Category: Bahasa Indonesia

  • Teks Ulasan: Pengertian, Struktur, Jenis & Contoh Lengkap

    Teks Ulasan: Pengertian, Struktur, Jenis & Contoh Lengkap

    Teks ulasan digunakan untuk memberi ulasan atau penilaian suatu karya tertentu. Teks ini juga memiliki nama lain sebagai resensi. Berikut penjelasan lengkap mengenai teks ulasan beserta jenis dan contohnya!

    Pengertian Teks Ulasan

    Teks satu ini erat hubungannya dengan sebuah karya. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak bisa lepas dari sebuah karya, seperti musik, film, sastra, buku, novel, cerpen, lagu, dan jenis karya lainnya.

    Nah, keberadaan karya-karya tersebut membuat beberapa orang melakukan ulasan dalam bentuk teks. Ulasan ini juga memiliki nama lain sebagai penilaian, review, komentar, atau bahkan tafsiran.

    Ulasan-ulasan yang diberikan ini berbentuk teks, inilah yang kemudian dikenal sebagai teks ulasan. Pengertian ini merujuk pada KBBI dengan mengartikannya menjadi dua bagian.

    Pertama, kata teks yang memiliki arti sebuah naskah yang berisi kata-kata dari penulis atau pengarang. Isi dari tulisan ditujukan untuk memberi pembelajaran, pemahaman, informasi, dan lainnya.

    Kedua, kata ulasan yang diartikan sebagai komentar, tafsiran, atau kupasan. Selain itu, kata ulasan lebih sering dikenal sebagai review di zaman modern seperti sekarang.

    Dari pengertian masing-masing kata di atas, maka dapat disimpulkan bahwa teks ulasan merupakan sebuah karangan tertulis yang berisi komentar atau kupasan. Dalam memberikan pendapat maupun pandangannya terhadap suatu objek karya.

    Karena ditulis oleh pengarang atau penulis itu sendiri dalam menuangkan pendapatnya, maka bisa dikatakan jenis teks ini bersifat subjektif atau hanya bisa dijadikan sebagai rekomendasi.

    Platform Penerbitan Teks Resensi

    Teks yang juga dikenal sebagai resensi ini bisa ditulis di berbagai platform media, seperti media cetak atau media online. Khusus untuk media online, teks resensi ini akan dijumpai di berbagai blog pribadi atau bahkan media sosial, seperti Twitter, Facebook, Kaskus, dan lainnya.

    Sedangkan untuk media cetak, teks ini akan dimuat di dalam koran atau majalah di rubrik khusus yang menampilkan berbagai macam ulasan mengenai karya-karya yang dipilih oleh pengarang.

    Namun, karena perkembangan media cetak mengalami kemunduran, maka teks resensi lebih banyak ditemukan di media online. Selain itu, kemudahan akses masyarakat untuk mencari informasi di media online juga menjadi salah satu penyebabnya.

    Keberadaan teks ulasan ini dianggap penting, karena bisa membuat para pembacanya tertarik untuk mendengar, melihat, atau membaca karya yang sedang diulas oleh pengarang.

    Misalnya, sebuah blog menampilkan ulasan mengenai film John Wick 4. Pengarang memberikan berbagai pendapat mulai dari alur cerita filmnya, penokohan, hingga sinematografi. Kemudian, seseorang yang membaca ulasan film ini akan tertarik untuk menonton film John Wick 4.

    Meski bersifat subjektif, isi ulasan tidak boleh bersifat menjatuhkan. Artinya, ada kelebihan dan kekurangan yang ditulis secara adil. Sebab, fungsi utama dari teks ini ditujukan untuk menilai, menimbang, dan menyampaikan kritik secara menyeluruh.

    Selain blog, ulasan-ulasan ini juga bisa ditulis dalam bentuk lain, yaitu artikel. Ulasan bentuk artikel akan dimuat di dalam media online, seperti Kompas.com, Detik.com, Beautynesia.id, dan lainnya.

    Ciri-Ciri Teks Ulasan

    Supaya lebih mudah membedakan antara teks ulasan dengan jenis teks lainnya, tentu yang perlu dipahami adalah ciri khas dari masing-masing teks tersebut. Berikut ciri-ciri yang hanya dimiliki oleh teks resensi atau ulasan yang perlu diketahui:

    • Struktur teks terdiri dari orientasi, tafsiran, evaluasi, dan rangkuman.
    • Menulis ulasan berdasarkan opini, pendapat, atau pandangan pribadi.
    • Ulasan yang ditulis harus berdasarkan fakta yang berkaitan dengan objek karya yang dibahas.
    • Membahas tentang latar belakang dan hubungannya dengan karya sejenis.
    • Menulis pendapat atau gambaran tentang makna dalam suatu karya yang sedang diulas.
    • Membahas kelebihan dan kekurangan dari karya yang sedang diulas.

    Tujuan Teks Ulasan

    Setiap jenis teks tentu memiliki tujuan, termasuk teks resensi atau ulasan yang memiliki beberapa tujuan, antara lain:

    • Memberikan penilaian atau pendapat penulis terhadap suatu karya yang diulas.
    • Menyampaikan informasi kepada publik mengenai sebuah karya yang diulas. Informasi bisa berupa keunggulan, kekurangan, dan kritikan lainnya.
    • Bantu para pembaca mengetahui dan memahami isi dari sebuah karya yang sedang diulas.
    • Memberikan perbandingan karya yang diulas dengan karya sejenis lainnya. Misalnya, penulis mengulas film genre horor berjudul Pengabdi Setan dan membandingkannya dengan film horor lain.
    • Menyampaikan informasi yang bersifat komprehensif mengenai suatu karya.
    • Mengajak pembaca untuk berdiskusi atau bertukar pendapat tentang karya yang diulas.
    • Sebagai bahan pertimbangan pembaca apakah karya tersebut layak atau tidak.
    • Sebagai pertimbangan pembaca sebelum memutuskan untuk menonton, membeli, atau menikmati sebuah karya.
    • Bantu memudahkan pembaca memahami karya satu dengan karya lainnya.

    Berdasarkan tujuan-tujuan di atas, dapat diketahui bahwa keberadaan teks ulasan tidak hanya sebagai wadah menampung pendapat atau ulasan dari penulis saja. Tapi juga bertujuan untuk memberikan informasi kepada pembaca yang tertarik dengan suatu karya.

    6 Struktur Teks Ulasan

    Struktur menjadi bagian penting dalam sebuah teks. Setiap jenis teks memiliki struktur yang berbeda-beda. Dalam teks ulasan, struktur di dalamnya terdiri dari identitas karya, orientasi, tafsiran, sinopsis, evaluasi, hingga rangkuman. Berikut penjelasan lengkapnya:

    1. Identitas Karya

    Struktur pertama ada identitas karya. Seperti namanya, struktur teks ini berisi hal-hal yang berkaitan dengan karya yang akan diulas. Misalnya, judul, nama pembuat karya, penerbit, tahun perilisan, jumlah halaman, durasi waktu, genre, dan lainnya yang bersifat sebagai identitas karya tersebut.

    Contoh, penulis akan mengulas sebuah film, maka identitas karya yang harus ditulis adalah judul film, tahun penayangan, nama sutradara, produser, sinematografi, penata musik, sinopsis, genre, durasi film, dan para pemainnya.

    Dengan ikut menyertakan identitas karya, maka ulasan yang ditulis pun jadi lebih lengkap dan informatif. Sebab, tidak banyak pembaca yang mengetahui identitas sebuah karya secara lengkap.

    Dalam hal ini, maka salah satu tujuan dari teks ulasan yaitu bersifat informatif kepada para pembaca pun dapat terwujud.

    2. Orientasi

    Struktur teks kedua ada orientasi. Ini merupakan bagian penting dari sebuah teks resensi atau ulasan. Sebab, orientasi akan memberikan sebuah gambaran umum tentang sebuah karya, baik karya tulis, musik, lukis, film, dan karya lainnya.

    Pada bagian struktur teks orientasi ini, penulis akan menjelaskan karya yang dibahas dengan lengkap dan sesuai data yang ada.

    Nah, data-data ini akan menjadi bahan ulasan sekaligus informasi kepada pembaca, sehingga benar-benar paham dengan ulasan yang ditulis. Tanpa ada orientasi di dalam ulasan karya, maka pendapat yang ditulis oleh penulis tidak cukup kuat untuk dijadikan sebagai rujukan.

    Dari sudut pandang pembaca, isi ulasan yang tidak ada orientasi juga dianggap sebagai pendapat biasa yang kredibilitasnya diragukan. Jadi, jika ingin membuat ulasan sebuah karya, jangan melupakan orientasi karya yang akan diulas.

    3. Sinopsis

    Ketiga ada sinopsis. Maksud dari sinopsis di sini adalah ringkasan yang bisa menggambarkan pemahaman penulis dengan isi karya yang diulas.

    Setiap karya memiliki sinopsis atau latar belakang terciptanya karya tersebut. Misalnya,  lagu A menceritakan seseorang yang jatuh hati dengan teman dekatnya. Lukisan C bermakna tentang toleransi antar warga di Jakarta. Buku D menceritakan tentang biografi seseorang.

    Menyertakan sinopsis karya dalam ulasan akan memudahkan penulis dalam menilai atau me-review karya tersebut dengan makna yang ingin disampaikan. Tanpa adanya sinopsis, maka penulis hanya memberikan ulasan yang sederhana atau tidak mendalam.

    Sinopsis ini juga harus ditulis di dalam ulasan. Tujuannya untuk memudahkan pembaca memahami opini dan pendapat penulis terhadap karya yang diulas.

    4. Tafsiran

    Kemudian ada tafsiran. Sama seperti struktur lainnya, tafsiran juga memiliki peran penting bagi teks ulasan. Keberadaan tafsiran di dalam ulasan ini adalah memberikan penjelasan secara detail dalam tulisan.

    Bagian-bagian yang akan dibahas di dalam tafsiran ini meliputi keunggulan, keunikan, kekurangan, hal yang menarik, kualitas, dan lainnya.

    Poin-poin tersebut akan menjadikan ulasan semakin lengkap dan sempurna. Semakin lengkap ulasan yang ditulis, maka semakin banyak pembaca yang tertarik. Sebab, poin-poin di dalam ulasan ditulis dengan lengkap, sehingga menambah pengetahuan dan wawasan.

    Contoh, film Pengabdi Setan menjadi salah satu film horor paling favorit di Indonesia. Sebab, film ini dikemas dengan alur cerita yang padat, akting pemerannya yang bagus, dan eksekusi yang matang.

    Selain itu, hal yang menarik dari film Pengabdi Setan adalah penyampaian horor yang berbeda. Tidak hanya melalui sinematografi, tapi juga melalui jump scare, tata busana, tata makeup, dan akting para pemain yang natural.

    Dari contoh tafsiran di atas, pembaca bisa memahami apa saja keunggulan atau poin-poin penting di dalam film Pengabdi Setan. Hal tersebut akan menimbulkan rasa penasaran dari para pembaca untuk menonton film tersebut.

    5. Evaluasi

    Kelima ada evaluasi. Struktur teks ini ditulis setelah bagian tafsiran. Artinya, tidak ada evaluasi yang bisa diberikan jika di dalam ulasan karya tidak menyertakan tafsiran.

    Jadi, struktur teks keempat dan kelima memiliki hubungan yang erat. Sehingga, penulis harus menulis tafsiran selengkap mungkin, agar bisa memberikan sebuah pendapat yang bisa dijadikan sebagai evaluasi.

    Dalam penulisan evaluasi mencakup beberapa hal, mulai dari kelebihan dan kekurangannya.

    Misalnya, kelebihan dari film Pengabdi Setan adalah cerita horor yang disampaikan dengan cara berbeda dan menegangkan. Sedangkan kekurangannya adalah alur cerita yang sedikit lambat, sehingga menimbulkan rasa bosan di awal cerita.

    Nah, dari contoh di atas, penulis bisa menambahkan pendapat atau opininya yang dijadikan sebagai evaluasi.

    Contoh, film Pengabdi Setan akan semakin sempurna jika alur ceritanya tidak lamban. Sebab, tujuan para penonton untuk melihat film horor adalah bagaimana teror horor yang dimunculkan.

    6. Rangkuman atau Kesimpulan

    Struktur teks terakhir adalah rangkuman atau kesimpulan. Seperti namanya, struktur teks ini berisi tentang kesimpulan dari sebuah ulasan karya yang ditulis.

    Rangkuman ini masih berisi pendapat atau opini penulis terhadap karya yang diulas. Biasanya, penulis akan memberikan penilaian layak atau tidaknya karya tersebut untuk ditonton, dinikmati, dan didengar.

    Isi rangkuman ini masih berpatokan pada struktur-struktur teks sebelumnya yang sudah ditulis. Artinya, dari keseluruhan karya yang dibahas, penulis akan membandingkan kelebihan dan kekurangan yang dimiliki karya tersebut.

    Jika sebuah karya memiliki banyak kelebihan, penulis akan merekomendasikan karya tersebut kepada para pembaca. Sebaliknya, karya yang lebih banyak kekurangannya, cenderung tidak direkomendasikan oleh penulis.

    Namun, jika sebuah karya memiliki kelebihan dan kekurangan yang seimbang, biasanya penulis akan memberikan catatan. Seperti film B seru tapi tidak sesuai ekspektasi, lagu A memiliki lirik yang bagus tapi kurang relate, dan lainnya.

    Pada akhirnya, bagian rangkuman dari sebuah ulasan ini akan dijadikan sebagai rujukan pembaca untuk menikmati karya yang sama. Isi rangkuman juga akan menjadi pertimbangan layak atau tidak karya tersebut untuk dinikmati.

    4 Kaidah Kebahasan Pada Teks Ulasan

    Sebuah teks resensi atau ulasan bisa dikatakan lengkap jika penyusunannya menggunakan kaidah kebahasan yang sudah ditentukan. Berikut 4 kaidah kebahasan pada teks ulasan yang bisa dijadikan sebagai acuan:

    1. Menggunakan Konjungsi Penerang

    Kaidah pertama adalah menggunakan konjungsi penerang, yaitu kata-kata penghubung, seperti yakni, yaitu, dan bahwa. Kata-kata ini harus dimasukkan dalam penulisan ulasan karya.

    Contoh penggunaan konjungsi penerangan “bahwa”: “Tokoh A merasa bahwa insiden yang terjadi beberapa hari ini dikarenakan perbuatan temannya sendiri. Namun, tokoh A tidak memiliki bukti cukup kuat untuk menjadikan temannya sebagai penyebab insiden-insiden tidak mengenakan tersebut.”

    Contoh penggunaan konjungsi penerangan “yaitu”: “Kini Ibu tahu apa yang harus ia lakukan sebelum semuanya berakhir, yaitu meminta pertolongan anak sulungnya yang sedang berjuang mengais rezeki di ibukota.”

    Contoh penggunaan konjungsi penerangan “yakni”: “Lagu berjudul A ternyata diangkat dari kisah cinta penyanyinya, yakni kisah cinta semasa SMA dengan sahabat sendiri.”

    2. Menggunakan Konjungsi Temporal

    Kedua adalah penggunaan konjungsi temporal. Di dalam teks ulasan harus ada konjungsi temporal, seperti semenjak, kemudian, sejak, dan akhirnya.

    Contoh penggunaan konjungsi temporal “semenjak atau sejak”: “Sejak saat itu, karakter A yang semulanya pendiam berubah menjadi pribadi yang cerewet dan peduli dengan banyak orang.”

    Contoh penggunaan konjungsi temporal “kemudian”: “Lagu A dibuka dengan lirik yang manis, kemudian disambung dengan kiasan yang asing, tapi penuh makna. Begitulah gambaran sederhana lagu tentang cinta yang penuh dengan bunga-bunga.”

    Contoh penggunaan konjungsi temporal “akhirnya”: “Penantian panjang karakter Rini yang menunggu adiknya pulang dari perantauan pun berhenti. Setelah 5 tahun berlalu sejak kejadian kelam itu, akhirnya sang adik kembali menginjakkan kaki di rumah tempat mereka tumbuh.”

    3. Menggunakan Konjungsi Penyebab

    Ketiga adalah penggunaan konjungsi penyebab di dalam ulasan. Konjungsi penyebab tersebut adalah kata “karena” dan “sebab”.

    Contoh penggunaan konjungsi penyebab “karena”:

    “Karena tidak ada kemajuan, tokoh B memutuskan untuk memindahkan adiknya ke rumah sakit yang lebih baik. Di sinilah harapan kembali muncul, meski dibayangi oleh biaya yang mahal. Setidaknya masih ada cara lain yang bisa dilakukan oleh B, salah satunya kerja serabutan.”

    Contoh penggunaan konjungsi penyebab “sebab”:

    “Lirik indah tersebut berhenti di pertengahan. Sebab, masa-masa jatuh cinta penulis hanya sampai di situ. Lalu, dilanjutkan dengan lirik yang penuh kekecewaan. Nada suara yang menggebu-gebu di awal juga berubah jadi sendu. Melodi lagunya juga berubah mengikuti liriknya. Meski belum selesai, lagu tersebut sudah berhasil.”

    4. Menyertakan Saran atau Rekomendasi

    Kaidah kebahasan terakhir adalah penulis harus menyertakan saran atau rekomendasi di dalam ulasan. Kata-kata yang harus digunakan, antara lain “jangan”, “hendaknya”, “harus”, dan lainnya.

    Contoh saran menggunakan kata “jangan”:

    “Para pembaca yang memiliki riwayat lemah jantung, jangan menonton film ini. Sebab, di sepanjang film ini banyak berisi jumpscare.”

    Contoh saran menggunakan kata “hendaknya”:

    “Jika memiliki ketakutan, hendaknya menonton film ini bersama teman atau pasangan. Tujuannya agar lebih nyaman saat menonton, sehingga bisa mengikuti alur ceritanya dari awal hingga selesai.”

    Contoh saran menggunakan kata “harus”:

    “Film ini memiliki ketegangan di setiap scene-nya. Jadi, para penonton harus mempersiapkan diri untuk melihat setiap adegannya.”

    3 Jenis Teks Ulasan

    Teks resensi atau ulasan memiliki 3 jenis yang disesuaikan dengan isi dan tujuannya. Ketiga jenis tersebut, antara lain:

    1. Teks Informatif

    Artikel Rumah123

    Jenis pertama ada teks informatif yang tujuannya untuk memberikan informasi kepada para pembaca.

    Secara umum, jenis teks satu ini hanya menulis ulasan berupa gambaran umum karya yang sedang diulas. Dari segi bahasa, teks resensi informatif menggunakan bahasa yang singkat dan jelas. Isinya pun dinilai padat serta luas.

    Ciri lainnya dari penyusunan ulasan informatif adalah penulis hanya fokus dengan kelebihan dan kekurangan karya. Penulis tidak akan mengulas terlalu dalam karya tersebut.

    2. Teks Deskriptif

    Brainly

    Jenis teks resensi atau ulasan kedua adalah deskriptif. Tujuan dari jenis teks ini adalah menggambarkan karya yang diulas dengan sangat jelas dan lengkap.

    Seperti namanya, ulasan yang ditulis oleh penulis akan lebih banyak dibanding jenis teks informatif. Penulis akan memberikan ulasan berdasarkan data-data karya tersebut, agar pembaca bisa memahami tujuan dari suatu karya.

    Penyusunan teks deskriptif tidak hanya melibatkan kelebihan dan kekurangan, tapi juga hal-hal lain, seperti makna karya tersebut dan lainnya.

    3. Teks Kritis

    Artikel Rumah123

    Jenis terakhir ada teks kritis. Seperti namanya, teks ulasan yang sifatnya kritis berisi sebuah kritikan yang diberikan oleh penulis terhadap karya yang sedang diulas. Kritikan yang diberikan biasanya diperoleh melalui sudut pandang penulis.

    Dalam penyusunannya, teks kritis ini menggunakan analisis yang subjektif. Selain itu, isi teks juga tidak memihak siapapun. Hal ini membuat teks jenis kritis sering dijadikan sebagai acuan pembaca untuk menilai suatu karya.

    5 Cara Membuat Teks Ulasan dengan Benar

    Membuat sebuah ulasan ternyata bisa dilakukan dengan 5 cara. Kelima cara tersebut, antara lain:

    1. Melakukan Identifikasi Karya

    Cara pertama adalah melakukan identifikasi karya yang ingin diulas. Identifikasi karya bertujuan untuk memudahkan penulis mengulas suatu karya secara keseluruhan.

    Hal-hal yang diperlukan saat melakukan identifikasi sebuah karya adalah mencatat judul karya, nama pemilik karya, penerbit, jumlah halaman, harga karya, makna, dan lainnya.

    2. Membuat Catatan Penting

    Setelah melakukan identifikasi, langkah selanjutnya adalah membuat catatan penting terhadap karya yang sedang diulas.

    Hal-hal penting dalam sebuah karya adalah keunikan dari karya tersebut. Keunikan ini biasanya menjadi pembeda sekaligus nilai jual dari karya yang diulas. 

    Contoh, keunikan dari film A adalah lokasi syuting yang 100% mirip dengan cerita aslinya. Novel ini memiliki alur maju mundur dengan gaya bahasa yang ringan dan karakter setiap tokoh yang kuat, sehingga cukup menarik pembaca.

    3. Mencari serta Memahami Keunggulan dan Kekurangan

    Cara ketiga adalah mencari serta memahami keunggulan dan kekurangan dari karya yang sedang diulas.

    Pada tahap ini, penulis harus tahu apa saja kelebihan dan kekurangan suatu karya secara menyeluruh. Selain itu, penulis harus memastikan bahwa kelebihan dan kekurangan tersebut memang terdapat pada karya tersebut, bukan hanya sebuah karangan.

    Setelah mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangannya, penulis harus memahami poin-poin tersebut saat menulis sebuah ulasan. Tujuannya agar ulasan lebih mendalam.

    Cara ketiga ini juga membantu penulis yang ingin mengulas karya secara kritis. Semakin banyak kelebihan dan kekurangan yang dipahami, maka semakin mudah penulis saat mengkritisi isi dari suatu karya.

    4. Membuat Rangkuman atau Kesimpulan

    Cara keempat adalah membuat sebuah kesimpulan atau rangkuman. Pada tahap ini, penulis akan menulis hal-hal penting dalam suatu karya. Hal penting tersebut meliputi, kelebihan, kekurangan, dan hal menarik lainnya.

    Dalam kesimpulan ini juga berisikan pendapat penulis mengenai karya yang diulas secara lengkap. Tujuannya agar para pembaca mengetahui dan memahami karya yang diulas secara keseluruhan.

    5. Memberikan Saran

    Terakhir adalah memberikan saran di paragraf penutup. Saran yang diberikan kepada pembaca ini bisa dijadikan sebuah pertimbangan untuk menikmati karya yang serupa.

    Selain itu, sebuah saran juga digunakan oleh penulis untuk memberi tahu hal-hal yang sifatnya penting. Misalnya, film menceritakan tentang kekerasan, maka anak-anak di bawah umur harus berada di bawah pengawasan orang tua.

    Dengan adanya saran tersebut, para pembaca bisa tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan untuk menikmati sebuah karya. Inilah kenapa penulis diwajibkan untuk memberikan saran di akhir ulasan.

    Sudah Paham Cara Menulis Teks Ulasan dengan Benar?

    Jadi, teks ulasan merupakan suatu tulisan yang memaparkan opini penulis perihal suatu karya atau produk tertentu secara spesifik. Sehingga, kamu harusnya menulisnya mulai dari mengidentifikasi, mengorientasikan, memberikan sinopsis, menafsirkan, mengevaluasi, hingga memberikan kesimpulan.

  • Kumpulan Puisi Kartini Singkat Menginspirasi Tuk Kenang Jasanya

    Kumpulan Puisi Kartini Singkat Menginspirasi Tuk Kenang Jasanya

    Hari Kartini selalu diperingati pada tanggal 21 April. Sebagai salah satu pahlawan yang berjasa, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk merayakan Hari Kartini, salah satunya berpuisi. Berikut ulasan singkat perihal sejarah hari Kartini serta contoh-contoh puisi Kartini!

    Sejarah Hari Kartini

    Tanggal 21 April ditetapkan sebagai Hari Kartini. Tanggal tersebut merupakan hari lahir R.A (Raden Ajeng) Kartini, salah satu pahlawan yang berjasa bagi kaum wanita Indonesia.

    Raden Ajeng Kartini lahir pada tahun 1897 dan meninggal pada tahun 1904. Semasa hidupnya, pahlawan wanita Indonesia yang memiliki nama lengkap Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat ini selalu memperjuangkan hak-hak wanita Indonesia.

    Seperti yang diketahui, dahulu wanita di Indonesia tidak memiliki hak dan kesempatan yang sama seperti laki-laki. Salah satunya adalah akses pendidikan. Banyak wanita Indonesia yang tidak mendapatkan kesempatan untuk belajar, sehingga kesadaran literasi antara kaum wanita dengan laki-laki tidak sama.

    Hal inilah yang membuat R.A Kartini mengambil langkah tegas dengan mendobrak kesenjangan antara wanita dan laki-laki. R.A Kartini mengajari wanita-wanita yang tidak mendapatkan akses pendidikan, mulai dari membaca.

    Perjuangan inilah yang kemudian dikenal dengan istilah “Habis Gelap, Terbitlah Terang”. Artinya, wanita-wanita yang buta huruf perlahan mulai mengenal dan membaca, yang membawa mereka keluar dari kegelapan menuju kehidupan yang lebih baik.

    Contoh Puisi Kartini yang Menginspirasi

    Berikut contoh puisi Kartini yang menginspirasi:

    1. Kartiniku Kini

    Karya: Mochamad Riduwan

    Saat pena kau tempelkan pada secarik kertas

    Tersusunlah kata-kata sukma meretas

    Membawa perubahan awal sepintas

    Hingga kaummu menyambut penuh antusias

    Kini, wahai Kartiniku

    Kaummu seakan melupakanmu

    Tersibuk dengan lautan ambigu

    Terlupa akan sebuah perilaku

    Wahai Kartiniku kini,

    Tidaklah mentari lupa menanti pagi

    Saatnya dirimu membekali literasi

    Saatnya dirimu penuh berinovasi

    Wahau Kartiniku kini,

    Sudahkah dirimu menyelami diri?

    Mencari di mana peradaban nanti

    Mengikuti aliran tsunami teknologi

    Sepatah tulisan membawa pesan

    Sebaris kalimat membuyarkan angan

    Sebait paragraf merubah peradaban

    Majulah Kartiniku kini, tuk’ kemajuan zaman

    2. Perempuan Itu Buku

    Karya: Sio Hutasoit

    Apa kau tahu? Jika perempuan itu Buku

    Tintanya biru teduh

    Perempuan itu gudangnya ilmu

    Isinya tak hanya asmara candu, namun arti dari tulus pengorbanan tanpa keluh

    Walau dituntut harus sempurna sungguh

    Namun…

    Perempuan tahu nikmatnya berdiri teguh, tanpa kompromi waktu

    Di dalam Buku akan kau temukan cerita tentang cinta yang utuh

    Walau hidup tak semanis madu, tangis menderu bahkan sakit berdentum

    Tapi tak pernah ia tulis bahwa hidup sepahit empedu

    Hanya ada bait tentang nyanyian syukur

    Sayangnya, Buku itu tak bisa kau beli dengan sekumpulan bunga warna ungu

    Tapi tawarlah dengan rindu yang sudah kau pupuk

    Tenang saja, tak perlu ragu

    Karena, dari Buku itu akan kau temukan bahwa perempuan adalah pangkal restu

    Juga sajak-sajak tentang doa ibu

    Yang tiap hari ia tulis dengan tangguh

    Perempuan tak pernah layu

    Perempuan itu Buku

    Perempuan itu aku

    3. Literasi Menyibak Kegelapan

    Kaya: Woro Titi Haryati

    Dengan Habis Gelap Terbit lah Terang

    Tak hanya bermakna tentang kesepadanan

    Tapi inilah peristiwa literasi sebenarnya

    Yang tak pernah kita menyadarinya

    Berawal dari keinginanmu membaca

    Keinginan membuka tabir makna akan suatu maha

    Terdedahlah kegalauanmu yang telah lama terpendam

    Terterbarkan pesanmu kepada sang sahabat nan jauh di sana

    Tulisanmu telah menyibak kegelapan

    Kegelapan yang telah mengekangmu

    Kegelapan yang telah memasungmu

    Kegelapan yang telah membelenggumu

    Dengan tulisanmu kau tebarkan seberkas cahaya

    Tersingkap baik demi bait dari pesanmu

    Terenda pesan dalam untaian kata-katamu

    Kata yang sarat akan makna

    Kuyakini bahwa dirimu dengan literasimu

    Telah menjadikan dirimu abadi

    Telah menjadikan dirimu inspirasi

    Telah menjadikan dirimu sempena hati

    Kau tak kan lekang dalam kala

    Kau tak kan punah tertelan masa

    Kau tak kan pernah mati

    Kau tunjukkan jati diri negeri

    Dengan semangat literasi yang tak pernah kau sadari

    Membawa kami ke dunia yang penuh dengan pelangi

    Membawa kami berani mendaki gunung tinggi

    Membawa kami sejajar di atas kaki yang mandiri

    4. Perempuan Tangguh

    Karya: Penulis

    Orang mengenalnya sebagai perempuan tangguh

    Berdedikasi dengan sungguh-sungguh

    Kerasnya batu alam belum ada apa-apanya

    Kegigihannya menyambar api yang membara

    Hatinya selembut kain sutra yang paling mahal

    Sekali robek, bekasnya tak pernah hilang

    Ia jahit robekan-robekan itu dengan benang kasih

    Luka menganga yang tertutup sempurna

    Orang menyebutnya sebagai perempuan tangguh

    Hujan badai di barat daya pun akan ditempuh

    Ada banyak tanggung jawab yang sedang dipikul

    Mengasah satu per satu besi dapur yang tumpul

    Perempuan tangguh, perempuan tangguh

    Tertawa menyembunyikan luka

    Demi merajut mimpi-mimpi

    Bukan satu, tapi seluruh anak Ibu Pertiwi

    5. Sang Penerang

    Karya: Penulis

    Kegelapan sudah lama menyelimuti

    Memakan satu per satu mimpi-mimpi

    Transformasi menjadi musuh sendiri

    Menyatu dengan bayangan di malam hari

    Kegelapan itu perlahan pudar

    Kerasnya melunak

    Garangnya ikut jadi jinak

    Menanti ini hingga beranak pinak

    Kegelapan itu hilang

    Satu buah lilin hadir dengan kobaran api yang lembut

    Membakar ketakutan, menghanguskan kedunguan

    Menyambar keberanian yang entah sejak kapan timbul

    Kini, dunia lebih berwarna

    Berkat perjuangan seorang wanita

    Sang penerang, begitu sebutannya

    Membawa emansipasi wanita Indonesia

    6. Jatuh, Tumbuh

    Karya: Penulis

    Jalan yang tandus di bawah teriknya matahari

    Kerikil-kerikil kecil perlahan melukai

    Alas kaki semakin tipis, tapi semangatnya makin menggunung

    Tubuh ringkih milik jiwa berbahan baja

    Matanya bak sebuah kompas jalan

    Bergerak senyap, tapi tapi tahu akan ke mana

    Kadang jatuh, ia bangkit

    Jatuh lagi, tetap bangkit

    Konon, ia ditakdirkan sebagai makhluk lemah lembut

    Tubuh yang lemah tak membuatnya menyerah

    Kelembutan hatinya menebarkan berjuta-juta kasih

    Jatuh sekali, bangkit ribuan kali

    Perjalanannya sudah sampai di pertengahan

    Kegagalan masih rutin menyapa bak kawan lama

    Air mata bercampur keringat di sudut mata

    Kadang meringis, tapi lebih banyak tertawa

    Belum ada tanda-tanda penghujung

    Artinya perjalanan masih jauh

    Menyiapkan diri tuk menyapa kembali kegagalan di tengah jalan

    Jalan masih panjang untuk melanjutkan perjuangan

    7. Perjuanganmu Belum Usai

    Karya: Penulis

    Tongkat estafet terus berputar-putar

    Mengikuti tahun yang terus berganti

    Barat, Timur, Selatan, Utara

    Seluruh penjuru Ibu Pertiwi dijelajahi

    Namanya selalu dikenang

    Tak pernah absen sebagai acara tahunan

    Dirayakan oleh setiap insan

    Kilapnya meredup, lalu kembali terlupakan

    Perjuangannya belum selesai, belum usai

    Titik di penghujung baris kalimat bukan sebuah akhir

    Masih ada lanjutan paragraf baru yang harus diukir

    Masih ada cerita-cerita seru di lembar buku

    Langkahmu jangan terburu-buru

    Sebab jalan masih panjang, pun kadang masih tandus

    Simpan tenagamu untuk bekal menyapa kawan lama bernama kegagalan

    Bukan lagi perjuangannya, tapi perjuanganmu yang belum usai

    Jangan dulu menyerah atau pongah

    Perjuanganmu belum usai, masih belum

    Selain kawan lama, ada pula kawan baru

    Sediakan saja bakul bambu untuk menampung semua itu

    8. Habis Gelap, Terbitlah Terang

    Karya: Penulis

    Konon, perempuan buta aksara

    Tak kenal dunia itu seperti apa

    Tak tahu irama bersajak itu bagaimana

    Tak tahu bedanya merah muda dan biru tua

    Konon, perempuan tersisihkan dari dunia

    Bukan karna tak rupawan

    Mereka dianggap berbeda, sebab tidak tahu apa-apa

    Jangankan bicara perang dunia, mengeja nama saja mereka kebingungan

    Kedunguan perempuan jadi warisan turun temurun

    Patriarki semakin berjaya sebelum Ibu Pertiwi merdeka

    Lalu berhenti sejenak saat Kartini bersuara

    Terus bersuara di tengah ramainya cemoohan

    Seorang diri ia membawa lentera kehidupan banyak perempuan

    Pelan namun pasti, lenteranya membawa perubahan

    Habis Gelap, Terbitlah Terang, mantra-mantranya

    Literasi dan emansipasi jadi warisan baru kita

    Mantra-mantranya masih berisi semangat

    Semangat juang, semangat belajar

    Lenteranya belum redup, bahkan tak akan padam

    Terangnya semakin luas, merajalela di mana-mana

    Kini, yang tersisa hanya ejaan namanya

    Perjuangannya mati terkubur dalam masing-masing hati

    Tapi…

    Mantra-mantranya tak pernah mati

    9. Kartini-Kartini Masa Kini

    Karya: Penulis

    Tubuhnya dibalut kebaya merah muda motif bunga

    Sedangkan kaki jenjangnya diselimuti kain bercorak gelap

    Rambutnya digelung, disanggul kekinian

    Kemudian berlenggok dengan kepercayaan

    Satunya lagi membalut tubuhnya dengan pakaian trendi bermotif warna-warni

    Rambut hitam tak akan kau jumpai

    Sepatu hak tinggi model terkini

    Tas kecil yang tak kuat menampung mimpi-mimpi

    Di pinggir jalan ada lagi kumpulan minoritas

    Pakaiannya serba biasa, tanpa brand luxury

    Namun, tawanya tak kalah renyah

    Saling bertukar cerita tanpa peduli waktu berlalu

    Semua itu adalah Kartini masa kini

    Tampil dengan versi terbaiknya

    Berjuang demi mimpi-mimpinya

    Larut dalam keseruan cerita hidupnya

    Kartini masa kini

    Mimpinya tidak hanya mengenal dunia, tapi bagaimana menaklukkannya

    Kawan lamanya bukan hanya kegagalan, tapi juga kecemasan

    Jalannya tidak hanya tandus, tapi juga berliku

    Kartini masa kini

    Semangatnya mudah padam, tapi enggan menyerah

    Mudah jatuh, tapi langsung bangkit

    Terluka dan kecewa sudah hal biasa

    Kartini masa kini

    Jangan menyerah, jangan berhenti

    Kartini masa kini

    Jangan kalah, jangan pongah

    10. Mereka Menyebutnya Emansipasi

    Karya: Penulis

    Sudah berapa lama kita dibelenggu?

    Berapa banyak perempuan yang mati dengan dungu?

    Sejak era Majapahit menguasai Jawa?

    Atau ketika Hindia Belanda?

    Tak tahu kapan pastinya

    Sebab saat itu banyak perempuan hidup menikmati kesengsaraan

    Beranak pinak tiada henti

    Asap dapur mengepul sepanjang hari

    Takdirnya sebagai ibu yang buta literasi

    Kelembutan hati jadi satu-satunya ilmu yang paling berarti

    Menerima dan menerima

    Seolah tak ada pemberontakan yang dibolehkan

    Sejak Kartini berjuang

    Ketimpangan pendidikan dan sosial mulai terguncang

    Perempuan mulai bangkit dari keterpurukannya

    Mereka ingin bebas dari kesengsaraan

    Sejak Kartini membawa emansipasi

    Perempuan mulai tahu apa itu mimpi-mimpi

    Mereka bukan lagi putri malu

    Durinya lebih kokoh seperti mawar biru

    Sejak emansipasi,

    Perempuan tahu bagaimana menjadi Kartini

    Menoreh prestasi demi prestasi

    Tak gentar melawan diri sendiri

    11. Putri Ksatria

    Karya: Pauline Angelina

    Rintik hujan tiada berhenti

    Kabut perlahan mulai menyelimuti

    Adat dan budaya yang berpilih kasih

    Hak para perempuan pun dibatasi

    Tangis mulai banjir di pipi

    Tak ada satu pun yang peduli

    Sekalipun suara rintihan bertubi-tubi

    Para insan serentak berpura-pura tuli

    Perempuan yang dikekang

    Perempuan yang dilarang

    Perempuan terbuang

    Perempuan terbelakang

    Lemah dan tak berdaya

    Melawan pun tak kuasa

    Hanya dapat berpasrah diri

    Menerima siksaan di jiwa

    Dan itu semua kini sirna

    Berkat sang putri ksatria

    Wahai Kartini yang mulia

    Jasa-jasamu sungguh tiada tara

    Perempuan pun bebas

    Perempuan bisa lepas

    Perempuan mampu setara

    Perempuan akhirnya merdeka

    Tak ada lagi luka

    Tak ada lagi duka

    Semua telah sirna

    Berkat sang putri ksatria

    12. Nostalgia

    Karya: Aenullael Mukarromah

    Tentangmu sang pahlawan nasional, juga tentangku sang pejuang asa

    Lahir di Jepara, kemudian menghembuskan nafas di Rembang

    Kaulah sang pelopor kebangkitan perempuan pribumi

    Sedangkan di sini aku masih merangkak mengejar mimpi untuk dapat mengabdi pada Negeri

    Kau memperjuangkan hak wanita

    Kau seorang pekerja keras

    Lalu apa yang terjadi saat ini?

    Mari bernostalgia tentang sebuah perjalanan

    Aku perempuan, namun aku tidaklah sehebat dan sekuat perjuanganmu

    Aku perempuan, namun belum dapat mengabdi kepada Negeri

    Namun, hembusan nyanyian motivasimu menjadi pembakar diri untuk tetap berjuang

    Habis gelap terbitlah terang

    Di manapun bumi dipijak maka di sanalah langit dijunjung

    Perempuan haruslah tetap bekerja keras, kerja cerdas dan berjuang dengan usaha yang keras

    Seperti perjuangan Ibu kita Kartini yang telah melewati ribuan badai dan coba

    13. Sebuah Lilin yang Tak Utuh

    Karya: Penulis

    Cahayanya samar-samar

    Bahkan hampir redup ketika angin bertiup

    Kegelapan masih belum berujung

    Hadirnya masih diperlukan banyak hidup

    Sebuah lilin yang tak lagi utuh

    Panjangnya hilang setengah demi secercah cahaya

    Semakin lama, semakin rendah pula

    Kegelapan semakin membabi buta

    Namun sang pemiliknya tak takut atau gugup

    Matanya tajam, kaki terus berjalan

    Tangannya mengepal bak membawa tekad yang kuat

    Punggungnya kokoh sebagai tumpuan yang berat

    Sebuah lilin yang tak utuh

    Semakin samar cahayanya

    Semakin rendah perawakannya

    Semakin membara apinya

    Lilin itu mati dengan sendirinya

    Anehnya cahayanya abadi

    Tak padam meski tertiup angin atau diterpa rintik hujan

    Kobaran apinya makin membesar, tekad yang kuat jadi bahan bakar utamanya

    Lilin kecil terganti oleh cahaya terang

    Gelap gulita lenyap seketika

    Dunia penuh warna, pada akhirnya

    Perempuan bangkit dan setara

    Lilin kecil itu menjelma jadi mentari di siang hari

    Ketika malam tiba berubah jadi sang rembulan yang cantik

    Lilin kecil milik perempuan bernama Kartini

    Lilin kecil kehidupan anak perempuan Ibu Pertiwi

    14. Puan, Puan, Puan

    Karya: Penulis

    Puan, puan, dan puan

    Seperti apa dunia ini di matamu?

    Gunung mana yang puncaknya paling tinggi menurutmu?

    Dan samudera mana yang ombaknya tenang tapi menakutkan?

    Puan, puan, puan

    Ada banyak mimpi-mimpi yang terajut oleh benang kehidupan

    Benang yang disulam lewat tangan seorang perempuan

    Tidak kusut, tidak putus, indah dan berharga

    Mimpi mana yang sudah tercapai?

    Toga di kepala atau jabatan yang tinggi?

    Atau bahkan keduanya

    Bukan kepalang hebatnya

    Mimpi apa lagi yang akan kau bidik, Puan?

    Pilihlah satu atau semuanya yang dijajakan di muka

    Bidiklah dengan anak panah yang ujungnya tak lagi tumpul

    Bidiklah perlahan dengan ketenangan

    Jangan buru-buru, Puan…

    Masih ada banyak waktu

    Pun tak ada seorang pun yang mengganggu

    Jangan buru-buru, nikmati dulu

    Ada banyak hal yang perlu kau tahu

    Mulai dari sajak puisi hingga perkembangan teknologi

    Tentang bagaimana ulat punya sayap dan bisa terbang tinggi

    Pun tentang perjuangan Ibu Kartini bawa emansipasi

    15. Kita Semua Mampu

    Karya: Penulis

    Setelah runtuhnya dinasti Majapahit

    Berakhirnya Hindia Belanda

    Cerita kelam masa Orba

    Hingga zamannya generasi milenial

    Entah sudah berapa banyak waktu terlewati

    Jemari tangan ditambah kaki masih kurang untuk berhitung

    Selama itu perempuan terbelenggu

    Sebanyak itu mimpi-mimpi harus mati sejak dini

    Penantian panjang perempuan berakhir

    Saat kelembutan Kartini terketuk

    Mimpi-mimpi mulai dipupuk sejak dini

    Kaki berdiri tegak tanpa takut dicaci

    Kita mampu, kita bisa

    Kita para perempuan yang direnggut mimpinya sedari lama

    Kembali bangkit dan mengambil apa yang jadi hak-haknya

    Menyusun rencana demi rencana

    Kita bisa, kita juga merdeka

    Takdir kita bukan sekadar beranak pinak

    Atau berkutat dengan asap dapur mengepul

    Bukan hanya sekadar itu

    Kita bisa mewarisi ilmu

    Atau jadi orang pertama yang memberi ilmu

    Kepada anak hingga cucu-cucu

    Kita bisa melakukan semua itu, kita semua mampu

    16. Tinta Biru yang Masih Basah

    Karya: Penulis

    Secarik kertas putih dengan motif garis sejajar

    Putihnya memang tak selapang hati perempuan 

    Ukurannya masih kurang tuk menampung barisan mimpi-mimpi yang mengantri

    Terlalu kecil untuk perempuan yang punya asa tinggi

    Tinta biru yang masih basah sebagai tanda awal

    Tanda mimpi mulai terukir

    Tidak sulit menulis satu per satu

    Sebab Ibu Kartini memberi tahu seperti apa literasi itu

    Tinta biru yang masih basah

    Terus berlanjut mengabsen mimpi dan harapan

    Hidup jadi ada tujuan, tahu ke mana harus berjalan

    Tak ada ketakutan, tak ada keraguan, hanya tersisa harapan

    Belum satu jam kertas sudah penuh

    Tinta birunya masih basah

    Jangan buru-buru dilipat

    Pandangi dulu satu per satu bait paragraf

    Eja dulu huruf-huruf yang kau kenal berkat perjuangan perempuan berwajah sendu

    Kagumi dulu bentuk tulisan yang katamu indah itu

    Baca lagi mimpi-mimpi yang ingin kau tuju

    Lipatlah jika sudah mengering tinta biru itu

    Puisi Kartini Manakah yang Menginspirasimu?

    Itulah kumpulan puisi bertema Kartini dengan rangkaian kata penuh inspirasi untuk mengenang jasa perjuangannya di masa lampau. Manakah yang paling related denganmu?

  • 10 Cerpen Bahasa Sunda yang Lucu, Menarik, dan Menjadi Pembelajaran

    10 Cerpen Bahasa Sunda yang Lucu, Menarik, dan Menjadi Pembelajaran

    Carpon atau carita pondok adalah karya sastra dalam bahasa Sunda berupa cerita fiksi yang ditulis berdasarkan ide atau pikiran si penulis. Carpon bisa disebut juga dengan cerpen bahasa Sunda. Biasanya, carpon terdiri dari gambaran penulis tentang kehidupan, baik itu hal membahagiakan atau menyedihkan. Namun, keduanya memiliki isi yang menarik untuk dibaca. Seperti apa contohnya? Simak artikel di bawah ini!

    10 Cerpen Bahasa Sunda Menarik

    Di bawah ini adalah beberapa cerpen bahasa Sunda yang menarik, mudah dipahami, dan bahkan bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua:

    1. Sireum jeung Japati

    Berikut adalah cerpen bahasa Sunda karya ErTanti Crafts:

    Sireum jeung Japati

    Aya sireum rek nginum di sisi walungan. Keur ngarayap ka handap, manehna tisoledat. Tug rag-rag kana cai. Hadeuna, caina rada ngeyeumbeu palebah dinyamah, Tapi, keukeuh bae ari ngojay ka sisi mah, manehna teu bisa eun.

    “Tulung… tulung… ieu kuring rek tikereleup. Tulungan!” ceuk si sireum

    Kabeneuran, aya japati keur cindeteun dina dahan kai anu nyodor ka luhureun cai. Kadenge aya sireum menta tulung. Barang ngareret ka handap, katingali sireum keur tikeleleup di walungan. Japati karunya eun, geleber hiber bari ngegel daun salembar.

    Song ngasongkeun daun teh ka hareupeun sireum. Sireum tuluy muntang kana daun. Daun dibawa ku japati kana darat. Sok digolerkeun kana taneuh. Sireum pohara manuhunkeunana ka japati anu geus ngaleupaskeun manehna tina bahaya.

    Dina hiji mangsa, japati the cindeteun deui dina dahan kai anu nyodor ka walungan tea. Sireum anu baheula ditulungan oge kabeneran aya handapeun tangkal. Tiheula ti kajauhan aya pamburu nyampeurkeun, leumpang na keketeyeupan. Teu talangke deui, sireum teh buru-buru nyampeurkeun japati bari ngaharewos ka manehna.

    “Hey, japati, buru-buru geura hiber.” Eceuk sireum teh “Tuh aya paninggaran nu keur totoongan”

    Pamburu, tos ngawengkang bedilna. Teu lila, japati buru-buru hibeur. Isukna, japati panggih deui jeung sireum.

    “Nuhun pisan sakadang sireum. Kuring geus ditulungan ku anjeun leupas ti balai” cek japati.

    “Eta mah geus kuduna atuh, nulungan batur anu rek cilaka eta wajib.” tembal sireum. “Komo ieu mah kuring ayeuna hirup keneh the lantaran geus ditulungan ku anjeun”

    2. Kuya jeung Monyet Ngala Nangka

    Di bawah ini adalah cerpen bahasa Sunda karya Azizah Laelatul Badriah:

    Kuya jeung Monyet Ngala Nangka

    Dicaritakeung aya monyet jeung kuya keur sarare sisi leuweung deket walungan dina tangkal kiara. Duanana sare di handap tangkal dina akar teu pajauh. Maksud teh ameh bisa ngobrol memeh sare atawa bisa silih geuingkeun bilih aya nanaon. Reup weh duanana sare meni tibra

    Tengah peuting sakadang monyet nyaring, terus ngahudangkeun sakadang kuya. “Sakadang kuya,”

    “Naon sakadang monyet” tembal sakadang kuya.

    “Kuring ngimpi manggihan tangkal nangka anu buahna geus arasak.” Ceuk sakadang monyet “dna mimpi teh katingali tangkalna dimana”

     “Di mana?”

    “Di tengah leuweung” tembal sakadang monyet.

    “Keun atuh ke urang teang. Ayenamah sare deui da peuting keneh”

    Ari geus kitu teh, sakadang monyet teh dub weh sare deui. Ari sakadang kuya mah hulang-huleng da hese sare deui. Keur hulang-huleng kitu, kuya ngadenge monyet ngalindur.

    Pokna teh “Ah… isukan ku urang rek didaharan nangka teh kusorangan bae. Keun weh da sakadang kuya da teu bisaeun naek tangkal ieu.” Ceuk sakadang monyet bari seuri.

    Ngadenge kitu, sakadang kuya ngahuleung kapikiran monyet sok sieun bener. Sanggeus kapikiran, manehna meunang akal terus sare deui.

    Isukna, sakadang monyet geus hudang tuluy ngahudangkeun sakadang kuya bari ngoyag-ngoyag awakna. “Kuya, buru hudang. Urang neang tangkal nangka tea.”

    “Keula atuh tunduh keneh”

    “Eh… buru! Kaburu ku batur geura.” Tembal monyet.

    “Nya hayu atuh ari kitu mah.” Ceuk kuya

    Indit weh si monyet jeung kuya teh ka tempat tangkal nangka nu aya dina mimpi sakadang monyet.  Ari pek teh tangkal nangka emang bener ayana.

    “Sok atuh monyet geura naek. Da urang mah teu bisa naek tangkal.” Ceuk sakadang kuya.

    “Keula atuh. Urang teu bisa ngabedakeun nangka nu asak jeung nangka nu atah keneh, kuya.” Ceuk sakadang monyet bari seuri dina hate.

    Kuya ngajawab “mun sorana pleuk-pleuk-pleuk, berarti eta geus asak. Mun sorana pluk-pluk-pluk, berarti atah keneh.”

    “Oh, nya atuh, urang naek heula. Urang cokot eta nangka.” Ceuk monyet, bari langsung nerekel naek.

    Bari gagalantungan neangan nangka, dina jero hatena manehna ngomong “Ku urang mah rek dibere nu atah weh sakadang kuya mah. Keun weh amun protes naha mere nu atah. Titah naek tangkal weh.”

    Terus ngalaan nangka weh si monyet teh. Anu sorana pleuk-pleuk-pleuk mah diteundeun di luhur didahar ku sorangan. Ari nu sorana pluk-pluk-pluk mah dialungkeun ka handap. Padahal mah anu asak lain anu sorana pleuk-pleuk-pleuk, tapi anu sorana pluk-pluk-pluk. Anu dialung-alungkeun ka si kuya.

    Nya puguh weh sakadang monyet ngadahar nangka laina amis. Malah narapel getahna kana awak jeung biwir.

    “Kuya, naha nangka urang mah atah geningan.” Ceuk monyet, biwirna geus pinuh ku getah.

    “Apanan monyet nu ngalung-ngalungkeun ka handap mah. Urang mah ukur narima hungkul.”

    “Maneh mah tega ka babaturan teh. Maenya urang dibere anu atah.” Ceuk monyet bari cireumbay.

    Akhirnya sakadang kuya mah balik bari wareg. Ari sakadang monteymah indit duka kamana da baeud tea.

    3. Si Kabayan Ngala Nangka

    Berikut adalah cerpen bahasa Sunda karya  Asep Krisna dan kawan-kawan:

    Si Kabayan Ngala Nangka

    Hiji mangsa si Kabayan dititah ngala nangka ku mitohana

    “Kabayan, pang ngalakeun nangka anu kolot.” Ceuk mitohana

    Kencling weh si Kabayan ka kebon. Nyoren bedog rek ngala nangka. Geus tepi kebon, si Kabayan titinggalian kana tangkal nangka. Geus kitu, mangguh nu geus kolot hiji tur gede pisan. Tuluy weh diala. Tapi, barang rek dipanggul kacida beuratna.

    “Wah, moal kaduga ieu mah mamawana.” Ceuk Kabayan dina jero hate.

    Tuluy, nangka the ku si Kabayan dipalidkeun ka walungan. “Jug bae balik tiheula. Da geus kolot ieuh!”

    Ari pas nepi ka imah, si Kabayan ditanya ku mitohana.

    “Kabayan, meunang teu ngala angka teh?” ceuk mitohana.

    “Meunang atuh. Nya gede nya kolot deui nangkana.” tembal si Kabayan.

    “Cik, mana atuh ayeuna nangkana?” mitohana nanya.

     “Har… naha, can datang kitu? Kabayan nanya oge. “apan taditeh dipalidkeun. Da dititah ti heula.”

    “Ari maneh, bodo the meuni teungteuingeun kacida. ceuk mitoha si Kabayan bari keheul.  “moal enya nangka bisa balik sorangan!”

    “Nya anu bodo mah nangkana. Geus kolot ge teu nyahoeun jalan balik.” Tembal si Kabayan te  bari ngaleos.

    4. Sakadang Uncal jeung Sakadang Lutung Ngala Wortel

    Di bawah adalah cerpen bahasa Sunda Sakadang Uncal jeung Sakadang Lutung Ngala Wortel:

    Sakadang Uncal jeung Sakadang Lutung Ngala Wortel

    Di hiji leuweung, aya uncal jeung lutung anu geus lila jadi sobat. Hiji mangsa, sakadang lutung ngajak uncal ngala wortel di kebon Patani. Harita, wortel di kebon Patani geus karoneng, asak kacida.

    “Sakadang uncal, hayu urang ngala wortel di kebon Patani”

    “Moal ah, sakadang lutung mah osok gandeng. Engke bisi ditewak ku Patani” tembal uncal.

    “Kaleum, moal gandeng. Wortel di kebon Patani karoneng meni kacida. Hayang nyobaan kumaha rasana.”

    “Nya hayu atuh, kuring ge kabita ari kitu mah.”

    Sanepina di kebon Patani anu lega, maranehna ngarasa kasima ku wortel anu meujeuhna diala. Lutung jeung uncal rerencepan asup ka kebon wortel anu tempatna teu jauh-jauh teuing ti imah Patani.

    “Wah, loba pisan gening cabena. Hayu sakadang uncal, urang dahar ieu wortelna.” ceuk lutung.

    “Tong tarik teuing, sakadang lutung. Lalaluanan ngomongna bisi kadenge ku Patani.”

     “Haduh… ngeunah pisan euy.” sakadang lutung jojorowokan bari atoh ngadahar wortel.

    “Sakadang lutung, ulah gandeng. Sakadang monyet!” Sakadang uncal ngingetan lutung bari was-was.

    DI tukang eun imahna, Patani keur melak binih bawang beureum. Sabot kitu, manehna ngadenge aya sora haliwu ti kebon wortel. Patani geus curigaeun, pasti aya anu maok wortelna.

    “Eh, siganamah aya sora tadi teh ti kebon wortel kuring. Boa-boa aya anu rek maok. Bangkawarah!” ceuk Patani curigauen.

    Barang nepi ka kebon, Patani ambek lantaran ningali wortelna dihakanan ku sakadang lutung jeung uncal.

    “Keur naon maraneh di kebon kuring? Rek maok wortel, nya?” ceuk Patani.

    “Henteu, Patani.” tembal lutung bari reuwas. “Ampun! Kabur!.”

    “Bakat kusieun, sakadang lutung lumpat tarik pisan jeung ninggalkeun sakadang uncal nu acan sadar kapanggih ku Patani.”

    “Rek kamana maneh? Dipeuncit siah ku kuring!” ceuk Patani.

    Sakadang uncal anu karek ngeh nga gorowok. “Sakadang uncal, tungguan kuring.”

    Singkat carita, si uncal dikurung ku Patani pikeun dipeuncit isuk-isuk na. Tangtu bae sakadang uncal ngarasa nalangsa jeung ambek ka si lutung pikeun ninggalkeun manehanana.

    “Duh, Gusti, teu nyangka sacongo buuk. Geuning kuring the bakal pondok umur.” cek lutung bari ambek. “Kabina-bina maneh siah lutung!”

    Ariten the datang sakadang lutung. Si uncal boga ideu jang ngabobodo sakadang lutung nu geus telenges ninggalkeun manehna.

    “Sakadang uncal, keur naon maneh di jero kandang.”

    “Kuring teh rek dikawinkeun ka budakna Patani. Meuni geulis pisan si kembang desa.” tembal uncal.

    “Jadi, maneh the rek dikawinkeun? Moal rek di pencit?”

    “Lain atuh.” Si uncal ngomong bari yakin. “Lamun di pencit, kuring geus paeh titatadi.”

    “Mun kitu mah kuring ge haying. Urang hilian atuh. Kuring nu di jero kandang.” ceuk lutung teu tarima.

    “Ah teu bisa kitu.” tembal uncal ngagogoda.

    “Hilian atuh. engke dibere wortel sakarung.” ceuk lutung.

    “Nya sok atuh ari kitu mah.”

    Jadi dihilian, si lutung terus cicing di jero kandang. Ari si uncal geus asup deui ka jero leuweung. Sakadang lutung bungah di jero kandang lantaran rek dikawinkeun jeung budak Patani. Isukna, sakadang lutung nempo Patani jeung budakna datang nyampeurkeun kurung.

    “Abah, etamah geuning lutung lain uncal.” ceuk budakna Patani.

    “Har, naha jadi lutung? Maeunya urang rek dahar jeung lutung“ ceuk Patani heran. “urang piceun we ka leuweung.”

    Dipiceun ka leuweung, sakadang lutung oge rumasa naon sababna sakadang uncal ngabohong ka manehna. Lantaran manehna geus ninggalkeun uncal dina kaayaan susah. Pas papangih, maranehna silih menta hampura lantaran pada boga salah. Tungtungna maranehna hirup akur sauyunan deui.

    5. Si Kabayan Ngala Tutut

    Berikut adalah cerpen bahasa Sunda karya Karnelia Najmi:

    Si Kabayan Ngala Tutut

     “Kabayan, ulah hees wae atuh beurang teuing. Euweuh pisan gawe si akang mah, ngala-ngala tutut atuh kaditu, jang deungeun sangu.” ceuk Nyi Iteung.

    “Kamana ngalana?” tanya Kabayan.

    “Nu loba tutut mah di sawah nu meunang ngagaru geura sok.”

    Si Kabayan the leos indit neangan sawah anu tos meunang ngagaru. Didinya, katembong tututna loba lantaran caina herang. Jadi, katembong kabeh. Tututna mah loba pating goletak.

    Tapi, barang ditegas-tegas ku si kabayan, katembong kalangkang langit din acai sawah. Manehna ngarasa sieun ningali sawah sakitu jerona. Padahal mah sejengkal-jengkal acan ge henteu jerona. Sing jero soteh kalangkang langit.

    “Iteung, iteung… Ieu sawah jerona mani kabina-bina. Kumaha dialana eta tutut teh?” ceuk si Kabayan dina jero pikirna. “Lamun nepi ka teu beunang, aing era teuing ku si Iteung. Tapina eta tutut osok diala ku jalma-jalma. Ah, dek dileungitan bae ku aing.”

    Geus kitu mah si Kabayan leos ngala leugeut. Barang geus meunang dibeulit keun kana nyere. Dijejeran ku awi panjang. Sabab pikirna rek tikajauhan bae ngala tututna moal deukeut-deukeut sawah. Da sieu ti kacebur.

    Si Kabayan ngadekul ngaleugeutan tutu meh sapoe jeput. Tapi eweuh bebenanganana, ngan ukur hiji dua bae. Kitu oge lain beunang ku leugeut. Beunan sateh lantaran ku baneneran bae.

    Tutut the calangap talapokna, katapelan ku leugeut, tuluy nyakop jadi beunang. Lamun teu kitu mah, luput moal beubeunangan pisan. Sabab, ari di jero cai mah, eta leugeut the teu daekeun napel. Komo deui tutut mah, da aya leuleuran.

    Iteung anu geus ngala salam, sereh, jeung koneng keur ngasakan tutut, nungguan di imah. Lantaran si kabayan acan mulih keneh, disusul bae ku si Iteung ka sawah. Kasampak si Kabayan keur ngaleugeutan tutut.

    “Kabayan, Kabayan, naha ngala tutut mani kudu dileugeutan sagala?” tanya Iteung keuheul.

    “Kumaha atuh da sieun tikecebur akang.” tembal Kabayan “Deuleu tuh tingali ku maneh, mani sakitu jerona. Nepi ka katembong langit.”

    Nyi Iteung bari keuheul,  langsung nyuntrungkeun si kabayan ka gebrus acrub ka sawah.

    “Deet geningan” ceuk Kabayan bari seuri.

    6. Tilu Budak Mabok

    Berikut ini adalah cerpen bahasa Sunda lucu berjudul Tilu Budak Mabok:

    Tilu Budak Mabok

    Dina  waktos harita, aya tilu budak ngora anu keru marabok kaluar tina diskotik. Maranehna keur teu sadar bari sasarandean nyampai di sisi jalan. Panon barereum, awal laleleus, jeung bengeutna nu teu mangrupa lantaran geus ngarinum alkohol.

    Caritana, katilu budak ngora eta erek balalik make mobil taksi. Teu lila dipegat mobil taksi ku salah sahiji budak ngora eta. Si sopir ngerem ngeureunkeun mobil. Si supir asa kumaha ningali penumpang na marabok. Jadi, si sopir ge boga niatan jail ka tilu budak ngora eta.

    “Eh, ieu barudak ngora teh marabok weh pagaweanna.” ceuk sopir bari seuserian di jero hate. “Ku aing heureuyan siah!”

    Panto dibuka, barudak ngora nu marabok arasup ka jero taksi. Di jero taksi, si supir langsung ngahurungkeun mobilna. Eta mobil langsung di gerung-gerung tarik sakedeung. Geus kitu, dipareman deui mobil taksina.

    “Atos tepi a, mangga atuh geura tarurun.” ceuk si supir.

    Teu mikir panjang, barudak nu marabok tadi percaya weh lantaran geus kekeleyeungan. Budak ngora nu ka hiji turun bari mayar. Budah kadua nuturkeun bari nyalaman supir.

    “Nuhun nya pa.” ceuk budak kadua.

    Teu lla, buda nu katilu turun. Tapi manehna turun bari ambeuk-ambeukan jeung nyabok bengeut si supir.

    Si budak katilu ngomong. “Engke deui mah lamun mawa mobil teh ulang sok kekebutan sia teh.” ceuk budak nu katilu baru lelenggutan. “Bahaya. Kalem weh atuh.”

    “Euh, dasar jelema gering siah.” Tembal supir taksi na.

    7. Cerpen Bahasa Sunda Tema Keluarga dan Penyesalan

    Berikut adalah cerpen bahasa Sunda bertema keluarga dan penyesalan:

    Aya hiji budak, kalakuana baong pisan. Si budak hese teu daek dipapatahan. Padahal mah, pas SD budakna teh bageur pisan. Pas asup SMP, eta budak jadi goreng adat. Unggal isuk mun indit sakola malah mengkol ka warna bari maen game. Sapopoe kitu we jeung kitu.

    Kolotna oge teu apaleun budakna sok  mabal ti sakola. Tepi ka apalna dibejaan ku guru si budak.

    “Assalamualaikum,” guru nelpon ka indung budak. “Bu, kunaon murangkalih tara lebet ka sakola?”

    Indung si budak rada reuewas. “Naha, da Ujang mah unggal enjing angkat bae sakola. Kamana bae atuh budak teh nya?”

    “Aya wartos murangkalih ibu the ka mengkol ka warnet bolos maen game.” ceuk guru. “Kukituna mah nyuhunkeun bantosan sareng bimbingan ti ibu, supaya putrana rajin deui sakola.”

    “”Muhun, ibu, ku abdi bade dipapatahan.” tembal indung si budak.

    Apal kitu, peutingna indung budak teh ngabejakeun kalakukan budakna ka bapana. Bapana ngadatangan si budak ka kamarna.

    “Jang,” saur bapana.

    “aya naon pa?” tembal si budak.

    “Ujang teh sok bolos sakola na? tanya pun bapa. “kunaon jang?”

    “Muhun pa.” ceuk si budak, tiis. “lier ah diajar bae pak.”

    Dinasehatan ku bapana, teuing asup kanu ceuli si budak atawa henteu. Tapi saprak eta, ku kolotna sok diingetan wae. Tepi tiap dibere nyaho, si budak nembal wae jeung bari make bahasa kasar ka indungna tepi ka ceurik.

    Di satu waktu, indung jeung si budak parea-rea omong. “Jang, ari ujang nyaah ka mamah?” ceuk indungna bari ceurik. “ari nyaah mah cik nurut saeutikmah. Sakola nu beuneur. Cing pinter, cing bageur.

    Si ujang teu ngajawab. Biwirna cicing bae teu nembal deui. Isukna, si budak indit ka sakola. Acan nepi ka sakola, aya beja si budak katabrak ku mobil tepikeun kamaot na. Si indung jeung bapa kacida reuwas teu nyangka budakna pondok umur.

    Didinya arurang diajar lamun jadi jalma kudu hormat ka kolot, dengekeun nasehatna, jauhan kalakuan goreng jang bekel ka akherat engke.

    8. Cerpen Bahasa Sunda Kaduhung

    Berikut adalah cerpen bahasa Sunda berjudul Kaduhung:

    Dina hiji carita, aya 2 hileud anu cicing di leuweung. Hileud kahiji ngarana Hica. Polahna meni bageur. Hiji deui ngarana Kora, anu sombong jeung sok nyirikan batur. Pas Hica keur neang dahareun, manehna papanggih jeung Kora.

    “Hey Kora, tiasa abdi nyuhungkeun sakeudik tuangeunana?”

    “Ieu mah dahareun urang. Mun erek dahareun, neangan sorangan!” tembal Kora.

    “Enya atuh.” ceuk Hica, manehna indit neang dahareun bari kaduhung.

    Dina hiji waktos, bakal aya pesta leuweung anu meriah. Kabeh sato diundang jang datang ka pesta eta. Isukna, kadenge bungahna sato-sato.

    “Pasti loba dahareun. Simkuring bisa tuang sapuas na.” ceuk Tiko si londok.

    Si Hica seuri ngadenge sobat-sobatna aratoh dina pesta.

    “Tong lebay. Ieu mah pesta leutik.” ceuk Kora ngaremehkeun. “tinggali weh, engke urang rek ngajieun pesa anu leuwih gede.”

    “Kora, ulah nyarios kitu ah.” ceuk Hica.

    “Bae weh.” tembal Hica.

    Sababaraha poé sanggeusna, Hica jeung Kora jadi cacaka. Aranjeunna hirup salaku cacaka biasa. Sababaraha minggu ti harita, maranehna kaluar tina kepompong na jadi kukupu. Teu disangka-sangka, jangjang Kora warnana luntur. Ari jangjang Hica caang, warna-warni jeung endah.

    “Wah, teu nyangka jangjang maneh leuwih caang jeung alus.” ceuk Kora keheul ku jangjangna sorangan. “Ari anu urang mah warnana luntur. Cigana mah gara-gara urang nu jadi hileud angkuh. Kaduhung”

    “Henteu Kora,” ceuk Hica, teu satuju. “Jangjang anjeun ge alus da. Tapi ulah diulangi deui sifat-sifat angkuh ka batur. Anjeun kudu jadi kupu-kupu anu bageur.”

    Tina caria di  luhur, arurang tong gede hulu jeung kudu paduli ka kabehan. Sabab, kabeh kalakuan pasti alya balasanna.

    9. Tugas ti Sakolaan

    Di bawah ini adalah cerpen bahasa Sunda karya Kustian:

    Tugas ti Sakolaan

    Dina dinten minggu anu kalangku, simkuring sareng rerencangan cenah kudu ngadamel kue jang tugas kerja kelompok di sakola. Abid, Susi, jeung Rani babarengan minangka hiji kelompok.

    Disakola keneh, simkuring atos usul kanggo ngadamel kue bolu. Rerencangan anu laina satuju kana usul simkuring. Ku sabab, salian gamping ngadameulna, bahan-bahana oge kawilang gampil dipilarian. Hargana oge mirah.

    Enjingna jam 4 sore, simkuring sareng dua rerencangan atos ngumpul sadayana. Kuring, Susi, jeung Rani ngadamel kue babarengan di bumi. Samemehna, artos atos disiapkeun, oge sareng parabotan masakna.

    Teu kedah ngantosan lami, Susi jeung Rani meser bahan-bahanana di warung. Warungna teu tebih ti bumi. Ari simkuring ngantosan di bumi sabari nyiapkeun alat-alat. Teu lami, Susi jeung Rani mulih ti warung.

    “Hayu buru, urang geura langsung bae ngadamel kuehna bisi kabujeng magrib!” ceuk kuring. Kueh bolu teh dipidamel kutiluan. Teu hilap dibantosan oge ku pun ibu, masihan terang kumaha cara-carana.

    Adonan bolu nu tos didamel langsung di kana oven keun. Sabari ngantosan, kuring jeung rerencangan teh ngarobrol heula di payuneun bumi. Teu lami kadangu sora, “Tuh geura angkat kue bolu na, bisi kaburu tutung!” Saur ibu ti jero bumi.

    Kuring, Susi jeung Rani lulumpatan bari ningali kuena. Kue na sae pisan geuning bentuk na. waktos di cobian oge sakedik, “Wah ,mani karaos pisan rasana.”

    Enjingna kuring nyandak kueh bolu nu tos didamelkeun ka sakola, kelompok kuring katingali bungah pisan, margi tiasa diajar ngadamel kue.

    10. Cerpen Bahasa Sunda Angga vs Serigala

    Di bawah ini adalah cerpen bahasa Sunda berjudul Angga vs Serigala:

    Angga budak tukang ngangon sapi. Manehna geus teu sakola lantaran dititah ku kolotna jadi pangangon sapi ngaganti bapana. Saban poe manehna sok ngilu jeung bapana ka tengalan anu tempatna lumayan jauh ti lembur. Lamun manehna keur sorangan di tegalan, karasa pisan tiiseun ti isuk nepi ka beurang teh asa lila pisan.

    Kahayangna mah aya anu ngabaturan. Batur ngobrol atawa heuheureuyan. Angga ngalamun. “Siganamah bakal rame lamun aya serigala anu erek moro sapi anu lumayan kieu lobana. Tuluy kuring nga gorowok. Heug jalma salembur teh lalumpatan kadieu rek maehan si serigala. Wah resep sigana teh. Rame weh pokonamah.”

    Si Angga ngapraktekkeun eta idena. Angga jojorowokan menta tulung ka jalma salembur bari nyumput dina tangkal kai gede. “Serigala! Serigala! Tulung, aya serigala!”

    Jalma salembureun lulumpatan bari mamawa senjata jang nulungan si Angga. Barang nepi ka tegalan, jalma salemburen bingung da eweh serigala, ngan aya sapi nu keur jongjon nyatu.

    Ari ajang kaluar dina tukang tangkal kai bari seuseurian “etamah herey hungkul. Da abdi teh hoyong terang kumaha lamun simkuring menta tulung.”

    Jalma anu rea keuheul ka Angga bari baralik deui ka lembur. Sakali mangsa, serigala teh bener-bener aya. Nyusup ka tengah rombongan sapi. Angga langsung ngagorowok satarikna Leuwih tarik tinu harita. “Serigala! Tulung aya serigala!”

    Kadengeun ku jalma salembur tapi ceuk maranehna si Anggamah heureuy. “ayeuna mah moal kabobodo deui.”

    Teu ereun serigala na moro hiji-hiji sapi nu si Angga. Euweuh hiji-hiji acan jalma anu datang nulungan Angga. Ari pas sore sapi dibawa ka kandang na, Angga ngumpulkeun anu aya ngan sabaraha deui. Angga ceurik. Nya era oge. Tapi manehna geus narima pangajaran dina eta kajadian.

    Sudah Tahu Seperti Apa Cerpen Bahasa Sunda?

    Itulah beberapa contoh carita pondok (carpon) yang menarik untuk dibaca. Selain itu, beberapa carita pondok di atas juga memiliki pesan moral dan sebagai pengingat untuk berbuat baik dalam hidup. Jadi, semoga bisa terhibur dan dapat memetik pelajaran lewat cerpen bahasa Sunda yang ada di dalam artikel ini.

  • 15 Contoh Teks Biografi Singkat Tokoh Inspiratif, untuk Dijadikan Referensi

    15 Contoh Teks Biografi Singkat Tokoh Inspiratif, untuk Dijadikan Referensi

    Tahukah kalian? Ada berbagai jenis teks yang berbeda yang bisa kalian temukan di buku, koran, maun di media cetak. Salah satu yang familiar adalah teks biografi yang termasuk teks naratif untuk menceritakan kisah suatu tokoh. Untuk memahami isi teks tersebut, simak beberapa contoh teks biografi beserta pengertian dan strukturnya. 

    Pengertian Teks Biografi

    Teks biografi merupakan tulisan mengenai riwayat hidup suatu tokoh yang dianggap penting dan dikenal secara luas. Tulisan ini mencakup pandangan hidup, permasalahan, hingga kisah kesuksesan yang dicapai. 

    Teks biografi ditulis oleh seseorang untuk menggambarkan kisah para tokoh agar dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang. 

    Mengenal Struktur Teks Biografi

    Sebelum memulai untuk menulis teks biografi, Anda harus mengenal struktur penulisan teks biografi untuk membangun isi cerita yang inspiratif. Terdapat 3 bagian dalam struktur teks biografi, yaitu orientasi, urutan peristiwa penting dan masalah, serta reorientasi. Berikut penjelasannya:

    1. Orientasi

    Orientasi adalah struktur teks biografi pertama yang berisi pengenalan tentang tokoh yang akan diceritakan. Informasi pada bagian ini mencakup penjelasan mengenai siapa, kapan, dimana, dan bagaimana. Penulis harus memasukkan informasi mengenai tokoh, seperti nama, tempat tanggal lahir serta latar belakang keluarga.  

    2. Urutan Peristiwa

    Urutan peristiwa merupakan serangkaian pengalaman yang pernah dialami oleh tokoh. Hal-hal yang perlu diceritakan dalam urutan peristiwa meliputi peristiwa-peristiwa menarik, permasalahan yang pernah dihadapi, hingga bagaimana mencapai puncak kesuksesan.

    3. Reorientasi

    Reorientasi merupakan struktur terakhir dalam penulisan teks biografi. Struktur ini biasanya berisi kesimpulan atau pandangan penulis terhadap tokoh yang diceritakan. Bagian ini akan memudahkan pembaca dalam memahami pembelajaran atau teladan yang bisa diambil dari tokoh tersebut. 

    Contoh Teks Biografi Tokoh Inspiratif Nasional dan Dunia

    Berikut ini adalah 15 contoh teks biografi beserta strukturnya yang bisa kamu jadikan sebagai referensi dalam pembuatan teks biografi. Yuk, simak lebih lanjut!

    1. Contoh Teks Biografi Ir. Soekarno 

    Orientasi:

    Ir. Soekarno adalah salah satu pahlawan nasional dan menjadi nomor satu di Indonesia. Ia adalah Presiden RI pertama. Perjalanan hidupnya yang inspiratif dituangkan ke dalam biografi yang lengkap mengenai dirinya. 

    Ir. Soekarno memiliki nama asli Koesno Sosrodihardjo yang nama lahir pada 6 Juni 1901 di Surabaya. Ir. Soekarno merupakan presiden pertama Republik Indonesia yang akrab dipanggil Bung Karno. Ia wafat pada tanggal 21 Juni 1970 di Jakarta pada usianya yang ke-69. Jasadnya dimakamkan di Blitar, Jawa Timur.

    Urutan Peristiwa:

    Bung Karno tinggal di Tulungagung, Jawa Timur bersama kakeknya. Masa kecilnya tidak dihabiskan bersama kedua orang tuanya. Soekarno sempat bersekolah di Tulungagung, namun tidak bisa menyelesaikannya dikarenakan kembali ikut dengan orang tuanya yang tinggal di Mojokerto.

    Tahun 1915, Bung Karno berhasil menyelesaikan pendidikannya di Europeesche Lagere School dan selanjutnya tinggal bersama H.O.S Cokroaminoto yang merupakan teman dari ayah Soekarno. Bersama H.O.S Cokroaminoto, Bung Karno mulai mengenal dan mempelajari dunia politik.

    Beliau lulus dari Hogere Burger School pada tahun 1921. Lalu, Bung Karno pindah ke Bandung untuk melanjutkan pendidikannya mengambil jurusan teknik sipil di Technische Hoogeschool. Tempat ini dikenal dengan ITB (Institut Teknologi Bandung) saat ini. Beliau berhasil memperoleh gelar insinyur pada 25 Mei 1962.

    Reorientasi:

    Hingga saat ini, sosok Ir. Soekarno atau Bung Karno masih sangat melekat di hati masyarakat Indonesia. Perjuangan dan keteguhannya dalam mewujudkan kemerdekaan negara Indonesia bersama patut menjadi inspirasi perjuangan untuk para pemuda-pemudi saat ini.

    2. Contoh Teks Biografi Dr. Drs. H. Mohammad Hatta

    Orientasi:

    Dr. Drs. H. Mohammad Hatta atau yang akrab dikenal dengan Bung Hatta adalah wakil presiden pertama Indonesia. Selain itu, beliau adalah seorang pejuang, negarawan, dan juga ekonomi. 

    Sosok pemimpin bangsa ini lahir pada 12 Agustus 1902 di Bukittinggi, Sumatera Barat. Beliau adalah anak ke-2 dari pasangan Muhammad Djamil dan Siti Saleha. Bung Hatta menikah dengan Rahmi Rachim pada 18 November 1945. 

    Setelah 3 hari menikah mereka pindah dan tinggal di Yogyakarta. Pernikahannya dengan Rahmi dikaruniai tiga orang anak perempuan bernama Meutia Farida Hatta, Gemala Rabiah Hatta, dan Halida Nuriah Hatta.

    Kemudian, pada tanggal 14 Maret 1980, Bung Hatta meninggal dunia pada usia 77 tahun di Jakarta. 

    Urutan Peristiwa:

    Mohammad Hatta menjadi wakil presiden pertama di Indonesia bersama presiden Ir. Soekarno. Ia berperan aktif dalam membantu Presiden Soekarno beserta para pendiri bangsa untuk mengawal Indonesia sampai mencapai kemerdekaan.

    Selain menjabat sebagai wakil presiden, Bung Hatta juga menjabat menjadi perdana menteri dalam Kabinet Hatta I-II dan RIS. Setelah itu, beliau mengundurkan diri sebagai Wakil Presiden akibat perselisihan paham dengan Presiden Soekarno pada tahun 1956.

    Mohammad Hatta merupakan sosok yang memiliki kegemaran membaca dan dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia. Beliau juga menggalakkan ekonomi dengan semangat gotong royong pada masyarakat. 

    Koperasi ini kemudian menjadi pilar ekonomi di desa dan sekitarnya untuk memberdayakan kesejahteraan ekonomi dan pangan.

    Reorientasi:

    Atas jasanya, nama Bung Hatta dan Ir. Soekarno diabadikan dalam nama sebuah bandar udara Internasional yaitu Bandara Soekarno-Hatta yang terletak di Tangerang, Banten, Indonesia. Nama beliau juga diabadikan sebagai nama sebuah jalan yang diberi nama Mohammad Hatta Straat di kawasan Harlem, Belanda.

    3. Contoh Teks Biografi Jenderal Soedirman

    Orientasi:

    Jenderal Soedirman merupakan pahlawan nasional yang lahir pada tanggal 24 Januari 1916 di Purbalingga. Beliau lahir dari keluarga biasa dan diadopsi oleh pamannya yang seorang priyayi, seseorang dengan kelas sosial dalam golongan bangsawan.

    Peristiwa Penting:

    Semasa hidupnya, Jenderal Soedirman dikenal sebagai pemuda yang aktif dan sering mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Bahkan ia pun sudah menunjukkan jiwa-jiwa kepemimpinannya ketika duduk di sekolah menengah.

    Pada tahun 1944, beliau membuat keputusan untuk bergabung dengan Pembela Tanah Air (PETA). Kemudian, ia dipercaya menjadi Komandan Batalyon Banyumas. Ketika menjadi seorang komandan, Jenderal Soedirman bersama dengan timnya membuat rencana untuk melancarkan sebuah pemberontakan.

    Pada akhirnya, Jenderal Soedirman diasingkan di Bogor akibat dari pemberontakan tersebut. Sementara itu, Jenderal Soedirman diangkat menjadi Panglima Besar pada tahun 1984. Ia mulai dikenal keberadaannya ketika Perang Gerilya yang berlangsung pada tanggal 1 Maret 1949.

    Reorientasi:

    Jenderal Soedirman wafat pada umurnya yang ke-34 tahun di Magelang pada tanggal 29 Januari 1950. Karena semangatnya untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemerdekaan bangsa Indonesia, jasa Jenderal Soedirman pun masih dikenang hingga sekarang.

    4. Contoh Teks Biografi BJ Habibie

    Orientasi: 

    BJ Habibie memiliki nama lengkap Prof. Dr (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie. Presiden Republik Indonesia yang ke-3 ini lahir pada 25 Juni 1936 di Parepare, Sulawesi Selatan. Selain itu, BJ Habibie juga pernah menjabat sebagai wakil presiden RI ketujuh.

    Habibie lahir dari pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan Raden Ayu Tuti Marini Puspowardojo. Ibunda Habibie berasal dari Jawa, sedangkan ayahnya berasal dari Parepare. Sejak kecil, beliau sudah memiliki ketertarikan pada ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama fisika. 

    Urutan Peristiwa:

    Habibie menempuh perguruan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan teknik mesin selama 6 bulan. Kemudian, pada tahun 1955, beliau melanjutkan pendidikan ke Jerman di Rheinisch Westfälische Technische Hochschule. Butuh waktu hingga 10 tahun bagi Habibie muda untuk menuntaskan studi S1 sampai S3 di Aachen, Jerman.

    Tak seperti kebanyakan mahasiswa yang memperoleh beasiswa ke luar negeri, uang kuliah Habibie dari S1 dan S2 selalu dibiayai oleh ibundanya. Perjuangan Ibu Tuti untuk membayar biaya kuliah Habibie berasal dari usaha katering dan menyewa rumah di Bandung.

    Selama Habibie kuliah di Fakultas Teknik Mesin, ia terus menekuni bidang desain dan konstruksi pesawat terbang. Beliau membutuhkan waktu sekitar 5 tahun untuk menyelesaikan studi di Jerman dan meraih gelar Diploma-Ingenieur atau diploma teknik dengan predikat cumlaude atau predikat terbaik.

    Reorientasi:

    Pada tahun 1962, Habibie menikah dengan Ibu Hasri Ainun Besari yang merupakan teman semasa di bangku SMA. Kemudian, ia melanjutkan program doktoral dengan mengajak istrinya untuk tinggal bersama di Jerman.

    Pada saat itu, Habibie harus bekerja keras untuk membayar uang kuliah sekaligus biaya kebutuhan rumah tangga. Semasa hidupnya, Habibie telah berkontribusi banyak bagi bangsa Indonesia. Namanya selalu menjadi inspirasi dan teladan untuk generasi muda. 

    5. Contoh Teks Biografi RA Kartini

    Orientasi:

    Raden Adjeng Kartini atau biasa dikenal dengan Raden Ayu Kartini merupakan Pahlawan Nasional Indonesia. Ia lahir pada 21 April 1879 di Jepara dan meninggal pada tanggal 17 September 1904 di Rembang, Jawa Tengah, saat usianya masih muda, yaitu 25 tahun. Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitaan wanita pribumi. 

    Urutan Peristiwa:

    Raden Ayu Kartini adalah seorang wanita yang berasal dari kelas bangsawan Jawa. Ayahnya bernama Ario Sosroningrat. Pada saat itu, ayahnya merupakan seorang patih yang diangkat menjadi bupati Jepara segera ketika Kartini lahir.

    Ibu dari Kartini adalah putri dari istri pertama sang bangsawan, namun bukan istri utama. Nama ibu Kartini adalah M.A. Ngasirah yang merupakan anak dari Kyai Haji Madirono dan Nyai Haji Siti Aminah. Keduanya adalah tokoh agama di Teluk Awur, Jepara.

    Ayah Kartini dulunya adalah seorang wedana di Mayong. Ia menikah lagi dengan RA Woerjan yang merupakan keturunan langsung dari Raji Madura. Pernikahan tersebut dilakukan karena peraturan Hindia yang mewajibkan seorang bupati memiliki istri dari garis bangsawan. Sementara M.A Ngasirah bukanlah keturunan bangsawan. 

    Silsilah keluarga Kartini bisa ditelusuri hingga Hamengkubuwono VI. Garis kebangsawan Sosroningrat dapat dilacak kembali dari istana Kerajaan Majapahit. Leluhur Sosroningrat menjabat banyak posisi berpengaruh di Pangreh Praja sejak Pangeran Dangirin menjadi bupati di Surabaya pada abad ke-18.

    Kartini adalah anak ke 5 dari 11 bersaudara kandung maupun tiri. Sampai usia dua belas tahun, Kartini mengenyam pendidikan di Europese Lagere School (ELS). Pelajaran yang digemari oleh Kartini adalah Bahasa Belanda. Setelah usia 12 tahun, ia dilarang meninggalkan rumah karena sudah dipingit.

    Karena Kartini memiliki keahlian dalam berbahasa Belanda, ia mulai belajar sendiri dan mengirim surat kepada sahabatnya yang berasal dari Belanda. Rosa Abendanon adalah salah satu sahabat Kartini yang banyak mendukungnya. Kartini mulai tertarik pada kemajuan pola pikir perempuan Eropa.

    Pada saat itu, Kartini memiliki cita-cita untuk memajukan pemikiran perempuan pribumi seperti Eropa. Menurut pandangannya pada perempuan pribumi di era Hindia Belanda berada pada status sosial yang cukup rendah.

    Kartini yang kala itu berusia 24 tahun sudah tidak ingin lagi meneruskan studi menjadi guru di tanah Betawi. Dalam sebuah surat kepada Ny. Abendanon, Kartini menyebutkan bahwa sudah tidak ada lagi niat untuk meneruskan studi. Padahal pihak pemerintah sudah membuka peluang untuk Kartini agar bisa belajar. 

    Reorientasi:

    Pandangan Kartini terhadap budaya dan adat Jawa menjadi lebih toleran saat menjelang hari pernikahannya. Ia berpendapat bahwa pernikahannya mendatangkan berkah tersendiri untuk dapat mewujudkan impiannya mendirikan sekolah bagi perempuan pribumi di era pemerintahan Hindia Belanda.

    Dalam suratnya, Kartini menceritakan bahwa suaminya mendukung penuh atas keinginannya. Ia ingin sekali memajukan sekolah bagi para perempuan pribumi agar memiliki pengetahuan yang luas. Suami Kartini juga ingin ia bisa menulis sebuah buku yang menarik dan bermanfaat untuk para generasi perempuan.

    6. Contoh Teks Biografi Albert Einstein

    Orientasi:

    Albert Einstein lahir pada tanggal 14 Maret 1875 di Jerman. Pria jenius ini terlahir dari pasangan Hermann Einstein dan Pauline. Nama Albert Einstein terkenal karena diakui sebagai seorang fisikawan jenius sepanjang masa. Bahkan, bisa dikatakan bahwa Einstein menjadi fisikawan yang sangat berpengaruh di abad 20. 

    Urutan Peristiwa:

    Albert Einstein memiliki masa kecil yang kurang baik. Ia sering dianggap sebagai anak dengan sindrom autisme karena keterbelakangan yang ia miliki. Ia memiliki kemampuan bicara yang sedikit lambat dari anak seusianya. Selain itu, ia pun cenderung sangat pendiam, terlebih lagi suka sekali menyendiri. 

    Ketika usia 5 tahun, Einstein kecil menempuh pendidikan pertamanya di sebuah Sekolah Dasar Katolik di Kota Munich. Di usia yang masih belia itu, Einstein mulai memunculkan ketertarikannya pada bidang ilmu fisika. Saat itu, sang Ayah memberikan hadiah sebuah kompas. Ia sangat terpesona pada hadiah tersebut.

    Albert Einstein menjadi sangat tertarik untuk terus mempelajari dan memahami tentang berbagai hal yang berkaitan dengan dunia fisika. Ia mulai mengasah pengetahuannya dan ingin mengetahui apa saja misteri yang ada di dalam semesta ini.

    Reorientasi:

    Dari kisah hidup Albert Einstein, terdapat banyak sekali pelajaran yang bisa diambil. Einstein yang dulunya sering diejek karena keterbelakangannya, sekarang ia dikenal banyak masyarakat sebagai manusia paling jenius dalam bidang fisika. Ia tidak pernah pantang menyerah terhadap apapun kegagalan yang ada dalam hidupnya. 

    7. Contoh Teks Biografi Bill Gates

    Orientasi:

    Bill Gates memiliki nama lengkap William Henry Gates, ia adalah sosok dibalik berdirinya Microsoft. Lelaki ini lahir pada tanggal 28 Oktober 1955 di Seattle, Washington, Amerika Serikat. Bill Gates menjadi orang terkaya di dunia dari tahun 1995-2009 

    Pada usianya yang ke-13 tahun, Bill Gates menempuh pendidikan di Lakeside School. Kemudian, ia mulai mengenal komputer pada tahun 1986. Pada saat itu, ia mulai mempelajari penggunaan komputer dan bahasa pemrograman komputer dalam waktu yang sangat singkat.

    Bill Gates juga sangat senang menghabiskan waktu di depan komputer untuk bermain, menulis program, dan mempelajari banyak hal lainnya. Ia memang memiliki kecerdasan yang cukup tinggi dari anak seusianya. Kejeniusan yang ada di dalam otak Bill Gates membuat dirinya pintar dalam bidang akademis.

    Urutan Peristiwa:

    Pada tahun 1975, Bill Gates berhasil mendirikan Microsoft dengan Paul Allen yang merupakan teman baiknya. Ia berpendapat bahwa perubahan teknologi akan semakin berkembang dan berpengaruh di masa yang akan datang. 

    Sekitar tahun 1990, Bill Gates merilis sistem operasi perangkat lunak yang sangat sukses di pasaran internasional. Sayangnya, Bill Gates mendapatkan reputasi yang kurang baik dalam karirnya. Ia bahkan melakukan beberapa kali kesalahan dalam mengembangkan bisnisnya.

    Dalam kehidupan pribadinya, Bill Gates menikah dengan Melinda French pada Januari 1994. Pernikahan mereka dikarunia tiga orang anak bernama Jennifer Katherine Gates, Rory John Gates, dan Phoebe Adele Gates.

    Reorientasi:

    BIll Gates tetap menjadi sosok yang dermawan dan tidak sombong meskipun dinobatkan menjadi orang terkaya sedunia. Hal ini dibuktikan dari berdirinya yayasan sosial yang ia bangun bersama istrinya, yaitu Bill & Melinda Gates Foundation yang memperhatikan penderita AIDS dan kepedulian pada dunia.

    8. Contoh Teks Biografi Steve Jobs

    Orientasi:

    Steve Jobs yang memiliki nama lengkap Steve Paul Jobs, adalah co-founder dan CEO Apple Inc. Ia lahir di San Fransisco, California pada tanggal 24 Februari 1955. Steve adalah sosok yang hebat dengan karya-karyanya dalam bidang teknologi.

    Urutan Peristiwa:

    Kemampuan Steve Jobs sudah terlihat semenjak ia duduk di bangku sekolah. Pada saat itulah ia bertemu dengan Steve Wozniak yang juga memiliki kesamaan minat dalam bidang elektronik.

    Pada tahun 1976, ia bersama Wozniak dan Ronald Wayne mencetuskan Apple pertama kali dengan nama Apple Computer Co. Komputer yang dibuat pada saat itu diberi nama sebagai Apple I. Selanjutnya pada tahun 1977, mereka mengenalkan Apple II pada masyarakat. 

    Perusahaan tersebut semakin berkembang hingga merilis produk-produk inovatif seperti Macintosh dan iMac. Steve meninggalkan Apple pada tahun 1985, tetapi kembali pada tahun 1997 untuk menjadi pimpinan perusahaan teknologi terbesar di dunia. Ia memperkenalkan produk lain seperti iPod, iPhone, dan iPad. 

    Sosok Steve Jobs menjadi panutan dan sangat dikagumi oleh masyarakat dengan sifat kegigihan dalam mengembangkan teknologi. Bahkan, ia mendapatkan julukan sebagai reality distortion field pada saat itu.

    Reorientasi:

    Steve Jobs berpulang pada usia 56 tahun. Ia berusaha sekuat tenaga untuk melawan penyakit kanker pankreas yang dideritanya dalam beberapa tahun terakhir. Berita mengenai kematian Steve Jobs diumumkan pada oleh pimpinan Apple pada 5 Oktober 2011.

    9. Contoh Teks Biografi Joko Widodo

    Orientasi:

    Ir. H. Joko Widodo atau yang akrab dengan sapaannya Pak Jokowi adalah Presiden ke-7 Republik Indonesia. Beliau mulai menjabat sejak 20 Oktober 2014. 

    Sosoknya mulai dikenal ketika ia menjadi Wali Kota Surakarta (Solo). Kemudian, karir politiknya dilanjutkan menjadi Gubernur DKI Jakarta bersama Basuki Tjahaja Purnama sebagai wakil gubernur.

    Pria yang memiliki nama kecil Mulyono ini lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961 dari pasangan Noto Mihardjo dan Sujiatmi Notomihardjo. Sebagai anak tertua dari 4 bersaudara, Jokowi dibesarkan di tengah keluarga yang menjunjung tinggi nilai kesopanan dan kesederhanaan.. 

    Jokowi menikah dengan Ibu Iriana di Solo pada 24 Desember 1986. Dari pernikahannya, ia dikaruniai tiga anak, yaitu Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangarep. 

    Urutan Peristiwa:

    Jokowi kecil mengawali pendidikannya di SD negeri 112 Tirtoyoso di Solo. Setelah itu, beliau melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Surakarta dan SMA Negeri 6 Surakarta. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta menjadi pilihannya untuk meneruskan studi ke perguruan tinggi. 

    Berbagai penghargaan telah diraih oleh Jokowi hingga sekarang seperti menjadi salah satu dari “10 Tokoh 2008” oleh Majalah Tempo. Selain itu, atas keberhasilan pemberdayaan pedagang kaki lima, ia mendapatkan penghargaan internasional dari Kemitraan Pemerintahan Lokal Demokratis Asia Tenggara (Delgosea).

    Pada 12 Agustus 2011, Joko Widodo juga memperoleh penghargaan Bintang Jasa Utama. Penghargaan ini merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada warga negara sipil atas prestasinya sebagai kepala daerah mengabdikan diri untuk rakyat.

    Keberhasilan kepemimpinannya di kota Surakarta membuat Jokowi dinobatkan sebagai walikota terbaik ke-3 di dunia pada Januari 2013. Dalam masa kepemimpinannya sebagai walikota, Surakarta menjadi kota yang paling bersih dari korupsi dan mempertahankan nilai seni dan budaya.

    Reorientasi:

    Terpilih dalam Pemilu Presiden 2014, Joko Widodo mencetak sejarah dengan menjadi Presiden Indonesia yang bukan berasal dari latar belakang elite politik atau militer Indonesia. Ia terpilih bersama Muhammad Jusuf Kalla sebagai wakil presiden dan kembali terpilih bersama wakil presiden Ma’ruf Amin dalam Pemilu Presiden 2019.

    10. Contoh Teks Biografi Dewi Sartika

    Orientasi:

    Dewi Sartika adalah seorang putri dari pasangan priyayi bernama Raden Rangga Somenagara dan Raden Ayu Rajapermas. Ia lahir pada tanggal 4 Desember 1884. Orang tua Dewi Sartika ingin memiliki seorang putri yang berpendidikan. Walaupun pada kala itu bukan merupakan hal yang sesuai dengan adat. 

    Dewi Sartika diasuh oleh paman yang merupakan seorang Patih Cicalengka setelah ditinggal oleh sang Ayah. Dari pamannya, Dewi Sartika mengetahui asal usul Sunda dan pengetahuan mengenai budaya barat.

    Urutan Peristiwa:

    Semasa kecil, Dewi Sartika sangat tertarik dengan dunia pendidikan. Sejak usianya 10 tahun, ia sudah mengajar anak-anak yang ada di Cicalengka. Dewi Sartika mengajari anak-anak untuk bisa membaca, menulis, dan berbicara menggunakan Bahasa Belanda.

    Kemudian, pada tahun 1902, Dewi Sartika meyakinkan pamannya untuk mendirikan sebuah sekolah perempuan. Akhirnya, ia mewujudkan mimpinya untuk mendirikan Sakola Istri, yaitu sekolah pertama di Hindia Belanda yang berdiri pada tahun 1904.

    Niat baik Dewi Sartika ini mendapatkan dukungan positif dari berbagai pihak. Atas jasa beliau di bidang pendidikan, Dewi Sartika diberi anugerah Bintang Jasa oleh pemerintahan Hindia Belanda.

    Reorientasi:

    Hingga saat ini, jasa yang dilakukan oleh Dewi Sartika tidak bisa dilupakan dan menjadi inspirasi serta harapan masyarakat Indonesia. Ia sangat berfokus untuk memajukan pendidikan para perempuan negeri untuk mewujudkan cita-citanya.

    11. Contoh Teks Biografi Mark Zuckerberg

    Orientasi:

    Mark Zuckerberg merupakan seorang pemuda kebangsaan Amerika. Ia lahir pada 14 Mei 1984 di kota White Plains, New York, USA. Pemuda dengan nama asli Mark Elliot Zuckerberg terkenal sebagai CEO sekaligus pendiri salah satu di antara situs jejaring sosial yang terpopuler sekarang, yakni Facebook.

    Urutan Peristiwa:

    Mark melanjutkan pendidikannya ke Harvard University setelah lulus dari Phillips Exeter Academy. Ini adalah awal mula Mark menemukan ide untuk membuat Facebook. Ia mendapatkan ide untuk membuat buku direktori mahasiswa secara online sebagai tempat pertemanan di antara mereka. 

    Namun, Harvard selalu menolak setiap kali ia menawarkan diri untuk membuat direktori tersebut. Meski mendapatkan penolakan, Mark tidak pantang menyerah. Dirinya selalu mencari cara untuk mewujudkan apa yang menjadi keinginannya tersebut. 

    Setelah dua tahun kuliah di Harvard, Mark menyabotase data mahasiswa dan memasukkannya ke situs yang telah dibuat bernama Facemash. Sayangnya, pihak Harvard mengetahui kejadian ini dan Mark diperkarakan karena telah mengambil data tanpa izin. Alih-alih kapok, ia justru membuat situs baru dengan nama Facebook.

    Pengguna Facebook sudah mencapai 1 juta pengguna hanya dalam waktu satu tahun saja. Facebook memiliki banyak fitur di dalamnya yang membuat daya tarik tersendiri bagi penggunanya. Mark akhirnya mengembangkan Facebook dan memutuskan drop out dari Harvard. 

    Reorientasi:

    Di usianya yang baru 35 tahun, Mark Zuckerberg dinobatkan sebagai The Youngest ‘Self-made’ Billionaire on the Planet. Sebelumnya, ia hanya berniat membuat Facebook untuk membantu orang-orang. Namun sebaliknya, aplikasi Facebook tidak hanya membantu banyak orang, namun sekaligus membuat Mark Zuckerberg semakin kaya.

    12. Contoh Teks Biografi KH. Hasyim Asy’ari

    Orientasi

    KH. Hasyim Asy’ari adalah pendiri Pesantren Tebu Ireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.  Beliau lahir pada 14 Februari 1871 di Tambakrejo, Jombang. Beliau dikenal sebagai tokoh ulama, pejuang, serta pahlawan nasional yang menjadi salah satu tokoh besar Indonesia pada abad ke 20.

    Hasyim Asy’ari merupakan anak ketiga dari sebelas bersaudara. Beliau adalah anak dari pasangan Kiai Asy’ari dan Nyai Halimah. Sejak kecil, Hasyim Asy’ari mulai mempelajari berbagai dasar ilmu keagamaan dari sang ayah. Ia sudah berkelana ke berbagai pesantren sejak usia nya masih 15 tahun.

    Urutan Peristiwa:

    Ketika usianya 21 tahun, Hasyim Asy’ari menikah dengan Nafisah yang merupakan salah seorang putri Kiai Ya’qub. Pernikahan tersebut dilangsungkan pada tahun 1892. Tak lama kemudian, Hasyim Asy’ari melanjutkan mencari ilmu di Kota Makkah. Kesempatan ini digunakan untuk mendalami ilmu pengetahuan, terutama ilmu hadis. 

    Pada tahun 1899, selepas kembalinya dari Kota Makkah, Hasyim Asy’ari mendirikan sebuah pondok pesantren yang bernama Tebu Ireng. Pesantren ini menjadi salah satu pesantren terbesar di Pulau Jawa. 

    Kemudian, Hasyim Asy’ari mendirikan sebuah organisasi yang bernama Nahdlatul Ulama (NU) atas masukan dari beberapa kiai pengasuh pesantren. Organisasi tersebut merupakan kebangkitan ulama untuk merespons situasi dunia Islam kala itu yang sedang dilanda pertentangan paham bermadzhab dan paham pembaruan.

    Reorientasi:

    Pada tahun 1947, KH. Hasyim Asy’ari menghembuskan nafas terakhirnya tepat di usia yang ke-72. Beliau dimakamkan di area Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang. Tepat pada tanggal 17 November 1964, Hasyim Asy’ari ditetapkan sebagai salah satu Pahlawan Nasional Indonesia atas jasa dan perjuangannya terhadap negara.

    13. Contoh Teks Biografi Jenderal Ahmad Yani

    Orientasi:

    Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani adalah putra dari pasangan Sarjo bin Suharjo dan Murtini. Ahmad Yani lahir pada 19 Juni 1922 di Kota Jenar, Purworejo. Ia terkenal sebagai salah satu pahlawan Revolusi Indonesia. Lalu, beliau wafat di Lubang Buaya, 1 Oktober 1965.

    Ahmad Yani kecil memulai pendidikan di Hollandsch-Inlandsche School (HIS) yang merupakan sekolah pada zaman penjajahan Belanda. Ia menyelesaikan pendidikannya pada tahun 1935. Kemudian melanjutkan pendidikannya ke Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) hingga ke Algemeene Middelbare School disingkat AMS.

    Ahmad Yani terpaksa berhenti sekolah di AMS untuk melaksanakan wajib militer. Beliau masuk ke pendidikan militer pada Dinas Topografi Militer di Malang. Dari sana, ia mengawali karir dengan pangkat Sersan. Kemudian, ia mengikuti pendidikan Heiho di Magelang dilanjutkan bergabung menjadi pasukan tentara Pembela Tanah Air (PETA).

    Urutan Peristiwa:

    Berbagai prestasi pernah diraihnya pada masa perang kemerdekaan. Salah satunya adalah berhasil menyita senjata perang para tentara Jepang di Magelang. Ia diangkat menjadi komandan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Purwokerto sesaat TKR berhasil dibentuk.

    Sementara itu, pasukan Ahmad Yani beroperasi di daerah Pingit berhasil menahan serangan ketika Agresi Militer I Belanda. Ahmad Yani kemudian dipercaya untuk memegang jabatan sebagai Komandan Wehrkreise II saat Agresi Militer Belanda II.

    Pada saat 1985, ketika pemberontakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) di Sumatra Barat, Ahmad Yani diangkat menjadi Komandan Komando Operasi 17 Agustus. Ia berhasil memimpin penumpasan pemberontakan PRRI dan diangkat menjadi Menteri atau Panglima Angkatan Darat Indonesia. 

    Reorientasi:

    Ahmad Yani selalu memiliki pemikiran sekaligus berbeda paham dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Maka dari itu, Ahmad Yani menjadi target penculikan PKI dan dibunuh diantara 7 petinggi TNI Angkatan Darat melalui Pemberontakan G30S/PKI.

    14. Contoh Teks Biografi Ki Hajar Dewantara

    Orientasi:

    Raden Mas Soewardi Soeryaningrat merupakan nama kecil dari Ki Hajar Dewantara, putra dari GPH Soerjaningrat atau cucu Sri Paku Alam III. Beliau lahir dari keluarga dari keraton Yogyakarta pada 2 Mei 1889. Meskipun begitu, beliau sangat sederhana dan dekat dengan rakyatnya. 

    Urutan Peristiwa: 

    Ki Hajar Dewantara menempuh sekolah dasar di Europese Lagere School (ELS). Kemudian, ia mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan ke School tot Opleiding Voor Inlandsche Artsen (STOVIA) atau yang biasa disebut sebagai Sekolah Dokter Jawa.

    Setelah itu, Ki Hajar Dewantara menggeluti profesi sebagai wartawan yang berkiprah di beberapa surat kabar seperti Midden Java, Sedyatmo, De Express, Oetoesan Hindia, Poesara, Tjahaja Timoer, dan masih banyak lagi. Tak hanya itu, Ki Hajar Dewantara turut aktif dalam bergabung kegiatan sosial dan politik.

    Pada tanggal 25 Desember 1912, Ki Hajar Dewantara mendirikan Indische Partij bersama Douwes Dekker dan Dr. Cipto Mangoenkoesoemo. Sekitar sepuluh tahun kemudian, beliau juga mendirikan Perguruan Nasional Taman Siswa bersama rekan-rekannya. 

    Reorientasi:

    Pada tanggal 28 April 1959, Ki Hajar Dewantara meninggal di Yogyakarta. Jiwanya sebagai pendidik sudah tertanam dalam hatinya. Ia berhasil meletakkan dasar-dasar pendidikan nasional bagi rakyat Indonesia hingga dijuluki sebagai Bapak Pendidikan Indonesia sekaligus tokoh dan pahlawan pendidikan nasional. 

    15. Contoh Teks Biografi KH. Abdurrahman Wahid

    Orientasi:

    KH. Abdurrahman Wahid atau yang akrab dengan panggilan Gus Dur adalah Presiden RI ke-4 yang dipilih MPR dari hasil pemilu 1999. Beliau menjabat sebagai Presiden RI sejak tanggal 20 Oktober 1999 hingga Sidang Istimewa MPR 2001.

    Selain aktif di dunia politik, Gus Dur dikenal sebagai seorang guru bangsa, ulama, reformis, dan cendekiawan bangsa Indonesia. Gus Dur adalah putra dari pasangan Wahid Hasyim dan Solichah. Beliau lahir di Jombang pada 7 September 1940.

    Urutan Peristiwa:

    Pada akhir tahun 1949, Gus Dur masuk ke SD KRIS di Jakarta sebelum pindah ke SD Matraman Perwari. Ia pindah ke Jakarta setelah ayahnya ditunjuk sebagai Menteri Agama. Kemudian, sang Ibu mengirimnya ke Yogyakarta untuk meneruskan pendidikan. 

    Lalu, Gus Dur pindah ke Magelang untuk belajar di Pesantren Tegalrejo setelah tamat SMP. Beliau terus mengembangkan kemampuannya dan belajar giat untuk menyelesaikan pesantren dalam waktu hanya dua tahun saja.

    Gus Dur juga menimba ilmu di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, namun tidak tuntas karena kekritisan pikirannya. Ia tidak pantang menyerah, Gus Dur lalu belajar di Universitas Baghdad dan lulus pada tahun 1970.

    Pada tahun 1984 ketika Musyawarah Nasional NU, Gus Dur ditunjuk menjadi ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Beberapa tahun kemudian, beliau menjadi anggota MPR dari Partai Golkar. Selama masa jabatan di tahun pertama, Gus Dur berusaha untuk meningkatkan kualitas sistem pendidikan pesantren.

    Reorientasi

    Gus Dur adalah salah satu tokoh nasional sekaligus ulama Indonesia yang patut kita teladani. Beliau mendapatkan berbagai penghargaan dari Universitas Temple, Siamon Wiethemthal Center, dan mendapatkan Tasrif Award-Aji sebagai pejuang Kebebasan Pers pada tahun 2006.

    Sudah Paham Apa itu Contoh Teks Biografi?

    Sekarang kalian sudah mengetahui beberapa contoh teks biografi para tokoh pemimpin bangsa sekaligus tokoh dunia. Banyak sekali ilmu dan kisah teladan dari para tokoh inspiratif yang bisa diterapkan dari membaca teks biografi. Semoga artikel ini bermanfaat untuk dijadikan referensi. 

  • Komplikasi Cerpen Sepatu Butut Karya Ely Chandra

    Komplikasi Cerpen Sepatu Butut Karya Ely Chandra

    Lanjutan dari cerpen Sepatu Butut memang bisa Anda kreasikan sendiri. Alur yang diputus ini merupakan bagian yang akan menuju ke klimaks ceritanya, yakni membuang sepatu butut tersebut atau tidak. Jadi, apa keputusannya dan bagaimana cara melakukannya? Anda bisa tentukan sendiri bagaimana cerita tersebut berakhir!

    Cerpen Sepatu Butut

    Entah sudah berapa kali aku mengatakan kepada Andi untuk mengganti sepatu bututnya itu. Kalau sepatu itu masih layak pakai mungkin tidak apa-apa. Tapi, sepatu itu sudah kelihatan sangat kumal, bahkan jauh dari kategori layak pakai.

    Meskipun orang tua kami memang bukan orang kaya. Akan tetapi, kurasa mereka masih mampu untuk membelikan Andi sepatu baru yang lebih layak pakai. Entah mengapa juga hanya aku yang selalu memperhatikan sepatu butut milik Andi itu.

    Sepatu butut itu begitu mengganggu pandanganku. Namun, orang tua kami pun tidak pernah protes jika Andi tetap mengenakan sepatu butut itu lagi. 

    (Rangkaian peristiwa dari cerpen)

    Pagi ini, kami akan berangkat ke sekolah. Lagi-lagi, sepatu butut Andilah yang kuperhatikan. Sebab, tidak ada hal lain lagi yang bisa kuperhatikan dari Andi. Aku pun jadi merasa malas jika berjalan dengannya. Bahkan, aku malu bila harus berjalan dengannya. Sebab, seolah aku sedang berjalan dengan seorang gembel.

    Sepatu butut itu bahkan begitu mengganggu pikiranku. Aku bertanya-tanya, kenapa Andi tidak meminta sepatu baru saja kepada orang tuanya agar bisa tampil keren seperti teman-temannya. Seperti halnya si Ivan dengan sepatu ketsnya atau seperti Dodi dengan sepatu sportnya. 

    Pada suatu malam, aku pun berpikir untuk membuang sepatu butut milik Andi itu. Aku bahkan berencana untuk membuangnya di hari Sabtu malam, karena aku tahu bahwa Andi akan mencuci sepatu butut itu di hari Minggu.

    Jadi, jika hari Minggu nanti Andi tidak menemukan sepatu butut itu, maka masih ada kesempatan untuk membeli yang baru. Dengan begitu, maka Andi masih bisa masuk di hari Seninnya untuk sekolah.

    (Lanjutan dari cerpen Sepatu Butut)

    Untuk membuang sepatu butut Andi tentu saja tidak sulit. Cukup sederhana saja pasti aku bisa melakukannya. Aku tinggal menunggu Andi tidur saja, kemudian aku akan menjalankan misi untuk menyingkirkan sepatu bututnya itu.

    Akhirnya, hari yang kunantikan pun tiba. Segera aku bersiap untuk menjalankan misiku tersebut. Kulihat Andi sedang tidak ada di rumah.

    (Komplikasi)

    Aku lupa kalau Andi pergi bermain sepakbola. Andi bermain di lapangan dekat rumahnya bersama teman-temannya. Tentu, sepatu bututnya itu tentu tidak ada di rak sepatunya. Jadi, seandainya sepatu butut itu tidak dibawa, maka aku pun sudah bisa membuangnya.

    Dan ketika Andi bertanya di mana sepatunya, maka aku bisa saja menjawab asal. Misal, kalau sepatunya dibawa tikus atau dipungut pemulung yang lewat. 

    “Ibu”, sapa Andi pelan dari arah belakangku. Aku pun terkejut mendengarnya, karena sedang sibuk membayangkan skenario yang pas untuk membuang sepatu bututnya itu.

    “Baru pulang, ya?” tanyaku setengah tergagap. Aku pun terus melihat ke arah sepatu butut yang sedang dipegangnya itu.

    “Iya. Sepatu Dodi jebol, Bu. Akhirnya permainan bubar,” kata Andi sambil membersihkan sepatunya dari tanah lapangan yang menempel.

    (Puncak konflik cerpen)

    Tiba-tiba ada rasa ingin bertanya kepada Andi, kenapa Andi begitu sayang dengan sepatunya itu.

    “Ndi, Ibu boleh bertanya? kenapa Andi tidak meminta sepatu yang baru saja kepada Ayah dan Ibu? Sepatu yang ini sudah kusam warnanya. Sol sepatunya pun bahkan sudah tipis. Tidak hanya itu, lapisannya pun juga sudah mengelupas. Apa Andi tidak malu memakainya?” tanyaku penasaran.

    “Ah, Ibu. Ibu lupa ya dengan cerita dibalik dari sepatu butut ini? Inikan sepatu terakhir yang dibelikan nenek sebelum nenek meninggal dunia. Waktu itu nenek pulang dari rumah sakit. Di perjalanan pulang ke rumah, nenek bahkan mampir ke toko sepatu. Meski dengan keadaannya yang tidak baik, nenek masih saja sibuk memilihkan sepatu untuk Andi. Lantas, bagaimana bisa Andi menggantinya dengan yang lain, Ibu?” katanya sambil terus menatap sepatu bututnya itu.

    Seperti ada sesuatu yang menyesakkan dadaku ini. Hampir dua tahun yang lalu, neneknya membelikan sepatu itu. Neneknya pun berkata jika ingin sekali membelikan sepatu. Hal ini karena nenek tahu sepatu Andi yang lama sudah tidak muat lagi. Tanpa terasa, air mataku pun menetes. 

    (Resolusi atau koda dari cerpen Sepatu Butut)

    “Kalau memang Ibu mau membelikan Andi sepatu yang baru, Andi mau saja, Bu. Tapi, ijinkan Andi untuk tetap menyimpan sepatu ini setelah mencucinya ya, Bu. Andi tahu jika ibu risih melihat Andi memakai sepatu ini karena sudah butut,” pinta Andi.

    “Iya, Ndi. Boleh sekali. Nanti sepatunya dicuci saja yang bersih, kemudian disimpan di tempat yang kering. Agar sepatunya tidak mudah berjamur,” kataku terharu.

    “Terimakasih, Ibu,” kata Andi sambil tersenyum.

    Lanjutan Cerpen Sepatu Butut

    Cerpen yang bercerita tentang keresahan tokoh “aku” terhadap sepatu butut anak bernama Andi itu menjadi model cerpen yang harus Anda lanjutkan sesuai dengan imajinasimu sendiri. Berikut adalah contoh jawaban lanjutannya:

    1. Jawaban pertama

    Aku menemukan tempat Andi meletakkan sepatunya. Ketika itu tanganku sudah bersiap untuk mengambilnya. Namun, hatiku bimbang, bagaimana jika nanti Andi marah dan tidak mau pergi ke sekolah lagi. Akhirnya, ku urungkan niatku untuk membuang sepatu butut itu. Aku tidak berani mengambil risiko. 

    2. Jawaban kedua

    Pada suatu hari, Andi sedang merasa sedih karena teman-temannya mengejek Andi yang memakai sepatu butut. Namun, Andi sangat suka memakai sepatu itu meskipun dengan rasa yang sedih.

    Andi sangat sayang dengan sepatunya itu. Ibunya pun akhirnya berkata, “Jika sepatumu sudah butut, jangan dipakai lagi,” begitu saran ibunya. Tapi, Andi pun menjawab, “Tapi Andi masih sayang dengan sepatu ini, Bu. Andi tidak mau melepaskan sepatu ini.”

    3. Jawaban ketiga

    Tanpa berlama-lama, aku langsung saja mengambil sepatu itu dan bergegas menuju irigasi untuk membuang sepatu butut itu. Sesampainya Andi pulang, dia melihat jendela kamarnya terbuka. Dia pun bergegas menuju ke kamarnya. Namun, Andi merasa ada yang janggal di kamarnya itu. Diapun akhirnya mengingat sesuatu yang berharga baginya, “Tidak, sepatuku ke mana?”. 

    Andi pun gelisah sembari terus mencari sepatu bututnya itu. Setelah sekian lama mencari dengan perasaan penuh kecewa, Andi pun akhirnya menangis, “Tidak, sepatuku.”

    Sudah Memutuskan Lanjutan Cerpen Sepatu Butut Anda?

    Nah, itu dia komplikasi cerpen sepatu butut karya Ely Chandra. Anda bisa menggunakan contoh lanjutan di atas sebagai referensi untuk membuat koda versi Anda sendiri. Jadi, penyelesaian seperti apa yang ingin Anda tulis?

  • 17 Puisi Bahasa Sunda yang Menyentuh Hati Beserta Terjemahannya

    17 Puisi Bahasa Sunda yang Menyentuh Hati Beserta Terjemahannya

    Puisi bahasa Sunda adalah jenis karya sastra yang cukup popular di daerah Jawa Barat. Sebab, puisi-puisi ini memiliki makna menyentuh hati para pembacanya.  Selain itu, kata-katanya yang indah membuat pendengarnya terhanyut ke dalam setiap kata dan baitnya. Namun, seperti apa puisinya? Yuk, simak lewat artikel di bawah ini!

    Puisi Bahasa Sunda Menyentuh Hati

    Di bawah ini adalah kumpulan puisi bahasa Sunda yang dapat menyentuh relung hati pembacanya, antara lain:

    1. Perjuangan Indung

    Puisi bahasa Sunda di bawah ini adalah ekspresi seseorang yang mengungkapkan rasa terima kasih kepada ibu yang terus berjuang dan membantu anaknya dalam hidup. Ia selalu ada untuk anaknya, bahkan di masa-masa sulit sekalipun. Isi puisinya, yakni sebagai berikut:

    Nalika abdi keur nyanghareupan kasulitan

    Tileleutik di pepende tepi ka teu sare

    Buktos indung teu cape ngasuh abdi

    Ngarahkeun hirup kanu kameunangan

    Mun simkuring pakewuh

    Indung ngarti jeung nyarios kanggo ngabantosan

    Kahanjelu sarta kakurangan barobah kaayaan sakedik rajakaya,

    Kaduh abdi sapinuhna di panangan Indung.

    Abdi henteu ngabogaan seueur harta sarta rajakaya,

    Nanging abdi ngabogaan rasa sukur,

    Nanging indung, kalawan seueur perjuangan,

    Ngabantun abdi ka keberhasilan.

    Terjemahan Bahasa Indonesia:

    Ketika aku kuat menghadapi kesulitan

    Dari kecil dikeloni hingga (Ibu) tidak tidur

    Bukti ibu tidak lelah mengasuh saya

    Mengarahkan hidup ke kemenangan

    Jika aku dalam kesulitan

    Ibu paham dan memberi saran untuk membantu

    Kesedihan serta kekurangan berubah menjadi kekayaan,

    Kekayaan milik saya sepenuhnya di lengan Ibu.

    Aku tidak punya banyak harta, dan juga kekayaan,

    Tetapi saya memiliki rasa bersyukur,

    Tetapi (saya memiliki) ibu, dengan segala perjuangannya,

    Membawaku kepada kesuksesan.

    2. Puisi Bahasa Sunda – Tentang Keindahan Alam

    Cahaya panonpoe

    Nyaangan kana ati

    Hiliwirna angina

    Mawa tiis kana ati

    Tatangkalan tinggarupay

    Nambah endahna alam

    Lemah cai negeri nu can ku polusi

    Alam endah nu merenah

    Ulah nepi ka punah

    Ku urang kudu dipusti

    Supaya tetep asri lestari

    Terjemahan Bahasa Indonesia:

    Sinar matahari

    Menerangi hati

    Tiupan angin         

    Membawa dingin ke hati

    Pohon melambai

    Menambah keindahan alam

    Tingkat air negeri yang belum tercemar

    Alam indah yang nyaman

    Jangan sampai punah

    Kita harus memelihara

    Agar tetap indah dan lestari

    3. Laut Bukan Tempat Sampah

    Seperti judulnya, puisi bahasa Sunda ini bercerita tentang laut yang harus dijaga dengan bersih. Selain itu, kita tidak boleh menyia-nyiakan keindahannya dengan membuang sampah sebarangan. Untuk itu, kita harus menjaga perilaku di laut dengan membuang sampah tidak ke laut.

    Laut kidul ombah katelah rongkah

    Caina herang ngabudah

    Ninggali na matak betah tumaninah

    Nu arulin teu meunang motah

    Tong sembarangan miceun runtah

    Jaga tingkah jeung paripolah

    Basisir nu endah lain tempat awuntah

    Batu karang pageuh pengkuh

    Hamo babari runtuh

    Teu juuh cadu ngangluh

    Najan ditubruk ombak anu nga guruh

    Batan ragrag nyuuh anggur pada maruluh

    Terjemahan Bahasa Indonesia:

    Laut selatan dikenal sebagai laut badai

    Airnya jernih berbusa

    Melihatnya membuat (kita) merasa nyaman

    Bermain tidak boleh banyak tingkah

    Jangan sembarangan membuang sampah

    Jaga tingkah dan perilaku

    Pantai yang indah bukanlah tempat untuk disia-siakan

    Batu itu kokoh dan gigih

    Tidak akan mudah roboh

    Tidak akan mengeluh

    Meski dihantam ombak yang menderu-deru

    Daripada jatuh terpuruk, dan banyak yang menelusuri

    4. Pajauh Sanes Jauh

    Puisi bahasa Sunda ini menceritakan tentang perasaan rindu yang dialami oleh seseorang ketika menjalani hubungan jarak jauh. Namun, mereka saling berjauhan, bukan berarti perasaannya pun jauh. Berikut adalah isi puisinya:

    Pajauh ge teu tiasa ngajauhkeun

    Teu tiasa leungit dina jero hate

    Teu oge tiasa dipisahkeun

    Pernah hilap, tapi moal deui-deui

    Tapi jauhna eta tiasa diungkulan

    Lebetkeun kana hate, lalaunan rasakeun

    Aya di luar pikiran

    Nalika kembang mekar, mindeng masihan warta

    Sono nu tibaheula ayena janten hebat

    Kuat, sareng teu tiasa deui dicekel

    Tapi, didieu masih aya keneh anu kudu dilakukeun

    Jadi kudu tenang supados tiasa hirup sasarengan

    Terjemahan Bahasa Indonesia:

    Berjauhan tidak bisa menjauhkan

    Tidak bisa hilang dalam hati

    Tidak bisa juga dipisahkan

    Pernah lupa, tetapi tidak akan terulang kembali

    Tapi jauhnya jarak bisa diatasi

    Masukkan ke dalam hati, pelan-pelan rasakan

    Ada di luar pikiran

    Ketika bunga mekar, (artinya) selalu memberi kabar

    Rindu yang dari dahulu, sekarang semakin besar

    Kuat, dan juga tidak bisa dibendung

    Tapi, di sini masih ada yang harus dilakukan

    Jadi harus tenang, agar kelak bisa hidup bersama

    5. Puisi Bahasa Sunda – Tentang Kesedihan

    Berikut adalah puisi bahasa sunda bertemakan tentang kesedihan yang menyentuh sekaligus menyayat hati:

    Dina lolongkrang waktu

    Aya mega mendung

    Dina lolongkrang hate

    Aya rasa nu teu kapalire

    Sedih kadenge na hate

    Jiwa nu teu kawasa

    Asa napak, asa heunteu

    Kabeh asa beurat

    Takdir teu bisa dipungkir

    Kadar teu bisa disinglar

    Waktu teu bisa didagoan

    Wanci teu bisa digantian

    Terjemahan Bahasa Indonesia:

    Di celah waktu

    Ada awan mendung

    Di celah kebencian

    Ada perasaan yang tidak bisa diabaikan

    Sedih terdengar dalam hati

    Jiwa tidak berdaya

    Seperti melangkah, seperti tidak

    Semua terasa berat

    Takdir tidak bisa dipungkiri

    Tingkat tidak dapat dipilih

    Waktu tidak bisa menunggu

    Waktu tidak bisa diganti

    6. Pahlawan Kuring

    Puisi bahasa Sunda di bawah berjudul Pahlawan Kuring. Puisi ini bercerita tentang rasa terima kasih kepada ayah karena telah membimbing anak-anaknya menuju keberhasilan. Selain itu, rasa terima kasih kepada ayah yang selalu berjuang tidak kenal lelah agar keluarga mendapatkan kebahagiaan.

    Hatur nuhun rama, anjeun pahlawan kuring sajati

    Anjeun bikeun kawani sarta pancegna manah

    Dina saban lengkah kuring anjeun sok ngawurukan

    Kumaha ngajalanan jumeneng kalawan kajujuran sarta kabagjaan

    Sabot kuring rapuh,anjeun sok barobah kaayaan penopang

    Mikeun pelukan haneut sarta tresna tanpa wangkid

    Anjeun teu terang lungse didamel, ngan haturan kulawargi tercinta

    Ngawangun pika hareupeun, ngawujudkeun impian arurang

    Hatur nuhun rama, luhur saban kasabaran anjeun

    Mere kanyaah sareng ngagedekeun kuring kalawan manah anjeun

    Kiwari kuring ngarti, kumaha abotna perjuangan

    Anu teu kantos anjeun humandeuar, demi kabagjaan kulawarga tercinta

    Rama, anjeun nyaeta panutan jeung teladan haturan jumeneng kuring

    Anjeun ngajarkeun kuring hartos ti hiji pengorbanan anu cios

    Hatur nuhun rama, luhur tresna sarta kaasih deudeuh anjeun

    Moal kantos tiasa hilap, salila kuring jumeneng di dunya ieu.

    Terjemahan Bahasa Indonesia:

    Terima kasih Ayah, Engkau pahlawan sejati

    Engkau memberikan keberanian dan keteguhan hati

    Dalam tiap langkah, Ayah selalu mengajari

    Bagaimana menjalani hidup dengan kejujuran dan juga kebahagiaan

    Ketika saya rapuh, Engkau selalu menjadi sebuah penopang

    Memberi pelukan hangat dan cinta tak terbatas

    Engkau tak kenal lelah dalam bekerja, hanya untuk keluarga tercinta

    Membangun masa depan mewujudkan impian bersama

    Terima kasih Ayah, atas tiap kesabaran

    Menyayangi dan membesarkan dengan sepenuh hati

    Kini saya paham, betapa beratnya perjuangan

    Yang tak pernah Engkau keluhkan, demi kebahagiaan keluarga tercinta

    Ayah, Engkau panutan serta teladan bagi hidup saya

    Engkau mengajarkan saya arti dari pengorbanan yang tulus

    Terima kasih bapak, atas cinta serta kasih sayang

    Tidak akan pernah bisa terlupa, selama saya hidup di bumi ini.

    7. Guru

    Nalika kuring mimiti sakola

    Poe ieu karasa jauh

    Ayeuna di dieu sareng kuring henteu percanten

    Waktos ngalir gancang

    Tapi ngaliwatan dorongan sareng bimbingan anjeun

    Kuring ngarasa kuring siap pikeun tantangan enjing

    Guru maenkeun peran anu penting

    Dina ngabentuk jeung nungtun

    Utamana guru sapertos anjeun

    Hatur nuhun pikeun miara pisan

    Terjemahan Bahasa Indonesia:

    Ketika saya mulai sekolah

    Hari ini terasa jauh

    Sekarang di sini, aku tidak percaya

    Kalau waktu berlalu dengan cepat

    Tapi melalui dorongan dan bimbinganmu

    Aku merasa siap untuk tantangan esok

    Guru memainkan peran penting

    Dalam membentuk dan membimbing

    Terutama guru sepertimu

    Terima kasih telah begitu peduli

    8. Tong Ereun Kahadean

    Puisi bahasa Sunda berjudul Tong Ereun Kahadean menceritakan tentang bagaimana sebagai seorang manusia, kita harus selalu berbuat kebaikan. Tidak usah kebaikan besar, tetapi kuncinya ikhlas. Jangan juga menyerah dalam berbuat baik. Sebab, hal ini merupakan kebaikan bagi diri sendiri dan juga orang lain.

    Migawe kahadean, hate oge janten seneng

    Cing caang, cahya di jero jiwa

    Pinuhan hirup kalawan kaendahan

    Aya gunana pikeun sasama, sejahtera diri sorangan

    Kahadean teu kedah badag sarta cahayaan

    Tapi ikhlas nu nyieun na hurung

    Sauetik oge teu kudu asa

    Kahadean tangtu arek keur buahan amis

    Ulah pegat pangharepan, terus migawe kahadean

    Sanajan tara ditempo ku jalma

    Kahadean pan jadi kakuatan

    Pikeun diri anjeun jeung lingkungan sabudeureun

    Terjemahan Bahasa Indonesia:

    Berbuat baik, hati pun jadi merasa senang

    Bersinar, di dalam hati

    Penuhi hidup ini dengan keindahan

    Kebaikan tidak usah dalam hal besar dan berseri-seri

    Tapi ikhlas yang membuat itu bersinar

    Meskipun sedikit, tetapi tidak usah ragu

    Berbuat baik akan berbuah manis

    Jangan putus asa, teruslah berbuat kebaikan

    Walaupun tidak selalu dilihat oleh orang lain

    Sebab, kebaikan adalah kekuatan

    Untuk diri sendiri, dan lingkungan sekitar

    9. Dosa

    Puisi bahasa Sunda ini merupakan karya dari Apip Mustopa. Berikut adalah isi puisinya:

    Datangna teu karasa

    Kawas impian janari

    Jiga nimat jiga sawarga

    Tapi lamun pajar geur peuyar

    Karasa diri leuwih rucah manan meri

    Inget ka basisir tempat balabuh

    Di mana layar geus rapuh

    Dosa

    Leuwih amis manan anggur

    Mun seug nembag dada nu diabur

    Tapi di mana tumiba lara

    Kaduhung poe make ditundung

    Duh gusti

    Najan ka mana nya indit

    Dosa teu weleh ngukuntit.

    Terjemahan Bahasa Indonesia:

    Datang tidak terasa

    Seperti mimpi tengah malam

    Seperti nikmat, seperti surga

    Tapi jika fajar segera kembali

    Saya merasa lebih bangga dengan diri saya sendiri

    Ingat pantai tempat berlabuh

    Di mana layarnya rapuh

    Dosa

    Lebih manis dari anggur

    Jika Anda melepaskan pukulan ke dada

    Tapi mana yang sakit

    Saya menyesali hari saya hamil

    Ya Tuhan

    Ke mana pun pergi

    Dosa akan selalu mengikuti.

    10. Anjeun sarta Kuring

    Puisi bahasa Sunda di bawah berisi tentang ucapan terimakasih seorang suami kepada istrinya yang tidak berhenti memberikan cinta dan kasih sayangnya.

    Anjeun katumbiri dina jumeneng kuring

    Anjeun dirkeun kaendahan

    Urang sareng nyanghareupan dunya

    Urang lewatan seneng sarta susah

    Anjeun pikeun kaasih sarta kapercayaan

    Anjeun jagi tresna urang dugi ayeuna

    Hatur nuhun haturan, anjeun

    Sareng urang sanghareupan pikahareupeun anu cerah.

    Terjemahan Bahasa Indonesia:

    Kamu adalah pelangi di hidupku

    Kamu menciptakan keindahan

    Mari bersama menghadapi dunia

    Mari bersama melewati senang dan susah

    Kamu memberikan kasih sayang dan kepercayaan

    Kamu menjaga cintaku sampai sekarang

    Terima kasih kuucapkan untukmu

    Bersamaku, menghadapi cerahnya masa depan

    11. Bentang Kasepuhan

    Ditilik ti gigir lenggik

    Diteteup ti hareup sieup

    Disawang ti tukang lenjang

    Teteup nu seukeut

    Imut nu kareueut

    Mapaesan pameunteu nu nyari

    Lir bentang kabeurangan

    Najan basajan

    Rupa biasa

    Teu ngarupa teu ngota

    Wanda desa

    Kania ratu sunda

    Bentang ciptarasa

    Bentang kasepuhan

    Terjemahan Bahasa Indonesia:

    Dilihat dari samping

    Dilihat dari depan

    Dilihat dari balik tombak

    Tetap tajam

    Lucu sekali

    Menghiasi wajah cantik

    Bagaikan lanskap kesiangan

    Meski sederhana

    Rupanya biasa

    Tidak berupa tidak seperti kota

    Suasana desa

    Wanita ratu Sunda

    Lanskap ciptarasa

    Lanskap tua

    12. Polah Pangbadagna

    Puisi bahasa Sunda ini mengajarkan kita bahwa memaafkan adalah sebuah seni dalam hidup. Memaafkan menunjukkan bahwa kita memiliki hati yang besar, tulus, dan juga ikhlas.

    Ngahapuntenkeun nyaeta seni nu paling endah

    Anu ngarobah tatu barobah kaayaan tengtrem

    Muka panto kahadean anu teu aya ujungna

    Ngahapuntenkeun nyaeta paripolah pangbadagna

    Anu muka panto jalan kabagjaan sajati

    Mikeun kakiatan dina manah anu cios sarta ikhlas

    Terjemahan Bahasa Indonesia:

    Memaafkan merupakan sebuah seni yang paling indah

    Yang merubah luka menjadi kedamaian

    Membuka pintu kebaikan yang tidak ada ujungnya

    Memaafkan adalah perilaku yang besar

    Membuka pintu jalan kebahagiaan yang sesungguhnya

    Memberikan kekuatan pada hati yang tulus dan ikhlas

    13. Puisi Bahasa Sunda – Halimun

    Halimun

    Reumis janari

    Maseuhan isuk nu nyari

    Bodas nyacas

    Cahaya batara surya

    Mapag beurang nu datang

    Halimun

    Nu agung

    Luhurna kahayang

    Kuatna pamadegan

    Panceg na kayakinan

    Dina lalampahan

    Nyingraykeun lalangse hate

    Mukakeun pipinding kalbu

    Muru nu can timu

    Mapay sisa-sisa ki sunda

    Sampeureun jaganing isuk

    Halimun

    Mugia

    Terjemahan Bahasa Indonesia:

    Kabut

    Air hujan di malam hari

    Membasahi panasnya hari esok

    Putih benderang

    Cahaya matahari

    Menjemput siang hari yang datang

    Kabut

    Yang agung

    Tingginya keinginan

    Kuatnya pendirian

    Kuatnya keyakinan

    Dalam perjalanan

    Melepaskan kebencian

    Membuka hati nurani

    Memburu yang belum tahu

    Menyusuri sisa-sisa Ki Sunda

    Sebelum bangun pagi

    Kabut

    Semoga

    14. Satia ka Anjeun

    Puisi bahasa Sunda ini menceritakan sebuah cinta yang diragukan oleh pasangannya. Namun, ia mencoba meyakinkannya agar menghilangkan keraguan tersebut. Sebab, cinta tersebut tidak akan pernah hilang.

    Kuring uninga kamangmang anjeun, ngeunaan kasatiaan kuring

    Nanging, kuring palay anjeun uninga, lamun satia ieu asli

    Tos lami urang sasarengan,  teu kantos kapikir ku kuring

    Haturan ninggalkeun anjeun, manah

    Sanes ngan waktos-waktos endah anu arurang liwatkeun

    Nanging oge waktos-waktos sesah anu urang sanghareupan

    Kuring moal kantos mopohokeun jangji kuring ka anjeun

    Haturan sok sareng anjeun, sapanjang jumeneng kuring

    Kamangmang anjeun midamel kuring hanjelu, nanging kuring terang

    Urang sadaya kantos tatu sarta ngarasakeun nyeri hate

    Nanging, sumpah kuring haturan sok jujur jeung satia

    Ngeusian manah anjeun kalawan tresna sarta kabagjaan anu langgeng

    Teu kenging asa deui,tresna kuring haturan anjeun moal kantos ical

    Kuring sok mika cinta anjeun

    Sareng anjeun, kuring rumaos sampurna

    Kasatiaan anu kuring cekeul , moal kantos peang dina kahirupan

    Terjemahan Bahasa Indonesia:

    Saya mengerti keraguanmu terhadap kesetiaanku

    Tapi, aku ingin kamu tahu bahwa setia ini asli

    Sudah lama kita bersama, tidak pernah terpikirkan

    Untuk pergi meninggalkanmu

    Bukan hanya masa bahagia yang kita lalui

    Tetapi juga masa sulit yang harus kita hadapi

    Aku tidak akan pernah melupakan janjiku kepada dirimu

    Terima kasih selalu bersama, menemani sepanjang hidup

    Ragu-ragumu membuatku sedih, tetapi aku paham

    Kita semua pernah merasa sakit dan terluka

    Namun, sumpahku, akan selalu jujur dan setia

    Memenuhi hati dengan cinta serta kebahagiaan yang abadi

    Jangan ragu lagi, cintaku padamu tidak akan pernah hilang

    Aku selalu mencintaimu

    Bersamamu aku merasa sempurna

    Kesetiaan yang aku yakini tidak akan pudar dalam hidup

    15. Lembur Kuring

    Sesuai namanya, puisi bahasa Sunda ini menceritakan keindahan kampung halaman. Adapun isi puisi dari ciptaan Dini Daryani ini adalah sebagai berikut:

    Pengkolan jalan ka landeuh

    Tempat urang sukan-sukan

    Saung mencil luhur pasir

    Nu enda tempat bumetah

    Kerelek cai walungan

    Tetep anteb ngawirahma

    Gelik suling nu maranti

    Mirig kawih kaendahan

    Panonpoe lingsir ngulon

    Gelikna suling kasaweur

    Hariringna sato peuting

    Nambah tingtrim lembur kuring

    Terjemahan Bahasa Indonesia:

    Jalan berkelok menuju tempat landai

    Tempatku bersenang-senang

    Saung tampak manis di atas bukit

    Yang indah dan nyaman

    Tetesan air sungai

    Yang benar-benar berirama

    Seruling dimainkan

    Menemani indahnya kawih (lagu khas Sunda)

    Matahari sedang terbenam

    Melodi suling berbunyi nyaring

    Bersenandungnya binatang malam

    Menambah tentram kampung halamanku

    16. Kanggo Anjeun

    Puisi bahasa Sunda ini merupakan karya dari Yudi Agam. Isinya tentang ungkapan seorang suami yang mengatakan bahwa menikah bukanlah hanya ijab Kabul semata. Sebab, terdapat tanggung jawab di dalamnya.

    Nalika akad di ucap

    Saestuna, eta lain saukur kecap

    Mangrupikeun hiji jangji

    Sanes antawis lalaki, jeung nu jadi wali

    Ninging oge, ssareng Gusti Nu Maha Suci

    Oge lain ukur omongan

    Nu matak urang halal duduaan

    Nanging, eta tanggung jawab oge

    Sabab, naon wae nu dipigawe

    Dosa na, di panggul ku nu jadi caroge

    Kanggo anjeun, pangeusi ieu ati

    Anu tos ridho nampi

    Samudaya kakirangan diri

    Nu bakal merengan, dugi ka dijemput pati

    Neng, urang papada terang

    Ngalakonan rumah tangga, eta teu gampang

    Teu salila na aya dina ka senang

    Di hareup, pasti bakal aya ujian nu datang

    Teu salila na urang bungah

    Hiji mangsa, pasti bakal manggih kasusah

    Sing yakin, lamun urang teu pasolengkrah

    Urang bakal bisa nyanghareupan masalah

    Neng, rumah tangga the ageung gogoda na

    Sabab, eta hiji ibadah, anu teu aya tungtungna

    Setan bakal ngagoda

    Tiap-tiap, ibadah hamba-Na

    Ulah ngagugu ka na nafsu

    Ageung keun sabar, amarah ulah diumbar

    Kanggo anjeun, nu ngancik di ieu manah

    Sanaos anjeun ngalakukeun salah

    Sakedik ge, mal leungi rasa kanyaah

    Sadaya nu ku akang pasihkeun

    Sadaya nu ku akang lakukeun

    Lantaran nyaah akang ka anjeun

    Akang teu milari nu sampurna

    Naging nu nampi akang, nu sakeu aya na

    Anjeun nu tiasa ikhlas

    Mayunan sikep akang nu heuras

    Neng, ulah serab ku dunya

    Sabab, urang moal salilana

     Urang lobakeun migawe kahadean

    Ngarah tiasa, ka surge sasarengan

    Akang sanes ahli agama

    Tapi akang bakal ngajaga

    Supados urang, kenging ridho ti Anjeun na

    Neng, hampura akang nu teu sampurna

    Nu teu acan tiasa, masihan sagala na

    Mugi gusti, salawasna nangtayungan

    Mugi salamina, urang aya di na karahayuan

    Terjemahan Bahasa Indonesia:

    Ketika akan terucap

    Sesungguhnya, itu bukan sekedar kalimat

    Itu merupakan satu janji

    Bukan antara laki-laki dan yang menjadi wali

    Namun juga, dengan Allah yang Maha Suci

    Juga bukan sekedar omongan

    Yang membuat kita halal untuk berduaan

    Tetapi, itu tanggung jawab besar

    Sebab apapun yang dikerjakan

    Dosanya, ditanggung oleh suami

    Untukmu, pengisi hati ini

    Yang telah ridho menerima

    Semua kekurangan diri

    Yang akan menemani, sampai maut menjemput

    Neng, kita sama-sama tau

    Melakoni rumah tangga, itu tidak mudah

    Tidak selamanya ada dalam kesenangan

    Di depan, pasti akan ada ujian yang datang

    Tidak selamanya kita bahagia

    Suatu saat, pasti akan menemukan kesulitan

    Harus yakin jika kita tidak acak-acakan (bersatu)

    Kita, akan menghadapi masalah

    Neng, rumah tangga itu besar godaannya

    Sebab, itu satu ibadah yang tidak ada ujungnya

    Setan akan menggoda

    Setiap ibadah hamba-Nya

    Jangan nuruti nafsu

    Besarkan sabar, amarah jangan dikeluarkan

    Untukmu, yang bersemayam di hati

    Meskipun engkau melakukan salah

    Sedikipun, tidak akan hilang rasa sayang

    Semua yang saya berikan

    Semua yang aku lakukan

    Karena sayangku padamu

    Aku tidak mencari yang sempurna

    Tetapi yang menerimaku, yang begini adanya

    Engkau yang bisa ikhlas

    Menghadapi sikapku yang keras

    Neng, jangan silau oleh dunia

    Sebab, kita tidak selamanya

    Kita perbanyak mengerjakan kebaikan

    Supaya bisa ke surga bersama-sama

    Saya bukan ahli agama

    Tetapi saya akan menjaga

    Agar kita, mendapat ridho dari Nya

    Neng, maafkan saya yang tidak sempurna

    Yang belum bisa, memberikan semuanya

    Semoga Tuhan, selamanya melindungi

    Semoga selamanya, kita berada dalam keselamatan.

    17 Kalepatan ka Abah jeung Ambu

    Puisi bahasa Sunda di bawah ini merupakan ungkapan maaf dari seseorang untuk orang tuanya, berikut adalah isi puisinya:

    Abah, Ambu, hampura sim kuring

    Nu sok midamel bendu aranjeun

    Midamel aramjeun kuciwa sareng tatu

    Nganyenyeri manah aranjeun kalawan tingkah kuring anu sok lepat

    Kuring uninga, kuring sok nangtang aranjeun

    Teu ngajenan saur-saur Abah jeung Ambu

    Rumaos nu mawi leres sarta rumaos saniskanten na teu lebet uteuk

    Malaur, aranjeun ngan palay sarta mikeun anu nyongcolang

    Abah, ambu, kuring tak kantos iasa mayar

    Jasa-jasa aranjeun salila na

    Ngan iasa janji haturan mending deui

    Ngajenan aranjeun sareng moal deui-deui ngalakukeun kalepatan anu sami

    Hampura kuring …  

    Mugi-mugi abah sareng ambu sabar

    Nyaah sarta nangtayungan kuring teu ereun-ereun

    Moal hilap, Kuring mitresna aranjeun salamina.

    Terjemahan Bahasa Indonesia:

    Ayah, ibu, maafkan aku

    Yang selalu membuat kalian marah

    Membuat kalian kecewa dan terluka

    Menyakiti hati kalian karena perilakuku yang salah

    Aku mengetahui, aku sering menantang kalian

    Tidak menghormati perkataan ayah dan ibu.

    Merasa paling benar dan merasa segalanya tidak masuk akal

    Padahal, kalian hanya ingin memberikan yang terbaik

    Ayah, ibu, aku tidak akan pernah bisa membayar

    Jasa-jasa kalian selama ini

    Namun hanya bisa berjanji untuk menjadi lebih baik

    Menghargai kalian dan tidak akan melakukan kesalahan yang sama

    Maafkan aku

    Semoga ayah dan ibu sabar

    Tidak berhenti menyayangi dan melindungiku

    Tidak akan lupa, untuk mencintai kalian selamanya

    Mana Puisi Bahasa Sunda yang Paling Menyentuh?

    Itulah beberapa puisi atau sajak Sunda yang mampu membuat pembaca dan pendengarnya tersentuh. Puisi bahasa Sunda di atas merupakan sebuah ekspresi dari berbagai macam emosi, mulai dari rasa terima kasih, penyesalan, cinta, hingga kasih sayang.

  • 4 Contoh Teks Laporan Percobaan, Ciri Serta Strukturnya yang Tepat!

    4 Contoh Teks Laporan Percobaan, Ciri Serta Strukturnya yang Tepat!

    Laporan percobaan merupakan salah satu jenis teks yang sering ditemukan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam mata pelajaran sains. Menulis teks laporan percobaan merupakan salah satu tugas yang sering dihadapi oleh pelajar di sekolah maupun mahasiswa di perguruan tinggi. 

    Laporan percobaan bertujuan untuk menginformasikan hasil percobaan yang dilakukan, serta memuat informasi terkait dengan cara pelaksanaan percobaan tersebut. 

    Melalui laporan percobaan, pelajar diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang materi yang dipelajari dan mengembangkan keterampilan berpikir logis dan analitis. 

    Oleh karena itu, kemampuan untuk membuat laporan percobaan yang baik dan benar menjadi sangat penting bagi kamu yang merupakan siswa dan mahasiswa. Namun, banyak pelajar yang masih merasa kesulitan dalam menulis laporan percobaan yang baik dan benar. 

    Maka, berikut ini akan dibahas tentang ciri-ciri dan struktur laporan percobaan yang tepat, beserta contoh teks laporan percobaan yang dapat dijadikan referensi dalam membuat laporan percobaan. Dengan demikian, diharapkan dapat membantu kamu dalam menyelesaikan tugas laporan percobaan dengan lebih mudah dan efektif.

    Ciri-Ciri Teks Laporan Percobaan

    Teks laporan percobaan memiliki karakter sendiri yang membedakannya dari jenis teks yang lainnya. Berikut adalah cirinya:

    • Berisi hasil percobaan atau eksperimen yang telah dilakukan
    • Menggunakan bahasa objektif dan formal
    • Memuat data, hasil pengamatan, dan kesimpulan secara rinci
    • Dilengkapi dengan tabel, grafik atau gambar untuk memperjelas hasil percobaan
    • Tidak memuat opini pribadi, tetapi hanya data dan hasil yang diperoleh dari percobaan
    • Umumnya menggunakan gaya penulisan pasif

    Struktur Teks Laporan Percobaan

    Struktur teks laporan percobaan terdiri dari beberapa bagian penting yang harus ada di dalamnya. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai masing-masing bagian tersebut:

    1. Judul

    Judul harus mencerminkan isi laporan percobaan dan mudah dipahami oleh pembaca. Sebaiknya judul dibuat sejelas mungkin agar pembaca tertarik membaca laporan percobaan tersebut.

    2. Pendahuluan

    Pendahuluan berisi gambaran umum mengenai laporan percobaan, termasuk tujuan dan hipotesis percobaan. Pendahuluan juga harus menjelaskan mengenai kegunaan percobaan dan alasan mengapa percobaan tersebut dilakukan.

    3. Metode

    Bagian metode menjelaskan secara detail mengenai alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan, serta cara melakukan percobaan. Bagian ini harus dijelaskan dengan jelas agar pembaca bisa mengikuti langkah-langkah percobaan dengan mudah.

    4. Hasil

    Bagian hasil berisi informasi hasil percobaan yang telah dilakukan. Hasil percobaan harus disajikan secara sistematis dan jelas, sehingga mudah dipahami oleh pembaca.

    5. Analisis dan Pembahasan

    Bagian analisis dan pembahasan adalah bagian yang paling penting dalam laporan percobaan. Di sini, pembaca akan diberikan penjelasan mengenai hasil percobaan dan dibandingkan dengan hipotesis awal. Bagian ini juga berisi penjelasan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi hasil percobaan.

    6. Kesimpulan

    Kesimpulan merupakan bagian akhir dari laporan percobaan yang berisi ringkasan dari keseluruhan isi laporan percobaan. Khusus pada bagian ini, pembaca akan diberikan penjelasan mengenai apakah hipotesis awal terbukti atau tidak, serta implikasi dari hasil percobaan tersebut.

    7. Daftar Pustaka

    Bagian daftar pustaka berisi sumber referensi yang digunakan dalam penyusunan laporan percobaan. Daftar pustaka harus disusun dengan format yang benar sesuai dengan aturan penulisan referensi yang berlaku.

    4 Contoh Teks Laporan Percobaan

    Mulailah membaca dan memahami contoh-contoh teks laporan percobaan yang telah disediakan di bawah ini!

    1. Contoh 1

    Judul: Pengaruh Suhu terhadap Laju Reaksi Enzimatis dalam Penguraian Pati oleh Amilase

    I. Pendahuluan

    Latar Belakang:

    Enzim amilase merupakan enzim yang berperan dalam penguraian pati menjadi glukosa. Salah satu faktor yang mempengaruhi laju reaksi enzimatis adalah suhu. Oleh karena itu, dalam percobaan ini, akan dilakukan pengamatan terhadap pengaruh suhu terhadap laju reaksi enzimatis dalam penguraian pati oleh amilase.

    Rumusan Masalah:

    Bagaimana pengaruh suhu terhadap laju reaksi enzimatis dalam penguraian pati oleh amilase?

    Tujuan:

    1. Mengamati pengaruh suhu terhadap laju reaksi enzimatis dalam penguraian pati oleh amilase
    2. Menentukan suhu optimum amilase dalam penguraian pati

    Hipotesis:

    Semakin tinggi suhu, maka semakin cepat laju reaksi enzimatis dalam penguraian pati oleh amilase. Namun, jika suhu terlalu tinggi, maka enzim amilase akan mengalami denaturasi dan laju reaksi enzimatis akan menurun.

    II. Metode Penelitian

    Bahan dan Alat:

    1. Pati jagung
    2. Enzim amilase
    3. Larutan buffer
    4. Tabung reaksi
    5. Spektrofotometer
    6. Termometer
    7. Gelas ukur

    Prosedur:

    1. Siapkan 5 tabung reaksi dan beri label A, B, C, D, dan E.
    2. Pada masing-masing tabung reaksi, tambahkan 3 mL larutan buffer dan 1 mL enzim amilase. Campurkan hingga merata.
    3. Pada tabung reaksi A, tambahkan 1 mL pati jagung dan campurkan hingga merata. Jangan masukkan ke dalam air bath.
    4. Pada tabung reaksi B, tambahkan 1 mL pati jagung dan campurkan hingga merata. Masukkan ke dalam air bath dengan suhu 10°C.
    5. Pada tabung reaksi C, tambahkan 1 mL pati jagung dan campurkan hingga merata. Masukkan ke dalam air bath dengan suhu 25°C.
    6. Pada tabung reaksi D, tambahkan 1 mL pati jagung dan campurkan hingga merata. Masukkan ke dalam air bath dengan suhu 40°C.
    7. Pada tabung reaksi E, tambahkan 1 mL pati jagung dan campurkan hingga merata. Masukkan ke dalam air bath dengan suhu 60°C.
    8. Inkubasi tabung reaksi selama 10 menit.
    9. Setelah inkubasi, tambahkan 2 mL larutan NaOH 0,1 N untuk menghentikan reaksi.
    10. Lakukan pengukuran absorbansi dengan menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 540 nm.
    11. Catat hasil pengukuran pada tiap tabung reaksi.

    III. Hasil 

    Setelah dilakukan percobaan, diperoleh hasil sebagai berikut:

    Suhu (oC)Waktu Reaksi (menit)
    2025
    3020
    4015
    5012
    608

    !V. Analisis dan Pembahasan

    Berdasarkan data yang diperoleh, dapat diketahui bahwa semakin meningkatnya suhu, maka waktu reaksi semakin singkat. 

    Faktanya, laju reaksi enzimatis dalam penguraian pati oleh amilase semakin cepat dengan kenaikan suhu. Namun, terdapat batasan suhu maksimum yang dapat diterima oleh enzim, yaitu sekitar 60o C. Jika suhu terlalu tinggi, maka enzim akan denaturasi dan kehilangan aktivitasnya.

    V. Kesimpulan 

    Berdasarkan hasil percobaan, dapat disimpulkan bahwa suhu berpengaruh terhadap laju reaksi enzimatis dalam penguraian pati oleh amilase. Semakin tinggi suhu, semakin cepat pula laju reaksi. 

    Namun, terdapat batasan suhu maksimum yang dapat diterima oleh enzim. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyesuaian suhu yang tepat dalam penggunaan enzim pada proses industri maupun dalam kegiatan laboratorium.

    2. Contoh 2

    Judul: Pengaruh Konsentrasi Larutan Garam terhadap Titik Beku Air

    I. Pendahuluan

    Penentuan titik beku suatu larutan merupakan salah satu metode untuk mengetahui konsentrasi zat terlarut dalam larutan tersebut. Dalam penelitian ini, kami akan menguji pengaruh konsentrasi larutan garam terhadap titik beku air. 

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konsentrasi larutan garam dengan penurunan titik beku air.

    II. Metode Penelitian

    a. Bahan dan Alat

    1. Air suling
    2. Garam dapur
    3. Gelas ukur
    4. Termometer
    5. Beaker glass

    b. Prosedur

    1. Persiapkan tiga beaker glass yang masing-masing berisi 50 ml air suling.
    2. Tambahkan garam dapur pada masing-masing beaker glass dengan konsentrasi 0.1 M, 0.2 M, dan 0.3 M.
    3. Aduk hingga garam dapur tercampur dengan air suling.
    4. Masukkan termometer pada setiap beaker glass.
    5. Letakkan ketiga beaker glass di dalam freezer.
    6. Catat suhu pada setiap 5 menit hingga air membeku pada setiap beaker glass.

    III. Hasil Penelitian

    Berikut adalah tabel suhu pada setiap beaker glass pada waktu tertentu:

    Waktu (menit)Beaker glass 1 (0.1 M)Beaker glass 2 (0.2 M)Beaker glass 3 (0.3 M)
    0232323
    5181514
    1014119
    15974
    2042-1

    IV. Analisis Data dan Pembahasan

    Berdasarkan data yang diperoleh, dapat dilihat bahwa semakin tinggi konsentrasi larutan garam, maka semakin rendah suhu titik beku air. Hal ini menunjukkan adanya hubungan linier negatif antara konsentrasi larutan garam dengan penurunan suhu titik beku air.

    V. Kesimpulan

    Dapat disimpulkan bahwa konsentrasi larutan garam berpengaruh terhadap titik beku air, semakin tinggi konsentrasi larutan garam maka semakin rendah suhu titik beku air. 

    Penurunan suhu titik beku air pada masing-masing beaker glass secara berurutan adalah 5o C, 11o C, dan 24o C ketika ditambahkan garam dapur dengan konsentrasi 0.1 M, 0.2 M, dan 0.3 M.

    3. Contoh 3

    Judul: Pengaruh Jumlah Garam terhadap Laju Pembusukan Ikan Mas

    I. Pendahuluan

    Latar Belakang:

    Ikan adalah salah satu sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Namun, ikan dapat dengan mudah mengalami pembusukan jika tidak diolah dan disimpan dengan baik. 

    Penyebab pembusukan ikan bermacam-macam, salah satunya adalah jumlah garam yang tidak sesuai. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh jumlah garam terhadap laju pembusukan ikan mas.

    Tujuan:

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah garam terhadap laju pembusukan ikan mas.

    II. Metode:

    a. Persiapan Bahan dan Alat

    • Ikan mas sebanyak 10 ekor dengan ukuran yang sama
    • Garam dapur
    • Air bersih
    • Wadah berukuran 20 x 30 x 10 cm
    • Termometer

    Prosedur Percobaan

    • Ikan mas dibersihkan dan dicuci hingga bersih
    • Ikan mas dimasukkan ke dalam wadah berukuran 20 x 30 x 10 cm yang telah diisi air bersih
    • Suhu air diukur menggunakan termometer dan dicatat
    • Garam dapur ditambahkan dengan jumlah yang berbeda ke dalam wadah yang berisi ikan mas, yaitu 0 gram, 10 gram, 20 gram, 30 gram, dan 40 gram
    • Setelah itu, wadah tersebut diamati selama 5 hari dan laju pembusukan ikan mas dicatat setiap harinya
    1. Analisis Data
    • Data laju pembusukan ikan mas yang diperoleh selama 5 hari diolah dengan menggunakan tabel dan grafik
    • Dari tabel dan grafik tersebut, dilakukan analisis untuk menentukan pengaruh jumlah garam terhadap laju pembusukan ikan mas

    III. Hasil Percobaan

    Jumlah Garam (gram)Waktu Awal (jam)Waktu Akhir (jam)Selisih Waktu (jam)
    001010
    1003232
    2005656
    3007070
    4009696

    Keterangan:

    • Jumlah Garam (gram): gram garam yang digunakan dalam percobaan.
    • Waktu Awal (jam): Waktu awal pemantauan terhadap pembusukan ikan mas.
    • Waktu Akhir (jam): Waktu akhir pemantauan terhadap pembusukan ikan mas.
    • Selisih Waktu (jam): Selisih waktu antara Waktu Awal dan Waktu Akhir, menunjukkan lama waktu yang diperlukan bagi ikan mas untuk mengalami pembusukan.

    IV. Analisis dan Pembahasan

    Berdasarkan data yang diperoleh, ditemukan bahwa semakin banyak jumlah garam yang ditambahkan, semakin lambat laju pembusukan ikan mas. 

    Pada percobaan ini, jumlah garam terbanyak (40 gram) menghasilkan laju pembusukan yang paling lambat, yaitu sebesar 2,6 cm/hari, sedangkan pada jumlah garam terkecil (0 gram) menghasilkan laju pembusukan yang paling cepat, yaitu sebesar 5,2 cm/hari.

    V. Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penambahan garam pada ikan mas dapat memperlambat laju pembusukan. Oleh karena itu, penting untuk menambahkan garam pada ikan saat penyimpanan agar ikan tidak mudah busuk.

    4. Contoh 4

    Judul: Pengaruh Jenis Bahan Pemutih terhadap Kadar Klorin dalam Air

    I. Pendahuluan

    Air adalah kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia. Dalam beberapa kasus, air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari mengandung kandungan klorin untuk memastikan air tersebut steril dan bebas dari bakteri. 

    Namun, terlalu banyak klorin dalam air dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan manusia. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui pengaruh jenis bahan pemutih terhadap kadar klorin dalam air.

    II. Tujuan

    Percobaan ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh jenis bahan pemutih terhadap kadar klorin dalam air.

    III. Metode

    1. Alat dan bahan:
    • Beaker glass 50 mL
    • Pipet tetes
    • Air ledeng
    • Kertas lakmus merah dan biru
    • Bahan pemutih A, B, C
    • Air mineral
    1. Prosedur:
    • Siapkan tiga beaker glass 50 mL yang berisi masing-masing 40 mL air ledeng.
    • Teteskan 5 tetes bahan pemutih A ke dalam beaker glass pertama, bahan pemutih B ke dalam beaker glass kedua, dan bahan pemutih C ke dalam beaker glass ketiga.
    • Masukkan kertas lakmus merah dan biru ke dalam ketiga beaker glass.
    • Ulangi prosedur di atas dengan air mineral.
    • Amati perubahan warna yang terjadi pada kertas lakmus merah dan lakmus biru.
    1. Analisis data:
    • Catat fenomena perubahan warna yang terjadi pada kertas lakmus merah dan biru.
    • Hitung kadar klorin dalam air dengan menggunakan tabel standar.

    IV. Hasil

    Tabel hasil percobaan:

    No.Bahan PemutihKadar Klorin (ppm)
    1A2,5
    2B1,5
    3C3,0
    4Air Mineral0,0

    V. Pembahasan

    Berdasarkan hasil percobaan, diketahui bahwa penggunaan bahan pemutih A dan C menghasilkan kadar klorin yang lebih tinggi dibandingkan dengan bahan pemutih B dan air mineral. 

    Hal ini dapat disebabkan oleh kandungan bahan aktif dalam masing-masing bahan pemutih. Oleh karena itu, penggunaan bahan pemutih perlu dipertimbangkan dengan baik untuk menghindari kandungan klorin yang berlebihan dalam air.

    VI. Kesimpulan

    Berdasarkan hasil percobaan, dapat disimpulkan bahwa jenis bahan pemutih memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kadar klorin dalam air. Oleh sebab itu, pemilihan bahan pemutih perlu dilakukan dengan baik untuk memastikan kadar klorin dalam air tidak berlebihan dan aman untuk digunakan.

    Sudah Paham Bagaimana Menulis Laporan Percobaan?

    Demikianlah artikel mengenai teks laporan percobaan, diharapkan para pelajar dapat menulis laporan percobaan yang baik dan benar serta memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang cara membuat laporan percobaan yang efektif dan mudah dipahami. 

    Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca dalam meningkatkan kemampuan dan pengetahuan dalam membuat laporan percobaan. Ingatlah untuk selalu melakukan percobaan dengan hati-hati dan memperhatikan faktor keselamatan yang diperlukan. Semoga artikel ini bermanfaat!

  • Cara Mudah Ketahui Perbedaan Cerpen dan Novel, Serta Cirinya

    Cara Mudah Ketahui Perbedaan Cerpen dan Novel, Serta Cirinya

    Karya tulis merupakan salah satu jenis karya yang banyak diminati oleh orang. Selain menghibur, karya tulis juga menjadi sarana edukasi ringan. Ada banyak sekali jenis karya tulis yang bisa Anda temukan. Namun, yang paling terkenal adalah cerpen dan novel. Lalu, apa perbedaan cerpen dan novel? Simak ulasan berikut ini!

    Apa itu Cerpen?

    Sebelum mempelajari tentang perbedaan antara cerpen dan novel, Anda sebaiknya mengenal apa itu cerpen terlebih dahulu. Cerpen merupakan singkatan dari cerita pendek. Cerita pendek adalah salah satu karya sastra dalam bentuk tulisan. Karya sastra ini merupakan jenis sastra fiksi yang dikemas secara singkat.

    Nama lain dari cerita pendek adalah fiksi prosa. Dinamakan fiksi prosa karena cerpen umumnya hanya berfokus pada satu latar kejadian dan konflik saja. Sehingga, tidak ada permasalahan yang kompleks di dalamnya. Selain pendek, alur cerita yang ada pada cerpen tidak terlalu rumit sehingga mudah untuk dibaca.

    Cerpen biasanya tidak langsung hadir dalam bentuk buku, melainkan lembaran saja. Bahkan, cerpen biasanya diselipkan pada terbitan majalah atau surat kabar sebagai hiburan atau selingan di tengah berita-berita serius. Jika Anda ingin mencari hiburan bacaan singkat, maka cerpen akan menjadi pilihan terbaik.

    Apa Itu Novel?

    Setelah mengenal apa itu cerpen, maka selanjutnya Anda akan mempelajari pengertian novel. Novel merupakan salah satu jenis karya sastra yang termasuk ke dalam golongan buku fiksi. Karya sastra ini memiliki alur cerita dan penokohan yang sangat kompleks dan panjang,

    Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), novel adalah sebuah karangan fiksi prosa panjang. Serta mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang bersama dengan orang di sekelilingnya dan menonjolkan watak serta sifat perilaku tertentu. Istilah novel sendiri berasal dari bahasa italia, yaitu novella.

    Karena ceritanya yang panjang, umumnya novel dikemas dalam satu bentuk buku yang tidak terpisah. Bahkan, beberapa penulis akan membuat beberapa part dalam satu cerita. Sehingga setiap cerita bisa terdiri dari dua buku atau lebih. Novel sendiri kerap kali diadaptasi menjadi sebuah film layar lebar atau drama. 

    Perbedaan Cerpen dan Novel

    Setelah mengetahui pengertian cerpen dan novel. Kini saatnya Anda mengetahui apa saja perbedaan dari cerpen dan novel berdasarkan ciri-ciri struktur, tata bahasa, hingga penokohannya. Simak beberapa perbedaannya berikut ini:

    1. Jumlah dan Panjang Kata

    Perbedaan pertama terlihat dari jumlah kata. Jumlah kata yang terdapat pada novel maupun pada cerpen seluruhnya berbeda. 

    Menurut keterangan beberapa ahli sastra, jumlah kata yang terdapat pada cerpen terbatas mulai dari 5000 hingga 10.000 kata saja. Hal tersebut menjadi ciri-ciri cerpen yang membuatnya tidak memiliki jumlah halaman yang banyak. Ciri lain dari cerpen adalah dapat dibaca sekali duduk.

    Berbeda dengan cerpen, novel sendiri memiliki jumlah kata yang jauh lebih banyak, yaitu bisa mencapai 35.000 kata. Banyaknya kata tersebut membuat satu buah buku dalam novel bisa memiliki jumlah halaman sebanyak 100 hingga 300 halaman. 

    Oleh karena itu, satu buah buku novel biasanya akan cukup tebal dan berat. Waktu membaca novel juga cukup lama, yaitu bisa sekitar 3 jam atau lebih.

    Selain itu, masih terkait dengan jumlah halaman, karena memiliki jumlah kata yang sedikit cerpen cenderung tidak memiliki bab ataupun sub-bab di dalamnya. Berbeda dengan novel yang biasanya terdiri atas beberapa bab yang memisahkan satu konflik ke konflik lainnya.

    2. Tokoh di Dalamnya

    Dari segi penokohan, dua karya sastra ini juga memiliki perbedaan yang cukup nampak dan terlihat. Karena cerpen cenderung memiliki alur cerita dan jumlah kata yang singkat, maka tokoh di dalam cerpen umumnya hanya terdiri dari satu tokoh utama yang sangat menonjol.

    Memang ada beberapa tokoh tambahan lainnya sebagai figuran. Namun, peran yang ditampilkan tidak begitu panjang dan kompleks. Lain halnya dengan novel yang memiliki alur cerita panjang dan jumlah kata yang banyak. Sehingga, ada banyak tokoh yang terlibat di dalamnya. 

    Meskipun kurang lebih sama, yaitu ada tokoh utama dan figuran. Namun, tokoh figuran dalam novel memiliki peran yang lebih banyak dan kompleks. Sehingga keberadaannya akan diingat oleh pembaca. Itulah yang membedakan tokoh dalam cerpen dan novel.

    3. Alur Cerita

    Perbedaan dalam cerpen dan novel juga dapat terlihat dari alur dan plot cerita yang ada. Hal tersebut berkaitan dengan jumlah kata yang terdapat di dalamnya. Jumlah kata yang ada pada cerpen terbilang sedikit, sehingga alur cerita dalam cerpen cukup sederhana.

    Umumnya, alur cerita cerpen dimulai dari perkenalan, kemudian memasuki konflik cerita. Lalu, terdapat penyelesaian yang ringkas. Lain halnya dengan cerpen, novel yang memiliki jumlah kata begitu banyak. Sehingga, alur cerita dalam novel sedikit sulit ditebak dan cenderung kompleks.

    Sama seperti cerpen, alur cerita pada novel dimulai dengan perkenalan, kemudian memuncak menuju ke konflik. Namun, sebelum terjadi penyelesaian, biasanya timbul konflik baru dalam bab baru yang rumit dan kompleks. Keseluruhan penyelesaian akan ada pada akhir novel.

    4. Watak Tokoh

    Perwatakan merupakan salah satu unsur yang menjadi pembeda dalam cerpen dan novel. Watak suatu tokoh akan mempengaruhi jalan cerita. Watak tokoh yang terdapat pada cerpen dan novel ternyata juga tidak sama. Watak tokoh pada cerpen terbilang sederhana dan telah dijelaskan sejak awal cerita.

    Namun, watak tokoh novel cenderung lebih kompleks. Hal tersebut terjadi karena alur cerita novel yang lebih panjang. Sehingga watak tokoh tidak dijelaskan dari awal oleh penulis. Melainkan dijelaskan melalui berbagai kejadian dan cerita yang tertulis dalam sebuah novel. 

    Oleh karena itu, biasanya pembaca akan menerka sendiri bagaimana watak tokoh akan ditampilkan pada sebuah novel melalui penggalan-penggalan cerita yang ada. Tentu saja, hal ini akan jauh lebih menantang dan membuat pembaca berpikir lebih banyak lagi.

    5. Konflik Cerita

    Konflik cerita yang terdapat pada cerpen dan novel juga memiliki perbedaan. Karena cerpen sengaja dibuat singkat, konflik cerita yang terdapat didalamnya cenderung sederhana dan tidak berbelit. Biasanya konflik muncul setelah perkenalan cerita dan langsung menemui penyelesaian konflik.

    Berbeda dengan cerpen, novel cenderung memiliki konflik cerita yang kompleks. Konflik akan muncul setelah perkenalan tokoh, namun tidak langsung menemui penyelesaian masalah. Setiap bab yang ada pada novel justru akan selalu menemui konflik baru yang kompleks. 

    Penyelesaian dari konflik pun tidak langsung ada, terkadang terdapat di bab selanjutnya atau bahkan di akhir novel. Hal inilah yang membuat para pembaca novel harus berpikir lebih keras untuk menebak isi cerita.

    6. Ragam Tema

    Dalam sebuah karya sastra tertulis pasti terdapat tema sebagai dasar penulisan karya. Pada cerpen, tema yang diangkat cenderung sederhana atau secara umum saja. Hal tersebut akan berkaitan dengan alur cerita yang juga harus dibawakan secara sederhana pula.

    Sedangkan pada novel, tema yang diangkat lebih mengerucut atau bukan tema secara umum. Hal tersebut juga berkaitan dengan alur cerita yang harus dibawakan secara kompleks. Misalnya saja, jika pada cerpen memiliki tema keluarga, maka pada novel akan memiliki tema keluarga yang terpisah atau keluarga bahagia.

    7. Tata Bahasa

    Tata bahasa yang terdapat pada novel dan cerpen nyatanya juga memiliki perbedaan tersendiri. Cerpen banyak menggunakan tata bahasa yang sederhana. Serta tidak menggunakan majas berlebih atau menggunakan sinonim yang sulit dipahami pembaca. 

    Karakteristik cerpen yang sederhana membuat tata bahasanya juga harus ringan agar seluruh pesan dalam cerpen dapat tersampaikan dengan mudah kepada pembaca. Namun, berbeda dengan cerpen, novel cenderung memiliki tata bahasa yang lebih rumit dan mungkin saja sulit.

    Tata bahasa yang terdapat pada novel banyak mengandung sinonim dengan gaya bahasa tinggi atau menggunakan beberapa majas yang tidak umum. Sehingga, para pembaca novel harus memahami lebih dalam ketika membaca sebuah novel. Tak jarang juga terdapat beberapa kata yang diadaptasi dari bahasa asing.

    8. Latar Cerita

    Perbedaan terakhir yang terdapat antara dua karya sastra ini adalah latar cerita. Latar pada sebuah karya sastra tertulis terdiri atas latar tempat, latar suasana, hingga latar waktu. Pada cerpen, latar yang digunakan cukup sederhana dan tidak banyak. Paling banyak hanya berkisar 10 latar saja. 

    Bahkan, pada cerpen tertentu ada beberapa latar yang tidak tertulis secara jelas. Lain halnya dengan novel yang memiliki tatanan latar cukup kompleks dan banyak. Latar tempat bisa berubah-ubah pada setiap bab yang ada pada novel. Begitu pula latar waktu yang terkadang maju ataupun mundur.

    Latar suasana pada novel bisa jadi lebih kompleks karena dalam satu bab saja, dapat terjadi beberapa peristiwa sekaligus dengan suasana yang berbeda. Banyaknya perbedaan latar ini mampu membawa emosi para pembaca. Sehingga pembaca bisa masuk ke dalam alur cerita novel tersebut.

    Sudah Memahami Perbedaan Cerpen dan Novel?

    Sekian ulasan mengenai berbagai perbedaan cerpen dan novel yang bisa menambah wawasanmu tentang karya tulis sastra. Baik novel maupun cerpen memiliki karakteristiknya masing-masing sehingga para pembacanya pun berbeda. Jadi, Anda lebih menyukai bacaan karya sastra novel atau cerpen?

  • Konjungsi Koordinatif: Pengertian dan Contoh-Contoh Kalimatnya

    Konjungsi Koordinatif: Pengertian dan Contoh-Contoh Kalimatnya

    Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita sering tanpa sadar menggunakan kata sambung atau konjungsi ketika berkomunikasi dengan orang lain. Konjungsi ini dapat digunakan secara langsung dalam tulisan dan lisan. Jadi, apa saja contoh spesifik dari konjungsi koordinatif? Simak uraian di bawah ini!

    Pengertian

    Konjungsi koordinatif adalah satu kata yang menggabungkan kata, frasa, atau item yang serupa. Contohnya dengan, dan, serta, namun, tetapi, karena, atau, selama, juga, sehingga, dan setelah.  Penggunaan konjungsi ini biasanya untuk menghubungkan elemen pada kalimat yang setara secara tata bahasa berupa dua kata atau klausa.

    Konjungsi jenis ini ditempatkan di antara elemen-elemen yang saling terkait satu sama lain. Konjungsi jenis ini juga dapat menggabungkan dua kata sifat, kata benda, kata kerja, atau jenis kata lainnya. Untuk frasa, kamu juga dapat menggabungkan berbagai jenis frasa menggunakan kata hubung ini.

    50+ Contoh Kalimat Konjungsi Koordinatif

    Berikut ini beberapa rekomendasi contoh kalimat yang menggunakan kata hubung koordinatif:

    20 Contoh Kalimat Konjungsi Koordinatif 

    • Alex berdiri lebih dulu dan mendapat hadiah.
    • Robin dan Russell pergi ke pantai.
    • Tidur sekarang atau kamu akan ketinggalan kelas besok.
    • Robin tidak berusaha keras, sehingga dia tidak berhasil.
    • Dia sedih, tapi tidak hancur.
    • Rita serta Shaun, datang ke sini kemarin.
    • Shaun bermain bagus, tapi dia kalah.
    • Mainkan potensi Anda dan Anda tidak akan tersisih dari tim.
    • Watson dan Warner dalam kondisi bagus.
    • Alex dalam kondisi bagus, tapi Robin tidak.
    • Hidup penuh dengan masalah, namun tidak ada yang mau mati.
    • Dia dan saya putus setidaknya setahun yang lalu.
    • Sean serta Nikita, akan ikut bersama kami.
    • Dia seorang pembaca handal dan dia membaca dengan jelas.
    • Dia pintar, tapi pacarnya lebih pintar.
    • Aku pergi tidur, karena aku merasa lelah.
    • Saya sedang tidur dan Anda membuat banyak suara.
    • Aku memberitahumu, tapi kamu tidak mendengarkan.
    • Anda harus mendengarkan saya, atau Anda harus pergi.
    • Anda bisa makan kue dengan sendok atau garpu.

    20 Contoh Kalimat Konjungsi Koordinatif 

    • Anjing saya senang dimandikan, tetapi tidak suka jika kukunya dipotong.
    • Bill tidak suka makan kacang polong dan dia juga tidak suka segala jenis sayuran.
    • Saya tidak mampu membeli setetes bensin, karena harganya sangat mahal akhir-akhir ini.
    • Saya tidak akan mengatakan apapun, karena Anda menyuruhku untuk diam.
    • Coldplay akan menggelar konser di Stadion GBK, tetapi saya tidak dapat menonton, karena tiketnya mahal.
    • Untuk makan siang, saya bisa makan burger keju atau pizza.
    • Cuacanya sejuk dan menyenangkan.
    • Anak-anak berlarian dan melompat dengan gembira di taman.
    • Saya akan terlambat ke pesta, karena saya bekerja sampai pukul tujuh.
    • Tom suka membaca dan menulis.
    • Sally tidak menyukai pegunungan, dia juga tidak menyukai lautan.
    • Saya ingin mengendarai sepeda saya, tetapi bannya kempes.
    • Fred ingin kacang polong atau wortel untuk makan malam.
    • Saya suka coklat, tapi saya tidak makan es krim coklat.
    • Dia terlambat bekerja, sehingga bosnya menyuruhnya tinggal setelah jam lima.
    • Saya pergi ke taman untuk menemuinya setiap hari Minggu, karena saya rindu untuk melihat wajahnya.
    • Juanita makan dengan lahap, karena dia ingin tetap bugar.
    • Suamiku mengirimiku bunga, karena dia mencintaiku.
    • Jangan bertengkar tentang masa lalu, karena hari ini adalah hari yang baru.
    • Saya suka membaca dan saya menulis di jurnal saya setiap malam.

    20 Contoh Kalimat Konjungsi Koordinatif 

    • Anda harus mengundang Mario dan Estefan ke pesta.
    • Melody terlihat cantik dan dewasa dalam balutan gaun pesta.
    • Anak anjing berlari dan melompat saat pemiliknya pulang.
    • Adikku tidak suka belajar, dia juga tidak mencatat di kelas.
    • Keluarga kami belum pernah ke New York atau ke Florida.
    • Braxton tidak melakukan tugasnya, dia juga tidak menyelesaikan pekerjaan rumahnya.
    • Raja Henry bukanlah penguasa Prancis, dia juga tidak memerintah Spanyol.
    • Televisi adalah media hiburan yang luar biasa, tetapi mengganggu konsentrasi saya.
    • Kami ingin sekali menghadiri pesta ulang tahun, tapi kami punya rencana hari itu.
    • Saya akan mendapatkan nilai A dalam Matematika, tetapi saya gagal dalam ujian akhir.
    • Kakek saya mendapat penghargaan, tetapi dia tidak pernah menerimanya.
    • Anda lebih suka membaca buku atau menonton acara TV yang bagus?
    • Saya tidak dapat memutuskan apakah saya harus belajar ekonomi atau ilmu politik.
    • Kita bisa makan malam sebelum nonton film atau kita bisa makan setelah itu.
    • Anda lebih suka tidur lebih awal sebelum jam 10 atau begadang sampai malam?
    • Saya selalu membawa buku ke taman, namun sepertinya saya tidak pernah membalik satu halaman pun.
    • Saya sangat menginginkan anak kucing, namun ibu saya mengatakan kami memiliki terlalu banyak kucing.
    • Para siswa menyukai guru mereka, namun mereka berharap dia memberikan nilai lebih adil.
    • Pearl ingin belajar, tapi dia juga ingin makan sandwich di kantin.
    • Saya suka membaca, jadi saya tidak keberatan dengan tugas membaca yang panjang.

    19 Contoh Kalimat Konjungsi Koordinatif 

    • Toko kelontong tutup, jadi kami pergi ke pasar.
    • Mobil kami tidak mau menyala, jadi kami memanggil montir.
    • Seekor bayi burung jatuh dari sarangnya, jadi kami merawatnya.
    • Saya akan makan daging asap dan telur untuk sarapan.
    • Isaac ingin menjadi dokter atau astronot saat besar nanti.
    • Cindy sangat ingin membuka hadiahnya, tapi ibunya tidak mengizinkannya.
    • Dave tidak bisa membuka toples acar, jadi dia meminta bantuan Ami.
    • Leyla tidak merasa buruk tentang pilihannya, dia juga memang seharusnya memilih itu.
    • Saya suka kopi, tapi istri saya lebih suka wedang jahe.
    •  Anda lebih suka kopi atau teh?
    • Saya sudah minum enam cangkir kopi hari ini, jadi saya sakit kepala.
    • Saya menambahkan susu dan gula dalam teh saya.
    • Dia berusia tujuh puluh dua tahun, namun dia masih berenang, berlari, dan bermain sepak bola secara teratur.
    • Dia pasti sangat lapar, karena dia makan semuanya dengan segera.
    • Swiss bukan anggota Uni Eropa, juga bukan anggota NATO.
    • Makan dan berbicara pada saat yang sama adalah perilaku yang tidak etis.
    • Ram atau Shyam, keduanya adalah pemanah yang baik.
    • Ava dan Emily, keduanya bersaudara dan suka menari.
    • Saya sedang menulis surat dan saudara laki-laki saya sedang menulis pekerjaan rumah.

    Sudah Paham Apa Itu Konjungsi Koordinatif?

    Demikian penjelasan lengkap mengenai apa itu konjungsi koordinatif beserta contohnya dalam kalimat. Semoga penjelasan di atas bermanfaat dan bisa menambah khazanah ilmu pengetahuan baru bagi kamu.

  • Apa Itu Konjungsi Pertentangan? Arti, Contoh, dan Penggunaannya

    Apa Itu Konjungsi Pertentangan? Arti, Contoh, dan Penggunaannya

    Dalam bahasa Indonesia, konjungsi merupakan salah satu hal penting untuk dipelajari karena perannya yang sangat penting dalam suatu kalimat. Salah satu jenis konjungsi yang banyak digunakan adalah konjungsi pertentangan. Pada artikel ini dibahas pengertian, contoh, dan penggunaan konjungsi dalam sebuah kalimat.

    Pengertian Konjungsi Pertentangan

    Dalam bahasa Indonesia, konjungsi pertentangan merupakan salah satu jenis konjungsi yang berfungsi menghubungkan dua kalimat yang sederajat, namun kedua kalimat tersebut bertentangan. Misalnya kalimat pertama tidak jauh lebih penting daripada kalimat kedua. 

    Tidak hanya itu, ada beberapa ahli yang juga menyampaikan pendapatnya tentang pengertian dari konjungsi ini. Salah satunya yaitu La Ode Sidu yang mana dalam bukunya menyebutkan bahwa konjungsi pertentangan merupakan sebuah kata yang menghubungkan dua hal bertentangan. 

    Lebih lanjut, dalam buku terbitan Yudhistira Ghalia Indonesia menyebutkan bahwa konjungsi jenis ini biasanya menghubungkan dua bagian kalimat sederajat dengan cara mempertentangkan bagian kalimat tersebut. 

    Kemudian pada buku PUEBI menerangkan bahwa cara penulisan konjungsi ini adalah dengan meletakkan tanda koma pada bagian kata sebelum kata penghubung tersebut. 

    Contoh Konjungsi Pertentangan

    Untuk lebih jelasnya terkait dengan konjungsi jenis ini, sebaiknya Anda ketahui juga contoh kata dan kalimatnya. Berikut ini beberapa contoh katanya dan penggunaannya dalam kalimat.

    1. Padahal

    Adapun contoh kalimat penggunaan kata ini yaitu:

    • Rubi menonton anime kesukaannya hingga larut malam, padahal besok ada ulangan bahasa Arab yang sangat sulit.
    • Rina tidak suka pelajaran bahasa Inggris, padahal menurut Rudi itulah adalah pelajaran paling mudah.
    • Ibu Dian ingin masak rendang hari ini, padahal tidak ada persediaan daging sama sekali di kulkas.
    • Anggi minum es krim hari ini, padahal giginya sedang sakit.
    • Susmita lupa ke dokter hari ini, padahal kakinya masih sakit karena terjatuh kemarin. 

    2. Akan Tetapi

    Contoh kalimat untuk konjungsi pertentangan ini yaitu:

    • Gempa bumi sudah mulai berkurang sejak kemarin malam. Akan tetapi, kita tidak boleh lengah untuk mengantisipasi gempa susulan.
    • Kerusakan hutan terus meningkat dari tahun ke tahun. Akan tetapi, pemerintah tidak melakukan tindakan apapun untuk mengatasinya.
    • Ibu memarahi tetangga yang menyalakan musik dengan keras pagi tadi. Akan tetapi, suara musik itu masih terdengar jelas sekarang.
    • Ibu ingin membuat kue untuk ulang tahunku hari ini. Akan tetapi, dia tidak mengajakku untuk membeli bahan kue sampai saat ini. 
    • Burung itu ingin terbang bebas. Akan tetapi, Rido malah memindahkannya ke sangkar yang lebih besar. 

    3. Namun

    Untuk kata namun, contoh kalimatnya yaitu:

    • Hary sedang sakit perut karena salah makan tadi pagi. Namun, dia tetap mengikuti pelajaran siang ini.
    • Rudi ingin menjadi seorang pianis terkenal. Namun, ibu ingin dia menjadi seorang guru.
    • Siti ingin Rido membalas cintanya. Namun, Rido mencintai Nisa.
    • Aku ingin menjadi penyanyi terkenal. Namun, kedua orang tuaku ingin aku menjadi PNS.
    • Hidup di kota besar sangat melelahkan karena macet. Namun, aku harus tetap tinggal karena tuntutan pekerjaan. 

    4. Melainkan

    Adapun contoh kalimat dari penggunaan kata konjungsi pertentangan ini yaitu:

    • Susanti bukannya membawa buku pelajaran, melainkan novel yang dibacanya tadi malam sampai begadang.
    • Kamu bukannya membawa laptop untuk praktik, melainkan sebuah handphone.
    • Siti tidak mendengarkan penjelasan guru, melainkan hanya tidur sepanjang pelajaran.
    • Ayu seharusnya bersyukur karena juara tiga, melainkan dia hanya menggurita karena tidak bisa juara 1. 
    • Aldi seharusnya makan bubur saja setelah operasi, melainkan dia malah makan makanan berat penuh kalori.  

    5. Sebaliknya

    Contoh kalimat untuk kata sebaliknya yaitu:

    • Rina bukannya tidak menyukai Rendy, sebaliknya Rina sangat menghormati dan menghargai apapun keputusan Rendi sampai detik ini.
    • Bunga sangat takut dengan kucing dan tikus, sebaliknya Angel adalah pecinta semua jenis binatang berbulu.
    • Susan adalah orang yang sangat ambisius dalam belajar untuk menggapai cita-citanya, sebaliknya Cinta sangat tidak suka belajar. 
    • Aku sangat suka berolahraga di pagi hari, sebaliknya temanku sangat suka tidur. 
    • Rini ingin setelah lulus langsung bekerja, sebaliknya Rina ingin melanjutkan sekolah. 

    6. Sedangkan

    Contoh kalimat yang menggunakan kata konjungsi pertentangan ini yaitu: 

    • Surya ramah kepada semua orang, sedangkan kakaknya sering cemberut dan ketus ketika berbicara dengan orang lain. 
    • Rudi sangat baik hati kepada semua orang, sedangkan Juli begitu perhitungan saat membantu orang.
    • Ratna anak yang sangat rajin, sedangkan Reno sangat pemalas.
    • Eko suka sekali minum es campur, sedangkan Siti suka air mineral. 
    • Caca ingin menjadi seorang artis terkenal, sedangkan Sisi ingin menjadi seorang ibu rumah tangga. 

    7. Tetapi

    Adapun beberapa contoh kalimat yang menggunakan kata tetapi yaitu:

    • Andi ingin pergi ke lapangan futsal, tetapi ibu tidak mengizinkan.
    • Sulis tahu jika ujian kali ini sulit, tetapi dia tidak menyerah sama sekali.
    • Budi ingin berenang di kolam pagi ini, tetapi kolam itu sangat kotor. 
    • Singa itu terlihat sangat lapar, tetapi tidak ada satupun hewan yang bisa dia makan.
    • Pemanasan global akibat emisi gas rumah kaca terus meningkat, tetapi sangat sedikit orang yang menyadarinya. 

    Penggunaan Konjungsi

    Dalam penggunaannya, konjungsi pertentangan ini bertujuan untuk menghubungkan dua buah kalimat majemuk setara atau sederajat yang bertentangan yang biasanya ada dalam kelompok konjungsi koordinatif dan konjungsi antarkalimat. 

    Adapun konjungsi koordinatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua unsur atau lebih yang memiliki kepentingan yang sama. Berbeda halnya dengan konjungsi antarkalimat yang menghubungkan dua kalimat yang berbeda. 

    Adapun contoh  konjungsi pertentangan dalam kelompok konjungsi koordinatif, yaitu tetapi, melainkan, padahal, dan sedangkan. Kemudian dalam penulisannya, tanda koma akan diletakkan sebelum kata-kata penghubung tersebut.

    Sementara itu, contoh konjungsi pertentangan dalam kelompok konjungsi antarkalimat, yaitu namun dan akan tetapi. Untuk penulisannya sendiri yaitu selalu di awal kalimat baru sehingga huruf pertamanya akan menggunakan huruf kapital dan tanda koma terletak setelah konjungsi tersebut. 

    Sudah Tahu Konjungsi Pertentangan?

    Itu dia penjelasan singkat mengenai konjungsi yang menghubungkan dua kalimat setara tapi saling bertentangan. Dalam penulisan konjungsi ini ada aturannya sehingga tidak bisa sembarang. Jadi setelah Anda tahu semua tentang konjungsi tersebut dan cara penggunaannya bisa langsung terapkan sendiri. Semoga bermanfaat!