Category: Politik

  • 20 Contoh Tenaga Kerja Terlatih dan Kualifikasinya, Lengkap!

    20 Contoh Tenaga Kerja Terlatih dan Kualifikasinya, Lengkap!

    Tenaga kerja terlatih merupakan aset yang sangat berharga untuk perkembangan perekonomian negara. Sebab, mereka mempunyai keterampilan dan pengetahuan masing-masing sesuai posisi dalam berbagai industri. Artikel ini membahas contoh tenaga kerja terlatih beserta kualifikasinya secara lengkap. 

    20 Contoh Tenaga Kerja Terlatih

    Mengetahui contoh tenaga kerja terlatih akan memudahkan Anda untuk menyesuaikan kualifikasi tenaga kerja sesuai keinginan. Berikut 20 tenaga kerja terlatih beserta kualifikasinya yang sangat penting untuk menjadi referensi bagi Anda, yaitu:

    1. Sopir

    Sopir
    Sopir | Sumber Gambar: Pexels.com

    Sopir menjadi contoh tenaga kerja terlatih yang pertama. Pekerjaan ini tentu sudah tidak asing bagi kita mengingat ada banyak orang yang menyandang profesi tersebut atau bahkan menggunakan jasanya. 

    Sopir terbagi menjadi beberapa jenis seperti sopir taksi, sopir truk, sopir pribadi, dan lain sebagainya.

    Untuk kualifikasi sopir, tentu wajib memiliki SIM sesuai kendaraannya. Selain itu, butuh juga catatan berkendara yang baik, pengalaman mengemudi yang baik, dan mengetahui tentang peraturan lalu lintas. 

    2. Penjahit

    Penjahit
    Penjahit | Sumber gambar: Pexels.com

    Penjahit berbeda dengan seorang desainer pakaian. Tugas utama seorang penjahit adalah menyatukan bahan mentah atau kain sesuai dengan desain yang ada menggunakan alat hingga menjadi pakaian siap pakai. 

    Untuk menjadi seorang penjahit, sebenarnya tidak membutuhkan pendidikan khusus. Namun, ada pelatihan yang bisa Anda ikuti. 

    Sebab ada kualifikasi yang harus Anda perhatikan yakni tentang pengalaman, sertifikas pelatihan dan tentunya kemampuan yang memadai agar hasilnya pun maksimal.

    3. Chef

    Chef
    Chef | Sumber gambar: Pexels.com

    Chef atau juru masak merupakan pekerja yang memiliki peran penting dalam industri kuliner. Sebab, industri kuliner menjual makanan sebagai produk utama. 

    Jika rasanya tidak enak, orang pasti enggan untuk membelinya. Maka dari itu ada spesifikasi khusus untuk tenaga kerja terlatih ini.

    Spesifikasi tersebut diantaranya, pendidikan atau pelatihan, pengalaman kerja, keterampilan kuliner, pengetahuan tentang bahan-bahan dapur, kreativitas dan sehat.

    4. Tukang Bangunan

    Tukang Bangunan
    Tukang Bangunan | Sumber Gambar: Pexels.com

    Contoh tenaga kerja terlatih berikutnya adalah tukang bangunan. Semewah apapun rumah tidak akan direalisasikan, apabila tidak dikerjakan oleh tukang bangunan profesional. 

    Meski selama ini pekerjaan tersebut tidak cukup memiliki value di mata masyarakat, nyatanya tidak semua orang mampu menyelesaikan pekerjaannya dengan baik.

    Ada beberapa kualifikasi yang dibutuhkan untuk menjadi tukang bangunan. Diantaranya yakni pelatihan, pengalaman, pengetahuan teknis, keselamatan kerja, keterampilan, keuletan, dan kemampuan dalam menggunakan peralatannya. Sedangkan, untuk pendidikan formal tidak terlalu dibutuhkan.

    5. Montir

    Montir
    Montir | Sumber gambar: Pexels.com

    Sama seperti tukang bangunan, profesi montir kebanyakan tidak membutuhkan pendidikan formal yang spesifik. Lulus SMK/SMA bisa langsung terjun asalkan mau belajar dan berkompeten.

    Untuk menggeluti bidang ini, Anda harus memiliki pengalaman kerja yang memadai, pengetahuan dalam reparasi kendaraan, pengetahuan tentang perlengkapan otomotif dan lain sebagainya.

    6. Tukang Potong atau Cukur

    Tukang potong rambut atau tukang cukur sepertinya juga bukan termasuk profesi yang umum kita temui di tengah masyarakat. 

    Kalau diperhatikan pekerjaan, ini tak sulit karena bahkan yang dilakoninya tak membutuhkan pendidikan formal khusus. Namun, jangan salah karena tukang cukup termasuk contoh tenaga kerja terlatih.

    Tukang cukur harus memiliki keterampilan dalam mencukur atau memotong rambut, kreativitas, komunikasi, kualitas, dan kemampuan manajemen waktu yang baik. Rambut adalah mahkota. Jika tidak bisa memuaskan customer, mereka tidak akan pernah kembali lagi menggunakan jasa Anda.

    7. Pengrajin Kayu

    Pengrajin kayu adalah orang-orang yang memiliki tugas untuk memodifikasi kayu utuh atau mentah menjadi barang-barang siap pakai seperti almari, meja, kursi, dan lain sebagainya. 

    Hasil karya mereka akan menentukan jumlah penghasilan. Semakin bagus dan rapi maka semakin mahal pula harganya.

    Adapun untuk menjadi pengrajin kayu dibutuhkan kualifikasi seperti keterampilan memahat, pengetahuan tentang jenis-jenis kayu, manajemen waktu, disiplin, kreativitas, kerapian, dan membuat model. Jadi, tak mudah ya!

    8. Ahli Mekanik

    Ahli Mekanik
    Ahli Mekanik | Sumber Gambar: Pexels.com

    Ahli mekanik merupakan professional yang mempunyai pengetahuan mendalam pada aspek perbaikan, pemeliharaan, hingga perawatan terhadap mesin ataupun peralatan mekanik.

    Beberapa perusahaan besar memberikan standar kualifikasi pendidikan bagi setiap pelamar seperti S1 Teknik Mesin. Namun, ada pula yang menargetkan SMK Teknik sudah bisa bekerja. Jadi, tergantung bagaimana perusahaan mencari kandidat terbaiknya.

    Namun pendidikan formal saja tidak cukup untuk menjadi ahli mekanik profesional. Melainkan, juga harus ada pengetahuan atau wawasan khusus, keterampilan, kemampuan diagnosis, kemampuan analisis, penggunaan alat, dan tentunya pengalaman.

    9. Tukang Pijat

    Tukang Pijat
    Tukang Pijat | Sumber gambar: Pexels.com

    Tahukah Anda bahwa tukang pijat termasuk contoh tenaga kerja terlatih yang sampai saat ini masih laris di pasaran? Tanpa mengerti teknik pijat yang tepat, profesi ini tidak bisa Anda jalankan.

    Maka dari itu, biasanya tukang pijat adalah orang-orang yang memiliki keterampilan khusus dalam memijat anggota tubuh dengan teknik tertentu. 

    Keterampilan tersebut ini bisa mereka dapatkan melalui pelatihan atau kursus bisa juga mendapatkan ilmu dari nenek moyang alias turun temurun.

    10. Penulis Buku atau Artikel

    Penulis Buku/Artikel
    Penulis Buku/Artikel | Sumber gambar: Pexels.com

    Pekerjaan content writer cukup trend di era modern seperti sekarang ini. Banyak perusahaan yang membutuhkan jasa mereka untuk mengisi situs resminya. 

    Namun, untuk menjadi content writer ada beberapa spesifikasi yang harus Anda penuhi. Diantaranya, memiliki kemampuan dalam menyusun kata, analisis, wawasan yang luas, tekun, manajemen waktu, editorial, teliti, dan paham struktur kalimat yang sesuai dengan kaidah KBBI.

    11. Petugas Keamanan

    Petugas Keamanan
    Petugas Keamanan | Sumber gambar: Pexels.com

    Petugas keamanan merupakan profesi yang mengharuskan individu untuk memastikan keamanan dan keselamatan di berbagai lingkungan. Butuh orang-orang yang andal dan berjiwa kuat agar bisa bertahan dengan profesi ini. 

    Adapun kualifikasi yang dibutuhkan yaitu memiliki kemampuan yang bagus dalam pengawasan, sertifikat khusus untuk petugas keamanan, kemampuan komunikasi, keterampilan fisik, etika, dan pendidikan tambahan seperti cardiopulmonary resuscitation (CPR).

    12. Desainer Grafis

    Desainer grafis merupakan contoh tenaga kerja terlatih yang job desk utamanya membuat ilustrasi, fotografi, grafis, dan lain sebagainya.

    Seorang graphic designer wajib memiliki kemampuan untuk menciptakan konsep visual secara manual atau menggunakan software komputer.

    Sebenarnya, untuk pekerjaan ini tidak membutuhkan pendidikan formal yang wajib. Akan tetapi, jika ingin melamar ke perusahaan besar tentu jenjang pendidikan sarjana harus Anda miliki sebagai syarat pertama.

    Namun, spesifikasi yang lebih penting adalah memiliki pengalaman kerja, kemampuan yang baik, portofolio, serta wawasan tentang teknologi dan desain yang mumpuni. 

    13. Desainer Baju

    Desainer Baju
    Desainer Baju | Sumber gambar: Pexels.com

    Namanya juga desainer, pasti pekerjaannya tidak jauh dari kata-kata menciptakan konsep atau ide untuk membuat suatu produk tertentu. 

    Jika desain grafis akan selalu berhubungan dengan komputer, untuk desainer baju akan berhubungan dengan dunia fashion.

    Meski jenjang pendidikan di Indonesia sudah menyediakan mata kuliah khusus untuk mewadahi calon desainer hebat, kualifikasi utama yang penting Anda miliki adalah pengalaman. 

    Dengan berbagai pengalaman yang hebat, Anda akan dilirik oleh perusahaan-perusahaan besar.

    Selain itu seorang desainer baju harus memiliki kreatifitas yang tinggi, wawasan yang luas, ketertarikan di bidang fashion, analysis thinking, dan ketekunan. Tanpa itu semua, pekerjaan mendesain baju tidak akan memberikan hasil yang maksimal.

    14. Tukang Las

    Apakah di sekitar Anda ada tukang las? Jika iya, coba tanyakan apa saja spesifikasi yang mereka miliki. Pendidikan tidak terlalu dipikirkan karena memegang alat las tidak bisa dilakukan menggunakan teori, melainkan praktik.

    Secara mendasar spesifikasi tukang las ini, meliputi tentang pengalaman kerja, kemampuan teknis, pengetahuan las, wawasan blueprint, kemampuan pengukuran, dan lain sebagainya.

    15. Dokter Spesialis Penyakit Dalam

    Mungkin hampir sebagian besar contoh tenaga kerja terlatih yang kita bahas ini tidak terlalu menekankan pendidikan formal.

    Namun untuk nomor 15 ini, Anda membutuhkan pendidikan formal yang umumnya wajib tempuh kurang lebih selama 9 sampai 12 tahun. Tergantung masing-masing mahasiswa.

    Sebab, seorang dokter spesialis penyakit dalam tidak hanya wajib memahami gejala dari penyakit-penyakit organ dalam. Tapi juga tata letaknya, pengobatannya, resep obatnya, diagnosanya, dan hal lain yang berhubungan dengan penyakit dalam.

    Ada beberapa spesifikasi yang wajib Anda miliki, yakni pendidikan, sertifikasi, pengetahuan medis, pengetahuan tentang diagnosis serta penanganan penyakit, pemeriksaan fisik, pemakaian teknologi medis, dan pengelolaan penyakit kronis.

    16. Ahli Bedah

    Sama dengan  dokter spesialis penyakit dalam, seorang ahli bedah juga wajib memiliki latar belakang pendidikan formal yang sesuai dengan bidangnya. 

    Untuk spesifikasinya seperti pendidikan formal dan lanjutan, lisensi atau sertifikat, keterampilan bedah, kepatuhan etika medis, dan keterampilan manajemen.

    17. Ahli Forensik

    Ahli forensik memiliki job desk melakukan pemeriksaan yang berhubungan dengan forensik manusia.

    Biasanya, profesi ini membutuhkan spesifikasi seperti pendidikan formal, pelatihan lanjutan, lisensi dan sertifikat, pengetahuan tentang forensik, penggunaan alat-alat forensik, dan pemeriksaan kriminologi.

    18. Ahli Otopsi

    Contoh tenaga kerja terlatih berikutnya adalah ahli autopsi. Pekerjaan ini umumnya berkaitan dengan ahli forensik dan bahkan bisa saja keduanya saling bekerjasama untuk memecahkan misteri. 

    Untuk kualifikasinya, meliputi pendidikan formal, pengetahuan medis, sertifikat, otopsi, dan penggunaan alat forensik, 

    19. Konsultan Bisnis

    Profesi sebagai konsultan bisnis, membutuhkan pendidikan formal khusus seperti Manajemen atau Akuntansi. Kedua bidang ini sangat menunjang untuk pekerjaannya.

    Sedangkan, kualifikasi lain yakni pengalaman, analisa yang baik, berpikir kritis, wawasan luas, dan public speaking.

    20. Analisis Keuangan

    Mirip dengan tenaga kerja terlatih konsultan bisnis karena pendidikan formal juga sangat dibutuhkan untuk menunjang profesi analis keuangan. Tak semua orang paham tata cara mengelola keuangan perusahaan.

    Pekerjaan ini membutuhkan beberapa spesifikasi. Diantaranya yaitu kemampuan analisis yang baik, teliti, disiplin, rapi, manajemen waktu, menghitung, pengetahuan tentang rumus excel, perhitungan debit kredit, dan lain sebagainya.

    Mana Contoh Tenaga Kerja Terlatih yang Anda Minati?

    Setelah membaca secara keseluruhan tentang 20 contoh tenaga kerja terlatih beserta spesifikasinya, profesi mana yang paling Anda minati? Setiap pekerjaan memiliki tantangan masing-masing. Begitupun dengan kemampuan yang wajib Anda miliki.

    Meskipun tidak terdapat aturan pendidikan formal yang spesifik, kemampuan dalam menyelesaikan pekerjaan adalah pondasi utama untuk sukses di bidang yang Anda pilih. Jadi, jangan hanya terpaku pada pendidikan saja. Mulailah perbaiki kemampuan Anda sekarang!

  • 10 Keunggulan Negara Kesatuan dan Prinsipnya

    10 Keunggulan Negara Kesatuan dan Prinsipnya

    Sebagai negara kesatuan, Indonesia terdiri dari berbagai macam budaya dan adat istiadat yang tersebar luas dari Sabang sampai Merauke. Hal ini tentu tidak terlepas dari banyaknya keunggulan negara kesatuan itu sendiri.

    Jadi, kelebihan tersebut tidak hanya dirasakan oleh bangsa Indonesia, tetapi juga negara-negara lainnya dengan sistem pemerintahan yang sama. Oleh karena itu, sebagai bagian dari warga negara Indonesia, tak ada salahnya bagimu untuk mengetahui kelebihan-kelebihan tersebut.

    Selain untuk menambah wawasan, hal ini juga dapat meningkatkan kecintaan kita sebagai warga negara. Lantas, apa saja keunggulan dari negara kesatuan dan prinsip yang dianutnya? Yuk, simak ulasan lengkap tentang hal tersebut di bawah ini!

    10 Keunggulan Negara Kesatuan

    Peta Dunia
    Peta Dunia | Sumber gambar: Pixabay

    Secara umum, negara kesatuan merupakan bentuk negara yang terdiri dari banyak wilayah atau daerah yang terorganisir secara sentralistik, dengan sistem pemerintahan terpusat di ibu kota. Bentuk negara ini juga dianut oleh bangsa Indonesia. 

    Namun, sebenarnya apa saja keunggulan negara kesatuan? Berikut adalah sepuluh di antaranya yang penting untuk kamu ketahui:

    1. Dapat Menjaga Integritas Nasional

    Setiap negara yang menerapkan sistem pemerintahan ini, tentu akan memiliki pemerintah pusat dengan kekuasaan penuh. Khususnya dalam hal pengambilan keputusan dan mengatur seluruh wilayah atau daerah secara lebih efektif.

    Maka dari itu, sangat memungkinkan bagi pemerintah untuk mempertahankan integritas dan kesatuan nasional secara menyeluruh. Bukan hanya itu saja, pemerintah juga mempunyai hak dalam mengatasi segala potensi konflik di antara wilayah atau daerah yang berbeda tersebut.

    2. Memudahkan Proses Pembangunan Nasional

    Keunggulan negara kesatuan yang lainnya adalah memudahkan pemerintah dalam melakukan pembangunan nasional. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari peran pemerintah pusat yang berwenang penuh untuk mengkoordinasikan pembangunan nasional secara efektif.

    Selain itu, pemerintah pusat juga berhak untuk mengalokasikan sumber daya secara merata ke seluruh wilayah atau daerah. Dengan begitu, maka cita-cita pembangunan nasional dapat dilakukan dengan lebih efisien dan terencana.

    3. Mendorong Terciptanya Harmonisasi Hukum dan Regulasi

    Salah satu keunggulan negara kesatuan yang penting untuk kamu ketahui adalah dapat mendorong terciptanya harmonisasi hukum dan regulasi. Sebab, penerapan hukum dan regulasi di seluruh wilayah akan diatur oleh pemerintah pusat.

    Dengan begitu, sangat mungkin bagi pemerintah pusat untuk menciptakan harmonisasi hukum dan regulasi di seluruh wilayah atau daerah. Pada akhirnya, sebuah negara dapat menciptakan stabilitas dan kepastian hukum bagi seluruh warga negaranya.

    4. Meningkatkan Kekuatan Posisi Negara dalam Hubungan Internasional

    Sistem pemerintahan seperti ini tidak hanya menguntungkan masyarakat maupun pemerintah pusat. Namun, juga dapat memberikan keuntungan bagi negara itu sendiri, dari sisi hubungan internasional.

    Hal ini karena dengan penerapan sistem pemerintahan tersebut, pemerintah pusat akan memiliki kekuasaan dan juga otoritas yang kuat dalam hubungan internasional. Sebab, pemerintah mempunyai representasi yang lebih terpusat serta terkoordinasi.

    Pada akhirnya, kondisi ini akan memungkinkan negara untuk menjalankan proses diplomasi dan negosiasi dengan lebih efektif di tingkat internasional.

    5. Memperkuat Identitas Nasional Bangsa

    Salah satu keunggulan negara kesatuan lainnya adalah dapat memperkuat identitas nasional bangsa. Hal ini dapat terjadi karena setiap individu di masyarakat akan tunduk pada aturan dan kebijakan yang sama dari pemerintah pusat.

    Contohnya seperti di Indonesia, di mana terdapat sejumlah peraturan hukum yang bersifat mengikat dan berlaku secara nasional. Artinya, setiap individu wajib untuk memenuhi peraturan hukum yang berlaku sebagai wujud identitas nasional bangsa.

    Dengan begitu, tentu sangat mungkin untuk terciptanya kesatuan dalam keberagaman, sekaligus memperkuat rasa persatuan dan kesatuan antar seluruh lapisan masyarakat.

    6. Memiliki Keberagaman di Segala Bidang Sosial Budaya

    Dari sisi sosial budaya, ternyata juga ada sejumlah keuntungan dari penerapan sistem pemerintahan yang satu ini. Contohnya seperti di Indonesia, di mana bangsa ini sangat kaya akan keberagamannya. Mulai dari suku, budaya, adat istiadat, ras, agama, dan lain-lainnya, semua ada di Indonesia.

    Keberagaman ini juga bisa terlihat dari kondisi ekonomi masyarakatnya. Hal inilah yang membuat bangsa Indonesia menjadi begitu kaya. Belum lagi setiap suku dan daerah di Nusantara mempunyai budaya dan adat istiadat yang berbeda. Keberagaman ini bahkan menjadi daya tarik pariwisata bagi wisatawan asing.

    7. Mempunyai Tanah Subur dan Sumber Daya Alam yang Kaya

    Selain dari segi sosial budaya, keunggulan negara kesatuan lainnya juga bisa terlihat dari sisi kondisi alam. Umumnya, negara kesatuan memiliki tanah yang subuh, dengan sumber daya alam yang begitu kaya. Sama halnya seperti Indonesia yang diberkahi kekayaan alam yang begitu luar biasa.

    Apalagi di Indonesia juga terdapat tambang emas, hutan kelapa sawit, tambang batu dan mineral, serta berbagai kekayaan alam lainnya yang dapat menunjang hajat hidup orang banyak. 

    Inilah yang menjadi salah satu potensi bagi bangsa Indonesia, yang tidak ada pada negara-negara lain.

    8. Mempunyai Wilayah yang Sangat Luas

    Kondisi wilayah yang sangat luas juga menjadi salah satu keunggulan negara kesatuan. Bahkan, Indonesia juga termasuk ke dalam negara yang memiliki wilayah begitu luas, dengan garis pantai yang masuk ke daftar garis pantai terpanjang di dunia.

    Menurut sejumlah data, luas wilayah NKRI sendiri mencapai 5.193.250 km persegi, di mana sepertiga dari luas daerah tersebut merupakan daratan. Artinya, luas wilayah perairan atau lautannya jauh lebih besar.

    Wilayah yang sangat luas ini tentu saja bisa menjadi modal bagi bangsa Indonesia untuk terus melaksanakan pembangunan, demi terciptanya cita-cita bangsa. Dengan kata lain, setiap warga negara harus mampu mengelola wilayah tersebut secara optimal, demi memajukan bangsa Indonesia.

    9. Keindahan Alam yang Sangat Mempesona

    Berkaitan dengan poin-poin sebelumnya, Indonesia sebagai negara kesatuan juga memiliki keindahan alam yang begitu mempesona dan sangat luar biasa. Bahkan, hal tersebut kini sudah menjadi daya tarik pariwisata yang mendatangkan devisa bagi bangsa Indonesia.

    Oleh karena itulah, tak heran, jika pemerintah begitu gencar menggalakkan potensi pariwisata di seluruh daerah Indonesia, terutama yang berkaitan dengan potensi wisata alam.

    Tak hanya itu saja, keindahan ini juga tercermin dari situs-situs peninggalan sejarah yang hingga kini masih berdiri megah di Indonesia. Contohnya saja seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan yang setiap tahunnya selalu ramai oleh wisatawan lokal maupun asing.

    10. Hubungan antara Pemerintah Pusat dan Daerah yang Harmonis

    Terakhir, penerapan sistem pemerintahan seperti ini tentunya dapat menjaga hubungan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah tetap harmonis. Sebab, selain pemerintah pusat, pemerintah daerah juga memiliki kewenangannya sendiri dalam mengurus daerahnya masing-masing.

    Hal ini tentu tidak terlepas dari sistem desentralisasi yang memungkinkan pemerintah daerah untuk mengatur tugas dan wewenang daerahnya masing-masing. Dengan begitu, maka tidak akan muncul isu perebutan kekuasaan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.

    Prinsip Negara Kesatuan di Indonesia

    Peta Indonesia
    Peta Indonesia | Sumber gambar: Pixabay

    Setelah mengetahui keunggulan negara kesatuan, berikut ini adalah berbagai prinsip negara kesatuan yang dianut oleh bangsa Indonesia:

    1. Bhinneka Tunggal Ika

    Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan bangsa Indonesia yang juga merupakan karya dari Mpu Tantular. Secara umum, semboyan ini memiliki makna “meskipun berbeda-beda, tetapi tetap satu jua”.

    Dengan kata lain, setiap masyarakat Indonesia harus mengakui adanya keberagaman suku, bahasa, agama, dan juga adat istiadat dalam kehidupan sehari-hari mereka. Sebab, perbedaan inilah yang mengajarkan indahnya toleransi dan saling menghormati antar sesama.

    2. Nasional Indonesia

    Nasionalisme merupakan wujud rasa cinta individu terhadap NKRI, di mana setiap masyarakatnya akan meletakkan kesetiaan tertinggi terhadap bangsa Indonesia. Namun, nasionalisme bukan berarti mengagungkan bangsa sendiri, dengan cara merendahkan bangsa lain.

    Sebab, prinsip nasional yang dianut oleh NKRI adalah sebagai berikut:

    • Kesatuan atau unity yang penerapannya ada dalam wilayah teritorial, sistem politik pemerintahan, sistem perekonomian, ideologi, hingga pertahanan.
    • Kebebasan atau freedom dalam beragama, berpendapat, berkelompok, dan berbicara.
    • Kesamaan atau equality dalam kedudukan hukum, hak, dan kewajibannya.
    • Kepribadian atau personality, di mana setiap individu mempunyai harga diri dan rasa sayang terhadap identitas bangsa.
    • Prestasi atau achievement untuk mewujudkan kesejahteraan, kebesaran, dan kemanusiaan bangsanya.

    3. Kebebasan yang Bertanggung Jawab

    Pada dasarnya, kebebasan setiap individu berasal dari Tuhan Yang Maha Esa. Namun, dalam kebebasan juga terdapat tanggung jawab yang harus dipenuhi diri sendiri. Baik itu kepada sesama manusia maupun kepada Tuhan.

    4. Wawasan Nusantara

    Sederhananya, wawasan Nusantara merupakan cara pandang atau sikap bangsa mengenai diri sekaligus pengetahuan tentang politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan, sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

    Dalam wawasan Nusantara ini, maka kesatuan wilayah dan Bhinneka Tunggal Ika akan menjadi kunci utama untuk mencapai tujuan nasional.

    Sudah Paham tentang Keunggulan Negara Kesatuan?

    Penampakan pulau-pulau di Peta
    Penampakan pulau-pulau di Peta | Sumber gambar: Pixabay

    Dari penjelasan di atas, tentu bisa terlihat bahwa ada banyak sekali keunggulan negara kesatuan yang menarik untuk kamu ketahui lebih lanjut. Mulai dari dapat menjaga integritas nasional hingga hubungan antara Pemerintah Pusat dan Daerah yang harmonis.

    Menariknya, semua kelebihan tersebut ada pada Indonesia sebagai bangsa yang juga menerapkan sistem pemerintahan ini. 

    Oleh karena itulah, sudah sepantasnya kita sebagai generasi muda bangsa untuk tetap memperjuangkan cita-cita NKRI, demi mewujudkan pembangunan nasional yang sudah diimpi-impikan sejak lama. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untukmu, ya!