Author: Linda Yulita

  • Pengertian Metamorfosis Tidak Sempurna, Ciri serta Contohnya

    Pengertian Metamorfosis Tidak Sempurna, Ciri serta Contohnya

    Metamorfosis tidak sempurna merupakan fase yang tidak mengalami larva atau pupa. Metamorfosis ini berbeda dari metamorfosis sempurna. Agar lebih mengerti, berikut penjelasan lengkap tentang jenis metamorfosis yang tidak sempurna beserta ciri-ciri dan contohnya!

    Mengenal Metamorfosis Tidak Sempurna

    Metamorfosis adalah proses atau alur perubahan bentuk secara berkala yang akan dialami oleh beberapa hewan. Metamorfosis juga bisa dikatakan sebagai proses perubahan dalam pertumbuhan dan perkembangan hewan.

    Secara umum, metamorfosis terbagi menjadi dua jenis, yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. Kedua jenis ini memiliki perbedaan dalam banyak hal, khususnya tingkatan yang dilalui oleh hewan dalam pertumbuhannya.

    Metamorfosis tidak sempurna merupakan jenis perubahan pada hewan yang tidak melalui proses larva dan pupa. Jadi, hewan-hewan yang termasuk ke dalam jenis metamorfosis satu ini langsung melalui proses imago atau dewasa.

    Jenis metamorfosis kedua ini juga dikenal dengan istilah hemimetabola. Serangga yang masuk ke dalam jenis metamorfosis ini biasanya memiliki nimfa yang banyak modifikasi. Misalnya, memiliki insang trachea, alat mulut yang bisa mengambil makanan dari dalam air, tungkai untuk menggali atau merangkak, dan lainnya.

    Ciri-Ciri Metamorfosis yang Tidak Sempurna

    Ada beberapa ciri dari metamorfosis yang tidak sempurna. Ciri tersebut akan menjadi pembeda dengan jenis metamorfosis sempurna. Berikut ciri-ciri dari metamorfosis tidak sempurna:

    1. Hanya Melalui Tiga Tahapan

    Ciri pertama adalah proses atau tahapan yang hanya berjumlah 3. Tahapan tersebut meliputi telur, nimfa, dan imago atau dewasa. Berikut penjelasan masing-masing dari ketiga tahapan tersebut:

    a. Telur

    Tahapan pertama dari metamorfosis yang tidak sempurna adalah telur. Hewan atau serangga betina akan bertelur. Terkadang telur-telur tersebut terkandung di dalam wadah yang membuatnya selalu bersama dengan betina, sehingga akan tetap aman karena terlindungi.

    Telur merupakan fase awal dari metamorfosis hewan, baik yang sempurna atau tidak sempurna. Pada tahap awal ini, serangga-serangga akan mengembangkan bagian tubuhnya, kecuali sayap.

    Untuk masa kehamilan telur pada serangga cukup bervariasi, ini terjadi karena setiap jenis serangga memiliki karakter yang berbeda-beda.

    b. Nimfa

    Tahapan kedua dari hemimetabola adalah nimfa. Ini merupakan tahapan ketika telur sudah menetas. Nimfa berbentuk seperti serangga dewasa, tapi belum memiliki sayap.

    Selain itu, organ tubuh serangga yang sudah memasuki tahap nimfa juga belum berkembang dengan maksimal. Meski begitu, serangga-serangga yang sudah memasuki tahapan kedua dalam metamorfosis tidak sempurna ini akan mengonsumsi makanan yang sama seperti serangga dewasa.

    Saat serangga tumbuh dan berkembang, serangga tersebut akan melewati proses ganti kulit atau bernama molting. Seperti namanya, pada proses ini serangga-serangga akan melepaskan kerangka luar dan membuat kerangka baru.

    Serangga yang sudah memasuki nimfa akan berganti kulit sebanyak empat sampai delapan kali selama siklus pertumbuhan.

    c. Imago atau Dewasa

    Setelah melalui proses nimfa, serangga akan memasuki tahapan imago atau dewasa. Tahapan ini terjadi ketika nimfa sudah berkembang penuh dalam ukuran atau bentuk.

    Perubahan tersebut juga akan menghentikan proses pergantian kulit atau molting. Selain itu, serangga yang bersayap juga akan menimbulkan sayapnya pada tahap imago ini.

    Usia serangga yang sudah memasuki masa dewasa cukup bervariasi. Inì tergantung dengan spesies dari serangga tersebut. Jadi, tahapan imago atau dewasa ditandai dengan perkembangan serangga yang sudah sempurna.

    2. Tidak Melalui Proses Pupa atau Kepompong

    Ciri khas selanjutnya adalah tidak melalui proses pupa atau kepompong. Serangga yang termasuk ke dalam bagian metamorfosis tidak sempurna akan langsung melalui proses nimfa.

    Tahapan ini hanya dilalui oleh serangga yang masuk dalam kategori metamorfosis sempurna seperti kupu-kupu. Pada prosesnya, pupa akan terbungkus secara rapat dan umumnya berwarna hijau atau cokelat.

    3. Bagian Eksoskeleton Tetap

    Terakhir adalah bagian eksoskeleton serangga akan tetap hingga sepanjang hidupnya. Hal ini tidak berlaku pada serangga-serangga yang masuk ke dalam metamorfosis sempurna.

    Persamaan Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna

    Meski memiliki perbedaan karakteristik atau ciri-cirinya, kedua jenis metamorfosis sempurna dan tidak sempurna memiliki beberapa persamaan, di antaranya:

    • Metamorfosis adalah tahapan perkembangan atau pertumbuhan pada serangga.
    • Serangga akan mengalami perubahan bentuk tubuh selama proses metamorfosis berlangsung.
    • Tahapan diawali dari telur sampai ke tahapan dewasa.
    • Pergantian kulit serangga.

    Contoh Hewan yang Mengalami Metamorfosis Tidak Sempurna

    Tidak semua serangga melewati metamorfosis sempurna. Ada beberapa serangga yang hanya melalui 3 tahapan dalam metamorfosis yang membuatnya masuk ke dalam kategori tidak sempurna. Serangga-serangga tersebut meliputi:

    1. Belalang

    Doyanblog

    Serangga pertama ada belalang. Fase dari pertumbuhan dan perkembangan belalang memang hanya melalui tiga tahapan, yaitu telur, nimfa, dan dewasa atau imago.

    Pada umumnya, belalang betina akan menghasilkan 10 hingga 300 telur saat musim panas berlangsung. Setelah itu, belalang betina akan menyimpang telur-telur tersebut di atas tanaman atau pasir.

    Telur-telur belalang biasanya akan menetas setelah 10 bulan lamanya tersimpan. Setelah menetas, fase kedua adalah nimfa. Di mana belalang-belalang kecil akan mirip dengan belalang dewasa tapi belum memiliki sayap hingga alat reproduksi.

    Sayap dan alat reproduksi pada belalang akan muncul setelah 30 hari atau setelah mengalami pergantian kulit beberapa kali hingga tumbuh menjadi belalang dewasa.

    2. Rayap

    Materi Ipa

    Serangga kedua adalah rayap. Ketika sudah menemukan pasangan, rayap akan mencari sarang untuk berkembang biak. Nantinya, rayap betina akan meletakkan telur-telur yang sudah menetas dan jadi larva hingga nimfa.

    Menariknya, rayap kecil atau nimfa jadi salah satu koloni rayap golongan pekerja, tentara, reproduktif primer, hingga reproduktif sekunder. Rayap yang masuk dalam golongan reproduktif primer biasanya tidak atau belum memiliki sayap.

    Sama seperti belalang, rayap juga hanya melalui tiga tahapan, mulai dari telur, nimfa, hingga imago atau dewasa. Proses inilah yang menjadikan rayap sebagai serangga selanjutnya yang masuk dalam kategori hemimetabola.

    3. Capung

    Portal Masyarakat

    Ketiga, ada capung. Berbeda dari metamorfosis tidak sempurna serangga lainnya, capung justru melewati fase larva sebelum menjadi nimfa. Telur capung memiliki bentuk yang lonjong. Capung betina akan menyimpan telur-telurnya di air, yang memiliki arus deras seperti sungai.

    Ketika telur-telur capung sudah memasuki usia tiga minggu, maka telur capung tersebut akan menetas dan berubah jadi larva terlebih dahulu. Larva capung biasanya memakan segalanya, mulai dari cacing, ikan-ikan kecil, dan hewan kecil lainnya yang ada di air.

    Setelah itu, larva capung akan berubah menjadi nimfa, lalu tumbuh menjadi capung dewasa atau proses imago.

    4. Jangkrik

    Media Indonesia

    Serangga selanjutnya ada jangkrik. Di antara serangga lainnya, jangkrik termasuk serangga yang paling cepat mengalami metamorfosis. Hanya dalam satu musim, jangkrik betina bisa menghasilkan 500 telur dan menetas hanya dalam waktu tiga hari.

    Setelah telur-telur tersebut menetas, jangkrik akan menjadi nimfa selama 40 hari. Setelah lewat dari 40 hari, nimfa akan berubah jadi jangkrik dewasa yang sudah siap bereproduksi.

    5. Kecoa

    Brilio

    Terakhir ada kecoa. Saat musim kawin tiba, kecoa betina akan menghasilkan kurang lebih 40 sel telur yang akan berubah jadi telur.

    Satu kapsul telur bisa menampung kurang lebih 50 kecoa. Setelah lewat dari 38 hari, telur kecoa tersebut akan menetas dan menjadi nimfa. Tampilan nimfa pada kecoa berwarna putih. Setelah itu, nimfa akan berubah menjadi imago atau kecoa dewasa.

    Sudah Paham Apa Itu Metamorfosis Tidak Sempurna?

    Proses hemimetabola hanya melalui tiga tahapan, yaitu telur, nimfa, dan imago atau dewasa. Proses ini berbeda dengan metamorfosis sempurna yang prosesnya lebih lengkap, salah satunya ada pupa atau kepompong.

    Meski begitu, kedua jenis metamorfosis ini juga memiliki kesamaan, salah satunya serangga akan berganti kulit beberapa kali.

  • Metamorfosis: Definisi, Jenis, dan Aneka Contohnya di Alam Liar

    Metamorfosis: Definisi, Jenis, dan Aneka Contohnya di Alam Liar

    Setiap makhluk hidup yang ada di muka bumi ini pasti mengalami pertumbuhan dan perkembangan dari kecil hingga dewasa. Ada makhluk hidup yang tumbuh tanpa mengalami perubahan yang berarti, namun ada juga yang berubah drastis. Itulah metamorfosis, yang akan artikel ini bahas.

    Apa yang Dimaksud Metamorfosis?

    Secara singkat, istilah ini merujuk kepada proses tumbuh kembang suatu makhluk hidup yang mereka jalani via perubahan wujud. Transformasi tubuh organisme ini harus melalui beberapa fase, mulai dari fase telur hingga fase dewasa.

    Hormon dan enzim pertumbuhan berperan penting dalam aktivitas ini, sebagaimana yang terjadi ketika suatu hewan melakukan tidur panjang dalam kepompong. Enzim pertumbuhan itu sanggup melumatkan dan membentuk kembali anggota tubuh hewan tersebut menjadi bentuk yang baru.

    Tidak semua spesies hewan harus menjalani masa tumbuh kembang mereka via proses metamorfosis. Biasanya, organisme yang mengalami perubahan wujud ini ialah hewan-hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur. 

    Tahapan Tumbuh Kembangnya

    Proses metamorfosis tidak terjadi dalam waktu yang singkat, sebab ada beberapa fase atau tahapan yang perlu hewan tersebut jalani. Tergantung dari jenis perubahan wujud tersebut, ada kurang lebih empat tahapan yang berlangsung selama kurun waktu tertentu.

    1. Telur

    Siklus kehidupan yang melibatkan proses transformasi ini bermula dari telur yang induk hewan tersebut letakkan. Ada hewan yang bertelur di darat, namun ada juga yang bertelur di air. Meskipun begitu, ada pula spesies hewan yang membawa telurnya bersama induknya kemana saja.

    Telur tersebut membutuhkan waktu berminggu-minggu sebelum makhluk hidup yang ada di dalamnya siap untuk menetas. Dalam fase ini, telur-telur tersebut sangat rentan menjadi santapan binatang lain yang lebih besar, atau hancur karena faktor alam.

    2. Larva/Nimfa

    Begitu telur menetas, makhluk hidup tersebut segera memasuki tahap larva, atau yang boleh kita sebut dengan istilah anakan. Pada fase metamorfosis ini, organisme yang baru saja menetas itu membutuhkan nutrisi yang banyak. Bahkan si anakan hewan itu seringkali tidak bisa melindungi dirinya.

    Apa yang membedakan antara larva dan nimfa? Larva merujuk kepada anakan suatu hewan yang wujudnya sangat berbeda jika Anda bandingkan dengan induknya. Sementara itu, nimfa ialah anakan suatu organisme yang tampak sangat mirip dengan induk yang menelurkannya.

    3. Pupa

    Fase metamorfosis berikutnya yaitu pupa atau peralihan dari wujud bayi suatu organisme menjadi organisme dewasa yang utuh. Dalam bidang ilmu biologi, fase pupa dapat makhluk hidup jalani via hibernasi, atau bisa juga mengambil bentuk anakan setengah jadi tanpa hibernasi.

    Apabila suatu organisme masuk tahap pupa ini dengan melakukan hibernasi, maka mereka akan membentuk kepompong sebagai tempat tidurnya. Bagi sebagian hewan lain, mereka tidak perlu hibernasi dalam kepompong, tetapi sibuk mengumpulkan nutrisi untuk masuk ke tahap terakhir

    4. Imago

    Tahap terakhir ini disebut juga dengan nama imago, yang menandakan bahwa organisme tersebut sudah mencapai usia dewasanya. Jika suatu binatang sudah masuk ke fase ini, maka organ-organ tubuh mereka sudah baru, tidak lagi sama seperti ketika mereka masih anakan.

    Mau transformasinya sempurna atau tidak sempurna, selama mereka berhasil tumbuh dewasa tanpa gangguan, hal itu tidak masalah. Makhluk hidup yang sudah tumbuh besar ini pun akan mengulangi siklus kehidupan mereka dengan bertelur lagi.

    Jenis-Jenis Metamorfosis

    Proses perubahan wujud dalam tumbuh kembang suatu organisme ini terbagi ke dalam dua jenis, yaitu sempurna dan tidak sempurna. Kedua jenis tumbuh kembang ini mengacu kepada apakah hewan yang menjalaninya mengikuti empat fase secara penuh atau hanya tiga tahapan saja.

    1. Sempurna

    Proses metamorfosis sempurna yaitu pertumbuhan suatu organisme yang melibatkan perubahan fisik yang terlihat secara kasat mata. Tahapan perubahan ini bermula dari telur yang menetas menjadi larva, kemudian hibernasi dalam pupa, dan akhirnya keluar menjadi imago.

    Fase kepompong ialah identitas khusus yang hanya ada pada organisme dengan proses perubahan wujud yang sempurna. Meskipun demikian, bukan hanya badannya saja yang berubah, tetapi juga perilaku dan kemampuan beradaptasi mereka dalam hidup.

    2. Tidak Sempurna

    Di lain pihak, ada proses transformasi tubuh yang hanya melibatkan tiga fase dalam tumbuh kembang suatu makhluk hidup. Bermula dari telur, makhluk hidup itu lalu menetas menjadi nimfa, yang kemudian tumbuh menjadi imago tanpa melalui proses pupa.

    Suatu hewan yang berada dalam fase nimfa memiliki penampilan dan organ-organ tubuh yang nyaris sama persis dengan bentuk imagonya. Kendati ada beberapa anggota tubuh yang berubah semasa pertumbuhannya, penampilan keseluruhan dari hewan tersebut tidak akan banyak berubah.

    Contoh Hewan yang Bermetamorfosis

    Seperti yang sudah disebutkan di bagian paling atas, hanya ada segelintir spesies makhluk hidup yang menjalani proses metamorfosis. Hampir semua makhluk hidup itu adalah serangga, moluska, dan amfibi; tidak ada mamalia, burung, atau reptil yang melalui proses ini.

    1. Kupu-Kupu

    Pixabay.com

    Inilah jenis hewan yang paling umum kita ketahui yang menjalani transformasi secara sempurna. Pertumbuhan seekor kupu-kupu dimulai dari telur yang kemudian menetas menjadi ulat. Begitu waktunya tiba, ulat itu akan membentuk sebuah kepompong di sekujur tubuhnya.

    Dalam kepompong itu, tubuh si ulat akan menjadi lumat oleh enzim-enzim yang lalu membentuknya kembali menjadi kupu-kupu dewasa. Setelah beberapa hari, barulah kupu-kupu itu merangkak keluar, merentangkan sayap, dan siap meneruskan siklus kehidupannya.

    Tidak hanya wujud larva dan imago kupu-kupu saja yang berbeda; sumber makanan mereka pun berbeda pula. Pada waktu organisme ini masih berupa ulat, dia harus makan daun-daunan di pohon. Begitu dia tumbuh menjadi kupu-kupu dewasa, sumber makanannya menjadi nektar pada bunga-bunga.

    2. Katak

    Pixabay.com

    Contoh hewan lain yang menjalani proses metamorfosis dalam tumbuh kembangnya yaitu katak. Dalam kasus ini, katak juga sama-sama mengalami transformasi sempurna seperti kupu-kupu. Perjalanan mereka bermula dari fase telur yang induk katak letakkan di danau atau rawa.

    Telur itu akan menetas menjadi kecebong, yang tidak punya kaki sama sekali dan harus tinggal di air. Dari kecebong itu, lalu dia tumbuh menjadi anakan katak (froglet) yang mempunyai dua kaki belakang. Lambat laun ekor anakan katak itu hilang, diganti dengan dua kaki depan.

    Seekor katak baru bisa disebut dewasa apabila kedua kaki depannya tumbuh secara penuh dan ekornya benar-benar hilang. Katak dewasa tersebut akan mampu tinggal di darat dan pohon-pohon, tetapi harus kembali lagi ke danau atau rawa untuk meletakkan telurnya.

    3. Belalang

    Pixabay.com

    Ada cukup banyak hewan yang mengalami proses perubahan wujud yang terbilang tidak sempurna, dan belalang adalah salah satu contohnya. Itu karena penampilan fisik belalang tidak banyak berubah dari fase anakan hingga fase imago mereka.

    Perjalanan hidup seekor belalang dimulai pada fase telur yang induknya tinggalkan, sebelum kemudian menjadi nimfa atau anakan belalang. Mengapa belalang dapat fase nimfa dan bukan fase larva? Itu karena wujud anakan belalang tampak mirip sekali dengan wujud dewasanya.

    Anakan belalang yang siap untuk tumbuh besar tidak akan menjalani fase pupa atau kepompong. Malah, nimfa tersebut langsung masuk ke tahap imago tanpa mengalami perubahan yang berarti dan siap meneruskan siklus hidupnya.

    Sudah Paham Apa itu Proses Metamorfosis?

    Demikianlah penjabaran tentang proses tumbuh kembang pada makhluk hidup yang melibatkan perubahan wujud. Apakah Anda suka mengamati tumbuh kembang pada makhluk hidup di sekitar Anda? Jika iya, maka jadikanlah momen itu sebagai kesempatan untuk memperluas wawasan Anda.

  • Nukleus: Pengertian, Bagian, Fungsi, & Strukturnya

    Nukleus: Pengertian, Bagian, Fungsi, & Strukturnya

    Berasal dari bahasa latin yang memiliki arti kacang, nukleus menjadi inti sel paling besar yang berada di sel. Biasanya, sistem ini akan terletak pada bagian tengah sel. Lantas, apa saja fungsi dari sistem sel tersebut?

    Apa Itu Nukleus?

    Kompas

    Sering disebut sebagai inti sel, salah satu sistem sel yang satu ini berupa organel. Secara umum, dapat ditemukan dalam sel eukariotik. Ada 4 buah penyusun yang menjadi strukturnya, antara lain membran inti, kromosom, nukleous, dan nukleoplasma.

    Selain itu, inti sel juga berfungsi untuk menjaga kesatuan dari setiap gen yang ada. Bukan hanya itu saja, bahkan dapat mengontrol aktivitas selnya. Inti sel akan mengaturnya dengan cara mengelola ekspresi gen. Itulah mengapa nukleus disebut sebagai inti sel.

    Inti sel memiliki bentuk yang kasar dan bulat. Pada sel hewan, inti sel akan berada pada bagian tengah sel. Diameternya juga kecil, karena ukurannya hanya mencapai 10 mikrometer saja.

    Dengan demikian, inti sel menjadi pusat perintah untuk mengelola semua kegiatan yang ada pada sel. Bahkan inti sel juga memiliki kandungan Deoxyribonucleic Acid atau DNA. 

    Berbagai Macam Bagian Struktur Nukleus

    Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, inti sel akan dibagi menjadi 4 macam. Di antaranya sebagai berikut:

    1. Membran Inti

    Ini adalah bagian yang berupa selaput halus dengan fungsi untuk melapisi inti selnya. Pada bagian ini, maka selubung inti akan berperan untuk melindungi dan memisahkan inti sel dengan organel yang lain. Selain itu, selubung inti juga memiliki celah kecil yang berguna untuk mengeluarkan dan memasukkan molekul.

    Inti sel akan diikat oleh membran inti yang berupa kapsul atau selubung. Nantinya, kedua lapisan tersebut akan berpisah, hal ini karena ruang perinuklear sebagai penyebabnya. Dengan demikian, selubung ini akan memisahkan bagian isi sel dengan bagian lainnya.

    Inti sel memiliki selubung yang lapisan luarnya bertekstur kasar. Hal tersebut terjadi karena terdapat ribosom di atas permukaannya. Sehingga membuat membran luas bisa bersambungan dengan organel lainnya. Mulai dari retikulum endoplasma, aparatus golgi, dan lain sebagainya. 

    Celah kecil pada membran inti disebut sebagai pori-pori. Melalui pori-pori tersebut, zat selektif bisa melewatinya, baik itu melewati inti sel maupun sitoplasma. Sitoplasma adalah matriks dengan kandungan banyak organel yang berada di sel.

    2. Nukleoplasma

    Nukleoplasma berbentuk cairan kental yang berada di dalam inti sel. Bagian ini memiliki banyak kandungan, seperti protein, DNA, minel, RNA, dan zat kandungan lainnya.

    Nukleoplasma berfungsi menjadi tempat untuk mengelola banyak enzim. Selain itu, pada bagian karioplasma juga berperan penting untuk menjaga bentuk dan struktur dari inti sel.

    3. Nukleolus

    Bagian nukleus ini berbentuk bulat, teksturnya padat, dan memiliki warna yang gelap. Pada bagian luarnya, nukleolus tidak memiliki membran atau selaput pelindung. Nukleolus adalah bagian yang berperan untuk memproduksi ribosom. Di mana ribosom menjadi tempat proses pembentukan protein terjadi di inti sel.

    Pada bagian ini, mensintesis ribosom akan terjadi. Nukleolus mengelolanya dengan cara menyalin dan merakit sub unit dari ribosom RNA. Dalam subunit tersebut, beberapa akan bekerja sama untuk membentuk ribosom melalui sintesis protein. Sehingga protein dapat tercipta dalam sel, karena adanya dukungan dari ribosom.

    4. Kromosom

    Kromosom memiliki bentuk seperti benang halus. Bagian ini terletak pada inti sel dan berisi sekumpulan DNA. Sehingga kromosom berfungsi untuk menyimpan informasi genetika. 

    Supaya DNA dapat berfungsi dengan maksimal, maka kromosom akan membantu mengkombinasikannya dengan protein. Kromatin adalah kombinasi antara DNA dan protein yang ada di dalam kromosom.

    Nantinya inti sel akan menampung kromosom yang memiliki kandungan DNA. Ini karena DNA menyimpan informasi dan instruksi kehidupan sel. Mulai dari pertumbuhan, perkembangan, hingga reproduksinya. Saat sel tidak membelah, maka kromosom mengalami struktur terjerang panjang atau kromatin. 

    Kromatin merupakan struktur yang terbuat dari hasil pemadatan DNA sel dan protein. Dengan demikian, hasilnya lebih terorganisir. Hasil protein yang paling utama bernama histon. Setelah itu, kromatin akan mengembun dan membentuk kromosom. Pada sel manusia, ada 23 kromosom yang ada di dalamnya.

    Fungsi dari Nukleus

    Adapun berbagai manfaat dari inti sel yang wajib untuk diketahui. Ini karena inti sel berperan penting dalam kehidupan makhluk hidup. Berikut ini beberapa fungsinya:

    1. Mengatur Metabolisme Sel

    Fungsi utama dari inti sel adalah untuk menjadi pusat perintah dalam sel. Dengan demikian, inti sel akan mengontrol semua aktivitas yang terjadi pada sel. Hal tersebut terjadi karena adanya struktur kromosom di dalamnya.

    Oleh sebab itu, inti sel berperan penting dalam pengendalian metabolisme tubuh. Proses pengendalian ini terjadi karena adanya aktivitas yang berguna untuk menghasilkan protein. Selain itu, pengendalian metabolisme juga berperan untuk membuat tumbuhan memiliki kehidupan yang baik.

    2. Mengendalikan Ekspresi Gen

    Secara umum, pengaturan ekspresi gen akan melalui perubahan pada interaksi. Khususnya pada molekul yang kolektif, karena dapat mempengaruhi transkripsi DNA dan RNA. Adapun contoh sederhananya, yakni saat ekspresi gen mengontrol insulin. Dengan demikian, sinyal regulasi glukosa darah akan terjadi.

    Inti sel memiliki kandungan yang sebagian besarnya adalah materi genetik sel. Selain itu, organel ini juga memiliki bentuk molekul DNA secara linier panjang. Sehingga dapat membentuk kromosom dan protein yang beragam jenisnya.

    Nantinya, gen yang berada di dalam kromosom akan membentuk genom untuk inti sel. Nah, inti sel akan menjaga integritas gen-gen tersebut. Dengan demikian, pengontrolan aktivitas sel terhadap ekspresi gen dapat dilakukan.

    Bukan hanya itu saja, sistem ini juga mampu mengendalikan gen saat pembelahan sel terjadi. Selain itu, berfungsi untuk memproduksi RNA dengan kode protein, tempat terbentuknya ribosom, terjadinya transkripsi DNA, dan mengatur ekspresi gen saat dimulai atau diakhiri.

    3. Menjadi Tempat Replikasi dan Transkripsi DNA

    Nukleus dapat membantu terjadinya replikasi dan transkripsi DNA. Setelah DNA menjalani proses replikasinya, maka DNA akan mengalami proses mitosis. Replikasi DNA adalah proses untuk menggandakan rantai DNA. Selain itu, replikasi DNA akan terjadi sebelum adanya pembelahan terhadap sel.

    Secara terus menerus, prokariota akan melakukan aktivitas replikasi DNA. Sedangkan pada eukariota, waktu replikasi DNA akan dilakukan sesuai aturan. Salah satunya saat S siklus sel terjadi, lebih tepatnya sebelum mitosis atau meiosis I.

    Proses penggandaan akan menggunakan enzim DNA polimerase untuk membentuk ikatan nukleotida, yakni dengan cara menyusun polimer dalam DNA. Pada proses replikasi DNA juga akan terjadi in vitro.

    In vitro terjadi dalam proses replikasi sering disebut sebagai Reaksi Polimerase atau PCR. Sementara itu, mitosis adalah peristiwa yang berkaitan dengan pembelahan sel. Di mana pembelahan tersebut akan menghasil dua sel anak dan kromosom yang berupa sel induknya.

    4. Tempat Menyimpan Informasi Genetik

    Inti sel juga berfungsi untuk menjadi tempat penyimpanan informasi genetik. Ini disebabkan adanya membran inti, sehingga inti sel dapat menyimpan dan mempertahankan DNA di dalamnya.

    Semua informasi yang berkaitan dengan makhluk hidup akan tersimpan di dalam inti sel. Dengan demikian, setiap penelitian pastinya membutuhkan inti sel untuk melakukan identifikasi terkait informasi genetik pada makhluk hidup.

    5. Mengontrol Pertumbuhan Sel

    Selain dapat mengelola semua aktivitas berbagai sel, inti sel juga dapat mengontrol pertumbuhan pada sel-sel tersebut. Hal tersebut terjadi karena pastinya sel akan berjumlah sangat banyak, sehingga dibutuhkan kontrol agar dapat bekerja secara tepat.

    Sudah Paham Tentang Nukleus dan Serba-serbinya?

    Itulah berbagai informasi terkait nukleus, mulai dari pengertian hingga fungsi strukturnya. Melihat berbagai fungsinya, semua makhluk hidup sangat membutuhkan inti sel untuk bisa bertahan hidup.

  • Definisi Neutrofil: Fungsi, Jenis, hingga Gangguan Kesehatannya

    Definisi Neutrofil: Fungsi, Jenis, hingga Gangguan Kesehatannya

    Neutrofil atau sel darah putih yang masuk dalam golongan granulosit. Jenis sel darah putih satu ini memiliki peran penting, karena terlibat dalam melawan bakteri atau inflamasi pada tubuh. Simak informasi lebih lengkapnya tentang sel darah putih tersebut di bawah ini!

    Apa Itu Neutrofil?

    Neutrophil merupakan salah satu jenis sel darah dan termasuk ke dalam golongan granulosit bersama dua jenis lainnya, yaitu basofil dan eosinofil. Di mana jenis-jenis tersebut memiliki butiran pada sitoplasma yang juga dikenal sebagai leukosit polimorfonuklear (PMN).

    Seperti penjelasan singkat di atas, neutrophil memiliki peran penting dalam membantu pertahanan tubuh. Sebab, neutrophil akan bekerja melawan infeksi akibat bakteri dan terjadinya inflamasi.

    Neutrophil akan menjadi sel darah pertama yang muncul ketika tubuh mengalami infeksi. Ini dikarenakan neutrophil memiliki sifat fagositosis, yaitu sifat yang mirip dengan makrofag. Neutrofil akan menyerang patogen lewat saluran pernapasan menggunakan zat beracun yang mengandung oksidan.

    Kesimpulannya, neutrophil merupakan jenis leukosit pertama yang berhasil mencapai daerah inflamasi. Setelah itu, jenis sel darah satu ini akan mulai membantu pertahanan tubuh terhadap patogen.

    Fungsi Neutrophil yang Perlu Diketahui

    Freepik

    Umumnya, fungsi neutrophil adalah bantu menjaga pertahanan atau kekebalan tubuh dari bakteri maupun inflamasi. Berbeda dengan jenis sel darah lainnya, neutrophil akan melawan infeksi secara langsung, bukan dengan memproduksi antibodi.

    Neutrophil diproduksi di daerah sumsum tulang, lalu didistribusikan ke seluruh bagian tubuh lewat aliran darah. Menariknya, neutrofil bisa meninggalkan pembuluh darah, kemudian masuk ke dalam jaringan tubuh yang terinfeksi dan melawan bakteri di dalamnya.

    Fungsi neutrophil adalah mencegah terjadinya infeksi dengan cara memblokir, mematikan, mencerna, atau menolak mikroorganisme dari bakteri dan virus yang menyerang jaringan tubuh yang terinfeksi.

    2 Jenis Neutrophil dalam Tubuh

    SlidePlayer

    Berdasarkan bentuknya, jenis sel darah ini terbagi menjadi dua, yaitu neutrophil batang dan neutrophil segmen. Agar lebih jelas, berikut penjelasan lengkap tentang kedua jenis neutrophil:

    1. Neutrofil Batang

    Jenis pertama ada neutrophil batang, yaitu bentuk dari sel neutrophil yang belum matang. Meski begitu, neutrophil batang bisa berfungsi bantu melawan bakteri atau kuman yang masuk ke dalam tubuh secara langsung.

    Neutrophil batang bisa dikatakan normal, jika jumlahnya di dalam tubuh sesuai dengan standar. Saat ini, standar internasional dari neutrophil batang mulai dari 0% sampai 6%.

    Jumlah tersebut sudah cukup efektif untuk bantu meningkatkan kekebalan tubuh dengan cara melawan bakteri atau virus pada jaringan tubuh yang terinfeksi secara langsung.

    2. Neutrophil Segmen

    Jenis kedua ada neutrophil segmen, yaitu sel darah yang mengandung granuloma sitoplasma serta nukleus berongga yang kaya akan kromatin. Jenis neutrophil segmen ini berfungsi lebih efektif ketimbang jenis pertama.

    Neutrophil segmen akan menjadi sel neutrophil pertama yang muncul pada area jaringan tubuh yang terinfeksi. Cara kerjanya sama seperti jenis neutrofil pertama, yaitu terlibat langsung dalam membantu pertahanan tubuh dengan cara melawan bakteri secara langsung.

    Meski terbagi menjadi dua jenis, kedua jenis neutrophil tersebut tetap memiliki fungsi utama yang sama, yaitu bantu menjaga pertahanan tubuh dari serangan bakteri, kuman, atau virus yang masuk pada jaringan tubuh yang terinfeksi.

    Kadar Normal Neutrophil dalam Tubuh

    Freepik

    Untuk mengetahui kadar normal neutrophil dalam tubuh, dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, yaitu dengan cara tes darah secara lengkap. Ini merupakan cara paling umum untuk melihat perkembangan penyakit sebelum memberikan diagnosa lanjutan.

    Kadar neutrophil setiap orang tidak sama. Idealnya, kadar sel darah ini sebanyak 1.500 hingga 8.000 sel per mikroliter pada tubuh orang dewasa. Hal yang membedakan jumlah atau kadar neutrophil dalam tubuh, antara lain usia, jenis kelamin, pengobatan, terapi, dan kondisi kesehatan.

    Jika seseorang baru saja melakukan operasi, menjalani kemoterapi, radioterapi, atau terapi kortikosteroid dan ingin melakukan tes darah secara lengkap, sebaiknya beritahu dokter terlebih dahulu.

    Sebab, dokter bisa melihat kadar neutrophil lewat complete blood count (CBC) atau perhitungan darah lengkap. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kadar neutrofil dalam tubuh di bawah batas normal, maka dokter akan memberikan perawatan sesuai dengan diagnosa.

    Diagnosa yang berkaitan dengan kadar neutrophil, antara lain infeksi, anemia, hingga leukemia.

    Pemeriksaan neutrophil dalam sel darah putih mencakup setiap jenis sel darah putih lainnya. Pemeriksaan ini juga bisa mendeteksi adanya sel-sel abnormal di dalam darah. Sel abnormal dalam darah bisa menurunkan kadar sel darah lainnya, sehingga bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

    Tidak hanya itu, pemeriksaan ini juga berguna untuk mengetahui apakah perawatan medis yang sedang dilakukan berjalan dengan baik atau tidak. Jadi, pemeriksaan neutrophil sangat berguna untuk kesehatan.

    Untuk pemeriksaan darah lengkap bisa dilakukan di rumah sakit yang memiliki alat pendukung. Semakin canggih alat yang digunakan, maka semakin mudah mendeteksi kadar neutrophil dan sel darah lainnya dalam tubuh.

    Gangguan Kesehatan yang Berhubungan dengan Neutrophil

    Freepik

    Sebagai salah satu jenis sel dalam darah putih yang bantu mempertahankan kekebalan tubuh, tentu kadar neutrophil di bawah atau di atas batas normal bisa berpengaruh terhadap kesehatan tubuh. Berikut dua gangguan kesehatan yang berhubungan dengan kadar neutrophil dalam tubuh:

    1. Neutrofilia

    Neutrofilia adalah gangguan yang diakibatkan oleh jumlah neutrofil dalam tubuh yang melebihi batas normal. Ada beberapa kondisi atau kegiatan yang membuat kadar neutrophil meningkat dan menyebabkan neutrofilia, mulai dari stres berat, merokok, olahraga berat, cidera, penyakit menular, hingga kanker darah.

    Seseorang bisa mengalami neutrofilia jika kadar neutrophil dalam tubuh lebih dari 7.700 mcL dari total normal 11.000 mcL sel darah putih. Perhitungan ini berlaku untuk orang dewasa.

    Kondisi neutrofilia juga bisa disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya:

    • Pembentukan neutrophil yang berlangsung cepat.
    • Pelepasan neutrophil yang cepat dari sumsum tulang ke darah.
    • Pelepasan neutrophil di area pembuluh darah hingga ke dalam aliran darah.
    • Kurangnya jalan keluar bagi neutrophil dari darah ke jaringan tubuh lainnya.

    Namun, penyebab utama dari gangguan neutrophil satu ini adalah infeksi akibat bakteri. Jadi, gangguan kesehatan seperti neutrofilia atau kelebihan kadar neutrophil bisa terjadi karena beberapa hal, mulai dari kesehatan hingga gaya hidup yang tidak baik.

    2. Neutropenia

    Gangguan kedua yang berhubungan dengan kadar neutrofil adalah neutropenia. Gangguan neutropenia adalah kebalikan dari gangguan neutrofilia.

    Seseorang bisa mengalami neutropenia jika kadar neutrophil di bawah batas normal, yaitu di bawah 1.000 mcL. Kondisi ini bisa membuat tubuh rentan mengalami infeksi, sebab neutrophil tidak maksimal dalam melawan bakteri atau virus secara langsung.

    Sama seperti neutrofilia, neutropenia juga bisa disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah saat tubuh terlalu cepat menggunakan sel-sel kekebalan lebih dari biasanya.

    Selain itu, penyebab lain dari neutropenia yang juga harus diwaspadai adalah produksi neutrophil dari sumsum tulang yang tidak normal. Ini bisa menandakan adanya masalah pada area sumsum tulang, jika tidak segera diperiksa.

    Kondisi lain seperti limpa membesar juga bisa menyebabkan kadar neutrophil dalam darah menurun. Ini dikarenakan limpa bisa menghancurkan neutrophil serta sel-sel darah lainnya.

    Faktor-faktor lain yang juga bisa menyebabkan kadar neutrophil menurun hingga mengalami neutropenia, antara lain:

    • Kanker dan kemoterapi.
    • Mengonsumsi obat-obatan tertentu.
    • Terjadinya infeksi akibat virus.
    • Terkena infeksi bakteri yang parah.
    • Kelainan pada sumsum tulang.
    • Mengalami masalah autoimun.
    • Anemia aplastik.

    Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan menurunnya kadar neutrophil dalam sel darah putih didominasi oleh kesehatan. Oleh karena itu, dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut jika mengalami neutropenia.

    Namun, perlu diketahui bahwa kadar neutrofil dalam darah putih yang rendah tidak selalu mengindikasikan seseorang terkena neutropenia. Inilah kenapa pemeriksaan sel darah lengkap perlu dilakukan.

    Gangguan kesehatan neutrofilia atau neutropenia patut diwaspadai. Sebab, salah satu jenis sel darah ini memiliki peran yang sangat penting dalam tubuh, yaitu bantu meningkatkan kekebalan dengan menyerang bakteri atau virus secara langsung.

    Jika neutrophil tidak bekerja maksimal, maka tubuh akan kesulitan melawan infeksi akibat bakteri atau virus.

    Yuk, Jaga Kadar Neutrophil Tetap di Batas Normal!

    Neutrofil adalah salah satu jenis sel darah putih yang bekerja melawan bakteri, kuman, atau virus di area jaringan tubuh yang inflamasi secara langsung. Bahkan, jenis sel darah satu ini akan muncul pertama kali ketika bakteri masuk ke dalam tubuh.

    Kadar neutrophil yang melebihi atau kurang dari batas normal bisa menyebabkan gangguan cukup serius bagi kesehatan. Maka dari itu, yuk jaga dengan menerapkan gaya hidup sehat!

  • Pengertian Alveolus, Fungsi dan Struktur Bagiannya

    Pengertian Alveolus, Fungsi dan Struktur Bagiannya

    Paru-paru menjadi salah satu organ vital yang memegang peranan penting pada sistem pernapasan manusia. Dalam fungsinya yang begitu kompleks, paru-paru terdiri dari banyak struktur kecil yang secara langsung bekerja membantu proses pernapasan manusia, yaitu alveolus atau kantung udara.

    Penasaran seberapa penting keberadaan kantung udara bagi kehidupan manusia? Yuk, jelajahi informasi selengkapnya mulai dari struktur hingga fungsi dan proses kerjanya pada artikel berikut ini!

    Apa Itu Alveolus?

    Alveolus adalah unit jaringan terkecil di parenkim paru-paru berupa sekumpulan kantung udara (alveoli) yang berbentuk gelembung seperti buah anggur. Walaupun ukurannya sangat kecil, mereka bertanggung jawab sebagai tempat pertukaran gas oksigen dan karbondioksida di dalam paru-paru.

    Kumpulan alveoli ini menjadi jaringan organ vital yang paling elastis dalam paru-paru. Sebab, saat kamu mengambil napas dengan menghirup oksigen, kantung-kantung udara ini akan mengembang. Sebaliknya, saat kamu menghembuskan napas yang mengeluarkan karbondioksida, kantung udara tersebut akan menyusut.

    Setiap paru-paru memiliki jutaan kantung udara ini yang mana terletak di ujung akhir saluran pernapasan yang berhubungan langsung dengan ujung tabung bronkiolus. Selain itu, biasanya paru-paru manusia memiliki kantung udara yang terdiri dari 5 sampai 6 kelompok kantung saluran terbuka.

    Menurut jurnal American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine, paru-paru manusia setidaknya memiliki sekitar 480 juta kantung udara yang hanya berukuran 200 sampai 500 mikrometer.

    Struktur Pembentuk Alveolus

    Shutterstock

    Setiap kantung udara ini dikelilingi oleh jaringan kapiler atau pembuluh darah yang sangat halus. Jaringan ini membentuk suatu jaringan kapilaritas yang melingkupi setiap kantung udara, menciptakan area permukaan yang luas untuk pertukaran gas. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan struktur pembentuk kantung udara berikut ini!

    1. Sel Pneumosit Tipe 1

    Struktur jaringan yang hanya berukuran 25 nanometer ini juga dikenal dengan sebutan skuamosa alveolar. Diketahui sel ini menutupi hampir sebagian besar permukaan setiap kantung udara, yang umumnya bermanfaat dalam:

    • Membantu proses pertukaran gas antara udara dan darah di paru-paru.
    • Menjaga keseimbangan cairan dan ion dalam paru-paru.
    • Berinteraksi bersama sel pneumosit tipe 2 dengan tujuan menghasilkan surfaktan, suatu zat atau substansi yang melapisi alveolus, sebagai bentuk respons dari adanya peregangan.

    2. Sel Pneumosit Tipe 2

    Ketimbang pneumosit tipe 1, sel pneumosit 2 yang juga dikenal dengan nama atau sel alveolar besar atau badan lamelar tidak selalu ada pada paru-paru. Namun, keberadaannya tetap berperan penting dalam proses pernapasan manusia. Jenis sel ini memiliki dua fungsi utama, yaitu:

    • Merupakan sel regeneratif yang penting untuk memperbaiki dan meregenerasi epitel atau membran kantung udara setelah mengalami cedera
    • Memproduksi dan mengeluarkan surfaktan paru-paru, yang berperan dalam mencegah kerusakan dan ketidakberfungsian alveolus. Surfaktan adalah zat lemak yang berfungsi untuk mengurangi tegangan permukaan di dalam alveoli serta menjaga kestabilan paru-paru.

    3. Makrofag Alveolar

    Makrofag alveolar adalah jenis sel imun yang berasal dari zat monosit darah dalam paru-paru. Sel ini merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh dan memiliki peran penting untuk melawan infeksi. 

    Caranya dengan membersihkan zat-zat asing seperti bakteri dan sel mati di dalam paru-paru yang tidak dapat sepenuhnya tersaring oleh saluran pernapasan atas.

    Fungsi Alveolus dan Proses Kerjanya

    Berdasarkan penjelasan pada bagian definisi, kamu telah mengetahui bahwa kumpulan kantung udara ini memiliki fungsi utama dalam proses pertukaran gas oksigen dan karbondioksida di paru-paru. Selain itu, beberapa fungsi lainnya adalah sebagai berikut:

    1. Sebagai Tempat Pertukaran Gas dalam Paru-Paru

    Kantung udara dalam sistem pernapasan manusia berperan sebagai tempat pertukaran oksigen dan karbondioksida. Pertukaran kedua gas tersebut dalam paru-paru terjadi secara difusi pasif. 

    Artinya, sel-sel dalam paru-paru tidak memerlukan energi tambahan selama proses pertukaran gas berlangsung. Sehingga, paru-paru dapat terus menyerap oksigen sekaligus membuat karbondioksida dalam tubuh melalui saluran pernapasan.

    Gas-gas yang mengalami proses pertukaran akan berpindah melalui gradien konsentrasi dari area dengan konsentrasi tinggi ke area dengan konsentrasi yang lebih rendah. Oleh karena itu, kadar oksigen di dalam paru-paru akan tetap tinggi, sedangkan kadar karbondioksida akan rendah.

    2. Sebagai Tempat Pertukaran Gas ke Kapiler Darah

    Selain di dalam paru-paru, kumpulan kantung udara ini juga membantu proses pertukaran gas oksigen dan karbondioksida untuk dialirkan ke kapiler darah. Sebab, kantung udara ini memiliki dinding yang terdiri dari satu lapisan sel yang mana melapisi secara langsung pembuluh darah kapiler.

    Adapun proses kerja alveolus dalam fungsi ini adalah sebagai berikut:

    • Oksigen akan berdifusi melalui dinding alveoli dan kemudian akan melewati dinding kapiler yang melingkupinya.
    • Kemudian, oksigen akan memasuki pembuluh darah untuk diikat pada hemoglobin yang terdapat dalam sel darah merah. Umumnya, proses ini akan menghasilkan pembentukan oksihemoglobin (HbO2).
    • Darah akan mengalirkan oksigen ke seluruh organ tubuh. Oksigen tersebut juga akan berguna dalam proses oksidasi dalam sel-sel tubuh. Selama proses oksidasi, oksigen akan dilepaskan kembali dan mengubah oksihemoglobin menjadi hemoglobin kembali.

    Berdasarkan tahapan di atas, saat darah mengalir melalui kapiler di dinding kantung udara. Proses pertukaran gas di dalamnya akan memungkinkan darah untuk menyerap oksigen dari kantung udara untuk dialirkan ke seluruh tubuh. Sekaligus melepaskan karbondioksida untuk dikeluarkan melalui hidung atau mulut.

    Sebagai catatan, paru-paru memiliki kapasitas untuk menyerap sekitar 5-8 liter udara setiap menit. Sedangkan saat berada dalam kondisi istirahat, kumpulan alveoli ini akan mengalirkan kurang lebih 0,3 liter oksigen ke dalam darah setiap menit. 

    3. Sebagai Tempat Pertukaran Gas dari Kapiler Darah

    Tak hanya sampai poin kedua, proses kerja kantung udara juga terjadi untuk pertukaran gas dari kapiler darah ke dalam paru-paru. Karbondioksida terbentuk sebagai hasil dari proses pembentukan energi yang mana melibatkan oksigen yang masuk ke dalam tubuh. 

    Selain menghasilkan energi, proses ini juga menghasilkan karbondioksida. Kemudian, karbondioksida tersebut akan kembali dilepaskan ke paru-paru melalui kapiler darah. Perlu kamu ketahui bahwa jumlah karbondioksida yang darah lepaskan ke paru-paru hanyalah sekitar 10%, sedangkan sisanya berguna untuk menjaga pH darah.

    Penyakit yang Dapat Menyerang Alveolus

    Melalui penjelasan-penjelasan di atas, kamu akan memahami bahwa jaringan terkecil dalam paru-paru ini sangatlah penting bagi kelangsungan hidup manusia, terutama dalam fungsi pernapasan. Apabila kamu tidak menjaga kesehatan organ paru-paru dari virus, bakteri, polusi, atau bahkan kebiasaan buruk seperti merokok. Maka kamu bisa terserang beberapa penyakit berikut ini:

    1. Pneumonia

    Alodokter

    Pneumonia yang orang awam kenal sebagai paru-paru basah adalah gangguan infeksi, di mana paru-paru, khususnya bagian kantung udara, mengalami peradangan dan terisi cairan. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh berbagai mikroorganisme yang masuk bersama udara ke dalam paru-paru, seperti bakteri, virus, atau jamur. 

    Infeksi ini dapat membuat kamu kesulitan bernapas, karena proses pertukaran gas dalam paru-paru yang terhambat oleh cairan. Adapun gejala gangguan pneumonia adalah dada terasa nyeri saat bernapas, batuk berdahak hingga bahkan berlendir, dan sesak napas.

    2. Tuberkulosis

    BLUD RSU Kota Banjar

    Apabila gejala-gejala pneumonia tidak segera kamu atasi dengan benar, maka dapat memicu penyakit yang lebih parah, yaitu tuberkulosis (TB). Secara spesifik, tuberkulosis disebabkan oleh bakteri ganas Mycobacterium tuberculosis yang langsung menyerang alveolus. 

    Tuberkulosis dapat menular melalui udara ketika pengidapnya batuk, bersin, atau berbicara. Sehingga, tak jarang kamu harus dirawat di ruangan isolasi khusus untuk mencegah partikel bakteri masuk ke saluran pernapasan orang lain. 

    3. Fibrosis Paru

    Handal Dok

    Penyakit terakhir yang akan kita bahas adalah fibrosis paru. Dalam dunia medis, fibrosis paru merupakan kondisi di mana jaringan paru-paru mengalami pengerasan dan penggantian oleh jaringan parut. 

    Fibrosis paru dapat mengurangi elastisitas kantung udara yang berdampak pada penurunan kemampuan pertukaran gas dan fungsi paru-paru secara keseluruhan. Gangguan paru-paru ini tidak menular, namun dapat membahayakan nyawa penderitanya, karena membuat sesak napas akut.

    Yuk, Jaga Kesehatan Alveolus dalam Paru-Paru Kita!

    Demikian informasi penting yang harus kamu pelajari dari alveolus. Semoga artikel ini bisa semakin membuka wawasan kamu bahwa penting sekali untuk menjaga kesehatan paru-paru, agar bisa bernapas dengan leluasa.

  • Pengertian Ribosom: Struktur, Bentuk dan Cara Kerjanya

    Pengertian Ribosom: Struktur, Bentuk dan Cara Kerjanya

    Saat mendengar istilah ribosom, mungkin pikiran kamu akan langsung tertuju pada mata pelajaran biologi saat duduk di bangku sekolah menengah atas. Lantas, masih ingatkah kamu tentang istilah tersebut? 

    Ribosome dalam bahasa Inggris merupakan organel kecil yang terdapat di dalam sel setiap makhluk hidup. Mari pelajari lagi materi mengenai organel sel ini, agar dapat menghargai kompleksitas dan keajaiban proses fundamental di balik kehidupan yang ada di seluruh makhluk hidup!

    Apa Itu Ribosom?

    Istilah ribosome berasal dari kata ‘ribo’ yang berarti asam ribonukleat (RNA) dan ‘soma’ (bahasa Latin) yang artinya tubuh. Jadi, secara etimologi (segi bahasa) ribosome dapat diartikan sebagai tubuh asam ribonukleat. Nama ini mengacu pada komposisi ribosome, yang terdiri dari RNA ribosome dan protein.

    Ribosome adalah struktur kecil yang ditemukan di sel-sel semua organisme hidup, baik itu prokariota (seperti bakteri) maupun eukariota (seperti manusia dan tumbuhan). Organel sel ini berfungsi sebagai ‘pabrik protein’ dalam sel, di mana mereka bertanggung jawab untuk mensintesis rantai polipeptida yang membentuk protein.

    Dalam sel prokariotik, sintesis protein terjadi di sitoplasma, dan ribosome tersebar secara bebas hanya di dalam sitosol yang terdapat pada sel tumbuhan maupun hewan. Sedangkan pada sel eukariotik, ribosome terikat pada sitosol juga retikulum endoplasma kasar (RER).

    Bagaimana Struktur Ribosom?

    Learniseasy

    Mengenai bentuknya, ribosome kurang lebih menyerupai bulatan dengan diameter 20 nm, sehingga hanya bisa dilihat menggunakan mikroskop elektron. Sedangkan untuk komposisinya, ribosome memiliki struktur yang sangat terorganisir dan kompleks. 

    Secara struktural, ribosome terdiri dari dua subunit yang berbeda, yaitu subunit besar dan subunit kecil. Kedua subunit ini terletak saling tumpang tindih, dengan subunit besar terletak di posisi atas. 

    Nah, di tengah-tengah dua subunit tadi, terdapat satu RNA lagi, sehingga bentuk ribosome jika dilihat dengan mikroskop akan tampak menyerupai burger. Masing-masing subunit tadi memiliki fungsi atau peran tersendiri, berikut penjelasannya:

    1. Subunit Besar

    Struktur ribosom ini mengandung sejumlah besar protein ribosome (r-protein) dan satu molekul RNA ribosomik (rRNA). Subunit besar memiliki bentuk lebih kompleks dan mengandung beberapa situs fungsional yang penting dalam sintesis protein. 

    Di dalamnya terdapat pusat peptidil (P-site) yang terlibat dalam penempatan asam amino pada rantai polipeptida yang sedang tumbuh, serta pusat aminoacyl (A-site) yang berperan dalam pengikatan tRNA yang membawa asam amino.

    2. Subunit Kecil

    Adapun subunit kecil ribosome juga mengandung protein ribosome (r-protein) dan molekul RNA ribosomik (rRNA). Subunit kecil berfungsi untuk mengenali dan berinteraksi dengan mRNA (messenger RNA) selama proses translasi. 

    Di dalamnya terdapat pusat dekodifikasi (D-site) yang berperan mengenali kodon mRNA yang sesuai dengan tRNA. 

    Hal lain yang perlu diketahui terkait struktur ribosome, antara lain:

    • Ribosome diukur dalam satuan Svedberg, yang merupakan ukuran berapa lama waktu yang dibutuhkan molekul untuk mengendap keluar dari larutan dalam sentrifus. Semakin besar angkanya, semakin besar molekulnya.
    • Ribosome pada sel prokariotik terdiri dari subunit kecil 30S dan subunit besar 50S, kemudian bersatu membentuk unit 70S (Svedberg).
    • Sedangkan ribosome pada sel eukariotik terdiri dari subunit kecil 40S dan subunit besar 60S, jadi ukuran totalnya sekitar 80S (Svedberg).
    • Struktur ribosome bebas dan terikat serupa dan berhubungan dengan sintesis protein.
    • Ribosome prokariotik mengandung 3 molekul RNA, sedangkan ribosome eukariotik mengandung 4 molekul RNA.
    • Di dalam ribosome terdapat struktur berupa saluran yang memainkan peran penting dalam pergerakan molekul-molekul yang terlibat dalam sintesis protein. 

    Bagaimana Cara Ribosom di Dalam Tubuh Organisme?

    Seperti yang disinggung sebelumnya, bahwa ribosome bekerja sebagai ‘pabrik protein’ dalam tubuh, dengan menghasilkan sintesis protein yang penting untuk berbagai fungsi biologis. Untuk proses kerjanya, ada beberapa tahapan yang saling terkait, di antaranya:

    1. Tahap Transkripsi dan Translasi

    Proses dimulai dengan transkripsi, di mana DNA di inti sel diubah menjadi RNA melalui enzim RNA polimerase. RNA yang dihasilkan disebut mRNA (messenger RNA) dan berfungsi sebagai cetakan atau naskah untuk sintesis protein. 

    mRNA kemudian keluar dari inti sel menuju sitoplasma, tempat ribosome berada. Di sitoplasma, translasi dimulai, yaitu proses pembacaan urutan nukleotida mRNA dan konversi menjadi urutan asam amino dalam rantai polipeptida.

    2. Tahap Inisiasi

    Proses translasi dimulai dengan inisiasi, di mana ribosome mengenali dan berikatan dengan sekuen khusus pada mRNA yang disebut kodon start. Subunit kecil ribosom berinteraksi dengan mRNA dan mengenali kodon start, sedangkan subunit besar berikatan dengan subunit kecil membentuk kompleks ribosome fungsional.

    3. Elongasi

    Setelah inisiasi, proses elongasi dimulai. Ribosome membaca urutan nukleotida mRNA dalam tiga kodon pada satu waktu. tRNA (transfer RNA) yang membawa asam amino tertentu berikatan dengan kodon yang sesuai pada mRNA melalui komplementaritas basa pasangan. 

    tRNA mengirimkan asam amino tersebut ke ribosome, di mana asam amino tersebut terikat pada rantai polipeptida yang sedang tumbuh. Proses ini berlanjut dengan tRNA berikutnya yang membawa asam amino lainnya, membentuk rantai polipeptida yang semakin panjang.

    4. Terminasi

    Setelah rantai polipeptida selesai, proses translasi berakhir dengan terminasi. Terdapat kodon stop pada mRNA yang menyebabkan ribosome berhenti membaca dan melepaskan rantai polipeptida yang selesai. Ribosome dan komponen lainnya kemudian berdisosiasi dari mRNA.

    Apa Saja Fungsi Ribosom?

    Ribosome memiliki fungsi utama dalam sintesis protein, yang sangat penting bagi kehidupan setiap organisme. Beberapa fungsi tersebut, di antaranya:

    1. Sebagai Sintesis Protein

    Fungsi utama ribosome adalah memfasilitasi sintesis protein dalam sel. Ribosome membaca urutan nukleotida dalam mRNA dan menggunakan informasi tersebut untuk membangun rantai polipeptida yang akurat. 

    Melalui proses translasi, ribosome mengaitkan asam amino yang dibawa oleh tRNA, membentuk rantai polipeptida dengan urutan asam amino yang ditentukan oleh mRNA.

    2. Regulasi Genetik

    Ribosome juga memiliki peran penting dalam regulasi genetik. Beberapa protein yang dihasilkan oleh ribosome berinteraksi dengan molekul-molekul regulatorik, seperti faktor transkripsi, RNA non-coding, atau protein regulasi lainnya. 

    Molekul-molekul ini dapat berpartisipasi dalam pengaturan ekspresi gen, modulasi aktivitas genetik, dan kontrol jalur-seluler yang berbeda.

    3. Perbaikan dan Pemeliharaan Sel

    Selain itu, ribosom juga berfungsi dalam pemeliharaan dan perbaikan sel. Protein yang diproduksi oleh ribosome berperan dalam proses perbaikan DNA, pemulihan kerusakan sel, dan penggantian komponen sel yang rusak. 

    4. Pembentukan Struktur Organel Sel yang Lain

    Protein yang dihasilkan oleh ribosome berperan dalam membentuk struktur seluler yang penting. Zat protein ini membentuk komponen-komponen sel seperti sitoskeleton, membran sel, organel, dan berbagai struktur seluler lainnya. 

    Protein struktural seperti kolagen, keratin, dan aktin diproduksi oleh ribosome untuk memberikan kekuatan, dukungan, dan bentuk yang tepat pada sel.

    5. Berfungsi untuk Menghasilkan Enzim di Dalam Tubuh

    Banyak protein yang dihasilkan oleh ribosome berperan sebagai enzim. Enzim adalah katalis biologis yang mempercepat reaksi kimia dalam sel. 

    Ribosome memproduksi enzim-enzim yang terlibat dalam berbagai jalur metabolisme dan reaksi biokimia dalam tubuh, termasuk pencernaan, respirasi sel, sintesis molekul penting, dan banyak lagi. 

    Fungsi ini sangat penting, karena tanpa enzim-enzim ini, sintesis protein dan reaksi kimia yang terjadi dalam sel tidak akan mungkin terjadi dengan efisien. 

    Sudahkah Kamu Paham Tentang Ribosom?

    Itulah penjelasan terkait ribosome, mulai dari pengertian, struktur, cara kerja, hingga fungsinya. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa ribosome merupakan organel sel yang memiliki peran sentral dalam sintesis protein di dalam tubuh, yang pada gilirannya mendukung fungsi normal sel dan organisme secara keseluruhan.

  • Apa Itu Eritrosit? Pengertian, Fungsi, serta Gangguannya

    Apa Itu Eritrosit? Pengertian, Fungsi, serta Gangguannya

    Eritrosit atau sel darah merah adalah salah satu komponen penyusun tubuh manusia yang sangat penting. Sebab, seperti kita ketahui, aliran darah mengalir ke seluruh bagian tubuh manusia.

    Tak heran, sel darah merah juga memerankan beberapa fungsi penting. Gangguan terhadap sel darah merah dapat membuat fungsinya juga turut terganggu. Apabila terjadi, fungsi tubuh manusia dapat menjadi tidak optimal.

    Artikel ini akan membahas serba serbi tentang sel darah merah. Mulai dari pengertian, fungsi, hingga gangguan yang mungkin terjadi.

    Pengertian Eritrosit

    Halodoc

    Sel darah merah terbentuk secara mandiri dalam tubuh manusia, yaitu pada sumsum tulang. Bentuk dari sel darah merah adalah kepingan bulat dengan terdapat sedikit kecuraman pada bagian tengahnya.

    Sifat dari kepingan ini adalah elastis. Ini yang membuat sel darah merah dapat mengalir ke seluruh bagian tubuh melalui pembuluh darah kapiler yang sangat tipis sekalipun. Sebab, sel darah merah dapat berubah bentuk untuk menyesuaikan diri.

    Walaupun memiliki jumlah paling banyak, sel darah merah bukanlah satu-satunya komponen penyusun darah manusia. Darah manusia terdiri empat komponen, yaitu sel darah merah, sel darah putih, trombosit, dan satu lagi adalah plasma.

    Masa Hidup Sel Darah Merah

    Darah manusia yang mengalir dalam tubuh hari ini dan tahun lalu rupanya adalah darah yang berbeda. Sebab, komponen-komponen darah mengalami regenerasi dari waktu-waktu sesuai dengan jenisnya.

    Untuk sel darah merah, masa hidupnya adalah sekitar 120 hari saja. Setelah masa hidup tersebut berlalu, sel darah merah akan mati dan terganti dengan sel darah merah yang baru.

    Proses reproduksi ini terjadi secara mandiri dan alami. Sehingga, manusia sendiri tidak menyadari bahwa proses ini terjadi dalam tubuhnya. Gangguan pada proses regenerasi sel ini dapat berakibat signifikan pada kesehatan manusia.

    Jumlah Sel Darah Merah dalam Tubuh

    Sedangkan dalam hal jumlah, jumlah sel darah merah manusia berbeda-beda, tergantung pada usia dan jenis kelamin seseorang. Pada anak-anak, jumlah normal untuk sel ini adalah sekitar 4,1-5,5 juta/mcl.

    Jumlah ini berbeda dengan orang dewasa, yaitu sekitar 5-6 juta/mcl pada pria. Sedangkan jumlah sel darah merah pada wanita dewasa adalah sekitar 4-5 juta/mcl.

    Wanita dewasa cenderung memiliki jumlah sel darah yang lebih sedikit. Hal ini terjadi karena wanita mengalami periode menstruasi. Sehingga, menyebabkan wanita mengalami penurunan jumlah sel darah merah.

    Fungsi Eritrosit

    Ketika mengalir ke seluruh organ tubuh, sel darah merah bergerak bukan tanpa misi. Sel darah merah memiliki beberapa tugas penting. Berikut ini penjelasan lengkapnya:

    1. Mengantar Oksigen

    Fungsi pertama dan utama sel darah merah adalah mengantar oksigen. Dalam tugas ini, sel darah merah akan mengikat oksigen dari paru-paru. Kemudian, mengantarkannya ke seluruh tubuh.

    Proses inilah yang membuat oksigen yang manusia hirup dari hidung, kemudian dapat sampai ke seluruh bagian tubuh. Ini yang membuat tubuh manusia terasa hidup dan segar.

    Saat pengikatan oksigen ini terjadi, hemoglobin dalam sel darah merah yang bertindak sebagai pengikat. Proses pengikatan oksigen oleh hemoglobin disebut dengan oksihemoglobin.

    2. Mengangkut Karbondioksida

    Fungsi kedua adalah mengangkut karbon dioksida dari bagian tubuh kembali ke paru-paru. Jadi, setelah oksigen terserap habis oleh seluruh jaringan tubuh, maka akan terbentuk karbondioksida.

    Zat inilah yang oleh sel darah merah dialirkan kembali ke paru-paru. Kemudian, terhembus keluar dari tubuh melalui hidung dalam proses pernapasan.

    3. Berpengaruh pada Kadar Asam dan Basa

    Tubuh manusia memiliki kadar asam dan basa tertentu. Kondisi ini harus dalam kondisi stabil, agar tubuh terasa sehat dan segar. Sel darah merah berperan dalam menjaga kestabilan hal ini.

    Gangguan pada Eritrosit

    Terdapat beberapa kondisi gangguan atau kelainan pada sel darah merah. Ini tentu adalah kondisi yang membuat keseluruhan tubuh manusia menjadi tidak sehat. Berikut ini penjelasan lengkapnya:

    1. Polisitemia Vera

    IDN Medis

    Gangguan pada sel darah merah yang pertama adalah polisitemia vera. Ini adalah kondisi ketika sumsum darah memproduksi sel darah merah dengan jumlah yang terlalu banyak, yaitu lebih dari yang tubuh perlukan.

    Hal ini dapat berakibat fatal. Sebab, sel darah merah yang terlalu banyak justru dapat menghambat aliran dalam pembuluh darah. Sel-sel darah berisiko untuk membeku. Apabila mengalami hal ini, seorang berpotensi mengalami pembekuan darah.

    Beberapa penyakit juga tercatat berkaitan dengan meningkatnya jumlah sel darah merah, antara lain gagal jantung, tumor ginjal, dan penyakit paru-paru.

    2. Anemia

    KlikDokter

    Berikutnya adalah gangguan anemia. Ini adalah kondisi yang berkebalikan dengan dengan yang sebelumnya. Anemia adalah kondisi ketika tubuh justru kekurangan dalam produksi sel darah merah.

    Akibatnya, tugas mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh menjadi tidak optimal. Akan ada banyak jaringan tubuh yang mengalami kekurangan oksigen. Hal ini akan membuat seseorang merasakan lesu dan kurang berenergi.

    Beberapa hal tercatat menjadi penyebab seseorang mengalami kekurangan eritrosit atau anemia, yaitu genetik, kurangnya zat besi, kurangnya vitamin B12, kelainan darah, dan adanya kelainan pada pembentukan DNA.

    3. Malaria

    Lifepack.id

    Gangguan berikutnya adalah malaria. Ini tentu adalah nama penyakit yang cukup umum. Malaria menjangkiti manusia melalui gigitan nyamuk. Parasit kemudian masuk ke tubuh manusia melalui gigitan ini.

    Parasit ini menimbulkan kerugian dengan menginfeksi sel darah merah. Rusaknya sel darah merah membuat tubuh manusia yang mengalaminya menjadi demam hingga menggigil.

    Terjangkit gangguan pada sel darah merah yang satu ini dapat memberikan dampak yang fatal. Sebab, parasit tersebut dapat memicu kerusakan pada organ tubuh lain. Orang yang terindikasi mengalami malaria perlu mendapatkan penanganan segera.

    4. Limfomag

    Adi Husada Cancer Center

    Kondisi limfoma memiliki nama lain, yaitu kanker darah. Pada kondisi ini, bagian yang terserang adalah sistem limfa. Kerusakan pada sistem limfa membuat sel darah putih menjadi ganas, sehingga merusak sel darah merah dan sistem kekebalan.

    Tanda-tanda umum dari kondisi ini adalah terjadinya pembengkakan pada kelenjar getah bening, antara lain terletak pada ketiak, leher, dan pangkal paha.

    Ciri-Ciri Jika Mengalami Gangguan pada Eritrosit

    Terdapat beberapa ciri yang tubuh tunjukkan ketika terjadi gangguan pada sel darah merah. Terutama, ketika sel darah merah terlalu banyak atau terlalu sedikit. Berikut ini adalah beberapa ciri tersebut untuk dapat menjadi perhatian:

    1. Ciri Sel Darah Merah Terlalu Banyak

    Ketika tubuh manusia memiliki terlalu banyak sel darah merah, maka akan nampak beberapa tanda. Mulai dari adanya rasa sesak pada pernapasan, kelelahan, nyeri sendi, kulit gatal, dan gangguan tidur.

    Kondisi semacam ini perlu mendapatkan penanganan medis yang tepat. Dokter mungkin akan menusukkan jarum untuk mengalirkan darah ke kantong tertentu. Selain itu, penanganan dengan obat juga mungkin akan dokter lakukan.

    2. Ciri Sel Darah Merah Terlalu Sedikit

    Sedangkan ketika tubuh memiliki terlalu sedikit sel darah merah, maka tubuh juga akan menunjukkan beberapa tanda sebagai alarm. Misalnya sakit kepala, warna kulit menjadi pucat, sesak nafas, kelelahan, dan peningkatan denyut jantung.

    Penanganan kondisi ini dapat dengan mengkonsumsi beberapa jenis makanan yang memiliki efek meningkatkan sel darah merah. Contohnya daging, ikan, dan sayuran hijau yang mengandung zat besi. Makanan lain misalnya adalah telur dan gandum yang kaya akan vitamin B12.

    Sudah Memiliki Pemahaman yang Baik Terkait Sel Darah Merah?

    Demikianlah penjelasan lengkap terkait sel darah merah. Mulai dari pengertian, anatomi, fungsi, hingga gangguan, dan ciri-cirinya.

    Sel darah merah memiliki fungsi yang vital bagi tubuh manusia, yaitu sebagai pengantar oksigen ke semua jaringan tubuh. Sehingga, gangguan pada sel darah merah atau eritrosit dapat berdampak pada keseluruhan tubuh.

  • Struktur Karbohidrat: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Penjelasannya

    Struktur Karbohidrat: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Penjelasannya

    Karbohidrat termasuk senyawa kimia hasil proses fotosintesis yang terjadi pada tumbuhan hijau. Fungsi utama dari senyawa ini adalah sebagai sumber energi untuk membantu metabolisme tubuh. Sementara itu, struktur karbohidrat terdiri dari beberapa golongan dan bisa Anda temukan dalam bentuk selulosa, pati, dan gula.

    Setiap golongan karbohidrat juga mempunyai sifat yang berbeda-beda. Misalnya, beberapa karbohidrat dapat larut dalam air dan mempunyai ukuran molekul yang lebih besar. Anda bisa mengetahui lebih lanjut seputar karbohidrat secara lengkap dalam ulasan di bawah ini.

    Pengertian Karbohidrat

    Karbohidrat adalah senyawa kimia gabungan antara unsur karbon, hidrogen, dan oksigen dalam rasio tertentu dan dapat digolongkan sebagai makromolekul. Nama karbohidrat berasal dari kata karbo yang artinya karbon dan hidrat yang artinya air. Selain itu, karbohidrat juga sering dikenal sebagai senyawa gula dalam makanan.

    Struktur karbohidrat umumnya dapat digambarkan dalam dua bentuk rantai karbon. Rantai karbon terbuka dapat digambarkan melalui proyeksi Fischer, sedangkan rantai karbon tertutup dapat digambarkan melalui proyeksi Howarth.

    Sebagian besar senyawa karbohidrat mempunyai rumus empiris, yaitu CH2O dengan perbandingan 1:2:1 untuk C:H:O. Karbohidrat mempunyai gugus fungsi aldehid yang dikenal dengan aldosa dan gugus fungsi utama keton atau karbonil yang disebut dengan ketosa.

    Struktur Karbohidrat

    Senyawa hidrokarbon ini terdiri dari gugus hidroksil (-OH) yang terikat dan gugus fungsi utama aldehid (-CHO) atau karbonil (C=O). Berikut ini beberapa golongan karbohidrat berdasarkan reaksi hidrolisisnya yang perlu Anda ketahui:

    1. Monosakarida

    edubio.info

    Jenis karbohidrat yang pertama, yaitu monosakarida dengan rumus kimia Cx(H2O)y. Monosakarida merupakan jenis karbohidrat yang paling sederhana sehingga tidak bisa dipecah lagi menjadi struktur yang lebih kecil. Monosakarida juga termasuk turunan karbohidrat yang mempunyai rantai karbon tunggal. Berikut ini contohnya:

    • Glukosa

    Bentuk dari monosakarida adalah glukosa atau aldohexose dan dextrose. Struktur cincin glukosa menunjukkan bahwa banyak sifat glukosa yang tidak bisa digambarkan dalam rantai terbuka. 

    Terdapat dua metode umum yang digunakan untuk pembuatan glukosa. Pertama, merebus sukrosa dengan asam encer ke dalam larutan alkohol. Kedua, melalui proses hidrolisis pati dan merebusnya dengan larutan H2SO4 di bawah tekanan tinggi. 

    • Fruktosa

    Fruktosa adalah bentuk ketoheksosa yang mempunyai rumus molekul C6H12O6. Senyawa ini memiliki gugus fungsi keton dengan enam atom karbon dalam satu rantai lurus.

    Fruktosa juga memiliki struktur yang berbeda dari glukosa, yaitu struktur siklik yang disebut furanosa dengan gugus karbonil pada karbon gugus fungsi keton.

    • Galaktosa

    Galaktosa termasuk aldosa karena mempunyai gugus fungsi aldehid. Jenis monosakarida yang satu ini juga terdapat dalam disakarida laktosa dalam keadaan terikat dengan glukosa.

    2. Disakarida

    edubio.info

    Jenis karbohidrat yang kedua, yaitu disakarida. Seperti namanya, disakarida mengacu pada molekul yang mempunyai dua unit monosakarida yang tergabung oleh ikatan asetal dan ketal. Disakarida ini terdiri dari maltosa, laktosa, sukrosa, dan selobiosa. Berikut ini penjelasan dari masing-masing bentuk dari disakarida:

    • Maltosa

    Maltosa merupakan jenis disakarida yang diperoleh dari proses hidrolisis pati atau amilum dengan pengaruh enzim. Jenis disakarida ini terurai dari pati secara acak oleh enzim α-1,4-glukan 4-glukanohidrolase yang secara spesifik dapat mengubah pati menjadi maltosa.

    • Laktosa

    Laktosa atau dikenal sebagai gula susu adalah disakarida yang secara alami hanya bisa ditemukan pada mamalia. Jenis disakarida ini terdiri dari dua karbohidrat sederhana yang berlainan yaitu D-galaktosa dan D-glukosa. Laktosa ini terbentuk dari satu molekul glukosa dan galaktosa.

    • Sukrosa

    Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah sukrosa. Sukrosa merupakan jenis disakarida yang lebih dikenal sebagai gula pasir sehingga memiliki rasa yang manis. Struktur karbohidrat jenis sukrosa berasal dari gabungan antara monosakarida glukosa dan fruktosa.

    • Selobiosa

    Disakarida yang satu ini bisa Anda peroleh dari proses hidrolisis parsial dari selulosa. Selobiosa tersusun dari dua satuan glukopiranosa yang tergabung oleh ikatan 1,4β.

    3. Polisakarida

    organiksmakma3b30

    Polisakarida adalah jenis disakarida yang mengandung monosakarida panjang dan disatukan oleh ikatan glikosidik. Sebagian besar polisakarida dapat berperan sebagai penyimpanan makanan. Senyawa yang termasuk dalam polisakarida antara lain selulosa, pati, amilosa, amilopektin, glikogen, dan kitin. Berikut ini penjelasannya:

    • Selulosa

    Selulosa adalah senyawa organik yang membentuk komponen serat pada dinding sel tumbuhan. Molekul ini terdiri dari rantai atau mikrofibril sampai 14.000 D-glukosa yang disatukan oleh ikatan hidrogen. 

    • Amilosa

    Berbeda dengan selulosa yang mempunyai ikatan glikosidik β, amilosa memiliki ikatan glikosidik α. 

    Jadi, amilosa adalah polimer linier dari α-D-glukosa yang dihubungkan secara 1,4’. Amilosa mengalami proses hidrolisis lengkap dengan menghasilkan D-glukosa, sementara pada hidrolisis parsial menghasilkan maltosa.

    • Pati

    Pati termasuk jenis polisakarida yang terbanyak setelah selulosa. Ada dua fraksi utama dari pati berdasarkan kelarutan saat triturasi dengan air panas. 20 persen pati yang larut adalah amilosa, sedangkan 80 persen pati yang tidak larut adalah amilopektin.

    • Amilopektin

    Amilopektin merupakan jenis polisakarida yang mempunyai ukuran jauh lebih besar dari amilosa. Rantai utama amilopektin mengandung 1,4′-α-D-glukosa.

    Ada pula ikatan 1,6′-α-glikosida sebagai ikatan pada titik cabangnya. Amilopektin ini mempunyai cabang sehingga terdapat satu ujung glukosa untuk setiap 25 satuan glukosa. 

    • Glikogen

    Glikogen mempunyai struktur karbo yang hampir sama dengan amilopektin. Rantai glukosa pada glikogen terikat pada 1,4′-α dengan rantai cabang 1,6′-α. Glikogen juga diketahui memiliki lebih banyak cabang daripada amilopektin.

    • Kitin

    Kitin merupakan polisakarida linier yang mempunyai kandungan N-asetil-D-glukosamin terikat β. Selain itu, kitin juga menghasilkan 2-amino-2-deoksi-D-glukosa pada proses hidrolisis dan melepaskan gugus asetat.

    Sifat Karbohidrat

    Anda sudah mengetahui jika ada banyak jenis struktur karbohidrat. Setiap strukturnya tentu memiliki sifat yang berbeda baik itu dari golongan monosakarida, disakarida, maupun polisakarida. Berikut ini rincian dari masing-masing sifat yang dimiliki berbagai jenis karbohidrat:

    1. Sifat Monosakarida

    Beberapa sifat yang umum dimiliki oleh golongan monosakarida antara lain memiliki rasa yang manis. Lalu, berwujud padat pada suhu ruangan dan berwarna putih, bersifat optis aktif, mudah larut dalam air, bisa menghasilkan alkohol apabila difermentasikan dengan ragi, dan dapat mereduksi reagen Fehling.

    2. Sifat Disakarida

    Beberapa sifat yang umum dimiliki oleh struktur karbohidrat disakarida antara lain mempunyai rasa yang manis, terutama untuk jenis sukrosa. Disakarida juga mudah larut dalam air, dapat terhidrolisis dan menghasilkan dua monosakarida sesuai dengan pembentuknya, dan dapat mereduksi Fehling kecuali jenis sukrosa.

    3. Sifat Polisakarida

    Struktur golongan polisakarida mempunyai sifat umum yang berbeda dengan golongan lainnya. Polisakarida memiliki rasa yang tawar dan tidak manis, lebih sulit larut dalam air karena strukturnya yang besar. Lalu, apabila terhidrolisis bisa, maka akan menghasilkan monosakarida berupa glukosa.

    Fungsi Karbohidrat

    Setelah memahami tentang struktur karbohidrat dan sifat-sifatnya. Perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa fungsi karbohidrat yang berperan penting dalam menentukan karakteristik termasuk rasa, warna, dan tekstur. Berikut ini fungsi lengkapnya:

    1. Sumber energi bagi kebutuhan sel pada jaringan tubuh.
    2. Bahan pengental atau GMC, penstabil, dan pemanis pada teknologi makanan. 
    3. Membantu proses metabolisme lemak dan protein dalam tubuh.
    4. Melindungi protein agar tidak terbakar sebagai penghasil energi.
    5. Jenis laktosa berfungsi untuk membantu penyerapan kalsium.

    Sudah Paham Struktur Karbohidrat dan Jenisnya?

    Demikian ulasan tentang karbohidrat yang lengkap mulai dari pengertian, struktur, hingga fungsinya. Anda bisa melihat perbedaan dari masing-masing golongan karbohidrat melalui rantai atau gugus penyusunnya. Selain itu, setiap karbohidrat juga mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Semoga bermanfaat!

  • Teks Negosiasi: Pengertian, Struktur, dan Contoh

    Teks Negosiasi: Pengertian, Struktur, dan Contoh

    Tawar menawar adalah salah satu kegiatan yang lumrah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, saat melakukan transaksi jual beli. Dalam bahasa Indonesia, tawar menawar ini disebut sebagai teks negosiasi.

    Lantas, apa itu teks tawar menawar? Nah, bagi kamu yang penasaran dengan jenis teks tersebut, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini, ya!

    Apa Itu Teks Negosiasi?

    Secara umum, teks negosiasi merupakan bentuk interaksi sosial yang berfungsi sebagai media untuk mencapai sebuah penyelesaian antara beberapa pihak yang mempunyai perbedaan kepentingan. Nantinya, pihak-pihak yang terlibat akan berusaha menyelesaikan perbedaan yang muncul dengan cara berinteraksi untuk mencari solusi.

    Tentu saja, hasil interaksi tersebut harus bersifat netral, sehingga tidak akan merugikan salah satu pihak.

    Umumnya, negosiasi dilakukan oleh pihak yang berkepentingan demi mendapatkan sebuah kesepakatan terhadap suatu masalah yang menuntut adanya penyelesaian bersama. Tujuannya sudah pasti untuk mengurangi perbedaan kepentingan dari pihak-pihak yang terlibat.

    Adapun beberapa pengertian teks tawar menawar lainnya menurut para ahli yang bisa kamu pahami, yaitu:

    • Menurut Agnesia, teks tawar menawar merupakan jenis teks yang berbentuk interaksi sosial serta berguna untuk mencari kesepakatan antara pihak-pihak yang memiliki kepentingan berbeda.
    • Menurut Depdiknas, teks tawar menawar merupakan tulisan yang berbentuk kata dari penulis atau kutipan dari buku dan sumber tertentu. Lalu, menjadi bahan tertulis yang digunakan untuk memberikan pelajaran.
    • Menurut Ross, teks tawar menawar merupakan sebuah cara untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan apa yang seseorang inginkan, harapkan, dan dambakan dari orang lain.
    • Menurut Lumumba, teks tawar menawar  merupakan suatu proses yang sifatnya kompleks dan harus terdapat kegiatan ataupun aktivitas di dalamnya. Adapun proses negosiasi tersebut dilakukan karena terjadi perbedaan yang bersifat perang dagang, persaingan, atau konflik yang tidak selaras.
    • Menurut Robbins dan Judge, teks tawar menawar merupakan sebuah proses di mana kedua belah pihak atau lebih akan melakukan pertukaran barang maupun jasa. Kemudian, berusaha untuk mendapatkan kesepakatan nilai tukarnya.

    Struktur Teks Negosiasi

    Adapun berbagai struktur teks tawar menawar yang perlu kamu pahami adalah sebagai berikut.

    1. Orientasi

    Orientasi merupakan bagian intro pengenalan atau biasa disebut juga dengan salam pembuka. Jika kamu menggunakan bahasa interaksi dengan pihak lain, maka bagian orientasi ini bisa dikatakan sebagai basa-basi. Artinya, dalam teks tawar menawar perlu ada urutan dan etika. 

    Jadi, kamu tidak bisa langsung membuat negosiasi atau kesepakatan kepada pihak lawan secara langsung.

    2. Permintaan

    Selesai melakukan basa-basi, maka kamu sudah bisa masuk ke tahap selanjutnya dalam teks tawar menawar, yakni permintaan. Perlu kamu pahami bahwa permintaan ini harus menyesuaikan selera dan kebutuhan.

    Ketika ada permintaan, sudah pasti pihak penyedia barang atau jasa akan memberi harga terlebih dahulu.

    3. Pemenuhan

    Tahap pemenuhan ini lebih fokus pada penyediaan barang dan jasa. Jadi, bisa dilihat apakah pihak mereka bisa memenuhi permintaan kamu atau tidak. Umumnya, pada kasus permintaan dalam jumlah banyak, pihak penyedia barang atau jasa akan melakukan koordinasi terlebih dahulu.

    Tak jarang, pihak penyedia juga meminta beberapa waktu untuk memastikan ada atau tidaknya stok barang maupun jasa yang kamu minta.

    4. Penawaran

    Selanjutnya, kamu bisa langsung masuk ke tahap penawaran. Pada tahap ini, kamu bisa menawar harga yang diberikan oleh pihak penyedia, apabila dirasa belum cocok dan sesuai. Proses negosiasi ini bisa terus dilakukan hingga kedua belah pihak mendapatkan kesepakatan hasil.

    Akan tetapi, perlu diingat bahwa kamu juga berhak memutuskan untuk sepakat atau menolak hasil penawaran tersebut, ya.

    5. Persetujuan

    Apabila kedua belah pihak berhasil mendapatkan kesepakatan atas penawaran yang dilakukan, maka selanjutnya akan masuk ke tahap persetujuan. Pada tahap persetujuan, kamu perlu memastikan jika keseluruhan prosesnya dilakukan tanpa adanya paksaan.

    Dengan kata lain, semua pihak yang terlibat harus sama-sama merasa mendapatkan keuntungan. Apabila tahap ini telah selesai dilakukan, kamu bisa masuk ke tahap pembelian.

    6. Pembelian

    Jika sudah cocok dan sesuai dengan penawaran antara kedua belah pihak, barulah kamu bisa melakukan transaksi pembelian. Apabila transaksi pembelian berhasil, artinya kamu telah melakukan praktik negosiasi dengan baik.

    7. Penutup

    Dalam bahasa Indonesia, setiap jenis teks wajib memiliki bagian penutup. Termasuk pada teks tawar menawar ini. Pada bagian penutup, teks tawar menawar berisi kesepakatan yang menunjukkan transaksi dan penawaran telah selesai dilakukan.

    Jika pada bagian orientasi kamu melakukan basa-basi, maka di tahap ini, kamu perlu menutupnya dengan kalimat yang sesuai. Dengan begitu, pembaca bisa mendapatkan kesan yang baik dari pihak penyedia maupun pembeli.

    Unsur-Unsur Teks Tawar Menawar

    Selain memperhatikan struktur teksnya, berikut ini adalah unsur-unsur teks negosiasi yang perlu kamu perhatikan:

    • Terdapat sebuah kepentingan yang hendak dicapai oleh kedua belah pihak.
    • Terdapat hasil kesepakatan antara kedua belah pihak.
    • Memiliki partisipan, di mana ada pihak yang melakukan pengajuan penawaran serta ada pihak yang menawar.
    • Dalam proses pengajuan, harus terdapat penawaran yang dilakukan oleh kedua belah pihak.

    Contoh Teks Negosiasi

    Berikut ini adalah contoh teks tawar menawar yang sesuai dengan strukturnya untuk kamu simak:

    1. Contoh Teks Negosiasi Tentang Penawaran Produk pada Pembeli

    Penjual: “Selamat siang, pak. Saya ingin menawarkan produk terbaru perusahaan kami kepada Anda.”

    Calon pembeli: “Selamat siang. Oh, produk apa ya, mbak?”

    Penjual: “Produk kami adalah cairan pembersih lantai beraroma mawar yang tentu sangat efisien untuk menghilangkan jamur dan kerak membandel, terutama pada lantai kamar mandi. Nggak cuma itu, cairan ini bisa dipakai untuk membersihkan dapur maupun area berbahan keramik yang banyak keraknya, lho, pak. Untuk hari ini, kami ada harga spesial juga untuk pelanggan baru. Cuma Rp75.000,00, Anda sudah bisa mendapat produk kami dan gratis sikat pembersihnya juga.”

    Calon pembeli: “Untuk ukuran satu botol ini, isinya berapa mili, mbak? Kalau saya beli lebih dari satu botol, apa bisa dapat diskon tambahan?”

    Penjual: “Untuk ukuran botol ini isinya 850 ml, pak. Tenang saja, kami bisa memberikan diskon tambahan sebesar 10%, jika Bapak berniat membeli lebih dari 3 botol.”

    Calon pembeli: “Oh gitu. Mungkin saya coba beli 1 botol dulu kali ya, mbak. Nanti kalau terbukti ampuh, saya pasti akan beli lagi.”

    Penjual: “Baik, terima kasih banyak pak, pak.”

    Calon Pembeli: “Sama-sama, mbak, laris terus, ya.”

    2. Contoh Teks Negosiasi Pengajuan Kerja Sama Bisnis

    Selamat siang, Bapak/Ibu Tim Marketing PT Indojaya.

    Kami dari PT. Maju Terus Pantang Mundur bermaksud untuk menawarkan kerja sama dengan Bapak/Ibu untuk menjadi distributor produk-produk kami yang berupa berbagai produk alat kesehatan, seperti kursi roda, tabung oksigen, APD, dan lain sebagainya.

    Apabila Bapak/Ibu bersedia menjadi distributor resmi produk-produk alat kesehatan di perusahaan kami, maka nantinya kami akan memberikan kompensasi yang sebanding kepada perusahaan Bapak/Ibu. Adapun terkait dengan bentuk mekanisme kerja samanya, kami akan menjelaskan lebih lanjut dalam pertemuan selanjutnya apabila Bapak/Ibu tertarik dengan tawaran yang kami sampaikan.

    Atas perhatian Bapak/Ibu terhadap pengajuan kerja sama bisnis ini, kami ucapkan terimakasih.

    Sudah Paham Tentang Apa Itu Teks Negosiasi?

    Nah, itu dia penjelasan mengenai teks negosiasi, mulai dari pengertian, struktur, unsur-unsur, hingga contohnya dalam bahasa Indonesia yang bisa disimak. Semoga bermanfaat.

  • Cara Menghitung HPHT (Usia Kehamilan) Sendiri Secara Manual

    Cara Menghitung HPHT (Usia Kehamilan) Sendiri Secara Manual

    Calon ibu harus paham bagaimana cara menghitung HPHT. Semakin dini usia kehamilan tersebut diketahui, maka risiko kehamilan serta persalinan pun lebih bisa ditekan.

    Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menghitung usia kehamilan. Pembahasan selengkapnya akan diulas seperti berikut.

    Pengertian HPHT

    HPHT adalah singkatan dari Hari Pertama Haid Terakhir. Ini merupakan sebuah istilah untuk mengetahui usia kandungan lalu memperkirakan waktu persalinannya. Hal ini sangat penting agar Anda bisa mempersiapkan segala hal sebelum proses persalinan nanti.

    Saat ini, banyak calon ibu yang tidak tahu bagaimana cara menghitung HPHT. Padahal informasi ini sangat bermanfaat untuk memberikan gambaran usia kandungan dan memprediksi kira-kira bayi tersebut akan lahir pada tanggal berapa.

    Manfaat Menghitung HPHT

    Bukan hanya perawat, bidan, maupun dokter yang berhak untuk mengetahui usia kehamilan. Sebagai calon ibu juga mempunyai hak yang sama untuk tahu kapan HPHT dan HPL-nya. Tujuannya agar calon ibu tahu seperti apa perkembangan janinnya hingga saat melahirkan nanti.

    Selain itu, mengetahui usia kehamilan bermanfaat untuk mempersiapkan segala hal berkenaan dengan persalinan nanti apakah kondisinya dalam keadaan preterm, aterm, maupun posterm.

    Aterm merupakan persalinan yang terjadi saat usia kehamilan mencapai 37 hingga 42 minggu serta berat janin mencapai lebih dari 2.500 gram. Preterm merupakan persalinan yang berlangsung saat usia kandungan 20 minggu dan tidak lebih dari 37 minggu. Lalu posterm adalah persalinan dengan usia kehamilan melebihi 42 minggu.

    Selain itu, dengan mengetahui HPL sejak awal memungkinkan calon ibu untuk melakukan pemeriksaan trimester kehamilan, termasuk memperkirakan beragam faktor risiko yang dialami pasca persalinan.

    Begini Cara Menghitung HPHT Secara Manual

    Bagi yang belum tahu, menghitung usia kehamilan dilakukan berdasarkan periode pembuahan hingga bayi lahir. Menghitungnya pun sebenarnya sangat sederhana yaitu dengan berpatokan pada dasar hari pertama haid terakhir.

    Perhitungan dengan cara seperti ini mengasumsikan bahwa pembuatan sudah terjadi di hari ke-14 pada siklus haid. Untuk tingkat kesalahannya kurang lebih 2 minggu. Ini adalah rumus populer dari Naegele.

    Selain itu, cara ini juga lebih direkomendasikan untuk calon ibu yang mempunyai siklus haid secara teratur 28 hari. Ada dua rumus yang dapat calon ibu gunakan untuk mengetahui berapa usia kehamilannya. Dengan rumus ini, harapannya juga bisa menentukan kapan perkiraan lahir atau HPL-nya.

    1. Untuk HPHT antara Januari-Maret

    Cara ini digunakan jika Anda ingin menghitung HPHT pada rentang bulan Januari sampai Maret, misalnya pada 15 Maret 2023. Perhitungannya yaitu:

    • Tahun: 2023
    • Bulan: 3+9=12
    • Hari: 15+7=22

    Maka HPL-nya nanti sekitar tanggal 22-12-2023 atau 22 Desember 2023.

    2. Untuk HPHT April-Desember

    Sementara itu, cara menghitung HPHT berikutnya untuk rentang bulan April sampai Desember. Misalnya tanggal 20 Mei 2023. Perhitungannya yaitu:

    • Tahun: 2023+1=2024
    • Bulan: 5-3=2
    • Hari: 20+7=27

    Maka perkiraan lahirnya pada 27-2-2024. Artinya, HPL-nya nanti di tanggal 27 Februari 2024.

    Sebagai tambahan, ini merupakan rumus HPHT Naegele, sebuah rumus yang populer tapi tidak dapat diterapkan pada calon ibu dengan siklus haid yang kurang dari 28 hari.

    Cara Menghitung HPHT untuk Siklus Haid Tak Teratur

    Tidak setiap calon ibu mempunyai siklus haid yang teratur. Banyak yang mengalami siklus haid tidak teratur dan bahkan lebih dari 28 hari. Jika Anda termasuk salah satunya, maka dalam menghitung HPHT ini Anda bisa menggunakan rumus Parikh.

    Rumusnya adalah, HPHT + 9 bulan + (total siklus haid-21 hari). Contohnya, pada HPHT 20 Mei 2023 dan siklus haid untuk calon ibu selama 33 hari. Untuk perhitungannya nanti yaitu 20 Mei 2023 + 9 bulan + (33-21) dan hasilnya adalah 8 Februari 2024 (HPL).

    Cara Menghitung HPHT Berdasarkan USG

    Selain menggunakan dua rumus di atas, Anda juga bisa menggunakan USG atau Ultrasonografi. Cara ini menjadi solusi bagi calon ibu yang mungkin ingin mencari cara lebih cepat tanpa harus melakukan cara manual.

    Hanya saja, yang menjadi kendala adalah tidak semua orang mampu membaca hasil USG. Dokter kandungan maupun orang-orang yang memang belajar di bidang inilah yang dapat memantau serta membacakan hasilnya untuk Anda.

    Saat pemeriksaan USG, biasanya dokter akan melakukan penghitungan diameter kantong kehamilan. Ini dilakukan ketika usia kandungan Anda kurang atau tepat 6 minggu.

    Akan tetapi, bagi calon ibu yang usia kandungannya di atas 6 minggu atau sekitar 7 sampai 14 minggu, maka perhitungannya berdasarkan perkembangan janin. Sementara itu, untuk usia lebih dari 12 minggu maka biasanya dokter akan melakukan perhitungan berdasarkan lingkar kepala bayi.

    Mana Cara Menghitung HPHT Paling Akurat?

    Di antara ketiga cara yang telah dibahas, kira-kira cara mana yang paling akurat? Sebenarnya untuk kedua cara sebelumnya tinggal menyesuaikan apakah calon ibu tersebut mempunyai siklus menstruasi yang lancar atau tidak. Akan tetapi, biasanya untuk kasus haid tak lancar disarankan menghitung HPHT lewat USG.

    Namun perlu Anda perhatikan bahwa hasil USG ini akan akurat saat Anda melakukannya di awal kehamilan. Ini karena pada beberapa minggu pertama, kondisi janin cenderung mengalami perkembangan dengan kecepatan yang sama.

    Kemudian seiring usia kehamilan yang semakin bertambah, maka tingkat pertumbuhan janin pun menjadi berbeda-beda. Ada yang mengalami pertumbuhan secara cepat pada bulan tertentu dan lambat pada bulan berikutnya.

    Jadi, pemeriksaan USG yang Anda lakukan pada trimester akhir kehamilan tidak untuk menentukan usia calon bayi. Ini hanya sebagai cara untuk memantau pertumbuhan janin tersebut.

    Sudah Paham Cara Menghitung HPHT?

    Sekian informasi tentang bagaimana cara menghitung HPHT yang bisa Anda coba. Menghitungnya memang penting agar Anda bisa memprediksi kira-kira kapan waktu kelahiran bayi. Meskipun begitu, terkadang kondisi ibu hamil yang berbeda akan berpengaruh terhadap hasil perhitungan Anda.

    Kuncinya adalah melakukan pemeriksaan kandungan secara rutin ke dokter kandungan. Dengan begitu, Anda akan tahu perkembangan janin Anda dan biasanya dokter pun akan memberikan informasi kapan calon buah hati akan lahir.