Category: Bahasa Indonesia

  • 10+ Contoh Resensi Novel Singkat Beserta Strukturnya, Terlengkap!

    10+ Contoh Resensi Novel Singkat Beserta Strukturnya, Terlengkap!

    Anda mungkin sering mencari ulasan tentang buku di media sosial sebelum memutuskan membelinya. Namun, membaca sinopsis di bagian belakang buku saja rasanya masih kurang. Karena itu, beberapa orang yang senang menuliskan berbagai contoh resensi novel untuk memberikan informasi seputar buku yang telah dibaca.

    Menulis resensi juga tidak hanya tentang buku, tapi bisa juga tentang film atau karya sastra lainnya. Adanya resensi ini memberikan banyak keuntungan untuk calon pembaca dalam memutuskan mana bacaan yang sesuai dengan apa yang dicari. Nah, mari pahami contoh resensi beserta strukturnya berikut ini!

    Apa Itu Resensi?

    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), resensi adalah pembicaraan tentang buku atau ulasan buku. Resensi buku merupakan tulisan yang berisi tentang penilaian terhadap sebuah karya seperti novel, film, lagu, dan karya sastra lainnya. Ada beberapa unsur penilaian dan struktur untuk membuat sebuah resensi yang baik.

    Resensi sendiri bertujuan untuk memberikan penilaian, pembahasan, kritikan, atau menceritakan secara singkat mengenai inti dari sebuah karya sastra. Seseorang biasanya mempublikasikan hasil resensi melalui media sosial.

    Struktur Resensi

    Menulis resensi tidak bisa dilakukan dengan cara sembarangan. Ada struktur yang perlu Anda ikuti untuk menyusun resensi novel yang benar. Sebelum melihat berbagai contoh resensi novel, berikut penulisan strukturnya yang benar:

    1. Judul Resensi

    Bagian pertama yang dilihat pada sebuah karya sastra adalah judul. Anda perlu membuat judul yang menarik agar para pembaca mau membaca resensi tersebut.

    2. Identitas Buku

    Bagian selanjutnya dalam menulis resensi adalah penulisan identitas buku secara lengkap. Identitas merupakan gambaran umum yang tercantum dalam sebuah karya. Seperti judul buku, genre atau jenis buku, nama penulis, penerbit, tahun terbit, jumlah halaman, nomor edisi, dan ukuran buku. 

    Sementara contoh resensi novel terjemahan bisa Anda tambahkan judul dari buku aslinya dan nama penerjemahnya.

    3. Kepengarangan

    Bagian ini merupakan pendahuluan dari resensi buku. Penulis resensi selalu membahas tentang pengarang dari novel atau karya sastra lainnya. Anda bisa membahas tentang berbagai karya yang ditulis oleh pengarang beserta tujuannya menulis buku tersebut.

    Bagian kepengarangan ini biasanya ditulis secara ringkas dalam satu paragraf. Anda bisa mencari tahu deskripsi pengarang pada halaman pertama atau halaman terakhir sebuah novel. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan sumber lain dari internet.

    4. Isi Resensi

    Isi resensi mencakup pokok-pokok yang terkandung dalam sebuah buku. Isi resensi setiap karya tentu berbeda, baik itu novel ataupun buku non fiksi. Anda bisa menceritakan berbagai peristiwa penting yang ada di dalam novel. Bisa juga Anda jelaskan seputar keunikan dari novel dan kesan setelah membacanya.

    5. Kelebihan dan Kekurangan Buku

    Contoh resensi novel juga selalu membahas tentang kelebihan dan kekurangan dari karya sastra tersebut. Anda bisa menganalisis kekurangan dan kelebihan novel melalui unsur-unsurnya. Seperti kesederhanaan, kejelasan alur cerita, penguasaan masalah dan konflik, gaya bahasa, atau unsur lainnya sesuai dengan gaya penulisan Anda.

    6. Kesimpulan 

    Bagian akhir dari resensi buku adalah penutup atau kesimpulan. Anda bisa menyampaikan seberapa penting buku tersebut untuk dibaca dan siapa target pembacanya.

    10+ Contoh Resensi Novel

    Setelah memahami apa itu resensi novel beserta strukturnya, simak beberapa contoh resensi berikut ini agar Anda bisa lebih memahami maksudnya secara menyeluruh:

    1. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

    Berikut adalah resensi novel “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck”:

    • Identitas Buku

    Judul buku : Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

    Pengarang : Prof. Dr. Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Buya Hamka)

    Penerbit : PT Bulan Bintang

    Tahun terbit : 2012

    Jumlah halaman : 225 halaman

    • Sinopsis

    Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck bercerita tentang kisah cinta antara dua insan dalam tradisi masyarakat Minang pada zaman itu. Penulis novel ini ingin menyampaikan kritik terhadap tradisi Minang tentang perkawinan paksa dan perbedaan kasta melalui karyanya yang satu ini.

    Tokoh utamanya yaitu Zainuddin, seorang yatim piatu yang memiliki nasib kurang beruntung. Ibu Zainuddin adalah orang asli Makassar yang menikah dengan orang asli Minang sehingga Zainuddin terbuang dari tanah kelahirannya itu. 

    Suatu hari, Zainuddin mengunjungi Padang Panjang, ia bertemu dengan seorang gadis dari keluarga terpandang bernama Hayati. Zainuddin dan Hayati kemudian saling jatuh cinta, sayangnya, orang tua Hayati sangat menentang hubungan keduanya hingga Zainuddin terusir dari Pandang Pandang. 

    Meski Zainuddin pergi meninggalkan Hayati, keduanya berjanji akan tetap setia dan berjuang bersama. Sayangnya, Hayati justru dijodohkan dengan pria bangsawan lainnya dan mematahkan harapan Zainuddin.

    • Kelebihan

    Novel ini mengandung banyak pesan seputar budaya dan tradisi leluhur Minang. Bahasa yang digunakan mudah dipahami. Alur ceritanya juga tidak berbelit-belit.

    • Kekurangan

    Ada beberapa bahasa Minang yang tidak ada terjemahannyam sehingga banyak orang yang tidak bisa memahaminya. Kemudian, sifat dari setiap tokohnya sulit untuk dipahami pembaca karena tidak dijelaskan secara mendetail.

    2. Perahu Kertas

    Berikut adalah contoh resensi novel “Perahu Kertas”:

    • Identitas buku

    Judul Novel : Perahu Kertas

    Nama Penulis : Dewi Lestari

    Penerbit : Bentang Pustaka

    Jumlah Halaman : 444 halaman

    Tahun Terbit : 2009

    • Sinopsis

    Novel Perahu Kertas mengisahkan tentang Kugy, seorang gadis yang suka berkhayal dan menulis. Salah satu khayalannya adalah membayangkan bertemu Dewa Neptunus. Ia bercita-cita ingin menjadi pendongeng namun tidak disetujui oleh orang tuanya. Kugy kemudian bertemu dengan Keenan. 

    Perkenalan Kugy dan Keenan membuat alur cerita makin kompleks karena Keenan memiliki hobi yang berbeda yaitu melukis. Keduanya mulai menjalin ikatan pertemanan dan memadukan hobi masing-masing. Dalam perjalanan keduanya, Kugy berperan sebagai pendongeng sementara Keenan bertugas untuk menggambarkan ceritanya. 

    Setelah sempat bersatu, konflik pertama muncul karena Keenan lebih dekat dengan kekasihnya yang bernama Wanda. Selain kisah asmara, novel Perahu Kertas juga menyisipkan pesan tentang pendewasaan diri serta perjuangan meraih mimpi.

    • Kelebihan

    Novel ini mempunyai kedekatan dengan hidup banyak orang seputar cinta, mimpi, dan rintangan. Selain itu, gaya penulisannya sangat sederhana. Sehingga mudah dipahami oleh pembaca dan tidak membosankan.

    • Kekurangan

    Alur cerita dalam novel ini terkadang cepat kemudian tiba-tiba lambat, sehingga membuat pembaca bingung. Jumlah halaman yang cukup tebal membutuhkan konsentrasi yang baik oleh pembacanya agar tetap fokus dengan isi ceritanya.

    3. Orang-Orang Biasa

    Selanjutnya merupakan resensi novel “Orang-orang Biasa”:

    • Identitas Buku

    Judul buku : Orang-orang Biasa

    Pengarang : Andrea Hirata

    Penerbit : Bentang Pustaka

    Tahun terbit : 2019

    Jumlah halaman : xii + 300 halaman

    • Sinopsis

    Novel Orang-orang Biasa mempunyai beberapa kisah yang inspiratif. Penulis mempersembahkan novel ini kepada seorang gadis bernama Putri Belantik yang gagal masuk Fakultas Kedokteran, Universitas Bengkulu. Putri Belantik adalah seorang anak yang cerdas namun hidup dalam kemiskinan.

    Kisah pertama dalam novel ini adalah tentang dua polisi yang tidak pernah menjalankan tugasnya seperti menangkap penjahat. Hal ini terjadi karena Kota Belantik yang sangat aman dan damai. Kisah kedua menceritakan tentang segerombolan orang yang bernasib sial. Mereka berteman dan mempunyai aksi untuk merampok bank.

    Kisah ketiga bercerita tentang Aini, salah satu dari gerombolan orang tersebut. Inti dari novel ini sebenarnya ada pada bagian kisah ini. Aini bisa masuk kuliah di Fakultas Kedokteran namun ternyata tidak sanggup membayar biayanya. Kegagalan ini seolah mengungkapkan bahwa pendidikan Indonesia sampai saat ini masih belum merdeka.

    • Kelebihan

    Alur cerita dari novel ini sangat acak namun sangat menarik. Alur yang acak tersebut tetap mempunyai satu ikatan yang utuh. Apabila Anda sudah membaca novelnya secara menyeluruh, maka akan terasa mencerahkan sekali ceritanya. Pembaca akan merasa puas dan kagum terhadap kisah dari novel ini.

    • Kekurangan

    Alur yang acak dalam novel ini ternyata juga memiliki kekurangan. Beberapa orang mungkin akan merasa sulit memahami alur cerita yang sangat acak di dalam buku ini.

    4. Pulang-Pergi

    Berikut adalah contoh resensi novel “Pulang Pergi”:

    • Identitas Buku

    Judul : Pulang Pergi

    Penulis : Tere Liye

    Penerbit : Sabak Grip Nusantara

    Jumlah Halaman : 417 halaman

    Tahun Terbit : 2021

    • Sinopsis

    Novel Pulang-Pergi mengisahkan tentang Bujang, mantan tukang pukul atau pembunuh bayaran. Bujang diserang oleh seseorang bernama Natascha saat berziarah di makam orang tuanya. Natascha adalah orang kepercayaan Otets (ketua dari Brotherhood Bratva). 

    Tujuan Natascha menyerang Bujang awalnya hanya untuk menyampaikan pesan pada Bujang supaya menghadiri acara pertunangan putri Otets bernama Maria.  Pada hari yang sama, Natascha justru menyerang Otets. Bujang juga harus menghadapi kelompok pembunuh bayaran yang telah mengincarnya bersama teman-temannya.

    • Kelebihan

    Cerita dalam novel ini dikemas sangat menarik. Penggambaran aksi heroik terasa sangat menegangkan sehingga membuat pembaca merasa penasaran. Pembaca bisa sangat hanyut dalam alur ceritanya hingga akhir.

    Tidak hanya itu, latar belakang kisahnya pun sangat menarik karena mencakup berbagai negara. Selain itu, gaya bahasa yang digunakan dalam novel ini sangat mudah dipahami termasuk pemilihan kata di setiap kalimatnya.

    • Kekurangan

    Sebelum novel Pulang Pergi, ada seri novel lain berjudul Pulang dan Pergi. Jadi, Anda mungkin perlu membaca novel sebelumnya untuk lebih memahami alur dan penokohannya.

    5. Negeri 5 Menara

    Berikut adalah resensi novel “Negeri 5 Menara”:

    • Identitas Buku

    Judul Buku : Negeri 5 Menara

    Pengarang : Ahmad Fuadi

    Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama

    Tahun Terbit : Agustus 2009

    Jumlah Halaman : 424 halaman

    • Sinopsis

    Novel Negeri 5 Menara menceritakan tentang seorang pemuda bernama Alif yang lahir di pinggir Danau Maninjau. Alif merupakan seorang anak desa yang cerdas. Ia dan teman baiknya, Randai mempunyai mimpi dan cita-cita yang sama yaitu masuk ke SMA dan melanjutkan studi di ITB. 

    Selama mereka bersekolah di madrasah, Alif dan Randai selalu merasa cukup menerima ajaran Agama Islam dan ingin menikmati masa remajanya. Sayangnya, Alif tidak mendapatkan izin dari ibunya untuk bersekolah di SMA. Ibunya hanya ingin Alif menjadi seorang pemimpin agama yang terkemuka.

    Alif pun kecewa dan memutuskan untuk pergi dari desa untuk berguru di sebuah di pondok pesantren di daerah Jawa Timur yaitu Pondok Madani. Singkat cerita, Alif berhasil menyelesaikan perguruannya di Pondok Madani dengan baik. Ia mempunyai teman bernama Baso.Baso harus pulang kampung karena neneknya sakit keras. 

    Setelah lulus dari Pondok Madani, Alif melanjutkan perantauan ke Amerika. Alif pergi ke London untuk menjalankan tugasnya dan di sanalah ia bertemu para sahabatnya lagi.

    • Kelebihan

    Novel Negeri 5 Menara ini mampu mengubah pola pikir pembaca tentang kehidupan pondok yang hanya belajar agama saja. Novel ini membuktikan bahwa, di pondok ternyata juga mempelajari ilmu lainnya seperti bahasa Inggris, Arab, dan Kesenian.

    Pesan yang disampaikan oleh penulis adalah jangan pernah meremehkan sebuah impian karena Allah Maha mendengar doa dari umat-Nya. Keunggulan lainnya dalam novel ini adalah pembaca tidak akan mudah bosan ketika membaca novel ini. alur yang digunakan dalam novel ini menggunakan alur campuran.

    • Kekurangan

    Klimaks di dalam cerita terlihat kurang menonjol sehingga para pembacanya merasa dinamika cerita terlalu datar. Selain itu, pembaca merasa belum puas dari ending dalam novel ini. Hal tersebut mungkin terjadi karena penulis mendasarkan ceritanya pada kisah nyata dan tidak ingin melebih-lebihkan ceritanya.

    6. Di Tanah Lada

    Selanjutnya adalah contoh resensi novel “Di Tanah Lada”:

    • Identitas Buku

    Judul : Di Tanah Lada

    Penulis : Ziggy Zazsyazeoviennazabrizkie

    Penerbit : Penerbit Buku Kompas

    Tahun Terbit : cetakan pertama Agustus 2015

    Jumlah Halaman : 245 halaman

    Ukuran Buku : 20 x 13,5 cm

    ISBN : 978-602-03-1896-7

    • Sinopsis

    Novel Di Tanah Lada berkisah tentang Salva atau yang biasa dipanggil dengan Ava yang mempunyai pandangan berbeda tentang dunia. Ava tidak seperti anak-anak pada umumnya yang membawa mainan dalam ransel atau boneka saat bermain hingga tidur.

    Ava justru selalu membawa kamus bahasa Indonesia kesayangannya kemanapun ia akan pergi. Ava selalu mengandalkan kamus tersebut untuk lebih mengenal dunia yang belum bisa ia mengerti. Ia kemudian bertemu dengan seorang anak laki-laki bernama P saat tinggal di Rusun Nero. 

    P membantu Ava mengenal dunia selain dari kamus kesayangannya. Ava dan P memang tidak seberuntung anak-anak lain yang bisa mendapatkan kasih sayang penuh dari orang tuanya. Karena kesamaan nasib itulah yang membuat mereka akhirnya memutuskan untuk berpetualang bersama.

    Ava pernah datang ke sebuah tempat yang tenang di mana tidak ada kata-kata yang menyakiti hatinya ataupun siksaan. Ava justru menemukan ketenangan dan rasa kasih sayang di sana. Tempat yang damai itu bernama Tanah Lada. 

    •  Kelebihan

    Novel ini sangat unik karena menggunakan sudut pandang bagaimana anak kecil melihat dunia. Selain itu ada banyak istilah menurut KBBI. Oleh sebab itu, penulisannya tidak hanya sebagai pelengkap atau menjadi ciri khas dari tokoh saja. 

    Istilah tersebut tentu bisa menambah wawasan bagi para pembacanya. Alur yang disajikan sangat mudah untuk dipahami dan ditebak pembaca. Ada banyak sekali pelajaran hidup yang dapat diambil dalam cerita ini, salah satunya yaitu rasa bersyukur atas apa yang telah kita miliki saat ini.

    • Kekurangan

    Terdapat beberapa bagian alur cerita dan penggunaan bahasa yang agak sulit untuk dimengerti, salah satunya adalah tentang pengambilan keputusan yang terlalu cepat dari anak kecil. Selain itu, akhir cerita dari novel ini terkesan terlalu dipaksakan sehingga bisa membuat pembaca kecewa.

    7. Le Petit Prince

    Berikutnya adalah resensi novel “Le Petit Prince”:

    • Identitas Buku

    Judul : Le Petit Prince

    Nama Penulis : Antoine de Saint-Exupéry

    Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

    Tahun Terbit : Cetakan ke-26, Juli 2022

    Jumlah Halaman : 120 halaman

    Ukuran Buku : 20 cm

    ISBN : 9786020323411

    • Sinopsis

    Tidak banyak orang yang tertarik pada buku anak-anak. Mayoritas orang akan berpikir bahwa novel ini berkisah tentang dongeng anak karena melihat sampulnya. Padahal, kisah dalam novel ini sangat penting untuk orang-orang dewasa. Le Petit Prince merupakan salah satu buku yang paling banyak diterjemahkan di dunia dalam berbagai bahasa. 

    Penulis menggunakan sudut pandang seorang anak kecil yang masih lugu. Ia menyampaikan banyak sekali nilai-nilai dasar kehidupan yang bisa menjadi bahan renungan.  Bab pertama dalam novel ini berkisah tentang mimpi masa kecil seseorang yang ingin menjadi pilot.

    Si pencerita kemudian bertemu dengan Pangeran Kecil berambut kuning saat perjalanan menjadi seorang pilot. Pertemuan itu memberikan suatu pelajaran bahwa meskipun tampak tidak masuk akal, sesuatu bisa terjadi apabila ada sebuah keajaiban.

    Sang Pangeran Cilik yang tampaknya banyak bertanya ini membawa pembaca kembali merenungi nilai-nilai dan pengalaman manusia yang paling dasar; tanggung jawab, cinta, ketergantungan, kekuasaan, dan ketulusan. Berbagai kisah luar biasa dengan gaya bahasa yang indah memberikan banyak sekali pengalaman kehidupan. 

    Berbagai pengalaman ini membawa Pangeran Cilik bertemu dengan banyak orang, satu satunya yaitu kisahnya dengan seorang raja yang memberikan pesan untuk kita bahwa mengadili diri sendiri ternyata lebih sulit daripada mengadili orang lain. Apabila seseorang berhasil melakukannya maka ia termasuk orang yang bijaksana. 

    • Kelebihan 

    Terdapat banyak sekali kisah dan petualangan yang menarik dari buku ini. Meski terlihat sederhana, buku ini sebenarnya memberikan banyak sekali wawasan dan pengetahuan baru tak terduga. Buku yang sering disebut buku untuk anak-anak ini justru sangat bermanfaat bagi orang dewasa.

    • Kekurangan 

    Buku ini termasuk tricky karena menggunakan judul yang menarik minat anak kecil untuk membacanya. Sedangkan isi ceritanya lebih cocok untuk orang dewasa.

    8. Almond

    Berikut adalah contoh resensi novel “Almond”:

    • Identitas Buku

    Judul : Almond

    Nama penulis : Sohn Won Pyung

    Tahun Terbit : 2019

    Penerbit : PT Grasindo (PT Gramedia Widiasarana Indonesia)

    Jumlah Halaman : 222 halaman

    ISBN : 9786020519807

    • Sinopsis 

    Sohn Won Pyung mengajak pembaca untuk mengetahui lebih dalam kehidupan seorang penderita Alexithymia. Alexithymia terjadi karena kurang berkembangnya rasa emosional masa kanak-kanak, pasca-gangguan stress traumatis, atau memiliki amigdala dengan ukuran lebih kecil, sehingga tidak bisa mengidentifikasi emosi. 

    Awalnya, penulis menceritakan bagaimana kehidupan seorang anak bernama Yoonjae yang dijuluki “monster” oleh orang sekitar karena mengidap Alexithymia. Novel ini juga mengajarkan tentang bagaimana cara bersosialisasi, berekspresi, dan berempati yang benar oleh keluarganya.

    Namun Yoonjae harus kehilangan seluruh anggota keluarganya dan harus berjuang untuk bertahan hidup di tengah kerasnya dunia hingga ia bertemu “monster” lain yang mempunyai latar belakang berbeda dengannya.

    Menariknya, novel ini ditulis secara detail tentang suatu penyakit melalui kehidupan dari tokoh utamanya tanpa berlebihan. Pembaca jadi mampu turut merasakan kesedihan dan empati yang mendalam atas cerita yang disuguhkan.

    •  Kelebihan

    Novel ini mempunyai banyak pelajaran hidup secara tersurat maupun tersirat untuk pembacanya. Mengingat setiap orang seringkali menyepelekan emosi yang timbul dalam diri. Bahkan ada pula orang yang tidak mampu mengutarakan perasaannya dalam bentuk emosi apapun.

    Setiap peristiwa yang ada di dalam cerita menyadarkan pembaca akan pentingnya empati dan bersyukur. Terbitnya novel Almond juga bisa membuat masyarakat semakin aware terhadap Alexithymia dan bagaimana menyikapinya menurut psikologi. 

    Penggunaan sudut pandang pertama membuat pembaca semakin bisa memahami apa yang sebenarnya dirasakan oleh tokoh utama yang mengidap Alexithymia. Penggunaan bahasa di sini juga sangat ringan sehingga pembaca bisa dengan mudah memahami jalan ceritanya.

    • Kekurangan

    Tokoh dalam novel ini diceritakan masih duduk di bangku SMA sehingga terdapat beberapa cerita yang bisa ditebak dengan mudah. Penggunaan kata ganti yang cukup banyak juga berpotensi membingungkan pembaca dalam mengartikan point of view orang yang dimaksud.

    • Kesimpulan

    Secara keseluruhan, novel Almond adalah novel bergenre fiksi semi self-improvement. Siapapun bisa membaca novel ini tanpa ada batasan usia, terlebih untuk orang-orang yang tertarik terhadap isu di bidang psikologi. Ada banyak sekali informasi penting mengenai penyakit Alexithymia dan betapa sulitnya kehidupan para penderitanya.

    9. Dilan 1990

    Berikut adalah resensi novel “Dilan 1990”:

    • Identitas buku

    Judul Buku : Dilan 1990

    Pengarang : Pidi Baiq

    Penerbit : DAR Mizan

    Jumlah halaman : 330 halaman

    Tahun Terbit : 2015

    • Sinopsis

    Novel ini menceritakan tentang kisah cinta anak remaja SMA pada tahun 1990-an. Tokoh utamanya adalah seorang remaja SMA bernama Dilan yang terkenal nakal dan ketua geng motor di Bandung. Ia kemudian jatuh cinta dengan seorang gadis bernama Milea.

    Sosok yang digambarkan Dilan sangat unik. Meskipun terkenal sangat urakan, Dilan termasuk anak yang mahir dalam menulis dan gemar membaca. Dilan juga sangat pandai dalam membuat puisi, terutama puisi untuk merayu Milea. Selain itu, ia juga sangat menyayangi orang tua dan adiknya.

    • Kelebihan

    Novel ini sangat sederhana dan alur ceritanya sangat mudah untuk dipahami. Terdapat banyak sekali dialog khas anak remaja membuat pembaca turut memainkan imajinasinya ketika membaca novel ini. Gaya bahasa yang digunakan dalam novel ini juga tidak terlalu berat dan banyak romanisasinya.

    • Kekurangan

    Terdapat beberapa pilihan kata yang kurang konsisten dan terkesan ambigu. Selain itu, ada beberapa dialog yang terlalu singkat sehingga membuat pembaca merasa kurang puas.

    10. Dear Nathan

    Selanjutnya adalah contoh resensi novel “Dear Nathan”:

    • Identitas buku

    Judul buku : Dear Nathan

    Pengarang : Erisca Febriani

    Penerbit : Best Media

    Tahun terbit : 2016

    Jumlah halaman : 528 halaman

    • Sinopsis

    Novel ini menceritakan sebuah kisah cinta dua anak SMA yang memiliki kepribadian sangat berbeda. Ada banyak murid-murid yang berperilaku urakan dan sering berbuat onar di sekolah tersebut. Namun Salma, murid baru di sekolah itu adalah anak yang rajin dan tidak suka melanggar peraturan.

    Awalnya, Salma sangat tidak nyaman berada di sekolah barunya. Terlebih ia harus terlambat datang di hari pertamanya bersekolah. Di waktu yang sama, Salma mendapat bantuan dari murid laki-laki bernama Nathan agar ia tidak mendapatkan hukuman karena terlambat masuk sekolah dengan cara memanjat gedung. 

    Nathan merupakan salah satu murid di sekolah itu yang terkenal sangat nakal dan urakan. Itu adalah awal dari perkenalan Salma dan Nathan. Keduanya lama kelamaan justru saling jatuh cinta. Nathan yang sangat nakal berubah menjadi pribadi yang lebih baik karena Salma. Sayangnya, peristiwa lain membuat rumit hubungan keduanya.

    • Kelebihan

    Penulis mampu mendeskripsikan karakter tokoh yang begitu kuat, terutama karakter Nathan. Penulis menggambarkan karakter Nathan sebagai orang yang unik dan sangat sulit ditebak. Meskipun di cap jelek oleh warga sekolahnya, Nathan adalah tipe laki-laki yang selalu menjaga perempuan di sekitarnya.

    • Kekurangan

    Terdapat beberapa pilihan kata yang tidak baku dan terkesan tidak efisien pada novel ini. Selain itu, ada beberapa diksi atau pilihan kata yang tidak sesuai.

    11. Laskar Pelangi

    Selanjutnya merupakan resensi novel “Laskar Pelangi”:

    • Identitas Buku

    Judul Buku : Laskar Pelangi

    Pengarang : Andrea Hirata

    Jumlah Halaman : 529 halaman

    Penerbit : Bentang Pustaka

    Tahun Terbit : 2005

    • Sinopsis

    Novel ini menceritakan tentang persahabatan sepuluh anak yang berlokasi di Provinsi Bangka Belitung. Sepuluh anak tersebut terdiri dari 9 anak laki-laki dan 1 anak perempuan. Mereka semua berasal dari keluarga yang miskin namun mereka mempunyai semangat yang tinggi untuk menimba ilmu di sekolah yang tidak layak.

    Sekolah mereka sudah sangat tidak layak dan hanya mempunyai 10 orang murid yang tidak lain adalah mereka sendiri. Sekolah itu juga akan segera ditutup karena jumlah muridnya yang terlalu sedikit serta sudah tidak layak pakai. Pada akhirnya, sekolah tersebut tidak jadi dibubarkan dan mereka bisa menimba ilmu dan meraih cita-citanya.

    • Kelebihan

    Pilihan bahasa dalam novel ini sangat sederhana sehingga bisa dipahami dengan mudah. Alur pada ceritanya juga tidak membingungkan. Sepanjang ceritanya banyak mengandung pelajaran hidup yang bisa dijadikan teladan untuk para pembaca terutama tentang kegigihan dalam meraih cita-cita.

    • Kekurangan

    Beberapa pilihan kata dalam kalimat di novel ini kurang bisa dipahami oleh semua orang. Latar belakang cerita yang berlokasi di tempat terpencil bisa menjadi salah satu penyebabnya.

    12. Sang Pemimpi

    Terakhir adalah contoh resensi novel “Sang Pemimpi”:

    • Identitas Buku

    Judul Buku : Sang Pemimpi

    Penulis : Andrea Hirata

    Tebal Buku : 292 halaman

    Penerbit : PT Bentang Pustaka

    Tahun Terbit : 2008

    • Sinopsis

    Novel Sang Pemimpi bercerita seputar kehidupan tiga anak bernama Arai, Ikal, dan Jimbron yang berasal dari Melayu Belitong. Tiga anak ini masih duduk di bangku sekolah namun harus bekerja menjadi kuli ikan untuk melanjutkan hidupnya. Kehidupan mereka dipenuhi dengan berbagai tantangan dan perjuangan 

    Namun mereka yakin bahwa ada kekuatan cinta dan rasa percaya terhadap kekuatan mimpi serta kekuasaan Tuhan. Mereka bersekolah di SMA Negeri Bukan Main. Di sana terdapat kepala sekolah yang baik dan bijaksana yang bernama Pak Balia. Selain itu, ada pula tokoh antagonis yang ditakuti siswa yang bernama Pak Mustar.

    Pak Mistar diceritakan pernah menghukum tiga anak ini karena mereka melanggar peraturan sekolah dengan menonton film di bioskop. Mereka bertiga kemudian dihukum untuk berakting membersihkan WC di lapangan sekolah. 

    Arai dan Ikal sebenarnya masih mempunyai hubungan darah. Saat itu, ibunya Arai meninggal saat ia masih duduk di bangku kelas 1 SD, kemudian ayahnya meninggal saat ia kelas 3 SD. Inilah yang menjadi alasan mereka di kampung Melayu dikenal sebagai Simpai Keramat.

    • Kelebihan

    Kisah dalam novel ini banyak mengandung nilai moralitas dan sosialisme yang tinggi. Alur ceritanya menarik sehingga mudah dipahami dan sangat menginspirasi para pembaca.

    • Kekurangan

    Timeline waktu dalam novel ini terkesan kurang jelas sehingga para pembaca dibuat penasaran pada tahun berapa Indonesia mengalami kondisi pemerintahan seperti di novel ini. 

    • Penutup

    Novel ini cocok untuk semua kalangan, khususnya remaja. Nilai-nilai positif yang ada di dalamnya antara lain berani bermimpi, kerja keras, pantang menyerah, dedikasi, dan lain sebagainya.

    Tertarik Membuat Contoh Resensi Novel Sendiri?

    Itulah beberapa contoh resensi novel yang bisa Anda jadikan acuan untuk menyusun sebuah resensi. Anda bisa memperhatikan berbagai strukturnya untuk menciptakan resensi buku yang baik dan benar. Resensi buku akan sangat membantu calon pembaca untuk memahami garis besar cerita dari sebuah novel sebelum membacanya.

  • 11 Rekomendasi Puisi Guru Penuh Makna untuk Pahlawan Tanda Jasa

    11 Rekomendasi Puisi Guru Penuh Makna untuk Pahlawan Tanda Jasa

    Puisi merupakan karya sastra dan salah satu cara mengungkapkan isi hati penyair atau pembaca puisi. Ada banyak tema puisi yang dapat kamu pilih sesuai kebutuhan, misalnya tema puisi guru.

    Guru merupakan seseorang yang sangat berjasa mencerdaskan kehidupan bangsa. Rasanya sangat perlu untuk berterima kasih atas jasa-jasanya. Salah satu rasa terima kasih bisa kamu ungkapkan lewat puisi.

    Rekomendasi Puisi Guru Penuh Makna

    Bagi yang mencari puisi guru untuk menggambarkan betapa besarnya peran guru dalam mencetak generasi muda, berikut beberapa contohnya.

    1. Guruku

    Guruku

    Dengan letih kau mengajariku
    Dengan sabar kau mengajariku
    Dengan hati kau mengajariku
    Dengan senyum kau mengajariku

    Arti dari sebuah rasa ikhlas
    Arti dari sebuah rasa tulus
    Itulah definisi dari dirimu
    Guru terbaikku

    Kau ajarkan semua hal baru
    Membaca
    Menulis
    Bercerita
    Hingga aku pandai dalam mengeja

    Guruku,
    Kaulah manusia yang kudoakan setelah orang tuaku
    Penuh kasih sayang kau berikan padaku
    Terima kasih atas dedikasimu
    Semoga engkau sehat selalu

    2. Tembok Keberhasilanku

    Tembok Keberhasilanku

    Pena menari di atas kertasku

    Menuliskan setiap kata yang kau ucapkan

    Memberikan secercah cahaya dalam kegelapan

    Menuntunku menuju jalan kesuksesan

    Walau letih, namun tak pernah menghapus semangatmu

    Kau selalu mendampingiku menuju cita-citaku

    Mengajariku hal-hal baru

    Dengan sabar kau membimbingku

    Walau sikap nakalku terkadang mengganggumu

    Sungguh besar pengabdianmu

    Untuk mencerdaskan generasi mudamu

    Terima kasih kuucapkan untukmu

    Guru ku …

    Kau adalah orang tua keduaku

    Kan kukenang selalu jasamu

    Sekali lagi kuucapkan terima kasih untukmu

    Semoga selalu bahagia hidupmu

    Kebaikan akan selalu menyertaimu

    3. Guruku Pahlawanku

    Guruku Pahlawanku

    Perhatian terperosok ke depan

    Saat melihat engkau memasuki kelas

    Engkau adalah guru terbaik

    Seorang guru yang selalu memberi yang terbaik

    Engkau sabar, engkau bijak, dan engkau ramah

    Engkau telah menolong kami semua

    Membawa kami ke dalam gerbang kesuksesan

    Terima kasih guruku, terima kasih pahlawanku

    4. Pahlawan Tanpa Pamrih

    Pahlawan Tanpa Pamrih

    Setiap pagi kau tak lelah mengajari kami
    Berpacu dengan waktu demi waktu
    Kau tak menghiraukan panasnya matahari
    Tak hiraukan meski dingin memagut
    Kau tetap datang dengan senyuman
    Untuk kami yang haus akan ilmumu

    Untaian kata terucap indah melalui penjelasanmu
    Membuat kami memahami pelajaranmu
    Ruang persegi merupakan saksi atas perjuanganmu
    Penuh kesabaran melihat pola tingkah peserta didikmu
    Canda tawa kau selipkan di setiap kelasmu
    Membuat suasana kelas begitu syahdu

    Di akhir kelas, kau juga selipkan doa untuk anak didikmu
    Guruku, kau adalah pahlawanku
    Pahlawan yang selalu ku kenang dan semoga Tuhan,
    Selalu membalas semua kebaikanmu

    5. Terima Kasih Guru

    Terima Kasih Guru

    Terima kasih, guru
    Untuk teladan yang telah kau berikan
    Aku selalu mempertimbangkan semua yang kau ajarkan
    Dan merefleksikan itu semua pada karakter pribadiku

    Aku mau menjadi sepertimu
    Pintar dan menarik
    Positif, percaya diri, dan penuh kasih

    Aku mau menjadi sepertimu
    Berpengetahuan dan berpemahaman dalam
    Berpikir dengan hati dan juga kepala
    Memberikan kami yang terbaik
    Dengan sensitif dan penuh perhatian

    Aku mau menjadi sepertimu
    Memberikan waktumu, energi, dan wawasanmu
    Untuk meyakinkan masa depan yang cerah
    Menanti kita semua

    Terima kasih, guru
    Kau telah membimbing kami
    Aku mau menjadi sepertimu

    6. Puisi Guru

    Guru

    Dia datang tuk mengantarkan
    Pada banyak harapan
    Kepada semua putera puteri bangsa
    Tuk lestarikan peradaban

    Dia datang dengan semangat penuh
    Menghantar ilmu dan pengetahuan
    Kepada generasi bangsa
    Demi kemajuan bangsa pula

    Guru,
    Adalah profesi yang berharga
    Bukan sebab angka
    Peran yang sangat mulia
    Bukan sebab julukan ataupun panggilannya

    Guru,
    Itulah nama spesialnya
    Pun panggilan akrabnya
    Bagi anak-anaknya

    Guru,
    Kau yang berbagi dengan kami
    Akan pengetahuan dan ilmu
    Yang berguna nanti

    Dimana pun kami bertemu denganmu
    Kau tetaplah guru
    Begitu pun seterusnya
    Kau kan ku panggil begitu

    7. Guruku, Bintangku

    Guruku, Bintangku

    Kau membantuku mengeja
    Kau membantuku membaca
    Kesabaranmu membantuku untuk meraih segalanya

    Belajar adalah kuncinya
    Kau berusaha selalu memahami muridmu
    Memberikan segala waktu dan perhatianmu
    Kau guru terbaik yang tidak pernah tergantikan
    Guru yang selalu memberikan kebahagiaan

    Tiada satu kata yang dapat terucap dan mampu menggambarkan
    Betapa bercahayanya sinarmu, menerangiku yang tak tahu
    Dengan kecerdasan dan kebijakanmu, kau membimbingku
    Hingga mampu menginjakkan kaki seperti cita-citaku

    Aku tahu sejak awal kita bertemu
    Ruang persegi ini adalah saksi betapa hebatnya dirimu
    Kau lebih dari sekadar teladan
    Sebagai guru, kau merupakan bintangku

    8. Guruku Tersayang

    Untuk Guruku Tersayang

    Jasa besarmu akan selalu kukenang

    Kau selalu sabar dan tegar

    Semangatmu tak kan pernah padam 

    Engkaulah pahlawan tanpa tanda jasa

    Mau membimbing dengan ikhlas dan tulus

    Mau mengajarkan ilmu yang bermanfaat

    Agar kami semua berhasil di masa depan 

    Kita bangga atas semua yang kau lakukan

    Engkau mengajari kami tanpa mengenal lelah

    Terima kasih atas pengetahuan yang telah kau bagikan

    Kami akan selalu mendoakan kebaikanmu 

    Meski jalanmu terkadang sulit nan berliku

    Diterpa hujan, angin dan badai

    Namun tak menyurutkanmu untuk tetap menyebarkan ilmu

    Demi masa depan para anak didikmu yang lebih cemerlang

    9. Pesan untuk Sang Guru

    Guruku, Kau Hebat

    Dalam keluh dan kesahmu
    Kau masih menyempatkan waktu untuk melemparkan senyummu
    Kepada kami yang terkadang sibuk menyulitkanmu
    Kau tetap bersabar dan tidak memerdulikan itu

    Dalam relung yang paling dalam, aku mulai menyadari
    Betapa besarnya jasamu untuk negeri ini
    Kau adalah pengabdi yang sejati
    Yang sampai sekarang mengabdi untuk negeri

    Banyak yang besar karena jasamu
    Namun sedikit yang berterima kasih padamu
    Entah kepada siapa aku ingin mengadu
    Yang jelas Allah-lah yang Maha Tahu

    Guruku, semua jasamu akan selalu dikenang
    Semua perjuanganmu akan terus terngiang
    Karena kau adalah sang Mega Bintang

    Teruslah berjuang, wahai guruku
    Meski lelah terus menghampirimu
    Dan terkadang memintamu untuk menyudahi perjuanganmu
    Teruslah tegak berdiri mencerdaskan anak didikmu

    Wahai guruku yang hebat, guruku yang bijak
    Kau tetaplah yang terbaik di antara yang terbaik
    Kau lebih sekadar indah, dan jasamu tidak ada yang bisa membalasnya
    Kecuali Allah yang Maha Segalanya

    10. Sang Pengabdi

    Sang Pengabdi

    Setiap pagi kau susuri jalan berdebu
    Berpacu waktu demi waktu
    Tak hirau deru kendaraan lengkingan knalpot
    Tak hirau dingin memagut
    Kala sang penguasa langit tuangkan cawannya
    Wajah-wajah lugu haus kan ilmu
    Menari-nari di pelupuk mata menunggu
    Untaian kata demi kata terucap seribu makna
    Untaian kata demi kata terucap penyejuk jiwa

    Ruang persegi jadi saksi bisu pengabdianmu
    Menyaksikan tingkah polah sang penerus
    Canda tawa penghangat suasana
    Hening sepi berkutat dengan soal
    Lengking suara kala adu argumen

    Ruang persegi menjadi saksi bisu pengabdianmu
    Entah berapa tinta tergores di papan putih
    Entah berapa lisan terucap sarat makna
    Entah berapa lembaran tumpahan ilmu terkoreksi
    Entah berapa ajaran budi kau tanamkan

    Waktu demi waktu dijalani hanya demi mengabdi
    Berserah diri mengharap kasih ilahi
    Ilmu kau beri harap kan berarti
    Satu persatu sang penerus silih berganti
    Tumbuh menjadi tunas-tunas negeri
    Kau tetap di sini setia mengabdi
    Sampai masa kan berakhir nanti

    11. Pahlawan yang Terlupakan

    Pahlawan yang Kerap Terlupakan

    Cermatilah sajak sederhana ini, kawan
    Sajak yang terkisah dari sosok sederhana pula
    Sosok yang terkadang terlupakan
    Sosok yang sering tak dianggap
    Ialah pahlawan yang tak ingin disebut pahlawan
    Terka-lah kiranya siapa pahlawan ini

    Ingatlah lagi kiranya apa jasanya
    Ia tak memegang senjata api dan tak pula bertempur di medan perang
    Ucap, sabar, dan kata hati menjadi senjatanya
    Keberhasilanmu kawan, itulah jasanya
    Cerdasmu dan cerdasku itu pula jasanya
    Bukan ia yang diharap menang
    Namun suksesmu dan sukseskulah menangnya
    Dapatkah kiranya jawab siapa pahlawan ini

    Karenanyalah kudapat tulis sajak ini
    Karenanyalah kau dapat baca sajak ini
    Juluknya ialah pahlawan tanpa tanda jasa
    Mungkin telah teringat olehmu kawan
    Mungkin telah kau terka jawabnya
    Ialah pahlawan dan orang tua kedua
    Ialah guru, sang pahlawan yang terlupakan

    Sudah Paham Rekomendasi Puisi Guru Terbaik dan Penuh Makna?

    Sekian pembahasan seputar beberapa puisi guru yang penuh makna dan bisa menjadi inspirasi. Kamu bisa memilih puisi mana yang menurutmu terbaik untuk disampaikan kepada sang pahlawan tanpa tanda jasa ini. Semoga bermanfaat.

  • Konjungsi Korelatif dan 16+ Contoh Kalimatnya

    Konjungsi Korelatif dan 16+ Contoh Kalimatnya

    Sadarkah kamu ketika berkomunikasi secara verbal maupun tertulis, kamu menggunakan konjungsi. Ungkapan atau konjungsi membuat susunan kata, frasa, klausa maupun kalimat lebih mudah dipahami. Faktanya, konjungsi punya beragam jenis, salah satunya adalah konjungsi korelatif. 

    Berhubung unsur kalimat ini sangat sering diaplikasikan, mari pahami konjungsi lebih mendalam supaya penggunaannya lebih tepat.

    Mengenal Apa itu Konjungsi

    Kata sambung, kata penghubung atau penggabung merupakan sinonim yang mewakili arti konjungsi secara sederhana dan jelas. Tetapi, Hasan Alwi menjelaskan maksud dari konjungsi lewat penjelasan yang lebih dalam melalui buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia edisi tahun 2010. 

    Menurut beliau, kata konjungsi adalah kata tugas yang menjadi penghubung dua satuan bahasa (seperti kata, frasa, atau kalimat) yang memiliki derajat yang sama. 

    Keberadaan konjungsi, baik dalam bentuk kata maupun kalimat atau ungkapan dapat menjadi sebuah penjelasan untuk suatu kalimat atau istilah. Selain itu, unsur bahasa ini juga membuat kalimat yang kamu ucapkan, atau paragraf yang kamu tulis memiliki keberlanjutan atau kesinambungan yang selaras. 

    Walaupun kamu menggunakannya secara alami, namun ada aturan yang menghasilkan beragam jenis konjungsi pada tata Bahasa Indonesia. 

    16 Macam Konjungsi

    Setiap macam konjungsi memiliki fungsi, tujuan dan cara penggunaan yang berbeda-beda. Ada beragam pengelompokkan dan jumlah macam konjungsi menurut beberapa referensi buku terkait tata Bahasa Indonesia. Tetapi, konjungsi korelatif selalu disebutkan dalam kategori-kategori di berbagai referensi tersebut. 

    Artikel ini mengambil pengelompokkan konjungsi menurut Gorys Keraf dalam buku “Tata Bahasa Rujukan Bahasa Indonesia”. Beliau membagi 16 macam konjungsi yang pengelompokannya berdasarkan fungsi spesifik masing-masing kata penghubung. 

    1. Aditif

    Fungsinya menyambungkan dua kata, frasa, klausa maupun kalimat dengan kedudukan setingkat. Contohnya adalah kata: serta, lagi pula, lagi, dan. 

    Contoh kalimat dengan konjungsi aditif: Kenny merapikan kasur dan menyapu lantai kamar. 

    2. Disjungtif

    Berfungsi untuk menyatukan dua unsur bahasa yang setara, untuk memilih salah satu hal dari beberapa pilihan. Contohnya: baik, maupun, ataupun, entah. 

    Contoh kalimat dengan konjungsi disjungtif: Tangan Pak Hadi cedera, beliau tidak bisa mengangkat galon maupun memindahkan jemuran. 

    3. Waktu/Temporal

    Konjungsi ini berhubungan dengan waktu baik dalam kalimat maupun antar kalimat, dan memiliki peran untuk menyambungkan dua kalimat majemuk dengan kedudukan yang setara dan tidak setara. Contohnya cukup banyak, diantaranya adalah apabila, bilamana, hingga, lalu, ketika, selama, semenjak, sementara, tatkala, dan waktu. 

    Contoh kalimat yang memakai konjungsi temporal: Gina sudah sampai di rumah tatkala hujan es turun dengan lebatnya. 

    4. Sebab/kausal

    Memiliki peran untuk menerangkan suatu penyebab dari sebuah peristiwa atau kejadian. Karena dan sebab adalah contoh konjungsi kausal. 

    Sementara, contoh kalimatnya sebagai berikut: Jumlah pengunjung di ruang-ruang publik dibatasi karena merebaknya kasus Covid-19 di tahun 2020. 

    5. Perbandingan

    Konjungsi yang satu ini berfungsi untuk membandingkan hal-hal tertentu. Contoh ungkapan konjungsi perbandingan adalah bagai, bagaikan, ibarat, sebagai, sebagaimana, dan seakan-akan. Kamu bisa menemukan penggunaan konjungsi ini dalam peribahasa Bahasa Indonesia. 

    Contoh kalimat dengan konjungsi perbandingan: Gilang berlari sangat cepat bagaikan kilat. 

    6. Korelatif

    Konjungsi korelatif ini menghubungkan dua unsur bahasa dengan fungsi sintaksis yang sama dan setara. Khusus untuk jenis konjungsi ini akan dibahas lebih terperinci secara terpisah di bawah ini. 

    7. Konsesif 

    Ungkapan konsesif disebut juga pembenaran karena fungsinya menghubungkan dua kalimat dengan cara memberikan pembenaran terhadap suatu hal dengan menolak hal lainnya. Beberapa contoh kata konjungsi konsesif adalah biarpun, kendatipun, meskipun, walaupun, sekalipun. 

    Contoh kalimat dengan konjungsi konsesif/pembenaran: Daud tidak sombong meskipun lahir di keluarga kaya raya. 

    8. Tujuan/Final 

    Jika kamu butuh kata penghubung untuk menunjukkan tujuan atau maksud sebuah tindakan maupun kejadian, konjungsi final seperti agar, guna dan supaya, yang perlu kamu gunakan untuk membuat kalimatnya lebih jelas. 

    Contoh kalimat dengan konjungsi final: Agar bisa mengurangi berat badan secara signifikan, Lala mengurangi makan makanan berbahan dasar tepung, gorengan, dan makanan manis. 

    9. Syarat/Kondisional

    Ketika kamu ingin menerangkan kalimat yang menunjukkan syarat terjadinya situasi atau kondisi, kamu bisa menggunakan ungkapan seperti asalkan, bilamana, jika, kalau, jikalau. Ketiganya merupakan contoh konjungsi kondisional. 

    Contoh kalimatnya: Kamu bisa bekerja lebih produktif jika mengurangi bermain game atau berselancar di media sosial.  

    10. Intensifikasi

    Kategori konjungsi intensifikasi berfungsi untuk menjadi bagian penegas dalam kalimat. Kata-kata yang termasuk ragam konjungsi penegas contohnya adalah akhirnya, misalnya, umpamanya, ringkasnya, yaitu, yakni. 

    Contoh kalimat dengan konjungsi intensifikasi: Caca sudah lelah mencari kucingnya yang hilang ke sana kemari, akhirnya dia memilih untuk pulang ke rumah.  

    11. Konsekutif/Akibat

    Yang satu ini merupakan kebalikan dari konjungsi nomor 4, yaitu menggambarkan akibat sebuah kejadian. Kata yang mewakili konjungsi konsekutif adalah akibatnya, sehingga, dan sampai. 

    Contoh: Banyak orang lalai dan tidak memakai masker di tempat umum yang tertutup di penghujung tahun, sehingga kasus penularan Covid-19 pun melonjak. 

    12. Pertentangan 

    Konjungsi ini berperan untuk menggabungkan dua hal yang bertentangan, dimana kalimat kedua lebih penting posisinya dibandingkan dengan kalimat yang pertama. Melainkan, namun, sebaliknya, dan tetapi merupakan kata konjungsi pertentangan. 

    Contoh penggunaan konjungsi pertentangan adalah: Berkurangnya pengunjung mall di Kota Y tidak disebabkan daya beli yang turun, melainkan kehadiran taman bermain baru.  

    13. Penjelas

    Konjungsi penjelas memiliki peran penting dalam menghubungkan sebuah kalimat rincian dengan kalimat pendahulunya. Satu kata yang masuk dalam jenis konjungsi ini adalah bahwa. 

    Contoh kalimat dengan konjungsi penjelas: Pembawa berita menginformasikan bahwa tim ganda campuran Indonesia menang di kompetisi bulu tangkis tersebut. 

    14. Situasi 

    Sedangkan dan padahal merupakan bagian konjungsi yang menegaskan suatu peristiwa yang terjadi dalam kondisi tertentu. Sekilas, konjungsi ini memang mirip dengan temporal namun kamu bisa menemukan perbedaannya dalam contoh kalimat berikut:

    Tidak banyak yang membeli rumah di kawasan baru tersebut, padahal harganya cukup menarik. 

    15. Pembatasan

    Konjungsi pembatasan berfungsi menunjukkan batasan dalam sebuah hal. Asal, selain, dan kecuali merupakan ungkapan yang lumrah digunakan sebagai konjungsi ini. 

    Contoh kalimatnya: Jay suka makan buah-buahan, kecuali buah duku dan buah nanas. 

    16.  Konjungsi Pengantar Kalimat

    Merupakan konjungsi yang berfungsi untuk memulai sebuah kalimat lalu menyatukannya dengan kalimat sesudah atau sebelumnya. Di antara ungkapan yang termasuk konjungsi ini adalah adapun, bahwasanya, dan maka. 

    Contoh kalimatnya: Kecoa merupakan serangga yang suka tempat kotor. Maka, tidak heran jika mereka banyak kamu temukan di selokan maupun kamar mandi. 

    Jenis Konjungsi Korelatif

    Konjungsi ini menarik untuk dibahas lebih terperinci. Alasannya, kata penghubung korelatif secara berpasangan berfungsi menghubungkan dua bagian kalimat terpisah yang bisa berdiri sendiri dengan kedudukan sintaksis yang setara. 

    Kenapa disebut berpasangan? Karena konjungsi ini bisanya memang hadir secara berpasangan dan terpisah oleh satu unsur bahasa seperti kata, frasa, klausa maupun kalimat lainnya. Dua kalimat yang konjungsi ini hubungkan juga saling memengaruhi. 

    Ungkapan berpasangan yang termasuk dalam kategori konjungsi korelatif adalah sebagai berikut ini. 

    A. Baik… maupun

    Contoh kalimat: Baik jendela, maupun pintu rumah harus ditutup rapat dan dikunci jika hendak kamu tinggalkan pergi. 

    B. Bukannya… melainkan

    Bukannya tidak punya uang, melainkan sakit gigilah yang membuat Eva batal pergi bertemu teman-temannya. 

    C. Demikian…sehingga

    Demikian banyak sampah yang menggenang ke sungai itu, sehingga airnya tidak dapat mengalir dengan baik. 

    D. Jangankan…pun

    Jangankan membayar sepuluh juta rupiah, pun dengan harga sepuluh ribu Dery tidak akan mau membeli tiket konser itu. 

    E. Makin…makin

    Makin tinggi badan seseorang, makin besar pula ukuran bajunya. 

    F. Tidak hanya… bahkan

    Tidak hanya jumlah pengunjung yang dibatasi, bahkan jam berkunjung ke perpustakaan pun turut dikurangi.

    G. Tidak hanya..  tetapi juga

    Tidak hanya harga bahan pokok saja yang naik, tetapi juga harga pakaian ikut naik menjelang tibanya hari raya. 

    Apa Perbedaan Konjungsi Korelatif dengan Konjungsi Lainnya?

    Melalui pemaparan di atas, perbedaan masing-masing konjungsi ini sangat jelas pada fungsi yang dibawa dan konsekuensi yang timbul akibat penggunaannya. Tetapi, konjungsi korelatif punya ciri khas yang membedakannya dengan konjungsi lainnya. Umumnya, kalimat yang memiliki konjungsi korelatif merupakan kalimat majemuk. 

    Kondisi inilah yang membuat kedua kalimat yang dihubungkan bisa berdiri sendiri secara terpisah tetapi tetap memiliki keterkaitan atau korelasi ketika kata penghubung yang berpasangan menyambungkan keduanya.

  • Biografi Pahlawan dari Banten, Sultan Ageng Tirtayasa

    Biografi Pahlawan dari Banten, Sultan Ageng Tirtayasa

    Walaupun masih banyak yang belum mengenal tokoh pahlawan satu ini, namun namanya memiliki peran besar untuk Indonesia terutama daerah Banten. Di puncak kejayaannya beliau memiliki peran saat melawan VOC (Vereenigde Oost Indische). Mari mulai mengenalnya, melalui biografi Sultan Ageng Tirtayasa berikut ini!

    Mengenal Sultan Ageng Tirtayasa

    Dalam mempelajari dan mengenal siapa tokoh pahlawan asal Banten ini, ada baiknya Anda mengenal siapa beliau melalui biografi berikut:

    Silsilah Keluarga

    Biografi Sultan Ageng Tirtayasa sendiri mulai dari masa kelahirannya, pada tahun 1637, dari rahim seorang Ratu Marta Kusuma. Ibunya sendiri adalah keturunan dari Pangeran Jayakarta, yakni Wijayakrama. Beliau memiliki empat saudara, yakni Pangeran Kilen, Pangeran Lor, Ratu Kulon, dan Pangeran Arya.

    Beliau juga memiliki saudara dari ibu yang berbeda, yakni Pangeran Kidul, Pangeran Wetan, Ratu Timpuruk, dan juga Ratu Intan. 

    Salah seorang putra bangsawan ini merupakan adalah anak dari Sultan Banten ke lima yang bernama Sultan Abdul Ma’ali Ahmad. Walaupun terkenal dengan nama Sultan Ageng Tirtayasa, namun nama asli dari tokoh besar ini adalah Abu Al-Fath ‘Abdul-Fattah.

    Perjalanan seorang Pangeran Surya menjadi Sultan, kemudian Pangeran Adipati, terjadi dalam jangka waktu yang tak terlalu lama di umurnya yang masih muda. Mulanya tahta tersebut dipegang oleh ayahnya atau lebih dikenal dengan Sultan Kulon, sejak tahun 1638. 

    Sesaat setelah ayahnya meninggal, beliau naik tahta menjadi Sultan Muda. Pada kala itu, kakeknya Sultan Abdul Mufakhir Mahmud Abdul Kadir, masih memerintah Banten yang beliau mulai sejak tahun 1596. Namun, saat kakeknya juga ikut meninggal, pada umurnya ke 20 tahun Sultan Muda resmi menjadi Sultan Banten ke-6.

    Momen pengukuhan ini terjadi tepat pada 10 Maret 1651, Tirtayasa muda diangkat menjadi Sultan Banten keenam dengan gelar Sultan Abdul-Fattah Al-Mafaqih. Nama Tirtayasa sendiri sebenarnya beliau dapatkan setelah berdirinya keraton baru yang beliau dirikan di daerah dusun Tirtayasa, Kabupaten Serang.

    Masih Keturunan Sunan Gunung Jati

    Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah sendiri adalah tokoh besar dalam penyebaran Agama Islam di tanah Hindunesia, yang kini menjadi Indonesia. Beliau menyebarkan agama dan juga tonggak pendirian Kesultanan Cirebon.

    Dalam darah Tirtayasa sebenarnya mengalir darah Sunan Gunung Jati, lebih tepatnya dari keturunan silsilah ayahnya yang merupakan keturunan Ratu Pembayun. Ratu Pembayun sendiri merupakan istri dari Sultan Maulana Hasanudin (Anak Sunan Gunung Jati) yang merupakan pendiri Sultan Banten pertama. 

    Jadi, tidak heran jika keislaman dalam keluarga Sultan Tirtayasa dan Kesultanan Banten cukup kental. Jika ditarik silsilahnya keturunannya hingga muncul Sultan Tirtayasa adalah sebagai berikut:

    • Syarif Hidayatullah, memiliki sembilan anak dari beberapa perkawinan. Anak tersebut adalah Pangeran Trusmi, Ratu Martasari, Dewi Sarokah, Pangeran Kuningan, Maulana Hasanuddin Sayyid, Pangeran Jaya Kelana, Nyai Ratu Ayu, Pangeran Pasarean, dan Ratu Wanawati Waras.
    • Lalu, dari anaknya bernama Maulana Hassanuddin atau Sayyid Maulana Hassanuddin Al Azmathkhan Al Husaini beliau memiliki 18 anak. Di mana salah satunya adalah Maulana Yusuf di Banten.
    • Kemudian dari Maulana Yusuf sendiri memiliki sekitar 15 anak tercatat. Salah satunya adalah Maulana Muhammad Nashruddin yang merupakan buyut dari Tirtayasa.
    • Lalu, dari beliaulah kakek Sultan Ageng Tirtayasa lahir, dengan nama Abu Al Mafakhir Mahmud Abdul Qadir. Di mana beliau memiliki sekitar 39 anak tercatat dan salah satunya adalah ayah dari Sultan Ageng Tirtayasa.
    • Kemudian dari pernikahab Sultan Abul Ma’ali Ahmad Rachmatullah atau Sayyid Abul Ma’ali Ahmad Al Azmatkhan Al husaini dengan Ratu Mertakusumah munculah sultan Tirtayasa kecil. Beliau lahir dengan nama Sayyid Abul Fath Abdul Fattah Al Azmatkhan Al Husaini dengan gelar Pangeran Surya sejak lahir.

    Istri dan Anak-Anak dari Sultan Ageng Tirtayasa

    Dalam kepercayaan warga dan dari beberapa sumber terpercaya, Sultan Banten ke-6 ini memiliki beberapa istri dan sekitar 30 anak. Dalam biografi Sultan Ageng Tirtayasa, beliau memiliki beberapa orang istri, namun yang diketahui hanya Ratu Adi Kalsum, Ratu Nengah, dan Nyai Gede. Berikut anak-anaknya dari beberapa istrinya tersebut:

    • Sultan Haji atau Sayyid Abu Al Nashr ‘Abdul Qahar Al Azmathkhan Al Husaini, lahir pada tahun 1658. Memiliki 10 orang anak dan menjadi Sultan Banten ke-7 pada tahun 1682 hingga 1887.
    • Pangeran Purbaya Yana, lahir pada 1661. Memiliki gelar Putra Mahkota Baru karena Sultan Haji berpihak pada VOC dan memiliki julukan Singa dari Banten. Beliau memiliki 6 orang anak.
    • Pangeran Arya Ingayudadipuna, lahir pada tahun 1663 (kurangnya data disinyalir karena beliau wafat saat masih kecil).
    • Pangeran Arya Abdul “Alim, lahir pada 1666 (kurangnya data disinyalir karena beliau wafat saat masih kecil).
    • Pangeran Sugiri atau Pangeran Sogiri, lahir pada tahun 1668. Menikah dengan NR. Ratnakomala dan memiliki 2 orang anak, yakni Raden Entong dan Raden Kanzul Arifin.
    • Tubagus Rajasuta atau Ki Buyut Jenggot. Mendapatkan gelar Syekh karena berperan dalam menyebarkan ajaran Agama Islam di Banten. Serta menjadi salah satu tokoh yang ikut melawan Penjajah.
    • Tubagus Rajaputra.
    • Tubagus Husen.
    • Raden Mandraka.
    • Pangeran Sake atau Raden Syarifuddin Shoheh, lahir tahun 1675 dan memiliki 10 anak.
    • Raden Rum.
    • Raden Mesir.
    • Raden Muhammad.
    • Raden Muhsin.
    • Tubagus Wetan.
    • Tubagus Muhammad.
    • Tubagus Abdul
    • Ratu Baja Mirah.
    • Tubagus Kulon
    • Arya Abdulalim
    • Ratu Kidul.
    • Ratu Marta.
    • Ratu Adi.
    • Ratu Umuk.
    • Ratu Hadijah.
    • Ratu Habibah.
    • Ratu Fatimah.
    • Ratu Ayiqoh.
    • Ratu Nasibah
    • Ratu Ayu atau Siti Khafifah (Karaneng pane) dan menjadi istri Syekh Yususf Abul Mahasin Tajul Khalwati Al-Makasari Al-Bantani/Muhammad Yusuf.

    Masa Pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa dan Kebijakannya

    Selama masa kepemimpinannya, Sultan Ageng Tirtayasa membuat beberapa kebijakan yang terbukti berguna untuk kemajuan Banten. Kebijakan-kebijakan tersebut tidak hanya kebijakan dalam negeri saja, melainkan juga kebijakan luar negeri. Berikut biografi masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa penjelasannya:

    1. Kebijakan Militer Wilayah Banten

    Seperti yang telah disinggung pada penjelasan sebelumnya bahwa Tirtayasa dilantik menjadi sultan Banten pada tahun 1651. Kala itu, beliau menggantikan kakeknya yang telah meninggal dunia. Karena ayahnya yang sebelumnya telah meninggal dunia mendahului kakeknya, kepemimpinan pun secara otomatis beralih kepada Tirtayasa.

    Pada masa pemerintahannya, Sultan Abu al-Fath Abdul Fattah (Tirtayasa) membuat kebijakan di bidang militer dan pertahanan untuk wilayah Banten. Beliau mengangkat penggawa-penggawa untuk memudahkan pengawasan terhadap daerah-daerah di wilayah Banten. Seperti Bengkulu, Solebar, Tangerang, Serang, Lampung, dan lainnya.

    Penggawa-penggawa tersebut ditugaskan dan disebar luaskan ke daerah-daerah tersebut. Kemudian diwajibkan untuk datang ke Kediaman Mangkubumi di Kemuning, Banten dalam kurun waktu tertentu. Di sana, mereka harus melaporkan kondisi daerah masing-masing yang mereka awasi. 

    Para pejabat di daerah juga diharuskan menghadap Sultan Ageng Tirtayasa di Istana Surosowan. Tujuannya untuk menerima petunjuk dan nasihat agar disampaikan pada rakyat di daerah masing-masing. Selain itu, pelatihan angkatan perang pun dipasrahkan kepada Mangkubumi untuk mengatur dan mengawasi prajurit Banten.

    Kemudian, persoalan mengenai senjata perang seperti meriam, keris, senapan, dan tombak. Sultan Ageng Tirtayasa menitahkan agar memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah di Banten dan membuatnya sendiri. Sedangkan jenis senjata lainnya dibeli dari daerah lain di luar Banten, seperti Batavia, Bandung, dan lainnya.

    Penempatan rumah punggawa dan senopati pun dirancang sedemikian rupa. Sehingga memudahkan mereka untuk mengawasi kondisi para prajuritnya. Rumah para senopati dan penggawa juga sengaja ditempatkan tidak terlalu jauh dari istana.

    Tujuannya supaya penyampaian instruksi dari maupun kepada Sultan bisa lebih mudah, apalagi jika wilayah Banten dalam keadaan darurat. Dari kebijakannya ini, dapat Anda lihat bahwa Sultan Ageng Tirtayasa merupakan seorang yang pandai dan andal dalam merancang strategi militer atau perang. 

    Hal tersebut sudah tampak saat beliau masih menjabat sebagai putra mahkota. Beliaulah yang mengatur strategi perang gerilya terhadap penjajahan Belanda di Batavia.

    2. Kebijakan di Bidang Perekonomian 

    Menurut Sultan Banten ke-6 ini, meningkatkan hasil pertanian Banten akan menunjang kemajuan perekonomian masyarakat. Sehingga beliau juga membuka banyak lahan-lahan pertanian atau sawah dengan penataan terasering dan sistem irigasi yang baik.

    Selain dikenal sebagai ahli perencanaan wilayah, Sultan Ageng Tirtayasa merupakan seorang pemimpin yang cerdas dan ahli terkait masalah tata kelola air. Terbukti pada masa pemerintahannya, beliau membuat kebijakan yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan hasil pertanian warga Banten, yakni membangun sistem irigasi.

    Beliau membangun saluran irigasi antara Pontang hingga Tanahara untuk membuat wilayah ini dapat dialiri kapal. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu lagi menunggu musim hujan untuk bercocok tanam dan meminimalisir gagal panen jika musim sedang tidak menentu. 

    Pertumbuhan daerah tersebut menjadi sumber pangan pun terlaksana, sehingga menunjang perekonomian dan kemakmuran negerinya. Tak lupa beliau juga memfasilitasi masyarakat Banten dengan membuka lahan-lahan persawahan baru untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

    Bahkan dalam beberapa biografi Sultan Ageng Tirtayasa, beliau dan para punggawanya kedapatan berusaha keras memajukan dan modernisasi Banten. Tak hanya untuk menarik perekonomian menjadi lebih baik, namun juga memajukan nilai-nilai keislaman dari daerah tersebut.

    Bahkan beliau mengirim putranya ke Mekkah dengan perintah untuk meneruskan hubungan diplomatik dengan Kekhalifahan Islam Turki yang diturunkan dari kakeknya. Hal tersebut membuat Banten mampu menata perdagangan dalam dan luar negeri. 

    Banten juga menjadi salah satu daerah yang menerima perdagangan pelabuhan luar negeri. Seperti Britannia, Denmark, Prancis, dan beberapa negara Eropa. Hubungannya dengan berbagai daerah di Indonesia juga cukup baik, terutama dengan Raja Makasar yang menjadi besannya untuk anak terakhirnya.

    3. Kebijakan di Bidang Pendidikan

    Tak hanya sampai di situ, Sultan Ageng Tirtayasa juga sangat memperhatikan kualitas pendidikan masyarakat Banten yang semakin melengkapi biografi terpuji beliau. Agar dapat memajukan pendidikan di Banten, Sultan Ageng Tirtayasa tak segan-segan untuk mengalokasikan anggaran yang besar guna membangun pesantren-pesantren.

    Ada juga kisah tentang delegasi yang dikirim ke mekkah yang meminta dikirim beberapa guru demi mengajarkan ilmu keislaman di tanah Banten. Hingga akhirnya surat balasan pun dikirim dari tiga orang utusan Sharif Makkah yang akan mengirimkan tiga tokoh ulama.

    Akhirnya, Sayyid Ali, Abdunnabi, dan juga Haji Salim menjadi guru besar yang langsung di datangkan dari Makkah ke Banten menjadi guru besar keagamaan Islam. Atas kejadian ini pula Sultan Ageng Tirtayasa kemudian mendapatkan gelar Abdul Fattah.

    4. Kebijakan di Bidang Keagamaan

    Selama menjabat, Sultan Ageng Tirtayasa juga memainkan peran besar di bidang keagamaan. Beliau membangun banyak masjid yang tersebar luas dan merata di seluruh penjuru Banten. Tujuannya adalah agar masyarakatnya bisa melaksanakan ibadah di tempat yang lebih nyaman dan layak. 

    Selain itu, Sultan Ageng juga mengangkat Syekh Yusuf (ulama besar yang didatangkan dari wilayah Makassar) untuk menjadi Mufti di Banten. Hal yang dimaksud Mufti sendiri ialah ulama yang berwenang untuk menafsirkan teks serta mengeluarkan fatwa kepada umat Islam di Banten. 

    Selain menjadi mufti, Syekh Yusuf juga diangkat menjadi penasihat Sultan Ageng untuk membantunya menentukan segala kebijakan, terutama di bidang pemerintahan. Berkat kebijakannya ini, nuansa keislaman di Kesultanan Banten jadi lebih terpancar. Bahkan beliau juga menjadi menantunya atas anaknya Ratu Ayu atau Siti Khafifah.

    5. Kebijakan Dalam Berdiplomatik

    Seperti yang sudah Anda pelajari sebelumnya bahwa, Sultan Tirtayasa sangat menghormati peninggalan diplomatik dari para leluhurnya. Terutama dengan Kekhalifahan Islam Turki Usmani yang kala itu di pimpin oleh Muttasharifat Hejaz. 

    Tak hanya kerjasama untuk perdagangan dan ajaran agama Islam, namun juga upaya menarik simpatisan dunia barat dan timur tengah untuk membantu kemerdekaan Indonesia. Hubungan diplomatik dengan kerajaan setempat seperti Pangeran Madura, Mangunjaya, dan Mas Dipaningrat adalah bukti kejayaan Kasultanan Banten.

    Dalam salah satu musyawarah para diplomasi kerajaan Indonesia ini, menunjuk rombongan santri Bentot sebanyak tujuh orang untuk ke Turki. Tujuannya adalah untuk mengabarkan pergantian Sultan Banten, serta menyampaikan permintaan bantuan untuk membumihanguskan kekuasaan VOC pada kala itu.

    Lalu, untuk urusan diplomatik dengan kerajaan Nusantara, beliau juga bekerjasama dengan Trunjoyo yang tengan melakukan pemberontakan terhadap Mataram. Selain itu, Banten juga menjalin hubungan dengan Makassar, Bangka, Cirebon dan juga Inderapura.

    Bahkan selain hubungan diplomasinya dengan turki yang masih terus berjalan, Sultan Ageng juga mendapatkan kerjasama asing dari beberapa pedagang asing dari Eropa selain Belanda. Di mana pada akhirnya mendatangkan Francois Caron, selaku kongsi Dagang Perancis dari Raja Louis XIV. 

    6. Kebijakan Luar Negeri

    Dalam biografi Sultan Ageng Tirtayasa mengenai perjalan kepemimpinannya, beliau juga memberlakukan beberapa kebijakan luar negeri. Hal tersebut terjadi khususnya untuk mengambil langkah tegas dengan tidak melanjutkan perjanjian dagang dengan Belanda atau lebih tepatnya VOC.

    Lewat bantuan para delegasi dalam negeri dan luar negeri, beliau menghalangi pihak VOC untuk berdagang di Banten. Hal tersebut pun memicu amarah pihak VOC yang membuat peristiwa blokade para pedagang luar negeri dan di belokkan ke Batavia. Inilah cikal bakal terjadinya perang dengan VOC.

    Tak mau kalah, beliau juga mengundang para pedagang luar negeri. Seperti Inggris, Denmark, Portugis, dan Prancis, serta meluaskan interaksi dagang dengan bangsa Tiongkok, India dan Persia. Sehingga pertumbuhan Banten pada kala itu menjadi ancaman besar untuk para VOC

    7. Kebijakan Politik

    Agar dapat mengukuhkan kemantapannya dalam memajukan daerah Banten, beliau juga menggagas berbagai kebijakan politik seperti mengadakan berbagai pembaruan. Mulai dari:

    • Mengurangi kekuasaan dewan agung yang merupakan penasihat dari Sultan sebelumnya. Hal tersebut beliau lakukan untuk mencegah tindak kecurangan dari penasihat yang menyalahgunakan wewenang.
    • Setiap keputusan politik pemerintah saat itu tetap dilakukan oleh beliau sendiri dengan bantuan dari para dewan agung.
    • Menetapkan aturan perluasan lahan persawahan dan pemukiman penduduk.
    • Mengatur kebijakan perdagangan luar negeri dan mengundang pedagang asing.
    • Pemindahan para anggota dewan agung, ke Istana Surosowan (dekat Pantai Teluk Banten).
    • Memperkuat dan memperluas hubungan diplomatik dengan kerajaan atau daerah sekitar. Sebut saja Lampung, Selebar, Cirebon, Kawawang, Sumedang, dan juga Mataram selaku daerah tetangga.

    Perjuangan Melawan Penjajah

    Dalam beberapa biografi Sultan Ageng Tirtayasa, pastinya Anda akan mempelajari perjuangan beliau melawan VOC dari pihak Belanda. Karena bertepatan dengan kepemimpinannya pada periode 1651 hingga 1683, VOC memang sudah menerapkan perjanjian monopoli perdagangan yang merugikan Banten bahkan Indonesia.

    Walaupun perjanjian ini telah ditandatangani sejak kepemimpinan kakeknya, namun dengan persiapan yang matang beliau mulai menunjukkan penolakannya terhadap ketidak adilan yang diberikan Belanda. Perlawanan Banten mulai muncul saat Sultan Tirtayasa membuka Banten sebagai pelabuhan terbuka.

    Beliau juga mulai menarik hubungan diplomasi dengan beberapa Negara di Eropa dan Timur Tengah. Serta meluas ke daerah Tiongkok dan India. Lalu, untuk mewujudkan keinginannya terbebas dari belenggu VOC, beliau dan para delegasi Indonesia mengirimkan delegasi dan permintaan pertolongan ke Turki.

    Beliau juga mengirimkan anaknya untuk mengirimkan permintaan langsung ke delegasi kekhalifahan turki kala itu. 

    Pengkhianatan Sultan Haji

    Sayangnya, Sultan Tirtayasa sempat jatuh, karena anak pertamanya yang diangkat menjadi Sultan ke-7 membelot dan bersekutu dengan VOC. Keributan berimbas pada perabutan kekuasaan oleh Sultan Haji yang mendapat hasutan dari Belanda. Serta munculnya perjanjian baru yang VOC buat dengan isi:

    • Kesultanan yang Sultan Haji Perintah harus memberikan daerah Cirebin, kepada pihak VOC.
    • VOC akan mengambil alih atau memonopoli laba di Banten.
    • Pasukan kesultanan pada Pantai Priangan harus segera ditarik mundur.
    • VOC juga meminta ganti rugi atau denda sebesar 600.000,00 ringgit, jika Banten mengingkari perjanjian tersebut.

    Dari perjanjian tersebut, daerah Banten yang mulai maju kembali jatuh dan membuat warga Banten dibuat geram dengan pemerintahan Sultan ke-7 Banten tersebut. Sehingga membuat Sultan Tirtayasa dan anak keduanya Pangeran Purbaya Yan memimpin pemberontakan dan penurunan tahta sepihak.

    Walaupun mendapatkan bantuan dari VOC, Sultan Tirtayasa dan seluruh bawahan dan rakyatnya berhasil membuat seluruh pasukan VOC dan Sultan Haji terpukul mundur. Pasukan yang dipimpin oleh Kapten Tack dan Saint Martin, terpaksa melarikan diri ke Rangkasbitung untuk menata ulang strateginya.

    Perjanjian Damai

    Dalam biografi Sultan Ageng Tirtayasa, peperangan yang sengit dari kedua kubu terus berlanjut hingga membuatnya berlangsung selama satu tahun penuh. Hingga akhirnya keduanya melakukan perjanjian damai pada tahun 1657. 

    Dengan bunyi perjanjian permintaan tahanan dan tawanan untuk Belanda. Sedangkan pihak Banten meminta untuk mendapatkan izin perdagangan ke Ambon, Perak, dan Ujung Pandang. Kemudian Belanda mengajukan penambahan persyaratan damai pada 29 April 1658, yang meminta ganti rugi.

    Dalam persyaratan yang Belanda ajukan, Banten harus membayar ganti rugi perang sebesar 500 ekor kerbau dan 1500 Sapi. Selain itu, kapal Belanda juga tidak akan mendapatkan pemeriksaan saat berada di pelabuhan, serta tidak adanya pembayaran bea cukai saat melewati perairan Banten.

    Banten pun ikut menambahkan syarat tambahan pada 4 Mei 1658, yang meminta perizinan pasukan kesultanan Banten ke Batavia tiap satu tahun sekali. Tujuannya adalah untuk pembelian meriam, peluru, misiu dan juga cengkeh. Alih-alih menerima persyaratan, pihak Belanda menolak permintaan tersebut.

    Hal tersebut memicu amarah Sultan Tirtayasa yang berujung peperangan kembali, dengan pertanda pemusnahan kapal Belanda. Dari peperangan ini pihak Banten berhasil merebut daerah Muara Angke. Bahkan untuk menyulut semangat, beliau juga mengajukan sayembara berupa harta dan tahta untuk kepala opsir Belanda.

    Kekalahan bertubi-tubi yang Belang alami, membuat dikirimnya perjanjian damai lewat perantara Sultan Jambi. Pada perjanjian tersebut ada enam syarat yang akhirnya disetujui. Walaupun tak ada tulisan jelas apakah pihak Banten boleh melakukan perdagangan dengan Ambon.

    Karena memahami sikap licik pihak Belanda pada kala itu, Sultan Ageng akhirnya membangun kediaman baru yang dari awalnya di Surosowan, kini berpindah ke daerah Tirtayasa. Karena istana sekaligus benteng inilah beliau mendapatkan julukan baru sebagai Sultan Ageng Tirtayasa.

    Masa Tua dan Kematian Sultan Ageng Tirtayasa

    Walaupun telah membangun istana baru di Tirtayasa dan mengadakan perjanjian damai, namun dalam biografi Sultan Ageng Tirtayasa masa tua beliau cukuplah tragis. Sultan Haji yang mengetahui masalah perpindahan kediaman ke istana baru, kemudian melakukan siasat untuk membujuk sang ayah yang untuk kembali ke istana Surosowan.

    Jika bukan karena kasih sayangnya pada anak pertamanya, beliau tak akan tertangkap oleh pihak Belanda pada tanggal 14 Maret 1683. Siasat tersebut membuat Sultan Ageng Tirtayasa harus mendekap di penjara yang ada di Batavia. Tak lama setelah itu beliau menghembuskan nafasnya untuk yang terakhir kali dalam penjara.

    Berdasarkan permintaan para petinggi kesultanan Banten yang kala itu dipimpin oleh Pangeran Purbayana meminta jenazah Sultan Ageng untuk dipulangkan ke kampung halaman. Hingga akhirnya beliau di kebumikan pada pemakaman keluarga, tepat di sebelah utara Masjid Agung sekarang ini.

    Hal tersebut juga menjadi pemicu pemberontakan pihak Banten untuk terus berjuang mempertahankan kemerdekaannya. Hingga akhirnya VOC berhasil dibubarkan pada tanggal 31 Desember 1799 karena mengalami kebangkrutan. Kurangnya produktivitas pegawai, serta pergantian jabatan menjadi salah satu alasan pembubarannya.

    Atas jasa dan peranannya pada kemerdekaan Indonesia dan kemajuan perdagangan dan perekonomian lokal, beliau kemudian menerima gelar Pahlawan Nasional. Hal tersebut dikukuhkan dengan SK Presiden pada tanggal 1 Agustus 1970 yang membuat namanya abadi menjadi sebuah perguruan tinggi negeri di Banten.

    Anda Sudah Tahu Biografi Sultan Ageng Tirtayasa?

    Nah, itulah ulasan mengenai biografi Sultan Ageng Tirtayasa, salah satu tokoh pahlawan nasional di Indonesia. Walaupun tak bisa mengusir VOC, namun karena jasa beliaulah perdagangan Indonesia mulai terbuka untuk seluruh dunia. Bahkan karena kepemimpinannya, Banten menjadi kota pelabuhan perdagangan pada kala itu.

    Berbagai upaya untuk memajukan daerah, merangkum daerah sekitar dan luar negeri, serta kebijakan dan diplomasi darinyalah yang menjadi cikal bakal pejuang kemerdekaan Indonesia. Dari pribadi beliau Anda bisa belajar, bahwa menjadi lebih baik dalam hal yang dikuasai akan menimbulkan perubahan besar.

  • 20+ Pantun Kanak Kanak Menarik dan Mudah Dipahami Anak-Anak

    20+ Pantun Kanak Kanak Menarik dan Mudah Dipahami Anak-Anak

    Pantun adalah sebuah jenis puisi tradisional yang berasal dari masyarakat Melayu yang dahulu singgah di Indonesia. Dari beragam jenis pantun, salah satu pantun yang menarik untuk dikulik adalah pantun kanak kanak. 

    Jenis pantun ini memiliki ciri khas yang sama dengan pantun pada umumnya, yaitu terdiri dari dua hingga empat baris dengan rima pada setiap barisnya. Namun, pantun kanak kanak biasanya memiliki bahasa yang lebih sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak. 

    Selain itu, tema atau pesan pada pantun ini juga biasanya disesuaikan dengan kebutuhan dan kepentingan anak-anak. Jadi, bisa dibilang mengajarkan anak berpantun dapat memberikan banyak manfaat bagi mereka. Nah, bagi Anda yang tertarik untuk mengajarkan pantun kepada di kecil, berikut ini contoh-contohnya!

    Contoh Pantun Kanak Kanak Tentang Keseharian

    Ada banyak tema yang bisa diangkat menjadi inspirasi dalam membuat pantun kanak kanak. Salah satunya hal yang paling dekat dengan anak misalnya tentang keluarga. Berikut ini contohnya:

    1. Terbang rendah burung kutilang

    Hinggap di dahan sambil menoleh

    Hatiku senang tidak kepalang

    Ayah pulang membawa oleh-oleh

    2. Angin berdesir ke seluruh wilayah

    Pohon tumbang akarnya goyah

    Terima kasih teruntuk ayah

    Sudah berjuang susah payah

    3. Pagi-pagi disapa Siti

    Ditanya kapan mau ke pasar

    Meski jauh ibu tetap di hati

    Doa dan harapan selalu terpancar

    4. Naik motor kepanasan

    Membonceng penumpang yang bawel

    Adik kecilku penuh kepolosan

    Walau terkadang nakal dan rewel

    5. Maria diundang ke pesta

    Berharap naik kereta kuda

    Kakekku teladan hidup yang berharga

    Meski usianya sudah senja

    6. Bintang tujuh sinar berseri

    Bulan purnama datang menerpa

    Ajaran ibu musti ditaati

    Mana yang dapat jangan dilupa

    7. Cantik kebaya dipandang mata

    Sayang kainnya terkoyak di tepi

    Kasih ibu membawa ke surga

    Kasih ayah kekal abadi

    8. Masak lemak dengan kelapa

    Kelapa dicari oleh sang kera

    Cintai ibu sayangi bapa

    Pasti hidup damai sejahtera

    9. Di tumpukan sampah hinggap lalat

    Bau tak sedap sungguh tak terkira

    Sesudah makan coklat

    Jangan lupa gosok gigi segera

    Contoh Pantun Tema Bermain

    Anak-anak identik dengan aktivitas bermainnya yang menyenangkan. Kamu bisa mengajak anak untuk membuat pantun kanak kanak dengan mengambil inspirasi dari salah satu kegiatan atau pengalaman bermainnya yang paling berkesan.

    1. Pergi ke pasar membeli jambu

    Pulang-pulang membawa emas

    Main layang-layang dengan temanku

    Tapi sayang talinya lepas

    2. Kulit macan indah berpola

    Kulit kayu terkikis-kikis

    Cedera kaki bermain bola

    Hebatnya aku tak menangis

    3. Sofa empuk berwarna merah

    Sama seperti mawar di taman

    Hari ini aku main di rumah Sarah

    Main boneka dan rumah-rumahan

    4. Di hutan ada macan

    Kukunya panjang taringnya tajam

    Kawan baruku punya banyak mainan

    Bolehkah kupinjam?

    5. Beli kecap mereknya Sawi

    Disusun berjajar biar rapi

    Hari ini aku ketawa ketiwi

    Melihat temanku tersangkut di kandang sapi

    6. Burung bangau burung camar

    Sama-sama berburu ikan

    Tikus dan kucing saling mengejar

    Sangat asyik dijadikan tontonan

    7. Di kebun banyak pohon durian

    Pemiliknya bernama Pak Arpet

    Daripada kamu melamun sendirian

    Ayo kita main petak umpet

    8. Keripik kentang merknya potato

    Paling enak yang bungkusnya biru

    Hati-hatilah bermain lato-lato

    Bila terkena tangan pasti biru

    9. Pak Amat sedang membuat rakit

    Beli bambunya di toko online

    Hati-hati mata menjadi sakit

    Bila kelamaan main game online

    Contoh Pantun Kanak Kanak Tentang Ulang Tahun

    Ulang tahun juga menjadi momen yang pas untuk diangkat menjadi sebuah pantun. Kamu bisa mengajari anak untuk menyisipkan kata-kata lucu, kata selamat, atau doa harapan.

    1. Matanya kecil bulunya lentik

    Bersinar terang bagaikan bulan

    Wahai temanku yang cantik

    Selamat berulang tahun yang ke sembilan

    2. Mendaki gunung dan perbukitan

    Melihat gadis tersipu malu

    Di ulang tahunmu yang ke sembilan

    Semoga kamu sehat selalu

    3. Beli kemeja warnanya biru

    Jangan lupa membeli blangkon

    Datanglah ke perayaan ultahku

    Di sana banyak kue dan balon

    4. Naik kereta ke Cibodas

    Tak lupa mampir ke kota lama

    Selamat ulang tahun yang kesebelas

    Semoga makin disayang orang tua

    5. Mangga golek mangga kweni

    Ditaruh di samping buku biru

    Betapa senangnya hati ini

    Besok adalah hari ulang tahunku

    6. Banyak rumput juga ilalang

    Ambil cangkul ayo rapikan

    Aku riang tiada kepalang

    Dapat hadiah yang kudambakan

    7. Indonesia punya beragam suku

    Tinggalnya dari Sumatera hingga Papua

    Jika kamu datang ke ulang tahunku

    Bawa hadiah janganlah lupa

    8. Nugget enak dari brand Fiesta

    Yang punya orang Eropa

    Jangan lupa datang ke pesta

    Ada badut lucu rupa

    Contoh Pantun Tema Persahabatan

    Selama masa bermain, sebagian besar anak-anak tumbuh dengan menjalin hubungan dan berkolaborasi dengan teman-teman sebayanya. Dengan mengajak anak membuat pantun kanak kanak bertema persahabatan, kamu bisa sekaligus mengajarkan mereka untuk lebih memahami arti pentingnya memiliki teman.

    1. Pergi ke pasar membeli sandal

    Jangan lupa membawa duku

    Kalau memang ingin kenal

    Katakan saja tak usah malu

    2. Tanam pinang di tengah taman

    Lalu istirahat minum es kelapa

    Ini temanku namanya Ghibran

    Sudah bersahabat sejak TK

    3. Genggam balon erat-erat

    Jangan sampai putus talinya

    Terimakasih wahai sahabat

    Sudah menjadi pendukung setia

    4. Pergi ke toko beli sofa

    Beli juga kulkas pintu dua

    Ku rindu dengan kawan lama

    Sudah lama kami tak bersua

    5. Angsa hidup di telaga

    Gajah badannya sangat besar

    Teman saya namanya Lala

    Dia baik dan sangat pintar

    Contoh Pantun Teka-Teki Untuk Anak

    Bagi para orang tua yang ingin menguji kecerdasan dan kreativitas anak-anak melalui pantun, kamu juga bisa menggunakan pantun kanak kanak tema teka-teki. Berikut ini contohnya:

    1. Jalan-jalan beli mengkudu

    Sekalian pergi kondangan

    Penyayang dan penyabar kepadaku

    Siapakah gerangan?

    Jawaban: Ibu

    2. Beli jambu beli rambutan

    Tak lupa beli mangga

    Punya gigi tapi tak bisa makan

    Siapakah ia?

    Jawaban: Sisir

    3. Panjat pohon petik mangga

    Belum terpetik malah terjatuh

    Siang tidur malam terjaga

    Hewan apa tuh?

    Jawaban: Kelelawar

    4. Ke pasar Senin beli kelambu

    Mancing ke laut dapat ikan kakap

    Siapa yang selalu mengikutimu

    Tapi tak pernah bisa kamu tangkap?

    Jawaban: Bayangan

    5. Kalau Tuan belajar menari

    Jangan lupakan belajar pantun

    Kalau Tuan bijak bestari

    Apa yang naik tak pernah turun?

    Jawaban: Umur

    6. Berbagai bentuk dan juga warna

    Bila memakai bertambah jelita

    Menutup aurat fungsi utamanya

    Dapat pahala berlipat ganda

    Jawaban: Kerudung/Jilbab

    7. Burung nuri burung dara

    Terbang di sekitar layangan

    Cobalah terka wahai saudara

    Apa yang makin diisi makin ringan?

    Jawaban: Balon

    8. Main bola sama teman-teman

    Baru selesai saat sore hari

    Kalau panas tak digunakan

    Kalau hujan dicari-cari?

    Jawaban: Payung

    9. Pagi-pagi pergi ke kantor

    Singgah ke warung beli bingka

    Semakin disapu semakin kotor

    Apalah itu cobalah terka

    Jawaban: Parut

    Contoh Pantun Kanak Kanak Tentang Belajar

    Kamu juga dapat mengajak anak untuk membuat pantun tentang belajar sebagai motivasi dan penyemangat mereka. Berikut beberapa pantun yang bisa kamu contoh:

    1. Ke Bogor membeli talas

    Sampai rumah simpan di kulkas

    Jika ingin menjadi bintang kelas

    Belajar jangan malas-malas

    2. Beli siomay ke kota Bandung

    Siomay dibuat pakai tepung

    Sejak kecil rajin menabung

    Sudah besar pasti untung

    3. Pohon jati kuat kayunya

    Pohon nyiur tinggi batangnya

    Murid sejati banyak ilmunya

    Bekal mengabdi nusa dan bangsa

    4. Pagi-pagi seduh teh tubruk

    Dibukanya pakai kuku

    Biarpun seharian sibuk

    Jangan lupa baca buku

    5. Jika kita memegang kuas

    Melukislah pada kertas

    Jika anak bangsa cerdas

    Bangsa pun akan berkualitas

    6. Pemain wayang baris berjajar

    Mukanya tertutup kain

    Anak sekolah harus belajar

    Jangan banyak pacaran atau main-main

    7. Ke hulu membuat pagar

    Jangan terpotong batang durian

    Hargailah guru tempat belajar

    Supaya tak menyesal kemudian

    8. Pergi memancing saat fajar

    Pulang siang membawa ikan

    Siapa yang mudanya rajin belajar

    Akan jadi orang sukses di masa depan

    9. Adik manis ingin jajan

    Mulut menangis suara pelan

    Kalau nanti lulus ujian

    Bolehlah kita jalan-jalan

    10. Naik becak ke pasar kembang

    Makan nasi berlauk tahu

    Jangan dulu bersenang-senang

    Gunakan waktu menuntut ilmu

    11. Cepat bergegas untuk bertemu

    Bertemu sambil membawa gulali

    Kaya harta tapi miskin ilmu

    Tentulah merugi sama sekali

    12. Anak kecil bermain batu

    Batu dilempar masuk ke sumur

    Belajar itu tak kenal waktu

    Juga tidak memandang umur

    Contoh Pantun Tema Guru

    Sejak dini, penting untuk mengajarkan anak untuk belajar menghormati dan menghargai guru. Salah satu media yang bisa Anda gunakan adalah pantun kanak kanak bertema guru, seperti contoh berikut ini:

    1. Bu Somat beli tomat

    Jalannya terburu-buru

    Untuk guru yang terhormat

    Semoga engkau diberkati selalu

    2. Bunga mawar segar dan harum

    Tetap indah meski berduri

    Selalu kuingat guruku tersenyum

    Saat sedang mengajar kami

    3. Beli boneka burung merpati

    Dibeli dari Ramayana

    Maksud ucapkan dengan rendah hati

    Semoga guruku selalu dalam lindungan-Nya

    4. Awan putih dengan langit biru

    Sungguh indah menawan hati

    Terima kasih bapak ibu guru

    Telah ikhlas berbagi ilmu pada kami

    5. Hendak berburu keluar kota

    Seluas alam bumi terbentang

    Tanpa guru siapalah kita

    Ibarat malam tanpa bintang

    6. Beli televisi di toko China

    Beli kain di toko sutera

    Engkau ajari kamui dengan sukacita

    Hingga kami meraih cita-cita

    7. Australia negeri kangguru

    Indonesia alamnya permai

    Sungguh mulia jasamu guru

    Mendidik kami menjadi pandai

    8. Dari Surabaya ke Pekanbaru

    Kita bertemu di rumah makan

    Terima kasih untukmu guru

    Telah mendorongku mencapai kejayaan

    9. Kucing anjing saling mengejar

    Anak kucing tidak berbulu

    Walau sudah tidak mengajar

    Harap cikgu ingat selalu

    10. Bunga melati berseri-seri

    Harum mewangi di kota Brasil

    Usahamu gigih setiap hari

    Mendidik kami sampai berhasil

    11. Rumah biru atasnya kelabu

    Punya tiang berbahan batu

    Jasa guru selalu di kalbu

    Tak akan lekang oleh waktu

    12. Makan kuaci sama kulitnya

    Mulai tersedak hanya sebelah

    Terima kasih guru atas ilmunya

    Engkau mengajar tiada kenal lelah

    Contoh Pantun Kanak Kanak Tentang Cita-Cita

    Berikut ini kumpulan pantun anak tentang cita-cita yang bisa jadi referensi kamu:

    1. Ada semut di daun talas

    Terus berjalan dengan berarak

    Jika hati diselimuti malas

    Ingat cita-cita segera bergerak

    2. Kota Sampit di Kalimantan

    Kota Makassar di Sulawesi

    Teruslah berusaha jadi teladan

    Raihlah cita raih prestasi

    3. Penghasil batik di Yogyakarta

    Kalaulah Brebes penghasil beras

    Berusaha terus mengejar cita

    Sambil berdoa dan kerja keras

    4. Jalan-jalan ke Purwakarta

    Lanjut terbang ke Singapura

    Kalau kamu memiliki cita-cita

    Hendaklah mau sedikit sengsara

    5. Judul: Cita-Citaku karya Angelica

    Suara indah alat musik

    Alunannya tenang mendayu

    Seakan selalu berbisik

    Aku selalu ada untukmu

    Aku suka alat musik itu

    Karena itu aku ingin jadi pemainnya

    Inilah cita-citaku

    Menjadi pemain biola

    6. Pagi-pagi mendengar cerita

    Cerita dari cikgu Rohaya

    Hidup kita punya cita-cita

    Untuk berjasa dan berjaya

    7. Lari cepat si Gundala

    Untuk mengejar laju kereta

    Memang akan banyak kendala

    Dalam menggapai cita-cita

    8. Membangun rumah dari bata

    Rumah satu menjadi dua

    Tabah hari raih cita-cita

    Kepada Allah kita berdoa

    9. Awal pagi timbul fajar

    Fajar itu matahari

    Cita-cita habis belajar

    Boleh sambung di luar negeri

    10. Permaisuri tinggal di istana

    Selalu menawan di mata sang raja

    Berjuanglah mencapai cita-cita

    Demi mengharumkan nama bangsa

    11. Kalau ada air di atas daun talas

    Tak berbekas bak kata-kata 

    Kalau kamu sedang malas

    Ingatlah impian dan cita-cita

    Contoh Pantun Tema Nilai-Nilai Sosial

    Berikut contoh-contoh pantun kanak kanak yang mengandung nilai-nilai sosial, yaitu:

    1. Awan putih tinggi di langit

    Di bawah bumi jadi naungan

    Cita-cita biarpun tinggi selangit

    Tata krama tetap jadi pegangan

    2. Tanah sawah harus diolah

    Padi berbuah dipanen Jamilah

    Ikut nasihat guru di sekolah

    Jangan malas dan suka berulah

    3. Ada kereta sebelas gerbong

    Kereta pergi di tengah kolong

    Jadi anak janganlah sombong

    Rendahlah hati dan suka menolong

    4. Burung di pohon menari-nari

    Kicauannya merdu menenangkan hati

    Jauhkanlah hati dari iri dengki

    Agar kita tak celaka nanti

    5. Angin datang membawa kabar

    Cuaca cerah menyenangkan hati

    Bila teman mengalami sukar

    Bantulah sesuai kemampuan diri

    6. Bunga di taman indah sekali

    Menarik hati tak tertahankan

    Janganlah suka berkelahi

    Bila tak ingin rusak pertemanan

    Contoh Pantun Kanak Kanak Tentang Hewan

    Ajak anak kamu mengenal karakteristik hewan dengan cara yang unik, yaitu melalui pantun. Berikut ini contoh-contohnya:

    1. Makan gado-gado di pasar Ciawi

    Habis kenyang beli teh seduh

    Hamsterku lucu namanya Glowi

    Bulunya putih lembut disentuh

    2. Badannya besar berjalan gagah

    Punya ekor tapi di kepala

    Jawabannya sudah pasti gajah

    Hewan paling dilindungi di Sumatera

    3. Sebelum hujan ada mendung

    Jangan memetik buah cempedak

    Punya tanduk tapi di hidung

    Itu hewan namanya badak

    4. Punya sisik, tajam giginya

    Tiada kaki bisa berjalan

    Hewan itu sudah pasti ular namanya

    Hati-hati jangan sampai berdekatan

    5. Beli baki ke kota Bekasi

    Pergi ke pasar membeli ketan

    Hewan ini punya tanduk di kaki

    Itu adalah ayam jantan

    Contoh Pantun Tema Duka Cita

    Ingin mengajarkan anak-anak tentang perasaan sedih dan cara menghadapinya? Kamu bisa gunakan pantun kanak kanak tentang duka cita. Sebagai sarana untuk mengajarkan nilai-nilai empati dan mengasah kepekaan sosial anak-anak terhadap orang-orang yang sedang mengalami kesulitan atau kesedihan.

    1. Tangan hitam penuh kapalan

    Datang berobat ke dokter Ita

    Hidup harus tetap berjalan

    Meski penuh luka dan derita

    2. Burung dara burung derkuku

    Terbang jauh tak terlihat

    Betapa hatiku amat rindu

    Kepada ayahanda di akhirat

    3. Masak air hingga mendidih

    Hati-hati jangan sampai luka

    Bagaimana hati tak sedih

    Mainan hilang entah kemana

    4. Ke pasar beli nasi tim

    Lauknya ayam betutu

    Begini nasib jadi anak yatim

    Ingin dipeluk sosok ibu

    5. Semut-semut bikin bergidik

    Merayap-rayap di celah sempit

    Tangis pecah melihat adik

    Terbaring lemah di rumah sakit

    6. Manis rasanya buah manggis

    Lebih manis dari kedondong

    Terisak ku menahan tangis

    Karena ayah tak mau gendong

    7. Indah nian burung kakak tua

    Terbang tinggi tanpa keraguan

    Telah lama kita tidak bersua

    Hati sedih karena kerinduan

    Contoh Pantun Kanak Kanak Tentang Sukacita

    Masa kanak-kanak penuh dengan keseruan dan sukacita. Jika dibuat ke dalam pantun, begini contoh-contohnya:

    1. Jalan-jalan ke Kota Tua

    Tidak lupa membeli gerabah

    Hati ini begitu gembira

    Mendapat nilai bagus di sekolah

    2. Ke taman beli papeda

    Sambil duduk mari makan

    Berangkat sekolah naik sepeda

    Sungguh senang bersama teman

    3. Rama-Rama si kumbang jati

    Katik Endah pulang berkuda

    Tidak terkira senangnya hati

    Ibu pulang ayah pun tiba

    4. Kayu jati terlihat mewah

    Kayu mahoni tak kalah megah

    Kalau bapak pulang ke rumah

    Selalu saja bawa hadiah

    5. Belanja ke warung beli petai

    Jangan lupa beli santan kelapa

    Gembiranya hati berlibur ke pantai

    Bersama ayah dan bunda tercinta

    6. Ada seekor gajah belia

    Makan rumput sambil atraksi

    Hati ini pun jadi ceria

    Melihat taman bunga berwarna-warni

    7. Pagi-pagi minum susu ketan

    Siangnya makan sup ikan

    Kaki melompat kegirangan

    Dibelikan permen kesukaan

    8. Dua, tiga kain berenda

    Dijahit cantik menawan

    Senangnya hati hujan mereda

    Bisa main sama kawan-kawan

    9. Minum teh di pekarangan

    Ditemani donat madu

    Hati riang tak tertahan

    Lebaran dapat baju baru

    Contoh Pantun 2 Kerat

    Jika kamu dan anak-anak suka menonton serial Upin Ipin di televisi, pasti sudah tahu bahwa pantun tak hanya bisa dibuat dalam 4 baris, melainkan juga dua baris. Berikut ini contoh pantun kanak kanak 2 kerat:

    1. Ikan kecil di atas rakit 

    Gosok gigi supaya tidak sakit

    2. Tempurung mata tiga

    Orang malas rugi sahaja

    3. Empat ekor anak kucing

    Duduklah diam jangan bising

    4. Ada dua ekor anak rusa

    Janganlah kita suka buang masa

    5. Membajak sawah dengan kerbau

    Saya belajar jangan kau kacau

    6. Kumbang jarak kumbang jagung

    Berani berbuat berani tanggung

    7. Akar meranti sama dibaja

    Besar nanti suka berjasa

    8. Pahat baru dari hulu

    Nasihat ibu di hati selalu

    9. Jala baru di tepi telaga

    Jasa guru janganlah dilupa

    10. Bunga anggrek di dahan jati

    Kakek dan nenek harus dihormati

    11. Pergi berehat di Batu Pahat

    Gigi kuat gusi pun sehat

    12. Ubi ditanam di tepi pagar

    Rajin bersenam agar badan bugar

    Manfaat Mengajarkan Pantun Kepada Anak

    Pantun kanak kanak biasanya digunakan sebagai sarana untuk mengasah kemampuan berbahasa anak-anak. Sekaligus sebagai media untuk menyampaikan nilai-nilai moral dan budaya kepada anak-anak. Selain itu, kamu juga bisa menjadikan pantun sebagai alat permainan dan hiburan bagi anak-anak.

    Mengajarkan pantun kepada anak juga dapat membantu meningkatkan kemampuan memori mereka, loh. Anak akan belajar menghafal pantun dan mengingat susunan kata-kata yang berima. Sehingga, dapat membantu meningkatkan kemampuan memori jangka pendek.

    Membuat pantun juga dapat membantu anak mengasah kreativitas dan imajinasi mereka. Anak akan belajar mencari kata yang berima dan memikirkan konteks atau cerita yang akan diangkat dalam pantun.

    Yuk, Ajari Anak Membuat Pantun Kanak Kanak!

    Itulah contoh pantun kanak kanak dari berbagai tema yang bisa kamu jadikan referensi. Melalui pantun, kamu bisa mengasah kemampuan bahasa dan kreativitas mereka. Sangat bermanfaat, bukan?

  • Biografi Gus Dur Lengkap beserta Pemikirannya

    Biografi Gus Dur Lengkap beserta Pemikirannya

    Siapa yang tak mengenal biografi Gus Dur? Presiden Indonesia ke-4 ini merupakan sosok yang luar biasa serta menginspirasi. Beliau sangat terkenal melalui pemikiran-pemikirannya sehingga membuat banyak orang kagum dengannya.

    Salah satu perkataan yang paling terkenal dari beliau yaitu “Gitu aja kok repot”. Saat menjadi presiden RI ke-4, beliau juga memiliki pemikiran yang menggemparkan Indonesia waktu itu yakni ingin membubarkan DPR. 

    Gus Dur juga terkenal sebagai sosok yang humoris. Beliau bahkan mampu membuat presiden Amerika saat itu Bill Clinton tertawa. Penasaran seperti apa biografi Gus Dur? Berikut informasi selengkapnya.

    Biografi Gus Dur Singkat, Sosok Kyai Hebat dan Humoris

    Gus Dur atau Abdurrahman Wahid mempunyai nama lengkap yaitu Abdurrahman addakhil. Arti addakhil sendiri jika melihat epistemologinya yaitu sang penakluk. Akan tetapi, karena nama tersebut dianggap tidak begitu terkenal sehingga nama beliau berganti Abdurrahman Wahid.

    Adapun sebutan Gus Dur sendiri memang sudah terbiasa di kalangan pesantren. Istilah “Gus” mengacu pada seseorang yang merupakan anak kyai dan tentu saja ayah beliau merupakan seorang kyai besar. Kemudian kata “Gus” sebenarnya merupakan kependekan dari Bagus.

    Semasa hidupnya, Gus Dur terkenal sebagai tokoh yang kerap menghadirkan pemikiran-pemikiran kontroversial. Bahkan tidak sedikit yang menentang pemikiran beliau, namun tak sedikit juga yang mendukungnya. Gus Dur juga terkenal memiliki dedikasi sangat tinggi terhadap penegakan HAM (Hak Asasi Manusia).

    Gus Dur juga merupakan sosok yang selalu membela kaum minoritas. Salah satu yang paling terkenal dari kebijakan beliau adalah memberikan kebebasan terhadap warga Tionghoa untuk merayakan Imlek. Beliau mencabut Kepres (Keputusan Presiden) No. 6 Tahun 2006.

    Tentu saja keputusan tersebut langsung disambut baik masyarakat Tionghoa. Pada akhirnya mereka bisa merayakan Imlek sebagaimana umat beragama lain merayakan hari keagamaannya. Lewat keputusan tersebut, Gus Dur kemudian dikenal dengan sebutan “Bapak Tionghoa”.

    Biografi Gus Dur tentang Kehidupannya

    Gus Dur lahir 4 Agustus 1940 di Jombang. Gus Dur merupakan putra sulung dari enam bersaudara. Ayah Gus Dur bernama KH. Wahid Hasyim dan merupakan putra KH. Hasyim Asy’ari, pendiri organisasi terbesar di seluruh dunia yaitu Nahdlatul Ulama (NU). Kakek Gus Dur tersebut juga merupakan pendiri dari Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur.

    Kemudian ibunya Gus Dur bernama Hj. Sholehah dan putri KH. Bisri Syansuri, seorang kyai terkenal pendiri Pondok Pesantren Denanyar Jombang, Jawa Timur. Adapun kakek Gus Dur dari jalur ibunya adalah seorang Rais ‘Am Nahdlatul Ulama yang menggantikan posisi dari KH. Wahab Chasbullah.

    Pada tahun 1949, ayah KH. Abdurrahman Wahid ditunjuk sebagai Menteri Agama yang pertama. Hal tersebut membuat keluarga Wahid Hasyim akhirnya pindah ke Jakarta sekaligus memasuki suasana baru. 

    Setelah berpindah, banyak tamu dari beragam macam kalangan ingin bertemu ke kediaman KH. Wahid Hasyim. Hal ini yang membuat Gus Dur mulai mengenal dunia politik dan bahkan semakin tertarik. Wajar saja jika biografi Gus Dur akan banyak mengisahkan kiprah beliau di dunia politik.

    Semasa kecilnya, beliau juga telah mempunyai kesadaran secara penuh untuk memikul tanggung jawab terhadap Jam’iyah NU. Lalu pada April 1953, beliau bersama dengan ayahnya berangkat menuju Sumedang, Jawa Barat. Keberangkatannya tersebut karena ingin menghadiri pertemuan besar NU. 

    Gus Dur dan ayahnya pergi dengan naik mobil. Namun di tengah perjalanan, beliau beserta ayahnya mengalami kecelakaan sehingga menyebabkan ayahnya meninggal dunia.

    Sebelum meninggal, ayah Gus Dur adalah tipikal ayah yang baik serta disiplin di dalam memberikan pendidikan pada anak-anaknya. KH. Abdurrahman Wahid memang lahir di lingkungan keluarga dengan pemikiran yang maju serta taat beragama.

    Bahkan saat ayah Gus Dur masih muda, beliau mempunyai kegiatan yang sangat padat. Berbagai pemikirannya banyak dicurahkan demi kemajuan Indonesia, khususnya di bidang pesantren. Kecintaan ayah beliau terhadap Indonesia memang sangat tinggi sehingga tidak mengherankan namanya terkenal sebagai seorang nasionalis.

    Meskipun terkenal sebagai aktivis serta kesibukannya yang luar biasa, khususnya menjelang kemerdekaan, ayah Gus Dur tetap meluangkan waktu bagi keluarganya. 

    Beliau meyakini bahwa pendidikan keluarga adalah pembelajaran awal serta sangat mendasar. Pendidikan keluarga merupakan dasar bagi pengembangan serta pembentukan karakter, kepribadian, termasuk kecerdasan seseorang.

    Seolah diturunkan oleh ayahnya, biografi Gus Dur juga menjelaskan bahwa sosoknya juga sangat cinta Indonesia. Beliau ingin Indonesia menjadi negara yang lebih baik, khususnya pesantren-pesantren di Indonesia harus mulai menunjukkan kemampuannya. Beliau tidak ingin pesantren hanya dianggap tempat belajar agama.

    Gus Dur ingin agar pesantren mampu melahirkan generasi yang juga paham ilmu politik dan sosial. Dengan begitu, para lulusan pesantren mampu tampil di depan dan bukan hanya di belakang layar saja.

    Sebagai seorang tokoh panutan dan inspiratif, sosok Gus Dur sangat dihormati berbagai kalangan. Apalagi jika melihat kembali bagaimana pengabdian beliau terhadap negara dan agama ini. 

    Beliau sangat terkenal lewat pemikirannya yang mengedepankan prinsip demokrasi dan Islam toleran. Apalagi pada waktu itu Islam cenderung dianggap sebagai agama yang tidak toleran. Kehadiran biografi Gus Dur membuat pandangan semua orang mulai berubah. Dengan begitu, jasa beliau memang sangat besar bagi rakyat Indonesia.

    Biografi Gus Dur Mengenai Riwayat Pendidikannya

    Beliau terkenal sebagai sosok yang suka membaca. Gus Dur juga terbilang aktif memanfaatkan perpustakaan ayahnya. Bukan hanya itu, Gus Dur juga kerap berkunjung ke perpustakaan di Jakarta.

    Bahkan di usianya yang masih remaja, beliau telah akrab dengan beragam surat kabar, majalah, novel, maupun berbagai buku seputar filsafat. Dokumen mancanegara pun tak luput dari perhatiannya. Hal tersebut membuat wawasannya semakin luas dan beliau sangat paham seputar global politics.

    Bukan hanya membaca buku, biografi Gus Dur juga mengisahkan bahwa beliau hobi bermain permainan catur, bola, menonton bioskop, serta mendengarkan musik. Tidak sekadar melakukan hobinya, melainkan Gus Dur terbilang jago memainkan permainan tersebut

    Setelah Gus Dur lulus dari pendidikan Sekolah Dasar di tahun 1953, orang tuanya mengirim beliau ke Yogyakarta untuk belajar. Di sana beliau masuk ke SMEP (Sekolah Menengah Ekonomi Pertama) Gowongan dan sekaligus menimba ilmu agama di Pesantren Krapyak.

    SMEP adalah sekolah formal yang dikelola Gereja Katolik Roma. Di sana banyak memakai kurikulum yang sekuler. Di sekolah itulah Gus Dur pertama kali mempelajari bahasa Inggris.

    Karena Gus Dur merasa aktivitasnya terasa kurang leluasa selama berada di pesantren, hal ini membuat beliau meminta pindah ke kota. Kemudian beliau pindah dan tinggal di rumah H. Junaedi yang mana beliau merupakan pimpinan lokal Muhammadiyah. H. Junaedi juga menjadi sosok yang sangat berpengaruh di lingkungan SMEP.

    Rutinitas kesehariannya, setelah melaksanakan ibadah shalat subuh, Gus Dur pergi mengaji ke Kyai Maksum Krapyak. Di siang harinya, beliau bersekolah di SMEP lalu malam hari ikut berdiskusi bersama H. Junaedi dengan para anggota Muhammadiyah lainnya.

    Demi meningkatkan kemampuan berbahasa Inggrisnya, Gus Dur bukan sekadar mempelajari serta memahami informasi yang terdapat di buku-buku berbahasa Inggris. Beliau juga berusaha mendapatkan informasi dari beragam media mancanegara. Misalnya dengan mendengar siaran radio BBC London maupun Voice of America.

    Pada saat guru SMEP bernama Sumantri mengetahui bahwa Gus Dur pandai berbahasa Inggris, guru tersebut memberikan buku yang berjudul What is To Be Done. Hebatnya lagi, di waktu itu sosok KH. Abdurrahman Wahid telah mengenal nama-nama seperti Thales, Plato, Das Kapital Karl Marx, dan lain sebagainya.

    Tentu saja ini menjadi hal yang tidak biasa untuk anak seusia Gus Dur. Jadi keistimewaannya memang sudah nampak sejak beliau kecil. Bayangkan, anak sekolah menengah namun sudah mengenal nama-nama yang bahkan orang dewasa pun belum tahu mengenal nama-nama tersebut.

    Selesai menyelesaikan pendidikannya di SMEP, biografi Gus Dur mengisahkan  bahwa beliau pergi ke Pesantren Tegalrejo, Magelang. Pondok tersebut dipimpin oleh seorang kyai terkenal juga bernama KH. Chaudhary. 

    Abdurrahman Wahid terkenal dengan ritual sufinya yang dianggap mistik oleh banyak orang. Gus Dur juga sering berziarah ke makam para wali di Pulau Jawa. 

    Saat di pesantren, beliau juga tidak pernah lupa untuk membawa berbagai koleksi bukunya. Hal tersebut membuat para santri penasaran dan ingin melihat serta membaca buku-buku koleksi Gus Dur.

    Bukan itu saja, beliau juga mulai menampakkan bakatnya dalam berbicara serta humor. Tentunya para santri sangat terhibur dengan sifat humorisnya dan bagaimana pembawaan beliau. 

    Terdapat cerita menarik berkenaan dengan sosok biografi Gus Dur. Di acara imtihan yang berlangsung sebelum Ramadhan, acara tersebut diselenggarakan untuk menyambut para santri yang sudah lulus di pesantren. Pada acara tersebut, Gus Dur menghadirkan konsep yang berbeda dibandingkan acara imtihan sebelumnya.

    Gus Dur membuat acara ini sehingga tak begitu terlihat formal dan kaku. Apa yang dilakukan beliau? Abdurrahman Wahid menghadirkan beberapa hiburan rakyat misalnya kuda lumping, tarian tradisional, gamelan, jathilan, dan lain-lain. Bahkan ada konsumsi bagi para tamu undangan sehingga suasana imtihan terlihat begitu santai.

    Padahal pada waktu itu di dunia pesantren, hiburan semacam itu merupakan sesuatu yang tak biasa dan bahkan dianggap tabu. Meskipun begitu, acara tersebut tetap diselenggarakan dan semua itu merupakan ide dari Abdurrahman Wahid. Acara imtihan pun terlaksana dengan sukses.

    Setelah kurang lebih 2 tahun menghabiskan waktu di Pesantren Tegalrejo, Gus Dur pindah ke Jombang. Beliau tinggal di Pesantren Tambak Beras sampai usia beliau menginjak 20 tahun. Di pesantren inilah beliau menjadi seorang ustaz sekaligus menjabat ketua keamanan.

    Sekadar informasi, Pesantren Tambak Beras merupakan pondok milik paman beliau yaitu KH. Abdul Fattah. Ketika biografi Gus Dur bercerita tentang dirinya yang sudah menginjak 22 tahun, beliau berangkat ke Makkah untuk melaksanakan ibadah haji. Selain itu, Gus Dur juga pergi ke Mesir untuk belajar di Universitas al-Azhar.

    Ketika sudah sampai di Mesir, KH. Abdurrahman Wahid merasa kecewa karena tak dapat langsung belajar di kampus al-Azhar. Beliau harus memulai dari jenjang Madrasah Aliyah terlebih dahulu dan setelah itu baru dapat menempuh pendidikan di sana.

    Di luar aktivitasnya di kampus, Gus Dur juga sering mengunjungi beberapa makam keramat dari para wali. Salah satunya mengunjungi makam Syeikh Abdul Qadil al-Jaelani yang merupakan pendiri Jamaah Tarekat Qadiriyah. 

    Bukan hanya itu, Gus Dur juga banyak menggali ilmu dari imam Junaid Al-Baghdadi, seorang ulama tasawuf terkenal dan sampai sekarang menjadi rujukan masyarakat Indonesia khususnya yang bergabung di Jam’iyah Nahdlatul Ulama.

    Melalui semua itu, Gus Dur memperoleh banyak sumber inspirasi. Ketika berhasil menyelesaikan pendidikannya di Baghdad, Abdurrahman Wahid berkeinginan untuk studi ke Eropa. Akan tetapi ada persyaratan yang dianggap cukup berat waktu itu yakni harus menguasai bahasa Yunani, Jerman, serta Latin.

    Untuk mengobati rasa kekecewaannya tersebut, pada akhirnya Gus Dur menjadi seorang pelajar keliling. Beliau kerap melakukan kunjungan ke banyak universitas. Sampai pada akhirnya, beliau menetap di Belanda kurang lebih 6 bulan.

    Di Belanda, Gus Dur mendirikan perkumpulan yaitu Pelajar Muslim Indonesia dan Malaysia. Banyak para pelajar yang berasal dari Indonesia maupun Malaysia yang berada di Eropa bergabung melalui organisasi ini.

    Biografi Gus Dur saat Merantau

    Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya di perantauan, Gus Dur pergi ke pelabuhan. Setidaknya dua kali dalam satu bulan beliau bekerja di pelabuhan sebagai cleaning service untuk kapal tanker. Selain itu, beliau juga sempat pergi menuju McGill University of Canada dengan tujuan untuk memperdalam ilmu keislamannya.

    KH. Abdurrahman Wahid memutuskan untuk kembali ke Indonesia pasca mendapatkan ilham melalui berita seputar perkembangan pesantren di Indonesia. Beliau mengakhiri perjalanan berkeliling untuk menimba ilmu pada tahun 1971. Setelah itu, Gus Dur ke Jawa lalu memulai kehidupan yang baru dan memulai perjalanan kariernya.

    Semangat belajar KH. Abdurrahman Wahid memang tak pernah surut. Di tahun 1979, beliau mendapatkan tawaran untuk melanjutkan pendidikan ke Australia untuk memperoleh gelar doktor. Akan tetapi, penawaran tersebut belum mampu diterimanya.

    Biografi Gus Dur Menjadi Presiden RI

    Setelah era Soeharto jatuh, banyak parpol (partai politik) baru yang terbentuk. Puncaknya di tahun 1998, banyak komunitas NU yang berharap agar Gus Dur membentuk partai politik. Satu bulan kemudian, KH. Abdurrahman Wahid menanggapi usulan tersebut.

    Beliau sadar bahwa partai politik menjadi satu-satunya cara yang dipilih agar masuk ke pemerintahan. Pada akhirnya, Gus Dur setuju untuk membentuk parpol dan bernama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Di partai tersebut, beliau juga menduduki jabatan sebagai Ketua Dewan Penasihat.

    Pada tanggal 7 Februari 1999, Partai Kebangkitan Bangsa secara resmi menginformasikan bahwa Gus Dur merupakan kandidat capres. Di bulan Juni 1999, PKB berkoalisi dengan PDIP dikarenakan tak mempunyai kursi mayoritas penuh.

    Setelah itu, pada bulan Juli Amien Rais menghadirkan poros tengah yang di dalamnya terdapat berbagai parpol muslim. Poros tengah tersebut kemudian mencalonkan KH. Abdurrahman Wahid sebagai kandidat nomor 3 di pemilihan presiden. Kondisi ini sekaligus mengubah komitmen terhadap PDI-P.

    Lalu pada tanggal 7 Oktober 1999, beliau secara resmi dinobatkan sebagai capres oleh Poros Tengah. Dua belas hari kemudian, MPR memutuskan untuk menolak pidato pertanggungjawaban dari BJ. Habibie sehingga beliau pun mengundurkan diri dari pemilihan kursi presiden.

    Selanjutnya, Akbar Tanjung yang merupakan ketua DPR sekaligus ketua partai Golongan Karya (Golkar) menyatakan juga memberikan dukungan terhadap Gus Dur. Lalu pada tanggal 20 Oktober 1999, MPR berkumpul serta mulai menentukan siapa yang akan menjadi presiden baru.

    Pada akhirnya, Gus Dur terpilih sebagai Presiden Indonesia yang keempat. Beliau memperoleh 373 suara lalu Megawati memperoleh 313 suara. Kabar ini tentu saja sangat disambut baik, khususnya warga NU yang sedari awal menginginkan agar beliau memimpin republik ini.

    Sebagai presiden RI, Gus Dur merupakan fitur yang digadang-gadang mampu menjadi penyelamat terhadap gejolak yang berlangsung di Indonesia pada waktu itu. 

    Akan tetapi, untuk mewujudkannya tentu banyak cobaan dan tantangan yang mesti beliau lalui. Perjalanannya selama menjadi presiden tak semudah yang dibayangkan meskipun banyak orang yang mendukung beliau.

    Memahami Pemikiran-pemikiran Gus Dur

    Pembahasan tentang biografi Gus Dur selanjutnya yaitu tentang apa saja pemikiran yang dihasilkan beliau. Mengetahui riwayat pendidikan serta nasab beliau masih belum cukup. Jika Anda benar-benar ingin mengenal beliau, Anda juga perlu tahu seperti apa pemikiran-pemikiran beliau semasa hidupnya.

    Itulah mengapa Anda perlu tahu apa saja karya-karya KH. Abdurrahman Wahid. Beliau ternyata memiliki beberapa buku terkenal yang sekaligus menunjukkan gagasan atau pemikiran beliau di dalam memandang sesuatu.

    1. Bunga Rampai Pesantren

    Pertama, Anda perlu membaca buku yang berjudul “Bunga Rampai Pesantren”. Buku tersebut mengisahkan betapa optimisnya Gus Dur terhadap pesantren yang menganggap bahwa pesantren tersebut mempunyai kemampuan luas untuk bisa melakukan pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi kaum tertindas serta termarjinalkan.

    Berkat kemampuan fleksibelnya, pesantren mampu mengambil peran sentral. Pesantren bukan sekadar wadah untuk memperoleh ilmu keagamaan, melainkan juga menjadi setting sosial budaya dan bahkan hal-hal seputar ideologi maupun politik.

    Tak bisa dipungkiri jika peran pesantren memang sangat penting dan hal tersebut juga diakui Martin Van Bruinessen. Ia mengatakan jika kaum tradisional, termasuk juga pesantren di negara berkembang merupakan kelompok penghambat serta berpotensi mengancam modernisasi.

    Pernyataan tersebut terlihat sejak Kemerdekaan RI sampai sekarang. Dengan beragam bentuk serta dinamikanya sendiri, banyak santri-santri tradisional yang tampil ke permukaan. 

    Keilmuan mereka di bidang agama tak perlu diragukan lagi. Bahkan tidak sedikit ilmu agama yang hanya mondok di pesantren mengalahkan mereka yang sudah S1, S2, bahkan S3 sekali pun.

    Pada perpolitikan di tahun 2004, baik pemilihan presiden maupun legislatif ditandai dengan peran yang dilakukan oleh kelompok santri secara signifikan. Misalnya Salahuddin Wahid yang menjadi calon wakil presiden mendampingi Jenderal Wiranto. Selain itu, ada juga Jusuf Kalla yang mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono.

    Hal tersebut menjadi bukti peran politik serta ideologi secara signifikan sudah dimainkan oleh kaum santri. Apalagi mengacu dinamika terkait sistem pendidikan di pesantren. Tak heran jika para alumninya bisa melakukan beragam peran di dalam konstelasi ekonomi, politik, seni, pendidikan, keagamaan, serta bidang-bidang lain.

    Hal ini sejalan dengan apa yang menjadi keinginan biografi Gus Dur. Beliau tak ingin pesantren hanya sebagai lembaga pendidikan di bidang agama. Beliau ingin agar lembaga tersebut dapat memberikan sumbangan serta membantu dalam pembangunan sistem nilai maupun kerangka moral pada individu serta masyarakat.

    KH. Abdurrahman Wahid yakin jika pesantren mempunyai potensi kuat untuk menghadirkan masyarakat madani. Buktinya pun sekarang sudah terlihat di mana banyak lulusan pondok pesantren yang namanya sangat terkenal di Indonesia.

    2. Fiqih Sufistik, Tradisi Keilmuan Pesantren

    Dalam biografi Gus Dur, menurutnya tradisi pesantren bersifat fiqih sufistik lahir serta bersumber dari gelombang pertama Islam yang datang ke Nusantara di abad ke-13 Masehi. 

    Mengapa dinamakan fiqih sufistik? Karena karakter serta corak Islam pertama lebih berfokus pada konsep tauhid serta penerapan ilmu syariah sesuai konsep sufisme.

    Kondisi tersebut terjadi karena pengaruh dari penyebaran Islam di Nusantara lewat Persia serta anak benua India di mana fokusnya memang lebih kepada orientasi tasawuf. Selain itu, selaras juga pemikiran para penyebar Islam dengan watak masyarakat Indonesia yang masih menganut kepercayaan animisme-dinamisme.

    Hal tersebut bisa Anda temukan di berbagai literatur pesantren. Banyak buku tasawuf yang memadukan antara fiqih serta amalan akhlak kemudian dijadikan sebagai pelajaran utama. Misalnya kitab yang dikarang Imam al-Ghazali yang berjudul Hidayah al-Hidayah yang sangat menonjol selama bertahun-tahun sampai sekarang.

    Biografi Gus Dur Mengenai Kebijakan Kontroversialnya

    Seperti yang kita tahu KH. Abdurrahman Wahid dalam memimpin Republik Indonesia tak bertahan lama. Selama kepemimpinannya, banyak hal yang dianggap menjadi kontroversial sehingga membuat beliau harus berhadapan dengan orang-orang yang tak suka dengan kebijakan atau ide beliau.

    Sayangnya, orang-orang yang tidak suka dengan kepimpinan Gus Dur juga berada di pemerintahan. Bahkan pada waktu itu, MPR yang merupakan lembaga tertinggi negara memutuskan untuk memberhentikan beliau sebagai presiden.

    Lalu apa saja kontroversi KH. Abdurrahman Wahid selama menjadi Presiden Indonesia? Berikut beberapa hal yang dianggap kontroversial tersebut.

    1. Dituduh Menyelewengkan Dana

    Lengsernya KH. Abdurrahman Wahid dari kursi Presiden Indonesia bermula dari laporan yang diberikan Pansus (Panitia Khusus) DPR. Laporan tersebut tentang dugaan pemakaian dana Yayasan Dana Kesejahteraan para karyawan Bulog. Dana tersebut kurang lebih mencapai 4 juta dolar AS.

    Bukan hanya itu, Gus Dur juga dianggap memakai dana bantuan yang diterimanya dari Sultan Brunei Darussalam. Jumlah dana dari sultan Brunei tersebut mencapai 2 juta dolar AS. Berangkat dari tuduhan tersebut, pada akhirnya Gus Dur dituduh melanggar UUD 1945, pasal 9 mengenai Sumpah Jabatan.

    Selain itu, Gus Dur juga dianggap melanggar Tap MPR Nomor XI/MPR/1998 mengenai Penyelenggaraan Negara bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Tentu saja kabar tersebut menghebohkan seluruh Indonesia. Akan tetapi, banyak pihak yang tak percaya dengan apa yang dituduhkan kepada beliau.

    Ternyata benar, sampai sekarang tuduhan-tuduhan yang dilayangkan pada Gus Dur tak pernah terbukti kebenarannya. Hal tersebut malah membuat orang beranggapan bahwa banyak pihak yang memang berusaha menurunkan Gus Dur karena tidak suka dengan beliau dan bahkan ada anggapan yang ingin mengganti kepemimpinan beliau sebagai Presiden RI.

    2. Kebijakan Kontroversial

    Selama menduduki kursi Presiden Indonesia, tak bisa dipungkiri banyak orang menganggap kebijakan-kebijakan Gus Dur kontroversial. Setidaknya ada tiga kebijakan besar yang membuat Indonesia ramai pada waktu itu.

    • Penghapusan tap MPR mengenai Partai Komunis Indonesia atau PKI.
    • Mengeluarkan Dekrit Presiden yang isinya tentang pembubaran parlemen.
    • Meletakkan jabatan Laksamana Sukardi dan Jusuf Kalla terkait tuduhan korupsi meskipun tidak ditemukan bukti kuat.

    Atas ketiga kebijakan tersebut sudah tentu semakin banyak orang yang memusuhi beliau. Namun pembela Gus Dur juga sangat banyak sehingga seolah muncul dua kubu besar pada waktu itu.

    3. Dekrit Presiden Pada 23 Juli 2001

    Konflik yang terjadi antara KH. Abdurrahman Wahid dengan DPR serta MPR kian tajam. Terlebih ketika Gus Dur mengeluarkan Dekrit Presiden yang isinya pun sangat mencengangkan sekaligus menunjukkan keberanian beliau.

    Isi pada Dekrit Presiden tersebut yaitu pembekuan terhadap dua lembaga besar, MPR dan DPR. Selain itu, isi lainnya adalah pengembalian kedaulatan kepada tangan rakyat dan pembekuan Partai Golkar. Namun yang paling menyita perhatian yaitu pembekuan MPR dan DPR.

    Tentu saja ada alasan beliau dibalik pengeluaran dekrit tersebut. Meskipun begitu, melalui dekrit ini seolah semakin banyak orang yang memusuhi beliau. Akan tetapi, isi Dekrit Presiden Gus Dur dinyatakan tak berfungsi pasca DPR melakukan sidang istimewa. 

    Ketua MPR pada waktu itu adalah Amien Rais menyatakan bahwa KH. Abdurrahman Wahid sudah melanggar Tap MPR Nomor III/MPR/2000 dikarenakan sudah memberhentikan Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) tanpa sebelumnya mendapatkan persetujuan DPR.

    Banyak hal yang dianggap sebagai masalah selama beliau memimpin juga menjadi pemicu mengapa Gus Dur dilengserkan dari jabatannya. Setelah dilengserkan, kemudian jabatan presiden dipegang oleh Megawati Soekarnoputri.

    Biografi Gus Dur saat Beliau Tutup Usia

    30 Desember 2009 merupakan tanggal di mana Sang Bapak Pluralisme yaitu Gus Dur meninggal dunia. 

    Kepergian beliau tentunya menimbulkan duka yang sangat mendalam bagi rakyat Indonesia. Apalagi warga Tionghoa yang menganggap Gus Dur telah memiliki jasa yang sangat besar sehingga membuat mereka bisa merayakan Imlek secara aman.

    Bukan hanya itu, masyarakat di Papua juga turut merasakan duka yang mendalam. Dulu Gus Dur tetap mengizinkan Bendera Bintang Kejora berkibar di Papua namun dengan catatan tak lebih tinggi dari Bendera Indonesia. Tentu saja hal ini disambut baik oleh masyarakat Papua.

    KH. Abdurrahman Wahid wafat di RS. Cipto Mangunkusumo karena kondisinya yang semakin menurun pasca melakukan ziarah ke makam banyak ulama di Jawa Timur. 

    Sebenarnya selama menjalani perawatan, kondisinya masih agak membaik. Akan tetapi, pada hari Rabu (30/12/2009) sekitar 11.30 WIB, kesehatan Gus Dur kembali menurun. Ini disebabkan oleh penyakit komplikasi yang dideritanya yaitu diabetes, ginjal, stroke, serta jantung.

    Kemudian pada 18.15 WIB, dokter menyatakan jika kesehatan beliau semakin memburuk dan bahkan kritis. Kurang lebih 30 menit berikutnya, Gus Dur dinyatakan meninggal dunia.

    Kabar meninggalnya beliau tentu saja langsung menyebar luas ke seluruh penjuru negeri. Sejumlah tokoh bangsa serta masyarakat berbondong-bondong mengunjungi RSCM. Bahkan ratusan orang berdesakan saat mengiringi jenazah beliau menuju peristirahatan terakhir.

    Sudah Paham Biografi Gus Dur?

    Sekian pembahasan tentang biografi Gus Dur. Beliau merupakan salah satu presiden terbaik Indonesia. Meskipun banyak orang yang tidak suka dan berusaha untuk melengserkannya, tak bisa dipungkiri jasanya besar bagi rakyat Indonesia. Semoga kita bisa meneladani beliau baik di bidang agama, filsafat, dan politik.

  • 20 Contoh Puisi tentang Alam yang Menyentuh dan Penuh Makna

    20 Contoh Puisi tentang Alam yang Menyentuh dan Penuh Makna

    Salah satu cara untuk mengungkapkan rasa kagum terhadap alam adalah dengan membuat puisi. Mulai dari rasa kagum saat melihat persawahan hingga daerah pegunungan bisa dituangkan dalam bentuk puisi. Pada artikel berikut akan dibahas 20 contoh puisi tentang alam yang menyentuh dan penuh makna. 

    Contoh Puisi tentang Alam 

    Adapun contoh puisi tentang kekaguman hingga kekecewaan terhadap alam yang merangkum dan memodifikasi karya dari berbagai sumber.

    1. Keindahan Alam

    Puisi pertama yaitu berjudul “Keindahan Alam”. Adapun syair puisinya yaitu:

    Betapa indahnya alam ini

    Laut yang berombak

    Lereng yang bertingkat

    Angin berhembus sepoi-sepoi

    Berdiri aku di tepi pantai

    Di bawah langit yang membentang

    Merasakan keindahan alam yang ku sayang

    Alam yang harus aku jaga

    Sebagai bentuk rasa syukur

    Pemberian dari Tuhan Yang Esa

    Agar hidup terus makmur

    2. Keramahan Alam

    Contoh puisi tentang alam selanjutnya yaitu berjudul “keramahan alam” dengan syair sebagai berikut.

    Bila datang ke negeriku

    Kan disambut dengan alam yang indah

    Gunung yang menjulang

    Dan ombak yang beriringan di lautan

    Burung-burung bernyanyi

    Bersautan sepanjang pagi

    Riangnya tiada pernah berhenti

    Memuji rabbul izzati

    Bila datang ke negeriku

    Kan lihat sungai mengalir

    Angin-angin bersemilir

    Bunga mekar beribu-ribu

    3. Pesona Alam Hijau

    Puisi berikutnya berjudul “Pesona alam hijau” dengan syair sebagai berikut:

    Terperosok pada hamparan hijau

    Menggantung pada nuansa ilalang

    Perlahan ku hirup aroma rumput ini

    Inilah ciptaan Tuhan yang harus disyukuri

    Jauh di ufuk kehijauan

    Dengan dasar coklat yang menyatu

    Berbasis kesuburan yang terikat 

    Terikat pada keindahan tanaman liar


    Sebut saja bunga

    Dengan kuncup kecil bemekaran

    Menarik untuk disentuh

    Karena indahnya ciptaan Tuhan

    4. Senja yang Indah

    Contoh puisi tentang alam selanjutnya berjudul “Senja yang indah”. Isinya adalah sebagai berikut.

    Keemasan cahaya di cakrawala

    Terlihat saat hari mulai senja

    Terbelalak mata saat memandangnya

    Keindahan dari Sang Maha Pencipta

    Sang surya bersiap untuk tenggelam

    Menjemput mesra ketenangan malam

    Meneguk cahaya dalam-dalam

    Menyempurnakan keindahan malam

    Lembayung indah tampak kekuningan

    Gradasi warna bagai sebuah lukisan

    Di sudut langit yang tipis berawan

    Hiasan terindah sepanjang zaman

    5. Keindahan yang Tak Terganti

    Puisi berikutnya berjudul “Keindahan yang Tak Terganti” dengan syair sebagai berikut.

    Siang mulai berganti

    Warna langit berubah jingga

    Burung terbang melebur di langit jingga

    Siapapun yang melihat, takjub dibuatnya


    Waktu terus berlari

    Warna jingga pun terkikis perlahan

    Pertanda malam akan datang

    Namun indahnya senja tak terganti

    6. Bulan Bersamaku

    Contoh puisi tentang alam berikutnya yaitu tentang bulan. Adapun syairnya sebagai berikut.

    Senyum manismu menyapa malamku

    Memancarkan cahaya penyejuk jiwa

    Sejenak diriku termangu 

    Memandangmu yang penuh kharisma

    Bulan bersamaku

    Cahaya indah nan penuh pesona

    Sinarmu terpancar mengusir sunyinya malamku

    Memberikan ketenangan di dalam jiwa

    Memberikan semangat yang berkobar 

    Merangkai mimpi untuk diperjuangkan 

    Terima kasih bulan

    Kau masih setia bersamaku

    7. Bisikan Angin Pantai

    Contoh puisi selanjutnya yaitu tentang pantai dengan syair sebagai berikut.

    Kutatap indahnya garis cakrawala itu

    Alunan pohon kelapa melambai-lambai

    Hembusan angin yang berbisik mesra

    Membuatku ingin singgah lebih lama

    Biru warnamu menyejukkan mata

    Panas terikmu membuatku rindu

    Bisikan anginmu membuatku terlena

    Terlena dengan keindahan ciptaan Tuhan 

    Tak henti-henti aku bersyukur

    Bersyukur atas kehadiranmu

    Membuatku tenang dan semangat

    Semangat untuk melanjutkan hidup lagi

    8. Damainya Desaku

    Berikut ini syair puisi tentang pedesaan yang menggambarkan bagaimana indahnya kehidupan di desa. 

    Embun pagi baru saja sirna

    Pertanda pagi hari telah tiba

    Berarti saatnya mulai bekerja

    Di desa yang tampak berbeda

    Banyak orang berkelana

    Bahkan sebelum sang surya datang

    Mencari nafkah di semilirnya persawahan

    Melawan dingin yang menusuk hingga tulang

    Damainya desaku

    Meskipun jauh dari hingar bingar kota

    Namun disini tetaplah bahagia

    Karena desaku sangat mempesona

    Damainya desaku

    Tak ada keributan antar tetangga

    Tak ada gosip yang merajalela

    Karena tahu bahwa semuanya keluarga

    9. Sang Bulan Mengusap Lukaku

    Adapun contoh puisi tentang alam selanjutnya berjudul “Sang Bulan Mengusap Lukaku” dengan syair sebagai berikut.

    Senyuman manis sang bulan menyapaku

    Begitu indah mekarkan suasana hatiku

    Sejenak ku terdiam termangu

    Memandang indahnya tak pernah jemu

    Sinarmu terpancar mengusir gelap

    Menembus malam hadirkan terang

    Kunikmati cahayamu hangatkan malam

    Bahagiakan rongga hati yang tersinari

    Bulan, belailah jiwaku ini

    Yang begitu tegang menjalani hari

    Usaplah sesaknya asmara di dada ini

    Keringkanlah luka menganga di hati ini

    Memandangmu membuatku mengerti

    Bahwa keindahan tak harus selalu didekati

    Bahwa keindahan tak harus selalu dimiliki

    Namun hanya untuk sekedar dikagumi

    10. Sawah

    Bagi yang sedang mencari puisi tentang sawah, maka puisi ini cocok untukmu. Adapun syairnya sebagai berikut.

    Padi melambai, melalai terkulai

    Naik suara salung serunai

    Sejuk didengar, mendamaikan kalbu

    Indah dipandang memanjakan mata

    Sungai bersinar, menyilaukan mata

    Menyemburkan buih warna pelangi

    Anak mandi bersuka hati

    Berkejar-kejaran berseru gempita


    Burung elang melayang-layang

    Sebatang kara dalam udara

    Desik berdesir daun buluh

    Di buai angin dengan sayang

    11. Kemana Perginya Alam Lestari

    Contoh puisi tentang alam berikutnya sedikit berbeda karena tentang kerusakan, adapun syairnya sebagai berikut.

    Hamparan hijau sawah beratapkan langit

    Kiri kanan sawah, tengahnya sungai

    Di antara gunung, matahari terbit malu

    Namun sekarang entah kemana?


    Lapisan tanah berwarna coklat

    Kini berubah menjadi abu

    Lama kucari tanah coklat itu

    Tapi sekarang tak nampak


    Cemara kehidupan tinggi menjulang

    Menjadi rumah bagi makhluk Tuhan

    Sekarang cemaranya tidak hijau lagi

    Tetap tinggi tapi berganti jendela dan lampu

    Sering banjir, sering longsor

    Ada asap membuat marah tetangga

    Padahal dahulu tidak begitu

    Ibu pertiwi cuma tersedu tapi tidak malu

    Sayang sekali ibu pertiwi kini bersedih

    Menanggung pilu sambil tertatih

    Anak-anaknya nakal semua

    Biar dimarahi tapi tak pernah jera

    12. Namaku Alam

    Contoh puisi selanjutnya berjudul “Namaku Alam” dengan syair sebagai berikut.

    Perkenalkan, namaku alam

    Aku adalah tempat tinggal bagi semua makhluk

    Bagi hewan-hewan aku adalah rumah

    Tempat berkembangbiak dan bertumbuh


    Bukan hanya hewan, 

    Tumbuhan pun merasakannya

    Tumbuhan adalah perhiasanku

    Hewan adalah peliharaanku

    Aku selalu memberi kesejukan 

    Aku memberikan oksigen bagi manusia

    Aku memberikan sumber daya 

    Memberikan mereka energi dan kekuatan


    Tapi kini…

    Manusia hanya memikirkan kepentingan sendiri

    Mereka tak pernah memikirkan aku

    Mereka selalu ingin lebih

    Ketamakan, kerakusan, dan pemborosan

    Telah membawaku kepada kerusakan

    Lihat apa yang mereka perbuat

    Mereka merusakku


    Menebang pohon-pohonku

    Memberikan polusi padaku

    Memburu hewan hewanku

    Dan merusak ozonku 

    Sungguh perih hati ini rasanya

    Apakah tak ada kesadaran sedikitpun?

    Apakah tak ada rasa iba sedikitpun?

    Sungguh sangat miris hati ini

    13. Bumi Bersabda

    Puisi selanjutnya berjudul “Bumi Bersabda”. Adapun untuk syairnya sebagai berikut.

    Mendung ini belum menutupi langit

    Seberkas haru berbaur rasa takut 

    Terpaku menatap jiwa penuh rindu

    Sejukkan dahaga dan jiwa sendu

    Bulan tak ingin membawakan tawa 

    Kala waktu tak ingin berkawan lagi 

    Saat bintang bersembunyi berharap sunyi

    Terhapus awan gelap menutupi langit

    Bulan tampil dengan cantik

    Hitam akan menang menutupi terang

    Namun sang fajar bersama dengan mentari

    Bersama bersenandung di alam pagi

    Duniaku kini terasa indah

    Sama halnya dengan hidupku 

    Menantikan indahnya alam yang bersambut

    Untuk dunia yang cerah tanpa kabut

    14. Indonesiaku

    Judul puisi tentang alam berikutnya yaitu “Indonesiaku”. Adapun untuk syairnya sebagai berikut.

    Kau tumpahkan jiwa dan ragamu 

    Menangis sendirian tiada yang menemani

    Menatap surya yang mewarnai dunia

    Memberikan harapan untuk bangsa 

    Indonesiaku

    Terdiri dari ribuan pulau berjajar rapi

    Penuh dengan keindahan alam surgawi

    Penuh dengan keanekaragaman hayati

    Penuh dengan budaya dan tradisi

    Indonesiaku

    Kau begitu indah

    Kau begitu berarti

    Beruntungnya diriku menjadi bagianmu

    Negara yang seperti surga

    Penuh kekayaan alam walau belum tertata rapi

    Indonesiaku

    Teruslah menjadi negara yang maju

    Sejahterakan rakyatmu selalu nanti

    Agar ibu pertiwi bisa tersenyum kembali

    15. Alam Tepian Pantai

    Contoh puisi tentang alam berikutnya berjudul “Alam Tepian Pantai” dengan syair sebagai berikut.

    Gelombang air menari-nari

    Menyapa pasir di tepian pantai

    Gerombolan camar berterbangan

    Berharap ikan segar tersambar

    Gelombang ombak mengusap kedua kaki

    Terasa dingin hingga ke relung dada

    Hewan kecil genit menggigit telapak kaki

    Menambah perasaan suka di tempat ini

    Kupandangi jauh ke ufuk kemerahan

    Terasa indah dipandang mata

    Kurasa sinar mentari indah inilah

    Yang menyatukan langit biru dengan hamparan laut

    Ya Tuhan

    Perkenankan kami menikmati alam-Mu

    Perkenankan kami menjaga alam indah-Mu

    Agar lestari hingga ke akhir masa

    16. Lautan Bumi Pertiwi

    Contoh syair puisi tentang alam dengan judul “Lautan Bumi Pertiwi” adalah sebagai berikut.

    Terbentang luas alam negeriku

    Sangat luas hingga tak tahu ujungnya

    Namun keindahannya memanjakan mata

    Puisi ini kuberikan hanya untukmu


    Semilir angin di pesisir laut

    Menyadarkan arti sebuah keanekaragaman

    Ragam keindahan alam

    Tak tertandingi apapun


    Rimpuh… kisahmu kini

    Nestapa yang kian membuncah

    Sadar bahwa usiamu kini sudah menua

    Tapi hasrat… kau selalu digenggam


    Pohon, danau, laut 

    mengobarkan industri alam yang baru

    Mengisi cinta pada perolehan 

    Perolehan yang kelak tidak menjadi kekal


    Nabastala berkata

    Bumi ini akan menjadi bumi 

    Bumi yang kekal dan abadi

    Dengan pancaran indah pesona sang Ilahi

    17. Alamku Sahabatku

    Adapun syair untuk contoh puisi tentang alam ini sebagai berikut.

    Alamku adalah sahabatku

    Tempat aku berdiam dan tinggal

    Dia telah banyak memberikan

    Apa yang aku butuhkan

    Dengan hujannya dia memancarkan

    Segenap air yang kami butuhkan

    Dengan pepohonan yang dia tumbuhkan

    Kami bernafas penuh kesegaran

    Dengan lautan yang dihamparkan

    Kami berlayar mencari ikan

    Dengan gunung-gunung menjulang

    Kami buat persawahan

    Dengan alam Tuhan memberikan

    Segalanya yang manusia butuhkan

    Agar mereka bersyukur

    Jangan sampai manusia kufur

    Kepada-Nya kita bersujud

    Merendahkan diri ini

    Menjadi hamba yang mengerti

    Keagungan Ilahi Robbi

    18. Alam Dilembah Semesta

    Contoh puisi berikutnya berjudul “Alam Dilembah Semesta” dengan syair sebagai berikut.

    Angin dingin kelam berderik

    Kabut putih menghapus mentari

    Tegak cahayanya menusuk citra

    Pahatan Gunung memecah langit


    Tinggi… Tajam…

    Berselimut awan beralas zamrud

    Sejak waktu tidak beranjak

    Di sanalah sanubari berdetak


    Sunyi sepi tak beriak

    Cermin ilusi di atas danau

    Menikung pohon yang melambai warna

    Di celah kaki-kaki menjejak karya-Nya

    Di manakah aku berada?

    Di mana jiwa tak mengingat rumah

    Di saat hidup terasa sempurna

    Sungguh jelita permadani ini


    Tebarkan pesona di atas cakrawala

    Tak berujung dipandang lamanya

    Serasa bertualang 

    Berpetualang di negeri tak bertuan alam

    19. Derai Cemara Udang

    Berikut ini contoh syair puisi berjudul “Derai Cemara Udang”. 

    Angin pantai di sela gerimis 

    Gerimis yang mendera pelan

    Sejenak berteduh di bawah pohon

    Sebuah pohon cemara udang


    Kemudian lenyap ke arah gubuk

    Sebuah gubuk bambu yang reot

    Tanpa atap di tepian jalanan pantai

    Namun tetap layak untuk berdiri

    Senja ini, tiada yang romantis 

    Namun mampu membiuskan angan 

    Masuk ke dalam khayal yang beku

    Dan ratusan hari terkubur diam

    Pantai ini telah sepi

    Hanya derai cemara udang

    Hanya rintik gerimis yang tidak kunjung reda

    Tidak juga menjadi hujan deras

    Ada yang berubah!

    Pantai ini berubah menjadi teduh

    Berubah hijau di beberapa sudut 

    Ini adalah pantai kenangan

    20. Global Warming

    Contoh puisi tentang alam terakhir berjudul “Global Warming” dengan syair sebagai berikut.

    Panas dan membara

    Gambaran untuk alamku sekarang

    Global warming namanya

    Polusi adalah penyebabnya

    Makin canggih peradaban teknologi

    Makin banyak terdapat polusi

    Kini pemanasan global terjadi

    Di seluruh bagian Bumi ini

    Manusia tak sadar perbuatannya

    Yang merusak lingkungannya

    Hewan dan tumbuhan juga merasa

    Lingkungannya dirusak manusia

    Panas menusuk kulit manusia

    Bencana terjadi dimana-mana

    Semoga saja semua manusia

    Takkan lagi merusak lingkungannya

    Sudah Tahu Contoh Puisi Tentang Alam?

    Nah setelah kamu mengetahui 20 contoh puisi tersebut, tinggal tentukan pilihan lebih suka puisi yang mana. Kamu juga bisa membuat puisi versimu sendiri dengan berlandaskan pada 20 contoh puisi tersebut. Buat sekreatif dan seorisinil mungkin, ya. 

  • 30+ Kumpulan Pantun Pendidikan Penuh Motivasi yang Menginspirasi

    30+ Kumpulan Pantun Pendidikan Penuh Motivasi yang Menginspirasi

    Pantun adalah salah satu bentuk karya sastra yang memiliki banyak fungsi, baik itu untuk hiburan maupun edukasi. Pantun pendidikan kerap digunakan untuk membentuk rasa semangat dalam diri untuk melakukan aktivitas pendidikan. Jika ingin membuat jenis pantun ini, simak beberapa contohnya terlebih dahulu berikut!

    Contoh Pantun Pendidikan dan Maknanya

    Dilihat dari namanya, sudah jelas bahwa jenis pantun ini berada di ruang lingkup pendidikan. Jadi, kebanyakan yang menggunakannya adalah pendidik dan pelajar. Berikut ini beberapa contoh beserta maknanya:

    Contoh 1

    Menyalakan motor hingga bergetar,

    Kaki terkena luka, sehingga membuat perih, 

    Jika kamu rajin dalam belajar,

    Maka, sukses masa depan dapat diraih.

    Pantun ini memiliki makna untuk mendorong seseorang agar giat dan rajin dalam belajar. Meskipun perjuangannya berat dan sulit, namun masa depan dapat diraih dengan senyum gembira.

    Contoh 2

    Pergi ke warung untuk membeli gas,

    Belinya di toko bu Anna,

    Jasa guru takkan terbalas,

    Mendidik kami sampai sukses dan berjaya.

    Melalui pantun di atas, Anda dapat mengetahui bagaimana peran guru dalam pendidikan. Bahwa jasa guru adalah salah satu kunci sukses murid dalam meraih kesuksesannya.

    Contoh 3

    Ucapan manis berasal dari bibir, 

    Namun selalu menjaga amanah,

    Semoga pandemi ini akan segera berakhir, 

    Kami sungguh rindu datang ke sekolah.

    Berikut adalah maknanya:

    Ketika Covid-19, semua elemen masyarakat harus berada di rumah masing-masing. Termasuk pada ruang lingkup pendidikan. Sehingga, semua metode pembelajaran dilakukan secara daring atau online. 

    Pantun ini memberikan gambaran tentang betapa rindunya para siswa untuk datang ke sekolah. Mereka berharap pandemi segera berakhir, sehingga pembelajaran dapat dilakukan secara normal.

    Contoh 4

    Tak punya uang di tangan,

    Sebab kaya tak selalu tentang harta,

    Hidup mati berada di takdir Tuhan,

    Marilah kita belajar hingga masa tua.

    Makna pantun pendidikan di atas adalah untuk memberitahu kepada pembacanya, bahwa hidup, mati, atau takdir berada di tangan Tuhan. Kekayaan tidak harus tentang harta, ilmu juga adalah salah satunya. 

    Oleh sebab itu, pantun ini mengajak pembacanya untuk selalu belajar, bahkan hingga tua sekalipun. Dengan demikian, pembaca dapat memperkaya ilmunya sebanyak mungkin.

    Contoh 5

    Tubuh letih tidak perlu dipaksakan,

    Nanti akibatnya sakit pada sekujur tubuh.

    Pendidikan janganlah engkau disia-siakan,

    Itulah cara untuk menuju jalan yang maju.

    Pantun satu ini memiliki pesan moral untuk tidak memaksakan tubuh yang sedang letih. Sehingga tubuh tidak perlu merasakan kesakitan yang berlebihan. Selain itu, pantun ini juga memberikan motivasi untuk tidak menyia-nyiakan pendidikan. Karena pendidikan adalah kunci utama untuk menuju kehidupan yang lebih maju.

    Contoh 6

    Warna merah identik dengan warna bunga mawar,

    Bulat kecil seperti bentuk kedelai,

    Janganlah engkau malas dalam belajar,

    Jika memang ingin menjadi pandai.

    Makna dalam pantun tersebut adalah pembaca diberi motivasi untuk rajin belajar. Jika ingin menjadi pribadi yang lebih pintar, maka janganlah malas dalam belajar. Oleh sebab itu, agar otak dapat terasah dengan benar, belajarlah lebih giat dan bersungguh-sungguh.

    Contoh 7

    Munculnya senja dengan langit merah,

    Terlihat lebih gelap dari sisi utara,

    Rajinlah untuk mengerjakan tugas sekolah,

    Dengan begitu semangat pasti akan selalu membara.

    Makna contoh pantun di atas bertujuan untuk memberikan motivasi semangat belajar, sehingga aktivitas pendidikan para pembaca akan selalu membara. Oleh sebab itu, pastikan selalu rajin dalam mengerjakan tugas sekolah, ya!

    Contoh 8

    Pergi ke pantai untuk melihat laut biru,

    Pemandangan indah membuat hati penuh warna,

    Jika engkau masih muda maka tuntutlah banyak ilmu,

    Sebagai bekal masa depan kelak saat dewasa.

    Makna pantun pendidikan di atas dapat anda artikan sebagai motivasi dalam menuntut ilmu sebanyak mungkin. Dengan demikian, pembaca memiliki bekal masa depan yang cukup. Khususnya bagi generasi muda, harus mencari ilmu yang banyak.

    Contoh 9

    Suara yang gemuruh seperti anak lagu.

    Terdengar hingga atas langit biru,

    Membeli seragam tanpa dengan ragu.

    Agar mendapatkan posisi yang paling terbaru.

    Makna dari pantun di atas adalah dengan mengejar pendidikan tanpa ragu, maka pembaca akan mendapatkan hal-hal baru yang bermanfaat. Sehingga, posisi menjanjikan pun bisa didapatkan.

    Contoh 10

    Hari senin duduk di atas bangku,

    Ngobrol seru bersama Disa,

    Wahai engkau para guruku,

    Terimakasih atas semua pemberian ilmunya.

    Maknanya adalah untuk memberikan apresiasi kepada para guru yang telah mengajarkan ilmu-ilmu mereka. Salah satunya adalah dengan menggunakan pantun di atas. Ketika sudah sukses, jangan lupa untuk mengatakan terima kasih kepada guru Anda.

    Contoh 11

    Kembali mengunjungi desaku, 

    Desaku dengan masyarakat yang ramah dan mulia,

    Janganlah bosan untuk membaca buku, 

    Sebab buku merupakan jendela dunia.

    Makna pada pantun ini, yaitu dengan membaca buku, maka orang-orang akan semakin pandai. Hal tersebut terjadi karena buku adalah jendela dunia, sehingga isinya tentang luasnya ilmu pengetahuan. Oleh sebab itu, janganlah bosan dalam membaca buku.

    Contoh 12

    Ada cermin dengan monyet yang sedang berkaca,

    Ada seekor kuda yang mirip seperti kedelai,

    Rajinlah dalam menulis dan membaca,

    Sebab itulah tanda anak dengan otak pandai.

    Maknanya, setiap orang memiliki pengetahuan dan kepintaran yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, jika ingin memiliki otak yang pandai, harus selalu rajin dalam belajar. Baik itu menulis, membaca, maupun cangkupan pendidikan lainnya.

    Contoh 13

    Betapa luasnya padang rerumputan,

    Ada banyak domba berlarian,

    Pendidikan adalah ibaratnya seperti jembatan,

    Yakni jembatan untuk menuju masa depan.

    Maknanya, pendidikan diibaratkan seperti jembatan yang menjadi jalan utama untuk menuju masa depan yang cerah. Oleh sebab itu, setiap orang berhak merasakan pendidikan. Dengan demikian, mereka dapat menata kehidupan yang lebih terarah dan sukses.

    Contoh 14

    Lihatlah bajumu terlihat sangat basah,

    Tetapi mengapa kamu tersenyum dengan merekah,

    Kalau pagi belajar di sekolah,

    Maka sorenya menuntut ilmu di madrasah.

    Makna pantun pendidikan di atas didedikasikan bagi seorang muslim yang ingin menuntut ilmu sebanyak mungkin. Para pembaca dapat belajar di dua ruang lingkup yang berbeda, pagi belajar di sekolah dan sore di madrasah. Jadi, ilmu umum didapat dan ilmu agama pun tercapai.

    Contoh 15

    Ada seekor kucing yang sedang mengejar tikus,

    Tikus tersebut berlari dengan terbirit-birit,

    Jika kamu enggan belajar dengan serius,

    Maka hidupmu akan terasa sulit.

    Maknanya, jika seseorang tidak belajar atau menjalani pendidikan dengan tanpa keseriusan, maka ia akan merasakan kehidupan yang sulit. Sebab pendidikan akan memberikan pengetahuan yang lebih luas, sehingga manusia bisa memilih mana yang baik dan buruk.

    Contoh 16

    Membungkus ikan dengan memakai kertas,

    Setelah itu ditaruh pada atas talas,

    Kalau pendidikan sangat berkualitas,

    Pastilah menjadikan bangsa juga berkelas.

    Pantun di atas bisa Anda jadikan sebagai kritikan untuk pemerintah yang masih belum memfasilitasi pendidikan di Indonesia. Lewat pendidikan yang berkualitas, tentu anak bangsa juga akan menjadi orang dengan kualitas otak yang bagus. 

    Oleh sebab itu, selain pendidik dan pelajar, pemerintah juga harus turut mendukung pendidikan di Indonesia. Misalnya seperti menyediakan beasiswa, sekolah gratis, menyumbangkan buku-buku yang lengkap, dan lain sebagainya.

    Contoh 17

    Kenangan terakhir dari dia adalah sebuah baju,

    Kini ia sudah menjadi jenazah,

    Sekolah adalah tempat untuk mencari ilmu,

    Penghargaan terakhir untuk yang ingin mendapat ijazah.

    Makna dalam pantun ini, sekolah menjadi penghargaan terakhir untuk para murid. Setelah itu, murid akan mendapatkan ijazah sebagai tolak ukur penghargaan karena sudah berjuang di sekolah. Namun, perjalanan dari sekolah masih sangat panjang. Hal tersebut karena pendidikan tidak ada habisnya.

    Contoh 18

    Jalan-jalan ke Solo Baru,

    Tepat di hari Minggu yang panas dan cerah,

    Duhai ibu bapak guru tercintaku,

    Engkau adalah orang yang selalu bersikap baik dan ramah.

    Maknanya, sebagai pelajar yang baik, maka janganlah melupakan jasa yang diberikan oleh ibu bapak guru. Karena tanpa ilmu mereka, Anda tidak akan bisa sampai ke titik ini. Semua guru harus memiliki sikap yang baik dan ramah, sehingga siswa akan betah saat dididik. 

    Contoh 19

    Meskipun punya banyak emas, 

    Namun ternyata emasnya palsu,

    Sia-sia punya otak yang cerdas,

    Jika akhlaknya sungguh buruk selalu.

    Maknanya, jika memiliki otak cerdas di atas rata-rata manusia lain, namun ternyata selalu bersikap dengan buruk. Dengan demikian, ilmu dan kepintarannya akan berakhir sia-sia. Oleh sebab itu, Anda wajib untuk selalu menjaga akhlak.

    Contoh 20

    Jika kamu menaiki perahu yang sedang melaju,

    Mari lakukan banyak doa.

    Jika ingin membuat negara semakin maju,

    Maka pendidikan harus dijadikan peran utama.

    Bagi Anda yang ingin membantu memajukan negara, maka harus menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama. Pantun pendidikan ini adalah salah satu contoh interpretasinya. 

    Contoh 21

    Pada sebuah acara,

    Putri menari dengan Aditya,

    Ayo semangat belajar bersama,

    Untuk meraih mimpi dan cita-cita.

    Maknanya, cita-cita tercapai dengan adanya usaha yang sungguhan. Oleh sebab itu, raihlah mimpi setinggi mungkin. Salah satunya adalah dengan semangat belajar. Sehingga, cita-cita dapat tercapai lebih mudah.

    Contoh 22

    Bangun buru-buru di hari Sabtu,

    Sebab ingin pergi ke sekolah bersama teman,

    Anak baik harus selalu menghormati guru,

    Agar kelak menjadi murid yang sukses dan budiman.

    Maknanya, sebagai murid yang baik, menghormati guru adalah hal yang wajib dilakukan. Sehingga, dapat mendorong murid untuk memiliki sikap yang budiman kepada sesama manusia.

    Contoh 23

    Apabila kamu tak memakai baju,

    Pastinya akan malu dilihat oleh tetangga,

    Kalau kamu tak punya ilmu,

    Maka seumur hidup akan merasakan sengsara.

    Maknanya, tanpa adanya ilmu pengetahuan, manusia akan hidup dengan sengsara selama-selamanya. Oleh sebab itu, mari perbanyak ilmu untuk mencapai hidup yang sejahtera.

    Contoh 24

    Secara unik bebek itu berdiri dengan sejajar,

    Ketika akan ditangkap oleh Susan,

    Guru harus pandai dalam mengajar,

    Agar menjadi suri yang teladan.

    Maknanya, jika ingin menjadi seorang guru, maka harus memiliki banyak ilmu. Sehingga saat mengajar, guru dapat menjadi suri teladan bagi muridnya.

    Contoh 25

    Ratna sedang pergi membeli kaos warna biru,

    Ketika pulang ia minum es sebab merasa haus,

    Selalu dengarkan nasihat ibu dan bapak guru,

    Agar mendapatkan nilai tugas yang selalu bagus.

    Meskipun untuk mendapatkan nilai bagus itu tergantung pada kepintaran setiap orang, namun nasihat guru berfungsi untuk memotivasi murid agar rajin dalam belajar. Jika sudah belajar dengan giat, maka nilai bagus pun lebih mudah untuk didapatkan.

    Contoh 26

    Jika tali sepatu sudah putus, 

    Maka jangan pakai sepatu ke pasar,

    Jika ingin cepat lulus,

    Maka giatlah dalam belajar.

    Makna pantun pendidikan di atas adalah untuk memberikan pesan moral untuk orang-orang yang ingin segera lulus. Belajar adalah kunci menuju kelulusan yang sesungguhnya. Lewat belajar, siswa bisa mendapatkan nilai bagus saat kelulusan.

    Contoh 27

    Jika nanti kamu bertemu dengan Tuhan,

    Tolong sampaikan salam kepadanya,

    Jika kamu merasa bingung dan kesulitan,

    Maka tanyakanlah kepada ahlinya.

    Pesan moral dari pantun ini adalah jika mengalami kesulitan dalam belajar, maka bertanyalah kepada ahlinya. Misalnya seperti guru, profesor, dosen, dan lain sebagainya.

    Contoh 28

    Ayah pergi untuk membeli barang,

    Menggunakan Google Maps untuk mencari alamat,

    Kalau kamu ingin menjadi pemenang,

    Maka harus selalu rajin belajar dan bersemangat.

    Maknanya, bagi orang yang ingin menjadi sukses dan menang dalam kehidupannya, maka harus rajin dan semangat dalam belajar. Sehingga, kemudahan akan dapat ditemukan.

    Contoh 29

    Jalan-jalan ke kota Surakarta,

    Kala haus minumnya es kelapa, 

    Ketika sudah berusia tua tidak bisa lagi menjadi muda ,

    Tetapi semangat belajar harus tetap bergelora.

    Maknanya, ketika menginjak usia tak muda lagi, pastinya segala kegiatan akan memiliki batasannya. Meski seperti itu, tetaplah semangat dalam belajar. Sebab pendidikan dapat dikejar oleh semua kalangan, baik usia tua maupun muda.

    Contoh 30

    Hari Minggu datang berkunjung ke tukang cukur,

    Sambil membawa bunga mawar yang mekar,

    Jika bersama teman haruslah saling akur,

    Menjaga suasana agar tetap damai untuk belajar.

    Makna pantun ini untuk memberikan pesan moral antara persahabatan dan pendidikan. Jika ingin suasana belajar di sekolah lebih damai, maka jagalah hubungan antar sesama teman. Jika saling akur antar teman, belajar pun akan lebih menyenangkan.

    Contoh 31

    Jalan kaki membuat lelah,

    Pulang-pulang malah menjadi kesal,

    Masa muda harus rajin datang sekolah,

    Supaya saat tua tidak akan menyesal.

    Maknanya, ketika masa tua, pastinya akan ada perasaan menyesal terhadap masa lalu tertentu. Salah satunya adalah pendidikan. Oleh sebab itu, mari datang ke sekolah dengan rajin. Selain itu, kejarlah pendidikan setinggi mungkin. Dengan begitu, masa muda akan lebih menyenangkan dan saat tua tidak menyesal.

    Contoh 32

    Petang hari telah mendatangkan para tamu,

    Sudah terlihat dari jauh seberang sana,

    Rajinlah untuk meraih ilmu,

    Sebagai bekal nanti masa tua.

    Sebagai orang yang usianya masih muda, ilmu pengetahuan sangat dibutuhkan. Sebab ilmu akan menjadi bekal manusia dalam menghadapi masalah atau hal-hal lainnya di dunia. Oleh sebab itu, rajinlah dalam meraih ilmu selagi masih muda. Ilmu berfungsi sebagai bekal nanti saat tua!

    Contoh 33

    Paman mulai berdiri,

    Untuk pergi bekerja dengan menaiki si bendi,

    Jadilah anak yang memiliki harga diri,

    Meski berilmu untuk mencontoh seikat padi.

    Padi memiliki arti yang luas, salah satunya adalah semakin banyak ilmu maka harus tetap rendah hati. Jadilah seorang anak dengan ilmu yang bermanfaat, sehingga akan memiliki harga diri tinggi. Tentu saja, hal ini harus didukung oleh kerendahan hati, sehingga ilmu yang didapatkan akan lebih berarti.

    Contoh 34

    Jangan lupa memilih buah pisang yang besar,

    Karena salah di bau maka harum kulitnya,

    Jadilah anak yang semangat dan rajin dalam belajar,

    Dengan begitu engkau akan dapat banyak ilmunya.

    Makna pantun pendidikan di atas adalah untuk memberikan motivasi tentang semangat belajar dan mengejar gelar setinggi mungkin. Karena dengan memiliki banyak ilmu, maka kehidupan manusia akan mendatangkan kemudahan dalam segala hal maupun masalah yang terjadi.

    Contoh 35

    Idul fitri ingin makan ketupat, 

    Di rumah paman bukan di kedai,

    Di mana hendak mencari ilmu yang banyak didapat,

    Supaya menjadi orang yang pandai.

    Maknanya, terkadang ada orang yang masih bingung untuk mencari ilmu. Padahal, di zaman serba canggih ini, kita dapat menemukan ilmu dengan mudah. Selain sekolah dan universitas, ilmu bisa dicari melalui teknologi internet. Contohnya seperti website, Google, Google Scholarship, aplikasi belajar, dan lain sebagainya.

    Contoh 36

    Di dinding merayap seekor tokek,

    Melihat adik yang lagi berdiri,

    Jadi siswa jangan mencontek,

    Karena itu menandakan tidak percaya diri.

    Maraknya siswa yang mencontek saat ulangan atau tugas biasa itu menandakan bahwa siswa tidak percaya diri atas isi otak dan kemampuannya. Oleh sebab itu, belajarlah dengan rajin dan jangan mencontek. Supaya kepercayaan diri dapat terbentuk dengan  mudah.

    Contoh 37

    Aku sangat suka makan talas,

    Berbeda dengan ubi yang hanya cukup direbus,

    Meskipun engkau sudah cerdas,

    Namun tetaplah mencari ilmu dan belajar terus menerus.

    Maknanya, meskipun memiliki kecerdasan tiada tanding, namun teruslah mencari ilmu dan belajar. Sebab ilmu adalah jendela dunia untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Jika memiliki pengetahuan lebih luas, pastinya hidup akan lebih menyenangkan karena serba tahu tentang semua hal di dunia ini.

    Contoh 38

    Luasnya lautan yang berwarna biru,

    Terdapat banyak hewan laut seperti ikan dan gurita,

    Selalu hormati para ibu bapak guru,

    Sebab mereka sangat berjasa.

    Maknanya, guru adalah pendidik yang memiliki jasa sangat besar dalam proses belajar siswa. Sebagai siswa yang budiman, hormatilah para ibu bapak guru sebesar jasa yang diberikan oleh mereka.

    Contoh 39

    Setelah hujan akan muncul pelangi,

    Keindahannya memiliki variasi warna,

    Guru mengajari murid karena menyayangi,

    Hingga bercucur keringatnya ke pipi merona.

    Maknanya, menjadi seorang guru, harus bisa membentuk rasa sayang kepada murid. Sebab untuk menghidupkan suasana belajar itu tidak mudah, dibutuhkan kesabaran yang luas. Kebanyakan guru akan menghasilkan cucuran keringat, karena jasanya dalam pendidikan.

    Contoh 40

    Bu Sumi adalah seorang petani,

    Ia suka hewan sawah burung dan belalang,

    Mari mulai membaca hari ini,

    Supaya mendapatkan masa depan lebih gemilang.

    Maknanya, membaca adalah jendela pendidikan dunia. Karena membaca dapat memberikan pengetahuan yang luas bagi setiap insan. Jadi, masa depan yang gemilang bisa didapatkan. Pantun pendidikan ini bertujuan untuk mendorong orang-orang memulai membaca sedini mungkin.

    Contoh 41

    Buah durian sudah terbelah,

    Satu bundar buahnya sangat berat,

    Jika ingin ilmu yang barokah,

    Yang dapat memberikan manfaat dunia akhirat.

    Maknanya, ilmu memiliki banyak manfaat, baik itu untuk dunia maupun akhirat. Jika ingin mendapatkan ilmu yang barokah, maka belajarlah dengan sungguh-sungguh. Sehingga, manfaatnya bisa dirasakan kemudian hari. Selain itu, belajar harus dalam keadaan ikhlas, sehingga manfaatnya lebih bagus.

    Contoh 42

    Bumbu dapur yang rasanya khas itu ketumbar,

    Ditumbuk di dalam nampan,

    Jangan berhenti untuk belajar,

    Hingga hayat masih tersemat dalam badan.

    Maknanya, ilmu pengetahuan akan selalu mengalir dalam darah dan tubuh manusia, meski manusia tersebut meninggal sekalipun. Oleh sebab itu, janganlah berhenti belajar. Ini bertujuan untuk mencapai masa tua yang lebih sejahtera. Jadi, Anda hanya perlu pensiun dengan senyum di wajah.

    Pantun Pendidikan Mana yang Inspirasi serta Memotivasi?

    Pantun adalah karya sastra yang berisi pesan moral dan motivasi dalam bentuk hiburan diksi mengocok perut. Dari contoh pantun pendidikan di atas, Anda dapat memiliki inspirasi untuk semangat dalam menjalani proses pendidikan. Mari kejar gelar pendidikan yang tinggi!

  • Biografi Pangeran Diponegoro dan Perjuangannya sebagai Pahlawan

    Biografi Pangeran Diponegoro dan Perjuangannya sebagai Pahlawan

    Salah satu pahlawan yang cukup terkenal dari Jawa adalah Pangeran Diponegoro. Cerita bagaimana perjuangan yang ia lakukan merupakan salah satu hal yang menarik dalam biografi Pangeran Diponegoro.

    Perjuangan paling penting yang beliau lakukan adalah Perang Jawa atau Perang Diponegoro. Ini merupakan salah satu perang dengan jumlah korban yang cukup banyak dan nilai kerugian jutaan Gulden.

    Biografi Pangeran Diponegoro

    Bendara Pangeran Harya Dipanegara atau yang lebih dikenal dengan nama Pangeran Diponegoro lahir di Yogyakarta pada 11 November 1785. Sang ayah bernama Gusti Raden Mas Suraja, sementara sang ibu bernama R.A. Mangkarawati.

    Di kemudian hari, sang ayah naik tahta dan bergelar Hamengkubuwana III. Pada saat dilahirkan, Pangeran Diponegoro sendiri bernama Bendara Raden Mas Mustahar. Nama tersebut kemudian diganti dengan Bendara Raden Mas Antawirya.

    Nama Bendara Pangeran Harya Dipanegara ia dapatkan ketika sang ayah naik tahta menjadi Hamengkubuwana III. Sang ayah sebenarnya berniat menjadikan Pangeran Diponegoro sebagai raja, namun Pangeran Diponegoro menolak hal tersebut. 

    Beliau beralasan jika posisi ibunya yang bukan istri permaisuri membuat posisinya merasa tidak layak untuk mendapatkan posisi raja.

    1. Awal Perjalanan Pangeran Diponegoro

    Secara pribadi, beliau merupakan orang yang dikenal sangat cerdas. Beliau sangat suka membaca dan sangat ahli dalam hukum Islam-Jawa. 

    Dari segi kehidupan pribadi, beliau lebih tertarik pada masalah keagamaan daripada masalah keraton dan pemerintahan. Hal ini juga yang membuat Pangeran Diponegoro lebih memilih tinggal di Tegalrejo. 

    Lokasi tempat tinggalnya ini berdekatan dengan tempat tinggal Gusti Kanjeng Ratu Tegalrejo yang merupakan permaisuri dari Sultan Hamengkubuwana I sekaligus eyang buyut dari Pangeran Diponegoro.

    Pada tahun 1822, biografi Pangeran Diponegoro menceritakan bahwa beliau mulai masuk ke kehidupan keraton. Saat itu, beliau menjadi salah satu anggota perwalian untuk mendampingi Sultan Hamengkubuwana V.

    Pada saat itu, Sultan Hamengkubuwana V masih berusia 3 tahun. Pemerintahan keraton sendiri dipegang oleh Patih Danureja V dan Residen Belanda. Pangeran Diponegoro tidak setuju dengan sistem perwalian seperti itu dan melakukan protes.

    2. Kehidupan Pribadi

    Pangeran Diponegoro sendiri merupakan orang yang suka berkebun. Di Selarejo dan Selarong, yang merupakan tempat persemediannya, terdapat kebun yang ditanami berbagai bunga, sayur, dan juga buah.

    Menurut catatan biografi Pangeran Diponegoro, beliau juga beberapa kali menikah dalam hidupnya. Beliau pertama kali menikah dengan Raden Ayu Retno Madubrongto, ketika usianya masih 17 tahun. Dari pernikahan tersebut beliau memiliki anak laki-laki yang bernama Putra Diponegoro II.

    Pada usia 22 tahun, Pangeran Diponegoro kembali menikah untuk kedua kalinya dengan Raden Ajeng Supadmi. Istri keduanya ini merupakan putri dari Raden Tumenggung Natawijaya III, yaitu Bupati dari Panolan Jipang, Kesultanan Yogyakarta.

    Pernikahan ini merupakan permintaan dari Sultan Hamengkubuwana III. Dari pernikahan ini Pangeran Diponegoro memiliki anak laki-laki bernama Pangeran Diponingrat. Pernikahan ini sendiri bertahan selama 3 tahun.

    Pada tahun 1808, Pangeran Diponegoro menikah untuk kali ketiga dengan R.A Retnadewati, seorang putri dari Kiai di wilayah Yogyakarta Selatan. Istri pertama dan ketiganya wafat ketika Pangeran Diponegoro masih tinggal di Tegalrejo.

    Pada 1810, Pangeran Diponegoro melangsungkan pernikahannya yang keempat dengan Raden Ayu Citrawati yang merupakan puteri dari Raden Tumenggung Rangga Parwirasentika. Istri keempatnya ini meninggal tidak lama setelah melahirkan anaknya, akibat kerusuhan di Madiun.

    Pangeran Diponegoro kembali menikah kelima kalinya pada 1814 dengan Raden Ayu Maduretno, seorang putri dari Raden Rangga Prawiradirjo III. Raden Ayu Maduretno sendiri diangkat menjadi permaisuri dengan gelar Kanjeng Ratu Kedaton I pada 1828.

    Pada Januari 1828, Pangeran Diponegoro menikah untuk kali keenam dengan Raden Ayu Retnonignrum yang merupakan Putri dari Pangeran Dipawiyana II. 

    Lalu, pernikahan ketujuh terjadi dengan Raden Ayu Retnaningsih, Putri dari Raden Tumenggung Sumaprawira. Pada pernikahan kedelapan, Pangeran Diponegoro menikah dengan R.A Retnakumala, Putri dari Kiai Guru Kasongan.

    Dari beberapa pernikahan tersebut, Pangeran Diponegoro memiliki 12 orang putra dan 5 orang putri. Saat ini, semua keturunan Pangeran Diponegoro tersebar di berbagai belahan dunia.

    Biografi Pangeran Diponegoro tentang Perang Diponegoro

    Berbicara tentang biografi Pangeran Diponegoro, sangat tidak mungkin jika tidak membahas tentang Perang Diponegoro. Perang ini juga dikenal dengan nama Perang Jawa. 

    Perang yang terjadi sejak 1825 sampai 1830, terjadi karena sikap Belanda yang memasang patok di atas tanah milik Pangeran Diponegoro di Desa Tegalrejo.

    1. Awal Mula Perlawanan

    Selain masalah penyerobotan tanah, pemicu lainnya dari Perang Diponegoro adalah tindakan Belanda yang dianggap tidak menghargai adat istiadat. Selain itu, Pangeran Diponegoro juga menilai jika Belanda melakukan eksploitasi dengan membebankan pajak yang tinggi.

    Dari sinilah awal mula ketidaksukaan Pangeran Diponegoro terhadap Belanda. Keputusan dan sikap yang menentang Hindia Belanda ini pada akhirnya mendapatkan beberapa simpat dan penuh dukungan.

    Salah satu pendukung Pangeran Diponegoro adalah GPH Mangkubumi. Atas saran sang paman itulah Pangeran Diponegoro pergi dari Tegalrejo dan membentuk markas di Gua Selarong.

    Pada akhirnya, perlawanan ini meluas sampai ke daerah Pacitan dan juga Kedu. Nantinya, wilayah pertempuran ini juga meluas sampai ke Yogyakarta, Kedu, Surakarta, Banyumas, Wonosobo, Banjarnegara, Pekalongan, Tegal, Semarang, Demak, Kudus, Purwodadi, Magelang, Madiun, Pacitan, Kediri, Bojonegoro, Tuban, dan juga Surabaya.

    2. Sumpah Ati Rata

    “Ha. Setya Bekti Ing Gusti Hangayomi Sepadaning Urip Rila Lega Ing Pati. Na. Hamikukuhi Tan Kena Hamabuang Tilas Tan Gawe Wisuna. Ca. Tan Ngowahi Naluri Tanah Jawa Dadi Raharja”

    Kalimat tadi adalah isi dari sumpah ati rata. Ini merupakan salah satu sumpah yang terkenal ketika awal mula Perang Diponegoro. Sumpah ini sendiri menjadi bukti dukungan dari beberapa orang.

    Sebelum perang, Pangeran Diponegoro mendapatkan dukungan dari Sultan Pakubuwana VI. Biografi Pangeran Diponegoro juga menjelaskan bahwa beliau menggalang dukungan dari para tokoh dan juga alim ulama.

    Di wilayah Mataram misalnya, beliau mengunjungi Kiai Abdani dan Kiai Anom. Lalu, ditemani oleh Pangeran Mangkubumi, ia juga menemui Kiai Maja, yang merupakan orang kepercayaan Pakubuwana IV. 

    Selanjutnya, beliau juga menemui Tumenggung Prawiradigdaya di Gagatan, ia merupakan orang kepercayaan Susuhunan Pakubuwono VI.

    Pada 1824, dukungan dari Susuhunan Pakubuwana VI juga tidak hanya dalam bentuk dana perang, namun juga berupa pasukan keraton dan para senopati terpilih. Dukungan dari Pakubuwana VI inilah yang dideklarasikan dalam Sumpah Ati Rata. Sumpah ini terjadi pada Rabu Wage 17 Pasa 1239 H/ 1752J atau 5 Mei 1825. Saat ini, lokasi Sumpah Ati Rata bernama Pesanggrahan Dinrah.

    3. Strategi Perang Pangeran Diponegoro

    Pada saat peperangan, biografi Pangeran Diponegoro mengisahkan jika beliau membagi pasukannya menjadi beberapa batalyon dan memberikan nama yang berbeda satu sama lain. Setiap batalyon tersebut diberikan senjata api dan juga peluru.

    Satu strategi perang yang paling sering digunakan oleh Pangeran Diponegoro adalah melakukan gerilya. Markasnya di daerah Selarong seringkali kosong saat pasukan Belanda menyerang lokasi tersebut.

    Pusat pertahanan Pangeran Diponegoro juga sering berpindah, salah satunya dari Selarang ke Daksa. Di sini, Pangeran Diponegoro mendapatkan penobatan sebagai kepala negara dengan gelar Sultan Abdulhamid Herucakra Amirul Mukminin Sayidin Panatagama Khalifatullah Tanah Jawa.

    Pada momen ini pusat negara sudah berpindah ke daerah Plered, dengan alasan sistem pertahanan yang lebih kuat. Sistem pertahanan Plered sendiri diserahkan dan dipercayakan pada Kerta Pengalasan.

    Bukti dari seberapa kuat pertahanan di Plered adalah gagalnya serangan besar-besaran yang dilakukan Hindia Belanda pada Juni 1826. Setelah serangan tersebut, pasukan Hindia Belanda menyerang markas Pangeran Diponegoro yang berada di Daksa. Serangan tersebut juga gagal karena markas sudah dikosongkan.

    Saat pasukan Hindia Belanda kembali menuju Yogyakarta, pasukan Diponegoro menyerang dan membinasakan seluruh pasukan Hindia Belanda lalu kemudian pergi menghilang kembali dari Daksa.

    Pada Oktober 1826, pasukan Pangeran Diponegoro juga kembali meraih kemenangan dari pasukan Hindia Belanda dalam sebuah serangan di Gawok. Pada serangan ini, Pangeran Diponegoro sempat terluka dan mendapat perawatan di lereng Gunung Merapi.

    Pada November 1826, Diponegoro pergi ke Pengasih untuk menyerang pasukan Hindia Belanda. Di tempat ini, Pangeran Diponegoro juga mendirikan keraton di Sambirata sebagai pusat negara baru.

    Pasukan HIndia Belanda sendiri sempat melakukan serangan ke Sambirata, namun Pangeran Diponegoro berhasil meloloskan diri. Pada Oktober 1827, sempat terjadi gencatan senjata. Namun perundingan pada akhirnya tidak menghasilkan apa-apa.

    Pasukan Pangeran Diponegoro berhasil melakukan serangan gerilya dengan baik. Bukan hanya karena pasukan yang cepat dan lincah, tapi juga karena dukungan dan juga simpatik dari rakyat. Hal ini membuat Pangeran Diponegoro bisa memindahkan markasnya dengan cepat dan juga mendapatkan pasokan logistik dengan baik.

    Di sisi lain, pasukan Pangeran Diponegoro ini juga menggunakan alam sebagai benteng dan senjata tambahan. Salah satu contohnya adalah mereka akan melakukan serangan besar pada saat bulan-bulan penghujan.

    Di biografi Pangeran Diponegoro juga menjelaskan bahwa beliau dan pasukannya seringkali melakukan serangan ketika hujan. Hal ini karena hujan di daerah tropis cukup deras dan pasukan Hindia Belanda tidak terbiasa akan hal itu.

    Selain itu, ada juga ancaman dari berbagai penyakit seperti malaria, disentri, dan lainnya yang juga membuat pasukan Hindia Belanda semakin terpojok.

    Para pemimpin Hindia Belanda terpaksa memikirkan banyak cara untuk mengatasi hal ini. Termasuk salah satunya dengan menawarkan gencatan senjata. Momen gencatan senjata inilah yang digunakan pihak musuh untuk melakukan konsolidasi pasukan, menyebar mata-mata dan juga provokator.

    Mereka mencoba menghasut, memecah belah, dan juga menekan anggota keluarga dari para pejuang yang berjuang bersama Pangeran Diponegoro. Cara ini pun tidak berhasil untuk dilakukan.

    4. Puncak Peperangan

    Bagi Hindia Belanda, Perang Diponegoro ini merupakan salah satu perang paling berat yang mereka hadapi. HIndia Belanda bahkan mengirimkan banyak jenderal hanya untuk mengurusi masalah ini, mulai dari Jenderal De Kock, Jenderal Van Geen, Jenderal Holsman, Jenderal Bisschop, dan lainnya.

    Selain itu, Hindia Belanda juga menerjunkan semua jenis pasukan yang mereka punya, mulai dari infanteri, kavaleri, dan juga artileri. Pertempuran bahkan terjadi di seluruh wilayah Jawa, baik desa maupun kota.

    Pasukan Hindia Belanda membangun jalur logistik untuk menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya. Puluhan kilang mesiu dibangun, produksi mesiu dan peluru berlangsung terus menerus.

    Mata-mata yang disebar pihak Hindia Belanda pun bekerja keras untuk mendapatkan dan menyampaikan informasi guna menyusun strategi perang. Semua informasi yang bisa mereka dapatkan langsung mereka kirimkan.

    Puncak peperangan terjadi sekitar tahun 1827. Saat itu, Hindia Belanda bahkan menurunkan 23 ribu pasukan. Jumlah pasukan yang sangat banyak mengingat luas wilayah peperangan yang sebenarnya tidak begitu besar. Selain itu, pengerahan pasukan sebanyak ini belum pernah Belanda lakukan sebelumnya.

    Perang Jawa ini termasuk perang modern yang melibatkan semua metode perang yang bahkan belum populer dilakukan saat itu, baik perang terbuka maupun gerilya. Tidak hanya pertempuran langsung, perang ini juga melibatkan saling tekan secara psikologis dan juga saling memata-matai musuh.

    5. Strategi Hindia Belanda

    Pada 1827, Gubernur Jenderal De Kock diangkat menjadi panglima seluruh Hindia Belanda. Dirinya langsung menyiapkan strategi untuk bisa mengalahkan Pangeran Diponegoro dan pasukan.

    Salah satu strategi yang digunakan adalah Benteng Stelsel. Tujuan strategi ini adalah membatasi ruang gerak dari strategi gerilya Pangeran Diponegoro. Nantinya, tiap kali pasukan Hindia Belanda merebut daerah musuh, mereka akan langsung membangun benteng lengkap dengan kawat berduri.

    Selain membatasi ruang gerak, hal ini juga untuk memastikan pasukan Pangeran Diponegoro tidak kembali ke tempat tersebut. Jarak antar benteng juga dibuat berdekatan dan saling terhubung dengan pasukan gerak cepat.

    Strategi ini bisa dibilang cukup berhasil. Perlawanan Pangeran Diponegoro mulai melemah sejak akhir tahun 1828. Pada saat itu, Kiai Madja yang merupakan pemimpin spiritual selama pemberontakan, tertangkap pada 12 Oktober 1928. Menyusul Sentot Prawirodirdjo dan pasukanya yang tertangkap pada 16 Oktober 1928.

    14 Oktober 1829, R.A Ratnaningsih, yang merupakan istri ketujuh Pangeran Diponegoro, dan juga putranya tertangkap. Masalah perlawananan ini juga semakin pelik dengan munculnya masalah kesulitan biaya.

    6. Negosiasi

    Pada Februari 1830, biografi Pangeran Diponegoro menerangkan bahwa beliau setuju untuk melakukan pertemuan dengan utusan Hindia Belanda. Pertemuan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan apapun.

    Intensitas pertemuan mulai sering dilakukan pada periode Februari sampai Maret 1830. Momen tersebut juga bertepatan dengan Bulan Ramadhan. Pada momen tersebut juga Pangeran Diponegoro menyatakan jika tidak akan ada diskusi serius selama bulan Ramadhan.

    7. Penghianatan dan Penangkapan

    Jenderal De Kock memiliki pandangan lain atas sikap Pangeran Diponegoro yang mulai mau berdiskusi. Menurutnya, jika Pangeran Diponegoro datang dengan sukarela, maka hal tersebut menandakan secara de facto Pangeran Diponegoro sudah kalah.

    Jenderal De Kock akhirnya memberikan perintah rahasia pada Letnan Kolonel Louis du Perron dan Mayor A.V. Michels. Perintahnya adalah untuk mempersiapkan perlengkapan militer, guna mengamankan penangkapan Pangeran Diponegoro.

    Peristiwa penting terjadi pada 28 Maret 1830. Bertepatan dengan Hari Idulfitri, Jenderal De Kock bertemu dengan Pangeran Diponegoro. Pada pertemuan tersebut, Jenderal De Kock meminta agar Pangeran tidak perlu kembali ke Meteseih.

    Pangeran Diponegoro bingung akan hal ini, karena ia hanya datang untuk bersilaturahmi. Pada momen inilah Jenderal De Kock mulai membicarakan akan menahan Pangeran Diponegoro dan membuat suasana menjadi tegang.

    Ketegangan terus berlanjut, sebagian orang meminta urusan politik ini diselesaikan di lain hari. Namun Jenderal De Kock ingin masalah ini selesai pada hari itu juga. 

    Pangeran Diponegoro akhirnya bersedia menyerahkan diri dengan syarat sisa anggota laskatnya dilepaskan. Setelah ditangkap, Pangeran Diponegoro diasingkan ke Gedung Karesidenan Semarang.

    Pada April 1830, Pangeran Diponegoro dipindahkan ke Batavia dan ditahan di Stadhuis atau Gedung Museum Fatahillah saat ini. Selanjutnya, Pangeran Diponegoro diasingkan ke Manado bersama istri dan para pengikutnya.

    Di Manado, Pangeran Diponegoro ditawan di Benteng Nieuw Amsterdam. Di tahun 1834, Pangeran Diponegoro dipindahkan ke Makassar sampai akhir usianya. Beliau tutup usia pada 8 Januari 1855 di Benteng Rotterdam.

    8. Akhir Perjalanan Sang Pangeran

    Saat diasingkan ke Manado, kondisi Pangeran Diponegoro sudah sangat lemah dan mulai sakit. Pada perjalanan ke Manado bahkan ia sempat mabuk laut dan terserang malaria.

    Pangeran Diponegoro tiba di Manado pada 12 Juni 1830. Awalnya Pangeran Diponegoro akan ditempatkan di Tondano. Namun hal itu batal, karena di saat yang bersamaan Kiai Madja dan 62 pengikutnya baru saja tiba di Tondano dari Ambon.

    Hal ini membuat Pangeran Diponegoro akhirnya ditahan di Benteng Manado atau Benteng Nieuw Amsterdam, sejak Juni 1830 sampai Juni 1833. Pada Juli 1833, Pangeran Diponegoro dipindahkan ke Makassar.dan ditahan di Fort Rotterdam.

    Selama pengasingannya ini, Pangeran Diponegoro menyusun manuskrip tentang sejarah Jawa dan juga menulis otobiografinya, Babad Dipanegara.

    Seiring bertambahnya usia, kesehatan Sang Pangeran juga ikut menurun. Sampai akhirnya, pada 8 Januari 1855, Pangeran Diponegoro menghembuskan napas terakhirnya di Makassar.

    Lukisan Penangkapan atau Penyerahan?

    Selain kisah dalam biografi Pangeran Diponegoro, ada hal menarik yang menimpa beliau pada 28 Maret 1830. Ada dua pelukis yang melukiskan peristiwa tersebut, namun dengan dua tafsir yang sangat berbeda.

    1. Lukisan Penyerahan Diponegoro

    Karya pertama adalah lukisan buatan Nicolaas Pieneman, seorang pelukis asal Belanda. Ia menunjukkan ilustrasi dari sisi kanan gedung dengan bendera Belanda yang terlihat amat jelas.

    Pada lukisan tersebut, Pangeran Diponegoro digambarkan dengan lesu dan pasrah meskipun tidak menunduk. Jenderal De Kock sendiri dilukiskan dengan lebih tinggi, tegas, dan berwibawa.

    Sosok Pangeran Diponegoro juga digambarkan sebagai orang yang terkesan tunduk pada perintah Jenderal De Kock. Hal ini juga dipertegas dengan latar belakang tangisan para pengikutnya.

    Selain itu, posisi anak tangga tempat berdiri Sang Pangeran berada di bawah Jenderal De Kock. Ini juga seolah menyiratkan adanya perbedaan derajat antara posisi tawanan dan penguasa.

    2. Lukisan Penangkapan Diponegoro

    Karya lainnya dibuat oleh pelukis Indonesia yang tinggal di Eropa, Raden Saleh. Ia menggambarkan peristiwa 28 Maret 1830 tersebut sebagai penangkapan Diponegoro.

    Lukisan ini dibuat pada tahun 1856. Pada versi Raden Saleh, ia melukis peristiwa tersebut dengan sudut pandang dari sisi kiri gedung. Raden Saleh juga menggambarkan jika Pangeran Diponegoro menggunakan sorban hijau ketika ditangkap.

    Secara detail, Raden Saleh juga menggambarkan jika Pangeran Diponegoro berdiri dengan kepala tegak mendongak, tegas, menahan amarah, menunjukkan perlawanan, dan juga tegar. Di situ juga digambarkan jika para pengikutnya terlihat sedih dan merasakan dukacita yang mendalam.

    Peninggalan Bersejarah

    TIdak hanya meninggalkan kisah perjuangan, biografi Pangeran Diponegoro juga menerangkan bahwa beliau meninggalkan beberapa benda bersejarah, seperti:

    1. Babad Dipanagara

    Babad Dipanagara merupakan kumpulan puisi setebal 1.170 halaman yang isinya menceritakan tentang sejarah nabi, sejarah Pulau Jawa dari zaman Majapahit sampai Perjanjian Giyanti.

    Dituturkan langsung oleh Pangeran Diponegoro saat beliau diasingkan di Manado, tulisannya menggunakan aksara Arab pegon dan aksara Jawa. Saat ini, naskah asli Babad Jawa sudah hilang, yang tersisa hanyalah salinannya yang tersimpan di Perpustakaan Nasional dan di Rotterdam, Belanda.

    Babad Dipanegara sendiri sudah diakui oleh UNESCO sebagai Memory of the World sejak tahun 2013. Ini merupakan sebuah gerakan untuk menghargai dan merawat catatan-catatan penting tentang peristiwa sejarah dan budaya.

    2. Keris

    Benda lainnya yang juga menjadi peninggalan Pangeran Diponegoro adalah keris. Pangeran Diponegoro sendiri memang dikenal selalu membawa kerisnya kemanapun. Beberapa contoh keris yang menjadi peninggalannya antara lain:

    • Keris Kiai Omyang, saat ini tersimpan di Museum Sasana Wiratama, Yogyakarta.
    • Keris Kiai Wisa Bintulu, saat ini tersimpan di Gedong Pusaka Keraton Yogyakarta.
    • Keris Kiai Naga Siluman, Keris yang sempat hilang namun saat ini sudah ditemukan kembali. Keris ini juga sudah dikembalikan ke Pemerintah Republik Indonesia secara langsung oleh Raja Willem-Alexander kepada Presiden Joko Widodo pada 10 Maret 2020.

    Beberapa peninggalan keris lainnya yang juga merupakan peninggalan dari era Perang Diponegoro adalah:

    • Keris Kiai Bromo Kedali yang diserahkan Pangeran Diponegoro ke Pangeran Diponegoro II.
    • Keris Kiai Habit milik Raden Mas Joned.
    • Keris Kiai Blabar milik Raden Mas Raib.
    • Keris Kiai Wreso Gemilar milik Raden Ayu Mertonegoro.
    • Keris Kiai Hatim milik Raden Ayu Joyokusumo.
    • Keris Kiai Ageng Bondoyudo. Ini merupakan keris hasil peleburan dari keris Kiai Surotomo, tombak Kiai Barutobo, dan Keris Kiai Abijoyo. Keris ini ikut dikuburkan bersamaan dengan jasad Pangeran Diponegoro.

    3. Tongkat

    Biografi Pangeran Diponegoro juga menjelaskan bahwa sosoknya dikenal selalu membawa tongkat. Tongkat tersebut bernama Kanjeng Kiai Tjokro dan saat ini tersimpan di Galeri Nasional Indonesia.

    Tongkat ini memiliki ciri yaitu simbol cakra sepanjang 153 cm pada bagian ujung tongkat. Tongkat ini didapatkan Pangeran Diponegoro dari warga selama ia berziarah ke Selatan Jawa pada tahun 1815.

    4. Tombak

    Salah satu senjata pusaka Pangeran Diponegoro ialah tombak Kiai Rodhan. Tombak ini sempat berada di Belanda sebelum akhirnya dikembalikan ke Indonesia pada tahun 1978.

    Tombak Kiai Rodhan ini terbuat dari bahan kayu yang ditambahkan dengan lapisan benang hitam yang dipercaya dapat memberikan perlindungan dan juga peringatan jika akan datang bahaya.

    Ciri khas lainnya dari tombak ini adalah pada bagian mata tombak ada lapisan emas. Selain itu, pada bagian pangkal matanya ada empat relung yang berhias permata. Sayangnya, dua dari empat permata tersebut sudah hilang saat benda tersebut dikembalikan ke Indonesia.

    5. Benda Lainnya

    Benda lain yang juga menjadi peninggalan Pangeran Diponegoro adalah surat asli Pangeran Diponegoro kepada sang ibu dan anak sulungnya dan juga tali kuda.

    Sudah Lebih Paham dengan Biografi Pangeran Diponegoro?

    Pangeran Diponegoro sendiri diakui sebagai pahlawan nasional berdasarkan Keppres No 87/TK/1973 pada tanggal 6 November 1973. Nama Pangeran Diponegoro sendiri sudah banyak digunakan untuk nama jalan, bangunan, ataupun berbagai tempat di Indonesia.

    Selain dengan biografi Pangeran Diponegoro, guna mengenang jasa dan perjuangan beliau, saat ini juga sudah didirikan Museum Monumen Pangeran Diponegoro atau yang juga dikenal dengan Sasana Wiratama.

    Lokasinya terletak di Tegalrejo, Yogyakarta. Tepat di tempat yang dulunya merupakan kediaman Pangeran Diponegoro.

  • 175 Kumpulan Pantun Cinta Romantis, Lucu, Tidak Lebay

    175 Kumpulan Pantun Cinta Romantis, Lucu, Tidak Lebay

    Pantun cinta merupakan salah satu jenis pantun yang isinya tentang hal-hal romantis seputar percintaan dan perasaan. Pantun tersebut digunakan untuk mengungkapkan perasaan seseorang kepada orang yang disayang.

    Isi pantun tersebut juga biasanya bertujuan untuk membuat si pembaca atau penerima merasa baper. Namun untuk membuat pantun cinta tidak harus terkesan berlebihan.

    Kumpulan Pantun Cinta Romantis dan Lucu

    Meski judulnya pantun cinta, kamu tetap bisa menyampaikan apa yang kamu rasakan dengan menyisipkan hal-hal yang bersifat jenaka. Dengan begitu, pembaca pun tidak merasa pantun yang kamu sampaikan terkesan berlebihan.

    Berikut ini kumpulan pantun cinta yang romantis dan penuh makna. Pantun tersebut dapat kamu gunakan untuk mengungkapkan perasaanmu kepada orang lain.

    1. Beli semen dan beli bata
    Beli perak dan beli perunggu
    Banyak orang menyatakan cinta
    Tapi cuma kamu yang kutunggu

    2. Pohon mahoni dan pohon randu
    Terkena longsor malah tumbang
    Bukan rindu yang sembarang rindu
    Melainkan sayang tiada terbilang

    3. Ribuan pohon beringin di pinggir jalan
    Hanya ada satu pohon randu
    Ketika malam terasa dingin
    Hanya wajahmu lah yang ku rindu

    4. Bawa paku dipukul pakai batu
    Dicampur jamu di tungku
    Cintaku cukup satu
    Untukmu sepanjang waktu

    6. Good morning, selamat pagi
    Hai gadis baju pink, yuk kenalan sini

    7. Satu tambah satu sama dengan dua
    Aku cinta kamu apa adanya

    8. Roti busuk dalam penjara
    Hatiku tertusuk panah asmara

    9. Burung gelatik tidak punya gigi
    Dulu kau cantik, sekarang apalagi

    10. Minum jamu sambil makan nangka
    Lihat kamu, aku langsung suka

    11. Pamanku seorang penemu
    Buat alat gunting dan kuku
    Yakinkan hati kecilmu
    Agar mau menerima cintaku

    12. Mata mengantuk, tanda malam
    Meminum kopi dicampur madu
    Dari lubuk hatiku yang paling dalam
    Aku hanya cinta padamu

    13. Main dadu sambil minum jamu
    Hai sayang, kapan bisa bertemu?

    14. Buah semangka yang masih segar
    Rasanya tak sama seperti pisang
    Cintaku tak akan pernah pudar
    Hanya untuk kamu seorang

    15. Pagi-pagi sarapan bubur
    Ditambah jamu dan mengkudu
    Setiap aku sebelum tidur
    Ku selalu merindukanmu

    16. Bertemu harimau di dalam hutan
    Langsung lari ku takut dimakan
    Walau cintaku banyak rintangan
    Aku jaga dirimu dengan kesetiaan

    17. Membeli buku di Yogyakarta
    Beli dua dapatnya tiga
    Aku dan dirimu hidup bersama
    Sekarang esok dan selamanya

    18. Naik motor sambil bernyanyi
    Penyanyinya Rhoma Irama
    Ketika kamu ada di sini
    Aku dapat tersenyum lebih lama

    19. Pergi ke Bandung tuk cari teman
    Tak lupa membawa peta
    Janganlah ragu saat berdekatan
    Karena diriku orangnya setia

    20. Patah dahan tinggal disambungkan
    Jangan lupa untuk merekatkan
    Kepada Tuhan aku mohonkan
    Agar kita cepat disatukan

    21. Bikin atap pakai lontar
    Mata menatap hati yang bergetar

    22. Pohon mangga, pohon pisang
    Hai Angga, aku sayang

    23. Pohon pisang, pohon durian
    Terima kasih sudah kasih perhatian

    24. Rumah perdu dengan jendela kaca
    Salam rindu bagi yang baca

    25. Rumah serangga dengan pintu lebar
    Ketemu Angga, hatiku berdebar

    26. Lihat pemandangan dari jembatan
    Dari kawan terus pacaran

    27. Ikan hiu makan badak
    I love you mendadak!

    28. Bunga merekah di tengah kota,
    Bolehkah aku jatuh cinta?

    29. Minum jamu makan nangka,
    Lihat kamu aku langsung suka!

    30. Jalan-jalan ke Bekasi
    Ketemu mantan paling berkesan di hati

    31. Mengambil bambu untuk sembilu
    Debu terbang dari cerutu
    Nama indahmu akan ku sebut selalu
    Dalam doa di setiap waktu

    32. Langit biru kelihatan sendu
    Warna ungu yang berubah semu
    Jarak jauh tuk tumbuhkan rindu
    ingin selalu ku dekat denganmu

    33. Meminum jamu sambil berdiri
    Diseduhnya di dalam panci
    Jika hatimu masih sendiri
    Izinkan aku yang mengisi

    34. Kamar kos berbentuk persegi
    Disewa oleh tukang roti
    Aku mengucapkan selamat pagi
    Untuk dirimu sang pemilik hati

    35. Gelatik hinggap di nampan
    Paling enak dijadikan pancingan
    Kamu cantik dan aku tampan
    Cocok deh kalau jadian

    36. Membeli paku lalu ditukar batu
    Membeli lembu dan induknya
    Cinta suciku hanyalah satu
    Untuk dirimu selamanya

    37. Menyadap karet pakai sagu
    Sagu dimasak lalu diberikan tamu
    Janganlah dirimu merasa ragu
    Setiaku hanya untukmu

    38. Makan roti dan minum jamu
    Dicampur madu dan pizza
    Meskipun tadi kita bertemu
    Namun rindu ini masih terasa

    39. Sepeda tua ada di atas kasur
    Bawa peti pada hari Minggu
    Cinta lama yang sudah terkubur
    Cinta baru yang sekarang ku tunggu

    40. Nemu pohon buahnya tinggi
    Ada bunga harum dan dibuat jamu
    Ke mana pun dirimu pergi
    Ku kan selalu merindukanmu

    41. Jalan jalan ke rumah pak camat
    Tersesat sampai Bengkulu
    Malam malam selalu ku ingat
    bantal guling malah ku sangka kamu

    42. Pergi ke kebun mengambil pepaya
    Banyak petani sedang bekerja
    Tolong dong obati hati saya
    Dengan cintamu saja

    43. Beli ikan susah payah
    Dapat berudu tak ada induknya
    Tolong katakan dong pada saya
    Jika rindu apa obatnya

    44. Goreng ayam setengah matang
    Memasaknya di depan tungku
    Abangku sayang dan ganteng
    Ku di sini tuk menunggu

    45. Aku ini manusia bukan siluman
    Aku tidak sempurna namun banyak kebaikan
    Jadikan aku pria idaman
    Walau cuma seorang kusir delman

    46. Sebatang bakau tertancap paku
    Serdadu India mendendangkan lagu
    Apakah engkau melihat mataku
    1000 cinta sedang menunggu

    47. Setelah minum kopi
    Lanjut makan sayur bayam
    Gak ketemu dirimu sehari
    Kok serasa dua puluh empat jam

    48. Sebelum kamu menutup pintu
    Minta tolong bangunkan adikmu
    Cita-citaku ini cuma satu
    Hidup bahagia dengan kamu

    49. Jangan main di selokan
    Bajunya kotor nanti ditertawakan
    Jangan pernah dirimu meragukan
    Janji setia yang ku ikrarkan

    50. Odong-odong di Jalan Baru
    Ugal-ugalan lalu nabrak tukang jamu
    Sudah lama diriku ingin katakan sesuatu
    Boleh dong jadi pacarmu

    51. Sepandai-pandai mantan melompat
    Jatuhku ke hati kamu juga

    52. Buah duku buah rambutan
    Aku rindu padamu mantan

    53. Ada bebek ditabok polwan
    Neng, yuk kita balikan

    54. Nemu santan di atas penyu
    Hai sang mantan, I love kamyu

    55. Buah semangka dan buah duku
    Aku tak menyangka jika kaulah jodohku

    56. Belgia ketemu Jepang
    Memperjuangkanmu memang gak gampang

    57. Makan gorengan dan lemper
    Cuma lu yang bikin gue baper

    58. Daun ganja diremas-remas
    Tingkahmu manja bikin gue gemas

    59. Dulu namanya delman, sekarang dokar
    Dulu kita teman, sekarang malah jadi pacar

    60. Bulan sabit dan bulan purnama
    Setiap menit, cuma lu satu-satunya yang ku damba

    61. Ada udang dibalik batu
    Cuma mau bilang I Love U

    62. Ada lilin di anak tangga
    Kadang nyebelin, tapi bikin bangga

    63. Ikan hiu pegel-pegel
    I love you, I miss you girl

    64. Nemu odong-odong, menabrak tukang jamu
    Boleh dong, nembak kamu

    65. Nemu ranting, nemu kayu
    Aku nothing without kamu

    66. Tas kulit tempat bom molotov
    Aku gak bisa hidup tanpa your love

    67. Beling nancep kena penyu
    Hai darling, I love U

    68. Lagi nonton karena acara debat.
    Aku senang kau selalu hebat

    69. Ada itik punyanya bang Nurdin
    Echa cantik, kok tidak nyebelin

    70. Anjing menggonggong kafilah berlalu.
    Boleh gak mikirin dirimu selalu

    71. Ada gelatik dan cendrawasih
    Dulu cantik sekarang masih

    72. Satu tambah satu sama dengan dua
    Cuma kamu, tidak ada duanya

    73. Jalan-jalan ke Harmoni. Pulangnya beli apel
    Malam minggu ini yuk kita ngapel

    74. Ketemu orang mabuk sambil dadah-dadah
    Met bobok ya. Semoga mimpi indah

    75. Mata belo, kayak komedian
    Aku sama kamu inginnya jadian

    76. Pergi ke sungai tak harus pakai baju baru
    Lagi sakit gini obatnya hanya ketemu kamu

    77. Ada 1000 pohon beringin
    Hanya ada satu pohon randu
    Meski malam ini terasa dingin
    Namun wajahmu yang bikin candu

    78. Pasar baru di kota raya
    Pergi berbelanja membawa uang saku
    Jika kamu sedang dikejar cinta
    Sembunyi saja dalam hatiku

    79. Saat dingin sedang mengusik
    10 kota terkena salju
    Saat angin ingin berbisik
    Ku suruh dia bilang “I Miss You”

    80. Tak perlu menggurui, dia sudah kepala batu
    Perlu kau ketahui, kamu itu semangat hidupku

    81. Menyapu rumah sampai bersih
    Atapnya cuma satu dan dibawa pergi
    Tataplah mataku wahai sang kekasih
    Cintaku 1 tak akan terbagi-bagi

    82. Masak ayam dan gulai
    Untuk dimakan petang nanti
    Dirimu seorang tak ternilai
    Dan tak akan pernah terganti

    83. Duduk di teras sambil berjualan
    Jualan rokok dan motor antik
    Ini bukan sekadar gombalan
    Wajahmu memanglah cantik

    84. Pergi ke Bali pakai sampan
    Ternyata tidak bisa pulang
    Sayangku akan selalu ku simpan
    Hanya untuk dirimu duhai sayang

    85. Dua katak saling bertemu
    Duduk berdekatan di atas baja
    Masih kupandang wajah cantikmu
    Meski hanya dari kejauhan saja

    86. Mengejar pencuri pakai belati
    Orangnya takut langsung lari
    Ku tutup mata tampak di hati
    Cantik dirimu bak bidadari

    87. Sebelum makan, silakan potong kuku
    Nasi dimakan jangan dicakar
    Janganlah berpaling oh cintaku
    Kamu lari pun kan tetap ku kejar

    88. Tangkap ikan pakai jala
    Banyak dapatnya dan dibagi untuk janda
    Senyummu yang manis seperti gula
    Banyak laki-laki menjadi tergoda

    89. Bunyi hujan titik titik
    Dingin angin rasanya sejuk
    Ada banyak gadis cantik
    Tapi cuma kamu yang ku cinta

    90. Ibuku kasih uang saku
    Ayahku sedang dengarkan lagu
    Apakah dirimu melihat mataku
    Seribu cinta yang sedang menunggu

    91. Bukan koran, tapi tumbuhan
    Nggak usah pacaran, mending nikahan

    92. Tiduran di tandu berjam-jam
    Hati merindu mata sulit memejam

    93. Ke pasar tuk beli ikan, pulangnya membawa gelang
    Walau jarak memisahkan, semua itu bukan penghalang

    94. Buah kedondong dimakan sapi
    I was born to make you happy

    95. Si lunting orangnya rada’ jablay.
    Good morning and have a nice day!

    96. Tanggal dua enam besok-nya hari kamis
    Walaupun cintamu padam, aku harus optimis

    97. Hobi menulis di atas kaca
    Jangan menangis karena cinta

    98. Kena pisau tangan berdarah
    Mohon maaf kalau ada salah

    99. Beli duren ke Irian Jaya
    Semoga langgeng sama si Arya

    100. Beli semangka ke Tasikmalaya
    Alangkah baiknya kamu dapat si Arya

    101. Buah jeruk dimakan nona
    Kamu cantik dan mempesona

    102. Buah jeruk dimakan nona
    Kamu cantik, siapa yang punya?

    103. Buah jeruk dimakan Ayu
    Hai cantik, aku rindu

    104. Buah jeruk dimakan Ayu
    Hai cantik, I Miss You

    105. Hari Senin dan hari Selasa
    Semoga kita bahagia bersama

    106. Hari Sabtu dan hari Minggu
    Aku akan sabar menunggumu

    107. Hari Sabtu dan hari Minggu
    Hai kamu, I Miss You

    108. Ada banyak hari dalam satu Minggu
    Meskipun kamu selalu menyakiti, aku selalu sabar menunggu

    109. Sapi melayang tapi tak akan terjadi
    Setiap jam terbayang, jika tak jumpa sang kekasih hati

    110. Buah duku buah durian
    Ayo kita mulai jadian

    111. Buah duku dimakan ratu
    Aku dan kamu harus bersatu

    112. Kucing kenyang numpahin kuah
    Ayo sayang, kita ke KUA

    113. Punya roti ada di atas loyang
    Selamat pagi, kekasihku sayang

    114. Pakai gincu, tiba-tiba laper
    Kamu kok lucu kalau lagi baper

    115. Minum jus jambu dan makan pepaya
    Lihat kamu, emang tidak ada duanya

    116. Ikan cupang makan dinamit
    Hai gadis rambut kepang, yuk merit

    117. Satu tambah satu sama dengan dua
    Aku dan kamu sampai tua

    118. Bikin atap dari lontar
    Mata menatap hati jadi bergetar

    119. Bunga merekah di tengah kota
    Bolehkah aku jatuh cinta?

    120. Hidup ini penuh lika liku
    Membaca buku isi cerita
    Saat aku ingin bertemu kamu
    Eh aku langsung cinta

    121. Pohon durian dan pohon duku
    Di sampingnya ada pohon waru
    Memandang wajahmu sudah cukup bagiku
    Tak akan pernah membuatku jenuh

    122. Air mawar dalam cangkir
    Disimpan dalam kendi di bawah parang
    Sedari awal sampai akhir
    Sayangku untukmu seorang

    123. Di wayang ada sengkuni
    Dia jahat bencilah diri
    Aku buat khusus pantun ini
    Tuk ku sampaikan cintaku dalam hati

    124. Berdagang baju tak kunjung laku
    Akhirnya aku berdagang jamu
    Menikahlah hanya dengan diriku
    Biar aku yang jadi imammu

    125. Buah semangka ada di pagar
    Rasanya kok seperti duku
    Cintaku padamu tak akan pernah pudar
    Selalu utuh untuk dirimu selalu

    126. Langit indah berwarna biru
    Terangnya bulan ingin dinikmati
    Di sini diriku selalu menunggumu
    Cintaku suci dan sabar menanti

    127. Merpati terbang tinggi melayang
    Bersihkan kandang karena banyak kotoran
    Lama ku nanti dirimu pulang
    Hatiku rindu ingin ke pelaminan

    128. Nasi penyet lauknya tempe tahu
    Minumnya segelas es susu
    Janganlah dirimu jauh dariku
    Aku sayang dirimu selalu

    129. Lagu ini kali kedua
    Ingin berduet sama Lady Gaga
    Aku kamu hidup bersama
    Sekarang, esok, selamanya

    130. Ibu Riski berjualan jamu
    Jualannya pakai sepeda
    Diriku ingin sekali bertemu
    Meski hanya sedetik saja

    131. Jangan suka duduk di pinggir selokan
    Nanti bajumu kotor dan ditertawakan
    Janganlah engkau meragukan
    Janji suciku yang selalu kupegang

    132. Cantik banget ikan di karang
    Punya ekor bergoyang-goyang
    Gigiku menggigil badanku meriang
    Merindukan pelukan kamu seorang

    133. Di bawah bakau nemu itik
    Bunga merekah di bangku
    Wahai engkau si gadis cantik
    Maukah kau jadi pacarku?

    134. Naik rakit ke dekat perahu
    Pecah kiri ditimpa kayu
    Aku suka dirimu sejak dulu
    Tapi tak berani bilang I Love You

    135. Diam-diam aku memperhatikanmu
    Karena sesuatu di dalam dirimu
    Diam-diam ku mencintaimu
    Karena itu aku ingin jadi pacarmu

    136. Paling sering nemu burung gelatik
    Terbang di atas melayang
    Memang banyak gadis cantik
    Tapi cuma engkau yang ku sayang

    137. Malam-malam makan camilan
    Makan camilan dan main sosial media
    Dibandingkan cuma teman
    Mending kita pacaran saja

    138. Malam sunyi dan terbayang semu
    Di luar mulai gelap gulita
    Di dalam mimpi bertemu kamu
    Ingin segera jadi realita

    139. 1000 bebek di kandang singa
    Cuma 1 yang warnanya belang
    Jutaan cewek di Indonesia
    Cuma engkau yang ku sayang

    140. Duduk bersantai dan baca buku
    Isinya tentang hamba paduka
    Ku ingin selalu bersamamu
    Baik suka maupun duka

    141. Ada kucing mandi di papan
    Terbuat dari pohon kelapa
    Badan kurus bukan jarang makan
    Tapi mikirin kamu yang tak pulang-pulang

    141. Dia itu bukan hati
    Tapi dia seorang tamu
    Ingin diriku tuk jadi kunci pintu
    Agar bisa membuka hatimu

    142. Buaya darat nyanyinya merdu
    Buaya air diam membisu
    Sungguh berat ku punya rindu
    Meski sehari terasa seminggu

    143. Mulut kerbau ingin berkicau
    Berkata dendam dan pegang bahu
    Hatiku galau nan kacau
    Cintaku terpendam tak ada yang tahu

    144. Pergi mancing bersama teman
    Dia tidur di tengah taman
    Sayang itu ibarat bunga di taman
    Kau cantik dan menawan

    145. Bintang sinari malammu
    Senyummu memberikan sinar di hatiku
    Bolehkah diriku memilikimu
    Agar menjadi penyemangat hidupku

    146. Sore hari ku makan semangka
    Berhenti sejenak lalu baca buku
    Mari satukan kita punya cinta
    Kalau kamu memang menerimaku

    147. Pamanku seorang ilmuwan
    Dia membuat gunting dan cawan
    Aku tau kau begitu menawan
    Itulah mengapa aku ingin mengajakmu ke pelaminan

    148. Buah salak yang baru dipetik
    Buah jambu dan buah delima
    Begitu banyak wanita cantik
    Cuma diriku yang siap menerimamu

    149. Ke pasar beli buah salak
    Mumpung diskon harganya murah
    Aku bukan mencari pajak
    Tapi cari seseorang untuk nikah

    150. Beli duku di pasar mewah
    Hai calonku, kapan kita menikah?

    151. Burung gelatik bersama nuri
    Terbangnya cantik dan agak tinggi
    Kamu memang cantik dan menawan hati
    Meski bapakmu galak, tak menyerah tuk ku dekati

    152. Bersembunyi di meja untuk sementara
    Buru buru ku kejedot pintu
    Sungguh indah terasa dunia
    Diguncang gempa gelora cintamu

    153. Makan daging dibawa pulang
    Sungguh nikmat minum fanta
    Benerah dah, hanya kamu doang
    Orang spesial paling ku cinta

    154. Beli sosis di Mangga Dua
    Pulang-pulang malah kehujanan
    Inilah tuntutan orang tua
    Tahun ini ku harus naik ke pelaminan

    155. Pergi jalan-jalan ke Kenya
    Sekalian tuk olahraga
    Aku dan kamu harus selamanya
    Menikahlah di hari ini juga

    156. Bunga mawar indah di taman
    Baunya sedap dan menyejukkan mata
    Janganlah ragu untuk memberi perhatian
    Karena akan berakhir di pelaminan

    157. Berkeliling kota dan bernyanyi
    Tak lupa ku makan delima
    Ketika kau bersamaku di sini
    Hari-hariku bahagia lebih lama

    158. Angka satu ditambah dua
    Angka dua dikurangi satu
    Aku dan kamu harus hidup bersama
    Sampai kapan pun pokoknya selamanya

    159. Jalan ke Bali tapi kapan-kapan
    Ingin berlibur lalu segera pulang
    Sayangku ini akan selalu ku simpan
    Cuma untukmu wahai sayang

    160. Nemu kutu di kepala Mumu
    Katanya sering makan duku
    Aku tak ingin kehilanganmu
    Karena dirimu yang ada di hatiku

    161. Nemu gula, nemu kopi
    Aku simpan di lemari
    Rindu ini terasa menari-nari
    Menantikan dirimu sang pujaan hati

    162. Liburan menyenangkan ke Beijing
    Tak lupa ku membeli keju
    Hai Dinda janganlah berpaling
    Kan ku jadikan kau ratuku

    163. Jahit baju dan jahit celana
    Jahit kebaya yang berwarna ungu
    Miliaran wanita di luar sana
    Cuma kamu yang ku tunggu

    164. Agar wangi segeralah mandi
    Biar bersih harum tubuhmu
    Hai laki-laki berluhur budi
    Segera jadikanku ratu dalam hidupmu

    165. Pagi nonton acara berita
    Ada kebakaran dari Maluku
    Meskipun ragu tuk nyatakan cinta
    Namun sekarang aku yakin kamulah jodohku

    166. Mancing ikan yang penuh sisik
    Ketemu hiu yang sangat galak
    Tak ingin menilaimu dari fisik
    Karena cintaku yang tak dapat mengelak

    167. Enaknya bakso masih terbayang
    Sedapnya kuah masih terasa di lidahku
    Janganlah pernah meninggalkanku sayang
    Karena aku tak bisa jauh darimu

    168. Pergi ke Singapura lalu ke Hongkong
    Membawa oleh-oleh buah salak
    Ku rasa hati ini tak dapat berbohong
    Cintaku untukmu jangan ditolak

    169. Indah sangat kelopak mayang
    Sendiri duduk di tepi sawah
    Cintaku tanpa dirimu sayang
    Seperti pohon tak berbuah

    170. Banyak pohon tumbuh di bumi
    Salah satunya pohon kemangi
    Cintaku sudah semakin bersemi
    Semakin harum nan wangi

    171. Ambillah satu buah dukumu
    Segera makan bersama madu
    Ku rela begini demi dirimu
    Agar kamu bahagia bersamaku

    172. Di dalam sunyi ku terbayang semu
    Melihat awan gelap gulita
    Di dalam mimpi sudah ketemu kamu
    Datang tulis dengan membawa cinta

    173. Banyak bunga yang bermunculan
    Cuma anggrek yang ku petik
    Meskipun banyak pilihan
    Cuma dirimu yang paling menarik

    174. Dari mana lagi bisa melihat lalat
    Kalau tidak dari pasar
    Dari mana lagi datangnya surat
    Kalau tidak dari sang pacar

    175.Lulur Jawa dibawa Sinta
    Simpan buku sebelum naik kereta
    Rasanya malu mau menyatakan cinta
    Khawatir ditolak dan putus asa

    Sudah Paham tentang Contoh Pantun Cinta?

    Sekian pembahasan tentang kumpulan pantun cinta penuh makna. Pantun-pantun tersebut bisa menjadi referensi untuk menghadirkan pantunmu sendiri yang akan kamu sampaikan pada seseorang yang disayang. Semoga bermanfaat.