاكَ اللهُ خَيْرًا؛ فَقَدْ أَبْلَغَ فِي الثَّنَاء

    “Barang siapa diberi suatu kebaikan, lalu ia mengucapkan kepada orang yang memberi kebaikan tersebut: Jazaakallahu khairan”, maka sesungguhnya hal itu sudah mencukupi dalam menyatakan rasa syukurnya.” (HR.At-Tirmidzi)

    Makna kalimat ini, jika dipecah secara detail “Jazakumullah Khairan Katsiran” terdiri dari 3 kata yang masing-masing memiliki makna tersendiri. Supaya lebih jelas, berikut ini merupakan arti dari setiap kata pada kalimat tersebut:

    • Jazakallah atau Jaza berarti membalas atau memberi, sedangkan ka merupakan kata ganti tunggal Anda. Sehingga dapat diartikan seperti ini “Semoga Allah membalas Anda”.
    • Khairan dapat diartikan sebagai kebaikan.
    • Katsiran memiliki arti banyak.

     Jadi, ucapan Jazakumullah Khairan Katsiran Wa Jazakumullah Ahsanal Jaza

    (جَزَاكُمُ اللهُ خَيْرًا كَثِيْرًا وَجَزَاكُمُ اللهُ اَحْسَنَ الْجَزَاء)

    Artinya:

     “Semoga Allah SWT akan membalas kalian dengan kebaikan yang banyak dan semoga Allah SWT akan membalas kalian dengan balasan yang terbaik.”

    Baca juga: Bacaan Dzikir Setelah Sholat Fardu Sesuai Sunnah, Arab, Latin, dan Artinya

    Keutamaan Kalimat  jazakumullah khairan katsiran

    Masih banyak yang belum mengetahui keutamaan mengucapkan Jazakumullah Khairan Katsiran yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Adapun beberapa  keutamaannya adalah:

    1. Sebagai Ucapan untuk Mengungkapkan Terima Kasih

    Jazakumullah Khairan Katsiran adalah kalimat paling baik yang diucapkan untuk mengungkapkan rasa terima kasih, meskipun banyak ungkapan lain yang bisa diucapkan.

    Kebaikan tersebut disampaikan langsung oleh Rasulullah SAW dalam suatu hadis yang berbunyi:

     Barangsiapa diperlakukan baik oleh orang lain kemudian ia berkata kepadanya jazakallah khairan, maka ia telah memujinya dengan setinggi-tingginya,” (HR. Tirmidzi, Al Albani berkata: “shahih”)

    2. Mengandung Doa

    Selain sebagai ucapan terimakasih, kalimat  Jazakumullah Khairan Katsiran juga mengandung doa. Rasulullah SAW mengajarkan kepada umatnya untuk senantiasa membalas kebaikan orang lain. Namun, bagi sebagaian orang membalas kebaikan dengan hal yang sama tidak selalu bisa dilakukan.

    Oleh sebab itu, umat muslim sebaiknya mengucapkan terimakasih sekaligus mendoakannya. Sebagaimana diriwayatkan dalam hadis yang berbunyi:

     “Dan barangsiapa yang berbuat kepada kalian maka balaslah. Jika ia tidak mendapati sesuatu untuk membalasnya, maka doakanlah ia, sampai kalian melihat bahwa kalian sudah membalasnya,” (HR. Abu Daud).

    Baca juga: Doa untuk Orang Tua; Arab, Latin dan Terjemahnya

    3. Menjaga Silaturahmi tetap Baik dengan Sesama Muslim

    Meskipun kalimat ini terkesan pendek. Namun, jika kita mengucapkan rasa terimakasih disertai doa kepada seseorang yang telah membantu kita.

    Tanpa disadari, ucapan dan doa ini akan membuat tali silaturahmi menjadi semakin terjaga.

    Cara Mengucapkan Jazakumullah Khairan Katsiran sesuai dengan lawan bicara

    Terdapat tiga cara untuk mengucapkan kalimat Jazakumullah Khairan Katsiran yang disesuaikan dengan penerimanya, yakni ucapan kepada laki-laki, perempuan dan orang banyak.

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa Rasululah SAW sendiri menganjurkan kita untuk membalas kebaikan seseorang atau jika tidak memungkinkan, setidaknya mengucapkan terimakasih dan doa.

    Rasulullah SAW menjelaskan bahwa kalimat ini merupakan kalimat pujian tertinggi yang diberikan umat muslim bagi seseorang yang telah membantu kita.

    Ketiga perbedaan dalam pengucapan ini perlu diperhatikan karena setiap kalimat yang tersusun mirip tapi memiliki perbedaan yang jauh sekali. Misalnya, saat mengucapkan Jazakumullah Khairan Katsiran kepada seorang perempuan (tunggal), maka kita perlu menggantinya dengan ucapan Jazakallah khairan.

    Dengan pembagian di atas, mari simak lebih lanjut cara menyesuaikan ucapan sesuai lawan bicara untuk lebih paham, yakni:

    1. Mengucapkan Kepada Seorang Lelaki

    Jazakallah Khairan diucapkan sebagai bentuk rasa terimakasih kepada seorang laki-laki tunggal.

    Maknanya yaitu “ Semoga Allah membalasmu dengan penuh kebaikan (untuk laki-laki).

    2. Mengucapkan Kepada Seorang Wanita

    Meskipun hampir sama, pengucapan terimakasih untuk wanita dan laki-laki dalam bahasa Arab tentulah berbeda.

    JUcapan terimakasih yang ditujukan kepada seorang wanita ,yakni Jazakallah Khairan yang berarti : “Semoga Allah membalasmu dengan penuh kebaikan (Wanita).”

    3. Mengucapkan Kepada Banyak Orang

    Yang terakhir adalah ucapan terimakasih kepada banyak orang yang jumlahnya lebih dari dua orang. Ucapan tersebut, yakni Jazakumullahu khairan yang berarti ”Semoga Allah Membalas Kebaikan Kalian (Laki-laki dan Perempuan) dengan penuh kebaikan.”

    Jawaban Jazakallah Khairan Katsiran

    Jika sudah memahami arti dan cara mengucapkan sesuai dengan lawan bicara, sebenarnya kalimat Jazakallah Khairan Katsiran tidak begitu sulit untuk dipahami. Namun, tentu saja ada sebagian orang yang kurang paham dan bingung mengenai respon yang pas untuk membalas kalimat tersebut.

    Seperti yang kita ketahui, bahwa keutamaan pada kalimat ini tidak hanya diperuntukan bagi yang mengucapkan saja, melainkan juga bagi orang yang membalasnya. Anjuran Rasulullah SAW yakni, jika orang lain mengucapkan Jazakallah Khairan Katsiran maka sangat dianjurkan untuk menjawabnya dengan respon yang mengandung doa pula.

    Hal ini juga dijelaskan dalam hadis riwayat Bukhari yang berbunyi:

    مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرْوُفٌ فَلْيُجْزِئْهُ، فَإِنْ لَمْ يُجْزِئْهُ فَلْيُثْنِ عَلَيْهِ؛ فَإِنَّهُ إِذَا أَثْنَى عَلَيْهِ فَقَدْ شَكَرَهُ، وَإِنْ كَتَمَهُ فَقَدْ كَفَرَهُ، وَمَنْ تَحَلَّى بَمَا لَمْ يُعْطَ، فَكَأَنَّمَا لَبِسَ ثَوْبَيْ زُوْرٍ

    Artinya: “Siapa yang memperoleh kebaikan dari orang lain, hendaknya dia membalasnya. Jika tidak menemukan sesuatu untuk membalasnya, hendaklah dia memuji orang tersebut, karena jika dia memujinya maka dia telah mensyukurinya. Jika dia menyembunyikannya, berarti dia telah mengingkari kebaikannya. Seorang yang berhias terhadap suatu (kebaikan) yang tidak dia kerjakan atau miliki, seakan-akan ia memakai dua helai pakaian kepalsuan.” (HR. Bukhari).

    Selain itu dalam Mushonnaf Ibnu Abi Syaibah disebutkan bahwa Umar bin Al Khottob radhiyallahu anhu berkata:

    لو يعلم أحدكم ما له في قوله لأخيه : جزاك الله خيرا ، لأَكثَرَ منها بعضكم لبعض

    “Seandainya salah seorang di antara kalian tahu akan baiknya doa “Jazakallahu khoiron (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan) tentu ia akan terus mendoakan satu dan lainnya.”

    Oleh adanya hadis tersebut, kita mengetahui bahwa penting sekali untuk membalas kalimat Jazakumullah Khairan Katsiran sebagai balasan doa baik yang telah mendoakan.

    Sebetulnya, cara membalas kalimat inipun sederhana, kita hanya perlu menambahkan kata ‘wa’ pada masing-masing ucapannya. Untuk penjelasan lebih lanjut, yuk simak penjelasannya:

    1. Wa jazakillah khairan katsiran artinya semoga Allah juga membalasmu dengan penuh kebaikan (wanita tunggal).
    2. Wa jazakallah khairan katsiran artinya semoga Allah juga membalasmu dengan penuh kebaikan (lelaki tunggal).
    3. Wa jazakumullah khairan katsiran artinya semoga Allah juga membalas kalian dengan penuh kebaikan (untuk orang banyak).

    Nah, dengan adanya artikel mengenai Jazakumullah Khairan Katsiran ini, diharapkan kita sebagai umat muslim mengetahui pentingnya menghargai dan membalas kebaikan dari orang lain meski hanya berupa ucapan terimakasih dan doa. Sampai disini saja penjelasannya ya!

    Semoga membantu, Assalamualaikum wr.wrb

  • Bacaan Doa Sapu Jagat dalam Tulisan Arab dan Latin, Lengkap beserta Artinya

    Bacaan Doa Sapu Jagat dalam Tulisan Arab dan Latin, Lengkap beserta Artinya

    Doa sapu jagat merupakan salah satu doa terpopuler yang banyak diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, doa ini juga masuk ke salah satu doa yang sering dibaca Rasullullah SAW semasa hidupnya. 

    Doa ini dinamakan sapu jagat karena berisi tentang permohonan kebaikan di dunia dan akhirat. Permohonan atas kebaikan tersebut meliputi rezeki, keberuntungan, kesejahteraan dan lainnya. 

    Sebenarnya, doa ini memiliki banyak kebaikan di dalamnya, salah satunya kebaikan akhirat agar yang mengamalkannya menjadi penghuni surga. Oleh karena itu, kita perlu menerapkan doa atau zikir sapu jagat untuk memohon kebaikan dunia akhirat. 

    Bacaan Doa Sapu Jagat

    Doa sapu jagat memiliki bacaan yang pendek dan mudah dipahami, sehingga mudah untuk kita hafalkan. Selain kita baca setelah menunaikan sholat Sunnah maupun wajib, doa ini juga bisa diamalkan kapan sana dan di mana saja. 

    Berikut ini bacaan lengkap dari doa sapu jagat. 

    رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

    Latin: Robbanaa aatina fiddunya hasanah, wafil aakhirati hasanah waqinaa ‘adzaa bannaar

    Artinya: “Wahai Tuhan kami, anugerahi kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan jauhkan kami dari api neraka.” 

    Seorang muslim sudah seharusnya mengamalkan doa ini setiap hari di mana saja dan setelah sholat wajib. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 203, yaitu: 

    وَاذْكُرُوا اللّٰهَ فِيْٓ اَيَّامٍ مَّعْدُوْدٰتٍ ۗ فَمَنْ تَعَجَّلَ فِيْ يَوْمَيْنِ فَلَآ اِثْمَ عَلَيْهِ ۚوَمَنْ تَاَخَّرَ فَلَآ اِثْمَ عَلَيْهِۙ لِمَنِ اتَّقٰىۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّكُمْ اِلَيْهِ تُحْشَرُوْنَ

    Latin: Wazkurul laaha fiii ayyaamim ma’duudaat; faman ta’ajjala fii yawmaini falaaa ismaa ‘alaihi wa man taakhkhara falaaa isma’ alayh; limanit-taqoo; wattaqul laaha wa’lamuuu annakum ilaihi tuhsharuun

    Artinya: “Dan berdzikirlah kepada Allah pada hari yang telah ditentukan jumlahnya. Barangsiapa mempercepat (meninggalkan Mina) setelah dua hari, maka tidak ada dosa baginya. Dan barang siapa mengakhirkannya tidak ada dosa (pula) baginya, (yakni) bagi orang yang bertakwa. Dan bertakwalah kepada Allah, dan ketahuilah bahwa kamu akan dikumpulkan-Nya.”

    Sebagai informasi tambahan, doa ini sebenarnya berasal dari potongan ayat Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 201, yang berbunyi: 

    وَمِنْهُمْ مَّنْ يَّقُوْلُ رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ

    Latin: Wa minhum mai yaquulu rabbanaaa aatina fid dunyaa hasanatawn wa fil aakhirati hasanatanw wa qinaa azaaban Naar

    Artinya: “Dan di antara mereka ada yang berdoa, “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.”‘

    Baca juga: Doa Bangun Tidur dan Artinya Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

    Doa Sapu Jagat dan Keutamaannya

    Semua umat muslim sudah seharusnya mengamalkan doa ini setiap hari di mana saja, bukan hanya selepas shalat saja. Hal ini karena ada banyak keutamaan doa atau zikir sapu jagat seperti berikut ini. 

    1. Doa yang Disukai Rasulullah SAW

    Doa atau zikir sapu jagat merupakan salah satu doa pendek yang paling disukai oleh Rasulullah SAW. 

    Seperti yang disampaikan oleh Aisyah Radhiyallahu ‘Anha, yaitu “Rasulullah shalallahu alaihi wasallam menyukai doa-doa yang singkat dan padat maknanya, dan meninggalkan selain itu.”

    2. Perlindungan dari Api Neraka 

    Dalam akhirat kelak, akan ada Yaumul Hisab atau hari perhitungan seluruh amal perbuatan manusia. Jika amalan kebaikan lebih banyak, maka kita akan masuk surga. 

    Begitu sebaliknya, apabila amalan keburukan lebih banyak, maka kita akan masuk ke dalam neraka. Maka dari itu, melalui doa ini, kita bisa membuat permohonan perlindungan kepada Allah SWT. 

    Selain itu, kita juga bisa memohon ampunan atas segala kekhilafan selama hidup di dunia.

    3. Memohon Kebaikan di Akhirat 

    Setiap manusia sudah seharusnya memahami bahwa kehidupan di dunia hanya sebentar dan masih ada kehidupan lainnya. Setelah kematian, akan ada kehidupan baru di akhirat kelak. 

    Hadirnya bacaan doa ini, bisa menjadi harapan dan permohonan untuk mendapatkan kehidupan yang baik di akhirat nanti. Sebaiknya jangan ucapkan doa sapu jagat setelah sholat saja, tapi baca doa ini di mana saja dan kapan saja. 

    4. Mencakup Semua Kebaikan Dunia

    Keutamaan doa atau zikir sapu jagat selain dipuji oleh Allah SWT, doa ini juga mencakup semua kebaikan di dunia. Selain itu,bdoa ini juga memalingkan semua keburukan yang ada. 

    Hal ini karena sesungguhnya kebaikan di dunia mencakup semua yang kita dambakan dalam kehidupan dunia. Misalnya seperti rumah yang luas, kesehatan, istri cantik, ilmu yang bermanfaat, rezeki yang berlimpah dan lainnya. 

    Semua itu tercakup dalam ucapan mufassirin. Semua hal tersebut juga termasuk ke dalam pengertian kebaikan dunia.

    Baca juga: Bacaan Doa Iftitah Panjang, Pendek, Arab-Latin dan Artinya

    5. Jalan Keselamatan

    Keutamaan doa sapu jagat lengkap selanjutnya yaitu sebagai jalan keselamatan. Bagi orang yang ingin keselamatan, maka wajib mengerjakan hal-hal yang membawa dirinya ke jalan keselamatan itu sendiri.

    Contohnya seperti menjauhi hal-hal yang diharamkan, meninggalkan hal-hal yang syubhat, meninggalkan perbuatan dosa dan yang diharamkan. 

    Sehubungan dengan jalan keselamatan ini, Abul Qasim Abu Abdur Rahman pernah mengatakan “Barang siapa yang dianugerahi hati yang selalu bersyukur, lisan yang selalu berzikir, dan tubuh yang sabar, maka sesungguhnya dia telah dianugerahi kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta dipelihara dari siksa neraka.” 

    Maka dari itu, banyak anjuran dalam Sunnah yang memerintahkan kita untuk membaca doa ini. 

    Anjuran Membaca Doa Sapu Jagat

    Selain dipanjatkan setelah sholat fardhu dan hari tasyrik, doa ini bisa kita baca pada saat-saat berikut ini. 

    1. Tawaf

    Doa sapu jagat dan artinya sangat dianjurkan untuk kita baca saat menjalankan tawaf. Tawaf sendiri merupakan salah satu ibadah wajib pada saat melaksanakan ibadah umrah dan haji. 

    Saat melaksanakan tawaf, umat muslim memang dianjurkan untuk memperbanyak doa, dan doa ini salah satunya. 

    Sebagaimana telah dijelaskan dari sahabat Abdullah bin Saib r.a yang bercerita:

    “Aku mendengar Rasulullah SAW membaca doa sapu jagat antara rukun Yamani dengan rukun Hajar Aswad, Rabbanaa atina fiddunya hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qina adzabannar.” (HR. Abu Daud 1894 dan dihasankan al-Albani). 

    2. Malam Lailatul Qadar

    Doa atau zikir sapu jagat ini sangat dianjurkan untuk kita baca pada saat malam Lailatul Qadar. Dalam Al-Qur’an, gambaran Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan dan juga malam diturunkannya Al-Qur’an. 

    Membaca doa ini ketika malam Lailatul Qadar dilakukan oleh Nabi Muhammad saat melakukan i’tikaf pada 10 malam terakhir Bulan Ramadhan. Saat ini, doa ini merupakan doa yang sering dibaca oleh Rasulullah SAW. 

    Pada saat i’tikaf, Rasulullah SAW bertadarus sambil berdoa, salah satunya membaca doa ini. 

    Beliau menjelaskan bahwa “Doa ini tidak hanya bermakna permohonan untuk memperoleh kebaikan di dunia dan akhirat, namun juga memantapkan langkah dalam usaha meraih kebaikan.”

    Doa sapu jagat memiliki banyak keutamaan, salah satunya memohon ampunan dan meminta kebaikan dunia akhirat. Selain itu, bacaannya yang mudah membuat kita sudah seharusnya membacanya.

  • Bacaan Doa Sayyidul Istighfar (Arab, Latin, Artinya) serta Maknanya

    Bacaan Doa Sayyidul Istighfar (Arab, Latin, Artinya) serta Maknanya

    Pada kehidupan sehari-hari, kita sebagai manusia biasa tidak lepas dari kesalahan atau perbuatan dosa yang disengaja maupun tidak disengaja. Oleh karena itu, penting untuk kita memohon ampun dengan bacaan doa Sayyidul Istighfar.

    Sayyidul istighfar merupakan doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW ketika memohon ampun dari kesalahan dosa-dosa yang telah kita lakukan.

    Ulasan ini membantu kita untuk membaca doa, berupa arab, latin hingga terjemahannya.

    Membaca Doa Sayyidul Istighfar

    Doa Sayyidul Istighfar yang dikenal juga dengan sebutan doa penghulu istighfar atau merupakan istighfar terbaik. Hal ini juga dijelaskan dalam kitab shahihnya Imam Bukhari dengan judul “Bab, Istighfar yang paling utama”.

    Jika kita perhatikan bacaan dari Sayyidul Istighfar latin dan artinya, maka akan menemukan banyak istilah yang merujuk pada kerendahan diri sebagaimana hamba di hadapan Allah SWT. Selain itu, pengagungan diri kepada-Nya untuk memohon ampun atas dosa.

    Hal ini yang membuat doa ini sangat dianjurkan untuk kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain sebagai bentuk permohonan, kita juga akan selalu mengingat Allah SWT sebagai pemilik semesta alam.

    Adapun bacaan doa Sayyidul Istighfar yang benar dan bisa kita ikuti untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari seperti berikut:

    اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

    Latinnya: Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta khalaqtani wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika ma astata’tu. A’udzu bika min syarri ma shana’tu. Abu’u laka bini’matika ‘alayya wa abu’u bidzanbi faghfirli fa innahu la yaghfirudz-dzunuba illa anta.

    Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau, Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan Engkau, dan aku berjanji untuk melaksanakannya sebaik mungkin. Aku berlindung dengan Engkau dari kejahatan yang telah aku lakukan. Aku mengakui atas nikmat yang Engkau berikan kepadaku, dan aku mengakui atas dosa yang telah aku perbuat. Oleh karena itu, ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.” (HR. Bukhari, Nomor 6306)

    Baca juga: Niat Sholat Taubat, Tata Cara, dan Waktu Pelaksanaannya

    Keutamaan Doa Sayyidul Istighfar

    Banyak keutamaan dari membaca doa Sayyidul Istighfar terlebih lagi jika diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, hadits tentang Sayyidul Istighfar dari Nabi Muhammad SAW juga sudah menjelaskan keutamaan dari membaca doa tersebut.

    وَمَنْ قَالَهَا مِنَ النَّهَارِ مُوقِنًا بِهَا ، فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ قَبْلَ أَنْ يُمْسِىَ ، فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ ، وَمَنْ قَالَهَا مِنَ اللَّيْلِ وَهْوَ مُوقِنٌ بِهَا ، فَمَاتَ قَبْلَ أَنْ يُصْبِحَ ، فَهْوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ

    “Barangsiapa mengucapkannya pada siang hari dan meyakininya, lalu dia mati pada hari itu sebelum waktu sore, maka dia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa mengucapkannya pada malam hari dalam keadaan meyakininya, lalu dia mati sebelum waktu pagi, maka dia termasuk penghuni surga.”

    Tidak hanya itu, meski terlihat sebagai amalan yang sangat ringan. Namun, dengan bacaan doa yang dipanjatkan secara tulus dan keimanan tentu akan mendapatkan ganjaran yang besar dari Allah SWT.

    Hal ini tentu saja akan berdampak baik untuk diri sebagai bentuk ketaatan dan kerendahan diri sebagai makhluk ciptaan Allah SWT. Hal ini membuat bacaan doa Sayyidul Istighfar sangat baik untuk diamalkan.

    Adapun keutamaan dan manfaat lainnya yang bisa didapatkan, yakni sebagai berikut:

    1. Memperlancar Rezeki

    Memperlancar Rezeki

    Keutamaan utama menjadi pintu untuk memperlancar rezeki. Sebagai umat muslim yang taat mendapatkan rahmat serta kemudahan dalam mencari rezeki disarankan untuk membaca istighfar secara khusyuk dan keimanan.

    Hal ini juga sudah dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Nuh ayat 10 hingga 12 yang dimana kita sebagai umat muslim dianjurkan untuk beristighfar sebagaimana dalam mencari rezeki.

    فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّاراً . يُرْسِلِ السَّمَاء عَلَيْكُم مِّدْرَاراً . وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَاراً

    Artinya: “Aku (Nabi Nuh) berkata (pada mereka), “Beristighfarlah kepada Rabb kalian, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan kepada kalian hujan yang lebat dari langit. Dan Dia akan memperbanyak harta serta anak-anakmu, juga mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu” (QS. Nuh: 10-12)

    Allah SWT sebagai Maha Pengasih tentunya akan memberikan rezeki yang luas bagi hamba yang meminta kepadanya. Rezeki yang diberikan tidak hanya sebatas materi saja, namun juga bisa berupa kesehatan, kemakmuran dan lain sebagainya.

    Baca juga: Doa Ketika Ada Petir Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya (Shahih)

    2. Mengampuni Dosa

    Keutamaan lainnya yang bisa kita rasakan, yakni pengampunan dosa atas kekhilafan yang dilakukan. Sebagaimana manusia biasanya, tentu tidak bisa lepas dari dosa. Adanya bacaan istighfar ini membantu kita untuk mendapatkan ampunan.

    Di dalam ayat Al-Qur’an surat Al-Anfal dalam ayat 33 juga dijelaskan bahwa apabila ada seorang hamba yang meminta ampunan tentu atas keridhaan Allah SWT akan memaafkan hamba-Nya.

    وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنتَ فِيهِمْ ۚ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

    Latinnya: Wa maa kaanallahu liyu’adz-dzibahum wa anta fiihim wa maa kaanallahu mu’adz-dzibahum wa hum yastaghfiruun

    Artinya: “Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun”. (QS. Al – Anfal: 33)

    3. Dicintai oleh Allah SWT

    Bagi hamba yang tidak pernah meninggalkan istighfar juga menjadi golongan yang sangat dicintai oleh Allah SWT. Hal ini juga sudah disabdakan oleh Rasulullah SAW sebagaimana bunyinya:

    “Jika kalian mampu untuk memperbanyak istighfar maka lakukanlah. Sesungguhnya tidak ada sesuatu yang lebih mensukseskan di sisi Allah Ta’ala dan lebih dicintai-Nya daripadanya.” (HR. Hakim at-Tirmidzi).

    4. Bacaan Istighfar yang Baik

    Seperti yang diketahui bahwa banyak bacaan istighfar yang umat muslim bisa baca untuk memohon ampun kepada Allah SWT.

    Namun, dari banyaknya jumlah tersebut, bacaan doa Sayyidul Istighfar menjadi bacaan istighfar yang paling baik.

    Nabi Muhammad SAW juga menjelaskan bahwa ada keutamaan besar dari membaca Sayyidul Istighfar sebagaimana yang diriwayatkan dari Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu mengenai bacaan tersebut.

    Dari keterangan yang dijelaskan menunjukkan betapa besarnya keutamaan atau fadhilah dari membaca doa Sayyidul Istighfar untuk kehidupan sehari-hari, sampai-sampai Allah SWT menjanjikan surga bagi siapapun yang membacanya.

    5. Menenangkan Hati

    Ketika menjalani kehidupan di dunia, sebagai manusia tentunya kita sering mengalami kegundahan atau kekhawatiran yang menyelimuti diri. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan membaca doa dari Sayyidul Istighfar.

    Seseorang yang memperbanyak bacaan doa istighfar tentunya akan diberikan hati yang lebih lapang, dimudahkan urusan dunia hingga diberikan jalan keluar serta ampunan dari Allah SWT sebagai bentuk keridhaan-Nya terhadap hamba.

    Doa Sayyidul Istighfar merupakan bacaan istighfar yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dalam memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah kita lakukan. Bukan hanya ampunan dari Allah SWT, tetapi juga perlindungan bahkan dikabulkan hajat.

  • Doa agar Cepat Melahirkan dan Kontraksi, Yuk Amalkan

    Doa agar Cepat Melahirkan dan Kontraksi, Yuk Amalkan

    Ada beberapa kondisi yang membuat ibu hamil merasakan kecemasan ekstra. Salah satunya saat Hari Perkiraan Lahir (HPL) sudah lewat, tapi ibu hamil belum ada  tanda-tanda segera lahiran. Oleh sebab itu, baca doa agar cepat melahirkan.

    Dengan membaca doa tersebut, diharapkan menjadi salah satu solusi terbaik untuk ibu hamil bisa lekas melahirkan.

    Karena melalui doa, seseorang meminta pertolongan langsung kepada Allah SWT.

    Doa agar Cepat Melahirkan Sesuai Sunnah dan Al-Quran

    Walaupun biasanya setiap ibu hamil mempunyai cara masing-masing dalam menetralisir rasa cemas tersebut. Namun, tidak ada salahnya jika kita berdoa dengan niat yang benar.

    Sebab doa dengan keyakinan penuh kepada Allah SWT akan membantu kita dalam menyelesaikan semua perkara kehidupan, termasuk melahirkan tersebut.

    Berikut beberapa doa agar cepat melahirkan yang bisa kita baca:

    1. Doa Agar Cepat Melahirkan Pertama

    Doa Agar Cepat Melahirkan Pertama

    Pertama, terdapat doa Maryam agar mudah melahirkan pada waktu menjelang persalinan. Suami istri bisa membaca doa ini untuk memudahkan persalinan dan cepat kontraksi. Adapun bacaan doa yang bisa kita panjatkan sebagai berikut:

    حَنَا وَلَدَتْ مَرْيَمَ وَمَرْيَمُ وَلَدَتْ عِيْسَى اُخْرُجْ أَيُّهَا الْمَوْلُوْدُ بِقُدْرَةِ المَلِكِ المَعْبُوْدِ

    Haanah waladat maryam, wa maryam waladat ‘iisaa, ukhruj ayyuhal mauluudu bi qudratil malikil ma’buud. 

    Artinya: “Hanah melahirkan Maryam, Maryam melahirkan Isa. Wahai anak yang akan dilahirkan, lahirlah dengan kekuasaan Tuhan Yang Maha Menguasai, Yang Disembah.”

    Baca juga: Niat Sholat Taubat Zina Lengkap dengan Tata Caranya

    2. Doa Kedua

    Berikutnya doa agar cepat melahirkan yaitu membaca surat Al-Falaq. Hal ini juga tercantum dalam hadits yang ditulis oleh Muhammad bin Abdul Wahid Al-Ghafiqi dalam kitab Lamahatul Anwar wa Nafahatul Azhar.

    Ini merupakan bacaan haditsnya yang artinya:

    “Dari Ali bin Husain, dia berkata bahwa ketika Fatimah hendak melahirkan, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallah mengutus Ummu Salamah dan Asma’ binti Umais kepada Fatimah.

    Beliau berkata kepada keduanya, “Bacalah di dekat Fatimah ayat kursi dan ‘Inna robbakum allaahul ladzii kholaqos samaawaati wal ardho’ hingga akhir ayat dan dua mu’awwidzatain.”

    Adapun bacaan doa agar cepat melahirkan anak dari surat Al-Falaq:

    قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ  (1)

    مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ  (2) 

    وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ  (3)

    وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ (4)

    وَمِنْ شَرِّحَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ (5)

    Qul a’uzu birabbil-falaq (1)

    Min syarri ma khalaq (2)

    Wa min syarri gasiqin iza waqab (3)

    Wa min syarrin-naffasati fil-‘uqad (4)

    Wa min syarri hasidin iza hasad (5)

    Artinya:

    Katakanlah Nabi Muhammad, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menjaga fajar (subuh) (1), dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan (2), dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita (3).

    Dari kejahatan perempuan-perempuan penyihir yang meniup pada buhul-buhul talinya (4), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki (5).”

    3. Doa Agar Cepat Melahirkan Ketiga

    Melanjutkan dari hadist poin doa kedua, selain surat Al-Falaq bisa kita sambung dengan bacaan surat An-Nas.

    Membaca doa dengan pengulangan beberapa kali tentu akan membuat hati kita semakin tenang dan yakin.

    Berikut bacaan doa agar cepat melahirkan dari surat An-Nas:

    قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ (1)

    مَلِكِ النَّاسِۙ. اِلٰهِ النَّاسِۙ (2)

    مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ (3)

    الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ (4)

    مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ (5)

    Qul a’uzu birabbin nas (1)

    Malikin-nas (2)

    Ilahi nas (3)

    Min syarril-waswasil-khannas (4)

    Allazi yuwaswisu fi sudurin-nas (5)

    Artinya:

    Katakanlah Nabi Muhammad, “Aku berlindung kepada Tuhan manusia (1), raja manusia (2), sembahan manusia (3), dari kejahatan setan pembisik yang bersembunyi (4), yang membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia (5).”

    4. Doa Agar Cepat Melahirkan dan Kontraksi Keempat

    Doa Agar Cepat Melahirkan dan Kontraksi Keempat

    Masih tetap melanjutkan doa agar cepat melahirkan  yang bersumber dari hadits poin kedua, sekaligus Syeikh Muhyissin Abu Zakaria Yahya bin syaraf al-Nawawi al-Dimasyqi dalam kitab al-Adzkar al-Muntakhabah min Kalami Sayyid al-Abrar.

    Tepatnya pada halaman 298 menerangkan bahwa saat masuk detik-detik persalinan berlangsung, hendaknya suami membaca ayat kursi sebanyak satu kali dan dilanjutkan dengan membaca doa surat Al-A’raf ayat 54.

    Berikut bacaan doa agar cepat melahirkan normal dan lancar dari ayat kursi yang bisa kita panjatkan:

    ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ

    Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, la ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih.

    Ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhu hifhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim.

    Artinya: “Allah, tidak ada Tuhan yang berkah disembah melainkan Dia Yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya, tidak mengantuk, dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang ada di hadapan mereka dan di belakang mereka dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah, melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

    Baca juga: 8 Doa Meluluhkan Hati Seseorang yang Kita Cintai dengan Menyebut Namanya Jarak jauh

    5. Doa Kelima

    Selanjutnya menyambung dari poin keempat, membaca doa agar cepat melahirkan lancar setelah ayat kursi kemudian Al-Araf ayat 54, disambung dengan surat Al-Falaq dan An-Nas sebelumnya.

    Adapun bacaan doa surat Al-A’raf ayat 54:

    اِنَّ رَبَّكُمُ اللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ فِيْ سِتَّةِ اَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِۗ يُغْشِى الَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهٗ حَثِيْثًاۙ وَّالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُوْمَ مُسَخَّرٰتٍۢ بِاَمْرِهٖٓ ۙاَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْاَمْرُۗ تَبٰرَكَ اللّٰهُ رَبُّ الْعٰلَمِيْنَ

    Inna rabbakumullahul-lazi khalaqas-samawati wal-arda fi sittati ayyamin summastawa ‘alal-arsy, yugsyil-lailan-nahara yatlubuhu hasisa, wasy-syamsa.

    Wal-qamara wan-nujuma musakhkharatim bi’amrih, ala lahul-khalqu wal-amr, tabarakallahu rabbul-alamin.

    Artinya: “Sesungguhnya Tuhanmu adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas “Arasy. 

    Dia menutupkan malam pada siang yang mengikutinya dengan cepat. Dia ciptakan matahari, bulan dan bintang-bintang untuk tunduk pada perintah-Nya.

    Ingatlah! Hanya milik-Nyalah segala penciptaan dan urusan. Maha Berlimpah anugerah Allah, Tuhan semesta alam.”

    6. Doa Keenam

    Tidak hanya doa itu saja, masih ada banyak versi doa lain yang bisa kita panjatkan untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT atas kelancaran persalinan kita. 

    Salah satunya doa agar cepat melahirkan yang bisa kita baca yaitu sebagai berikut:

    رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ رَبَّنَآ اِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيَوْمٍ لَّا رَيْبَ فِيْهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيْعَادَ ࣖ

    Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wa hab lamaa min laduunka rahmatan innaka antal wahhabu. Rabbanaa innaka jaami’un naasi li yaumin laa raiba fiihi. Innallaaha laa yukhliful mii’aada.

    Artinya: “Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau membengkokkan hati kami sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami. 

    Dan karuniakanlah kepada kami limpahan rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau jugalah Tuhan Yang melimpah-limpah pemberian-Nya. 

    Wahai Tuhan kami, sesungguhnya Engkaulah yang mengumpulkan manusia pada hari yang tidak ada keraguan padanya.”

    7. Doa Ketujuh

    Bacaan doa agar cepat melahirkan selanjutnya yaitu dari potongan surat dalam Al-Quran surat An-Nahl ayat 78. Selain membaca doa tersebut, ibu hamil juga bisa menerapkan gaya hidup sehat dan sering beraktivitas ketika kehamilan tua.

    Dengan doa dan usaha yang dikombinasikan secara konsisten, maka akan lebih membantu kita dalam persalinan tersebut. Dan inilah bacaan doa agar cepat melahirkan surat Al-Nahl ayat 78:

    وَاللّٰهُ اَخْرَجَكُمْ مِّنْۢ بُطُوْنِ اُمَّهٰتِكُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ شَيْـًٔاۙ وَّجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْاَبْصَارَ وَالْاَفْـِٕدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

    Wallahu akhrajakum mim butuni ummahatikum la ta’lamuna syaiaw wa ja’ala lakumus-sam’a wal-absara wal-afidata la’allakum tasykurun.

    Artinya: “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberimu pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, agar kamu bersyukur.”

    Selain dari surat An-Nahl ayat 78 tersebut, kita bisa melanjutkannya dengan doa agar cepat melahirkan dalam Islam dari doa Maryam ketika melahirkan. Doa itu ada pada poin pertama alias doa pertama sebelumnya.

    8. Doa Kedelapan

    Doa kedelapan ini merupakan doa supaya cepat melahirkan versi lainnya yang bisa kita panjatkan. Sehingga, kita bisa memilih doa mana saja yang hendak kita baca, terpenting yakin akan kuasa Allah SWT.

    Berikut doa yang bisa kita panjatkan agar segera melahirkan:

    (4) قَالَ رَبِّ اِنِّيْ وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّيْ وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَّلَمْ اَكُنْۢ بِدُعَاۤىِٕكَ رَبِّ شَقِيًّا

    (5) وَاِنِّيْ خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِنْ وَّرَاۤءِيْ وَكَانَتِ امْرَاَتِيْ عَاقِرًا فَهَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ وَلِيًّا ۙ

    (6) يَّرِثُنِيْ وَيَرِثُ مِنْ اٰلِ يَعْقُوْبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا

    Qala rabbi inni wahanal-azmu minni wasyta’alar-ra’su syaibaw wa lam akum bidu’a ika rabbi syaqiyya (4)

    Wa inni khiftul-mawaliya miw wara’I wa kanatimra’ati aqiran fa hab li mil ladungka waliyya (5)

    Yarisuni wa yarisu min ali ya’quba waj’al hu rabbi radiyya (6)

    Artinya: “Dia Zakaria berkata, “Wahai Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah, kepalaku telah dipenuhi uban dan aku tidak pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu. 

    Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku khawatir terhadap keluargaku sepeninggalku, sedangkan istriku adalah seorang yang mandul. Anugerahilah aku seorang anak dari sisi-Mu. 

    Seorang anak yang akan mewarisi aku dan keluarga Ya’qub serta jadikanlah dia, wahai Tuhanku, seorang yang diridhai.””

    9. Doa Kesembilan

    Dan jika ternyata ibu hamil tersebut diberi ujian dalam melahirkan berupa kesulitan. Kita tidak perlu khawatir terlebih dulu, karena ada doa yang bisa kita panjatkan agar berjalan dengan lancar.

    Adapun bacaan doa agar istri cepat melahirkan yang dimulai dari membaca surat Al-Baqarah ayat 185, Al-Fathir ayat 11 dan kemudian surat Al-Isra ayat 82. Berikut untuk bacaan Al-Baqarah ayat 185:

    شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۗوَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗيُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ ۖوَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

    Syahru ramadanallazi unzila fihil-qurana hudal lin-nasi wa bayyinatim minal-huda wal-furqan, fa man syahida mingkumusy falyasumh, wa mang kana maridan au ‘ala safarin fa ‘iddatum min ayyamin ukhar.

    Yuridullahu bikumul-yusra wa ala yuridu bikumul-‘usra wa litukmilul-iddata wa litukabbirullaha ‘ala ma hadakum wa la’allakum tasykurun.

    Artinya: “Bulan Ramadhan adalah bulan yang didalamnya diturunkan Al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang benar dan yang batil. 

    Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan dia tidak berpuasa, maka wajib menggantinya, sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. 

    Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.”

    Setelah itu, kita bisa melanjutnyakan dengan membaca bacaan doa agar cepat kontraksi atau melahirkan dari surat Al-Fatir ayat 11:

     وَاللّٰهُ خَلَقَكُمْ مِّنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُّطْفَةٍ ثُمَّ جَعَلَكُمْ اَزْوَاجًاۗ وَمَا تَحْمِلُ مِنْ اُنْثٰى وَلَا تَضَعُ اِلَّا بِعِلْمِهٖۗ وَمَا يُعَمَّرُ مِنْ مُّعَمَّرٍ وَّلَا يُنْقَصُ مِنْ عُمُرِهٖٓ اِلَّا فِيْ كِتٰبٍۗ اِنَّ ذٰلِكَ عَلَى اللّٰهِ يَسِيْرٌ

    Wallahu khalaqakum min turabin summa min nutfatin summa ja’alakum azwaja, wa ma tahmilu min unsa wa la tada’u illahi bi’ilmih, wa ma yu’ammaru min mu’ammariw wa la yungqasu min ‘umurihi illa fi kitab, inna zalika ‘alallahi yasir.

    Artinya: “Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan laki-laki dan perempuan. Tidak ada seorang perempuan pun mengandung dan tidak pula melahirkan dengan sepengetahuan-Nya.

    Tidak dipanjangkan umur seseorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan sudah ditetapkan dalam Kitab Lauh Mahfuzh. Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.”

    Barulah kita bisa membaca bacaan agar cepat melahirkan dari surat Al-Isra ayat 82 sebagai berikut:

     وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْاٰنِ مَا هُوَ شِفَاۤءٌ وَّرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِيْنَۙ وَلَا يَزِيْدُ الظّٰلِمِيْنَ اِلَّا خَسَارًا

    Wa nunazzilu minal-qurabi ma huwa syifauw wa rahmatul wa la yaziduz-zalimina illa khasara.

    Artinya: “Dan Kami turunkan dari Al-Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.”

    Itulah beberapa doa agar cepat melahirkan yang bisa kita panjatkan, baik istri ataupun suami. Kita bisa mengamalkan salah satunya dengan niat penuh keyakinan atas pertolongan Allah SWT kepada hambanya.

  • Doa Nabi Nuh dalam Al-Qur’an untuk Kaum dan Anaknya!!

    Doa Nabi Nuh dalam Al-Qur’an untuk Kaum dan Anaknya!!

    Nabi Nuh merupakan salah satu utusan Allah SWT untuk menyebarkan agama Allah kepada umat manusia. Namun, pada saat proses penyebaran agama itu berlangsung cukup lama, tibalah doa Nabi Nuh diserukan.

    Salah satu Nabi yang dikenal sebagai bapak para umat setelah Adam adalah Nabi Nuh. Beliau memiliki kesabaran luar biasa untuk membimbing umat menuju agama Allah. Bahkan, dzikir Nabi Nuh tidak pernah berhenti untuk memohon kepada Allah.

    Lantas, doa Nabi Nuh dalam surat apa? Allah SWT menerangkan kisah-kisah Nabi Allah di dalam Al-Qur’an secara berulang dan juga rinci.

    Doa Nabi Nuh dalam Al-Qur’an untuk Umatnya

    Dari titik balik usahanya untuk mengajak setiap orang mempercayai agama Allah SWT tetapi sudah mencapai puncak. Nabi Nuh berdoa agar Allah menyelamatkan umatnya dari pada orang-orang kafir yang jahat.

    Beliau bisa menahan sakit dan pedihnya di cemooh serta di hajar pada masa itu. Nabi Nuh tidak kuasa jika harus menyaksikan penderitaan umatnya oleh orang-orang kafir yang berkuasa.

    Doa Nabi Nuh menjadi salah satu bentuk doa mulia yang dipanjatkan oleh nabi untuk kelangsungan hidup umatnya. 

    Beliau mengajak umatnya untuk naik ke atas bahtera yang telah dibuatnya selama ratusan tahun. Bagi orang kafir, Nabi Nuh dianggap sebagai orang gila karena tidak mungkin terjadi banjir pada masa itu.

    Baca juga: Doa Nabi Ibrahim dalam Al-Qur’an ketika Dibakar dan Meminta Keturunan

    Namun, setelah 950 tahun penantiannya dalam mengajak setiap golongan untuk masuk ke agama Allah. Justru hanya cemooh dan perilaku buruk yang didapatkan. 

    Hal ini membuat Nabi Nuh mendoakan kaum kafir untuk dibinasakan oleh Allah SWT. Doa Nabi Nuh ini, pada akhirnya menjadi populer di kalangan muslim. 

    Kejadian ini tidak seperti bayangan manusia di mana Nabi Nuh hilang kesabaran. Namun, Allah SWT telah menyampaikan kabar bahwa umatnya tidak akan bertambah seberapa keras usaha yang telah Beliau lakukan.

    Namun, Allah SWT telah mengabarkan kepada Nabi Nuh untuk menyelamatkan seluruh umatnya dari bala yang akan terjadi.

    Allah Ta’ala berfirman:

    هِيَ تَجْرِي بِهِمْ فِي مَوْجٍ كَالْجِبَالِ وَنَادَى نُوحٌ ابْنَهُ وَكَانَ فِي مَعْزِلٍ يَا بُنَيَّ ارْكَبْ مَعَنَا وَلا تَكُنْ مَعَ الْكَافِرِينَ قَالَ سَآوِي إِلَى جَبَلٍ يَعْصِمُنِي مِنَ الْمَاءِ قَالَ لا عَاصِمَ الْيَوْمَ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ إِلا مَنْ رَحِمَ وَحَالَ بَيْنَهُمَا الْمَوْجُ فَكَانَ مِنَ الْمُغْرَقِينَ

    Artinya : “Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung. Dan Nuh memanggil anaknya sedang anak itu berada di tempat yang jauh terpencil: “Hai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang-orang yang kafir.” Anaknya menjawab: “Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!.” Nuh berkata: “Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah (saja) Yang Maha Penyayang”. Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yang ditenggelamkan” (Huud: 42-43).

    Pembahasan tentang kaum nabi Nuh juga terdapat dalam QS. Huud: 44.

    وَقِيلَ يَا أَرْضُ ابْلَعِي مَاءَكِ وَيَا سَمَاءُ أَقْلِعِي وَغِيضَ الْمَاءُ وَقُضِيَ الْأَمْرُ وَاسْتَوَتْ عَلَى الْجُودِيِّ ۖ وَقِيلَ بُعْدًا لِلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

    Wa qīla yā arḍubla’ī mā`aki wa yā samā`u aqli’ī wa gīḍal-mā`u wa quḍiyal-amru wastawat ‘alal-jụdiyyi wa qīla bu’dal lil-qaumiẓ-ẓālimīn

    Artinya: Dan difirmankan: “Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah,” dan air pun disurutkan, perintah pun diselesaikan dan bahtera itu pun berlabuh di atas bukit Judi, dan dikatakan: “Binasalah orang-orang yang zalim.”

    Adapun bacaan doa Nabi Nuh untuk kaumnya yang kafir ada pada QS. Nuh ayat 26, yaitu:

    Adapun bacaan doa Nabi Nuh untuk kaumnya yang kafir ada pada QS. Nuh ayat 26, yaitu:

    وَقَالَ نُوحٌ رَبِّ لا تَذَرْ عَلَى الأرْضِ مِنَ الْكَافِرِينَ دَيَّارًا

    Artinya: Nuh berkata: “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi” (Nuh: 26).

    Jawaban dari doa Nabi Nuh, Allah jawab melalui firmanNya dalam surat Asy-Syuara: 119 – 120 berikut ini:

    فَأَنْجَيْنَاهُ وَمَنْ مَعَهُ فِي الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ * ثُمَّ أَغْرَقْنَا بَعْدُ الْبَاقِينَ

    Artinya: “Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yang besertanya di dalam kapal yang penuh muatan. Kemudian sesudah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tersisa.” (Asy-Syuara 119-120).

    Selain itu, Nabi Nuh juga memohon untuk keselamatan diri dan orang-orang yang beriman:

    رَّبِّ ٱغْفِرْ لِى وَلِوَٰلِدَىَّ وَلِمَن دَخَلَ بَيْتِىَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ وَلَا تَزِدِ ٱلظَّٰلِمِينَ إِلَّا تَبَارًۢا

    Rabbigfir lī wa liwālidayya wa liman dakhala baitiya mu`minaw wa lil-mu`minīna wal-mu`mināt, wa lā tazidiẓ-ẓālimīna illā tabārā

    Artinya: Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan,” (QS Nuh: 28).

    Doa Nabi Nuh untuk Anaknya 

    Sebenarnya doa Nabi Nuh juga termasuk ke dalam kisah yang ada dalam QS. Huud ayat 42-43. Dalam kisah tersebut dapat kita ketahui bahwa seorang putra dari Nabi Nuh saja tidak mempercayai bapaknya, bagaimana dengan umat lain?

    Meskipun begitu, tidak semua anak dari Nabi Nuh ikut tenggelam. Dari 4 bersaudara, tiga diantaranya selamat dengan amanat dari Allah SWT untuk meneruskan keturunan dari Nabi Nuh AS.

    Putra Nabi Nuh yang mati saat banjir bandang datang adalah Yam. Sedangkan ketiga putranya yang berhasil selamat dan ikut naik ke atas bahtera Nabi Nuh adalah Sam, Ham, dan juga Yafits.

    Melihat bagaimana salah satu putranya tidak turut naik ke atas bahtera dan mulai dihadang banjir bandang. Nabi Nuh berdoa kepada Allah SWT.

    وَنَادَىٰ نُوحٌ رَبَّهُ فَقَالَ رَبِّ إِنَّ ابْنِي مِنْ أَهْلِي وَإِنَّ وَعْدَكَ الْحَقُّ وَأَنْتَ أَحْكَمُ الْحَاكِمِينَ

    Artinya: Dan Nuh berseru kepada Rabbnya sambil berkata: “Ya Rabbku, sesungguhnya anakku termasuk keluargaku, dan sesungguhnya janji Engkau itulah yang benar. Dan Engkau adalah Hakim yang seadil-adilnya.” (QS. Hud: 45).

    Allah menjawab dalam firmanNya QS. Hud: 46.

    قَالَ يَا نُوحُ إِنَّهُ لَيْسَ مِنْ أَهْلِكَ ۖ إِنَّهُ عَمَلٌ غَيْرُ صَالِحٍ ۖ فَلَا تَسْأَلْنِ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ ۖ إِنِّي أَعِظُكَ أَنْ تَكُونَ مِنَ الْجَاهِلِينَ

    Allah berfirman: “Hai Nuh, sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu (yang dijanjikan akan diselamatkan), sesungguhnya (perbuatan)nya perbuatan yang tidak baik. Sebab itu janganlah kamu memohon kepada-Ku sesuatu yang kamu tidak mengetahui (hakekat)nya. Sesungguhnya Aku memperingatkan kepadamu supaya kamu jangan termasuk orang-orang yang tidak berpengetahuan.” (QS. Hud: 46).

    Menyesali ucapannya kepada Allah SWT. Nabi Nuh pun memohon ampun serta perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai sifat yang tidak diketahuinya.

    قَالَ رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ ۖ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُنْ مِنَ الْخَاسِرِينَ

    Artinya: Nuh berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat)nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Hud: 47).

    Nah, itulah mengenai doa Nabi Nuh untuk umat dan juga anaknya. Banyak sekali kisah yang sebenarnya bisa membuat kita tersadar bagaimana adil dan bijaksanaNya Allah SWT kepada setiap umatnya.

    Oleh karena itu, janganlah kita takabur dan mendekati keburukan. Karena jalan kebaikan dan janji Allah SWT atas segala perlindungan sangat nyata dan benar adanya.

    Selalu mendekat dan meminta perlindungan kepada Allah SWT atas segala cobaan dan permasalahan hidup. Berharap hal-hal yang benar selalu menyelimuti kita dan keimanan selalu hidup di hati masing-masing umat Islam.

  • 2 Doa Sebelum Tidur dan Amalan Sunnah Nabi Muhammad SAW (Panjang & Pendek)

    2 Doa Sebelum Tidur dan Amalan Sunnah Nabi Muhammad SAW (Panjang & Pendek)

    Setelah beraktifitas seharian, semua orang pasti mendambakan tidur yang aman, nyaman dan nyenyak. Ajaran Rasulullah SAW menganjurkan kita untuk membaca doa sebelum tidur, berdoa menjadi cara bagi umat muslim memohon pada Allah SWT agar dibangunkan kembali dengan keadaan sehat wal’afiat.

    Saat tertidur, kesadaran kita tidak dapat dikendalikan oleh diri sendiri, maka dari itu berdoa menjadi cara untuk meminta pertolongan pada Allah SWT agar terhindar dari marabahaya, gangguan setan bahkan dari mimpi buruk sekalipun.

    Dalam ajaran agama Islam, tidak hanya sebelum tidur kita dianjurkan untuk berdoa. Semua kegiatan harus diawali dengan doa, sebagai pendekatan diri dan meminta perlindungan kepada Allah SWT untuk menjalani hari. Lantas bagaimana jika kita lupa membaca doa sebelum tidur? serta apa pentingnya membaca doa sebelum tidur?

    Yuk simak, penjelasan mengenai doa sebelum tidur, amalan sunnah dan pentingnya berdoa:

    Pentingnya Doa Sebelum Tidur Bagi Umat Muslim!

    Saat tertidur, umumnya manusia akan mengalami disfungsi respon kerja syaraf dan otak beristirahat sehingga tidak mampu memberikan respon balik jika terjadi sesuatu pada tubuh.

    Hal ini juga disebutkan dalam Kitab Syarah Riyadhus Shalihin karya Imam an-Nawai, dalam penjelasannya, doa sebelum tidur sendiri menjelaskan makna dari “mati”.

    Kalimat tersebut dapat dijelaskan bahwa ketika tidur, manusia tidak dapat berbuat macam-macam dengan respon tubuh yang teristirahatkan untuk beberapa saat.

    Selain itu, kita tidak bisa melawan atau menghindari jika terdapat marabahaya di sekeliling kita, karena tubuh kita yang tidak berdaya.

    Rasulullah SAW yang menyadari ketidakberdayaan manusia saat tidur, menganjurkan umat muslim untuk berdoa kepada Allah SWT meminta perlindungan dan penjagaan diri dari segala macam gangguan, tidak terkecuali dari mimpi buruk.

    Pembahasan mengenai doa sebelum tidur yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW juga terdapat pada QS. Ali ‘Imran: 190-191 yang berbunyi:

    اِنَّ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَاٰيٰتٍ لِّاُولِى الْاَلْبَابِۙ ١٩٠ الَّذِيْنَ يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُوْنَ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بَاطِلًاۚ سُبْحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ ١٩١

    Artinya: “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia. Maha Suci Engkau. Lindungilah kami dari azab neraka.” (QS Ali ‘Imran: 190-191).

    Hal tersebut juga tertuang dalam surat Az-Zumar ayat 42, yang berbunyi:

    اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَىٰ عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَىٰ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

    Arab-Latin: Allaahu yatawaffal anfusa hiina mawtihaa wallatii lam tamut fii manaamihaa fa yumsikul latii qadaa ‘alaihal mawta wa yursilul ukhraaa ilaaa ajalim musammaa; inna fii zaalika la Aayaatil liqawmai yatafakkarrun.

    Artinya: “Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir.”

    Dari penjelasan dan dalil di atas, kita dapat menyimpulkan pentingnya doa sebelum tidur yang diamlakan guna meminta pertolongan serta perlindungan pada Allah SWT dari segala marabahaya, ancaman dan juga gangguan setan maupun jin, termasuk dari mimpi buruk sekalipun.

    Selain permohonan, berdoa juga menjadi salah satu bentuk kepercayaan kita terhadap kuasa Allah SWT yang Maha Besar melebihi semesta dan juga seisinya.

    Doa Sebelum Tidur Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

    Untuk doa  sebelum tidur sebetulnya sangat pendek dan mudah untuk diingat, maka dari itu sayang sekali jika kita tidak membacanya sebelum tidur. Dari Hudzaifah dan Abu Dzar RA, Ia mengatakan bahwa doa sebelum tidur yang dibaca Rasulullah SAW adalah sebagai berikut:

    بِاسْمِكَ اللهُمَّ أَحْيَا وَأَمُوْتُ

    Bacaan latin: Bismika Allâhumm ahyâ wa amût.

    Artinya: “Ya Allah! Dengan nama-Mu, aku hidup dan dengan nama-Mu pula aku mati.” (HR Bukhari)

    Namun, jika ingin doa yang lebih panjang. Doa sebelum tidur satu ini juga bisa diamalkan sebelum tidur, doa tersebut adalah:

    للَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسى إِلَيْكَ وَوَجَّهْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِى إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ ظَهْرى إِلَيْكَ رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَلْجَأَ وَلَا مَنْحَى مِنْكَ إِلا إِلَيْكَ، أَمَنْتُ بكتابكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَبَسَيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْت

    Bacaan latin: Allahuma aslamtu ilaika wawajjahtu wajhii ilaika, wafawwadhtu amrii ilaika waalja’tu dzahrii ilaika raghbatan wa raghbatan ilaika laa maljaa walaa manjaa minka illa ilaika amantu bikitaabikalladzii anzaita wa binabiyyikalladzii arsalta

    Artinya: “Ya Allah, aku berserah diri kepada-Mu. Aku menghadapkan wajahku kepada-Mu. Aku menyerahkan segala urusanku kepada-Mu. Aku menyandarkan punggungku kepada-Mu lantaran mengharap dan takut kepada-Mu. Tidak ada tempat berlindung dan menyelamatkan diri dari (ancaman)-Mu kecuali hanya kepada-Mu. Aku beriman kepada kitab-Mu yang engkau turunkan juga (aku beriman) kepada nabi-Mu yang Engkau utus.” (HR. Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud).

    Baca juga: Doa Bercermin Arab, Latin, dan Adab Saat Bercermin

    Amalan Sebelum Tidur yang dianjurkan Rasulullah SAW sebagai Sunnah

    Selain membaca doa sebelum tidur sebagai bentuk permohonan perlindungan kepada Allah SWT, kita juga bisa melakukan amalan-amalan yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW sebagai sunnah. Agar kita selalu tehindar dari marabahaya dan lebih dekat dengan Allah SWT.

    Berikut amalan-amalan yang dikerjakan sebelum tidur:

    1. Berwudhu (Mensucikan Diri)

    Amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW yang pertama adalah berwudhu sebelum tidur. Amalan ini dimaksudkan untuk mensucikan diri dengan membersihkan anggota tubuh dengan  air bersih. Dengan berwudhu, hati akan lebih tenang dan tentram.

    Anjuran berwudhu ini juga didapatkan dari hadis-hadis Nabi Muhammad SAW, yang berbunyi:

    “Apabila kamu ingin tidur, hendaklah kamu berwudhu sebagaimana kamu berwudhu untuk shalat.” (HR. al-Bukhari, no. 247)

    Hadis ini menjelaskan bahwa berwudhu sebelum tidur adalah amalan yang disunnahkan dan memiliki nilai ibadah sendiri di hadapan Allah SWT. Selain itu, dengan berwudhu sebelum tidur juga dapat melindungi kita dari gangguan setan saat tertidur. Jikalaupun kita tidak bangun lagi untuk hidup, berwudhu membuat kita meninggal dalam keadaan bersuci.

    Anjuran untuk berwudhu sebelum tidur juga diriwayatkan dalam hadis Al-Bukhari dan Muslim yang berbunyi:

    إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلاَةِ ، ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الأَيْمَنِ

    Artinya: “Jika engkau hendak mendatangi tempat tidurmu, hendaklah engkau berwudhu seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu,” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

    2. Tidur Miring ke Kanan

    Selain membaca doa sebelum tidur, anjuran Rasulullah SAW yakni hendaknya kita memiringkan posisi badan kita ke kanan.

    Posisi ini juga terbukti dalam medis, sebagai posisi paling baik dan bermanfaat. Anjuran Rasulullah ini disebutkan terdapat dalam beberapa hadis shahih berikut:

    اِضْطَجِعْ عَلَى شَقِّكَ اْلأَيْمَنِ.

    Artinya: “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu,” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

    Hadis yang diriwayatkan Tarmidzi mengenai sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:

    “Apabila kamu berbaring di tempat tidurmu, maka berwudhulah sebagaimana kamu berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlah pada sisi kananmu, lalu ucapkanlah: ‘Ya Allah, sesungguhnya aku berserah diri kepada-Mu, dan kepada-Mu aku menghadap. Dengan-Mu aku memegang ikatan, kepada-Mu aku menyerahkan urusan, dan dengan-Mu aku bertawakal. Engkau adalah tempat bergantungku dan Engkau adalah Tuhan yang memiliki kekuasaan yang agung.”

    Hadis yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim yang berbunyi:

     “Jika kamu ingin tidur, berbaringlah pada sisi kananmu, kemudian bacalah doa: ‘Ya Allah, aku berserah diri kepada-Mu, dan dengan rahmat-Mu aku berlindung. Aku rindu kepada pahala-Mu, dan aku takut kepada siksa-Mu. Tidak ada yang dapat menolak apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang dapat memberikan apa yang Engkau tolak.’”

    Dikutip dari penelitian yang dilakukan oleh Dinarwulan Puspita menyebutkan bahwa posisi tidur miring kanan dapat meningkatkan kualitas tidur pada pasien gagal jantung kongestif.

    Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa meningkatkan kualitas tidur dapat dilakukan dengan memperhatikan posisi tidur yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW. Yang secara edispun terbukti kebenarannya.

    3. Jangan Tidur dengan Posisi Tengkurap

    Sunnah selanjutnya adalah menghindari tidur dengan posisi tengkurap. Posisi ini dilarang untuk dilakukan oleh kita sebagai umat muslim. Ada tiga sebab, alasan tidur tengkurap dilarang dalam Islam:

    Sebab pertama, tidur tengkurap adalah posisi yang dimurkai Allah. Hal ini tertuang dalam hadis riwayat Imam Abu Daud dari Thikhfah Al Ghifari yang berbunyi:

    “Ketika aku sedang berbaring tengkurap di masjid karena begadang da itu terjadi waktu sahur. Lalu tiba-tiba ada seseorang menggerak-gerakkanku dengan kakinya. Ia pun berkata, ” Sesungguhnya ini adalah cara berbaring yang dibenci oleh Allah.” Kemudian aku pandang orang tersebut, ternyata ia adalah Rasulullah SAW”.

    Sebab kedua, tengkurap adalah posisi yang tidak disukai Allah. Hal ini dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA berbunyi:

    “Rasulullah SAW pernah melihat seseorang yang tidur dengan posisi tengkurap. Kemudian Rasulullah SAW berkata, ” Sesungguhnya ini adalah cara berbaring yang tidak disukai Allah.”

    Sebab ketiga, tengkurap adalah posisi tidurnya ahli neraka. Ini disebutkan dalam hadis riwayat Imam Ibnu Majah dari Abu Dzar Al Ghifari RA.

    “Nabi SAW lewat di hadapanku dan ketika itu aku sedang tidur tengkurap. Beliau menggerak-gerakkanku dengan kaki beliau. Beliau pun bersabda, ” Wahai Junaidib, tidur seperti itu seperti berbaringnya penduduk neraka.”

    4. Membaca Al-Mulk Sebelum Tidur

    Surat Al-Mulk adalah surat pengantar tidur yang biasa dibaca Nabi Muhammad SAW tiap malamnya.

    Aktivitas yang bernilai amalan yang dianjurkan oleh Rasul sebelum tidur. Membaca surat Al-Mulk sendiri memiliki banyak sekali manfaatnya.

    Salah satu manfaatnya, yakni membantu kita untuk merenungi kebesaran Allah SWT yang Maha Pencipta Semesta serta seisinya.

    Dalam hadis riwayat Tirmidzi disebutkan bahwa keutamaan surat Al Mulk adalah memberi syafa’at atau penolong bagi yang membacanya. Berikut haditsnya:

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عَبَّاسٍ الْجُشَمِىِّ عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ إِنَّ سُورَةً مِنَ الْقُرْآنِ ثَلاَثُونَ آيَةً شَفَعَتْ لِرَجُلٍ حَتَّى غُفِرَ لَهُ وَهِىَ سُورَةُ تَبَارَكَ الَّذِى بِيَدِهِ الْمُلْكُ

    Artinya: “Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar, telah menceritakan pada kami Muhammad bin Ja’far, telah menceritakan kepada kami Syu’bah, dari Qotadah, dari ‘Abbas Al Jusyamiy, dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, ‘Ada suatu surat dari Al-Qur’an yang terdiri dari tiga puluh ayat dan dapat memberi syafa’at bagi yang membacanya, sampai dia diampuni, yaitu: Tabaarakalladzii biyadihil mulku… (surat Al Mulk),’” (HR Tirmidzi)

    Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud RA, Rasulullah SAW bersabda:

    “Barangsiapa yang membaca surah Tabarakalladzi biyadihil mulk (Surah Al-Mulk) setiap malam, maka ia akan terhindar dari siksa kubur.” (HR. An-Nasa’i)

    Berdasarkan hadis-hadis yang tertulis di atas, kita sama-sama mengetahui bahwa sunnah membaca Al-Mulk sebelum tidur memberikan syafa’at dan keutamaan yang bisa kita raih. Amalan ini juga tidak hanya semakin mendekatkan diri kita pada Allah SWT, tetapi juga menjauhkan kita dari siksa kubur dan neraka.

    5. Membaca 3 Qul Sebelum Tidur

    Saat malam hari, selain membaca doa sebelum tidur. Kita disunnahkan untuk membaca 3 surah qul. Yang dimaksud dengan 3 surah qul ini adalah surah Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas.

    Dengan membaca ketiga surah tersebut, dapat menghindarkan dari segala macam hal buruk, serta menolak gangguan setan, jin dan sihir saat kita tertidur.

    Cara mengamalkannya yakni, sempatkan duduk membaca tiga surah ini sampai selesai, hembuskan pada telapak tangan lalu usapkan ke seluruh tubuh. Lakukan sebanyak tiga kali. Hal ini juga driwayatkan dalam sebuah hadis Bkhari dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, yang berkata:

    “Nabi Muhammad SAW ketika berada di tempat tidur di setiap malam, Baginda mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan ’Qul huwallahu ahad’, ’Qul a’udzu birobbil falaq’ dan ’Qul a’udzu birobbin naas’. Kemudian Baginda mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bahagian depan. Baginda melakukan yang demikian sebanyak tiga kali.” (HR Bukhari)

    Dengan penjelasan dan dalil tersebut, kita mengetahui bahwa mengamalkan tiga surah qul sebelum tidur memiliki banyak keutamaan yang bisa kita dapatkan selain mendekatkan diri pada Allah SWT.

    6. Membaca Tasbih, Tahmid dan Tahlil Sebelum Tidur

    Amalan yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW sebelum tidur dengan mengucapkan tasbih “Subhanallah” yang berarti “Maha Suci Allah”, tahmid “Alhamdulillah” yang berarti “Segala puji bagi Allah” dan Tahlil “ Laa ilaaha illallaah” yang berarti “Tiada Tuhan selain Allah”.

    Ketiga bacaan ini merupakan bentuk penghormatan, rasa syukur dan keyakinan kita atas kuasa Allah SWT. Anjuran Rasul untuk membaca tiga bacaan ini untuk mengajak kita untuk mengingat segala nikmat yang Allah beri, serta kebesaran-Nya dalam mengatur segala urusan yang ada di dunia ini.

    Hal ini juga diatur dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

     “Barangsiapa yang membaca tasbih sebanyak 33 kali, tahmid sebanyak 33 kali, dan tahlil sebanyak 34 kali setelah selesai shalat, maka dosa-dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.”

    Dapat disimpulkan bahwa pentingnya membaca tasbih, tahmid dan tahlil sebagai amalan sunnah yang dikerjakan sebelum tidur. Cara mengamalkannya, yakni bacalah tasbih, tahmid dan tahlil sebanyak 33x setelah membaca tiga surah qul. Setelah itu berbaringlah dan memejamkan mata. Amalan ini akan menjadi tameng perlindungan kita hingga fajar tiba.

    Demikian penjelasan mengenai doa sebelum tidur serta amalan yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW sebagai bentuk mengingatkan kepada Sang Pencipta dan permintaan pertolongan selama tidur dengan harapan akan bangun dalam keadaan sehat wal’afiat tidak kurang satu apapun. Semoga setelah membaca artikel ini, kita bisa mengamalkannya sendiri di kehidupan kita ya! Semoga bermanfaat. Assalamualaikum wr.wb.

  • Rahasia! Ini 4 Doa Meluluhkan Hati Suami yang Ampuh

    Rahasia! Ini 4 Doa Meluluhkan Hati Suami yang Ampuh

    Doa meluluhkan hati suami kadangkala sangat dibutuhkan, apalagi kehidupan rumah tangga ada kalanya mengalami pasang-surut. Namun kondisi seperti ini sangat wajar, suami istri bisa berselisih kapan saja.

    Suami istri merupakan pasangan atau partner yang harus berusaha bersama, meskipun saat melakukan kesalahan.

    Begitu pula, pada saat suami sedang labil emosinya, tugas istri adalah menenangkannya agar terhindar dari amarah.

    Doa Meluluhkan Hati Suami

    Selain berusaha, istri juga bisa harus selalu berdoa untuk bisa meluluhkan hati suaminya. Doa ini bisa langsung kalian baca setelah sholat fardhu dengan harapan suami bisa luluh, tenang serta kembali memberikan cintanya kepada istri.

    Berikut ini sudah ada beberapa doa untuk meluluhkan hati suami yang perlu diketahui, antara lain:

    1. Doa yang Dapat Meluluhkan Hati Suami

    Doa Meluluhkan Hati Suami

    Ada kalanya suatu hari suami diliputi oleh amarah atas suatu masalah tertentu. Contohnya saja karena pekerjaan, pertemanan, maupun masalah keluarga. 

    Namun, sebagai seorang istri, hal yang terbaik harus bisa membantu suaminya untuk lebih tenang. Salah satunya doa agar bisa meluluhkan hati suami menjadi lembut. 

    Dengan adanya doa ini, kita bisa langsung memohon kepada Allah SWT agar suami mendapatkan ketenangan dan melepaskan amarah. Berikut ini sudah ada bacaan doa yang dapat meluluhkan hati untuk suami dan bisa dipraktekkan istri:

    اَللَّهُمَّ لَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ…… كَمَا لَيَّنْتَ الْحَدِيْدَ لِدَاوُ عَلَيْهِ ٱلسَّلَامُ وَ سَخِّرْ لِيْ كَمَا سَخَّرْتَ لِيْ سُلِيمَان نَبِيّ لِدَاوُدَ عَلَيْهِ ٱلسَّلَامُ وَأَلَّفَ بَيْ كَمَا أَلَّفْتَ بَيْ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسَيِّدَتِنَا خَدِيْجَةَ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ وَ خَدِيْجَةَ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ وَ فَاطِمَةَ الزَّهْرَاءَ ﺻﻠﻮﺍﺕ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻚ ارحمني يا ارحم الراحمين

    Allahumm layyin li qalba (sebut nama suami) kamaa layyantal h’adeeda lidaawooda a’layhis salaamu wa sakhkhir lee kamaa sakhkhartar reeh’a lisulaymaaanabni daawooda a’layhim as salaamu. Wa allif baynanaa kamaa allafta bayna muhammadan s’allallaahu a’layhi. Wa aalihee wa sallam wa khadeejah wa a’layhi wa aalihee wa sallam wa khadeejah wa a’liyyin a’layhis salaamu wa fatimataz zahraa-i s’alawaatullaahi a’layhaa yaa arh’aamar raahimeen.

    Artinya: “Ya Allah, biarlah (sebut nama suami) hati tumbuh lembut dan lembut seperti Engkau melelehkan besi untuk Dawud, damai dia, dan membuatnya lembut dan tunduk kepadaku sama seperti Engkau membuat angin penurut. Bahkan, tunduk kepada Sulaiman putra Daud, salam bagi mereka berdua, dan jadikan kasih sayang di antara kami. Sebagaimana Engkau menaruh Cinta antara Muhammad (damai dan berkah Allah beserta anak-anaknya) dan Khadijah (rahmat Allah besertanya), dan antara Ali (damai atasnya) dan Fatimah Zahra. Shalawat Allah atasnya,hai yang paling dermawan.”

    Baca juga: Doa Ketika Mendengar Suara Burung di Malam Hari

    2. Doa Meluluhkan Hati Suami Agar Tidak Egois

    Pada dasarnya, untuk bisa melembutkan hati suami yang keras, pertama-tama bisa membaca kalimat Allah. Berikut ini sudah ada beberapa kalimat Allah yang bisa diterapkan sebelum  doa meluluhkan hati suami terlebih dahulu:

    • Ya Jabbar
    • Ya Aziz
    • Ya Mutakabbir.

    Setelah itu, bisa langsung dilanjutkan dengan membaca doa berikut yang sudah ada di dalam surat Al-Baqarah ayat 165, antara lain:

    يُّحِبُّوْنَهُمْ كَحُبِّ اللّٰهِ ۗ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَشَدُّ حُبًّا لِّلّٰهِوَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَتَّخِذُ مِن دُونِ ٱللَّهِ أَندَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ ٱللَّهِ ۖ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَشَدُّ حُبًّا لِّلَّهِ ۗ وَلَوْ يَرَى ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓا۟ إِذْ يَرَوْنَ ٱلْعَذَابَ أَنَّ ٱلْقُوَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا وَأَنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعَذَابِ

    Wa minan-nāsi may yattakhiżu min dụnillāhi andāday yuḥibbụnahum kaḥubbillāh, wallażīna āmanū asyaddu ḥubbal lillāhi walau yarallażīna ẓalamū iż yaraunal-‘ażāba annal-quwwata lillāhi jamī’aw wa annallāha syadīdul-‘ażāb.

    Artinya: “Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).”

    Kemudian, bisa langsung dilanjutkan dengan membaca doa yang terdapat dalam surat Ali Imran ayat 14 berikut ini:

    زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوٰتِ مِنَ النِّسَاۤءِ وَالْبَنِيْنَ وَالْقَنَاطِيْرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ

    Zuyyinalinnasi hubbushahawati minannisa’i walbani na walqanaathiril muqanthorotiminazzahabi walfidhah.

    Artinya: “Dihiasikan (dan dijadikan indah) bagi manusia: kesukaan kepada benda-benda yang diingini, yaitu perempuan-perempuan dan anak-anak; harta-benda yang banyak dari emas dan perak.” (QS. Ali-Imran: 14).

    Baca juga: Doa Setelah Sholat Hajat dan Tata Cara Sholat Hajat yang Benar dan Artinya

    3. Doa agar Suami Makin Sayang pada Istrinya

    Untuk bisa memohon agar suami semakin sayang dengan istrinya, maka berikut adalah doa yang bisa dipanjatkan. Doa meluluhkan hati suami ini terdapat dalam surat Ar-Rum ayat 21 seperti berikut:

    وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا لِّتَسْكُنُوٓا۟ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

    Wa min āyātihī an khalaqa lakum min anfusikum azwājal litaskunū ilaihā wa ja’ala bainakum mawaddataw wa raḥmah, inna fī żālika la`āyātil liqaumiy yatafakkarụn.

    Artinya: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.”

    4. Doa Lainnya untuk Meluluhkan Hati Suami 

    Selain itu, juga sudah ada bacaan doa untuk meluluhkan hati suami yang lainnya seperti berikut ini:

    اللَّهُمَّ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيْزُ الْكَبِيْرُ وَأَنَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الَّذِيْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ، اللَّهُمَّ سَخِّرْ لِيْ كَمَا سَخَّرْت فِرْعَوْنَ لِمُوْسَى وَلَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ كَمَا لَيَّنْتَ الْحَدِيْدَ لِدَاوُدَ فَإِنَّهُ لَا يَنْطِقُ إِلَّا بِإِذْنِكَ نَاصِيَتُهُ فِيْ قَبْضَتِكَ وَقَلْبُهُ فِيْ يَدِكَ جَلَّ ثَناَءُ وَجْهِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

    Allaahumma innaka antal azizul kabir. Wa anaa abduka adhdhoiifudzdzaliil. Alladzii laa khaula wa laa quwwata illaa bika. Allaahumma sakhkhir lii amrii kama sakhkhorta firauna li musa. Wa layyin li qolbahuu kama layyantalhadiida li dawuda. 

    Fa innahu la yantiqu illa bi idznika. Nashiyatuhuu fii qobdhatika. Wa qolbuhuu fi yadiKka. Jalla tsanau wajhik. ya arkhamar rakhimiin.

    Artinya: “Ya Allah bahwasanya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Besar. Dan sesungguhnya aku ini adalah hamba-Mu yang hina lagi lemah. Ya Allah mudahkanlah bagiku urusanku, sebagaimana Engkau mudahkan bagi urusan Fir’aun kepada Musa dan lunak hati manusia bagiku. Hal ini  sebagaimana Engkau lunakkan besi bagi Nabi Daud. Engkaulah adalah sebaik-baik pemimpin dan sebaik-baik penolong, wahai Tuhan Yang Maha Hidup. Wahai Tuhan Yang Maha Penguasa, Wahai Tuhan Yang Punya Keagungan dan Kemuliaan, perkenanlah ya Allah.”

    Sebenarnya masih ada beberapa bacaan doa untuk meluluhkan suami yang perlu diketahui. Namun, beberapa doa yang ada di atas bisa dijadikan sebagai referensi.

    Beberapa bacaan doa meluluhkan hati suami yang ada di atas bisa diamalkan oleh para istri. Dengan membaca doa di atas ini, insya Allah bisa langsung membuat suami tenang dan amarahnya pun mereda.

  • Doa Ketika Ada Petir Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya (Shahih)

    Doa Ketika Ada Petir Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya (Shahih)

    Memanjatkan doa ketika ada petir merupakan hal penting bagi umat Muslim saat terjadi hujan besar. Terkadang hujan beserta petir terdengar menakutkan. Tidak sedikit pula yang ketakutan saat mendengar adanya petir.

    Di balik semua itu, ternyata hujan adalah salah satu hal yang patut kita syukuri. Hujan menandakan turunnya sebuah rahmat. Pada intinya, hujan sangat bermanfaat untuk menyuburkan tanah dan menyejukkan udara.

    Saat hujan yang sangat deras, kita sering sekali khawatir dan mengeluh. Belum lagi kita tidak bisa keluar rumah karena hujan. Ada juga kekhawatiran ketika melihat dan mendengar petir yang membuat takut.

    Tidak hanya membahas doa ada petir dan artinya, kita akan mencari tahu fakta tentang petir atau kilat dalam perspektif Islam.

    Definisi Petir dalam Perspektif Islam

    Jika menerjemahkannya dalam bahasa Arab, petir bisa kita sebut sebagai Ar Ra’du. Ar Ra’du sendiri merupakan suara yang terdengar dari awan,

    Ada juga Ash Showa’iq yang berarti kilat. Ash Showa’Iq merupakan sebuah Cahaya yang muncul dari langit bersamaan dengan suara keras.

    Petir juga tercantum dalam sebuah hadits Rasul SAW yang diriwayatkan oleh At Tirmidzi sebagai berikut:

    مَلَكٌ مِنْ الْمَلَائِكَةِ مُوَكَّلٌ بِالسَّحَابِ مَعَهُ مخاريق مِنْ نَارٍ يَسُوقُ بِهَا السَّحَابَ حَيْثُ شَاءَ اللَّهُ

    Artinya: Petir adalah malaikat yang diberi tugas mengurus awan dan bersamanya pengoyak dari api yang memindahkan awan sesuai dengan kehendak Allah.

    Baca juga: Doa Ketika Gempa Bumi sesuai Sunnah, Arab-Latin dan Artinya

    Petir dalam Sains

    Petir menjadi fenomena alam yang berpotensi merusak sekaligus menjadi bukti kekuasaan Allah SWT. Pada dasarnya, petir bisa saja merusak alam, pepohonan, bangunan, dan bahkan melukai serta membunuh manusia.

    Tidak selalu menakutkan, kita mungkin kurang sadar bahwa petir memiliki berbagai manfaat yang menguntungkan manusia. Bahkan, hal ini sudah terbukti oleh sains.

    Para ilmuwan menemukan bahwa energi dari petir bisa lebih besar daripada energi dari semua pembangkit listrik di Amerika Serikat. Setiap kilatannya bisa menyalakan 100 watt bohlam selama lebih dari tiga bulan. Hebat, bukan?

    Petir juga ternyata menguntungkan untuk tanah. Pasalnya, petir menghasilkan molekul nitrogen yang membantu menunjang kehidupan setiap tanaman di bumi.

    Kedua hal ini menjadi alasan mengapa kita harus mengamalkan doa ketika ada petir dan hujan. Petir dan hujan ternyata sangat bermanfaat dan patut kita syukuri.

    Inilah Doa Ketika Ada Petir

    Doa Ketika Ada Petir

    Ketika mendengar dari petir, banyak dari kita merasa ketakutan. Tidak sedikit pula yang sampai menutup telinga karena suara kencangnya. Jangan takut, kita sebenarnya bisa mensyukuri seperti halnya saat hujan deras.

    Sebenarnya doa ketika ada petir dan artinya ini berasal dari sahabat Rasul. Yang pertama berasal dari Abdullah bin Az-Zubair.

    Biasanya beliau akan berhenti berbicara saat mendengar petir dan mengamalkan doa sebagai berikut:

    سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمِدِهِ وَالْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

    Latin: Subhaanalladzi yusabbihur ra’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatihi

    Artinya: Maha Suci Allah yang halilintar bertasbih dengan memujiNya, begitu juga para malaikat, karena takut kepadaNya.

    Kemudian, beliau mengatakan bahwa petir bisa menjadi sebuah ancaman sekaligus.

    إِنَّ هَذَا لَوَعِيْدٌ شَدِيْدٌ لِأَهْلِ الأَرْضِ

    ”Inilah ancaman yang sangat keras untuk penduduk suatu negeri”. (Disebutkan oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrod no. 723.  Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

    Berdasarkan bacaan tersebut, dapat disimpulkan bahwa malaikat akan selalu bertasbih dengan memuji Allah SWT sebagai bentuk rasa takut.

    Ada juga doa saat ada petir yang terucap oleh Ibnu ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma. Beliau akan membaca doa berikut saat mendengar ada petir.

    سُبْحَانَالَّذِي سَبَّحَتْ لَهُ

    ‘Subhanalladzi sabbahat lahu’

    Arinya: Maha suci Allah yang petir bertasbih kepada-Nya.

    Setelah itu, beliau mengucapkan doa ketika ada petir sebagai berikut:

    قال إن الرعد ملك ينعق بالغيث كما ينعق الراعي بغنمه

    Artinya: Sesungguhnya petir adalah malaikat yang meneriaki (membentak) untuk mengatur hujan sebagaimana pengembala ternak membentak hewannya

    Selain doa dari kedua sahabat Rasul, kita juga dapat membaca sebuah doa saat kita ketakutan ada petir.

    Baca juga: Doa Ketika Mimpi Buruk Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

    Adab saat Ada Petir

    Tidak hanya memahami bacaan doa ketika ada petir, kita sebaiknya mengetahui dan melakukan adab saat mendengar atau melihat petir. Menurut Imam Syafi’I dalam kitab al-Umm, dari Urwah bin Zubair RA, beliau mengatakan:

    “Apabila seseorang dari kalian melihat petir atau kilat, maka jangan menunjuk ke arahnya, cukup hanya sebutkan ciri-cirinya saja”.

    Saat ada petir, kita sebaiknya melakukan adab atau tahapan sebagai berikut:

    1. Baca doa ketika ada petir dan memohon perlindungan pada Allah SWT.

    2. Hindari menggunakan payung di tempat terbuka karena petir bisa saja menyambar kita.

    3. Jika merasa takut saat petir terlihat, tutuplah kedua telinga agar tidak kaget.

    4. Jangan berlindung di bawah pohon karena berbagai benda tinggi paling berpotensi terkena sambaran petir.

    5. Kalau sudah telanjur naik ke atas pohon, segera turun dan cari tempat yang aman.

    Itulah pembahasan doa ketika ada petir lengkap dengan Latin dan artinya. Semoga kita dapat terlindung dan mendapat pertolongan dari Allah SWT saat membaca doa ketika ada petir.

  • Doa Bangun Tidur dan Artinya Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

    Doa Bangun Tidur dan Artinya Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

    Sebagai umat yang taat, membaca doa setelah bangun tidur tentunya sangat dianjurkan. Hal sebagai bentuk harapan terhadap rahmat dari Allah SWT. Oleh karena itu, membaca doa bangun tidur juga diajarkan oleh Rasulullah SAW.

    Tidak hanya doa saja, terdapat juga adab-adab lainnya yang bisa kita ikuti sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah ketika bangun tidur.

    Segala aspek ini tentunya baik untuk diikuti agar bisa mendapatkan syafaat oleh beliau.

    Pentingnya Membaca Doa Sebelum dan Sesudah Tidur

    Seperti yang diketahui bahwa tidur merupakan perkara yang tidak boleh diremehkan. Baik dari segi kesehatan, maupun dalam agama yang diajarkan sebagai karunia luar biasa untuk kita.

    Agama Islam tersendiri secara khusus mengajarkan betapa pentingnya membaca doa sebelum ataupun sesudah bangun tidur.

    Tentu saja, doa tidur ini memiliki manfaat yang sangat besar untuk kebaikan umat muslim jika bisa diamalkan dalam kehidupan.

    Manfaat Doa Sebelum Tidur

    Doa sebelum tidur merupakan sebuah amalan sunnah yang diajarkan oleh rasulullah karena memiliki banyak manfaat ketika membacanya. Adapun, tujuan utama dari doa ini adalah meminta perlindungan kepada Allah SWT.

    Baca juga: 12 Arti Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal

    Baik itu dari gangguan setan, jin, serangga ataupun gangguan lainnya yang bisa saja menyakiti tubuh kita. Seperti yang diketahui bahwa di waktu tidur kita berada di alam bawah sadar sehingga sulit untuk mengetahui apa yang terjadi.

    Adapun manfaat lainnya yang bisa kita dapatkan dari membaca doa sebelum tidur, yakni:

    1. Diberikan Perlindungan dan Ampunan dari Allah SWT

    Pada dasarnya doa yang kita panjatkan kepada Allah sebelum tidur merupakan sebuah kesaksian atas kekuasaan serta pemberi kehidupan dan kematian dari-Nya untuk manusia. Doa ini juga menjadi instrumen untuk memohon perlindungan.

    Hal ini dikarenakan ketika tidur kesadaran kita sebagai manusia akan menurun sehingga tidak menyadari akan bahaya atau gangguan yang ada disekitar. Namun, jika kita membaca doa sebelum tidur, maka atas izin-Nya bisa dihindari.

    Selain itu, membaca dzikir dan doa sebelum tidur menjadi sarana sebagai tempat untuk memohon ampun atas segala kekhilafan serta dosa yang telah dilakukan. Hal ini membuat kalimat istighfar sangat disunnahkan untuk dibaca sebelum tidur.

    2. Lebih Siap dalam Menghadapi Kematian

    Tidak ada yang tahu kapan kita akan mati karena semuanya atas milik Allah SWT. Hal ini tentu saja tidak ada yang menjamin kita masih bisa terbangun atau tidak. Terlebih lagi tidur merupakan salah satu kiasan dari kematian yang tertunda.

    Namun, apabila ajal sudah menjemput, maka siapapun bisa saja meninggal dalam keadaan tidur. Oleh karena itu, membaca doa sebelum tidur menjadi bentuk kepasrahan terhadap Allah SWT atas pemilik segala jiwa di muka bumi.

    Hal ini juga dijelaskan dalam firman Allah SWT di QS. Az-Zumar ayat 42 berbunyi:

    اللَّهُ يَتَوَفَّى الْأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَىٰ عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الْأُخْرَىٰ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

    Allaahu yatawaffal anfusa hiina mawtihaa wallatii lam tamut fii manaamihaa fa yumsikul latii qadaa ‘alaihal mawta wa yursilul ukhraaa ilaaa ajalim musammaa; inna fii dzaalika la Aayaatil liqawmai yatafakkarrun.

    Artinya: “Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir.”

    Manfaat Membaca Doa Bangun Tidur

    Manfaat Membaca Doa Bangun Tidur

    Seperti yang diketahui, bahwa dalam tidur kita tidak ada yang tahu apakah masih bisa bangun atau tidak karena semuanya menjadi rahasia Allah SWT. Oleh karena itu, apabila masih diberi kesempatan untuk bangun tentunya harus selalu disyukuri.

    Sama seperti membaca doa sebelum tidur, maka membaca doa bangun tidur juga tidak kalah penting. Hal ini dikarenakan selain wujud syukur juga merupakan bentuk untuk memotivasi diri menjadi lebih baik.

    Membaca doa setelah bangun tidur merupakan sebuah amalan sunnah yang memiliki beragam manfaat serta keutamaan. Tentu saja kita perlu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

    Berikut ini manfaat dari membaca doa bangun tidur yang bisa kita amalkan.

    Baca juga: Doa Ketika Mimpi Buruk Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

    1. Menjadi Hamba yang Lebih Bersyukur

    Siapapun bisa saja mengalami kematian jika Allah berkehendak atas izin-Nya. Namun, apabila masih diberi kesempatan untuk hidup yang diberikan tentunya patut untuk disyukuri atas nikmat dan karunia-Nya.

    Adanya nikmat bangun tidur yang diberikan, maka hal itu akan membuat kita sebagai umat muslim menjadi jauh lebih bersyukur.

    Mengingat masih bisa hidup dan melakukan amal shalih sebagai bekal untuk pulang kepada Allah SWT.

    2. Komitmen untuk Menjalankan Ibadah Lebih Baik

    Bagi hamba yang taat dan berpikir atas nikmat yang diberikan ketika bangun tidur tentunya tidak akan cukup dengan hanya mengucap syukur. Adanya kesempatan ini bisa menjadi momentum untuk memunculkan komitmen diri yang lebih baik.

    Bacaan Doa Bangun Tidur

    Bacaan Doa Bangun Tidur

    Membaca doa bangun tidur sudah seharusnya kita amalkan dalam setiap hari. Doa ini kita panjatkan tentunya sebagai ucapkan rasa syukur atas nikmat yang telah Allah berikan kepada kita sebagai manusia yang lemah dihadapan-Nya.

    Adapun bacaan doa bangun tidur yang bisa kita panjatkan seperti berikut ini:

    اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

    Bacaan doa bangun tidur latin: Alhamdulillahil ladzi ahyana ba’da ma amatana wailaihin nusyur.

    Artinya: “Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami kembali setelah mematikan kami dan kepada Allah kami akan dibangkitkan.”

    Doa bangun tidur sejatinya merupakan bentuk dari rasa syukur yang kita panjatkan atas segala kenikmatan dan karunia dari Allah SWT. Rasa syukur ini juga bisa menjadi cara kita untuk memberikan komitmen terhadap kehidupan yang lebih lagi.