Category: Jurusan

  • Jurusan Teknik Penerbangan: Info Kuliah dan Prospek Kerja Terlengkap

    Jurusan Teknik Penerbangan: Info Kuliah dan Prospek Kerja Terlengkap

    Jurusan Teknik Penerbangan merupakan pintu gerbang menuju pemahaman mendalam tentang ilmu penerbangan modern. Dalam program studi ini, Anda akan mempelajari prinsip-prinsip dasar penerbangan, teknologi pesawat terbaru, dan pengelolaan operasional penerbangan. 

    Dengan pertumbuhan pesat dalam industri penerbangan, lulusan jurusan ini memiliki prospek karir yang cerah di mana dapat bekerja dalam berbagai peran. Seperti insinyur pesawat, teknisi perawatan, serta terlibat dalam inovasi yang mendorong kemajuan dunia penerbangan. Ketahui keunggulan lainnya di bawah ini!

    Pengertian Jurusan Teknik Penerbangan

    Teknik penerbangan atau Teknik Dirgantara adalah bidang studi yang mengeksplorasi seluruh aspek teknis pesawat, penerbangan, dan industri kedirgantaraan. Jurusan ini juga punya sebutan lainnya, seperti Teknik Astronautika dan Teknik Aeronautika. 

    Aeronautika berkaitan dengan pesawat niaga, militer, helikopter, dan berbagai jenis penerbangan di atmosfer bumi. Sementara itu, astronautika berhubungan dengan roket, satelit, pesawat ulang-alik, serta penerbangan di luar atmosfer bumi. 

    Selama menimba ilmu di jurusan ini, Anda akan mendalami mesin pesawat, teknis operasionalnya, serta teknologi transportasi udara dan aspek menarik lainnya dalam penerbangan. Dengan kata lain, Teknik Penerbangan adalah ilmu yang merinci cara merancang, memproduksi, dan mengoperasikan pesawat.

    Selain itu, Anda juga akan mempelajari tentang wahana luar angkasa seperti satelit dan roket, serta berbagai kendaraan antariksa. Ini adalah pilihan jurusan yang unik dan mampu mengubah Anda dari nol menjadi sosok yang luar biasa. 

    Setelah kelulusan, berbagai opsi pekerjaan dengan gaji menggiurkan akan menanti. Jika Anda mengembangkan pemahaman mendalam pada ilmu ini, maka Anda berpotensi untuk memimpin perkembangan di sektor kedirgantaraan Indonesia.

    Namun, seorang lulusan Teknik Penerbangan tidak dapat menjalani karier sebagai pilot. Anggapan umum ini sebenarnya keliru. Keterampilan yang dimiliki oleh lulusan jurusan ini tidak mencakup kemampuan untuk menjadi pilot pesawat komersial.

    Oleh karena kurangnya pelatihan dalam mengemudikan pesawat, pekerjaan pilot biasanya memerlukan pendidikan dari sekolah penerbangan khusus, bukan dari jurusan Teknik Penerbangan. Tetapi seorang pilot yang mahir akan kehilangan makna jika tidak ada seorang teknisi yang memahami detail mesin pesawat.

    Karena itulah, industri penerbangan dan transportasi sangat membutuhkan ahli di bidang ini. Para lulusan Teknik Dirgantara dengan lisensi keahlian dapat meniti karir sebagai teknisi pesawat atau helikopter di maskapai penerbangan nasional maupun internasional.

    Info Kuliah Jurusan Teknik Penerbangan

    Kuliah Jurusan Teknik Penerbangan
    Kuliah Jurusan Teknik Penerbangan | Image Source: Bpsdm

    Sebelum menjelajahi mata kuliah dan universitasnya, penting untuk Anda ingat bahwa berkuliah di Teknik Penerbangan dimulai dengan pondasi kuat dalam ilmu sains dan dasar kedirgantaraan. Dengan begitu, mahasiswa siap mengaplikasikan nantinya di masa depan. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

    1. Mata Kuliah

    Pada awal perkuliahan, mahasiswa dalam jurusan ini akan memulai dengan mempelajari dasar-dasar ilmu sains, seperti fisika, kimia, dan matematika. Setelah itu, fokus akan beralih pada ilmu kedirgantaraan. Berikut beberapa mata kuliah yang termasuk dalam kurikulum Teknik Dirgantara:

    • Matematika Teknik
    • Fisika Teknik
    • Kimia Teknik
    • Statistika Struktur
    • Bahan dan Manufaktur Pesawat Terbang
    • Ilmu Astrodinamika
    • Kendali Penerbangan
    • Konstruksi Pesawat Terbang
    • Sistem Avionik
    • Pemeliharaan Pesawat Terbang
    • Desain Pesawat Terbang
    • Teknologi Mesin Pesawat Terbang

    2. Pilihan Universitas

    Kemudian, beberapa pilihan universitas untuk jurusan teknik ini adalah sebagai berikut:

    1. Universitas Lintas Internasional Indonesia (UILI)

    UILI memiliki kemitraan internasional untuk memajukan pengetahuan dan pengalaman mahasiswa dalam menghadapi tantangan di industri penerbangan. Caranya dengan program double degree dan pertukaran mahasiswa. 

    Teknik Penerbangan di UILI menawarkan kurikulum berbasis industri, fakultas berpengalaman, dan peluang karir global. Durasi studi 4 tahun, dengan biaya sekitar Rp29.900.000,00 per semester.

    2. Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma 

    Berlokasi di Jakarta, universitas ini adalah lembaga pendidikan swasta di bawah naungan TNI Angkatan Udara. Berada di bawah Fakultas Teknologi Kedirgantaraan, program studi Teknik Penerbangan menawarkan berbagai mata kuliah menarik.

    Mulai dari Manajemen Industri Penerbangan dan Navigasi, yang membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam tentang industri ini. Kampus mereka terletak di Bandara Halim Perdana Kusuma, memberikan suasana yang unik di tengah lingkungan udara yang sibuk.

    3. Universitas Nurtanio Bandung (UNNUR)

    Universitas Nurtanio Bandung (UNNUR)
    Universitas Nurtanio Bandung (UNNUR) | Image Source: PMB UNNUR

    UNNUR berlokasi di Jalan Pajajaran No. 219, Lanud Husein, Bandung, Jawa Barat. Kampus ini berada di bawah pengawasan Yayasan Adi Upaya. Dengan empat fakultas, UNNUR menawarkan 14 program studi yang beragam. 

    Salah satunya program Teknik Penerbangan dengan biaya pendidikan sekitar Rp13.425.000,00. Proses seleksi termasuk tes tertulis, psikotes, wawancara, tes kesehatan, dan tes mata. UNNUR memiliki program studi yang luas dan penerimaan mahasiswa yang selektif.

    4. Institut Teknologi Adisutjipto (ITDA)

    Program studi Teknik Dirgantara di ITDA menawarkan tiga konsentrasi yaitu Perancangan Pesawat Terbang, Perawatan Pesawat Terbang, dan Operasi Penerbangan. Kurikulum ini memprioritaskan penguasaan pengetahuan teknik industri dan penerbangan, 

    Dengan tujuan menghasilkan lulusan yang kompeten dan berkualitas tinggi. Melalui pemahaman yang mendalam dalam bidang ini, mahasiswa siap menghadapi tantangan yang kompleks di industri penerbangan, baik dalam merancang pesawat, merawatnya, maupun mengelola operasinya.

    5. Institut Teknologi Bandung (ITB)

    Jurusan Teknik Dirgantara di ITB menitikberatkan pada pemahaman tentang pesawat terbang. Materi perkuliahan dimulai dengan konsep dasar mengenai mesin dan fokus utama pada pesawat. 

    Jurusan ini memiliki dua sub jurusan, yaitu Aeronautika dan Aviasi yang mana memiliki fokus berbeda. Aeronautika menekankan pada teknik dan perancangan pesawat, sementara Aviasi mempelajari operasi, perawatan pesawat, dan sistem kebandaraan. 

    Mahasiswa memilih sub jurusan ini pada semester 4 hingga 5. Setelah itu, mereka dapat memilih satu dari tiga kelompok keahlian, yaitu struktur ringan, desain, dan aeronautika. Setiap kelompok fokus pada aspek tertentu, seperti struktur pesawat, desain, operasi, perawatan, serta dinamika terbang pesawat dan kinerja mesin.

    6. Politeknik Negeri Bandung (POLBAN)

    Program D3 Aeronautika di POLBAN memberi pengetahuan komprehensif tentang aeronautika. Dalam tiga tahun, mahasiswa belajar tentang struktur pesawat, material, sistem pesawat, dan navigasi udara. 

    Program studi ini menawarkan pelatihan praktis serta mengajarkan keterampilan merancang dan memelihara pesawat. Dengan kurikulum yang relevan dan dosen berpengalaman, lulusan siap untuk karir di industri kedirgantaraan.

    Dengan pilihan universitas yang beragam, mahasiswa memiliki peluang yang luas untuk mengeksplorasi ilmu Teknik Penerbangan. Melalui pilihan yang sesuai dengan minat dan arah karir individu.

    Nantinya, Anda dapat memperoleh pemahaman yang mendalam dan relevan di dalam bidang ini. Ini membuka jalan bagi perkembangan yang sesuai dengan tujuan karir pribadi masing-masing.

    Prospek Kerja Lulusan Teknik Penerbangan

    Prospek Kerja Lulusan Teknik Penerbangan
    Prospek Kerja Lulusan Teknik Penerbangan | Image Source: Freepik

    Beberapa bidang pekerjaan yang dapat dikejar oleh lulusan jurusan Teknik Penerbangan sebagai berikut:

    • Berkarir di Industri Komponen Pesawat Terbang.
    • Bidang Industri Pemeliharaan Pesawat Terbang.
    • Pada Industri Manufaktur Kedirgantaraan, termasuk komponen avionika atau optronika, hidrolika atau landing-gear, dan komponen standar.
    • Industri Jasa, mencakup perawatan, jasa angkutan udara (airlines, air charter), serta jasa telekomunikasi satelit.
    • Lembaga Penelitian seperti Puspiptek atau BPPT, Dislitbang AU, dan LAPAN.
    • Lembaga Pendidikan seperti perguruan tinggi dan lembaga pelatihan kedirgantaraan.
    • Bekerja di Lembaga Pemerintahan, terutama di Departemen Perhubungan.
    • Industri Manufaktur Global seperti Embraer, Boeing, de Havilland, dan Airbus.
    • Industri Jasa Penerbangan Internasional seperti Cathay Pacific dan Air Asia, serta lembaga penelitian atau pendidikan luar negeri.
    • Bidang teknik lain seperti otomotif, konstruksi umum, minyak, teknologi informasi, dan konsultan teknik.

    Tertarik Berkuliah di Jurusan Teknik Penerbangan?

    Dengan memiliki wawasan yang mendalam tentang jurusan Teknik Penerbangan, Anda menemukan betapa pentingnya peran lulusan dalam mengembangkan industri penerbangan. Dari dasar-dasar ilmu sains hingga pemahaman mendalam tentang pesawat dan sistemnya, program ini memberi landasan kokoh bagi para mahasiswa. 

    Peluang karir yang luas, baik di industri kedirgantaraan maupun bidang teknik lainnya, menanti lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan. Lulusan berkesempatan terlibat dalam berbagai aspek perancangan, pengembangan, produksi, dan pengujian pesawat terbang, sistem antariksa, dan satelit.

  • Jurusan Teknik Otomotif: Info Kuliah dan Prospek Kerjanya

    Jurusan Teknik Otomotif: Info Kuliah dan Prospek Kerjanya

    Teknik Otomotif merupakan jurusan yang mempelajari pembuatan dan pengoperasian kendaraan yang berjalan di darat. Anda dapat memulai mempelajari ilmu ini dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau pada perguruan tinggi. Lantas, seperti apa ruang lingkup dan prospek kerjanya?

    Apa itu Jurusan Teknik Otomotif?

    Jurusan Teknik Otomotif merupakan salah satu bidang ilmu yang mempelajari proses dalam membuat dan mengoperasikan kendaraan, khususnya yang beroperasi di darat. Misalnya, seperti mobil, motor, truk, dan bus. 

    Jurusan ini mengajarkan proses merancang, mengembangkan, hingga memproduksi mesin kendaraan. Selain merancang mesin, jurusan otomotif ini akan mempelajari bagaimana teknik perawatan mesin, bodi, chasis, dan kelistrikan pada motor. 

    Pasalnya, perawatan merupakan aspek penting pada mesin agar tetap dalam kondisi terbaik dan penggunaanya dalam waktu yang lama. Pada jurusan ini, akan ada banyak kegiatan yang memadukan antara teori dan praktek secara langsung untuk mengembangkan potensi Anda. 

    Selain itu, akan banyak kegiatan penelitian mengenai otomotif dan kelistrikan yang menjadi salah satu pembelajaran dalam jurusan ini. 

    Pada dasarnya Teknik Otomotif dapat mulai dipelajari dengan mengambilnya melalui tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pada tingkat SMK, akan banyak mempelajari mengenai teknik-teknik pada mesin motor. Anda akan mengenal komponen penyusun mesin dan bodi motor secara keseluruhan.

    Sementara, Jurusan Otomotif pada tingkat perguruan tinggi akan mengajarkan lebih menyeluruh dan lebih detail mengenai otomotif kendaraan. Ini meneruskan apa yang Anda dapatkan pada tingkat SMK. Mulai dari mesin otomotif, kelistrikan, mekanika otomotif, hingga praktek otomotif.

    Bagaimana Ruang Lingkup Jurusan Teknik Otomotif?

    Jurusan dari Teknik Otomotif merupakan jurusan yang mengajarkan mengenai teknik perancangan dan perawatan kendaraan. Pada umumnya, jurusan ini mengajarkan kompetensi mengenai teknik perancangan, pengembangan, produksi, dan perawatan kendaraan. Berikut ruang lingkup pengajaran jurusan otomotif:

    • Sejarah dan perkembangan teknik otomotif
    • Mekanika otomotif
    • Elektronika otomotif
    • Engine management system
    • Sistem transmisi, sistem pengereman dan sistem suspensi.
    • Dasar teknik otomotif
    • Perawatan otomotif meliputi mesin, bodi, chasis, dan kelistrikan
    • Teknologi otomotif
    • Entrepreneur otomotif

    Ruang lingkup yang dipelajari dalam jurusan ini cukup luas. Nantinya, Anda harus mengambil fokusan pada salah satu bidang yang akan Anda dalami sebagai persiapan memasuki dunia kerja. Anda dapat mendalami bidang mesin pembakaran, sistem pembuangan, bodi dan rangka, atau sistem elektronika otomotif.

    Penting bagi Anda untuk memilih perguruan tinggi yang memiliki Jurusan Teknik Otomotif yang sesuai dengan fokusan Anda. Walaupun beberapa perguruan tinggi memiliki jurusan ini, tapi terdapat beberapa perbedaan yang akan Anda pelajari dan penjurusan yang ada. Berikut rekomendasi perguruan tinggi dengan Jurusan Otomotif.

    • Universitas Negeri Malang
    • Universitas Negeri Semarang
    • Politeknik Negeri Jember
    • Universitas Negeri Padang
    • Universitas Negeri Yogyakarta

    Bagaimana Prospek Kerja Teknik Otomotif?

    Banyak yang menganggap prospek kerja Jurusan Otomotif menjadi montir bengkel motor. Padahal, prospek jurusan ini lebih luas dari pada itu dan memiliki peluang yang cukup besar di skala perkembangan mesin otomotif saat ini. Berikut beberapa prospek kerja Jurusan Teknik Otomotif yang menjanjikan.

    1. Perancang dan Teknisi Mesin 

    Perancang dan Teknisi Mesin 
    Perancang dan Teknisi Mesin | Image Source: anakteknik

    Perancangan dan teknisi mesin merupakan salah satu tugas utama bagi lulusan Jurusan Otomotif. Anda akan berfokus dalam merancang desain mesin kendaraan dan peralatan otomotif serta pengembangannya. Keahlian dan pengetahuan Anda akan komponen otomotif menjadi bekal dalam profesi ini.

    Dalam suatu proyek pengembangan desain mesin kendaraan, pasti mengikuti perkembangan teknologi yang ada saat ini. Anda harus dapat mengikuti perkembangan teknologi yang ada agar pengembangan desain kendaraan dan peralatan otomotif bisa sejalan dan sesuai dengan standar yang ada.

    2. Mekanik Kendaraan

    Mekanik Kendaraan
    Mekanik Kendaraan | Image Source: skilledtradesbc

    Mekanik kendaraan merupakan profesi yang menuntut Anda untuk mengerti komponen mesin dan kendaraan secara utuh. Sebab, Anda akan banyak mengotak atik mesin dan kendaraan untuk mengetahui permasalahan apa yang sedang terjadi pada kendaraan, baik itu motor, bus, mobil, ataupun truk.

    Mekanik kendaraan memiliki peran dalam menemukan permasalahan mesin, melakukan perbaikan, pembaharuan, serta merekomendasikan perawatan dan pemeliharaan pada kendaraan. Selain itu, mekanik akan membantu kendaraan Anda tetap dalam kondisi terbaik dan dapat bertahan lama.

    Pada umumnya, profesi ini bekerja di bengkel, baik itu dalam skala besar atau kecil, bahkan bisa menjadi pemiliknya. Namun, tidak hanya sebatas itu, pada kendaraan balap seperti F1 dan motoGP juga terdapat mekanik kendaraan yang bersiaga di dalam pit stop untuk mempersiapkan dan mengecek kondisi kendaraan.

    Mekanik kendaraan merupakan pekerjaan yang membutuhkan spesialisasi dan pengalaman lebih dengan banyak melakukan praktik. Dengan mendalami mesin dan setiap komponennya, Anda dapat menjadi mekanik kendaraan yang handal menghadapi setiap kondisi permasalahan kendaraan.

    3. Teknisi dan Operator Mesin

    Teknisi dan Operator Mesin
    Teknisi dan Operator Mesin | Image Source: ziprecruiter

    Teknisi dan operator memiliki peran penting dalam berjalannya operasional setiap perusahaan. Walaupun tidak berhubungan dengan kendaraan, profesi ini dapat menjadi salah satu peluang kerja bagi lulusan Teknik Otomotif. 

    Pasalnya, Anda akan secara langsung bekerja dengan mesin operasional perusahaan, baik sebagai operator atau sebagai teknisi. 

    Profesi ini memiliki tanggung jawab dalam memastikan setiap mesin operasional yang ada di perusahaan dapat berjalan dengan baik. Ia juga harus bisa mengatasi permasalahan yang mungkin terjadi pada saat mesin beroperasi. 

    Selain itu, Anda akan memiliki tanggung jawab penuh terhadap kontrol operasional pabrik mulai dari setiap operator hingga kondisi mesin operasional. Kompetensi operator, kondisi mesin, hingga perawatan harus Anda rencanakan dengan tepat untuk mendukung operasional perusahaan yang terjadwal dengan baik. 

    4. Tenaga Pendidik (Dosen dan Guru)

    Jurusan Teknik Otomotif juga dapat berkarir dalam bidang pendidikan. Jika Anda senang untuk dapat memberikan dan mengajarkan apa yang Anda ketahui akan dunia otomotif, Maka bisa memulai untuk menjadi dosen atau guru. Syarat untuk menjadi dosen setidaknya harus menyelesaikan pendidikan magister (S2).

    Sementara untuk menjadi guru, setidaknya harus menyelesaikan pendidikan sarjana (S1). Jika menjadi guru, Anda dapat mengajar tingkat SMK yang memiliki jurusan otomotif dan umumnya pada kendaraan sepeda motor. Anda akan mengajarkan mengenai otomotif, baik itu mengenai teori maupun praktek secara langsung. 

    Jika Anda tertarik untuk menjadi dosen, selain mengajar mahasiswa maka Anda memiliki tugas untuk melakukan penelitian dan pengembangan mengenai ilmu mesin otomotif. Penelitian dan pengembangan yang Anda lakukan dapat menjadi pengetahuan baru bagi mahasiswa untuk dipraktekkan di kegiatan kuliah lapangan. 

    Menjadi dosen dan guru memiliki masa bakti yang panjang apabila nanti telah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Apabila memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan profesor (S3), maka Anda dapat melanjutkan di tengah profesi Anda sebagai dosen dan guru.

    5. Wirausaha Otomotif

    Wirausaha Otomotif
    Wirausaha Otomotif | Image Source: armotors

    Wirausaha merupakan salah satu peluang karir yang dapat Anda lakukan untuk berkecimpung dalam dunia otomotif. Banyak jenis peluang wirausaha yang dapat Anda bangun dengan ilmu dan pengalaman praktek dalam dunia otomotif selama perkuliahan.

    Anda dapat membuka bengkel kendaraan motor, baik skala kecil maupun besar. Anda juga dapat memproduksi komponen mesin hingga kemudian menjualnya pada produsen mesin kendaraan yang lebih besar. 

    Selain itu, membuka showroom kendaraan motor juga dapat Anda lakukan jika memiliki ketertarikan dalam penjualan kendaraan bermotor. 

    Sudah Tahu Jurusan Teknik Otomotif dan Prospek Kerjanya?

    Jurusan Teknik Otomotif merupakan disiplin ilmu yang mendalami mengenai perancangan dan perawatan mesin kendaraan khususnya yang beroperasi di darat. Anda dapat mulai mendalami bidang otomotif dengan mendaftar pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kemudian mendalami pada tingkat perguruan tinggi.

    Lulusan jurusan ini harus memiliki keahlian dalam merancang, memperbaiki, perawatan, hingga pemeliharaan mesin dan komponen kendaraan. Prospek kerja untuk lulusan jurusan ini juga cukup luas seiring berkembangnya dunia otomotif karena pengaruh teknologi.

  • Mengenal Jurusan Teknik Industri: Info Kuliah & Prospek Kerjanya

    Mengenal Jurusan Teknik Industri: Info Kuliah & Prospek Kerjanya

    Teknik Industri merupakan jurusan yang mempelajari bagaimana cara mengoptimalkan proses kerja yang ada di dalam perusahaan. Dengan mengoptimalkan proses kerja pada perusahaan, maka akan berdampak baik terhadap setiap aspek bisnisnya. 

    Lantas, bagaimana prospek kerjanya dan apa saja yang akan Anda pelajari dalam jurusan ini? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan yang ada di bawah ini!

    Apa itu Jurusan Teknik Industri?

    Teknik Industri merupakan disiplin ilmu yang mempelajari proses bisnis perusahaan dari sisi manajemen dan dari sisi teknik. Jurusan ini menggabungkan beberapa ilmu yang terlibat di dalam proses bisnis perusahaan dalam upaya untuk menciptakan proses bisnis yang lebih optimal.

    Disiplin ilmu ini akan mengajarkan Anda untuk meninjau perusahaan berdasarkan beberapa aspek yang ada di dalam proses bisnis. Mulai dari manusia, mesin, material, energi, dan informasi untuk menciptakan alur dan proses bisnis yang efektif dan efisien.

    Anda akan berfokus untuk membentuk sistem terintegrasi yang mengoptimalkan proses produksi perusahaan untuk mencapai strategi, target produksi, serta dengan efisiensi biaya dan sumber daya. 

    Dalam mewujudkan perusahaan yang produktif dengan penggunaan biaya dan sumber daya yang efisien, terdapat beberapa fokusan yang ada pada Teknik Industri. Jurusan ini akan berfokus untuk memecahkan permasalahan pada proses bisnis yang berdampak pada hasil akhir produk perusahaan.

    Perlu sistematika yang menyeluruh dalam memecahkan akar permasalahan yang sedang terjadi. Anda akan dituntut untuk berpikir kritis dan sistematis dalam memahami setiap kemungkinan efisiensi pada proses bisnis.

    Lebih lanjut, jurusan ini merupakan jurusan dengan peminat yang cukup banyak karena menawarkan peluang karir yang luas serta bidang yang beragam. Apalagi, tiap tahunnya kebutuhan perusahaan akan lulusan jurusan ini cukup banyak.

    Sebagian besar perguruan tinggi teknik pasti memiliki jurusan ini. Setiap perguruan tinggi mengajarkan disiplin ilmu yang sama. Namun, mungkin terdapat perbedaan pada fokusnya. Berikut beberapa rekomendasi perguruan tinggi dengan Jurusan Teknik Industri terbaik di Indonesia.

    • Universitas Indonesia
    • Institut Teknologi Bandung
    • Universitas Gadjah Mada
    • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    • Universitas Andalas
    • Universitas Diponegoro

    Apa saja yang Dipelajari Teknik Industri?

    Jurusan ini merupakan jurusan yang terdiri dari beberapa disiplin ilmu yang mempelajari proses bisnis perusahaan secara menyeluruh. Ini membuat mata kuliah yang diajarkan bervariasi, mulai dari mata kuliah teknik, ergonomi, ekonomi, hingga manajemen. Meski begitu, mata kuliah ini saling berhubungan satu sama lain.

    Kemudian, dengan banyaknya bidang ilmu yang Anda pelajari, maka memberikan banyak sudut pandang dalam menanggapi suatu permasalahan. Oleh karena itu, seorang lulusan Teknik Industri harus dapat kemampuan problem solving dalam menghadapi setiap permasalahan dengan berbagai sudut pandang yang berbeda.

    Berikut beberapa mata kuliah yang akan Anda pelajari pada jurusan ini, antara lain:

    • Perencanaan Produksi
    • Sistem Logistik
    • Manajemen Distribusi
    • Sistem Manufaktur
    • Manajemen Kualitas
    • Operation Research
    • Manajemen strategi
    • Ekonomi Teknik
    • Ergonomi Industri

    Jurusan Teknik Industri memiliki 3 bidang dasar yang akan Anda pelajari, yaitu sistem manufaktur, manajemen industri, dan supply chain management. Sistem manufaktur merupakan bidang yang berhubungan dengan proses produksi perusahaan. bidang ini akan mengajarkan bagaimana meningkatkan produktivitas dan kualitas produk serta bagaimana membuat sistem produksi yang efisien.

    Bidang manajemen industri akan lebih berfokus pada aspek manajemen perusahaan. Aspek manajemen perusahaan mulai dari aspek pengendalian biaya, manajemen strategi perusahaan, manajemen kinerja perusahaan, dan manajemen sumber daya manusia. Anda akan mempelajari mata kuliah yang keluar dari bidang keteknikan.

    Bidang supply chain management merupakan bidang ilmu terkait proses logistik dan sistem distribusi yang hanya ada pada jurusan ini. Supply chain management membantu perusahaan menentukan jumlah dan waktu bahan baku harus dibeli hingga menentukan jumlah dan waktu produk jadi yang harus sampai ke customer.

    Bagaimana Prospek Kerja Teknik Industri?

    Lulusan jurusan ini memiliki peluang untuk mengaplikasikan ilmu yang pernah mereka pelajari selama tingkat perguruan tinggi dalam beberapa bidang. Apa yang dipelajari dalam perkuliahan merupakan ilmu yang aplikatif sehingga dapat diterapkan pada beberapa bidang pekerjaan. Berikut adalah prospek kerjanya:

    1. Demand Planner

    Demand Planner
    Demand Planner | Image Source: linkedin

    Demand planner memiliki peran penting bagi perusahaan dalam memprediksi permintaan pelanggan akan produk perusahaan. Dalam memprediksi permintaan, seorang Demand Planner akan melakukan analisis menggunakan data penjualan dari periode sebelumnya sebagai gambaran.

    Profesi ini akan menentukan hasil analisis besarnya produksi perusahaan untuk dapat memenuhi permintaan dalam satu periode yang akan datang. Selain berdasarkan hasil analisis permintaan, besarnya produksi juga memperhatikan kapasitas penyimpanan yang perusahaan miliki.

    Demand Planner akan menentukan jumlah safety stock pada penyimpanan perusahaan sebagai antisipasi permintaan di luar dari analisis yang telah dilakukan. Posisi ini memiliki peran penting bagi perusahaan dalam menentukan tingkat produksi dan permintaan konsumen pada periode yang akan datang.

    2. Production Engineer

    Production Engineer
    Production Engineer | Image Source: shell

    Production Engineer merupakan profesi yang bertanggung jawab terhadap proses produksi yang lebih baik dengan melihat beberapa aspek. Aspek tersebut dapat berupa operator produksi, mesin produksi, rancangan proses produksi, atau alur produksi.

    Agar dapat memecahkan masalah ini, Anda dapat melakukan analisis terhadap rancangan bagaimana proses produksi akan dibuat, menggunakan mesin apa, dan bagaimana proses produksi berjalan dengan efisien. 

    3. Operations Consultant

    Operations Consultant
    Operations Consultant | Image Source: Pexels

    Operation Consultant memiliki tugas untuk merekomendasikan efisiensi terhadap value chain perusahaan. Anda harus dapat merancang bagaimana proses bisnis perusahaan dapat berjalan secara optimal. 

    Rancangan proses bisnis yang perusahaan buat harus memperhatikan faktor biaya dan sumber daya manusia agar keuntungan yang perusahaan dapatkan dapat maksimal. 

    4. Project Manager

    Project Manager merupakan salah satu peluang kerja lulusan Teknik Industri yang cukup menjanjikan. Anda akan bertanggung jawab dalam membuat rencana kerja, merancang pembiayaan proyek, mengatur sumber daya dalam menyelesaikan proyek, hingga melaporkan proyek yang selesai.

    Project Manager memiliki peran penting bagi perusahaan untuk mengelola setiap proyek yang perusahaan miliki sehingga berjalan dengan baik sesuai dengan target.

    5. Logistic Specialist

    Lulusan Teknik Industri memiliki ilmu mengenai logistik yang mereka pelajari dalam mata kuliahnya. Perusahaan membutuhkan seorang Logistic Specialist untuk bertanggung jawab terhadap pasokan bahan baku produksi hingga pengiriman produk jadi sampai ke customer.

    Logistic Specialist akan memastikan pasokan bahan baku untuk kebutuhan produksi dapat terpenuhi. Ini akan berdampak baik terhadap proses produksi yang berjalan sesuai dengan rencana. Anda juga akan bertanggung jawab terhadap pengiriman produk jadi hingga sampai ke tangan customer.

    6. Manajemen Sumber Daya Manusia (HRD)

    Seorang Teknik Industri memiliki peluang untuk dapat memasuki bidang Human Resources Development (HRD) pada perusahaan. Sebagian besar perusahaan memilih background jurusan psikologi untuk mengisi posisi HRD. Namun, tidak sedikit juga membuka peluang lulusan Teknik Industri untuk menjadi HRD.

    Pasalnya, jurusan ini akan diajarkan mengenai bagaimana manajemen sumber daya manusia di dalam perusahaan. Beberapa dasar ilmu psikologi mengenai manajemen sumber daya manusia akan Anda dapatkan sebagai bekal untuk menjadi HRD. 

    Selain itu, Anda akan mempelajari mata kuliah manajemen kinerja dan manajemen strategi untuk menambah kompetensi Anda untuk memasuki bidang HRD di masa mendatang. 

    7. Market Research

    Teknik Industri juga dapat memasuki bidang karir marketing setelah lulus nanti. Salah satu bidang marketing yang dapat Anda pilih saat melamar kerja yaitu menjadi market research. Profesi ini bertanggung jawab untuk melakukan analisis terhadap pergerakan pasar, tren pasar saat ini, dan bagaimana perilaku pelanggan. 

    Anda akan banyak melakukan survei terhadap target pasar untuk merespon produk seperti apa yang saat ini sedang customer butuhkan. Hasil survei yang Anda lakukan menjadi dasar dalam melakukan inovasi produk agar perusahaan tetap dapat bersaing dengan kompetitor pada pasar yang sama.

    Sudah Tahukah Apa itu Jurusan Teknik Industri?

    Jurusan ini merupakan jurusan yang mempelajari beberapa disiplin ilmu yang berhubungan dengan proses bisnis. Bagi Anda yang tertarik, jurusan ini memiliki prospek kerja yang cukup luas dengan berbagai posisi yang menjanjikan seperti Logistic Specialist, Operation Consultant, hingga Project Manager.Prospek kerja lulusan Teknik Industri cukup menjanjikan di masa depan. Jika Anda bingung untuk memilih jurusan teknik atau manajemen, jurusan ini merupakan pilihan tepat karena menggabungkan antara ilmu teknik dan manajemen yang berfokus pada proses bisnis perusahaan.

  • Jurusan Agroteknologi: Ruang Lingkup, Info Kuliah, dan Prospek Kerjanya

    Jurusan Agroteknologi: Ruang Lingkup, Info Kuliah, dan Prospek Kerjanya

    Kamu mungkin pernah mendengar atau membaca istilah agroteknologi di portal berita atau media sosial. Jika kamu telusuri lebih jauh, terminologi tersebut seringkali berkaitan dengan isu ketahanan pangan, lo. Supaya kamu tidak bingung, simak pembahasannya berikut ini, ya!

    Mengenal Lebih Dalam Ruang Lingkup Agroteknologi 

    Jurusan agroekoteknologi merupakan salah satu jurusan yang berada dalam rumpun pertanian. Jurusan ini mempelajari tentang berbagai teknologi modern yang bisa digunakan dalam lingkup pertanian.

    Teknologi dalam pertanian yang dipelajari misalnya drone, sensor dan sistem informasi, untuk mengoptimalkan produktivitas di lahan pertanian serta menghasilkan tanaman dengan kualitas yang unggul. 

    Tak hanya itu, jurusan ini juga akan mempelajari komponen mikro dalam pertanian seperti genetika untuk memodifikasi tumbuhan, ilmu agronomi, produksi tanaman pasca panen, bahkan akan mempelajari sedikit ilmu peternakan. 

    Semakin tingginya angka pemanasan global dan berkurangnya lahan membuat sektor pertanian terus mengalami krisis. Oleh karena itu, adanya ilmu agroekoteknologi berguna untuk memecahkan permasalahan dan tantangan seiring perkembangan jaman.

    Kampus di Indonesia yang menyediakan jurusan agroekoteknologi juga sangat banyak, mulai dari kampus negeri hingga kampus swasta. Hal ini karena, lulusan jurusan ini memiliki prospek kerja yang sangat luas mulai dari sektor industri hingga sektor pemerintahan.

    5 Mata Kuliah Favorit di Jurusan Agroteknologi 

    Melalui jurusan yang juga dikenal dengan istilah agroekoteknologi atau agrotek ini, kamu bisa mempelajari berbagai cabang ilmu yang terkait teknologi pertanian. Berikut ini adalah lima jenis ilmu paling favorit di prodi ini. 

    1. Mikrobiologi

    Mata kuliah jurusan agroekoteknologi yang pertama adalah mikrobiologi. Pada mata kuliah ini, mahasiswa akan banyak mempelajari tentang bakteri, virus, jamur dan mikroorganisme lainnya yang mungkin tumbuh dan ada pada sebuah tanaman. 

    Ketika mengetahui karakteristik mikroorganisme yang ada, maka kerusakan tanaman akan dapat terkendali dengan mudah. Kamu juga akan mengenal bakteri baik yang justru berfungsi untuk mendukung kestabilan pertumbuhan tanaman. 

    Melalui mata kuliah ini, kamu dapat memahami pengendalian tanaman dari sisi mikrobiologi. 

    2. Agronomi

    Di lingkup ilmu agronomi, mahasiswa akan mempelajari proses produksi tanaman secara efektif dan efisien sehingga tidak ada bahan atau bagian tanaman yang terbuang secara percuma. Tujuannya adalah mendukung proses produksi yang berkelanjutan.

    Selain produksi tanaman, dalam mata kuliah ini, kamu juga akan mengetahui bagaimana produksi serat menjadi bahan bakar ramah lingkungan. Mulai dari pengeringan serat, pengarangan hingga pemanfaatan serat sebagai bahan bakar skala rumah tangga. 

    Bahasan menarik lainnya dalam ilmu agronomi adalah pengaruh manipulasi lingkungan dalam efektivitas pertumbuhan tanaman.

    3. Produksi Tanaman Pangan

    Tanaman pangan merupakan semua tanaman yang bisa dijadikan bahan makanan pokok. Dalam mata kuliah produksi tanaman pangan, kamu akan mendapatkan pemahaman tentang proses produksinya, mulai dari pembibitan hingga penanganan pasca panen. 

    Adapun beberapa tanaman pangan yang akan kamu pelajari adalah beras, umbi, gandum, dan bangsa serealia. Dengan mempelajari hal ini, mahasiswa akan memiliki kompetensi untuk melakukan manajemen produksi tanaman pangan dengan baik sehingga tercapai efektivitas produksi.

    Selain itu, penerapan bidang ini dapat berkontribusi dalam upaya menjadi negara yang swadaya dalam sektor pertanian. 

    4. Fisiologi Tumbuhan

    Fisiologi tumbuhan menjadi salah satu mata kuliah favorit di jurusan agroteknologi yang membekali mahasiswa dengan ilmu tentang sistem kerja atau metabolisme apada tumbuhan. 

    Di samping itu, melalui fisiologi tumbuhan, kamu juga akan memahami berbagai faktor lingkungan yang mempengaruhi sistem kerja tanaman dan karakteristik tumbuhan secara fisiologis. 

    Di antaranya, kamu akan mempelajari lebih dalam tentang kenampakan fisik tumbuhan, habitat hidupnya, keunikan fisik hingga cara perkembangbiakannya. Dengan memahami fisiologis tumbuhan, maka mahasiswa mendapat pengetahuan cara mengontrol perkembangan dan pertumbuhan tumbuhan yang tepat.

    5. Genetika

    Sesuai dengan namanya, pada mata kuliah genetika kamu akan banyak mempelajari tentang gen yang ada pada tanaman. Harapannya, dengan mengetahui gen pada tanaman, kamu dapat membudidayakan tanaman dengan gen yang unggul.

    Pada mata kuliah ini biasanya, mahasiswa akan melakukan praktikum khusus untuk memodifikasi gen pada tanaman. Tujuannya adalah untuk menghasilkan tanaman varietas baru yang lebih unggul secara kualitas, maupun lebih baik daya adaptasinya dengan lingkungan baru. 

    Praktikum ini biasanya yang ditunggu-tunggu oleh banyak mahasiswa.

    3 Kampus dengan Jurusan Agroteknologi Terbaik 

    Ada banyak sekali universitas terkemuka di Indonesia yang tersebar di berbagai daerah dan menyediakan jurusan agroekoteknologi. Tentunya dengan kualifikasi yang unggul, universitas ini mampu mencetak lulusan yang kompeten dalam bidang pertanian.

    1. Universitas Brawijaya (UNBRAW)

    UNBRAW merupakan salah satu universitas yang terletak di kota Malang, Jawa Timur yang membuka jurusan agroekoteknologi untuk jenjang sarjana. Mereka juga membuka jurusan yang sama untuk kampus PSDKU di Kediri. 

    Selain jurusan agroekoteknologi, UNBRAW juga membuka jurusan agribisnis di rumpun Fakultas Pertanian. Jurusan ini telah memiliki akreditasi unggul dari BAN-PT, memiliki akreditasi AUN-QA dan telah bekerja sama dengan Asean University Network

    2. Universitas Udayana

    Universitas Udayana merupakan salah satu insitutsi pendidikan tinggi terkemuka yang terletak di pulau Dewata, Bali. Mereka memfasilitasi memfasilitasi generasi muda untuk belajar dalam bidang pertanian dengan membuka jurusan Agroekoteknologi. 

    Jurusan agroekoteknologi mereka telah mengantongi akreditasi A dari BAN-PT sejak 2012 silam dan terus mengalami pembaharuan setiap 5 tahun sekali.

    Jurusan agroekoteknologi di Udayana terbagi atas beberapa minat konsentrasi ilmu, antara lain konsentrasi agronomi, ilmu tanah, arsitektur lansekap dan perlindungan tanaman.

    3. Universitas Jember

    Jurusan agroekoteknologi di institusi pendidikan tinggi ini masuk dalam  fakultas pertanian. Dengan visi untuk mencetak generasi yang mampu memecahkan masalah pertanian, prodi ini telah mengantongi akreditasi A dari BAN-PT.

    Menariknya, jika kamu berkuliah di jurusan agroekoteknologi univ Jember, kamu akan disuguhkan dengan berbagai fasilitas menarik untuk menambah wawasan. Salah satunya adalah taman agroekoteknologi yang mewadahi kegiatan penelitian, edukasi hingga wisata.

    Kenali Prospek Kerja Lulusan Agroteknologi di Indonesia

    Agroekoteknologi juga memiliki prospek kerja yang tersebar ke berbagai sektor dan bidang. Berikut adalah beberapa prospek kerja dari jurusan ini.

    1. Peneliti Bidang Pertanian

    Prospek kerja jurusan agroekoteknologi yang pertama adalah peneliti dalam bidang pertanian. Biasanya, peneliti sangat dibutuhkan di beberapa balai penelitian dan pengembangan daerah, hingga badan riset dan inovasi skala nasional. 

    Peneliti dalam bidang pertanian berperan untuk membawakan solusi untuk menghadapi tantangan dalam bidang pertanian seiring dengan isu perubahan iklim yang menyebabkan penurunan produksi di sektor pertanian.

    2. Konsultan Pertanian

    Kendati ilmu pertanian merupakan ilmu yang bisa dipelajari dengan mudah karena tersedia banyak sumber ilmu, nyatanya para praktisi pertanian masih kesulitan dalam mengambil keputusan strategis ketika berada di lapangan.

    Konsultan pertanian hadir untuk membantu para praktisi pertanian dalam melakukan pemecahan masalah. Biasanya, masalah yang timbul berkaitan dengan perubahan cuaca, faktor lingkungan maupun penanganan terhadap hama yang merugikan. 

    3. Pegawai Negeri Sipil

    Lulusan jurusan agroteknologi juga bisa merambah profesi aparatur sipil negara, atau pegawai negeri sipil di bidang pertanian. Para ASN dan PNS bidang pertanian kebanyakan akan bekerja di balai pertanian atau kementerian.

    Pada dasarnya, tugas mereka akan berkaitan dengan inovasi pertanian hingga mengontrol ketahanan pangan yang ada pada sebuah daerah. Pegawai negeri sipil bidang pertanian tidak hanya bekerja di dalam kantor saja, melainkan juga langsung turun ke lapangan.

    4. Wirausahawan Sektor Agroteknologi

    Prospek kerja lulusan agroekoteknologi yang selanjutnya adalah menjadi seorang wirausahawan. Dengan bekal ilmu yang cukup tentang budidaya dan optimalisasi teknologi dalam bidang pertanian, seorang lulusan jurusan ini bisa memiliki kiprah gemilang sebagai wirausahawan.

    Tidak sedikit lulusan jurusan ini yang memulai karir sebagai seorang wirausahawan dalam bidang pangan secara umum. Sumber daya alam hasil pertanian yang beragam membuat lulusan agroekoteknologi memiliki peluang yang sangat besar dalam bidang wirausaha. 

    Salah satunya adalah Sofyan Adi Cahyono, lulusan Agroekoteknologi yang sukses mengembangkan bisnis sayur organik di lereng gunung Merbabu. Dirinya berhasil menjadi perwakilan Indonesia dalam ajang Organic Youth Forum di Taiwan.

    Apa yang Perlu Disiapkan untuk Masuk ke Jurusan Agroteknologi?

    Prospek kerja yang luas bagi lulusan jurusan ini tentunya mengundang kompetisi yang tinggi. Oleh sebab itu, jika kamu tertarik menempuh jurusan agroekoteknologi, kamu perlu mempersiapkan diri secara akademis mulai dari bangku awal sekolah menengah atas. 

    Pasalnya, institusi pendidikan tinggi yang menyediakan jurusan agroteknologi menuntut standar tertentu dalam proses seleksinya. Kamu perlu melatih kemampuan berpikir kritis,meneliti, juga analisis khususnya di bidang IPA (kimia, biologi dan tumbuhan).

  • Agribisnis: Jurusan, Ruang Lingkup, dan Prospek Kerjanya

    Agribisnis: Jurusan, Ruang Lingkup, dan Prospek Kerjanya

    Saat mendengar kata agribisnis, apa yang terlintas di benakmu? Ya, seringkali masyarakat akan menyangkut pautkan kata ‘agribisnis’ dengan kata ‘agraris.’ Agraris merupakan julukan bagi negara Indonesia karena sebagian besar masyarakatnya bekerja di sektor pertanian. 

    Mungkin kamu akan berpikir, ‘Wah, berarti lulusan dari jurusan agribisnis ini nantinya akan menjadi petani.’ Ya, tidak jarang masyarakat berpikiran demikian. Memang pemikiran tersebut tidak salah, namun jurusan ini nyatanya lebih dari sekadar bertani. Penasaran, bukan? Mari ulik fakta menarik dibalik jurusan agribisnis ini.

    Definisi Agribisnis

    Agribisnis
    Agribisnis | Image Source: Freepik

    Kata agribisnis sendiri merupakan gabungan dari dua kata. Dua kata tersebut adalah agri dan bisnis. Agri sendiri memiliki arti bidang pertanian, sehingga kamu bisa menyimpulkan bahwa agribisnis adalah program studi yang menekuni bidang pertanian, dan mempelajari bisnis untuk mengelolanya secara modern.

    Dengan demikian, agribisnis dapat menjadi pilihan jurusan terbaik apabila kamu ingin berbisnis di sektor pertanian. Bahkan kamu juga dapat mengembangkan ide bisnis makanan dengan mempelajari jurusan ini, lho! Baik itu nantinya merupakan bisnis makanan berskala UMKM, atau berskala perusahaan.

    Mengetahui bahwa agribisnis merupakan jurusan dengan prospek karir yang menjanjikan, apa sekarang kamu tertarik untuk mengetahui lebih lanjut? Yuk segera ketahui serba-serbi mengenai jurusan ini dengan memperhatikan berbagai mata kuliah yang akan dijelaskan berikut ini.

    Mata Kuliah Jurusan Agribisnis

    Kuliah Jurusan Agribisnis
    Kuliah Jurusan Agribisnis | Image Source: Freepik

    Terdapat 10 mata kuliah yang wajib kamu pelajari apabila kamu telah memutuskan untuk belajar agribisnis. Kesepuluh mata kuliah tersebut akan kamu ketahui secara rinci melalui penjelasan berikut ini. Yuk simak!

    1. Pengantar Ilmu Pertanian

    Pada awal semester, tentu kamu akan mempelajari pengantar ilmu pertanian. Dengan demikian, kamu akan memahami dunia pertanian lebih dalam lagi. Sebab dasar dari ilmu pertanian wajib kamu kuasai terlebih dahulu. Apabila dasar ilmu pertanian telah dipelajari, kamu dapat mengikuti mata kuliah lain dengan mudah.

    2. Pengantar Ilmu Teknologi Pertanian

    Sembari kamu mendalami pengantar ilmu pertanian, universitas akan memberikan mata kuliah pengantar ilmu teknologi pertanian. Mata kuliah ini bertujuan untuk mengenalkan kamu terhadap teknologi yang sedang digunakan atau berkembang di dunia pertanian dewasa ini.

    3. Dasar Budidaya Pertanian

    Selain dua mata kuliah yang telah kamu baca sebelumnya, ada pula mata kuliah yang berjudul Dasar Budidaya Pertanian. Mata kuliah yang satu ini akan membuka wawasanmu seputar dunia pertanian. Kamu juga akan mempelajari lebih dalam mengenai budidaya dalam sektor pertanian.

    4. Pengantar Ilmu Ekonomi

    Terlepas dari pendalaman mengenai seluk-beluk pertanian, jurusan agribisnis ini juga akan memfasilitasi kamu dengan mata kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi. Mata kuliah ini akan membantu kamu untuk mengetahui lebih dalam mengenai ilmu ekonomi, yang kemungkinan besar kamu perlukan saat memulai bisnis.

    5. Koperasi dan Usaha Pertanian

    Pengantar Ilmu Ekonomi tidak akan cukup membekali kamu saat berusaha mendalami dunia bisnis pertanian modern. Kamu juga perlu tahu banyak mengenai koperasi dan usaha pertanian.

    Dengan mempelajari ilmu pengelolaan koperasi dan usaha pertanian, kamu akan mengetahui bahwa koperasi sangat berguna bagi masyarakat dan anggotanya. Terutama bagi masyarakat dan anggota yang bekerja di sektor pertanian. Apalagi dengan koperasi, masyarakat akan mampu memajukan usaha masing-masing.

    6. Pengantar Agribisnis

    Kemudian, akan ada mata kuliah yang bernama Pengantar Agribisnis. Pada mata kuliah ini, kamu akan mempelajari pendahuluan mengenai ilmu agribisnis. Ada enam materi yang akan kamu pelajari pada mata kuliah ini. Apa sajakah materi pembahasan dalam mata kuliah ini?

    Pertama, kamu akan mempelajari sistem konsep dan pendekatan agribisnis. Kedua, terdapat materi mengenai komponen agribisnis. Materi selanjutnya membahas tentang model usaha, badan usaha, dan peranan serta kedudukan agribisnis. Terakhir, akan ada materi tentang teknologi dalam agribisnis.

    7. Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian

    Pelajaran mengenai komunikasi dan penyuluhan pertanian pun tersedia di jurusan ini. Mata kuliah ini hadir agar kamu memahami metode berkomunikasi secara efektif, sehingga kamu mampu memberikan penyuluhan pertanian kepada masyarakat sekitar.

    Dengan demikian, masyarakat dapat meningkatkan produksi, keuntungan, dan memperbaiki kesejahteraannya melalui sektor pertanian. Berusaha membantu masyarakat dalam memajukan sektor pertanian merupakan salah satu tujuan dari mempelajari ilmu agribisnis.

    8. Pemasaran Hasil Pertanian

    Ada pula mata kuliah yang menekankan pelajaran di bidang pemasaran. Pasti kamu juga telah menduganya, dari kata bisnis yang terdapat dalam agribisnis. Mata kuliah ini akan membuka wawasanmu, bagaimana cara memasarkan produk hasil pertanian secara efektif.

    9. Kewirausahaan

    Masih berkaitan dengan kata bisnis, jurusan ini juga menyediakan mata kuliah kewirausahaan. Mata kuliah ini merupakan bekal penting bagi mahasiswa, sebab dasar-dasar ilmu dalam berwirausaha di bidang pertanian akan dipelajari secara mendalam disini.

    10. Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura

    Terakhir, kamu akan mempelajari agribisnis tanaman pangan dan hortikultura. Sesudah mempelajari mata kuliah ini, harapannya mahasiswa dapat menguasai pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang baik saat mengembangkan produksi tanaman serta tanaman hortikultura.

    Ruang Lingkup Jurusan Agribisnis

    Ruang Lingkup Jurusan Agribisnis
    Ruang Lingkup Jurusan Agribisnis | Image Source: Freepik

    Dengan mempelajari ilmu agribisnis, mahasiswa diharapkan juga memahami ruang lingkup dari jurusan ini. Apa saja yang dapat menjadi ruang lingkup atau cakupan dari ilmu disiplin ini? Mari membahasnya lebih rinci!

    1. Distribusi serta Pengadaan Sarana Prasarana Produksi

    Ruang lingkup pertama pada bidang ilmu ini terletak pada bagian distribusi serta pengadaan sarana prasarana produksi. Apa sajakah contoh dari sarana prasarana produksi tersebut? 

    Contoh sarana prasarana yang dibutuhkan adalah pupuk, benih, bibit, pakan hewan ternak, pestisida, obat tanaman, bahan bakar, dan juga lembaga pengkreditan. Sedangkan pelaku yang berada pada ruang lingkup ini bisa berupa lembaga maupun perorangan. Contohnya koperasi, pemerintahan, dan perusahaan swasta.

    2. Pemasaran dan Pengelolaan

    Kedua, agribisnis juga mencakup rangkaian dari segala aktivitas pengumpulan berbagai produk hasil tani. Seperti pengelolaan, penyimpanan, hingga penyalurannya. Penyalurannya sendiri dapat meluas, tidak hanya kepada konsumen dalam negeri, namun juga dapat menjangkau konsumen luar negeri.

    Sehingga dapat diketahui bahwa pelaku usaha tani pada ruang lingkup ini merupakan distributor, pengemas, pengolah, dan juga pedagang.

    3. Usaha Tani

    Terakhir, ada pula kegiatan yang mencakup produksi pertanian dari macam-macam hasil pangan. Contohnya sayuran, buah-buahan, tanaman hias, bunga, kebun, dan juga hewan ternak.

    Oleh karena itu, akan dibutuhkan pelaku usaha seperti petani, pelaku usaha hewan ternak, tanaman hias, dan juga usaha tambak.

    Setelah mengetahui ruang lingkup dari agribisnis, kamu pasti penasaran mengenai prospek kerja dari jurusan ini, bukan? Apakah prospek kerja di bidang ini akan sangat menjanjikan? Kamu akan dapat mengetahuinya lebih lanjut dengan menyimak penjelasan dibawah ini.

    Prospek Kerja Jurusan Agribisnis

    Prospek Kerja Jurusan Agribisnis
    Prospek Kerja Jurusan Agribisnis | Image Source: Freepik

    Dalam bidang ini, terdapat beberapa contoh prospek kerja yang menjanjikan. Oleh karena itu, kamu tidak perlu takut untuk memilih agribisnis sebagai jurusan kamu. Apa sajakah prospek kerja tersebut? Ketahui lebih rinci melalui penjelasan berikut ini.

    1. Usaha Tanaman Obat

    Apabila kamu mencoba untuk menekuni budidaya tanaman obat, kamu akan menyadari bahwa usaha ini amat menjanjikan. Bagaimana tidak, tanaman obat sangatlah penting bagi kesehatan masyarakat, sehingga dengan pemasaran yang efektif, kamu akan dapat banyak meraup keuntungan.

    Namun kamu harus tetap menanamkan prinsip bahwa tanaman obat kamu wajib dirawat dengan sungguh-sungguh. Kamu juga dapat mempelajari cara mengemas tanaman obat dengan unik, sehingga orang-orang akan tertarik untuk membeli daganganmu.

    Jenis tanaman obat yang bisa kamu jadikan bisnis pun beragam. Ada sembilan jenis tanaman obat menarik yang dapat kamu jual, yaitu kencur, kunyit, meniran, mahkota dewa, jahe, sambiloto, tumbuhan kumis kucing, lengkuas merah, dan juga sirih merah.

    2. Bisnis Tanaman Hias

    Kamu juga dapat memanfaatkan ilmu yang kamu dapatkan dari jurusan agribisnis dengan memulai bisnis tanaman hias, lho. Saat banyak orang menyalurkan hobinya dengan mengoleksi tanaman hias, kamu dapat mencari keuntungan dengan membuatnya sebagai bisnis.

    Sebab dewasa ini, permintaan terhadap berbagai jenis tanaman hias kerap meningkat. Akan tetapi, kamu juga harus dapat memikirkan cara untuk mendapatkan modal awal guna memulai budidaya tanaman hias ini.

    Adapun macam tanaman hias yang masyarakat minati adalah sebagai berikut:

    • Kaktus mini
    • Kuping gajah
    • Anggrek
    • Aster
    • Mawar
    • Supril
    • Pohon palem
    • Bonsai

    Cukup banyak bukan, pilihan tanaman hias yang dapat kamu jadikan obyek usaha kamu?

    3. Pengembangbiakan Sayur Hidroponik

    Seperti yang telah kamu ketahui, hampir seluruh orang membutuhkan sayur sebagai nutrisi yang wajib terpenuhi setiap harinya. Oleh karena itu, bagi kamu yang ingin mengkolaborasikan kebutuhan pasar ini dengan ilmu yang kamu miliki, kamu dapat memulai budidaya sayur hidroponik.

    Apabila kamu ragu karena tidak ada lahan untuk memulai bisnis ini, kamu dapat melakukan alternatif lain. Contohnya dengan membuat media tanam dari aliran pipa, membeli bibit tanaman, peralatan tanam layaknya tabir pelindung dari sinar mentari dan juga pupuk organik cair.

    Adapun sejumlah jenis sayuran yang bisa kamu tanam adalah seledri, bayam, pokcoy, cabai, kangkung, kenikir, tomat, hingga mentimun. Cukup banyak bukan, variasi sayur hidroponik yang dapat kamu jadikan peluang berbisnis?

    4. Usaha Ikan Konsumsi

    Selanjutnya, kamu juga dapat membudidayakan ikan konsumsi sebagai prospek kerja yang menjanjikan, lho. Sebab begitu banyak jenis ikan air tawar yang sering menjadi pilihan lauk masyarakat, seperti mujair, lele, belut, ikan mas, dan juga gurame.

    Berkaca dari permintaan pasar ini, kamu dapat menyimpulkan bahwa usaha ikan konsumsi menjadi bisnis yang sangat menjanjikan. Akan tetapi, kamu membutuhkan modal besar, sebab kamu butuh lahan yang cukup luas, modal untuk membeli bibit serta makanannya.

    Akan tetapi, kamu tidak perlu terlalu khawatir, sebab kamu dapat memulai bisnis minimalis dengan ternak ikan lele. Budidaya ikan jenis ini sangat ramah di kantong, sebab kamu tak memerlukan modal besar. Bahkan kamu hanya memerlukan lahan kecil untuk berternak lele.

    Namun tetap ingat, bahwa kamu harus memperdalam ilmu mengenai seluk beluk ikan lele. Misalnya, kamu harus memahami bahwa pada usia semester pertama, lele amat rentan terserang penyakit jamur pada tubuhnya. Jadi, coba pelajari semua yang berkaitan dengan lele sebelum memulai usahanya.

    5. Bisnis Ikan Hias

    Terakhir, kamu juga dapat berbisnis ikan hias. Tanpa kamu sadari, ikan hias memiliki pangsa pasar yang luas, lho. Apalagi masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas sering memelihara berbagai jenis ikan hias.

    Untuk melakukan bisnis ini, kamu harus tahu bahwa keahlian di bidang ilmu agribisnis, terutama mengenai perikanan, harus cukup mendalam. Sebab ilmu ini akan sangat berguna saat kamu memulai membeli benih ikan hingga saat kamu mulai membesarkan ikan tersebut.

    Terlebih lagi, kamu harus mengetahui bahwa jenis budidaya ini memiliki risiko cukup tinggi. Ikan hias kerap terserang penyakit, bahkan dapat mati secara mendadak. Oleh karena itu, wajib hukumnya bagi kamu untuk mendalami ilmu perikanan, agar hal ini dapat kamu minimalisir.

    Adapun jenis ikan hias yang bisa kamu kembangbiakkan adalah ikan mas koki, lo han, nila emas, ikan koi, arwana, hingga ikan cupang. Cukup banyak bukan, pilihan untuk berbisnis ikan hias?

    Tertarik untuk Mengambil Jurusan Agribisnis?

    Jurusan Agribisnis
    Jurusan Agribisnis | Image Source: Freepik

    Dari semua penjelasan mengenai jurusan agribisnis, apakah kamu mulai menyadari bahwa jurusan ini cukup menjanjikan bagi perjalanan karirmu kedepan? Apabila kamu memang telah menetapkan disiplin ilmu ini sebagai jurusanmu, jangan khawatir akan pekerjaanmu di kemudian hari!

    Kamu cukup bersungguh-sungguh saat mendalami semua ilmu yang jurusan ini berikan saat mulai pembelajaran. Dengan demikian, kamu juga akan mendapat kesuksesan yang kamu dambakan!

  • Teknik Elektromedik: Info Kuliah, Prospek Kerja, dan Kisaran Gaji

    Teknik Elektromedik: Info Kuliah, Prospek Kerja, dan Kisaran Gaji

    Kemajuan teknologi telah mengubah wajah dunia medis secara revolusioner. Nah, di balik inovasi-inovasi medis yang memukau, terdapat satu profesi yang menggabungkan ilmu teknik dan kedokteran, yaitu lulusan dari teknik elektromedik. 

    Jika Anda penasaran dengan jurusan ini, maka simak artikel berikut yang berisi pegenalan jurusan elektromedik, ruang lingkupnya, materi yang dipelajari, keahlian yang diperoleh, serta prospek karir dan kisaran gaji yang menanti lulusannya.

    Pengertian Jurusan Teknik Elektromedik

    Teknik elektromedik adalah cabang ilmu yang memadukan konsep teknik dengan aplikasinya dalam bidang medis. Sehingga, fokus pembelajarannya mengacu pada pengembangan, desain, serta penggunaan perangkat teknologi canggih dalam perawatan kesehatan. 

    Teknik elektromedik berperan penting dalam menciptakan solusi inovatif yang menggabungkan teknologi dan ilmu kedokteran. Sehingga, mahasiswa yang mempelajarinya dapat meningkatkan diagnosis, pemantauan, dan perawatan pasien.

    Para mahasiswa akan belajar bagaimana menerapkan prinsip-prinsip rekayasa elektronik dan teknologi informasi. Utamanya untuk mengembangkan perangkat medis yang lebih baik, alat diagnostik yang lebih akurat, serta solusi teknologi yang mendukung prosedur medis. 

    Selain itu, mereka juga akan mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang interaksi antara teknologi dan tubuh manusia. Tak hanya interaksinya, tetapi juga efeknya dengan memastikan bahwa perangkat medis aman, efektif, dan sesuai dengan standar regulasi.

    Ruang Lingkup Teknik Elektromedik

    Ruang Lingkup Teknik Elektromedik
    Ruang Lingkup Teknik Elektromedik | Image Source: Freepik

    Teknik elektromedik memiliki ruang lingkup yang sangat luas dan melibatkan berbagai aspek dalam dunia medis dan teknologi. Beberapa fokus utama dalam bidang ini termasuk:

    1. Peralatan Medis

    Tentunya, mahasiswa akan belajar merancang, mengembangkan, dan memelihara peralatan medis. Contohnya alat pencitraan, alat diagnostik, perangkat bantu dengar, alat pacu jantung, dan banyak lagi.

    2. Teknologi Implant

    Selain itu, mereka juga akan mempelajari tentang pengembangan dan penggunaan teknologi implant. Sebagai contoh yaitu alat pacu jantung, prostetik, dan alat implan lainnya.

    3. Bioteknologi

    Selanjutnya, mahasiswa akan memahami tentang penggunaan teknologi dalam memahami dan memanipulasi materi biologis. Termasuk rekayasa genetika dan terapi gen.

    4. Rehabilitasi Medis 

    Ruang lingkup rehabilitasi medis melibatkan pengembangan alat dan teknologi yang membantu dalam rehabilitasi pasien. Contohnya seperti alat bantu berjalan atau alat bantu pendengaran.

    5. Telemedicine

    Terakhir, mahasiswa juga akan diajarkan tentang pengembangan teknologi untuk kepentingan pengobatan. Misalnya seperti konsultasi medis jarak jauh, pemantauan pasien, dan layanan medis melalui platform digital.

    Apa yang Dipelajari di Jurusan Teknik Elektromedik?

    Biasanya, jika Anda tertarik dengan suatu jurusan, maka pastinya akan mencoba meraba-raba kira-kira apa saja yang nantinya akan Anda pelajari. Namun, untuk memberi Anda gambaran, materi di jurusan teknik elektromedik adalah kombinasi antara ilmu kedokteran dan teknik elektronika. 

    Jadi, mahasiswa akan mengambil mata kuliah seperti:

    • Anatomi dan Fisiologi Manusia
    • Elektronika Medis
    • Pemrosesan Sinyal Biomedis
    • Instrumentasi Medis
    • Pengukuran Medis
    • Sistem Informasi Kesehatan
    • Biomekanika
    • Teknologi Implant
    • Rekayasa Biomedis
    • Etika dalam Teknik Elektromedik

    Keahlian yang Didapat dari Kuliah Jurusan Teknik Elektromedik

    Kuliah Jurusan Teknik Elektromedik
    Kuliah Jurusan Teknik Elektromedik | Image Source: Freepik

    Selama kuliah di jurusan teknik elektromedik, Anda sebagai mahasiswa akan mengembangkan beragam keahlian yang sangat berharga di dunia teknologi medis. Beberapa keahlian yang dapat Anda peroleh meliputi:

    • Rekayasa biomedis: Merujuk pada bagaimana Anda menggabungkan prinsip-prinsip rekayasa dengan ilmu biomedis untuk merancang dan mengembangkan peralatan medis serta teknologi yang inovatif.
    • Dasar-dasar elektronika medis: Merujuk pada teknologi yang diterapkan dalam peralatan medis, termasuk sensor medis, perangkat pemantauan, dan alat diagnostik.
    • Instrumentasi medis: Merancang, mengembangkan, dan memelihara alat-alat medis yang berguna dalam prosedur diagnostik dan perawatan, seperti alat pencitraan dan alat bantu pendengaran.
    • Teknologi implant: Merujuk pada bagaimana desain dan integrasi perangkat medis yang ditanam dalam tubuh manusia, seperti pacu jantung buatan dan prostetik.
    • Kontrol biomedis: Memahami cara mengembangkan sistem kontrol dan monitoring untuk peralatan medis, sehingga memungkinkan para profesional kesehatan mengendalikan dan memantau perangkat dari jarak jauh.
    • Biomekanika: Keahlian ini memungkinkan lulusan untuk bisa merancang perangkat medis yang sesuai dengan struktur dan fungsi tubuh manusia.

    Prospek Karir Lulusan Jurusan Teknik Elektromedik

    Jurusan teknik elektromedik membuka peluang karir yang menarik dan terus berkembang di dunia medis. Sebab, lulusannya memang memiliki keterampilan yang sangat penting dalam mengembangkan dan mengintegrasikan teknologi ke dalam perawatan kesehatan. Berikut adalah beberapa prospek karirnya yang menjanjikan:

    1. Pengembang Peralatan Medis

    Sebagai pengembang peralatan medis, Anda akan merancang, mengembangkan, dan menguji perangkat medis baru. Misalnya yaitu alat diagnostik, alat bantu pendengaran, alat pencitraan medis, dan lain-lain. 

    Jadi, pekerjaan ini memastikan bahwa peralatan tersebut tidak hanya akurat dan efisien. Tetapi juga aman digunakan oleh tenaga medis dan pasien.

    2. Spesialis Teknologi Implant

    Seiring dengan kemajuan teknologi, implant semakin penting dalam pengobatan dan rehabilitasi. Sebagai spesialis teknologi implant, Anda akan terlibat dalam merancang dan mengembangkan teknologi implan seperti alat pacu jantung, prostetik, dan perangkat lain yang ditanam dalam tubuh manusia. 

    Selain itu, lulusan teknik elektromedik juga bertugas memastikan keamanan, kompatibilitas, dan kinerja optimal dari implant tersebut. Hal ini melibatkan pengujian menyeluruh terhadap material yang digunakan dalam implant, serta analisis mendalam terhadap respons tubuh terhadap implant tersebut.

    3. Ahli Instrumentasi Medis

    Selain itu, terdapat karir sebagai ahli instrumentasi medis. Tanggung jawabnya yaitu untuk merancang dan memelihara alat-alat medis yang berguna dalam prosedur diagnostik dan perawatan. 

    Ahli instrumentasi medis memastikan bahwa alat-alat memberikan data yang akurat dan dapat diandalkan kepada tenaga medis. Sehingga, memungkinkan Anda untuk membuat keputusan yang tepat untuk pasien.

    4. Peneliti Biomedis

    Peneliti Biomedis
    Peneliti Biomedis | Image Source: Freepik

    Selanjutnya adalah pekerjaan sebagai peneliti biomedis, khususnya jika Anda ingin berfokus pada penelitian ilmiah untuk mengembangkan teknologi medis baru. Sebagai peneliti, Anda akan melakukan eksperimen, analisis data, dan mengidentifikasi solusi inovatif untuk tantangan medis yang ada. 

    Penelitian ini dapat mengarah pada pengembangan alat medis yang lebih efektif, pengobatan yang lebih baik, dan perangkat kesehatan yang lebih canggih. Dengan menerapkan temuanya, para ilmuwan dan profesional kesehatan dapat mengidentifikasi solusi alat-alat medis yang dapat memenuhi kebutuhan pasien. 

    5. Konsultan Teknik Elektromedik

    Sementara itu, lulusan juga bisa mengambil arah karir dalam dunia konsultan. Jadi, sebagai konsultan, lulusan akan bekerja dengan berbagai lembaga medis dan perusahaan teknologi untuk memberikan saran teknis. 

    Tugasnya misalnya membantu pemilihan, penerapan, dan pemeliharaan peralatan medis serta teknologi terkait. Peran ini memungkinkan lulusan untuk berinteraksi dengan berbagai profesional medis dan teknis, serta berkontribusi dalam pengembangan solusi medis yang lebih baik.

    6. Pengembang Perangkat Lunak Medis

    Jika Anda memilih peminatan dalam pengembangan software, maka terdapat pilihan sebagai pengembang software untuk medis. Sebab, dunia medis semakin modern, sehingga perangkat lunak memainkan peran yang semakin penting dalam diagnosis, pemantauan, dan pengobatan pasien. 

    Sebagai pengembang perangkat lunak medis, Anda akan merancang aplikasi dan program yang mendukung praktik medis, pengumpulan dan analisis data medis, serta pemantauan pasien jarak jauh.

    7. Spesialis Telemedicine

    Telemedicine adalah tren yang semakin berkembang dalam dunia medis. Spesialis dalam bidang ini berfokus pada pengembangan platform dan teknologi yang memungkinkan konsultasi medis jarak jauh, pemantauan pasien, serta layanan kesehatan melalui platform digital. 

    Profesi ini akan memastikan keamanan data pasien dan keefektifan dalam pengiriman layanan medis jarak jauh. Dengan berfokus pada aspek teknis dan keamanan, Anda berkontribusi pada perkembangan sistem kesehatan yang lebih modern dan terhubung secara teknologi.

    Kisaran Gaji Lulusan Teknik Elektromedik

    Sementara itu, gaji lulusan teknik elektromedik bervariasi tergantung pada banyak faktor. Mulai dari level pendidikan, pengalaman kerja, spesialisasi, dan lokasi geografis. 

    Namun, pada umumnya, lulusan dengan gelar Sarjana (S1)  di Indonesia berkesempatan mendapat gaji awal antara Rp7.000.000,00 hingga Rp12.000.000,00 per bulan. Meskpun demikian, dengan pengalaman yang lebih tinggi, gelar lanjutan (seperti gelar magister), dan spesialisasi lebih lanjut, gaji Anda dapat meningkat. 

    Jadi, dalam karir jangka panjang, lulusan teknik elektromedik memiliki potensi untuk meraih gaji yang lebih tinggi ketimbang dengan banyak profesi lainnya. Sebab, permintaan untuk orang yang ahli dalam elektromedik juga terus berkembang dalam bidang medis dan teknologi.

    Berminat untuk Mengambil Jurusan Teknik Elektromedik?

    Kesimpulannya, jurusan teknik elektromedik adalah pintu masuk ke dunia yang memadukan teknologi dan ilmu kedokteran untuk menciptakan solusi medis yang inovatif. Jika Anda merasa memiliki passion dan keunggulan dalam bidang biologi, fisika, dan teknologi, tak ada salahnya memilih jurusan ini agar dapat menciptakan dampak positif dalam masyarakat melalui teknologi medis. Sebab, peluang karirnya sangat menjanjikan dan kontribusinya nyata dalam dunia kesehatan.

  • Ilmu Biomedis: Ruang Lingkup, Info, dan Prospek Kerjanya

    Ilmu Biomedis: Ruang Lingkup, Info, dan Prospek Kerjanya

    Ilmu kesehatan adalah salah satu disiplin ilmu terapan yang juga banyak diminati oleh para siswa yang ingin melanjutkan pendidikan di tingkat perguruan tinggi. Selain kedokteran, cabang dari ilmu kedokteran seperti ilmu biomedis menjadi incaran bagi mereka yang memiliki ketertarikan belajar ilmu di bidang kesehatan. 

    Beberapa bidang yang juga berperan penting dalam memberikan kontribusi pada bidang kesehatan yaitu biomedis, biokimia, bioteknologi, rekayasa genetika, dan masih banyak yang lainnya. Kali ini kita akan mengupas secara detail tentang ilmu biomedis baik dari segi keilmuan sampai prospek kerja kedepannya nanti.

    Apa itu Ilmu Biomedis?

    Biomedis adalah cabang ilmu kesehatan yang memerlukan paduan berbagai disiplin ilmu kesehatan dengan memfokuskan pada pengaplikasian teknik dalam bidang medis atau kedokteran. Fokus ilmu ini adalah pada aplikasi penggabungan kemampuan analisis dan pemecahan masalah di bidang kedokteran. 

    Ilmu ini juga mempelajari tentang organisasi kehidupan baik dari tingkat molekul, sel, organ, hingga organisme untuk mengembangkan dan mencari penyelesaian atas kasus medis yang belum terpecahkan. Singkatnya, cabang ilmu kedokteran ini menerapkan prinsip biologis dan fisiologis dalam bidang klinis. 

    Dengan adanya campuran disiplin ilmu yang digunakan pada bidang ini, maka diharapkan produk dari ilmu ini adalah suatu terapi baik melalui pendekatan bedah (surgical approach), pendekatan obat (medicine approach), atau pendekatan vaksinasi (vaccinated approach).

    Tujuan dan Fungsi Ilmu Biomedis

    Tujuan dan fungsi dari ilmu ini adalah menangani masalah kesehatan atau masalah yang berada di sekitar ilmu kedokteran yang belum terpecahkan dengan pendekatan medis. Banyaknya disiplin ilmu yang berada dalam cakupannya membuat ilmu ini mampu melihat suatu permasalahan dari banyak sudut pandang. 

    Adanya ilmu ini diharapkan akan memiliki banyak peluang penyelesaian masalah yang mungkin sebelumnya belum ada celah untuk memecahkan masalah medis yang ada. 

    Bahkan ilmu ini juga diharapkan dapat mencegah tubuh untuk terjangkit suatu penyakit tertentu dengan membangun sistem imun yang kuat seperti dengan menggunakan pendekatan vaksinasi.  

    Perbedaan Ilmu Biomedis dengan Teknik Biomedis

    Banyak yang salah menduga bahwa ilmu biomedis dengan teknik biomedis adalah dua cabang ilmu yang sama. Namun, nyatanya mereka berbeda. Perbedaan yang sangat terlihat adalah dari hasil atau produk dari kedua ilmu tersebut.

    Ilmu biomedis menghasilkan pengobatan dan memecahkan permasalahan yang sebelumnya belum ada mekanisme pengobatannya. Sedangkan teknik biomedis menghasilkan alat yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan medis dengan cepat, inovatif, dan tepat sasaran untuk menyembuhkan pasien. 

    Jadi, ilmu biomedis adalah terapan dari biologi dan fisiologi, sedangkan teknik biomedis adalah pengembangan dari ilmu biomedis untuk menciptakan alat sesuai dengan kebutuhan medis, sehingga kedua keilmuan tersebut sangatlah berbeda.

    Ruang Lingkup Ilmu Biomedis

    Ilmu Biomedis
    Ilmu Biomedis | Image Source: Pexels.com

    Ruang lingkup ilmu ini sangatlah luas. Melihat dari tujuan dan fungsi dari ilmu biomedis itu sendiri, suatu permasalahan dapat diselesaikan dari banyak kacamata disiplin ilmu. Selain tentu saja ilmu kedokteran yang harus dikuasai, cabang-cabang ilmu biologi yang berperan pada biomedis, yaitu:

    1. Mikrobiologi

    Mikrobiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup dengan ukuran yang sangat kecil atau ukuran mikro. Untuk melihat makhluk ini, perlu menggunakan mikroskop karena tidak bisa terlihat jika hanya dengan mata telanjang. Contoh dari mikrobiologi adalah mempelajari tentang bakteri seperti bakteri Lactobacillus sp.

    2. Virologi

    Ilmu ini mempelajari tentang virus. Virus bisa dikatakan makhluk hidup atau tidak hidup berdasarkan zat penyusun dan perkembangbiakannnya. Maka dari itu, muncullah cabang ilmu biologi khusus mempelajari tentang virus. Meskipun memiliki ukuran yang sama kecilnya, virus dan bakteri memiliki cabang ilmu yang berbeda. 

    3. Imunologi

    Ilmu ini mempelajari tentang sistem imun tubuh manusia. Sistem imun pada manusia ini sangat kompleks. Karena sistem imun berhubungan dengan kebutuhan gizi pada masing-masing tubuh makhluk hidup dan kecukupan vitamin serta mineral dalam tubuh manusia tersebut.

    4. Anatomi dan Fisiologi

    Anatomi adalah ilmu yang mempelajari letak serta organ tubuh manusia. Fisiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang sistem organ yang bekerja pada tubuh manusia. Seperti cabang ilmu kedokteran lainnya, ilmu biomedis juga wajib mempelajari dua ilmu dasar ini.

    5. Genetika

    Genetika merupakan ilmu yang mempelajari tentang susunan gen, komposisi gen, dan kromosom pada manusia.

    6. Biokimia

    Ilmu ini mempelajari dua bidang keilmuan yaitu biologi dan kimia. Ilmu ini membahas tentang susunan kimia yang berperan pada tubuh manusia serta proses-proses kimiawi yang bekerja di dalamnya.

    7. Farmakologi

    Ilmu ini mempelajari tentang farmasi atau pengobatan dengan obat-obatan, termasuk penemuan, pengembangan, dan penggunaanya dalam pengobatan penyakit. 

    Informasi terkait Kuliah Jurusan Ilmu Biomedis

    Kuliah Jurusan Ilmu Biomedis
    Kuliah Jurusan Ilmu Biomedis | Image Source: Pexels.com

    Banyak sekali universitas ternama di Indonesia, baik negeri maupun swasta, yang membuka jurusan ilmu biomedis untuk sarjana bahkan pascasarjana. Jurusan ini mungkin sudah tidak lagi asing di telinga dunia pendidikan karena merupakan salah satu jurusan yang banyak diminati selain jurusan kedokteran.

    Universitas dengan Jurusan Ilmu Biomedis

    Berikut beberapa nama universitas dengan ranking terbaik dalam jurusan ilmu biomedis:

    1. Universitas Indonesia (UI)
    2. Institut Teknologi Bandung (ITB)
    3. Universitas Airlangga (Unair)
    4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)  

    Mata Kuliah Jurusan Ilmu Biomedis

    Pada jurusan ini, mata kuliah yang akan dipelajari, antara lain:

    • Biologi dasar,
    • Kimia dasar,
    • Fisika dasar,
    • Kalkulus,
    • Kimia fisik,
    • Ilmu bahan,
    • Biokimia,
    • ANFISMAN (Anatomi dan Fisiologi Manusia),
    • Fisika medis,
    • Mikrobiologi,
    • Genetika,
    • Dasar-dasar farmasi.

    Dan masih banyak mata kuliah lainnya karena setiap universitas memiliki otoritas kurikulumnya masing-masing. Jadi ada kemungkinan setiap universitas memiliki sedikit perbedaan mata kuliah yang dipelajari. Dengan melihat mata kuliah yang telah disebutkan, diharapkan calon-calon mahasiswa memiliki sikap ilmiah yang:

    • tekun dan teliti;
    • memiliki kemampuan berpikir kritis dan detail;
    • kemampuan memecahkan masalah;
    • kemampuan observasi yang bagus dan rasional;
    • memiliki kemampuan bekerja secara terstruktur;
    • analisis riset yang baik;

    Dengan memiliki dasar-dasar sikap tersebut, calon ilmuwan yang mengambil jurusan ini diharapkan menjadi ilmuwan yang kreatif dan inovatif dan menemukan berbagai solusi dari banyaknya kasus medis yang mungkin hingga saat ini belum terpecahkan. 

    Prospek Kerja Lulusan Ilmu Biomedis

    Masa pandemi COVID-19 adalah masa-masa terberat bagi kita semua. Suatu virus dengan jenis baru yang tiba-tiba menyerang bukan hanya di Indonesia tetapi di seluruh dunia. Semua tenaga medis berjuang dan semua lapisan masyarakat berbondong-bondong untuk saling mencegah terjangkitnya virus ini. 

    Namun, perkembangan virus dan juga adanya mutan-mutan baru pada jenis virus ini berkembang dengan sangat cepat. Benda tak kasat mata yang bermutasi dan berkembang biak dengan sangat cepat ini menyebar luas dengan kecepatan yang tidak masuk akal. 

    Ahli ilmu biomedis menemukan virus jenis baru, meneliti struktur tubuh, dan kandungannya. Setelah mengetahui struktur tubuh, anatomi dan fisiologi, kandungan penyusun tubuh hingga cara berkembangbiaknya, para ilmuwan mencari cara untuk menghentikan persebarannya.

    Selain itu, para ilmuwan juga membuat protokol pencegahan masuknya virus ke dalam tubuh seperti yang belakangan ini sudah sering kita lakukan. Seperti memakai masker, physical distancing, sering mencuci tangan dengan sabun, melakukan sanitasi sesering mungkin, berjemur, grounding dan makan-makanan yang bergizi. 

    Semua diagnosis dan analisis ini dilakukan oleh ilmuwan dari ilmu biomedis. Karena seperti yang kita ketahui, pendekatan ilmu ini sangatlah banyak. Sehingga, analisis dan diagnosis yang dihasilkan juga lebih tepat dan akurat. 

    Selain sebagai ilmuwan dan peneliti, lapangan kerja di bidang lain untuk keahlian ini yaitu:

    • Ahli forensik;
    • Penguji kelayakan obat jika bekerja di ranah farmasi;
    • Ahli biomedis;
    • Ahli nano sistem;
    • Laboran pada laboratorium kesehatan;
    • Ahli biokimia dan biofisika;
    • Menjadi tenaga pendidik seperti dosen yang juga mengajarkan tentang ilmu-ilmu yang berkaitan dengan biomedis;
    • Ahli biostatistik.

    Tertarik untuk Belajar Ilmu Biomedis?

    Ilmu biomedis memiliki ruang lingkup yang cukup luas. Kajian pada ilmu ini mencakup berbagai aspek ilmu kedokteran seperti anatomi, fisiologi, farmakologi, mikrobiologi, imunologi, dan lain sebagainya. Dengan cakupan ruang lingkupnya cukup luas, maka prospek kerja pada bidang keilmuan ini juga sangat luas. 

    Bagi yang memiliki ketertarikan di dunia kesehatan dan penelitian, ilmu biomedis menjadi salah satu jurusan yang sangat cocok untuk dipelajari. Dengan keahlian yang cukup langka, gaji untuk pekerja di bidang ini juga lumayan tinggi mencapai puluhan juta tergantung di mana tempat Anda bekerja.

  • Apa itu Manajemen? Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Contoh

    Apa itu Manajemen? Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Contoh

    Manajemen memberikan peranan penting dalam organisasi dan memiliki pengaruh terhadap entitas lain dalam organisasi. Apabila memiliki management yang baik, maka ini akan menunjang organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Lantas, apa pengertiannya? Apa saja fungsinya? Yuk, simak lewat artikel ini!

    Pengertian Manajemen

    Manajemen
    Manajemen | Image Source: Pexels

    Manajemen atau management merupakan suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, motivasi, pengambilan keputusan, dan pengendalian sumber daya yang terdapat pada organisasi atau perusahaan untuk mencapai tujuannya.

    Secara singkat, management merupakan sebuah cara untuk mengatur sebuah usaha atau bisnis. Meliputi cara mengatur alur kerja, karyawan, dan operasional untuk mencapai tujuannya. 

    Tujuan Manajemen

    Lalu, apa saja sebenarnya tujuan dari management? Berikut merupakan beberapa tujuan management dalam organisasi:

    1. Mengoptimalkan Sumber Daya

    Organisasi ada dengan maksud untuk mencapai beberapa hal tertentu sesuai bidangnya. Agar dapat mencapai tujuan perlu adanya keberlangsungan organisasi. Contoh dari elemen keberlangsungan organisasi sendiri meliputi pertumbuhan organisasi, keuntungan, peningkatan sumber daya, dan lain-lain.

    Dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada akan memungkinkan organisasi untuk meningkatkan keuntungan dan dapat menekan proporsi pengeluaran untuk sumber daya. Karena itu, penting untuk melakukan pendeteksian dan pengidentifikasian proses yang mungkin membuat pemborosan sumber daya.

    2. Meningkatkan Efisiensi

    Dengan adanya sistem manajemen yang mengamati aktivitas, waktu yang terpakai, alur, dan prosedur kinerja. Maka, hal tersebut akan menghasilkan output yang efektif. Sehingga efektivitas dari proses, produksi, dan lain-lain akan ikut meningkat. 

    3. Memaksimalkan Keuntungan 

    Organisasi juga memiliki tujuan pribadi masing-masing. Sebagaimana pekerja yang memiliki tujuan pribadi untuk kehidupannya. Tujuan pribadi organisasi biasanya meliputi gaji yang kompetitif, pertumbuhan penghasilan, lingkungan kerja yang suportif, dan lain-lain.

    Management memiliki tujuan untuk menyeimbangkan peningkatan pendapatan dan tetap menciptakan lingkungan kerja yang positif. Nah, untuk memaksimalkan hal tersebut diperlukan kerja sama tim yang baik dan saling mendukung satu sama lain. 

    Agar dapat memaksimalkan keuntungan dapat juga dengan cara mengembangkan inovasi, melakukan identifikasi pada pengeluaran yang tidak sesuai atau keluar dari budget, dan lain-lain. Di mana hal tersebut adalah tugas dari seorang manajer.

    4. Mengurangi Risiko yang Mungkin Terjadi

    Dalam management terdapat fungsi perencanaan. Adanya fungsi ini dapat berguna untuk memprediksi potensi dan kerugian yang mungkin dapat terjadi. Dengan teridentifikasinya potensi risiko dari awal tentu dapat menyiapkan mitigasi atau penanganan agar tidak melebar. 

    5. Menghasilkan Strategi Bisnis

    Manajemen akan sering terlibat dalam pemikiran-pemikiran kritis mengenai keberlangsungan organisasi. Bersama dengan pemangku kepentingan, tim dapat menyampaikan rencana kinerja untuk mencapai tujuan bersama. Melalui musyawarah atau rapat tim, strategi yang efektif dan efisien dapat terwujud. 

    6. Menjaga Semangat Bekerja 

    Kenyamanan dalam lingkungan kerja merupakan tonggak awal peningkatan kinerja karyawan. Ini karena budaya, sikap, dan semangat organisasi dapat memengaruhi keluaran kinerja yang pastinya berpengaruh pada penghasilan perusahaan. 

    Agar dapat menjaga semangat aktif karyawan, tim management dapat melakukan beberapa kegiatan seperti memberikan penghargaan terhadap kinerja karyawan. Serta memberikan insentif, memberikan saran yang membangun, dan menjaga interaksi dengan baik.

    7. Menjaga Kedisiplinan

    Agar dapat mencapai tujuan organisasi, setiap karyawan harus mampu membiasakan diri untuk disiplin. Namun, perlu Anda ketahui bahwa kinerja karyawan tidak akan mungkin efektif jika tidak ada aturan atau regulasi. Harusnya organisasi memiliki aturan yang menumbuhkan kolaborasi atau kerja tim tanpa memberatkan. 

    Fungsi Manajemen

    Agar tujuan organisasi dapat tercapai, terdapat 4 fungsi management yang dapat dilakukan, yaitu sebagai berikut: 

    1. Perencanaan

    Pada tahap pertama adalah perencanaan yang menetapkan tujuan dan arah organisasi. Terdapat 3 pendekatan yang dapat dilakukan pada tahap ini, yaitu:

    1. Perencanaan Strategis 

    Pendekatan ini biasanya top level management lakukan. Perencanaan strategis meliputi menganalisis ancaman-ancaman yang mungkin akan dihadapi oleh organisasi dan bagaimana cara menghadapinya. Biasanya perencanaan ini memiliki jangka waktu 3 tahun atau lebih. 

    2. Perencanaan Taktis 

    Berbeda dengan perencanaan strategis, perencanaan taktis memiliki jangka waktu yang pendek yang dilakukan oleh middle management. Perencanaan ini biasanya ditujukan pada divisi-divisi tertentu. Misalnya divisi keuangan, IT, marketing, dan lain-lain. 

    3. Perencanaan Operasional 

    Terakhir, yaitu perencanaan operasional. Perencanaan operasional adalah proses menggunakan perencanaan strategis dan taktis untuk mencapai tujuan organisasi. 

    2. Pengorganisasian 

    Pada tahap manajemen ini dilakukan delegasi sumber daya dan tugas kepada karyawan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Pengorganisasian penting untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan pada tahap perencanaan. 

    3. Kepemimpinan

    Fungsi management selanjutnya adalah pengendalian. Pengendalian akan pemimpin atau leader lakukan kepada karyawan. Meliputi memotivasi karyawan, menginspirasi, dan menciptakan lingkungan yang menumbuhkan lingkungan kerja yang positif dan menyenangkan. 

    4. Pengendalian 

    Fungsi terakhir yaitu pengendalian. Ini merupakan proses evaluasi perencanaan, pengorganisasian, dan kepemimpinan. Fungsi ini memiliki tujuan memastikan tujuan organisasi. Apakah sudah sesuai atau belum, apakah keluar jalur atau tidak. Pada tahap ini juga dilakukan evaluasi baik dari sisi budget maupun karyawan. 

    Level Manajemen

    Dalam beberapa organisasi, management terbagi menjadi 3 tingkatan yaitu top, middle, dan low. Hal tersebut tentu menyesuaikan dengan ukuran organisasi. Pada organisasi kecil, manajer atau pimpinan mungkin mengisi peran lebih dari satu tingkat. Berikut penjelasan dari ketiga tingkatan tersebut:

    1. Top

    Management pada tingkatan tertinggi biasanya memiliki peranan besar dalam keputusan organisasi dan juga memiliki peran administratif. Jabatan yang ada dalam level ini biasanya adalah Chief Executive Officer (CEO). 

    2. Middle

    Manajemen pada tingkat menengah ini bekerja dengan top level management dan supervisor untuk membantu dalam meningkatkan produktivitas dan mencapai tujuan. Jabatan yang ada dalam level ini biasanya bisa Anda sebut sebagai manajer umum.

    3. Low 

    Pada management tingkat akhir ini seringkali memiliki peran pengawasan. Jabatan yang ada adalah supervisor, manajer cabang, atau pemimpin tim. Mereka bekerja secara individu dan tim untuk mencapai tujuan yang telah top management tentukan. 

    Unsur Manajemen 

    Dalam management terdapat 5 elemen atau biasa disebut 5M. Elemen tersebut memberikan gambaran mengenai bagaimana seorang pemimpin organisasi atau perusahaan mendistribusikan sumber daya yang ada dalam organisasi untuk mencapai tujuan. Adapun 5M tersebut adalah sebagai berikut:

    1. Man

    Unsur pertama berkaitan dengan sumber daya manusia. Seorang pemimpin organisasi harus mampu mengelola sumber daya manusia dengan baik karena hanya dengan itu pekerjaan dapat berjalan sesuai dengan rencana awal.

    2. Material 

    Material merupakan rantai pasok yang cukup penting untuk menunjang management dan strategi pemasaran. Apabila material tidak tersedia maka proses untuk mencapai tujuan organisasi juga ikut terhambat.

    Sebagai contoh adalah pabrik tahu. Apabila material atau bahan utama dari produksi tahu, yaitu kedelai tidak ada. Maka, bagaimana bisa pabrik beroperasi dan memenuhi tuntutan jumlah produksi per hari? Oleh karena itu, seorang pemimpin organisasi harus senantiasa memastikan ketersediaan material. 

    3. Minutes (Time)

    Waktu merupakan aset yang paling berharga dalam kehidupan, begitupun dalam organisasi. Estimasi waktu sangatlah penting apalagi dalam proses manajemen. 

    Sehingga pimpinan maupun tim dapat tahu berapa lama estimasi waktu untuk menyelesaikan task demi task. Serta berapa lama tujuan jangka pendek memungkinkan untuk dapat tercapai dan sebagainya.

    4. Machine

    Unsur selanjutnya adalah mesin. Meskipun seringkali masuk dalam kategori unsur pendukung, mesin mempunyai peranan sangat penting. Mesin memiliki kegunaan untuk memudahkan dalam mengelola bahan baku. 

    Mari gunakan gunakan pabrik tahu kembali sebagai contoh. Karena pabrik tentu tidak akan berjalan jika mesin yang menggiling kedelai tidak ada. Meskipun memang bisa menggunakan giling manual, namun ini akan memperpanjang waktu dan mungkin tidak mencapai target produksi. 

    5. Money

    Unsur terakhir adalah uang. Tidak dapat menutup kenyataan bahwa tanpa uang organisasi atau perusahaan tidak akan berjalan. Tanpa uang, kegiatan produksi tidak dapat berjalan dan karyawan juga tidak akan mendapat upah yang selayaknya.

    Management keuangan yang baik akan memberikan kemudahan untuk merencanakan target dan kinerja jangka panjang maupun jangka pendek dengan waktu yang efisien. 

    Sudah Memahami Pentingnya Manajemen?

    Manajemen memiliki fungsi yang vital, karena itu penerapannya tidak boleh Anda sepelekan terutama dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Style dari management sendiri sangatlah beragam, seperti demokrasi, transformasional, dan sebagainya. 

    Namun, secara keseluruhan management yang baik harus memiliki tujuan dan rencana yang jelas. Di mana cara untuk mencapainya adalah dengan adanya skill komunikasi dan team building yang baik. Peran manajer yang bisa mendorong dan mengkoordinasi tim juga penting untuk menciptakan lingkungan kerja produktif.

  • Akuntansi: Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Manfaat

    Akuntansi: Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Manfaat

    Akuntansi adalah salah satu ilmu yang banyak kita gunakan dalam penerapan sehari hari, khususnya yang berkaitan dengan kegiatan bisnis.

    Ya, suatu perusahaan tentu memerlukan informasi keuangan untuk memudahkan mereka mengambil keputusan bisnis. Oleh sebab itu, akuntansi merupakan bagian vital perusahaan yang berguna untuk menyiapkan laporan keuangan secara akurat.

    Yuk, simak pembahasan lengkapnya mengenai serba-serbi akuntansi yang perlu kamu ketahui! 

    Pengertian

    Seperti yang kamu ketahui, perkembangan suatu bisnis bergantung pada profitabilitasnya sehingga peran akuntansi dapat memberikan indikator kunci untuk mengetahui apakah penjualan atau pendapatan melebihi pengeluaran dan biaya. 

    Prosesnya diawali dengan pencatatan suatu transaksi yang kemudian kita kelompokkan dan olah secara sistematis untuk menghasilkan suatu data informasi keuangan.

    Dengan demikian, akuntansi adalah suatu disiplin ilmu yang menyediakan informasi terkait keuangan suatu organisasi sehingga informasi tersebut dapat menjadi rujukan oleh seseorang yang ahli dalam bidangnya untuk mengambil keputusan.

    Menurut Haryono Jusup dalam bukunya yang berjudul Dasar-Dasar Akuntansi (2005), ia membagi definisi akuntansi menjadi 2 sudut pandang, yakni sudut pandang pemakainya dan kegiatannya.

    Berdasarkan pemakainya, akuntansi adalah suatu disiplin yang menyediakan informasi penting untuk melaksanakan kegiatan secara efisien dan mengevaluasinya pada suatu organisasi.

    Informasi yang dihasilkan mencakup: 

    • Membuat perencanaan yang efektif, pengawasan pada tahap implementasi, hingga pengambilan keputusan oleh manajemen;
    • Bahan pertanggungjawaban kepada para pemangku kepentingan;
    • Menghitung jumlah pajak yang harus dibayarkan; dan
    • Menganalisis kesehatan sebuah perusahaan.

    Sedangkan dari sudut pandang kegiatannya, akuntansi merupakan proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, pelaporan, dan penganalisaan data keuangan suatu entitas sehingga harus melakukan aktivitas yang mencakup:

    • Menganalisa data mana yang berkaitan dan relevan dengan keputusan yang akan diambil.
    • Memproses pengelolaan data yang bisa menjadi informasi untuk pengambilan keputusan.

    Hasil dari suatu proses akuntansi kita sebut dengan laporan keuangan. Informasi tersebut harus dapat menjawab kebutuhan umum para pemakainya. Oleh sebab itu, laporan keuangan perusahaan baik profit maupun non profit harus mempunyai kualitas yang memberi manfaat untuk pemangku kepentingan.

    Fungsi

    Fungsi Akuntansi
    Fungsi Akuntansi | Image Source: Unsplash.com

    Fungsi akuntansi sendiri sangatlah krusial. Maka tak heran jika para pebisnis menerapkan disiplin ilmu ini dalam perusahaan mereka. Lantas, apa saja fungsinya?

    1. Sumber Informasi Keuangan

    Pertama, akuntansi berfungsi sebagai sumber informasi keuangan. Setiap transaksi yang berlangsung setiap harinya tercatat secara akurat dan terperinci, seperti pembelian pasokan, penjualan produk, penerimaan, dan pembayaran.

    2. Perencanaan Hingga Pertanggungjawaban

    Selanjutnya berfungsi sebagai perencanaan hingga pengendalian berbagai aktivitas perusahaan. Dengan adanya laporan akuntansi, perencanaan produksi bisa kamu lakukan dengan matang, baik untuk bulanan maupun tahunan. 

    Selain itu, laporan tersebut juga menjadi dasar pertanggungjawaban kepada perusahaan maupun pihak luar.

    3. Acuan Pertimbangan Keputusan 

    Sumber keuangan yang jelas dapat menjadi dasar pertimbangan untuk memutuskan kebijakan perusahaan selanjutnya demi memajukan tujuan bisnis.

    4. Alokasi Keuangan

    Akuntansi berfungsi untuk mengontrol alokasi keuangan yang sesuai dengan kondisi perusahaan. Selain itu, juga berfungsi untuk melacak sejumlah transaksi yang berkaitan dengan penerimaan sekaligus transaksi pengeluaran yang harus dibayarkan oleh perusahaan.

    5. Alat Evaluasi Perusahaan

    Terakhir, fungsi akuntansi sebagai alat evaluasi kinerja perusahaan. Melalui laporan keuangan, kamu dapat melihat suatu isu yang perlu mendapat perbaikan supaya pada periode berikutnya tidak melakukan kesalahan yang sama dan perusahaan jadi lebih baik.

    Tujuan

    Akuntansi memiliki tujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat, supaya dapat bermanfaat bagi pemangku kebijakan dan pihak yang berkepentingan seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik.

    Adapun tujuan lainnya adalah sebagai berikut:

    1. Mencatat Transaksi Bisnis secara Sistematis

    Penting untuk menjaga pencatatan agar lebih sistematis dari tiap transaksi bisnis, karena sulit bagi kita untuk mengingat transaksi dalam jumlah besar. Terlebih, melewatkan salah satu pencatatan dapat menyebabkan hasil yang keliru.

    2. Menentukan Laba Rugi

    Dalam menentukan hasil bersih pada akhir periode, kita perlu menghitung laba atau ruginya. Hal tersebut berguna untuk memberikan informasi mengenai berapa banyak barang yang telah dibeli dan dijual, biaya yang kita keluarkan, dan pendapatan selama setahun.

    3. Memastikan Posisi Keuangan Perusahaan 

    Memastikan laba atau rugi saja tidaklah cukup. Pebisnis perlu juga untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan, yang mencakup nilai aset, jumlah kewajiban yang terhutang, hingga kenaikan atau penurunan bersih modalnya. 

    Tujuannya tak lain untuk menyiapkan neraca yang memudahkan dalam memastikan posisi keuangan bisnis sebenarnya.

    4. Membantu Manajemen

    Akuntansi yang sistematis dapat membantu manajemen dalam pengambilan keputusan secara efektif, pengendalian yang efisien terhadap kebijakan pengelolaan kas, hingga menyiapkan anggaran.

    5. Menilai Kemajuan Bisnis

    Laporan keuangan ini dapat membantu dalam menilai kemajuan bisnis dari tahun ke tahun lantaran dapat memfasilitasi perbandingan antar perusahaan maupun intra perusahaan.

    6. Mendeteksi dan Mencegah Penipuan dan Kekeliruan

    Penting untuk mendeteksi dan mencegah penipuan, kekeliruan, salah urus, dan pemborosan keuangan. Pencatatan yang sistematis membantu dalam mendeteksi dan memperbaiki kecurangan, kesalahan, dan ketidakefisienan dengan mudah, jika ada.

    7. Mengomunikasikan Informasi ke Berbagai Pengguna

    Langkah penting dalam proses akuntansi adalah mengomunikasikan informasi keuangan kepada berbagai pengguna termasuk internal dan eksternal seperti pemilik, manajemen, pemerintah, tenaga kerja, hingga otoritas pajak. 

    Dengan demikian, tujuan laporan keuangan ini dalah untuk membantu para pengguna dalam memahami dan menginterpretasikan data tanpa adanya ambiguitas.

    Manfaat

    Profesi akuntan merupakan pekerjaan yang menawarkan sejumlah manfaat bagi industri, berikut beberapa di antaranya:

    1. Mendapat Catatan Keuangan yang Rapi

    Seperti yang telah kita ketahui, pencatatan dalam akuntansi bermula dari sejumlah transaksi yang dilakukan.

    Setiap transaksi keluar masuknya uang perlu tercatat serapi mungkin sehingga memudahkan kita untuk mengatur keuangan, mengembangkan usaha, dan menyusun strategi bisnis.

    2. Lebih Mudah Membuat Ringkasan Transaksi 

    Ringkasan transaksi memudahkan pelaku bisnis ketika melakukan proses akuntansi. Adapun maksud dari ringkasan transaksi adalah membagi setiap transaksi kepada kategorinya masing-masing yang sesuai.

    Misalnya, transaksi pembelian tentu kategorinya berbeda dengan transaksi penjualan. Dengan begitu, semakin mudah pula dalam menentukan pola transaksi yang terjadi dalam satu periode.

    Lebih lanjut, pelaku bisnis juga dapat mengukur kategori pengeluaran apa yang paling besar sehingga mereka lebih siap jika memang kategori tersebut muncul dari waktu ke waktu.

    3. Bahan Analisa

    Supaya bisnis bertahan dan bisa terus berkembang, salah satu acuan yang perlu kita perhatikan yaitu laporan keuangan. Ya, laporan keuangan berguna sebagai bahan analisa demi mengukur pola atau tren pengeluaran bisnis yang kita lakukan dalam periode akuntansi tertentu.

    Dengan bahan olah yang telah terkategorisasi, hasil analisis jadi lebih terarah dan dapat kita sesuaikan dengan kebutuhan, entah itu ingin mengukur pengeluaran terbesar dalam sebulan atau setahun atau mungkin ingin mengukur besarnya pengeluaran apabila komparasinya dengan pendapatan bisnis yang masuk.

    4. Laporan Keuangan

    Laporan keuangan merupakan manfaat dari akuntansi yang sangat membantu para pebisnis.

    Ya, setiap transaksi yang terjadi, baik nominalnya besar maupun kecil, perlu adanya pencatatan. Selain itu, proses akuntansi juga perlu meringkasnya menjadi berbagai kategori yang sudah kita tetapkan sehingga penyajiannya dalam bentuk laporan keuangan dapat terbaca dan mudah dipelajari lebih lanjut. 

    Jadi, para pebisnis dapat melihat lebih rinci bagaimana jalannya operasional dari bulan ke bulan sehingga dapat lebih akurat dalam mengukur performa dari bisnis yang mereka jalankan; termasuk mengukur implikasi dari suatu strategi atau langkah bisnis yang mereka ambil.

    5. Acuan Pengambilan Keputusan

    Terakhir, manfaat akuntansi tentu saja berpengaruh pada pengambilan keputusan berdasarkan laporan keuangan yang telah dianalisa.

    Hasil analisa tersebut akan membantu pelaku bisnis untuk mengambil keputusan bisnis, terutama terkait dengan pengembangan dan arah bisnis selanjutnya dengan mengukur seberapa besar kemampuan atau performanya.

    Oleh sebab itu, pengambilan keputusan bukan sekedar mengandalkan insting atau perkiraan semata, tetapi juga berdasarkan data. Dengan begitu, akurasinya dapat dipertanggung jawabkan.

    Tertarik Belajar Akuntansi?

    Akuntansi mengacu pada proses pelaporan, pengklasifikasian, dan peringkasan transaksi keuangan pada individu atau organisasi. Jadi ilmu ini penting bagi siapa saja. 

    Bagi pengusaha, penting untuk menyiapkan catatan keuangan perusahaan yang mereka kelola agar lebih memahami dan berkontribusi pada proses pengambilan keputusan.

  • Apa Itu Perbankan? Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Contohnya

    Apa Itu Perbankan? Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Contohnya

    Pembahasan tentang uang tidak bisa lepas dari kegiatan ekonomi yang biasa Anda lakukan sehari-hari. Salah satu lembaga keuangan yang berpotensi terlibat dalam urusan perekonomian adalah bank. Nah, segala hal yang bersangkutan dengan bank itulah perbankan. Istilah tersebut merujuk ke kegiatan penghimpun dana. 

    Saat ini, masyarakat bisa menggunakan berbagai produk keuangan seperti simpanan, tabungan, maupun deposito lewat bank. Sebagai ganti imbalannya, masyarakat akan mendapatkan sejumlah laba seperti bunga, hadiah, dan lainnya. Kegiatan penghimpunan dana ini juga bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup. 

    Apa Itu Perbankan?

    Seperti yang sudah Anda ketahui, bank merupakan sebuah lembaga keuangan yang bertugas menghimpun dana dari pihak yang kelebihan uang serta menyalurkannya ke pihak yang kekurangan dana. Kegiatan menghimpun dan menyalurkan dana ke masyarakat tersebut berfungsi untuk memenuhi kebutuhan finansial. 

    Praktik dalam bank sendiri menghubungkan antara pihak yang membutuhkan dan pihak yang kelebihan dana. Itulah mengapa terdapat beberapa produk di bank seperti tabungan, giro, maupun deposito sebagai cara untuk menghimpun dana. Sementara itu, kredit atau pinjaman lainnya adalah bentuk bank menyalurkan dana. 

    Jadi, pengertian bank adalah lembaga keuangan yang kinerjanya menghimpun dana dari masyarakat, lalu menyalurkan dana tersebut kembali kepada masyarakat. Sedangkan perbankan, merupakan hal-hal yang berkaitan dengan bank. Misalnya seperti kegiatan usaha, proses, cara, hingga pelaksanaannya. 

    Perlu Anda perhatikan, kegiatan yang menyangkut bank memakai sistem yang sesuai dengan sistem perekonomian di Indonesia, yang mana Indonesia menggunakan sistem ekonomi demokrasi berlandaskan pancasila. Sehingga, kegiatan terkait dengan bank memakai prinsip dari Undang-Undang Perbankan. 

    Tujuan dan Peran Perbankan

    Perbankan memiliki tujuan, baik dari segi ekonomi maupun non-ekonomi. Hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 pasal 4 yang isinya kurang lebih memaparkan tujuan bank bukan hanya untuk kepentingan ekonomi saja yaitu menghimpun dan menyalurkan dana ke masyarakat. 

    Akan tetapi, dari segi non-ekonomis, bank bertujuan untuk menunjang pembangunan nasional supaya terjadi pemerataan, stabilitas nasional, dan pertumbuhan ekonomi sehingga kesejahteraan rakyat dapat meningkat. Untuk lebih lengkapnya, peran kegiatan usaha yang berkaitan dengan bank antara lain:

    • Mendanai Pembangunan Ekonomi

    Perlu Anda ketahui, pembangunan yang terjadi dalam negeri membutuhkan sumber modal untuk mendanainya. Maka dari itu, bank berperan sebagai salah satu sumber dana untuk melancarkan proses pembangunan berupa proyek infrastruktur. Bank akan memberikan pinjaman ke pemerintah dengan cara membeli surat berharga. 

    • Membantu Menyelesaikan Masalah Keuangan

    Tidak sedikit masyarakat yang mengalami masalah finansial. Baik itu dari segi pengelolaan atau mendapatkan uang. Bagi pihak yang kesulitan mengelola uang sendiri karena terlalu banyak, maka bisa menabungnya ke bank dalam bentuk tabungan maupun deposito. 

    Sedangkan bagi pihak yang membutuhkan uang, bank bisa mengeluarkan kredit atau pinjaman ke nasabah sebagai cara untuk membantu. Jadi, bank bisa membantu Anda menyelesaikan masalah keuangan yang sedang dialami. 

    • Membantu Memenuhi Kebutuhan

    Jika menunggu sampai memiliki uang yang cukup untuk membeli barang-barang tertentu dengan harga mahal, maka akan butuh waktu lama untuk mengumpulkannya. Oleh sebab itu, bank berperan membantu memenuhi kebutuhan hidup masyarakat yang ingin membeli barang-barang esensial 

    Misalnya seperti kendaraan, rumah, dan lainnya. Anda pasti sudah tidak asing lagi mendengar seseorang mengambil pinjaman ke bank untuk mencicil rumah, membeli motor, dan lain sebagainya. Dengan adanya bank, kebutuhan hidup masyarakat yang sulit terpenuhi karena terhalang biaya besar dapat teratasi. 

    Jenis-Jenis Perbankan dan Contohnya

    Jenis dan Contoh Perbankan
    Jenis dan Contoh Perbankan | Image Source: Freepik

    Nah, setelah mengetahui pengertian dan tujuan perbankan, berikutnya Anda akan membedakan jenis-jenisnya. Untuk jenisnya sendiri terbagi menjadi jenis bank berdasarkan fungsi, area operasional, kepemilikan, dan cara menentukan harga. Simak informasi lebih detailnya pada pembahasan berikut ini. 

    1. Berdasarkan Fungsinya

    Terdapat dua jenis bank berdasarkan fungsinya yaitu Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Bank Umum terkenal sebagai bank komersial di mana jasa yang ditawarkan bersifat umum menyangkut jasa perbankan biasanya. Kegiatan usaha bank umum bertugas memberikan jasa lalu lintas pembayaran. 

    Menurut undang-undang, jenis bank ini bisa memberlakukan hukum syariah atau konvensional dalam penerapannya. Sedangkan Bank Perkreditan Rakyat atau BPR, tidak sama seperti Bank Umum yang memberikan jasa untuk lalu lintas pembayaran. Selain itu, ruang lingkupnya pun lebih terbatas dari bank sebelumnya. 

    Bank Perkreditan Rakyat hanya bisa menghimpun dan menyalurkan dana saja. Bahkan, untuk melakukan transaksi valuta asing atau giro tidak bisa pada BPR. Jadi, berdasarkan fungsinya bank terbagi menjadi bank yang bisa menyediakan jasa lalu lintas pembayaran dan tidak. 

    2. Berdasarkan Area Operasional

    Secara area operasional, kegiatan bank terbagi menjadi dua jenis, yakni Bank Devisa dan Bank Non-Devisa. Seperti namanya, Bank Devisa mampu melayani transaksi yang berhubungan dengan mata uang asing dari luar negeri. 

    Beberapa bank yang termasuk jenis ini antara lain OCBC NISP, BRI, Mandiri, BTN, dan lain sebagainya. Ketika Anda membutuhkan transfer dari rupiah ke mata uang negara asing lainnya, maka bisa mengunjungi salah satu Bank Devisa.

    Kebalikan dari Bank Devisa, Bank Non-Devisa hanya beroperasional di dalam negeri saja. Kalau pun bisa ke luar negeri, jenis bank ini hanya dapat menjangkau beberapa wilayah tertentu saja. Contoh bank yang termasuk non-devisa adalah Yudha Bhakti, Harda Internasional, dan lain sejenisnya. 

    3. Berdasarkan Kepemilikan

    Perbankan yang ada di Indonesia memiliki pemiliknya masing-masing. Baik itu milik pemerintah, asing, swasta, dan koperasi. Bank milik pemerintah berarti akte pendiriannya tertulis bahwa badan usaha tersebut milik pemerintah Indonesia sepenuhnya. Contoh bank milik pemerintah adalah BNI, BTN, BRI, dan Mandiri. 

    Lalu, bank milik swasta nasional berarti akte pendiriannya tertulis bahwa badan usaha tersebut milik swasta nasional sehingga labanya pun dibagikan ke pihak swasta. Beberapa contoh bank swasta nasional antara lain BCA, Bank Danamon, Bank Mega, Bank Lippo, Bank Niaga, dan lain sebagainya. 

    Sementara itu, bank milik asing berarti bank tersebut adalah cabang dari bank yang asalnya dari luar negeri. Entah itu milik pemerintah atau swasta. Contoh bank milik asing yaitu Bank of America, Bangkok Bank, City Bank, dan lainnya. Terakhir, bank milik koperasi memiliki saham dari perusahaan berbadan hukum koperasi. 

    4. Berdasarkan Cara Menentukan Harga

    Terdapat dua jenis bank mendasar yang beredar di kalangan masyarakat saat ini, yakni Bank Konvensional dengan Bank Syariah. Perbedaan dari keduanya adalah dari prinsipnya. Bank Konvensional menerapkan bunga atau persentase sebagai harga dari pelayanan jasa. 

    Sementara itu, Bank Syariah yang menggunakan prinsip hukum islam tidak menggunakan sistem bunga. Melainkan terdapat beberapa akad dalam menentukan harga yang terdiri dari mudharabah, musyarakah, murabahah, ijarah, dan ijarah wa iqtina. 

    Prinsip Perbankan

    Anda sebagai nasabah mestinya tidak ingin menitipkan uang ke sembarang tempat yang tidak terpercaya. Oleh sebab itu, perbankan memiliki beberapa prinsip yang dapat menjamin transaksi nasabahnya. Prinsip tersebut adalah:

    1. Prinsip Kepercayaan

    Masyarakat yang sudah menyerahkan uangnya untuk dikelola oleh bank berarti mempercayai kinerja bank tersebut. Sehingga, dari pihak bank sendiri akan menjaga dan membalas kepercayaan tersebut dengan melakukan tiap transaksi secara hati-hati dan transparansi menyampaikan info tentang bank. 

    2. Prinsip Kehati-hatian

    Bank akan berusaha mengerjakan tugasnya secara hati-hati supaya menghindari kesalahan yang tidak diinginkan. Setiap pegawai akan berusaha bekerja secara cermat dan teliti untuk mendapatkan kepercayaan nasabah. 

    3. Prinsip Kerahasiaan

    Salah satu cara agar masyarakat dapat mempercayai pihak bank adalah dengan menjaga privasinya. Pihak bank wajib merahasiakan informasi terkait simpanan nasabah sehingga nasabah bisa merasa tenang menitipkan uang tersebut ke bank.  

    Sudah Tahu Apa Itu Perbankan?

    Akhirnya, Anda sudah sampai ke bagian penutup materi perbankan. Kesimpulannya bank memiliki peran yang penting dalam memenuhi kebutuhan serta mengatasi masalah keuangan yang terjadi di dalam masyarakat. Bukan hanya itu, bank juga berperan menunjang pembangunan nasional. 

    Harapannya, taraf hidup atau kesejahteraan orang banyak bisa meningkat seiring terjadinya pertumbuhan ekonomi dan pemerataan. Pada dasarnya bank dan perbankan bukan satu kesatuan yang sama. Namun, keduanya saling berhubungan erat. 

    Karena perbankan meliputi segala hal yang berkaitan dengan bank, sedangkan bank cenderung ke badan usahanya. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan Anda terkait bank-bank yang ada di Indonesia.