Author: Linda Yulita

  • 10 Contoh Puisi Balada Baru Lengkap dengan Pengertiannya

    10 Contoh Puisi Balada Baru Lengkap dengan Pengertiannya

    Puisi balada merupakan jenis puisi baru yang memiliki ciri khas menarik. Sebab, isi puisi balada cenderung menggambarkan tingkah laku seseorang. Baik itu melalui dialog maupun monolog. Nah, untukmu yang sedang mencari contoh puisi balada, simak artikel di bawah ini, ya!

    Apa Itu Puisi Balada?

    Puisi balada adalah jenis puisi naratif yang fokus menggunakan kata-kata indah serta kaya akan makna. Keindahan diksi pada puisi ini bisa terlihat dari diksi, rima, majas, dan irama yang terkandung di dalamnya.

    Adapun menurut Waluyo Herman, puisi balada merupakan puisi yang isinya tentang cerita orang-orang perkasa atau tokoh pujaan. 

    Contoh Puisi Balada Terbaru

    Berikut ini adalah 10 contoh puisi balada terbaru yang bisa kamu simak:

    1. Balada Terbunuhnya Atma Karpo Karya Rendra

    Dengan kuku-kuku besi kuda menebah perut bumi

    Bulan berkhianat gosok-gosokkan tubuhnya di pucuk-pucuk para

    Mengepit kuat-kuat lutut menunggang perampok yang diburu

    Surai bau keringat basah, jenawi pun telanjang

    Segenap warga desa mengepung hutan itu

    Dalam satu pusaran pulang balik Atmo Karpo

    Mengutuki bulan betina dan nasibnya yang malang

    Berpancaran bunga api, anak panah di bahu kiri

    Satu demi satu yang maju terhadap darahnya

    Penunggang baja dan kuda mengangkat kaki muka

    Nyawamu barang pasar, hai orang-orang bebal!

    Tombakmu pucuk daun dan matiku jauh orang papa

    Majulah Joko Pandan! Dimana ia?

    Majulah ia kerna padanya kukandung dosa

    Anak panah empat arah dan musuh tiga silang

    Atmo Karpo tegak, luka tujuh liang

    Joko Pandan! Dimana ia!

    Hanya padanya seorang kukandung dosa

    Bedah perutnya tapi masih setan ia

    Menggertak kuda, di tiap ayun menungging kepala

    Joko Pandan! Dimanakah ia!

    Hanya padanya seorang kukandung dosa

    Berberita ringkik kuda muncullah Joko Pandan

    Segala menyibak bagi derapnya kuda hitam

    Ridla dada bagi derunya dendam yang tiba

    Pada langkah pertama keduanya sama baja

    Pada langkah ketiga rubuhlah Atmo Karpo

    Panas luka-luka, terbuka daging kelopak-kelopak angsoka

    Malam bagai kedok hutan bopeng oleh luka

    Pesta bulan, sorak-sorai, anggur darah

    Joko Pandan menegak, menjilat darah di pedang

    Ia telah membunuh bapanya

    2. Contoh Puisi Balada: Aku, Kau, dan Sejumput Asa

    Aku, kau, dan sejumput asa

    Berbalik saat ia pergi menyapa

    Menerpa jauh, hingga tiada

    Mungkin cuma sampai di sini

    Cuma kau, aku, dan sejumput asa yang tiada berkata

    Hey,

    Kenapa sejumput asa ini terasa semakin mencekik ulu hati?

    Berdiam dalam sunyi

    Lalu menyeruak kembali

    Padahal cuma antara kau, aku, dan sejumput asa yang kupendam sendirian

    Tapi kenapa terasa begitu menyesakkan?

    Belumkah puas sejumput asa ini menampakkan diri tanpa tahu malu?

    Bergerak cepat memompa jantung saat kau kembali

    Ah.

    Kapan pula ini akan ku akhiri?

    Mengubur paksa sejumput asa yang tumbuh tanpa tahu diri

    Tak ada yang terjadi antara kau dan aku

    Toh sampai esok tiba atau sampai kau pergi lagi pun semua tetap sama

    Cuma kau dan aku

    Hanya…

    Antara kau dan aku tersimpan sejumput asa yang tak mau menjauh dariku

    Sejumput asa yang sialnya selalu jadi milikku

    Kau pergi lagi kan?

    Tak apa.

    Semoga saat kau kembali lagi nanti,

    Sejumput asa ini sudah terkubur di dasar paling dalam sanubari

    Hingga tak bisa kembali lagi ia saat kau pulang nanti

    3. Contoh Puisi Balada: Lupa

    Aku ingin membakar kenangan hingga hanya menyisakan debu

    Inginku, menghapus ingat yang tertinggal di sanubari

    Biar saat aku kembali tak ada lagi yang tersisa

    Hilang terhapus lupa

    Izinkan aku menghapus pinta yang pernah terkata,

    Juga syair yang tak sengaja ku titipkan pada angin saat ia berhembus

    Biar saat nanti lenyap

    Tak ada sisa yang mengganjal sanubari

    Lupa seolah menjauhiku

    Menolak pintaku mentah-mentah

    Hey, apa setelah senja, lupa juga tak mau menemuiku?

    Menemui aku yang ingin menghapus senyap saat ia hampa

    Katakan padaku

    Kenapa melupakan tak semudah mengingat?

    Hey, sebegitu bencikah lupa padaku hingga ia enggan menghapus ingatku?

    Menolak menemuiku

    Jika ku tahu lupa akan menolakku dan melupakan akan sesulit ini,

    Tidak akan ku biarkan ingat menggelantung tenang di sanubari

    Tidak akan ku simpan kenang di bilik hati

    Ku biarkan saja mereka menggelembung dan pergi

    Hey,

    Kenapa lupa tak mau menemuiku?

    4. Contoh Puisi Balada: Puisi Abadi

    Puisi yang kau lantunkan kemarin, saat tak ada lagi sesak menyapa

    Bergerak tak mau tau

    Meninggalkan aku dan luka menganga

    Bergerak secepat angin berhembus

    Meninggalkan luka menganga yang enggan tertutup

    Puisi yang kau tinggalkan bersama luka ini,

    Kenapa begitu sulit ku paksa pergi?

    Bergerak mengikuti seumpama bayang

    Menyatu bersama kelam saat ia tiba

    Apa puisi ini bak lantunan sunyi yang di lantunkan alam?

    Abadi sampai nanti?

    Hey,

    Jangan lagi tinggalkan sepotong puisi yang belum usai jika kau tak mau menyudahinya

    Berhenti melantunkan puisi saat angin menyapa

    Berhenti meninggalkan sebait puisi yang tak kau akhiri

    Kau tahu?

    Potongan puisi yang terpenggalmu itu,

    Bagai puisi abadi saat kau meninggalkannya sebelum mengakhirinya

    Abadi bersama lagu alam

    Penuh teka teki bagai pazel yang sukar ku selesaikan

    Usaikan dulu penggalan puisimu sebelum kau pergi

    Tahukah?

    Sepotong puisimu itu buatku menanti hanya demi penggalan akhir dari baitnya

    Esok, 

    Jika mungkin waktu sedikit berbaik hati mengingatkanmu akan penggalan puisi ini,

    Selesaikan ia

    Akhiri ia hingga tak perlu aku menunggu lagi

    Hingga sepenggal puisimu itu tak menjelma jadi puisi abadi,

    Yang ikut di lantunkan alam saat ia menyapa

    5. Contoh Puisi Balada: Jika

    Jika kau adalah alasan di balik rindu yang menyesaki

    Juga napas yang hanya tinggal separuh,

    Apa saat kau benar-benar lenyap rindu yang menyesaki dan separuh napas itu akan hilang?

    Pergi bersama dengan lenyapnya eksistensimu?

    Jika tak pernah ada temu antara kau dan aku,

    Apa aku tetap akan mengenal rindu?

    Atau…

    Napas yang tinggal separuh saja?

    Hey,

    Jika alasan rindu berdiam diri di sisiku tanpa mau pergi

    Dan napas yang kupunya hanya bersisa separuh saja adalah dirimu,

    Apa tetap akan berdiam rindu di sisiku saat kau tiada?

    Lenyap bersama dengan alasan ia tiba?

    Jika waktu tak pernah hadirkan tentu,

    Apa rindu akan berdiam diri di sisiku?

    Apa juga tak akan pernah ada rindu yang ku kenali di antara jalan hidupku?

    Seandainya saja semuanya berjalan seakan jika,

    Mungkin tak akan ada rindu yang berdiam diri di sini

    Tak akan pernah ada juga separuh napas yang tiba-tiba saja pergi entah kemana

    Jika saatnya tiba,

    Kala kau akhirnya lenyap bersama eksistensimu

    Kuharap rindu yang terus berdiam diri pun ikut lenyap bersama tiadanya dirimu

    Biar aku tidak terpekur bersama rindu yang semakin meniskala

    Biar tak ada lagi ruang yang tersisa saat rindu kembali menghampiri

    Biar semuanya usai bersama lenyapnya eksistensimu

    Juga…

    Kuharap separuh napas yang entah bagaimana hilang itu,

    Kembali lagi padaku

    Biar aku cukup bernapas dengan seluruh napas yang ku punya

    Dan biar aku bernapas meski hanya cukup menghela

    Hey,

    Kau dan aku tidak pernah sedekat itu kan hingga kau mengucap selamat tinggal saat kau akan lenyap?

    Jadi jika saatnya tiba buatmu berakhir dari mimpi panjangku dan lenyap dari eksistensimu  yang ku temui,

    Ku harap rindu itu pergi bersama dengan alasan ia menjadi

    Lalu, 

    Kan ku sampaikan ucapan selama tinggalku meski aku tahu itu tak perlu pada rinai hujan yang menyapa saat ia kembali

    Ku doakan rindu yang terus menerus mengikutiku

    Pun akan ikut lenyap setelah ucapan selamat tinggal yang ku titipkan pada rinai hujan

    6. Contoh Puisi Balada: Waktu

    Yang berkuasa adalah waktu

    Mempertemukan lalu meninggalkan

    Mencari lalu hilang

    Ia cuma waktu

    Berjalan pongah tak peduli

    Tidak berbalik apalagi kembali

    Dia hanya waktu

    Berkuasa atas harap juga nestapa

    Juga, berakhirnya sebuah temu

    Atau rindu yang tak juga sirna

    Hanya waktu

    Mempertemukan sebelum akhirnya dengan begitu tak tahu malunya memisahkan

    Mengukir kisah lalu menghancurkannya dalam hitungan detik

    Ya, dia waktu

    Karenanya ada temu yang antarkan aku dan kau

    Lalu jarak yang kian melebar sebelum akhirnya hilang tanpa temu

    Dia yang pertemukan aku dan kau pada sebuah detik

    Tapi dia pula yang dengan mudahnya meniskala aku dan kau

    Waktu

    Ah, ia tetap berjalan pongah

    Tak mau tau apa yang ia tinggalkan

    Tak peduli banyak yang memintanya berhenti

    Ya, dia cuma waktu!

    Dengan pongah menciptakan temu lalu memisahkannya dalam detik selanjutnya

    Dia waktu

    Begitu pongah buat kabulkan pinta ‘tolong berhenti sedetik saja’

    7. Contoh Puisi Balada: Sejenak Saja

    Sejenak saja,

    Biarkan aku memasuh luka,

    Mencerai hati yang berdarah-darah

    Sebelum kembali kau gores ia semakin dalam

    Biarkan aku menyuguhi kelana dengan segelas air

    Jangan lagi kau campurkan duri

    Sejenak saja,

    Biarkan raga yang berkelana itu menegak seteguk air

    Sebelum kembali kau buat ia dahaga semakin lama

    Sekali ini saja,

    Meski hanya sedetik

    Biarkan ku resapi rindu lain yang hampir mendekati

    Mendengarkan bait puisinya

    Sebelum kembali kau bungkam aku dengan rindu yang tak kunjung usai,

    Dan sebelum kau tikam aku dengan sembilu puisimu kala fajar tiba

    Tidak bisakah, sejenak saja berhenti mengikuti,

    Membiarkanku kembali tanpa toreh luka juga rindu yang ikut menyiksa?

    Meski hanya sejenak,

    Tidak maukah kau lepaskan segala luka juga rindu yang kian membebani?

    8. Contoh Puisi Balada: Kau dan Imaji

    Kau berjalan lagi

    Tak ada yang terjadi

    Hanya ada imaji

    Lupakan saja kata yang disampaikan angin

    Biaskan pula syair purnama

    Biar, biarkan saja

    Biar kau melangkah pergi

    Aku juga pergi

    Tapi tak mau ku biarkan kata-kata angin pergi

    Tak ku biarkan membias jaring purnama

    Embun juga ada padaku

    Biarkan saja aku

    Kau tetap saja pergi, melangkah

    Karena aku juga punya mimpi

    Lalu, sekeras apapun ku yakinkan diri,

    Nyatanya kau cuma sebatas imaji

    Imaji yang tak kunjung pergi

    Lalu, ku biarkan kau melangkah pergi

    Meski, lupa tak akan kembali

    9. Derita Anak Bangsa

    Ia mengayuh sepedanya

    Ia mengayuh semangatnya

    menjual koran di pagi hari

    Panasnya matahari, dinginnya hujan

    Tak ia rasakan

    Ia sampai putus sekolah

    Cita-cita tak lagi ia gantungkan

    Hanya ada satu kewajiban

    Menjual koran, mencari makan

    10. Jante Arkidam Karya Ajip Rosidi

    Sepasang mata biji saga

    Tajam tangannya lelancip gobang

    Berbahan tubuh-tubuh lalang dia tebang

    Arkidam, Jante Arkidam

    Dinding tembok hanyalah tabir embun

    Lunak besi dilengkungkannya

    Tubuhnya lolos di tiap liang sinar

    Arkidam, Jante Arkidam

    Malam berudara tuba

    Jante merajai kegelapan

    Disibaknya ruji besi pegadean

    Malam berudara lembut

    Jante merajai kalangan ronggeng

    Ia menari, ia ketawa

    ‘Mantri polisi lihat kemari!

    Bakar meja judi dengan uangku sepenuh saku

    Wedana jangan ketawa sendiri!

    Tangkaplah satu ronggeng berpantat padat

    Bersama Jante Arkidam menari

    Telah kusibak ruji besi’

    Berpandangan wedana dan mantri polisi

    Jante, jante Arkidam!

    Telah dibongkarnya pegadaean malam tadi

    Dan kini ia menari

    ‘Aku, akulah Jante Arkidam

    Siapa berani melangkah kutigas tubuhnya batang pisang

    Tajam tanganku lelancip gobang

    Telah kulipat ruji besi’

    Diam ketakutan seluruh kalangan

    Memandang kepada Jante bermata kembang sepatu

    ‘Mengapa kalian memandang begitu?

    Menarilah, malam senyampang lalu!’

    Hidup kembali kalangan, hidup kembali perjudian

    Jante masih menari berselempang selendang

    Diteguknya sloki ke sembilan likur

    Waktu mentari bangun, Jante tertidur

    Kala terbangun dari mabuknya

    Mantri polisi berdiri di sisi kiri:

    ‘Jante, Jante Arkidam, Nusa Kambangan!’

    Digisiknya mata yang sidik

    ‘Mantri polisi, tindakanmu betina punya!

    Membokong orang yang nyenyak’

    Arkidam diam dirante kedua belah tangan

    Dendamnya merah lidah ular tanah

    Sebelum habis hari pertama

    Jante pilin ruji penjara

    Dia minggat meniti cahya

    Sebelum tiba malam pertama

    Terbenam tubuh mantri polisi di dasar kali

    ‘Siapa lelaki menuntut bela?

    Datanglah kala aku jaga!’

    Teriaknya gaung dilunas malam

    Dan Jante di atas jembatan

    Tak ada orang yang datang

    Jante hincit menikam kelam

    Janda yang lakinya terbunuh di dasar kali

    Jante datang ke pangkuannya

    Mulut mana yang tak direguknya

    Dada mana tak diperasnya?

    Bidang riap berbulu hitam

    Ruas tulangnya panjang-panjang

    Telah terbenam beratus perempuan

    Di wajahnya yang tegap

    Betina mana yang tak ditaklukannya?

    Mulutnya manis jeruk garut

    Lidahnya serbuk kelapa puan

    Kumisnya tajam sapu ijuk

    Arkidam, Jante Arkidam

    Teng tiga di tangsi polisi

    Jante terbangun ketiga kali

    Diremasnya rambut hitam janda bawahnya

    Teng kelima di tangsi polisi

    Jante terbangun dari lelapnya

    Perempuan berkhianat, tak ada di sisinya

    Berdegap langkah mengepung rumah

    Didengarnya lelaki menantang:

    ‘Jante, bangun! Kami datang jika kau jaga!’

    ‘Datang saja yang jantan

    Kutunggu di atas ranjang’

    ‘Mana Jante yang berani

    Hingga tak keluar menemui kami?’

    ‘Tubuh kalian batang pisang

    Tajam tanganku lelancip pedang’

    Menembus genteng kaca Jante berdiri di atas atap

    Memandang hina pada orang yang banyak

    Dipejamkan matanya dan ia sudah berdiri di atas tanah

    ‘He, lelaki mata badak lihatlah yang tegas

    Jante Arkidam ada di mana?’

    Berpaling seluruh mata ke belakang

    Jante Arkidam lolos dari kepungan

    Dan masuk ke kebun tebu

    ‘Kejar jahanam yang lari!’

    Jante dikepung lelaki satu kampung

    Di lingkung kebun tebu mulai berbunga

    Jante sembunyi di lorong dalamnya

    ‘Keluar Jante yang sakti!’

    Digelengkannya kepala yang angkuh

    Sekejap Jante telah bersanggul

    ‘Alangkah cantik perempuan yang lewat

    Adakah ketemu Jante di dalam kebun?’

    ‘Jante? Tak kusua barang seorang

    Masih samar dilorong dalam’

    ‘Alangkah eneng bergegas

    Adakah yang diburu?’

    ‘Jangan hadang jalanku

    Pasar kan segera usai!’

    Sesudah jauh Jante dari mereka

    Kembali dijelmakan dirinya

    ‘He, lelaki sekampung bermata dadu

    Apa kerja kalian mengantuk di situ?’

    Berpalingan lelaki ke arah Jante

    Ia telah lolos dari kepungan

    Kembali Jante diburu

    Lari dalam gelap

    Meniti muka air kali

    Tiba di persembunyiannya

    Sudah Tahu Apa Itu Puisi Balada?

    Demikian ulasan tentang pengertian dan berbagai contoh puisi balada yang bisa kamu pahami. Manakah yang menurutmu paling menarik?

  • Cara Menghitung Volume Prisma Segitiga, Rumus, dan Contoh Soal

    Cara Menghitung Volume Prisma Segitiga, Rumus, dan Contoh Soal

    Cara menghitung volume prisma segitiga sebenarnya tidak sulit, asal sudah mengetahui rumusnya. Nah, artikel ini akan menjelaskan rumus volume prisma segitiga dan contoh soal beserta jawabannya. Tunggu apalagi? Yuk, baca  artikel ini sampai akhir agar bisa menghitung volume prisma segitiga sendiri!

    Pengertian Prisma Segitiga

    Kids Flashcard

    Prisma segitiga merupakan bangun ruang tiga dimensi yang memiliki sisi sejajar dan sebangun berbentuk segitiga yang disebut alas. Sementara itu, sisi yang lain disebut tinggi dan selimut. Dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak benda yang berbentuk prisma segitiga, seperti atap rumah dan tenda.

    Sedangkan, unsur pembentuk bangun prisma segitiga terdiri dari 6 titik sudut, 9 buah rusuk, dan 5 bidang sisi. Kemudian, ada 6 buah diagonal sisi, alas dan atap berbentuk segitiga, serta tinggi yaitu jarak antara kedua alasnya.

    Rumus Menghitung Volume Prisma Segitiga

    Beruntungnya, rumus cara menghitung volume prisma segitiga mudah dipelajari. Sehingga, bisa diaplikasikan dengan mudah. Pada dasarnya, untuk menghitung volume prisma terdiri dari elemen luas alas prisma. 

    Nah, cara menghitung luas alas prisma juga tergantung dari bentuk alas tersebut. Jika berbentuk segitiga, maka menggunakan rumus luas segitiga. Perhatikan rumus di bawah ini.

    Luas alas prisma segitiga = 1/2xaxt

    Setelah mengetahui hasil perhitungan luas alas prisma, berikutnya kamu harus mengalikannya dengan tinggi prisma. Sehingga, volume prisma dapat kamu ketahui. Berikut rumus volume prisma segitiga, yaitu:

    V = (½xaxt)xT

    Keterangan:

    a = alas segitiga

    t = tinggi segitiga

    T = tinggi prisma

    Kalau diperhatikan, perhitungan dari rumus volume prisma segitiga di atas, yaitu dengan menghitung alas dari prisma, yaitu luas bangun datar segitiga. Tentu, kamu sudah tidak asing dengan rumus luas segitiga. Sehingga, tidak akan sulit dilakukan.

    Nah, untuk mengaplikasikan rumus di atas, kamu hanya perlu menemukan semua komponen yang dibutuhkan dalam bangun prisma segitiga tersebut, seperti alas segitiga, tinggi segitiga, dan tinggi prisma segitiga. Setelah itu, kamu hanya perlu mengalikannya untuk memperoleh volume prisma segitiga.

    Contoh Soal dan Jawabannya

    Supaya semakin paham cara menghitung volume prisma segitiga, lebih baik mencoba untuk mengerjakan soal-soal yang ada seperti contoh berikut.

    1. Soal Pertama

    Hitunglah volume bangun prisma segitiga pada gambar di bawah ini.

    Ruangguru

    Biasanya, akan ada soal dalam bentuk gambar seperti contoh di atas. Untuk bisa mengerjakannya, kamu harus menuliskan apa saja yang dapat diketahui dari gambar.

    Bangun di atas adalah prisma segitiga dengan panjang sisi siku-siku 9 cm dan 5 cm. Maka, cara menghitungnya adalah sebagai berikut:

    Diketahui:

    Alas segitiga= 9 cm

    Tinggi segitiga = 5 cm

    Tinggi prisma = 12 cm

    Jawaban:

    Rumus volume prisma segitiga:

    V = Luas alas x Tinggi= (½xaxt)xT= (½ x 9 x 5) x 12= 22,5 x 12= 270 cm³

    Jadi, volume prisma segitiga pada gambar di atas adalah 270 cm³.

    2. Soal Kedua

    Selain dalam bentuk gambar, biasanya akan ada soal berbentuk deskripsi yang sudah menyebutkan unsur-unsur prisma segitiga, mulai dari panjang alas hingga tinggi prisma. Perhatikan contoh soal berikut ini!

    Sebuah bangun prisma mempunyai alas berbentuk segitiga dengan tinggi 7 cm dan panjang alas sebesar 5 cm. Prisma itu juga memiliki tinggi sebesar 10 cm. Berapakah volume dari prisma segitiga tersebut? Hitunglah dengan tepat!

    Dari soal di atas, kamu sudah bisa mengetahui alas dan tinggi segitiga serta tinggi prisma. Sehingga, cara menghitung volume prisma segitiga menjadi lebih mudah. Berikut cara menghitungnya, yaitu:

    Diketahui:

    Alas segitiga= 5 cm

    Tinggi segitiga = 7 cm

    Tinggi prisma = 10 cm

    Jawaban:

    V = Luas alas x Tinggi= (½xaxt)xT= (½ x 5 x 7) x 10= 17,5 X 10= 175 cm³

    Jadi, volume prisma segitiga tersebut adalah sebesar 175 cm³.

    3. Soal Ketiga

    Selanjutnya, contoh soal ketiga. Perhatikan soal di bawah ini, agar kamu tidak kesulitan dalam menghitungnya!

    Bangun prisma segitiga mempunyai tinggi sebesar 20 cm dan alas berbentuk segitiga siku-siku. Panjang sisi siku-sikunya adalah 6 cm dan 3 cm. Hitunglah volume prisma segitiga tersebut dengan benar!

    Adapun cara menghitungnya adalah sebagai berikut:

    Diketahui:

    Alas segitiga= 6 cm

    Tinggi segitiga = 3 cm

    Tinggi prisma = 20 cm

    Jawaban:

    V = Luas alas x Tinggi= (½xaxt)xT= (½ x 6 x 3) x 20= 9 X 20= 180 cm³

    Dengan demikian, dapat disimpulkan volume prisma segitiga tersebut 180 cm³.

    Sudah Tahu Cara Menghitung Volume Prisma Segitiga?

    Itulah rumus cara menghitung volume prisma segitiga dan contoh soal beserta jawabannya. Setelah mengetahui informasi ini, semoga kamu bisa menghitung volume prisma segitiga sendiri dengan mudah dan tepat. Sehingga, tidak akan kebingungan lagi.

  • 5 Contoh Teks Ceramah Berbagai Topik beserta Struktur Bahasa

    5 Contoh Teks Ceramah Berbagai Topik beserta Struktur Bahasa

    Ketika menghadiri acara keagamaan seperti pengajian atau majelis ta’lim, pasti kamu pernah melihat ada seseorang yang berdiri di mimbar sambil menyampaikan pidato keagamaan yang menyejukkan. Pidato itulah yang disebut dengan ceramah. 

    Biasanya ceramah ini juga seringkali ditemukan saat ibadah salat Jumat bagi para laki-laki, atau saat salat Idul Fitri dan Idul Adha di masjid. Nah untuk kamu yang ingin belajar menyusun contoh teks ceramah, berikut pemaparannya.

    Teks Ceramah dan Ciri-Cirinya

    Kalau dilihat dari definisinya, teks ceramah merupakan sebuah teks berisi pengetahuan yang tujuannya untuk menyebarkan nilai-nilai dan ajaran suatu agama. Teks ini bisa juga disamakan dengan pidato, namun ini berbeda dengan sambutan yang biasanya disampaikan pada pembukaan suatu acara.

    Jika kamu perhatikan betul ketika mendengarkan ceramah, kamu akan mendapati inti dari isi ceramah tersebut biasanya adalah petunjuk, petuah, kisah, dan nasihat keagamaan. Isi ceramah ini diharapkan bisa memberikan manfaat bagi kehidupan banyak orang, karena mengajak kepada kebaikan dan mendekat kepada Tuhan. 

    Adapun ciri-ciri dari contoh teks ceramah antara lain:

    • Berisi sebuah materi tentang sesuatu sesuai dengan topik yang ingin disampaikan.
    • Ceramah ini adalah keterampilan berbahasa satu arah.
    • Penceramah adalah orang yang kompeten dalam disiplin ilmu yang akan diceramahkan.
    • Materinya mengandung ajakan untuk mengubah sikap atau tindakan seseorang ke arah lebih baik sesuai topik ceramah.
    • Diawali dengan salam pembukaan, penghormatan, ucapan puji syukur, pengantar materi, dan materi. Kemudian ditutup dengan penutup materi, ucapan maaf dan terimakasih, lalu salam penutup.
    • Mengandung argumen yang bisa menguatkan materi yang sedang dibicarakan.
    • Mempunyai fakta dan data yang bisa memperkuat argumen dalam teks.

    Meskipun ceramah identik punya cara penyampaian satu arah, namun tak jarang ada juga ceramah yang menggunakan konsep dua arah, dimana penceramah melakukan dialog dan tanya jawab kepada jamaah. Jadi, kamu bisa menggunakan metode itu agar ceramah lebih interaktif dan pesan mudah tersampaikan.

    Struktur Teks Ceramah

    Dalam membuat teks ceramah, tentu kamu harus memperhatikan struktur penyusunnya dulu supaya hasil bisa maksimal. Apa saja struktur contoh teks ceramah ini?

    1. Pendahuluan

    Pada bagian awal contoh teks ceramah, kamu perlu membuat pendahuluannya dulu sebelum masuk ke materi. Pendahuluan ini biasanya terdiri dari salam pembuka, sapaan, ucapan penghormatan, ucapan syukur, pengenalan tentang materi yang akan dibahas, atau pandangan penceramah terkait masalah atau topik tersebut. 

    2. Isi Ceramah

    Nah setelah selesai menyusun pendahuluannya, baru kamu bisa masuk ke isi materi. Isi ceramah ini terdiri dari 2 bagian, yakni inti dan gagasan penceramah. 

    Pada bagian inti, penceramah memaparkan pandangan umum tentang suatu topik kemudian mengilustrasikan topik tersebut ke jamaah. Sementara gagasan berisi tentang ide besar penceramah untuk disampaikan ke audiens atau jamaah. 

    Penting diketahui bahwa untuk mendapatkan isi ceramah yang baik, kembangkan gagasan tersebut menjadi beberapa sub topik tertentu. 

    3. Penutup Ceramah

    Teks penutup ini jelas harus diletakkan pada bagian akhir. Teks ini berisi kesimpulan dari materi yang sudah disampaikan penceramah. Usahakan pada bagian kesimpulan ini disampaikan dengan jelas, singkat, dan padat. Jangan terlalu panjang dan berbelit-belit, karena membuat jamaah bingung. 

    Setelah kesimpulan, buatlah ucapan permintaan maaf kepada audiens apabila ada salah kata dan salah perilaku. Ini penting karena menunjukkan adab kesopanan penceramah kepada para jamaah. Terakhir, buatlah salam penutup. 

    Tips Menulis Contoh Teks Ceramah yang Bagus

    Sekarang, begini tips menulis teks ceramah yang baik dan bisa kamu terapkan untuk persiapan ceramah di depan umum. 

    1. Tentukan Topik Teks Ceramah

    Langkah pertama adalah tentukan dulu topik apa yang kamu ingin sampaikan. Kamu bisa memilih topik tentang suatu masalah yang sedang ramai dibicarakan, tentang momen penting seperti idul fitri, idul adha, ramadhan, atau bisa juga topik tentang ajakan berbuat baik kepada siapapun. 

    Pemilihan topik yang tepat itu penting agar ceramah bisa berjalan lancar dan tujuannya bisa tercapai dengan baik. Oleh karena itu, saat memilih topik perhatikan juga situasi, waktu, latar belakang audience, dan lain-lain.

    2. Susun Kerangka Ceramah

    Nah agar kamu tidak kesulitan atau ngeblank saat berbicara di depan umum, sebaiknya susun dulu kerangka ceramah atau poin-poin dari isi ceramah. Kerangka tulisan akan membuatmu tidak mudah keluar dari topik yang sudah ditentukan tadi, serta membantu dalam mengingat materi yang ingin disampaikan. 

    3. Kembangkan Kerangka Menggunakan Kalimat

    Setelah membuat poin-poin tadi, mulailah mengembangkan kerangka menggunakan kalimat panjang. Saat menulis teks, jangan lupa ikuti struktur penulisan teks ceramah tadi serta kalau perlu kutiplah ayat-ayat atau hadis sebagai penguat isi ceramahmu. 

    Contoh Teks Ceramah 

    Kalau sudah tahu struktur dan cara menyusun teks ceramah tadi, sekarang simak beberapa contoh teks ceramah berikut. Dari contoh teks ini kamu bisa mengambilnya sebagai materi tanpa perlu repot-repot menyusunnya.

    1. Contoh Teks Ceramah Pertama

    Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

    Hadirin sekalian, para bapak/ibu yang dirahmati oleh Allah. Puji syukur ke hadirat Allah Ta’ala karena berkat-Nya, para hadirin semua mendapat kesehatan sehingga bisa berkumpul di lokasi ini.

    Selawat serta salam dijunjungkan kepada nabi besar Muhammad SAW yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah ke zaman terang benderang, yakni Ad-Dinul Islam.

    Bapak/Ibu sekalian,

    Nikmat yang sudah Allah berikan kepada kita itu banyak sekali. Maka sudah semestinya kita mensyukurinya. Allah memberikan nikmat sejatinya untuk menguji apakah kita bersyukur yang kemudian Allah akan melipat gandakannya, atau justru kita mengkufurinya. Maka sesungguhnya siksa-Nya sangatlah pedih.

    Ini seperti yang tertuang dalam firman-Nya yang berbunyi:

    وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ

    …Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat itu kepadamu, namun jika kamu mengingkari nikmat itu, maka sesungguhnya azab-Ku sangatlah pedih.” Dari sini nikmat terbesar itu nikmat kesehatan dan kekayaan sebagai modal beribadah kepada Allah SWT.

    Dan di antara cara mensyukuri nikmat kekayaan adalah mengeluarkan zakatnya atau menggunakannya dalam kebaikan, seperti mendorong untuk bersedekah, menolong fakir miskin, mempererat tali persaudaraan, pembangunan masjid dan musala, pembangunan pesantren dan yayasan yatim piatu, dan lain-lain.

    Semua itu termasuk cara mensyukuri nikmat kekayaan yang menjadikan harta kita semua barokah dan bertambah. Sedangkan sebaik-baik manusia adalah menjadi teladan dalam setiap kebaikan.

    Sebagaimana sabda Rasulullah SAW bahwa siapa yang mengajak pada kebaikan kemudian diikuti oleh orang banyak, maka dia juga mendapatkan pahala mereka sampai hari kiamat.

    Bapak/ Ibu sekalian,

    Marilah kita menyisihkan sebagian harta kita kepada orang-orang yang membutuhkan. Dan bagi saudara-saudara kita yang ingin mendapatkan rizki yang luas, jangan suka pelit untuk mendermakan harta bendanya. Insya Allah ada ganti yang berlipat ganda dari Allah SWT.

    Hal itu juga diceritakan dalam salah satu hadis, “Terdapat seorang laki-laki yang menghadap ke Nabi sambil melapor: Wahai Rasul Allah, saya memiliki harta benda yang banyak, bagaimana cara membelanjakannya?

    Nabi menjawab: Keluarkan zakat harta bendamu, sebab ia bisa membersihkan dan mempererat  kekeluargaan serta mengetahui hak-hak orang miskin dan tetangga yang membutuhkan.

    Bapak/Ibu sekalian,

    Sebagai orang Muslim yang taat, kita memang wajib mengeluarkan zakat. Namun bukan berarti mengharapkan adanya fakir miskin. 

    Kalau kita dengan sungguh-sungguh melaksanakan perintah agama Islam seperti salat, puasa, zakat, dan lain-lain, tentu tidak ada saudara-saudara yang kekurangan, dan hidup akan tentram.

    Rasulullah SAW pernah bersabda, “Pada suatu pagi seluruh hamba akan didatangi dua malaikat yang berdoa: Ya Allah, semoga Engkau mengganti rizki terhadap hamba Engkau yang gemar berderma. Yang satu lagi berdoa: Ya Allah  semoga Engkau mengganti rizki dengan kerusakan bagi hamba yang tidak suka berderma”.

    Ini juga sesuai dengan sabda nabi yang lain bahwa harta seseorang yang disedekahkan sesungguhnya tidak berkurang. Dan justru takutlah pada sifat kikir dan pelit, karena kerusakan umat sebelumnya dikarenakan sifat yang pelit.

    Bapak/Ibu, itulah betapa pentingnya kita untuk memberikan sebagian harta benda kepada orang yang membutuhkan. Itu tidak akan membuat kita miskin dan kekurangan, justru membuat harta dan rezeki kita semakin berlimpah serta berkah.

    Cukup sekian, jika ada salah kata dan perbuatan mohon dimaafkan. Terima kasih. 

    Wassalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.

    2. Contoh Teks Ceramah Kedua

    Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

    Hadirin sekalian, saudara-saudara sekalian yang dirahmati oleh Allah. Puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kita semua keselamatan dan kesehatan sehingga bisa berkumpul di masjid tercinta ini.

    Selawat serta salam dijunjungkan kepada Rasulullah SAW yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah ke zaman terang benderang, yakni Ad-Dinul Islam wal Iman.

    Saudara-saudara sekalian,

    Bulan Ramadhan adalah bulan yang sudah jelas sekali bagi umat Islam untuk melaksanakan kewajiban ibadah puasa, yang dilakukan selama satu bulan penuh.

    Selain dalam Al-Qur’an, kitab Injil dan Taurat pun juga menjelaskan keutamaan berpuasa. Kaum Yahudi zaman dahulu juga melaksanakan puasa, tidak makan dan minum kecuali hanya sekali.

    Para pendeta kaum Nasrani juga mempunyai aturan puasa sendiri, ada yang berpuasa daging, berpuasa ikan, dan ada juga yang berpuasa telur. Begitu juga para penyembah berhala melaksanakan puasa agar dapat meredam kemarahan berhala-berhalanya yang mereka anggap sebagai Tuhan.

    Jadi, semua agama sebenarnya juga sama-sama mengakui kebenaran keutamaan ibadah puasa akan tetapi caranya yang berbeda-beda. Puasa menurut syariat Islam adalah meninggalkan hal-hal yang dapat membatalkan, seperti makan, minum, dan hawa nafsu dari terbit fajar (subuh) hingga terbenamnya matahari.

    Saudara-saudara sekalian,

    Nabi Muhammad SAW menerima kewajiban berpuasa pada bulan sya’ban tahun ke-2 hijriyah. Kemudian pada tahun tersebut beliau dan para sahabat menunaikan ibadah puasa. Adapun hikmah berpuasa ini, antara lain:

    • Timbul rasa kasihan kepada fakir miskin yakni agar sama-sama merasakan lapar dan dahaga yang seringkali mereka rasakan setiap harinya.
    • Mencerdaskan akal seperti yang dinasehatkan Lukman kepada puteranya, “Wahai anakku, jika perut kalian penuh dengan makanan, maka akal pikiran kalian akan tidur (tidak berfungsi)”.
    • Menyehatkan tubuh, seperti sabda Rasulullah, “Berpuasalah maka kamu (jiwa dan raga) akan merasa sehat”.
    • Mengurangi hawa nafsu.
    • Mengurangi pengeluaran harian.
    • Supaya memahami bagaimana kira-kira panasnya api neraka, karena terbiasa dengan panasnya dunia.

    Nabi Muhammad SAW bersabda, “Allah akan melipat gandakan seluruh amal perbuatan manusia sebanyak 10 kali lipat kecuali puasa, karena puasa adalah hak-Ku dan Aku sendirilah yang akan memberikan pahalanya karena ia sudah meninggalkan makan, minum, dan hawa nafsunya karena Aku.

    Dari keterangan tersebut marilah dalam bulan Ramadhan ini kita perbanyak amal ibadah, seperti membaca Al-Qur’an. salat tarawih, salat witir, sadaqah, dan lain-lain. Karena hanya di bulan inilah salat tarawih bisa kita laksanakan dalam setahun.

    Sahabat Muadz berkata: Pada suatu hari saya mengikuti Rasulullah, lalu bertanya kepada beliau, “Wahai Rasulullah, sudikah engkau memberikan nasehat yang dapat saya ambil manfaatnya?”

    Jawaban Rasulullah SAW: “Kalau ingin punya kehidupan yang berkecukupan dan bahagia, mati dalam keadaan syahid, dan selamat dari panasnya padang mahsyar, maka bacalah Al-Qur’an sebanyak-banyaknya secara istiqamah. Karena Al-Qur’an adalah firman-Nya yang bisa menjadi benteng bagimu dari godaan setan dan memperberat timbangan.

    Nabi juga pernah bersabda, ada empat golongan yang dijamin masuk surga, yakni:

    • Orang yang memperbanyak membaca Al-Qur’an.
    • Orang yang menjaga lisannya.
    • Orang yang menjaga perutnya.
    • Orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.

    Jadi, marilah di dalam bulan Ramadhan ini kita ramaikan syiar Islam seperti pengajian, tadarus Al-Qur’an, dan salat tarawih agar kita mendapatkan pahala-pahala yang tak terhitung jumlahnya.

    3. Contoh Teks Ceramah Ketiga

    Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

    Hadirin sekalian, saudara-saudara sekalian yang dirahmati oleh Allah. Puji syukur ke hadirat Allah Ta’ala yang telah memberikan kita semua keselamatan dan kesehatan sehingga bisa berkumpul di lokasi ini.

    Selawat serta salam kita junjungkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah ke zaman Ad-Dinul Islam wal Iman.

    Para hadirin yang berbahagia,

    Setelah Rasulullah menghadapi berbagai cobaan dan fitnah dari kelompok kafir Quraisy tepat pada tanggal 27 Rajab tahun 10 kenabian, beliau mendapatkan perintah melakukan isra’ mi’raj mulai dari masjid al-Haram menuju masjid Al-Aqsa di Palestina dengan menaiki kendaraan yang bernama buraq.

    Saat melakukan perjalanan isra’ mi’raj ini, beliau diperlihatkan banyak hal yang mengagumkan dan membuat heran karena beliau belum pernah menyaksikan sebelumnya sebagai perumpamaan bagi umatnya.

    Dalam perjalanan isra’, Rasulullah menyaksikan ada kaum yang menanam padi dan pada saat itu pula langsung memanen. Setelah memanen pada saat itu pula tumbuh lagi tanaman seperti semula.

    Melihat hal itu, Rasulullah SAW bertanya kepada malaikat Jibril, “Apa yang terjadi dengan kaum itu?” Jibril pun menjawab, “Kaum itu gemar menafkahkan hartanya untuk menegakkan agama Islam dan pahalanya dilipatgandakan sebanyak 700 lipat.

    Selanjutnya beliau melanjutkan perjalanannya, dan pada saat itu beliau mencium bau wangi lantas bertanya kepada malaikat Jibril, “Itu bau wangi apa?” Jibril pun menjawab, “Itu adalah bau wangi dari Masyithoh”, beliau adalah satu-satunya pembantu raja Fir’aun.

    Pada suatu hari beliau sedang menyisir putrinya raja Fir’aun kemudian tiba-tiba sisirnya  jatuh lalu mengucap, “Bismillahi ta’isa Fir’aun” (Dengan menyebut nama Allah celakalah Fir’aun), putri Fir’aun mendengar perkataan Siti Masyithoh yang menyebut nama Tuhan selain Fir’aun.

    Mendengar kabar itu, Fir’aun pun marah dan bertanya, “Apakah engkau mempunyai Tuhan selain aku?”, jawaban Masyitoh: “Tuhan kita semua adalah Allah SWT”. Karena menjawab itu, akhirnya Masyithoh dibunuh di dalam keadaan memperjuangkan agama Allah. Karena itulah nama dan kuburannya selalu harum.

    Nabi juga menyaksikan sekelompok orang yang memukul–mukul kepalanya tanpa henti. Setiap kepalanya hancur lebur kepalanya kembali utuh lagi lalu dipukul-pukul lagi seperti sedia kala. 

    Melihat itu Rasulullah kembali bertanya, “Mengapa orang itu memukul-mukul kepalanya sendiri, Jibril?”. Jibril pun menjawab, “Itu adalah perumpamaan umatmu yang meninggalkan salat atau menunda-nunda waktu salat.” 

    Di sana Nabi Muhammad SAW juga menyaksikan kaum yang memandang mangkuk yang berisi daging yang baik dan sudah dimasak, serta mangkuk berisi daging mentah yang sudah busuk.

    Nabi tanya lagi kepada Jibril, “Ada apa dengan orang tersebut, wahai Jibril?”, Jibril menjawab, “Itu perumpamaan umat kamu yang sudah memiliki istri/suami yang sah tetapi masih berselingkuh atau berzina”.

    Nabi Muhammad juga menyaksikan sekelompok orang yang lidahnya dipotong sampai ke mulut dengan menggunakan gunting besi.  Setiap dipotong hancurlah lidah tersebut akan tetapi bisa kembali seperti sediakala. Nabi Muhammad pun kembali bertanya kepada Jibril, “Ada apa dengan orang-orang itu?

    Jibril menjawab, “Itu adalah perumpamaan umat kamu yang suka berkhutbah (pidato) menganjurkan berbuat baik akan tetapi dirinya sendiri tidak melakukannya”. Seperti firman Allah Surah Al-Baqarah ayat 44:

    أَتَأْمُرُونَ ٱلنَّاسَ بِٱلْبِرِّ وَتَنسَوْنَ أَنفُسَكُمْ وَأَنتُمْ تَتْلُونَ ٱلْكِتَٰبَ ۚ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

    Artinya: “Apakah kalian menyuruh manusia melakukan perbuatan baik akan tetapi dirinya sendiri lupa tidak melakukannya, padahal kalian mengetahuinya dalam Al-Qur’an. Apakah kalian tidak berfikir?

    Selanjutnya, Nabi tiba di masjid Baitul Maqdis untuk melakukan salat 2 rakaat bersama dengan Malaikat Jibril. Tidak lama kemudian para nabi datang sambil berdiri, rukuk, dan sujud, lalu ada yang berdiri lantas iqamah. Kemudian mereka membuat barisan menunggu imamnya.

    Jibril mempersilakan Nabi Muhammad untuk menjadi imamnya. Akhirnya beliau menjadi imam dan oleh karena itu pula beliau disebut imamnya para nabi dan rasul.

    Setelah itu beliau naik ke langit. Di langit pertama, beliau berjumpa dengan Nabi Adam, kedua Nabi Isa, ketiga Nabi Yusuf, keempat Nabi Idris, kelima Nabi Harun, keenam Nabi Musa, dan di langit ketujuh berjumpa dengan Nabi Ibrahim.

    Kemudian Nabi Muhammad meneruskan perjalanan ke sidratul muntaha untuk menghadap langsung ke Allah SWT. Di sanalah beliau menerima perintah salat sebanyak 50 waktu, kemudian berkurang dan berkurang menjadi 5 waktu yang pahalanya sama dengan 50 waktu.

    Setelah itu, beliau pulang kembali ke Mekkah menjelaskan hasil perjalanan beliau. Sebagian kaum tidak mempercayai beliau kecuali sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq (orang yang percaya).

    Semoga kisah perjalanan isra’ mi’raj  ini menjadi bukti keimanan kita kepada Allah dan Rasul-Nya dan semoga mempertebal keimanan kita untuk selalu menjaga ajaran yang dibawa oleh Rasulullah shallahu alaihi wa sallam yaitu menjalankan salat lima waktu.

    Para hadirin sekalian, itulah materi kali ini tentang isra’ mi’raj, kurang lebihnya apabila ada salah kata dan perbuatan mohon dimaafkan. 

    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh

    4. Contoh Teks Ceramah Keempat

    Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

    Hadirin sekalian, saudara-saudara sekalian yang dirahmati oleh Allah. Puji syukur ke hadirat Allah Ta’ala yang telah memberikan kita semua keselamatan dan kesehatan sehingga bisa berkumpul di masjid tercinta ini.

    Selawat serta salam kita junjungkan kepada Nabi besar Muhammad SAW yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah ke zaman terang seperti sekarang ini.

    Para hadirin yang mulia dan dirahmati Allah,

    Bahwasannya agama yang dikehendaki Allah adalah Islam. Siapa yang tidak memeluknya niscaya akan menyesal. Barangsiapa yang memilih cahaya Islam sebagai pedoman hidup dan keimanannya, sesungguhnya dia berada pada jalan yang benar. Namun jika sebaliknya, dia berada pada jalan yang sesat.

    Agama Islam menjamin kemuliaan dan kesejahteraan para pemeluknya seperti yang dijelaskan dalam firman Allah Surah Al-Munafiqun:8, yang berbunyi “Sesungguhnya kemuliaan itu hanya milik Allah, Rasul-nya, dan orang-orang yang beriman”.

    Allah memberikan kemuliaan pada agama Islam melebihi agama lainnya, begitu pula dengan kehadiran pemimpin besar Islam, yakni Rasulullah SAW yang kedudukannya melebihi pemimpin agama lainnya. 

    Agama Islam mengajarkan kepada semua pemeluknya tentang cinta dan kasih sayang, kedamaian dan persaudaraan. Ia juga mengajarkan untuk membersihkan jiwa dari perilaku yang buruk dan amal dosa. Agama Islam mengajarkan untuk hidup sederhana, berusaha menanam amal kebajikan untuk akhirat kelak.

    Agama Islam sudah ada sejak masa para pendahulu kita yang memiliki kemuliaan sampai-sampai membawa kepemimpinan yang adil dan makmur  karena jiwa mereka yang bersih dan suci.

    Saudara seiman dan setanah air,

    Agama Islam adalah agama yang paling bijak. Hal itu dapat dibuktikan dengan adanya perintah untuk meyakini Nabi Muhammad, Nabi Musa, Nabi Isa, atau seluruh para nabi dan lainnya. Kita juga diperintahkan untuk meyakini Al-Qur’an, Taurat, Injil, dan Zabur berasal dari Allah SWT.

    Hadirin sekalian yang berbahagia, marilah kita selalu memanjatkan puji syukur kepada Allah yang telah memberikan islam dan iman  kepada kita yang tidak hanya ada pada lisan. 

    Ucap syukur haruslah diimplementasikan dalam perbuatan, karena  jika perbuatan dan lisan tidak sesuai maka termasuk golongan orang munafik. Sedangkan orang munafik itu tempatnya di neraka.

    Hadirin yang bahagia,

    Sesungguhnya salat itu adalah pusaka agama Islam. Oleh karena itu, siapa saja yang melaksanakan salat berarti menegakkan agama Islam. Begitu sebaliknya, siapa yang meninggalkan salat berarti merobohkan agama Islam. Seperti yang dijelaskan dalam Surah An-Nisa: 103:

    إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ كَانَتْ عَلَى ٱلْمُؤْمِنِينَ كِتَٰبًا مَّوْقُوتًا

    Artinya: “Sesungguhnya salat itu diwajibkan bagi seluruh umat yang beriman dengan waktu yang sudah ditentukan.

    Salat merupakan salah satu amal yang menghubungkan antara hamba dan Tuhannya, serta salah satu olahraga yang menyehatkan tubuh dan mensucikan jiwa.

    Nabi Muhammad pernah bersabda yang artinya “Perumpamaan salat 5 waktu itu seperti sungai yang airnya mengalir tawar. Siapapun yang mandi sebanyak 5 kali setiap kalinya niscaya tidak akan ada sama sekali kotoran yang menempel di tubuhnya.

    Oleh karena itu, hadirin sekalian marilah kita membiasakan salat terlebih salat berjamaah di dalam masjid atau musala dan meminta perlindungan Allah agar tidak meninggalkan salat berjamaah serta membiasakan beri’tikaf di masjid karena sesungguhnya semua itu memiliki manfaat yang besar.

    Demikian ceramah kali ini, apabila ada salah kata dan perbuatan, kami haturkan mohon maaf sebesar-besarnya. 

    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh.

    5. Contoh Teks Ceramah Kelima

    Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

    Alhamdulillah kita semua masih diberikan keselamatan dan kesehatan jasmani maupun rohani sehingga bisa berkumpul pada hari ini dalam keadaan berbahagia.

    Selawat serta salam dihaturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam yang telah menuntun kita ke arah yang lebih baik, dan jauh dari sifat-sifat jahiliyah. 

    Hadirin yang kami muliakan,

    Ilmu pengetahuan memberi kita pemahaman mengenai pentingnya menuntut ilmu sebagaimana telah diberikan contoh Allah melalui firman pertama yang turun, yakni Surah Al-Alaq yang menjelaskan bahwa Allah mengajari Nabi Muhammad untuk membaca.

    Selain itu, seperti yang tertera dalam surat Al Mujadalah ayat 11 yang menjelaskan bahwa orang berilmu akan diberikan kedudukan yang tinggi oleh Allah SWT dimana dalam firman-Nya akan meninggikan derajat orang-orang yang berilmu, siapapun itu.

    Tanpa ilmu pengetahuan, seseorang akan buta dengan apa yang ada di sekitarnya. Oleh sebab itu, jangan lelah untuk mencari ilmu setinggi-tingginya, baik perempuan maupun laki-laki, baik yang masih muda maupun sudah tua.

    Demikian yang bisa saya sampaikan, apabila ada salah kata dan perbuatan, saya mohon maaf sebesar-besarnya.

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wa barakatuh.

    Sudah Siap Mempraktikkan Contoh Teks Ceramah Ini?

    Itulah beberapa contoh teks ceramah komplit dengan penjelasan struktur dan cara membuatnya. Agar kamu bisa berceramah dengan lancar, jangan lupa latihan terlebih dahulu supaya lebih menguasai materi dan tampil lebih percaya diri.

  • 15+ Contoh Majas Asosiasi: Pengertian, Ciri, & Maknanya

    15+ Contoh Majas Asosiasi: Pengertian, Ciri, & Maknanya

    Dalam pelajaran Indonesia, majas adalah salah satu gaya bahasa yang digunakan untuk menghidupkan kalimat. Ada banyak jenis majas, salah satunya adalah majas asosiasi. Ketahui pengertian dan beberapa contohnya berikut ini!

    Pengertian Majas Asosiasi

    Majas adalah gaya bahasa yang berupa ibarat, umpama, dan kiasan. Majas bertujuan untuk membuat kalimat lebih indah dengan makna dan pesan yang mendalam. Ada empat bagian dalam majas, antara lain majas penegasan, sindiran, pertentangan, dan perbandingan.

    Majas sendiri dibedakan menjadi dua bentuk, yakni secara lisan dan tertulis. Pasa bentuk lisan, majas akan diucapkan dengan mulut. Sedangkan majas tertulis adalah majas yang dibuat dalam bentuk tulisan karya fiksi. Misalnya seperti sajak, puisi, dan cerpen.

    Lantas, apa itu majas asosiasi? Majas ini didefinisikan sebagai gaya bahasa dengan bentuk hubungan yang berbeda, namun dianggap sama. Dengan demikian, majas ini akan memperlihatkan kelainan yang sengaja ditetapkan memiliki persamaan tertentu.

    Dalam membuat majas ini, isinya akan memiliki sifat yang sama. Sehingga membentuk hubungan yang saling berkaitan sama satu lain, meski memiliki perbandingan yang berbeda secara signifikan.

    Secara sederhana, majas ini akan memperlihatkan sesuatu yang sebenarnya berbeda namun terlihat sama. Umumnya, majas jenis ini dapat Anda temukan saat seseorang mengucapkan atau menuliskan kata “Seperti”, “Seumpama”, “Bagaikan”, dan sejenisnya.

    Ciri-Ciri Majas Asosiasi

    Sebelum membuat majas ini, Anda harus mengetahui apa saja ciri-cirinya. Sehingga proses pembuatannya akan terasa lebih mudah. Berikut ini adalah ciri-cirinya:

    1. Menunjukkan dua objek yang sama, namun memiliki sifat yang berbeda.
    2. Sering menggunakan kata-kata yang bersifat perumpamaan. Contohnya adalah Seperti, Bagai, Bagaikan, Bak, Seumpama, Laksana, Umpama, dan lain sebagainya.
    3. Hampir sama dengan majas simile yang memperlihatkan perumpamaan objek. Akan tetapi, majas simile berisi tentang perbandingan dan kebalikan dari objek yang dibahas.
    4. Memiliki efek untuk menciptakan kata-kata yang imajinatif.
    5. Setiap bunyi majas memiliki penafsiran yang berbeda antara satu sama lain.

    15+ Contoh Majas Asosiasi Beserta Maknanya

    Meskipun mudah untuk dibuat, namun tentu masih ada yang belum terlalu paham tentang majas ini. Nah, agar pengetahuan Anda lebih luas lagi, berikut ini beberapa contoh dari majas jenis perumpamaan ini:

    1. Contoh 1

    Hidup di Jakarta tidak seindah seperti di film-film.

    Makna: Kalimat tersebut mengungkapkan bahwa kehidupan yang ada di Jakarta tidak sama seperti di film atau sinetron. Ini tergantung pada setiap individu menjalani kehidupannya. Semakin banyak usahanya, maka semakin indah pula hidupnya.

    2. Contoh 2

    Wajahmu bak rembulan malam.

    Makna:  Memiliki pesan yang romantis, karena mengumpamakan wajah seseorang dengan keindahan rembulan di malam hari. Biasanya, kiasan ini sering digunakan saat kedua orang sedang jatuh cinta.

    3. Contoh 3

    Badannya seperti Samson.

    Makna: Sekilas memang mengandung ungkapan yang mengejek, namun itu tergantung individu yang menerimanya. Sebab, kata Samson juga digunakan untuk memuji seseorang yang memiliki tubuh kuat.

    4. Contoh 4

    Gaya berjalanmu seperti Putri Solo.

    Makna: Putri Solo identik dengan keanggunan dan kelembutan. Kalimat ini bisa berupa pujian dan ejekan. Namun yang pasti, kata Seperti menunjukkan perumpamaan.

    5. Contoh 5

    Matamu indah bagai bintang kejora.

    Makna: Majas asosiasi ini termasuk ke dalam ungkapan romantis. Lewat diksi indah ini, orang-orang menggunakannya untuk membuat puisi. Kalimat ini bermakna tentang seseorang yang memiliki mata seindah bintang kejora.

    6. Contoh 6

    Bibirnya cantik tapi omongannya bak babai rawit.

    Makna: Kalimat ini memiliki makna bahwa, seseorang yang suka berbicara dengan pedas dan dikenal memiliki sifat yang cerewet.

    7. Contoh 7

    Pertolonganmu bagaikan oase di padang pasir.

    Makna: Oase adalah suatu tempat yang memberikan keteduhan dan kenyamanan. Dari kalimat ini, majas merujuk pada bantuan yang mampu membuat seseorang nyaman meski sedang dalam masalah.

    8. Contoh 8

    Larinya seperti kuda.

    Makna: Kuda adalah salah satu hewan yang cepat dalam berlari. Kalimat di atas merujuk pada seseorang yang memiliki gerakan lari dengan sangat cepat.

    9. Contoh 9

    Tanganmu kuatnya seperti baja.

    Makna: Ini mengungkapkan bahwa seseorang memiliki permasalahan hidup yang berat, namun tidak mudah menyerah. Tangan diumpamakan seperti penopang hidup, sedangkan baja menjadi perumpamaan seberapa kuat ia berjuang dalam kehidupannya.

    10. Contoh 10

    Otaknya encer bagai air.

    Makna: Merujuk pada kepintaran seseorang yang terus mengalir, sehingga orang tersebut mampu menerima segala pengetahuan baru. Selain itu, seseorang yang memiliki otak encer cenderung mudah memahami sesuatu.

    11. Contoh 11

    Dia pintar bak tukang sihir.

    Makna: Majas asosiasi ini digunakan untuk memuji kepintaran seseorang. Di sini tukang sihir tidak bermakna negatif. Karena majas ini mengungkapkan bahwa kepintaran seperti tukang sihir adalah kepintaran di atas rata-rata.

    12. Contoh 12

    Kamu akan sakit jika cara kerjamu seperti mesin.

    Makna: Kalimat ini bermakna tentang seseorang yang terlalu keras dan terus menerus akan menyebabkan kelelahan. Oleh sebab itu, sebaiknya jangan kerja seperti mesin yang tidak ada lelahnya. Hal tersebut karena manusia memiliki kapasitasnya sendiri.

    13. Contoh 13

    Badannya seksi bagaikan sebuah gitar.

    Makna: Pastinya Anda sudah tidak asing dengan kalimat di atas. Kalimat tersebut sering digunakan untuk memuji perempuan yang memiliki tubuh bagus. Gitar memiliki bentuk yang lekukannya sungguh eksotis. Sehingga, seseorang yang memiliki tubuh seperti gitar memiliki tubuh yang seksi. 

    14. Contoh 14

    Kecantikannya laksana Dewi Sinta.

    Makna: Dewi Sinta terkenal akan keelokan yang memukau di dunia pewayangan. Seseorang yang diumpamakan seperti Dewi Sinta, maka ia memiliki wajah yang begitu cantik.

    15. Contoh 15

    Ia bercerita laksana air yang mengalir.

    Makna: Merujuk gaya bicara seseorang yang mengalir seperti air, di mana saat ia bercerita sangatlah lancar dan mudah untuk dipahami oleh semua orang sekitarnya. Jadi, ia mudah bersosialisasi dan berbicara di depan banyak orang.

    16. Contoh 16

    Pelari itu melesat seperti anak panah.

    Makna: Ketika anak panah dilesatkan, ia akan bergerak dengan cepat. Pada majas asosiasi ini, maka seseorang berlari dengan sangat cepat dan sulit dikalahkan oleh orang lain.

    17. Contoh 17

    Saat bangun tidur kau bagai mayat hidup.

    Makna: Seseorang yang baru bangun tidur memiliki penampilan seperti mayat hidup. Di mana mayat identik dengan wajah yang pucat, sehingga saat bangun tidur orang tersebut memiliki wajah yang kurang fresh dan pucat pasih.

    18. Contoh 18

    Diamlah, ucapanmu bagaikan tong kosong nyaring bunyinya.

    Makna: Ungkapan yang digunakan untuk seseorang yang banyak berbicara, namun tidak bermanfaat dan tidak ada perubahan. Biasanya ini digunakan untuk sarkasme kepada orang bebal.

    19. Contoh 19

    Niat tanpa tindakan nyata, ibarat sayur tanpa garam.

    Makna: Jika Anda memiliki niat, namun tidak ada tindakan secara nyata. Maka, rasanya seperti sayur tanpa garam. Sehingga membuatnya pahit atau bahkan tanpa rasa dan sia-sia.

    Sudah Tahu Apa Itu Majas Asosiasi dan Contohnya?

    Intinya, majas Asosiasi dapat berfungsi sebagai gaya bahasa yang menghibur maupun untuk edukasi. Lewat majas, suatu kalimat dapat hidup secara nyata. Sehingga pembaca dapat memahaminya lebih jelas. Sudah pernahkah Anda membuat majas ini sendiri?

  • 10 Contoh Hak dan Kewajiban Warga Negara, Wajib Tahu!

    10 Contoh Hak dan Kewajiban Warga Negara, Wajib Tahu!

    Sebagai warga negara, kita memiliki hak dan kewajiban yang diberikan oleh negara. Hak dan kewajiban menjadi pondasi kehidupan yang tidak akan pernah hilang selama nyawa masih ada. Lantas, apa saja contoh hak dan kewajiban warga negara? Cari tahu selengkapnya di bawah ini!

    Contoh Hak dan Kewajiban Warga Negara

    Kedua hal ini memiliki pengertian yang hampir mirip. Hak adalah kekuasaan yang dimiliki oleh seseorang untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkannya. Sementara kewajiban adalah perbuatan-perbuatan yang dilakukan oleh warga negara sesuai aturan undang-undang. Berikut ini 10  contoh hak dan kewajiban warga negara:

    1. Dapat Memeluk Agama dan Kepercayaan Masing-masing

    Di Indonesia, ada enam agama keyakinan yang telah diakui oleh pemerintah. Antara lain adalah Islam, Katolik, Konghucu, Budha, Kristen Protestan, dan Hindu. Keenam agama tersebut hidup berdampingan.

    Setiap warga negara memiliki hak untuk memeluk agama sesuai kepercayaan masing-masing. Bukan hanya itu saja, Indonesia juga tidak melarang agama atau aliran yang masuk dan berkembang di negara.

    Namun, tentunya ada syarat yang harus dipegang. Warga negara tidak boleh menyepelekan prinsip Ketuhan Yang Maha Esa dan tidak boleh menyinggung kepercayaan agama lainnya. Hak ini tertuang dalam pasal 28E Ayat 1 UUD 1945, yang membahas tentang kebebasan beragama.

    2. Menghormati Kepercayaan Orang Lain

    Dalam kehidupan yang damai, setiap orang dapat memiliki agama yang berbeda-beda. Seperti yang kita ketahui, bahwa pertengkaran antar agama sering terjadi karena hal-hal tertentu. 

    Oleh sebab itu, menghormati agama kepercayaan orang lain menjadi salah satu kewajiban warga negara. Ini bertujuan untuk menciptakan negara yang damai, tanpa adanya pertengkaran akibat agama.

    Toleransi antar umat beragama adalah pondasi penting untuk menegakkan persatuan dan kesatuan negara. Sehingga, negara akan semakin maju. Oleh sebab itu, tanamkan rasa toleransi pada diri untuk membangun negara yang lebih baik.

    3. Mendapatkan Keadilan di Mata Hukum

    Contoh hak dan kewajiban warga negara selanjutnya adalah mendapatkan keadilan yang sama di mata hukum. Sayangnya, di Indonesia belum sepenuhnya adil dalam menerapkan hak ini. Terbukti dari maraknya kasus-kasus yang membuat orang lemah kurang didukung oleh hukum.

    Pembahasan tentang keadilan di mata hukum ada pada pasal 28 D Ayat 1. Di mana setiap warga negara akan mendapatkan jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang setara.

    Oleh sebab itu, agar keadilan dapat sesuai dengan porsinya, lembaga penegakan hukum di Indonesia harus meningkatkan kinerja mereka. Jangan malah membuat hukum tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Artinya, rakyat kecil akan sering tertindas.

    4. Menjunjung Tinggi Nilai Kemanusiaan

    Nilai kemanusiaan merupakan nilai yang berhubungan dengan harkat dan martabat manusia. Menjadi makhluk ciptaan Tuhan paling tinggi, membuat nilai kemanusiaan dijadikan sebagai cermin kedudukan manusia di mata Tuhan. Inilah mengapa manusia harus saling menghormati satu sama lain. 

    Oleh sebab itu, sebagai warga negara yang baik, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan adalah hal penting. Sehingga, segala hak orang lain dapat dihormati dengan benar. Misalnya seperti hak hidup, ilmu, fasilitas kesehatan, dan lain sebagainya.

    5. Ikut Serta Membela Negara

    Wujud dari bela negara adalah dengan memiliki kerelaan dan kesediaan untuk berkorban demi negara. Di mana setiap warga negara harus mempertahankan kemerdekaan, persatuan, dan keutuhan wilayah negaranya.

    Bela negara memiliki aturannya sendiri dalam Pancasila dan UUD 1945. Lantas, siapa saja yang berkewajiban ikut membela negara? Berdasarkan Pasal 27 Ayat 3 UUD 1945, semua warga negara wajib ikut serta dalam bela negara.

    Setiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban untuk menentukan pembelaan negara secara bijak. Di mana pembelaan dapat warga lakukan melalui lembaga-lembaga perwakilan. Jadi, warga negara harus melakukan pembelaan negara sesuai kemampuan dan profesinya.

    6. Mendapatkan Kesejahteraan Hidup

    Masyarakat sejahtera adalah salah satu contoh hak dan kewajiban warga negara. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati kemakmuran secara utuh. Tanpa kemiskinan, kelaparan, kurang pendidikan, dan dapat merasakan fasilitas kesejahteraan hidup lainnya.

    Adapun tanda-tanda kehidupan sudah sejahtera, antara lain berkurangnya gejala penyakit, lingkungan yang ramah dan hijau, serta kemudahan dalam segala hal. Selain itu, warga negara juga berhak mendapatkan fasilitas lingkungan perumahan yang sehat, sehingga penjagaan dapat berlanjut dengan mudah.

    Akan tetapi, kesejahteraan hidup untuk warga negara dapat terwujud, jika masyarakat ikut serta dalam pembangunan negara. Sehingga, strategi dan upaya pembangunan dapat mencapai tujuan dan meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakatnya.

    7. Mengikuti Kegiatan Gotong Royong

    Dalam kegiatan gotong royong, masyarakat dapat membantu menumbuhkan rasa solidaritas dan kebersamaan yang tinggi di lingkungannya. Selain itu, gotong royong juga akan menyelesaikan pembangunan fasilitas umum dan permasalahan lainnya yang memerlukan bantuan orang banyak.

    Sehingga, setiap warga negara wajib untuk melakukan gotong royong. Karena gotong royong bermanfaat untuk menciptakan lingkungan masyarakat harmonis dan tidak memilih orang saat akan membantunya. Karena mengerjakannya secara bersama-sama, pekerjaan akan jauh lebih ringan dan cepat selesai.

    8. Menerima Pendapat dan Keputusan Orang Lain

    Menerima pendapat orang lain adalah salah satu hal yang harus setiap orang lakukan. Karena berpendapat merupakan hak asasi manusia yang dimiliki oleh semua orang. Oleh sebab itu, sebagai warga negara yang baik kita harus menghormatinya.

    Ketika menerima pendapat orang lain, Anda sudah mewujudkan sikap toleransi terhadap manusia lain. Pada dasarnya, ada banyak contoh warga negara yang menerima pendapat dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari mereka.

    Sebagai contoh, ketika menyimak atau mendengarkan seseorang saat menyampaikan pendapatnya. Secara umum, ini biasa terjadi dalam diskusi atau musyawarah. Sebaiknya Anda tidak memotong pembicaraan secara sepihak untuk menghormati orang yang sedang bicara.

    9. Berhak Mengembangkan Diri

    Dalam contoh hak dan kewajiban warga negara, setiap masyarakat dapat melakukan pengembangan diri. Jadi, warga negara dapat berkembang dengan pola pikir yang maju.

    Berdasarkan Pasal 28C UUD 1945, setiap warga negara berhak mengembangkan diri melalui kebutuhan-kebutuhan dasar, pendidikan, dan memanfaatkan ilmu-ilmu yang mereka dapatkan. Pengembangan diri bermanfaat untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan hidup.

    10. Mengikuti Pemilihan Umum

    Pemilihan umum atau pemilu adalah sistem yang dilakukan untuk menentukan pejabat negara. Secara umum, pemilu ini digunakan oleh pemerintahan demokrasi. Pemilihan umum menjadi tolak ukur dalam sistem demokrasi.

    Melalui pemilu, demokrasi akan menjadi jaminan kebebasan setiap warga negara. Di mana masyarakat akan memiliki suara dalam pemilihan umum tersebut. Penyerapan suara ini dianggap sebagai bentuk partisipasi warga terhadap negara.

    Dalam demokrasi Pancasila di Indonesia, pemilu menjadi sarana untuk membentuk kekuasaan pejabat yang berdasarkan kedaulatan rakyat. Pemerintahan demokrasi memiliki kewajiban untuk melaksanakan pemilu dalam waktu tertentu dan warga negara berkewajiban untuk memilih pejabat melalui pemilu.

    Sudah Tahu Contoh Hak dan Kewajiban Warga Negara?

    Sebagai masyarakat Indonesia, apakah Anda sudah melakukan dan mendapatkan berbagai contoh hak dan kewajiban warga negara di atas? Mari segera terapkan dalam kehidupan sehari-hari agar negara semakin damai!

  • Metode dan Cara Menghitung Akar dalam Matematika Tanpa Kalkulator

    Metode dan Cara Menghitung Akar dalam Matematika Tanpa Kalkulator

    Akar adalah salah satu konsep matematika yang penting dan sering digunakan dalam berbagai aplikasi. Namun, terkadang kita tidak memiliki akses ke kalkulator atau alat penghitung lainnya untuk menghitung akar. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menghitung akar tanpa kalkulator. 

    Berikut adalah beberapa metode dan cara menghitung akar tanpa kalkulator yang efektif.

    Konsep Akar dalam Matematika

    Dalam matematika, akar adalah operasi yang berkebalikan dari pemangkatan. Pada operasi pemangkatan, kita mempunyai bilangan pokok (base) dan eksponen (^). Sedangkan pada operasi akar, kita mempunyai bilangan pokok (radicand) dan indeks (degree).

    Bentuk akar dalam matematika:

    x

    Dalam matematika, terdapat beberapa jenis akar, seperti akar kuadrat x, akar pangkat tiga 3x, dan seterusnya.

    Konsep akar dalam matematika sering digunakan dalam berbagai bidang, seperti fisika, teknik, dan ilmu pengetahuan lainnya. Akar digunakan untuk menghitung nilai-nilai yang tidak dapat ditemukan dengan mudah, seperti akar kuadrat dari bilangan yang bukan bilangan kuadrat sempurna.

    Selain itu, konsep akar juga sangat penting dalam pemecahan persamaan kuadrat, yaitu persamaan yang memiliki bentuk ax^2 + bx + c = 0. Dalam persamaan kuadrat, akar digunakan untuk mencari solusi dari persamaan tersebut.

    Fungsi dan Keuntungan Cara Menghitung Akar Tanpa Kalkulator

    Tentunya, pengetahuan dan kemampuan mengenai cara menghitung akar tanpa kalkulator dapat memberikan beberapa keuntungan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa keuntungan tersebut antara lain:

    1. Meningkatkan Keterampilan Matematika

    Keterampilan matematika sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama di bidang-bidang seperti ilmu fisika, kimia, dan teknik. Apabila kamu menguasai cara menghitung akar tanpa kalkulator, kamu dapat meningkatkan keterampilan matematika secara keseluruhan.

    2. Meningkatkan Kemampuan Berpikir Logis dan Kritis

    Menghitung akar tanpa kalkulator membutuhkan kemampuan berpikir logis dan kritis. Dengan demikian, akan membantu meningkatkan kemampuan berpikir seseorang secara keseluruhan. Terutama dalam menyelesaikan masalah-masalah kompleks pada berbagai bidang.

    3. Menambah Wawasan tentang Matematika

    Menghitung akar tanpa kalkulator dapat membantu seseorang untuk memahami konsep matematika secara lebih mendalam. Sehingga dapat membantu meningkatkan wawasan seseorang tentang perhitungan dalam ilmu matematika.

    4. Menghemat Waktu dan Uang

    Dalam beberapa situasi, mengetahui cara menghitung akar tanpa kalkulator dapat menghemat waktu dan uang. 

    Ketika kita membutuhkan hasil akar dalam kehidupan sehari-hari, menghitung akar tanpa kalkulator dapat lebih cepat dan efisien daripada menggunakan kalkulator atau aplikasi di ponsel. Contohnya, seperti ketika memperkirakan jarak tempuh suatu perjalanan, 

    Metode dan Langkah-Langkah Cara Menghitung Akar Tanpa Kalkulator

    Yuk, simak cara menghitung akar tanpa kalkulator di bawah ini!

    1. Menggunakan Rumus Akar Pangkat Dua

    Metode pertama adalah dengan menggunakan rumus akar pangkat dua. Rumus ini dapat digunakan untuk menghitung akar bilangan bulat. Rumus akar pangkat dua adalah sebagai berikut:

    √x = y, maka y x y = x

    Contohnya, jika kita ingin menghitung akar dari 25, maka:

    √25 = y, maka y x y = 25

    y² = 25

    y = √25

    y = 5

    Jadi, akar dari 25 adalah 5.

    2. Metode Penaksiran atau Estimasi

    Selanjutnya adalah dengan menggunakan metode penaksiran atau estimasi. Metode ini dilakukan dengan melakukan estimasi nilai akar dengan menggunakan nilai yang dekat. Caranya adalah sebagai berikut:

    • Tentukan bilangan yang akan dicari akarnya
    • Pilih bilangan yang dekat dengan akar
    • Bagi bilangan yang dicari akarnya dengan bilangan yang dipilih di atas
    • Ambil rata-rata dari bilangan yang dipilih dengan hasil bagi dari bilangan yang dicari akarnya dengan bilangan yang dipilih di atas

    Contohnya, jika kita ingin menghitung akar dari 8, maka kita bisa memilih bilangan yang dekat dengan 8, misalnya 9. 

    Kemudian, kita perbaiki perhitungan dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

    √8 = √9 – (9 – 8) / (2 x 9)

    = 3 – 1/18

    = 2,94 (dalam 2 angka desimal)

    Dalam contoh ini, kita memperkirakan akar dari 8 adalah 3, kemudian diperbaiki perhitungannya dengan rumus yang telah disebutkan di atas.

    3. Metode Dekomposisi Faktor Prima

    Cara menghitung akar dengan metode ini adalah sebagai berikut:

    • Pertama-tama, dekomposisikan bilangan yang dicari akarnya menjadi faktor prima
    • Kelompokkan faktor-faktor prima menjadi pasangan dengan pangkat yang sama
    • Lalu kalikan faktor-faktor prima yang dikelompokkan menjadi pasangan
    • Terakhir, akarkan hasil kali faktor-faktor prima yang terkelompokkan

    Contohnya, jika kita ingin menghitung akar dari 72, maka:

    Faktor prima dari 72 = 2 x 2 x 2 x 3 x 3

    = (2 x 2 x 2) x (3 x 3)

    = 8 x 9 = 72

    = √(8 x 9) = √72

    = √(4 x 2 x 9) = √72

    = 2 x 3 x √2 = √72

    Jadi, akar dari 72 adalah 2 x 3√2.

    4. Cara Menghitung Akar Kuadrat dengan Metode Faktorisasi

    Metode faktorisasi adalah salah satu cara untuk mencari akar kuadrat. Berikut adalah langkah-langkahnya:

    • Tuliskan bilangan yang ingin dicari akarnya dalam bentuk faktor persekutuan
    • Kelompokkan faktor-faktor yang sama dan keluarkan faktor persekutuan dari setiap kelompok
    • Kalikan faktor persekutuan yang dikeluarkan pada setiap kelompok
    • Hasil kali faktor persekutuan tersebut adalah akar kuadrat dari bilangan awal

    Contoh:

    Misalkan kita ingin mencari akar kuadrat dari bilangan 36. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

    • Tuliskan 36 dalam bentuk faktor persekutuan: 2 x 2 x 3 x 3.
    • Kelompokkan faktor-faktor yang sama: (2 x 2) x (3 x 3).
    • Keluarkan faktor persekutuan dari setiap kelompok: 2 x 3.
    • Kalikan faktor persekutuan tersebut: 2 x 3 = 6.

    Jadi, akar kuadrat dari 36 adalah 6.

    5. Metode Penyederhanaan

    Metode ini dilakukan dengan menyederhanakan akar yang kompleks menjadi akar yang lebih sederhana. Misalnya, jika ingin menghitung akar dari 24, maka kita dapat menyederhanakannya terlebih dahulu dengan memisahkan faktor bilangan prima dari 24, yaitu:

    √24 = √(4 x 2 x 3)

    = 2√(2×3)

    = 2√6

    Dengan menyederhanakan akar dari 24 menjadi akar dari 2 dikali akar dari 6, perhitungannya akan menjadi lebih mudah dilakukan.

    6. Metode Persamaan Kuadrat

    Metode ini dilakukan dengan menggunakan persamaan kuadrat untuk menghitung akar-akar bilangan yang lebih kompleks. Persamaan kuadrat sendiri adalah persamaan yang mengandung variabel dengan pangkat dua dan konstanta. 

    Contohnya, jika ingin menghitung akar dari 3x^2 + 5x – 2. Maka kita dapat menggunakan rumus persamaan kuadrat sebagai berikut:

    x = [-b ± √(b^2 – 4ac)] / 2a

    Dalam contoh ini, a = 3, b = 5, dan c = -2. Maka, kita dapat menghitung akar-akar persamaan kuadrat tersebut atau nilai x dengan menggunakan rumus di atas.

    Sudah Siap Menghitung Akar Tanpa Kalkulator?

    Ketika melakukan perhitungan akar dalam matematika dengan cara menghitung akar tanpa kalkulator, tentu saja dibutuhkan ketelitian dan kehati-hatian yang tinggi. Namun jangan khawatir, itu semua bisa dipelajari dan semakin membaik dengan terus berlatih! Semoga berhasil! 

  • 5 Contoh Surat Pengunduran Diri yang Baik & Benar

    5 Contoh Surat Pengunduran Diri yang Baik & Benar

    Seseorang yang ingin resign atau mengundurkan diri dari perusahaan tempat ia bekerja tentu saja harus membuat surat pengunduran diri sebagai salah satu dokumen resmi dan syarat administratif. Lantas, bagaimana contoh surat pengunduran diri dengan struktur yang benar agar terlihat profesional?

    Nah, untuk kamu yang berencana resign dalam waktu dekat, simak contoh penulisan surat pengunduran diri dengan struktur yang benar dalam artikel ini!

    Pengertian Surat Pengunduran Diri

    Sebelum mengetahui contoh surat pengunduran diri yang benar, tentunya kamu harus tahu apa itu surat pengunduran diri terlebih dahulu.

    Secara umum, surat pengunduran diri atau yang sering disebut sebagai surat resign adalah surat resmi yang diajukan oleh karyawan kepada perusahaan tempat ia bekerja. Khususnya ketika yang bersangkutan akan mengajukan pengunduran diri dari perusahaan tersebut.

    Dalam surat tersebut, nantinya karyawan yang bersangkutan harus menjelaskan terkait dengan alasan pengunduran dirinya. Ini menjadi bagian yang penting, karena bertujuan untuk menghindari adanya kesalahpahaman ataupun hal-hal lain yang dapat menimbulkan masalah antara kedua belah pihak.

    Ketika akan mengajukan resign, seorang karyawan juga harus tetap bersikap profesional. Jangan sampai nantinya pihak perusahaan justru mendapat kesan yang kurang baik dalam hal rencana pengunduran dirimu. Dengan begitu, nantinya proses pengunduran diri yang kamu ajukan bisa disetujui dengan mudah.

    Oleh karena itulah, jika kamu belum paham sepenuhnya tentang ketentuan dan proses mengundurkan diri dari sebuah perusahaan. Sangat disarankan untuk menyimak contoh surat pengunduran diri dengan struktur yang benar terlebih dahulu.

    Dengan kata lain, kamu perlu memilih contoh surat pengunduran diri untuk karyawan yang tepat. Jadi, nantinya akan lebih mudah bagimu untuk menyesuaikan isi surat tersebut dengan kondisimu yang sebenarnya.

    Tujuan Surat Pengunduran Diri

    Sama seperti jenis surat formal lainnya, penulisan surat pengunduran diri juga memiliki tujuan tertentu yang wajib kamu ketahui. Hal ini menjadi penting, agar kamu bisa membuat surat pengunduran diri kerja dengan lebih mudah. Nah, berikut adalah beberapa tujuan pembuatan surat pengunduran diri yang perlu kamu ketahui:

    1. Menunjukkan Profesionalitas dalam Bekerja

    Tujuan pembuatan surat pengunduran diri yang pertama adalah untuk menunjukkan profesionalitasmu dalam bekerja. Sebab, surat formal yang satu ini akan mempengaruhi kariermu di masa depan. 

    Makanya, sangat penting bagimu untuk menjaga etika kerja dan sikap sopan di segala kondisi. Jika kamu berniat untuk berhenti atau bahkan pindah kerja, lakukanlah sesuai dengan prosedur di perusahaan tempatmu bekerja sekarang ini.

    Adapun mengajukan surat pengunduran diri menjadi salah satu cara terbaik dan paling formal untuk berpamitan. Tak hanya itu, hal ini juga dapat memberikan kesan positif terhadap keputusan pengunduran diri dari perusahaan.

    2. Memberikan Kesempatan pada Perusahaan untuk Mencari Pengganti

    Selanjutnya, mengajukan surat pengunduran diri juga bertujuan untuk memberi kesempatan kepada pihak perusahaan untuk mencari penggantimu. Hal ini dapat terjadi karena umumnya surat pengunduran diri akan diajukan satu bulan sebelum tanggal pengunduran diri itu sendiri.

    Bahkan, ada juga beberapa perusahaan yang menerima surat pengunduran diri karyawan dua bulan sebelumnya. Misal, jika kamu berencana mengundurkan diri pada akhir bulan Mei, maka bisa mengajukan surat pengunduran diri pada bulan April atau bahkan Maret, tergantung dari kebijakan perusahaan.

    Dalam tenggat waktu tersebut, perusahaan jadi punya waktu lebih banyak untuk menyiapkan kandidat pengganti dengan melakukan perekrutan. Tentu saja proses tersebut membutuhkan waktu yang tidak sedikit.

    Fungsi Surat Pengunduran Diri

    Adapun berbagai fungsi dari pengajuan surat pengunduran diri adalah sebagai berikut:

    • Mengakhiri proses bekerja di sebuah perusahaan.
    • Menentukan status yang jelas bagi seorang karyawan yang bekerja di sebuah perusahaan.
    • Memberi kesempatan bagi pihak perusahaan untuk melakukan proses rekrutmen, guna mencari kandidat pengganti.
    • Menjadi sarana yang dianggap resmi untuk mengundurkan diri dari perusahaan tempat bekerja.
    • Menunjukkan sikap loyal, etika kerja yang baik, dan profesionalisme terhadap perusahaan.
    • Menunjukkan adanya sikap profesional serta sopan terhadap pihak perusahaan.

    Jika kamu sudah paham dengan betul terkait fungsi surat pengunduran diri tersebut, tentunya kamu jadi lebih mudah dalam memilih contoh surat pengunduran diri karyawan yang tepat. 

    Bukan cuma itu saja, kamu pun bisa menuliskan alasan pengunduran diri dari perusahaan tersebut dengan jelas, tanpa menimbulkan permasalahan ataupun perselisihan di kemudian hari.

    Unsur yang Wajib Ada dalam Surat Pengunduran Diri

    Sebagai surat formal, surat pengunduran diri harus ditulis dengan struktur yang benar dan mengandung unsur-unsur penulisan sebagai berikut:

    • Menggunakan diksi yang sopan dan menunjukkan rasa hormat pada pihak perusahaan.
    • Menjelaskan tujuan pengunduran diri secara logis, dengan penulisan alasan yang singkat, padat, dan jelas.
    • Memuat identitas diri secara lengkap.
    • Memberikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf kepada perusahaan.

    5 Contoh Surat Pengunduran Diri dengan Struktur yang Benar

    Berikut ini adalah 5 contoh surat pengunduran diri dengan struktur yang benar, agar kamu terlihat profesional:

    1. Contoh Surat Pengunduran Diri CPNS

    Hal: Permohonan Pengunduran Diri

    Kepada Yth. 

    Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi

    Cq. Sekretariat Jenderal

    di Jakarta

    Yang bertanda tangan di bawah ini:

    Nama: Santi Suseno

    Nomor Peserta Ujian: 006345777465

    Tempat, Tanggal Lahir: Bandung, 6 Mei 1995

    Pendidikan/Jurusan: S1, Teknik Informatika

    Formasi Jabatan: Analis Data dan Informasi

    Alamat: Jl. Sukabumi Barat No. 123 RT 001 RW 002, Sukabumi, Jawa Barat

    Dengan ini mengajukan permohonan pengunduran diri dari proses pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian, Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Tahun Anggaran 2022 dikarenakan saya memiliki masalah kesehatan. Sehingga, harus menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan dokter.

    Demikian surat pengunduran diri ini saya buat, dengan sebenar-benarnya dan tanpa paksaan dari pihak manapun. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

    Hormat Saya,

    Santi Suseno

    2. Contoh Surat Pengunduran Diri Calon Pegawai PPPK

    Hal: Permohonan Pengunduran Diri

    Kepada Yth.

    Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia

    di tempat

    Yang bertanda tangan di bawah ini:

    Nama: Anastasia Nona Angeline

    Nomor Peserta Ujian: 223847947391

    Jenis Kelamin: Perempuan

    Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 1 Juni 1996

    Agama: Kristen

    Pendidikan/Jurusan: S1/ Manajemen

    Alamat: Jln. Menteng Utara No. 321 RT 003 RW 002 Menteng, Jakarta

    Dengan ini mengajukan permohonan pengunduran diri dari Calon Pegawai Pemerintah

    dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Tahun

    Anggaran 2022 untuk formasi jabatan Auditor Manajemen Sumber Daya dikarenakan sudah diterima di perusahaan ABC sebagai senior auditor.

    Demikian surat pengunduran diri ini saya buat, tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih.

    Hormat Saya,

    Anastasia Nona Angeline

    3. Contoh Surat Pengunduran Diri Buruh Pabrik

    Yogyakarta, 20 April 2023

    Yth. Pimpinan PT Maju Sejahtera Selalu

    Di Yogyakarta

    Saya adalah Aisyah Hidayati, salah satu karyawan di PT Maju Sejahtera Selalu. Jabatan di perusahaan ini adalah sebagai supervisor produksi. Melalui surat ini, saya ingin menginformasikan bahwa akan mengundurkan diri dari jabatan tersebut. 

    Alasan berhenti dari pekerjaan ini karena ingin melanjutkan studi S2 di Amerika. Adapun tanggal 30 Mei 2023 merupakan hari terakhir saya bekerja di sini. 

    Saya ucapkan terima kasih atas kesempatan selama 5 tahun ini menjabat sebagai supervisor produksi. Mohon maaf jika saya pernah menunjukkan performa kerja yang kurang maksimal.

    Demikian, surat ini disampaikan tanpa ada paksaan dari siapa saja. Terima kasih atas perhatian dan waktunya. 

    Hormat saya,

    Aisyah Hidayati

    4. Contoh Surat Pengunduran Diri Pegawai Bank

    Cikarang, 19 April 2023

    Yth. Pimpinan KCP Bank Syariah Mandiri Cikarang

    Di tempat

    Di bawah ini yang bertanda tangan adalah:

    Nama: Lolita Maya Saputri 

    Tempat Tanggal Lahir: 23 Mei 1994

    Jabatan: Teller

    Bermaksud ingin mengajukan permohonan mengundurkan diri dari jabatan tersebut di Bank Syariah Mandiri. Alasannya adalah karena mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri.

    Saya juga ingin meminta maaf jika selama bekerja ada banyak kesalahan. Terima kasih atas kepercayaannya selama ini, sehingga saya bisa menjalankan pekerjaan dengan baik.

    Demikian yang dapat saya sampaikan, atas perhatiannya disampaikan terima kasih. 

    Hormat saya, 

    Lolita Maya Saputri

    5. Contoh Surat Pengunduran Diri Bahasa Inggris

    April 20th, 2023

    Anthony Joseph Lynch

    CEO Maju Jaya Sukses Inc. Jalan Pandanaran, Semarang

    Dear Sir,

    It greatly saddens me to send you this letter of resignation. Effective the end of this month, I will no longer be working at Maju Jaya Sukses Inc. as an SEO Content Writer.

    I will be resigning due to a number of worsening health complications for some time and feel it would be best to focus on recovery. Unfortunately, it has become clear that I am unable to meet my duties and expectations as an SEO Content Writer. It is therefore in the best interest of all parties that I resign.

    I have been very fortunate to be given the fantastic opportunities to grow and make lifelong friends during my time at Maju Jaya Sukses Inc. Thank you so much for your guidance and support during the last ten years. Although I no longer can do the work I once could, I hope to remain a resource and that we will stay in touch. Thank you so much for all the opportunities, and I wish everyone at Lingkar Senja Inc. the very best and your company is always growing.

    Sincerely,

    Anindita Larasati Putri

    Sudah Paham Contoh Surat Pengunduran Diri yang Benar?

    Nah, itu dia informasi singkat tentang beberapa contoh surat pengunduran diri yang benar sesuai dengan strukturnya. Dengan mengikuti struktur penulisan surat tersebut, maka kamu akan terlihat lebih profesional di mata atasan dan HRD.  Semoga ulasan tentang contoh penulisan surat pengunduran diri di atas bermanfaat untukmu, ya!

  • Apa Itu Majas Metonimia? Pengertian, Ciri, Hingga Contohnya Terlengkap

    Apa Itu Majas Metonimia? Pengertian, Ciri, Hingga Contohnya Terlengkap

    Ilmu berbahasa Indonesia memiliki banyak sekali istilah-istilah khusus yang perlu dipahami lebih mendalam. Salah satu istilah yang banyak digunakan adalah majas. Majas sendiri merupakan kata ganti atau perumpamaan. Salah satu majas yang populer adalah jenis majas metonimia. Yuk, simak dan pelajari lewat ulasan berikut!

    Apa Itu Majas Metonimia?

    Sebelum memahami apa itu metonimia. Anda sebaiknya memahami arti majas itu sendiri lebih dulu. Majas merupakan makna atau gambaran terkait suatu objek dengan cara menyamakan dengan sesuatu lain yang memiliki kesamaan. Singkatnya, majas merupakan bahasa kiasan dari suatu objek atau subjek tertentu.

    Adanya majas dapat memperindah tatanan sebuah kalimat, karena mengandung nilai sastra yang tinggi. Sehingga, orang yang membaca atau mendengarkan akan tertarik pada suatu kalimat. Majas sendiri memiliki banyak jenis yang mengacu pada makna ataupun jenis pemilihan kiasan.

    Salah satu jenis majas yang cukup sering digunakan adalah majas metonimia. Metonimia sendiri merupakan salah satu jenis gaya bahasa yang menggunakan merek dagang atau label pada suatu kalimat sebagai kata ganti benda. Majas satu ini bersifat fleksibel dan tergantung pada trend merek dagang saat itu.

    Adanya gaya bahasa metonimia juga dapat berguna untuk mengemukakan atau menggantikan sifat, nama, kegunaan atau sesuatu tersendiri yang menjadi ciri khas dari kata tersebut. Metonimia sendiri termasuk ke dalam golongan gaya bahasa perbandingan.  

    Mengenal Ciri Majas Metonimia

    Agar dapat lebih memahami tentang gaya bahasa metonimia, Anda harus mengenal ciri-ciri khusus yang terdapat di dalamnya. Berikut ini adalah beberapa ciri khusus metonimia yang perlu Anda ketahui:

    1. Menggunakan Nama Merek

    Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, majas satu ini selalu menggunakan kata ganti nama merek sebagai kiasan. Hal tersebut karena pada dahulu kala sebagian orang tidak mengerti nama benda. Namun lebih mengerti ketika kita menyebutkan merek dari benda tersebut. 

    Contohnya saja, ‘air mineral’ digantikan menjadi kata ‘Aqua’ sebagai kiasan yang lebih dapat dipahami.

    2. Menunjukkan Perubahan Kata

    Setiap majas pasti menggantikan suatu kata dengan kata lain yang memiliki makna serupa sebagai kiasan. Hal tersebut juga berlaku pada majas metonimia. Pada majas tersebut, terdapat perubahan kata dengan menggunakan nama tertentu atau tidak menggunakan makna sebenarnya. 

    3. Majas Bersifat Fleksibel

    Seperti yang telah kita ketahui bahwa, gaya bahasa metonimia menggunakan nama merek dagang sebagai kata ganti. Sehingga, majas ini memiliki sifat yang fleksibel. Hal tersebut karena trend merek dagang pasti akan terus berganti seiring waktu. Sehingga penggunaan kata ganti mengacu pada trend tersebut.

    50 Contoh Kalimat Menggunakan Majas Metonimia

    Setelah memahami pengertian majas, majas metonimia hingga ciri-cirinya, kini saatnya Anda menyimak beberapa kalimat yang mengandung majas metonimia beserta sedikit penjelasannya. Simak penjabaran berikut ini:

    1. Biasanya Toni selalu membawa Aqua setiap melakukan olahraga pagi.

    Penjelasan: Aqua merupakan kata ganti untuk menerangkan kata air mineral.

    2. Tante hendak pergi ke Surabaya dengan menggunakan Garuda pada hari esok.

    Penjelasan: Garuda merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Pesawat Terbang.

    3. Setiap hari Arin hanya makan Indomie.

    Penjelasan: Indomie merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Mie Instan.

    4. Guru menerangkan materi di papan tulis menggunakan Snowman.

    Penjelasan: Snowman merupakan kata ganti untuk menerangkan kata spidol papan tulis.

    5. Ayah berangkat kerja menggunakan Honda barunya yang sangat gagah.

    Penjelasan: Honda merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Sepeda Motor.

    6. Kakek mencukur janggutnya menggunakan Tatra setiap satu bulan sekali.

    Penjelasan: Tatra merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Pisau Cukur atau Silet.

    7. Kapal Api memang teman yang paling cocok untuk menikmati pagi hari.

    Penjelasan: Kapal Api menunjukkan ciri-ciri majas metonimia untuk menerangkan kata Kopi Instan.

    8. Adhiska adalah seorang atlet lari yang selalu menggunakan Adidas setiap latihan.

    Penjelasan: Adidas merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Sepatu Olahraga.

    9. Kakak selalu membawa Swallow di jok motor kalau-kalau hujan datang.

    Penjelasan: Swallow merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Sandal Jepit.

    10. Adik mengikuti lomba menggambar dengan menggunakan Faber Castel.

    Penjelasan: Faber Castel merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Pensil Warna.

    11. Roy membeli Surya isi 16 di sebuah toko kelontong dekat stasiun.

    Penjelasan: Surya merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Rokok Batang.

    12. Gunakan Hit sebelum tidur agar kamu terbebas dari gigitan nyamuk.

    Penjelasan: Hit merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Obat Anti Nyamuk.

    13. Bekerja menggunakan Acer memang lebih efektif dan efisien.

    Penjelasan: Acer merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Laptop.

    14. Kemarin, Ara sekeluarga melakukan sesi foto bersama menggunakan Nikon.

    Penjelasan: Nikon merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Kamera DSLR.

    15. Dia mendaki gunung dan membawa semua barangnya menggunakan Polo.

    Penjelasan: Polo merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Tas Ransel.

    16. Mencuci baju dengan Daia membuat baju mu sangat bersih.

    Penjelasan: Daia merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Detergen.

    17. Keramaslah setiap hari menggunakan Clear agar rambutmu tetap sehat dan wangi.

    Penjelasan: Clear menunjukkan ciri-ciri majas metonimia untuk menerangkan kata Shampoo

    18. Minuman Marjan dan kolak yang manis menjadi ciri khas saat Ramadhan tiba.

    Penjelasan: Marjan merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Sirup manis.

    19. Orang kaya itu mengoleksi banyak sekali Gucci di rumahnya.

    Penjelasan: Gucci merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Tas Branded.

    20. Sebulan sekali, ibu pergi ke Superindo untuk membeli berbagai kebutuhan dapur.

    Penjelasan: Superindo merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Pasar Swalayan.

    21. Bepergian menggunakan Gojek jauh lebih mudah saat ini jika dibandingkan menggunakan angkutan kota.

    Penjelasan: Gojek merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Ojek Online.

    22. Ketika sakit kepala, Nala harus mengkonsumsi Bodrex untuk meredakannya.

    Penjelasan: Bodrex merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Obat Sakit Kepala.

    23. Melumuri Switzal pada bayi bisa membuatnya lebih hangat dan nyaman.

    Penjelasan: Switzal merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Minyak Telon atau Minyak Kayu Putih.

    24. Perpaduan Sariwangi dengan roti bisa menghangatkan suasana sore yang dingin.

    Penjelasan: Sariwangi merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Teh Celup.

    25. Setiap hari aku pergi ke Indomaret untuk membeli camilan kesukaan.

    Penjelasan: Indomaret merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Mini Market.

    26. Mandi menggunakan Lifebuoy membuat badan harum dan segar.

    Penjelasan: Lifebuoy merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Sabun Mandi.

    27. Berkendara menggunakan motor akan lebih aman jika kamu memakai NHK.

    Penjelasan: NHK merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Helm Keamanan.

    28. Ayah menggunakan Yamalube untuk merawat mesin motornya.

    Penjelasan: Yamalube menunjukkan ciri-ciri majas metonimia untuk menerangkan kata Oli Motor

    29. Ayla membuat kue lapis menggunakan Rose Brand 

    Penjelasan: Rose Brand merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Tepung Beras atau Tepung Ketan

    30. Bibirnya merah merona karena dia menggunakan Revlon sebelumnya

    Penjelasan: Revlon merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Lipstik atau Perona Bibir

    31. Ibu memasak ikan kembung goreng menggunakan Bimoli 

    Penjelasan: Bimoli merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Lipstik atau Minyak Goreng

    32. Kakak lebih senang berbelanja di Shopee daripada harus pergi ke mall.

    Penjelasan: Shopee merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Toko Online atau E-commerce.

    33. Shania setiap hari menggosok gigi menggunakan Pepsodent.

    Penjelasan: Pepsodent merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Lipstik atau Pasta Gigi.

    34. Anak kecil memiliki hobi bertukar Harvest dengan temannya.

    Penjelasan: Harvest merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Lipstik atau Kertas Binder.

    35. Jika sedang haid, perempuan harus menggunakan Softex.

    Penjelasan: Softex merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Lipstik atau Pembalut Wanita.

    36. Adik menggunakan Sidu untuk mencatat pelajaran biologi.

    Penjelasan: Sidu merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Buku Tulis.

    37. Rajinlah menabung di BRI untuk masa depan gemilang.

    Penjelasan: BRI menunjukkan ciri-ciri majas metonimia untuk menerangkan kata Bank.

    38. Sanyo digunakan untuk menyedot air dari dalam tanah.

    Penjelasan: Sanyo merupakan kata ganti untuk menerangkan kata pompa air.

    39. Ayah kehabisan bensin di tengah jalan, sehingga harus mampir ke Pertamina dulu.

    Penjelasan: Pertamina merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Pom Bensin.

    40. Sasa menonton pertandingan sepak bola menggunakan Sharp.

    Penjelasan: Sharp merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Televisi Kabel.

    41. Aku mengirim paket ke teman menggunakan JNE.

    Penjelasan: JNE merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Jasa Ekspedisi.

    42. Aku membersihkan tumpahan air menggunakan Paseo.

    Penjelasan: Paseo merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Tisu Pembersih.

    43. Kamu bisa gunakan Samsung untuk berkirim pesan dengan orang yang jauh.

    Penjelasan: Samsung merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Handphone.

    44. Relaxa bisa menghilangkan nafas yang baru. 

    Penjelasan: Relaxa merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Permen Mint.

    45. Dia cocok memakai celana Levis dipadukan dengan kemeja hitam.

    Penjelasan: Levis merupakan kata ganti untuk menerangkan kata celana berbahan jeans atau denim.

    46. Suasana lebaran sangat identik dengan hidangan Khong Guan.

    Penjelasan: Khong Guan menunjukkan ciri-ciri majas metonimia untuk menerangkan kata Biskuit Kaleng.

    47. Memasak akan sangat enak jika ditambah dengan Raja Rasa.

    Penjelasan: Raja Rasa merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Saos Inggris.

    48. Sebagai penyedap, tambahkan Masako ketika sayur akan matang.

    Penjelasan: Masako merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Kaldu Ayam Bubuk.

    49. Memasak tumis kangkung tidak lengkap jika tidak menggunakan Bango.

    Penjelasan: Bango merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Kecap Manis.

    50. Dia mencetak hasil kerja menggunakan Epson.

    Penjelasan: Epson merupakan kata ganti untuk menerangkan kata Mesin Cetak atau Printer.

    Contoh Soal Majas Metonimia

    Agar Anda lebih memahami metonimia, berikut ini ada contoh soal yang umumnya muncul dalam pembelajaran: 

    1. Kalimat yang mengandung gaya bahasa metonimia di bawah ini adalah…

    A. Pena menari-nari di atas kertas

    B. Bulunya hitam, sehitam malam

    C. Adik belanja di Matahari

    D. Sang bulan kelak menyapaku tadi malam

    E. Kau laksana pelita dalam gulita

    Jawaban: C

    1. Ayah mengantar aku ke sekolah naik Tiger

    Majas metonimia di atas mengandung makna…

    A. Tiger adalah nama motor

    B. Tiger merupakan nama seseorang

    C. Tiger adalah hewan harimau

    D. Tiger sebagai nama kakak si adik

    Jawaban: A

    1. Susi pergi ke Solo menggunakan Ayla.

    Makna kata Ayla pada kalimat di atas adalah…

    A. Nama saudara susi sebagai kata ganti orang

    B. Nama suatu daerah di dekat Solo

    C. Mobil untuk Berkendara

    D. Nama perusahaan tertentu

    Jawaban: C

    Sudah Memahami Apa Itu Majas Metonimia?

    Sekian ulasan mengenai pengertian majas metonimia, ciri, hingga berbagai contohnya. Melalui penjabaran di atas, semoga Anda lebih bisa memahami salah satu istilah umum yang digunakan dalam bahasa Indonesia. Semoga membantu!

  • Kumpulan Puisi Senja Singkat Romantis, Bisa Dijadikan Curahan Isi Hati

    Kumpulan Puisi Senja Singkat Romantis, Bisa Dijadikan Curahan Isi Hati

    Puisi adalah karya sastra yang menggunakan diksi-diksi cantik dengan makna khusus. Siapapun bisa membuat puisi, asal paham terkait ketentuan dalam menulisnya. Agar lebih memahami, mari simak beberapa contoh puisi senja di bawah ini!

    Contoh Kumpulan Puisi Senja

    Senja sering dikaitkan dengan hal romantis, karena suasananya yang mendukung. Jika Anda menyukai puisi dan senja, keduanya dapat digabung menjadi kesatuan yang saling melengkapi. Berikut ini kumpulan puisi senja yang bisa Anda jadikan referensi:

    1. Romantisme Senja

    Aku berjalan,

    Di tengah jalan yang padang,

    Kesepian, sendiri…

    Angin meliuk-liuk,

    Meniupkan ilalang, 

    Bai itu pasir maupun bebatuan,

    Bermain dengan tanpa batas.

    Pada langit yang indah,

    Sekumpulan burung pulang,

    Mereka kembali ke sarang,

    Tempat menanti sang pasangan,

    Aku mengaduh.

    Duhai,

    Aku di sini,

    Berkawan dengan sepi,

    Ku langkahkan kaki,

    Semakin lelah bernyanyi.

    Aku masih di sini,

    Dengan sendiri, 

    Menanti datangnya senja romantis,

    Mengisi hati yang kosong ini.

    2. Ingatan Tentang Kamu

    Aku menatap senja dengan lekat,

    Sembari menahan perih di dada,

    Bolehkah aku menyesal,

    Sebab telah mengenalnya?

    Bolehkah rasa cinta di hati ini tak seharusnya ada?

    Atau bolehkah aku memberontak kepada Tuhan,

    Sebab telah menciptakan fatamorgana ini?

    Jeritan perih sedang menusuk hati,

    Entah sudah berapa lama aku menatap langit,

    Yang berwarna oranye ini,

    Apapun yang kulakukan, 

    Aku hanya ingin melupakan.

    Namun sakit,

    Yang sungguhan menyayat hati,

    Masih saja,

    Tidak bosan bersemayam di sana.

    Langit berwarna kemerah-merahan ini,

    Mungkin sudah bosan melihat guratan piluku,

    Andai engkau tahu bahwa melupakanmu,

    Tidak secepat langit menjadi gelap.

    3. Menunggu Bersama Sang Senja

    Senja telah datang menyapa,

    Dan aku masih tetap duduk di tempat dan posisi yang sama.

    Bersama dengan angin yang tidak pernah bosan menerpa,

    Menunggu sosok raga yang sekarang entah di mana.

    Tiada penantian yang terasa menyenangkan.

    Sesuatu yang membosankan tanpa adanya kepastian,

    Namun, diriku masih saja menjadi penikmat rindumu.

    Pada penantian kelabu yang hanya berujung semu,

    Bukan aku tidak mampu untuk mencari yang baru sebagai penggantimu,

    Namun, hanya saja hati ini masih terisi oleh namamu.

    Sulit bagiku untuk menghapusmu dari ingatanku,

    Sebab aku terlalu pandai dalam menyimpan rasa.

    Hanya bertahan pada satu nama dan masih berharap semua akan tetap sama,

    Meski terkadang menyesakkan dada dan tidak lupa menyisakan luka.

    Aku masih berharap, penantianku ini akan berbalas temu,

    Hingga dua hati kembali bersatu dan tidak ada lagi kata sembilu yang merindu.

    4. Di Balik Senja

    Tatkala aku memandang senja,

    Terlukis wajahmu dalam masa laluku.

    Terlihat dengan bias-bias,

    Tintanya menggunakan darahku.

    Kuasnya memakai jiwaku,

    Kanvasnya dengan langit.

    Angin kencang meniup raga,

    Saksi bergoyang dengan lembut.

    Teriakan burung terdengar menyeringai,

    Lihatlah cakrawala itu.

    Tanyakan pada matahari,

    Apa hakikat bahasa alam?

    Yang perlu kita maknai dan pahami,

    Teruslah pandang senja,

    Hingga rautmu terlihat di sana.

    Adalah cerminanmu,

    Yang selalu teringat,

    Seakan terhapus dalam benak dan otak.

    Sayangnya,

    Rasa ini telah meneror jiwa.

    Sudah lama terpendam,

    Kini muncul kembali ke permukaan.

    Dan menyeretku ke dalam gua yang hitam,

    Hatiku mulai meluap,

    Takut akan masuk ke dalam jiwa.

    Semakin dalam,

    Rasa ini semakin resah dan gelisah.

    Hingga pusara sukma yang tergali,

    Ah, sudah kulepaskan.

    Biarkan saja terbang bersama angin alam,

    Aku hidup sekarang.

    Aku akan terlahir kembali,

    Dengan jiwa dan nyawa yang baru.

    5. Senjaku

    Contoh puisi senja yang selanjutnya berkaitan dengan penantian dan menunggu seseorang. Berikut baitnya:

    Ketika proses ini mulai menjadi angka,

    Dan senja pergi untuk meninggalkan mentari,

    Tidak ada satupun yang terlihat terang,

    Begitu pula dari kejauhan,

    Keheningan yang terbias dalam menunggumu,

    Tetapi, senja tidak pernah mengingkarinya,

    Tentang kesepakatan pergi yang akan selalu kembali pada esok hari,

    Tidak akan pernah lari,

    Selalu tiba dengan waktu yang sempurna,

    Menunggu mentari dan pergi bersamanya,

    Tidakkah engkau menyadari betapa indahnya hari itu?

    Betapa indahnya ombak yang berderu,

    Yang menyerbu bibir pantai,

    Seakan membawa rindu yang hanyut bersamamu.

    6. Asa yang Tersisa

    Ketika langit jingga cerah telah berganti warna,

    Perlahan warna akan semakin menipis berganti menjadi gelap.

    Kicauan burung terdengar semakin lirih hingga menjadi sunyi,

    Sepenggal asa yang sudah usang.

    Gejolak rasa yang diantar oleh luka dan kecewa,

    Inilah aku yang hidup tanpa belahan jiwa.

    Menyimpan segala khayalanku yang terlalu tinggi itu,

    Aku berharap senja akan mengerti perasaanku,

    Sehingga khayalanku dapat segera terwujud.

    7. Senja dan Januari

    Apa yang paling disukai setelah bergantinya tahun?

    Adalah senja yang berwarna jingga cerah.

    Warna yang menggambarkan ketenangan dan kenyamanan,

    Pergantian sore dan malam hari,

    Diiringi dengan hal-hal yang menakjubkan.

    Begitu besar kuasa Tuhan,

    Atas semua kemampuannya dalam membuat bahagia manusia.

    Yakni dengan cara yang sederhana,

    Langit yang luas dengan hamparan warna jingga,

    Berhasil membuatku merasa terkesan.

    Ternyata sebagian jiwaku adalah sebuah warna yang lebih berarti,

    Senja dan Januari, keindahan yang memesona.

    8. Kita dan Senja

    Aku melihat goresan penaku yang masih sama,

    Masih menceritakan tentang hal-hal itu.

    Mengukir tiap kata tentang senja,

    Ketika awal pertemuan kita dimulai.

    Aku, kamu, kita, dan senja,

    Tak sama sekali ada yang menyadari,

    Bahwa skenario takdir terjadi pada pertemuan ini.

    Memulai dengan lembaran kisah kita,

    Sungguh, awalnya bahkan aku tak percaya.

    Tetapi, senja yang mengatakannya,

    Bahwa aku dan kamu,

    Akan saling terhubung dalam balutan senja yang sama.

    9. Senja dalam Lantunan Gitar

    Mentari menepi sambil menghadirkan jingga,

    Meleburkan segala lelah dalam jiwa.

    Sedikit gelap, sepercik cahaya,

    Menimpa raga, membangkitkan gelora dalam asa.

    Dan aku di sini, berada di sampingmu,

    Menikmati senja dengan bayangan semu.

    Ditemani dengan sebuah gitar dan beberapa bait lagu,

    Kita nyanyikan lagu bersama, hingga jerih mulai berlalu.

    Lantunan demi lantunan berbunyi pasti,

    Kupetikkan nada dari gitar tua ini,

    Menyanyikan lagu-lagu yang kamu sukai,

    Sementara mentari, kini semakin menepi.

    Kulihat senyum keluar dari bibir indahmu,

    Oh betapa cantiknya, tidak ingin rasanya ini berlalu,

    Semoga tetaplah engkau yang bersamaku,

    Hingga tidak lagi dimakan oleh waktu.

    10. Jingga Bersamamu

    Puisi senja ini berisi makna tentang percintaan remaja, simak puisinya sebagai berikut:

    Ada kata yang sulit untuk kuucap,

    Ada bibir yang enggan untuk bicara,

    Ada rasa yang enggan untuk diam,

    Ada rindu yang terus menguat,

    Semua itu karena kamu.

    Sebab kamu yang selalu kurindukan,

    Sebab kamu yang selalu kucintai,

    Sebab kamu yang membuat rasa itu ada.

    Tahukah kamu?

    Bahwa senja itu seperti kamu,

    Tidak akan pernah bisa aku gapai dengan jemariku,

    Tidak bisa aku raih meski oleh jutaan rindu.

    Terkadang,

    Aku ingin menjadi seperti angin,

    Yang dapat membawa puing-puing kenangan,

    Yang dapat membawa sejuta asa,

    Aku ingin menjadi sejuta cahaya,

    Yang bisa membiaskan seluruh keindahanmu,

    Yang bisa berwarna jingga di langit sore.

    Yang bersinar layaknya senja.

    Namun, tentu saja aku tidak bisa,

    Aku hanyalah aku,

    Yang hanya miliki kenangan sederhana biasa,

    Yang kebetulan ada kamu di dalamnya.

    11. Aku Adalah Senja

    Aku adalah senja,

    Bagaikan pemberi bahagia,

    Yang selalu akan memberi cinta,

    Dan seolah memupuk semua asa.

    Pun senja adalah aku,

    Hadir diantara banyaknya perbedaan,

    Seolah memberikan sebuah peringatan,

    Dimana tibanya waktu untuk pergantian.

    Di penghujung September kering ini,

    Senja akan selalu cerah,

    Senja akan memberi cinta,

    Tapi tidak bisa memupuk asa.

    Semburatnya akan berwarna jingga,

    Berkelumat dengan warna hitam,

    Membaur menjadi gelap,

    Yang lenyap bersama kapas.

    Hadirnya dengan tangisan langit,

    Bersua dengan keributan,

    Bertanya pada senja,

    Engkau itu kenapa?

    Jingga yang menua,

    Pada titik temu dalam pergantian,

    Memberi satu suara,

    Kini, aku sudah lengah dan lelah.

    12. Garis Rindu

    Pada cahaya,

    Pada seratan purnama atau renjana sekalipun,

    Nantinya, kita akan tetap hilang jua.

    Meremang pada riak-riak yang petang,

    Menjelma menjadi rasa yang kian gamang.

    Pada takdir semesta, seringkali aku mengeluh,

    Tentang kita yang tidak pernah menjadi utuh.

    Tentang segala yang pernah kita upayakan,

    Namun, pada akhirnya menjadi kisah-kisah yang kusam.

    Bayanganmu masih berpijar bagaikan bianglala,

    Memekakkan segala ingatan yang ada di kepala.

    Lalu kamu kembali hadir,

    Dalam bentuk yang paling dingin.

    Serupa angin,

    Membuat aksara rindu yang bisa dikumpulkan.

    Menjadi berantakan

    Lantas, mengapa hilang?

    Mengapa tidak bisa bertahan?

    Bahkan masa lalumu masih menjadi tanda tanya,

    Yang tidak pernah ingin aku ketahui jawabannya.

    Diammu seolah menjadi pengingat,

    Bahwa kita tidak lagi hangat.

    Garis senjamu kini berubah ,menjadi dingin

    Sedingin malam pada bulan Desember.

    13. Senja yang Kelabu

    Sore kembali pulang,

    Akan tetapi, keindahan senja terlihat menghilang.

    Hanya kelabulah yang kini datang,

    Seakan merubah semuanya menjadi warna hitam.

    Dan menjadikannya seperti sang malam,

    Entah kenapa ia berubah menghilang?

    Saat mata ini menunggu untuk datang,

    Datang untuk menghiasi soreku dengan keindahannya.

    Kecewa, mungkin itulah yang kini sedang kurasakan.

    Ketika ia pergi tanpa mengungkapkan sebuah alasan,

    Yang meninggalkan kenangan dan harapan.

    Hatiku kini hanya bisa terdiam,

    Hanya pikiranku yang saat ini terus berjalan.

    Berjalan dengan bertemakan banyak pertanyaan,

    Pertanyaan yang tidak memiliki jawaban.

    Harapan.

    Kini harapanku yang terangkai telah hilang.

    Sebab senja pun tidak ada dalam pandangan.

    Kini yang tersisa hanyalah cahaya kerinduan,

    Yang aku titipkan pada senja kelabu untuk mengganti keindahan.

    14. Lenteraku

    Piringan matahari hampir lenyap di tepi langit,

    Berganti menjadi malam dingin yang menusuk kulit.

    Engkau bagaikan senja,

    Yang datang sekejap dengan membawa luka.

    Katanya engkau hadir bagaikan lentera,

    Menjadi penyambung hidupku yang dirundung oleh duka.

    Yang melambungkanku di atas mega,

    Lalu jatuh bersama rintik air mata.

    Tidak sempat aku goreskan tinta,

    Tuk menuliskan kisah hidupku yang gelita.

    Engkau yang datang lalu hilang entah kemana,

    Jauh di dasar sukma yang aku cinta.

    Cinta itu yang menenggelamkanku,

    Yang menghancurkanku.

    Ketika detik-detik aku merasa berbahagia,

    Engkau malah meninggalkanku.

    Bodohnya aku ini yang dibutakan oleh rasa cinta,

    Merelakanmu pergi bersama dia.

    Kini aku sendiri,

    Di penghujung September ini.

    Namun, aku rela melepaskanmu,

    Ikhlas akan kepergianmu,

    Daripada cintaku nantinya dimadu.

    Sendu, merindu.

    Pagi ini aku enggan rasanya untuk bangun.

    Aku membuka jendela, rintik hujan kian banyak menetes di tepi teras ku.

    Aku hanya berharap matahari datang lebih awal,

    Untuk menyinari genangan hujan yang masih tersisah.

    Merindu,

    Sungguh aku rindu.

    Hatiku terasa begitu sendu, 

    Dengan pemilu yang membelenggu.

    Semakin memicu aroma tubuhmu yang ada di pikiranku,

    Namun, aku tau itu telah berlalu.

    Berlalu dengan menyisakan kisah yang luka.

    Membuat cerita di goresan lukanya dengan imajinasi di kisah,

    Sungguh, aku rela.

    15. Sudut Kenangan

    Sesuai dengan judulnya, puisi senja ini membahas tentang momen-momen penuh kenangan. Berikut ini puisinya:

    Aku kembali memandang senja,

    Setelah sekian lama aku mengurung diri.

    Kembali terdiam sambil melamun di depan senja,

    Selamat datang kembali senja yang cantik nan indah.

    Semoga malam ini diriku akan menjadi lebih baik lagi setelah melihatmu,

    Tolong bantu aku untuk menghilangkan kenangan,

    Dengan cara menampakkan keindahanmu.

    Aku hanya tidak ingin air mata mengalir dengan sia-sia,

    Kenangan hanya akan tetap menjadi kenangan.

    Namun, janganlah menyudutkan aku dalam sebuah kenangan.

    Hingga aku merasa tertimpah lara.

    16. Pelabuhan Senja

    Deru ombak yang dapat menghantam bebatuan,

    Suara angin berbisik memecahkan suasana yang begitu pilu,

    Terlebih lagi adanya cahaya indah yang ada di hadapanku.

    Ya, itulah yang dinamakan dengan senja.

    Senja terlihat begitu hebat,

    Sebab mampu menghilangkan rasa gundah di hati.

    Aku tak lagi merasa sepi,

    Dan merasa terpuruk dalam kesedihan.

    Senja sore ini berhasil membuatku tersenyum lagi,

    Menghangatkan suasana,

    Layaknya seperti berada di dalam dekapan kekasih.

    17. Luka

    Ini tentang senja yang ke seribu duhai sayang,

    Terlihat begitu usang kutanggung dalam penantian.

    Diam di sela angin yang membungkam,

    Alam mematung sambil menadah hujan.

    Luka ini tidak akan bisa sembuh sayang,

    Terlalu dalam kau menggoreskan luka di hatiku yang kelam.

    Membisu sambil menatap hari yang semakin temaram,

    Jingga telah bergeser memeluk malam.

    Aku hanya bisa menuliskan aksara yang berisi tentang senja,

    Menggumpal dalam kalimat untuk menyapa.

    Tentang rindu, cinta, dan air mata,

    Di seberang malam agar kau dapat merasakannya.

    Entahlah, hingga kapan aku akan bertahan,

    Sebab bayanganmu tidak pernah hilang.

    Menyapaku dalam heningnya malam,

    Lembut, hangat menyatu dalam satu perasaan.

    Aku menutup senja yang ada di depan jendela,

    Harapanku pudar dalam penantian yang sia-sia.

    Bersama malam yang tiba dalam kerudung warna hitam,

    Inilah, akhir dari penantian yang ku ucapkan selamat malam.

    18. Angin Lalu

    Semburat jingga yang terbias dalam langit barat,

    Matahari seolah melambai riang sebelum tenggelam.

    Malam tiba tanpa perlu membuat sepucuk surat,

    Tanpa harus berteriak keras kepada seluruh alam.

    Angin bertiup kencang menerpa rambutku,

    Berbagai dedaunan lunglai dan dibawa angin,

    Menerbangkan puing-puing penuh asa.

    Berharap ada kenangan yang ikut terbang jua,

    Namun, itu hanya sia-sia saja.

    Tiada insan yang kuat menerbangkan rasa ini,

    Tiada insan yang mampu menghilangkan kenangan ini.

    Mata coklatmu yang terbias oleh mentari,

    Bibir tipismu melengkung cemberut tanpa henti.

    Harum tubuhmu yang berbaur dengan lembabnya bumi,

    Kehangatan yang hanya bisa kukenang hingga kini.

    Oh sayang,

    Senja tidak lagi indah tanpa adanya hadirmu,

    Sore tidak lagi hangat tanpa pelukanmu.

    Yang ada hanyalah rasa untuk menyendu,

    Kini, hanya sepi yang bisa kunikmati.

    Waktu senja untuk menyendiri,

    Dan segala kenangan tentang hadirmu,

    Kuanggap hanya angin dan senja lalu dari Sukabumi.

    19. Senja yang dirindukan

    Layung senja telah memunculkan keindahannya,

    Kini, langit berubah menjadi warna jingga.

    Aku tidak bisa dengan lama memandangnya,

    Senja tenggelam dalam banyak kenangan.

    Aku berjalan dengan pelan,

    Mencoba untuk menyusuri jalanan.

    Melewati setiap jejak langkah yang telah dihapus oleh masa,

    Kenangan yang sudah usang,

    Kini, telah menjadi saksi.

    Bahwa semuanya sudah melangkah untuk pergi,

    Senyumnya tidak pernah luntur.

    Wajahnya pun masih terbayang di benak,

    Rangkulan tangannya seolah belum terlepaskan.

    Mataku masih tidak mampu untuk membayangkannya,

    Bahkan, duniaku masih tidak bisa meyakinkannya.

    Padahal itu semua telah hilang,

    Dirimu dimana, ini kataku.

    Rindu ini telah menjadi jeda,

    Ketika kita sudah tidak saling berjumpa.

    Kepada angin yang rindu,

    Ijinkan aku menitipkannya.

    Melalui serangkai doa-doa,

    Mampukah ia mendengarnya?

    20. Jingganya Senja

    Selanjutnya, puisi senja yang berkaitan tentang jati diri dengan sentuhan senja yang memukau. Berikut baitnya:

    Ingatkah kau dengan ucapanmu?

    Kala itu, saat senja bersama jingganya.

    Bersama bait-bait yang begitu indah,

    Hingga menjadikannya sebagai sajak yang elok.

    Burung-burung pun tidak malu untuk berdiam.

    Diam untuk menikmatinya,

    Mereka berceloteh bersama kicauan sahabat-sahabat.

    Sahabat, di pesanggrahan yang setia,

    Kini, angin mulai membelai kulit lembut ini.

    Tidak ada satupun yang terdengar,

    Tetapi dapat dirasakan.

    Bisikan ke dalam perasaan dan jiwa,

    Itu adalah saksi jiwa yang sesungguhnya.

    Yang bisu enggan untuk berbicara,

    Tidak akan bisa dilupakan.

    Itu adalah bagian dari kehidupan,

    Isi dan irisan dari kisah nyata.

    Membuat kokoh dan kuat hidup,

    Untuk mengarungi janji-janji yang sudah terlewati.

    Namun itu pun telah dilewati,

    Kini, aku telah terlahir kembali.

    Tidak akan ku bawa sampai mati.

    21. Aksara Tentang Senja

    Terlihat bias jingga dari ujung cakrawala,

    Terukir dengan indah dalam remang.

    Lembayungnya yang menata warna,

    Pada garis lurus sang surya senja.

    Hembusan bayu,

    Untuk membelai pucuk riak.

    Sambil berkejaran menuju ke pantai.

    Menghempaskannya di tepian karang,

    Pecah berderai dan menciprak pasir.

    Tolong, camar kepakkan sayapmu,

    Terbang tinggi dari tiang sampan.

    Berteriak memekik di antara embusan angin,

    Lalu pergi meninggalkan jejak.

    Membuat redupnya lentera bahtera sang nelayan,

    Datang menghampiri dengan gelap.

    Upaya meninggalkan pesisir pantai,

    Berharap agar anugerah akan segera datang.

    Sampai menjingga bersamamu,

    Berbagai kata yang sulit terucap.

    Bibir yang enggan untuk berbicara,

    Dan ada rasa yang tidak ingin diam.

    Membuat rindu terus menguat, 

    Semua itu disebabkan oleh kamu,

    Sebab kamu yang kurindu,

    Sebab hanya kamu yang kucintai,

    Sebab kamu yang membuat rasa itu ada.

    Kamu tahu,

    Kamu itu serupa senja,

    Tidak akan bisa kugapai dengan jemariku,

    Tidak bisa diraih oleh jutaan rindu yang ada.

    Terkadang,

    Aku hanya ingin menjadi angin,

    Yang dapat membawa kenangan,

    Yang dapat membawa sejuta asa.

    Aku ingin jua menjadi sejuta cahaya,

    Yang bisa membiaskan segala keindahanmu,

    Yang bisa menjingga bersama langit sore,

    Yang bisa bersinar layaknya senja.

    Semua itu sia-sia,

    Sebab aku manusia biasa,

    Yang memiliki kenangan sederhana,

    Dan kamu sebagai pemeran utamanya.

    22. Tolong Aku Senja

    Senja, bolehkah aku berbicara denganmu?

    Tentang segala kalut yang memenuhi hati dan perasaanku?

    Ini bukan lagi tentang berat dalam menjalani hidup,

    Namun, ada ruang yang engkau sematkan untukku.

    Senja, bahkan aku tidak pernah mendengar kisah lalumu.

    Menyeringai dengan pedih tanpa menyisakan kesedihan.

    Hadirmu selalu disukai oleh mereka,

    Yang menyukai redupnya langit sore dan malam.

    Hadirmu akan selalu dinanti oleh mereka,

    Hingga mereka rela mendaki bukit,

    Agar mendapatkan salam dari keindahanmu.

    Senja, aku hanya ingin disapa olehmu.

    Tanpa harus kesulitan dalam mengejarmu.

    Atau mungkin hanya pejuang senja,

    Yang akan mendapatkan sapaanmu.

    Mengapa aku tidak berjuang untuk mengejar keindahanmu?

    Aku tahu semua tentangmu, 

    Membawa berbagai keindahan,

    Namun, kau terus meninggalkanku dalam malam yang gelap.

    Senja, tolonglah beritahu aku.

    Apa saja yang ada di dunia ini,

    Yang tidak akan pernah berpisah,

    Dan takkan pernah meninggalkan luka?

    Senja, kau telah mengajariku tentang keindahan tak selamanya terus bersama.

    23. Keindahan Senja

    Jejak-jejak kaki berjalan dengan elok,

    Menampakkan betapa dalamnya hati,

    Yang selalu membayangkan angan,

    Pada setiap lamunan dalam halusinasi.

    Saat itu senja tiba,

    Menorehkan pena di atas secarik kertas,

    Menuangkan berbagai kata imajinasi,

    Dari cinta hingga rindu, bercampur menjadi satu jiwa,

    Cakrawala senja sungguhlah mempesona.

    Terlihat begitu indah dengan sinar jingganya,

    Membuat silau akan gairah hasrat,

    Untuk melihat betapa indahnya sinar senja.

    Mana Puisi Senja yang Menjadi Paling Menarik?

    Dalam mencurahkan perasaan, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah dengan membuat puisi. Karya sastra puisi menawarkan campuran diksi yang dapat mencerminkan diri. Dari contoh puisi senja di atas, manakah puisi favorit Anda?

  • 100+ Kumpulan Pantun Nyindir: Pedas dan Menusuk!

    100+ Kumpulan Pantun Nyindir: Pedas dan Menusuk!

    Setiap orang pasti tidak pernah terlepas dari rasa marah, jengkel, sedih, atau bahkan kecewa. Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mengekspresikan perasaan tidak nyaman tersebut. Supaya lebih kreatif dan berseni, coba gunakan pantun nyindir yang pedas atau bahkan menohok.

    Menyindir merupakan cara komunikasi tidak langsung namun kamu tetap bisa menyampaikan tujuan secara langsung kepada orang yang kamu sindir. Biasanya, sindiran ini dilakukan ketika seseorang sudah enggan atau tidak ingin berkomunikasi secara tatap muka.

    Yuk, intip kumpulan pantun dengan isi sindiran yang menohok yang sangat berhubungan dengan realita sehari-hari!

    Contoh Pantun Nyindir

    Di bawah ini merupakan kumpulan contoh pantun dari berbagai macam tema sindiran untuk mantan, teman, utang, dan berbagai permasalahan lainnya:

    1. Menagih Hutang

    Jalan-jalan ke sebuah taman

    Tampak indah saat pagi

    Bila mengaku seorang teman

    Ditagih hutang, tak akan pergi

    2. Hutang Tak Mau Bayar

    Si Unyil makan kentang

    Duduk sambil membaca surat kabar

    Saat susah datang berhutang

    Sudah kaya tapi tak kunjung bayar

    3. Merasa Kecewa

    Biri-biri bulunya lebat

    Sangat suka makan tomat

    Kukira teman dekat

    Tapi ternyata berkhianat

    4. Mantan Minta Balikan

    Liburan camping ke hutan

    Tidak lupa membawa pepaya

    Si mantan minta balikan

    Idih.. ogah lah ya!

    5. Sudah Ada yang Baru

    Pergi ke Batu membeli ketan

    Minumnya teh gula batu

    Buat apa pusing mikir mantan

    Karena sekarang ada yang baru

    6. Teman Curang

    Bang Boris berambut pirang

    Di tangan membawa parang

    Punya teman suka curang

    Ditambah tambah pandai mengarang

    Bagi kamu yang punya teman jomblo atau masih sendiri, bisa coba gunakan pantun nyindir berikut yang lucu tapi juga menohok:

    7. Lupa kalau Masih Sendiri

    Siang-siang minum es kelapa

    Camilannya biji kuaci

    Eh maaf aku lupa

    Kalau kamu masih sendiri

    8. Friend Zone

    Kemoceng terbuat dari bulu

    Fungsinya untuk menjaga kebersihan

    Maunya segera ke penghulu

    Tapi status hubungan masih pertemanan

    9. Sahabat Sudah pada Menikah tapi Masih Sendiri

    Dari desa pergi ke kota

    Hanya untuk mencari kerja

    Sahabat sudah beranak dua

    Tapi aku masih sendiri saja

    10. Tanpa Kekasih yang Menemani

    Bangun tidur langsung mandi

    Pergi ke toko membeli gergaji

    Kemana-mana selalu sendiri

    Karena tak punya kekasih yang menemani

    11. Jomblo Pilih-Pilih

    Beli baju pergi ke toko

    Ke pasar beli sirih

    Kenapa masih jomblo?

    Karena angkuh dan pilih-pilih

    12. Jodoh Tak Tahu di Mana

    Mendaki gunung, gua, dan lembah

    Sebuah perjalanan menuju istana

    Umur yang kian bertambah

    Namun jodoh entah di mana

    13. Jomblo Risau

    Ke pasar ibu membeli pisau

    Sekalian membeli loyang

    Kamu para jomblo jangan risau

    Lebih baik menari dan bergoyang

    Untuk kamu yang merasa kecewa karena dikhianati, bisa lihat contoh pantun nyindir berikut untuk mewakili perasaanmu:

    14. Musuh dalam Selimut

    Obat apotik sangat manjur

    Badan menggigil pakai selimut

    Kukira kau jujur

    Ternyata musuh dalam selimut

    15. Teman yang Selalu Melukai

    Sejarah meninggalkan prasasti

    Bukti nyata yang dipercayai

    Lain di mulut lain di hati

    Katanya teman tapi selalu melukai

    16. Mengaku Teman Saat Ada Maunya

    Setiap hari pergi ke taman

    Duduk sambil menikmati senja

    Ke semua mengaku teman

    Hanya bila ada maunya saja

    17. Cari Sahabat Baru

    Saat diuji haruslah tabah

    Terus belajar sesuatu yang baru

    Dinasehati tapi tak berubah

    Lebih baik ku cari sahabat baru

    18. Teman Menusuk dari Belakang

    Bahagia karena beriman

    Hasrat maksiat dapat dikekang

    Ngakunya teman

    Tapi tega menusuk dari belakang

    19. Datang Jika Ada Maunya

    Sayur jengkol tajam baunya

    Semerbak seperti dupa

    Merapat kalau ada maunya

    Kalau tak butuh dia lupa

    20. Teman Palsu

    Burung jalak burung kenari

    Warna-warni menghiasi bumi

    Sahabat sejati susah dicari

    Teman palsu banyak sekali

    Pantun nyindir di bawah ini bisa kamu gunakan jika ingin menyindir secara halus namun menusuk:

    21. Tetangga Suka Menyakiti

    Bunga mawar bunga melati

    Di taman mekar sendiri

    Ada tetangga iri hati

    Mulutnya suka menyakiti

    22. Orang Sombong

    Matahari senja mulai redup

    Mata terjaga hingga subuh

    Bersahaja dalam menjalani hidup

    Kita tak tahu kapan terjatuh

    23. Orang Sombong Tak Punya Teman

    Berladang menanam bawang

    Bertani penuh harapan

    Orang sombong akan terbuang

    Hidup sengsara tak punya teman

    24. Banyak Harta Tak Punya Akhlak

    Ke pasar membeli kerudung

    Dipakai cantik rupanya

    Banyak harta hingga menggunung

    Tanpa akhlak apa gunanya

    25. Jangan Sombong

    Burung gelatik burung dara

    Melesat kencang di udara

    Jangan sombong dengan harta dunia

    Jikalau miskin terlunta-lunta

    26. Gayanya Tak seperti Kenyataannya

    Mengambil air menggunakan timba

    Hendak dibawa ke dalam hutan

    Gayanya bak harimau rimba

    Kenyataannya hanya kucing rumahan

    27. Omong Besar Nyali Kecil

    Taman bunga semerbak harum

    Tumbuh pula rerumputan

    Mulutnya pandai mengaum

    Dibentak badan gemetaran

    28. Lebih Baik Kehilangan Teman Tapi Bahagia

    Siang-siang minum soda gembira

    Segarnya membasahi kerongkongan

    Daripada kehilangan bahagia

    Aku rela kehilangan teman

    29. Teman yang Suka Membicarakan Teman

    Pulang sekolah langsung ke rumah

    Baju basah karena hujan

    Saat bersama terlihat ramah

    Di belakang, kita diceritakan

    30. Jangan Mengajak Ke Keburukan

    Umroh pergi ke Arab

    Pikiran tenang hatipun bijak

    Wahai teman akrab

    Bila ke neraka jangan kau mengajak

    31. Janji Manis Tanpa Bukti

    Gerimis di hari Selasa

    Tetap kukayuh roda sepeda

    Mulut manis sungguh berbisa

    Janji-janji, bukti tak ada

    Berurusan dengan orang-orang munafik memang bikin kesal dan menguras emosi. Berikut adalah kumpulan pantun nyindir yang cocok untuk orang-orang munafik:

    32. Sahabat Munafik

    Berlayar ke Samudra Pasifik

    Berbekal selimut lurik

    Kalian para sahabat munafik

    Awas kesambet setan burik!

    33. Sahabat Asik Ternyata Munafik

    Sungguh terlarang perbuatan musyrik

    Jadilah orang beriman yang baik

    Jadi sahabat sangat asyik

    Eh, ternyata munafik

    34. Teman Munafik Hati Tercabik

    Kursus komputer membuat grafik

    Dapat tugas membuat kubik

    Hati-hati dengan teman munafik

    Karena hati siap tercabik

    35. Wajah Cantik tapi Munafik

    Gerimis turun rintik-rintik

    Belajar kelompok bersama Taufik

    Parasnya sungguh cantik

    Tapi sayang hatinya munafik

    36. Tampan Kharismatik tapi Munafik

    Di kantor berjajar mesin ketik

    Di sampingnya setoples keripik

    Muka tampan dan kharismatik

    Apalah artinya jika munafik

    37. Berotak Licik Lagi Munafik

    Beli obat menunggu di racik

    Supaya dapat dosis spesifik

    Jadi orang berotak licik

    Masih juga ditambah munafik

    38. Mendukung tapi Menikung

    Sayur bayam sayur kangkung

    Disajikan dengan lauk pendukung

    Di depan pura-pura mendukung

    Di belakang ternyata aku ditikung

    39. Sahabat Karib Munafik

    Spongebob berteman dengan Patrick

    Bintang laut di dasar laut Pasifik

    Tak menyangka sababat karib berintrik

    Sangat pantas jika disebut munafik

    40. Jijik Berjumpa Orang Munafik

    Kue kelapa kue wajik

    Cocok dimakan sama keripik

    Lihat muka terasa jijik

    Karena dia orang munafik

    41. Teman Munafik Terlihat Panik

    Kuliah jurusan teknik

    Dapat tugas membuat karya unik

    Kupandang teman yang munafik

    Mukanya langsung panik

    42. Jangan Suka Berbohong

    Buah kelapa buah kedondong

    Pergi ke Jogja naik andong

    Jadi orang jangan suka bohong

    Awas saja nanti dibawa sundel bolong

    Jika contoh pantun sebelumnya banyak ditujukan untuk orang-orang munafik, maka silakan lihat pantun nyindir dibawah ini. Kumpulan pantun berikut cocok untuk menyindir orang yang sombong dan angkuh:

    43. Belum Kaya Sudah Sombong

    Buah srikaya buah kedondong

    Ke pasar sekalian membeli ketan

    Belum kaya lagaknya sombong

    Sudah kaya pasti lupa daratan

    44. Orang Sombong Tak Ada yang Menolong

    Hari Minggu masak sayur lontong

    Camilannya kacang polong

    Tak baik jadi orang sombong

    Saat susah tak ada yang menolong

    45. Hindari Sifat Sombong

    Ulat berubah menjadi kepompong

    Menggantung di dahan kayu

    Buang jauh-jauh sifat sombong

    Kapan kita terjatuh tak ada yang tahu

    46. Hidup Sederhana Tanpa Pamer Harta

    Semerbak wangi aroma kenanga

    Pohonnya tumbuh depan jendela

    Lebih baik hidup sederhana

    Tanpa perlu pamer harta

    47. Jangan Sombong Sampai Lupa Akhirat

    Ke Bandung naik kereta

    Membawa oleh-oleh biskuit kelapa

    Kau yang sombong karena harta

    Akhirat jangan kau lupa!

    48. Suka Berbohong dan Sombong

    Bermain gamelan menabuh gong

    Besarnya menyerupai dugong

    Jadi orang jangan banyak bohong

    Jika tak ingin dikenal sombong dan omong kosong

    49. Orang Angkuh akan Runtuh

    Kapal-kapal merapat berlabuh

    Berjajar-jajar jumlahnya tujuh

    Teruslah bersikap angkuh

    Sebentar lagi pasti segera runtuh

    50. Songong Pertanda Sombong

    Naik kereta masuk ke dalam gerbong

    Para penumpang lari berbondong-bondong

    Banyak bicara terlihat kosong

    Itulah ciri dari orang sombong

    Rasa kecewa tidak hanya terjadi karena perlakuan orang terdekat karena juga bisa datang dari pemerintah. Berikut adalah contoh pantun nyindir pemerintah yang bisa kamu gunakan untuk mengutarakan ketidakpuasan tersebut:

    51. Jangan Lupa Janji Saat dapat Kursi

    Daun pandan daun suji

    Membuat adonan dari tepung kanji

    Sudah menjabat mendapat kursi

    Pastikan ingat semua janji-janji

    52. Pejabat Mencari Simpati Rakyat

    Beli sabun beli sikat

    Mandinya pakai air hangat

    Pejabat unggah foto sholat

    Pertanda cari simpati rakyat

    53. Pemilu Sudah Dekat Pejabat Merakyat

    Sore-sore makan alpukat

    Minumnya jus tomat

    Pemilu sudah mulai dekat

    Pejabat mendadak merakyat

    54. Janji Berantas Korupsi Malah Jadi Koruptor

    Ke hutan bertemu babi

    Berlari sekencang motor

    Katanya mau berantas korupsi

    Ternyata jadi koruptor

    55. Berpolitiklah dengan Santun

    Kain batik kain katun

    Ketumpahan minyak zaitun

    Berpolitiklah dengan santun

    Agar menjadi contoh penuntun

    56. Jangan Ingkar Janji

    Belanja ke pasar membeli terasi

    Supaya bisa untuk masak sehari-hari

    Jika suara sudah diraih

    Ingat janji jangan diingkari

    57. Masih Banyak Politis Baik

    Burung merak burung gelatik

    Bulunya tampak indah menarik

    Politik memang penuh intrik

    Masih banyak politisi baik

    58. Jangan Terima Politik Uang

    Buah apel dimakan beruang

    Hanya tersisa buah bengkoang

    Hentikan politik uang

    Agar budaya curang tidak berkembang

    59. Jangan Salah Pilih Partai

    Menikmati senja di tepi pantai

    Rasa lelah membuat langkah menjadi gontai

    Hati-hati memilih partai

    Alih-alih masa depan bisa terbantai

    60. Jadi Politisi Jangan Rakus

    Roti bolu roti kukus

    Dibuat harus dengan fokus

    Meniti karir menjadi politikus

    Jaga diri agar tidak rakus

    Pantun nyindir di bawah ini juga bisa kamu gunakan untuk mengekspresikan kekecewaan atau bahkan mungkin harapanmu kepada para politisi:

    61.Pemimpin Harus Yakin

    Perut lapar pergi ke kantin

    Pesan mie masih dibikin

    Wahai Anda para pemimpin

    Tetaplah disiplin dan yakin

    62. Beda Pilihan adalah Hal Biasa

    Bulan Ramadhan bulan puasa

    Menahan diri dari segala rasa

    Beda pilihan adalah hal biasa

    Paling utama adalah persatuan bangsa

    63. Jadi Pejabat Jangan Sengsarakan Rakyat

    Buah tomat daunnya lebat

    Masak ikan dikerat-kerat

    Jika sudah mulai menjabat

    Ingat, jangan susahkan rakyat

    64. Jangan Suka Korupsi

    Kelinci di taman berlari-lari

    Seekor kucing tidur di kursi

    Para pemimpin belajarlah memberi

    Jangan malah hobi korupsi

    65. Janji akan Amanah

    Sepatu baru dari kulit buaya

    Jalan hati-hati agar tidak kena tanah

    Mohon dukung saya

    Karena pasti akan amanah

    66. Korupsi Haram

    Sayur hambar kurang garam

    Dimakan terasa kurang

    Korupsi jelas-jelas haram

    Karena uang hasil curang

    67. Sejahterakan Rakyat

    Ingin sehat makan alpukat

    Minumnya dengan jus tomat

    Jikalau menjadi wakil rakyat

    Tujuannya mensejahterakan rakyat

    68. Jangan Lupa Janji

    Nenek duduk makan daun sirih

    Ibu ke pasar membeli kanji

    Para pemimpin yang terpilih

    Jangan lupa dengan semua janji

    69. Pemilu Jangan Rusuh

    Masak ikan menjelang subuh

    Di makan dengan sepiring nasi

    Pemilu jangan gaduh dan jangan rusuh

    Rayakan pesta demokrasi

    70. Jadilah Pemimpin Amanah

    Membuat kue dengan kapur sirih

    Kue matang dimakan Aminah

    Jika nanti Anda terpilih

    Jadilah pemimpin yang amanah

    Masih ada banyak kumpulan pantun nyindir lainnya yang bisa kamu manfaatkan untuk mengekspresikan kejengkelan yang kamu rasakan. Silakan simak berikut ini:

    71. Bau Mulut Menyengat

    Berangkat kerja dengan penuh semangat

    Agar tidak terlambat berangkat pagi-pagi

    Bau mulut sungguh sangat menyengat

    Lantaran malas menggosok gigi

    72. Ditagih Hutang Jadi Galak

    Berladang menanam kentang

    Dikejar anjing yang terus menyalak

    Saat aku menagih hutang

    Kenapa dia yang jadi galak

    73. Tetangga Jahat

    Kayu jati cocok dipahat

    Dijadikan meja dan kursi

    Punya satu tetangga jahat

    Hatinya selalu iri dan dengki

    74. Semoga Tetangga Diberi Hidayah

    Segelas air tumpah di meja

    Gelas menggelinding untung tidak pecah

    Biarlah aku doakan saja

    Agar tetangga dapat hidayah

    75. Dimarahi karena Menagih Hutang

    Pergi ke pantai memakai bikini

    Belinya keliling kota Cimahi

    Malang sekali nasibku ini

    Meminta uang sendiri malah dimarahi

    76. Saat Pinjam Muka Melas, Sudah Dapat Malah Lupa

    Belum sarapan badan terasa lemas

    Membuat ketupat dari daun kelapa

    Waktu hutang wajah memelas

    Dapat uang malah pura-pura lupa

    77. Pasangan Bermain Mata

    Hendak menikah pergi ke penghulu

    Riasan pengantin sungguh jelita

    Kau berkenalan dengan pacarku

    Lalu di belakangku bermain mata

    78. Teman yang Suka Terlambat

    Hujan-hujan makan bakwan

    Lebih nikmat ditemani es kelapa

    Sudah biasa melihat teman

    Datang terlambat dengan muka tanpa dosa

    79. Jangan Koar-Koar Jika Benar

    Penyanyi Korea sedang tenar

    Sering nyanyi di panggung besar

    Boleh saja merasa benar

    Buktikan saja, jangan hanya berkoar-koar

    80. Hamil Duluan

    Mati lampu cahaya suram

    Duduk di kursi mencari sandaran

    Katanya gadis pendiam

    Kok malah hamil duluan

    81. Berkali Dimaafkan Tapi Masih Mengulang Kesalahan

    Latihan menari di akhir pekan

    Melakukan gerakan secara perlahan-lahan

    Berkali-kali sering dimaafkan

    Tapi masih mengulang kesalahan

    82. Rejeki Lancar Tak Bayar Hutang

    Bapak pulang membawa oleh-oleh kentang

    Sama ibu dimasak bumbu acar

    Bisa-bisanya tidak membayar hutang

    Padahal punya rejeki lancar

    83. Suka Hutang Tapi Giliran Dipinjam Pelit

    Duduk di bawah pohon makan kerupuk bawang

    Lihat anak-anak main jungkat-jungkit

    Sering langganan meminjam uang

    Giliran aku pinjam dianya pelit

    84. Hutang Maksa Bayar Susah

    Ke Singapura membeli laksa

    Kehujanan badanpun basah

    Waktu pinjam uang sangat memaksa

    Gilaran bayar kok malah susah

    85. Jangan Diganggu karena Sudah Bahagia

    Berhektar-hektar kebun pepaya

    Tampak segar ketika pagi hari

    Aku sudah lebih bahagia

    Tolong jangan ganggu-ganggu lagi

    86. Ingin Lebih dari Teman

    Ke perpustakaan membaca roman

    Sayang perpustakaannya tutup

    Awalnya nyaman berteman

    Tapi bolehkah jadi teman hidup?

    87. Bau Badan karena Belum Mandi

    Badan sehat rajin minum jamu

    Minumnya sudah dari tadi

    Tahukah asal bau di sebelahmu

    Karena dari kemarin belum mandi

    Mantan adalah bagian dari masa lalu yang sering sering kali menjengkelkan. Nah, kamu yang merasa terusik kenyamanan dengan kehadiran mantan, coba gunakan pantun nyindir di bawah ini:

    88. Ogah Balikan Sama Mantan

    Mencari kayu ke dalam hutan

    Bertemu anak-anak pulang sekolah

    Mantan cukuplah mantan

    Diajak balikan aku pun ogah

    89. Maaf Sudah Sah

    Di tepi kolam memancing ikan

    Jangan berenang kalau takut basah

    Ada mantan minta balikan

    Aduh, maaf aku sudah sah

    90. Pacar Baru Mantan Jelek

    Buah nangka buah cempedak

    Hidung buntu karena pilek

    Melihat mantan aku terbahak

    Pacar barunya ternyata jelek

    91. Jangan Menyakiti Jika Tidak Ingin Disakiti

    Suasana malam gelap sekali

    Meraba-raba mencari lilin

    Jika tidak suka disakiti

    Jangan duluan nyakitin

    92. Katanya Cinta Mati Tapi Berpaling

    Berangkat kursus setiap hari

    Belajarnya menjahit dan menggunting

    Bilangnya cinta mati

    Belum lama sudah berpaling

    93. Bilang Sayang Tapi Banyak Selingkuhan

    Menari menggunakan selendang

    Perut lapar makan ketan

    Berkali-kali bilang sayang

    Dibelakang banyak selingkuhan

    94. Sudah Tidak Laku

    Jika pergi ke Bengkulu

    Aku titip belikan buku

    Buat kamu yang mutusin aku

    Sorry kamu udah nggak laku

    95. Mantan Sok Cantik

    Barang unik barang antik

    Di pajang di Pasar Minggu

    Mantanku yang sok cantik

    Ingat, kamu pernah bersamaku

    96. Mantan Minta Balikan

    Memarut kelapa membuat santan

    Biar segar tambahkan es batu

    Mantan datang ngajak balikan

    Eits, tidak semudah itu!

    97. Jangan Mengenang Mantan

    Ke pantai melihat para nelayan

    Bekerja mencari ikan di lautan

    Sudah jangan mengenang mantan

    Karena dia bukan pahlawan

    98. Jangan Bodoh Dua Kali dengan Balikan Sama Mantan

    Buah kelapa menghasilkan santan

    Ditampung ke dalam kuali

    Jangan mau balikan sama mantan

    Jika tak ingin bodoh dua kali

    99. Jangan Memikirkan Mantan

    Di dapur ibu masak sayur labu

    Adik makan rujukan kedondong

    Mantan tempatnya di masa lalu

    Jangan lagi dipikirin, dong!

    100. Mantan Berkhianat

    Di taman penuh bunga seruni

    Bunga mekar dihinggapi kupu-kupu

    Kamu yang dulu kusayangi

    Menyingkirlah jauh dengan khianatmu

    101. Dia yang Mutusin Dia yang Malu

    Ke toko buah membeli duku

    Paman titip beli palu

    Dia yang mutusin aku

    Sekarang dia yang malu

    Punya pacar yang terlewat sibuk dan kurang peka memang bisa menjadi sumber kejengkelan. Supaya doi sadar, coba gunakan pantun nyindir untuk pacar di bawah ini:

    102. Pacar Tidak Pengertian

    Lampu kuning tanda berhati-hati

    Warnanya mencolok mencuri perhatian

    Sudah aku berjuang mati-matian

    Tapi dia tetap saja tak perhatian

    103. Dianggap Beban

    Bungkus paket menggunakan lakban

    Dibungkus plastik agar tidak kena kotoran

    Sudah aku banyak berkorban

    Namun sayang dianggap beban

    104. Pacar Sibuk

    Ke Kota Malang mampir ke Batu

    Singgah sebentar sambil makan jeruk

    Punya pacar tak punya waktu

    Alasannya selalu sibuk

    105. Aku Setia Dia Mendua

    Menyambut Agustus jadi panitia

    Bikin acara sambil makan mie kuah

    Jiwa raga aku selalu setia

    Namun malang, dia justru mendua

    106. Kesepian dan Kurang Perhatian

    Muda-mudi gembira berlarian

    Berjalan di pesisir ke tepian

    Punya pacar tak perhatian

    Aku pun kesepian

    107. Pacar Cemburu

    Berpetualang mendaki Gunung Semeru

    Di bawah naungan langit yang biru

    Pacarku gampang cemburu

    Merasa diawasi dari berbagai penjuru

    108. Pacar Tukang Gombal

    Cabai rawit enak dibuat sambal

    Lauk ikan nila berdaging tebal

    Punya pacar jago menggombal

    Tak jarang suka bikin kesal

    109. Pacar Istimewa tapi Buat Kecewa

    Cuaca panas minum es belewa

    Bentuknya unik bikin tertawa

    Pacarku orang yang istimewa

    Tapi kenapa sering bikin kecewa

    110. Berjuang tapi Tak Berarti

    Sun Go Kong si kera sakti

    Mencari kitab suci dengan teman sejati

    Aku yang berjuang sepenuh hati

    Namun sama sekali tak ada arti

    111. Cinta yang Tidak Lagi Mendidih

    Masak tahu jangan ditindih

    Terpecik bumbu matapun pedih

    Cintamu tak lagi hangat mendidih

    Hal ini buatku merasa sedih

    112. Sakit Hati Sudah Sembuhnya

    Kurang energi lemah badannya

    Lemas kaki sempoyongan jalannya

    Sakit gigi banyak obatnya

    Sakit hati susah sembuhnya

    113. Cinta yang Tak Dipilih

    Kantong kosong hutang ditagih

    Bikin emosi kian mendidih

    Wahai engkau kenapa bersedih?

    Punya cinta, tapi tak terpilih?

    114. Ditinggal Kekasih

    Cuaca panas terasa mendidih

    Biar segar bikin es selasih

    Setiap hari hatiku sedih

    Ditinggal sendiri oleh sang kekasih

    115. Cinta Berakhir

    Menggelegar terdengar suara petir

    Kukira dunia akan berakhir

    Patah hati terasa getir

    Menerima kenyataan cinta telah berakhir

    116. Merana karena Dibohongi

    Habis hujan muncul pelangi

    Kulihat ibu memanen kemangi

    Hancur sudah hati ini dibohongi

    Hati kecewa tak lagi mewangi

    117. Sayang yang Berakhir

    Pelawak Madura namanya Kadir

    Mengocok perut tanpa harus berpikir

    Ini memang sudah menjadi takdir

    Sayangmu untukku telah berakhir

    118. Cinta Merana

    Bunga cantik penuh warna

    Ku petik satu yang paling merona

    Kukira cintamu sangat mempesona

    Namun yang kau torehkan hanya luka merana

    119. Cinta yang Tak Dihiraukan

    Berlayar ke samudra menangkap ikan

    Jaring disebar tertangkap ikan segerombolan

    Hatiku pilu bagai dihancurkan

    Cinta berkobar dan membara tapi diabaikan

    120. Dibayangi Sakit hati

    Bunga mawar bunga Melati

    Mekar cantik putih berseri

    Sakit sesak di dalam hati

    Tak berhenti membayangi setiap hari

    121. Cinta yang Tertatih

    Gubernur disebut patih

    Mengawal raja memakai baju putih

    Cinta kita ini tertatih-tatih

    Aku pun sudah mulai letih

    Mana Pantun Nyindir yang Mewakili Perasaanmu?

    Itulah kumpulan contoh pantun nyindir dari berbagai macam tema yang bisa kamu gunakan untuk mengungkapkan perasaan dengan cara yang lebih berseni. Selain bisa menggunakan contoh yang diberikan diatas, kamu juga bisa belajar membuat pantun sendiri.

    Umumnya, pantun terdiri dari empat baris dan menggunakan sajak. Adapun sajak yang kerap digunakan dalam membuat pantun, yakni a-b-a-b, a-a-a-a, dan a-a-b-b. Yuk, asah kreatifitasmu dengan berpantun!