Category: Bahasa Indonesia

  • 15+ Contoh Pantun 4 Baris Berbagai Tema untuk Tugas Sekolah

    15+ Contoh Pantun 4 Baris Berbagai Tema untuk Tugas Sekolah

    Mencari inspirasi untuk membuat pantun memang gampang-gampang susah, selain harus memikirkan sampiran dan isi, Anda juga dituntut untuk membuat pantun dengan tema tertentu sebagai tugas sekolah. Daripada bingung, mari simak beberapa rekomendasi pantun 4 baris berbagai tema berikut ini!

    Mengenal Definisi Pantun

    Sebelum melihat beberapa inspirasi pantun dengan berbagai tema, ada baiknya Anda mengetahui apa sebenarnya definisi pantun itu sendiri. Pantun adalah jenis puisi lama terkenal yang terdiri dari 4 baris.

    Pantun sendiri berasal dari kata papantun atau yang memiliki arti penuntun dan populer di daerah melayu. Namun, eksistensi pantun semakin meluas, sehingga pantun memiliki banyak nama di setiap daerah. Seperti parikan di tanah Jawa dan paparikan di daerah Sunda.

    Contoh Pantun 4 Baris dengan Berbagai Tema

    Jika Anda mendapatkan tugas sekolah untuk mencari contoh pantun 4 baris yang unik dari tema yang beraneka ragam. Maka, Anda bisa melihat berbagai contoh berikut ini sebagai referensi: 

    1. Pantun Tema Pendidikan

    Tema pertama adalah tema yang sangat erat kaitannya dengan para pelajar. Berikut ini adalah beberapa contoh pantun yang memiliki tema pendidikan yang bisa Anda contoh:

    • Tubuh letih usah dipaksakan,

    Nanti sakit sekujur tubuh.

    Pendidikan jangan disia-siakan,

    Itulah jalan menuju maju.

    • Luas padang rerumputan,

    Ada domba banyak delapan.

    Pendidikan ibarat jembatan,

    Jembatan menuju masa depan. 

    • Jika perahu sudah melaju,

    Mari kita banyak berdoa.

    Jika ingin negeri maju,

    Pendidikan harus utama.

    • Anak kucing mengejar tikus 

    Tikus berlari terbirit-birit

    Jika belajar tidak serius 

    Menjadi pintar bahkan lebih sulit 

    • Jika kamu bertemu Tuhan nanti

    Sampaikan salam saya kepadanya

    Jika kamu bingung nanti

    Tanyakan pada ahlinya 

    • Ada cermin monyet berkaca

    Ada seekor kuda yang seperti keledai 

    Rajin menulis dan membaca 

    Itulah tanda anak yang pandai 

    • Jalan-jalan naik kuda

    Kuda lapar lepas pelana 

    Usia tua tidak bisa lagi muda 

    Namun semangat belajar tetap bergelora 

    • Tidak punya uang tidak apa-apa

    Karena kaya tidak selalu harta 

    Hidup dan mati itu takdir sang Penguasa

    Jangan lupa belajar sampai tua 

    2. Pantun Teka Teki

    Pantun teka-teki merupakan salah satu jenis pantun yang sangat populer dan kerap kali digunakan sebagai ajang balas pantun. Biasanya pantun ini juga akan menjadi bahan lelucon karena bersifat lucu dan jenaka. Berikut ini adalah beberapa contohnya:

    • Pergi ke kota naik taksi

    Sambil jalan-jalan keliling kota

    Punya dua sayap terbuat dari besi

    Benda apakah namanya?

    Jawaban: Pesawat

    • Jalan-jalan ke Kota Kendari

    Jangan lupa membeli lemari

    Bila kau pandai dan baik hati

    Coba terka nasi apa yang tidak pernah basi?

    Jawaban: Nasihat

    • Gadis cantik bertopi baret

    Cantiknya seperti bunga mekar

    Putih-putih duduk berderet

    Di luar tebing di dalam pagar?

    Jawaban: Gigi

    • Jika ingin ke rumah Rina

    Hati-hati banyak tilangan

    Memiliki mata tiga warna

    Satu kaki tanpa tangan?

    Jawaban: Lampu merah

    • Tertawa mengusir duka

    Bahkan sedih pun akan berbalik

    Jika kamu mampu menerka

    Binatang apa tidur terbalik?

    Jawaban: Kelelawar

    • Pergi melancong ke pesta dansa

    Dansa sampai pagi jika kuat

    Coba tebak jika bisa

    Becak apa yang tak dapat dicat?

    Jawaban: Becak yang Hilang

    • Kalau tuan bawa keladi

    Bawakan juga si pucuk rebung

    Kalau tuan bijak bestari

    Binatang apa tanduk di hidung?

    Jawaban: Badak

    • Terjebak hujan di Taman Mini

    Membuat baju jadi basah kuyup

    Coba tebak barang apa ini

    Saat dipegang mati dilempar hidup?

    Jawaban: Gangsing.

    3. Pantun Tema Lingkungan

    Kesadaran lingkungan menjadi salah satu isu yang marak dibicarakan dewasa ini. Oleh karena itu, banyak pantun yang juga mengangkat tema lingkungan untuk mendukung gerakan pelestarian lingkungan. Berikut adalah beberapa contohnya:

    • Intan sibuk mencari Rehan

    Sampai lupa dengan tugasnya

    Marilah jaga kebersihan

    Dengan buang sampah di tempatnya

    • Ada anak bebek jumlahnya empat

    Semuanya berenang di air

    Jangan biarkan selokan mampet

    Supaya tidak terjadi banjir

    • Beli minyak ke daerah Sragen

    Tidak lupa juga beli terasi

    Lingkungan kaya oksigen

    Dengan melaksanakan reboisasi

    • Ada remaja yang lagi galau

    Remaja itu namanya Susi

    Mari lestarikan hutan bakau

    Agar pantai tidak dimakan abrasi

    • Ada lima biji yang kutebar

    Supaya tumbuh bunga matahari

    Hentikan penebangan liar

    Supaya hutan tetap lestari

    • Minta itu sama dengan mohon

    Busuk itu sama dengan basi

    Mari perbanyak tanam pohon

    Untuk mengurangi dampak polusi

    • Pagi-pagi makan petai

    Baunya bikin tidak betah

    Mari jaga kebersihan sungai 

    Jauhkan dari segala limbah

    4. Pantun Tema Agama

    Pantun dengan tema agama merupakan salah satu karya sastra yang banyak digunakan. Tujuannya adalah untuk menyampaikan nasihat antar sesama agar selalu mengingat Tuhan. Berikut ini adalah beberapa contoh pantun 4 baris bertema agama:

    • Layang-layang terbang melayang

    Sugi-sugi pagaran benih

    Elok benar orang yang sembahyang

    Hati suci mukanya jernih

    • Gadegah Gadegah bunyi pedati

    Membawa muatan sangatlah banyak

    Kalau takut hidup akan mati

    Buatlah amal banyak-banyak

    • Di mana batang sitawah

    Lumba-lumba dapat terpancing

    Di mana tempatnya Allah

    Di dada kita masing-masing

    • Banyak bulan perkara bulan

    Tidak semulia bulan puasa

    Banyak Tuhan perkara Tuhan

    Tidak semua Tuhan Yang Esa

    • Banyaklah masa antara masa

    Tidak seelok masa bersuka

    Meninggalkan sembahyang jadi biasa

    Tidaklah takut api neraka

    • Sekin waja buatan Jawa

    Dibawa orang ke Malaka

    Yakin di hati selamatlah nyawa

    Tidak gerangan akan celaka

    • Memerintah kota dan negeri

    Pagi dan petang berbunyi nobat

    Hendaklah kita ingatkan diri

    Pagi dan petang hendaklah tobat

    5.  Pantun Jenaka

    Pantun jenaka sangat populer dikalangan muda-mudi hingga dewasa karena sangat menghibur. Cocok untuk tugas sekolah serta bahan hiburan bersama teman. Berikut ini adalah berbagai contoh pantun jenaka:

    • Pergi ke pasar mencari melati

    Pulang ke rumah membawa delima

    Bagaimana hati tidak geli

    Lihat gajah bermain mata

    • Pagi-pagi minum kopi

    Jangan diminum dengan ampasnya

    Bagaimana kamu ini?

    Satu tambah dua masa tak bisa

    • Pergi memancing ke tepi rawa

    Ada belut nyangkut di samsak

    Sakit perut gara-gara tertawa

    Lihat kucing duduk berbedak

    • Ini bukan sembarang

    Ini karya pantun lucu

    Aku ini tidaklah pikun

    Hanya ingin mengerjai cucu

    • Pohon nanas di tepi rawa

    Ada lebah menyimpan madu

    Kami melihat nenek tertawa

    Tampak kakek bermain gundu

    • Makin ke sana makin ke sini

    Berlari-lari bersama pria

    Ayo simak pantun jenaka lucu ini

    Dijamin harimu makin ceria

    • Jalan jalan bersama Putri

    Lihat kucing lagi kerokan

    Emang nasib aku ini

    Sudah tampan jadi rebutan

    6. Pantun Tema Kesehatan

    Berkampanye tentang kesehatan akan lebih menarik dan mengasyikkan jika menggunakan pantun empat baris. Berikut ini adalah beberapa contoh pantun tema kesehatan yang bisa jadi referensi:

    • Terbangun dari tidur nyenyak

    Langit pagi tampak cerah

    Jangan makan banyak lemak

    Bisa menghambat peredaran darah

    • Tetap di rumah saat lebaran

    Jaga silaturahmi lewat video call saja

    Selama pandemi tunda dulu kehamilan

    Jangan lupa minum pil KB walau sehari saja

    • Diikat erat ujung berkait

    Angkut jala dengan skuter

    Jaga kesehatan sebelum sakit

    Timbul gejala langsung ke dokter

    • Pergi ke Kebumen bersama Tata

    Berangkatnya menggunakan bus Gunung Harta

    Kita harus menjaga kesehatan mata

    Supaya bisa melihat indahnya alam semesta

    • Bapak pergi ke Purwodadi pagi ini

    Pulangnya mampir ke Semarang

    Jaga kesehatan sejak dini

    Supaya kanker tidak menyerang

    • Bulan depan ingin pergi tur

    Rencananya jalan-jalan ke Armenia

    Pola tidur harus diatur

    Agar terhindar dari insomnia

    • Kemarin kami pergi ke Tegal

    Membawa sedan berwarna putih

    Jagalah kesehatan ginjal

    Dengan rajin minum air putih

    7. Pantun Tema Kebersihan

    Ada yang bilang kebersihan adalah sebagian dari iman. Karena itu, pantun empat baris tentang kebersihan ini akan sangat menarik. Berikut adalah beberapa contohnya: 

    • Tangkap ikan di tengah telaga

    Ikan dilukis sama seniman

    Bila kebersihan selalu dijaga

    Tentu hidup terasa nyaman.

    • Kakak dan paman bermain tenis

    Raket dibawa beraneka jenis

    Jika makanan tidak higienis

    Jangan harap hidupmu manis.

    • Patung kuningan jangan dipahat

    Biar tidak cepat berkarat

    Jika tubuh bersih dan sehat

    Sumber penyakit akan tersikat.

    • Berangkat ke kota merasa kelelahan

    Langit terang tiada berawan

    Siapa yang suka jaga kebersihan

    Pasti dia orangnya rupawan.

    • Pandai berkata pandai bertutur

    Habis makan silakan berkumur

    Jaga kebersihan dengan teratur

    Agar sehat dan panjang umur

    • Lampu di kota terang-terang

    Mobilnya banyak membawa barang

    Jika mandinya jarang-jarang

    Bau tubuhnya kaya belerang

    • Liburan ke Bekasi naik delman

    Tiba di sana malam temaram

    Rumah yang bersih serta nyaman

    Adalah awal keluarga tenteram

    8. Pantun Tema Persahabatan

    Persahabatan merupakan salah satu topik yang cocok dibawakan oleh anak sekolah dalam membuat pantun. Berikut ini adalah beberapa contoh pantun 4 baris dengan tema persahabatan:

    • Hijau-hijau daun rambutan

    Cuci piring bawah jembatan

    Entah jodoh entah bukan

    Yang penting persahabatan

    • Janganlah kau gundah,

    Aku khawatir nanti kesambet setan.

    Pantai itu memang indah,

    Tetapi lebih indah persahabatan.

    • Perut lapar sangat kempong,

    Jalan kaki pinggir kali.

    ku sayang teman yang ompong,

    Kalau tertawa lucu sekali.

    • Taman bukan sembarang taman,

    Taman bunga amat harumnya.

    Teman bukan sembarang teman,

    Ngaku teman kalau ada maunya

    • Siang-siang makan ikan,

    Minumnya pakai es temu

    Sudah lama ku rasakan,

    Tiada sahabat sebaik dirimu

    • Hobiku adalah membaca buku

    Hingga ribuan halaman buku tiap hari aku buka.

    Ku ingin kau selalu menjadi sahabatku,

    Yang selalu ada di kala suka maupun duka

    9. Pantun Tema Indonesia

    Pantun dengan tema tanah air Indonesia berguna untuk memupuk jiwa nasionalisme sejak di bangku sekolah. Berikut ini adalah beberapa contoh pantun dengan tema Indonesia:

    • Ada perempuan bernama Ratih

    Punya baju berkain rami

    Berkibarlah sang merah putih

    Bendera kecintaan negara kami

    • Ada lawan tentu ada kawan

    Pada kawan kita beri buah tangan

    Selalu ingatlah jasa pahlawan

    Yang gugur dalam perjuangan

    • Banyak negara dalam Asia

    Tentu mirip karena serumpun

    Teruslah maju Indonesia

    Biar namamu harum dimanapun

    • Minta ke ibu uang saku

    Setelah itu beri salam

    Indonesia tanah airku

    Negeri cintaku kaya alam

    • Tangan sakit kena paku

    Langsung ambil kain kasa

    Ku bangga akan negeriku

    Negeri pujaan banyak bangsa

    • Tiap pagi selalu minum jamu

    Bayarnya pinjam uang ceban

    Kami kan ingat pengorbananmu

    Yang gugur rela berkorban

    • Ngidam manggis juga delima

    Selain itu juga mau bakmi

    Tujuh belas agustus empat lima

    Tanggal indah kemerdekaan kami

    • Jangan bocor dengan rahasia

    Karena tua mata sudah lamur

    Terima kasih wahai Indonesia

    Teruslah jaya dan makmur

    10. Pantun Nasihat

    Pantun nasihat juga merupakan salah satu pantun yang cocok diterima pada bangku sekolah. Karena para murid pasti masih belajar tentang kehidupan. Berikut ini adalah beberapa contoh pantun nasihat:

    Memang nikmat sekali rasanya

    Anak baik anak teladan

    Jadi kebanggaan keluarga

    • Nemu gelang di pekarangan

    Tapi gelang sudah karatan

    Siapa nyampah sembarangan

    Pasti pacarnya orang utan

    • Sofa empuk berwarna jingga

    Beli ayam dengan lalapan

    Masa muda harus bekerja

    Agar bahagia dan berkecukupan

    • Ke Medan untuk beli ulos

    Membeli ulos yang penuh gambar

    Rajinlah sekolah jangan bolos

    Agar kelak jadi anak pintar

    • Dua tiga kelereng diadu

    Mainnya di rumah si Elda

    Jika diejek usahlah mengadu

    Biarkan hati berlapang dada

    • Pagi hari memakan laksa

    Lauknya dari pepes belida

    Jadi anak, jangan durhaka

    Supaya hidup selalu bahagia

    • Berenang-renang dua ekor itik

    Pada sore yang indah di hari selasa

    Jadilah anak dengan budi baik

    Selalu membantu kepada sesama

    11. Pantun Tema Cinta

    Sebagaimana layaknya remaja, anak sekolah pasti mengalami masa-masa jatuh cinta dengan lawan jenis. Akan lebih indah jika dirangkaikan dalam sebuah bait pantun. Berikut ini adalah beberapa contoh pantun dengan tema cinta:

    • Nemu manggis dalam peti

    Dimakan satu sisa kulitnya

    Kamu manis dan baik hati

    Sayang kamu ada yang punya

    • Ambil garam buat minuman

    Masak sayur rasanya masam

    Sambil makan liat senyuman

    Kagak tidur semalaman

    • Ambil keramik di dalam taman

    Pecah-belah berantakan

    Lebih baik kita berteman

    Daripada kita pacaran

    • Kura-kura dinaikkin perahu

    Mati merana kelaparan

    Gara-gara mikirin kamu

    Jadi susah buat makan

    • Korek ijo di dalam laci

    Dibuka satu tumpah ke kiri

    Cewek tomboi dan baik hati

    Adakah kamu masih sendiri

    • Berburu kijang di hutan bakau

    Tepi laut airnya merah

    Aku sayang pada dikau

    Tapi takut ada yang marah

    • Buat apa sholat Isya

    Kalo tidak sholat Subuh

    Buat apa bermain cinta

    Kalau tidak sungguh-sungguh

    • Kuda sembrani dipelihara

    Dipelihara di kandang kuda

    Sudah berani menggoda saya

    Berarti sayang pula

    12. Pantun Tema Kegembiraan dan Suka Cita

    Kegembiraan merupakan perasaan yang pasti pernah dirasakan oleh setiap orang. Berikut ini adalah pantun 4 baris dengan tema kegembiraan dan suka cita untuk tugas anak sekolah:

    • Ambil galah di depan kereta

    Kereta berjajar membawa bata

    Pergi sekolah dengan suka cita

    Rajin belajar meraih cita-cita

    • Rasa gundah belum gajian

    Hati hendak beli permata

    Tiba sudah masa ujian

    Hadapi dengan suka cita.

    • Tanah terbelah jangan diraba

    Ranting patah diikat pita

    Liburan sekolah telah tiba

    Kini saatnya bersuka cita

    • Ke Cibubur bersama Yanti

    Untuk menjual sepotong roti

    Hari libur telah menanti

    Yuk jalan-jalan tenangkan hati

    • Bensin dituang ke dalam tangki

    Lalu diangkut gerobak sapi

    Coba lenyapkan sikap yang dengki

    Agar di dada selalu happy

    • Ke Norwegia bawa belati

    Simpan belati di dalam panci

    Suka cita muncul di hati

    Bila menjauhi sifat pembenci

    • Burung merak, burung tekukur

    Terbang hinggap di alun-alun

    Jika kita pandai bersyukur

    Suka cita datang mengalun

    • Adik datang bawa cemilan

    Cemilan disimpan di dalam koran

    Ini waktunya tuk jalan-jalan

    Sambil sekedar cari hiburan.

    13. Pantun Sumpah Pemuda

    Hari sumpah pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober sangat kental akan berbagai semangatnya. Oleh karena itu, berikut ini adalah beberapa contoh pantun sumpah pemuda:

    • Bunga mawar harum mewangi

    Di sampingnya ada bunga kenanga

    Melalui pesan ini mari kita berbagi

    Selamat Hari Sumpah Pemuda

    • Dokar itu diatur delman

    Naik dokar di Yogyakarta

    Anak muda harus cekatan

    Itulah hakikat Sumpah Pemuda

    • Pagi hari berangkat ke sekolah

    Ke sekolah naik sepeda

    Jadilah anak muda yang pantang menyerah

    Karena itu semangat Sumpah Pemuda

    • Burung kenari burung kakaktua

    Burung terbang menembus awan

    Jika engkau mengaku cinta bangsa

    Junjung tinggilah bahasa persatuan

    • Pergi ke sekolah untuk belajar

    Belajar untuk mendapatkan ilmu

    Ingatlah selalu pada 28 Oktober

    Sumpah Pemuda lahir di tanggal itu

    • Pergi ke pasar mengendarai kuda

    Untuk membeli pisang dan kelapa

    Hai, para kawula muda

    Mari kita mengguncang dunia

    • Burung bangau terbang meninggi

    Menukik turun mencari ikan peda

    Hari ini hari yang dihormati

    Karna inilah Sumpah Pemuda

    • Berdendang riang gadis di dusun

    Sungguhlah elok luhur parasnya

    Dengan rela bahasa tersusun

    Bahasa nan satu bahasa Indonesia

    14. Pantun Hari Guru

    Guru merupakan salah satu sosok yang sangat berjasa di lingkungan sekolah, sehingga cocok dijadikan sebagai tema sebuah pantun. Berikut ini adalah beberapa contoh pantun hari guru:

    • Ke pasar membeli tomat

    Jangan lupa pakai baju biru

    Terima kasih untuk guru terhormat

    Semoga diberikan kesehatan untukmu

    • Tas baru berwarna ungu

    Tak lupa juga dengan sepatu

    Ibu dan bapak guru

    Terima kasih untuk segala ilmu

    • Bunga mawar memiliki duri

    Memiliki daun yang sangat lucu

    Usahamu sangat gigih setiap hari

    Mengajari kami tanpa lesu

    • Ikan lele makan malam

    Ditemani sang rembulan

    Ku sampaikan dari hati terdalam

    Terima kasih untuk ilmu dan pengetahuan

    • Belajar menghitung nominal

    Berawal dari angka satu

    Selamat hari guru nasional

    Terima kasih untuk jasamu

    • Mahasiswa membuat jurnal

    Dibaca dosen di barisan depan

    Selamat hari guru nasional

    Semoga pendidikan semakin terdepan

    15. Pantun Tema Keluarga

    Keluarga merupakan salah satu harta yang paling berharga. Sehingga kerap kali dijadikan sebagai tema pantun. Berikut ini adalah beberapa contoh pantun dengan tema keluarga:

    • Arah ke timur jalannya tiga

    Awan mendung namanya mega

    Tanah subur berkat telaga

    Anak tumbuh karena keluarga

    • Bunga melati tumbuh di barat

    Kayu jati dipahat-pahat

    Ketika hati galau berat

    Keluarga jadi tempat curhat

    • Kumbang menyengat bagaikan naga

    Terbang cepat ke tengah kota

    Rasa hangat bersama keluarga

    Lebih berharga dari permata

    • Sisik ikan jatuh ke tanah

    Pecah-pecah terlihat merekah

    Mari wujudkan keluarga sakinah

    Suasana hangat yang penuh berkah

    • Warga Belgia datang ke Cimahi

    Membeli ikan dan bunga melati

    Keluarga bahagia selalu mengasihi

    Saling memaafkan, saling mengerti

    • Bendera panji di Sungai Asahan

    Berkibar-kibar penuh keindahan

    Mengikat janji dalam pernikahan

    Bangun keluarga dengan kebahagiaan

    Sudah Menemukan Inspirasi Pantun 4 Baris yang Unik?

    Sekian ulasan mengenai beberapa contoh pantun 4 baris dengan 15 tema yang berbeda dan bisa Anda jadikan sebagai inspirasi untuk membuat tugas sekolah. Melestarikan budaya Indonesia bisa dari mana saja, salah satunya adalah dengan mempelajari pantun. Oleh karena itu, tetap semangat untuk membuatnya, ya!

  • 15 Contoh Puisi Pendek Berbagai Tema, Unsur Puisi dan Penjelasannya

    15 Contoh Puisi Pendek Berbagai Tema, Unsur Puisi dan Penjelasannya

    Puisi merupakan salah satu jenis karya sastra yang sudah dikenalkan sejak bangku sekolah. Sama seperti karya sastra lainnya, pada puisi juga terdapat berbagai tema yang bisa kamu gunakan sebelum menyusun setiap diksi indah di tiap kalimatnya. Kini, sudah banyak contoh puisi pendek berbagai tema yang bisa menjadi inspirasi untukmu.

    Nah, bagi kamu yang sedang mencari contoh puisi pendek dengan berbagai tema dan unsur, simak inspirasinya di bawah ini, ya!

    Pengertian dan Unsur-Unsur Puisi

    Sebelum masuk ke pembahasan tentang contoh puisi pendek, tentunya kamu harus tahu pengertian puisi beserta unsur-unsur yang ada di dalamnya. Dengan begitu, akan lebih mudah bagimu dalam memahami bait-bait puisi yang dibaca.

    Secara umum, pengertian puisi adalah sebuah karya sastra yang berasal dari ungkapan hati dan juga perasaan si penyair sebagai bentuk ungkapan mengekspresikan diri. 

    Sedangkan menurut H.B Jassin, seorang kritikus sastra Indonesia, puisi merupakan karya sastra yang diucapkan dengan perasaan dan mempunyai gagasan atau pikiran serta tanggapan terhadap adanya suatu hal ataupun kejadian tertentu.

    Dalam sebuah puisi, bisa terdapat gambaran tentang keresahan, pengalaman, kritik, imajinasi, hingga nasihat yang tersusun dari diksi-diksi indah. Jadi, tidak heran jika puisi mampu menciptakan suasana tertentu yang membuat pembacanya bisa memahami atau bahkan menghayati isi puisi tersebut.

    Adapun berbagai unsur puisi yang perlu kamu ketahui adalah sebagai berikut:

    • Tema, yakni pokok pikiran dalam sebuah puisi yang sifatnya objektif, lugas, dan khusus.
    • Perasaan atau imaji, yakni gambaran atau ekspresi dari perasaan si penyair yang bisa berdasarkan kesenangan, kesedihan, kesepian, atau ketakutan.
    • Diksi, yakni pemilihan kata yang digunakan dalam setiap larik pada bait puisi.
    • Nada dan suasana, yakni bagian yang mengharuskan penyair untuk membangun suasana tertentu, agar isi puisi bisa tersampaikan dengan baik.
    • Majas, yakni bahasa yang digunakan penyair untuk mengungkapkan sesuatu melalui cara-cara yang tidak biasa, karena memiliki makna kiasan di dalamnya.
    • Rima, yakni persamaan bunyi atau kerap disebut dengan perulangan bunyi dalam puisi yang tujuannya adalah untuk menimbulkan efek keindahan.
    • Amanat, yakni bentuk pesan, nasihat, atau wejangan yang ditulis sesuai dengan keinginan si penyair.

    Contoh Puisi Pendek Tema Pendidikan

    Berikut ini adalah inspirasi contoh puisi pendek dengan tema pendidikan yang bisa kamu baca:

    1. Pena Karya Ade Lanuari

    Pena…

    Kuikat ilmu dengannya

    Kutulis kisah sejarah bersamanya…

    Pena…

    Kugapai cita-cita dengannya

    Tak lupa teriring doa dan usaha

    Sebagai wujud penghambaan pada sang Pencipta

    Pena…

    Bersamanya, kutulis cerita cinta berbau surga

    Agar manusia tak terjebak pada dunia yang fana

    Tak jelas asalnya, tak jelas pula hasilnya

    Pena…

    Simbol peradaban dari zaman purba ke zaman aksara

    Di mana manusia tak lagi menghambakan diri pada mitos yang tak jelas asalnya

    Pena…

    Dengannya, hidup manusia menjadi mulia

    Lantaran mencari ilmu untuk kesejahteraan dunia

    2. Pahlawan yang Terlupakan karya Ahmad Muslim

    Cermatilah sajak sederhana ini, kawan

    Sajak yang terkisah dari sosok sederhana pula

    Sosok yang terkadang terlupakan

    Sosok yang sering tak dianggap

    Ialah pahlawan yang tak ingin disebut pahlawan

    Terka lah kiranya siapa pahlawan ini

    Ingatlah lagi kiranya apa jasanya

    Ia tak paham genggam senjata api

    Ia tak bertarung di medan perang

    Ucap, sabar dan kata hati menjadi senjatanya

    Keberhasilanmu kawan, itulah jasanya

    Cerdasmu dan cerdasku itu pula jasanya

    Bukan ia yang diharap menang

    Namun suksesmu dan sukseskulah menangnya

    Dapatkah kiranya jawab siapa pahlawan ini

    Karenanya kudapat tulis sajak ini

    Karenanyalah kau dapat baca sajak ini

    Juluknya ialah pahlawan tanpa tanda jasa

    Mungkin telah teringat olehmu kawan

    Mungkin telah kau terka jawabnya

    Ialah pahlawan dan orang tua kedua

    Ialah guru, sang pahlawan  yang terlupakan

    3. Tombak Keberhasilanku Karya Amanda Nurdhana

    Pena menari di atas kertasku

    Menuliskan setiap kata yang kau ucapkan

    Memberikan secercah cahaya dalam kegelapan

    Menuntunku menuju jalan kesuksesan

    Walau letih terlihat di wajahmu tak menghapus semangatmu

    Kau selalu mendampingiku menuju cita-citaku

    Mengajariku hal-hal baru

    Dengan sabar kau membimbingku

    Walau sikap nakalku terkadang mengganggumu

    Sungguh besar pengabdianmu

    Untuk mencerdaskan generasi mudamu

    Terima kasih kuucapkan untukmu

    Guruku…

    Kau adalah orang tua keduaku

    Kan kukenang selalu jasamu

    Sekali lagi kuucapkan terima kasih untukmu

    Kebaikan akan selalu menyertaimu

    4. Peti Emas Sejuta Mimpi

    Mimpi ini terasa terkubur begitu dalam

    Begitu dalam sampai tak bisa tergali

    Ingin ku keluarkan mimpi-mimpi itu sekarang

    Tapi itu tidaklah mudah…

    Butuh sejuta peti emas untuk menggali mimpi itu

    Itulah mahalnya pendidikan

    Begitu mahal sampai harus mengubur mimpi ini

    Sungguh ku butuh peti emas itu

    Apalah daya, mengisi perut keroncong pun sulit

    Apakah hanya mimpi seorang anak pejabat yang bisa tumbuh?

    Apakah niat tidaklah cukup tanpa seperti emas?

    Zaman yang begitu kaya…

    Bukan karena kebodohan kami tidak bisa menggapai mimpi kami

    Tapi karena peti emas yang tidak bisa kami dapatkan

    Begitu kaya karena sejuta mimpi yang terkubur dengan sejuta peti emas

    Lebih baiklah tak perlu bermimpi

    Daripada harus bermimpi tapi terkubur jua

    Contoh Puisi Pendek Tema Alam

    Berikut contoh puisi pendek bertema alam yang bisa jadi referensimu:

    5. Catatan di Jeju Karya Husseyn Umar

    Pulau yang penuh angin

    Berhembus kencang ini

    Dengan ombak yang bergulung-gulung

    Sepanjang waktu

    Dengan alam yang penuh keindahan

    Dengan bukit-bukit dan ladang-ladang perkebunan yang rindang

    Yang seolah selalu mengundang untuk berkunjung

    Inilah pulau

    Dimana perempuan-perempuan

    Sibuk bekerja di ladang-ladang

    Sedangkan laki-lakinya lebih suka

    Berpangku tangan

    Tetapi penuh perhatian dan kesetiaan

    Ya, inilah Jeju

    Sebuah patung naga di pantainya yang curam

    Seolah tampak menantang

    Dan mengawal

    Agar keindahan, kesibukan, dan kesetiaan

    Perlu dijaga

    Dalam kehidupan

    6. Salju di Naminara Karya Husseyn Umar

    Gerimis salju yang turun di dataran indah ini

    Tak putus-putusnya perlahan berjatuhan

    Dan bersarang seketika di dahan-dahan pepohonan

    Yang semakin memberat dan kemudian berderai halus 

    Berjatuhan perlahan ke bumi

    Yang bagaikan permadani putih

    Membentang panjang

    Seolah untuk dilalui bidadari

    Yang akan turun ke bumi

    Inikah gerangan jalan cinta yang dilalui

    Sejoli Joong-Sang dan Yoo-Jin

    Yang patungnya berdua terpajang mesra di tempat ini

    Dengan jalinan senandung sonata musim dingin yang mengharukan itu?

    Apakah hanya cinta seputih salju 

    Yang dapat membuat cinta akan abadi terpadu?

    7. Balada Ladang Asap di Atas Nusantara

    Di hutan belantara

    Berkas-berkas cahaya

    Menelusuri dahan-dahan dan pepohonan

    Beragam satwa hidup di dalamnya

    Dan ditepi-tepinya manusia bermukim dan berhuma

    Tetapi awan-awan yang memayungi kawasan ini

    Kini berubah menjadi asap kelabu

    Yang menyeberangi gunung-gunung dan lautan

    Ladang-ladang asap mereka semai di sana-sini

    Katanya mereka sedang membangun masa depannya

    Tetapi merisaukan orang-orang di seberang perbatasan

    Apakah sebenarnya yang akan dituai?

    Mereka menebang, membabat, dan bertanam bunga api

    Tanpa benih yang ditanamkan kembali

    Mereka sebenarnya sedang mempercepat kiamat

    Mendatangkan neraka ke bumi ini

    8. Kabut di Kepulauan Spratly

    Tebaran pulau-pulau di laut selatan benua itu

    Di bawah bentangan di langit biru

    Dengan fauna dan flora lautan yang kaya

    Dan penuh keindahan

    Kini jadi tumpuan

    Perhatian dan harapan-harapan berbagai kepentingan

    Kapal-kapal niaga dan kapal-kapal perang

    Dan pesawat-pesawat udara

    Kini melayang-layang di udara

    Yang melintas perairan

    Di atas pulau-pulau bertebaran

    Apakah lautan dan selat-selat ini tidak bertuan?

    Begitu banyak para pembajak menginginkan dan memperebutkan

    Mereka mencoba membatasi-batasi dan  memagari laut

    Dan membangun pulau-pulau buatan

    Di atas pasir-pasir pantai

    Di celah-celah terumbu karang

    Sesuai yang mereka inginkan

    Gumpalan kabut di atas kepulauan itu

    Kini semakin tebal mengambang

    Di tengah-tengah

    Berbagai pertanyaan dan persoalan

    Dan saling mengancam

    9. Mencari Sisa Cahaya di Bukti Oncor: Setelah 17 Tahun 

    Masih teringat bayang ilalangnya

    Bukti Oncor hilang syair sari kata

    Bukit Oncor hilang merjan sari warna

    Saat malam diusap dengan parita

    Saat senja dilipat malam

    Saat embun menyapa ubun-ubun

    Diam-diam ada yang kau ulang

    Bukit Oncor bukit ruatan

    Bukit Oncor bukit tembangan

    Semua menyatu sisa cahaya

    10. Mengenang Ranggas Hutan

    Daun-daun menghumus

    Dalam sisa ranggas hutan di Bojonegoro

    Ranting  meranggas

    Mencari daunnya yang hilang

    Halimun kabut dan embun

    Mencari syair yang hilang

    Orang-orang akar rimang

    Mencari sisa peradaban

    Kota tua hutan tua catatan tua

    Mencari pakem bahasa bunda

    Contoh Puisi Pendek Tema Hukum

    Inilah puisi pendek dengan tema hukum dengan unsur sindiran di dalamnya:

    11. Hukum dan Wajahnya

    Sesungguhnya hukum

    Adalah sosok yang bertubuh gagah

    Berwujud lengkap

    Penuh wibawa

    Berwajah ramah

    Berpikiran cerah

    Berperasaan arif dan bijaksana

    Ketika kakinya melangkah

    Tangannya menjamah

    Adalah kaidah yang ia sampaikan

    Sebagai norma bagi kehidupan

    Yang adil dan patut untuk ditegakkan

    Tetapi hukum di negeri ini

    Bertubuh lunglai

    Berwajah gundah

    Kakinya patah, tangannya lemah

    Mulutnya tersumbat

    Di mata rakyat

    Di hadapan kekuasaan yang terlebih kuat

    12. Catatan Musim Pancaroba Karya Diah Hadaning

    Anak-anak pinggiran

    Lama menabung dendam

    Di garis nasib diri terbuang

    Dia merenung di bawah patung kuda

    Di surga mana para pahlawan berada

    Sementara para pengkhianat nikmat sempurna

    Siapa masih sempat

    Bermain angka di negeri merdeka

    Anak-anak terus bergumam

    Di musim tak bertuan

    Contoh Puisi Pendek Tema Tokoh Berpengaruh

    Berikut 3 contoh puisi yang menggambarkan tokoh berpengaruh dengan penjabaran jasa atau karakteristiknya:

    13. Sajak Bunga Suu: Aung San Suu Ky

    Anak perempuan pahlawan martir

    Ada obsesi dalam jiwa

    Berenang dalam keabadian Myanmar

    Sambil mengusung karisma Bapa

    Suu Ky yang bunga

    Suu Ky yang samudra

    Suu Ky yang bara

    Awan di atas Pagoda catat namanya

    Tak satu mampu singkirkan dari sejarah

    Anak perempuan pahlawan Aung San

    14. Pejuang yang Tewas di Balik Awan

    Seorang pejuang kemanusiaan

    Telah hilang di tengah angkasa

    Ketika terbang melayang

    Dia adalah burung yang selalu ingin bernyanyi

    Menyampaikan pesan-pesan

    Tentang cahaya matahari yang bersinar terang

    Atau bulan yang terhalang di balik awan

    Yang didambakan mereka yang dahaga

    Karena kemarau yang terlalu panjang

    Ia mendakwa dan menuntut

    Agar orang-orang yang tertindas dan hilang

    Dikembalikan pada kehidupan

    Yang tak pernah berwujud

    Nyawanya hilang di balik lapisan awan

    Seperti ustadnya pernah bercerita

    Apabila maut datang menjemput

    Tapi nyawanya tak kunjung tercabut

    Sepuluh tahun

    Ia melakukan berbagai upaya hukum dan bertobat

    Yang menghabiskan uang berjuta-juta

    Seolah tawar-menawar dengan malaikat maut

    Sejak sepuluh tahun yang lalu

    Ia masih menunggu

    Menunggu

    Tuhan yang mana

    Yang akan datang lebih dahulu…

    15. Laksamana Ceng-Ho

    Sang Kaisar ketika itu bersabda

    Berangkatlah, berkelanalah sejauh mungkin

    Ke arah Selatan

    Jelajahlah lautan yang maha luas

    Lihatlah apa yang terjadi

    Di balik ombak dan gelombang

    Yang tak pernah berhenti meretas dan menghempas

    Daratan benua ini

    Bawalah manik-manik permata

    Dan sekedar harta,

    Dan bawalah kembali segala

    Yang bisa dibawa ke negeri ini

    Ceng-Ho berkata

    Daulat, maha Kaisar,

    Pastilah di balik-balik gelombang laut

    Sepanjang horizon dan yojana

    Adalah dunia yang penuh tantangan

    Dengan berbagai harapan

    Dan kenang-kenangan yang dapat diusung pulang

    Kaisar bersabda:

    Bentangkanlah jalur-jalur sutra sepanjang perjalanan

    Bukalah poros lautan

    Ke dunia yang luas yang tak kenal batas

    Maka Ceng-Ho berulang kali

    Merentang layar armada kapal-kapalnya

    Ke segala penjuru dunia

    Dengan ribuan awak dan alat-alat navigasi

    Yang dikembangkannya

    Dengan berbagai muatan untuk diperdagangkan

    Ke negeri-negeri di kawasan Tenggara dan Selatan

    Merajut jalur-jalur sutra yang panjang

    Dan menjalin berbagai kemitraan

    Niaga dan kekuasaan

    Dengan jejak-jejak dan bangunan yang dicatat dan dikenang

    Yuk, Coba Buat Puisi Pendek Versimu Sendiri!

    Itu dia penjelasan singkat tentang pengertian, unsur-unsur, hingga berbagai contoh puisi pendek dengan berbagai tema yang bisa kamu simak. Jadi, apakah kini kamu sudah semakin paham tentang jenis karya sastra yang satu ini?

  • 6 Contoh Resensi Buku Disertai Penjelasan & Strukturnya, Lengkap!

    6 Contoh Resensi Buku Disertai Penjelasan & Strukturnya, Lengkap!

    Dalam melakukan resensi buku, tidak boleh sembarangan. Tapi, ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan, misal strukturnya. Jika kamu masih bingung, cobalah untuk memahami contoh resensi buku berikut ini yang sudah dilengkapi dengan penjelasan serta strukturnya.

    Pengertian Resensi Buku

    Resensi buku adalah pertimbangan, tinjauan, dan penilaian terhadap kualitas buku. Maka, meresensi buku dapat diartikan sebagai kegiatan seseorang untuk menyampaikan baik buruknya sebuah buku secara tertulis.

    Adapun hal-hal yang bisa diukur dari sebuah buku meliputi struktur penyajian, isi, dan manfaat bagi pembaca. Contoh resensi buku dapat memberikan banyak manfaat, diantaranya:

    • Memberikan sekilas informasi kepada pembaca atau publik yang belum memiliki kesempatan membaca buku yang diresensi.
    • Mengetahui kelebihan dan kelemahan buku.
    • Membantu para pembaca untuk menentukan apakah akan membaca buku tersebut atau tidak, berdasarkan penilaian yang diberikan.
    • Mengetahui alasan atau latar belakang buku yang diresensi diterbitkan.
    • Memperoleh informasi mengenai perbandingan buku-buku karya penulis lain yang memiliki karakter sejenis.
    • Bagi penulis buku yang diresensi, penilaian mengenai buku tersebut sangat berharga serta bermanfaat sebagai masukan untuk proses kreatif menulis berikutnya.
    • Memahami isi buku yang diresensi secara mendalam.
    • Melatih daya pikir dan penalaran, agar terus berkembang.

    Struktur Resensi Buku

    Secara garis besar, struktur contoh resensi buku terbagi menjadi 4, yaitu:

    1. Judul

    Pertama, contoh resensi buku harus memuat judul yang menjadi daya tarik bagi pembaca untuk pertama kalinya. Tanpa adanya judul, pembaca akan kesulitan mengetahui buku yang diresensi. 

    Biasanya, judul yang dipilih menggambarkankan isi resensi secara garis besar. Oleh karena itu, struktur ini wajib disertakan dalam resensi buku.

    2. Identitas Buku

    Selain judul, identitas buku juga perlu ditulis dalam membuat contoh resensi buku. Adapun identitas buku yang perlu dicantumkan, yaitu judul, pengarang, tahun terbit, ketebalan buku (jumlah halaman), nomor edisi, penerbit, serta harga buku.

    Dengan mencantumkan identitas buku, tentu akan memudahkan bagi pembaca untuk mengetahui informasi dasar mengenai buku tersebut.

    3. Ringkasan Buku (Sinopsis)

    Selanjutnya, dalam menulis contoh resensi buku, harus menyertakan ringkasan isi buku atau biasa juga disebut sinopsis. Dalam menulis sinopsis, kamu boleh melakukannya dengan bebas, tidak perlu memperhatikan kronologi cerita.

    Justru, sangat disarankan menulis sinopsis jangan terlalu lengkap seperti di dalam buku. Tulislah sinopsis yang dapat memancing pembaca untuk membaca buku aslinya.

    4. Kelebihan dan Kekurangan Buku

    Sesuai pengertiannya, resensi buku adalah tinjauan atau penilaian terhadap buku. Oleh karena itu, harus memuat kelebihan dan kekurangan buku. Kamu sebagai peresensi bisa mengutarakan pendapat atau penilaian mengenai buku tersebut.

    Penilaian yang diberikan bisa dilihat dari sisi isi, layout buku, serta ejaan yang digunakan seperti kesalahan tata tulis atau yang lainnya. Selain itu, bisa memberikan pendapat apakah buku tersebut layak dibaca atau tidak. 

    6 Contoh Resensi Buku Beserta Penjelasan Struktur

    Berikut 6 contoh resensi buku beserta penjelasannya untuk menambah pemahamanmu, yaitu:

    1. Contoh Resensi Buku Novel Layar Terkembang

    Novel Layar Terkembang: Belajar Ikhlas atas Ketetapan Tuhan

    Wikipedia

    Identitas Buku 

    Judul : Layar Terkembang

    Penulis : St. Takdir Alisjahbana

    Penerbit : Balai pustaka

    Tahun terbit : 1936

    Jumlah halaman : 201 halaman

    Sinopsis

    Tuti dan Maria adalah kakak adik yang memiliki sifat berlawanan. Tuti merupakan pribadi yang tegas, tidak banyak bicara. Lain dengan Maria, ia adalah wanita yang mudah kagum, banyak bicara, dan  ceria. 

    Sejak ibunya meninggal, mereka tinggal bersama bapaknya, Raden Wiriatmaja. Suatu ketika, ia bertemu dengan seorang mahasiswa kedokteran, namanya Yusuf. Ketiganya berkenalan dan berbincang-bincang. Diam-diam Yusuf mengagumi keduanya, terutama Maria. 

    Tuti selalu disibukkan dengan kegiatan organisasi. Pada suatu kesempatan, Tuti memberikan pidato pada perkumpulan Putri Sedar. Dalam pidatonya, ia mengajak hadirin untuk bersama-sama menjadi wanita tangguh yang berjuang untuk mendapatkan kedudukan yang layak. 

    Hal ini karena pada zaman itu, wanita dianggap sebagai hamba sahaya, perempuan hanya budak yang harus melahirkan anak-anak untuk kaum laki-laki. 

    Kemudian, Tuti dan Maria pindah ke Bandung. Sedangkan Yusuf kembali ke orangtuanya di Palembang. Maria dan Yusuf masih tetap berhubungan lewat surat. Kerinduan adalah rasa yang terus bertambah di hati keduanya. Sehingga, Yusuf memutuskan untuk ke Bandung menemui Maria. 

    Dari pertemuan itu, gejolak cinta keduanya semakin memuncak. Mereka bercinta dan saling mencintai. Di sinilah terjadi keributan antara Tuti dan Maria. Tuti menganggap bahwa sikap Maria berlebihan. 

    Maria menyinggung putusnya hubungan Tuti dengan Hambali, karena Tuti selalu menimbang untung rugi dalam hal cinta, macam berdagang saja. Sejak saat itu, Tuti lebih banyak diam, ada perseteruan di dalam hatinya.

    Maria menderita penyakit TBC dan malaria yang sangat parah. Segala pengobatan sudah dilakukan sampai harus dipindahkan ke RS di Pacet. Tetapi Tuhan punya rencana lain, penyakitnya tidak lekas membaik, malah semakin buruk. Oleh karena itu, Maria berpulang ke rumah Tuhan. 

    Sebagai permintaan terakhirnya, ia ingin Tuti dan Yusuf saling berkasih-sayang dan hidup bersama. Mereka mengabulkan permintaan terakhir Maria. Sebelum keduanya melangsungkan pernikahan, mereka berziarah ke makam Maria, seseorang yang sama-sama dicintainya.

    Kelebihan

    Novel Layar Terkembang memberikan pelajaran hidup bahwa sebagai kaum muda kita harus semangat, tegas, dan memikirkan kemajuan bangsa seperti tokoh Tuti. Selain itu, kita juga harus menjadi pribadi yang ceria, ramah, ada kalanya memuji karya seseorang, dan memiliki rasa saling mengasihi seperti watak Maria.

    Novel tersebut juga mengajarkan kita untuk selalu hidup rukun, terutama dengan keluarga. Hal ini bisa dilihat dari tokoh Tuti dan Maria yang saling mengasihi. Mereka gemar bertukar-pikIr, mendiskusikan segala keresahan hati masin-masing, dan saling memberi dukungan. 

    Meskipun mereka berbeda pendapat dan pernah menyakiti hati satu sama lain, Tuti tetap menyayangi adiknya. Ia merawat sepenuh hati ketika adiknya itu terkapar di rumah sakit. Begitu juga Maria yang sangat mengasihi kakaknya, Tuti.

    Selain dua di atas, novel Layar Terkembang memberi kita pelajaran untuk ikhlas dengan segala ketetapan Tuhan. Kita tidak pernah mengetahui rencana-Nya. Namun, Tuhan selalu mengetahui hal-hal terbaik untuk hambaNya.

    Kekurangan

    Ketika membaca salah satu novel karya St. Takdir Alisjahbana ini, saya menemukan kesulitan memahami beberapa alur cerita. Sebab, beberapa alur cerita terjadi begitu saja dan berbelit-belit. Untuk mengatasi kendala tersebut, mengulang membaca menjadi solusi agar lebih memahami alur cerita.

    Selain itu, saya menemukan beberapa kata yang tidak diketahui maknanya, seperti lena, parak, dan lisut. Hal ini memaksa saya untuk membuka KBBI, sehingga alur cerita dapat dimengerti dengan sempurna. 

    Penjelasan:

    Contoh resensi buku Novel Layar Terkembang karya St. Takdir Alisjahbana di atas sudah memuat struktur yang wajib dicantumkan. Mulai dari judul, yaitu Novel Layar Terkembang: Belajar Ikhlas atas Ketetapan Tuhan, identitas buku, serta kelebihan dan kekurangannya.

    Dengan judul tersebut, tentu dapat menarik pembaca dan menimbulkan pertanyaan. Misalnya, ikhlas seperti apa yang disajikan dalam novel. Sehingga, membuat pembaca ingin membaca resensi tersebut.

    Selain itu, gambar buku perlu dicantumkan juga agar mempermudah pembaca untuk menemukan buku tersebut, jika ingin membacanya. Intinya, informasi tambahan tersebut perlu dicantumkan.

    2. Contoh Resensi Buku Novel Fairish

    Mengintip Peliknya Kisah Kasih Remaja dalam Novel Fairish

    Goodreads

    Identitas Buku

    Judul : Fairish 

    Penulis : Esti Kinasih

    Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama

    Tahun terbit : 2004

    Jumlah halaman : 304 halaman

    Sinopsis

    Ada murid baru di kelas Irish. Namanya Davi, wajahnya yang tampan membuat ia tidak lepas dari pandangan cewek-cewek di kelasnya. Davi memilih duduk di samping Irish yang terlihat sangat cuek dengan kehadiran Davi.

    Davi tidak banyak berbicara, bahkan dengan Irish sekalipun. Meskipun sikapnya dingin, itu tidak membuat cewek-cewek di kelasnya berhenti mengejarnya. Termasuk Metha, Wulan, dan lainnya. Hal ini membuat Davi memutar otak dan akhirnya muncullah sebuah ide. 

    Di ulang tahun Metha yang sangat mewah, Davi datang bersama Irish. Semua mata tercengang melihatnya. Metha sangat geram dengan kenyataan tersebut. Padahal ia mempersiapkan pesta mewah itu untuk menarik perhatian Davi. 

    Tentu berita keduanya menjadi sepasang kekasih itu hanya sandiwara. Semenjak kematian Meilani kekasih Davi, ia sangat menyesal dan merasa bersalah. Ia menganggap bahwa kematian Meilani disebabkan oleh dirinya. Hal ini membuat Davi tidak ingin dekat dengan cewek manapun. 

    Padahal, dulu ia terkenal playboy. Tak heran, wajah tampannya membuat cewek bertekuk lutut di hadapannya. Akhirnya, Davi meminta bantuan Irish. Maka, terjadilah sandiwara itu. Namun, Irish diam-diam menaruh hati pada Davi, sebab mereka sering menghabiskan waktu bersama.

    Suatu ketika, ada murid baru, Alfa namanya. Ia menginginkan Irish menjadi kekasihnya. Ia mengincar Davi. Alfa adalah sepupu Meilani. Ia masih menaruh dendam kepada Davi.

    Alfa berpikir bahwa Davi adalah pembunuh Meilani. Sebab, Meilani meninggal karena dibonceng motor Davi dengan kecepatan yang sangat kencang dan jalanan saat itu licin disebabkan hujan. Kemudian, Alfi meluapkan segala dendamnya kepada Davi. Mereka adu tinju.

    Disisi lain, Iris tidak mengerti dengan sikap Davi. Ia tetap terikat dengannya. Namun, ia acuh tak acuh dengan Irish. Padahal, jauh di lubuk hati Davi, ia tidak ingin Irish lepas dari genggamannya. Davi ingin terlepas dari bayang-bayang masa lalunya. Ia meminjam motor temannya. 

    Kemudian, diboncengnya Irish ke tempat yang sangat ia takuti, kebun teh. Peristiwa tragis yang menimpa Meilani tidak terjadi pada Irish. Kemudian, Davi memberanikan diri mengungkapkan cintanya kepada Irish. Gadis mungil itu menerima cinta Davi.

    Kelebihan

    Fairish karya Esti Kinasih adalah novel yang menarik untuk dibaca. Bahasa yang digunakan mudah dipahami. Hal ini karena menggunakan bahasa sehari-hari. 

    Penggunaan beberapa kata yang diambil dari bahasa Betawi bukanlah menjadi persoalan. Sebab, bahasa Betawi adalah bahasa yang cukup dikenal masyarakat Indonesia.  

    Novel ini menceritakan kehidupan cinta remaja yang terjadi sekarang. Selain itu, penggambaran emosi para tokoh benar-benar bisa dirasakan oleh pembaca. Sehingga, novel ini membuat pembaca seolah-olah merasakan hal yang sama dengan para tokoh.

    Kekurangan

    Namun, sangat disayangkan karena ada alur yang seharusnya penting, tetapi dilewatkan. Misalnya, cara Davi mendapatkan uang dari penjualan keripik Vaya. 

    Sebenarnya, ini bisa menjadi alur cerita yang menarik. Misalnya, dengan Davi berjualan keliling di jalanan, menggelar lapak, atau menawarkan kepada tetangganya. 

    Begitu juga dengan alur cerita kesadaran Irish tentang rasa cintanya kepada Davi. Sebenarnya, bisa digambarkan betapa kesepiannya Irish, karena ia hanya sebagai pacar pura-pura. Namun, alur ini tidak diceritakan secara matang.

    Penjelasan:

    Contoh resensi buku yang berjudul “Mengintip Peliknya Kisah Kasih Remaja dalam Novel Fairish” mengandung struktur yang lengkap. Selain itu, bisa dibilang sebagian remaja memiliki masalah mengenai percintaan. Maka, judul tersebut dapat memancing rasa penasaran mereka untuk membaca resensi buku.

    Kelebihan buku ini diukur dari bahasa yang digunakan oleh penulis serta isi ceritanya. Sementara itu, kekurangannya terletak pada beberapa alur yang tidak mendapat perhatian dari penulis. Dalam artian, hanya dilewatkan begitu saja.

    Padahal, sebenarnya dapat digali lebih dalam dan diceritakan lebih lanjut. Sehingga, semakin membuat pembaca larut dalam cerita. Namun, tentu saja itu hanya sebuah penilaian yang bisa saja berbeda setiap orang yang meresensi buku tersebut.

    3. Contoh Resensi Buku Dealova

    Dealova: Batas Cinta dan Benci yang Begitu Tipis

    Goodreads

    Identitas Buku

    Judul : Dealova

    Penulis : Dyan Nuranindya

    Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

    Tahun terbit : 2004

    Jumlah halaman : 304 halaman

    Sinopsis

    Karra adalah cewek cantik, tapi tomboy. Ia adalah kapten tim basket putri di sekolahnya. Ia hidup rukun dengan kakaknya, Iraz. Orang tuanya bekerja di luar negeri dan menitipkan kedua anaknya kepada Bi Minah. Karra punya sahabat yang bernama Finta. Ia juga berteman baik dengan sahabat Iraz, yaitu Ibel, Abe, dan Adit.

    Suatu ketika, ada siswa baru di sekolah Karra. Dira adalah nama cowok itu. Ia pandai bermain basket, tubuhnya besar, dan tampan. Tetapi, Karra sangat membencinya. Setiap bertemu mereka selalu bertengkar. 

    Ternyata benar, bahwa batas antara benci dan cinta begitu dekat. Kebencian itu berubah menjadi cinta. Mereka berpacaran. Sedangkan di sisi lain, Ibel juga mencintai Karra.

    Semenjak Iraz ke luar negeri untuk kuliah, Karra dititipkan kepada Ibel. Peristiwa yang menyakiti hati banyak orang terjadi. Dira sudah lama tidak terlihat di sekolah. Di saat Karra sedang membabi buta mencari keberadaan Dira, orang tua Dira menjemput Karra di rumahnya. Dibawanya Karra ke rumah sakit.

    Ternyata Dira sakit parah. Sejak kecil, Dira sudah paham betul hal ini akan terjadi. Sebab itu, ia menyia-nyiakan hidupnya. Semangat untuk hidup tumbuh lagi ketika Dira mengenal Karra.

    Semakin hari penyakit Dira semakin parah. Hari itu Dira meninggal. Hujan turun seperti langit juga merasakan kesedihan yang dialami banyak orang, termasuk Karra. Ibel tidak tega melihat Karra yang setiap hari menangisi kepergian Dira. Ibel selalu ada di sisi Karra. Ia selalu berusaha menghiburnya.

    Sebulan setelah Dira meninggal, Karra sudah mulai melakukan aktivitasnya seperti biasa. Di ulang tahunnya, tak disangga Iraz pulang ke Indonesia. Ia datang bersama seorang gadis cantik keturunan Jepang bernama, Rei.

    Dira, Rei, Finta, Dio, Iraz, dan sahabatnya mengadakan perjalanan ke Bali. Karra mengusulkan untuk mengajak Rio, adik Dira. Di Bali banyak hal yang terjadi antara Karra dan Ibel. Mereka banyak mengunjungi tempat wisata. 

    Di pantai Ibel bercerita bahwa ia sedang menyukai cewek. Ia keceplosan mengatakan bahwa cewek itu Karra. Tetapi Ibel tidak memaksa Karra untuk membalas cinta Ibel. Namun, Karra juga menaruh hati kepada Ibel. Mereka bersatu menjalin cinta kasih.

    Kelebihan

    Novel Dealova sangat menarik untuk dibaca, tentu bagi remaja. Novel ini menceritakan cinta remaja yang dramatis. Menerangkan bahwa batas benci dan cinta sangat tipis. Menceritakan bahwa sifat remaja memang mudah berubah. Seperti Karra ramah tapi galak, Dira yang baik tetapi terkadang jutek, dsb. 

    Novel ini juga menceritakan persahabatan yang sangat erat. Banyak pelajaran yang bisa diambil. Misalnya, sikap saling mencintai sesama anggota keluarga. Serta menjaga kerukunan dalam pertemanan.

    Bahasa yang digunakan dalam novel ini sederhana, hal ini karena menggunakan bahasa sehari-hari. Selain itu, ada beberapa kata yang menggunakan bahasa Inggris. Namun, itu tidak menjadi masalah. Sebab, bahasa Inggris yang digunakan sederhana.

    Memang terdengar klise alur ceritanya. Seperti pertemuan Karra dan Dira yang selalu bertengkar. Kemudian mereka berpacaran. Serta Dira menderita penyakit serius dan meninggal. Tetapi tidak bisa dipungkiri, bahwa novel ini disajikan secara rapi. Sehingga, pembaca dibawa larut dalam alur cerita.

    Kekurangan

    Novel Dealova memiliki kekurangan yang terletak pada alur ceritanya. Pasalnya, alur cerita yang digunakan sangat klise atau dengan kata lain pasaran. 

    Cerita serupa mengenai batas cinta dan benci sangat tipis, yaitu percintaan remaja yang selalu bertengkar kemudian pacaran mudah ditemukan, termasuk di sinetron. Sehingga, alur ceritanya mudah ditebak, walaupun disajikan dengan rapi.

    Selain itu, cerita sedikit datar dan hambar, karena tidak banyak kejutan yang diberikan dalam cerita. Sehingga, sedikit membosankan.

    Penjelasan:

    Resensi buku Dealova di atas mengandung struktur resensi pada umumnya, yaitu judul, identitas buku, sinopsis, serta penilaian berupa kelebihan dan kekurangan buku. 

    Di  dalam contoh resensi buku tersebut menyebutkan bahwa kelebihan dari buku itu adalah dapat memberikan banyak manfaat bagi pembaca, karena amanat atau pesan moral yang disampaikan, misalnya tentang persahabatan.

    Namun, kekurangannya terletak pada alur cerita, karena menceritakan kisah yang klise dan sudah banyak diceritakan. Sehingga, pembaca resensi dapat memutuskan sendiri apakah ingin membaca buku aslinya atau tidak.

    4. Contoh Resensi Novel Pangeran Cilik (Le Petit Prince)

    Pangeran Cilik: Hal-Hal yang Terlewat dari Masa Kecil

    Ebooks Gramedia

    Identitas Buku

    Judul : Le Petit Prince (Pangeran Cilik)

    Penulis :  Antoine de Saint-Exupéry

    Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

    Tahun terbit : 2018

    Jumlah halaman : 120 halaman

    Sinopsis

    Cerita dalam novel yang berjudul Le Petit Prince (Pangeran Cilik) diawali saat tokoh utama cerita masih kecil. Dia menggambar ular boa yang memangsa seekor gajah. Kemudian, dia memperlihatkan gambar tersebut ke orang dewasa. 

    Bukannya mendapat pujian, dia malah disuruh mempelajari hal lain, seperti geometri, tata bahasa, aritmatika, dan geografi. Bahkan, dia disuruh untuk berhenti menggambar. Sehingga, dia tumbuh menjadi seorang pilot dan tidak menggambar lagi.

    Tetapi, dia tidak pernah melupakan gambarnya itu. Sebagai seorang pilot, dia membawa gambar ular boa yang memangsa gajah tersebut serta sering membicarakannya kepada rekan-rekannya. Sayangnya, mereka juga tidak bisa memahami gambar tersebut.

    Kemudian, pesawat yang dikendarai sang pilot jatuh dan dia terdampar di gurun sahara. Ketika sedang memperbaiki pesawat, seorang pangeran cilik tiba-tiba menghampirinya dan meminta digambarkan seekor domba. 

    Sang pilot mengatakan bahwa dia tidak bisa menggambar domba, kemudian menunjukkan gambar yang pernah dibuatnya. Ternyata, pangeran cilik paham dengan gambar sang pilot tersebut.

    Setelah itu, cerita berlanjut dengan perjalanan pangeran cilik mengunjungi beberapa steroid. Dalam kunjungannya tersebut, dia bertemu dengan seorang raja, seseorang yang sombong, pemabuk, pengusahha, petugas yang bertanggung jawab menyalakan lampu, serta ahli geografari.

    Dalam pertemuan itu, ada pesan moral yang terkandung pada percakapan antara pangeran cilik dengan orang-orang yang ditemuinya. Kemudian, pada bab berikutnya, cerita berlanjut pada perjalanan pangeran cilik di bumi. Dia bertemu dengan orang-orang di bumi, termasuk dengan sang pilot.

    Kelebihan

    Novel ini sangat layak untuk dibaca, tidak hanya bagi anak kecil, tetapi juga orang dewasa. Pasalnya, meskipun tokohnya adalah anak kecil, mengandung pelajaran yang diperuntukkan bagi orang dewasa selaku manusia yang pernah menjadi anak kecil.

    Selain itu, buku ini memiliki ilustrasi di dalamnya dan cover pada buku digambar langsung oleh penulisnya. Dengan adanya ilustrasi dalam buku, tentu dapat meningkatkan imajinasi pembaca, khususnya anak kecil serta mengusir rasa bosan, karena ilustrasi tersebut berwarna.

    Bagi orang yang tidak punya waktu cukup membaca, novel ini sangat cocok. Sebab, bukunya sangat tipis, hanya 120 halaman saja. Meski begitu, pesan moral yang disampaikan dapat diingat seumur hidup. 

    Kekurangan

    Tidak bisa dipungkiri bahwa beberapa pesan moral yang ingin disampaikan pengarang hanya secara tersirat terkandung di dalam percakapan antara sang pangeran cilik dengan orang-orang yang ditemuinya di asteroid. 

    Selain itu, ada pula beberapa metafora yang digunakan untuk mengungkap sikap egois orang dewasa. Oleh karenanya, bagi pembaca awam, akan mengalami kesulitan dalam memahaminya. Sehingga, harus membaca ulang buku tersebut.

    Penjelasan:

    Sama seperti contoh resensi buku sebelumnya, resensi ini mengandung struktur yang lengkap, mulai dari judul sampai kelebihan dan kekurangan. Dengan membaca resensi tersebut, pembaca dapat mempertimbangkan apakah akan lanjut membaca buku aslinya atau tidak.

    Pastikan dalam meresensi buku, kamu memberikan penilaian yang objektif sesuai apa yang kamu temukan saat menulis resensi. Dengan demikian, pembaca bisa memperoleh informasi singkat mengenai buku tersebut.

    Maka dari itu, menulis resensi bisa dikatakan gampang-gampang sulit. Pasalnya, jika kamu terlalu menyukai atau fans dari penulisnya, tentu menjadi sulit menemukan kekurangannya. Tapi, dalam meresensi buku harus memberikan penilaian yang objektif.

    5. Contoh Resensi Buku Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar

    Saatnya Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar

    Ebooks Gramedia

    Identitas Buku

    Judul : Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar

    Penulis : Richard Carlson

    Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

    Tahun terbit : 2019

    Jumlah halaman : 234 halaman

    Harga : Rp68.000,00

    Ringkasan Buku

    Dalam buku yang berjudul Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar, penulis ingin mengajak pembaca untuk belajar melihat sebuah masalah dari sudut pandang lain. Sehingga, dapat menemukan perspektif yang berbeda.

    Pasalnya, sebagai manusia kita sering membesar-besarkan masalah yang sebenarnya itu hanya sebuah masalah kecil. Akhirnya, kita kehilangan fokus dan terlalu terpaku dengan hal-hal yang tidak membutuhkan perhatian lebih.

    Pada dasarnya, buku ini mengajarkan pembaca untuk lebih bijak dalam menjaga diri sendiri, supaya kedamaian hidup senantiasa dapat kita rasakan.

    Ada 100 bab yang masing-masing memiliki judul serta tidak saling berkaitan dengan satu sama lain. Sehingga, pembaca dapat membacanya secara acak, sesuai dengan pembahasan yang diinginkan.

    Setiap pembahasan membicarakan strategi yang pernah dilakukan penulis, klien, dan orang-orang di sekelilingnya. Semua strategi yang dijelaskan dapat membawa banyak pikiran positif dalam hidup serta bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari.

    Contohnya, pada bab 2 dengan judul “Berdamailah dengan Ketidaksempurnaan”, penulis melukiskan seorang perfeksionis yang tidak bisa hidup tenang. Sebab, orang yang perfeksionis haus akan kesempurnaan. Solusi yang diberikan oleh penulis yaitu melepaskan tindakan memaksa di luar kemampuan kita.

    Kemudian, pada bab 8 dengan judul “Berbuat Baiklah kepada Orang Lain dan Jangan Ceritakan pada Siapapun Mengenainya”, Richard sebagai penulis menerangkan bahwa perbuatan baik selalu menyenangkan. Jika kita tidak memberi tahu orang lain. 

    Sebagai imbalannya, kita akan memperoleh rasa nikmat kegembiraan serta perasaan positif, karena memberikan bantuan kepada orang lain.

    Kedua bab di atas hanya sekedar contoh. Pembaca dapat menemukan berbagai strategi untuk menjalani hidup, agar lebih damai dan bahagia.

    Kelebihan

    Buku yang berjudul Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar ini memiliki banyak kelebihan. Setiap bab ditulis dengan ringkas, namun pesannya tetap tersampaikan. Sehingga, pembaca tidak merasa bosan. Selain itu, buku ini juga bisa dibaca kapan saja serta tidak harus urut.

    Kelebihan lainnya, yaitu strategi yang ditulis sudah pernah diterapkan baik oleh sang penulis sendiri, kliennya, maupun orang-orang di sekelilingnya. Sehingga, sudah ada bukti dari penerapan strategi tersebut.

    Di masa sekarang orang lebih banyak berfokus pada apa yang tidak dimiliki serta membesar-besarkan suatu masalah, yang sebenarnya itu hanya masalah kecil, tentu buku ini layak dibaca.

    Ada banyak dampak positif yang bisa diperoleh pembaca, apalagi jika tertarik untuk menerapkan strategi tersebut. Di samping itu, ada banyak kata-kata bijak yang membuat pembaca semakin termotivasi untuk melakukan strategi tersebut.

    Kekurangan

    Buku ini memiliki beberapa kata atau istilah asing yang mungkin bagi sebagian pembaca harus mencari tahu arti kata tersebut. Selain itu, buku ini tidak bisa dibaca oleh segala usia, karena butuh pemahaman lebih mengenai kata-kata bijak serta masalah yang dilukiskan penulis.

    Jika diperhatikan isinya, buku ini memang lebih cocok untuk orang dewasa. Sebab, bagi remaja mungkin akan kesulitan membayangkan atau memahami beberapa contoh masalah yang disampaikan oleh Richard.

    Penjelasan:

    Buku ini bukan sebuah karya fiksi seperti pada contoh sebelumnya, sehingga yang tertulis adalah ringkasan buku bukan sinopsis. Namun, sebetulnya keduanya sama, yaitu memberikan gambaran mengenai isi buku. Di luar itu, contoh resensi buku tersebut tetap memuat struktur yang wajib dicantumkan.

    Bagi orang yang belum pernah menulis resensi buku, tentu kebingungan menentukan kelebihan dan kekurangan. Namun, tidak ada pedoman khusus, karena setiap pembaca buku memiliki penafsiran berbeda mengenai buku tersebut.

    6. Contoh Resensi Buku Atomics Habit

    Atomics Habit: Perubahan Kecil yang Memberikan Hasil Luar Biasa

    Ebooks Gramedia

    Identitas Buku

    Judul : Atomic Habits (Perubahan Kecil yang Memberikan Hasil Luar Biasa)

    Penulis : James Clear

    Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

    Tahun terbit : 2019

    Jumlah halaman : 356 halaman

    Harga : Rp108.000,00

    Ringkasan Buku

    Buku yang ditulis oleh James Clear ini menjelaskan bahwa perubahan kecil seringkali dianggap remeh. Padahal, sebenarnya dapat memberikan hasil yang menjanjikan serta berpengaruh dalam hidup. 

    Pasalnya, hal yang penting bukan sekadar perubahan perilaku perbaikan tunggal, tetapi ribuan perbaikan dan bisa menjadi dasar dari sebuah sistem.

    Dalam buku ini, James menjelaskan ada tiga tingkat perubahan, diantaranya yaitu perubahan hasil, perubahan proses, serta perubahan identitas. Menurutnya, cara terbaik dan paling efektif untuk mengubah kebiasaan bukan berasal dari apa yang ingin dicapai, tetapi tipe orang seperti apa yang diinginkan.

    Sebab, identitas seseorang terbentuk dari kebiasaan yang ia lakukan setiap hari. Contoh kecil, seorang penyanyi menjadi hebat, karena ia berlatih menyanyi terus menerus.

    James Clear memperkenalkan kepada pembaca tentang 4 kaidah perubahan perilaku yang bisa membantu mengubah perilaku manusia. Empat kaidah tersebut yaitu menjadikannya terlihat, menjadikannya menarik, menjadikannya mudah, dan yang terakhir menjadikanya memuaskan.

    Keempat kaidah tersebut dijelaskan secara detail dan jelas dengan disertai contoh. Sehingga, membuat pembaca dapat memahami penjelasan yang diberikan.

    Selain itu, penulis buku juga mengatakan bahwa rahasia untuk memaksimalkan peluang sukses, yaitu memiliki arena kompetisi tepat. Sebuah kebiasaan menjadi lebih mudah kalau selaras dengan kemampuan alami.

    Intinya, secara garis besar, buku ini memaparkan cara atau strategi untuk melakukan hal-hal kecil demi perubahan yang lebih besar dalam hidup kita.

    Kelebihan

    Buku ini memiliki banyak kelebihan, terutama dalam hal isi. Bagi pembaca yang ingin mengubah kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru yang lebih positif, buku ini sangat layak untuk dibaca dan dipahami.

    Kita tidak perlu khawatir kesulitan untuk menerapkan cara yang dipaparkan. Pasalnya, langkah demi langkah dijelaskan dengan detail, yakni cara yang tepat untuk mengubah atau membiasakan perilaku positif melalui perubahan kecil.

    Selain itu, penjelasan yang diberikan sangat runtut dan jelas. Disamping itu, ada juga poin-pon yang dapat membantu pembaca dalam memahami pesan atau maksud buku ini.

    Hal yang lebih menarik adalah sudah disertai dengan contoh cerita nyata yang telah berhasil menerapkan perubahan kebiasaan kecil untuk memperoleh hasil yang diharapkan. Sehingga, buku ini sangat direkomendasikan untuk dibaca.

    Kekurangan

    Buku ini termasuk buku terjemahan dari bahasa Inggris. Oleh karena itu, masih ditemukan beberapa kata yang sulit dipahami. Sebab, terdapat beberapa pemilihan kata yang kurang tepat, sehingga membuat pembaca salah mengartikan.

    Selain itu, memang buku ini termasuk buku self help. Sehingga, isinya sangat positif. Selain itu, dapat mempengaruhi pembacanya dan memberikan harapan yang baik. Tetapi, walau sudah diberikan langkah-langkahnya, ada kemungkinan strategi tersebut tidak berhasil diterapkan pada individu tertentu.

    Maka dari itu, buku ini tidak direkomendasikan untuk pembaca yang tidak menyukai buku-buku self help

    Penjelasan:

    Resensi di atas hampir mirip dengan yang sebelumnya, yaitu bukan buku cerita fiksi. Sehingga, sinopsis bisa diganti dengan ringkasan buku, tetapi tetap menjelaskan gambaran isi buku secara ringkas.

    Selain itu, hal yang tidak boleh ketinggalan tentunya struktur resensi meliputi judul, identitas, serta penilaian. Supaya dapat memberikan penilaian serta mengetahui baik dan buruknya atau kelebihan dan kekurangannya, kamu harus membaca bukunya terlebih dahulu.

    Bisa Membuat Contoh Resensi Buku Sendiri?

    Itulah contoh resensi buku beserta struktur dan penjelasannya yang lengkap. Dengan memahami apa itu resensi, struktur, serta contohnya yang sudah dijelaskan pada artikel ini, semoga kamu tidak kesulitan dalam meresensi buku. Dengan begitu, buku yang dibaca juga memberikan manfaat untuk orang lain.

  • Paragraf Argumentasi: Definisi, Pola, Ciri, dan Aneka Contohnya

    Paragraf Argumentasi: Definisi, Pola, Ciri, dan Aneka Contohnya

    Dalam bidang karya tulis, paragraf argumentasi adalah unsur yang harus selalu ada. Itu karena fungsi paragraf ini ialah untuk memberi bobot pada pendapat Anda, serta meyakinkan pembaca bahwa pendapat Anda patut didukung. Bacalah artikel ini agar Anda mengerti pola dan ciri-ciri paragrafnya.

    Apa Itu Paragraf Argumentasi?

    Menurut buku Kamus Besar bahasa Indonesia, istilah argumentasi berasal dari kata “argumen” atau “argument” dalam bahasa Inggris. Makna kata “argumen” itu sendiri berarti dukungan atau penolakan terhadap suatu gagasan yang orang lain kemukakan.

    Dari pengertian itu, maka paragraf argumentasi adalah sebuah bentuk tulisan yang mendukung atau menolak gagasan yang orang lain kemukakan. Tulisan argumentasi tersebut harus mengandung bukti-bukti yang benar dan dapat diterima oleh akal sehat agar pembacanya percaya.

    Ada beberapa unsur penting yang wajib terkandung dalam sebuah paragraf yang bernada argumentatif.. Misalnya hasil penelitian, analisis data, serta pandangan pro atau kontra terhadap suatu ide. Ada pula pembuktian dalam bentuk penyajian data-data yang telah penulis temukan.

    Pola yang Terkandung dalam Paragraf Argumentasi

    Bentuk paragraf ini memiliki sekitar empat pola yang dapat Anda gunakan untuk menyampaikan gagasan secara objektif. Setiap pola pada paragraf ini memiliki karakteristiknya masing-masing. Selengkapnya simak di bawah ini.

    1. Analogi

    Membuat sebuah perbandingan atau analogi dalam argumentasi dapat Anda gunakan untuk membuktikan pendapat Anda. Pola argumentasi ini melibatkan perbandingan antara dua objek atau topik yang serupa untuk membuat kesimpulan yang hasilnya mirip satu sama lain.

    2. Generalisasi

    Pola generalisasi atau persamaan dalam paragraf argumentasi adalah bentuk tulisan argumen yang mengutamakan penarikan kesimpulan dari pendapat mayoritas. Itu karena topik yang paragraf ini dukung atau tolak telah mendapat dukungan dari banyak orang serta jurnal-jurnal ilmiah resmi.

    3. Testimoni

    Testimoni atau kesaksian yaitu pola tulisan argumentasi yang melibatkan pernyataan langsung dari si penulis argumen. Penulis yang berargumen lewat pola testimoni ini wajib menceritakan apa yang telah dia lihat, dengar, atau alami secara faktual supaya argumentasinya tidak dapat orang bantah.

    4. Sebab-Akibat

    Pola sebab-akibat dalam sebuah paragraf argumentasi adalah bentuk tulisan yang menjabarkan masalah pada topik utama sebelum menjelaskan akibatnya. Namun pola ini dapat Anda balik menjadi pola akibat-sebab; Anda sebutkan dulu akibat dari sebuah masalah, lalu jabarkan topik utamanya.

    Ciri-Ciri Utama Paragraf Argumentasi

    Sekarang, Anda harus tahu ciri utama yang harus selalu ada dalam sebuah argumentasi. Ada kurang lebih empat ciri-ciri yang sebaiknya Anda ketahui sebelum Anda mulai menulisnya. Ciri-ciri utama yang terdapat pada sebuah paragraf argumentasi adalah adalah sebagai berikut:

    1. Dilengkapi oleh Data-Data

    Hal pertama yang membedakan argumentasi dan opini ialah adanya data-data yang sanggup melengkapi hasil penelitian Anda. Data-data tersebut bisa berupa grafik, rekaman video atau foto, tabel survei, dan juga kutipan dari ilmuwan ternama.

    Anda dapat menemukan data-data untuk argumentasi di karya tulis ilmiah dari berbagai sumber. Contohnya seperti observasi langsung di lapangan, membaca jurnal ilmiah, atau melakukan interview dengan subjek penelitian.

    2. Memiliki Sumber yang Terpercaya

    Ciri kedua dari paragraf argumentasi adalah data penelitian itu Anda temukan dari sumber-sumber yang terpercaya. Baik itu dari jurnal ilmiah yang sudah tervalidasi maupun para ahli yang temuannya telah diakui oleh lembaga penelitian resmi.

    Anda jangan memasukkan data yang sumbernya tidak diketahui secara jelas ke dalam argumentasi Anda. Apabila data tersebut datang dari postingan media sosial atau gosip di masyarakat, maka data itu tidak layak untuk Anda jadikan bukti argumen.

    3. Lakukan Analisis terhadap Hasil Penelitian

    Sekadar memiliki data dari sumber yang terpercaya saja belum cukup; Anda wajib melakukan analisis terhadap hasil penelitian. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah bukti yang Anda miliki dapat mendukung argumentasi Anda atau tidak.

    Anda bisa memisahkan hasil penelitian Anda untuk melihat mana data yang relevan dengan argumentasi Anda. Selain itu, Anda pun bisa melakukan penggolongan data demi membuat hasil penelitian Anda lebih rapi dan mudah orang baca.

    4. Menjelaskan Hasil Temuan secara Objektif

    Ciri nomor empat dari paragraf argumentasi adalah penjelasan yang bersifat objektif terhadap apa yang telah Anda temukan. Jika perlu, Anda bisa melengkapi argumen Anda dengan bukti nyata seperti foto, video, dan bahkan sampel penelitian.

    Ingat, Anda harus menerangkan hasil temuan secara objektif dan kritis ketika menjelaskan argumentasi Anda. Jangan sampai penelitian Anda tercemar oleh opini pribadi, gosip-gosip, atau prasangka terhadap hal apapun.

    5. Adanya Rangkuman atau Kesimpulan Penelitian

    Di akhir argumentasi Anda wajib ada sebuah rangkuman atau kesimpulan dari hasil penelitian tersebut. Rangkuman argumentasi itu tidak perlu panjang-panjang; cukup garis besarnya saja beserta hasil temuan Anda dan argumen-argumennya.

    Jika Anda tahu caranya, Anda sebaiknya menulis kesimpulan tersebut dengan nada yang persuasif. Tujuannya ialah untuk meyakinkan sebanyak mungkin pembaca bahwa pandangan yang Anda kemukakan adalah benar.

    Contoh-Contoh Paragraf Argumentasi

    Masih banyak orang, termasuk juga siswa-siswi sekolah, yang kurang paham dengan bentuk argumentasi yang benar. Oleh sebab itu, contoh-contoh paragraf argumentasi adalah di bawah ini. Siapa tahu Anda perlu ide dalam menulis argumentasi sendiri.

    1. Argumentasi Dukungan

    Biasanya, orang-orang beranggapan jika paragraf argumentasi adalah suatu sarana untuk mendukung sebuah gagasan. Oleh sebab itu, simaklah argumentasi dukungan pada bagian ini:

    Pada awal tahun 2023, pemerintah negara Republik Indonesia melalui Kementerian Perdagangan sempat membuka keran impor pakaian. Izin impor pakaian dari luar negeri ini ternyata dimanfaatkan oleh sejumlah oknum pebisnis untuk mendatangkan baju-baju bekas.

    Pemerintah pun geram atas tindakan oknum pebisnis itu, dan segera menyita barang jualan mereka untuk dihancurkan. Saya berpendapat bahwa tindakan pemerintah menyita pakaian-pakaian bekas itu adalah benar, dengan berbagai pertimbangan:

    Pertama, impor baju-baju bekas ini dapat mematikan bisnis UMKM masyarakat kita dalam bidang busana. Adanya produk-produk bekas, menurut beberapa pengrajin busana lokal Indonesia, dapat membanjiri pasar-pasar kita dengan barang murahan.

    Kedua, pemerintah Indonesia memang sudah menerbitkan aturan mengenai impor baju bekas semenjak tahun 2015. Melalui Peraturan Kementerian Perdagangan atau Permendag Nomor 15, pemerintah wajib melindungi pasar Indonesia dari gempuran barang bekas impor.

    Ketiga, banyak dari pakaian bekas yang dijual kembali di Indonesia berstatus sebagai barang ilegal dan juga barang yang bermutu rendah. Peredaran barang-barang ilegal dan bermutu rendah dapat merusak citra produk-produk asli buatan negeri kita dan mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat lokal.

    2. Argumentasi Penolakan

    Adapun bentuk argumentasi berikutnya yang dapat masyarakat pilih yaitu argumen untuk menolak suatu gagasan. Contoh penolakan dalam paragraf argumentasi adalah seperti di bawah ini:

    Perkembangan internet dalam ranah ilmu pengetahuan dan teknologi memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi apapun yang mereka butuhkan. Hal ini dapat kita lihat dari kegiatan belajar-mengajar di sekolah-sekolah, dimana tugas-tugas bisa peserta didik cari dan kirimkan lewat internet.

    Sarana belajar yang cepat dan efisien tentu saja sangat berguna untuk menunjang aktivitas peserta didik di sekolah. Masalahnya adalah pemerintah seperti memaksa sekolah-sekolah untuk memiliki jaringan internetnya sendiri. Menurut saya, hal ini tidak boleh sampai terjadi dengan dua alasan utama:

    Satu, belum tentu semua sekolah memiliki sarana dan prasarana yang memadai, seperti laboratorium komputer atau sistem server internet. Selain itu, masih banyak sekolah yang mengalami kekurangan dana operasional, sehingga mereka tak mampu menyediakan jaringan internet bagi siswa-siswinya.

    Kedua, ada puluhan ribu guru di Indonesia yang kurang pandai dalam menggunakan internet sebagai media mengajar yang benar. Daripada pemerintah memaksakan sekolah-sekolah untuk punya jaringan internet, lebih baik pemerintah melatih dulu guru-guru tersebut agar menjadi lebih melek teknologi.

    3. Argumentasi Kritik

    Inilah contoh argumentasi yang kurang masyarakat pahami, sebab dalam bentuk tulisan ini, penulisnya sedang menilai suatu topik. Penulis argumen tersebut tidak benar-benar menolak sebuah gagasan, tetapi dia pun tidak mendukungnya.

    Sejumlah elemen masyarakat pun protes, berteriak, dan mengadu jika pemerintah kita tidak pro-rakyat. Ribuan anggota ormas berorasi dan berpidato jika yang namanya Undang-Undang Cipta Kerja ini hanyalah alat bagi kaum kapitalis untuk menindas rakyat kecil.

    Saya juga merasa tidak puas dengan tingkah pemerintah, yang seperti ogah dalam meredakan ketegangan di masyarakat kita. Rakyat menuntut kejelasan atas nasib mereka di dunia industri, tetapi pemerintah dan menteri-menterinya seakan adem ayem saja.

    Ketidakpuasan saya datang dari pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja yang seperti terburu-buru. Jika Indonesia memang sangat membutuhkan tenaga kerja baru, mengapa tidak mengadakan acara job fair di berbagai kota di Indonesia? Ini lebih mudah daripada mendatangkan tenaga kerja asing.

    Berikutnya, pemerintah berkata bahwa UU Cipta Kerja dapat membuka kesempatan untuk berinvestasi. Sekarang, siapa yang dapat berinvestasi di bawah peraturan baru ini, bisnis lokal atau bisnis luar negeri? Ingat, jangan sampai kekayaan negeri kita habis dibawa lari oleh tangan-tangan asing.

    Sudah Paham dengan Paragraf Argumentasi Ini?

    Demikianlah artikel ini membahas seputar argumentasi yang terdapat dalam karya-karya tulis. Bagi Anda yang sedang menulis karya tulis ilmiah, paragraf argumentasi adalah bobot tambahan penting yang dapat mendukung poin-poin Anda. Oleh karena itu, Anda harus tahu bagaimana cara menulisnya.

  • Ide Pokok: Pengertian, Ciri-Ciri, Cara Menemukan, dan Contohnya

    Ide Pokok: Pengertian, Ciri-Ciri, Cara Menemukan, dan Contohnya

    Setiap paragraf tentunya memiliki ide pokok atau gagasan utama yang menjadi dasar pengembangan paragraf tersebut. Namun, untuk menemukan gagasan tersebut memang tidak mudah.

    Artikel ini akan menjelaskan pengertian, ciri-ciri, cara menemukan, hingga contoh dari gagasan utama. Dengan mempelajarinya, tentu akan lebih mudah dalam memahami maksud dari setiap paragraf.

    Pengertian Ide Pokok

    Gagasan utama atau ide pokok adalah ide yang menjadi dasar susunan sebuah paragraf dalam tulisan. Dalam satu paragraf hanya ada satu gagasan utama saja. Sementara itu, ide tersebut bisa disampaikan oleh pengarang, baik secara langsung maupun tidak.

    Keberadaan gagasan utama ini sangat penting bagi pembaca, karena memberikan informasi pokok sebuah topik yang sedang dibahas. 

    Nah, dalam mengembangkan sebuah paragraf atau tulisan tersebut, penulis akan memberikan gagasan atau kalimat penjelas sebagai pendukung.

    Biasanya, gagasan utama terletak di awal paragraf. Jika demikian, paragraf tersebut disebut paragraf deduktif. Sementara itu, kalau terletak di akhir paragraf, maka dinamakan sebagai paragraf induktif. Jika terletak di bagian awal dan akhir paragraf, maka termasuk paragraf campuran.

    Ciri-Ciri Ide Pokok

    Untuk mempermudah pembaca dalam menemukan gagasan utama, ada beberapa ciri-ciri yang harus diperhatikan. Adapun cirinya-cirinya adalah sebagai berikut:

    1. Jelas dan Tidak Berbelit

    Ide sebuah paragraf tentu disampaikan dengan jelas dan tidak berbelit-belit. Selain itu, maknanya tidak terbatas atau bermakna sempit, namun tidak terlalu luas juga.

    Di samping itu, inti dari gagasan tersebut juga harus dinyatakan secara jelas. Dengan demikian, pembaca mudah memahaminya dan menangkap gagasan atau ide utama tersebut.

    2. Bersifat Umum

    Ciri yang kedua, yaitu bersifat umum. Artinya, ide tersebut harus bisa dikerucutkan atau dijabarkan lagi dengan lebih detail dan spesifik. Maka dari itu, ide atau gagasan utama harus mengandung topik maupun hal-hal yang umum.

    3. Gagasan Pendukung

    Ciri yang ketiga masih berkaitan dengan sifat dari ide pokok yang umum. Karena bersifat umum, maka tidak bisa berdiri sendiri tanpa diberi kalimat penjelas. Kalimat ini disebut juga sebagai gagasan pendukung atau penjelas.

    Fungsi dari gagasan pendukung adalah memberikan penjelasan lebih spesifik mengenai ide utama  paragraf sebelumnya. Sehingga, paragraf menjadi padu serta mudah dipahami dan dimengerti.

    4. Implisit dalam Paragraf

    Keberadaan gagasan atau ide utama bisa saja tidak secara langsung disampaikan oleh penulis, namun secara implisit atau tersirat. Artinya, tidak dinyatakan secara jelas, tetapi terkandung dalam kata-kata lain di sebuah paragraf.

    Misalnya, tersirat dari fakta, alasan, atau contoh mengenai topik yang dibahas dengan memberi petunjuk tentang gagasan utama. Dengan adanya petunjuk ini, pembaca dapat menemukan gagasan utama dalam teks yang dipilih.

    6 Cara Mudah Menemukan Ide Pokok

    Berikut 6 cara mudah untuk menemukan gagasan utama yang bisa dicoba, yaitu:

    1. Baca Seluruh Paragraf

    Cara pertama yang bisa dilakukan, yaitu membaca keseluruhan paragraf. Sebagai pembaca, tentu harus cermat dan berkonsentrasi ketika membaca. Bacalah kata demi kata yang terdapat dalam paragraf tersebut.

    Di samping itu, bacalah setiap informasi yang disampaikan oleh penulis dengan teliti dan cermat. Dengan cara ini, tentu dapat membantu kamu untuk menemukan dan menentukan gagasan atau ide utama. Sehingga, kamu bisa membedakan gagasan utama serta gagasan penjelas atau pendukung dengan tepat.

    2. Pisahkan Kalimat Utama

    Setelah mengetahui mana gagasan utama dan gagasan penjelas, langkah berikutnya adalah memisahkan kalimat utama. 

    Secara sederhana, kalimat utama, yaitu kalimat yang mengandung gagasan utama, pikiran pokok, atau ide utama pada satu paragraf. Nah, kalimat utama yang terdapat dalam sebuah paragraf akan diikuti oleh kalimat penjelas.

    Untuk dapat memisahkan kalimat utama dan kalimat penjelasan, tentu kamu harus mengetahui ciri-cirinya. Kalimat utama mengandung gagasan utama, sedangkan kalimat penjelas berisi penjelasan yang bisa berupa contoh, bukti, atau rincian khusus.

    3. Tandai Temuan Penting

    Cara untuk menemukan ide pokok berikutnya adalah menandai temuan penting yang terdapat dalam sebuah paragraf. Temuan tersebut bisa berupa informasi yang menjadi pokok dari topik yang dibahas. 

    Informasi itu bisa berada di setiap kalimat atau paragraf. Kamu bisa memberikan tanda pada beberapa kata yang menurutmu adalah informasi menarik, tapi sekaligus penting.

    Jika kamu menemukan temuan penting pada dua kalimat atau lebih, cobalah untuk melakukan seleksi. Pertimbangkan dengan baik kalimat-kalimat tersebut. Sehingga, kamu bisa menemukan gagasan utama dengan mudah.

    4. Perhatikan Kalimat Penjelas

    Meskipun kamu sudah bisa menandai temuan penting, bukan berarti boleh mengabaikan kalimat penjelas. Kamu harus memperhatikan kalimat penjelas yang merupakan pendukung dari gagasan utama.

    Jika ada penggunaan kata berulang yang berfungsi untuk menjelaskan kalimat sebelumnya atau sesudahnya, maka itu bisa menunjukkan bahwa kalimat tersebut adalah kalimat penjelas.

    Selain itu, perhatikan juga apakah kalimat penjelas berdiri sendiri atau tidak. Kalau berdiri sendiri, maka itu tidak bisa disebut sebagai gagasan utama. Dengan tetap memperhatikan kalimat penjelas, kamu dapat menemukan kalimat utama dari paragraf tersebut.

    5. Simpulkan Isi Paragraf

    Cara untuk menemukan gagasan utama berikutnya, yaitu menyimpulkan isi paragraf.  Pada dasarnya, simpulan sebuah paragraf pasti mengandung isi keseluruhan dalam paragraf tersebut.

    Dengan membuat kesimpulan dari paragraf, tentu dapat membantu kamu dalam mencari dan menemukan sebuah gagasan utama. Sehingga, kamu tidak akan kesulitan.

    Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk membuat simpulan isi paragraf, yaitu:

    • Pertama, tulis ringkasan singkat dengan kata-katamu sendiri tentang tulisan atau paragraf yang sudah dibaca.
    • Cobalah untuk mempertimbangkan ringkasan yang sudah kamu tulis, tanyakan pada dirimu sendiri “Apakah ringkasan yang sudah dibuat sesuai dengan topik umum dalam paragraf?”.
    • Berikutnya, tanyakan pada dirimu lagi, “Apakah simpulan atau ringkasan yang sudah dibuat mengandung ide yang sama atau sesuai dengan yang disampaikan penulis dalam paragraf tersebut?”.

    6. Tandai Ide Pokok

    Dalam proses menentukan ide utama, bukan tidak mungkin kamu akan lupa ketika berlanjut membaca kalimat berikutnya. Oleh karena itu, saat kamu sudah menemukan gagasan utama, segera tandai, sehingga dapat meminimalisir lupa. Dengan demikian, kamu bisa menemukan gagasan utama lebih cepat dan mudah.

    Fungsi Ide Pokok

    Barangkali kamu masih bertanya-tanya, apa yang membuat gagasan utama menjadi penting untuk dicari. Nah, ide utama dalam sebuah paragraf itu memiliki fungsi yang dapat memudahkan pembaca untuk mengetahui inti atau pokok bahasan dalam sebuah tulisan.

    Dengan mengetahui gagasan utama dalam tulisan, pembaca dapat menghindari dan meminimalisir kesalahan dalam memahami informasi yang ingin disampaikan oleh penulis.

    Pasalnya, satu gagasan utama bisa diuraikan menjadi satu paragraf panjang dengan banyak kalimat penjelas. Sehingga, tidak jarang pembaca justru merasa kesulitan maksud dari penulis. 

    Sebaliknya, dengan memahami ide atau gagasan utama penulis dalam sebuah paragraf, maka pembaca dapat mengetahui dengan baik inti atau pokok pada paragraf yang dibaca.

    Contoh Ide Pokok

    Setelah memahami cara menemukan dan fungsi dari gagasan utama, berikut contoh penerapannya, agar semakin menambah pemahamanmu. Perhatikan paragraf di bawah ini.

    “Alat bantu dengar baru menggunakan magnet dengan tujuan untuk menahan bagian pemrosesan suara yang nantinya bisa dilepas dari tempatnya. Seperti alat bantu lainnya, ini mengubah suara menjadi getaran, tetapi unik, karena dapat mengirimkan getaran langsung ke magnet dan kemudian ke telinga bagian dalam. Selain itu, dapat menghasilkan suara yang lebih jernih. Perangkat baru ini tidak akan membantu semua orang dengan gangguan pendengaran—hanya mereka yang memiliki gangguan pendengaran yang disebabkan oleh infeksi atau masalah lain di telinga tengah. Alat ini mungkin hanya akan membantu tidak lebih 20% dari semua orang yang memiliki masalah dengan pendengaran. Namun, orang-orang yang mengalami infeksi telinga terus-menerus harus merasa lega dan memulihkan pendengaran dengan perangkat baru.”

    Jika diperhatikan, secara konsisten penulis membicarakan “alat bantu dengar baru” dalam paragraf tersebut. Namun, yang ingin penulis sampaikan bukan hanya mengenai alat bantu dengar baru.

    Lebih dari itu, penulis ingin mengatakan bahwa “alat bantu dengar baru sekarang sudah tersedia, tapi tidak bisa digunakan oleh semua orang dengan gangguan pendengaran”. 

    Ide atau gagasan utama tersebut tidak secara langsung berada di awal maupun akhir paragraf. Namun, disampaikan oleh penulis secara implisit atau tersirat yang terkandung dalam seluruh paragraf. 

    Sehingga, pembaca harus membaca keseluruhan paragraf dengan cermat dan teliti, lalu membuat kesimpulan mengenai isi paragraf tersebut.

    Sudah Bisa Temukan Ide Pokok?

    Itulah informasi penting mengenai pengertian, ciri-ciri, cara menemukan, fungsi, dan contoh ide pokok. Dengan memahami cara untuk menemukan ide atau gagasan dari sebuah paragraf, kamu bisa dengan mudah mengetahui inti atau pesan yang ingin disampaikan penulis.

  • Resensi Adalah? Pengertian, Unsur, Jenis, Struktur, Tujuan, & Contohnya

    Resensi Adalah? Pengertian, Unsur, Jenis, Struktur, Tujuan, & Contohnya

    Resensi adalah suatu penilaian terhadap karya, sehingga isi karya dapat memiliki ulasan. Dengan demikian, pembaca atau penonton dapat mempertimbangkan untuk menikmati karya tersebut atau tidak. Resensi sendiri dibagi menjadi beberapa jenis, apa sajakah itu? Simak selengkapnya di sini!

    Apa Itu Resensi?

    Jika Anda memiliki hobi membaca buku, menonton film, menonton drama, dan sejenisnya. Sebelum melihat sebuah karya, terkadang Anda akan mencari ulasannya terlebih dahulu. Nah, ulasan tersebutlah yang dinamakan sebagai resensi. Mudahnya, resensi merupakan penilaian terhadap sebuah karya.

    Lewat adanya ulasan, Anda dapat mempertimbangkan kembali saat akan melihat sebuah karya. Secara umum, Anda dapat menemukan ulasan tersebut di surat kabar, media sosial, blog, majalah, dan lain sebagainya.

    Meskipun berupa ulasan, namun penulisan resensi tidak boleh sembarangan. Oleh sebab itu, untuk penulis ulasan ini harus memahami gaya bahasa yang baik. Selain itu, penulis juga harus memiliki banyak pengetahuan tentang karya serupa. Sehingga, penulis dapat menjadikannya sebagai perbandingan.

    Bukan hanya itu saja, penulis harus memahami tentang pengertian, tujuan, jenis, struktur, hingga unsur resensi dalam penulisannya. Jika ingin mencoba menjadi penulis novel atau buku, maka Anda bisa memulainya dengan menulis ulasan terlebih dahulu.

    Secara sederhana, resensi adalah kegiatan membahas, mengkritik, memberikan ungkapan, dan menilai kembali isi yang ada di dalam karya. Dalam pembuatan resensi, Anda dapat memaparkannya dengan membuat data, sinopsis, dan kritikan untuk sebuah karya.

    Sementara itu, berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), resensi ialah pembicaraan mengenai pertimbangan isi buku atau karya lainnya. Secara bahasa, resensi berasal dari kata Belanda “resentie” dan kata Latin “recensio” atau “revidere”. Ketiga kata tersebut memiliki arti mengulas atau melihat kembali.

    Lalu, di dalam bahasa Inggris, ulasan ini lebih dikenal sebagai “review”. Kata tersebut seringkali digunakan untuk menilai sebuah hal, baik itu karya, peralatan, maupun mata pelajaran. Namun, review biasanya lebih fokus terhadap penilaian sebuah karya.

    Ketika menulis sebuah ulasan, Anda juga harus mencantumkan kelebihan, kekurangan, dan informasi lainnya yang ada di dalam karya tersebut. Sekarang ini, sudah banyak tulisan ulasan yang berhasil terbit di media massa. Baik itu majalah, koran, maupun media lainnya.

    Unsur Penulisan Teks Resensi

    Dalam menulis teks resensi, Anda harus memperhatikan unsurnya dengan teliti. Hal tersebut penting karena dapat mempengaruhi kualitas ulasan yang ditulis. Oleh sebab itu, ketahui beberapa unsurnya berikut ini:

    1. Judul

    Agar mudah dikenali, maka sertakan judul ulasan. Namun, masih banyak pemula yang membuat kesalahan saat menulis judul ulasan. Secara umum, pemula sering melakukan kesalahan menulis judul ulasan sama seperti judul buku. Padahal, ulasan dirancang oleh peresensi, jadi tidak wajib menggunakan judul buku.

    Ketika akan meresensi buku, Anda harus mencantumkan dua judul. Bagian pertama adalah judul ulasan yang dibuat oleh peresensi. Pada judul ini, peresensi dapat mengaturnya sesuka hati.

    Penggunaan judul ulasan yang baik adalah judul yang tidak sama dengan judul utama buku. Ini penting karena harus ada pembeda antara judul utama dan judul resensinya. 

    Kemudian judul yang kedua adalah judul buku yang telah diresensi. Umumnya, judul buku diletakkan pada bagian identitas. Sebab judul buku menjadi identitas utama dari buku yang akan diresensi. Penulisan judul ini tidak boleh diubah, sebab memiliki sifat sebagai pengenal buku.

    2. Identitas dan Data Buku

    Unsur resensi selanjutnya adalah identitas dan data buku. Jika membahas tentang identitas buku, maka membutuhkan beberapa poin yang harus diinput. Antara lain seperti judul buku, nama penulis buku, tahun terbit buku, lokasi penerbitan, ketebalan buku, hingga harga buku.

    Setiap unsur data buku tersebut harus dicantumkan dalam ulasan. Ini berfungsi untuk memudahkan pembaca mengetahui tentang informasi buku yang diresensi tersebut. Jadi, jika pembaca merasa tertarik untuk membeli buku yang sudah Anda ulas, mereka bisa mencatat data buku yang sudah dituliskan.

    Selain itu, identitas buku juga berguna untuk mendatangkan honor. Ketika Anda mengirimkan ulasan buku ke majalah, surat kabar, atau media lainnya. Baik itu tingkat regional maupun nasional, maka ulasan milik Anda otomatis akan dimuat dan Anda bisa menjadikannya sebagai bukti publish.

    Jika ulasan yang Anda tulis berhasil dimuat, maka Anda bisa menghubungi penerbit buku resensi tersebut. Karena Anda bisa mendapatkan honor dari pihak penerbit. Namun, tidak selalu berbentuk honor, karena ada juga yang memberikan doorprize. Tergantung kebijakan dari masing-masing penerbit.

    3. Pendahuluan

    Ketika menulis pendahuluan ulasan buku, maka Anda harus memperhatikannya secara detail. Oleh sebab itu, pastikan pendahuluan mudah dipahami dan menarik perhatian. Sehingga, pembaca akan merasa terkesan saat membacanya.

    Selain itu, gunakan juga pemilihan diksi berbobot, namun tetap sederhana. Menariknya, sebuah pendahuluan akan tergantung pada wawasan Anda dalam menulis. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh melakukan ulasan, meskipun belum terampil.

    Jika mengalami kesulitan dalam menulis pendahuluan, Anda bisa membaca seluruh isi buku terlebih dahulu. Karena sudah pasti buku memiliki informasi dan data-data menarik yang bisa Anda angkat sebagai bahan penulisan.

    Dalam menulis pendahuluan ulasan, pastikan tidak membuatnya terlalu panjang. Mungkin cukup satu sampai dua paragraf saja. Karena secara umum, penulisan ulasan memang dibatasi. Apalagi jika Anda akan mengirimnya ke surat kabar, pasti ada pembatasan kata. Jadi, itu tergantung kebijakan media massanya.

    Pada bagian pendahuluan ulasan, Anda juga harus mencantumkan nama penulis buku. Buatlah perkenalan singkat tentang pengarang buku yang sudah tertulis. 

    Meskipun bagian tersebut sudah ada di identitas buku, namun lebih baik cantumkan juga di pendahuluan. Selain itu, berikan juga pemaparan tentang proses karya dan tema buku resensi.

    4. Isi Resensi

    Bagian isi resensi adalah bagian yang paling mendasar, karena dijadikan sebagai tubuh atau inti ulasan. Pada bagian ini, Anda wajib mencantumkan inti pesan dari resensi. Dalam penulisannya, harus to the point dan tidak basa basi. Jika terlalu basa basi, maka pembaca bisa bosan.

    Kebanyakan orang lebih sering membaca bacaan yang jelas, singkat, dan padat. Apalagi kini sudah bermunculan teknologi canggih yang menjadi pengaruhnya. Oleh sebab itu, buatlah isi ulasan yang praktis dibaca, sehingga tingkat keterbacaannya akan tinggi.

    Tips menulis bagian tubuh ulasan, Anda bisa memasukkan pernyataan tentang buku. Misalnya seperti bagian dari buku yang paling menarik perhatian. Pastikan untuk menulisnya dalam bahasa sederhana atau buatlah sinopsis secara singkat.

    Peresensi bisa meringkas sinopsis buku dan menulisnya sebagai ulasan. Bukan hanya sekedar mengcopy sinopsi asli yang ditulis oleh pihak penerbit buku. Jika mampu membuat sinopsis ulasan yang menarik, maka sudah dipastikan bahwa keterampilan Anda dalam mengulas bagus.

    Nah, dengan demikian, teks ulasan buatan Anda akan memenuhi standar. Oleh sebab itu, pastikan Anda menulis sinopsis resensi yang dapat membuat orang-orang terkesan. Pada bagian ini, jangan lupa untuk mencantumkan kelebihan dan kelemahan buku.

    Meski harus menyertakan kelemahan buku, namun bukan berarti Anda harus menjelekkan buku tersebut. Sebab peresensi memiliki sifat seperti marketing dengan tujuan sebagai pemasar buku melalui tulisan review.

    Anda cukup memaparkan sedikit kelemahannya saja. Sementara itu, Anda bisa menuliskan banyak kelebihan dari buku. Sehingga, buku dapat menarik perhatian orang-orang untuk membacanya.

    Jika Anda berhasil memasarkan buku melalui ulasan, maka kemungkinan besar pihak penerbit akan memberikan hadiah. Selain hal-hal tersebut, adapun hal lain yang perlu Anda tuliskan pada bagian isi ulasan. Contohnya rumusan kerangka dan tinjauan bahasa buku. Ini bertujuan untuk menghindari kesalahan cetak.

    5. Penutup

    Bagian penutup dibuat untuk memberikan kesimpulan dari ulasan. Oleh sebab itu, penulisan penutup ulasan tidak perlu panjang. Lakukan secara singkat, mungkin cukup dengan satu paragraf saja. Jadi, pembaca dapat memahaminya dengan lebih mudah.

    Seperti penjelasan di atas bahwa, ulasan memiliki sifat marketing. Jadi, buatlah penutup yang mengajak orang-orang untuk membeli dan membaca karya tersebut. Ini adalah semacam rekomendasi. 

    Sebagai contoh, seperti kalimat mengajak membaca buku tersebut. Jika memang direkomendasikan, maka beritahu siapa saja yang dapat membaca bukunya. Misalnya, lebih cocok dibaca oleh mahasiswa, remaja, dosen, dan lain sebagainya.

    Selain itu, berikan juga alasan Anda tentang mengapa buku tersebut wajib untuk dibaca. Berikan penjelasan yang logis dan objektif, sehingga ulasan bisa tersampaikan ke pembaca.

    Jenis-Jenis Resensi

    Ada beberapa jenis ulasan yang bisa Anda buat. Berikut adalah jenis-jenis resensi sesuai klasifikasi dan tujuannya:

    1. Resensi Evaluatif

    Ketika menulis ulasan evaluatif, maka pembahasan atau evaluasinya tentang karya harus lebih mendalam. Ulasan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang kualitas dan nilai dari karya yang sedang dibahas.

    Dikenal sebagai ulasan sistem peringkat, ulasan evaluatif sering menggunakan rating atau skor dalam skala angka. Hal tersebut bertujuan untuk membuat pembaca lebih cepat memahami nilai dari karya tersebut secara keseluruhan.

    2. Resensi Kritis

    Resensi kritis akan memberikan pembahasan yang lebih menyeluruh terhadap karya yang diresensi. Meskipun hampir mirip dengan ulasan evaluatif, yakni sama-sama memberikan analisis yang lebih mendalam. Akan tetapi, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

    Di mana ulasan kritis adalah resensi yang berisi tentang pandangan peresensi terhadap karya. Sehingga, pembaca dapat mempertimbangkannya kembali. Selain itu, ulasan ini juga sering digunakan dalam karya kontroversial.

    3. Resensi Deskriptif 

    Ulasan ini akan memberikan deskripsi secara sederhana tentang buku yang sedang ditinjau. Resensi deskriptif tidak perlu ada evaluasi atau penilaian tentang karyanya. Hal tersebut terjadi karena jenis ulasan ini hanya akan memberikan informasi saja. Misalnya seperti visual buku, ukuran buku, dan ketebalan buku.

    4. Resensi Informatif

    Lewat ulasan informatif, pembaca dapat mengetahui informasi tentang buku yang ingin dibelinya. Informasi dalam ulasan ini harus diberikan secara rinci dan memiliki evaluasi singkat.

    Ulasan Informatif bertujuan untuk menggambarkan kelebihan dan kekurangan suatu karya dengan menyeluruh. Terutama pada karya baru atau yang asing bagi para pembaca.

    Struktur Resensi

    Resensi adalah peninjauan yang dilakukan dengan terstruktur. Oleh sebab itu, pastikan resensi Anda memiliki beberapa struktur berikut ini:

    1. Identitas

    Pada bagian ini, ulasan harus memiliki identifikasi tentang karya yang ditinjau. Identitas yang dimaksud adalah mencakup judul, nama penulis, nama penerbit, dan deskripsi singkat.

    2. Orientasi

    Bagian orientasi harus berisi tentang informasi latar belakang karya. Tentu saja, hal ini harus mencakup konteks yang relevan, misalnya seperti sejarah dan budaya. Selain itu, bagian ini juga terdapat informasi yang masih berhubungan dengan pencipta karyanya.

    3. Sinopsis

    Secara umum, sinopsis adalah ringkasan singkat tentang suatu hal. Dalam konteks resensi, sinopsis adalah bagian yang akan memberikan rangkuman tentang sebuah karya. Pada bagian ini, Anda perlu memasukkan poin utama dari karya. Selain itu, jangan memberikan sinopsis dalam jumlah kata yang terlalu banyak.

    4. Analisis

    Dalam melakukan ulasan tentang karya, maka analisis juga harus diperhatikan. Penggunaan analisis dalam teks ulasan mencakup diskusi, mulai dari gaya penulisan, karakter, tema, dan aspek lainnya.

    5. Evaluasi

    Struktur pada bagian evaluasi akan memberikan ulasan yang memiliki nilai secara keseluruh terhadap karyanya. Pada bagian ini, mencakup tentang kelebihan, kekurangan, dan rekomendasi untuk para pembaca.

    Tujuan Pembuatan Resensi

    Resensi adalah tulisan yang bertujuan untuk menguntungkan semua pihak. Berikut adalah tujuan pembuatannya:

    • Memberikan pemahaman tentang karya berdasarkan ulasan peresensi secara komprehensif.
    • Mendorong pembaca untuk merenung, berpikir, dan berdiskusi tentang substansi sebuah karya.
    • Memberitahu kelebihan dan kekurangan buku ke para pembaca. Sehingga pembaca dapat mempertimbangkan kembali.
    • Memberikan informasi tentang karya secara detail dan terperinci. Mulai dari nama penulis, tahun terbit, proses karya, latar belakang penulis, dan hubungannya dengan karya yang sejenis.

    Kumpulan Contoh Resensi

    Resensi adalah media untuk memberikan ulasan dan kritikan tentang sebuah karya. Sehingga, audiens dapat mengetahui informasi penting di dalam karya tersebut. Nah, berikut ini kumpulan contoh ulasan yang bisa Anda jadikan referensi:

    1. Contoh 1

    Berikut adalah ulasan mengenai novel “Sang Pemimpi”:

    • Identitas

    Judul: Sang Pemimpi

    Penulis: Andrea Hirata

    Tebal Buku: 292 halaman

    Penerbit Buku: PT Bentang Pustaka

    Tahun Terbit: 2008

    • Sinopsis

    Sang Pemimpi adalah novel karya penulis Andrea Hirata. Novel ini mengisahkan tentang kehidupan tiga anak keturunan Melayu Belitong. Mereka bernama Ikal,  Jimbron, dan Arai. Kehidupan yang mereka lalui penuh dengan perjuangan, lika liku, dan tantangan. Namun, mereka selalu percaya terhadap kekuatan cinta, mimpi, dan Tuhan. Meskipun mereka masih SMA, namun mereka sudah bekerja menjadi kuli ikan untuk menyambung hidup.

    Di SMA Negeri Bukan Main, terdapat kepala sekolah bernama Pak Balia. Beliau memiliki sifat yang baik dan bijaksana. Ada juga tokoh antagonis bernama Pak Mustar, banyak siswa yang takut padanya. Hal ini karena beliau bersikap galak, sebab anaknya tidak diterima oleh SMA Negeri Bukan Main.

    Arai, Jimbron, dan Arai pernah melanggar peraturan yang ada di sekolah. Mereka bolos sekolah dan memilih menonton film di bioskop. Pak Mustar mengetahuinya dan menghukum mereka bertiga. Hukumannya adalah mereka bertiga harus berakting membersihkan WC di lapangan sekolah.

    Ikal dan Arai memiliki hubungan darah. Saat Arai masih duduk di kelas 1 SD, ibunya meninggal dunia. Lalu disusul oleh ayahnya yang meninggal saat ia kelas 3 SD. Sehingga, kampung Melayu dikenal sebagai Simpai Keramat.

    • Kelebihan Novel

    Novel ini mengandung nilai sosialisme dan moralitas yang kental. Menyuguhkan alur cerita yang tidak pasaran, sehingga menarik untuk dibaca. Selain itu, gaya bahasa yang digunakan pun mudah dipahami dan dapat dijadikan inspirasi bagi pembaca.

    • Kekurangan Novel

    Penulis seolah enggan untuk memberikan kejelasan waktu, sehingga membuat pembaca merasa penasaran. Khususnya pada tahun berapa Indonesia mengalami kejadian tersebut.

    Selain itu, novel ini juga seolah menutupi kesalahan yang diperbuat oleh pemerintah. Sehingga, pembaca harus lebih berhati-hati dalam memilih seorang pemimpin di masa depan.

    2. Contoh 2

    Selanjutnya adalah resensi mengenai buku “Seni untuk Bersikap Bodo Amat”:

    • Identitas

    Judul: Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat

    Penulis: Mark Manson

    Penerbit: Gramedia Indonesia

    Terbit: 20 Februari 2005

    ISBN: 9786024526986

    Tebal buku: 256 halaman

    Lebar buku: 14.0 cm

    Panjang buku: 21.0 cm

    • Sinopsis

    Apapun masalahnya, konsepnya harus tetap sama. Yakni selesaikan masalah dan kembali berbahagia. Namun, sayangnya masih banyak orang yang merasa hidupnya tak sesederhana itu. Hal tersebut timbul karena mereka menghadapi masalah dengan paling tidak satu dari dua cara. Kedua cara tersebut adalah penyangkalan dan mentalitas korban.

    • Resensi

    Berkisah tentang seorang Charles Bukowski, yakni seseorang yang kecanduan alkohol, penjudi kronis kelas atas, senang bermain dengan perempuan, sifatnya kasar, hingga suka berhutang. 

    Namun, ia memiliki banyak karya Bukowski yang ditolak oleh majalah. Akan tetapi penolakan tersebut tidak membuatnya mudah menyerah. Oleh sebab itu, ia tetap semangat dalam menulis puisi. Melihat pengalamannya tersebut, ia memiliki sifat yang cenderung bodo amat.

    Dalam buku ini berisi tentang sikap cuek yang bukan berarti tak peduli terhadap apapun. Charles Bukowski digambarkan sebagai alat untuk mendorong ekspektasi hidup yang baik, yakni dengan memilih inti hidup yang lebih benar. Sehingga dapat terhindar dari rentetan masalah.

    • Kelebihan Buku

    Charles Bukowski memiliki karakter yang kuat dan gigih, sehingga dapat memberikan motivasi hidup kepada pembaca. Di mana bersikap bodo amat dapat membuat hidup lebih bahagia.

    • Kekurangan Buku

    Meskipun  memiliki judul yang berisi tentang kesan untuk bersikap cuek, namun ternyata buku ini lebih fokus untuk menggambarkan seseorang yang mengejar impian bukan kiat-kiat bodo amat

    3. Contoh 3

    Berikut adalah ulasan mengenai novel “Surat Kecil untuk Tuhan”:

    • Identitas

    Judul: Surat Kecil Untuk Tuhan

    Penulis: Agnes Davonar

    Tebal Buku: 239 halaman

    Penerbit: Inandra Published

    Tahun Terbit: 2008

    • Sinopsis

    Novel ini menceritakan tentang kisah seorang gadis yang berjuang dalam melawan kanker. Nama gadis tersebut adalah Gita Sesa Wanda Cantika atau kerap dipanggil Keke. Ia divonis mengidap penyakit kanker yang ganas dan hidupnya hanya tinggal lima hari saja.

    Kemudian penyakit  kanker itu menyerang bagian wajahnya, sehingga membuat penampilan Keke seperti monster. Meskipun begitu, Keke tetap optimis dalam berjuang untuk hidupnya. Ia bahkan tetap bersekolah dan mendapatkan pendidikan yang layak. 

    Orang tua Keke tidak memberitahukan penyakit kanker tersebut kepada Keke. Hal ini karena mereka tidak tega saat melihat anaknya kehilangan sebagian wajahnya akibat operasi. Seiring berjalannya waktu, rahasia itu terbongkar dan Keke mengetahui penyakit yang dideritanya.

    Terlepas dari penyakitnya, Keke adalah pribadi yang mudah tersenyum. Sehingga ia tetap berjuang untuk hidup normal dengan mengejar banyak prestasi seperti manusia normal pada umumnya. Ayahnya pun selalu berada disampingnya dan membantu kesembuhan Keke. 

    Sang ayah mengupayakan segala cara untuk mencari alternatif pengobatan hingga seluruh Indonesia. Namun, sangat disayangkan tidak membuahkan hasil. Pada akhirnya, Keke menggunakan cara kemoterapi atas saran dokter.

    Atas keajaiban yang diberikan Tuhan, Keke dapat menghabiskan waktu lebih lama dengan keluarga dan teman-temannya. Penyakit karakter yang diderita oleh Keke adalah penyakit pertama di Indonesia, sehingga menjadi viral. Inilah mengapa banyak perdebatan yang muncul di kalangan dokter.

    Setelah tiga tahun, penyakit kanker tersebut kembali tumbuh pada bagian tubuh Keke lainnya. Ayah Keke memutuskan untuk membawanya berobat ke Singapura. Lalu dokter menyarankan untuk melakukan operasi. 

    Pada akhirnya, Keke dan keluarga kembali ke Indonesia. Hal ini karena kondisi Keke semakin parah. Kanker yang dideritanya telah menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti organ jantung dan paru-paru.

    Meskipun Keke tidak bisa menggerakkan tangan dan kakinya, namun ia tetap bersemangat dalam belajar. Ia mengalami koma dan harus dirawat di rumah sakit karena kondisinya yang semakin parah. 

    Dalam kondisi mengenaskan tersebut, ada kabar gembira bahwa Keke mendapatkan juara tiga di ujian akhir sekolah. Setelah itu, Keke menyerah dan menghembuskan nafas terakhirnya. Sebelum meninggal dunia, Keke sempat menuliskan sebuah surat yang berjudul Surat Kecil Untuk Tuhan.

    • Kelebihan Novel

    Novel ini mengangkat kisah nyata, sehingga setiap adegan di dalam cerita terasa lebih hidup dan dapat menyentuh hati. Ditambah lagi dengan kemampuan gaya bahasa yang digunakan oleh penulis, sehingga mampu membawa pembaca berimajinasi.

    • Kekurangan Novel

    Meskipun gaya bahasanya bagus, namun masih banyak pembaca yang belum mengerti kiasan-kiasan di dalamnya. Sehingga, pembaca kurang bisa memahami makna yang sesungguhnya.

    4. Contoh 4

    Terakhir adalah resensi mengenai novel “Wingit”:

    • Identitas

    Judul: Wingit

    Penulis: Sara Wijayanto

    Penerbit: Elex Media Komputindo

    Terbit: 16 Desember 2020

    ISBN: 9786230021831

    Tebal buku: 256.0 halaman

    Lebar buku: 12.5 cm

    Panjang buku: 10.5 cm

    Berat buku: 0.15 kg

    • Sinopsis

    Bercerita tentang kegiatan penelusuran sebuah kompleks perumahan tua yang terbengkalai di Jakarta Timur. Pada suatu malam, awalnya semua berjalan dengan menyenangkan. Sebelum memasuki area kompleks, Sara dan timnya membuat vlog terlebih dahulu. Pastinya dengan gimmick seru yang dapat mencairkan suasana.

    Akan tetapi, ketika tiba di lokasi rumah tingkat dengan pepohonan dan semak di sekelilingnya, Sara melihat banyak makhluk tidak kasat mata. Sehingga ia merasa terkejut. Selain itu, ia juga merasakan kehadiran sosok hantu yang ingin berkomunikasi dengannya. Sosok tersebut berwujud anak kecil laki-laki, kemudian Sara berkomunikasi dengan hantu tersebut yang disebutnya sebagai Adik.

    Adik memiliki kebiasaan mengangkat kaki kanan, lalu tulang keringnya ia gesekkan ke betis kaki kiri. Hal tersebut karena ia merasa gagal. Lebih mengejutkannya lagi, ternyata Adik tidak sendirian. Ia bersama kuntilanak bernama Tante. Bahkan Adik mengajak Sara untuk menunjukkan lokasi keberadaan Tante.

    • Resensi

    Novel ini memiliki tema horor yang menceritakan tentang pengalaman asli Sara Wijayanto. Ia melakukan penelusuran pada tempat yang sudah lama tidak dihuni dan memiliki kisah-kisah misteri. Sehingga tempat tersebut dianggap sebagai hunian angker makhluk tidak kasat mata.

    Kisah yang tertuang dalam novel Wingit berisi tentang perjalanan hidup sosok-sosok yang menghuni bangunan kosong. Bangunan tersebut sudah lama tidak ditinggali oleh pemiliknya. Salah satu sosok yang dikisahkan adalah Siti.

    Di mana ia mencoba bercerita melalui Sara. Tentang kehidupannya sebelum meninggal, ia bercerita ingin menjadi wanita berprofesi. Bahkan ia tidak pernah bermimpi menjadi wanita penghibur. Akhirnya Siti tidak bisa menjalani karir impiannya, karena lingkungan membawanya ke kehidupan gelap.

    • Kelebihan Novel

    Novel yang mengangkat cerita sungguhan, yakni tentang makhluk tak kasat mata di setiap bangunan kosong, akan membuat pembaca merasa merinding. Sara menuliskan novel ini dengan tujuan untuk memperkenalkan sosok-sosok tersebut dan kisah manis pahit hidup mereka. 

    Dengan demikian, Sara berharap manusia yang masih hidup dapat menjalankan kehidupannya dengan baik, sehingga pembaca tidak menyesal.

    • Kekurangan Novel

    Mengangkat cerita dengan tema horor, tentu akan membuat pembaca merasa takut saat membacanya. Ini karena ada gambar sosok-sosok tak kasat mata di dalam bukunya. Namun, pastinya ada juga beberapa makhluk astral yang tidak suka jahil kepada manusia.

    Selain itu, novel ini bercerita tentang kisah hidup seseorang yang sudah meninggal dan sosoknya menyerupai jin, di mana jin memiliki sifat takhayul. Oleh sebab itu, tidak semua orang akan percaya terhadap sosok tak kasat mata tersebut.

    Sudah Tahu Tentang Apa itu Resensi?

    Secara singkat, resensi adalah ulasan yang berupa penilaian sebuah karya, sehingga orang-orang dapat tertarik melihat karya tersebut. Sudah pernahkah Anda membuat resensi untuk buku favorit?

  • 245 Pantun Lucu 2 Baris, Singkat dan Bikin Ngakak

    245 Pantun Lucu 2 Baris, Singkat dan Bikin Ngakak

    Umumnya, pantun mempunyai 4 baris. Masing-masing baris tersebut juga terdapat 8 sampai 12 suku kata. Akan tetapi, artikel kali ini hanya akan adalah contoh pantun lucu 2 baris yang pastinya akan membuatmu tertawa.

    Rekomendasi Pantun Lucu 2 Baris, Dijamin Lucu

    Seperti yang diketahui, pantun merupakan karya sastra yang sampai sekarang tetap digunakan. Bahkan pantun juga sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Betawi karena digunakan dalam tradisi pernikahan.

    Setiap pantun pastinya memiliki temanya sendiri-sendiri. Pantun juga bisa menjadi salah cara yang kamu lakukan untuk mengungkapkan perasaan kepada seseorang. Melalui pantun, pesanmu jadi tidak terkesan terlalu kaku. Dengan begitu, pesan yang ingin kamu sampaikan terkesan santai dan malah menghibur. 

    Berikut kumpulan pantun lucu yang pastinya bikin kamu ngakak:

    1. Good morning, selamat pagi
    Hai gadis baju pink, yuk kenalan sini

    2. Pake gincu, pergi ke pasar
    Kamu lucu, kalau lagi lapar

    3. Makan semur, masih anget
    Muka kamu hancur, kok pakai banget

    4. Keripik belut, dimakan sama kerang
    Kamu kentut, kok enggak bilang-bilang

    5.Jangan jahil, apalagi ke tukang jamu
    Nih ada upil, buat kamu

    6. Saringan santan, mahal harganya
    Buanglah mantan, pada tempatnya

    7. Makan semur, masih anget
    Muka kamu hancur, kok pakai banget

    8. Punya ragi di atas loyang
    Selamat pagi, istriku sayang

    9. Jamu dicampur ketan
    Kelakuanmu mirip setan

    10. Makan wajik, masih anget
    Mukamu cantik, pakai banget

    11. Ada jamu tumpah di sandal
    Kok kelakuanmu mirip dajjal

    12. Hati siapa tak bimbang
    Situ botak minta dikepang

    13. Dapet kado isinya tomat
    Gue mau bilang bodo amat

    14. Ikan hiu makan Awkarin
    Ya sudahlah biarin

    15. Daging sapi, dimakan sama kerang
    Kamu pergi, kok enggak bilang-bilang?

    16. Buah duren di pohon aren
    Hidup kok sok keren

    17. Dua tiga kacang tanah
    Enggak ada pacar yang datang ke rumah

    18. Dua tiga kacang tanah
    Enggak ada pacar, ya gak masalah

    19. Dapat kado isinya tomat
    Kok kamu cuek amat?

    20. Makan semur pakai tahu
    Ya, mana aku tahu

    21. Ikan hiu makan beras
    Jangan sok keras

    22. Kenapa nampan ada di kolong?
    Aku berwajah tampan suka menolong

    23. Beli masako di toko jamu
    Kamu tahu? Aku kangen kamu

    24. Ada udang dibalik batu
    Kamu nakal, jangan kira aku tak tahu

    25. Rotik busuk dalam penjara
    Wajah lo busuk selalu bikin gue murka

    26. Bunga merekah di tengah kota
    Ya sudahlah, gitu saja

    27. Roti busuk dimakan tikus
    Jangan jadi orang rakus

    28. Roti merah dimakan tikus
    DPR sering marah eh tak taunya Markus (makelar kasus)

    29. Satu tambah satu sama dengan dua
    Aku cinta kamu apa adanya

    30. Bang Makarim ketemu Lady Gaga
    Assalamualaikum, orang ketiga

    31. Disuruh bikin pantun, malah buat lagu
    Hidup harus sopan santun, malah belagu

    32. Baju merah milik mang Oding
    Jangan marah ya, just kidding

    33. Stroberi mangga apel
    Sorry ya, lu gak level

    34. Roti busuk dalam penjara
    Hatiku tertusuk panah asmara

    35. Burung gelatik tidak punya gigi
    Dulu kau cantik, sekarang apalagi

    36. Ada kertas di bawah meja
    Jadilah orang yang bersahaja

    37. Anak tikus kangen ibunya
    Lama gak ketemu, kok sombong jadinya

    38. Ayam kurus berbulu kasar
    Udah lurus eh malah kesasar

    39. Minum jamu sambil makan nangka
    Lihat kamu, aku kok langsung suka

    40. Pohon benalu, pohon randu
    Pulang malu, tidak pulang rindu

    41. Bikin atap pakai lontar
    Mata menatap hati yang bergetar

    42. Pohon jeruk pohon kedondong
    Minta nomor hp kamu dong

    43. Pohon mangga, pohon pisang
    Halo Angga, aku sayang

    44. Pohon pisang, pohon durian
    Terima kasih sudah kasih perhatian

    45. Pohon mangga pohon manggis
    Gak salah dulu belajar bahasa Inggris

    46. Pohon pepaya pohon salak
    Kamu gak kaya, kok sok galak?

    47. Satu kata satu kalimat
    Jangan berkata, segera skakmat

    48. Satu titik, dua koma
    Hai cantik, siapa yang punya?

    49. Pohon pepaya di rumah nyonya
    Hai cantik, minta nomor WA-nya

    50. Rumah perdu dengan jendela kaca
    Salam rindu bagi yang baca

    51. Rumah serangga berpintu lebar
    Ketemu Angga, hatiku berdebar

    52. Good morning good evening
    Aku menyapa kamu tak bergeming

    53. Bola pingpong dilempar ke laut
    Kau ini, ke mana-mana kok suka ngikut?

    54. Burung perkutut dan burung kecipir
    Itu kentut apa petir?

    55. Burung perkutut ada di tangkai
    Kentutmu, kok kayak bau bangkai?

    56. Burung kentut di pohon benalu
    Kamu yang kentut, kok aku yang jadi malu

    57. Naik becak sambil bawa binahong
    Eh kamu, ngaca dong

    58. Beli durian sampai ke Irian Jaya
    Sudah tak tampan, untung masih kaya

    59. Ke Jogja gak bawa ongkos
    Kok marah-marah terus bos?

    60. Ke Antapani naik kuda sembrani
    Maju sini kalau lu berani

    61. Ada jamu rasa pepaya
    Aku tampan kayak siapa, ya?

    62. Sayur asem, sayur sop
    Kalem dong sob

    63. Good morning, artinya selamat pagi
    Gigi lo kuning, bau terasi

    64. Burung perkutut di dekat paku
    Lu yang kentut, kok masih gak ngaku?

    65. Buah apel di air payau
    Nggak level lah yau

    66. Air cuka bikin mules
    Muka lu udah tua bikin ngenes

    67. Air cuka bikin mules
    Tanggal tua bikin ngenes

    68. Ke pasar, nyari obat gatal
    Dasar, orang nggak modal

    69. Makan sambel ulek pakai kedondong
    Gapapa jelek yang penting sombong

    70. Ada cicak lagi merayap
    Ahh siaappppp

    71. Beli kurma beli bengkoang
    Jangan cuma ngomong doang

    72. Hujan di Solo, banjir di Semarang
    Kasihan deh lo, masih sendiri sampai sekarang

    73. Buka Facebook, pakai kata sandi
    Udah buluk jarang mandi

    74. Kena pisau tangan berdarah
    Mohon maaf kalau ada salah

    75. Lihat pemandangan dari jembatan
    Ingat kawan jaga persahabatan

    76. Ikan hiu makan badak
    I love you mendadak!

    77. Bunga merekah di tengah kota
    Bolehkah aku jatuh cinta?

    78. Minum jamu makan petai cina
    Lihat kamu aku langsung cinta!

    79. Strawberry mangga duku,
    Sorry, gue udah laku!

    80. Strawberry mangga pepaya,
    Sorry aku enggak bisa nolaknya!

    81. Jalan-jalan ke Bekasi
    Ketemu mantan paling berkesan di hati

    82. Beli buah rambutan, hadiahnya buah duku.
    Eh kamu mantan, masih ingatkah kau padaku?

    83. Jangan ngaku pendaki sejati
    Kalau sampah gak dibawa turun lagi

    84. Sepandai-pandai mantan melompat
    Jatuhku ke hati kamu juga

    85. Buah duku buah rambutan
    Aku rindu padamu mantan

    86. Di jembatan ada tempe
    Ngaku mantan, elo kira siape?

    87. Ada bebek ditabok polwan
    Neng, yuk kita balikan

    88. Jilat bekantan, bicaranya berkuah
    Lihat mantan bawaannya pengen muntah

    89. Jalan ke rumah Sultan dapat ketan
    Eh aku pikir dia setan, ternyata si mantan

    90. Nemu santan di atas penyu
    Hai sang mantan, I love kamyu

    91. Buah semangka buah duku
    Aku tak menyangka jika kaulah jodohku

    92. Naik kuda dan makan lemper
    Akunya cuma bercanda eh situnya baper

    93. Ada santan di dalam peti
    Hai sang mantan kapan lu mati?

    94. Belgia ketemu Jepang
    Lihat kamu sama dia, emang gampang?

    95. Makan gorengan dan lemper
    Cuma lu yang bikin gue baper

    96. Daun ganja diremas
    Tingkahmu manja bikin gue gemas

    97. Dulu namanya delman, sekarang dokar
    Dulu kita teman, sekarang malah jadi pacar

    98. Bulan sabit dan bulan purnama
    Setiap menit, cuma lu satu-satunya yang kudamba

    99. Udang dibalik batu
    Cuma mau bilang I Love U

    100. Ada lilin di anak tangga
    Kadang nyebelin, tapi bikin bangga

    101. Ikan hiu pegel-pegel
    I love you, I miss you girl

    102. Nemu odong-odong, menabrak tukang jamu
    Boleh dong, nembak kamu

    103. Nemu ranting, nemu kayu
    Aku nothing without kamu

    104. Tas kulit tempat bom molotov
    Aku gak bisa hidup tanpa your love

    105. Beling nancep kena penyu
    Hai darling, I love you

    106. Lagi nonton tvOne karena acara debat.
    Aku senang lihat kau selalu hebat

    107. Ada itik punyanya bang Nurdin
    Echa cantik dan tidak nyebelin

    108. Anjing menggonggong kafilah berlalu
    Boleh gak mikirin dirimu selalu

    109. Ada gelatik bersayap apik
    Dulu cantik sekarang makin cantik

    110. Lagi kencing ada polisi
    Aku suka cewek bertas kuning, eh sudah bersuami

    111. Satu tambah satu sama dengan dua
    Cuma kamu, tidak ada duanya

    112. Makan sambel ulek pakai kedondong
    Gapapa jelek asal tidak sombong

    113. Jalan ke Harmoni beli apel
    Malam minggu yuk kita ngapel

    114. Ketemu orang mabuk sambil dadah-dadah
    Met bobok ya. Semoga mimpi indah

    115. Mata belo, kayak komedian
    Aku sama kamu inginnya jadian

    116. Malam-malam ketemu maling
    Cintaku padamu tak akan berpaling

    117. Mandi sambil keramas
    Halalin gue dong mas

    118. Nemu unta di Sahara
    Rasa cinta semakin membara

    119. Menghias atap pakai bunga
    Saat menatapmu hati ini berbunga-bunga

    120. Perak perunggu terkena papan
    Gue nunggu lu sampai kapan?

    121. Jalan jalan ketemu Mirna
    Cintaku padamu tidak akan sirna

    122. Rumah tamu di tengah lalang
    Ketemu kamu, stressku hilang

    123. Beli aspirin obat mata
    Biar miskin aku tetap cinta

    124. Bukan koran, tapi tumbuhan
    Nggak usah pacaran, mending nikahan

    125. Tiduran di tandu berjam-jam
    Hati merindu mata sulit memejam

    126. Ke pasar beli ikan, pulangnya beli gelang
    Walau jarak memisahkan, semua itu bukan penghalang

    127. Buah kedondong dimakan sapi
    I was born to make you happy

    128. ABC cekodok basi.
    Kelas tinggal dua minggu lagi

    129. Uang beli kipas dikasih ayah
    Yang lagi UAS, semangat yah

    130. Ikan gabus, ikan sepat, ikan lele
    Lakukan yang bagus, dengan cepat, tanpa bertele-tele!

    131. Si lunting orangnya rada’ jablay.
    Good morning and have nice day!

    132. Ikan lohan ikan tenggiri
    Kepada Tuhan kita berserah diri

    133. Hari Kamis tanggal dua puluh.
    Senyum yg manis jangan mengeluh

    134. Tanggal dua enam besok-nya hari Kamis
    Walaupun cintamu padam, aku harus optimis

    135. Jangan merasa banyak kekurangan.
    Tak perlu khawatir, Tuhan yang menentukan!

    136. Ikan gabus, ikan sepat
    Nilai bagus berkat belajar giat

    137. Hari Jumat, 3 Februari
    Yuk Semangat menjalani hari!

    138. Beli kipas uang di pasar raya
    Selamat menjalani hidup baru, ya

    139. Hobi menulis di atas kaca
    Jangan menangis karena cinta

    140. Makan combro bareng si udin
    Gue emang jomblo, tapi ngangenin

    141. Taman safari ada pengemis
    Jalani hari, jangan pesimis!

    142. Kemiri kena kaos
    Kalau iri bilang bos!

    143. Buah delima buah tomat
    Merasa berdosa segeralah tobat.

    144. Menjelang petang pergi belanja
    Situ datang pas butuh aja

    145. Makan bakwan di pinggir kali
    Tampang rupawan tapi pelit sekali

    146. Lagi maskeran melihat buaya
    Wajah pas-pasan kebanyakan gaya

    147. Jalan kaki pakai celana panjang
    Dasar lelaki mata keranjang

    148. Menjelang petang pergi belanja
    Eh tiba-tiba dah nikah aja

    149. Buah naga buah markisa
    Jangan belaga kalau gak bisa

    150. Jaket bulu di atas dipan
    Mantan ke penghulu kita kesepian

    151. Kemiri kunyit laos
    Jangan suka iri bos!

    152. Kena pisau tangan berdarah
    Mohon maaf kalau ada salah

    153. Beli buah ke Surabaya
    Ada salah mohon maaf, ya

    154. Di sini bingung, di sana linglung
    Emangnya enak kalau lagi nggak nyambung

    155. Beli duren ke Irian Jaya
    Semoga hidup selalu berjaya

    156. Beli duren ke Irian Jaya
    Semoga langgeng sama si Arya

    157. Di sini gunung, di sana linglung
    Jangan suka melamun, nanti cepat pikun

    158. Buah semangka berdaun sirih
    Stop berulah kalau tahu dia risih

    159. Buah semangka berdaun sirih
    Udah putus berapa kali, sih?

    160. Bunga mawar batangnya berduri
    Ayolah jangan suka iri 

    161. Beli duren ke Magelang
    Kasihan hidupmu yang malang

    161. Beli semangka ke Tasikmalaya
    Alangkah baiknya kamu dapat si Arya

    162. Di langit ada tomat
    Hidup kamu kok sedih amat

    163. Di langit ada tomat
    Kehidupanku kok gini amat

    163. Di langit ada tomat
    Muka lo sengit amat

    164. Menanam padi di tepi pantai
    Jangan terus berapi, kadang-kadang harus santai

    165. Menanam padi di tepi pantai
    Emangnya bisa tumbuh woi?

    166. Melihat awan di dekat rumah
    Jadilah orang dermawan dan ramah

    167. Melihat awan di dekat rumah
    Kamu tampan dan ramah

    168. Melihat awan di dekat rumah
    Sudah tak tampan, malah selalu bikin marah

    169. Jambu merah ada di dinding
    Jangan marah ya, just kidding

    170. Jambu merah ada di taman
    Kalau suka marah, gak ada teman

    171. Jambu merah dimakan tikus
    Kalau suka marah, nanti cepat putus

    172. Menanam jambu di rumah Anton
    Kau sebenarnya lucu, tapi sayang monoton

    173. Buah durian di pohon beringin
    Rese banget sih tuh duren (duda keren)

    174. Buah durian di pohon beringin
    Jangan keluar, nanti masuk angin

    175. Makan kue sambil minum sekoteng
    Gue ternyata emang ganteng

    176. Makan kue di jalan raya
    Kok lu cepat banget balikan saya di Arya

    177. Makan kue di Banjarmasin
    Udah tahu di PHP, masih ada diterusin

    178. Makan tomat sambil ke Kediri
    Bodo amat, yang penting happy

    179. Makan anggur sambil ke Jogja
    Sudah tau nganggur, eh malah gak mau kerja

    180. Makan jengkol perut malah melilit
    Doyan miscall, kuota sedikit

    181. Buah jeruk buah kedondong
    Mbak, boleh ikutan nongkrong dong

    182. Buah jeruk buah mangga
    Boleh minta nomor WhatsApp-nya ga?

    183. Buah jeruk dimakan nona
    Kamu cantik dan mempesona

    184. Buah jeruk dimakan nona
    Kamu cantik, siapa yang punya?

    185. Buah jeruk dimakan Ayu
    Hai cantik, aku rindu

    186. Buah jeruk dimakan Ayu
    Hai cantik, I Miss You

    187. Ada ular di pagar bambu
    Jadilah bernalar dan jaga perilaku

    188. Jalan ke sawah liat kelabang
    Suruh siapa jadian sama Bambang?

    189. Beli baju di Tanah Abang
    Hidup itu harus berimbang

    190. Hari Senin hari Selasa
    Semoga kamu selamat sentosa

    191. Hari Selasa hari Rabu
    Jangan lupa berbakti sama Ibu

    192. Hari Sabtu hari Minggu
    Aku sabar menunggumu

    193. Hari Sabtu hari Minggu
    Hai kamu, I Miss You

    194. Ada banyak hari dalam satu Minggu
    Meskipun selalu menyakiti, aku kan sabar menunggumu

    195. Bulan Januari bulan Februari
    Sudah jadian, eh malah ditinggal pergi

    196. Bulan Januari bulan Juni
    Sini yang PDKT, eh malah jadian sama Yuni

    197. Bulan Agustus bulan September
    Emang asli lu ember

    198. Bulan Januari bulan Juli
    Jangan pura-pura tuli

    199. Makan bayam di kota Kendari
    Jangan minum sambil berdiri

    200. Jalan jalan ke kota Bontang
    Susah banget sih nagih utang

    201. Panas terik pada siang bolong
    Eh jadi orang, tolong  jangan sombong

    202. Jalan jalan ke negeri Yaman
    Aku heran kok dianggap teman

    203. Jalan jalan ke negeri Yaman
    Sudah berjuang, malah dianggap teman

    204. Jalan jalan ke Pariaman
    Sudah berjuang, eh jadiannya dengan kawan

    205. HP Sony tidak ada pulsa
    Kalau utang, jangan suka maksa

    206. HP Maryam tidak ada pulsa
    Jangan hanya diam dan putus asa

    207. HP Watik tidak ada pulsa
    Hai cantik, namamu Salsa ya?

    208. Jalan jalan ke Surabaya
    Jadilah baik dan bersahaja

    209. Anak soleh tak suka menuntut
    Tampan boleh, tapi tukang kentut

    210. Ayam kate masuk jurang
    Sudah PDKT, eh tapi istri orang

    210. Ayam kate masuk jurang
    Sudah PDKT, malah salah milih orang

    211. Ayam berkokok di siang hari
    Ayolah legowo, jangan iri

    212. Ada rumah di jalan Sumpah Pemuda
    Siap nikah, sayang calon tak ada

    213. Sayur rebung dibawa mobil balap
    Bau kentutmu sungguh tak sedap

    214. Ternak kambing ternak kuda
    Bau ini sampai menusuk ke dada

    215. Buah semangka bentuknya berurat
    Kalau dulu tak suka, kenapa kirim surat?

    216. Buah semangka buah stroberi
    Diberi nyawa harusnya disyukuri

    217. Ada banjir di dekat kanal
    Aku bersyukur kita sudah saling kenal

    218. Makan semur ketemu kodok
    Ada cewek cantik suka tidur ngorok

    219. Di wahana ada burung bango
    Itu anak kok suka plonga-plongo

    220. Si kakak sedang memeras santan
    Ngapain ente mikirin mantan?

    221. Jalan jalan kota Bantul
    Malang nasibmu hanya bisa memeluk dengkul

    222. Memegang paku tapi terbang kena angin
    Siapa tak galau, sudah PDKT malah ditinggal kawin

    223. Kucing kenyang, diingatkan masih bebal
    Sudahi lelah untuk berperang, lebih baik saling beramal

    224. Sudah tua rentan, malah main ke tempat lelang
    Jangan suka mikirin mantan, lebih baik ingat utang

    225. Sapi melayang tapi tak akan terjadi
    Setiap jam terbayang, jika tak jumpa kekasih hati

    226. Buah duku dimakan ratu
    Aku dan kamu harus bersatu

    227. Buah duku buah durian
    Mari melangkah ke pelaminan

    228. Buah duku buah durian
    Sudah lama kenal, eh gak jadian

    229. Ada ratu dikejar-kejar
    Sulit mengerjakan karena tidak belajar

    230. Makan ikan petai, ketemu musang yang gembira
    Saat mudah terlalu santai, setelah tua sulit tertawa

    231. Sarapan ketan di odong-odong
    Eh mantan, ajak balikan dong

    232. Sarapan ketan di odong-odong
    Kamu tak sopan, akan kami todong

    233. Sarapan pagi sambil naik pesawat
    Dia sudah diambil, wah jadi gawat

    234. Emas bodong murah harganya
    Jangan suka bengong, nanti terlihat bodohnya

    235. Kucing kenyang numpahin kuah
    Ayo sayang, kita ke KUA

    236. Rumput di teman dibawa seikat
    Meskipun hanya teman, tapi aku terpikat

    237. Suntik tak sakit, dokter banyak triknya
    Dukung negara meski sedikit, usaha sebisanya

    238. Burung gelatik ada di atas tong
    Hai cantik, kenalan dong

    239. Punya roti ada di atas loyang
    Selamat pagi, kekasihku sayang

    240. Pakai gincu, pergi ke kamar
    Kamu kok lucu kalau lagi lapar

    241. Minum jus jambu dan makan pepaya
    Lihat kamu, emang tidak ada duanya

    242. Ikan cupang makan dinamit
    Hai gadis rambut dikepang, yuk merit

    243. Satu tambah satu sama dengan dua
    Aku dan kamu sampai tua

    244. Bikin atap saat petang
    Mata menatap, hati jadi melayang

    245. Bunga merekah di kota
    Bolehkah aku jatuh cinta?

    Mana Pantun Lucu 2 Baris Favoritmu?

    Sekian pembahasan tentang pantun lucu 2 baris dan pantun yang penuh makna. Setiap pantun tersebut memiliki temanya masing-masing. Sekarang ada ratusan pantun yang bisa kamu pilih untuk kamu gunakan sesuai keinginan. 

  • Sudah Tahu? Langkah Langkah Membuat Resensi, Yuk Simak!

    Sudah Tahu? Langkah Langkah Membuat Resensi, Yuk Simak!

    Kata resensi mungkin terdengar tidak asing lagi di telinga, namun tahukah Anda apa itu resensi? Secara etimologis pengertian resensi ialah sebuah tulisan atau ulasan yang isinya berisi tentang penilaian suatu karya. Agar dapat melakukannya, Anda tentu harus mengetahui langkah-langkah membuat resensi lebih dulu.

    Langkah ini tidak hanya menuntun Anda dalam menciptakan penilaian yang logis, namun juga mempertahankan etika. Ada banyak karya yang bisa menjadi bahan untuk resensi. Misalnya saja buku fiksi, non fiksi, film, drama, lagu, dan karya seni lainnya. Mari cari tahu lebih lengkap lewat ulasan berikut!

    Unsur-Unsur Resensi Buku

    Sebelum berlanjut mencoba langkah-langkah membuat resensi, ada beberapa unsur resensi yang harus Anda pahami terlebih dahulu. Unsur ini wajib tercantum dalam resensi karena menjadi bagian terpenting. Berikut ulasannya:

    1. Judul Resensi

    Judul harus Anda cantumkan dalam menulis resensi. Bagian ini juga akan menjadi pemikat utama bagi pembaca. Karena akan dilihat pertama kali, jadi wajib Anda buat secara menarik.

    2. Data atau Identitas  Buku

    Data atau identitas buku umumnya terdiri dari beberapa aspek, meliputi:

    • Judul buku
    • Nama pengarang
    • Penerbit buku
    • Tahun penerbitan dengan cetakannya
    • Dimensi dan harga 

    3. Pembukaan

    Apabila semua data sudah masuk, Anda bisa mulai menulis unsur pembukaan resensi.  Pembukaan juga masih memiliki kesinambungan dengan isi buku. Namun biasanya, isinya cenderung lebih singkat.

    4. Isi Resensi

    Pada unsur ini berisikan tentang sinopsis. Sinopsis merupakan ulasan singkat buku yang mengusung kutipan, keunggulan, kelemahan, rumusan kerangka, dan bahasa.

    5. Penutup

    Penutup bisa berupa kesimpulan dari resensi yang telah dibuat. Singkat saja untuk mengakhiri pembahasan.

    7 Langkah Langkah Membuat Resensi

    Setelah mengetahui tentang unsur-unsurnya pasti Anda sudah tidak sabar untuk segera menulis resensi. Oleh karena itu, berikut adalah langkah-langkah membuat resensi yang bisa Anda contoh:

    1. Tentukan Buku Apa yang Akan Diresensi

    Langkah pertama dalam membuat resensi adalah menentukan terlebih dahulu buku apa yang akan diresensi. Masuk ke genre apakah buku yang hendak Anda resensi? Apakah termasuk karya fiksi seperti roman, antologi cerpen, novel, antologi puisi, dan lain sebagainya? Atau justru sebaliknya? 

    Anda bisa memilih buku bergenre karya non fiksi. Seperti ilmu pengetahuan, biografi, atau sejarah. Namun, Anda harus paham terlebih dahulu mengenai jenis bukunya agar memudahkan proses resensi. Selain genre, bacalah bagian pengantar buku untuk memperdalam pengetahuan tentang buku.

    2. Pahami Isi Buku dan Tandai Bagian yang Penting

    Langkah-langkah membuat resensi kedua ialah memahami isi buku dan tandai bagian terpenting. Usahakan membaca keseluruhannya, yakni dari awal hingga akhir dengan tujuan memperoleh intisari dari buku. Jika ingin mempersingkat waktu, silakan gunakan teknik cepat. 

    Selama membaca jangan lupa untuk menandai bagian yang menurut Anda penting. Dengan begitu Anda tidak perlu membaca dua kali karena sudah memiliki bahan yang akan disampaikan dalam resensi.

    3. Catat Data Buku

    Data dan identitas buku menjadi unsur penting dalam resensi. Oleh sebab itu, tak heran apabila dalam langkah menyusun resensi Anda diwajibkan untuk mengulas lengkap data-data buku. Data informasi yang wajib Anda cantumkan dalam resensi adalah sebagai berikut:

    • Judul buku
    • Pengarang
    • Penerbit
    • Cetakan
    • Tebal buku
    • Harga buku
    • Tahun terbit
    • Tempat terbit

    4. Tulis Poin-Poin yang Sudah Ditandai

    Dibandingkan langkah-langkah membuat resensi yang lain, menulis poin-poin yang sudah ditandai menjadi tahapan yang cukup sulit. Anda harus teliti dalam tahapan ini agar semua poin bisa masuk ke dalam resensi. Tulis kembali gagasan dan kembangkan menjadi karangan singkat yang memunculkan satu kesatuan.

    Agar lebih mudah dalam mengarahkan tulisan, Anda bisa membuat kerangkanya terlebih dahulu. Tampilkan unsur-unsur pada struktur resensi, kemudian ikuti dengan deskripsi kalimat yang sesuai dengan isi buku.

    5. Buat Isi Resensi

    Langkah menyusun resensi yang kelima adalah membuat isi. Tahapan ini membutuhkan waktu yang cukup lama, karena Anda juga akan memberikan pendapat dan pandangan terhadap buku tersebut. Berikut hal-hal yang harus Anda perhatikan dalam membuat resensi:

    • Buat informasi umum mengenai buku.
    • Tulis judul resensi yang menarik dan tidak perlu terlalu panjang.
    • Tuliskan secara garis besar ringkasan isi buku.
    • Berikan pendapat, penilaian, dan pandangan terhadap buku yang Anda ulas.
    • Tonjolkan sisi menarik dari buku.
    • Tulis manfaat membaca buku tersebut untuk pembaca.
    • Cantumkan kelebihan dan kekurangan pada buku.
    • Berikan penilaian dari berbagai segi buku seperti kelengkapan, EYD, dan sistematika resensi.

    6. Buat Kesimpulan Resensi

    Mengungkapan apa yang Anda dapatkan dalam resensi menjadi langkah-langkah membuat resensi yang selanjutnya. Singkatnya, bagian ini merupakan kesimpulan yang isinya berhubungan dengan resensi. 

    7. Tulis Sasaran Pembaca

    Sasaran pembaca merupakan target yang menjadi tujuan dari buku yang Anda resensi. Tujuannya untuk memberikan informasi kepada para kalangan yang cocok untuk membaca buku dalam resensi yang Anda tulis. Serta memiliki harapan agar penulisan ini dapat memberikan pengaruh dan manfaat untuk para pembaca.

    Lewat langkah pembuatan resensi ini Anda bisa lebih mudah menyesuaikan tata bahasa yang digunakan. Setidaknya sesuaikan dengan targetnya agar mereka memahami apa yang akan Anda sampaikan dalam resensi.

    8. Baca Ulang Hasil Resensi

    Hal penting yang masih sering dilupakan oleh penulis dalam langkah-langkah membuat resensi adalah membaca ulang hasil karyanya. Tahapan ini dapat menjadi preferensi untuk meninjau ulang kalimat-kalimat yang masih rancu. Jadi, hasilnya bisa lebih bagus dan enak untuk dibaca.

    Jenis Teks Resensi

    Berdasarkan gaya dan tujuannya, ada 4 jenis teks yang dapat Anda pahami sebelum mencoba langkah-langkah membuat resensi. Berikut adalah jenis-jenis teks tersebut:

    1. Resensi Informatif

    Resensi informatif mampu memberikan pembaca informasi yang lengkap mengenai suatu karya yang sedang ditinjau dan evaluasi singkat. Tujuan resensi ini adalah memberikan gambaran secara keseluruhan tentang kelebihan dan kekurangannya. Baik untuk karya baru atau asing.

    2. Resensi Kritis

    Resensi kritis adalah ulasan yang bertujuan untuk memberikan evaluasi terhadap karya yang dibahas secara keseluruhan. Biasanya, jenis resensi ini memberikan analisis yang mendalam dan mungkin menyematkan tantangan untuk mempertimbangkan kembali asumsi atau pandangan terhadap karya yang dibahas.

    Umumnya, langkah-langkah membuat resensi ini juga membutuhkan ketelitian yang cukup tinggi. Oleh karena itu, ketika membaca karya, penulis harus memperhatikan poin-poin yang dibahas secara mendetail.

    3. Resensi Deskriptif

    Resensi deskriptif mampu memberikan penjelasan singkat terhadap karya yang sedang ditinjau, tanpa melewati penawaran juga penilaian. Jenis resensi yang satu ini terbilang sangat singkat. Karena penulis hanya memberikan penjelasan terhadap pembaca tentang fitur, penampilan, dan ukuran dari karya tersebut.

    4. Resensi Evaluatif

    Resensi evaluatif juga harus menuangkan karya yang lebih mendalam. Tujuannya adalah membantu pembaca untuk mengetahui penjelasan mengenai kualitas dan nilai karya. Resensi evaluatif juga sering memanfaatkan adanya skor atau rating untuk memudahkan pembaca dalam memahami nilai karya.

    Contoh Resensi Buku

    Setelah melihat informasi mengenai jenis dan langkah-langkah membuat resensi. Maka, ada baiknya jika Anda mengetahui tentang contoh resensi berikut ini untuk memperkuat ilmu yang akan Anda dapatkan:

    1. Novel 5 Menara

    Judul Buku: Negeri 5 Menara

    Pengarang: A. Fuadi

    Edisi: Soft Cover

    Jenis Buku: Fiksi Petualangan

    Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

    Tahun Terbit: 2009

    Bahasa: Indonesia

    Jumlah Halaman: 416

    Tebal Buku: –

    Novel Negeri 5 Menara dapat menjadi sumber informasi sekaligus inspirasi untuk kita. Novel ini memiliki alur cerita yang mengalir seperti air sehingga membuat para pembaca akan hanyut dalam kisah yang disampaikan. Dalam ceritanya ada seorang laki-laki yang bernama Alif dengan darah Minang.

    Diceritakan Alif melanjutkan sekolahnya ke Pesantren Madani yang lokasinya ada di daerah pelosok Jawa Timur. Buku fiksi ini tidak hanya cocok dibaca untuk kalangan muda, namun juga seluruh kalangan terutama ibu-ibu yang ingin mendidik anak-anaknya dengan cara terbaik.

    Alur cerita yang diangkat juga cukup ringan, menghibur, dan menyentuh hati. Da banyak pesan bermanfaat yang dapat kita ambil. Novel Negeri 5 Menara karya A.Fuadi memperlihatkan dominasi saat menentukan karya sastranya. Pada bagian sampul belakang tertulis berbagai pendapat dari kalangan tokoh politik.

    Tidak hanya itu, namun ada pula komentar dari sutradara hingga mantan presiden RI yakni Bj. Habibie. Dalam kisahnya tidak hanya bercerita tentang Alif saja melainkan ada 6 orang santri yang ingin menggapai cita-cita besarnya. Mereka terlihat kompak saat menjalani pembelajaran di pesantren.

    Adapun nama-nama pemain ialah Alif (Padang), Atang (Bandung), Dulmajid (Sumenep), Said (Mojokerto), Baso (Gowa), dan Raja (Medan). Mereka menjalani kehidupan yang tidak mudah selama di pesantren. Ada kegiatan belajar yang cukup padat dengan berbagai aturan yang wajib ditaati.

    Keenam santri ini membangun mimpi masa depan dengan mantra “man jadda wajada” yang artinya barang siapa bersunguh-sungguh kelak akan sukses. Melalui novel ini para pembaca bisa ikut termotivasi dalam mewujudkan mimpinya meskipun tidak mudah dalam proses perjuangan yang dilakukan.

    2. Laut Bercerita

    Penulisan resensi ini cukup lengkap. Jadi, bisa menjadi referensi langkah-langkah membuat resensi Anda:

    Judul Buku: Laut Bercerita

    Penulis Buku: Leila S. Chudori

    Penerbit: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)

    Tahun Terbit: 2017

    Jumlah Halaman: 379

    Harga Buku: Rp100.000,00

    ISBN: 978-602-424-694-5

    Pendahuluan 

    Dalam buku ini, Leila S. Chudori mengajak kita untuk menyelam terhadap sebuah kasus penghilangan orang secara paksa. Buku ini memiliki dua bagian. Bagian pertama, penulis mengambil sudut pandang dari seorang mahasiswa aktivis bernama Laut.

    Bercerita tentang Laut beserta kawan-kawannya dalam menyusun rencana kemudian berpindah-pindah dalam pelarian dan pada akhirnya harus tertangkap oleh pasukan rahasia. Sedangkan bagian kedua, penulis mengambil sudut pandang dari Asmara selaku adik Laut.

    Pada bagian ini cenderung menceritakan tentang perawaan keluarga korban terhadap kasus penghilangan paksa, proses pencarian mereka terhadap para kerabat yang tidak pernah kembali. Keluarga berusaha mencari petunjuk dengan harapan ada titik terang tentang saudara yang hilang.

    Jika masih hidup dia disekap dimana dan kalaupun sudah mati dimana mereka menguburkannya. Selain itu bagian kedua juga menceritakan tentang perasaan para korban yang selamat, bagaimana mereka harus terpenjara akan kejadian tersebut.

    Penulis fiksi historis ini mampu membuat tema kelam namun tetap menyenangkan untuk dibaca. Ada drama dan tragedi-tragedi kental dan bernada logistik yang dapat memunculkan perasaan pilu dan melankolis bagi semua pembaca. Pembawaan cerita dari dua sudut pandang seolah memberikan nuansa tersendiri.

    Di mana hal tersebut akan membuat orang merasa empati dan memahami posisi dari berbagai pihak yang terlibat dalam kasus penghilangan orang secara paksa. Demi membentuk akurasi untuk pendalaman emosi, penulis langsung terjun lapangan untuk mewawancarai langsung korban dan kerabat yang terlibat tragedy.

    Tragedy tersebut terjadi pada tahun 1998 dengan korban utamanya para aktivis. Bahkan buku ini sengaja diciptakan sebagai bentuk tribute bagi para aktivis yang diculik, yang kembali, tidak kembali, dan keluarga korban yang terus menerus mencari jawabannya.

    Isi Cerita

    “matilah engkau mati

    Kau akan lahir berkali-kali….”

    Itulah kalimat pertama yang akan menyambut para pembaca di halaman pertama. Biru Laut Wibisono mulai menceritakan bagaimana ia harus menemui kematian setelah tiga bulan penyekapan.

    “Bapak, Ibu, Asmara, Anjani dan kawan-kawan…dengarkan ceritaku…”

    Alkisah dimulai pada tahun 1991 yang berlokasikan di tempat Seyegan, Yogyakarta. Seyegan sendiri adalah markas Wirasana atau sebuah organisasi mahasiswa untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang menurut pemerintah adalah aktivis terlarang. Dalam ceritanya ada kisah persahabatan yang terjalin.

    Antara Laut, Kinan, Dana, Gusti, Sunu, Alex, Julius, dan Daniel Pada bagian Seyegan, Laut bercerita terkait keinginannya untuk bisa melunturkan sikap ketidakadilan yang dilakukan oleh rezim pemerintahan pada saat itu. Tak jarang ia juga berkisah tentang indahnya kerinduan terhadap keluarga.

    Terutama pada Asmara yakni adik semata wayangnya dan Anjani kekasihnya yang tiba-tiba hadir bersama aroma tengkleng buatan sang ibu dan muncul dalam imajinasinya. Pada peristiwa Belangguan, ia membela para petani jagung yang akan dirampas lahannya oleh pemerintah.

    Naas dari kejadian itu Laut harus dijebloskan ke dalam penjara. Bahkan ia mengaku dipukuli habis-habisan, diinjak dengan benda bergerigi dan disetrum. Setelah itu, laut dengan teman-temannya dibuang begitu saja di daerah Bungurasih. 

    Dikarenakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan mereka bocor kepada intel, seperti peristiwa Belangguan, demo di Surabaya hingga aktivitas di Klender dan seminar untuk membahas unjuk rasa yang gagal, membuat Laut dan kawan-kawannya menaruh curiga sebagai agen ganda.

    Hingga pada sepertiga ujung cerita, terbongkarlah siapa yang menjadi agen ganda tersebut. Laut pun menceritakan betapa sakitnya dihiantai oleh orang yang tidak pernah terduga sebelumnya.

    “Kita harus belajar kecewa bahwa orang yang kita percaya ternyata memegang pisau dan menusuk punggung kita. Kita tak bisa berharap semua orang akan selalu loyal pada perjuangan dan persahabatan.” – Bram.

    Bulan Maret tahun 1998 giliran mereka (para aktivis Wirasena) diculik, diinterogasi dan disiksa dengan tidak manusiawi. Laut, Kinan, Bram, Sang Penyair, Sunu dan beberapa kawan hilang tanpa ada jejak sedikitpun setelah disekap. 

    Sementara Alex, Daniel, Coki, Hamdan, Naratama, dan lima orang lainnya dikembalikan dalam kondisi hidup. Hingga pada saat itu rezim runtuh, tepatnya bulan Mei 1998. Barulah mereka mulai mampu memberikan suara terhadap kekejaman yang mereka terima saat.

    Cerita masih berlanjut namun dari sudut pandang Asmara Jati, adik dari Biru Laut dan kekasih Alex. Sebagai keluarga yang ditinggalkan oleh kakak secara misterius, mereka tentu sangat kehilangan. Kisah Asmara dimulai pada tahun 2000-an. 

    Bersama dengan keluarga aktivis-aktivis lainnya, Asmara kemudian bergabung dengan Aswin dan mencoba mencari keadilan pada pemerintah yang lebih peduli. Duka kehilangan membuat keluarga hidup dalam penyangkalan. Mereka seakan hidup dalam imajinasi.

    Dimana keluarga hidup dalam imajinasi karena ada salah satu keluarga yang masih tetap ada dalam keseharian. Bahkan ayah Laut masih tetap menyajikan 4 piring ketika makan malam bersama keluarga di setiap hari minggu, menyalakan lagu yang seolah menghadirkan laut, dan selalu membersihkan buku dan kamar.

    Sang Ayah selalu berharap bahwa Laut akan datang kelak dalam kondisi hidup. Tentu hal ini cukup menguras emosi pembaca karena kesedihan mendalam yang pihak keluarga rasakan.

    Keunggulan Buku

    Jika pembaca merupakan orang awam yang hanya belajar tentang HAM melalui buku pelajaran PKn di sekolah, maka melalui buku ini mereka bisa mendapatkan prespektif batu. Tentang bagaimana banyaknya orang yang menghilang seolah itu bukan hanya sekedar angka melainkan menjadi bukti bahwa kasus belum tuntas.

    Setiap kata yang tertuang di surat demi surat membuat pembaca bisa langsung merasakan emosi dari si pengirim surat. Bahasa yang digunakan dalam novel pun mudah dipahami.

    Kekurangan Buku

    Masih banyak ejaan kata yang tidak sesuai dengan PUEBI sehingga dapat menjadi nilai minus untuk karya. Terdapat pula beberapa kata yang typo atau salah ketik serta pemakaian Bahasa Jawa dalam dialog yang kurang dimengerti oleh beberapa pembaca luar Jawa.

    Penutup 

    Menurut saya, ketika saya membaca novel ini muncul perasaan kalut dan sedih juga bercampur dengan kemarahan. Tokoh-tokoh yang diceritakan memang fiktif, namun ada beberapa hal yang menginspirasi. Selain itu, reformasi 1998 yang diceritakan itu benar-benar terjadi.

    Penculikan itu nyata dan peristiwa tahun 1965 masih menghantui. Membaca Novel “Laut Bercerita” terasa sedang membaca sejarah yang hilang. Novel ini cocok dibaca oleh  kalangan pelajar, mahasiswa, para politikus, dan orang-orang yang menyukai tentang cerita sejarah.

    3. Koala Kumal

    Judul Buku: Koala Kumal

    Penulis: Raditya Dika

    Tebal Buku: 250 halaman

    Penerbit: Gagas Media

    Tahun Terbit: 2015

    Ringkasan Koala Kumal

    Pada tahun 2015, Raditya Dika kembali menciptakan buku yang berjudul “Koala Kumal”. Buku ini bercerita tentang pahit manisnya sebuah cinta, seperti karya-karya lainnya Dika mengemas cerita ini dengan konsep cinta komedi. Dalam bukunya, penulis mengutarakan langsung tentang patah hati.

    Dalam ceritanya ada dua orang dulunya memiliki rasa yang sama, namun saat bertemu kembali rasa itu telah pudar. Dika menggambarkan hal itu dengan kisah seekor koala yang melakukan imigrasi dari tempat tinggalnya di hutan. Namun ketika koala tersebut kembali ia merasa bingung.

    Hal itu dikarenakan tempat tinggalnya dulu telah gundul karena ulah manusia yang tidak bertanggungjawab. Dari imajinasi tersebut, Dika memberikan judul buku barunya dengan “Koala Kumal”. Apabila sebelumnya Dika selalu menuangkan komedi kasar, namun pada karyanya ini lebih menggunakan komedi hati.

    Dika memiliki pegangan bahwa kelucuan tidak harus memakai komedi yang bersifat kasar, tapi komedi memakai hati juga dapat memunculkan kelucuan. Buku Koala Kumal menceritakan bahwa patah hati menjadi salah satu fase menuju taraf kedewasaan. 

    Meski patah hati, janganlah kamu putus asa mengejar cinta. Meraih harapan membutuhkan perjuangan. Jadi, dalam perjuangan cinta kamu harus mampu mempertahankan kenyamanan.

    Kelebihan

    Buku ini menceritakan tentang kisah cinta yang sangat cocok dibaca oleh kalangan anak muda. Konsep yang diceritakan berbeda dengan buku-buku sebelumnya. Gaya bahasanya juga mudah dipahami secara menyeluruh dan tata tulisannya pun jauh lebih baik.

    Kekurangan

    Secara menyeluruh, kekurangan buku hanya terdapat pada ketebalan bukunya saja. Buku ini jauh lebih tipis daripada karya yang lainnya.

    4. Rumah Kertas

    Berikutnya adalah tentang novel “Rumah Kertas” yang dapat menjadi referensi penyusunan langkah-langkah membuat resensi Anda sendiri:

    Judul: Rumah Kertas

    Penulis: Carlos Maria Dominguez

    Cetakan: September 2016

    Penerbit: Marjin Kiri, Tangerang

    Tebal: vi + 76 hlm, 12 x 19 cm

    ISBN: 978-979-1260-62-6

    Buku menjadi benda mati yang cukup menarik untuk mereka yang gemar membaca. Diksi suka ini merupakan sebuah hobi karena membaca telah menjadi kegiatan yang menyenangkan sehingga berkamuflase menjadi kebiasaan. Lalu bagaimana dengan orang-orang yang tidak suka membaca?.

    Jawabannya buku adalah benda mati yang tidak sama sekali menggoda, bahkan disentuh pun malas. Carlos Maria Dominguez menuliskan buku yang berjudul “Rumah Kertas” dan berhasil menghadirkan para tokoh penggila buku. Bukan hanya menyukai buku namun sudah menjadi pecandu.

    Mereka adalah Blumma Lennon, Delgado, dan Carlos Barauer. Melalui 3 tokoh inilah menjadi rasa ketertarikan tersendiri untuk dicari keterkaitannya. Benar saja, ketiganya menjadikan buku seperti hidupnya sendiri. 

    “Bluma membuktikan seluruh kehidupannya pada sastra, tanpa pernah terbayangkan sebelumnya bahwa sastra juga yang merenggutnya dari dunia”. Blume meninggal dunia setelah terlihat kecelakaan, dimana saat itu ia ditabrak oleh mobil di tikungan jalan ketika menyusuri puisi dan membawa karya Emily Dickinson.

    Oleh Delgado, Aku diperlihatkan kegilaan yang benar-benar ia lihat dari benda mati yang bernama buku. Rak-rak dari kaca berada diseluruh dinding, mulai dari lantai sampai ke langit-langit dan dipenuhi oleh buku-buku. Tak hanya itu di kamar pun penuh dengan rak berisikan koleksi buku.

    5. Media Pembelajaran Aktif

    Judul Buku: Media Pembelajaran Aktif

    Penulis: Utomo Dananjaya

    Penerbit: Nuansa Cendekia Bandung

    Tahun Terbit: November 2010

    Tebal: 342 halaman

    Gagasan reformasi pendidikan dimulai dari evaluasi kurikulum 1994 oleh Litbang Departemen pendidikan yang sudah menghasilkan buku potret kurikulum. Salah satu kesimpulannya ialah menyebutkan kurikulum 1994 lebih memfokuskan dengan materi yang dianggap tidak memiliki kecocokan dengan tuntutan reformasi.

    Hal inilah yang mendasari adanya perubahan paradigma pendidikan ke arah kompetensi. Ikhtiar ini sejatinya tidak untuk memperbaiki ataupun menyempurnakan, namun mengubah paradigma pendidikan. 

    Berpijak ke arah gerakan reformasi ini, Utomo Dananjaya melihat secara jeli apa yang membutuhkan perubahan, ke arah mana perubahan tersebut, dan bagaimana cara mengubahnya. Pertanyaan-pertanyaan mendasar ini mudah diutarakan, namun sulit dijawab dalam bentuk karya ilmiah.

    Dalam 12 tahun terakhir ini berbagai macam buku materi pendidikan sudah banyak beredar. Namun ada sebagian materi pembelajaran yang sebagian besar muatan lokalnya masih kurang. Adapun buku ini adalah hasil perkawinan antara progresivitas pendidikan modern yang terpadu dengan kearifan lokal.

    Dengan kata lain, Utomo tidak hanya sekedar mengambil sistem baru dari Barat, melainkan secara kritis dapat menyerap hal baik dari luar untuk menggali potensi-potensi positif kearifan lokal. Paradigma pembelajaran sesungguhnya tidak ada yang lepas dari ideologi.

    Muncul analisa terhadap perkara pendidikan, termasuk dengan metode pembelajaran yang lupa  mengenai cara ideologi bermain. Sebagai salah satu kritik yang dapat memahami hubungan produksi ekonomi, politik, dan kebudayaan Utomo mampu melihat suatu hal baru.

    Hal tersebut tentang apa itu sesungguhnya pendidikan, apa sesungguhnya sekolah, dan bagaimana sekolah yang tepat dan bagus untuk dilakukan. Guru dalam dunia sekolah masih memiliki peran yang kuat, maka seolah menjadi kebutuhan dan lahir pencerahan bagi para guru.

    Fungsi Teks Resensi

    Selain pemaparan tentang langkah-langkah membuat resensi dan contohnya, Anda bisa membaca pula fungsi teks resensi.  Berikut adalah 4 fungsinya:

    1. Berbagi Pendapat Juga Pengalaman

    Menulis resensi bisa memberikan penulis kesempatan untuk berpendapat serta mengungkapkan perasaan dan pengalaman. Lewat tulisan ini, para pembaca bisa mendapat manfaat dan menikmati karya tersebut secara leluasa. Terlebih jika penyampaiannya jelas, tentu akan membuat pembaca memperoleh kepuasan.

    2. Menjadi Hiburan

    Fungsi lainnya dari teks resensi adalah memberikan hiburan tersendiri untuk pembaca. Biasanya resensi yang bertujuan menghibur ditulis dengan adanya penilaian tersendiri. Nah, dengan begitu tak hanya pengetahuan yang pembaca peroleh, melainkan juga memunculkan rasa senang karena kelucuan yang ada.

    3. Memberikan Informasi

    Sama seperti karya sastra lainnya, resensi juga bisa memberikan informasi terhadap penilaian mendetail. Informasi ini bisa membantu pembaca untuk menilai sebuah karya berdasarkan pengalaman dan sudut pandang penulis. 

    Dalam langkah-langkah membuat resensi ada pembahasan mengenai kelebihan sekaligus kekurangan karya. Lewat adanya informasi tersebut dapat menjadi pertimbangan pembaca untuk membaca karya tersebut atau tidak.

    4. Menuangkan Pendapat dan Kritik

    Resensi akan menjadi wadah untuk penulis menuangkan pendapat dan kritikannya. Penulis bisa menuliskan segala hal tentang buku yang diresensi. Mulai dari gaya kepenulisan, alur cerita, pengembangan karakter, sudut pandang, alur, dan lain sebagainya.

    Namun, dalam penyampaian pendapat dan kritik harus memperhatikan kaidah penulisan yang baik dan benar. Kritik bukan berarti menghina, jadi harus berhati-hati dalam hal ini. Hendaknya penulis menyampaikan kritik serta solusi untuk mengatasi apa yang menjadi kekurangannya agar tidak menyinggung pihak lain.

    5. Meningkatkan Penjualan Karya

    Percaya atau tidak, resensi sebenarnya mampu meningkatkan penjualan suatu karya. Ketika mengulas karya, secara tidak langsung Anda menuliskan hal-hal menarik yang ada di dalamnya. Inilah yang nantinya menjadi daya tarik pembaca untuk menyelami isi karya dengan membelinya secara langsung.

    Namun, tidak sedikit pula resensi yang menurunkan tingkat penjualannya. Faktornya karena pembaca menilai ada banyak kekurangan yang disampaikan penulis dan penyampaian isi karya tidak terlalu menarik.

    Sudah Memahami Langkah Langkah Membuat Resensi?

    Inilah akhir dari penjelasan tentang langkah-langkah membuat resensi, contoh, struktur, fungsi, dan jenis-jenisnya. Melalui penjelasan ini Anda bisa langsung mencoba menerapkan langkah-langkahnya. Lakukan secara bertahap sebagai permulaan. Setelah itu, buat resensi yang lengkap. Selamat mencoba!

  • 15 Puisi Ibu Menyentuh Hati dan Bikin Kamu Menangis!

    15 Puisi Ibu Menyentuh Hati dan Bikin Kamu Menangis!

    Ibu adalah sosok pahlawan wanita bagi setiap anaknya. Sebagai bentuk rasa sayang dan terima kasih atas jasa seorang ibu, tidak jarang orang akan membuat puisi untuk ibu. Pada artikel ini akan diuraikan 15 puisi ibu yang menyentuh hati dan buat menangis. 

    Puisi Ibu Menyentuh Hati

    Berikut 15 puisi ibu yang dirangkum dan dimodifikasi dari berbagai sumber.

    1. Maafkan Aku Ibu

    Puisi pertama berjudul “Maafkan Aku Ibu” dengan syair sebagai berikut.

    Ibu, kaulah matahari

    Penerang dalam gelapku

    Kau tuntun aku melewati jalan berliku

    Jalan yang penuh oleh batu. 

    Ibu, maafkan anakmu

    Ucapanmu tidak selalu aku indahkan

    Kadang bagaikan angin lalu

    Namun ucapanmu bagai kamus hidupku

    Aku berteduh dalam naungan doamu

    Ibu, maafkan aku

    Aku memohon ampunan darimu

    Karena Rida Allah adalah ridamu

    Aku bahagia memilikimu ibu

    Ibu, engkau sinar hidupku

    Engkau kunci dari kesuksesanku

    Setiap ukuran mimpiku karenamu

    Terima kasih dan maafkan aku ibu

    2. Bundaku Sayang

    Puisi ibu berikutnya berjudul “Bundaku Sayang” (memodifikasi karya asli dari Nadilla Syahkina) dengan syair sebagai berikut.

    Bunda,

    Engkau selalu ada untukku

    Menemaniku dalam segala situasi

    Menemani setiap hariku.

    Bunda,

    Engkau selalu membimbingku untuk berbuat baik

    Engkau bagai malaikat pelindungku

    Engkau juga sahabat bagiku

    Ketulusanmu

    Membuat aku bangga padamu

    Bunda,

    Aku selalu sayang padamu

    Jasamu tak akan bisa kubalas 

    Tapi aku akan berusaha menjadi kebanggaanmu

    3. Ketika Aku Menutup Mata

    Puisi selanjutnya berjudul “Ketika Aku Menutup Mata” (memodifikasi karya asli dari Fahmi Mohd) dengan syair sebagai berikut. 

    Bunda,

    Saat nafas ini tidak lagi bersamaku

    Saat raga ini tidak lagi menemaniku

    Saat ku menutup mata bunda

    Aku tak ingin mata itu bersedih

    Aku tak ingin air keluar dari matamu

    Aku ingin bibir itu tersenyum

    Aku tak ingin engkau terluka

    Bunda,

    Mungkin itu menyakitkan

    Seperti sebuah goresan pisau di dadamu

    Bahkan mungkin lebih sakit dari itu

    Tapi aku tak ingin melihat kau bersedih

    Bersedih seakan tak sanggup melepaskanku

    Aku hanya ingin engkau merelakan ku

    Mengantarkan ku dengan senyum diwajahmu

    Saat ku menutup mata bunda

    Aku ingin kau tahu

    Bahwa aku menyayangimu

    Aku bahagia bisa jadi anakmu

    4. Kemuliaan Ibu

    Berikutnya puisi ibu berjudul “Kemuliaan Ibu” dengan syair sebagai berikut. 

    Terdiam sejenak dalam renungan

    Kala bayang wajahmu datang 

    Waktu pun berputar kebelakang

    Membuka memori kenangan masa lalu

    Tetesan keringat dan air mata

    Berjuang melawan maut

    Demi kehadiranku

    Sang buah hatimu

    Mendengar tangisan pertamaku

    Jadi kebahagiaan tak ternilai bagimu

    Saat ku mulai belajar berjalan

    Kau dengan setia menjaga ku

    Ku mulai belajar bicara

    Engkau dengan sabar mengajarkanku

    Kata demi kata

    Hingga aku bisa bicara

    Saat ku dewasa

    kasih sayang itu tetap sama

    Tak pernah pudar

    Tak terkikis oleh waktu

    Bekerja tanpa mengenal kata lelah

    Tidur tanpa mengenal kata lelap

    Terjaga dalam gelapnya malam

    Demi mencari sesuap nasi untuk ku

    Tapi, balasan apa yang ku beri

    Hanya goresan luka dan air mata

    Meskipun begitu,

    Kasih sayang itu tak berkurang untukku

    Ibuku,

    Selalu kau sebut namaku dalam doamu

    Air mata ini jatuh berlinang begitu deras

    Mengingat betapa mulianya engkau

    5. Tangguhnya Ibuku

    Puisi tentang ibu selanjutnya berjudul “Tangguhnya Ibuku” dengan syair sebagai berikut. 

    Ibu,

    Dari segumpal darah

    Hingga aku menjadi makhluk sempurna

    Makhluk yang menjadi titipan untukmu

    Kau jaga, rawat, dan lindungi aku

    Kau ajari aku bertutur kata

    Kau ajari aku bertindak 

    Kau ajari aku baik dan buruk

    Menjalani semua itu,

    Kau tak kenal kata lelah 

    Kau menjalaninya dengan bahagia

    Walau kadang kesal akan tingkahku

    Ibu,

    Kau tetap menjalaninya sepenuh hati

    Mencurahkan segala kasih sayang

    Melakukan berbagai cara demi bahagiaku 

    Tak peduli apa kata orang disekitarmu

    Kau Pahlawan tangguhku

    Menghiasi kehidupan kecil dan dewasaku

    Senyum manis selalu terpancar darimu

    Yang selalu menguatkan batinku

    Sinar cintamu kan ku ingat selalu

    Sinar yang terus bercahaya di hatiku

    Dengan cara apapun itu

    Ku kan berusaha membalas cintamu

    Aku sadar dan tahu

    Tiada muara kasih sedalam ibu

    Doa dan belaianmu tanpa terputus Menjadi untaian ibu untuk anakmu

    Kini baktiku seakan tiada sempurna

    Pengabdianku padamu kurang rasanya

    Kesibukanku lalaikan tugasku 

    Hanya doa kupanjatkan ibu

    Terima kasih ibu

    6. Air Mata Ibu

    Adapun untuk syair puisi berjudul “Air Mata Ibu” sebagai berikut. 

    Air mata seorang ibu

    Bagai hati yang ingin menjerit

    Atas rasa sakit yang tak terungkap

    Hanya mata yang mampu bicara

    Air mata terus mengalir

    Membasahi kedua pipi

    Pipi lembut namun mulai keriput

    Di malam yang sunyi 

    Air mata ibu

    Terus mengalir deras

    Ungkapan rasa kecewa pada anak

    Ungkapan penderitaan yang dirasa

    Mulut serasa ingin marah

    Tapi kelu dan membeku

    Hingga dia hanya mampu berbaring

    Meneteskan air mata tanpa kata

    7. Ibuku, Malaikatku

    Puisi ibu berjudul “Ibuku, Malaikatku” memiliki syair sebagai berikut. 

    Ibuku

    Engkau tak punya sayap

    Engkau tak bisa terbang

    Engkau hanya bisa berjalan

    Kehadiranmu sangat berarti bagiku

    Seperti tetes air di musim kemarau

    Seperti surya saat musim dingin

    Kehadiranmu sungguh berharga bagiku

    Maafkan aku ibu

    Aku belum bisa membahagiakanmu

    Tapi engkau selalu membahagiakanku

    Engkaulah malaikatku

    Aku tak tahu bagaimana untuk membalas

    Berusaha keras menggapai mimpi

    Agar sedikit mengurangi beban mu

    Agar engkau merasakan kesenangan dunia

    8. Ibu

    Puisi berikutnya berjudul “Ibu” dengan syair sebagai berikut. 

    Ibu

    Aku selalu menyusahkanmu

    Aku pernah mengecewakanmu

    Namun engkau selalu memaafkan ku

    Walau aku tak bisa menggantinya

    Tapi aku akan berusaha

    Berusaha menjadi kebanggan mu

    Mengukir senyuman di wajahmu. 

    Ibu

    Waktu terus berlalu

    Aku berharap engkau berbahagia

    Aku berharap engkau tetap sehat 

    Agar bisa menatapku setiap waktu

    Agar kita bisa tetap bersama

    Agar aku terus melihatmu

    Melihatmu di sepanjang hariku

    Tersenyum seperti bidadari

    9. Ibuku Sang Penolong Sejati

    Judul puisi ibu berikutnya yaitu “Ibuku Sang Penolong Sejati” dengan syair sebagai berikut. 

    Waktu demi waktu berjalan

    Aku terus tumbuh

    Tumbuh besar

    Tumbuh semakin dewasa

    Tak kenal lelah engkau merawatku

    Walau aku sering bakal

    Engkau tetap mendidikku

    Mendidikku penuh rasa sabar

    Ibuku, ibu yang hebat

    Engkau terlihat begitu kuat

    Engkau bisa mengerjakan apapun

    Walau keringat membasahi wajahmu

    Bukti kuatmu bekerja sepanjang waktu

    Merawatku penuh rasa kasih sayang

    Ketika aku merengek minta makan

    Engkau akan menyiapkan hidangan kesukaanku

    Maaf ibu,

    Aku belum bisa membahagiakanmu

    Namun engkau tetap teguh 

    Teguh memegang pundakku

    Seraya berkata bahwa engkau bisa

    Seraya berucap bahwa engkau mampu

    Terimakasih banyak ibu

    Engkaulah ibuku sang penolong sejati

    10. Tangisan Bunda

    Puisi ibu selanjutnya berjudul “Tangisan Bunda” (memodifikasi karya asli dari Monika Sebentina) dengan syair sebagai berikut. 

    Dalam senyum kau sembunyikan letihmu

    Derita siang dan malam menimpamu

    tak sedetik pun menghentikanmu

    Untuk memberikan harapan baru bagiku

    Sebait cacian selalu menghampirimu

    Bahkan hinaan tak kau pedulikan

    Selalu kau lakukan untuk masa depanku

    Mencari harapan baru bagi anakmu

    Bukan setumpuk Emas yang kau Inginkan

    Bukan segulung duit yang kau minta 

    Bukan juga sebatang perunggu yang dambakan

    Hanya kebahagiaanku yang kau panjatkan

    Terima kasih bunda

    Aku menyayangimu

    Aku harap bisa mengurangi tangisan bunda

    Menggantinya dengan kebahagiaan selalu

    11. Menangislah Bunda

    Puisi berikutnya yaitu “Menangiskan Bunda” dengan syair sebagai berikut. 

    Bunda

    Aku memang tak melihat

    Hari di mana kau dilahirkan

    Hari dimana kau melihat dunia

    Tetapi aku yakin

    Hari itu pasti hari yang indah

    Hari dimana alam menyambut gembira

    Menyambut kehadiran wanita mulia

    Bunda

    Aku memang tak melihat

    Hari di mana aku dilahirkan

    Hari yang kau tersenyum melihatku

    Haari yang kutangisi begitu keras

    Hari yang tak pernah kunanti

    Karena ketakutanku pada dunia

    Ketakutan tentang sebuah balas budi

    Ketakutan tentang janji bakti

    Yang tak mungkin kupenuhi

    Demi mewujudkan harapanmu

    Bunda,

    Aku masih bisa melihat senyummu,

    Senyum yang menenangkan

    Hampir sama seperti sulu

    Ketika kau melahirkanku,

    Tetapi bunda

    Bulan tak selamanya purnama

    Embun pagi tak selalu sama

    Akupun telah tak telanjang lagi

    Karena berbaju tebal keangkuhan

    maka menangislah bunda.

    12. Selamat Hari Ibu!

    Puisi ibu berikutnya berjudul “Selamat Hari Ibu!” (memodifikasi karya asli dari Rananda) dengan syair sebagai berikut. 

    Ibu,

    Kaulah yang kubanggakan

    Kaulah tempatku berpijak

    Kaulah tempatku bersandar 

    Kaulah panutanku dan segalanya bagiku

    Di tanganmu aku dapat merasakan

    Rasa yang teramat membahagiakan

    Masih mempunyai orang tua

    Begitu bahagia melihatmu tertawa lepas

    Betapa hancurnya

    Hatiku ketika melihat air mata itu

    Betapa ibu mengharapkanku 

    Menjadi orang yang berhasil

    Ya Allah… Berkatilah ibuku

    Curahkanlah rahmat-Mu untuknya

    Berkatilah pekerjaannya

    Buatlah aku agar selalu berbakti

    Kepada ibuku tercinta

    13. Pantaskah Aku

    Puisi yang bisa kamu berikan untuk ibu selanjutnya berjudul “Pantaskah Aku” dengan syair sebagai berikut. 

    Ku duduk berdiam diri

    Sambil memandangi wanita 

    Wanita yang mengasihiku selama ini

    Wanita yang merawatku sepenuh hati

    Dia wanita yang tak kenal mengeluh

    Tak peduli di pelipisnya berjuta peluh

    Dia bekerja keras tak kenal waktu

    Hanya demi kesuksesanku

    Tapi pantaskah aku?

    Masih dicintainya

    Masih disayanginya

    Masih menjadi kebanggaannya

    Aku hanyalah anak tak tau diri

    Yang hanya tidur dan pergi setiap hari

    Yang membentaknya kala dinasihati

    Yang selalu mementingkan diri sendiri

    Pantaskah aku, ibu?

    Mendapat kasih sayangmu

    Mendapat cinta tulusmu

    Memanggilmu seorang ibu

    Aku marah,

    Aku benci,

    Pada diri sendiri

    Mengapa baru ku sadari?

    Aku mengecewakannya

    Aku beban hidupnya

    Aku berdosa padanya

    Pantaskah aku, mendapat surgamu?

    14. Bunda, Ku Rindu Kau

    Judul puisi ibu selanjutnya yaitu “Bunda, Ku Rindu Kau” dengan syair puisi sebagai berikut. 

    Kala itu, 

    Aku selalu melihat senyummu

    Senyum teduh di kala dhuha

    Oh Bunda, kau cantik sekali

    Teringat kenangan manis bersamamu

    Kenangan yang tak pernah kabur dari memoriku

    Untaian kata lembut yang kau ucapka

    Terngiang-ngiang dalam pikiranku

    Oh Bunda, kau yang terindah

    Terpeleset pikiranku tentangmu

    Tentang kita yang lama tak berjumpa

    Sekian lama tak tersentuh kabarmu

    Maafkan aku bunda,

    Maaf bila tak menyapa lebih dekat

    Maaf belum bisa terbang kesana

    Oh Bunda, aku rindu kau

    15. Samudra Kasih Bunda

    Syair puisi ibu dengan judul “Samudra Kasih Bunda” sebagai berikut. 

    Bunda

    Kau selalu memberi dan memberi

    Sedari kami kecil hingga dewasa

    Kasih yang kau beri tak terhitung lagi

    Kasih sayangmu,

    Pancaran kasih sayang Tuhan

    Pancaran tulus ikhlasnya Tuhan

    Laksana samudra luas kehidupan

    Kau seindah kerajaan burung

    Laksana terumbu karang istana ikan

    Yang menjanjikan kedamaian hidup

    Benteng pelindung kala bencana menimpa

    Meski tubuhmu renta

    Kau tetap kokoh sebagai pelindungku

    Kau bahkan sebagai cahaya kegelapan

    Pandu petunjuk untuk jalanku

    Hatimu yang tulus

    Cintamu yang begitu besar

    Pengorbananmu yang tak terkira

    Dan kasihmu yang tak terukur

    Dari rahimmu, anak salih-salihah terlahir

    Di telapak kakimu tergelar surga

    Surga yang selalu dirindukan orang

    Karena selalu kau jaga anakmu

    Namun, di hadapanmu jua

    Terkaparlah anak-anak durhaka

    Mereka yang mengingkarimu

    Tulus mendalam kasih sayangmu

    Yang lalai karena tipu daya dunia

    Maka samudra ampunmu, Bunda

    Kumohonkan sepenuh kalbu

    Maafkan kami yang mengecewakanmu

    Adapun doa restumu, Bunda

    Untuk putra-putri yang mendambakanmu

    Sebelum berangkat mengayun langkah

    Membuka lahan-lahan kehidupan

    Sudah Tahu Bisa Membuat Puisi Ibu Sendiri?

    Nah setelah mengetahui 15 puisi ibu tersebut, selanjutnya bisa pilih mau memberikan yang mana untuk bunda tercinta. Jika ingin membuat sendiri, kamu bisa menggunakan puisi tersebut sebagai acuan. Semoga bermanfaat!

  • 30 Contoh Pantun Kiasan Lengkap dengan Maknanya

    30 Contoh Pantun Kiasan Lengkap dengan Maknanya

    Salah satu istilah yang banyak dibicarakan dalam dunia sastra adalah pantun. Banyak orang yang menggunakan pantun sebagai media hiburan. Namun tidak jarang juga ada yang membuat pantun sebagai kiasan penuh makna. Pada artikel ini akan diuraikan 30 contoh pantun kiasan yang lengkap dengan maknanya.

    Contoh Pantun Kiasan 

    Adapun contoh dari pantun kiasan yang penuh makna adalah sebagai berikut:

    1. Jasa yang Tak Terlupakan

    Berikut contoh pantun penuh makna yang pertama.

    Daun lebar ditanam di pekarangan

    Disiramnya pakai air di gelas

    Tidak pernah lapuk oleh air hujan

    Tidak pernah habis terkena panas

    Makna: Jika seseorang telah berjasa kepada negaranya, jasanya tidak akan terlupakan.

    2. Kerja Keras 

    Pantun kedua ini memiliki isi:

    Bunga terang menawan hati

    Indah merekah ku pandangi

    Gunung tinggi akan ku daki

    Biar lautan akan kusebrangi

    Maknanya: Jika sudah bertekad dan semangat dalam menggapainya, maka semuanya bisa diraih.

    3. Ibadah untuk Akhirat 

    Contoh pantun kiasan selanjutnya sebagai berikut:

    Pergi berlibur ke kota Bogor,

    Pulang malam badan meriang.

    Menangis diri di pintu kubur,

    Teringat hati tidak pernah sembahyang.

    Maknanya: mengingatkan semua manusia untuk selalu beribadah.

    4. Persiapan untuk Masa Depan

    Adapun isi pantun selanjutnya ini sebagai berikut:

    Pergi ke Inggris sampai ke Jerman

    Banyak sungai dengan sampan

    Selalu sedia payung sebelum hujan

    Jangan biarkan diri kesusahan

    Makna: Sebaiknya kita selalu mempersiapkan diri untuk masa depan.

    5. Nasihat Orang Tua

    Pantun kiasan berikutnya sebagai berikut:

    Semak belukar ada di hutan

    Melihat ular liar terlepas

    Tidak akan pernah lapuk karena hujan

    Tidak akan habis karena panas

    Makna: Nasihat dari orang tua harus selalu kita indahkan.

    6. Kematian

    Pantun berikutnya adalah tentang kematian yang isinya sebagai berikut:

    Tupai memanjat pohon tinggi

    Melesat cepat dengan kaki lincahnya

    Meski zaman cepat berganti

    Semua orang pasti akan meninggal dunia

    Makna: Setiap makhluk hidup pasti akan mati.

    7. Tidak Sesuai Harapan

    Pantun selanjutnya ini memiliki isi sebagai berikut.

    Kayu mahogani dari Balikpapan,

    Dikirim memakai pesawat terbang.

    Jati ditanam penuh harapan,

    Sebentar tumbuh rumput ilalang.

    Makna: Terkadang sesuatu bisa terjadi tidak sesuai ekspektasi.

    8. Tidak Boleh Sombong

    Pantun kiasan berikutnya memiliki isi yaitu:

    Naik kereta ke Kediri

    Jarak jauh sampai ke Pati

    Bagus sekali bentuknya padi

    Makin tunduk tanda berisi

    Maknanya: Sebaiknya rendah diri ketika telah memiliki banyak ilmu.

    9. Utang Budi

    Berikutnya pantun tentang utang budi dengan isi sebagai berikut. 

    Sebatang emas dijual di pasar,

    Harga murah dibeli Beti.

    Utang emas masih sanggup dibayar,

    Utang budi selamanya dibawa mati.

    Maknanya: Selalu ingat utang budi, bahkan sampai mati.

    10. Selalu Mempersiapkan Diri

    Pantun kiasan berikutnya memiliki isi sebagai berikut.  

    Indonesia punya batik Pekalongan,

    Selain batik ada seni anyaman.

    Sedia selalu payung sebelum hujan,

    Jangan sampai merugi kesusahan.

    Makna dari pantun ini yaitu selalu persiapkan diri dalam menghadapi sesuatu. 

    11. Hambatan Berbuat Baik

    Pantun berikutnya tentang hambatan hidup yang berisi:

    Kayu jati dibuat papan,

    Burung puyuh jauh menghilang.

    Padi kutanam dengan harapan,

    Tumbuh pula rumput ilalang.

    Maknanya: berbuat baiklah walaupun tidak mendapat feedback baik.

    12. Rajin Belajar

    Pantun selanjutnya memiliki isi yaitu:

    Keras keras cangkang kerang,

    Walau keras tetap dibawa.

    Walaupun punggung parang,

    Bila diasah tajam jua.

    Maknanya: sebodoh apapun diri ini, jika tekun belajar akan pandai.

    13. Orang Berilmu

    Pantun kiasan dengan makna tentang orang berilmu ini sebagai berikut:

    Melihat ikan di tepi kolam,

    Pohon pinang jadi tambatan.

    Air beriak tanda tak dalam,

    Air tenang menghanyutkan.

    Maknanya: orang dengan sedikit ilmu biasanya banyak bicara, begitu sebaliknya. 

    14. Berani Bertanya

    Adapun isi pantun tentang berani bertanya ini yaitu:

    Angin berembus lewat perlahan

    Menerjang rumput dimakan keledai

    Malu bertanya maka sesat di jalan

    Bertanya jadi kunci orang pandai

    Maknanya: dalam hidup perlu bertanya jika tidak ingin tersesat. 

    15. Tidak Ada yang Abadi

    Adapun isi dari pantun kiasan dengan tema ini yaitu:

    Musang menghilang ke belukar 

    Meski kecil sangat cepat larinya

    Meski zaman berubah musim bertukar

    Tidak akan ada yang kekal di dunia

    Maknanya: kehidupan di dunia ini hanya fana dan tidak abadi.

    16. Perkelahian

    Selanjutnya ada pantun tentang perkelahian yang memiliki isi yaitu:

    Bagai burung di dalam sangkar

    Tidak terbang hanya memandang

    Jangan kamu terus bertengkar

    Kalah menjadi abu menang menjadi arang

    Maknanya: berkelahi tidak akan menyelesaikan masalah. 

    17. Persahabatan

    Pantun kiasan bertemakan persahabatan ini berisi:

    Jalan-jalan ke pasar raya

    Beli jambu bersama Jeni

    Jika ingin mempunyai sahabat setia

    Senang dibagi, rugi dijalani

    Maknanya: persahabatan tercipta karena saling ada saat suka maupun duka. 

    18. Sesuatu Mustahil

    Pantun kiasan berikutnya memiliki isi sebagai berikut:

    Diam lisan banyak merenung

    Lompat tinggi anak tupai

    Hendak hati memeluk gunung

    Apa daya tangan tak sampai

    Maknanya: orang yang memiliki keinginan yang besar namun mustahil tercapai.

    19. Jodoh

    Pantun kiasan tentang jodoh ini memiliki isi yaitu:

    Ayam sabung jangan dipaut

    Jika ditambat kalah laganya

    Asam di gunung ikan di laut

    Dalam belanga bertemu juga

    Maknanya: sejauh apapun melangkah, jika berjodoh pasti bertemu.

    20. Patah Hati

    Pantun bertemakan patah hati ini memiliki isi yaitu:

    Jaga tuhu di tengah jalan

    Menjaring ikan mendapat kerang

    Tega nian aku kau tinggalkan

    Hidup di dunia hanya seorang

    Makna: kesedihan dan kegundahan seseorang yang ditinggal pasangan.

    21. Suka Duka

    Pantun kiasan ini memiliki isi yaitu

    Ramai orang di hari raya,

    Petik jambu petik kweni.

    Jika ingin punya sahabat setia,

    Laba sama dibagi, rugi sama diterjuni.

    Makna: suka duka ditanggung bersama-sama, tidak boleh satu orang saja.

    22. Cinta Sebelah Tangan

    Adapun isi dari pantun ini yaitu:

    Aduhai indahnya berkenalan

    Jalan rejeki akan bermunculan

    Bagai pungguk merindukan rembulan

    Sulit bagiku tuk merebut hatimu Dilan

    Makna: Ketika mencintai seorang tapi tak terbalas.

    23. Hadapi Masalah

    Isi dari pantun tentang hadapi masalah ini yaitu:

    Apa guna sambal tumis

    Kalau tak dicampur asam belimbing

    Apa guna lama menangis

    Tidaklah penuh telaga kering

    Makna: Menangis tidak berguna dalam menghadapi sebuah masalah.

    24. Belajar Sungguh-sungguh

    Adapun pantun kiasan ini berisi:

    Berburu ke padang datar

    Dapatkan rusa belang kaki

    Berguru kepalang ajar

    Bagaikan bunga kembang tak jadi.

    Makna: Harus sungguh-sungguh atau tidak setengah-tengah dalam menuntut ilmu.

    25. Hati

    Isi dari pantun dengan tema hati ini yaitu:

    Awan menghitam

    Mentari menyingsing

    Rambut berwarna sama hitam

    Isi hati orang pribadi masing-masing

    Makna: Orang mungkin memiliki fisik yang sama, namun hati tidak ada yang tahu.

    26. Hidup Damai

    Pantun kiasan tentang hidup damai ini yaitu:

    Bagai burung di dalam sangkar

    Tidak terbang hanya memandang

    Jangan kamu terus bertengkar

    Kalah jadi abu, menang jadi arang

    Makna: Janganlah suka bertengkar karena tidak ada gunanya.

    27. Redam Emosi

    Adapun isi dari pantun selanjutnya yaitu:

    Ikan belanak sekarang murah,

    Dijual di pasar seekor dua.

    Jadi anak jangan pemarah,

    Kalau pemarah lekas tua.

    Makna: Jangan suka marah karena banyak kerugiannya.

    28. Gadis

    Pantun selanjutnya tentang gadis dengan isi yaitu:

    Jalan-jalan ke Palembang

    Sungai Musi luas membentang

    Di mana bunga mulai berkembang

    Di sana kumbang akan datang

    Makna: Anak gadis pasti banyak yang menyukainya.

    29. Cinta

    Selanjutnya ada pantun tentang cinta dengan isi yaitu:

    Pagi hari memakan ketan

    Lengkap tersaji dengan susu

    Bagai bumi membelah lautan

    Sebesar rasa cintaku padamu

    Makna: Cinta yang besar untuk orang terkasih. 

    30. Cinta Tak Sampai

    Adapun isi dari pantun kiasan ini yaitu:

    Kukira masih malam hari

    Ternyata hari mulai siang

    Kukira bunga mekar indah berseri

    Ternyata lama layu dihisap kumbang

    Makna: Seseorang mengira orang yang disuka single tetapi ternyata memiliki pasangan.

    Sudah Tahu 30 Pantun Kiasan Tersebut?

    Anda juga bisa membuat pantun sendiri dengan beberapa contoh tersebut. Atau bisa juga menggunakan pantun tersebut langsung saat percakapan sehari-hari, pasti akan menarik.