Author: Linda Yulita

  • Apa Itu Perbankan? Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Contohnya

    Apa Itu Perbankan? Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Contohnya

    Pembahasan tentang uang tidak bisa lepas dari kegiatan ekonomi yang biasa Anda lakukan sehari-hari. Salah satu lembaga keuangan yang berpotensi terlibat dalam urusan perekonomian adalah bank. Nah, segala hal yang bersangkutan dengan bank itulah perbankan. Istilah tersebut merujuk ke kegiatan penghimpun dana. 

    Saat ini, masyarakat bisa menggunakan berbagai produk keuangan seperti simpanan, tabungan, maupun deposito lewat bank. Sebagai ganti imbalannya, masyarakat akan mendapatkan sejumlah laba seperti bunga, hadiah, dan lainnya. Kegiatan penghimpunan dana ini juga bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup. 

    Apa Itu Perbankan?

    Seperti yang sudah Anda ketahui, bank merupakan sebuah lembaga keuangan yang bertugas menghimpun dana dari pihak yang kelebihan uang serta menyalurkannya ke pihak yang kekurangan dana. Kegiatan menghimpun dan menyalurkan dana ke masyarakat tersebut berfungsi untuk memenuhi kebutuhan finansial. 

    Praktik dalam bank sendiri menghubungkan antara pihak yang membutuhkan dan pihak yang kelebihan dana. Itulah mengapa terdapat beberapa produk di bank seperti tabungan, giro, maupun deposito sebagai cara untuk menghimpun dana. Sementara itu, kredit atau pinjaman lainnya adalah bentuk bank menyalurkan dana. 

    Jadi, pengertian bank adalah lembaga keuangan yang kinerjanya menghimpun dana dari masyarakat, lalu menyalurkan dana tersebut kembali kepada masyarakat. Sedangkan perbankan, merupakan hal-hal yang berkaitan dengan bank. Misalnya seperti kegiatan usaha, proses, cara, hingga pelaksanaannya. 

    Perlu Anda perhatikan, kegiatan yang menyangkut bank memakai sistem yang sesuai dengan sistem perekonomian di Indonesia, yang mana Indonesia menggunakan sistem ekonomi demokrasi berlandaskan pancasila. Sehingga, kegiatan terkait dengan bank memakai prinsip dari Undang-Undang Perbankan. 

    Tujuan dan Peran Perbankan

    Perbankan memiliki tujuan, baik dari segi ekonomi maupun non-ekonomi. Hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 pasal 4 yang isinya kurang lebih memaparkan tujuan bank bukan hanya untuk kepentingan ekonomi saja yaitu menghimpun dan menyalurkan dana ke masyarakat. 

    Akan tetapi, dari segi non-ekonomis, bank bertujuan untuk menunjang pembangunan nasional supaya terjadi pemerataan, stabilitas nasional, dan pertumbuhan ekonomi sehingga kesejahteraan rakyat dapat meningkat. Untuk lebih lengkapnya, peran kegiatan usaha yang berkaitan dengan bank antara lain:

    • Mendanai Pembangunan Ekonomi

    Perlu Anda ketahui, pembangunan yang terjadi dalam negeri membutuhkan sumber modal untuk mendanainya. Maka dari itu, bank berperan sebagai salah satu sumber dana untuk melancarkan proses pembangunan berupa proyek infrastruktur. Bank akan memberikan pinjaman ke pemerintah dengan cara membeli surat berharga. 

    • Membantu Menyelesaikan Masalah Keuangan

    Tidak sedikit masyarakat yang mengalami masalah finansial. Baik itu dari segi pengelolaan atau mendapatkan uang. Bagi pihak yang kesulitan mengelola uang sendiri karena terlalu banyak, maka bisa menabungnya ke bank dalam bentuk tabungan maupun deposito. 

    Sedangkan bagi pihak yang membutuhkan uang, bank bisa mengeluarkan kredit atau pinjaman ke nasabah sebagai cara untuk membantu. Jadi, bank bisa membantu Anda menyelesaikan masalah keuangan yang sedang dialami. 

    • Membantu Memenuhi Kebutuhan

    Jika menunggu sampai memiliki uang yang cukup untuk membeli barang-barang tertentu dengan harga mahal, maka akan butuh waktu lama untuk mengumpulkannya. Oleh sebab itu, bank berperan membantu memenuhi kebutuhan hidup masyarakat yang ingin membeli barang-barang esensial 

    Misalnya seperti kendaraan, rumah, dan lainnya. Anda pasti sudah tidak asing lagi mendengar seseorang mengambil pinjaman ke bank untuk mencicil rumah, membeli motor, dan lain sebagainya. Dengan adanya bank, kebutuhan hidup masyarakat yang sulit terpenuhi karena terhalang biaya besar dapat teratasi. 

    Jenis-Jenis Perbankan dan Contohnya

    Jenis dan Contoh Perbankan
    Jenis dan Contoh Perbankan | Image Source: Freepik

    Nah, setelah mengetahui pengertian dan tujuan perbankan, berikutnya Anda akan membedakan jenis-jenisnya. Untuk jenisnya sendiri terbagi menjadi jenis bank berdasarkan fungsi, area operasional, kepemilikan, dan cara menentukan harga. Simak informasi lebih detailnya pada pembahasan berikut ini. 

    1. Berdasarkan Fungsinya

    Terdapat dua jenis bank berdasarkan fungsinya yaitu Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Bank Umum terkenal sebagai bank komersial di mana jasa yang ditawarkan bersifat umum menyangkut jasa perbankan biasanya. Kegiatan usaha bank umum bertugas memberikan jasa lalu lintas pembayaran. 

    Menurut undang-undang, jenis bank ini bisa memberlakukan hukum syariah atau konvensional dalam penerapannya. Sedangkan Bank Perkreditan Rakyat atau BPR, tidak sama seperti Bank Umum yang memberikan jasa untuk lalu lintas pembayaran. Selain itu, ruang lingkupnya pun lebih terbatas dari bank sebelumnya. 

    Bank Perkreditan Rakyat hanya bisa menghimpun dan menyalurkan dana saja. Bahkan, untuk melakukan transaksi valuta asing atau giro tidak bisa pada BPR. Jadi, berdasarkan fungsinya bank terbagi menjadi bank yang bisa menyediakan jasa lalu lintas pembayaran dan tidak. 

    2. Berdasarkan Area Operasional

    Secara area operasional, kegiatan bank terbagi menjadi dua jenis, yakni Bank Devisa dan Bank Non-Devisa. Seperti namanya, Bank Devisa mampu melayani transaksi yang berhubungan dengan mata uang asing dari luar negeri. 

    Beberapa bank yang termasuk jenis ini antara lain OCBC NISP, BRI, Mandiri, BTN, dan lain sebagainya. Ketika Anda membutuhkan transfer dari rupiah ke mata uang negara asing lainnya, maka bisa mengunjungi salah satu Bank Devisa.

    Kebalikan dari Bank Devisa, Bank Non-Devisa hanya beroperasional di dalam negeri saja. Kalau pun bisa ke luar negeri, jenis bank ini hanya dapat menjangkau beberapa wilayah tertentu saja. Contoh bank yang termasuk non-devisa adalah Yudha Bhakti, Harda Internasional, dan lain sejenisnya. 

    3. Berdasarkan Kepemilikan

    Perbankan yang ada di Indonesia memiliki pemiliknya masing-masing. Baik itu milik pemerintah, asing, swasta, dan koperasi. Bank milik pemerintah berarti akte pendiriannya tertulis bahwa badan usaha tersebut milik pemerintah Indonesia sepenuhnya. Contoh bank milik pemerintah adalah BNI, BTN, BRI, dan Mandiri. 

    Lalu, bank milik swasta nasional berarti akte pendiriannya tertulis bahwa badan usaha tersebut milik swasta nasional sehingga labanya pun dibagikan ke pihak swasta. Beberapa contoh bank swasta nasional antara lain BCA, Bank Danamon, Bank Mega, Bank Lippo, Bank Niaga, dan lain sebagainya. 

    Sementara itu, bank milik asing berarti bank tersebut adalah cabang dari bank yang asalnya dari luar negeri. Entah itu milik pemerintah atau swasta. Contoh bank milik asing yaitu Bank of America, Bangkok Bank, City Bank, dan lainnya. Terakhir, bank milik koperasi memiliki saham dari perusahaan berbadan hukum koperasi. 

    4. Berdasarkan Cara Menentukan Harga

    Terdapat dua jenis bank mendasar yang beredar di kalangan masyarakat saat ini, yakni Bank Konvensional dengan Bank Syariah. Perbedaan dari keduanya adalah dari prinsipnya. Bank Konvensional menerapkan bunga atau persentase sebagai harga dari pelayanan jasa. 

    Sementara itu, Bank Syariah yang menggunakan prinsip hukum islam tidak menggunakan sistem bunga. Melainkan terdapat beberapa akad dalam menentukan harga yang terdiri dari mudharabah, musyarakah, murabahah, ijarah, dan ijarah wa iqtina. 

    Prinsip Perbankan

    Anda sebagai nasabah mestinya tidak ingin menitipkan uang ke sembarang tempat yang tidak terpercaya. Oleh sebab itu, perbankan memiliki beberapa prinsip yang dapat menjamin transaksi nasabahnya. Prinsip tersebut adalah:

    1. Prinsip Kepercayaan

    Masyarakat yang sudah menyerahkan uangnya untuk dikelola oleh bank berarti mempercayai kinerja bank tersebut. Sehingga, dari pihak bank sendiri akan menjaga dan membalas kepercayaan tersebut dengan melakukan tiap transaksi secara hati-hati dan transparansi menyampaikan info tentang bank. 

    2. Prinsip Kehati-hatian

    Bank akan berusaha mengerjakan tugasnya secara hati-hati supaya menghindari kesalahan yang tidak diinginkan. Setiap pegawai akan berusaha bekerja secara cermat dan teliti untuk mendapatkan kepercayaan nasabah. 

    3. Prinsip Kerahasiaan

    Salah satu cara agar masyarakat dapat mempercayai pihak bank adalah dengan menjaga privasinya. Pihak bank wajib merahasiakan informasi terkait simpanan nasabah sehingga nasabah bisa merasa tenang menitipkan uang tersebut ke bank.  

    Sudah Tahu Apa Itu Perbankan?

    Akhirnya, Anda sudah sampai ke bagian penutup materi perbankan. Kesimpulannya bank memiliki peran yang penting dalam memenuhi kebutuhan serta mengatasi masalah keuangan yang terjadi di dalam masyarakat. Bukan hanya itu, bank juga berperan menunjang pembangunan nasional. 

    Harapannya, taraf hidup atau kesejahteraan orang banyak bisa meningkat seiring terjadinya pertumbuhan ekonomi dan pemerataan. Pada dasarnya bank dan perbankan bukan satu kesatuan yang sama. Namun, keduanya saling berhubungan erat. 

    Karena perbankan meliputi segala hal yang berkaitan dengan bank, sedangkan bank cenderung ke badan usahanya. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan Anda terkait bank-bank yang ada di Indonesia.

  • Mengenal Ilmu Ekonomi: Tujuan, Ruang Lingkup & Prinsipnya

    Mengenal Ilmu Ekonomi: Tujuan, Ruang Lingkup & Prinsipnya

    Sejatinya, kebutuhan manusia itu beraneka ragam sehingga dalam ilmu ekonomi, manusia perlu menentukan pilihannya untuk mengelola sumber daya yang terbatas. 

    Maka tak heran, manusia akan mengupayakan untuk membuat alternatif barang atau jasa demi memuaskan kebutuhan hidup mereka yang tidak terbatas. Kenyataan itulah yang akhirnya menimbulkan persoalan sekaligus melatar belakangi munculnya ilmu ekonomi.

    Simak ulasan selengkapnya!

    Pengertian Ekonomi

    Secara etimologi, istilah ‘ekonomi’ berasal dari kata oikos yang secara umum berarti rumah tangga dan nomos yang berarti aturan sehingga ekonomi adalah manajemen atau beragam aturan rumah tangga.

    Fenomena kelangkaan (scarcity) menjadi pemicu bagi orang-orang untuk mengelola sumber daya yang mereka miliki secara efisien. Suatu kondisi dapat terbilang langka apabila ketersediaan barang atau jasa terbatas dibandingkan dengan kebutuhan. 

    Karena keinginan manusia tidak terbatas, maka penting bagi suatu perekonomian untuk menggunakan sumber daya langka tersebut dengan sebaik-baiknya.

    Dengan demikian, ilmu ekonomi mempelajari tentang kelangkaan dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi penggunaan sumber daya, produksi barang atau jasa, pertumbuhan, hingga kesejahteraan dari waktu ke waktu yang berdampak pada masyarakat.

    Meskipun begitu, sejatinya ekonomi mempunyai cakupan yang begitu luas. Mulai dari lingkup rumah tangga, perusahaan, hingga negara. 

    Definisi Ekonomi Menurut Ahli

    Adam Smith Ahli Ekonomi
    Adam Smith Ahli Ekonomi | image Source: Pexels.com

    Menurut beberapa ahli, ilmu ekonomi dapat didefinisikan sebagai berikut:  

    1. Adam Smith 

    Adam Smith terkenal dengan karyanya yang berjudul The Wealth of Nation pada 1776, sekaligus sebagai penanda awal mula era ekonomi klasik.

    Menurutnya, ekonomi adalah sebagai cabang ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam usahanya mengalokasikan berbagai sumber daya terbatas untuk mencapai tujuan tertentu.

    2. Alfred Marshall

    Melalui bukunya yang berjudul The Principle of Economics, Alfred Marshall mengemukakan bahwa ekonomi adalah ilmu yang mempelajari tindakan manusia secara perorangan maupun kolektif, serta kaitannya untuk memperoleh pendapatan sekaligus mengelola pendapatan tersebut.

    3. Herbert Joseph Davenport

    Tidak sedikit pemikirannya yang kontra dengan Alfred Marshall. Dalam bukunya yang berjudul Economic of Enterprise, ekonomi adalah ilmu yang mengendalikan berbagai masalah dari titik tolak harga. 

    Lebih lanjut, ia juga menunjukkan cara peningkatan produksi sehingga tingkat hidup masyarakat secara otomatis turut meningkat.

    4. Gregory Mankiw 

    Menurut Gregory Mankiw, ekonomi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana masyarakat mengelola sumber daya yang selalu terbatas dan langka, serta bagaimana suatu individu kemudian saling berinteraksi satu sama lain. 

    5. Abraham Maslow

    Abraham Maslow menyebut ekonomi adalah ilmu yang berguna untuk  menyelesaikan masalah keperluan hidup manusia melalui penggemblengan segala sumber yang ada dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem yang dianggap efektif dan efisien.

    6.  John Stuart Mill 

    Menurut John Stuart Mill, ekonomi adalah ilmu yang mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan penagihan dan pengeluaran. Selain itu, ia juga berpendapat bahwa ekonomi juga membahas kegiatan produksi dan distribusi kekayaan.

    Tujuan

    Tujuan ilmu ekonomi adalah untuk memahami cara kerja sistem ekonomi, menilai kekuatan dan kelemahannya, dan menyelesaikan masalah-masalah ekonomi. 

    Mengutip buku berjudul Ilmu Ekonomi dalam PIPS (2019), secara rinci tujuannya meliputi:

    • Untuk mencari pengertian tentang hubungan antara peristiwa-peristiwa ekonomi baik hubungan yang bersifat kausal maupun hubungan yang bersifat fungsional;
    • Untuk menguasai berbagai peristiwa tersebut dan bisa mengatasi berbagai masalah ekonomi yang kita hadapi.

    Perlu kamu ketahui bahwa ilmu ekonomi meliputi berbagai macam isu, mulai dari masalah produksi, distribusi, konsumsi barang atau jasa, hingga isu inflasi, pertumbuhan, dan perdagangan internasional.

    Para ekonom akan menggunakan berbagai model dan teori untuk memahami fenomena yang terjadi dengan melakukan analisis kebijakan, serta merumuskan rekomendasi untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

    Ruang Lingkup

    Dalam ilmu ekonomi, terdapat ruang lingkup yang terbagi menjadi dua, yakni mikro dan makro.

    Mikro mempelajari ekonomi dalam hal individu atau perusahaan, sementara makro mempelajari ekonomi dalam hal negara secara keseluruhan.

    1. Ekonomi Mikro

    Ekonomi mikro mempelajari analisa yang lebih kecil bagaimana individu membuat keputusan untuk mengalokasikan sumber daya, baik perorangan, rumah tangga, dan bisnis. 

    Para ekonom dapat menganalisis bagaimana entitas-entitas ini merespons perubahan harga dan menuntut apa yang mereka perbuat pada tingkat harga tertentu.

    Dengan demikian, ekonomi mikro mempelajari konsep penetapan harga produk bersama dengan penetapan harga faktor produksi, perilaku rumah tangga, individu, dan perusahaan sehingga cakupan ekonomi mikro meliputi: 

    • Permintaan dan penawaran; 
    • Produksi; 
    • Konsumsi; dan 
    • Kesejahteraan ekonomi.

    2. Ekonomi Makro

    Sementara itu, ekonomi makro lebih berfokus pada perekonomian suatu negara secara keseluruhan. Isu yang diangkat seperti perdagangan internasional, kebijakan fiskal, moneter, tingkat pengangguran, inflasi, pertumbuhan total output produksi, dan siklus bisnis yang menghasilkan ekspansi, lonjakan, resesi, hingga depresi.

    Dengan menggunakan indikator agregat, para ekonom menggunakan model ekonomi makro untuk membantu merumuskan kebijakan dan strategi ekonomi.

    Jika boleh kita ibaratkan, teori ekonomi mikro mempelajari pohon-pohonnya, sedangkan teori ekonomi makro mempelajari hutannya.

    Prinsip

    Dalam ilmu ekonomi, kita mengenal suatu kaidah yang menjadi pedoman umum untuk melakukan tindakan ekonomi. Kaidah tersebut yaitu prinsip ekonomi. 

    Ya, prinsip ekonomi merupakan suatu cara bertindak dengan berusaha mencapai hasil sebesar mungkin dengan mengeluarkan pengorbanan sekecil mungkin. Istilah lain yang berhubungan dengan prinsip ekonomi adalah efisien. 

    Efisiensi merupakan komparasi antara pengorbanan dan hasil sehingga cara kerja yang efisien menunjukkan bahwa suatu hasil dapat tercapai dengan pengorbanan yang paling sesuai tanpa pemborosan.

    Menurut Gregory Mankiw, terdapat 10 prinsip ekonomi yang perlu kamu ketahui. Apa saja prinsip ilmu ekonomi tersebut? 

    1. Orang-Orang Mengalami Trade Off

    Trade off berperan supaya pelaku ekonomi mendapatkan suatu kebutuhan dengan mengeluarkan biaya. Oleh sebab itu, transaksi ekonomi berperan penting bagi roda kehidupan.

    2. Perlunya Biaya untuk Mendapatkan Sesuatu

    Senantiasa tersedia dana atau biaya untuk memperoleh barang atau jasa. Jika tidak, maka sulit untuk mendapatkan sesuatu yang kamu inginkan.

    3. Rasional dalam Mencari Keuntungan

    Seseorang harus berpikir rasional dalam mencari margin keuntungan. Kamu harus mengetahui kebutuhan primer masyarakat. Apabila menjual barang atau jasa yang sesuai dengan kebutuhan mereka, maka kamu dapat memperoleh keuntungan besar.

    4. Setiap Orang Menyukai Insentif

    Aktivitas ekonomi bisa berjalan lancar dengan adanya insentif lantaran hal tersebut membantu dalam memenuhi kebutuhan seseorang sehingga mendorong terjadinya transaksi ekonomi.

    5. Perdagangan Dapat Membuat Orang Lebih Baik

    Perdagangan memungkinkan setiap orang untuk berspesialisasi dalam kegiatan yang paling mereka kuasai, entah itu bertani, menjahit, atau membangun rumah. 

    Dengan adanya aktivitas tersebut, orang dapat membeli lebih banyak variasi barang atau jasa dengan harga yang bisa mereka jangkau sehingga semuanya sama-sama diuntungkan.

    6. Pasar Sebagai Cara Terbaik Mengatur Kegiatan Ekonomi

    Mekanisme pasar mempunyai peran penting dalam kegiatan ekonomi yang mana harga mencerminkan nilai suatu barang bagi masyarakat dan biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi barang tersebut.

    7. Pemerintah Turut Berperan dalam Pasar

    Pemerintah dapat mengintervensi pasar apabila produksi suatu kebutuhan terhambat. Oleh sebab itu, pemerintah punya andil besar dalam roda perekonomian suatu negara.

    8. Produksi Barang dan Jasa Mempengaruhi Standar Hidup

    Semakin banyak barang atau jasa yang diproduksi, juga semakin mendorong tingkat konsumsi masyarakat. Dengan demikian, transaksi ekonomi juga ikut naik sehingga berpengaruh terhadap standar hidup seseorang.

    9.  Inflasi Terjadi Jika Peredaran Uang Terlalu Banyak

    Pemerintah punya tugas penting dalam mengatur peredaran uang agar terhindar dari inflasi. Sebab, jika inflasi tinggi, maka itu akan membebankan berbagai biaya kepada masyarakat.

    10. Masyarakat Menghadapi Trade Off

    Trade off jangka pendek antara pengangguran dan inflasi tak bisa terelakkan oleh masyarakat.

    Saat terjadi inflasi, jumlah produksi perlu ditingkatkan sehingga butuh sumber daya manusia yang lebih banyak. Secara tidak langsung, hal tersebut membuka lapangan kerja lebih banyak dan mengurangi pengangguran.

    Tertarik Belajar Ilmu Ekonomi?

    Ekonomi merupakan ilmu sosial yang mempelajari bagaimana individu, kelompok, dan negara mengelola dan menggunakan sumber daya yang tersedia. Dalam lingkupnya, ilmu ini terbagi menjadi dua, yaitu ekonomi mikro dan makro.

    Ekonomi mikro melihat keputusan pada tingkat individu, sedangkan ekonomi makro berkaitan dengan perekonomian secara menyeluruh. Tak bisa kita pungkiri, aspek ekonomi menjadi kekuatan pendorong yang berpengaruh pada kehidupan.Oleh sebab itu, ilmu ekonomi sangat penting guna menalar dan menganalisis data untuk mempelajari berbagai macam aktivitas manusia. Dengan menggunakan data, kita dapat memahami dunia finansial untuk memastikan ekonomi yang berkelanjutan.

  • 10 Tari Tradisional Bali, Kecak Jadi Salah Satu Ciri Khas Bali

    10 Tari Tradisional Bali, Kecak Jadi Salah Satu Ciri Khas Bali

    Bali adalah tempat yang sudah sangat terkenal akan keindahan alamnya. Hal ini membuat banyak wisatawan internasional yang rela jauh datang ke Bali hanya untuk menikmatinya. Namun, Bali tidak hanya soal keindahan alam saja. Tari tradisional Bali juga punya magnet tersendiri di mata wisatawan lokal maupun internasional.

    Selain keindahan alam, Bali juga terkenal akan kekayaan budaya dan tradisinya. Salah satu warisan budaya Bali tersebut yaitu tari-tariannya. Tari tradisional yang berasal dari Bali punya history dan lekat dengan hidup keseharian masyarakat Bali itu sendiri. Apa saja tarian tradisional Bali yang paling terkenal?

    10 Tari Tradisional Bali, Apa Saja?

    Berikut adalah sepuluh contoh tarian tradisional Bali yang siap memikat siapapun yang menontonnya:

    1. Legong

    Legong
    Legong | Image Source: nationalgeographic.grid.id

    Tari Legong merupakan contoh tari tradisional Bali yang pertama. Pentas tarian ini awalnya hanya untuk acara keagamaan Hindu. Namun, sekarang Tari Legong dipentaskan saat terdapat upacara adat ataupun menyambut wisatawan dan orang penting yang berkunjung ke Bali.

    Kalau kita lihat dari gerakannya, Tari Legong bisa dikatakan sebagai tarian yang cukup kompleks dengan instrumen musik gamelan yang menyertainya. Nama Legong sendiri muncul dari dua kata yaitu “leg” dan “gong”. Kata “leg” mempunyai arti gerakan tari yang lentur serta luwes dan “gong” yang mempunyai arti gamelan. 

    Sehingga, “Legong” memiliki arti yaitu gerakan tari yang berikatan dengan iringan gamelan. Gamelan yang mengiringi Tari Legong yaitu Gamelan Semar Pagulingan. Ada sejarah unik yang mengiringi munculnya Tari Legong. Ide Tari Legong lahir dari seorang pangeran yang berasal dari Sukawati, Gianyar.

    Diceritakan pangeran mengalami sakit keras lalu bermimpi melihat dua gadis sedang menari dengan gemulai dan ada gamelan yang mengiringi tarian tersebut. Setelah pangeran sembuh dari sakit, ia menuangkan mimpi tersebut ke repertoarnya lengkap dengan gamelannya.

    2. Kecak

    Kecak
    Kecak | Image Source: Pegipegi

    Selain Tari Legong, Tari Kecak juga merupakan salah satu tarian asal Bali. Bahkan, tari tradisional Bali ini eksistensinya sangat terkenal hingga dunia mancanegara. Pencipta Tari Kecak adalah seorang seniman yang bernama Wayan Limbak.

    Pada awalnya, pertunjukan Tari Kecak hanya bisa mentas di Desa Bona, Kabupaten Gianyar. Hingga pada tahun 1930, Tari Kecak akhirnya diperkenalkan hingga ke dunia internasional. Pementasan Tari Kecak melibatkan 50 hingga 150 penari.

    Tari Kecak punya makna yang cukup mendalam yaitu ungkapan rasa percaya pada kemahakuasaan Tuhan. Makna ini sudah tercermin di awal dan di akhir tarian yaitu selalu disertai dengan ritual doa. Selain itu, tercermin juga pada adegan Rama meminta bantuan pada Dewata untuk mengalahkan Rahwana.

    Jalan cerita yang menjadi inspirasi dari tari Kecak berasal dari kisah epos klasik Ramayana yaitu perjuangan Rama untuk menyelamatkan Shinta.

    Pertunjukkan tari Kecak diawali dengan masuknya para penari dan membentuk formasi lingkaran dengan posisi badan bersila. Kemudian, pertunjukkan berlanjut dengan masuknya penari yang memerankan cerita Ramayana. Penari yang memerankan cerita ini akan berada di posisi tengah dari lingkaran.

    Setiap ada pergantian adegan, penari yang duduk tersebut akan menyerukan “cak cak cak cak cak ke cak” yang menjadi asal muasal dari nama tarian ini. Selain itu, gamelan mengiringi Tari Kecak yang membuat pertunjukkan tari ini makin hidup dan memukau.

    3. Pendet

    Pendet
    Pendet | Image Source: Indonesiakaya

    Tari Pendet adalah contoh lain dari tari tradisional Bali yang tidak kalah terkenalnya dengan Tari Kecak. Tarian ini sangat terkenal pada masa 1970 an hingga 1980 an. Sejarahnya, pertunjukkan Tari Pendet diadakan pada saat upacara keagamaan (piodalan) yang berlangsung di Pura ataupun tempat suci keluarga di Bali. 

    Tarian ini merupakan ekspresi dari rasa penyambutan, penghormatan, dan ungkapan rasa bersyukur terhadap dewa yang berstana di Pura selama upacara keagamaan berlangsung.

    Pentas Tari Pendet dilakukan di halaman Pura. Tarian ini juga ada iringan gamelan gong kebyar dan gamelan gong semar yang menyertainya. Penari mengenakan pakaian tradisional Bali dan membawa bokor yang berisi bunga, makanan sehari-hari, dan kepingan uang.

    Seiring berkembangnya zaman dan kebutuhan akan hiburan, tarian ini mengalami pengembangan hingga menjadi Tari Pendet yang kita kenal hingga sekarang. 

    Bahkan, Tari Pendet juga sempat mengalami pengembangan di tangan seniman yang bernama I Wayan Beratha agar bisa mentas secara massal hingga 800 orang. Pengembangan Tari Pendet berlangsung dalam rangka memperkenalkan tarian ini di upacara pembukaan Asian Games di Jakarta pada tahun 1962.

    4. Panji Semirang

    Panji Semirang
    Panji Semirang | Image Source: Tatkala.co

    Tari Panji Semirang merupakan tarian yang berfungsi baik sebagai tari hiburan ataupun pada acara tertentu seperti upacara keagamaan. Ternyata, tarian ini menyimpan cerita yang cukup menarik untuk kita simak.

    Tari tradisional Bali ini menceritakan tentang seorang putri dari Kerajaan Kediri yang bernama Galuh Candrakirana yang menjalin hubungan asmara dengan putra Raja Jenggala yang bernama Galuh Inu Kertapati.

    Putri Galuh melakukan pengembaraan dan menyamar menjadi seorang laki-laki dengan nama samaran Raden Panji demi bertemu dengan Galuh Inu Kertapati yang merupakan kekasih hatinya.

    5. Barong

    Barong
    Barong | Image Source: Airport.id

    Satu tarian yang masuk kategori tari tradisional Bali adalah tari Barong. Pementasan tarian ini dilakukan oleh dua orang laki-laki dan menggunakan topeng. Masing-masing akan memainkan bagian kepala dari Barong dan bagian ekor Barong. 

    Tarian ini memiliki cerita di balik tiap gerakannya. Cerita yang terkandung yaitu pertempuran antara kebaikan melawan kejahatan. Barong sebagai penggambaran dari kebaikan dan Rangda (musuh bebuyutan Barong) sebagai wujud dari perbuatan jahat.

    Orang Bali memiliki kepercayaan bahwa Barong memiliki bentuk yang mirip dengan singa dan berpihak pada kebaikan. Sedangkan Rangda memiliki penggambaran sebagai ratu iblis.

    6. Topeng Sidakarya

    Topeng Sidakarya
    Topeng Sidakarya | Image Source: Antara News Bali

    Tari Topeng Sidakarya merupakan tarian yang berasal dari Bali dan tidak bisa lepas dari upacara keagamaan. Masyarakat Bali percaya bahwa tujuan dari pementasan Tari Topeng Sidakarya adalah agar upacara yang berlangsung bisa terselenggara dengan lancar.

    Apakah kamu tahu upacara Ngaben? Ngaben adalah salah satu upacara terkenal di Bali dan merupakan ritual upacara kematian. Upacara ini wajib dilakukan ketika ada sanak famili yang meninggal dunia. Nah, Tari Topeng Sidakarya sering dipentaskan di rangkaian upacara Ngaben tersebut. Topeng Sidakarya ditarikan oleh 1 orang laki-laki.

    7. Rejang

    Rejang
    Rejang | Image Source: Nusa Bali

    Selain Tari Topeng Sidakarya, ada juga tari tradisional Bali yang pementasannya sangat identik dengan upacara keagamaan. Tarian tersebut yaitu Tari Rejang. Tarian ini sering kamu temukan di rangkaian upacara keagamaan yang berlangsung di Pura ataupun tempat ibadah umat Hindu di rumah.

    Tari Rejang sendiri punya beberapa macam bentuk seperti Rejang Legong, Rejang Lilit, Rejang Renteng, Rejang Bengkol, Rejang Dewa, dan lain sebagainya. Tarian ini dipentaskan oleh beberapa perempuan dengan formasi berbaris dan melingkar.

    Tari Rejang diduga sudah ada sejak zaman Bali Kuno karena gerakan tarinya yang tergolong sangat sederhana.

    8. Baris

    Baris
    Baris | Image Source: Indonesiakaya

    Tari Baris merupakan tari tradisional Bali yang awalnya mentas di ritual atau upacara. Namun, saat ini pementasan Tari Baris juga punya tujuan sebagai tari hiburan.

    Gerakan di dalam tari Baris memperlihatkan para penari yang bergerak selayaknya para prajurit yang berperang dengan gagah berani. Pementasan tarian ini juga beriringan dengan suara musik gamelan. Membuat suasana yang terbawa dari tarian ini makin hidup.

    Tari Baris memperlihatkan keberanian, kepemimpinan, dan ketangguhan dari seorang pria. Masyarakat Bali diduga sudah mengenal tarian ini sejak zaman dahulu, tepatnya di abad ke-16 Masehi.

    9. Trunajaya

    Trunajaya
    Trunajaya | Image Source: Suara Nusantara

    Tari Trunajaya adalah salah satu contoh tari tradisional Bali yang cukup terkenal. Nama Trunajaya sendiri berakar dari kata “Truna” yang berarti pemuda di dalam bahasa Bali. Tarian ini menceritakan seorang pemuda yang jatuh cinta dan ingin memikat seorang wanita pujaan hatinya.

    Cerita tersebut tergambarkan dengan baik di setiap gerakan tarian ini. Penari akan membelalakkan matanya sekaligus melakukan gerakan tari yang tegas.

    10. Sanghyang Dedari

    Sanghyang Dedari
    Sanghyang Dedari | Image Source: Nusa Bali

    Tari Sanghyang Dedari juga merupakan tari tradisional Bali. Ada satu hal unik mengenai tarian ini. Tari Sanghyang Dedari adalah tarian yang dibawakan oleh penari yang berada dalam kondisi kesurupan. 

    Tidak seperti banyak tarian tradisional Bali lainnya, Tari Sanghyang Dedari tidak tampil di depan umum. Menarikan Tari Sanghyang Dedari bertujuan untuk melindungi wilayah atau desa dari bencana alam ataupun penyakit.

    Keunikan Tari Sanghyang Dedari tidak hanya sampai situ saja. Tidak ada iringan musik atau gamelan yang menyertai tarian ini. Tarian Sanghyang Dedari hanya diiringi oleh suara dari orang-orang yang menyanyikan lagu persembahan untuk dewa.

    Tari Tradisional Bali: Bukti Kekayaan Budaya Indonesia

    Tarian tradisional Bali tidak akan pernah lepas dari keseharian dan identitas masyarakat Bali. Sebetulnya, masih ada banyak lagi contoh tarian tradisional Bali yang tidak kalah unik dan menarik.Tari tradisional Bali tidak hanya memikat mata bagi wisatawan lokal namun juga wisatawan dari seluruh dunia. Hal ini adalah bukti bagaimana kaya dan indahnya tarian Bali yang sekaligus menjadi warisan budaya Indonesia.

  • Apa Itu Hormon Tiroksin? Fungsi, Cara Kerja, hingga Gangguannya

    Apa Itu Hormon Tiroksin? Fungsi, Cara Kerja, hingga Gangguannya

    Dalam sistem tubuh manusia, tidak hanya terdiri atas sel, organ, jaringan, dan aliran darah. Tubuh manusia juga terdapat hormon yang memiliki peranan penting dalam mengendalikan fungsi untuk sistem tersebut. Salah satunya adalah hormon tiroksin yang berperan penting dalam metabolisme tubuh.

    Lalu, apakah fungsi lain dari hormon ini? Bagaimana mekanisme kerjanya? Adakah risiko bahaya apabila kadarnya dalam tubuh terlalu banyak atau kurang? Cari tahu jawabannya di bawah ini!

    Apa itu Hormon Tiroksin?

    Hormon tiroksin atau yang seringkali disebut dengan T4 ini merupakan hormon yang diproduksi oleh kelenjar tiroid, utamanya pada bagian dalam leher. Sebenarnya hormon T4 berada dalam bentuk non aktif yang nantinya akan dilepaskan ke aliran darah hingga dapat tersalurkan menuju organ tubuh.

    Dalam organ tersebut, hormon T4 akan diubah ke dalam bentuk aktifnya yakni triiodothyronine atau hormon T3. Hormon ini memiliki peranan yang besar dalam membantu organ vital menjalankan fungsinya. 

    Jadi, hormon T3 yang melakukan mekanisme kerja sesuai dengan kebutuhan sel, organ, maupun jaringan sebagai daerah pelepasannya.

    Fungsi Hormon Tiroksin dalam Tubuh

    Terdapat beberapa fungsi dari hormon yang diproduksi oleh kelenjar tiroid ini, antara lain:

    1. Menjaga Kerja dan Fungsi Jantung

    Hormon dari kelenjar tiroid ini memiliki peranan yakni membantu jantung dalam melakukan pemompaan aliran darah menuju organ atau jaringan tertentu di dalam tubuh. 

    Hal ini diperlukan karena pada kondisi tertentu pula organ atau jaringan membutuhkan pasokan aliran darah yang lebih banyak dari kondisi normal. Oleh karena itu, hormon ini berperan dalam membantu kerja jantung dengan tujuan untuk menjaga fungsi dan kinerjanya serta memelihara kesehatan jantung.

    2. Memelihara Fungsi Otak

    Tidak hanya menjaga dan memelihara kesehatan dan fungsi jantung, hormon tiroksin juga menjaga otak supaya memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi, peka, dan waspada terhadap lingkungan sekitar serta stimulus yang diterima dari lingkungan. 

    Salah satu ciri dari berkurangnya hormon T3 atau tiroksin dalam bentuk aktif pada tubuh adalah kesulitan untuk berkonsentrasi dan mudah mengantuk.

    3. Mengatur Metabolisme Tubuh

    Proses metabolisme dalam tubuh merupakan suatu proses yang bertujuan untuk membentuk suhu panas dan energi secara alami yang dilakukan oleh sel dan jaringan. 

    Dalam hal ini, hormon tiroksin berperan dalam mengatur keberlangsungan metabolisme tubuh supaya dapat berjalan dengan normal. Sebab, proses ini berperan penting untuk kinerja seluruh organ. 

    Apabila terdapat gangguan pada produksi hormon tersebut, maka proses metabolisme dalam tubuh pun ikut terganggu. Akibatnya organ dan jaringan tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga menimbulkan penyakit tertentu bagi tubuh.

    4. Menstimulasi Produksi Growth Hormone

    Berikutnya, tiroksin berfungsi untuk memelihara pertumbuhan otak janin dalam kandungan dan menjaga pertumbuhan serta perkembangan bayi hingga proses kelahiran. 

    Tidak hanya itu, hormon ini juga berfungsi untuk membentuk growth hormone. Oleh karena itu, hormon tiroksin memiliki peranan yang besar dalam pertambahan ukuran tubuh dan kemampuan anak hingga masa pubertas tiba.

    5. Menjaga Fungsi Organ Reproduksi

    Fungsi lain dari hormon ini adalah mengatur fungsi dari organ reproduksi. Untuk sistem reproduksi pada laki-laki, tiroksin berperan untuk menstimulasi produksi hormon pembentuk sperma. Pada perempuan, hormon ini berperan untuk mengatur siklus menstruasi supaya berlangsung secara teratur dan untuk proses ovulasi.

    Mekanisme Kerja Hormon Tiroksin

    Awal mula mekanisme kerja hormon ini ketika terdapat asupan yodium masuk ke dalam tubuh. Yodium itu akan diproduksi pada kelenjar tiroid menjadi hormon tiroksin atau T4. Proses produksi ini tidak lepas dari pengaturan yang dilakukan oleh otak sehingga tubuh dapat menyesuaikan jumlah hormon yang dibutuhkan.

    Selanjutnya, saat tubuh membutuhkan peranan dari hormon T4, maka hormon tersebut akan disekresikan menuju organ dan jaringan. Ketika T4 sampai pada organ ginjal dan hati, maka terjadi proses pengubahan menjadi hormon T3 yang merupakan bentuk aktif dari tiroksin.

    Hormon ini mempengaruhi organ dan jaringan dalam tubuh. Oleh karena itu, hormon T4 ini memiliki peranan yang besar untuk mengatur fungsi organ dalam tubuh.

    Apa Bahaya Kelebihan Hormon Tiroksin?

    Pada kondisi tertentu, jumlah hormon ini dalam tubuh bisa melebihi batas normal. Kondisi ini seringkali disebut sebagai tirotoksikosis yang mengakibatkan beberapa penyakit atau gejala, di antaranya:

    1. Terjadi bengkak pada bagian leher karena membesarnya kelenjar tiroid atau disebut dengan gondok.
    2. Menurunnya berat badan.
    3. Terjadinya siklus menstruasi yang tidak teratur.
    4. Mudah kelelahan.
    5. Ketahanan tubuh menurun terhadap suhu tinggi.
    6. Mudah cemas dan marah.
    7. Ritme jantung meningkat.
    8. Tangan bergetar dan mudah berkeringat.
    9. Adanya gangguan pencernaan seperti BAB terlalu sering.

    Penyebab Kelebihan Hormon Tiroksin

    Terdapat beberapa hal yang menyebabkan kondisi tirotoksikosis, yakni:

    1. Tiroiditis

    Terjadinya tiroiditis setelah kehamilan atau dalam kondisi autoimun dapat meningkatkan tiroksin dalam tubuh. Timbulnya peradangan juga menjadi sebab dari tingginya kadar hormon tersebut.

    2. Adanya Penyakit

    Adanya penyakit tertentu seperti graves atau bagian dari autoimun dapat meningkatkan kadar tiroksin dalam tubuh. 

    Dalam hal ini, antibodi yang dihasilkan menstimulasi kelenjar tiroid untuk memproduksi tiroksin dalam jumlah yang besar. Hingga akhirnya terjadi tirotoksikosis yang menimbulkan gangguan kesehatan lain bagi tubuh.

    Apa Bahaya Kekurangan Hormon Tiroksin?

    Tidak hanya berlebih, tetapi kadar tiroksin dalam tubuh juga bisa mengalami kekurangan atau hipotiroidisme dan mengakibatkan beberapa masalah kesehatan dan gejala tertentu, seperti:

    1. Berat badan semakin bertambah.
    2. Mudah mengantuk dan lelah.
    3. Ketahanan tubuh berkurang terhadap suhu dingin.
    4. Wajah bengkak dan nyeri sendi otot.
    5. Rambut dan kulit menjadi kering.
    6. Masa menstruasi tidak teratur dan timbul gangguan kesuburan.
    7. Ritme jantung melambat.

    Penyebab Kekurangan Hormon Tiroksin

    Terdapat beberapa hal yang menyebabkan kondisi hipotiroidisme, antara lain:

    1. Autoimun

    Kondisi tiroiditis hashimoto atau autoimun menjadi salah satu penyebab dari rendahnya kadar tiroksin dalam tubuh. Kondisi ini disebabkan oleh antibodi yang dihasilkan oleh tubuh menyerang jaringan sendiri yang berada dalam keadaan sehat.

    2. Respons Tubuh Berlebih

    Respons tubuh berlebih yang dimaksudkan adalah respons terhadap hipertiroidisme utamanya terapi yang diberikan pada pasien. Apabila terdapat respons yang berlebih, maka kadar tiroksin dalam tubuh akan berkurang secara drastis hingga pasien mengalami hipotiroidisme.

    3. Terapi Radiasi

    Terapi radiasi biasanya diaplikasikan pada pasien yang mengalami kanker pada bagian kepala dan leher. Pasien inilah yang memiliki risiko hipotiroidisme meskipun tidak untuk seluruh pasien.

    4. Pasca Operasi

    Kondisi tubuh setelah operasi karena hal lain juga dapat menurunkan kadar tiroksin dalam tubuh. Oleh karena itu, biasanya pada pasien yang mengalami kondisi ini memerlukan konsumsi tiroid seumur hidup.

    5. Penggunaan Obat Tertentu

    Terdapat beberapa obat yang mengakibatkan rendahnya jumlah hormon tiroksin dalam tubuh. Misalnya seperti obat lithium yang digunakan sebagai terapi gangguan jiwa.

    Macam-macam Gangguan pada Kelenjar Penghasil Tiroksin

    Terdapat beberapa kondisi gangguan pada kelenjar penghasil tiroksin alias kelenjar tiroid, antara lain:

    1. Hipotiroid

    Kondisi ini terjadi saat tiroid memiliki jumlah yang rendah dalam tubuh. Kondisi ini menimbulkan gejala berupa mudah lelah, kulit kering, ritme jantung melambat, hingga mudah lupa.

    2. Hipertiroid

    Kondisi hipertiroid merupakan tingginya kadar tiroid dalam tubuh. Kondisi ini juga menyebabkan beberapa gejala yaitu jantung berdebar, susah tidur, gelisah, rambut rontok, emosi yang naik turun, berat badan menurun, dan mudah berkeringat.

    3. Gondok

    Keadaan ini ditandai dengan adanya pembengkakan kelenjar tiroid pada bagian leher akibat rendahnya pasokan yodium atau menderita autoimun. Gangguan ini dapat mempersulit penderita seperti kesusahan menelan dan rasa tidak nyaman.

    4. Nodul Tiroid

    Gangguan ini ditandai dengan muncul benjolan yang bersifat jinak maupun ganas. Oleh karena itu, diperlukan tindakan operasi untuk menghentikan gangguan yang satu ini.

    5. Kanker Tiroid

    Kanker tiroid merupakan salah satu gangguan yang dapat mengganggu fungsi kelenjar tiroid. Oleh karena itu, diperlukan penanganan yang serius untuk menekan efek yang tidak diinginkan pada penyakit tersebut.

    6. Badai Tiroid

    Kondisi ini terjadi saat tubuh memproduksi hormon tiroid dalam jumlah yang besar sehingga menimbulkan gejala demam, ritme jantung cepat, halusinasi, hingga penurunan kesadaran. Badai tiroid membutuhkan tindak lanjut yang cepat untuk mengatasinya.

    Penanganan Masalahnya

    Beberapa langkah yang biasanya diambil untuk menangani gangguan pada kelenjar penghasil tiroksin ini antara lain:

    1. Terapi Obat

    Adanya gangguan pada produksi hormon tiroksin dapat diatasi dengan pengobatan konvensional. Hal ini dapat dilakukan ketika tingkat keparahan penyakit masih berada di stage awal dan sebagai terapi perawatan.

    2. Terapi Radioaktif

    Apabila pada kondisi hipertiroidisme, obat-obatan tidak dapat diberikan kepada pasien. Hal lain yang dapat dilakukan sebagai terapi adalah radioaktif yang memerlukan pertimbangan dokter terlebih dahulu.

    3. Operasi

    Terdapat hal lain yang mengharuskan dokter memberikan anjuran untuk melakukan tindakan operasi pada pasien. Dalam hal ini, dilakukan pengangkatan kelenjar tiroid atau yang sering disebut dengan tiroidektomi. Umumnya tindakan ini diambil ketika terdapat bengkak pada kelenjar tersebut.

    Penutup

    Dari penjelasan tersebut, tahukah Anda bagaimana cara menjaga fungsi hormon tiroksin untuk tetap berjalan normal? Atau tahukah Anda bagaimana cara menjaga kesehatan kelenjar tiroid? 

    Tentunya Anda perlu mengonsumsi makanan sehat, mengandung yodium dan rendah lemak, tidak merokok, serta rutin berolahraga. Yuk jaga kesehatan tubuh Anda!

  • Hormon Serotonin: Fungsi, Cara Kerja, Gangguan, serta Penanganannya

    Hormon Serotonin: Fungsi, Cara Kerja, Gangguan, serta Penanganannya

    Manusia dapat merasakan kebahagiaan salah satunya dipengaruhi oleh kandungan hormon serotonin dalam tubuh. Namun, banyak yang masih belum memahami tentang senyawa, bagaimana cara kerjanya, berikut efek yang ditimbulkan jika kadarnya berkurang serta penanganannya. Jika Anda salah satunya, mari simak ulasan berikut!

    Pengertian Hormon Serotonin

    Serotonin merupakan senyawa kimia yang terdiri dari asam amino, protein, dan triptofan. Tugasnya sebagai neurotransmitter atau pembawa pesan antara sel-sel saraf dengan otak. Zat ini dapat dibentuk secara alami oleh tubuh melalui asupan makanan.

    Fungsi Serotonin 

    Apa saja fungsi dari senyawa yang satu ini sehingga menjadi sangat penting dan kadarnya perlu dijaga tetap stabil? Pada dasarnya, serotonin mempunyai banyak fungsi, antara lain:

    1. Menjaga Kesehatan Mental

    Bisa dikatakan sebagai tugas utama, serotonin berperan besar dalam menjaga kesehatan mental seseorang. Kandungan triptofan membentuk hormon yang memenuhi sel saraf dan menghubungkan ke otak. Jika hormon yang terbentuk kurang, otomatis terdapat kekosongan pada saraf dan menyebabkan ketidakbahagiaan hingga depresi.

    2. Menjaga Nafsu Makan

    Selain saraf, senyawa ini juga berpengaruh pada gerakan usus dalam mencerna makanan. Jika kandungan serotonin cukup, salah satu proses metabolisme tersebut akan berjalan dengan lancar. Sehingga, nafsu makan terjaga, tidak kurang maupun berlebih.

    3. Membantu Pembekuan Sel Darah Merah (Trombosit)

    Hormon serotonin mampu membekukan darah dengan cara menyempitkan arteri kecil. Hal tersebut dapat mempercepat penyembuhan luka dan meminimalisir risiko pendarahan.

    4. Detoksifikasi Alami

    Ketika tubuh menghirup atau menyerap sesuatu yang bersifat racun, serotonin membantu melakukan detoks alami. Caranya dengan menekan saraf hingga mengirimkan sinyal pada otak untuk menimbulkan rasa mual, kemudian muntah.

    5. Mencegah Pengeroposan Tulang

    Obat antidepresan yang dikonsumsi sebagai salah satu akibat kurangnya senyawa serotonin memiliki efek pengeroposan tulang (osteoporosis). Jika kandungan zat tersebut cukup, risiko mengidap depresi dan mengonsumsi obat-obatannya menjadi lebih kecil. Artinya, pengeroposan pada tulang juga dapat dicegah.

    6. Meningkatkan Daya Ingat

    Salah satu penyebab pikun dan demensia, yaitu kurangnya hormon serotonin. Ingatan erat kaitannya dengan stimulus yang diterima otak, di mana merupakan salah satu kinerja zat kimia alami tersebut. Jika ingin memiliki ingatan yang kuat untuk jangka waktu panjang, serotonin harus terus stabil.

    7. Menjaga Waktu Istirahat

    Jika kadar hormon yang satu ini dalam kondisi stabil, tubuh akan menjadi lebih mudah beristirahat. Sedangkan saat kadarnya terlalu tinggi atau rendah, maka akan mengakibatkan kesulitan tidur dan kelelahan hebat.

    8. Mengontrol Nafsu Seksual

    Libido berada dalam ambang normal dan terkontrol dengan baik ketika zat serotonin seimbang. Sebab, saat terlalu tinggi, nafsu seksual justru mengalami penurunan drastis, begitu pula sebaliknya jika terlalu rendah.

    Cara Kerja Senyawa Serotonin dalam Tubuh

    Bagaimana sebenarnya cara kerja dari zat kimia serotonin? Senyawa tersebut memiliki dua mekanisme kerja berbeda, yaitu sebagai berikut:

    1. Melalui Saraf

    Pertama, serotonin akan memenuhi celah antar saraf yang menuju otak dan menciptakan impuls atau rangsangan. Gerakan ini berpengaruh besar terhadap emosi dan suasana hati seseorang.

    2. Melalui Pembuluh Darah

    Kedua, serotonin menyebar lewat pembuluh darah yang menuju usus. Hal tersebut akan mempengaruhi sistem metabolisme dan kemampuan penyembuhan luka.

    Gangguan Stabilitas Serotonin dalam Tubuh

    Ketidakseimbangan hormon serotonin pasti menimbulkan beberapa masalah, baik fisik maupun psikis sebagaimana disinggung sedikit di atas. Jika terlalu rendah, biasanya terjadi efek emosional, seperti ketidakbahagiaan, tertekan, depresi. Sedangkan, jika kadarnya terlalu tinggi, muncul gangguan yang disebut ‘Sindrom Serotonin’.

    Sindrom tersebut akan menunjukkan beberapa gejala, seperti:

    • Tekanan darah tinggi disertai sakit kepala.
    • Jantung berdetak kencang, gelisah, dan gemetar.
    • Linglung dan mengeluarkan banyak keringat.
    • Otot-otot menjadi kaku.
    • Diare.

    Jika tanda-tanda tersebut sudah muncul, namun tidak segera mendapatkan penanganan. Maka, bisa menimbulkan kejang, demam tinggi, kemudian kesadaran menurun drastis.

    Penyebab Munculnya Gangguan Serotonin

    Bagaimana gangguan serotonin ini dapat terjadi? Ada dua penyebab utama yang memicu lonjakan kadar senyawa tersebut, yaitu:

    1. Konsumsi Obat Melebihi Dosis

    Penggunaan obat-obatan di luar dosis yang disarankan sangat mudah menaikkan hormon serotonin tubuh. Obat yang tidak dikonsumsi sesuai anjuran, rentan berdampak pada organ vital seperti jantung, pembuluh darah, hingga otak.

    2. Penggunaan Dua Obat Keras Tanpa Resep Dokter

    Obat keras dilarang beredar bebas dan harus di bawah pengawasan dokter ketika dikonsumsi karena efek sampingnya cukup berbahaya. Apalagi jika menggabungkan dua obat keras sekaligus, bisa menurunkan kesadaran, sakit kepala, dan gangguan pernapasan. 

    Penanganan Gangguan Sindrom Serotonin

    Lantas, jika terlanjur terkena sindrom serotonin, mungkinkah dapat sembuh seperti sedia kala? Jawabannya adalah bisa, asalkan mendapatkan pengobatan yang tepat. Gangguan ini relatif mudah disembuhkan dalam waktu tiga sampai tujuh hari.

    Segera konsultasikan dengan dokter apabila mengalami gejala-gejala sebagaimana telah dijabarkan di atas. Pasien akan diminta untuk menghentikan konsumsi obat-obatan pemicu dan diberikan resep umum, seperti Benzodiazepine, Phenylephrine, dan Cyproheptadine.

    Gangguan serotonin yang tidak segera mendapatkan penanganan dari tenaga medis dapat menimbulkan berbagai komplikasi, seperti:

    • Gagal ginjal.
    • Stroke ringan hingga berat.
    • Kegagalan sistem pernapasan hingga serangan jantung.
    • Kematian.

    Tips Mencegah Masalah Kesehatan Akibat Serotonin Tidak Stabil

    Dampak dari kadar hormon serotonin yang tidak stabil memang cukup mengerikan. Kekurangan senyawa ini menyebabkan tidak bahagia hingga depresi, sedangkan jika berlebih dapat menimbulkan banyak komplikasi masalah kesehatan. Lantas, apa metode yang bisa diterapkan agar hormon tersebut tetap stabil? Simak di sini:

    1. Asupan Makanan Kaya Triptofan

    Cara paling mudah untuk menjaga stabilitas serotonin, yaitu dengan mengonsumsi makanan kaya triptofan. Contohnya seperti salmon dan telur. Triptofan otomatis juga merupakan makanan tinggi karbohidrat. Jadi, tetap perlu dibatasi agar tidak memproduksi insulin berlebih dan meningkatkan risiko diabetes.

    2. Rajin Berolahraga

    Setelah mengonsumsi makanan tinggi triptofan, pastikan untuk rutin berolahraga agar nutrisi tersebut dapat terserap dengan baik hingga otak. Proses itu kemudian akan memproduksi hormon kebahagiaan untuk tubuh.

    Pilih olahraga yang relatif ringan seperti bersepeda, berenang, dan jogging di pagi atau sore hari. Jangan sampai memforsir diri untuk melakukan olahraga berat dan di luar kebiasaan tubuh. Karena hal itu justru akan menghambat produksi serotonin.

    3. Pijat Relaksasi

    Metode lain untuk menstabilkan hormon serotonin adalah dengan pijat relaksasi. Aktivitas tersebut dapat menurunkan hormon stres alias kortisol. Jika stres berkurang, otomatis rasa lega, segar, dan bahagia yang dihasilkan serotonin akan meningkat.

    Disarankan untuk melakukan pijat relaksasi minimal sekali dalam sepekan. Jenis pijat ini biasanya disediakan oleh salon kecantikan atau pemilik jasa pribadi dan berbeda dari layanan pijat urat atau refleksi.

    4. Meditasi atau Yoga

    Cukup luangkan waktu 30 menit setiap pagi atau sore hari untuk melakukan meditasi maupun yoga. Gerakan meditasi dan yoga efektif dalam mengatur ritme jantung dan menurunkan tekanan darah. Kondisi tersebut membantu memproduksi asam amino pembentuk serotonin.

    5. Pergi Berlibur

    Selain pijat relaksasi, meninggalkan segala rutinitas yang menjemukan dengan pergi berlibur menjadi salah satu cara efektif untuk menjaga stabilitas serotonin. Tidak heran jika kemudian ada istilah healing alias penyembuhan untuk menyebut liburan.

    Tidak perlu memaksakan diri untuk melakukan perjalanan jauh dan mengeluarkan biaya tinggi yang berpotensi menambah beban. Staycation di penginapan estetik dalam kota atau mengunjungi destinasi wisata terdekat sudah cukup menghibur.

    6. Melakukan Aktivitas yang Disukai

    Membaca, menonton film atau drama, mendengarkan musik, hingga berkebun juga bisa menjadi solusi efektif. Selama aktivitas tersebut merupakan hobi yang disukai, melakukannya akan membuat produksi hormon serotonin lancar dan stabil.

    7. Menghabiskan Waktu Berkualitas dengan Keluarga

    Terakhir, cukup menikmati kebersamaan dengan keluarga tercinta. Gunakan untuk mengobrol atau melakukan sesuatu yang ringan. Jauhkan diri dari gawai dan fokus pada orang-orang terkasih. Merasakan dan berbagi cinta dengan keluarga sangat jitu untuk menghasilkan serotonin dan menjaganya tetap seimbang.

    Serotonin, Bukan Sekadar Hormon Biasa!

    Intinya, peranan senyawa alami pembawa rasa bahagia ini cukup krusial. Baik saat kurang maupun berlebih, ada banyak risiko gangguan kesehatan yang mengintai baik mental maupun fisik. Bahkan dapat berakibat fatal jika sudah muncul gejala, namun terus diabaikan.

    Padahal, menjaga kandungan serotonin tetap stabil relatif cukup mudah. Hanya dengan mengerjakan aktivitas-aktivitas sederhana, kortisol dapat ditekan kemudian digantikan serotonin. Lebih baik melakukan langkah preventif daripada harus mengobati, bukan?

  • Hormon Sitokinin: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, Gangguan, dan Contohnya

    Hormon Sitokinin: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, Gangguan, dan Contohnya

    Setiap makhluk hidup memiliki hormon yang membantu keberlangsungan hidupnya, tak terkecuali pada tanaman. Tanaman punya hormon yang membantu pertumbuhan, salah satunya hormon sitokinin yang menduduki posisi cukup vital bagi pertumbuhan tunas dan akar. 

    Seperti apa hormon pertumbuhan ini dan apa saja fungsi, cara kerja, serta gangguan-gangguannya pada tanaman? Baca selengkapnya sampai habis!

    Apa itu Hormon Sitokinin? 

    Sebagai makhluk hidup, tanaman pasti mengalami pertumbuhan dan perkembangan dari kecil hingga besar. Pertumbuhan pada tanaman ini tidak bisa lepas dari beberapa faktor, baik dari internal (tanaman itu sendiri) maupun eksternal yang diperoleh dari sinar matahari, air, dan unsur hara. 

    Hormon adalah salah satu faktor internal yang berpengaruh pada proses pertumbuhan tanaman. Ia adalah zat dari kumpulan senyawa nutrien yang juga berfungsi sebagai penghambat, pengubah, dan pendorong pergerakan dari tumbuhan. Oleh karena itu, keberadaanya sangat memengaruhi pertumbuhan tanaman. 

    Tugas hormon adalah mengendalikan aktivitas dengan mengirimkan sinyal untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu terhadap tumbuhan tersebut. Hormon  yang ada dalam tumbuhan itu salah satunya adalah sitokinin. 

    Sebenarnya hormon yang berperan penting bagi pertumbuhan tanaman tidak hanya sitokinin saja. Ada beberapa hormon penting lainnya seperti auksin, giberelin, dan etilen. Namun dari keempat hormon tersebut, sitokinin adalah hormon yang dibutuhkan untuk membantu pembelahan sel. 

    Hormon ini pertama kali ditemukan pada tanaman oleh Johannes van Overbeek sekitar tahun 1940-an. Saat itu, Johannes van Overbeek memperoleh informasi bahwa sitokinin sangat berperan dalam memicu terjadinya sitokinesis (pembelahan sel sitoplasma) dan tanaman bisa tumbuh cepat jika ditambahkan air kelapa. 

    Tugasnya adalah mendukung pertumbuhan tunas tanaman. Ia akan berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan, perkembangan, diferensiasi, dan pembelahan sel yang nantinya merangsang terjadinya sitokinesis pada jaringan meristematik. 

    Selain itu, tugas dari hormon ini adalah menunda penuaan daun, bunga, dan buah dengan cara mengontrol kemunduran penyebab terjadinya kematian sel-sel tumbuhan. 

    Nah, karena kemampuannya menunda penuaan inilah hormon sitokinin sering dimanfaatkan untuk mengawetkan bunga potong dengan cara disemprotkan supaya terjaga kesegarannya. 

    Jenis dan Contoh Hormon Sitokinin

    Jika dilihat dari asalnya, hormon ini ada yang alami dan ada yang buatan. Sitokinin alami berasal dari jaringan yang masih aktif tumbuh terutama pada embrio, akar, dan buah. 

    Hormon yang dihasilkan dari akar, nantinya akan diangkut ke bagian atas tanaman yang masih muda melalui jaringan xilem menuju sel-sel tanaman muda. Contoh sitokinin alami adalah kinetin yang banyak ditemukan pada bulir jagung muda, serta zeatin yang banyak terdapat pada air kelapa. 

    Ada dua tipe dari hormon sitokinin, antara lain:

    1. Adenin

    Jenis adenin ini biasanya diproduksi oleh bagian tumbuhan yang sel-selnya masih aktif membelah, jaringan kambium, dan bagian perakaran. Contoh adenin ini adalah kinetin, BAP (Benzyl Amino Purin), dan zeatin.

    2. Fenilurea

    Jenis kedua dari hormon sitokinin ini tidak bisa ditemukan di bagian manapun dari tumbuhan karena jenis ini tidak terbentuk sendiri oleh tanaman, melainkan diberikan kepada tanaman tersebut. 

    Contoh fenilurea ini salah satunya difenilurea yang bisa menginduksi perkembangan bunga, serta thidiazuron yang bisa membantu menginduksi terbentuknya kalus dan pembelahan sel secara signifikan. 

    Manfaat dan Fungsi Hormon Sitokinin

    Seperti yang sudah tertulis sebelumnya bahwa tanaman membutuhkan hormon untuk melangsungkan hidupnya. Dengan begitu, artinya setiap hormon-hormon yang ada dalam tanaman memiliki fungsi penting bagi perkembangan dan pertumbuhan tanaman itu sendiri, termasuk sitokinin. 

    Adapun fungsi dari hormon pertumbuhan ini antara lain:

    1. Diferensiasi Sel

    Diferensiasi sel atau pembelahan sel adalah salah satu fungsi utama dari hormon sitokinin. Hormon ini bisa meningkatkan dan mempercepat pembelahan, perkembangan, dan pertumbuhan kultur sel tanaman. 

    Saat melakukan tugasnya ini tentu saja sitokinin tidak bekerja sendirian, namun dibantu dengan hormon lain, salah satunya auksin. Keduanya akan mempercepat pembelahan sel sehingga tanaman bisa cepat tumbuh dan berkembang. 

    2. Penyerapan Nutrisi Tanaman

    Tak hanya membantu membelah sel, nyatanya hormon ini juga berperan dalam penyerapan nutrisi tanaman. 

    Melansir dari harapanrakyat.com yang mengutip buku Environmental Perception Avenues: The Interaction of Cytokinin and Environmental Response Pathway mengatakan bahwa dalam buku tersebut Argueso menemukan bahwa hormon ini bisa mengelola kemampuan tumbuhan dalam mengambil nutrisi dari lingkungan. 

    Nutrisi tersebut seperti besi, nitrogen, fosfor, dan belerang. Jika kadar sitokininnya tinggi, tanaman tumbuh dengan baik walaupun mengalami kekeringan dan kekurangan nutrisi dalam tanah. 

    Jika hormon ini terganggu, maka tidak hanya berpengaruh pada pertumbuhan tanaman, namun juga bisa mengurangi kemampuan tanaman untuk menyerap nutrisi. 

    3. Mendorong Penuaan Sel

    Hormon sitokinin bisa juga mendorong proses penuaan sel yang menjadikan tanaman muda kecil menjadi melebar, memanjang, dan berubah menjadi tua dengan fungsi yang sempurna. 

    Selain itu, hormon ini juga bisa memperlambat gugurnya bunga, buah, dan daun karena kemampuannya menyerap nutrisi dan menyalurkannya ke seluruh bagian tumbuhan. 

    4. Mengatur Dominansi Apikal

    Sitokinin juga berguna sebagai pengontrol dominasi apikal di mana tunas terminal mempunyai kemampuan dalam menekan perkembangan dari tunas aksilar. Selain itu, ia juga berguna untuk memberikan syarat kepada tunas aksilar agar mulai tumbuh. 

    5. Kultur Jaringan dengan Auksin

    Hormon ini bekerjasama dengan auksin yang akan menumbuhkan sel baru dengan cara pembelahan. Percampuran kedua hormon ini akan mempercepat pembelahan di mana jika sitokinin lebih banyak diberikan, perkembangan kalusnya berasal dari pucuk daun. Namun jika auksinnya lebih banyak, maka kalus akan berkembang jadi akar.

    Selain kelima fungsi tersebut, ada juga fungsi lain dari hormon pertumbuhan ini, yakni:

    • Mengatur pembentukan bunga.
    • Merangsang sintesis protein pada tumbuhan.
    • Meningkatkan pembukaan stomata pada tanaman tertentu.
    • Punya peran penting terhadap kloroplas.
    • Bisa merangsang pemanjangan titik tumbuh daun.
    • Merangsang perluasan daun dengan memperbesar sel.
    • Merangsang pembentukan akar cabang.
    • Bisa meningkatkan klorofil (zat hijau daun).
    • Bisa mengatur penyaluran mineral ke seluruh bagian tumbuhan.
    • Bisa memacu pertumbuhan dari kuncup tepi.
    • Berperan dalam mengatur sintesis RNA.
    • Berperan merangsang jalannya asam amino serta garam mineral menuju daun.
    • Berpengaruh terhadap morfogenesis tumbuhan dalam teknik kultur jaringan.

    Cara Kerja Sitokinin

    Hormon sitokinin adalah hormon yang butuh kerja sama dengan hormon lain untuk bisa menjalankan fungsinya. Cara kerjanya, produksi sitokinin biasanya berasal dari ujung akar kemudian hormon ini menyalurkannya melalui jaringan xilem dan dialirkan ke seluruh bagian tanaman. 

    Ini mirip dengan hormon GHRH atau hormon pertumbuhan yang dimiliki manusia. Bagian hipotalamus akan mengatur sekresi hormon kemudian mengatur pertumbuhan dan perkembangan manusia. Hormon tersebut lalu dialirkan ke hati melalui pembuluh darah. 

    Dalam hati itulah nantinya terjadi perubahan hormon menjadi Insulin-like Growth Factor 1, lalu hormon IGF tadi dialirkan lewat pembuluh darah ke seluruh tubuh. 

    Hormon ini cara kerjanya berlawanan dengan auksin, namun keduanya saling membutuhkan sehingga kedua hormon tersebut haruslah seimbang. Ada beberapa dampak yang terjadi karena perbedaan konsentrasi kedua hormon tersebut, yakni:

    • Jika sitokinin lebih besar, maka pertumbuhan tunas dan daunnya jadi tidak terkendali.
    • Jika keduanya punya konsentrasi sama, maka pertumbuhannya akan seimbang.
    • Jika auksinnya lebih besar dari sitokinin, maka pembentukan akar akan lebih aktif.

    Sitokinin dan auksin memang sama-sama hormon yang memengaruhi pertumbuhan tanaman, keduanya saling bekerjasama untuk menjalankan fungsinya. Lalu, apa perbedaan antara keduanya?

    Perbedaan paling utama dari kedua hormon tersebut adalah hormon auksin bisa merangsang percabangan pada akar. Sementara sitokinin ini bisa menghambat percabangan akar dan pembentukan akar lateral.

    Selain itu, auksin bertugas untuk pemanjangan sel pada ujung batang dan akar. Sedangkan sitokinin tugas utamanya adalah membantu pembelahan sel pada area-area tumbuh. 

    Gangguan pada Sitokinin

    Seperti yang sudah diulas sebelumnya bahwa apabila hormon sitokinin mengalami gangguan, maka akan berpengaruh pada pertumbuhan tanaman tersebut. Apa saja dampaknya?

    Dampaknya adalah tanaman tidak akan tumbuh sempurna alias mengalami abnormal. Pertumbuhan abnormal ini seperti tumbuh kerdil, bintil akar tidak berfungsi sempurna, kurang nutrisi, bunga dan buah tumbuh abnormal, dan lain-lain.

    Sudah Paham tentang Hormon Sitokinin Ini?

    Hormon sitokinin sangat berperan dalam perkembangan tanaman. Tanpanya, tanaman tidak bisa tumbuh dengan baik. Namun bukan berarti hormon ini bisa bekerja sendiri, sitokinin masih butuh bantuan dari hormon lain untuk menjalankan fungsinya. 

  • Apa Itu Hormon Adrenalin? Pengertian, Fungsi, Dampak, & Cara Kerjanya!

    Apa Itu Hormon Adrenalin? Pengertian, Fungsi, Dampak, & Cara Kerjanya!

    Ketika mengalami gejala stres, manusia cenderung akan memiliki hormon yang mengendalikan respon tubuhnya. Akibatnya, jantung akan berdetak secara cepat dan aliran darah menjadi meningkat. Inilah mengapa manusia harus memahami cara kerja hormon adrenalin secara spesifik!

    Apa Itu Hormon Adrenalin?

    Ketika mengendarai kendaraan dan tidak sengaja ada seseorang yang menyeberang jalan secara tiba-tiba. Jika mengalami kejadian tersebut, pastinya Anda akan refleks menginjak rem. Kondisi ini dapat disebabkan karena adanya sistem hormon dari adrenalin yang terpacu. 

    Nantinya, Anda akan merasakan pernapasan yang lebih keras dan cepat, tubuh akan mengeluarkan keringat, kaki gemetar, jantung berdebar kencang, serta mulut terasa kering. Hormon ini akan menyebabkan seseorang mengalami perubahan tubuh dalam hitungan detik. Mulai dari kondisi santai hingga full fight or flight

    Ketika seseorang mengalami situasi yang menyebabkan stres, maka jantung akan mulai berpacu dan tangan berkeringat. Sehingga secara otomatis akan mencari jalan keluar. Respon ini berasal dari adrenalin yang sering disebut sebagai epinefrin.

    Hormon ini adalah salah satu bagian penting respon yang dimiliki oleh tubuh manusia. Namun, jika memiliki hormon ini secara berlebihan juga dapat mengganggu kesehatan. Oleh sebab itu, manusia perlu memahami cara kerja hormon tersebut.

    Adrenalin diproduksi oleh medula melalui kelenjar adrenal dan neuron sistem saraf pusat. Ketika mengalami situasi stres, maka hormon ini akan bekerja secara lepas ke dalam darah. Setelah itu, hormon akan mengirimkan impuls ke organ tubuh. Hal tersebut bertujuan untuk membentuk sebuah respon.

    Selain itu, hormon ini juga dipercaya akan mempersiapkan sistem saraf simpatik seseorang dengan tujuan untuk melawan. Tubuh manusia akan membuat hormon memberikan respon yang berupa ancaman.

    Hormon ini dapat meningkatkan aliran darah menuju otot dan membuat gula lepas ke aliran darah. Ini juga dibarengi dengan efek lain untuk membuat tubuh lebih waspada dan melawan secara cepat.

    Kondisi adrenalin dapat terjadi dengan jumlah yang banyak, karena seseorang tersebut mengalami stres nonfisik. Sebagai contoh, frustasi, masalah hubungan, kecelakaan, masalah keuangan, dan lain sebagainya.

    Adapun perubahan fisik yang disebabkan oleh hormon ini, mulai dari merasa tidak nyaman, masalah pencernaan, sulit tidur, terjadinya regulasi hormon, dan masalah lainnya.

    Fungsi dari Hormon Adrenalin

    Terletak di bagian atas ginjal, kelenjar adrenal akan mengirim rasa adrenalin yang cepat ke tubuh. Hormon ini dapat membantu tubuh seseorang untuk siap melawan maupun menghindar dari bahaya. Adapun beberapa fungsinya adalah sebagai berikut:

    • Dapat memicu terjadinya reaksi pada tekanan dan kecepatan dari gerak tubuh manusia.
    • Menjadi pemicu reaksi untuk efek lingkungan. Mulai dari intensitas cahaya, suara tinggi, dan lain sebagainya.
    • Aktivitas jantung yang terpacu cepat.
    • Tekanan darah yang meningkat.
    • Arteri yang memiliki otot polos akan mengerut, begitu pula otot polos pada bronchioles yang mengendur
    • Glikolisis akan mengalami percepatan.
    • Menimbulkan rasa terkejut dan keringat dingin yang keluar secara bersamaan.
    • Ketika sedang stres, hormon ini akan mengatur dan mempengaruhi metabolisme otak.
    • Indra perasa akan menjadi kebal, khususnya pada saat sakit.
    • Kemampuan berpikir dan mengingat akan meningkat.
    • Dapat mencegah terjadinya penuaan dini.
    • Membantu untuk melindungi tubuh dari berbagai penyakit, yakni seperti jantung, kanker ovarium, kanker payudara, osteoporosis, dan alzheimer.
    • Membuat terjadinya kontraksi pada pembuluh darah. Ini bertujuan untuk mengarahkan darah kembali ke otot utama, khususnya pada jantung dan paru-paru.
    • Meningkatkan kekuatan tubuh dan kesadaran saat mengalami tekanan.

    Dampak Hormon Adrenalin

    Sebagai hormon yang bekerja untuk tubuh, tentunya membuat hormon ini akan menyebabkan beberapa dampak signifikan. Baik itu saat kelebihan maupun kekurangan hormon. Ketahuilah berbagai dampaknya di bawah ini:

    1. Mengalami Kelebihan Hormon

    Secara umum, adrenalin yang berlebihan dapat terjadi. Hal tersebut bisa disebabkan oleh kondisi yang membuat stres berkepanjangan, sehingga membuat seseorang memiliki adrenalin yang banyak. Selain itu, ada juga kondisi medis seperti tumor kelenjar adrenal yang membuat kelebihan hormon ini.

    Kondisi kelebihan adrenalin akan berdampak pada masalah kesehatan. Misalnya seperti masalah penglihatan, mudah tersinggung, merasa gelisah, detak jantung terasa cepat, kepala pusing, insomnia, dan lain sebagainya.

    Selain itu, kelebihan kadar hormon ini juga mampu meningkatkan resiko serangan jantung dan stroke. Ini disebabkan karena jantung berdebar terlalu cepat. Bahkan dapat membuat seseorang mengalami peningkatan tekanan darah, merasa cemas, dan berat badan menurun secara signifikan.

    2. Mengalami Kekurangan Hormon

    Berbeda dari kelebihan hormon adrenalin, justru keadaan di mana seseorang kekurangan hormon ini sangat jarang terjadi. Bahkan, jika orang tersebut harus kehilangan kelenjar adrenal karena penyakit maupun operasi. Ini terjadi karena tubuh memiliki noradrenalin sebanyak 90% dari sistem saraf.

    Akan tetapi, jika hormon ini memiliki jumlah yang rendah, kemungkinan manusia tidak bisa bereaksi saat stres dengan baik. Karena kelebihan maupun kekurangan akan menyebabkan dampak buruk, sehingga Anda harus mengontrol kadar hormonnya sesuai kebutuhan.

    Jika sedang mengalami kondisi stres, maka bisa mengurangi jumlah hormon ini. Caranya melakukan pernapasan secara perlahan saja, meditasi, dan yoga. Langkah tersebut akan membantu pernapasan dengan baik.

    Selain itu, kadar hormon yang berlebihan juga bisa diatasi dengan menerapkan pola hidup sehat. Misalnya, mengonsumsi makanan yang bergizi, melakukan olahraga rutin, tidak mengonsumsi alkohol, mengurangi jumlah kafein, dan lain sebagainya.

    Cara Kerja Hormon Adrenalin

    Ketika melakukan suatu aktivitas yang mendebarkan, adrenalin akan secara otomatis bekerja di tubuh. Ini akan menjadi hormon yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal untuk mempersiapkan sistem saraf simpatik sebagai fungsinya

    Jadi, saat manusia menjalani aktivitas mendebarkan, maka tubuh akan mengalami sensasi fisik tertentu. Misalnya saat akan menghadapi bahaya, sehingga hormon ini akan menciptakan respon kepada ancaman tersebut.

    Adapun beberapa sensasi yang akan dialami, mulai dari tubuh berkeringat, merasa gemetar, jantung berdebar, pupil mata melebar, merasa gugup, nafas jadi lebih cepat, dan lain sebagainya.

    Bahkan saat melakukan kegiatan rekreasi juga bisa membuat perasaan adrenalin meningkat. Contohnya seperti menonton film horor, melihat pertunjukan laga, bermain terjun payung, roller coaster, dan lain sebagainya. Bukan hanya saat rekreasi, ketika berbicara, tes, dan sejenisnya juga akan membangun hormon ini.

    Ada beberapa orang yang akan menyukai situasi ini, hal itu disebabkan dapat menjadi pembangkit rasa semangat. Namun, bagi orang-orang yang memiliki gangguan stres pasca-trauma atau PTSD, gejolak adrenalin kurang disukai karena memicu trauma.

    Begitu pula dengan orang yang memiliki gangguan panik, yakni seperti gangguan kecemasan sosial dan agoraphobia. Biasanya mereka bisa melawan situasi tersebut karena ada pengaruh dari hormon ini.

    Sebagai bagian hormon yang penting dalam kesehatan fisiologi normal, adrenalin akan mengembangkan tubuh melalui sistem adrenal. Bahkan konon katanya selama berjuta tahun lalu, adrenalin membantu manusia untuk bertahan hidup dari bahaya.

    Akan tetapi, pelepasan adrenalin juga bisa mengakibatkan perasaan yang kurang dibutuhkan oleh manusia. Ini disebabkan oleh beberapa hal, seperti stres psikologis, gangguan kecemasan, emosional, dan lain sebagainya. Jika pelepasan tidak dibutuhkan muncul terus menerus, maka mekanisme tubuh bisa terganggu.

    Ketika hal tersebut terjadi, adrenalin akan menjadi pemicu dari masalah lain. Seperti pencernaan, menambah berat badan, tekanan darah tinggi, munculnya kardiovaskular, metabolisme terganggu, sakit kepala, dan penyakit lainnya.

    Apalagi hormon ini juga mampu mempengaruhi tidur, konsentrasi, kecemasan, hingga menimbulkan depresi. Bahkan, saat adrenalin memiliki pelepasan yang sangat tinggi, maka potensi gejala penyakit terjadi cukup besar karena akan mempengaruhi daya tahan tubuh.

    Hormon Adrenalin Berkaitan Erat dengan Stres?

    Adrenalin dalam tubuh dapat meningkat karena adanya perasaan stres yang berlebihan. Pada pelepasan hormon ini, tentu akan mempengaruhi daya tahan tubuh dan otak. Sehingga mampu mengendalikan suasana hati, siklus tidur, memberikan motivasi, atau bahkan menciptakan rasa takut.

    Produksi adrenalin akan meningkatkan saat stres jangka pendek, mengakibatkan seseorang terdorong untuk melakukan sesuatu, mengambil sebuah keputusan, dan menyelesaikan masalahnya.

    Sebenarnya, peningkatan hormon adrenalin tidak akan memberikan dampak buruk terhadap kesehatan. Meskipun begitu, ketika kembali normal, maka stres sudah berhasil teratasi. Akan tetapi, saat produksi hormon ini meningkat itu artinya terlalu seseorang berlarut-larut dalam kondisi stres.

    Sehingga membuat tubuh rentan untuk mengalami gangguan kesehatan. Misalnya seperti gelisah, insomnia, sakit kepala, gangguan pencernaan, daya ingat menurun, depresi, dan lain-lain.

    Melihat berbagai dampak stres bagi kesehatan, maka disarankan untuk mengatur gejala stres tersebut. Lakukan beberapa hal di bawah ini:

    • Tidak memendam masalah sendiri.
    • Olahraga dengan rutin.
    • Melakukan relaksasi, contohnya seperti meditasi dan latihan pernapasan.
    • Konsumsi makanan gizi yang seimbang.
    • Tidak banyak mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein dan alkohol.
    • Jangan bermain ponsel satu jam sebelum tidur.
    • Mengatur waktu istirahat yang cukup.
    • Melakukan hal-hal yang disukai sebagai hobi.

    Sudah Paham Apa itu Hormon Adrenalin?

    Ketika mengalami kondisi tertentu, manusia akan membutuhkan hormon adrenalin sebagai pertahanan diri. Namun, adrenalin yang berlebih bisa mengakibatkan berbagai masalah kesehatan. Oleh sebab itu, jagalah kesehatan adrenalin dalam tubuh!

  • Hormon Androgen: Fungsi, Gangguan, dan Cara Menyeimbangkan

    Hormon Androgen: Fungsi, Gangguan, dan Cara Menyeimbangkan

    Tubuh manusia dilengkapi dengan berbagai hormon yang mengatur pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satu jenis hormon yang berkaitan dengan sistem reproduksi adalah hormon androgen. Hormon ini juga memiliki banyak jenis, termasuk hormon testosteron. Biasanya, hormon ini disebut sebagai hormon pria. 

    Namun, kenyataannya wanita juga mempunyai hormon yang sama. Hanya saja, jumlah hormon reproduksi ini memiliki jumlah yang lebih sedikit. Sebab, wanita memiliki hormon lain yang lebih dominan untuk sistem reproduksinya. Lebih lanjut, simak fungsi hingga cara menyeimbangkan hormon dalam ulasan di bawah ini!

    Pengertian Hormon Androgen

    Hormon laki-laki ini merupakan kumpulan hormon di mana jenis yang paling aktif dan dominan adalah testosteron. Hormon ini bisa Anda temukan di dalam organ reproduksi baik pria maupun wanita. Produksi testosteron pada pria terdapat pada testis atau buah zakar. Sedangkan pada wanita terdapat di ovarium atau indung telur.

    Sementara itu, ada pula jenis androgen lainnya yang mendukung kinerja testosteron. Seperti androstenedione, dehidroepiandrosteron (DHEA), DHEA sulfate (DHEA-S), dan dihidrotestosteron (DHT). Hormon-hormon ini saling mendukung untuk proses perkembangan sistem reproduksi manusia.

    Fungsi Hormon Androgen pada Pria

    Fungsi androgen pada pria sangat beragam, seperti mengatur proses pubertas, perubahan fisik, dan meningkatkan kesehatan organ reproduksi secara keseluruhan. Berikut ini beberapa peran atau fungsi dari androgen yang perlu Anda pahami:

    1. Berperan dalam Proses Pubertas

    Androgen berperan penting dalam perubahan pria saat memasuki fase pubertas. Seseorang yang sudah pubertas biasanya akan mengalami berbagai perubahan fisik seperti tumbuhnya kumis, rambut di bagian dada atas, kaki, dan paha. Serta organ seksual yang semakin berkembang, yaitu testis dan penis.

    2. Merangsang Produksi Sperma

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, androgen berfungsi untuk mengatur kinerja dari organ reproduksi pria sehingga mampu memproduksi sel sperma. Keberadaan hormon ini juga dapat mengatur hasrat seksual atau libido, sehingga bisa membuat pria tertarik pada pasangan atau lawan jenis.

    3. Mengubah Karakteristik Fisik dan Suara

    Memasuki masa pubertas, seorang pria juga mengalami perubahan karakteristik fisik dan suara. Pita suara menjadi lebih panjang dan tebal sehingga suara pribumi terdengar lebih berat dari sebelumnya. Perubahan ini tentu terjadi akibat peningkatan hormon androgen di dalam tubuh pada masa remaja.

    4. Mendukung Pertumbuhan Jaringan

    Androgen juga berperan dalam mendukung pertumbuhan jaringan pada tubuh. Termasuk pertumbuhan tulang, jaringan otot, pembentukan pigmen kulit, dan produksi sel darah merah. 

    5. Menjaga Kesehatan Rambut

    Fungsi lain dari androgen, yaitu dapat membantu menjaga kesehatan rambut. Kadar androgen yang rendah bisa menyebabkan kerontokan rambut pada seluruh bagian tubuh pria. Jenis androgen berupa DHT (dihidrotestosteron) yang terlalu tinggi bahkan mampu menyebabkan kebotakan.

    6. Mengatur Gairah Seksual

    Gairah seksual juga sangat dipengaruhi oleh androgen. Kadar androgen yang tidak seimbang, terutama testosteron bisa menyebabkan penurunan gairah seksual hingga impotensi pada pria. Sementara kadar androgen yang terlalu tinggi bisa mengatur perilaku menjadi lebih agresif dan dominan.

    Fungsi Hormon Androgen pada Wanita

    Wanita juga memproduksi androgen dalam jumlah yang lebih sedikit daripada pria. Hormon ini diproduksi bersama dengan hormon utama berupa estrogen di organ ovarium dan kelenjar adrenalin. Berikut ini beberapa fungsi androgen pada organ reproduksi wanita:

    1. Meningkatkan Fungsi Organ Tubuh

    Fungsi androgen pada wanita yang pertama adalah berperan untuk menjaga kesehatan beberapa organ tubuh. Pasalnya, androgen dibutuhkan wanita tidak hanya untuk organ reproduksi saja, melainkan juga untuk kesehatan tulang, payudara, ginjal, otak, jantung, dan endometrium.

    2. Meningkatkan Aktivitas Seksual

    Organ seksual pada wanita mulai dari embrio hingga vagina sangat bergantung pada pengaruh hormon androgen. Androgen mampu meningkatkan aktivitas atau gairah seksual pada wanita. Selain itu, androgen juga bisa menjadi pembeda antara gairah seksual wanita dan pria.

    3. Berperan dalam Sistem Reproduksi 

    Kadar androgen yang terdapat dalam tubuh wanita juga berperan penting dalam mengatur kinerja sistem reproduksi. Kadar androgen yang seimbang sangat mempengaruhi gairah seksual, siklus menstruasi, dan kesuburan wanita. 

    Maka dari itu, ketika kadar androgen bermasalah bisa menyebabkan siklus menstruasi yang tidak teratur hingga PCOS (polycystic ovary syndrome). PCOS kronis bisa berakibat pada kesulitan untuk hamil, kadar gula darah tidak stabil karena resistensi insulin, peningkatan berat badan, dan lain-lain.

    4. Meningkatkan Daya Ingat

    Androgen juga mampu mendukung kemampuan wanita dalam mengingat sesuatu hal. Hormon ini diketahui bisa meningkatkan daya ingat dan konsentrasi wanita, terutama pada hal-hal yang berkaitan dengan visual.

    Gangguan Hormon Androgen

    Gangguan yang sering terjadi adalah kelebihan androgen atau hiperandrogenisme. Kondisi ini bisa terjadi ketika tubuh memproduksi hormon lebih dari kadar normalnya. Hiperandrogenisme bisa terjadi pada pria maupun wanita dengan pemicu yang berbeda. Berikut ini beberapa kemungkinan yang terjadi:

    1. Gangguan Menstruasi

    Gangguan hormonal akibat kekurangan atau kelebihan androgen sebagian besar dialami oleh kaum wanita. Hal yang paling umum terjadi adalah gangguan siklus menstruasi. Kadar androgen yang tidak seimbang juga bisa menyebabkan ketidaksuburan pada wanita.

    2. Kulit Berminyak dan Jerawat

    Para wanita tentu sangat terganggu dengan munculnya jerawat atau kulit berminyak berlebih di wajah. Hal tersebut ternyata dipengaruhi oleh kadar androgen di dalam tubuh. Ketika tubuh memproduksi androgen secara tidak seimbang, maka berakibat pada kemunculan jerawat dan minyak di kulit terutama bagian wajah.

    3. Kebotakan

    Pria dan wanita bisa mengalami kebotakan berpola apabila kadar hormon androgen di dalam tubuhnya tidak seimbang. Pertumbuhan rambut menjadi terganggu sehingga justru menyebabkan kerontokan.

    4. Pertumbuhan Bulu Tidak Normal

    Wanita bisa mengalami pertumbuhan bulu yang tidak normal akibat gangguan androgen. Misalnya adalah tumbuhnya kumis pada wanita.

    5. Penampilan Terlihat Lebih Maskulin

    Seseorang yang mengalami kelebihan kadar androgen juga bisa terlihat lebih maskulin. Bentuk maskulinitas ini seperti peningkatan massa otot dan penurunan ukuran payudara.

    6. Pembesaran Klitoris

    Anda tentu sudah memahami jika kadar androgen berpengaruh terhadap gairah seksual atau kadar libido seseorang. Peningkatan kadar libido yang tinggi bisa berakibat pada pembesaran klitoris.

    Cara Menyeimbangkan Hormon Androgen yang Rendah

    Kadar androgen yang terlalu banyak atau terlalu sedikit bisa berdampak buruk pada kesehatan tubuh. Nah, berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menyeimbangkan kadar androgen yang terlalu rendah:

    • Konsumsi Suplemen Vitamin D
    • Olahraga Secara Teratur
    • Minum Teh Herbal
    • Menghindari Prebiotik

    Cara Menyeimbangkan Hormon Androgen yang Tinggi

    Adapun cara yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan kadar androgen yang terlalu banyak di dalam tubuh dengan cara mengonsumsi makanan berikut:

    1. Makanan Penurun Testosteron

    Langkah pertama yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi kadar androgen dalam tubuh adalah mengkonsumsi makanan yang bisa menurunkan testosteron. Jenis makanan yang dimaksud adalah kacang-kacangan. Kacang-kacangan diketahui mengandung asam lemak tak jenuh ganda dan asam lemak jenuh tunggal.

    Dua jenis asam lemak ini mampu menstabilkan kadar androgen, insulin, dan kolesterol. Oleh sebab itu, makanan ini sangat bermanfaat bagi wanita penderita PCOS (polycystic ovary syndrome).

    2. Obat Anti-Androgen

    Anda juga bisa mengatasi kelebihan hormon androgen dengan mengonsumsi obat anti androgen. Obat ini akan membantu Anda untuk menurunkan kadar androgen agar seimbang di dalam tubuh. 

    Beberapa jenis obat androgen yang bisa Anda konsumsi antara lain spironolactone, flutamide, dan siproteron asetat. Pastikan Anda mengonsumsi sesuai dengan anjuran dokter atau dosis penggunaannya untuk menghindari efek samping yang berbahaya. 

    3. Konsumsi Ikan

    Anda juga bisa menurunkan kadar androgen dengan mengkonsumsi ikan yang banyak mengandung asam lemak omega-3. Kandungan ini sangat berguna untuk kesehatan reproduksi terutama pada wanita yang mengalami PCOS (polycystic ovary syndrome).

    4. Pil KB Hormonal

    Androgen yang berlebihan pada wanita juga bisa ditekan dengan mengkonsumsi pil KB hormonal, terutama jenis pil KB yang mengandung estrogen dan progesteron. Sementra jenis kontrasepsi hormonal yang cocok untuk kondisi hiperandrogen adalah adanya kandungan etinilestradiol dan siproteron asetat (CPA).

    Sudah Paham Apa itu Hormon Androgen dan Fungsinya?

    Demikian penjelasan mengenai hormon yang berperan penting dalam sistem reproduksi manusia. Anda bisa memahami masing-masing fungsinya baik untuk pria maupun wanita. Jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan organ reproduksi agar hormonnya tetap seimbang. Semoga bermanfaat!

  • Hormon Dopamin: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Gangguannya

    Hormon Dopamin: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Gangguannya

    Pernahkah Anda mendengar istilah dopamin? Mungkin ada sebagian orang yang pernah mengetahuinya dan ada yang belum sama sekali. Hormon dopamin ini terdapat di dalam otak yang mana berperan besar dalam mempengaruhi kondisi emosional seseorang.

    Berkat hormon tersebut, manusia seringkali akan merasakan perasaan senang, bahagia, dan bentuk perasaan positif lainnya. Ingin tahu lebih lanjut tentang dopamin? Berikut adalah ulasan lengkapnya.

    Apa Itu Hormon Dopamin?

    Secara umum, hormon dopamin dapat diartikan sebagai zat atau senyawa kimia dalam otak manusia yang memiliki peran penting dalam menyampaikan rangsangan ke seluruh bagian tubuh. Hormon ini juga sering dikenal dengan nama happy hormone

    Pasalnya, zat yang terkandung dalam hormon tersebut akan membuat manusia merasakan perasaan bahagia dan berbagai kondisi sejenisnya. Kandungan yang dopamin miliki disebut sebagai neurotransmitter yang mana produksinya terjadi di bagian otak tengah, tepatnya di bagian neuron dopaminergik.

    Ketika dopamin berhasil otak produksi dalam kadar yang pas, maka suasana hati seseorang akan selalu terasa menyenangkan. Selain itu, dopamin juga berperan dalam regulasi motivasi diri, penghargaan, pergerakan, dan fungsi kognitif. 

    Maka dari itu, Anda harus menjaga produksi dopamin dalam tubuh dengan baik, jangan sampai kekurangan atau kelebihan. Karena sejatinya dopamin akan membantu mengendalikan banyak fungsi pada organ tubuh manusia secara keseluruhan.

    Fungsi Hormon Dopamin

    Jika kita sebutkan satu per satu, fungsi hormon dopamin sangatlah banyak. Bahkan, di antara jenis hormon lainnya, kandungan dopamin dalam tubuh manusia lebih banyak diteliti oleh para ilmuan karena peranannya yang lebih besar. Apa saja fungsinya? Berikut ini ulasannya:

    1. Mengatur Memori atau Ingatan

    Memori atau ingatan manusia identik dengan kinerja otak. Fungsi perhatian ataupun memori akan terbentuk pada bagian prefrontal cortex atau otak bagian depan. Nah, bagian tersebut tidak bisa berfungsi secara maksimal jika tidak ada dopamin. Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui pada fungsi ini.

    Apabila tingkat paparan dopamin yang ada di bagian otak depan tidak presisi, maka akan menyebabkan masalah pada bagian ingatan manusia. Maka dari itu, ketika seseorang mengalami peristiwa atau pengalaman tertentu, otak akan mengingatnya dengan baik apabila kadar dopamin di dalamnya dalam jumlah yang tepat.

    Terdapat pula sebuah fakta yang menyebutkan bahwa hormon dopamin juga akan mempengaruhi bagian perhatian atau interest. Oleh karena itu, terkadang Anda merasa tidak tertarik pada suatu pekerjaan, pelajaran, atau aktivitas tertentu karena pengaruh dari dopamin yang ada di otak.

    2. Mengatur Rasa Sakit dan Mood

    Fungsi dopamin yang kedua ialah mengatur rasa sakit dan mood yang dialami oleh manusia. Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya bahwa dopamin akan memegang kendali penuh terhadap kontrol perasaan manusia. 

    Tak hanya rasa senang saja, melainkan juga rasa sakit yang bisa saja muncul secara tiba-tiba. Rasa sakit yang manusia rasakan bisa tercipta karena kadar dopamin yang tubuh produksi dalam otak mengalami penurunan. 

    Kondisi ini juga berlaku untuk pengaturan mood atau ketertarikan. Zat kimia ini akan mendorong perasaan senang pada manusia, sehingga mood bisa berubah menjadi baik.

    Sedangkan, di sisi lain, sebuah penelitian juga mendapatkan hasil yang cukup mengejutkan terkait dopamin. Hormon ini ternyata juga berperan aktif dalam terjadinya depresi. Untuk itu, penderita depresi akan sulit merasa senang, tidak bisa istirahat, dan terkadang sulit untuk mengingat hal-hal yang sudah terjadi.

    3. Menentukan Kepribadian Seseorang

    Kepribadian seseorang dapat dinilai berdasarkan tingkatan extraversion atau ekstraversi. Secara teori, ekstraversi bisa terbagi menjadi dua jenis, yakni interaksi sosial dan interaksi impulsif. Bagaimana bisa pembagian itu terjadi? 

    Jawabannya adalah karena pengaruh dari hormon dopamin. Jika Anda pernah mengetahui orang berperilaku impulsif, maka hal tersebut terjadi karena produksi dopamin lebih cepat pada umumnya. 

    Sebab, perkembangan hormon yang begitu cepat akan langsung mempengaruhi perilaku seseoran. Bahkan beberapa kasus juga memperlihatkan bahwa poduksi dopamin yang terlalu cepat dapat membuat seseorang memiliki perilaku yang berbahaya.

    4. Mengendalikan Pergerakan Tubuh

    Otak merupakan bagian terpenting dalam tubuh manusia. Hampir semua jenis gerakan tubuh pada manusia beserta kinerja organ dan motorik dipengaruhi oleh otak. 

    Lantas, karena pekerjaannya yang cukup berat, otak membutuhkan dorongan dari zat lain untuk memaksimalkan kinerjanya. Sebut saja otak akan sangat bergantung pada dopamin. 

    Akan tetapi, apabila zat kimia tersebut tidak mampu mencapai bangsal ganglia pada otak, maka fungsi pergerakan manusia akan menjadi lebih lambat karena tidak terkoordinasi dengan baik. Umumnya, kondisi seperti inilah yang menyebabkan penyakit Parkinson.

    Kemudian, jika basal ganglia menerima hormon dopamin dalam jumlah yang terlalu banyak, maka pergerakan manusia akan menjadi berlebihan. Bahkan, bisa menyebabkan kemunculan gerakan tak terkendali secara tiba-tiba dan berulang. Gejala ini dikenal sebagai sindrom Tourette.

    5. Meningkatkan Daya Fokus

    Hormon dopamin juga mampu meningkatkan perhatian hingga fokus pikir seseorang. Senyawa kimia ini bekerja dengan cara mempengaruhi saraf optik yang nantinya akan mengarahkan perhatian serta fokus pada satu aktivitas tertentu. 

    Dopamin yang mengandung neurotransmitter juga memiliki tanggung jawab pada memori jangka pendek. Memori tersebut sangatlah berhubungan dengan tingkat fokus pada manusia. 

    Jika kandungan dopamin dalam otak terlalu rendah, maka akan mempengaruhi fokus dan memungkinkan kemunculan gangguan kesehatan. Contohnya seperti hiperaktivitas yang dalam bahasa medis mengacu pada gangguan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).

    6. Mengatasi Kecanduan

    Beberapa obat mengandung zat yang memberikan dampak candu terhadap orang yang mengkonsumsinya. Kandungan tersebut akan menargetkan neurotransmitter dopamin di otak. 

    Padahal obat-obatan tersebut akan memberikan hambatan terhadap pengembalian dopamin pada sinaps. Hal ini membuat tubuh manusia mulai merasa kecanduan terhadap obat-obatan tersebut. 

    Sehingga, orang tersebut akan merasa tidak nyaman ketika mengkonsumsinya. Adapun dampaknya adalah menghambat kinerja otak dan menimbulkan perasaan senang, gembira, dan bahagia yang berlebihan.

    7. Mempengaruhi Siklus Tidur

    Kadar hormon dopamin yang meningkat di otak juga akan membuat perasaan selalu merasa terjaga. Hal ini membuat tingkat konsentrasi orang di siang hari lebih baik daripada malam hari. Namun, ada beberapa hal yang membuat beberapa penderita penyakit seperti Parkinson akan lebih sering merasakan kantuk kronis.

    8. Mengatur Tingkah Laku Manusia

    Pada penjelasan teori di atas, pelepasan dopamin akan terjadi di bagian lobus frontalis otak. Bagian ini merupakan jalur umum yang akan dilewati oleh kandungan ini. 

    Area tersebut akan menjadi pusat untuk menerima dan memproses informasi, terutama untuk mengatur tingkah laku dan kognisi manusia. Oleh karena itu, apabila zat kimia tersebut dalam jumlah di bawah standar atau malah berlebihan, maka akan berpengaruh langsung pada fungsi kognitif. 

    Misalnya saja kemampuan memecahkan masalah. Kondisi ini sudah dibuktikan dengan penelitian yang dilakukan oleh beberapa ahli dan hasilnya memang relevan.

    9. Kreativitas

    Hormon dopamin juga mempunyai peran yang kuat untuk menunjang kreativitas seseorang. Kondisi ini dipicu lantaran reseptor hormon berhubungan dengan proses berpikir manusia. Sehingga, kognisi dan informasi akan lebih banyak mengalir ke otak mereka. 

    Orang yang kreatif cenderung lebih cepat menangkap ide-ide yang muncul. Oleh sebab itu, mereka akan merasa mudah dalam memecahkan kasus-kasus yang muncul. Sebab, di otak mereka terdapat koneksi-koneksi yang membuat mereka langsung tanggap dengan persoalan yang dihadapi.

    Cara Kerja Hormon Dopamin

    Menurut beberapa penelitian, hormon dopamin tidak hanya dinilai sebagai happy hormone pada manusia. Akan tetapi, sistem hormonalnya memiliki pekerjaan yang lebih banyak. Bahkan, dopamin akan mengontrol gerakan langsung seseorang, sehingga orang tersebut dapat merespon adanya rasa emosional pada dirinya.

    Dopamin diproduksi melalui dua proses, yakni mengubah tirosin asam amino menjadi zat dopa yang berikutnya akan berubah menjadi dopamin. Peran otak sangat dipengaruhi oleh kadar dopamin. Seperti halnya pada beberapa fungsi organ seperti denyut jantung, pembuluh darah, pengendali suasana, dan lain sebagainya.

    Dampak Kelebihan dan Kekurangan Hormon Dopamin

    Setiap orang pasti pernah merasa sangat senang, bahagia, hingga sedih karena pergolakan yang terjadi pada emosional manusia. Ternyata, hal ini tidak terjadi begitu saja, melainkan disebabkan oleh hormon dopamin. 

    Maka dari itu, ketidakseimbangan kandungan senyawa dopamin akan memberikan dampak yang cukup serius untuk tubuh. Seseorang yang mengalami kelebihan kandungan dopamin akan mengalami beberapa masalah, seperti:

    • Gangguan mental, contohnya skizofrenia dan kelainan bipolar.
    • Perasaan semangat yang terlalu berlebihan.
    • Produksi tingkat libido yang tinggi.
    • Mengalami insomnia.
    • Lebih mudah mengalami stres.
    • Lebih mudah gelisah dan cemas.

    Sementara itu, ketika hormon dopamin pada tubuh manusia kurang dari batas normal, maka akan menimbulkan kondisi medis tertentu seperti di bawah ini:

    • Merasa lemas.
    • Sedih tanpa sebab dan cemas yang berlebihan.
    • Menurunnya keinginan untuk seks.
    • Mengalami sembelit.
    • Kesulitan dalam menelan makanan.
    • Memiliki pikiran untuk bunuh diri.
    • Kurang fokus pada beberapa hal dan bahkan kehilangan motivasi.
    • Mengalami gangguan tidur.
    • Memiliki pergerakan yang lambat tidak seperti manusia pada umumnya.
    • Mengalami gangguan pencernaan.
    • Tubuh terasa nyeri namun penyebabnya tidak diketahui secara pasti.

    Yuk, Jaga Kualitas Hormon Dopamin yang Bekerja Mempengaruhi Kinerja Otak!

    Demikianlah penjelasan tentang hormon dopamin yang memiliki pengaruh besar untuk kinerja otak manusia. Berbagai perasaan terkait kesenangan, kesedihan, kegembiraan, hingga stres bisa dipengaruhi oleh hormon ini. Itulah kenapa seringkali manusia bisa merasa mood-nya berubah-ubah.

  • Hormon Kortisol: Pengertian, Fungsi, Gangguan, dan Penanganannya

    Hormon Kortisol: Pengertian, Fungsi, Gangguan, dan Penanganannya

    Ada banyak sekali jenis hormon di dalam tubuh manusia yang memiliki fungsi berbeda-beda. Salah satu jenis hormon yang keberadaannya sangat penting untuk tubuh manusia yaitu hormon kortisol. Berikut ini kami uraikan informasi utama mengenai hormon tersebut lengkap dengan macam-macam gangguannya. 

    Pengertian Hormon Kortisol

    Hormon kortisol adalah jenis hormon steroid yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal dalam tubuh manusia. Hormon ini mempengaruhi beberapa aspek dalam tubuh, salah satunya adalah membantu mengatur segala jenis respon tubuh saat menghadapi stres. 

    Itulah mengapa senyawa kortisol juga sering disebut sebagai hormon stres karena jumlahnya yang bisa meningkat seiring dengan peningkatan situasi stres dan saat respons “fight-or-flight” diaktifkan. 

    Tidak hanya itu, hormon ini juga bisa mempengaruhi berbagai fungsi fisiologis dalam tubuh, termasuk sistem kekebalan tubuh hingga regulasi tekanan darah. Beberapa ahli meyakini adanya beberapa fungsi lain dari hormon kortisol dalam tubuh, yaitu:

    • Mengatur respons imun dan stres dalam tubuh.
    • Mempengaruh proses peradangan.
    • Membantu mengontrol penggunaan lemak dan segala hal untuk metabolisme.
    • Menekan peradangan saat luka.
    • Mengatur tekanan darah sekaligus gula darah dalam tubuh manusia.
    • Membantu mengontrol siklus tidur dan bangun.
    • Mempengaruhi sistem saraf, kekebalan tubuh, kardiovaskular, hingga proses pernapasan. 

    Dampak dan Gangguan Hormon Kortisol

    Meskipun kortisol memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan fisiologis, tingkat kortisol yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menyebabkan masalah kesehatan. Hormon kortisol yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan dampak negatif pada kesehatan, seperti:

    1. Kenaikan Gula Darah

    Jenis gangguan kesehatan pertama yang akan Anda alami jika kadar kortisol terlalu tinggi dalam tubuh adalah kenaikan gula darah. Sebab, hormon ini umumnya dapat berfungsi untuk membentuk cadangan energi dan glukosa dalam tubuh. 

    Oleh karena itu, jika kadarnya terlalu tinggi, maka akan menyebabkan peningkatan jumlah glukosa yang terbentuk. Sehingga, Anda beresiko mengalami gangguan kadar gula darah seperti diabetes melitus. 

    2. Kenaikan Berat Badan

    Keberadaan hormon kortisol yang berlebihan juga bisa membuat lemak tubuh Anda akan berpusat di perut, sehingga menimbulkan buncit. Saat terjadi penumpukan lemak, berat badan Anda akan naik secara signifikan. Tidak hanya itu, penumpukan lemak ini juga bisa memicu gangguan kardiovaskular atau stroke

    3. Gangguan Kesehatan Reproduksi

    Fungsi dari kelenjar adrenal tidak hanya untuk memproduksi senyawa kortisol, tetapi juga memproduksi hormon seks androgen. Untuk itu, jika produksi kortisol dalam tubuh terlalu berlebihan, maka produksi hormon seks androgen juga akan terganggu. 

    Secara tidak langsung, kondisi tersebut tentunya akan menimbulkan gangguan pada sistem reproduksi. Baik itu pada sistem reproduksi wanita maupun pria.

    4. Gangguan Sistem Imun

    Dampak berikutnya apabila jumlah hormon kortisol terlalu berlebih dalam tubuh adalah dapat menyebabkan gangguan pada sistem imun. Gangguan kesehatan tersebut berkaitan dengan kemampuan dari kortisol dalam mengurangi reaksi peradangan pada tubuh. 

    Awalnya, senyawa kortisol akan membantu proses penyembuhan peradangan pada tubuh. Namun, jika kadar kortisol berlebihan, maka akan menyebabkan penurunan kewaspadaan sistem untuk “membaca” infeksi yang terjadi. Hal ini tentunya akan menyebabkan kekebalan tubuh Anda menurun. 

    5. Gangguan Sistem Pencernaan

    Terakhir, kemungkinan besar Anda juga akan mengalami gangguan sistem pencernaan. Pasalnya, jumlah senyawa kortisol yang terlalu tinggi bisa menyebabkan penurunan respon tubuh dalam menyerap makanan. 

    Sehingga, sistem pencernaan tidak bisa bekerja secara optimal. Bahkan, bisa sampai membuat lambung Anda terluka dan usus rusak. 

    Penyebab Tingginya Kadar Hormon Kortisol dalam Tubuh

    Tingginya kadar hormon kortisol dalam tubuh dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut adalah beberapa penyebab umum dari tingginya kadar kortisol:

    1. Penyebab Eksternal

    Peningkatan kadar hormon ini dapat disebabkan oleh faktor eksternal, seperti penggunaan jangka panjang dan dosis tinggi obat kortikosteroid. Penggunaan obat tersebut memiliki efek yang sama dengan fungsi senyawa kortisol dalam tubuh. 

    Untuk itulah, jika Anda meminum obat kortikosteroid, maka secara tidak langsung Anda sudah menambah kadar kortisol dalam tubuh. Bahkan saat Anda hanya menghirup atau mengoleskan obat ini, Anda bisa mengalami gangguan yang sama dengan saat kadar kortisol dalam tubuh terlalu tinggi.

    2. Penyebab Internal 

    Tingginya kadar hormon kortisol juga dapat disebabkan oleh faktor internal tertentu, salah satunya adalah peningkatan kadar hormon Adrenokortikotropik (ACTH) dalam tubuh. Kadar ACTH yang terlalu tinggi dapat memicu peningkatan produksi kortisol dan berkontribusi pada gangguan yang telah disebutkan sebelumnya.

    Adapun hormon ACTH merupakan hormon yang mengatur pembentukan hormon kortisol. Sehingga, jika jumlah hormon ACTH terlalu berlebih, maka hormon stres ini juga akan tinggi.  

    Selain itu, kadar kortisol yang tinggi juga bisa dipengaruhi oleh tumor. Contohnya tumor di kelenjar hipofisis atau pituitari, tumor di pankreas, paru-paru, kelenjar tiroid, atau kelenjar timus, dan tumor di kelenjar endokrin yang terkait dengan faktor keturunan.

    Penyakit pada kelenjar adrenalin juga bisa mempengaruhi terganggunya kadar kortisol dalam tubuh. Terakhir, jenis kelamin juga bisa mempengaruhi tingkat dari gangguan hormon ini. Biasanya, gangguan hormon kortisol akan tiga kali lipat lebih beresiko menyerang wanita daripada laki-laki. 

    Penanganan Dini Gangguan Hormon Kortisol 

    Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk penanganan gangguan dari kortisol, yaitu:

    1. Mendengarkan Musik

    Mendengarkan musik dipercaya bisa mengurangi tingkat kortisol dalam tubuh hingga 66 persen. Hal ini karena mendengarkan musik memiliki efek menenangkan otak, terutama saat Anda sedang menghadapi stres. 

    Sebuah penelitian dokter dari Jepang mengungkapkan bahwa memainkan lagu untuk sekelompok pasien kolonoskopi membuat tingkat kortisol pasien naik lebih rendah daripada pasien lain yang tidak mendengarkan musik.  

    Untuk itulah, jika Anda ingin mencegah lonjakan kortisol, Anda bisa mendengarkan alunan musik instrumental. 

    2. Meditasi

    Penelitian lain juga mengungkapkan bahwa meditasi bisa mengurangi kadar hormon kortisol hingga 20 persen. Dalam periode enam minggu, seseorang yang secara konsisten berlatih meditasi dapat mengalami penurunan yang signifikan dalam kadar kortisol dan tekanan darah. 

    3. Tidur Lebih Awal atau Tidur Siang

    Tidur adalah salah satu cara dalam mengurangi kortisol dalam tubuh. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa dengan tidur selama 6 hingga 8 jam bisa mengurangi kortisol hingga 50 persen.

    Sebab, pada dasarnya tidur bisa meredakan stres dan membuat tubuh lebih tenang dari sebelumnya. Namun, jika Anda tidak bisa tidur minimal 6 jam sehari, maka setidaknya Anda tidak melewatkan tidur siang pada hari berikutnya.  

    4. Minum Teh Hitam 

    Minum teh juga merupakan salah satu langkah efektif untuk menurunkan hormon kortisol dalam tubuh. Bahkan, meminum teh hitam bisa menurunkan hormon ini hingga 47 persen setelah satu jam mengerjakan tugas. 

    Terjadinya penurunan kadar hormon ini bisa disebabkan karena adanya kandungan kimia alami dalam teh, seperti flavonoid dan polifenol, yang berperan penting dalam menenangkan pikiran dan menurunkan stres. 

    5. Bergaul dan Mengobrol

    Salah satu cara untuk menurunkan kadar kortisol yaitu dengan bergaul atau mengobrol bersama teman. Apalagi ketika Anda tertawa, dipercaya dapat menurunkan stres dan kadar kortisol hingga 39 persen. Namun jika Anda merasa tidak memiliki teman yang tepat, maka menonton acara komedi bisa menjadi pilihan. 

    6. Beribadah

    Ibadah juga merupakan salah satu cara ampuh untuk mengurangi hormon kortisol dalam tubuh. Bahkan, ibadah bisa mengurangi kadar hormon ini hingga 25 persen. 

    Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang yang rajin ke tempat ibadah memiliki kadar hormon stres yang lebih rendah ketimbang orang yang tidak pernah menghadiri tempat ibadah sama sekali. 

    7. Traveling

    Traveling merupakan salah satu cara terbaik untuk mengurangi hormon ini. Hal ini karena saat berjalan-jalan di alam, hutan dan pantai bisa mengurangi kadar stres dalam tubuh. 

    8. Pijat 

    Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa pijatan lembut pada area tertentu tubuh bisa mengurangi kadar hormon kortisol hingga 31 persen. Bahkan, setelah beberapa minggu, terapi pijat bisa mengurangi kadar hormon ini hingga sepertiganya. 

    Tidak hanya mengurangi kadar hormon ini, terapi pijat juga bisa bermanfaat untuk meningkatkan produksi dopamin dan serotonin yang merupakan hormon yang dikeluarkan saat bersosialisasi dengan teman. 

    9. Kunyah Permen Karet

    Untuk mengurangi kadar kortisol, Anda juga bisa lakukan aktivitas mengunyah permen karet. Hal ini karena permen karet bisa meredakan ketegangan dalam tubuh, sehingga otot-otot yang kaku bisa lebih rileks dan stres berkurang. 

    Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa mengunyah permen karet bisa mengurangi kadar kortisol hingga 12 persen. Tidak hanya itu, mengunyah permen karet juga bisa meningkatkan kewaspadaan Anda. 

    Hal ini karena mengunyah permen karet bisa meningkatkan aliran darah dan aktivitas saraf pada bagian otak yang berkaitan dengan hormon pembuat bahagia. 

    Sudah Tahu Fungsi Hormon Kortisol?

    Demikian informasi penting yang perlu Anda pahami dari hormon kortisol. Pada intinya, ada banyak sekali fungsi dari hormon ini untuk tubuh manusia.

    Namun, jika jumlahnya dalam tubuh terlalu banyak, maka bisa menyebabkan munculnya gangguan kesehatan, seperti diabetes. Oleh sebab itu, Anda perlu melakukan upaya pengendalian dan pencegahan dengan mengatur pola hidup sehat di setiap harinya, contohnya seperti tidur yang teratur.