Pengertian Teori Siklus Perubahan Sosial & Contoh Perubahannya

Teori siklus tidak akan bisa terpisahkan dengan perubahan sosial yang terjadi dalam lingkungan masyarakat. Pasalnya, pengertian teori siklus mencakup perubahan kondisi geografi, kebudayaan, material, komposisi penduduk, sampai ideologi bahkan penemuan-penemuan baru yang ada dalam masyarakat.

Teori ini memiliki anggapan, setiap perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat bukan hasil dari perencanaan, tetapi terjadi secara alamiah dan akan membentuk pola yang berulang. Kali ini akan terkupas tuntas teori siklus perubahan sosial hingga bentuk perubahannya.

Pengertian Teori Siklus yang Mudah kamu Pahami

Pengertian teori siklus mengarah pada asumsi perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat merupakan sebuah siklus yang tidak dapat terprediksi. 

Bahkan manusia tidak bisa mengendalikan, apabila siklus tersebut memang hadir di tengah-tengahnya. Mereka semua harus mengikuti siklus tersebut.

Seperti analogi sebuah jam, setiap jarum akan mengarah pada sebuah titik secara berulang dan tidak dapat kamu arahkan pada satu titik saja. 

Apalagi ketika pelakunya adalah manusia yang memiliki karakter berbeda, keinginan berbeda, bahkan cita-cita yang sangat beragam. Belum lagi apabila faktor alam ikut andil di dalamnya.

Intinya, teori satu ini membahas mengenai perputaran aktivitas sosial masyarakat serta bentuk-bentuk perubahannya.

Kamu mungkin tidak sadar sedang berada dalam sebuah siklus tertentu. Sebab, perubahan siklus itu memang bisa terjadi kapan saja dan dalam kurun waktu yang tidak menentu.

Pendapat Tokoh Soal Teori Siklus Perubahan Sosial

Beberapa tokoh menyampaikan gagasannya soal pengertian teori siklus perubahan sosial dan ini bisa menambah pemahaman kamu menjadi lebih utuh. Langsung saja berikut pandangan dari 3 tokoh, yaitu:

1. Oswald Spengler

Sederhana saja, teori siklus merupakan proses pertumbuhan manusia yang terjadi sejak masa kanak-kanak, menuju dewasa, sampai ke masa tua.

2. Ibnu Kaldun

Tokoh sejarawan dari Muslim ini menyampaikan pendapatnya bahwa pengertian teori siklus perubahan sosial merupakan bentuk visualisasi terhadap perjalanan manusia yang terjadi mulai awal sampai akhir.

3. Arnold Toynbee

Menurut Toynbee, siklus perubahan sosial mengarah pada kemajuan maupun kemunduran yang terjadi pada masyarakat. Artinya, perubahan yang terjadi bisa saja menghasilkan makna yang negatif.

4 Karakteristik Teori Siklus Perubahan Sosial

Ada beberapa karakteristik yang unik dari teori ini. Berikut ini pemaparan 4 karakteristik utamanya, yaitu:

1. Perubahan Sosial Tidak Dapat Dikendalikan Siapapun

Presiden atau bahkan tokoh-tokoh ahli sekalipun tidak akan bisa mengatur perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat.

Sebab, perubahan yang terjadi tidak hanya mengacu pada satu kewarganegaraan, kaum, atau bahkan negara, melainkan juga menyangkut seluruh populasi manusia di dunia.

Kamu bisa melihat kembali bagaimana perang dunia telah mengubah cara berpikir masyarakat dari yang semula nyaman dengan kedamaian menjadi berambisi untuk memegang kekuasaan.

Dampak semacam ini tidak akan bisa dikendalikan oleh siapa pun dan tidak heran apabila kejahatan perang masih bisa terjadi di masa depan.

2. Tidak Selamanya Perubahan Sosial Membawa Kebaikan

Perubahan sosial layaknya dua sisi mata uang. Kamu tidak bisa hanya melihat satu sisinya saja karena tanpa sisi satunya, uang tersebut tidak akan menjadi alat pembayaran yang sah. 

Begitu pula dengan perubahan sosial, ada dua sisi yang menyertainya, yakni sisi negatif dan positif.

Contohnya akibat dari mudahnya proses transaksi ekonomi bahkan sampai lintas negara membuat masyarakat didominasi oleh produk-produk dari luar. 

Kebanyakan produk lokal menjadi tertinggal karena beberapa kalah saing. Hal ini secara tidak langsung membawa perubahan sosial yang mengarah pada kemunduran.

3. Setiap Masyarakat Berkembang Melalui Empat Tahap

Pengertian teori siklus perubahan sosial menurut Oswald Spengler juga termasuk dalam pendapat bahwa masyarakat berkembang melalui empat tahapan. 

Keempat tahapan tersebut adalah masa kanak-kanak, remaja, dewasa, dan masa tua. Secara langsung perkembangan zaman juga mendapat pengaruh dari keempat tahap itu.

kamu pasti tidak menemukan masa di mana keempat tahapan tersebut tidak terjadi secara lengkap karena meskipun jumlahnya berbeda-beda, setiap masa pasti mengalami empat perkembangan tersebut. 

Mungkin ada beberapa kasus yang negaranya lebih banyak dihuni oleh usia tua sehingga tingkat produktivitas rendah. 

Namun, hal semacam itu tidaklah berpengaruh selama populasi yang ada tetap memiliki keempat pertumbuhan tersebut.

4. Faktor di Balik Kebangkitan dan Kemunduran Masyarakat

Kebangkitan dan kemunduran yang terjadi di dalam masyarakat sejatinya terjadi karena konsep masyarakat yang saling berhubungan satu sama lain. 

Sejarawan Inggris, Arnold Toynbee telah melakukan penelitian bahwa setiap masyarakat pasti akan menghadapi tantangan dari alam maupun lingkungan sosialnya.

Bagi masyarakat yang memang tidak memiliki resilien tinggi, kemunduran lah yang akan mereka dapatkan. Begitupun sebaliknya.

5 Contoh Bentuk Perubahan Sosial

Kamu sudah mempelajari pengertian teori siklus perubahan sosial dan karakteristiknya. Agar makin paham, berikut ini adalah 5 contoh bentuk perubahan dari teori siklus yang berkaitan dengan perubahan sosial yaitu:

1. Pertumbuhan dan Perkembangan Zaman

Ilustrasi Kemudahan Zaman
Ilustrasi Kemudahan Zaman | Freepik.com

Dimulai dari zaman prasejarah sampai hari ini kamu berada di zaman modern, pasti sudah terjadi pertumbuhan dan perkembangan zaman yang begitu pesat. 

Dulunya, orang-orang tidaklah mengenal apa itu handphone, pesawat, dan hal-hal berbau canggih lainnya.

Namun, sekarang ini sudah banyak sekali alat-alat kemudahan yang bisa manusia gunakan. Teknologi semakin masif dan orang-orang bisa mendapatkan akses pendidikan dengan mudah. Alhasil, pertumbuhan dan perkembangan zaman dapat terus terjadi secara cepat.

2. Perubahan Gaya Hidup

Ilustrasi Perubahan Gaya Hidup
Ilustrasi Perubahan Gaya Hidup | Freepik.com

Pengertian teori siklus perubahan sosial tentu tidak akan bisa terpisahkan dari perubahan gaya hidup. 

Menurut berbagai penelitian, gaya hidup masyarakat telah berganti dari segala aspek, bukan hanya soal fasion ataupun kebiasaan saja, tetapi sampai pada tahap apa yang mereka konsumsi.

Selain itu, arus globalisasi juga mengambil peran penting terhadap perubahan gaya hidup masyarakat. 

Orang-orang bisa meniru gaya hidup idolanya yang berasal dari negara lain, sehingga secara tidak langsung kebiasaan serta kepercayaannya menjadi ikut terpengaruh.

3. Cara Pandang Masyarakat

Cara Pandang Masyarakat
Cara Pandang Masyarakat | Freepik.com

Era teknologi dan informasi yang semakin mudah diakses membuat masyarakat tidak akan kesulitan menambah pengetahuannya. 

Tak heran apabila cara pandang masyarakat kemudian ikut berubah. Orang-orang tidak lagi memiliki pemikiran kolot, melainkan semakin terbuka wawasannya.

Kondisi ini juga merupakan bagian dari pengertian teori siklus yang mana pergantian masa ditandai pula oleh cara pandang masyarakatnya yang ikut berubah. 

Namun, hal yang perlu tetap kamu perhatikan adalah bagaimana agar cara pandang tersebut tetap berada dalam koridor yang positif.

4. Penggunaan Alat Komunikasi

Masifnya Alat Komunikasi
Masifnya Alat Komunikasi | Freepik.com

Contoh lain dari praktik teori siklus adalah penggunaan alat komunikasi yang kian berkembang setiap masa. 

Dulunya, untuk sekadar mengirimkan sebuah informasi, seseorang perlu mengandalkan kecerdasan burung merpati. Proses transaksi informasi yang terjadi juga tidak singkat, membutuhkan beberapa hari.

Sejak tahun 1876 Alexander Graham Bell telah menemukan telepon sehingga arus informasi menjadi lebih mudah dan cepat. 

Bahkan, kini keberadaan smartphone telah merajalela di mana-mana dan mampu mengirimkan informasi dalam hitungan detik.

5. Jenis Pekerjaan Masyarakat

Pengertian teori siklus perubahan sosial juga sulit kamu pisahkan dari beragamnya pekerjaan masyarakat. 

Kamu bisa mengamati bahwa dari masa ke masa, jenis pekerjaan yang ada mengalami siklus perubahan pesat. Mulai dari jenis pekerjaan yang mengandalkan kekayaan alam, sampai pemanfaatan teknologi.

Siklus perubahan dari sisi pekerjaan ini juga terbilang masif perubahannya. Artinya, tidak butuh waktu lama untuk terjadi keberagaman mata pencaharian karena masyarakat setiap hari berubah dan memiliki kebutuhan baru. Dari situlah akhirnya muncul sebuah siklus atau pergantian.

Baca Juga : Teori Modernisasi: Pengertian, Syarat, Jenis, dan Contohnya

Sudah Paham Soal Pengertian Teori Siklus Perubahan Sosial?

Setiap individu perlu memahami pengertian teori siklus perubahan sosial karena mereka semua menjadi bagian di dalamnya. Kamu tidak bisa melepaskan diri dari perubahan yang mutlak terjadi. Apabila kamu melepaskan diri, artinya kamu merelakan untuk tertinggal jauh dari kemajuan.

Selain itu, teori siklus ini juga memberikan penyadaran kepada kamu bahwa apapun perubahan yang terjadi, selama itu bersifat positif, bisa kamu ikuti arusnya. Hal yang berbahaya adalah ketika kamu memaksakan diri untuk masuk ke dalam siklus perubahan sosial yang bermakna negatif, sehingga justru merugikan diri sendiri.

Share:

Leave a Comment

You cannot copy content of this page